Anda di halaman 1dari 3

Inti Atom dan Radioaktivitas

Pengertian
Peristiwa pemancaran energy dalam bentuk sinar radioaktif dari inti tidak
stabil untuk membentuk inti stabil.

Karakteristik Gaya Inti


merupakan gaya tarik menarik yang lebih besar daripada gaya coulomb
dalam inti atom
bekerja pada kisaran jarak yang sangat pendek
bekerja di antara 2 proton, dua neutron atau antara proton dan neutron

Kestabilan Inti
Inti-inti stabil dengan nomor massa A<40, rasio proton dan neutron
mendekati 1(N=Z)
Inti-inti stabil dengan nomor massa A>40, rasio proton dan neutron lebih
besar 1(N>Z)

Sifat-sifat Radioaktif
Menghitamkan film
Dapat mengadakan ionisasi
Dapat memendarkan bahan-bahan tetentu
Merusak jaringan tubuh
Daya tembusnya besar

Sifat Radiasi
Radias Hakikat Kelajuan Daya Daya Tembus Pengaruh
i Ionisasi medan
magnet
α Inti helium 107 m/s Kuat Lemah, Sedikit
dihentikan dibelokkan
selembar
kertas
β Elektron Mendekati Sedang Sedang, Dibelokkan
3 x 104 dihentikan dengan kuat
lempeng
aluminium
γ Gelombang 3 x 108 m/s Lemah Lemah, Tidak
Elektromagn dihentikan dibelokkan
etik lempeng timbal
Penemu: Pierre Curie dan Marrie Curie

Deret Radioaktif
Thorium (4n)
Neptunium (4n + 1)
Uranium (4n + 2)
Aktinium (4n + 3)

Reaksi FISI
Pembelahan inti berat menjadi ringan
Terjadi pada reaktor atom dan bom atom
Menghasilkan Energi besar < enerfi reaksi FUSI
Dapat dikendalikan.

Reaksi FUSI
Penggabungan inti ringan menjadi inti berat
Terjadi pada reaksi di Matahari dan bom hidrogen
Tidak dapat dikendalikan.

Alat Deteksi Radioaktif


Pencacah Geiger Muller (pulsa listrik)
Tabung Sintilasi (pulsa listrik)
Kamar kabut Wilson (Jejak lintasan saja)
Emulsi film

Rumus
Defek massa

Energi Ikat Inti

Aktivitas Radioaktif

Dosis Serapan Radiasi

X = nama atom / unsure m = massa


z = nomor atom T = waktu paruh
a = nomor massa N = jumlah inti yang belum
p = proton meluruh
n = netron No = jumlah inti mula2
λ = konstanta peluruhan R = aktivitas radioaktif
t = lamanya berdesintegrasi