P. 1
Sosialisasi Pedoman Penyusunan Evaluasi Diri

Sosialisasi Pedoman Penyusunan Evaluasi Diri

|Views: 675|Likes:
Dipublikasikan oleh Rahmat Miftahul Habib
Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Tahun 2008.
Sosialisasi dari Dikti dan BAN-PT.
Instrumen Akreditasi Program Studi Sarjana Tahun 2008.
Sosialisasi dari Dikti dan BAN-PT.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rahmat Miftahul Habib on Jun 08, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

BAN-PT

EVALUASI-DIRI PROGRAM STUDI

BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI
JAKARTA 2008
1

PROSEDUR AKREDITASI PROGRAM STUDI
Izin operasi Tidak terakreditasi Evaluasi-diri Rekomendasi pembinaan Permohonan akreditasi kepada BAN-PT BAN-PT mengirim borang Borang terisi dikirim ke BAN-PT bersama Laporan Evalasi-diri Asesmen Kecukupan

PENGUMUMAN KEPUTUSAN AKREDITASI

Penilaian Akhir Pleno BAN

Validasi Asesmen Lapang

2

SIKLUS PENJAMINAN MUTU
EVALUASI-DIRI
dan seterusnya…

PERBAIKAN INTERNAL DAN PEMBINAAN

PERBAIKAN INTERNAL

KEPUTUSAN AKREDITASI

EVALUASI EKSTERNAL/ AKREDITASI

3

MAKNA EVALUASI-DIRI EVALUASI-DIRI: UPAYA PROGRAM STUDI/LEMBAGA PERGURUAN TINGGI UNTUK MENGETAHUI GAMBARAN MENGENAI KINERJA DAN KEADAAN DIRINYA MELALUI PENGKAJIAN DAN ANALISIS YANG DILAKUKAN OLEH PROGRAM STUDI/PERGURUAN TINGGI SENDIRI BERKENAAN DENGAN SWOT
4

Kepercayaan Stakeholders

TUGAS SPKI*
DOKUMEN EVALUASI-DIRI INSTITUSI/ PROGRAM STUDI [selalu dimutakhirkan]

JAMINAN MUTU INTERNAL AKREDITASI EVALUASI EKSTERNAL USULAN PROYEK [PHKI] ALAT MANAJEMEN

*SPKI = SATUAN PENJAMINAN KUALITAS INTERNAL (Internal Quality Assurance Unit)

Pengembangan/ Perbaikan yang Sinambung

5

EVALUASI DIRI UNTUK AKREDITASI DAN PHKI

KELAYAKAN MENYELENGGA -RAKAN PROGRAM

DOKUMEN AKREDITASI UMUM
LAPORAN EVALUASIDIRI

AKREDITASI DOKUMEN EVALUASIDIRI

SWOT

RCA

PHKI
= Root Cause Analysis = Force Field Analysis = Gap Analysis = Benchmarking

FFA GA BM
KELAYAKAN MEMPEROLEH HIBAH KOMPETISI

SPESIFIK PROPOSAL PHKI
6

CA FA A M

TUJUAN EVALUASI DIRI
Untuk mendapatkan gambaran keseluruhan input-processoutput-outcomeimpact penyelenggaraan pendidikan Program Studi Perencanaan, program studi. Pengembangan program studi. Perbaikan program studi.

untuk

untuk

SECARA SINAMBUNG
7

untuk

Tujuan Internal
1. Diperolehnya profil yang komprehensif 2. Tersusunnya pangkalan data program studi 3. Dikembangkannya sistem penjaminan mutu internal

Tujuan Eksternal
1. Tersedianya sistem informasi yang lengkap 2. Kesiapan untuk evaluasi eksternal untuk BAN-PT 3. Penyusunan proposal hibah kompetisi

8

MANFAAT ED
1. Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan 2. Melakukan peninjauan kembali seluruh kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas 3. Memperkuat budaya evaluasi diri 4. Memperpkuat jiwa korsa 5. Memperkenalkan staf baru 6. Menemukan kader baru 7. Memberikan informasi kepada sivitas akademika
9

“KIAT” PENYUSUNAN LAPORAN EVALUASI-DIRI
1. Evaluasi-diri merupakan upaya mawas diri yang digunakan untuk mengembangkan dan memperbaiki mutu program studi/perguruan tinggi yang dilakukan secara sinambung (continuous), tidak atas permintaan pihak lain: institutional/management tool. 2. Dokumen evaluasi-diri merupakan bahan dasar untuk menyusun borang, portfolio, atau proposal lainnya. 3. Data dan informasi yang diberikan dalam laporan evaluasi-diri sesuai dengan keadaann yang sebenarnya. 4. Berikan evidensi/bukti yang mendukung informasi yang diberikan.

5. Lakukan analisis antar komponan, misalnya dalam bentuk analisis SWOT – bukan hanya deskripsi yang terpisah-pisah – yang digunakan sebagai dasar untuk pengembangan program dan strategi pelaksanaannya. 6. Format dan isi laporan selaras dengan pedoman yang diberikan oleh pihak yang meminta laporan evaluasidiri. 7. Dilaksanakan oleh suatu tim khusus yang terdiri atas personel yang paling mengetahui keadaan program studi/perguruan tinggi. 8. Pimpinan lembaga/program studi dan semua pihak di dalam lembaga memberikan dukungan penuh. 9. Menggunakan orang luar untuk turut melakukan penilaian, bukan untuk menyusun laporan.

10. Evaluasi-diri dilaksanakan dengan motivasi intrinsik. 11. Dirancang sesuai dengan keperluan lembaga. 12. Dimaksudkan untuk menilai kembali tujuan dan kebijakan lembaga, serta mengembangkan/ memperbaiki program. 13. Berbagai permasalahan ditemukan, diteliti dan dicarikan alternatif pemecahannya. 14. Perbaikan dilakukan selama proses berlangsung. 15. Hasilnya berupa perbaikan proses evaluasi kelembagaan dan analisis-diri. 16. Laporan disusun dengan baik.

TUJUAN EVALUASI-DIRI (evaluasi internal)
1. PENEMUAN PROFIL LEMBAGA YANG KOMPREHENSIF 2. PERENCANAAN DAN PERBAIKAN-DIRI YANG SINAMBUNG 3. PENJAMINAN MUTU INTERNAL YANG VALID 4. PEMBERIAN INFORMASI YANG JELAS KEPADA PIHAK TERKAIT 5. PERSIAPAN EVALUASI EKSTERNAL (AKREDITASI) 6. PEMENUHAN PERSYARATAN BERBAGAI PROPOSAL.

MANFAAT EVALUASI-DIRI BAGI LEMBAGA

1. Membantu dalam identifikasi masalah, penilaian 2. 3.
4. program dan pencapaian sasaran. Memperkuat budaya evaluasi kelembagaan (institutional evaluation) dan analisis-diri. Memperkenalkan staf baru kepada lembaga. Memperkuat jiwa korsa dalam lembaga, memperkecil kesenjangan antara tujuan pribadi dan tujuan lembaga dan mendorong keterbukaan. Menemukan kader baru bagi lembaga.

5.

6. Mendorong program studi/lembaga perguruan tinggi untuk meninjau kembali kebijakan yang telah usang. 7. Memberi informasi tentang status program studi/lembaga perguruan tinggi dibandingkan dengan lembaga lain.

ANALISIS SISTEMIK MENGENAI KOMPONEN-KOMPONEN EVALUASI-DIRI PROGRAM STUDI DAN ATAU INSTITUSI PERGURUAN TINGGI
VISI DANMASUKAN MISI

PENINGKATAN DAN KENDALI MUTU TINDAK LANJUT

LINGKUNGAN TUJUAN SASARAN DAN
SISTEM INFORMASI BALIKAN

TATA PAMONG (GOVERNANCE)

KEPEMIMPINAN

MAHASISWA MASUKAN

PENGELOLAAN PROGRAM PROSES PEMBELAJARAN SUASANA AKADEMIK PENELITIAN DAN PMK

PROSES PROSES

LULUSAN DAN KELUARAN KELUARAN LAIN

DOSEN DAN TENAGA PENDUKUNG

KURIKULUM BIAYA DAN SUMBER INSTRUMENTAL DANA

SARANA DAN PRASARANA MASUKAN

KOMPONEN-KOMPONEN EVALUASI-DIRI
A. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI C. MAHASISWA DAN LULUSAN D. SUMBERDAYA MANUSIA E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK KEUANGAN/PENDANAAN F. PEMBIAYAAN, SARANA, DAN PRSARANA PENGELOLAAN PROGRAM G. PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA

PP 19/2005 STANDAR NASIONALPENDIDIKAN
BAB II LINGKUP, FUNGSI, DAN TUJUAN Pasal 2 (1) Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi: a. standar isi; b. standar proses; c. standar kompetensi lulusan; d. standar pendidik dan tenaga kependidikan; e. standar sarana dan prasarana; f. standar pengelolaan; g. standar pembiayaan; dan h. standar penilaian pendidikan. (2) Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikan sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukan evaluasi, akreditasi, dan sertifikasi. (3) Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan 17 kehidupan lokal, nasional, dan global.

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
PENILAIAN PENDIDIKAN

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

ISI
PROSES

PP 19/2005, BAB II, KOMPETENSI Pasal 2 LULUSAN PENGELOPEN
LAAN
DIDIK SARANA DAN DAN PRA- TENAGA SARANA KEPENDIDIKAN

PEMBIAYAAN

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN

18

Kaitannya dengan Standar Nasional Pendidikan [PP 19/20-05] 1. STANDAR ISI 2. STANDAR PROSES 3. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 4. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 5. STANDAR SARANA DAN PRASARANA 6. PENGELOLAAN 7. STANDAR PEMBIAYAAN
A. VISI, MISI, SASARAN, DAN TUJUAN B. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, & SISTEM INFORMASI C. MAHASISWA & LULUSAN D. SUMBERDAYA MANUSIA E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN & SUASANA AKADEMIK F. PEMBIAYAAN, SARANA & PRASARANA G. PENELITIAN, PENGABDIAN

KOMPONEN-KOMPONEN EVALUASI-DIRI

andar Nasional Pandidikan

Analisis Sistemik Komponen Pendidikan

Rincian Standar Nasional Pendidikan [PP 19/2005] Standar Nasional Pandidikan Analisis Sistemik Komponen Pendidikan STANDAR ISI STANDAR PROSES STANDAR KOMPETENSI LULUSAN STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR SARANA DAN PRASARANA STANDAR PENGELOLAAN KURIKULUM TATA PAMONG (Governance) SISTEM PEMBELAJARAN SUASANA AKADEMIK MAHASISWA DAN LULJSAN SUMBER DAYA MANUSIA SARANA DAN PRASARANA VISI, MISI, SASARAN, DAN TUJUAN SISTEM PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI SISTEM JAMINAN MUTU PEMBIAYAAN PENELITIAN, PENGABDIAN 20 KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA

KOMPONEN-KOMPONEN EVALUASI-DIRI

STANDAR PEMBIAYAAN STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

Pemanfaatan Pakar Sejawat
a. Jika perlu, program studi/lembaga perguruan tinggi dapat memanfaatkan pakar sejawat sebagai pengkaji dari luar untuk penilaian, tetapi bukan untuk menyusun laporan. b. Nama pakar sejawat dicantumkan dalam laporan evaluasi-diri. c. Pemanfaatan kunjungan tim dari luar untuk mendorong perubahan. d. Pemanfaatan kerjasama dengan badan-badan eksternal.

FORMAT LAPORAN
JUDUL LAPORAN DAFTAR ISI RINGKASAN / Abstrak SUSUNAN TIM DAN TUGASNYA I. DESKRIPSI tujuan, 1. Visi, misi, KOMPONEN: dan sasaran 2. Tatapamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, penjaminan mutu, dan sistem informasi 3. Mahasiswa dan lulusan 4. Sumberdaya ma 6. Pembiayaan, sarana, dan prsarana 7. Penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama II. ANALISIS SWOT 1. Analisis antarkomponen 2. Strategi dan pengembangan program REFERENSI

PERWAJAHAN LAPORAN
 Kertas A-4  Spasi: 1.5 Bentuk huruf (Font): Times new

Roman atau Arial  Ukuran huruf: 12  Sistematis  Perwajahan dan tata tulis konsisten  Bahasa Indonesia yang baik & benar

ANALISIS DATA EVALUASI-DIRI

Data Evaluasi-diri
 Data dan informasi: keadaan sebenarnya.  Data pendukung (dapat menggunakan format BAN-PT atau membuat sendiri).  Deskripsi SWOT (setiap komponen).  Analisis SWOT (antarkomponen).  Rumusan strategi dan pengembangan program.

SARAN UNTUK MELAKUKAN ANALISIS SWOT Langkah 1: Identifikasi kelemahan dan ancaman yang paling urgen untuk diatasi secara umum pada semua komponen. Langkah 2: Identifikasi kekuatan dan peluang yang diperkirakan cocok untuk upaya mengatasi kelemahan dan ancaman yang telah diidentifikasi lebih dahulu pada Langkah 1. Langkah 3: Masukkan butir-butir hasil identifikasi (Langkah 1 dan Langkah 2) ke dalam Bagan Deskripsi SWOT. Langkah ini dapat dilakukan secara keseluruhan, atau jika terlalu banyak, dapat dipilah menjadi analisis SWOT untuk komponen masukan, proses, dan keluaran.

DESKRIPSI KKPA [SWOT]

KEKUATAN (S)

KELEMAHAN (W)

PELUANG (O)

ANCAMAN (T)

Langkah … (lanjutan)

Langkah 4: Rumuskan strategi atau strategi-strategi yang direkomendasikan untuk menangani kelemahan dan ancaman, termasuk pemecahan masalah, perbaikan, dan pengembangan lebih lanjut. Langkah 5: Tentukan prioritas penanganan kelemahan dan ancaman itu, dan susunlah suatu rencana tindakan untuk melaksanakan program penanganan. Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan dalam analisis SWOT, yaitu sebagai berikut.

Analisis KKPA (SWOT Analysis)
Kekuatan Kelemahan Peluang Ancaman
Faktor Internal
lingkungan internal organisasi

Faktor Eksternal

lingkungan eksternal organisasi
Dwatmadji

Analisis KKPA
Kecukupan
(kualitas dan kuantitas)

Sumber

Fisik
(gedung, kantor, fasislitas komputer, informasi, manusia)

Kekuatan Kekuatan & & Kelemahan Kelemahan

Daya

Kemampuan untuk mendapatkan sumber Nama besar Didengarkan

Tujuh S

Strategy [strategi] Structure [struktur] Systems [sistem] Shared values [nilai bersama] Staff [Staf] Skills [Keterampilan] Style [Gaya] 30

Dwatmadji

Analisis KKPA
Lingkungan
Sosial Politik Teknologi Ekonomi Legalitas

Peluang Peluang & & Ancaman Ancaman

Analisis pasar

Mahasiswa Staf dipengaruhi oleh informasi, opini, dan citra

Pesaing

Universitas lain Prodi lain Staf dipengaruhi oleh informasi, opini, dan citra
31

Dwatmadji

Lingkungan Eksternal
• SISTEM PENDIDIKAN • KEBIJAKAN KEUANGAN • SISTEM PEMERINTAHAN

Pemerintah

• KOMPETENSI LULUSAN • GLOBALISASI • STRATEGY PENGEMBANGAN

Masyarakat lokal

Industri

Lulusan SLTA

Jurusan/ Departemen/ Prodi

Pasar Kerja

Stakeholders Internasl • PELAYANAN AKADEMIK • KEBIJAKAN PENGEMB. KARIR • KETERLIBATAN SEMUA ELEMEN

Stakeholders Eksternal

Pewsaing

• AKUNTABILITAS PUBLIK • SUPPORT EXTERNAL • RECOGNITION

Dwatmadji

Analisis KKPA Analisis KKPA
S>W O>T S<W O<T

Perluasan

Konsolidasi
Dwatmadji

34

Analisa LINGKUNGAN INTERNAL:

1. S = Strengths (Kekuatan)

adalah “kekuatan-kekuatan” yg dimiliki & ada di Program Studi/Fakultas/Jurusan/ Sekolah Tinggi/Akademi dan andal untuk didayagunakan agar Program Studi dapat tumbuh dan berkembang serta menang bersaing. Semakin mampu mengkuantifikasi “kekuatan” yg ada = semakin hebat analisis ED-nya.
35

Adil Basuki Ahza

Analisa LINGKUNGAN INTERNAL:

2. W = Weaknesses (Kelemahan)
adalah “kelemahan-kelemahan” yg dimiliki dan ada dlm Program Studi/Fakultas/Jurusan /Sekolah tinggi/Akademi, yg menjadikan PS sukar/tidak dapat tumbuh dan berkembang dan tidak mampu bersaing. Semakin mampu mengkuantifikasi “kelemahan” yg ada = semakin hebat analisa ED-nya.
Adil Basuki Ahza
36

Analisa LINGKUNGAN EKSTERNAL:

3. O = Opportunity (Peluang)
adalah sebanyak mungkin “peluang” yg dapat diraih dan didayagunakan agar program studi dapat tumbuh dan berkembang dan mampu mengalahkan pesaing-pesaingnya. Semakin mampu mengkuantifikasi “peluang” yg ada akan semakin hebat analisa ED-nya.

Adil Basuki Ahza

37

Analisa LINGKUNGAN EKSTERNAL:

4. T = Threats (Ancaman)
Adalah ancaman-ancaman thd keberlangsungan PS dlm persaingan yg jika PS tidak memahaminya & menyadari untuk segera diatasi atau diantisipasi, maka kehidupan, kemampu-tumbuhan, kemampubersaingan PS sbg organisasi bisa hancur

Adil Basuki Ahza

38

 Program Studi harus mampu menganalisis semua bagian dari sistem manajemen secara komprehensif: – INPUTS (Masukan) – PROCESES (Proses-proses) – OUTPUTS (Keluaran) – OUTCOMES (Hasil) – IMPACTS (Dampak)
Adil Basuki Ahza
39

1. Input – SDM (DOSEN, STAF PENDUKUNG (Teknisi/Laboran/ Adminstrasi, Kerumahtanggan) – Mahasiswa (calon mahasiswa & Mhs) – Suprastruktur (kurikulum) – Keuangan&Dana – MIS/ICT – Fasilitas (Gedung & Peralatan) & Infrastruktur (Sarana & Prasarana) 2. Process (Pembelajaran, suasana akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM)) 3. Output (Sarjana,hasil penelitian, Hasil PkM) 4. Outcome (Persebaran lulusan, penerbitan buku, hasil penelitian, dan hasil PkM) 5. Impact (Kinerja lulusan di masyarakat, perujukan hasil penelitian, PkM dan penerbitan oleh masyarakat akademik)
Adil Basuki Ahza
40

Setiap elemen enabler & internal Resources harus dievaluasi secara “rigorous” kedalam rentang S s/d W

S

Setiap elemen lingkungan external PESTE bisa dievaluasi menjadi/

Max-Max

kedalam rentang peluang (O), atau ancaman (T)

HASIL STRATEGI ANALISIS SWOT

O

Min-Max

W

Max-Min

Min-Min
41

Adil Basuki Ahza

T

ANALISIS KKPA [SWOT]
Faktor Internal Faktor Eksternal

Kekuatan [S]
Strategi SO -------------------------Gunakan “S” untuk memanfaatkan “O”

Kelemahan [W]
Strategi WO ---------------------------Menghilangkan “W” dan memanfaatkan “O”

Peluang [O]

Perluasan Konsolidasi
Strategi ST -----------------------Gunakan “S” untuk Menghindarkan “T” Strategi WT -------------------------Minimalkan “W” untuk Menghindarkan “T”

Ancaman [T]

43

RINCIAN SETIAP KOMPONEN EVALUASI-DIRI

A

RINCIAN SETIAP KOMPONEN EVALUASI – DIRI
A. VISI, MISI, SASARAN DAN TUJUAN 1. Rumusan visi program studi yang konsisten dengan visi lembaga. 2. Rumusan misi program studi yang diturunkan dari misi lembaga. 3. Rumusan tujuan program studi yang merujuk tujuan lembaga. 4. Rumusan sasaran program studi yang relevan dengan misinya. 5. Analisis keterkaitan antara visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi.
Sumber Informasi, antara lain: Statuta, Renstra, direktori program studi, kurikulum program studi, peraturan perundang-undangan yang terkait.

Rincian Komponen … (lanjutan)

B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI (1) 1. Struktur dan suasana organisasi. 2. Personil beserta fungsi dan tugas pokoknya. 3. Sistem kepemimpinan, dan pengalihan (deputizing) serta akuntabilitas pelaksanaan tugas. 4. Partisipasi civitas academica dalam pengembangan kebijakan, serta pengelolaan dan koordinasi pelaksanaan program. 5. Perencanaan program jangka panjang (Renstra) dan monitoring pelaksanaannya sesuai dengan visi, misi, sasaran dan tujuan program. 6. Efisiensi dan efektivitas kepemimpinan. 7. Evaluasi program dan pelacakan lulusan. 8. Perencanaan dan pengembangan program, dengan memanfaatkan hasil evaluasi internal dan eksternal.

Rincian Komponen … (lanjutan)

B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI (2) 9. Kerjasama dan kemitraan. 10. Dampak hasil evaluasi program terhadap pengalaman dan mutu pembelajaran mahasiswa. 11. Rancangan pengembangan sistem informasi. 12. Kecukupan dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana pendukung untuk pemberdayaan sistem informasi. 13. Efisiensi dan efektivitas pemanfaatan sistem informasi. 14. Keberadaan dan pemanfaatan on-campus connectivity devices (intranet)  LAN. 15. Keberadaan dan pemanfaatan global connectivity devices (internet)  WAN.

Rincian Komponen … (lanjutan)

B. TATAPAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, PENJAMINAN MUTU, DAN SISTEM INFORMASI (3) 16. Pengelolaan mutu secara internal pada tingkat program studi. 17. Hubungan dengan penjaminan mutu pada tingkat lembaga. 18. Dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman dan mutu hasil belajar mahasiswa. 19. Pengembangan program. 20. Metodologi baku mutu (benchmarking). 21. Evaluasi internal yang berkelanjutan. 22. Pemanfaatan hasil evaluasi internal dan eksternal/akreditasi dalam perbaikan dan pengembangan program. 23. Kerja sama dan kemitraan instansi terkait dalam pengendalian mutu.
Sumber informasi, antara lain: Statuta, Renstra, laporan tahunan, risalah rapat pimpinan, hasil studi pelacakan, rencana pengembangan program, hasil evaluasi internal, hasil akreditasi, pedoman pelaksanaan penjaminan mutu internal, laporan khusus unit pelayanan informasi, pengamatan pemanfaatan sistem informasi, peraturan perundang-undangan terkait.

Rincian Komponen … (lanjutan)

C. MAHASISWA DAN LULUSAN (1) 1. 2. 3. 4. 5. 6. Sistem rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa. Profil mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kepanitiaan. Kegiatan ekstra-kurikuler. Keberlanjutan penerimaan mahasiswa (minat calon mahasiswa) Pelayanan untuk mahasiswa: a. Bantuan tutorial yang bersifat akademik; b. Informasi dan bimbingan karir; c. Konseling pribadi dan sosial.

Rincian Komponen … (lanjutan)

C. MAHASISWA DAN LULUSAN (2) 7. Hasil Pembelajaran a. Kompetensi yang dicapai dibandingkan dengan yang diharapkan. b. Kesesuaian kompetensi yang dicapai dengan tuntutan dan kebutuhan pemanfaat lulusan. c. Data kemajuan, keberhasilan, dan kurun waktu penyelesaian studi (termasuk IPK dan yudisium lulusan). d. Kepuasan lulusan. 8. Kualitas dan kurun waktu penyelesaian tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi (termasuk proses penelitiam, penulisan, dan pembimbingannya). 9. Kepuasan pemanfaat lulusan dan keberlanjutan penyerapan lulusan.
Sumber informasi, antara lain: Statuta, Renstra, laporan tahunan, buku pedoman rekrutmen dan seleksi calon mahasiswa, pedoman layanan mahasiswa, hasil studi pelacakan, laporan wisusda tahunan/tengah tahunan, transkrip hasil belajar para lulusan, direktori lulusan program studi, hasil studi pelacakan, peraturan perundang-undangan yang terkait.

Rincian Komponen … (lanjutan)

D. SUMBERDAYA MANUSIA 1. Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung. 2. Pengelolaan dosen dan tenaga pendukung. 3. Profil dosen dan tenaga pendukung: mutu, kualifikasi, pengalaman, ketersediaan (kecukupan, kesesuaian, dan rasio dosen/tenaga pendukung terhadap mahasiswa). 4. Karya akademik dosen (hasil penelitian, karya lainnya). 5. Peraturan kerja dan kode etik. 6. Pengembangan staf. 7. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya.
Sumber informasi, antara lain: buku pedoman rekrutmen dan seleksi calon dosen dan tenaga pendukung, direktori program studi, program pengembangan staf, laporan tahunan pimpinan program studi/ perguruan tinggi, peraturan perundang-undangan yang terkait.

Rincian Komponen … (lanjutan)

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK KEUANGAN/PENDANAAN (1)
Kesesuaian kurikulum dengan visi, misi, sasaran, dan tujuan. Relevansi dengan tuntutan dan kebutuhan stakeholders. Kompetensi dan etika lulusan yang diharapkan. Derajat integrasi materi pembelajaran (intra dan antar disiplin). Kurikulum lokal. Mata kuliah pilihan. Skripsi/tesis/disertasi/tugas akhir. Struktur dan isi kurikulum (keluasan, kedalaman, koherensi, penataan/organisasi). 9. Peluang mahasiswa untuk: melanjutkan studi, mengembangkan pribadi, memperoleh pengetahuan dan memahami materi khusus sesuai dengan bidang studinya, mengembangkan keterampilan yang dapat ditransfer, terorientasikan ke arah karir dan pemerolehan pekerjaan. 10. Misi pembelajaran a. Pengembangan/pelatihan kompetensi yang diharapkan. b. Efisiensi internal dan eksternal. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Rincian Komponen … (lanjutan)

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK KEUANGAN/PENDANAAN (2)
11. Mengajar a. Kesesuaian strategi dan metode dengan tujuan. b. Relevansi. c. Efisiensi dan produktivitas. d. Struktur dan rentang kegiatan mengajar. e. Penggunaan teknologi informasi.

12. Belajar a. Keterlibatan mahasiswa. b. Peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan: 1) pengetahuan dan pemahaman materi khusus sesuai dengan bidangnya, 2) keterampilan umum dan yang dapat ditransfer, 3) memahami dan memanfaatkan kemampuannya sendiri, 4) kemampuan belajar mandiri, 5) nilai, motivasi dan sikap.

Rincian Komponen … (lanjutan)

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK KEUANGAN/PENDANAAN (3)

13. Penilaian
a. Peraturan dan data mengenai kemajuan dan penyelesaian studi mahasiswa setiap tahun. b. Strategi dan metode penilaian kemajuan dan keberhasilan mahasiswa. c. Penentuan yudisium. d. Penelaahan mengenai kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan. 14. Sarana yang tersedia untuk memelihara interaksi dosen –mahasiswa, baik di dalam maupun di luar kampus, dan untuk menciptakan iklim yang mendorong perkembangan dan kegiatan akademik/profesional.

Rincian Komponen … (lanjutan)

E. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK KEUANGAN/PENDANAAN (4) 15. Mutu dan kuantitas kegiatan interaksi akademik dosen, mahasiswa, dan civitas academica lainnya. 16. Rancangan menyeluruh untuk mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 17. Keikiutsertaan civitas academica dalam kegiatan akademik (seminar, simposium, diskusi, ekshibisi) di kampus. 18. Pengembangan kepribadian ilmiah.
Sumber informasi, antara lain: Statuta, Renstra, laporan tahunan, buku pedoman pengembangan kurikulum, hasil studi pelacakan, statuta, Renstra, kebijakan pimpinan, kebijakankebijakan mengenai pembelajaran, pedoman evaluasi hasil pembelajaran, pedoman pembelajaran, hasil pengamatan, laporan tahunan, peraturan akademik yang berlaku, laporan wisusda tahunan/tengah tahunan, transkrip hasil belajar para lulusan, direktori lulusan program studi, hasil studi pelacakan,

Rincian Komponen … (lanjutan)

1. 2. 3. 4.

F. PEMBIAYAAN, SARANA, DAN PRSARANA Sumber dana dan pembiayaan. Sistem alokasi dana. Pengelolaan dan akuntabilitas. Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya.

5. Pengelolaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana. 6. Ketersediaan dan kualitas gedung, ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan, dll. 7. Fasilitas komputer dan pendukung pembelajaran dan penelitian. 8. Kesesuaian dan kecukupan sarana dan prasarana. 9. Keberlanjutan pengadaan, pemeliharaan dan pemanfaatannya.
Sumber informasi, antara lain: Statuta, Renstra, laporan tahunan, laporan keuangan tahunan, rencana pengembangan lembaga, peraturan perundang-undangan terkait.

Rincian Komponen … (lanjutan)

G. PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA (1) 1. Kualitas, produktivitas, relevansi sasaran, dan efisiensi pemanfaatan dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 2. Agenda, keberlanjutan, diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepadqa masyarakat. 3. Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bersama dosen dan mahasiswa. 4. Banyak dan kualitas kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa. 5. Hubungan antara pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 6. Banyak dan kualitas kegiatan penelitian dan publikasi dosen.

Rincian Komponen … (lanjutan)

G. PENELITIAN, PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJASAMA (2) 7. Hubungan kerja sama dan kemitraan penelitian dengan lembaga lain. 8. Publikasi hasil penelitian, kumpulan rangkuman tugas akhir mahasiswa. 9. Kerjasama dengan instansi yang relevan. 10. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan kerjasama. 11. Hasil kerjasama yang saling mengjntungkan. 12. Kepuasan fihak-fihak yang bekerjasama
Sumber informasi, antara lain: Statuta, Renstra, rancangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, daftar tugas pembimbingan mahasiswa, catatan mengenai penyelesaian tesis, daftar tesis, naskah MoU kerjasama, peraturan perundang-undangan terkait.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->