Anda di halaman 1dari 1

4 Sabtu

29 MEI 2010 GAGASAN KORAN JAKARTA ®

PERSPEKTIF
Bahasa sebagai Praktik Sosial
Nasib Century Oleh: Juneman anak-anak kita dalam pelatihan merupakan cara-cara orang berada di bermukim di negara native speakers).

K
limaks penyelidikan kasus pemberian dana talang- peningkatan harga diri (self-es- dunia, atau bentuk-bentuk kehidupan Umumnya, orang tua pelajar ikut me-
an Bank Century terjadi saat awal Maret lalu, ketika teem) suatu konsep dari Barat. seseorang yang mengintegrasikan ba- motivasi sehingga diskursus primer

B
rapat paripurna yang dipantau jutaan rakyat mela- agi para filsuf dan Silakan membuka Google.com, hasa dengan praktik-praktik sosial lain dikatakan mendukung diskursus sek-
lui tayangan siaran televisi akhirnya memberikan keme- psikolog bahasa, masukkan kata kunci pelatihan (perilaku, nilai, cara pandang, identitas under.
nangan untuk Opsi C. Opsi yang dipilih mayoritas anggota banyak perma- harga diri. Kita menggebu-ge- sosial, posisi badan, pakaian). Yang terjadi pada orang bunuh diri
yang berasal dari Fraksi Golkar, Fraksi PKS, Fraksi PPP, salahan manusia bu mengadakan seminar/pela- Ada diskursus primer dan sekunder. adalah ketegangan antara diskursus
Fraksi PDIP, Fraksi Hanura, dan Fraksi Gerindra tersebut timbul mulai dari persoalan tihan tentang harga diri , barang- Diskursus primer menyusun penger- sekunder dan primer. Diskursus sekun-
intinya menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan dalam linguistik, baik salah menggu- kali tanpa pula memahami secara tian awal kita mengenai siapa kita, dan der dapat berupa budaya instan yang
pemberian dana talangan atau bailout Bank Century sebe- nakan maupun penyalahgunaan ba- persis harga diri yang bagaimanakah umumnya tersusun di rumah/keluar- dipelajari melalui tayangan televisi,
sar 6,7 triliun rupiah. hasa. Bahasa bukan hanya merupakan yang kita maksudkan. Heine (2001) ga/komunitas terdekat. Diskursus sek- semangat kompetitif berlebihan yang
Setelah klimaks yang menghasilkan putusan politis itu, sarana pasif pengekspresi pikiran dan bahkan menyatakan bahwa hwa ketimbang under dipraktikkan ditanamka
ditanamkan sekolah, dan sebagai-
kasus Bank Century seperti hilang ditelan isu-isu besar yang emosi kita, melainkan juga praktik so- harga diri (individu memandang
emandang diri- seseorang sebagai nya. Da
Dapat dipahami, misalnya,
muncul silih berganti. Tetapi, ketika soal ini ditanyakan ke- sial. nya secara positif ), orang
ang Asia Timur bagian dari so- anak yang keluarganya tidak
pada institusi penegak hukum, baik kepolisian, kejaksaan, Tampak sederhana. Namun, Ald- lebih konsen bahwa orang ng lain meman- sialisasinya da- mam
mampu membayar uang
maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jawaban- hous (2009) menyebutnya Psychiatry’s lam berbagai sek
sekolah atau gagal men-
nya pasti, yakni kasus tersebut masih terus diselidiki dan
ditindaklanjuti.
Civil War. Beragam kepentingan poli-
tik-sosial-ekonomi bermain di balik
« Penulis berharap bahwa kelompok di
luar sosialisasi
jad
jadi bintang lalu bunuh
dir
diri, langsung atau tak
penjernihan bahasa dan
Perkembangan “perang” ini. Disadari bahwa bahasa primer awal; la
langsung. Inti tindakan-
modifikasi diskursus sebagai
« Masyarakat menanti dan dinamika poli-
tik ikut memengaruhi
memiliki implikasi praktis. Definisi su-
atu gangguan jiwa memiliki kekuatan praktik sosial sungguh-sungguh
seperti akuisisi
dan pembela-
n
nya dilatarbelakangi satu
h
hal: berhenti/runtuhnya
keseriusan penanganan pandangan Dewan yang dapat melegitimasi banyak pihak d
diskursus sekunder (vi-
diperhatikan oleh segenap
kasus yang telah menyita Perwakilan Rakyat untuk memperlakukan sekelompok tal) sang anak. Ini ter-
pemangku kepentingan terkait
energi ini. » (DPR) dalam menin-
daklanjuti hasil pe-
orang yang disebut mengalami ganggu-
an jiwa tertentu. Ironisnya, di Indone- pendidikan nasional. » jadi karena, pertama,
anak memenangkan
nyelidikan hak angket sia, banyak contoh yang menunjukkan diskursus sekundernya.
Century. Perdebatan panjang antara membentuk sebuah masalah terkait bahasa. dang dirinya secara positif.
itif. Ini Diskursus sekunder se-
D
tim pengawas atas kelanjutan hasil opsi C dan mengusung Pada tingkat makro, misalnya, per- fakta psikokultural. Istilah
stilah demikian memborbardir
d
pengajuan hak menyatakan pendapat berakhir dengan dis- ubahan visi Kementerian Pendidikan other-esteem dan wajah/ ajah/ dan membadan pada
d
etujuinya pembentukan tim pengawas. Adapun pengajuan Nasional dari Membentuk Insan Indo- muka (face) lebih cocok cok anak (misalnya, keya-
an
hak menyatakan pendapat ditolak. Maklum, hak terakhir nesia Cerdas Kompetitif (2005-2009) bagi mind orang Asia dari-
ari- kinan bahwa ji jika tidak lulus ujian na-
itu bisa berimplikasi politik sangat jauh bila diteruskan. menjadi Cerdas Komprehensif (2010- pada self-esteem. Bagi Philips sional berarti iia bodoh atau tidak ber-
Tim pengawas inilah yang masih melanjutkan pantauan 2014) ternyata belum dapat dikenali Hwang (2000), other-esteem
eem jus- guna). Dalam keadaan konfliktual ini,
atas kinerja aparat penegak hukum terhadap rekomendasi perbedaan dan sekuens logisnya oleh tru merupakan respons ns kreatif anak mengorbankan
mengorba diskursus primer.
Pansus Hak Angket sesuai dengan opsi yang dimenangkan para guru yang tergabung dalam mail- terhadap masyarakat yang ang ter- Orang tua lam lama tidak menyadari dan
dalam pemungutan suara di Paripurna DPR 3 Maret 2010. ing list klubguruindonesia@yahoo- obsesi dengan promosi diri. seketika tidak mampu mengimbangi
Tim pengawas seolah-olah tidak ingin mendapat sorotan groups.com (lihat, arsip diskusi nomor Ia berhasil menunjukkan kan keadaan ini. P Persis ketika seseorang
masyarakat yang pada awalnya sangat memberi dukungan 26539, April 2010, dst). bahwa akar dari banyak ak memutuskan u untuk tidak lagi meng-
terhadap proses dan kinerja Pansus Century. Hal itu berpotensi menimbulkan ma- masalah bukanlah ren- n- gunakan bahasa
bahas ibunya karena bahasa
Pemanggilan Kapolri dan Jaksa Agung pun dilakukan salah praktis. Pada tingkat mikro, misal- dahnya harga diri. asingnya telah mendarah daging tanpa
tim pengawas. Pada Rabu (26/5), Jaksa Agung Hendarman nya, para ahli psikologi telah bersepakat Belakangan ini juga ga bisa diubah lagi.
lag
diminta memaparkan perkembangan penanganan kasus bahwa makna inteligensi (kecerdasan) marak dikabarkan in- n- Kedua, diskursus
disku sekunder menca-
Bank Century. Sebelumnya, pada Rabu (19/5), Kapolri juga tidak memuat gagasan mengenai pe- siden bunuh diri siswa se-
e- plok diskursus primer. Hal ini terjadi,
memberikan informasi sekitar tugas kepolisian melanjut- ngetahuan faktual ataupun motivasi. kolah karena keluarganya ya ketika orang tua malah ikut
misalnya, ketik
kan rekomendasi DPR tersebut. Artinya, bila orang sedikit mengetahui tidak mampu membayar yar habis-habisan (sampai berutang sana-
Tetapi, dua institusi penegak hukum tersebut, oleh tim atau bahkan tidak tahu sedikit pun ten- uang sekolah atau karena na sini) mendukung
mendukun anaknya dengan SMS
pengawas, dinilai sangat mengecewakan. Sebab, baik Ka- tang suatu topik (atau, tidak meminati gagal lulus ujian. Penulis
ulis sebanyak-banyaknya dengan harapan
sebanyak-bany
polri Bambang Hendarso Danuri maupun Jaksa Agung topik tersebut), kita tidak dapat serta mengibaratkan anak-anak anak menjadi idola Indonesia da-
anaknya menja
Hendarman Supandji tidak mendasarkan pada opsi C yang merta mengatakan ia “kurang atau tidak yang bunuh diri ini seperti
eperti lam waktu singkat.
singk
diputuskan DPR itu. cerdas”. Namun, percakapan sehari-hari seorang Indonesia yangg bela- KORAN JAKARTA/GANDJAR DEWA Akhirnya, p penulis berharap bahwa
Bahkan saat Kapolri melaporkan perkembangan pena- masyarakat mengandaikan bahwa cer- jar suatu bahasa asing (misal, penjernihan bahasa
ba dan modifikasi dis-
nganan Century, banyak interupsi. Pasalnya, paparan Ka- das sama dengan lulus ujian SMP/SMU bahasa Inggris), lalu pada
da suatu jaran di masjid/gereja, geng, sekolah, kursus sebagai praktik sosial sungguh-
polri, oleh kalangan anggota tim pengawas, disimpulkan favorit, masuk PTN, sehingga dimanfa- titik ia tidak mau lagi mengguna- kantor. diperhatikan oleh segenap
sungguh diper
berdasarkan opsi A yang intinya tidak ada kesalahan dalam atkan oleh pihak yang pandai melihat kan bahasa Indonesia-nya. Ketika seseorang belajar bahasa pemangku kepentingan terkait pendi-
pemberian dana talangan ke Century. Rapat dengan Kapol- peluang kekacauan penggunaan ba- Dalam membuat analogi tersebut, asing, ia menyerahkan dirinya (aktif ), dikan nasional. Semoga. 
ri akhirnya ditunda hingga pekan depan. hasa ini dengan menghadirkan solusi penulis terilhami oleh teori JP Gee seperti orang magang, pada berbagai
Akan halnya dengan Jaksa Agung Herdarman, sudah yang disebut Kapsul Kecerdasan. (1996, 2001) tentang diskursus. Gee diskursus sekunder terkait (pelajaran Penulis adalah Pengurus
sangat ditegaskan bahwa pihak Kejagung tidak akan me- Semakin rumit lagi saat unsur bu- adalah ahli psiko/sosiolinguistik lu- bahasa Inggris di sekolah, klub toast- Himpunan Psikologi Indonesia
manggil mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono dan daya dimasukkan. Kita mengikutkan lusan Universitas Stanford. Diskursus master, kursus bahasa Inggris, atau Wilayah DKI Jakarta.
mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan Sri Mul-
yani. Alasan Kejagung, hal itu sudah dilakukan KPK. Apa-
bila KPK menyerahkan hasil penyidikan, barulah Kejagung
melanjutkan. Hal itu didasarkan atas UU No 30 Tahun 2002, PERADA INFO BUKU
yakni kejaksaan tidak bisa masuk karena kasusnya sama.
Dengan perkembangan terakhir penanganan kasus Bank
Century ini, kita tinggal berharap kepada KPK. Komisi yang
diharapkan bisa menjelaskan kasus ini dengan jernih siapa
saja yang sesungguhnya bersalah mestinya bisa lebih cepat
Kegigihan Seorang “Single Parent”
menanganinya. Masyarakat menanti keseriusan penangan-
an kasus yang telah menyita energi ini. Judul : Tuhan, Buatkan Ayah un- (2000) untuk belajar rule of law and
Jika hasil kerja Pansus Hak Angket Century yang telah tuk Aku, Ya… independent press yang difasilitasi
menghabiskan anggaran, energi, dan emosi publik ter- Penulis : Emmy Kuswandari Deplu AS. Kini, penulis bekerja seba-
nyata kemudian secara hukum tidak membuktikan ada- Penerbit : Kanisius Yogyakarta gai Corporate Communication and
nya kesalahan sebagaimana tercantum dalam Opsi A, pe- Tahun : I, Maret 2010 Public Relation Sinar Mas.
nyelidikan politik melalui pengajuan hak angket itu bisa Tebal : 184 halaman Membaca buku ini, ibarat mem-
dibilang sia-sia. Harga : Rp35.000 buka lembar-lembar kehidupan
Kita harus memberi kepastian sekaligus memberi pen- seorang manusia yang gigih mem-
didikan politik kepada masyarakat bahwa sepanjang ter- pertahankan suatu kehidupan, dan

B
jadi kesalahan dalam pengambilan suatu kebijakan, atau anyak faktor yang mendorong berharap kehidupan itu akan lebih
sebaliknya kebijakan itu sudah benar, namun karena ada- seorang perempuan akhirnya baik dan lebih baik. Suka duka peng- Judul : Great Motivation
nya berbagai kepentingan politik membuat kebijakan ter- memutuskan untuk menjadi alaman cinta, susah senang memeli- Smart Communication
sebut dipertanyakan, ranah hukumlah yang paling berhak
memutuskannya. Jadi, kita tunggu saja bagaimana KPK be-
orang tua tunggal alias single parent.
Keputusan itu pasti diambil dengan
« Pelajaran berharga yang hara buah hati, mulai dari kandungan,
hingga tumbuh menjadi putra yang
Penulis : Andrew Ho, Ponjian
Liaw
terkandung dalam buku
kerja menangani kasus Century tersebut.  pertimbangan yang sangat berat, mengilhami, mendorong, menguat- Penerbit : Gramedia Pustaka
mengingat beban yang mengadang ini sangat bermanfaat bagi kan, dan tumpuan harapan sang Utama
pastilah tidak ringan, apalagi jika kon- kita, terutama kaum wanita. bunda, diceritakan dengan jujur, ter- Tahun : I Juni 2010
disi ekonomi kurang mendukung. Meski tidak menyesali, buka, dan bahasa yang enak dibaca. Tebal : 256 halaman
RUANG PEMBACA Emmy Kuswandari, penulis buku penulis mengungkapkan kata Ketika sang permata hati suatu Harga : Rp58.0000
yang berisi pengalaman hidupnya ini, ketika berdoa, “Tuhan, buatkan ayah
menyadari kebimbangan atas situasi hatinya bahwa kekasihnya untuk aku, ya…,” pasti pembaca akan Motivasi dan komunikasi
Pentingnya Hutan bagi Indonesia yang dihadapi. Namun, kekuatan un- berbohong. » terenyuh. Beribu kata bisa lahir untuk adalah dua faktor elementer dan
tuk mengasuh buah cintanya semata mengungkapkan suasana batin sang fundamental kesuksesan yang
Kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono BY wayang, Benaeng Ulunati Bhumy, bunda mendengar kata-kata seperti saling melengkapi. Motivasi yang
ke Norwegia dalam rangka mewakili Indonesia pada Oslo yang lahir di RP Panti Rapih, Yogya- ayah hanya disebut berada di negeri itu. tepat akan mendorong lahirnya
Planet and Forest Conference 25-28 Mei 2010. karta, melalui operasi caesar, 20 April unta yang kaya real (mungkin Arab Buku ini tidak bertele-tele, juga gaya komunikasi yang penuh
Hutan merupakan bagian terpenting dalam kehidup- 2004, itu mengalahkan segalanya. Saudi atau negara Arab lain). Tetapi tidak membawa misi yang berat. Tapi, semangat, santun, indah, dan
an. Dengan adanya hutan, alam terjaga dengan baik. Bisa Karena buah hati Benaeng Ulunati sebagai seorang ibu, ia menasihati kandungan pesannya sangat menda- terarah menuju tujuan yang ingin
kita bayangkan jika hutan Indonesia gundul dan tandus. Bhumy yang berarti beningnya kalbu sang anak, “Jangan mendendam pada lam. Ketabahan, kegigihan, keikhla- dicapai.
Tak diragukan lagi, bencana akan terus-menerus mendera atau jiwa, sang bunda, Emmy, punya ayah. Bagaimanapun dia ayah yang san, dan konsistensi sikap atas kepu- Andrew Ho dan Ponijan Liaw,
Indonesia. kekuatan untuk memutuskan menjadi baik buat kita. Dia sudah menyayangi tusan yang diambil membuka jalan melalui buku ini, bertutur secara
Presiden sebagai panglima tertinggi TNI memberikan single parent. Sebuah permintaan kita dengan caranya sendiri. Bunda bagi penulis sebagai seorang single terstruktur dan terukur lewat
arahan agar siapa pun yang terlibat pembalakan liar harus maaf dan janji diucapkan, ketika tidak melarangmu untuk berkomuni- parent untuk mampu membesarkan beragam kisah dan pengamat-
ditindak tegas. permata penguat hidup masih dalam kasi, karena bagaimanapun dia ayah buah cintanya. an yang inspiratif, stimulatif,
Melalui surat pembaca ini, setidaknya saya secara pri- kandungan. “Maafkan bunda dengan kandungmu. Benih, darah, keringat, Pelajaran berharga yang terkan- kontemplatif, dan atraktif untuk
badi memberikan sebuah pandangan dan ajakan tentang keputusan ini. Maafkan bunda bila dan air matanyalah yang membuat dung dalam buku ini sangat berman- membantu setiap orang mengin-
arti pentingnya sebuah pelestariaan alam yang menjadi dalam pertumbuhanmu nanti tidak kamu ada di rahim bunda. Kamu faat bagi kita, terutama kaum wani- ternalisasikan kedua unsur
tanggung jawab bersama. Kunjungan Presiden ke Norwe- ada belaian kasih sayang dari ayah. adalah wujud cinta kami, nak. Kamu ta. Meski tidak menyesali, penulis tersebut, bukan hanya di ruang
gia rencananya untuk menghadiri konferensi yang mem- Bunda tahu itu akan berat buat kamu jangan hujat, jangan kamu berontaki.” mengungkapkan kata hatinya bahwa kognisi – berupa teori belaka –
bahas pengelolaan hutan dan perubahan iklim. dan bunda. Tapi bunda berjanji akan Penulis buku ini adalah mantan kekasihnya berbohong. Tapi, cinta melainkan juga di ruang praktik
Akankah kita terus-menerus membiarkan hutan hilang? menjadi ibu dan ayah buat kamu. wartawati koran sore, Sinar Harap- mengalahkan keraguan itu. Buahnya, sehari-hari.
Sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena Presiden Yu- Bunda berjanji akan jadi teman dan an. Sebelumnya, dia meniti karier catatan harian yang sungguh menarik Aktivitas aktif ini, dalam jangka
dhoyono ditunjuk sebagai co-chairman dalam konferensi pengasuhmu. Biarkan aku menjadi di bidang jurnalistik melalui radio untuk dibaca dan direnungi bersama waktu tertentu, akan mengkristal-
itu. bunda yang hebat, seperti janjiku Bikima Yogyakarta sebagai penyiar. ini. Jangan sia-siakan hidup.  kan dan mengintegrasikan hawa
Jamaludin dulu.” (hal 29) Radio yang kemudian berubah nama motivasi dan gaya komunikasi itu
Jalan Manggis III No. 27 Siapa ayah Bhumy? Emmy tidak menjadi Radio Sonora inilah yang Peresensi adalah Suradi, SS, secara lebih permanen dalam diri
Tanjung Duren Jakarta Barat menyebutkan nama jelasnya. Sang mengantar penulis ke Amerika Serikat wartawan Koran Jakarta seseorang. 

Pemimpin Redaksi: M Selamet Susanto Wakil Pemimpin Redaksi: Adi Murtoyo Asisten Redaktur Pelaksana: Suradi SS. Redaktur: Adiyanto, Alfian, Alfred Ginting, Antonius Supriyanto, Dhany R Bagja,
Setiap tulisan Gagasan/Perada yang dikirim Diapari Sibatang Kayu, Khairil Huda, Lili Hermawan, M Husen Hamidy, Sriyono Faqoth, Suli H Murwani, Yoyok B Pracahyo, Yuniawan Wahyu Nugroho. Asisten Redaktur: Ade Rachmawati Devi, Ahmad
ke Koran Jakarta merupakan karya sendiri dan Puriyono, Mas Edwin Fajar, Nala Dipa Alamsyah, Ricky Dastu Anderson, Sidik Sukandar, Susiyanti, Syarif Fadilah, Tri Subhki R. Reporter: Agung Wredho, Agus Supriyatna, Anzar Rasyid, Benedictus Irdiya
ditandatangani. Panjang tulisan maksimal enam ribu Setiawan, Bram Selo, Budi, Citra Larasati, Dini Daniswari, Didik Kristanto, Donald Banjarnahor, Doni Ismanto, Eko Nugroho, Hansen HT Sinaga, Haryo Brono, Haryo Sudrajat, Hendra Jamal, Henry Agrahadi,
Houtmand P Saragih, Hyacintha Bonafacia, Im Suryani, Irianto Indah Susilo, Irwin Azhari, Merta Anduri, Muchammad Ismail, Muhammad Fachri, Muhammad Rinaldi, Muslim Ambari, Nanik Ismawati,
karakter dengan spasi ganda dilampiri foto, nomor Rahman Indra, Setiyawan Ananto, Tya Atiyah Marenka, Vicky Rachman, Wachyu AP, Xaveria Yunita Melindasari, Yusti Nurul Agustin Koresponden: Budi Alimuddin (Medan), Noverta Salyadi (Palembang),
telepon, fotokopi identitas, dan nomor rekening bank. Agus Salim (Batam), Henri Pelupessy (Semarang), Eko Sugiarto Putro (Yogjakarta), Selo Cahyo Basuki (Surabaya) Kepala Sekretariat Redaksi: Debora Awuy Bahasa: Yanuarita Puji Hastuti Desain Grafis:
Penulis berhak mengirim tulisan ke media lain jika dua Yadi Dahlan.
minggu tidak dimuat. Untuk tulisan Ruang Pembaca Penerbit: PT Berita Nusantara Direktur Utama: M Selamet Susanto Direktur: Adi Murtoyo.
maksimal seribu karakter, ditandatangani, dan dikirim CEO: T. Marx Tobing Managing Director: Fiter Bagus Cahyono Associate Director: Woeryadi Kentoyo Manajer Akuntansi & Keuangan: Djono Manajer Iklan: Diapari Sibatangkayu Manajer IT: Parman
Suparman Asisten Manajer Sirkulasi: Turino Sakti Asisten Manajer Distribusi: Firman Istiadi Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi: Jalan Wahid Hasyim 125 Jakarta Pusat 10240 Telepon: (021) 3152550 (hunting)
melalui email atau faksimile redaksi. Semua naskah Faksimile: (021) 3155106. Website: www.koran-jakarta.com E-mail: redaksi@koran-jakarta.com
yang masuk menjadi milik Koran Jakarta dan tidak
dikembalikan. Redaksi tidak bertanggung jawab terhadap Tarif Iklan: Display BW Rp 28.000/mmk FC Rp 38.000/mmk, Advertorial BW Rp 32.000/mmk FC Rp 40.000/mmk, Laporan Keuangan BW Rp 17.000/mmk FC Rp 32.000/mmk, Pengumuman/Lelang
BW Rp 9.000/mmk, Eksposure BW Rp 2.000.000/kavling FC Rp 3.000.000/kavling, Banner Halaman 1 FC Rp 52.000/mmk, Center Spread BW Rp 35.000/mmk FC Rp 40.000/mmk, Kuping (Cover Ekonomi
semua isi tulisan. & Cover Rona) FC Rp 9.000.000/Kav/Ins Island Ad BW Rp 34.000/mmk FC Rp 52.000 Obituari BW Rp 10.000/mmk FC Rp 15.000/mmk, Baris BW Rp 21.000/baris, Kolom BW Rp 25.000/mmk, Baris Foto
(Khusus Properti & Otomotif ) BW Rp 100.000/kavling

Wartawan Koran Jakarta tidak menerima uang atau imbalan apa pun dari narasumber dalam menjalankan tugas jurnalistik