Anda di halaman 1dari 7

Sistem gerak pada manusia dan vertebrata

A. Tulang
Rangka manusia tersusun oleh lebih dari 200 potong tulang yang saling berhubungan
dan bertemu pada sambungan tertentu. Tulang merupakan alat gerak pasif karena
tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot.
Berdasarkan jensinya, tulang dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Tulang rawan
Ada dua jenis tulang rawan, yaitu :
a. Tulang rawan hialin ; merupakan tulang rawan sederhana dengan bahan
yang seragamn. Tulang rawan hialin terdapat pada dinding trakea, ujung
tulang tungkai dan lengan anggota badan, sendi tulang, dan antar tulang rusuk
dan tulang dada.
b. Tulang rawan elastis ; bersifat lentur dan terdapat dihidung, dan daun
telinga.
c. Tulang rawan serabut ; bersifat kuat, tetapi kurang lentur dibandingkan
dengan bentuk tulang rawan lainnya, terdapat pada antar ruas tulang belakang.
2. Tulang
Yang dimaksud dengan tulang dalam kehidupan sehari-hari adalah tulang keras.
Tulang berasal dari tulang rawan. Proses dari tulang rawan menjadi tulang disebut
osifikasi.
Ruang antar sel tulang banyak berisi zat kapur, yaitu kalsium karbonar, kalsium
posfat, sedikit zat perekat, dan protein. Oleh sebab itu, tulang bersifat keras dan
tidk lentur.
Bagian luar tulang diselaputi oleh selapis jaringan ikat yang lait. Lapisan ini
disebut periosteum yang merupakan tempat melekatnya otot.
Ada dua macam tulang berdasarkan sifat bahan penyusunnya, ayitu :
a. Tulang kompak ; mempunyai bahan penyusun yang rapat dan padat,
misalnya lapisan luar tulang pipa.
b. Tulang spons ; mempunyai bahan penyusun berongga, misalnya tulang
pendek, tulang pipih, dan ujung tulang panjang dekat sambungan tulang.
Berdasarkan bentuknya, tulang terbagi atas :
a. Tulang pipa
Bentuk tulang pipa adalah panjang seperti pipa, kedua ujungnya membesar
berupa bonggol yang tersusun dari tulang spons. Bagian tengah tulang pipa
berisi sumsum kuning dan lemak. Contohnya adalah tulang lengan atas, tulang
paha, tulang betis, tulang ruas jari kaki, dan tulang ruas jari tangan.
b. Tulang pipih
Bentuk tulangnya pipih, didalamnya berongga-rongga seperti spons. Tulang
ini berisi sumsum merah. Contohnya adalah tulang usus, tulang rusuk, tulang
dada, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
c. Tulang pendek
Bentuk tulangnya bulat pendek. Tulang pendek berisi sumsum merah.
Contohnya adalah ruas-ruas tulang belakang, pergelangan kaki dan
pergelangan tangan.
3. Sumsum tulang
Sumsum tulang mengisi rongga bagian dalam tulang. Ada dua macam sumsum
tulang, yaitu sumsum merah dan sumsum kuning.
Sumsum merah merupakan tempat pembentukan sel darah merah. Sumsum
kuning terdapat pada tulang anggota gerak orang dewasa. Sumsusm kuning ini
terbentuk dari campuran sel jaringan ikat misalnya jaringan lemak dan sumsum
merah.
4. Pertumbuhan tulang
Tulang merupakan jaringan hidup yang dapat tumbuh dan memperbaiki sendiri
bagian yang rusak. Beberapa jenis tulang tumbuh dari tulang rawan, misalnya
tulang pipa.
Pertumbuhan memanjang tulang terjadi pada daerah pertumbuhan di dekat ujung
tulang yang disebut cakra epifise.
B. Rangka tubuh manusia
Tulang-tulang yang menyusun rangka tubuh manusia terdiri atas tiga kelompok besar,
yaitu :
1. Tulang tengkorak
2. Tulang badan, dan
3. Tulang anggota gerak
1. Tulang tengkorak
Tulang tengkorak berbentuk pipih, saling berhubungan, dan membentuk rongga.
Tulang tengkorak terbagi atas tulang tengkorak bagian kepala (tempurung kepala)
dan tulang tengkorak bagian muka (wajah).
Tulang tengkorak bagian muka terdiri atas :
a. Tulang rahang atas (2 buah)
b. Tulang rahang bawah (2 buah)
c. Tulang langit-langit (2 buah)
d. Tulang hidung (2 buah)
e. Tulang pipi (2 buah)
f. Tulang mata (2 buah)
g. Tulang pangkal lidah (1 buah)
Tulang tengkorak bagian kepala (tempurung kepala) terdiri atas :
a. Tulang kepala belakang (1 buah)
b. Tulang ubun-ubun (2 buah)
h. Tulang dahi (1 buah)
c. Tulang baji (2 buah)
d. Tulang pelipis (2 buah)
e. Tulang tapis (2 buah)
2. Tulang badan
Tulang badan merupakan kelompok tulang yang membentuk badan. Tulang badan
dikelompokkan lagi menjadi :
a. Kelompok tulang belakang
b. Kelompok tulang dada
c. Kelompok tulang rusuk
d. Kelompok tulang bahu
e. Kelompok tulang panggul
a. Tulang belakang
Tulang belakang berbentuk tulang pendek dan berjumlah 33 ruas. Pada
manusia, tulang belakang terbagi atas lima bagian, yaitu :
1) Tujuh ruas tulang leher
2) Dua belas tulang punggung
3) Lima ruas tulang pinggang
4) Lima ruas tulang kelangkang
5) Emapt ruas tulang ekor
Ruas tulang belakang saling berhubungan melalui saluran ditengah setiap
ruas. Saluran tersebut melindungi sumsusm tulang disepanjang tulang
belakang. Ruas pertama tulang leher disebut tulang atlas yang bewrfungsi
menyangga kepala.
b. Tulang dada
Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan.
Bentuk tulang dada pipih sepanjang ± 15 cm dan terletak di bagian tengah
dada.
Tulang dada mempunyai bagian yang terdiri atas :
1) Bagian hulu
2) Bagin badan
3) Bagian taju pedang
Bagian hulu merupakan tempat melekatnya tulang selangka, sedangkan
bagian badan merupakan tempat melekatnya tujuh pasang tulang rusuk.
c. Tulang rusuk
Jumlah tulang rusuk 12 pasang
Tulang rusuk terdiri atas 3 jenis, yaitu :
1) Tulang rusuk sejati ; berjumlah 7 pasang dan melekat pada tulang
punggung dan tulang dada.
2) Tulang rusuk palsu ; berjumlah 3 pasang dengan bagian belakang
melekat pada tulang punggung, sedangkan bagian depan melakt pada
tulang rusuk diatasnya.
3) Tulang rusuk melayang ; berjumlah 2 pasang dengan bagian belakang
melakat pada tulang punggung, sedangkan bagian depan melayang.
d. Gelang bahu
Tulang gelang bahu tersusun sebagai berikut :
1) Dua tulang selangka
2) Dua tulang belikat
e. Gelang panggul
Tulang ini tersusun atas :
1) Tulang ilium (2 buah)
2) Tulang kemaluan (1 buah)
3) Tulang duduk (2 buah)
3. Tulang anggota gerak
Tulang anggota gerak terdiri atas anggota gerak atas, yaitu tanga, dan anggota
gerak bawah, yaitu kaki.
a) Tulang anggota gerak atas
Tersusun atas :
1. Tulang lengan atas (2 buah)
2. Tulang lengan bawah (4 buah), yaitu 2 buah tulang hasta dan
2 buah tulang pengumpil
3. Tulang pergelangan tangan (2 x 8 buah)
4. Tulang telapak tangan (2 x 5 buah)
5. Tulang ruas-ruas jari tangan (2 x 14 buah)
b) Tulang anggota gerak bawah
1. Tulang paha (2 buah)
2. Tulang tempurung lutut (2 buah)
3. Tulang kering (2 buah) dan tulang betis (2 buah)
4. Tulang pergelangan kaki (2 x 7 buah)
5. Tulang telapak kaki (2 x 5 buah)
6. Tulang ruas-ruas jari kaki (2 x 14 buah)
Rangka tubuh manusia berfungsi :
a. Menegakkan tubuh
b. Tempat melaktanya otot
c. Melindungi bagian vital tubuh (otak, jantung, paru-paru)
d. Memberi bentuk pada tubuh
e. Membentuk sel dara
f. Alat gerak pasif
C. Sendi
Rangka tubuh manusia tersusun dari tulang-tulang yang saling berhubungan,
Hubungan antar tulang gerakan disebut sendi.
Ada 3 macam sendi, yaitu :
1. Sendi mati (sinartosis)
Sendi mati merupakan hubungan antar tulang yang tidak dapat digerakkan.
Penghubung antar tulangnya adalah serabut jaringan ikat. Contoh sendi mati :
hubungan antar tulang tengkorak (sutura) dan hubungan antar tulang pembentuk
gelang panggul.
2. Sendi kaku (Amfiartrosis)
Sendi kaku merupakan hubugan antar tulang yang dapat digerakkan secara
terbatas. Penghubung antar tulangnya adalah jaringan tulang rawan. Contoh sendi
kaku : hubugan antar ruas tulang belakang dan hubungan antar tulang rusuk dan
tulang dada.
3. Sendi gerak (Diartrosis)
Sendi gerak merupakan hubungan antar tulang yang dapat digerakkan dengan
leluasa. Pada kedua ujung tulang yang saling berhubungan terbentuk rongga sendi
yang berisi minyak sendi (cairan sinovial). Contoh sendi gerak : hubungan antar
tulang paha dan gelang pinggul.
Didalam mangkuk sendi terdapat cairan sendi yang berfungsi sebagai pelumas
sehingga tulang tidak berbunyi jika digerakkan.
Sendi gerak ada 4 macam, yaitu :
a. Sendi engsel
Sendi engsel merupakan hubungan dua buah tulang yang salah satu tulangnya
hanya dapat digerakkan kesatu arah saja. Contoh sendi engsel terdapat pada
lutut dan siku.
b. Sendi putar
Sendi putar merupakan hubungan dua buah tulang yang memungkinkan
tulang yang satu bergerak memutar pada tulang lainnya.
Sendi putar terdapat pada hubungan antara tulang atlas (ruas pertmama dari
tulang leher) dengan tulang pemutar yang menyebabkan kepala dapat
berputar.
c. Sendi pelana
Sendi pelana merupakan hubungan dua buah tulang yang permukaannya
berbentuk pelana kuda. Sendi ini terdapat pada antara tulang telapak tangan
dengan ruas tulang jari tangan.
d. Sendi peluru
Sendi peluru merupakan hubungan dua buah tulang yang memungkinkan
terjadinya gerakan ke segala arah. Pada jenis persendian ini sering terjadi
lepas sendi.
Contoh sendi peluru : hubungan antara tulang lengan atas dengan gelang bahu
dan hubungan antara tulang paha dengan gelang panggul.
D. Gangguan dan kelainan pada tulang
Tulang manusia dapat mengalami gangguan atau kelainan. Gangguan dan kelainan
pada tulang dapat disebabkan oleh kecelakaan, kekurangan gizi, kuman penyakit,
faktor keturunan, atau kebiasaan duduk yang salah.
Patah tulang disebut fraktura, sedangkan retak tulang disebut fisura. Bila tulang yang
patah keluar dari permukaan kulit disebut patah tulang terbuka, sedangkan bila tulang
yang patah tetap didalam kulait disebut patah tulang tertutup.
Kuman penyakit, seperti virus polio, dapat menyebabkan gangguan pada tulang,
misalnya orang yang terkena polio akan menjadi lumpuh. Penyakit polio dapat
dicegah dengan imunisasi polio pada bayi.
Kekurangan gizi dan faktor keturunan juga dapat menyebabkan gangguan dan
kelainan pada tulang. Kekurangan vitamin D pada masa pertumbuhan dapat
menyebabkan kaki berbentuk X atau O.
Kebiasaan duduk yang salah dapat menyebabkan kelainan pada tulang punggung,
seperti misalnya skoliosis (sikap duduk yang bengkok ke kiri atau ke kanan), lordosis
(tulang punggung terlalu bengkok kedepan), dan kifosis (tulang punggung bengkok
ke belakang).
E. Rangka hewan
Hewan vertebrata memiliki rangka dalam. Rangka tersebut tertutup oleh otot
(daging).
Fungsi rangka pada hewan vertebrata adalah :
1. Tempat melekatnya otot (daging)
2. Melindungi bagian tubuh yang penting
3. Menegakkan tubuh
Rangka pada hewan sesuai dengan tempat hidup, cara hidup, dan fungsinya. Hewan
yang hidup di air umumnya mempunyai rangka berbentuk streamline (langsing) untuk
memudahkan gerakan di air. Hewan yang dapat terbang, misalnya burung,
mempunyai rangka kaki yang ramping dan sayap yang lebar.
Pada vertebrata berkaki empat, tungkai depan dengan tungkai belakang duhubungkan
oleh tulang belakang yang mendatar yang seperti jembatan.
Pada mamalia berkaki empat, misalnya kuda, kaki yang panjang langsung melekat
pada tulang badannya. Tulang belakangnya menghubungakn tungkai depan dan
tungkai belakang membentuk jembatan yang kokoh dan tidak mudah goyah.
Pada hewan pelompat atau pelari cepat, misalnya harimau atau kijang, tulang
belakangnya agak lentur. Jenis hewan ini tidak dapat berlari jarak jauh.
Cara gerak hewan juga bermacam-macam. Gajah mempunyai kaki lurus, pendek, dan
besar untuk menopang tubuhnya yang berat. Pada waktu berjalan gajah menapakkan
seluruh telapak kakinya, sehingga gajah bergerak lambat. Kucing berjalan dengan
berjinjit pada jari-jari kakinya dan kuda berjalan diatas kuku tunggalnya. Kucing dan
kuda dapat bergerak lebih cepat daripada gajah.
F. Otot
Tulang merupakan alat gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak jika tidak
digerakkan oleh otot. Dengan adanya kerja otot, tubuh dapat digerakkan. Karena itu,
otot disebut alat gerak aktif. Otot disebut juga daging.
Otot merupakan jaringan. Sel-sel membentuk serabut otot. Serabut otot membentuk
berkas otot. Berkas-berkas otot bergabung membentuk otot.
Menurut bentuk dan cara kerjanya terdapat 3 macam otot, yaitu :
Otot polos
Otot polos disebut jga otot alat-alat dalam tubuh, karena otot ini terletak pada
saluran alat-alat tubuh, seperti pada saluran pencernaan, pembuluh darah, saluran
kelamin, dan dinding rahim.
Otot polos bekerja diluar kesadaran, tanpa perintah otak. Otot ini dipengaruhi oleh
saraf autonom, yaitu saraf simpatetik dan para simpatetik.
Ciri-ciri otot polos :
1. Berinti satu
2. Berbentuk gelendong dengan kedua ujungnya meruncing.
3. Bekerja diluar kesadaran, bekerja lambat, teratur, dan tidak cepat lelah.
Otot lurik
Otot lurik disebut juga otot rangka karena otot ini melekat menutupi rangka.
Otot lurik mempunyai ciri-ciri :
1. Sel berinti banyak
2. Bentuknya silindris atau seperti tabung yang mempunyai bagian gelap dan
terang sehingga tampak sepetrti lurik. Sel otot lurik mengandung protein otot,
yaitu aksin dan miosin.
3. Bekerja atas kesadaran atau menurut perintah otak.
Sel-sel otot lurik membentuk serabut otot. Kumpulan serabut ototo membentuk
berkas otot. Kumpulan berkas otot membentuk ototo lurik yang bertaut pada
tulang.
Pada bagian ujung otot lurik terdapat urat otot atau tendon. Tendon merupakan
jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan otot. Tendon bersifat kuat dan
kenyal (elastis). Tendon yang bergerak disebut insersi, sedangkan tendon yang
melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo.
Otot yang ujung atasnya mempunyai dua tendon disebut otot bisep. Contohnya
terdapat pada lengan atas bagian depan.
Otot yang oto ujung atasnya mempunyai 3 tendon disebut otot trisep. Contohnya
terdapat pada lengan atas bagian belakang.
Otot jantung
Otot jantung merupakan otot istimewa, karena mempunyai ciri-ciri sebagai
berikut :
1. Berbentuk serabut lurik yang bercabang-cabang, jumlah
inti sel banyak, terletak ditengah serabut.
2. Bekerja diluar kesadaran, tetapi dipengaruhi oleh saraf
autonom (saraf simpatetik dan simpatetik).
Dari ciri-ciri diatas, kita dapat mengetahui keistimewaan otot jantung, yaitu
mempunyai struktur seperti otot lurik, tetapi bekerja seperti otot polos.
Otot jantung yang membentuk dinding dinding jantung bekerja seumur hidup
manusia. Sewaktu bekerja, istirahat, tidur, bahkan saat pingsan, otot jantung tetap
bekerja.

3. Karena bentuknya atau strukturnya seperti ototo lurik,


tetapi bekerja seperti otot polos.
4. - Ciri-ciri otot kontraksi adalah membesar,
memendek, dan mengeras.
- Ciri-ciri otot relaksasi adalah adalah mengecil, memanjang, dan melunak.
5. Otot sinergis adalah otot yang bekerja secara bersamaan.
6. - Contoh otot bekerja secara antagonis adalah otot bisep
dan otot trisep.
- Contoh otot bekerja secara sinergis adalah otot pronator teres dan pronator
kuadratus pada lengan.
7. - Otot fleksor adalah otot yang membengkokkan
sendi.
- Otot ekstensor adalah otot yang meluruskan sendi.