Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MANDIRI

MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMN


PROGRAM MAGISTER AKUNTANSI
UNIVERSITAS TRISAKTI

DOSEN : AHMAD ZUDHI, Ssi, Mkom

DISUSUN OLEH :
KASMAN INDRA ATAN
NIM 123091034
SEMERTER GENAP 2009/2010

1
PRAKATA

Bapak Ahmad Zudhi, Ssi, Mkom memberikan penugasan untuk merumuskan


beberapa hal kritikal dalam organisasi tempat penyusun bekerja, dengan cara
melakukan pengamatan (investigasi) untuk mengidentifikasi hal-hal sebagai berikut :

1. Siapa saja pelanggan yang memerlukan produk atau layanan jasa.


2. Siapa saja pesaing yang memiliki kegiatan bisnis sejenis.
3. Jelaskan keunggulan pesaing.
4. Apa visi, misi dan tujuan organisasi.
5. Jelaskan sejauh mana telah memberdayakan sistem informasi untuk
keunggulan bisnis dan produk/layanan yang dihasilkan.
6. Identifikasi asset Teknologi Informasi (hardware, software, data dan jaringan
computer/telekomunikasi) yang dimiliki, dan jelaskan apakah asset-aset
teknologi informasi yang ada telah dimanfaatkan secara baik (optimal) untuk
membantu pencapaian tujuan perusahaan/organisasi.

PROFIL PERUSAHAAN

PT. Prestasi Golf Andalan merupakan perusahaan dimana tempat penyusun


bekerja, bergerak di bidang usaha Golf Driving Range dan Restoran yang lebih
dikenal dengan nama PGA Driving Range, yang berlokasi di Kawasan Niaga Terpadu
Sudirman. Bisnis utama perusahaan ini adalah menyediakan tempat untuk golf
driving disamping juga restoran dan spa sebagai bisnis penunjang.

2
Berikut ini akan diuraikan hal-hal kritikal yang berkaitan dengan strategi
bisnis yang telah diidentifikasi penyusun sesuai petunjuk penugasan.

1. PELANGGAN
Pelanggan-pelanggan yang memerlukan layanan jasa penyediaan tempat
untuk golf driving dari PT. Prestasi Golf Andalan terdiri dari 2 kelompok,
sebagai berikut :
• Kelompok Pertama adalah pelanggan yang dikategorikan sebagai
pelanggan tetap yaitu individu atau korporat yang telah menjadi
member. Pelanggan tetap individu pada umumnya adalah tenaga kerja
asing, para professional dan pejabat-pejabat dari berbagai instansi
pemerintah, sedangkan pelanggan tetap korporat pada umunya adalah
perusahaan-perusahaan besar, seperti PT. Telekomunikasi Indonesia,
PT. TDA Golfindo, PT. Asuransi Umum Bumiputra, PT. Mitra Adi
Perkasa, BRI, Bank Mandiri, Bank Panin Indonesia dan lain-lain
sebagainya.
• Kelompok Kedua adalah pelanggan yang dikategorikan pelanggan
tidak tetap yaitu pelanggan yang tidak secara rutin menggunakan jasa
dari PT. Prestasi Golf Andalan, kelompok ini pada umumnya adalah
perseorangan dan tidak memiliki member. Kelompok ini kebanyakan
telah memiliki member di golf driving lain yang mencari suasana baru
dan pemula-pemula golfer yang sedang belajar namun tidak secara
intensif.

2. PESAING
Bisnis golf draving range bertumbuh pesat seiring dengan kebutuhhan
pengakuan status tingkat kemapaman di kalangan professional, sehingga di
Jakarta dan sekitarnya saja ada puluhan golf driving range, namun rata-rata

3
memberikan pelayanan tidak jauh berbeda dan dengan label yang selalu
berawal dengan kata Golf Driving Range dan biasanya sesuai dengan lokasi
dimana golf driving range tersebut berada, seperti misalnya Golf Driving
Range Pondok Indah, Golf Driving Range Kembangan, Golf Driving Range
Kelapa Gading, Golf Driving Range Senayan dan lain-lainnya
Pesaing utama dari PGA Driving Range, adalah golf driving range
yang berlokasi dekat, yaitu Senayan Golf Driving Range, disamping itu
beberapa Golf Driving Range yang jaraknya berjauhan tetapi dianggap
mempunyai keunggulan juga merupakan pesaing, tetapi bukan pesaing yang
dianggap pesaing utama, yaitu Golf Driving Range Pondok Indah, Golf
Driving Range Pluit dan Golf Driving Range Kelapa Gading.

3. KEUNGGULAN PESAING
Seperti diuraikan pada akhir penjelasan butir 2 di atas, pesaing utama
dari PGA Driving Range adalah Senayan Golf Driving Range yang berjarak
dekat, yang mana memungkinkan pelanggan-pelangan individu non member
berpindah tempat untuk mencoba atau mencari suasana lain. Dari segi design
dan fasilitas penunjang tidak jauh berbeda, akan tetapi Senayan Golf Driving
Range lebih unggul dalam hal menjalin hubungan dengan beberapa instansi
pemerintahan yang merupakan pangsa pasar potensial dalam bisnis golf
driving range.
Pesaing sekunder lainya yang lokasinya berjauhan lebih dikarenakan
keunggulan dalam dua hal. Pertama kunggulan dalam hal image eksklusif
untuk Pondok Indah Golf Driving Range karena letaknya di lokasi hunian
mewah. Kedua keunggulan harga yang lebih murah untuk Golf Driving Range
Pluit dan Kelapa Gading, dua golf driving ini cenderung mencari pelanggan
dari sekmen lain, sekmen yang berkelas eksklusif ditinggalkan dengan
menjaring kaum muda-mudi dengan paket-paket harga yang terjangkau.

4
4. VISI, MISI DAN TUJUAN ORGANISASI

Visi, misi dan tujuan organisasi dari PT. Prestasi Golf Andalan tidak
secara jelas diuraikan. Dari pengamatan penyusun perusahaan ini tidak
mempunyai visi untuk mengembangkan usaha sejenis lebih besar, tujuan
perusahaan lebih cenderung hanya menjalankan usaha yang sedang berjalan
tanpa memiliki rencana jangka panjang dengan pedoman pencapaian laba
tertentu sudah cukup bagi pemiliknya. Hal ini mungkin karena para pemegang
saham di perusahaan ini memiliki berbagai jenis usaha lain yang skalanya
juga tidak besar.

5. PEMBERDAYAKAN TEKNOLOGI INFORMASI

PT. Prestasi Golf Andalan telah menggunakan media informasi


teknologi untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan bisnis usaha
melalui website perusahaan. Oleh karena sasaran pelanggan adalah pada
sekmen kaum profesional dan eksekutif-ekskutif perusahaan, maka
komunikasi bisnis melalui website diharapkan dapat meningkatkan kinerja
perusahaan. Korespondensi dengan para pelanggan sebagian besar
menggunakan email dan pencarian tenaga kerja sering juga melalui media
komputer.
Selain website perusahaan, di club hause dalam lokasi driving range
yang merupakan fasilitas penunjang untuk kenyamanan pelanggan juga
dipasang TV Plasma dengan menggunakan jaringan TV Kabel.
Untuk kegiatan administrasi, keuangan dan akuntansi juga sudah
menggunakan sistem aplikasi database yang sederhana dan tidak terintergrasi
antara satu dengan yang lainnya.

5
6. IDENTIFIKASI ASSET TEKNOLOGI INFORMASI

Asset-asset Teknologi Informasi yang dimiliki, sebagai berikut :


• 12 unit komputer (PC) dan 1 unit notebook.
• Website Perusahaan
• Sistem Aplikasi Keuangan (Penerimaan Kasir)
• Sistem Aplikasi Akuntansi (General Ledger)
• Sistem Aplikasi Pelaporan Pajak, hanya terbatas untuk pelaporan
Pajak Pertambahan Nilai yang dikenal dengan eSPT PPN. Sistem
aplikasi ini disediakan oleh direktorat jenderal pajak.
• Plasman TV dan jaringan TV Kabel.
• Jaringan telepon PABX dan Fax.
• Projektor

Berdasarkan pengamatan dan sudut pandang penyusun, asset-asset


teknologi informasi yang dimiliki perusahaan saat ini sudah digunakan
dengan optimal sesuai ukuran/size perusahaan yang tidak besar organisasinya
dan turnover usahanya.

---Selesai---