ANESTESI UMUM

Bagian Farmakologi FK UNUD

PENDAHULUAN
• TRIAS ANESTESI : hipnotik, analgetik, relaksasi otot • TANDA KHAS MASING-MASING STADIUM ANESTESI : STADIUM I : analgesia, euphoria STADIUM II : HR ↑, RR ↑, tonus otot ↑ (hiperaktif) STADIUM III : HR N, RR N, relaksasi otot skelet, refleks kornea (-), gerak bola mata (-)

TUJUAN
1. Untuk mengetahui stadium-stadium anestesi umum 2. Untuk mengetahui efek obat anestesi umum

ALAT DAN BAHAN
• HEWAN COBA : kelinci • BAHAN : eter • ALAT : 1. Sungkup 5. Jarum pentul 2. Stetoskop 6. Kapas 3. Senter 7. Arloji 4. Penggaris

CARA KERJA
1. Lakukan pemeriksaan awal : - Respirasi (frekwensi nafas, dalamnya pernafasan) - Mata (gerak mata, lebar pupil, reflek pupil, reflek kornea) - Otot (tonus, gerak) - Analgesia - Saliva - Muntah

CARA KERJA
2. Pasang sungkup pada moncong kelinci (menutup mulut dan hidung). Posisi kasa di atas. Pastikan tidak ada ruang/celah (tidak bocor). 3.Teteskan eter dgn. kecepatan 30 tetes/ menit pada kasa di bagian atas sungkup hingga tercapai stadium anestesi. Amati tanda-tanda khas stadium anestesi.

CARA KERJA
4. Catat waktu terjadinya stadium anestesi sampai tercapai stadium anestesi optimal untuk operasi. Bila sudah tercapai, hentikan tetesan. Tunggu kelinci pulih dan catat waktu pulih. Catat pula berapa tetesan eter yang diperlukan untuk tercapainya stadium anestesi yg.optimal untuk operasi.

HASIL PENGAMATAN
No 1. EVALUASI RESPIRASI - Frekwensi - Dalam MATA - Gerak mata - Lebar pupil - Reflek pupil - Reflek kornea OTOT - Tonus - Gerak ANALGESIA SALIVA MUNTAH AWAL STADIUM III

2.

3.

4. 5. 6.

HASIL PENGAMATAN
• CATATAN : - Mulai meneteskan eter : Pk. - Tercapai stadium I : Pk. - Tercapai stadium II : Pk. - Tercapai stadium III : Pk. - Pulih : Pk. - Jml eter yg diteteskan : …..tetes

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful