P. 1
Edisi 212

Edisi 212

|Views: 702|Likes:
Dipublikasikan oleh akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on May 25, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

SURAT KABAR UMUM

Press Release
Hal. 4
KB Didinilai Gagal Jika Penduduk Lebih 235 Juta

Hal. 8
e-mail : mediarakyat_new@yahoo.com Contact Person : 0812 9936 977

Penghapusan PMPTK Percepat Sertifikasi Guru

klik website : www.mediarakyatonline.com

Pembawa Suara Pembangunan
Jaksa Agung Dinilai Beri Toleransi Mafia Hukum
Jaksa Agung Hendarman Supandji dinilai memberikan toleransi pada praktik mafia hukum di lingkungan Kejaksaan (Hal 6)

Bangsa

Hal. 9
Lampu Jalan Macet, Pemda Tutup Mata

Karir Menannjak Gaji Agus Justru Merosot
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengumumkan bahwa Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Agus Martowardojo menggantikan (Hal 2)

Baca Juga

Edisi 212 Tahun X, 25 Mei - 3 Juni 2010

Harga Rp. 3.500,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)

Anas Terpilih Andi Tersisih di Putaran 1
Johan Budi

Bandung (MR) Anas Urbaningrum memenangkan pemilihan ketua umum Partai Demokrat dalam Kongres II Partai Demokrat, di Bandung, Jawa Barat, Ahad

(23/5) malam. Ia meraih 280 suara, sedangkan lawannya, Marzuki Alie, hanya 248 suara. Tiga suara dinyatakan tidak sah. Di awal penghitungan, Marzuki sempat memimpin.

Ketika memasuki 200-an suara,Anas menyalip. Di putaran pertama, Anas meraih 236 suara dan Marzuki Alie meraup 209 suara. Sedangkan baca hal 11

Pilih Satu Pimpinan KPK

Butuh Dana Rp. 2,5 Milyar
Rehabilitasi Gedung MTsN Kota Banjar Telan Biaya Rp 1 Milyar
Jakarta, (MR) Panitia Seleksi (Pansel) Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai bekerja. Meski hanya memilih satu orang pimpinan, dana Pansel mencapai miliaran. "Ya itu kurang lebih Rp 2,5 miliar. Itu nanti masih akan dikaji di Kementerian Keuangan," kata Patrialis di Kementerian Hukum dan HAM, Kamis. Salinan anggaran Pansel, tambah dia, akan dibagikan ke wartawan, agar diamati jika ada yang tak wajar. "Itu yang paling mahal dana untuk pasang iklan, pengumuman harus tiga kali, sekali pasang iklan saja Rp 300 juta," jelas dia. Anggaran, tambah dia, akan dialokasikan untuk pengumuman dan operasional panitia, termasuk transportasi, honor, dan pengadaan alat tulis. Sebelumnya, Anggota Pansel, Erry Riyana Hardjapamekas, berharap panitia tidak hanya mencari satu pimpinan. Demi efektifitas dan efisiensi, lang-sung memilih lima pimpinan sekaligus. Sebab, jabatan pimpinan KPK yang saat ini menjabat hanya tersisa sekitar satu tahun lagi. Pansel ini dibentuk sebagai tindak lanjut atas ditolaknya Perpu Pimpinan KPK oleh DPR sekaligus mengakhiri Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Pelaksana Tugas Ketua KPK. Pansel KPK ini diketuai Patrialis Akbar. Pansel beranggotakan Irjen Pol MH Ritonga, Soeharto, Achmad Ubbe, Ahmad Syafi'i Maarif, Todung Mulya Lubis, Rhenald Kasali, Basrief Arief, Akhiar Salmi, Erry Riyana Hardjapamekas, Muhammad Fajrul Falak, Ichlasul Amal, dan Hariyadi B Sukamdani. Sebelumnya, Patrialis menjelaskan, bahwa pansel akan bekerja selama enam bulan. Menteri Hukum dan HAM itu pun berjanji pemerintah tidak akan intervensi penunjukan calon pimpinan KPK. >> Mohammad

Pintu Gerbang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Gedung MTsN Kota Banjar yang sedang direhabilitasi baca hal 11

Patkamla Terbakar, Istri Bupati Hilang

Penyimpangan DAK Terkuak,
Pejabat Disdik Sebut Unsur Politik
Marpai : Adanya Unsur Politik Dari Bobroknya Perealisasian DAK OKUS

Hasil Tangkapan Melimpah

Anambas Berkabung
Anambas (MR) Untung tak dapat di raih, malang tak dapat di tolak, begitulah musibah yang di alami kapal patroli keamanan laut (Patkamla) Tambelan milik Lanal Tarempa yang mengangkut 22 orang rombongan istri Pj.Bupati Anambas Yusrizal, terbakar dan tenggelam, Kamis lalu. Sebanyak 19 orang selamat dan 3 lainnya, termasuk istri Pj. Bupati Anambas, Mauly Yulianti, dinyatakan hilang. Musibah ini berawal dari rencana ibu penggerak PKK Anambas yang akan melakukan kunjungan ke Kecamatan Jemaja, Anambas, Kamis (20/05/2010). Selain anggota penggerak PKK, empat anggota Lanal Tarempa (tiga orang diantaranya nakhoda dan ABK), dan beberapa pegawai Pemkab Anambas ikut dalam rombongan ini. Rombongan berangkat dari pelabuhan Pemkab Anambas di Tarempa sekitar pukul 08.40 WIB. Setelah menempuh perjalanan sekitar 50 menit
baca hal 11

Tidak Bisa Dijual
Natuna (MR) Kepala desa dan para nelayan di Desa Telok Laboh Kecamatan Pulau Tiga minta perhatian Pemerintah kabupaten Natuna untuk pembangunan daerahnya, pasalnya, Para nelayan di Desa yang baru dimekarkan pada tahun 2008 yang lalu, hingga saat ini belum pernah merasakan bantuan apapun dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Natuna. Kepala Desa Telok Laboh “Nurdin” saat dikonfirmasi wartawan Media Rakyat senin (10/05) mengatakan, “Bantuan dari DKP belum pernah sampai ke Desa Teluk laboh, pernah diusulkan bantuan pompong untuk nelayan, namun hingga sekarang ini belum ada tanggapan dari terkait. Nurdin mengatakan, Desa Teloh Laboh Kecamatan Pulau Tiga dimekarkan pada tahun 2008 yang lalu, dengan usia yang masih dini perlu pembenahan yang begitu banyak, hampir 75 % pekerjaan masyarakatnya adalah nelayan Tradisional sampai sekarang belum ada peluang untuk pembangunan fisik maupun non fisik, sementara ini hanya mengharapkan bantuan ekonomi dari APBD kabupaten Natuna. Kurangnya lapangan pekerjaan di Desa Teloh Laboh, masyarakat pernah merencanakan membangun pebrik sendiri sekaligus antisipasi masyarakat pesisir Desa Telok Laboh bisa bekerja selain dari pada itu bisa baca hal 11

salah satu korban yang berhasil diselamatkan mengalami luka bakar yang cukup parah

Muara Dua (MR) Terkuaknya penyimpangan anggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum pejabat dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupeten OKU Selatan yang membuat ketetapkan dengan ketentuan-ketentuan yang dianggap merugikan para sekolah-sekolah, sehingga menuai tudingan-tudingan yang tak sedap dari kalangan masyarakat, sementara dari pihak diknas sendiri mengelak dan menuding baca hal 11 bahwasannya penyimpangan dan belum ada tanggapan.” tutur Batu Bara. Dalam waktu dekat ini pihak kami akan melaporkan secara resmi ke aparat hukum terkait tentang kejanggalan proyek pembangunan jalan yang menghabiskan anggaran 45 miliyar tersebut, tidak ada yang kebal di mata hukum, itu kan uang masyarakat dari hasil pajak yang kita bayar dan di pungut serta di kelola oleh pihak pemerintah untuk pembangunan negeri ini, terang RH. Batubara ketika di konfirmasi wartawan di kantornya. Menurut pantauan koran ini dilapangan, baca hal 11

Tabir Hitam Mama Laurent
Mama Laurent mengatakan bahwa dia tidak mampu lagi meramal setelah tahun 2012, penglihatan tertutup tabir hitam kelam gelap nan kotor. Tapi Mama Laurent mengatakan bahwa akan ada peramal yang bisa membersihkan tabir hitam & kotor itu, siapakah dia? Dia adalah Mama Lemon, cairan pembersih yang ampuh menghilangkan noda-noda di piring, gelas, panci yang gosong!!

Aparat Hukum Diminta Turun Tangan Periksa Proyek Senilai Rp 54.274 Milyar
RH. Batubara : Tidak Ada Yang Kebal di Mata Hukum
Surabaya, ( MR) Dana Anggaran sebesar Rp 54 Miliyar untuk pembangunan Proyek lanjutan tahap II peningkatan jalan raya Gersik yang berlokasi di Surabaya diduga kualitas pekerjaannya diragukan oleh publik, hingga saat ini masih terlihat kumuh, banjir, air tergenang pada bahu jalan raya apalagi pada musim penghujan saat ini, karena tidak dilanjutkan ataupun di pelihara oleh pihak PT.Citra Gading Asritama sebagai pemenang tender proyek tahun lalu tersebut dan seakan-akan dibiarkan begitu saja oleh pihak penanggung jawab proyek padahal penyerahan s e m eSultan HB r o y e k P H O Sri n t a r a p X (Provosional Hand Over) pada akhir tahun 2009 lalu sudah dilakukan oleh pihak pemerintah (pengguna jasa), yang diduga pada serah terima saat itu seakan-akan dipaksakan, meskipun pekerjaannya masih banyak yang belum selesai namun tetap saja diadakan serah terima oleh dinas (pemerintah) dalam hal ini SNVT Preservasi dan Pembangunan Jalan dan Jembatan Metropolitan Surabaya (Pengguna Jasa). Ketua Koorwil LSM Gerhana Jawa Timur, RH. Batubara mengatakan, “pihak kami sudah melayangkan surat konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak dinas dan pihak PT. CGA namun hingga saat ini

Lintas Daerah

Jadi Juara MTQ Jabar dan Juara LSI, Pemkot Bandung Adakan Pawai Akbar
Bandung (MR) Meski menimbulkan kemacetan lalu lintas dibeberapa ruas jalan, Wali Kota Bandung, H Dada Rosada memenuhi janji keinginan warga Kota Bandung, mengarak keliling Kota Piala Juara Umum MTQ Jabar 2010 yang berhasil dipertahankan Kafillah Kota Bandung. Bersamaan itu pula, turut diarak Piala Gelar Juara Sepakbola Liga Super Indonesia (LSI U-21) 2010 yang diraih Persib U-21. “Ini keinginan masyarakat sekaligus ungkapan kegembiraan, juga apresiasi pada mereka yang berprestasi”, ujar Dada yang larut dalam kegiatan bersama Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, saat melepas rombongan di Taman Monumen Bandung LautanApi (BLA) Tegallega, Jumat (21/05). Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Bandung, H Ubad Bactiar melaporkan, sedikitnya seribu lebih kendaraan motor dan mobil baca hal 11

Pasangan “Saudara”
Sukses Kampanye Ke II
Lingga (MR) Setelah kampanye terbuka yang pertama di Desa Sungai Buluh kurang didukung cuaca karena keadaan hujan yang begitu deras, akibatnya banyak simpatisan dari pendukung “Saudara” tidak bisa menghadiri pasca kampanye terbukanya yang pertama. Namun dikampanyenya yang ke II (20/05) di kecamatan Singkep Kota, pasangan H Daria, Abuhasim mendapat gelar menang di kandang Macan, karena baca hal 11

2
Korupsi Era Otda Alami Transformasi
Denpasar (MR) Dalam era otonomi daerah (Otda) disinyalir korupsi mengalami proses transformasi, yakni tindakan KKN juga terjadi sampai ke daerah-daerah kabupaten/kota maupun provinsi. “Bahkkan seorang bupati di Bali pernah menyatakan, sebetulnya yang menyebabkan korupsi di kalangan pejabat adalah disebabkan karena masyarakat,” kata Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Prof Dr I Wayan Windia di Denpasar Rabu. Ia mengatakan, masyarakat saat bertemu dengan kandidat yang bertarung pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), mereka tidak pernah sungkan minta sesuatu yang bersifat instan dan berpikir sangat pragmatis. “Masyarakat sudah tak sungkan meminta uang kepada calon eksekutif maupun legislatif, sebagai imbalan dari suara yang akan diberikan pada pelaksanaan Pemilu legislatif maupun Pilkada,” ujar Wayan Windia yang juga guru besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana. Ia menilai, politik uang tersebut sebetulnya diminta oleh masyarakat lalu direspons oleh para kandidat, setelah mereka terpilih menjadi pejabat kemudian melakukan tindakan korupsi. Opini tersebut sebetulnya telah menjadi wacana publik, namun baru saat ini semacam diverivikasi oleh seorang bupati di Bali yang kembali terpilih untuk masa jabatan kedua kalinya. “Dengan demikian, mungkin dapat dikatakan bahwa korupsi di Indonesia sudah merakyat, membudaya dan masyarakat berani meminta imbalan uang atas dukungan suara yang diberikan,” ujar Prof Windia yang juga mantan anggota DPR-RI. Windia menduga rakyat berani meminta uang dari kandidat, karena telah mendapatkan informasi, bahwa pejabat di Indonesia banyak yang korupsi. “Apa salahnya mereka `memeras` para kandidat, toh setelah jadi pejabat akan melakukan tindakan korupsi,” tutur Prof Windia. Dengan demikian fenomena korupsi di Indonesia semakin melingkat dan mengkristal. Oleh sebab itu kontrol terhadap pelaksanaan APBD harus secara ketat dan berkesinambungan oleh berbagai pihak. Untuk itu Pers harus diberdayakan agar mampu memahami pelaksanaan APBD, sekaligus menginformasikan kepada masyarakat, dengan harapan mampu menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama melakukan kontrol terhadap pelaksanaan APBD yang menyangkut berbagai aspek kehidupan, ujar Prof Windia. >> Putu Artha

Berita Utama
Jakarta, (MR) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengumumkan bahwa Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Agus Martowardojo menggantikan posisi Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Dengan penunjukan sebagai Menteri, menurut Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, maka secara otomatis Agus akan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Sejumlah kalangan menganggap posisi barunya ini merupakan kenaikan karir bankir senior tersebut. Namun, di sisi lain, penghasilannya sebagai seorang Menteri akan sangat jauh menurun ketimbang gajinya sebagai Dirut bank terbesar di Tanah Air tersebut. Apalagi, jajaran manajemen Bank Mandiri baru saja menikmati bonus besar Rp 83 miliar. Selama ini seorang menteri hanya menerima gaji pokok Rp 18 juta. Jika ditambah dengan berbagai tunjangan yang diperoleh, take home pay mereka bisa Rp 50-60 juta per bulan. Itu belum termasuk dana operasional menteri per bulan Rp 150 juta. Sedangkan, sebagai seorang Direktur Bank BUMN, Agus menikmati gaji yang jauh lebih besar. Pada 2009, setiap bulan, orang nomor satu Mandiri ini mengantongi gaji pokok Rp 166 juta. Itu belum termasuk tunjangan dan bonus. Simak saja mengacu pada laporan keuangan tahunan Bank Mandiri pada 2009, sebanyak 11 anggota direksi menerima gaji Rp 27,6 miliar, tunjangan Rp 17,5 miliar, plus bonus tahunan Rp 48 miliar. Total selama setahun, mereka memperoleh penghasilan Rp 93 miliar. Jika dibagi pro rata untuk 11 anggota direksi, masing-masing akan memperoleh Rp 8,45 miliar per tahun. Dalam satu bulan rata-rata menerima lebih dari Rp 700 juta. Artinya, sebagai Dirut Mandiri, gajinya rata-rata 4 - 5 kali lipat dibandingkan menjabat Menkeu. Agus merupakan salah satu contoh dari sejumlah eksekutif di perusahaan swasta atau BUMN yang menduduki kursi Menteri. Contoh lainnya adalah Mustafa Abubakar yang sebelumnya menjabat Dirut Bulog dan Soegiarto, mantan Direktur Keuangan Medco. Keduanya sama-sama menduduki kursi Menteri BUMN. Menurut seorang analis mengungkapkan menduduki posisi Menkeu adalah jabatan politis. Perannya lebih sebagai pengabdian kepada negara dan pengaruh yang jauh lebih besar. "Karena itu, penghasilan bukan lagi menjadi persoalan utama," katanya. >> Ediatmo

Tahun Edisi 212 Tahun X 25 Mei - 3 Juni 2010

Karier Menanjak, Gaji Agus Martowardojo Justru Merosot

Agus Martowardojo

Polri : Susno, Bongkarlah Semua Kasus
Jakarta, (MR) Kepala Pusat Pengamanan Internal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Budi Waseso, meminta Komisaris Jenderal Susno Duadji tidak setengah hati membongkar kasus di institusi Polri. Budi meminta Susno membongkar semua kasus di Mabes polri yang diketahui. "Ia jangan setengah-setengah," kata Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (20/5). Budi mengatakan, Susno adalah kunci terbongkarnya jaringan mafia hukum di Kepolisian. Sehingga, Susno harus mau memberikan keterangannya di depan penyidik, baik sebagai saksi maupun tersangka. "Jangan tertutup," kata dia. "Kalau tahu bongkar saja, Pak Susno ini kuncinya." Seperti diketahui, Susno mengawali terbongkarnya jaringan mafia hukum dalam penanganan perkara penggelapan dan pencucian uang yang dilakukan oleh pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan. Dalam kasus Gayus, sejumlah aparat, baik dari Ditjen Pajak, penyidik Kepolisian, Kejaksaan, dan hakim yang menangani perkara itu terlibat dalam rekayasa kasus. Susno juga mengungkap adanya kasus mafia arwana PT Salmah Arowana Lestari. Namun, Susno justru dijadikan tersangka karena dituduh telah menerima suap sebesar Rp 500 juta dari Haposan Hutagalung, yang juga mantan pengacara Gayus. >> Wisnu

Kinerja Tim Independen Polri Dianggap Perlu Dikritisi
Kamis (20/5). Denny mengatakan, perkara dugaan korupsi yang diungkap mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol Susno Duadji, seharusnya diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Untuk kasus korupsinya ke KPK. Tetapi untuk yang sudah dilaksanakan, hasilnya harus diapresiasi. Jadi tidak mengatakan hasilnya buruk. Dalam penanganan perkara lainnya sudah ada pencapaian di bawah Mathius Salempang dibandingkan dengan perkara hukum lainnya," ujarnya. Namun Denny mempertanyakan pihak kejaksaan yang diindikasikan ikut terlibat hanya diberikan sanksi administratif. "Kalau di kepolisian yang dijadikan tersangka, tapi bagaimana dengan kejaksaan. Kejaksaan belum ada tersangkanya. Padahal sulit membayangkan, kasus ini terjadi tanpa keterlibatan dalam unsur kejaksaan," ujarnya menambahkan. Dalam kasus Gayus, tim independen yang dibentuk Polri, telah menetapkan sembilan tersangka. Namun tidak satu pun dari pihak kejaksaan yang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan rekayasa perkara korupsi Rp 28 miliar. Sementara itu, staf pengajar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Bambang Widodo Umar menuding bahwa Polri melakukan kriminalisasi terhadap Susno Duadji dengan mencari-cari kesalahan. "Kemungkinan mencari-cari kesalahan Pak Susno ada. Itu mungkin taktik politik kepolisian. Tapi kalau memang ada bukti, sah-sah saja. Siapa pun bisa dijerat," ujarnya. Menurut dia, untuk menepis anggapan itu Polri harus melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh sejumlah perwira tinggi

195.387 Guru di Indonesia

Akan Pensiun

Deni Indrayana

Medan (MR) Sebanyak 195.387 guru di seluruh Indonesia, mulai dari guru SD, SMP dan SMA/sederajat memasuki masa pensiun sepanjang tahun 2009 sampai 2014. “Dengan demikian akan dibutuhkan tenaga-tenaga guru baru yang siap menggantikan guru-guru yang akan memasuki masa pensiun tersebut,” kata Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh di Medan, Sabtu. Secara rinci, guru-guru yang akan memasuki masa pensiun tersebut pada tahun 2009 sebanyak 25.538 orang yang terdiri dari guru SD sebanyak 19.602 orang, SMP 4.008 orang, SMA 1.261 orang dan guru SMK sebanyak 667 orang. Tahun 2010 guru yang akan pensiun sebanyak 27.058 orang, masing-masing terdiri dari SD sebanyak 21.493 orang, SMP 3.671 orang, SMA 1.235 orang dan SMK sebanyak 659 orang, sementara tahun 2011 sebanyak 26.411 orang dengan rincian guru SD 21.285 orang, SMP 3.238 orang, SMA 1.269 orang dan SMK sebanyak 619 orang. Tahun 2012 guru yang akan memasuki masa pensiun sebanyak 38.640 orang yang terdiri dari guru SD sebanyak 31.467 orang, SMP 4.503 orang, SMA 1.828 orang dan SMK sebanyak 842 orang, dan untuk tahun 2013 sebanyak 37.492 orang dengan rincian guru SD 29.849 orang, SMP 4.657 orang, SMA 2.079 orang dan SMK sebanyak 907 orang. “Sementara pada tahun 2014 guru yang akan memasuki masa pensiun sebanyak 40.248 orang, terdiri dari guru SD sebanyak 30.983 orang, SMP 5.411 orang, SMA 2.725 orang dan SMK sebanyak 1.129 orang. Jadi totalnya hingga tahun 2014 ada 195.387 guru yang akan pensiun dan ini harus segera dicari penggantinya,” katanya. “Ini artinya peluang yang sangat baik bagi lulusan-lulusan Unimed untuk mengisi kekosongan tersebut, dan untuk itu kami telah menyiapkan lulusan-lulusan yang siap pakai,” katanya. >> Frendi Tua

Jakarta (MR) Kinerja tim independen yang diketuai Irjen Pol Mathius Salempang terkait penanganan kasus mafia perpajakan yang melibatkan Gayus Halomoan Tambunan, masih perlu dikritisi. Salah satunya adalah tidak tersentuhnya oknum jaksa dalam kasus tersebut. Demikian dikemukakan Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum Denny Indrayana di Kantor Tranparancy Internasional Indonesia (TII) Jakarta,

Polri. Salah satunya terkait dugaan kepemilikan rekening mencurigakan yang dilaporkan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Jangan pilih kasih. Kalau ada dugaan-dugaan, oknum polisi lain ya diselidiki juga. Jangan hanya Susno yang jadi sasaran," ujarnya. Sebelumnya PPATK menyatakan telah melaporkan sejumlah temuan rekening mencurigakan milik perwira tinggi Polri. Namun hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan oleh Polri menindaklanjuti laporan itu.

Sementara itu, Bareskrim Polri terus mencari dugaan pidana yang dilakukan Susno. Salah satunya adalah dugaan penyelewengan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat sebesar Rp 13,5 miliar. Susno saat itu Kapolda Jabar. Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Harris Semendawai mengatakan bahwa pihaknya hingga belum menentukan apakah akan melindungi Susno Duadji atau tidak. LPSK masih mengumpulkan data dan belum menggelar rapat paripurna >> Tedy Sutisna

Kekayaan Seorang Cawali Banjarbaru Capai Rp 200 Miliar
Banjarbaru (MR) Harta kekayaan salah satu calon wali kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdiansyah cukup mencengangkan KPU setempat karena nilainya mencapai Rp200 miliar lebih. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru, Fitriyadi, Senin mengatakan, harta kekayaan calon wali kota itu sesuai laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam surat bernomor B-1111/12/05/2010 yang diterima tanggal 14 Mei 2010. Dia mengungkapkan, angka pasti kekayaan cawali tersebut Rp 200.795.950.000,. “Harta kekayaan yang dimiliki calon wali kota itu, terdiri dari harta tidak bergerak, harta bergerak, surat berharga, giro dan setara kas lainnya serta piutang. Total kekayaan adalah data harta dikurangi hutang,” ujarnya. Menurut dia, berdasarkan penilaian KPK, harta dengan nilai terbesar calon wali kota nomor urut tiga itu, berupa tanah seluas 20 ribu hektare yang berada di Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalsel dengan nilai jual objek pajak (NJOP) sebesar Rp200 miliar lebih. “Informasi yang kami terima, harta tidak bergerak berupa tanah seluas 20 ribu hektare itu merupakan tanah warisan sejak tahun 1975 dan saat ini NJOP tanahnya mencapai Rp200 miliar lebih,” katanya. Dikatakan, laporan harta kekayaan calon wali kota dan wakil wali kota Banjarbaru merupakan hasil verifikasi KPK periode Maret-April 2010, terhitung sejak pasangan calon menyerahkan daftar kekayaan sebagai salah satu syarat maju mencalonkan diri dalam pilkada Banjarbaru periode 2010-2015. Ketika dikonfirmasi, Rusdiansyah membenarkan laporan harta kekayaan yang dimilikinya sesuai hasil verifikasi KPK yang jumlah totalnya mencapai Rp200 miliar. “Harta kekayaan berupa tanah itu adalah warisan orang tua saya dan sesuai NJOP yang berlaku saat ini sebesar Rp1.000 permeter dikalikan luas tanah 20 ribu hektar, maka totalnya mencapai Rp200 miliar,” katanya. Dikatakannya, kondisi tanah warisan yang berlokasi di Desa Asam-Asam Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut itu, masih berupa tanah kosong yang dulunya merupakan kawasan hutan pekat (rotan) dan nilainya dipastikan semakin besar apabila di bawahnya terkandung batu bara. “Jika ada batu bara didalamnya, tentu saja nilai tanah lebih besar. Totalnya bisa mencapai triliun rupiah, tetapi kami belum tahu apakah ada kandungan batu bara atau tidak,” ujar dia. Sementara itu, sesuai laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) wali kota Banjarbaru yang diterbitkan KPK, urutan kedua calon wali kota yang memiliki harta paling banyak adalah Rahmat Thohir sebesar Rp4,4 miliar. Urutan ketiga Arie Sophian dengan kekayaan sebesar Rp2,1 miliar ditambah uang dalam bentuk dolar sebesar 21.688 dolar AS, disusul Ruzaidin Noor dengan kekayaan Rp2,027 miliar lebih. >> Asrian Talatika

Pemimpin Umum : Hisar MT Sagala, Penasehat : KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil, Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM, Drs. H. Ilyas Sabli, Konsultasi Hukum : Susanto. SH, Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab : Hisar MT Sagala, Dewan Redaksi : Hisar MT Sagala, Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono, Redaktur : Irwan Hamid, Litbang : Herman Sugianto, Manager Iklan : Rudi Harris, Manager Distribusi : Herdi, Layout / Design : Ahmad Y, St, Fhoto Grafer : Hamin, Staf Redaksi : Jenri. S, Rusman, Rudi, Besti, Chandra
PERWAKILAN/ BIRO : Jakarta Pusat : Ediatmo (Kepala), Nokipa, Jakarta Utara : Eka Lesmana (Kepala), Sarif, Yanto Sitanggang, Jakarta Timur : Sukron (Kepala), Wisnu, Jakarta Barat : Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna, Jakarta Selatan : Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova, Karawang : K. Komarudin, HM. Suryana, Warsian, E. Supriatna, Bogor, Depok : Ali, Ruslan, Bekasi Kota : Yosef Rangkuti (Kepala), S. Wahyudi, Kab. Bekasi : A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Purwakarta : Sapan Supriatna, Biro Subang : Ukat Sukatma (Kepala), Sujana, Agus Sunoto, Dulkarim, Bandung Kota : Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati, Bandung Barat : Dayanto, Darfi, Kabupaten Bandung : Maman, Sumedang/ Majalengka : Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini, Wawan Setiawan, Budi, Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah, Indramayu : Abdullah (Kepala), Maskin, Mukromin, Cirebon : Masduri, Kuningan : Dian, Biro Garut : Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani, Kab. dan Kota Sukabumi : Handi, Lamhot, Biro Cianjur : Ruslan AG, Kuswandi, H. Apipudin, Adlan Taftajani, Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik : Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Ciamis : Heri Herdiana (Kepala), Banjar : Ahmad Setia (Kepala), Tangerang : Halim Untar (Kepala), Herman, Lebak/ Pandeglang : Belfri (Kepala), Herianto, Serang : Sukendar (Kepala), Nani, Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu: Dahlan (Kab. Biro), Jainuddin, Perwakilan Sumatera Selatan : Alex Effendi, (Kepala), Kota Palembang, Adiyanto, (Kepala), Kota Prabumulih / kab. Muara Enim : Alex Effendi (Kepala), Indra Apriansyah (Kepala), Wendi Karno, H.M. Taher SN, Teti Pega, Biro Batu Raja / OKU : Sahmi, (Kepala), Biro Oku Selatan : Swardi, (Kepala), Yudi Novi, Oku Timur : Rustam Efendi (Kepala), Ogan Ilir : Marleni (Kepala), Astute, Tulang Bawang : Sumarta (Kepala), Nani, Kota Metro : Tohir (Kepala), Maman Irawan, Pekanbaru : Paizal (Kepala), Nurdin, Padang : Marqian, Bengkulu : Aman Sipahutar, Biro Mukomuko : Hilman Daud, Bengkulu Utara : Syaiful Bahkri S, Jambi : Hendar, Dumai : Suparta (Kepala), Parjio, Tanjung Pinang : Winarto, Jerlin P, Biro Batam : Ganda S.Prawira (Kepala, Herwin Saputra, Dodi Togatorop, A. Stansa Tuah, Biro Tanjung Balai Karimun : Jerlin P (Kepala), Kab. Lingga : Heri Susanto, Nurjaly, Hendrano, Biro Natuna : Herman Sugianto (Kepala), Didik Harjanto, M. Amin, Kab. Anambas : S. Edwar. S, (Kepala), Rokan Hilir : M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan, Purwokerto : Hanapiah (Kepala), Kuswandi, Batang : Rika Ida (Kepala), Hapid, Kota Semarang: Irman Idrus (Kepala), Warsoma, Cilacap : Murtaqin, Pekalongan : Hetty (Kepala) Narwan, Purbalingga : Hermanda, Yogyakarta : Suratno, Klaten : Sutrisno, Tarmo, Jawa Timur : RH. Batubara (Kepala), Adesva HT, Lambok Ferdinando, Hertanto, V. Julius Tarigan, Sidoarjo : ......, Malang : ....., Probolinggo : ......, Kupang : Moses Mone Kaka (Kepala), Klaudius Edy Burga, Kalimantan Barat : Ranto Leonardo, Kalimantan Selatan / Tengah : Gatner Eka Tarung, SE (Kepala), Banjar Masin : Mulia, Banjar Baru : Asrian Talatika, Pulang Pisau : Yabi. K, Samarinda : Kipan Suerta, Delimah, Belu & TTu : Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH, Flores Timur : Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema, Sorong : Dea (Kepala), Gonjali, Kota Medan : Frendi Tua (Kepala), Herwan, Siti, Tebing Tinggi : Hasni (Kepala), Herdan, Langkat : Ojak Sianturi (Kepala), Waskito, Deli Serdang : T. Manalu (Kepala), Belfri, Pematang Siantar : Heru (Kepala), Sintan, Simalungun : Togap Munthe (Kepala), Jentar Bangun, Tarutung : Juang N, Dairi : Karlen (Kepala), Benni Sitorus, Dadang Kusmandi, Padang Sidempuan : Chairun (Kepala), Hotman, Ali, Bali : Nyoman, Putu Artha.

Alamat Redaksi Tata Usaha / Iklan / Sirkulasi : Jl. Paledang RT 19/20 No. 4 Kel. Karawang Kulon - Karawang 41311 Telp. (0267) 8454238 Jawa Barat E-mail : mediarakyat_new@yahoo.com PO. BOX 88 Karawang 41300 Rekening : Bank BRI Cab.Karawang No. Rek : 0116-01-022016-50-9 a/n: Hisar MT Sagala Kantor Perwakilan Utama : Jl. Bina Harapan No. 38-C, Telp. (021) 79192764 Kel. Duren Tiga Pancoran - Jakarta Selatan Penerbit : Yayasan Media Rakyat Intermedia Percetakan : PT. Wahana Semesta Intermedia

Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan Tanda Pengenal dan Surat Tugas Peliputan dari Redaksi yang masih berlaku. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.

Edisi 212 Tahun X Tahun 25 Mei - 3 Juni 2010

Berita Utama
Surabaya (MR) Panggung politik bukan dunia kiai karena keahlian kiai ada di bidang agama. "Nabi mengajarkan bila sesuatu diserahkan bukan pada ahlinya, maka tunggulah kehancuran. Saya membuktikan itu saat aktif di politik selama 3,5 tahun," kata KH Zainuddin MZ di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu. Mantan Ketua Partai Bintang Reformasi tersebut mengkritik prilaku para politikus saat ini. "Politikus itu berbeda dengan ulama, karena ulama itu penerus Nabi yang selalu memikirkan umatnya, sedangkan politikus hanya memikirkan umat saat kampa-nye," katanya. Dai sejuta umat itu juga mengkritik prilaku umat Islam saat ini yang menderita penyakit "kudis", "kurap", serta "kutil". "Kudis itu kurang disiplin, kurap itu kurang rapi, dan kutil itu kurang teliti. Umat menderita ketiga penyakit itu karena kurang iman," katanya. Oleh karena itu, Zainuddin mengajak masyarakat Indonesia menghilangkan ketiga penyakit itu. "Penyakit fisik itu masih mudah disembuhkan dengan datang ke dokter, tapi penyakit jiwa dapat disembuhkan dengan datang ke ulama, kembali kepada agama karena penyakit fisik itu hanya diketahui kita," katanya. (Ant)

3

UTM Peluang Kerjasama Pemkot Tasikmalaya Dengan Malaysia

Panggung Politik Bukan Dunia Kiyai

Bertempat di ruang kerjanya di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (12/5), Wakil Walikota Tasikmalaya Ir. H. Dede Sudrajat, MP didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dan Kepala Dinas KUKM Indag Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Duta Malaysia dari Universitas Teknologi Malaysia (UTM). Rombongan tersebut diketuai Prof. Dr. Zuhaemy Ismail dengan didampingi Prof. Dr. Maman A Jauhari beserta 4 Profesor dan Doktor lainnya. Selain untuk bersilaturahmi tujuan rombongan dari UTM juga untuk menjajaki kerjasama dalam bidang pendidikan, salah satunya dengan SMAN 1 Tasikmalaya dengan menyelenggarakan seminar pendidikan. Nantinya juga akan dikembangkan kerjasama bidang ekonomi, perdagangan dan juga budaya antara Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan Johor Malaysia. >> Iin Kartiwan

Zainudin MZ

Jaksa Agung Dinilai Beri Toleransi pada Mafia Hukum
Senada, anggota Komisi III DPR Gayus Lumbuun meminta Jaksa Agung Hendarman Supandji menjelaskan alasannya merotasi jajaran eselon I itu. Jika latar belakangan rotasi jajaran JAM hanya untuk penyegaran, Gayus mengatakan, "Kesannya jadi regenerasi tidak jalan di Kejaksaan dan tidak ada stok kepemimpinan." Menanggapi penilaian itu, Wakil Jaksa Agung Darmono mengaku tidak ambil pusing. Sebab, rotasi telah melalui pertimbangan yang sangat matang dan diharapkan mampu mewujudkan optimalisasi organisasi Kejaksaan. Namun Darmono mengakui, rotasi memang dilakukan karena ada JAM yang dinilai tidak sesuai penempatannya. Karena itu, butuh pergeseran posisi JAM yang didasarkan atas aspek inovasi kepemimpinan. Selain itu, ada JAM yang dinilai telah berada pada puncak prestasi. "Berprestasi sudah puncak, jadi perlu ada inovasi tempat lain sesuai kemampuan dan keahliannya," ujarnya. Dihubungi terpisah, Jampidsus Marwan Effendy mengaku senang dengan posisi barunya sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Apalagi, permintaaan rotasi itu berasal dari dirinya dan disetujui Jaksa Agung. Marwan mengatakan, jabatan barunya sebagai Jamwas akan menjadi pekerjaan menantang bagi dirinya. "Banyak inovasi baru, saya suka pekerjaan yang menantang," tuturnya. Mengaku sudah siap di posisi baru, Marwan mengungkap bahwa tidak ada persiapan khusus untuk menjabat Jamwas. Sebab, kata dia, tugas Jamwas tidak jauh berbeda dengan tugas seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati). "Bedanya hanya pada lingkup jangkauan saja," kata Marwan. >> Mohammad

Sekda Natuna Resmikan HUT TK Mandiri Desa Pulau Tiga
Natuna (MR) Tepatnya di Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna diadakan berbagai rangkaian kegiatan lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TK Mandiri Desa Pulau Tiga, selasa (11/5). Acara yang dibuka langsung Sekda Natuna Drs. H Ilyas Sabli, M.Si itu diawali dengan mengadakan perlombaan bola kaki persahabatan antara Tim Pemkab Natuna bersama Tim DPRD Natuna melawan sejumlah Tim yang dijuluki sebagai tuan rumah. Meskipun sebuah bus angkutan yang membawa rombongan dari Ranai menuju Pelabuhan Selat Lampa sempat mengalami kecelakaan disekitar jalan Desa Pian Padang namun Sekda Natuna Drs. H. Ilyas Sabli, M.Si bersama rombongan masih terus melanjutkan perjalanannya. Rombongan yang diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 langsung disambut Camat beserta Kepala Desa dan sejumlah masyarakat setempat kemudian di arak menuju arena pertandingan. Menurut Wakil Panitia Pelaksana Kegiatan “Mucshin” mengatakan, bahwa apa yang kami laksanakan saat ini adalah dalam rangka memperingati HUT TK Mandiri yang ke-5 Organisasi Kepemudaan. Dulu Organisasi ini bernama TK Remaja dan pada tahun 2002 juga sudah pernah diadakan acara seperti ini dengan mendatangkan artis dari Ibukota dan acara hiburan malam lainnya, juga sempat mengundang Band yang berasal dari Kalimantan. Menurutnya, sudah 5 tahun TK Mandiri berdiri, baru kali ini di merayakan ulang tahunnya, Insyaallah kedepannya setiap tahunnya akan kita adakan. Karena di Kecamatan Pulau Tiga ini khususnya di Desa ini boleh dikatakan panen raya Cengkeh, jadi momen itu kami manfaatkan dari Dewan Pengurus TK Mandiri membuka perayaan yang meriah dan sebesar mungkin, jadi menurut kami saat ini lumayan meriah lah. Dikatakannya pula untuk perayaan kali ini pihaknya mendatangkan kelompok musik yang diberinama Ayu Band Grub dari Kalimantan Barat. Sementara itu anggaran yang kita pergunakan diluar Band yaitu kita menyusun anggaran sekitar Rp. 150 Juta, jadi anggaran yang kami dapat pertama dari iuran anggota, iuran wajib dan iuran pokoknya. Kemudian ditambah uang kas kami juga ada sedikit, kemudian dari sumbangan masyarakat, dari masyarakat itu KK di atas umur 40 tahun sebesar Rp. 200 Ribu, kemudian di bawah umur 40 tahun sebesar 300 Ribu, kemudian pemuda yang belum bekeluarga sebesar Rp. 300 Ribu. Jadi keputusan itu kami ambil berdasarkan musyawarah masyarakat Pulau Tiga, jadi masyarakat mampu membayar itu karena hasil panen raya tadi. Dia juga mengatakan bahwa, untuk Band yang kita datangkan dari Kalimantan kita membayar mereka satu malam sebesar Rp. 550 Ribu, dan rencananya mereka membawa penghibur joged sekitar 8 orang, bagi siapa yang berniat berjoget diatas panggung dikenakan tiket sebesar Rp. 10 Ribu, jadi satu ronde itu Rp. 80 Ribu. Target kami satu malamnya itu sekitar 40 ronde. Tapi yang pernah dibuat oleh DesaDesa lain maupun pengalaman kami dimasa lalu itu pernah mencapai 100 ronde jadi target kami paling tidak 80 ronde, itu kami harus bisa dalam satu malam. Karena kalau kami tidak bisa mencapai target itu otomatis kami akan mengalami kerugian. Agar acara yang berlangsung selama satu bulan itu dapat berjalan dengan baik, meriah dan tidak merugikan. Mucshin mengatakan bahwa, antisipasi dalam ketekoran itu telah kami siapkan karena kami dari panitia juga mengadakan pasar malam, diantaranya permainan ketangkasan, kami buat tempatnya dan kemudian kami sewakan, dan dari warung-warung masyarakat. Olah raga yang dilombakan pertama bola kaki itu ada sekitar 64 klub sudah terdaftar, dan alhamdullilah 4 klubnya bisa hadir hari ini, kemudian volly kalau tidak salah jumlah klubnya itu ada sekitar 30 lebih, dan kemudian pertandingan takraw yang jumlah klubnya saya tidak begitu ingat, dan yang terakhir badminton. Untuk mensukseskan acara tersebut dia mengatakan bahwa telah melibatkan seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Tiga khususnya dan kami juga mengundang Kecamatan se-Kabupaten Natuna dan yang terdaftar itu yang tidak hadir hanya Kecamatan Midai, Serasan dan Subi. Sudah kita hubungi mereka berhalangan hadir karena transportasi terlalu jauh. Sedangkan hadiah yang kami siapkan untuk bola kaki itu sebesar Rp.10 Juta ditambah piala ditambah lagi piagam, dan untuk Bola Volly itu sebesar Rp.7 Juta, sedangkan Takraw sebesar Rp.2 Juta. Pada kesempatan itu dia juga berharap agar masyarakat Pulau Tiga ini mudah-mudahan kekompakan dan kebersamaannya akan terus terjalin sampai acara ini selesai dan berlanjut seterusnya. Kemudian tujuan kami adalah ingin menjadi contoh bagi Kecamatan lain yang ada di Kabupaten Natuna agar dapat secara kepemudaan atau olah raga ini di Kabupaten itu setidak-tidaknya lebih meriah dari pada kami, sesuai dengan skopnya. >> Otoy

Hendarman Supandji

Febry Diansyah

Kamal Sofyan Nasution

Jakarta (MR) Jaksa Agung Hendarman Supandji dinilai memberikan toleransi pada praktik mafia hukum di lingkungan Kejaksaan. Ini terbukti dari dipertahankannya posisi Kamal Sofyan Nasution sebagai salah satu Jaksa Agung Muda (JAM). Kamal Sofyan Nasution dirotasi dari jabatan Jaksa Agung Muda tindak Pidana Umum (Jampidum) menjadi

Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun). Sebelumnya, Jaksa Agung menjatuhkan sanksi ringan kepada Kamal Sofyan karena dinilai terlibat dalam penanganan perkara Gayus HP Tambunan yang mengakibatkan mantan pegawai Ditjen Pajak itu bebas dari kurungan penjara. Penilaian miring terhadap Kejaksaan ini dilontarkan peneliti Indonesia Corruption Watch

(ICW) Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu. "Mempertahankan Kamal Sofyan, berarti kesekian kalinya Jaksa Agung memberikan toleransi terhadap pelanggaran," katanya tegas. Febri mengatakan semestinya seluruh JAM yang ada sekarang tidak perlu dipertahankan. Dia juga mengatakan agar kinerja keenam JAM dievaluasi ulang. "Beri kesempatan kepada yang muda," kata dia.

One Day Internationalization Seminar

di SMAN 1 Kota Tasikmalaya
Tasikmalaya (MR) Wakil Walikota Tasikmalaya Ir. H Dede Sudrajat, menerima bantuan dari ketua Survey Research Group of University Teknologi Malaysia (UTM) Prof.dr. Zuhaemy Ismail yang diterima langsung Kepala Sekolah SMA I Tasikmalaya untuk dijadikan dana abadi SMA I sebagai sekolah “go to the world class school”. Pada era globalisasi saat ini, sumber daya manusia dituntut untuk memilik kualifikasi global sebab itu, perlu dimulai satu sistem pendidikan yang bisa menjembatani anak didik masuk ke dunia global. Walaupun kemajuan negara tidak sematamata ditentukan oleh pendidikan, namun pendidikan telah memberikan andil yang sangat besar bagi kemajuannya. Salah satunya melalui acara “One Day Internationalization Seminar” yang diadakan di aula SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Rabu (12/5). Acara yang terselenggara atas kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, dalam hal ini SMAN 1 Kota Tasikmalaya dengan Department of Mathematics Faculty of Science UTM. Selain dihadiri oleh Wakil Walikota Tasikmalaya, Ketua Komisi IV DPRD dan anggotanya, perwakilan Universitas Siliwangi, Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan dari Rintisan SD, SMP, SMK dan SMA bertaraf Internasional sePriangan Timur serta dewan guru dan para orang tua siswa, acara ini juga dihadiri oleh tim dari Research Department of Mathematics Faculty of Science UTM, 2 (dua) orang diantaranya didaulat sebagai narasumber yakni Prof. Dr. Maman Abdul Djauhari dan Prof. Dr. Zuhaimy Ismail. Wakil Walikota Tasikmalaya, Ir. H. Dede Sudrajat dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada tim Researh UTM sekaligus perwakilan dari Johor atas kerjasamanya dalam penyelenggaraan seminar ini. “Diusianya yang memasuki tahun ke tiga sebagai Rintisan SMA Bertaraf Internasional, SMAN 1 Kota Tasikmalaya dengan semangat “in Harmonia Progresio” Dalam Kebersamaan Ada Kemajuan secara bersungguhsungguh mempersiapkan diri menjadi Sekolah Bertaraf Internasional”, ujar H. Dede. Prof. Dr. Maman Djauhari dalam ucap sambutnya menyampaikan rasa bahagia dan terima kasihnya mendapat undangan dari SMAN 1 Kota Tasikmalaya untuk menghadiri acara ini. “ Jadi apapun ilmu yang kita ikuti harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan profesional” pesannya. Selaku ketua panitia Drs. Wawan Syamsul melaporkan sebanyak 320 (tiga ratus dua puluh) sekolah di Indonesia yang menjadi R-SMA-BI yang kemudian akan dipilih sebanyak 41 (empat puluh satu) sekolah untuk menjadi SBI. Wawan juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari semua pihak sehingga acara ini dapat terselenggara, mudahmudahan SMAN I Kota Tasikmalaya menjadi SBI “ harap Wawan. Di acara ini juga diberikan bantuan beasiswa R-SMA-BI yang bersumber dari Dana Block Grant Tahun Pelajaran 2009/ 2010 sesuai dengan Surat Keterangan Nomor 005/306SMA.01/TU/2010 dengan kategori beasiswa tidak mampu/ orang tua kurang beruntung sebanyak 31 (tiga puluh satu) orang dan kategori beasiswa prestasi akademik dan non akademik sebanyak tiga puluh dua orang, dengan total nilai beasiswa Rp.45 Juta rupiah. Sebagai penutup acara, Wakil Walikota Tasikmalaya memberikan cenderamata kepada perwakilan tim dari Department of Mathematics Faculty of Science UTM yakni

Prof. Dr. Zuhaimy Ismail (Ketua Survey Research Group of UTM), begitu juga sebaliknya tim UTM memberikan bantuan

Endowmart Fund Stimulant kepada SMAN I Tasikmalaya. >> Iin Kartiwan

4
Logo dan Motto Kabupaten Anambas Segera Diberdayakan
Anambas (MR) Tim seleksi sayembara lambang atau logo dan moto Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akhirnya menetapkan dua karya terbaik. Masing-masing karya milik Alkaf Sandra Bonga dan Said M Damrie. Kedua karya ini nantinya akan digabungkan untuk menjadi logo daerah KKA dan disyahkan melalui Peraturan Daerah (Perda). “Secepatnya, kami akan segera menyelesaikan tugas ini,” kata Hamdi, Sekda KKA sekaligus Ketua Tim Eksekutif sayembara lambang dan moto Anambas. Dua karya terbaik tersebut dipresentasikan di hadapan para Anggota DPRD KKA, Rabu (5/5). Menurut Hamdi, kedua karya ini dinilai paling mendekati kriteria yang ditetapkan oleh panitia. Antara lain meliputi nilai estetika, nilai sejarah dan budaya, geografis, sumber daya alam, keagamaan, adat istiadat dan kesimpulan yang menggambarkan impian dan harapan masyarakat akan terciptanya Anambas yang aman dan sejahtera. Sementara itu, Ketua DPRD KKA, Amat Yani, mengatakan panitia harus segera menuntaskan proses sayembara ini. Selanjutnya pihak eksekutif diminta segera mengajukan rancangan peraturan daerah (Ranperda) logo Anambas ke DPRD. “Akhir bulan ini harus ada pengajuan Ranperda logo Anambas dari eksekutif. Badan Legislatif (Banleg) sudah siap bekerja,” kata Yani, Rabu (5/5). Politisi dari Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengatakan, penyusunan Perda logo daerah ini sifatnya sangat mendesak. Sebab logo ini merupakan ruh dan identitas dari Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk diketahui, saat ini logo Pemkab Anambas masih menggunakan logo Natuna. Oleh karena itu, DPRD berjanji akan menuntaskan penyusunan Perda logo Anambas ini, secepatnya. >> Edward

Berita Utama
KB Dinilai "Gagal"
Jakarta (MR) Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief mengatakan, jika hasil Sensus 2010 nanti menunjukkan jumlah penduduk Indonesia lebih dari 235 juta jiwa berarti program KB nasionan selama 10 tahun terakhir akan dinilai gagal. "Kami mengajak seluruh jajaran BKKBN termasuk petugas lapangan dan penyuluh (PLKB/PKB), untuk tetap bekerja keras memasyarakatkan program KB, sehingga pertumbuhan penduduk Indonesia menjadi ideal," katanya pada Temu Kader Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (IMP) dan PLKB/PKB Tingkat Nasional di Jakarta. Kendati demikian, Kepala BKKBN menyatakan optimis bahwa jumlah penduduk Indonesia hasil Sensus 2010 tidak akan melebihi 235 juta jiwa, karena jumlah peserta progran KB sejak 2006 terus meningkat dan angka pertumbuhan penduduk rata-rata masih sekitar 1,3 persen per tahun. Jumlah peserta (akseptor) baru program KB baru pada 2008 sekitar 6 juta pasangan usia subur (PUS), pada 2009 meningkat 7,1 juta PUS dan pada 2010 ditargetkan 7,7 juta PUS. Sedangkan peserta KB aktif mencapai 61 persen dari sekitar 45 juta PUS di seluruh Indonesia. Sugiri menyatakan terimakasih kepada seluruh jajaran BKKBN mulai pusat hingga di daerah, termasuk 132 peserta kader KB nasional 2010 yang terdiri 33 kader dari IMP, 33 kader dari PKB/PKB dan 66 pendamping atas peranserta menyukseskan program KB nasional sehingga terpenebuhi target jumlah peserta baru KB dari tahun ke tahun. Ia menegaskan jika tidak ada program KB, maka sesuai prediksi para ahli demogrfi bahwa penduduk Indonesia pada 2010 bisa mencapai 360 juta jiwa lebih, sehingga dengan program KB jumlah penduduk 2009 hanya sekitar 220 juta jiwa, atau berkat program KB bisa menghemat pertumbuhan penduduk sekitar 100 juta jiwa lebih. Pada kesempatan terpisah Ibu Negara Ani Yudhoyono berharap para petugas lapangan dan penyuluh Keluarga Berencana (PLKB/PKB) terus aktif mengingatkan pasangan usia subur untuk mengatur dan merencanakan kehamilan. Harapan itu dikemukakan Ibu Ani di hadapan ratusan kader pos pelayanan terpadu dan petugas lapangan KB di memiliki anak, makin sedikit punya waktu untuk mendidik anak dengan baik," ujarnya. KB, lanjut Ibu Ani, juga sangat erat kaitannya dengan pengendalian pertambahan penduduk. Ia mengatakan bahwa pertambahan penduduk yang tidak terkendali dapat menimbulkan persoalan dan menyusahkan negara. Oleh karena itu, menurut Ibu Negara, kesadaran tersebut menjadi

Tahun Edisi 212 Tahun X 25 Mei - 3 Juni 2010

Jika Jumlah Penduduk Lebih 235 Juta Jiwa
tanggung jawab bersama, dan KB adalah salah satu program yang harus terus digalakkan untuk mengatasi ledakan penduduk. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa melalui hasil sensus penduduk 2010 tersebut dapat diketahui sejauh mana keberhasilan program KB, yang kembali digalakkan menyusul program revitalisasi posyandu. >>Nokipa

Pilkada Flores Timur Ditunda
Flores Timur (MR) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dalam rapat pleno hingga Senin dinihari memutuskan menunda pelaksanaan Pilkada dengan alasan pemerintah belum mencairkan anggaran untuk persiapan logistik. Rapat pleno itu untuk menindaklanjuti surat KPU Pusat Nomor 234 dan 280 yang meminta KPU Flores Timur mengakomodasi atau menerima pasangan Simon HayonDiaz Alfi serta surat KPU Provinsi NTT Nomor 377 dan 378 tentang usulan penundaan Pilkada Flores Timur, kata Juru Bicara KPU Flores Timur Kosmas Ladoangin, Senin. “Tidak ada gangguan keamanan, tidak ada bencana alam yang bisa dijadikan sebagai dasar hukum untuk menunda Pilkada. Yang ada hanya alasan lain-lain seperti alasan administrasi dan belum cairnya dana Pilkada,” kata Kosmas Ladoangin . Dia mengatakan KPU Flores Timur akan mengusulkan penundaan Pilkada ini ke DPRD Flores Timur untuk dibahas dan ditindaklanjuti ke Bupati Flores Timur agar disampaikan kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk meneruskannya kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk dikeluarkan keputusan tentang penundaan Pilkada. Mengenai landasan hukum yang dijadikan sebagai acuan, dia mengatakan usulan penundaan itu menggunakan PP Nomor 17 Tahun 2006. Dalam pasal 149 ayat satu disebutkan bahwa dalam hal di suatu daerah pemilihan terjadi bencana alam, kerusuhan, gangguan keamanan dan atau gangguan lainnya di seluruh atau sebagian wilayah pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berakibat pemilihan tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal maka pemilihan ditunda. >>K. Lewoema

Tangerang, Banten, Selasa, menyusul dengan pelaksanaan program sensus penduduk, 130 Mei 2010. "Tolong disampaikan kepada pasangan usia subur untuk tolonglah diatur untuk melahirkan jangan terlalu rapat, jangat terlalu banyak karena persaingan antarbangsa yang semakin ketat. Terus diingatkan agar mereka dapat mengatur dan merencanakan kehamilan dengan mengikuti prgram KB sesuai dengan pilihannya," ujarnya. Ia menilai persaingan antar bangsa yang makin ketat membutuhkan mutu sumber daya manusia yang makin tinggi sehingga generasi masa depan Indonesia haruslah merupakan generasi yang bermutu dan unggul. Dan itu semua, lanjut Ibu Negara, dapat dicapai dengan mengatur kelahiran, salah satunya melalui KB. "Semakin banyak seorang ibu

Pertanian dan UMKM Bali

Perlu Perhatian

Rakor Pendampingan Rak or Evaluasi Pendampingan Rehabilitasi Tasik Rekontruksi Pasca Dan Rek ontruksi Pasca Gempa Tasik
Tasikmalaya (MR) Di ruang rapat Wakil Walikota Tasikmalaya dilaksanakan rapat koordinasi evaluasi pendampingan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi di Kota Tasikmalaya jumat 14 Mei 2010 yang secara langsung dibuka Wakil Walikota Tasikmalaya Ir.H.Dede Sudrajat MP selaku ketua PNPB Kota Tasikmalaya. Ir. H Dede Sudrajat MP. dalam sambutannya menyampaikan banyaknya korban baik moril maupun materil akibat gempa 7.3 SR pada September 2009 yang lalu, sebagai upaya pemulihan tatanan kehidupan, maka dilaksanakan pemberian bantuan tahap pertama. Kegiatannya difokuskan di Kecamatan Purbaratu dengan pertimbangan wilayah tersebut adalah wilayah terparah beberapa waktu yang lalu meski baru sebagian dari APBD provinsi Jawa Barat dan Kota Tasikmalaya. Ditambahkan pula, penyerahan bantuan dilakukan kepada 578 Pokmas sebesar 14,4 Milyar. Bantuan yang telah dilaksanakan satlak yaitu bantuan sebesar 15,8 Milyar dari pusat, Provinsi dan Kota Tasikmalaya

Bina Marga Haurgeulis : “Uizet-Leveling Base Course”

kemudian setelah melalui tahapan pengorganisasian lalu program pencairan. Sementara itu, Ketua Satlak Kota Tasikmalaya Drs.Hadian dalam laporannya menjelaskan, atas dasar kesepakatan dan data tentang penyerahan bantuan kepada korban bencana wilayah Kota Tasikmalaya dengan pemberian bantuan melalui pokmas kepada 64 unit rumah dari 540 unit pokmas kategori rusak berat, 318 unit rumah dari 2698 unit pokmas dan 10490 unit rumah rusak ringan. Ditambahkan pula tujuan rakor ini supaya terjadi sinergitas dalam penanggulangan pasca gempa bumi atara BPNPB pusat, BPBD provinsi

dan PBP Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kepala BPPD Jawa barat Sigit berpesan, untuk menjaga amanah bantuan supaya sampai serta tepat tujuan. ditambahkan pula untuk pencairan tahap II diupayakan tahun 2010 ini dan untuk Kota Tasikmalaya belum ada laporan kurang baik yang diterima serta perlunya pendampingan pada pokmas. Hadir seluruh camat se-Kota Tasikmalaya, 9 orang fasilitator yang bekerja diwilayah Kota Tasikmalaya, unsur satlak PB serta BPBD provinsi Jawa Barat. Acara diakhiri dengan diskusi antara undangan dengan satlak PB dari Provinsi dan Kota Tasikmalaya. >> Iin Kartiwan

Denpasar (MR) Program pembangunan bidang pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Bali perlu mendapat perhatian lebih besar dalam pengalokasian dana APBD kabupaten/kota maupun APBD provinsi di daerah ini. “Sektor pertanian masih terpinggirkan dan UMKM belum banyak memberikan sumbangan terhadap perekonomian Bali,” kata Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Prof Dr I Wayan Windia di Denpasar, Rabu. Ia mengatakan, sumbangan sektor pertanian (primer) kini tinggal masih 20 persen terhadap pembentukan produk domestik regional bruto (PDRB) Bali. Padahal, penduduk Bali yang bekerja di sektor pertanian sekitar 50 persen, sehingga sangat kontras dengan kondisi di sektor tersier (pariwisata). Prof Windia yang juga guru besar Fakultas Pertanian Universitas Udayana berharap program pemberdayaan sektor pertanian dan UMKM lebih mendapat perhatian pada APBD Bali di masa-masa mendatang. Hal itu sangat penting mengingat sektor pertanian mempunyai andil yang sangat besar terhadap pelestarian kebudayaan Bali, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata. Oleh sebab itu Pemkab, Pemkot dan Pemprov Bali dapat melakukan terobosan untuk menggairahkan petani agar senang menggeluti sektor pertanian. “Kami sangat mendukung terobosan sistem pertanian terintegrasi (Simantri) yang berbasis subak,” ujar Prof Windia. Pemprov Bali mengalokasikan dana sebesar Rp8 miliar untuk bantuan sosial bidang pertanian diarahkan untuk pengembangan 40 gabungan kelompok tani dalam SIMANTRI dalam tahun 2010. Dana yang bersumber dari APBD Bali 2010 menurut Kabag Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng menitikberatkan pola pengembangan SIMANTRI sebagai kelanjutan program tahun sebelumnya. Kegiatan serupa tahun 2009 menjangkau pengembangan sepuluh unit Gapoktan dengan dukungan dana Rp2,3 miliar. Pola pengembangan pertanian tersebut digarap secara terpadu oleh instansi teknis, dengan memprioritaskan desa-desa yang warganya 35 persen lebih masih menyandang predikat miskin. Pengembangan pertanian terintegrasi digagas Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, dan Wakil Gubernur Bali, AAN Puspayota, sebagai upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, minimal dua kali lipat pada tahun 2013.>> Nyoman

H. Akhmad Dimyati, SIP. Hadiri Perpisahan SMA BP Kota Banjar
Indramayu, (MR) Para pengemudi kendaraan bermotor baik roda 2 maupun roda 4, mengeluhkan ruas jalan raya jurusan GantarHaurgeulis dan jurusan Gantar-Sanca, yang kondisinya rusak parah, berlubang-lubang bagaikan bak penampungan air bila musim hujan, sehingga menghambat aktivitas tranportasi darat dan menjadi unsure penyebab kecelakaan lalu lintas dalam beberapa bulan ini. Icong, (20), seorang pengendara sepeda motor dari Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu Jawa Barat, mengeluhkan kerusakan ruas jalan tersebut. Akibat rusaknya jalan itu semua kegiatan social ekonomi masyarakat setempat terhambat, bahkan harga kebutuhan pokokpun menjadi mahal, itu memberatkan warga miskin, ungkapnya. Karena itu, untuk mempercepat proses peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) baik dibidang pendidikan, kesehatan dan daya beli/ekonomi, diharapkan Pihak Dinas Instansi yang terkait segera melaksanakan pekerjaan rehabilitasi peningkatan ruas jalan raya tersebut diatas, sehingga kecelakaan kendara bermotor bisa diminimalisasikan, kata Icong kepada Sapna dan Jajang yang dikutif MR. Staf Kantor UPTD Bina Marga Haurgeulis, ketika dikonfirmasi masalah kerusakan jalan diruang kerjanya Sabtu siang lalu, pihaknya berjanji dalam waktu dekat ini hendak memperbaiki ruas jalan tersebut. Diantaranya kami akan melaksanakan Pengukuran Ulang Kerusakan Jalan (Uizet) dengan material batu pecah kelas A dan Stoom Gilas 10-12 ton (Leveling Base Course) jelasnya. >> Mukromin

“Sejumlah 64 orang siswa-siswi kelas XII yang mengikuti UN/UU SMA BP Banjar dinyatakan lulus100%. Diantaranya 2 orang siswi dinobatkan sebagai siswa berprestasi terbaik untuk tahun pelajaran 2009/2010”. Banjar (MR) Pasca pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Ujian Ulang (UU) tahun pelajaran 2009/2010. Yang dilaksanakan oleh para siswasiswi kelas XII SMA Bina Putra kota Banjar pada pelaksanaan tersebut “ diikuti 64 orang siswa-siswi membuahkan hasil yang sangat gemilang” dinyatakan telah lulus seratus persen. Untuk itu dilaksanakannya acara pelepasan/perpisahan pelulusan siswa-siswi untuk tahun pelajaran 2009/2010. Rabu (19/10) pekan lalu. Acara digelar di halaman Kampus SMA BP Kota Banjar dihadiri Wakil Wali Kota Banjar H. Akhmad Dimyati, SIP. Mewakili Wali Kota Banjar Dr. H. Herman Sutrisno, MM. beserta jajarannya “ Wakil Ketua Yayasan BP. Wakil Kepala SMK BP beserta para guru dan diantaranya para orang tua siswa-siswi. Didalam kesempatan tersebut, Dimyati berpesan kepada siswa-siswi yang telah lulus sebisa mungkin untuk bisa meneruskan ke jenjang perguruan tinggi, agar bisa menggantikan generasi penerus dimasa yang akan datang. Dimyati menekankan, baik kepada para siswa maupun para orang tua siswa bilamana si anak mau meneruskan ke jenjang perguruan tinggi. Jangan sampai beda persefsi anatara kemauan anak dan kemauan orang tua” bahkan kita harus diawali dengan sering pendapat untuk mencegah terjadinya persoalan konflik didalam keluarga. Tambah dia, kesuksesan seorang tidak ditentukan oleh latar belakang pendidikan namun kesuksesan orang dapat diraih dengan kerja keras, sabar keuletan tekun dan penuh keikhlasan. Maka konsep itulah yang harus kita jalankan agar bisa memberikan motivasi dimasa yang akan datang. Dimyati berharap untuk putra daerah “ baik putra maupun putri sudah saatnya berkiprah untuk membangun daerah bersama-sama, serta memiliki pemikiran untuk pembangunan kota ini kedepan.

H. Akhmad Dimyati, SIP beserta jajarannya dan Wakil Ketua Lembaga BP disaat acara pelepasan pelulusan siswa-siswi kelas XII dihalaman Kampus SMA BP Banjar

Jelasnya. Masih dalam suasana acara pelepasan pelulusan siswasiswi kelas XII SMA Bina Putra Banjar tahun pelajaran 2009/ 2010. Kepala SMA BP Banjar, Sutarwa, S.Pd. disela-sela kesempatannya sempat melak-

sanakan serah terima penghargaan kepada dua orang siswi yang berprestasi masing-masing kepada sodari Novi Wahyuni dan Puji Sri Lestari kelas XII IPA yang dianggap dari nilai pelaksanaan LHBS disetiap semester. >> A-S

Edisi 212 Tahun X Tahun 25 Mei - 3 Juni 2010

Bupati Lingga Hadiri Sunatan Masal

5 Lounching Program Sinar Tebar Milyar
Kumpulkan 14,09 Milyar Dalam Waktu 10 menit !
Natuna (MR) Program Sinar Tebar milyar merupakan bentuk penghargaan Bank Riau terhadap para nasabahnya dalam format baru, yaitu dari bentuk barang menjadi bentuk uang tunai. Program ini sekaligus dalam rangka Hari Ulang Tahun Bank Riau yang ke- 44. Total hadiah yang akan dibagikan sebesar 6 Milyar rupiah untuk nasabah Bank Riau di seluruh Riau dan Kepulauan Riau dengan hadiah utama 1 Milyar untuk 1 orang yang beruntung. Acara ini dilaksanakan di Pendopo Pemkab Natuna, dihadiri Plt. Bupati Natuna, Raja Amirullah, Direktur Utama PT Bank Riau, Erzon, Ketua Tim Task Force DPK Syamsul Bakri, Pimpinan Cabang Ranai, Azhar Effendy dan seluruh staff Bank Riau Cabang Ranai. Acara juga diikuti oleh sekitar 200 nasabah Bank Riau yang diundang secara khusus. Yang menarik dalam acara ini adalah para undangan yang hadir disuguhi slip penyetoran untuk diisi dengan jumlah uang yang akan mereka tabung sekaitan dengan lounching program ini, dan ternyata dana yang berhasil dikumpulkan berjumlah 14,09 Milyar dalam waktu 10 menit. Menurut Direktur Utama PT Bank Riau, Erzon. Lounching Program Sinar Tebar Milyar di Ranai Natuna merupakan kota ke-10 di Riau dan Kepri. Format hadiah yang berubah menjadi uang dianggap lebih efektif dan efisien dibandingkan barang, contohnya tahun lalu, nasabah di Natuna ada yang mendapat mobil, tapi sampai sekarang belum sampai juga karena ada beberapa kendala. Erzon juga menambahkan bahwa Bank Riau adalah milik Pemda di Riau dan Kepulauan Riau, semuanya punya saham. Bank Riau merupakan salah satu Bank Pembangunan Daerah ( BPD ) terbesar dari 26 BPD yang ada di Sumatera. “Saat ini Bank Riau memiliki asset 13 Triliun dengan laba 330 Milyar, 60% nya sudah dibagi jadi deviden sebagai Pendapatan Asli Daerah, lanjut Erzon. Bank Riau memiliki pelayanan setara perbankan nasional,

Sos-Ek-Bis

Lingga (MR) Dalam rangka Pelayanan Kesehatan terhadap Masyarakat di pedesaan, kepala desa Posek Kecamatan SingkepBarat Kabupaten Lingga, Sabtu (08/05) Pukul 09.00 Wib bertempat di SD Negeri 006 Dusun Pulau Nuja Desa Posek mengadakan acara Sunatan Masal dan Pelayanan Kesehatan terhadap Masyarakat se Desa Posek. Dalam kesempatan tersebut Bupati Lingga Drs. H Daria beserta Hj Rosmawati dan rombongan menyempatkan diri untuk menghadiri acara tersebut sekaligus pembukaanya, dalam acara ini, turut hadir anggota DPRD kabupaten Lingga Drs Riono, Camat Singkep Barat Siswadi A ks, Kadisdikpora Drs Junaidi Kepala Bagian Badan serta kantor yang berada di wilayah Kabupaten Lingga, dalam acara tersebut Bupati Lingga di tampilkan dengan tarian persembahan Anak-anak SD Negeri 002 Desa Kuala Raya yang tergabung di dalam Sanggar Rampai Seni Budaya Melayu Kuala Raya (ResamKala ) di bawah asuhan Herizal. Persiapan yang dilakukan panitia pelaksana Kades beserta perangkat yang berada di desa mengingat di daerah tersebut jauh rentang kendalinya dengan pemerintahan kecamatan yang harus menyeberang laut dengan biaya yang sangat besar, atas inisiatip kepala desa dan perangkatnya, sehingga acara tersebut dipokuskan di Dusun Pulau Nuja karena daerah tersebut letaknya di tengah antara desa sekitarnya. >> Hendrano/3n

juga bisa melayani transaksi antar negara. Bank Riau memiliki produk antara lain rekening Giro dan Tabungan.Tabungan ini terdiri dari beberapa jenis seperti Tabungan Sinar Belia untuk pelajar, Tabungan Sinar untuk masyarakat umum, Tabungan Sinar Delima untuk para eksekutif dengan bunga mendekati deposito, dan Tabungan Sinar Pendidikan dengan layanan asuransi.

Pemkot Bandung Gulirkan “Bawaku Pangan”
Bandung (MR) Pemerintah Kota Bandung di Tahun Anggaran 2010, kembali mengucurkan dana hibah program bantuan Walikota Khusus (Bawaku) Pangan Rp 7,5 milyar. Dimaksudkan membantu keluarga miskin (gakin) untuk meringankan pembelian beras miskin (raskin) Rp. 600,-/kg, sehingga harga tebus raskin di Kota Bandung Rp. 1.000,-/kg. Digulirkan selama 9 bulan mulai April hingga Desember 2010. Untuk mendukung operasionalnya, dari titik distribusi ke titik bagi Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RSTPM) bagi pelaksana distribusi dianggarkan Rp 400,/kg, diberikan setelah menyelesaikan administrasi raskin pada bulan sebelumnya. “Saya percaya pelaksana program mampu memegang amanah, teliti dan senantiasa mematuhi prosedur yang berlaku. Tidak terjadi pengurangan takaran atau penambahan biaya dari RTSPM, apapun alasannya, karena seluruh beban biaya operasional telah ditanggung APBD”, tandas Walikota Bandung, H. Dada Rosada dalam amanatnya saat launching Bawaku Pangan, di pendopo rumah dinas Walikota Jalan Dalem Kaum, Kamis (20/ 05).

Pengurus PGRI Anjatan Bagikan Dana Sosial
Indramayu, (MR) Sejumlah anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, baru-baru ini mendapatkan bantuan dana sosial yang bersumber dari Iuran Insidental para anggota. Demikian dikatakan Sekretaris Umum PGRI Anjatan, Kusnadi, S.Pd. di Kopyah Senin lalu. Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kopyah I Kusnadi, S.Pd. menerangkan ketentuan dana yang diberikan kepada para anggota PGRI diantaranya, anggota yang meninggal dunia Rp 1.500.000. bagi suami/istri yang meninggal dunia Rp 1.500.000. bagi anak yang meninggal dunia Rp 1.000.000. dan bagi anggota yang pensiun Rp 1.000.000. Sedang biaya perawatan/pengobatan/operasi yang diberikan kepada anggota PGRI minimal Rp 200.000. dan maksimal Rp 2.000.000. dengan ketentuan bagi anggota yang bersangkutan 25% dan bagi suami/istri/anak 25%, papar Kusnadi, S. Pd. Sekretaris Tim Pemeriksa Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Amanah Anjatan. Ilham Soleh, Pengamat sosial pada Universitas Islam Pangeran Dharma Kusuma (Unidarma) Haurgeulis, menilai kegiatan tersebut cukup positif. Namun, alangkah lebih baiknya bila dana sosial juga diberikan kepada para warga miskin/jompo yang sangat membutuhkan, ujar Penyair dan Budayawan Ilham Soleh melalui ponsel. >> Mukromin

Semua jenis tabungan tersebut dengan fasilitas kartu ATM yang bisa digunakan di 84 ATM milik Bank Riau, atau di 15.000 ATM Bersama serta dapat digunakan di ATM Prima/ BCA yang berjumlah 13.000 ATM serta jaringan ATM Malaysia yang berjumlah 6.500 ATM. Selain itu juga bisa digunakan di 100.000 mesin gesek. Bank Riau merupakan satusatunya dari 26 BPD di Indonesia yang memiliki fasilitas kartu kredit yang bisa digunakan untuk masuk airport gratis di 5 kota, bahkan di Malaka bisa digunakan untuk diskon hotel dan rumah sakit. Plt. Bupati Natuna, Raja Amirullah dalam sambutannya mengharapkan Bank Riau dapat memberi kontribusi bagi kabupaten Natuna agar sektor riil berjalan. Raja juga mengatakan bahwa saat ini uang masyarakat Natuna yang disimpan di Bank Riau berjumlah 150 Milyar diluar uang Pemkab. Raja mengatakan bahwa saham Pemkab Natuna di Bank Riau berjumlah 15 Mil-

yar. “ Kemarin kita terima deviden 3 Milyar tetapi kita kembalikan lagi untuk saham “, lanjut Raja. Raja Amirullah juga mengatakan bahwa ia pernah mengusulkan agar Bank Riau diganti namanya menjadi Bank Riau Kepri dan telah disetujui oleh para pemegang saham sehingga kedepannya bank Riau akan memakai nama Bank Riau Kepri. Raja juga berpesan agar Bank Riau lebih meningkatkan pelayanannya. “ Jika anda memberikan layanan terbaik, anda pasti dicari orang “, pesan Raja. Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatangan MoU antara PT. Bank Riau dengan Kantor Camat Bunguran Timur dan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna untuk pembayaran gaji karyawan (payroll), juga Lembaga Pendidikan Primagama. Selain itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis co branding kartu ATM Bank Riau kepada Wans Cafetaria dan Jakarta Food Court. >> Herman/ Didik/ Amin

Pramuka Belum Mampu
Ciptakan Lapangan Kerja
Jakarta (MR) Gerakan Pramuka dan pendidikan kepramukaan kendati mengalami perkembangan, tapi juga menghadapi berbagai masalah. Salah satunya keterampilan peserta didik yang belum mampu menciptakan pekerjaan secara mandiri. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Azrul Azwar menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Seminar dan Workshop Pengembangan KeteramAzrul Azwar pilan Khusus Satuan Karya Pramuka (SAKA) Dalam Upaya Bekerja Secara Mandiri, Rabu (19/5). Padahal, tegas dia, 32 juta orang angkatan kerja (sebagian besar kaum muda) tidak memiliki pekerjaan. "Menyadari seriusnya masalah pengangguran kaum muda harus dapat diupayakan pendidikan keterampilan yang mampu menciptakan pekerjaan secara mandiri dan oleh karenanya pendidikan keterampilan dalam Gerakan Pramuka perlu direvitalisasi," jelas Azwrul. Menurut Azrul, dalam Gerakan Pramuka pendidikan keterampilan mencakup keterampilan (kecakapan) umum, meliputi keterampilan dalam berbagai bidang yang dimiliki anggota Pramuka sesuai dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani, dan keterampilan (kecakapan) khusus, meliputi keterampilan dalam satu bidang tertentu yang dimiliki oleh anggota Pramuka sesuai dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohaninya. Dia mengatakan, pendidikan keterampilan dalam Gerakan Pramuka sebenarnya sudah terwadahi di dalam Satuan Karya Pramuka atau yang lebih dikenal dengan Saka. Namun sayangnya berbagai keterampilan (kecakapan) khusus bidang tertentu tersebut belum mampu menciptakan pekerjaan secara mandiri dan diakui Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang dipergunakan lebih bersifat dekoratif. "Karena itu, merupakan kesempatan kita semua dalam forum seminar dan workshop ini untuk dapat merumuskan keterampilan-keterampilan unggulan yang akan disampaikan kepada pesertadidik di masing-masing Satuan Karya Pramuka," jelasnya. >> Eka Lesmana

Dada juga mengajak seluruh warga kota, turut mengawasi pelaksanaan program, baik di tingkat distribusi maupun proses penebusan. Karena sekecil apapun kekeliruan diperbuat pengelola, menurutnya bisa menghambat upaya penanggulangan kemiskinan yang sedang diperjuangkan. “Saya menjamin setiap pengaduan akan ditangani secara proporsional. Saya tidak segan-segan menindak setiap bentuk penyimpangan, khususnya aparat sesuai dengan tingkat kesalahan yang diperbuat. Tapi jika itu dilakukan masyarakat, itu bukan ranah kewenangan saya, silahkan adukan ke polisi”, tandas Dada. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung, Dedy Mulya menyebutkan, RTSPM penerima bawaku

pangan di tahun 2010 ada sebanyak 63.431 KK dari sebelumnya 82.432 RTSPM (gakin). Sesuai ketentuan, setiap RTSPM mendapat pagu alokasi 13 kg/gakin. Institusinya bekerja sama dengan Perum Bulog Subdivre I Bandung, kata Dedy, telah mendistribusikan beras cadangan Pemerintah sebanyak 18,5 ton untuk penanggulangan rawan pangan di 24 Kelurahan di Kota Bandung yang terkena bencana banjir. Pogram Bawaku Pangan ini imbuh Dedi, adalah wujud komitmen Pemkot Bandung meningkatkan ketahanan pangan, memenuhi kebutuhnan pangan pokok masyarakat miskin. Sehingga gakin dapat mengalokasikan sebagian dari biaya kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan lainnya. >> Dodi S

Sejalan Penerimaan PTT dan GTT Lingga,

Perekonomian Warga Daik Meningkat

Wisata Kuliner Ditengah Kota Tasik Semakin Ramai
Tasikmalaya (MR) Di sepanjang Jalan Tarumanagara Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/5), seperti biasa kegiatan wisata kuliner kembali digelar, terlihat suasana yang berbeda, kali ini dilaksanakan pada Sabtu pagi padahal biasanya Sentra Wisata Kuliner dibuka setiap Jumat hingga tengah malam dan sempat dikunjungi Walikota Tasikmalaya yang juga mencicipi makanan di salah satu kios yang berada disana. Reni (30 thn) pemilik kios Sate Maranggi kepada wartawan mengatakan baru ikut berdagang karena sebelumnya kurang begitu tahu “Pas ikutan langsung dikasih kios oleh panitia dan alhamdulillah rame pembeli, sekalian promosi atuh” katanya. Reni membawa 3 orang pekerja untuk membantunya berdagang dan mengharapkan kegiatan ini berlangsung terus tapi penyelenggaraannya seminggu sekali saja biar konsumen penasaran dan kangen wisata kuliner. katanya. Menurut salah seorang panitia Dian (21 thn) penye-

lenggaraan yang luar dari biasa ini sebagai ajang coba-coba aja “Biasanya kan Jumat malam, namun kenapa tidak dicoba siang hari dan buktinya pengunjung makin rame aja” katanya. Untuk ke depan Dian mengatakan akan dikaji ulang kembali karena pengelolaaan Wisata Kuliner sekarang digarap langsung oleh Panitia Wiskul namun tetap dibawah Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kota Tasikmalaya.

Antusias pengunjung terlihat jelas adanya Sentra Wiskul ini seperti Ranti (19 thn) warga Karang Resik Tasikmalaya yang masih duduk dibangku kuliah mengatakan kegiatan ini sangat bagus dengan melokalisasi pedagang makanan di satu tempat dan mengaharapkan penentuan harinya tetap mau Jumat atau Sabtu “Jadi kalau mau jajan ga usah bingung tinggal ke Wiskul semua makanan ada” katanya sambil menikmati tahu yang dibelinya. >> Iin Kartiwan

Lingga (MR) Selama pendaftaran menjelang test penerimaan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) Diwilayah Kabupaten Lingga, pendapatan warga Daik Lingga Kabupaten Lingga menanjak drastis, hal ini terjadi karena datangnya ribuan pelamar yang mengadu nasib di wilayah Bunda Tanah Melayu itu. Transportasi laut yang biasanya untuk menuju ke Ibukota kabupaten Lingga dari Daik Lingga melalui pelabuhan Buton dari pelabuhan Jagoh Dabo Singkep hanya di kenakan biaya sebesar Rp. 40.000,- per orang namun pada saat pendaftaran berlangsung ongkos spead atau kendaraan laut ada yang meletakkan tarif hingga Rp 80.000,- per-orang. Hal ini tentu mengejutkan warga yang sudah sering melakukan perjalanan ke Daik Lingga merasa di permainkan dengan keadaan seperti itu sebab mereka juga terkena imbas yang tentu merugikan karena harus lebih dalam meraup uang di saku mereka. Bukan hanya transportasi laut kenaikan harga yang bervariasi ini juga terjadi pada tansportasi darat yang seperti hari biasa ongkos ojek dari pelabuhan Buton Daik menuju halaman kantor tempat pendaftaran itu berkisar antara Rp.8.000,- hingga Rp.13.000,- per orang kini selama penerimaan berlangsung tarif nya bervariasi dari Rp 25.000,hingga Rp 35.000,- Perorang. Salah seorang warga Dabo Singkep yang juga mengikuti test tersebut saat pendaftaran mengakui, Ia dikenakan tarif speed ke Tanjung Buton sebesar Rp 80.000,- dan itu pun harus berdesak-desakan dan untuk ojek ia dikenakan Rp 28.000,-, Apalagi pada saat pendaftaran berlangsung panitia yang membagikan nomor antrian seakan tidak professional karena nomor antrian yang di bagikan tersebut tidak lah bermanfaat secara maksimal karena ada yang mendaftar tanpa nomor antrian didahulukan penerimaan berkas nya mungkin dikarenakan kedekatan emosional antara peserta dan juga oknum Panitia tersebut. Hingga kapan hal ini terus berlangsung pihak pengusaha dan penguasa seakan mempermainkan keadaan yang sedang berlangsung, dan saat dikonfirmasi melalui selulernya mengenai kejadian ini, penanggung jawab pelaksana penerimaan PTT dan GTT Lingga tidak memberikan tanggapan. Dan juga kepala kantor perhubungan kabupaten Lingga di Dabo Singkep juga tidak bisa ditemui bahkan selulernya berada di luar jangkauan. >> Hendrano/3n

SURAT KABAR UMUM

Ragam

Edisi 212 Tahun X 25 Mei - 3 Juni 2010

6

Galery Foto Kab. Natuna

Kampanye Pasangan Aida Ismeth – Edi Wijaya Sukses Di Natuna
Ranai (MR) Pasangan Calon Gubernur (Cagub) Hj.Aida Zulaikha Nasution dan Wakil Gubernur (Wagub) Edi Wijaya yang di sebut “Aida Berjaya” bersama Tim Pemenang Provinsi Kepri juga Tim Pemenang Kabupaten mengadakan kampanye di Hotel Natuna, Rabu (19/05). Terlihat antusias warga Ranai mendatangi tempat Kampanye yang dihadiri sejumlah Tokoh Masyarakat tokoh Agama, Ibu-Ibu PKK, Para Nelayan, Pemuda, Mahasiswa serta seluruh anggota Tim pemenang pasanganAida Berjaya. Begitu banyak yel-yel yang disampaikan Tim Pemenang pasangan Aida-Edi agar apa yang diharapkan seluruh Tim pemenang pasangan ini bisa menduduki kursi jabatan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Kepri, yang nantinya dapat membawa perubahan untuk masyarakat Kepri lebih baik dimasa sekarang dan dimasa yang akan datang. Karena perubahan itu lah yang didambakan oleh seluruh masyarakat Kepri khususnya di Kabupaten Natuna ini. Dalam pidatonya, Cagub Aida berkata, “Kalau saya menjadi gubernur, yang pertama akan saya lakukan adalah meneruskan pembangunan yang tertunda di Provinsi Kepri dan akan mendirikan sekolah-sekolah seperti SD, SMP dan SMA dengan adanya pembangunan sekolah-sekolah anak-anak tidak lagi harus hijrah ke kota untuk menuntut ilmu. lagi pula agar anak-anak akan lebih mencintai lingkungannya dan tetap melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Juga akan memperbaiki pertumbuhan ekonomi masyarakat agar lebih baik lagi, karena di Provinsi kepri ini untuk perekononian jauh tertinggal dari Negara–Negara yang lain sudah saatnyalah kita memperbaiki perikonomian masyarakat Provinsi Kepri ini lebih baik agar kita bisa bersaing dengan yang lain.” Ujarnya. Cagub Aida menegaskan “Bukan hanya dalam sector pembanguan, pendidikan, juga perekonomian masyarakat Provinsi Kepri, Saya juga akan membasmi Korupsi yang merajalela di Provinsi Kepri baik itu di Kabupaten / Kota,” tegas Aida dalam menjawab beberapa pertanyaan yang di

Pasangan Cagub Cawagub Aida Ismet Dan Eddy Wijaya Menyampaikan Orasi Politik

Ketua DPRD Natuna Hadi Candra Ikut Menjadi Juru Kampanye Aida Berjaya

Anggota DPRD Kab. Natuna, Mustamin Bakri Ikut Menjadi Juru Kampanye Aida Berjaya di Sedanau

lontarkan oleh salah seorang pemuda. Dengan penuh komitmen pasangan colon Gubernur urutan 3 Aida Zulaikha-Edi Wijaya langsung turun kedaerah-daerah agar semangat perjuang untuk membangun Provinsi Kepri bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Kepri. Dengan komitmen itulah pasangan Aida zulaikha-Edi Wijaya maju sabagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernut periode 2010-2015. Aida Zulaikha yang merupakan seorang Calon Gubernur adalah seorang istri dari Drs.H.Ismeth Abdullah Gubernur Provinsi Kepulauan Riau. Kampanye pasangan Aida-Edi berlangsung sukses, walau pun waktu terbatas tapi antusias masyarakat Natuna untuk lebih mengenal pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur. >> Otoy

Pasangan Cagub Cawagub Aida Ismet H Dan Eddy Wijaya Kampanye Dihotel Natuna Ranai

Sejumlah Masyarakat Ranai Menghadiri Kampanye Pasangan Aida Ismeth Dan Eddy Wijaya

Masyarakat Sedanau Mengikuti Kampanye Aida Berjaya

PIMPINAN, STAFF, DAN SELURUH WARTAWAN

Mengucapkan Bela Sungkawa yang sedalam-dalamnya

Me a Rakyat
SURAT KABAR UMUM

Atas Meninggalnya

Ibu ASRI AINUN HABIBIE
(Mantan Ibu Negara Republik Indonesia) di Munich - Jerman ttd. HISAR MT SAGALA Pemimpin Redaksi

Galery Foto Kab. Natuna

Launching “Sinar Tebar Milyar” Bank Riau

Direktur Utama PT. Bank Riau, Erzon Menyampaikan Sambutan Pengantar Lounching Sinar Tebar Milyar

Plt Bupati Natuna, Raja Amirullah Menyampaikan Kata Sambutan

Sekda Natuna Beserta Pimpinan DPRD Natuna dan Para Undangan yang Menghadiri Acara Lounching Sinar Tebar Milyar

Foto Bersama Staf Bank Riau Cabang Ranai

Plt Bupati Natuna, Raja Amirullah dan Direktur Utama PT. Bank Riau, Erzon Didampingi Pimpinan Bank Riau Cabang Ranai

Penerima ATM Co Branding, Jakarta Food And Court dan Wans Cafetaria

SURAT KABAR UMUM

Advertorial

Edisi 212 Tahun IX, 25 Mei - 3 Juni 2010

7

PEMERINTAH KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS
MENGUCAPKAN

Selamat Hari Pendidikan Nasional
(02 Mei 2010)
“Pendidikan karakter untuk membangun keberadaban menuju Indonesia Jaya Negeri yang maju” Dengan Semangat HARDIKNAS Mari kita tingkatkan mutu dan pelayanan Pendidikan demi terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas Serta kita dukung Program Sekolah Gratis demi terwujudnya pemerataan pendidikan untuk semua golongan

YUSRIZAL Plt. Bupati Anambas

H. HAMDI Plt. Sekda Anambas

8
Disdik Indramayu Monitoring UASBN di Patrol
Indramayu, (MR) Tim Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indramayu Jawa Barat, didampingi Dirsono, S.Pd. M.Si. selaku Kepala UPTD Pendidikan, telah memonitoring pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) di Wilayah Kecamatan Patrol. Entin Riyatin, S. Pd. I. Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patrol Baru, mengatakan hal tersebut diruang kerjanya Jum’at siang pekan silam. “Ada 5 sekolah di Wilayah UPTD Pendidikan Patrol, yang dimonitoring pihak Disdik dalam pelaksanaan UASBN pada tgl 4, 5, dan 6 Mei lalu, diantaranya sekolah yang dipimpin saya”, ujarnya. Dijelaskannya, peserta UASBN di SDN Patrol Baru sebanyak 55 murid, terdiri dari 28 murid laki-laki dan 27 murid perempuan, yang berlangsung cukup baik sesuai dengan ketentuan yang semestinya. Para peserta UASBN dan Pengawas terlihat proaktif hadir tepat pada waktunya dalam kegiatan Nasional tersebut, terang Entin. Dilokasi terpisah, Kepala SDN Patrol Lor IV Toto Irianto, S. Pd. Juga mengabarkan adanya Tim Disdik tersebut. Dalam pelaksanaan UASBN Tahun 2010 ini, sekolah kami dimonitoring langsung dari pihak Disdik Indramayu, dan Al khamdullilah semua kegiatan UASBN selam 3 hari berjalan sesuai harapan kita bersama, ungkapnya. >> Abdullah

Pendidikan
Jakarta (MR) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, menyatakan, penghapusan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), dengan sendirinya akan mempercepat sertifikasi dan peningkatan kualifikasi guru. Mendiknas menjelaskan, sertifikasi guru sebagai peningkatan kualifikasi guru semestinya selesai pada 2014. Hingga 2010 ini targetnya dari 2,6 juta guru baru 1,3 juta yang sudah tersertifikasi, akan tetapi yang baru selesai baru 800.000 guru. “Akibatnya, setiap tahun kita mempunyai utang. Jika kita biarkan dengan struktur yang lama otomatis akan tambah utang lagi dan target 2014 jika hanya dengan satu Dirjen (PMPTK) tidak akan tercapai,” katanya di sela-sela kunjungan pada kegiatan Lomba Kompetisi Siswa SMK XVIII di Arena PRJ Kemayoran, Jakarta, Minggu. Mendiknas menjelaskan, dengan dileburnya PMPTK dan dengan menambahnya direktorat, maka beban kepengurusan guru akan tersebar. “Dirinya mengibaratkan, penambahan direktorat ini ibaratnya jalan tol, di mana akan banyak pintu yang akan dibuka sebagai tempat pelayanan,” katanya. Logikanya, ujarnya otomatis jika dengan banyak pintu maka pelayanan seperti sertifikasi akan dipercepat. Kemendiknas hanya mengubah kepengurusan dan sistem pelayanan, namun jenis layanannya yang terfokus pada peningkatan kesejahteraan guru, tetap tidak akan diubah. Mendiknas menjelaskan, sejumlah anggaran dana peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru di Dirjen PMPTK juga tidak akan menghilang seiring dengan penghapusan dirjen tersebut. “Selama masih ada program tersebut, maka anggaran akan melekat di organisasi yang mengurus program itu. Di rencana strategis Kemendiknas juga jelas berapa anggaran yang diperlukan tahun ini dan tahun depan. Dalam renstra juga terpampang jelas berapa guru yang harus tersertifikasi,” katanya. Dikatakannya, banyak pihak yang mengusulkan dan memberi pendapat ke Kemendiknas yang sudah diterima dan ditampung dengan baik, seperti usulan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

Tahun Edisi 212 Tahun X 25 Mei - 3 Juni 2010

Mendiknas: Penghapusan PMPTK Percepat Sertifikasi Guru
yang meminta dibentuknya Badan Guru karena penghapusan dirjen ini. “Usulan tersebut diterima dengan senang hati. Namun mengenai realisasinya harus ada kajian terlebih dulu. Kajian yang dimaksud ialah kajian kompleksitas dan dinamikanya sehingga terlihat apakah visible untuk dibentuk atau tidak,” katanya. Ketika dimintai pendapatnya mengenai ancaman para guru yang akan mogok mengajar dan berdemo di Istana Negara, Mohammad Nuh mengatakan sebaiknya para guru mempelajari secara komprehensif reformasi birokrasi yang dicanangkan Kemendiknas tersebut. Ia mengatakan penghapusan PMPTK adalah untuk mempercepat dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dalam hal kelembagaan, sertifikasi dan akreditasi guru. “Apakah mogok mengajar itu sesuatu yang mulia dan dapat menyelesaikan persoalan. Jangan terlalu impulsif. Coba pelajari dulu bagaimana duduk perkaranya,” ujarnya. >> Mohammmad

92 Siswa SMA se-Ranai Ikut Ujian Susulan
Natuna (MR) Ujian Susulan bagi siswa SMA yang tidak lulus pada Ujian Nasional (UN) tahun ini dilaksanakan secara serentak seluruh indonesia pada senin (10/05). Khususnya Ujian Susulan bagi siswa SMA sekabupaten Natuna pelaksanaanya di lima sekolah tersebar di empat kecamatan di ikuti 92 siswa SMA se-Ranai. Ketua Rayon Kabupaten Natuna Elfis, mengatakan. “ Ujian susulan secara keseluruhan digelar di lima sekolah yang tersebar di empat Kecamatan yakni di SMA negeri 1 Ranai kecamatan Bunguran Timur, SMA Negeri 1 Sedanau Kecamatan Bunguran Barat, SMA Negeri 1 Kacamatan Serasan serta SMA Negeri 1 Kecamatan Subi. Untuk siswa yang mengikuti ujian susulan di SMA Negeri 1 berasal dari gabungan lima sekolah yaitu SMA Negeri 2 Bunguran Timur, Madrasah Aliyah Negeri 1 Bunguran Timur, Madrasah Aliyah Swasta Nurul Huda Bunguran Tengah, Madrasah Aliyah Swasta Midai. jelasnya. Ditambahkan Elfis, siswa yang mengikuti ujian susulan ini adalah siswa yang nilainya di bawah angka target kelulusan yaitu 5,5. Untuk mata pelajaran yang di ujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, Fisika, Ekonomi, Sosiolagi, dan Geografi.”. Elfis juga menjelaskan “ Bahwa Ujian susulan dilaksanakan selama empat hari berturutturut di SMA Negeri. Dalam ujian ini kita menggunakan empat lokal dimana masingmasing lokal terdapat dua pengawas silang,” Kata Elfis. Sedangkan soal yang di berikan kepada siswa dalam ujian susulan kali ini berbeda dengan soal UN sebelumnya. Untuk itu apa bila dalam ujian ini masih ada siswa yang tidak lulus maka siswa tersebut dianjurkan untuk mengikuit ujian UN tahun yang akan datang, “Kita hanya sebatas memberikan saran kepada siswa namun jika mereka ingin mengikuti ujian paket C kita juga tidak melarang”. katanya. Elfis juga berharap. “ Kepada seluruh peserta ujian susulan bisa berhasil seluruhnya. Karenanya ia menghimbau para siswa berkosentrasi penuh dalam menjawab semua soal yang tertera di kertas soal. Juga mempergunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar sehingga memudahkan siswa mengerjakan soalan-soalan ujian.” jelasnya. Dalam ujian susulan ini harapan terbesar dari seluruh guru-guru juga orang tua, agar para siswa yang mengikuti ujian susulan bisa lulus seratus persen, Sehingga tidak ada lagi siswa yang harus mengikuti Ujian Nasional pada tahun depan,” harap nya Sesungguhnya ini menjadi suatu motifasi bagi siswa untuk belajar lebih giat lagi, agar kegagalan bukan menjadi suatu alasan untuk para siswa memperbaiki. >> Otoy

SMK PUI Haurgeulis Adakan Darma Wisata ke Pangandaran
Indramayu, (MR) Ketua Persatuan Umat Islam (PUI) Cabang Haurgeulis, Sutasna, S. Ag. Melepas keberangkatan rombongan Darma Wisata SMK PUI Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dihalaman sekolah kejuruan itu menuju objek wisata Pangandaran Kabupaten Ciamis, Sabtu siang. Cecep, ST. Wakil Kepala SMK PUI Haurgeulis, dihadapan para peserta dan panitia Darma Wisata mengatakan, kegiatan Darma Wisata ini semoga bermanfaat baik bagi para murid maupun rekan-rekan guru. Karena, dilokasi objek wisata kita dapat menikmati paronama keindahan pantai laut selatan, katanya. Mudah-mudahan study tour di Pantai Pangandaran nantinya bisa dijadikan pembelajaran prihal kepariwisataan dan refresing setelah para siswa melaksanakan Ujian Nasional (UN) dengan hasil lulus 100% angkatan ke I SMK PUI Haurgeulis dengan program study Akutansi, Adminitrasi Perkantoran dan Tata Boga, ujar Cecep. Dari lokasi objek wisata Pantai Laut Selatan Pangandaran, Guru SMK PUI Haurgeulis, Ilham Soleh, melalui ponsel Minggu siang mangatakan, rombongan Darma Wisata yang dipimpin Kepala Sekolah Nanang Fauzi Irdho, telah sampai ditujuan para peserta Darma Wisata bersuka ria menikmati indahnya pemandangan dilaut Pangandaran, Cagar Alam dan Green Canyon. Keesokan harinya Senin pagi, Sastrawan Ilham Soleh mengabarkan kepada MR bahwa, rombongan Darma Wisata SMK PUI Haurgeulis yang terdiri dari 38 murid dan 16 rekan guru dengan kendaraan Bus telah kembali di Haurgeulis dalam kedaan selamat. Meskipun terlihat letih tetapi diraut air muka mereka tersirat rasa bangga dengan pengalaman pribadinya masing-masing, paparnya. Komposisi Panitia Darma Wisata SMK PUI Haurgeulis yakni Penanggung Jawab : Nanang Fauzi Ridho, SP. MM. Ketua : Cali Marsal, A. Md. Sekretaris : Fera Wahyuni, SE. Bendahara : Ayu Frimawati, S. Sos. Seksi Kesehatan : Agus Suyatno, S. Pd. Seksi Keamanan : Dudi Hendrawan, S. Pd. I. dan Seksi Perlengkapan : Dadan, ST. >> Abdullah

Murid MTs Al-Hijrah Bongas

Lulus UN 100 Persen

Wakil Wali Kota Serta Anggota DPRD Hadiri Pelepasan Lulusan SMK BP Kota Banjar
Dengan kehadirannya Wakil Wali Kota serta Anggota DPRD Kota Banjar di momentum yang berbahagia ini kami sangat bangga dan istimewa, sebab para tokoh tersebut sebagai alumni yang pertama di SMK BP ini. Banjar (MR) Pada Acara Pelepasan Lulusan SMK Bina Putra Kota Banjar pada Ta. 2010 ini, Panitia pelaksana mengundang “ H Akhmad Dimyati S.Ip” Wakil Wali Kota Banjar, yang saat ini menjadi ketua DPC PDIP, didampingi dua tokoh masyarakat Banjar Oman Ismail Marjuki dan Drs. Ade setiawan M.Pd. juga turut hadir Anggota DPRD Kota Banjar dari Partai Golkar periode 2009-2014. Kepala SMK Bina Putra kota Banjar Dadang Sumbada S.Pd mengatakan “Dengan diundangnya ketiga tokoh tersebut didaulatkan untuk memberikan motivasi bagi para lulusan tersebut”. Lanjut dia “ Kehadiran Dimyati dan Oman serta Ade, menjadikan acara pelepasan lulusan tahun ini menjadi lebih istimewa. Maklum saja, diantara kedua tokoh tersebut sebagai alumni lulusan SMK Bina Putra Kota Banjar, yang sampai saat ini telah meraih kesuksesan menjadi tokoh terkemuka di Kota Banjar, dan mampu menunjukan keberhasilan di bidangnya.” Kepala SMK BP Drs. Dadang Sumbada, S.Pd menjelaskan, “ Saat sekolah dulu, H Ahmad Dimyati tercatat sebagai siswa angkatan pertama tahun 1978. Saat itu dirinya mengambil jurusan Teknik Listrik, sedangkan Oman merupakan lulusan tahun 1992, mengambil jurusan Mesin Tenaga.” Jelas Dadang dalamacara tersebut. Dalam kesempatan tersebut, baik Dimyati dan Oman berpesan agar setiap lulusan STM atau sekarang SMK harus mampu memupuk jiwa kewirausahaan, sebab sekarang bukan zamannya lagi kita mencari kerja dalam pandangan saya. Sebab di SMKlah tempat yang cocok untuk itu. Karena disini kita dibekali dan dilatih keterampilan. Dia menambahkan “kesuksesan seseorang tidak ditemukan oleh latar belakang pendidikan, namun kesuksesan seseorang dapat diraih dengan tiga hal, yakni kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas. Pelajaran yang kita tekuni selama ini dibangku sekolah dan perguruan tinggi. Ketiga hal tersebutlah yang mendorong kesuksesan kami”. Papar Dimyati menekankan para alumni yang telah menimba ilmu dan dapat meraih kesuksesan di luar Kota Banjar dapat kembali ke kampung halamannya, dan bersama-sama membangun daerah untuk kemajuan bersama. Sekarang Era Otonomi daerah “ Putra daerah ini bersama-sama saya pribadi, baik saya selaku Wakil Wali Kota sangat berharap putra daerah yang telah sukses mamiliki pemikiran
Indramayu, (MR) Para peserta Ujian Nasional (UN) di MTs AL Hijrah Bongas Kabupaten Indramayu Jawa Barat, telah dinyatakan lulus 100 Persen. Makhrudin, S.Pd. SE. Kepala MTs Al Hijrah mengumumkan kelulusan itu dihalaman Kampus sekolah tersebut Jumat siang pekan lalu. Dikatakannya, 32 peserta UN dari MTs Al Hijrah Bongas yang terakreditasi (B), telah dinyatakan lulus 100 Persen oleh Dinas Instansi yang berwenang. Karena itu, kami menghimbau kepada para alumni Angkatan Ke-2 MTs Al Hijrah supaya melanjutkan pendidikan sesuai minatnya masing-masing, papar Makhrudin. Dihubungi secara terpisah, sejumlah Wali Murid MTs Al Hijrah Bongas, kepada MR menyatakan rasa syukur dan berterima kasih kepada pihak sekolah yang berhasil mendidik siswanya hingga bisa lulus 100 persen dalam UN Tahun 2010 ini. >> Maskin

Semarak Perpisahan Siswa SMK Negeri 1 Ciamis

Dadang Sumbada S.Pd Kepala SMK BP

Ciamis (MR) Merupakan hari paling berkesan bagi para siswa-siswi serta para tamu undangan yang dihadiri oleh kepala dinas pendidikan Kabupaten Ciamis, Komite Sekolah, Dewan Sekolah, Tokoh masyarakat, orang tua, serta tamu undangan. Acara perpisahan dengan menggunakan upacara adat sunda begitu berkesan buat semua, selain itu juga kreasi seni dan kreativitas siswa siswi juga ditampilkan,” Iman Putra, S.Pd selaku ketua panitia yang juga wakasek kesiswaan kepada MR disela acara mengucapkan, terima kasih kepada Kepala Sekolah, orang tua siswa, Komite Sekolah, masyarakat muspika Ciamis dan para undangan serta guru dan para siswa, atas kehadirannya dalam acara tersebut hingga berjalan sesuai rencana. Terkait dengan kelulusan siswa SMK Negeri 1 untuk siswa kelas XII sebanyak 401 orang yang harus mengulang 6 orang sehingga pelepasan ini diikuti oleh 385 siswa yang lulus karena yang lainnya harus mengadakan pengayaan yang telah dilaksanakan 10 mei lalu. H. Hadi Sumantoro selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ciamis dalam kesempatan itu mengatakan acara tahunan tersebut merupakan bentuk syukur nikmat setelah 3 tahun para siswa melaksanakan kewajiban belajar Alhamdulillah merasa bersyukur mengingat SMK Negeri 1 mengalami kemajuan itu di raihnya berkat peran serta masyarakat keluarga besar SMK Negeri 1. Komite Sekolah dan Pemerintah Kabupaten Ciamis. Ia bertutur, memperoleh prestasi hasil monitoring dan evaluasi tahun 1996, 1998 tahun 2000 dengan predikat amat baik (2). Juara ke-2 KS Sekretaris (administrasi perkantoran) tingkat provinsi Jawa Barat. (3). Juara 2 dan 3 Olimpiade Komputer tingkat Kabupaten Ciamis. (4). Group Debatting Contest ke tingkat Nasional di Malang tahun 2001. (5). Juara lomba web SMK se-Indonesia tahun 2003. (6). Juara lomba web tingkat sekolah dan pesantren se-Indonesia tahun 2003. (7). Juara 4 LKS program keahlian akomodasi perhotelan tingkat nasional tahun 2006. “Saya berharap kepada anak-anakku yang melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi mudah-mudahan di terima dan yang tidak melanjutkan semoga lekas mendapatkan pekerjaan sesuai cita-citamu dan harapan orang tua saya dan jajaran pendidik SMK Negeri 1 memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan” pungkasnya. >>H.R

untuk pembangunan Kota Banjar ke depan”. Tegasnya. Endang Sopandi S.Pd selaku Wakasek SMK Bina Putra Kota Banjar di tempat yang berbeda menambahkan, di dalam momentum yang berbahagia ini dengan kehadiran tiga tokoh “ kami merasa bangga sebab diantara salah satunya tokoh tersebut yaitu Wakil Wali Kota Banjar H Akhmad Dimyati S.Ip dulunya sama-sama alumni SMK BP di era tahun 1978 dan sama-sama satu jurusan yaitu Teknik Kelistrikan. Bahkan pula sempat satu bangku dan ruang kelas yang sama. Bahkan kami merasa dibesarkan di SMK BP ini, sebelum menjabat menjadi Wakil Kepala Sekolah di SMK ini. Mudah-mudahan di dalam momentum ini, kami berharap dari generasi ke generasi yang lainnya memberikan dorongan dan motivasi di masa yang akan datang mewujudkan Kota Banjar kaya akan generasi dan kreasi.” Pungkasnya. >> A-S

Di Indramayu 2 Murid SD Tidak Ikuti UAS BN
Indramayu, (MR) Dua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu Jawa Barat, gagal tidak mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UAS BN) pada tgl 4, 5, dan 6 Mei 2010 lalu. Wastono, Dewan Guru SDN Anjatan Baru III, dikantornya Rabu (5/5) mengakui, ada seorang siswanya yang tidak mengikuti UAS BN. “ Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mensukseskan UAS BN, tetapi pihak Wali Murid memindahkan siswa yang bersangkutan ke Jakarta tanpa alamat yang jelas, “ tuturnya prihatin. Dihubungi dilokasi terpisah, Kepala SDN Lempuyang II Bisri, juga menyatakan masalah yang sama. Di sekolah ini ada seorang murid yang tidak mengikuti UAS BN, sebab anak itu dibawa orang tuanya ke Sumatera, cetus Bisri tanpa melihat lawan bicaranya, karena konsentrasi bermain catur diruang guru sekolah tersebut Senin siang (10/5) lalu. Diduga kejadian tersebut masih ada disekolah lain di Indramayu, tetapi pers mengalami hambatan dalam meliput UAS BN. Pasalnya, disetiap sekolah terpasang peringatan dipintu gerbangnya (Tidak Menerima Tamu), sehingga menghambat tugas wartawan. Sementara didaerah lain pihak sekolah hanya memasang peringatan (Harap Tenang Sedang Ujian Nasional) yang terlihat santun. >> Mukromin

Edisi 212 Tahun X Tahun 25 Mei - 3 Juni 2010

Antisipasi Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi
Syahtomi M Nur : Bila pupuk bersubsidi dijual dengan harga tinggi dan memberatkan para petani silahkan laporkan kepada kami Muara Dua (MR) Para petani kesulitan untuk mendaftar sebagai penerima pupuk bersubsidi karena minimnya informasi dari pihak terkait membuat para petani sangat kecewa. Adanya pupuk bersubsidi dari pemerintah yang bertujuan meringankan beban serta dapat menambah penghasilan bagi para petani, namun terkadang dilapangan didapati para petani dengan susah nya mendaSyahtomi M Nur patkan pupuk tersebut karena dilapangan keseringan terjadinya percokolan dalam penerimaannya dari sang penyalur pupuk tersebut. Menyingkapi hal ini Syahtomi M Nur. kepala bagian tanaman dan pangan angkat bicara. Ia, menjelaskan bahwasannya pupuk bersubsidi telah di tetapkan dengan harga yang sangat meringankan para petani yakni urea Rp.1.650/ Kg dari pemerintah untuk saat ini, dan masalah biaya kirim jauh dekatnya ya tergantung kesepakatan tapi yang jelasnya untuk distributor telah mendapatkan upah jadi para petani jangan khawatir dalam penerimaan pupuk bersubsidi tapi memberatkan dan jikapun hal itu terjadi ada dilapangan didapati pupuk yang bersubsidi dijual dengan harga yang tinggi dan memberatkan para petani silahkan laporkan hal itu kepada kami !. kata syahtomi menegaskan. >> Ivan/Suardi

9 Lampu Jalan Macet Pemda Tutup Mata
Marjani : PPJ Sudah Diatur Perda
Muara Dua (MR) Gelap gulita menjadi kesan pertama bila kita malam hari menyelusuri jalan raya di Kabupaten OKU Selatan tentunya sangat berbeda dengan daerah-daerah yang lain karena banyaknya lampu jalan di kabupaten ini yang dipasang oleh pihak PLN ranting Muara Dua tidak pernah menampakkan sinarnya bahkan untuk lampu hias kota saja jarang terlihat menyala. Sementara setiap bulanya para kosumen PLN di kota ini wajib membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) “pada tiaptiap bulannya masyarakat harus merelakan koceknya karena ditarik melalui rekening listrik yang ada”, hal ini di katakana Ujang Codet salah seorang warga Muara Dua yang sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pihak pemerintah setempat. Lebih lanjut Codet mengatakan, kami masyarakat sangat mengharapkan lampu jalan diaktipkan jangan hanya memeras kantong warganya saja, tentunya masyarakat diwajibkan bayar pada tiap bulannya tentunya wajib pula menikmati lampu jalan dan nuansa lampu hias yang ada bukan hanya di siang hari saja kami bisa lihat lampu jalan dengan pemberian dari Tuhan kata codet menyesalkan kelakuan oknum-oknum tertentu atas macetnya lampu jalan dan lampu hias ini. Saat hal ini di konfirmasikan kepada pihak PLN, menager PLN ranting Muara Dua melalui Marjani Superviser distribusi menjelaskan, bahwasannya kemacetan lampu jalan dan lampu hias yang dimaksud tentunya bukanlah semata-mata kesalahan PLN namun hal tersebut tentunya sudah berdasarkan perda kalau yang di bicarakan masalah PPJ. Marjani juga menjelaskan prihal tentang teknis ya, pihak PLN bisa saja hidupkan lampulampu jalan tersebut, tapi kesemuaanya itu tentunya terlebih dahulu ada instruksi dari Dispenda dan Dinas Tata kota, termasuk untuk pembelian bola lampu dan lain sebagainya karena yang jelasnya pihak PLN hanya sebagai teknisi kata Marjani. Ditanya, untuk apa warga membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) tersebut ? Marjani mengatakan “kalau hal itu cari jawabanya didinas Pendapatan Daerah dan Dinas Tata kota ”, ujarnya mengajari. (bersambung edisi berikut). >> Suardi/ Ivan

Investigasi

Polres OKUS Amankan Raskin yang Disimpangkan Oknum Kades

Dua Teroris Ditembak Densus 88 di Cikampek
Karawang, (MR) Siapa yang menduga Teroris yang menjadi target utama Densus 88 bermukin di Cikampek tepatnya di rumah kontrakan milik Hj Dimah di Rt. 02/04 dusun Babakan Jati Desa Cikampek Timur Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang. Awalnya, Penyergapan yang dilakukan Densus 88 di kediaman Eman salah satu nggota teroris yang berlokasi di Jl. Taman Makam Pahlawan/ Jatafa tepatnya di depan Mapolsek Cilampek. Penyergapan di Kediaman Eman dilakukan tepat pukul 11.45 WIB Rabu 12/5 pekan lalu. Saat dilakukan penyergapan, Eman melakukan pelawanan dan berusaha untuk kabur' akhirnya Densus "88" menghadiahi timah panas tepat di kaki, penyergapan dilanjutkan pada kontrakan milik Hj Dimah tepat pukul 14.00' dalam pernyergapan tersebut terdengar 6 (enam) kali letusan senjata Api, rupanya terjadi perlawanan, dan densus "88" menembak mati di tempat 2 (dua) Teroris yang mengadakan perlawanan yang berusaha untuk melarikan diri tersangka Saptono dan Mulyana. Setelah diketaui Saptono adalah salah satu DPO Polda Jabar yang terlibat dalam salah satu pelaku Pemboman di kedutaan Australia beberapa tahun yang lalu. Ketika Densus 88' masuk kedalam kontarakan tersebut terdapat 5 (lima) orang yang diduga Teroris, salah satunya adalah Wanita bercadar' ternyata wanita itu adalah Istri Iwan yang salah satu Teroris tersebut. Semua tersangka yang selamat dan berhasil ditangkap kini diamankan di Mabes Polri Jakarta, sedangkan 2 ( dua ) jasad yang di tembak mati dibawa kerumah sakit Polri Jakata dengan pengawalan ketat densus 88, dalam penyergapan tersebut densus 88' menyita barang bukti berupa, 2 pucuk senjata Api AK47 dan M16, berikut amunisinya. Menurut Hj. Dimah (pemilik Kontrakan), 2 hari sebelum kejadian kedatangan 2 ( dua ) orang pemuda yang berniat untuk mengontrak kamar' berhubung kamar yang lain sudah terisi penuh' tapi di belakang masih ada yang kosong namun itu adalah gudang dan 2 (dua) pemuda tersebut tidak merasa keberatan' maka terjadilah transaksi kamar sengan harga Rp 300.000 per bulan, setelah sepakat, 2 (dua) pemuda tersebut datang bersama seorang yang usianya agak tua: "saya tidak tau siapa dia? yang jelas dia baru 2 hari disini pa" kata Hj Dimah kepada MR. Ketika MR menemui Kepala Desa Cikampek Timur Kamaludin, dia tidak tau samasekali karena setiap ada pendatang baru atau yang mengontrak baik itu RT maupaun si Pemilik rumah belum pernah ada yang melapor, karena mungkin juga sipemilik rumah tidak melaporkan nya kepada ketua RT setempat, MR juga sempat bertanya mengenai keberadaan sehari-hari Eman dan Iwan. Menurut warga setempat Eman dan Iwan adalah warga yang baik dan sopan juga sangat pendiam, dan tidak ada yang mencurigakan samasekali, Iwan pernah merantau ke Banten, beberapa tahun kemudian dia kembali lagi ke Cikampek dengan membawa seorang Wanita yang diketahui dia adalah Istri Iwan yang kini diamankan di Mabes Polri Jakarta. Semenjak kejadian tersebut khususnya masyarakat RT.02/ 04 umumnya warga Cikampek Timur, merasa terkejut dan tidak menyangka kalau di Desanya ada Teroris. Dengan adanya kejadian ini kepala desa Cikampek Timur "Kamaludin" menghimbau khususnya bagi para pemilik kontrakan untuk melaporkan pada RT setempat apabila ada warga yang mau mengontrak atau pendatang baru yang hendak bermalam, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan "ucapnya" sampai berita ini diturunkan Rumah kontrakan milik Hj Dimah masih dijaga ketat oleh aparat keamanan, juga terus didatangi warga yang ingin melihat langsung tempat kejadian. >> E.Supriatna

Mer-C Bantah Terima Dana dari Susno
dr. Yoserizal : Ada tiga dasar utama memberikan pertolongan kepada Susno yakni karena dia terancam, dan hatinya terluka serta berjuang sendirian mengungkapkan kebenaran. Tangerang (MR) Organisasi relawan kesehatan, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia, membantah me-nerima dana dari Komjen Susno Duadji terkait kebera-daannya selalu mendampingi mantan Kabareskrim Polri itu setiap menjalani pemeriksaan. "Itu tidak benar, kami gratis memberikan pertolongan medis kepada Susno Duadji selama pemeriksaan di Mabes Polri serta di rumahnya," kata anggota Presedium MER-C, dr. Yoserizal Jurnalis di Tangerang, Rabu malam. Jurnalis mengatakan, masalah tersebut di terminal II D keberangkatan luar negeri Bandara Internasional SoekarnoHatta, Kota Tangerang, Banten sebelum tim MER-C berangkat mengunakan penerbangan Qatar Air Kamis (18/5) menuju Istambul, Turki. Menurut dia, bahwa Susno mau memberikan bantuan uang kepada anggota relawan setelah pemeriksaan di Mabes Polri, tapi ditolak anggota MER-C dan tidak diperkenankan untuk menerima. Dia mengatakan, anggota medis tim dengan tegas menolak pemberian Susno itu karena tujuan utama adalah memberikan pertolongan medis selama pemeriksaan polisi dan berada di rumahnya di Depok, Jabar. Jurnalis mengatakan ada tiga dasar utama memberikan perolongan kepada Susno yakni karena dia terancam, dan hatinya terluka serta berjuang sendiri mengungkapkan kebenaran. Pertolongan serupa juga pernah dilakukan MER-C ketika mendampingi Ustad Abubakar Baasir, terpidana Amrozi dan Ali Gufron, keduanya merupakan terpidana mati kasus bom Bali. Dia mengatakan, relawan MER-C membantu Susno karena pertimbangan terancam dan menjunjung tinggi rasa keadilan sesuai moto yakni sebuah amanah bagi kemanusian untuk orang-orang yang paling membutuhkan. Bahkan pertolongan medis terhadap Susno merupakan hal penting, karena nasibnya terancam akibat berani mengungkapkan kebenaran, katanya. Namun begitu, katanya, pada prinsipnya bahwa tim MERC tidak menerima dana dari Susno dan semua itu muaranya adalah pertolongan medis dengan pertimbangan masalah itu penting dan sesuai misi kemanusian. >> Halim Untar

Anggota DPR RI Minta Pemprovsu Keluarkan Izin Pembangunan PLTA Asahan III
Medan (MR) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus segera mengeluarkan izin pembangunan PLTA Asahan III, karena memang sudah menjadi keputusan pemerintah pusat. Saya mendukung langkah yang diambil oleh pihak PLN untuk segera membangun PLTA Asahan II, karena hal ini sudah ada keputusan pemerintah dalam rapat kabinet di Jakarta pekan lalu. Akan tetapi masih mengalami kendala soal izin dari pihak pemerintah provinsi Sumatera Utara, kata Jonny Buyung Saragih SH MM anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini. Ia menyatakan suatu keputusan yang tepat yang dilakukan pihak PLN untuk membangun PLTA Asahan III, karena ini untuk kepenringan rakyat dan kepentingan investor dan para pengusaha, dimana selama ini mengeluh tentang kebutuhan akan pasokan listrik yang sering padam, hendaknyalah pihak pemerintah provinsi Sumatera Utara duduk bersama untuk mempercepat proses izin tersebut, sehingga dengan demikian apa yang menjadi keluhan dari masyarakat, pengusaha dan investor selama ini dapat segera teratasi. >> Herwan/Siti

BNN Kini Punya Kewenangan Menyelidik dan Menyidik
Jakarta (MR) Wewenang Badan Narkotika Nasional (BNN) kini diperkuat. Berdasarkan Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diperkuat Perpres No 25 tahun 2010 tentang organisasi BNN, disebutkan BNN adalah lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) yang bertanggung jawab kepada presiden. “BNN kini diberi kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan,” ujar Kepala BNN Gories Mere dalam jumpa pers di kantornya, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, Rabu (19/5). Gories menambahkan BNN di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota pun akan dibentuk. Mereka akan melakukan sinergi dengan aparat terkait untuk membongkar jaringan peredaran narkoba. “Untuk BNN di tingkat Kabupaten dan Kota itu mereka melakukan analisa, jaringan apa yang berkembang di daerahnya. Untuk penindakannya dilakukan level Polres,” terang Gories. Gories menjelaskan penambahan wewenang BNN ini perlu dilakukan untuk memerangi peredaran narkotika. Seperti di Amerika Serikat, berbagai lembaga mulai dari kepolisian lokal, FBI hingga DEA, semuanya bertugas memerangi narkotika. “Jaringan narkotika ini tidak ada habishabisnya,” jelas dia. >> Mohammad

KPU Medan Terancam Pidana Jika Tidak Akomodir Pemillih Pemula
Medan (MR) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan dapat dikenakan pelanggaran pidana pilkada jika tidak mengakomodir pemilih pemula dalam putaran kedua mendatang. Hal itu dikatakan Ketua Panwaslu Medan M Aswin, Rabu kemarin, di kantornya Jalan Sultan Agung Medan. Menurut dia, pada pilkada putaran II mendatang akan banyak pemilih pemula yang cukup umur untuk memilih. Karena itu, jika mereka tidak diakomodir maka KPU Medan telah menghilangkan hak politik warga dan ancamannya pidana. “Itu sama saja dengan menghilangkan hak politik warga dan pidana ancamannya. Karena pemilih pemula yang sebelumnya belum memenuhi syarat, dalam waktu sebulan ini pasti ada yang sudah memenuhi persyaratan. Dan mereka harus diakomodir,” tegas Aswin. Oleh karena itu, kata Aswin, KPU Medan harus mengakomodir para pemilih pemula tersebut. Jika dikhawatirkan akan ada mobilisasi pemilih untuk didaftarkan ke Daftar Pemilih Tetap (DPT), menurutnya, dapat dibatasi kategori yang ditambahkan dalam DPT. Yaitu hanya berlaku untuk pemilih pemula yang sudah memenuhi persyaratan. Sedangkan bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT tetap tidak dapat diakomodir karena sudah dimutakhirkan sebelumnya. Terlepas pemilih tersebut memiliki identitas asli warga Medan namun tidak dapat dimasukkan. Karena hal itu bagian dari kesalahan warga itu sendiri yang kurang aktif saat masa pendaftaran dilakukan oleh KPU. Selain itu, KPU Medan juga diminta untuk membersihkan pemilih yang sudah meninggal dunia atau pindah. Agar identitas pemilih yang sudah meninggal atau pindah tidak dapat digunakan orang lain. Anggota KPU Medan Divisi Hukum dan Humas Pandapotan Tamba, sebelumnya sudah menegaskan penambahan pemi-

Muara Dua (MR) Berdasarkan informasi yang di terima pihak kepolisian dari masyarakat diduga telah terjadi pelanggaran hukum terkait penyaluran beras miskin (raskin) oleh dua oknum kepala desa di Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan 05/05 sore hari. Kepolisian sector Buai Pemaca dibawah komando Iptu Mulyadi Kapolsek Buay Pemaca langsung sigap menyegat mobil BE 4817 TA yang bermuatan beras milik rakyat miskin sebanyak 3,5 ton yang diduga salah dalam penyalurannya. Dari kepolisian Buay Pemaca di peroleh keterangan bahwasnnya pihaknya telah melakukan pencegatan terhadap mobil yang di duga bermuatan beras tersebut berserta sopir dan kondekturnya diamankan kepolisian setempat selanjutnya untuk dimintai keterangannya. Saat wartawan koran ini mengkonfirmasi terkait pencega-tan mobil bermuatan raskin tersebut, pihak Kepolisian Sector Buay sudah melimpahkan kasus tersebut kepada kepolisian resort OKU Selatan, sementara itu dari kepolisian Resort OKU Selatan Kapolres, Selamat Widido S.Ik melalui kasat reskrim Doran Siragih SH kepada wartawan mengakui bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap mobil yang diduga bermuatkan beras milik rakyat selanjutnya pihaknya tengah mengembangkan penyidikan untuk tindak lanjutanya apakah memang benar telah terjadinya penyimpangan oleh dua oknum kades. Informasi yang dirangkum koran ini dari sumber yang dapat dipercaya bahwasanya, Sri kepala desa Tanjung Durian telah menjual beras miskin sebanyak 1,5 ton, hal ini diakui kaur kesra desa Tanjung Durian dan sisanya dari desa Durian Sembilan sebanyak 2 ton yang kesemuanya di beli oleh Tt suami dari Kades Tanjung Durian yang rencananya akan disa-lurkan ke BK 3 Belitang Kabupaten OKU Timur berinisial Hr. Penyimpangan raskin ini diduga telah terencanakan, karena dimulai adanya kesepakatan kades Durian Sembilan dengan Tt untuk menjual beras tersebut dengan tidak meyalurkannya kepada masyarakat, sementara itu supir truck mengungkapkan “Saya tidak tau menau, kami cuma me-ngangkut yang jelas mengharafkan upah angkutan saja, kami mengangkut beras tersebut dari desa Tanjung Durian yang rencananya akan dibawa ke BK 3 Belitang OKU Timur, saya cuma sopir pak ! ujar Wit (supir) warga desa Tanjung Durian. Wit mengungkapkan, Saya melihat dan kebetulan saya disuruh mengangkat pikul beras tersebut ke mobil dan memang benar bahwasanya sebelumnya saya lihat karung beras tersebut waktu diambil dari kecamatan beras Dolog, saya mau mengambil upah pikul saja, lalu setelah saya kembali untuk mengangkat pikul beras tersebut saya lihat karung beras tersebut telah berubah dan diganti dengan karung beras polos bermuatan 50 Kg ya jelas saya tidak sanggup karna saya sudah tua pak. tapi yang jelasnya bisa kami pastikan beras dalam karung 50 kg tersebut beras dolog tadi dan buktinya ada karung beras dulog semula kami lihat telah kosong kata wit. Kepala desa Tanjung Durian Sri mengakui, dirinya menjual beras sesuai dengan peraturan, “Saya menjual beras tersebut karena sudah berdasarkan peraturan lelang dan sudah hak untuk menjual kemana saja,” kata sri, pernyataan Sri tersebut dibantah salah satu kepala dusun desa tersebut, ia menjelaskan, “Saya tidak diberitahukan bahwa raskin telah datang dan saya tidak didiberitahukan kapan beras tersebut dapat tersalurkan kepada masyarakat.” Menurut sumber lain, proses lelang harus melalui musya-warah masyarakat tetapi anehnya beras dilelang sebelum disalurkan dan beritahukan kepada masyarakat sehingga dalam hal ini masyarakat merasa dirugikan dan apakah ini proses lelang yang sebenarnya. >> Suardi/ Ivan

lih dalam DPT tidak dapat dimungkinkan kembali. Selain tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan, juga tidak memungkinkan dilakukan mengingat waktu yang sangat sempit. Menurut Pandapotan, jika terjadi perubahan jumlah DPT maka akan mengganggu persia-

pan pengadaan logistik. Karena jumlah logistik yang dibutuhkan disesuaikan dengan DPT. Jika harus menunggu lama maka dikhawatirkan distribusinya terhambat pada hari pemungutan suara. “Begitupun kita akan koordinasikan segera dengan KPU Sumut,” katanya. >> Frendi Tua

10
Iyang Suhara :

Nusantara
Lingga (MR) Dalam rangka pemilihan Bupati Lingga Priode 20102015. Pasangan H.Dari dan Abuhasim dengan nomor urut 2 adakan kampanye terbuka yang pertama bertempat Lapangan Bola kaki Hahmad Jubir Rahman Desa Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat. Kampanye terbuka yang menghadirkan Artis Ibu kota tersebut sangat disambut antusias masyarakat yang haus akan hiburan, seperti yang diketahui Kabupaten Lingga sangat jarang di kunjungi artisartis ibu kota, apalagi artis yang sudah ternama. Selain daerahnya yang boleh terbilang jauh dari kotakota besar, Kabupaten Lingga juga sangat di kenal dengan keadan pulau-pulaunya yang berjarak dengan lautan. Pada kesempatan ini pula masyarakat berharap agar ke depan siapapun yang menjadi Bupati Kabupaten Lingga nantinya bersipat jujur, yang paling utama menepati janjijanjinya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat KabupatenLingga. Pada Kampanye terbukanya masyarakatpun mengatakan siap mendukung pasangan H Daria dan Habu Hasim ditargetkan hampir 60 % di seluruh daerah Lingga memilih kembali Drs. H Daria sebagai Bupati Lingga untuk Priode 2010-2015. Walaupun pada kempanye yang pertama (14/05) cuaca kurang mendukung karena hujan lebat hingga membasahi para simpatisan kader SAUDARA dan juga beberapa kader termaksa mengurungkan niat untuk ber-gabung karena kondisi hujan yang tidak bias dinegosiasi. >> Susanto/Hr

Tahun Edisi 212 Tahun X 25 Mei - 3 Juni 2010

“Siap Bangun Taman Kota Haurgeulis “
Indramayu, (MR) Keinginan masyarakat tentang penertiban kios-kios Pedagang Kaki Lima (PKL) dari areal Alun-Alun Kota Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu Jawa Barat, yang dilansir sebuah mingguan, mendapat sambutan baik Kepala UPTD Kebersihan dan Pertamanan Haurgeulis, Iyang Suhara. Kami menghimbau kepada semua pihak terkait, supaya memperhatikan aspirasi masyarakat prihal ketertiban, kebersihan dan keindahan (K3) Kota Haurgeulis. Sebab itu, kami juga siap membangun Taman Kota diareal bekas kios para PKL, tegas Iyang Suhara, disela-sela mengatur anak buahnya di Patrol Selasa siang lalu. Kontributor MR Cecep dan Roviq mengabarkan, Alun-Alun Haurgeulis terletak di Pusat Pemerintahan, Sebelah Selatan Kantor UPTD Pendidikan, Camat dan Kuwu. Sebelah Utara Jl. Jend. A. Yani. Sebelah Barat Masjid Al Purqon dan Sebelah Timur Sekolah SD/SMP/SMA, serta berjarak sekitar 200 meter ada Pasar Daerah dan Stasiaun Kereta Api. >> Mukromin

“Saudara” Vs Gita & Rischa KDI, Goyang Kab. Lingga

Logistik Pemilukada KKA

Didistribusikan
Anambas (MR) Logistik Pemilukada Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang berlangsung simultan dengan Pilgub Kepri 26 Mei mendatang sudah tiba di daerah ini. Logistik tersebut akan didistribusikan ke seluruh PPK dan PPS di seluruh kecamatan hari Senin (17/ 5) mendatang. Ketua KPU KKA, Marzuki mengatakan, logistik yang datang tersebut antara lain Surat suara, blangko dan berkas lainnya untuk kepentingan Pemilu-

Suasana kampanye pasangan “Saudara” yang dimeriahkan oleh artis-artis KDI

Walikota Tasikmalaya Hadiri Harlah Muslimat NU Ke 64
Tasikmalaya (MR) Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Tasikmalaya Hj Ai Memunah beserta seribu muslimah Kota Tasikmalaya peringati hari lahirnya (Harlah) Muslimat NU ke-64 tahun 2010 dengan mengambil tema “Revitalisasi Institusi Layanan Muslimat NU”, bertempat di Gedung Galih Prawestri Kota Tasikmalaya. Walikota Tasikmalaya Drs. H Syarif Hidayat, M.Si. berkenan hadir untuk memberikan sambutan, dalam acara yang dihadiri langsung Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawangsa, Ketua DPW Muslimat NU Jawa Barat yang sekaligus Anggota DPD RI Hj Ella Muhammad. Walikota Tasikmalaya Drs. H. Syarif H., M.Si. memberikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan acara dimaksud, serta memberikan acungan “dua jempol” atas kehadiran warga muslimat NU yang datang hingga memadati halaman depan gedung tersebut. “Saya

Huzrin Hood Bawa Pasukan Dukung Dua HMS
Kemenangan dari sejumlah calon yang ada bukanlah terletak pada kamampuan yang dimiliki oleh caloncalon tersebut semua itu merupakan kehendak yang maka kuasa. “Pak Sani yang telah mendamping Pak Ismeth selama lima tahu kami yakin dia tahu permasalahanpermasalahan yang akan diperbaiki dan dia pun pernah berjanji akan bekerjasama dengan kami” Natuna (MR) Tokoh sentral yang telah berhasil membawa daerah tercintanya menjadi Provinsi Kepri beberapa waktu lalu dan saat ini dijuluki sebagai bapak pembangunan setelah dinyatakan gagal oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk dapat mengikuti Pemilukada tahun 2010 ini dikarenakan belum cukupnya masa pembebasan dirinya dari rutan itu, akhirnya bergegas membawa pasukannya untuk dapat mengusung pasangan Sani-Soeryo yang memiliki nomor urut dua. “Setelah kita melalui beberapa prosedur melalui Mahkamah konstitusi ternyata kami belum dapat mengikuti Pilkada tahun ini. Meskipun kami tahu bahwa adanya cc amigran, namun pemerintah jalan terus, saya kira perlu mengambil keputusan untuk mengambil salah satu sosok figur yang layak yang kami dukung dan melihat pengalaman Pak Sani yang telah mendamping Pak Ismeth selama lima tahu kami yakin dia tahu permasalahan-permasalahan yang akan diperbaiki dan dia pun pernah berjanji akan bekerjasama dengan kami “.Pernyataan ini diungkapkan langsung oleh H.Huzrin Hood, SH saat mendampingi Dua HMS Minggu (16/5) di lapangan bola Sedanau Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna. Menurud Huzrin, kemenangan dari sejumlah calon yang ada bukanlah terletak pada kamampuan yang dimiliki oleh calon-calon tersebut semua itu merupakan kehendak yang maka kuasa. Karena itu dirinya tidak berani mengatakan bahwa sosok figur yang diusungnya itu akan berhasil memenangkan Pemilukada yang akan berlangsung beberapa hari lagi. Namun dirinya juga akan tetap memperjuangkan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. “Kalau menang atau tidaknya itu kuasa Tuhan, tapi kita ikhtiar semaksimal dengan kemampuan yang ada seluruh pendukung, saya arahkan untuk memilih. Barang kali ada sebagian yang kecewa, tapi kita terima semua itu. Demikian saya yakin masyarakat mendukung, karena mempertimbangkan kita telah memberi masukan bahwa pasangan ini kita dapat mengadakan diskusi, dialog, dan kerjasama kedepan nantinya. Kami kira masa pengembang yang belum dirangkum mereka lebih kurang ada 30 persen seluruh Provinsi akan kita arahkan. Jadi kita dapat mendukung suara yang dimiliki oleh pasangan Sani-Soeryo kita ikut menambah”. Jelasnya menegaskan. Ketua Gerakan Rakyat Kepri Sukses itu juga mengatakan, bahwa apa yang diberikan oleh Mahkamah Konstitusi terhadap dirinya merupakan sebuah pengalaman yang berharga dan dia akan tetap terus mengusutnya. Mengenai program yang dimilikinya untuk dapat ikut terlibat membangun Kepri kedepan akan dituangkan melalui calon yang baru saja diusungnya tersebut. “Tadi sudah saya katakan, karena ada alasan KPU dengan Mahkamah Konstitusi itu. Jadi kalau ada waktu yang memungkinkan saya akan mengikuti, itu soal lain saya kira cuma saya melihat adanya surat pemerintah tentang komite inpormasi public itu. Jadi saya kira kepada mereka berdua dapat kita sampaikan program kita kalau sudah baik. Karena memimpinkan untuk memperbaiki keadaan, kalau sudah layak saya kira tidak perlu lagi. Saya katakan dalam gerak gerik Gerakan Rakyat Kepri Sukses jadi apapun yang kita upaya mereka lakukan pasti mengarah kepada rakyat yang sukses jangan pemimpin jabatannya itu “. Tambahnya sambil tersenyum. Tokoh Melayu yang terlihat santai dan ramah itu juga menegaskan bahwa memilih suatu sosok itu merupakan hak seseorang, karena itu dirinya berharap agar setiap pemilih kiranya dapat menentukan sosok pemimpin yang terbaik dan mampu memimpin Kepri selama lima tahun kedepan nantinya. “ Memang memilih itu hak seseorang, tapi untuk memilih yang tepat, yang benar dan yakin dapat memimpin kita itu wajib. Kalau tidak laksanakan ahkhirnya kita akan mendapatkan yang tidak baik. Kami harapkan kalau memang bisa dan sepakat marilah kita sama-sama dukung pasangan nomor dua ini, supaya mereka dapat berdialog, bekerjasama dan akan memimpin kita kedepan sama-sama nanti “. Katanya menghimbau. >> Otoy

Ketua KPUD Anambas Marzuki,SE

kada. “Logistik akan didistribusikan hari ini Senin (17/05/ 2010)”,kata ketua KPUD KKA, Marzuki,SH.Untuk diketahui di Anambas ini terdapat 89 TPS (Tempat Pemungutan Suara) dengan DPT (Daftar Pemilih Tetap) sebanyak 26.16 orang,” tambah Marzuki lagi. Dengan datangnya logistik Pemilukada ini, kata Marzuki maka intensitas perkerjaan KPUD Anambas akan semakin meningkat. Untuk itu diimbau kepada seluruh Anggota KPUD Anambas untuk bisa berkonsentrasi penuh dan jangan terganggu dengan persoalan-persoalan yang nantinya dapat memecah konsentrasi selama proses Pemilukada berjalan. “Kita saat ini benar-benar kerja keras mengingat jadwal Pemilukada tinggal hitungan hari untuk dapat berkonsentrasi yang ekstra,” imbuhnya lagi. Marzuki pun berharap seluruh pihak yang terkait dengan Pemilukada perdana di KKA ini bisa saling sinergis dalam menjalankan tugasnya demi suksesnya pesta demokrasi ini. Kepada seluruh masyarakat diminta untuk bisa meman-faatkan hak suaranya untuk mendapatkan pemimpim yang berpihak kepada rakyat. “Diharapkan Pemilukada perdana ini terpilih pemimpin yang bersih, sesuai dengan harapan masyarakat dan saya mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kepentingan sesaat dari sekelompok orang,pilihlah sesuai dengan hati nurani masing-masing,”kata Marzuki dengan berharap.>>Edward

ucapkan selamat atas Harlah Muslimat NU ke-64, dan perlu saya sampaikan bahwa Kota Tasikmalaya telah memiliki Perda no. 12 tahun 2009 tentang Pembangunan Tata Nilai Kehidupan Kemasyarakatan yang berlandaskan atas ajaran agama Islam dan norma-morma sosial masyarakat Kota Tasikmalaya. Perda ini merupakan aspirasi umat Islam Kota Tasikmalaya yang direalisasikan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya dan DPRD Kota Tasikmalaya” tegasnya.

Sementara Hj. Khofifah Indar Parawangsa memaparkan Tema Revitalisasi institusi layanan muslimat NU dalam menghadapi arus globalisasi serta Kelompok Islam radikal dan Kelompok Islam Liberal. “Muslimat NU harus meningkatkan kualitas SDM agar kebahagiaan di dunia dan di akhirat dapat tercapai serta tidak mudah dipengaruhi oleh liberalisasi pemikiran dalam Islam (Islam Liberal) yang dapat memecah belah umat” Paparnya. >> H. Ade Dimyati

Pasca Banjir, Warga Kedung Bokor Kab. Bekasi Mengeluh

Pengukuhan Banser Bela Kampung, Usung Sarung
Lingga (MR) Berlangsung di lapangan Merdeka Dabo Singkep Kabupaten Lingga minggu (16/ 05) “Sarung” mengadakan upacara pengukuhan Banser Bela Kampung se Kabupaten Lingga. Bertindak sebagai Komandan upacara Abdul Gani, dengan Pembina Upacara Ketua Tim Sukses “Sarung” H Ilyas Wello dihadapan 3000 ribu anggota Banser Bela Kampung dari lima kecamatan seKabupaten Lingga. ‘H Ilyas Wello, Ketua Tim Sukses Sarung, dalam amanahnya berpesan, agar seluruh anggota Banser Bela Kampung membantu mengawasi jalannya PemiluKada di Kecamatan masing-masing sehingga Pemilukada berlangsung aman, damai tanpa adanya kecurangan-kecurangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Setelah upacara, para Banser Bela Kampung dan masyarakat yang hadir dihibur Artis yang didatangkan dari Ibukota. Keyakinan untuk menang sangat menjanjikan tampak dukungan masyarakat. “Motto Sarung adalah pro rakyat dan bersih dari KKN di bungkus dalam Visi, mewujudkan Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu yang mandiri, berdaya saing menuju masyarakat Lingga yang sejahtera, berakhlak mulia, berakhlaqul karimah, melalui pendekatan paradigma kepemimpinan yang jujur, amanah dan professional. Misi Sarung di rangkum dalam : 1). Menyelenggarakan Pemerintahan yang efisien,

Suasana kampanye pasangan “Sarung” yang berlangsung meriah

Bekasi (MR) Paska meluapnya sungai citarum beberapa bulan lalu yang membuat gili-gili tanggul pembatas sungai citarum didusun kedung bokor II Rt 08/03 Desa Pantai Bakti Kecamatan Muara Gembong tergerus hingga jebol. Akibat jebolnya tanggul sepanjang 30 M dengan kedalaman 1 m merusak usaha tambak ikan, persawahan dan perkebunan masyarakat, namun hingga saat ini tanggul yang jebol tersebut belum dibangun seratus persen baik suadaya masyarakat maupun pihak pemerintah. Tokoh masyarakat di kecamatan muara gembong Muh. Tompel di konfirmasi wartawan MR menjelaskan bahwa “didekat rumah saya lokasi yang jebol sampai saat ini masyarakat yang tinggal sekitar pinggir tanggul” mohon kepada pihak pemerintah agar tanggul yang jebol tersebut segera di selesaikan. Masyarakat sekitar khawatir jika pemerintah tidak perduli dan tidak cepat memperbaiki tanggul tersebut kegiatan usaha masyarakat akan terhambat, dengan diperbaikinya tanggul yang jebol dapat membantu warga sekitar. sampai sekarang upaya yang di lakukan hanya membuat jembatan sementara yang terbuat dari bambu. Masyarakatpun rugi besar karena kegiatan usaha tambak ikan, persawahan dan perkebunan sampai saat ini masih terganggu, bahkan para petani yang sudah menanam padi harus mengulang hingga 2 kali karena sawah yang terendam air, para petani merasa rugi karena modal habis dan tidak menguntungkan sama sekali, bantuan dari pemerintah pun sangat dibutuhkan oleh masyarakat >> A.Nata/Yan

efektif,bersih dari KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) dan demokratis dengan mengutamakn pelayanan kepada masyarakat secara prima/ maksimal. 2).Melakukan pemulihan (recovery) terhadap kecukupan kebutuhan pokok manusia khususnya pangan, papan dan sandang selagi masyarakat masih merasakan dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan. 3). Meningkatkan kecerdasan dan kualitas sumber daya manusia/ (SDM) yang beriman dan bertaqwa kehadirat Allah SWT, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam pembangunan yang berkelanjutan. 4). Meningkatkan pertumbuhan perekonomian rakyat dengan mendorong secara sungguh-sungguh simpulsimpul ekonomi rakyat utamanya pertanian, perkebunan, industri, perdagangan dan jasa, lembaga keuangan dan koperasi serta pariwisata yang

didukung dengan infrastruktur yang memadai. 5). Mewujudkan kawasan perkotaan dan pedesaan yang sehat dan menarik untuk kegiatan ekonomi dan social budaya melalui gerakan masyarakat. 6).Meningkatkan sumber-sumber pendanaan melalui investasi yang ramah lingkungan dan ketepatan alokasi investasi pembangunan melalui penciptaan iklim kondusif untuk pengembangan usaha dan penciptaan lapangan kerja. 7). Mengembangan pemberdayaan masyarakat dan kemitraan dalam proses pembangunan dengan mengimpletasikan paradigma masyarakat membangun. 8). Mengembangkan paham kebangsaan dan mendorong berkembangnya kehidupan beragama guna mewujudkan rasa aman dan ketentraman masyarakat. 9). Memperbaiki/menyempurnakan kekurangan yang terjadi pada penyelenggaraan pemerintahan yang lalu. >> HR

Edisi 212 Tahun X Tahun 25 Mei - 3 Juni 2010

Nusantara
Anambas Berkabung .................................................... (Sambungan dari Hal 1)
dari Tarempa, salah satu mesin tempel kapal berkekuatan 200 PK yang dinakhodai Budi itu, mendadak mati. Saat itulah, kepala kapal mesin (KKM) dari anggota Lanal Tarempa, Ananto, mencoba melakukan perbaikan dengan mengganti filter mesin dan memompa minyak setelah menutup kup mesin. Namun, menurut sejumlah saksi, tiba-tiba mesin meledak akibat korsleting aki (baterai). Saat itu juga, api langsung berkobar di ruang kapal sampai ke bagian depan kapal. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Menurut keterangan saksi, saat itu juga seluruh penumpang kapal mencoba menyelamatkan diri dengan meceburkan diri ke laut. Mereka bahkan tak sempat memakai life jacket karena api langsung membesar. Para penumpang ada yang mencoba berenang ada juga yang memakai jirigen sebagai pelampung. Sekitar 30 menit mereka terapung di tengah laut. Tak lama kemudian, sejumlah kapal nelayan yang kebetulan melintas di daerah tersebut (TKP) mencoba menolong para korban. Mereka juga membantu memadamkan api di dalam kapal dan memastikan tidak ada lagi penumpang yang tertinggal di dalam kapal. Setelah api padam, tiba-tiba tangki bahan bakar minyak kapal kembali meledak. Ledakan kedua ini lebih besar dari ledakan yang pertama. Sehingga kapal patah dan langsung tenggelam. “Kami panik, dan tidak tahu harus berbuat apa,” kata Arifanto, staf Humas Pemkab Anambas yang ikut dalam rombongan tersebut. Menurut Arifanto(Anto panggilan seharinya), saat kejadian dirinya sempat membantu ibu Sigit Agustin saat terapung di laut. “saya masih sempat menolong ibu Sigit Agustin sambil menenangkanya agar tidak panik,”kata Arifanto menjawab Media Rakyat. Ketika ditanya dimana posisi istri Bupati,dia tidak melihat secara pasti di mana posisi istri Bupati Anambas, Mauly Yulianti. Namun ia memastikan, saat berangkat ibu Mauly Yulianti duduk di kursi depan,disamping jurumudi Patkamla di sisi kiri depan. “saya tidak melihat secara pasti posisi istri Bupati Anambas Yusrizal,namun saat berangkat dari Terempa,ibu Mauly Yulianti duduk di sisi kiri depan kapal,persisnya di samping jurumudi kapal,”jawab Arifanto kepada Media Rakyat. Tak lama kemudian sejumlah bantuan didatangkan. Mulai dari kapal puskemas keliling, tim SAR, kapal KRI Matacora dan sejumlah kapal lainnya. Sejumlah korban yang selamat langsung dilarikan ke Puskesmas Tarempa dan sejumlah pasien yang mengalami luka bakar cukup parah dirujuk langsung ke RSUD Tanjungpinang. Plt Kepala Puskesmas Tarempa, dr Indah S, mengatakan kepada wartawan dari 19 orang yang dirawat di Puskesmas 5 di antaranya yang luka bakar parah dirujuk ke RSUD Tanjungpinang. Yakni Tajri, Rahayu Baharudin Thalib, Isye Kurnia dan Lia Rosiana. Kelima korban mengalami luka bakar cukup parah. Tiga di antaranya juga mengalami patah tulang. “Di sini tak ada peralatan yang memadai. Jadi kami langsung memberi rujukan langsung ke Tanjungpinang,” kata dr.Indah kepada wartawan. Bupati Ikut Mencari Begitu mendapatkan berita kapal rombongan istrinya terbakar, Yusrizal, langsung meluncur ke Pelabuhan Tarempa untuk menyaksikan kedatangan para korban yang berhasil dievakuasi. Gurat kesedihan langsung terlihat di wajah Yusrizal ketika melihat para korban dikeluarkan dari kapal KAL Baruk yang mengangkut para korban. Namun kesedihan Bupati makin bertambah setelah memastikan istrinya tidak ada di antara para korban yang berhasil dievakuasi itu. Yusrizal pun langsung meminta supaya dirinya diantar ke lokasi terbakarnya kapal nahas tersebut. Dengan menaiki speed Boat Anambas, Bupati dan rombongan langsung menuju ke lokasi kejadian, tepatnya di Perairan Lingai. Saat tiba di lokasi, sejumlah kapal Tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian. Yusrizal akhirnya dinaikkan ke Kapal KRI Matacora yang sudah berada di lokasi lebih awal. Sementara speed Boat yang membawanya ikut melakukan penyisiran dengan Tim SAR gabungan lainnya. Bupati langsung menuju ke ruang kendali KRI Matacora. Sambil terus mengamati Tim SAR dari balik kaca, Ia tak mau duduk di kursi yang telah disiapkan. Bahkan ia tak banyak bicara. Dua jam berlalu, namun upaya pencarian Tim SAR gabungan tidak membuahkan hasil. Yusrizal pun membalikkan badan dan keluar dari ruang kendali Kapal KRI Matacora. Matanya mulai berkaca-kaca. Hingga kembali merapat di Pelabuhan Tarempa, Yusrizal tidak mengeluarkan sepatah katapun. Matanya terlihat berkaca-kaca. Belum Ditemukan Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 3 orang masih dinyatakan hilang, termasuk istri penjabat Bupati Anambas Yusrizal,yakni Mauly Yulianty. Dua korban hilang lainnya adalah Serka Suhartono (anggota Lanal Tarempa) dan Dodi Haryuda, staf Humas Pemkab Anambas. Upaya penuh sudah dilakukan seluruh instansi yang membantu melakukan pencarian. Lanal Tarempa sendiri menurunkan Tim SAR dari KRI Matacora, Kapal KAL Baruk dan satu unit kapal patrol lainnya. Pemkab Anambas juga menurunkan tim pencari melalui sejumlah kapal pemerintah. Seperti kapal puskesmas keliling (Puskel), Speed Boat Dolpin milik DKP, sejumlah speed dan lain sebagainya. Bantuan juga datang dari PT Conoco Philips dengan menurunkan dua kapal Tug Boat dan satu unit pesawat helikopter. Selain itu, sejumlah kapal nelayan juga turut membantu melakukan pencarian. Namun hingga hari menjelang petang, upaya pencarian atas tiga korban hilang ini belum juga membuahkan hasil. Tempat terpisah, Kabag Umum Pemkab Anambas, Andery Ikhsan Lubis mengatakan, rombongan PKK Anambas ini terpaksa meminjam kapal Lanal karena kapal yang biasa dipakai pemerintah sedang rusak. Sebelumnya, lanjut Andrey, pemerintah sudah sering meminjam kapal ini untuk dukungan kegiatan di luar Tarempa. “Kita sudah sering pinjam kapal ini (Kapal Patkamla Tambelan),” kata Andrey,kepada Media Rakyat. Menurut Andrey, sebelum rombongan berangkat, dirinya sempat mengecek kondisi mesin Kapal Patkamla Tambelan. Saat itu, kata Andrey, kondisi mesin dan fisik kapal masih sangat baik. Sebelumnya, anggota PKK Anambas juga telah memberikan bantuan ke sejumlah kecamatan. Di antaranya ke Kecamatan Siantan Selatan, Siantan Tengah dan Siantan Timur. Berikut nama-nama korban kapal patroli TNI AL: - Korban hilang : 1. Mauly Yulianti (istri Yusrizal, Pj. Bupati Kepulauan Anambas), 2. Serka Hartono (anggota Lanal Terempa), 3. Dodi Harayuda (staf Humas Pemkab Anambas), Korban yang selamat : (1).Herawati (2).Ishye Kurnia (3).Sri Yati (4).dr.Tajri (5).Sigit Agustin (6).Rahayu (7).Yuri Destarius (8).Jontrizaldi (9).Ananto (10).Budi Prawito (11).Catur (12).Purwaningsih (13).Septi Puspita Sari (14).Efmalizal (15).Arifanto (16).Lia Rosiana (17).Idik Wibawa (18).M Ridwantara (19).Alexander Nanang. >>Edward

11
Anas ................................................. (Sambungan dari Hal 1)
Andi Mallarangeng tersisih, dia hanya mendapat 82 suara. Dalam kepengurusan sebelumnya, Anas menjabat Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik. ia lahir di Blitar 15 Juli 1969. Usai lulus dari Ilmu Politik Universitas Airlangga, Anas melanjutkan studi S2 Ilmu Politik di UI. Saat ini, ia sedang mengikuti program doktor Ilmu Politik di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. >>Ant

Ciamis Raih Peringkat Ke 10

MTQ XXXI Jabar
Ciamis (MR) Kafilah MTQ Kabupaten Ciamis meraih peringkat ke-10 dari 26 peserta Kabupaten/kota Se-Jawa Barat yang diselenggarakan di kota Depok pada tanggal 3 hingga 9 Mei lalu, peserta kafilah tersebut di lepas pada waktu itu oleh wakil Bupati Kabupaten Ciamis H Iing Syam Arifin dari halaman Pendopo Kabupaten Ciamis dengan jumlah peserta 36 ditambah official dan pelatih berjumlah 60 orang. Dikatakan Mrs. Maman selaku Sekretaris 1 kepada cabang-cabang Musabakoh yang diikuti oleh Kafilah MTQ Kabupaten Ciamis adalah semua cabang kecuali cabang tafsir. Kafilah MTQ Kabupaten Ciamis alhamdulillah meraih peringkat Ke-10 dari 26 peserta Kabupaten/kota se-Jawa Barat diantaranya juara 1 Murottal Putra atas nama Resa Fadhol Ilahi, juara 11 M2KQ Puteri atas nama Rian Nasihah Anggit Utami, juara harapan 1 Tilawah Kanak-kanak Puteri atas nama Syifa Nuraeni, juara harapan 1 Tilawah Remaja Puteri atas nama Ima Rakhmidiani, juara harapan 11 Qiro’ah Sab’ah Puteri atas nama Entin Solihatin, juara harapan 11 Canet Puteri atas nama Lia Sri Muliawati, juara harapan 111 MFQ atas nama Puji Syukurilah, Bara M, Iskandar, dan Ina Rinayanti Lanjut, Maman Kabupaten Ciamis juga meraih Peringkat Terbaik 1. Pameran Pembangunan yang diikuti oleh 26 Kabupaten / Kota se-Jawa Barat pada saat pelaksanaan Kegiatan MTQ tersebut paparnya >> H.R

1 Milyar ............................... (Sambungan dari Hal 1)
Banjar (MR) Pembangunan adalah suatu proses perubahan sebagai hasil pemikiran yang dituangkan dalam perencanaan dengan terarah. Serta mencakup berbagai aspek kehidupan di masa depan. Dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di kota Banjar. Saat ini sedang dilaksanakan proyek pembangunan rehabilitasi gedung MTs Negeri kota Banjar. Yang beralamat di jalan Dewi Sartika Parung lesang kecamatan Banjar. Untuk itu Pemerintah pusat mengeluarkan biaya idealnya sebesar Rp. 1.0901.193.000,. diperuntukan rehabilitasi 14 ruang kelas” MTsN. Bersumber dana yang dipergunakan dari dana APBN. Pelaksana proyek rehabilitasi/renovasi dilaksanakan PT. Kerang Mas Lusiana. No. kontrak MTs N 104/KU. 002/P/ 3212010. Terhitung dari tanggal 22 April 2010 sesuai Adendum waktu 150 hari menurut kalender. Dengan denah catatan pemberian tugas Kementrian Agama kota Banjar, Pekerjaan rehabilitasi 14 ruang kelas MTs N. diketahui dan menyetujui kepala MTs N kota Banjar H. Aang Sukarma,S.Pd.I serta Tuti Sumartini. Perencana oleh Tirta Yasatama, dengan penanggung jawab teknis oleh Direktur Deri Maki Sudrajat, ST. dalam denah pondasi tampak samping kiri potongan -AA-BB. >> A - S

Pemkot Medan Bongkar Ruko Langgar IMB

Turun Tangan .................. (Sambungan dari Hal 1)
bahwa pekerjaan proyek tersebut banyak kejanggalan dan dikerjakan asal jadi, terlihat pada median jalan dan trotoar di sisi kiri-kanan jalan sudah pada pecah dan hancur, juga pada saluran air atau drainase yang baru dibangun tidak berfungsi mengakibatkan air tergenang, tersumbat dan pada musim penghujan tumpah ke bahu jalan raya jadi terlihat sangat kumuh, demikian juga pada batas tembok penahan, sudah roboh, hancur, bahkan ada yang sudah hilang karena asal di pasang tanpa dicor kedalam tanah, sehingga tidak kuat. Ir. Sutoyo, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ) ketika di konfirmasi, mengaku bahwa benar kualitas pekerjaan itu memang sangat jelek karena pada saat itu sudah akhir desember tutup tahun anggaran jadi buru-buru karena akan segera diserahterimakan ( PHO ) dari pihak kontraktor kepada kita (dinas) ungkapnya. Masih menurut Sutoyo, rekanan yang memenangkan pekerjaan tersebut adalah PT. CGA ( Citra Gading Asritama ) saat itu PT. CGA mensubkontrakkan pekerjaan itu ke orang lain tanpa menyebutkan kepada siapa disubkan pekerjaan tersebut, ya inilah akibatnya’’ pekerjaan tidak maksimal, mutunya jelek, kesalnya. Ir. Agung Teguh, Ka. Satker SNVT preservasi pembangunan jalan dan jembatan Metropolitan Surabaya ketika di konfirmasi di kantornya, mengatakan bahwa memang anggaran 54 M tersebut tidak semua digunakan karena masalah pembebasan lahan jadi hanya sekitar 36 M saja katanya. >> Tim

Medan (MR) Pemerintah Kota Medan melalui tim terpadu membongkar paksa bangunan rumah dan toko (Ruko) berlantai III di Jalan Sisingamangaraja di kota itu, karena menyimpang dari surat izin mendirikan bangunan. Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang dan Tata Kota Medan, Ahmad Basyaruddin, Selasa, mengatakan, bangunan tersebut tidak sesuai dengan izin mendirikan bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Medan. Dalam surat IMB tersebut, menurut dia, ruko yang didirikan seharusnya satu pintu, namun ternyata yang dibangun dua pintu. “Tindakan tersebut jelas menyalahi ketentuan dan bangunan itu harus dibongkar,” kata Basyaruddin. Bangunan ruko yang menyalahi prosedur itu adalah milik Tjio Bie Alias Elly. Untuk itu, katanya, tim terpadu kota Medan yang terdiri atas petugas TRTB, Satpol PP, Polsek dan Koramil terpaksa turun tangan melakukan pembongkaran bagian dinding lantai I dan II. Ia mengatakan, pemilik bangunan itu harus menyesuaikan kondisi bangunan dengan surat IMB yang dikeluarkan Dinas TRTB Kota Medan dan membongkar sisa bangunan yang menyimpang. >> Herwan/Siti

Tidak Bisa Dijual ......... (Sambungan dari Hal 1)
mengundang investor asing untuk menanamkan modalnya disini. Salah seorang tokoh masyarakat desa teloh laboh “Tautan”, di konfirmasi MR di rumahnya pada (10/05) mengatakan “Karena desanya baru dimekarkan, sangat membutuhkan bantuan, hingga saat ini, para nelayan di desanya belum pernah mendapat bantuan dari APBD maupun APBN” Menurut Tautan, pada tahun 2008 yang lalu, Dinas Perikanan dan Kelauatan Kabupaten Natuna memberikan bantuan 40 pompong nelayan, tapi ada di desa induk sebelum pemekaran. jelasnya. kepompong bantuan tersebut tidak cukup untuk para nelayan, tidak adanya penampung ikan, sehingga ikan yang didapat harus segera di jual secara eceran tidak ada alternative lain. Masyarakat Desa Telok Laboh kelurahan Desa telok Laboh kecamatan Pulau Tiga mengharapkan, Dinas Perikanan dan Kelautan juga Pemerintah Kabupaten Natuna dapat membangun penampungan ikan dan juga Pompong10 ton, agar para nelayan Desa Telok Laboh tidak susah lagi untuk menjual hasil tangkapan mereka. Dengan adanya batuan pompong beratnya 10 ton dan mesin yang setabil, bisa membantu para nelayan sekaligus memperbaiki sector perekonomian para nelayan Desa Telok Laboh” Ujar Tautan Untuk itupula diharapakan, Pemerintah Kabupaten Natunan bisa menyediakan pasar untuk penampunan hasil tangkapan para nelayan pesisir yang selama ini sulit untuk di pasarkan, dengan adanya pasar dan bantuan pompong yang berat muatannya sekitar 10 Ton bisa membantu masyarakat memperbaiki ekonominya. Untuk penghasilan para nelayan tergantung baik dan buruknya cuaca, apabila cuaca tidak mendukung untuk melaut kami para nelayan mengambil inisiatif kerja didarat untuk mencukupi kebutuhan “.tegas Riko salah seorang warga . >> Otoy

Tagana Cianjur Adakan Seminar Pendidikan Siaga Bencana
Cianjur (MR) Sebuah lingkungan dikatakan aman, nyaman, dan tertib apabila warga masyarakat dan aparatur pemerintahannya dapat bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif dari berbagai sudut pandang baik dalam lingkungan itu sendiri. Koordinasi yang baik dalam penanggulangan korban bencana yang akhir-akhir ini sering terjadi kurang sekali akan komunikasi yang aktif satu sama lain untuk menjamin bahwa keadaan penyelamatan maupun penanggulangan dapat dilakukan bersama. Timbulnya bencana alam tidak dapat diprediksi sehingga kemunculannya yang secara tiba-tiba dapat menyebabkan kepanikan masal yang berujung pada situasi yang tidak terkontrol. Hal ini menuntut para tim evakuasi korban harus mampu melakukan penanganan dan koordinasi yang baik dengan semua pihak terkait. Wabup mengatakan bahwa saat ini eksistensi maupun jumlah lembaga penanggulangan bencana alam di Indonesia masih minim jumlahnya sehingga pada saat bencana alam terjadi bantuan yang didistribusikan ke lokasi bencana terkadang tidak dapat di koordinir dengan baik, pendistribusian bantuan memerlukan kecekatan, ketepatan, dan pendistribusian yang terarah. Untuk meningkatkan kualitas penanganan dan koordinasi yang terarah saat bencana terjadi dapat disosialisasikan diantaranya melalui seminar pendidikan siaga bencana yang diselenggarakan oleh Taruna Siaga Bencana Indonesia Kabupaten Cianjur yang dibuka oleh Wakil Bupati Cianjur, Dr.H Dadang Sufianto Drs., MM. di Hotel Sanggabuana Kecamatan Pacet. Minggu (09/05) pekan lalu. Dalam seminar ini dibahas mengenai bagaimana langkah awal yang harus di lakukan pada saat bencana alam terjadi, bagaimana langkah awal yang harus di tenang, dua hal ini merupakan hal yang sangat penting untuk di pahami semua anggota tim penanggulangan bencana alam agar dapat melakukan koordinasi yang terarah dan mampu menanggulangi keadaan dengan control yang baik. >> H.Apipudin/R.AG

Penyelewengan DAK .................................................... (Sambungan dari Hal 1)
penyalahgunaan anggaran pada dinas tersebut hanyalah sebagai unsure politik, hal ini dikatakan Marpai kepala bidang TK/SD Kabupaten OKU Selatan. Dikatakan Marpai, “Jika pun ada penyimpangan yang dilakukan pihak-pihak sekolahan jelas sudah menyangkut tentang Pilkada yang akan dilangsungkan juni mendatang”. kata Marpai. Penyimpangan yang terkuak dari dinas pendidikan kini tengah diresahkan masyarakat dan penyelenggara pendidikan di kabupaten ini, keresahan tersebut terkait adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dengan banyaknya dana anggaran yang tidak terealisasikan tepat pada tempatnya, terhitung dari dana DAK, DEKON, BOS dan Program Sekolah Gratis Terkait dana DAK, sekolah yang mendapatkan dana DAK diwajibkan melaksanakan berbagai aturan-aturan main yang ditetapkan dinas pendidikan yang sangat memberatkan bagi sekolah yang menerima dana tersebut, seperti hal nya yang diungkapkan beberapa kepala sekolah yang menerima dana tersebut bahwasannya pada tiap-tiap penerimaan dari masing-masing dana tersebut kami ditetapkan dengan ketentuan-ketentuan, diantaranya dengan membuat advokad hukum yang jelas dimaksudkan untuk menghindari dari jeratan hukum apabila nantinya penyimpangan dana DAK ini terhendus pihak lain dengan ketentuan dana advokad yang ditetapkan oleh diknas Rp.3.500.000,- pembuatan proposal Rp.300.000,papan merek Rp.250.000,- rekomendasi Rp.150.000,- serta pembuatan SPJ Rp.5.000.000,pada tiap-tiap pencairan. Kepala sekolah terpaksa menggunakan dana BOS sendiri untuk menutupi kekurangankekurangan dalam perealisasian dari dana DAK karena telah banyaknya untuk menutupi ketentuan-ketentuan yang di buat Diknas (advokad hukum, pembuatan proposal, papan merek, rekomendasi serta pembuatan SPJ) yang tidak ada dalam Rencanan Anggaran Dana Alokasi Khusus yang di terima sekolah. Kepada pihak penegak hukum kepolisian dan kejaksaan yang berwewenang mengungkap permasalahan ini di mohon untuk menindak para oknum pejabat diknas OKUS yang telah semena-mena dan jikapun permasalahan ini terkuak kami siap untuk dijadikan saksi. Sumber lain juga mengungkapkan bahwasannya kenakalan juga dilakukan oknum pihak diknas OKUS terkait program kuliah S1 bagi guru yang belum mendapatkan ijazah. Program yang menyerap dana APBD tingkat Propinsi terindikasi ada penyimpangan dilakukan oleh oknum Diknas OKUS. (Bersambung ). >>Suardi

“Saudara” ............................... (Sambungan dari Hal 1)
hampir seluruh Lapangan bola kaki Dabo Singkep yang merupakan lapangan terbesar di Kabupaten Lingga, tampak di penuhi simpatisan pendukung pasangan tersebut. Akibatnya, seluruh Jalan kota Dabo Singkep mengalami kemacetan dan lapangan bola pun menjadi lautan keringat masyarakat yang asik bergoyang bersama artis ibukota : Erisusan, Maya KDI, Rischa KDI ditambah lagi cuaca yang mendukung bukan saja masyarakat yang mendukung pasangan Saudara saja namun alam juga mendukung karena selama kampenye berlangsung cuaca mendung ditambah dengan hembusan angin sejuk. Begitu dahsyadnya kampanye Saudara pada kampanyenya yang ke II ini, seperti yang masyarakat Lingga ketahui daerah Singkep kota tersebut dikuasai oleh pasangan Sarung bernomor urut III yang dipimpin Saptono Mustaqim (Wakil Bupati Lingga) dan Rudi Purwonugroho (ketua DPRD komisi I ) yang kini mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil untuk priode 2010-2015 kedepannya. Macan sekarang sedang kebingungan karena lawannya yang sempat gemetar pada saat deklarasi Sarung sekitar beberapa hari yang lalu dan tampak dipenuhi oleh pasukan berbaju loreng dan berbaris rapi seperti tentara kita yang sedang melakukan upacara bendera ditambah lagi dengan jumlah yang pendukung yang diperkirakan hampir 3000 orang dan diberi nama Pasukan Bela Kampung ( BK ). Namun rumor tersebut sekarang menjadi beban yang berat untuk di pertanggung jawabkan tim-tim sukses Sarung untuk memastikan suara mereka masih yang terkuat setelah pemilihan Bupati dan Wakilnya pada tanggal 26 mei 2010. >> Nurjali

Pawai Akbar .................................................... (Sambungan dari Hal 1)
mengiringi pawai. Mereka terdiri unsur SKPD di lingkungan Pemkot, Klub Mobil Hardtop, Motor Besar, Ormas dan LSM Keagamaan juga Bobotoh Persib. Dilepas di gerbang timur Tegallega, menuju Jalan Moh. Toha, BKR, Laswi, Sukabumi, Supratman, Diponegoro, Gasibu, Layang Paspati, Pasteur, Cokroaminoto, Pajajaran, Abdurrahman Shaleh, Garuda, Sudirman, Jamika, Peta dan finis di Tegallega kembali. Kegiatan diharapkan Dada, menjadi media motivasi warga lain Kota Bandung ikut berprestasi dibidang lain, baik secara perorangan maupun kolektif. Apalagi Bandung saat ini dihari yang sama, sedang dalam penilaian sinergitas kinerja kecamatan dalam menunjang akselarasi pencapaian target Indek Pembangunan Manusia (IPM) Tingkat Jabar yang diwakili Kecamatan Batununggal. Target prestasi lainnya, Piala Adipura sebagai penghargaan tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup, ketertiban dan kebersihan kota. Sama halnya dengan kafillah MTQ, kepada warga berprestasi lain, Pemkot Bandung juga tidak segan-segan memberi apresiasi. Di kesempatan menerima Persib U-21 melaporkan keberhasilannya menjuarai LSI U21, di Pendopo Jalan Dalem Kaum Dada menyerahkan kadeudeuh (bonus) Rp. 100 juta. Keberhasilan Persib U-21, baginya tidak hanya disyukuri tapi juga telah mengobati kerinduan prestasi Persib di LSI. Kepada Persib U-21 karena masih anak-anak, Dada mengingatkan sekaligus berpesan, selain meningkatkan skill dan kemampuan untuk berprestasi, mereka juga harus mengimbangi dengan pendidikan formal di sekolah. “Ini untuk kesejahteraan kedepan”, pesan nya. >>Dodi Sulaeman

Foto Bersama : H. Achmad Heryawan, Lc Gubernur Jawa Barat, foto bersama paduan suara SMK PUI Haurgeulis Kabupaten Indramayu, seusai acara pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Umat Islam (PP PUI) di Gedung Yayasan Tenaga Kerja Indonesia (YTKI) Jakarta, April lalu. (Dok. SMK PUI Haurgeulis)

Anambas BERLIAN
Bersih, Langgeng, Indah dan Nyaman

SURAT KABAR UMUM

Edisi 212 Tahun X, 25 Mei - 3 Juni 2010

12

Galery Foto Anambas

Perigatan HARDIKNAS di Kabupaten Kepualuan Anambas

Pj. Bupati Kepulauan Anambas,Yusrizal memberikan sambutan saat upacara Hardiknas di KKA

Anggota paskibra KKA mengibarkan bendera mereh putih saat upacara Hardiknas di KKA

Pj.Bupati Kepulauan Anambas,Yusrizal memberikan penghargaan kepada siswa yang memperoleh nilai tertinggi saat mengikuti Ujian Nasional

Ketua DPRD Anambas,Amat Yani memberikan penghargaan kepada siswa SLTA yang mendapat nilai tertinggi saat megikuti Ujian Nasional

Penghormatan kepada sangsaka Merah Putih di pimpin langsung Pj. Bupati Anambas, Yusrizal

Plh.Sekdakab Anambas, Drs. Hamdi menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Danramil Terempa dan Kapolsek Siantan menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Ketua DPRD Anambas,Amat Yani menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Kepala dinas pendidikan Budaya Pemuda dan Olahraga, Drs.Agus Basir saat menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Wakil ketua DPRD Anambas, Muhammad Da'i menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Sejumlah Anggota DPRD Anambas menghadiri upacara Hardiknas di KKA

Sejumlah istri pejabat KKA saat menghadiri upacara Hardiknas di KKA

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->