Anda di halaman 1dari 30

June 8,

RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER


2010

Chapter I
Berbicara tentang Teori

1. Perbandingan Antara Pendekatan Glenn Dan

Marty Dalam Menganalisa Coca-Cola Diet

Komersil;

• Glenn Menggunakan Perspektif Objectif.

Ruang lingkup yang dibahas adalah efek media.

Glenn bermaksud menemukan bagaimana pesan

media massa mempengaruhi pikiran masyarakat,

nilai-nilai; perasaan, sikap, dan perilaku. Dalam riset

efek media, Glenn tertarik akan suatu gathering

support untuk prinsip umum yang menerapkan ke

seberang iklan.

• Marty Menggunakan Perspektif Interpretif.

Menurutnya iklan Coca-cola diet baik dipahami

sebagai suatu alegori. Alegori adalah suatu cerita

simbolis di mana ada dua pihak yang berarti luas dan

bermakna lebih spesifik. Intinya, dalam iklan tersebut

terdapat implikasi teks yang visual tampak bersih.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

2. Pendekatan Objektif Dari Glenn Dan Interpretive

Dari Marty Telah Mendekati Ke Studi Komunikasi

Dengan Jelas Berbeda Pada Titik Awal, Metoda,

Dan Kesimpulannya.

• Menurut Glenn, seorang ilmuwan yang bekerja

keras dapat menjadi sasaran. Seluruh bab pengantar

ini menurut Glenn akan menggunakan terminologi

yang dapat diolah lagi.

• Menurut Marty, seorang kritikus retoris yang

mengerjakan ilmu interpretive.

3. Menemukan Kebenaran Melawan Menciptakan

Multipe Kenyataan.

“What’s truth?” Para ilmuan mengasumsikan

bahwa kebenaran adalah bentuk tunggal. Kenyataan

"diluar sana" penantian untuk menemukan sesuatu

melalui panca indera penglihatan, suara, sentuhan,

perasa, dan penciuman. Para ilmuwan juga mencari

kebenaran interpretive, tetapi mereka jauh lebih

bersifat sementara tentang kemungkinan menyatakan

kenyataan yang bersifat objektif.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

4. Human Nature : Determinisme Vs Kemauan yang

Bebas. Dan Objektivitas Vs Emansipasi.

Perbedaan antara dua pandangan ini pilihan yang

tak dapat diacuhkan untuk merangkak ke dalam orang-

orang bahasa untuk menjelaskan tindakan mereka.

Tingkah laku ilmuwan pada umumnya menguraikan

bahwa manusia melakukannya dan terjadi karena

kekuatan diluar kesadaran individu. Pilihan manusia

kemudian meragukan para ilmuwan sebab kebebasan

individu yang maju, kemungkinan diramalkan menjadi

perilaku yang tertinggal. Glenn bekerja keras untuk

memelihara obyektifitasnya dengan moral dan

hukuman rohani yang kuat, tetapi ia tidak ingin nilai-

nilai pribadinya menyimpangkan dari kenyataan

manusia atau mengacaukan apa yang ada bersama apa

yang ia hendakinya. Dan Marty menyadari bahwa

ideologinya rendah dan tidak takut untuk membawa

nilai-nilai untuk dibawa diatas teks komunikasi dibawah

penelitian yang cermat.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

5. Metode Penelitian : Eksperimen, Survei, Analisis

Tekstual, dan Etnografi.

Suatu mengadakan percobaan untuk

menetapkan suatu cause-and-effect secara berurutan

dengan sistematis dalam menggerakkan satu variabel

dalam situasi yang terkendalikan untuk mengetahui

efeknya pada variabel lain. Menggunakan daftar

pertanyaan atau melaksanakan wawancara, penelitian

survei bersandar pada data laporan diri untuk

menemukan orang-orang yang berpikir, merasakan,

atau berniat untuk melakukan sesuatu. Metodologi

survei juga membantu ilmuwan dalam mengesahkan

teori. Tujuan dari analisa tekstual adalah untuk

menguraikan dan menginterpretasikan karakteristik

suatu pesan. Ahli teori komunikasi menggunakan istilah

ini untuk mengacu pada ungkapan yang simbolis lisan

atau pun bukan lisan/tulisan. Etnografi adalah bukan

suatu ilmu pengetahuan yang bersifat percobaan dalam

mencari hukum, akan tetapi suatu interpretive dalam

mencari maksud tertentu.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Chapter II

Mapping the Territory

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

1-3 Tradition in the Field of Communication

Theory

1. Tradisi Sosio-Psikologikal

Komunikasi sebagai pengaruh hubungan antar

pribadi. Tradisi ini melambangkan perspektif objektif

dan percaya terdapat kebenaran komunikasi yang

dapat ditemukan pada pengamatan sistematis. Hovland

tergabung dalam suatu kelompok di tigapuluh

penelitian saat di universitas Yale yang mencari untuk

meletakkan "dasar tentang dalil empiris yang mengenai

hubungan antara stimuli komunikasi, pendengar

pedisposition dan pendapat yang berubah-ubah, "dan

untuk menyediakan" suatu kerangka awal untuk

membuat teori yang berikutnya." Efek yang utama

yang mereka ukur adalah perubahan pendapat ketika

diungkapkan oleh pertimbangan sikap yang diberi

sebelum dan setelah pesan.

2. The Cybernetic Tradition

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Komunikasi sebagai suatu pengolahan informasi

dibentuk dengan kuat oleh Claude Shannon. Sejak

laboratorium bel membayar rekening untuk riset

Shannon, nampak adil untuk menggunakan suatu

percakapan telepon yang mungkin dalam membuat

menjelaskan modelnya menunjukkan gambar 3.1.

Maksud dari gambar 3.1 adalah sesorang menyatakan

pendapatnya ke mulut telepon, kemudian dipancarkan

oleh suatu signal melalui kawat saluran telepon.

3. Tradisi Yang Retoris

Komunikasi sebagai suatu seni penyampaian

pesan. Ada enam karakter yang mempengaruhi tradisi

komunikasi retoris:

• Suatu hukuman suara yang merupakan ciri

khas manusia dari binatang lainnya.

• Suatu kepercayaan yang dibawa oleh publik

adalah suatu forum demokratis dan suatu

cara yang lebih efektif untuk memecahkan

permasalahan politis dibanding aturan untuk

memutuskan atau memilih secara paksa.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

• Public Speaking adalah Suatu pengaturan di

mana pembicara tunggal mencoba untuk

mempengaruhi suatu pendengar dari

berbagai pendengar melalui ceramah dengan

tegas dan membujuk.

• Oratorical training sebagai patokan dalam

berlatih kepemimpinan.

• Retoris merupakan seni lain dari ilmu

pengetahuan.

• Bujukan lisan kepada publik sebagai province

of males.

4-7 Tradition in the Field of Communication

Theory

4. The semiotic tradition

Komunikasi sebagai suatu proses untuk berbagi

makna melalui tanda-tanda tau lambing-lambang.

Semiotis merupakan studi tentang tanda atau lambing-

lambang. Tanda (sign) adalah semua hal yang dapat

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

mewakili yang lain. Kata-kata juga merupakan sebuah

tanda, namun hanyalah secara khusus.

Gambar 3.2 menggambarkan hubungan antara

kata anjing dan anjing yang nyata yang boleh

mengkonsumsi mayoritas dari toko bahan makananmu.

Puncak segi tiga menunjukkan beberapa pemikiran

yang mungkin kamu punyai ketika mengamati anak

anjing itu menggambarkan di hak kebenaran yang lebih

rendah. Pemikiranmu juga secara langsung

dihubungkan dengan lambang anjing untuk

ditinggalkan pada segi tiga yang lebih rendah. Bahasa

masa kanak-kanak yang didasarkan pada saat belajar

menggunakan kata anjing untuk menandakan

pemikiran yang alami. Tetapi antara kata anjing dan

binatang yang nyata terdapat koneksi yang lemah

paling baik.

5. The Socio Cultural Tradition

Komunikasi sebagai ciptaan dan pengundangan

dari kenyataan sosial. Tradisi ini berdasarkan pada

pendapat tersebut, sebagai pembicaraan orang-orang,

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

mereka menghasilkan dan reproduksi kultur. Tradisi ini

menyatakan bahwa proses itu sering berhasil. Mereka

telah melihat bahwa pegangan tradisi yang semiotik

kebanyakan kata-kata tidak punya koneksi logis atau

perlu dengan gagasan yang mereka hadirkan. Teori

kontenporer tentang sosio kultur mengakui bahwa

melalui proses komunikasi pada kenyataannya

diproduksi, dirawat, diperbaiki dan dapat diubah.

6. Tradisi yang Kritis.

Komunikasi sebagai refleksi tantangan dari

ketidakadilan komunikasi. Teori kritis memelihara

ketegaran sebagai mutu [yang] asli [dari;ttg] pikiran

filosofis. Teori kritis secara konsisten menghadapi

tantangan tiga corak dari masyarakat:

a. Kendali bahasa untuk mengabadikan

ketidakseimbangan.

b. Peran mass media di dalam kepekaan yang

tumpul ke penindasan.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

c. Membutakan kepercayaan pada metode latihan

dan tanpa kritik penerimaan terhadap penemuan

yang empiris.

7. Tradisi Fenomena

Komunikasi sebagai suatu pengalam pribadi dan

orang lain. Fenomenalogikal adalah suatu istilah

filosofis yang mengesankan, pada dasarnya mengacu

pada analisa yang disengaja tentang kehidupan sehari-

hari dari sudut pandang orang yang sedang hidup.

Contohnya adalah autobiografi seseorang. Carl Rogers

assert sebagai seorang psikolog menyatakan bahwa

bukanlah kitab Injil maupun para nabi, bukan Freud

maupun riset, bukan pembukaan rahasia Tuhan

maupun orang laki-laki, dapat mengambil prevedence

di atas pengalamanku sendiri secara langsung.

Roger percaya bahwa kesehatan kliennya

meningkat ketika komunikasinya menciptakan suatu

lingkungan yang aman untuknya berbicara. Ia uraikan

tiga kondisi-kondisi yang cukup dan perlu untuk

kepribadian dan hubungan yang berubah-ubah:

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

a. Congruence adalah pertandingan atau

kecocokan antara perasaan perorangan

bagian dalam dan luar.

b. Unconditional positive regard adalah suatu

sikap penerimaan yang tergantung pada

tujuan tertentu.

c. Emphatic understanding adalah

mempedulikan ketrampilan sementara

untuk menabung pandangan kita dan

menilai tentang memasuki dunia yang lain

tanpa berkewajiban.

Chapter III

Weighing the Words

I. A Good Objective Theory

1. Menjelaskan Data

Suatu teori objectif yang baik yang

menjelaskan suatu peristiwa atau perilaku.

Kekuasaan yang bersifat menjelaskan analisa

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

rantai kemampuan yang berada pada khayalan

yang didalamya meliputi pengembangan, evolusi

dan kebusukan drama yang menyusul suatu

ketinggalan; kekompakkan kelompok atau

seseorang serta perubahan perilaku.

2. Ramalan Peristiwa di Masa Depan

Suatu teori objectif yang baik yang

meramalkan apa yang akan terjadi. Prediksi

adalah suatu yang mungkin ketika berhadapan

dengan berbagai hal yang kita dapat lihat, dengar,

sentuh, cium dan rasakan berulang-ulang.

3. Sanak Keluarga dalam Kesederhanaan

Suatu teori objectif yang baik adalah suatu

kesederhana sebagai sesuatu yang mungkin.

Pembagian kelompok khayalan menciptakan

pemusatan yang simbolis.

4. Hipotesis yang Dapat Diuji

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Suatu teori objectif yang baik adalah sesuatu

yang dapat menguji. Falsifiabilitas dan melihatnya

sebagai melukiskan corak dari teori ilmiah.

5. Kegunaan yang Praktis

Suatu teori objectif yang baik menjadi teori

yang bermanfaat. Teori pemusatan simbolis

mengakui visi yang paling retoris dalam

mempekerjakan salah satu dari tiga keadaan yang

sama.

II. A Good Interpretive Theory

6. New Understanding of People

Interpretive scholarship yang baik ketika

menawarkan pengertian yang segar ke dalam

kondisi manusia.

7. Klarifikasi Nilai

Interpretive scholarship yang baik membawa

berbagai orang untuk menilai lebih terbuka.

Sebagai teori symbol yang terpusat, metode

Bormann menganalisis kelompok fantasi yang

terlihat menjadi ethically neutral.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

8. Aesthetic Appeal

Interpretive scholarship yang baik tidak

hanya mempertimbangkan isu kesenian dan

aestetis. Symbol yang terpusat menuliskan

kadang-kadang gagal pada tes kesenian.

9. Suatu Persetujuan Masyarakat

Kita dapat mengidentifikasi teori interpretive

yang baik dengan jumlah dukungan yang

menghasilkan pendirian suatu masyarakat.

Interpretasi disini berarti subjektif.

10. Reform of Society

Interpretive scholarship yang baik sering

menghasilkan perubahan kapasitas ke challange

gulding dengan mengambil alih kultur, untuk

menaikkan pertanyaan pokok mengenai

contenporary sosial.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Chapter IV

UNCERTAINTY REDUCTION THEORY

1. Meramalkan dan Menjelaskan

Berger focus pada meramalkan langsung dari

Shannon dan teori informasi weaver. Ketika

kemampuan seseorang untuk meramalkan alternatif-

alternatif yang mungkin terjadi pada pengurangan

berikutnya, maka ketidak-pastian akan meningkat.

Berger mencatat bahwa ada sedikitnya dua macam

ketidak-pastian yang kamu hadapi seperti anda

memperkenalkan untuk pertemuan yang pertama kali,

adalah:

• Pertanyaan tentang tingkah laku.

• Pertanyaan yang kognitif.

2. Kepastian Tentang Ketidakpastian

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Terdapat beberapa axioma yang dapat

mengetahui proses ini antara lain:

a. Dengan ketidak-pastian yang tinggi

menyajikan di tahap awal, sebagai jumlah

komunikasi lisan antara orang asing yang

meningkat, tingkatan ketidak-pastian untuk

masing-masing interactant di dalam hubungan

akan berkurang.

b. Sebagai affiliatif, peningkatan ekspresif non

verbal, ketidak-pastian tingkatan akan adanya

penurunan pada suatu situasi interaksi awal.

c. Pada tingkat tinggi ketidak-pastian

menyebabkan peningkatan di dalam mencari-

cari perilaku informasi.

d. Pada tingkat tinggi ketidak-pastian pada

sebuah hubungan menyebabkan penurunan

keakraban pada tingkat isi komunikasi.

e. Pada tingkat tinggi ketidak-pastian

menghasilkan timbal balik yang tinggi.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

f. Persamaan antar seseorang mengurangi

ketidak-pastian, sedangkan perbedaan ini

menghasilkan peningkatan di dalam ketidak-

pastian.

Chapter V

FUNCTIONAL PERSPECTIVE ON GROUP

DECISION MAKING

A. Empat Fungsi yang Efektif dalam Mengambil

Keputusan

I. Analisa Masalah

Pada suatu keadaan tertentu pembela akan

menyatakan, "jika itu bukan pemecahan, jangan

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

memperbaiki itu." Tetapi ketika Hirokawa

memperingatkan, situasi kesalahpahaman cenderung

menjadi compounded ketika anggota membuat

keputusan terakhir mereka.

II. Penentuan Sasaran

Anggota kelompok perlu membersihkan pada untuk

memenuhi apa yang mereka sedang usahakan,

Hirokawa dan Gouran berdiskusi goals dan sasaran

sebagai fungsi requisite dalam pengambilan keputusan

yang kedua.

III. Identifikasi Alternatif

Di dalam pernyataan perspektif fungsional yang asli,

Hirokawa dan Gouran menekankan pentingnya

penyusunan sejumlah solusi alternatif dari anggota

kelompok yang bisa memilih.

IV. Evaluasi Karakter Negatif dan Positif

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Setelah suatu kelompok mengidentifikasi solusi

alternatif, peserta harus berhati-hati dalam menguji

jasa yang relatif dari tiap pilihan terhadap ukuran-

ukuran yang mereka percayai adalah penting.

B. Fungsi yang Prioritas

Prioritizing dapat berarti suatu cara dalam

mengembangkan kemajuan yang logis. Pada gambar

15.1 melukiskan bahwa alur yang nampak menawarkan

suatu masalah alami yang memecahkan kemajuan.

Kelompok mulai dengan menganalisa masalah,

kemudian berhadapan dengan penentuan sasaran dan

mengidentifikasi alternatif, serta mengevaluasi

karakteristik negatif dan positif dari tiap alternatif

sebelum membuat pilihan yang terakhir.

C. The Role of Communication in Fulfilling the

Functions

Kebijaksanaan tradisional menyatakan bahwa

pembicaraan adalah saluran informasi dengan antara

peserta. Hirokawa dan Gouran menguraikan secara

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

singkat tiga tipe komunikasi pada decision making

group:

• Promotive -- interaksi yang menggerakkan

kelompok itu sepanjang alur dengan

pemanggilan bagi salah satu dari empat fungsi

pengambilan keputusan.

• Disruptive – interaksi yang menglaihkan,

memperlambat atau menghalangi kemampuan

anggota kelompok untuk mencapai emapt

fungsi tugas.

• Counteractive – interaksi yang anggota

kelompok menggunakan jalur untuk

mendapatkan kelompok itu kembali.

D.Test Tube Groups in the Laboratory

Hirokawa adalah seorang ilmuwan social yang

mempercayai bahwa tujuan riset adalah untuk menguji

teori. Tiga analisa yang terpisah menetapkan data

bahwa kelompok mencapai analisa masalah atau ketika

mera tidak mengevaluasi kosekuen negatif dari masing-

masing pilihan.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

E. Practical Advice For Amateurs and

Professionals

Hirokawa mendukung enam langkah proses dari

reflective thinking dengan paralel suatu pendekatan

dokter bagi perlakuan dari suatu pallent :

• Recognize symptoms of illness

• Diagnose the cause of the ailment

• Establish criteria for wellness

• Test to determine

• Consider possible remedies

• Implement the best solution

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Chapter VI

CULTURAL APPROACH TO ORGANIZATION

Corporate culture berarti hal-hal yang berbeda dari

orang yang berbeda. Organization culture tidak hanya

potongan lain dari sebuah puzzle. Suatu kultur adalah

sesuatu organisasi. Kultur tidaklah utuh. Geertz menjelaskan

bahwa orang-orang melaksanakan pekerjaannya dengan

benar; tetapi orang-orang di dalam organisasi juga bergosip,

bercanda, menikam dengan pisau satu sama lain, memulai

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

keterlibatan romantis, isyarat yang baru employess ke jalan

melakukan paling sedikit jumlah pekerjaan yang masih

menghindari perjuangan dari seorang penyela. Geertz

bertahun-tahun di Indonesia dan Morocco hanya untuk

mempelajari kedua kebudayaan separatis yang berbeda.

Menurut penelitian dari Pancanowsky bahwa seseorang yang

hidup berorganisatoris memiliki pengalaman yang sangat

banyak.

Masing-Masing dari kita akan merundingkan Rekanan

sesuai siapa yang akan berbagi responbilitas manapun

dalam mengambil tindakan yang mempunyai potensi

kejahatan serius kepada reputasi, sukses atau survival

Perusahaan. Pancanowsky menggambarkan bahwa

demonstrasi penelitiannya dapat menggunakan format

fiksional. Pancanowsky juga percaya terhadap Geertz bayak

sekali ritual-ritual yang dilakukan oleh masyarakat bali yang

bernotabene beragama hindu. Manager sebagai change

agen. Maksudnya adalah bahwa kebersamaan dapat

diartikan sebagai hard to dispel.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Enam Krusial Karakteristik Komunikasi

(Gamble, 2005: 14-15)

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

1. Communication is Dynamic (komunikasi sebagai

dinamika)

Ketika kita membicarakan komunikasi sebagai

sebuah proses dinamika, kita mengartikannya bahwa

semua elemen selalu berpengaruh dan mempengaruhi

yang lain. Sejak semua orang berinteraksi dengan yang

lain, apapun yang terjadi kepada satu individu

menentukan hal yang terjadi kepada yang lain.

2. Communication is Unrepeatable and Irreversible

Setiap manusia berhubungan dengan pengalaman

adalah unik. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya dan

tidak akan pernah terjadi hanya dalam arah yang sama.

Artinya kita tidak dapat melangkah hanya dengan satu

cara yang sama, dan kita harus berkomunikasi dengan

dua orang atau lebih jika mengingkan adanya

pengalaman-pengalaman yang baru.

3. Communication is Affected by Culture

( Komunikasi dipengaruhi oleh kebudayaan)

Bagaimana cara kita memformulasikan dan

menginterpretasikan pesan tergantung dengan

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

kebudayaan kita. Keberagaman kebudayaan, termasuk

ras, etnis, gender, dan usia, pengaruh artibut kita

kepada komunikasi. Perbedaan kebudayaan tidak

hanya antara individu-individu yang mengucapkan

dengan logat yang berbeda-beda tetapi antara individu-

individu yang berbicara dengan bahasa yang sama

dengan baik.

4. Communication is Influenced by Ethnics

(komunikasi adalah pengaruh dari etnis)

Suku-suku kebudayaan merupakan prinsip-prinsip

moral, nilai-nilai dan kepercayaan yang anggota

masyarakat menggunakan untuk pembentuk

kepribadian. Sejak komunikasi memiliki konsekuensi-

konsekuensi, itu membungkus hak asasi dan kesalahan.

5. Communication is Competence-Based

(Komunikasi adalah dasar kompetensi)

Beberapa lama kita memiliki perbedaan kekuatan

dan kelemahan komunikasi, kita dapat semua

keuntungan yang berasal dari berkomunikasi dengan

baik. Ketika kita menambahkan pada pengetahuan dan

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

membuat suatu komitmen terhadap perkembangan

keterampilan dalam mengaplikasikan pengetahuan

tersebut melalui suatu persiapan dari stimulasi

komunikasi atau konteks, sehingga kita mendapatkan

kompetisi komunikasi.

6. Communication is Being Transformed by Media

and Technology (komunikasi adalah telah

menjadi transformasi oleh media dan tekhnologi)

Komunikasi merupakan media penyaluran pesan

dari pengirim pesan kepada sang penerima pesan.

Komunikasi dapat dilakukan dengan cara tatap muka,

melalui kertas (surat), radio atau televisi bukan sebagai

konstitusi pesan yang sama. Saluran komunikasi dapat

mengubah sesuatu. Dalam perkembangan tekhnologi,

kita dapat dengan mudah memberikan cara

berkomunikasi dengan cepat untuk mengetahui

perkembangan situasi yang berada jauh dengan kita.

Misalnya dengan surat kabar, televisi, telpon, dll.

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

Refrensi:

• Littlejohnn, Stephen W.___. Theories of Human

Communication 7th edition. New Mexico:

Albuquerque.

• Gamble & Gamble. 2003. Communication Work 8th

edition. New York: Mc Graw Hill

• Griffin, EM. 1999. A First Look at Communication

Theory 4th edition. New York: Mc Graw Hill.


24
Di susun oleh: Dian T Indrawan
June 8,
RESUME TEORI KOMUNIKASI DARI BERBAGAI SUMBER
2010

• Mulyana, Prof. Deddy, M.A., Ph.D. 2009. Ilmu

Komunikasi : Suatu Pengantar. Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya

24
Di susun oleh: Dian T Indrawan