Anda di halaman 1dari 3

Pada tutorial lanjutan JavaScript kali ini, kita akan membahas tentang Variabel

dalam JavaScript. Variabel didefinisikan sebagai tempat kita menyimpan suatu nilai-
nilai atau informasi-informasi pada JavaScript. Dalam JavaScript suatu variable
bersifat opsional yang berarti variable boleh dideklarasikan atau tidak
dideklarasikan. Dan variable JavaScript bias bernilai apa saja.

Dalam penulisan variable memiliki aturan sebagai berikut :

• Harus diawalai dengan karakter (huruf atau baris bawah)


• Tidak boleh menggunakan spasi
• Huruf Kapital dan kecil memiliki arti yang berbeda
• Tidak boleh menggunakan kata-kata yang merupakan perintah dalam
JavaScript.

Penulisan variabel :

var nama_variabel = nilai;


atau
nama_variabel = nilai;

Contoh :
var nama = “Replace ID”
var no = 1234;
X = 2010;

Tipe Data

JavaScript berbeda dengan bahasa pemrograman lainya dalam masalah tipe


data, yaitu tidak mempunyai tipe data secara explisit. Sevagai contoh kita
menuliskan suatu variabel tanpa harus menentukan jenis atau tipe variabel
tersebut. Namun, JavaScript mempunyai tipe data implisit, yaitu :

• Numerik, seperti : 123456, 2010, 0.2454 dsb


• String, contoh : “Test”, “javaScript”, “Replace ID” dsb
• Boolean, bernilai false atau true
• Null, variabel yang tidak didefinisakan atau diinisilisasi
Tipe Numerik

Pada dasarnya JavaScript hanya mengenal dua macam tipe numerik, yaitu bilangan bulat (integer)
dan bilangan pecahan(real/float). Untuk bilangan bulat, kita dapat menggunakan dengan basis
desimal, oktal atau heksadesimal.

Contoh :
var A = 100;
var B = 0x2F;

untuk pendeklarasian tipe bilangan real, kita dapat menggunakan tanda titik atau notasi ilmiah (notasi
E).

Contoh :
var a = 3.33333333;
var b = 1.23456E+3;

Tipe String
Untuk mendeklarasikan tipe string dapat dilakukan dengan cara menuliskan string diantara tanda
petik tunggal (’) atau tanda petik ganda (”)
Contoh :
var str =’Contoh deklarasi string dengan single quote’;
var str1 = ”Cara penulisan double quote”;

Tipe Boolean
Tipe boolean hanya mempunyai nilai True atau False. Tipe ini biasanya digunakan untuk mengecek
suatu kondisi atau keadaan.
Contoh :
var X = (Y > 100);
contoh diatas menunjukkan bahwa jika Y lebih besar dari 100 maka X akan bernilai True.

Tipe Null
Tipe Null digunakan untuk merepresentasikan variabel yang tidak diberi nilai awal (inisialisasi).

<html>
<head>
<title>Test Variabel</title></head>
<body>
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
var A = "100"; //bernilai string
var B = "50"; //bernilai string
var C = 200;
var D = 150;
var E = A + B;
document.writeln('"100" + "50" = ' + E); //penjumlahan string
document.writeln("<br>");
E = B + C; //var E di definisakn lagi
document.writeln('"50" + 200 = ' + E); //penjumlahan string & variabel
document.writeln("<br>");
E = C + D; //var E di definisakn lagi
document.writeln('200 + 150 = ' + E); //penjumlahan numerik
document.writeln("<br>");
//contoh bolean
E=C+D
var X = (E > 100); //jika E lebih dari 100 maka true
document.writeln('200+ 150 = '+ E +' > 100 = ' + X);
document.writeln("<br>");
X = (E<100)

document.writeln('200+ 150 = '+ E +' < 100 = ' + X);


//-->
</SCRIPT>
</body>
</html>