Anda di halaman 1dari 12

Edisi 1 7 Juni -13 Juni 2010

Harga Rp 2.500

Edisi 1 7 Juni -13 Juni 2010 Harga Rp 2.500 Terbit 12 Halaman Tiap Selasa Mendinamisasi

Terbit 12 Halaman Tiap Selasa

Mendinamisasi Kemandirian Masyarakat

I N D E K S

Mobdin Kelayapan Siap Dirazia Satpol PP

Baca Halaman 4

Pasar Rubuh Telah Beroperasi Kembali

Baca Halaman 7

Puluhan Ribu Massa Pawai Hari LH se-Dunia Keliling Kota Tangerang

Baca Halaman 10

Hari LH se-Dunia K eliling Kota Tangerang Baca Halaman 10 Wakil Walikota Tangerang didampingi Muspida mengarak

Wakil Walikota Tangerang didampingi Muspida mengarak Piala Adipura keliling kota disambut meriah warga. [ron]

MENGARAKADIPURA

TANGERANG [MP] - Masyarakat Kota Tangerang kini bisa berbangga hati setelah Kota Tangerang berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam bidang lingkungan hidup Piala Adipura yang diserahkan langsung Presiden SBY kepada Walikota Tangerang H. Wahidin Halim di Istana Negara, Selasa (8/6).

Sontak kabar gembira ini disambut gembira ria sege- nap aparatur dan warga Kota Tangerang. Sebagai ucapan rasa syukur kepada Allah SWT digelar sujud syukur oleh aparatur dan

masyarakat Kota Tangerang yang dipusatkan di Masjid Raya Al Azhom yang diikuti dengan sholat dzuhur ber- jamaah dan siraman rohani. Dalam kesempatan itu walikota pun mengucap-

kan terimakasih kepada segenap warga Kota Ta- ngerang yang telah turut serta menjaga kebersihan kota. “Terutama kepada para petugas kebersihan, saya sangat berterimakasih, kalianlah yang paling ba- nyak berperan atas peng- hargaan ini,” tutur WH. Syukuran pun berlanjut dengan pemotongan tum- peng oleh Walikota H. Wahidin Halim dan dise- rahkan langsung kepada Wakil Walikota H. Arief R.

Wismansyah diikuti de- ngan penyerahan Piala Adipura untuk diarak ke- liling Kota Tangerang. Dan dengan ucapan basmalah, WH pun mele- pas iring-iringan pawai yang dipimpin wakil wa- likota membawa Piala Adi- pura diikuti ribuan massa dengan menggunakan mobil hias, motor gede (moge) dan beragam jenis kendaraan bermotor yang berlangsung meriah. [ke Halaman 11]

Kutil Dahsyat Urip Kini Ditangani RSCM

JATIUWUNG [MP ] – Ingat Dede “manusia kutil” asal Bandung, ternyata penderitaan akibat penyakit kutil dahsyat pun menimpa Urip, lelaki usia 45 tahun, warga RT 01/01 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Serupa Dede, warga miskin ini baru diketahui berpenyakit aneh itu setelah 15 tahun mengindapnya. Warga seperti geger-kampung dan petugas kesehatan bersama kelurahan mulai menanganinya. Urip dibawa ke RSU Tangerang, namun karena peralatannya kurang lengkap, maka dirujuk ke RSCM. MP yang menemui Urip pada Senin (7/6) menyaksikan sekujur tubuh pria yang telah menikah ini memang dipenuhi bengkak-bengkak mirip kutil. [ke Halaman 11]

dipenuhi bengkak-bengkak mirip kutil. [ke Halaman 11] Ada-ada Aja Ketika Ketua RW Disinggung Meradang DEMOKRASI
Ada-ada Aja Ketika Ketua RW Disinggung Meradang DEMOKRASI beserta implik-impliknya me- mang harus ditegakkan di
Ada-ada Aja
Ketika Ketua RW
Disinggung Meradang
DEMOKRASI beserta implik-impliknya me-
mang harus ditegakkan di kampung-
kampung, bukan hanya di tataran pusat
pemerintahan saja. Bila tidak, keter-
singgungan bisa saja terjadi, ekstremnya
bisa saja dicap demokrasi itu tak tegak di
sana.
Peristiwa implik-implik demokrasi ku-
rang dihargai yang memunculkan keter-
singgung serupa inilah yang terjadi di
[ke Halaman 11]

Hujan Deras & Kali Sabi Meluap, Ratusan Rumah Terrendam

JATIUWUNG [MP] – Ra- tusan rumah di perumahan baru dan perkampungan warga di sejumlah kelu- rahan Kecamatan Jati- uwung dan Kecamatan Ka- rawaci, Kota Tangerang terrendam banjir setinggi 20-70 cm akibat curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir dan meluapnya Kali Sabi, Selasa (8/6). “Banjir mulai datang dini hari,” kata Cepi, warga RT 05/RW 08 Kelurahan Alam Jaya yang menyak- sikan rumah para tetang-

ganya terrendam banjir, sementara rumahnya yang letaknya lebih tinggi tak tergenang. Awalnya me- mang hanya genangan, namun lambat tetapi pasti air meninggi sampai 50 cm. Hingga Selasa sore ge- nangan air belum juga surut. Namun, meskipun begitu, warga tak meng- ungsi karena memang ban- jir di sejumlah kantung di Kelurahan Alam Jaya, su- dah menjadi langganan di setiap musim hujan. Ternyata genangan air

disebabkan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir sehingga meluap- kan pula Kali Sabi melanda perumahan baru dan per- kampungan warga di Ke- lurahan Gembor, Kecama- tan Jatiuwung, Peurmahan Purati dan Total Persada di Kecamatan Periuk, serta kelurahan Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci. “Air Kali Sabi sejak Senin sore permukaannya me- mang sudah hampir rata dengan tanah, [ke Ha- laman 11] Perkampungan warga RT 05/RW 08 Alam Jaya terrendam banjir. [govi]

mang sudah hampir rata dengan tanah, [ke Ha- laman 11] Perkampungan warga RT 05/RW 08 Alam

Peristiwa

Peristiwa Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 2

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

2
2

Peresmian Kampus Al-Fattah Hadirkan Dai Sejuta Umat

TIGARAKSA [MP ] – Wanita itu merupakan tiang agama yang harus mampu mendidik anak menjadi anak yang mempunyai ahlaqul karimah sehingga bisa bermanfaat buat agama dan negara.

Demikian dikatakan KH. Zae- nudin MZ ketika ceramah di ha- dapan ratusan undangan dan jamaah pengajian saat peresmian Kampus Al-Fattah di Kampung Seglok, Desa Pasir Bolang, Ke- camatan Tigaraksa, Rabu (2/6). Lebih jauh dai sejuta ummat itu berpesan dengan lahirnya Yayasan Pendidikan Al-Fattah merupakan asset kita bersama yang harus dijaga dan dibina. “Misalnya para pejabat bisa membantu dengan konsepnya, pengusaha mem- bantu dengan dananya, yang bisa doa membantu dengan doanya,” katanya. Yayasan Al-Fattah telah mem- buka SMK kejuruan sejak tahun 2008 dan sekarang meresmikan Kampus Al-Fattah menjadi sebuah kampus termodern di Kabupaten Tangerang. Memiliki luas lahan 12 Ha yang dilengkapi dengan berbagai ma- cam fasilitas seperti mess kar- yawan, asrama santriwati, asrama guru, asrama santri, panti asuhan, kantin masjid, dan Graha Al- Fattah. [war]

panti asuhan, kantin masjid, dan Graha Al- Fattah. [war] 252 Proyek Dinas Bina Marga dan Pengairan
252 Proyek Dinas Bina Marga dan Pengairan Siap Dilelang TIGARAKSA [MP ] – Sebanyak 252
252 Proyek Dinas Bina
Marga dan Pengairan
Siap Dilelang
TIGARAKSA [MP ] – Sebanyak 252 paket proyek siap
dilelang Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten
Tangerang pada tanggal 9 juni.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Lelang Lukman saat
ditemui di Tigaraksa, Rabu (2/6). Adapun proyek yang
dilelang terdiri dari Gred 4 sebanyak 19 paket, Gred 3
sebanyak 36 paket, Gred 2 sebanyak 186 paket, pengadaan
barang 8 paket dan proyek DED titipan Dinas Perikanan
dan Kelautan sebanyak 3 paket Sehingga jumlah
keseluruhannya 252 paket
“Sementara untuk paket proyek yang nilainya di atas
Rp 1 Milyar dititip pada Panitia Lelang Setda Kabupaten
Tangerang,” ujar Lukman.
Sebelumnya panitia telah membuka pengumuman dan
pendaftaran yang di mulai Jumat (26/5) sampai Jumat (4/
6). Proses lelang proyek pada tahun 2010 ini hanya
dilakukan satu tahap lantaran jumlahnya 252 paket saja,
untuk menghemat waktu dan biaya.
Sementara untuk menentukan pemenang tender setiap
peserta harus melengkapi persyaratan administrasi, dan
harga penawaran terendah serta keseriusan kerja. “Pihak
panitia pun melakukan evaluasi secara mendalam agar bisa
memastikan pemenangnya berkualitas,” ujar salah satu
panitia. [war]
Para pemborong tengah melakukan pendaftaran di Dinas
Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang. [war]
Cucu Abdurrosied Terpilih Ketua KNPI Tigaraksa TIGARAKSA [ MP ] – Melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam)
Cucu Abdurrosied Terpilih
Ketua KNPI Tigaraksa
TIGARAKSA [ MP ] – Melalui Musyawarah
Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan
Tigaraksa, terpilihlah Cucu Abdurrosied
sebagai Ketua KNPI Tigaraksa yang baru
dengan masa bhakti 2010-2013.
Acara berlangsung di Aula Kecamatan
Tigaraksa, Kamis (3/6) dengan dihadiri OKP,
utusan Desa, PK dan DPD yang berhak
menggunakan hak pilihnya
berdasar aturan yang berlaku di KNPI. Ada
3 calon ketua yang diusung yaitu Cucu
Abdurrosied, Firdaus dan Zaenudin.
Dari 33 hak pilih, Cucu berhasil
memenangkan pemilihan dengan
mengantongi 22 suara, sementara Firdaus
mengantongi 9 suara dan Zaenudin yang
sangat berambisi menjadi ketua hanya
memperoleh 1 suara saja.
Cucu yang juga menjabat sebagai Lurah
Tigaraksa mengucapkan terima kasih atas
kepercayaan yang diberikan. Dirinya
mengaku ingin mengoptimalkan program
yang telah direncanakannya di antaranya
memberikan pelatihan kepada Satpam dan
memberikan beasiswa. “Ada tiga kegiatan
yang patut dilaksanakan oleh pengurus
yaitu kegiatan pokok, kegiatan wajib dan
partisipasi,” ujar Cucu.
Sementara Ketua Forum Kepala Desa se-
Kecamatan Tigaraksa Sodik, yang ditemui
di kantornya, Jumat (4/6) menilai Cucu
merupakan sosok yang pantas memimpin
KNPI Kecamatan Tigaraksa. “Di samping
sebagai Kepala Kelurahan Tigaraksa, dia
berpengalaman dalam berorganisasi,”
ujarnya.[war]

Tim Terpadu Bintal Survey Lapangan

TIGARAKSA [MP ] - Sesuai dengan arahan Bupati H. Ismet Iskandar, Bagian Bina Mental dan Spiritual membentuk tim terpadu dalam rangka menjalin tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan umaroh. Tim yang terdiri dari KUA Kecamatan, MUI Kecamatan, FSPP (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren) Kecamatan dan Bagian Kesos Kecamatan turun ke desa- desa untuk menemui secara langsung para ulama, tokoh masyarakat, pengurus pontren, pengurus Masjid/Musholla dan sekaligus melakukan pengecekan keberadaan sarana keagamaan yang diusulkan kepada Bupati melalui proposal. Menurut Kasubag Kelembagaan Keagamaan Bagian Bina Mental dan Spiritual H. Syairaji Saiman, S.Sos saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (4/6), momentum ini sangat efektif membangun tali silaturahmi untuk menyatukan langkah sehingga bisa tercapai visi dan misi yang sama dalam membangun di bidang Keagamaan.

Ditambahkannya, survey lapangan pun dilakukan untuk mengefektifkan program tersebut. “Bukannya Pemkab tidak percaya kepada masyarakat, akan tetapi banyak fakta di lapangan yang mengajukan proposal ganda, sementara masih banyak Pontren yang kondisinya sangat memprihatinkan,” ujar H. Oji. Bantuan sarana keagamaan merupakan wujud kepedulian Pemkab Tangerang kepada masyarakatnya. Namun bantuan tersebut merupakan rangsangan agar masyarakat menggalang swadaya dan gotong royong. “Bantuan itu sangat relatif, maka oleh sebab itu masyarakat jangan terlalu mengandalkan sepenuhnya bantuan dari Pemkab,” kata H. Oji. Diinformasikan jumlah proposal yang sudah masuk meja bupati tercatat kurang lebih 1.000 Proposal yang terdiri dari Masjid/Musholla, Pondok Pesantren, Majelis ta,lim, pendidikan keagamaan/TPA/TPQ. “Adapun besar nilai bantuan sarana keagamaan masih sama pada tahun sebelumnya,” tutur H.Oji. [war]

Peristiwa

Peristiwa Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 3

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

3
3
Layanan KMG di RS Rujukan Jangan Ada Liburnya Dong… MENJAWAB keluhan warga penerima Kartu Multi
Layanan KMG di RS Rujukan Jangan Ada Liburnya Dong…
MENJAWAB keluhan warga
penerima Kartu Multi Guna
(KMG) yang tidak mendapat
layanan kesehatan di RS rujukan
pada hari Sabtu dan Minggu,
Kepala Puskesmas Kedaung
Wetan dr. Cecilia C Chandra
sempat dibuat kaget. “Kok bisa
begitu…”
Pada Sabtu, pertengahan Mei,
tutur Subur, seorang warga
Kedaung Baru bercerita kaki
temannya terkena beling. Takut
tetanus, maka temanya segera
dirujuk ke satu RS dengan KMG
biar gratis, eh ternyata ditolak
dengan alasan petugas ad-
ministrasi RS yang mengope-
rasikan komputer KMG sedang
libur.
“Bisa begitu, ya bu?” kata
Subur saat bersama puluhan
warga berdialog dalam penyu-
luhan DBD, KMG dan Imunisasi
oleh Puskesmas Kedaung We-
tan di Kelurahan Kedaung
Baru.
Mendengar keluhan warga
ini, dr. Cecilia menjelaskan se-
harusnya pihak RS tidak perlu
dr. Cecilia dan Sekkel Wawan Gunawan tengah memberikan penyuluhan kepada warga Kelurahan Jurumudi Baru. [fan]
ragu menerima pasien KMG dan
dia berjanji akan melaporkan
kasus ini kepada Dinas Ke-
sehatan Kota Tangerang agar tak
terjadi di banyak RS rujukan
lainnya.
Tetapi, kata dia, mestinya ada
solusi cepat waktu itu, di an-
taranya untuk sementara warga
dapat membuat surat pernyataan
siap membayar tagihan berobat
kepada pihak RS. Selanjutnya
laporkan ke petugas puskesmas,
nantinya petugas puskesmas
siap membantu.
Dijelaskan pihak RS swasta
memang sangat ketat dalam
membuat peraturan pasien,
namun layanan bagi warga pe-
nerima KMG seharusnya tidak
dipersulit. “Kan semuanya
telah ditanggung oleh Pemkot,
kenapa harus ragu,” katanya.
[fan]

CIPONDOH [MP] – Dukungan terhadap pencalonan Walikota Tangerang H. Wahidin Halim untuk maju mencalonkan diri menjadi Gubernur Banten terus berda- tangan. Bak guliran bola salju di gunung es yang semakin lama semakin banyak. Setelah beberapa ketua RW di 5 kecamatan di K ota Tangerang menyatakan dukungannya beberapa waktu lalu, kini giliran Ketua RW 10

1.755 Warga RW 10 Cipondoh Dukung WH

Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh Dedy yang mengaku sudah siap lahir bathin mengan- tarkan WH jadi Gubernur Banten (B-1) pada Pemilukada yang akan di gelar tahun 2011 nanti. Bahkan dirinya mengklaim se- banyak 1.755 hak pilih pada RW

10 sudah komitmen mendukung WH. “Alasannya karena sudah dibuktikan selama dia memimpin Kota Tangerang pembangunan dapat dirasakan langsung, khu- susnya di RW 10 baik sarana jalan, pendidikan serta kesehatan ham- pir mencapai 100%,” ujar Dedy,

Senin (31/5). Ditambahkan Dedy, yang be- kerja sebagai staf BP2T Kabu- paten Tangerang, “dukungan yang diberikan kepada WH bukan sekedar basa-basi, tapi sudah tidak bisa di tawar-tawar lagi,” kata Dedy. [war]

sudah tidak bisa di tawar-tawar lagi,” kata Dedy. [war] Dedy Ketua Drs. YUDI WAHYUDI (Sekcam Ciledug)

Dedy

Ketua Drs. YUDI WAHYUDI (Sekcam Ciledug) Wakil Ketua AGUS HENRA F. AP (Sekcam Jatiuwung) Sekretaris
Ketua Drs. YUDI WAHYUDI
(Sekcam Ciledug)
Wakil Ketua AGUS HENRA F. AP
(Sekcam Jatiuwung)
Sekretaris A. BUDI WAHYUDI
(Sekcam Tangerang)
Bendahara H. AYI NURYADIN MM
(Sekcam Karang Tengah)
Sekcam Cibodas
GUNAWAN PRIYA HADIUTAMA
Sekcam Larangan
Sekcam Benda
Sekcam Cipondoh
Drs. H. SYARIFUDIN
Sekcam Batuceper
Drs. SUCIPTO
TEDY RUSTENDI
AKHMAD BOYKE
Sekcam Neglasari
DADAN KURNIADI,S.Ip
Sekcam Karawaci
KIKI WIBHAWA, AP
Sekcam Pinang
H. SYAMSUDIN HALIM SE
Sekcam Periuk
TEDDY BAYU PUTRA

Peristiwa

Peristiwa Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 4

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

4
4
Peristiwa Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 4 MENJALIN keharmonisan Pemkot Tangerang dengan warga China Benteng

MENJALIN keharmonisan Pemkot Tangerang dengan warga China Benteng yang terganggu akibat penggusuran bangunan milik sebagian keturunan etnis itu di bantaran Cisadane di Kelurahan Mekarsari, Walikota H. W ahidin Halim membuka dialog dengan tokoh etnis itu, Kamis (3/6) malam. Dalam dialog itu dipaparkan pula rencana pengembangan kawasan Cina Town dan Festival Cisadane. [msd]

Mobdin Kelayapan Siap Dirazia Satpol PP

TIGARAKSA [MP] - Terkait dengan banyaknya kendaraan operasional yang berkeluyuran pada saat jam dinas, Satpol PP Kabupeten Tangerang siap merazia operasi kendaraan tak sesuai aturan itu.

Kabag Aset Pemkab Tangerang H. Safrudin, Kamis (27/5), meng- utarakan tata-cara penggunaan kendaraan dinas dan kendaraan operasional hanya diperguna- kan pada jam dinas. Setelah itu kendaraan tersebut ditaruh kembali di pul yang telah dise- diakan. “Bahkan sesuai peratu- ran kendaraan operasional tidak

boleh dibawa pulang ke rumah atau disewakan kepada orang lain.” Namun kenyataan di lapang- an kendaraan berplat merah itu sering kelayapan di luar jam kantor, bahkan oleh pengendara yang bukan PNS. Untuk mener- tibkan kendaraan itu, Satpol PP sesegera mungkin menggelar

razia dan akan memberi sanksi pada PNS pelanggarnya. Diinformasikan di Kabupaten Tangerang tercatat 1.000 lebih mobil plat merah dan ribuan sepeda motor plat merah. Peng- guna mobil dinas adalah bupati, wakil bupati, dan pejabat eselan 1, 2, dan 3. Sementara untuk pejabat eselon 4 menggunakan kendaraan roda dua. Mengacu pada ke bijakan Bupati Tangerang kendaraan operasional diper- untukan hanya di kalangan pe- jabat saja. [war]

PT Searad Gelar Pengobatan Gratis BALARAJA [MP] - Sedikitnya 300 warga Desa Gembong di Kecamatan
PT Searad Gelar
Pengobatan Gratis
BALARAJA [MP] - Sedikitnya 300 warga Desa
Gembong di Kecamatan Balaraja, Kabupaten
Tangerang mendapatkan pengobatan gratis dari
Yayasan Searad Peduli bekerjasama dengan RS Eka
Hospital Cabang Tangerang.
Bakti sosial ini berlangsung di Kampung Nagrak
RT 02/03, Kamis (27/5). Hadir Kades Gembong H.
Sarda Syarif, perwakilan Polsek Balaraja, Danramil,
tokoh masyarakat. “Saya berterima-kasih kepada
swasta yang telah peduli pada kesehatan warga di
sini. Mudah-mudahan kegiatan ini rutin setiap
tahunnya” kata Kades Gembong.
Sementara Julkiflisyah, perwakilan PT Searad
menginformasikan kegiatan ini telah menjadi
agenda tahunan perusahaannya, di samping
program peduli pendidikan dan bantuan makanan
gizi berupa telur ayam setiap bulan kepada murid
SD di Desa Gembong. [war]
Keluarga Besar Kecamatan Karawaci Mengucapkan Selamat atas Diraihnya Piala Adipura Tahun 2010 oleh Kota Tangerang
Keluarga Besar Kecamatan Karawaci
Mengucapkan
Selamat atas Diraihnya Piala Adipura Tahun 2010
oleh Kota Tangerang
Mari Kita Tingkatkan
Kebersihan dan
Ketertiban Lingkungan

Bisnis

Bisnis Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 5

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

5
5

YBAB Beri Pelatihan Gratis Anak Muda

7 Juni-13 Juni 2010 5 YBAB Beri Pelatihan Gratis Anak Muda Gomgom bersama tutor dan pemuda

Gomgom bersama tutor dan pemuda karang taruna Kelurahan Tanah Tinggi di tempat pelatihan. [fan]

TANGERANG [MP] – Membaktikan diri untuk kepentingan masyarakat yang kurang mampu, Yayasan Bahtera Bina Anak Bangsa (YBAB) memberi pelatihan gratis bagi pemuda-pemudi keluarga kurang mampu.

“Hanya biaya keanggotan Rp 15 ribu saja yang dibayar, setelah itu dapat pelatihan gratis dan sertifikat, serta kami salurkan untuk bekerja,” kata Gomgom Siagian, Pengurus YBAB, Senin (7/

5).

Dikatakan YBAB yang ber- kantor di Jl. Kehakiman No. 1 Kelurahan Tanah Tinggi, Keca- matan Tangerang ini didirikan oleh Daud Kornelius, seorang pengusaha tekstil berhasil di daerah Kosambi, Sewan. “Dulu pak Daud, orang tidak mampu juga, sehingga tahu rasanya men- jadi orang tidak mampu dan kurang keahlian.” Inilah mengapa Daud men- dirikan YBAB agar dapat mem- bantu semua orang kurang mam- pu memiliki keahlian untuk man- diri dan bekerja. “Kami menerima

semua orang, asal mau belajar sungguh-sungguh.” Kini YBAB memberi 4 macam pelatihan bagi pemuda-pemudi Karang Taruna Kelurahan Tanah Tinggi, terdiri dari pelatihan men- jahit, merakit komputer dan pro- gram office, perikanan dan me- kanik AC. “Tutornya adalah orang yang berpengalaman di bidang- nya masing-masing.” YBAB juga telah bekerjasama dalam menyalurkan tenaga kerja mereka ke beberapa instansi pemerintah dan swasta, “misalnya ke motor Honda, Dinas Sosial Jakarta Barat, Departemen Per- ikanan dan masih banyak lagi.” Namun kebanyakan alumninya mampu mandiri membuka usa- hanya masing-masing, karena telah memiliki skill yang memadai. [fan]

Pemuda Poncol Produksi Kerajinan Bambu

KARANG TENGAH [MP] - Walau pohon bambu sudah mulai langka di Kota Tangerang tetapi kaum muda dari K ampung Poncol, Ke- lurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, mampu meng- gali potensi bahan baku itu menjadi kerajinan berbagai pro- duk hiasan. Bahkan hasil kerajinan pro- duksi mereka sudah ikut ke ber- bagai kegiatan pameran. Barang- barang kerajinan hiasan dari bahan bambu itu semisal mainan perahu layar, gelas, piring, gan- tungan kunci, dan beberapa hiasan untuk dinding. “Anak-anak muda di kampung kami membuatnya hanya di teras

rumah mereka saja,” kata Dani, Kordinator Kaum Muda Kampung Poncol saat kerajinannya dipamer- kan pada Lomba Kegiatan Gerak Kesatuan PKK dan KB-Kesehatan Nasional di Pedurenan, Sabtu (5/

6).

Menurutnya bahan baku bam- bu memang sudah langka di Kota Tangerang, namun bila dicari di pinggiran kota masih ada. Tetapi bahan bambu tersebut tidak se- bagus yang didapatkan dari luar daerah. Sebabnya untuk kualitas yang lebih baik tetap mencari keluar. Dalam kegiatan memproduksi kerajinan tangan tersebut se- dikitnya ada 10 anak muda yang

tergabung dalam kegiatan itu. Satu unit kerajinan maksimal sepekan bisa diselesaikan. Se- mentara kalau yang sederhana cukup tiga hari. Chaeruman Opus, Kasi Ek- bang, Kelurahan Pedurenan, me- ngungkapkan kegiatan produksi dari bahan bambu yang dilakukan kaum muda Kampung Poncol memang belum lama tetapi hasil karyanya sudah banyak dikenal. Pihak kelurahan sendiri akan membantu pengembangannya. “Misalnya kita akan menjem- batani pada BPM KB Kota Ta- ngerang,” kata pria yang juga sekretaris BKM Mandiri Kelurahan Pedurenan. [wan]

yang juga sekretaris BKM Mandiri Kelurahan Pedurenan. [wan] Wakil Walikota Tangerang H. Arief RW tengah melihat-lihat

Wakil Walikota Tangerang H. Arief RW tengah melihat-lihat hasil kerajinan kaum muda K ampung Poncol. [wan]

Mobil Solar Cemari Kota Tangerang TANGERANG [MP] – Ternyata kendaraan berbahan bakan solar yang beroperasi
Mobil Solar Cemari
Kota Tangerang
TANGERANG [MP] – Ternyata kendaraan berbahan bakan
solar yang beroperasi di Kota Tangerang sebagian besar
tak lulus uji emisi sehingga dihimbau para pemilik
kendaraan berbahan bakar ini haruus meningkatkan
kualitas pembakaran kendaraannya.
H. Mayoris Namaga, Kabag Humas Pemkot Tangerang,
kemarin mengutarakan memang saat ini baru disampaikan
himbauan kepada pemilik kendaraan yang tak lulus uji
emisi. Tetapi selanjutnya bisa saja akan diterapkan
pengenaan sanksi hukumnya pada kendaraan tak lulus uji
emisi oleh dishub bekerjasama kepolisian. “Sebab itu,
pemilik kendaraan harus meningkatkan kualitas
pembakaran kendaraannya.”
Berdasar uji emisi yang dilakukan Badan Pengendalian
Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang 24 Mei, 27 Mei,
dan 2 Juni pada kendaraan roda empat di 5 ruas jalan
protokol, tercatat 1.234 kendaraan berbahan bakar bensin
lulus uji emisi dan 299 tak lulus uji emisi, sementara
kendaraan berbahan bakar solar lulus uji emisi 298
kendaraan dan tak lulus 497 kendaraan.
Pengujian dilakukan untuk implementasi Program Langit
Biru dan mendukung program Kota Tangerang Bersih, Hijau
dan Biru. Harus diakui, Kota Tangerang sebagai kota
industri berpenduduk 1,6 juta jiwa cenderung pada
terjadinya penurunan kualitas udaranya karena aktifitas
transportasi, industri dan perumahan. [msd]

Agama

Agama Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 6

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

6
6

DUNIA dan kehidupannya telah menyemai banyak suka dan duka, telah mengganti senang dengan susah, menimbulkan bahagia dan hina, cinta dan benci, sehat dan sakit, kaya dan miskin, senggang dan sibuk, kesuksesan dan kegagalan. Semuanya menunjukan bahwa manusia dalam kehidupannya mempunyai tujuan akhir dan sebenarnya sedang menunggu sebuah kepastian yang tidak ditentukan oleh waktu sekalipun waktu itu telah berlalu seribu tahun.

Dan terlalu banyak kita meng- hadapi urusan-urusan yang dapat menyebabkan kesedihan kita sendiri, muluk kita bercita-cita, muluk kita berkeinginan, se- sungguhnya cita-cita dan ke- inginan itu adalah semayam ke- bahagiaan dari buah keberkahan ketaatan kita kepada pemilik waktu penguasa jagad raya ini. Kehampaan pikiran, keinginan yang berlebihan dan kecintaan kita terhadap dunia apabila sudah terbenam dalam hati, maka ti- daklah akan sampai kepada apa yang kita cita-citakan, karena itu jalani hidup ini dengan meng- hadapi kenyataan hidup itu sen- diri, seburuk apapun kenyataan hidup yang sedang dan akan kita hadapi, jangan pernah kita mem- bencinya, karena ia adalah anu- gerah dari Allah, dan dengan menerimanya, berarti kita telah menerima ketentuan sang pem- beri kenyataan hidup itu. Kita adalah makhluk yang le- mah, yang menjadi harapan dan cita-cita kita harus kita lalui dengan melelahkan dan sulit, pada jalannya banyak tanjakan dan resiko, sangat panjang, penuh bahaya, nyaris terkepung dengan kebinasaan, kehancuran, musuh, onak dan duri, sementara masa yang kita lalui begitu sulit dan penuh persoalan, dari persoalan dunia hingga persolaan agama yang semakin surut, kesempatan untuk merealisasikan komitmen keagamaan sangat sempit, umur begitu pendek, kesibukan sangat banyak dan semakin menumpuk, dan kesempatan untuk beramal selalu saja terabaikan dan ge- gabah dalam menunaikannya. Dan kebanyakan manusia me- natap lika-liku kehidupannya dan berbagai macam keadaan ini hanya dengan mata kepalanya, bukan dengan mata hatinya, sehingga lahir pada dirinya keluh kesah dan kebimbangan di hati sehingga berburuk sangka kepada Allah SWT. Sesungguhnya kerisauan jiwa kebanyakan disebabkan per- mainan pikiran yang selalu was- was, selalu mengkhawatirkan kejadian-kejadian “tidak enak” yang akan menimpa. Ketakutan akan ketidak-beruntungan na- sibnya, disebabkan kecemasan atau terlalu cinta kepada dunia yang menipu, padahal dia yang sedang menipu dirinya sendiri. Orang yang beriman tidak akan membuang banyak energi dan tenaga untuk merealisasikan keinginan dan cita-citanya, karena ia tahu sekalipun bekerja keras, berikhtiar untuk mencapai tujuan dan keinginan, ia tidak dapat merubah takdir Allah SWT, se- kalipun nasib pada diri kita dapat dirubah, dan bukan oleh kita, tetapi Allah-lah yang merubah nasib kita itu. “Sesungguhnya

Manusia dan Kebahagiaan

Oleh. H. Saiful Bahri M. Yakub Ketua I MUI Kecamatan Cipondoh

H. Saiful Bahri M. Yakub Ketua I MUI Kecamatan Cipondoh Allah tidak akan merubah nasib suatu

Allah tidak akan merubah nasib

suatu kaum, ……… Ra’d:11 ).

Syekh Ibnu Atho’illah berkata:

“. (Qs. Ar-

“Bagaimana mungkin hati dapat memancarkan cahaya, sedangkan

di dalamnya terlukis gambaran

duniawi. Atau, bagaimana mung- kin hati dapat menuju Allah kalau

ia masih terikat oleh syahwat

(keinginan). Bagaimana mungkin hati akan mempunyai keinginan yang kuat agar masuk kehadirat Allah padahal hatinya belum suci dari janabah (kelalaian). Atau, bagaimana mungkin hati dapat berharap agar mengerti rahasia- rahasia yang halus, padahal ia belum bertaubat untuk menebus kesalahannya” Allah maha kaya dan maha pemurah, jangan pernah kita lari kepada sesuatu selain kepada Al- lah, harapan dan keinginan kita akan menjadi sia-sia jika kita minta kepada selain Allah, karena hanya Dia yang maha punya, ketika kita meminta kepada makhluk sama saja kita seorang pengemis. Dan jika beranggapan bahwa orang lain, pekerjaan kita, usaha kita dapat mengatasi curahan hati kita, melapangkan kesempitan kita, dan menghadirkan ketenangan, maka anggapan itu adalah ang- gapan keliru dan sebuah ke- dunguan. Oleh karena itu meyakini ada- Nya Allah dan mentaati perintah- Nya adalah jalan mencapai ke- suksesan dan kebahagiaan yang kita idam-idamkan. Sukses dan bahagia itu relative, ada uku- rannya, ada takdir yang melekat pada diri manusia, lalu mengapa harus menguras tenaga dan pi- kiran untuk melepaskan diri da- rinya, dan terbebas dari pen- deritaan dan kemiskinan. Bagi kita

hanyalah berusaha merubah nasib kita dan Insya Allah, Allah akan merubah nasib kita. Masa, setiap kita berada pada kerugian, yang terhitung penuh keberuntungan menurut per-

kiraan kita di saat modal dengan presantas pembagian laba pada akhir ikhtiar dan usaha kita. Ti-

daklah demikian bagi yang mereka beriman dan beramal shaleh yang ditujukan hanya kepada pembari segala apa yang ada pada kita dengan perlindungan, kasih dan sayang-Nya. Oleh karena itu sesungguhnya beserta kesulitan pasti ada kemudahan. Jangan pernah ingin kaya, karena kita memang sudah kaya diciptakan oleh Tuhan yang maha kaya, hanya rasa syukur kita ke- pada apa yang telah dianuge- rahkan oleh Tuhan yang maha kaya, harus kita patri dalam hidup kita, karena jika kita bersyukur Al- lah pasti akan menambahkan karuni-Nya dan jika kita meng- ingkari-Nya, siksa-Nya sangat pedih. Dan hanya Allah yang dapat memudahkan segala uru- san kita, karenanya melibatkan Al- lah dalam segala urusan adalah konsekwensi diri dan jiwa pada untai harapan dan cita-cita yang menggema dalam kerinduan se- gera ingin kembali. Maka pelajari dan pahamilah masa, yang Allah bersumpah dengannya, bahwa manusia be- rada dalam kerugian, kerugian yang kita dapat di awal maupun di akhir dari segala yang kita ikhtiarkan. Perhatikanlah umur kita, dengan pergantian tahun ke tahun berikutnya, adakah sesuatu yang dapat memanjangkan umur kita, adakah sesuatu yang dapat membahagiakan kita, adakah sesuatu yang dapat memberikan

kesuksesan kepada kita, jawabnya tidak ada, karena memang hanya satu yang dapat memberikan umur panjang kepada kita, yang dapat memberikan kebahagiaan dan kesuksesan kepada kita, yaitu Allah SWT. Oleh karenanya per- gantian tahun ini kita jadikan sebagai saat di mana kita meng- intropeksi diri atau bermuhasabah untuk menjadikan akhir dari semua yang kita ikhtiarkan berada pada akhir yang baik Manusia adalah makhluk yang memiliki potensi sangat luar biasa dan merdeka yang dapat memilih untuk memaknai kenyataan hi- dupnya, bila tertimpa musibah, mudah baginya memaknainya sebagai ujian atau peringatan dari Tuhan atau malapetaka yang tiada berhimah. Potensi besar yang dianugerahkan kepada manusia adalah kekuatan rohani yang merupakan kekuatan untuk men- dorong manusia untuk berpikir bijak. Lalu bagaimana kita dapat merubah hidup untuk keber- hasilan harapan dan cita-cita kita? Ustadz Mustamir Pedak, S. Ked dalam bukunya “Qur’an for Gen, Mukjizat Terapi Qur’an Untuk Hidup Sukses, Mengungkap Ra- hasia Pengaruh Bacaan Ayat-Ayat Al-Qur’an pada Gen Untuk Me- ningkatkan Kualitas Hidup, me- ngemukakan bahwa Allah SWT telah memberikan karunia besar kepada manusia sebagai ciptaan yang luar biasa yang terdapat di dalam tubuh manusia, yaitu “gen”

yang diletakan di dalam inti sel yang jumlahnya kurang lebih 70 triliun, dan bertugas mengen- dalikan masing-masing indera dan tidak pernah memberontak se- muanya dalam tunduk kepada Penciptanya. “Gen” terdiri dari “gen” po- sitif dan “gen” negative, yang apabila kita dapat meng”on”kan “gen” positif dan meng”off”- kan “gen” negative dapat meru- bah kualitas hidup. Selanjutnya Ustadz Mustamir, juga me- ngemukakan bahwa cara meng- ”on”kan “gen” positif dan Meng”off”kan “gen” negative, di antaranya adalah keyakinan kepada Allah, menjalani hidup dengan kerhidloan, berbaik sangka kepada apa yang dianu- gerahkan kepada kita dan mem- perbanyak membaca Al-Qur’an dan dzikir kepada Allah. Lalu apakah kesuksesan dan kebahagiaan itu? Kesuksesan dan kebahagiaan adalah sesuatu yang kita rasakan pada saat tertentu yang bersifat relatif, ada ukuran, waktu dan ruang dan ia me- rupakan ciptaan Allah. kesuksesan bisa jadi datang dan pergi, tinggal kita bagaimana memposisikan perasaan itu pada apa dan siapa, karena bisa jadi orang merasa sukses karena kejahatannya dan bisa jadi orang bahagia karena kejahatannya, sukses menipu atau menjahati orang yang tidak kita sukai, bahagia karena telah men- dustai atau orang lain menderita karena kejahatan kita. ***

Dibutuhkan Segera Kami mengundang tenaga-tenaga potensial dan mau bekerja keras untuk bergabung dengan Grup Media
Dibutuhkan Segera
Kami mengundang tenaga-tenaga
potensial dan mau bekerja keras untuk
bergabung dengan
Grup Media Massa
sebagai:
1. Reporter
2. Marketing
Kirimkan Lamaran dan CV
beserta contoh tulisan via email:
protangerang@yahoo.co.id
Bagi pelamar yang memenuhi syarat
akan dihubungi langsung

Modus

Modus Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 7

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

7
7

Pasar Rubuh Telah Beroperasi Kembali

CIPONDOH [MP] – Lokasi bekas kerusuhan Forkabi dengan Madura di wilayah RT 01/RW 03 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota masih tertutup untuk umum serta garis polisi masih melintang di sejumlah bagian.

“Belum ada kegiatan apapun di sana, warga masih takut untuk ber- aktivitas,” kata seorang lelaki peda- gang harian Pasar Rubuh seberang jalan dari lokasi yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (8/6). Pemantauan MP di lokasi se- jumlah kios di Pasar Rubuh me- mang masih tutup, walaupun se- bagian besar kios-kios lainnya te- lah berjualan kembali menjual sembako dan kebutuhan hidup lainnya. “Saat kerusuhan memang sering ada oknum yang meman- faatkan situasi, ibarat kata kalo nyeng- gol sedikit aja, bisa berabe…” Dituturkan api saat kerusuhan memang cepat membakar kios yang rata-rata berisi kayu bekas tersebut, sehingga lahan seluas sekitar 1.700 M2 dengan cepat ludes dilalap api. Mobil pemilik toko yang pada kejadian parkir di depan toko pun sempat digu- lingkan warga ke saluran irigasi. “Agar api tidak menjalar ke lokasi pasar ini.” Sedangkan pemilik toko rong- sokan yang disinyalir bersuku Madura hingga kini diakui tidak diketahui keberadaannya. “Me- reka memang akrab dengan warga setempat, waktu tempat usaha

Teks foto: ======== Lokasi bekas kerusuhan masih tertutup dari warga, yang berada di seberang Pasar
Teks foto:
========
Lokasi bekas kerusuhan masih
tertutup dari warga, yang berada di
seberang Pasar Rubuh Petir. [fan]

Lokasi bekas kerusuhan masih dilingkari garis polisi dan nampak satu mobil losbak yang sempat diselamatkan warga tetapi tetap terparkir ditinggalkan pemiliknya. Mobil ini sebelumnya diamankan warga dengan dicemplungkan ke saluran irigasi agar terbebas dari kerusuhan. [fan]

mereka akan dibakar, mereka sudah melarikan diri.” Pemilik toko rongsokan ke- mungkinan tidak akan kembali ke lokasi tersebut. “Sewa tanah mereka tinggal 2 tahun lagi, pemilik asli tanahnya mah orang keturunan arab,” tutur pedagang tadi. Tanah lokasi kerusuhan diakuinya mungkin tidak akan diminati lagi oleh warga untuk membuka usaha. “Seingat saya udah 2 kali kebakaran di lokasi itu, pertama 3 tahun lalu waktu hari raya.” [fan]

Ingin Aman Kibarkan Bendera Putih…

CIPONDOH [MP] – Layaknya kerusuhan massa 1998 lalu, kejadian unik pemasangan atribut tertentu di depan kios atau bangunan, juga terjadi pada toko-toko barang rongsokan di wilayah Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Pantauan MP di lokasi, Selasa (8/6), mereka mengibarkan bendera putih bertuliskan anggota FORKABI dengan niatan tidak menjadi arahan pembakaran amukan massa. Tampak kibaran bendera putih di pajang di depan toko-toko

barang rongsokan di sepanjang Jl. KH Ahmad Dahlan hingga Jl. Duri Kosambi. Pembakaran belasan kios rongsokan di seberang Pasar Rubuh, memang menjadi alasan cukup kuat para pemilik kios secara sukarela memasang atribut tersebut. Tidak diketahui sampai kapan para pemilik kios akan tetap mengibarkan bendera tersebut. Namun beberapa bulan ke depan kawasan ini diyakini akan kembali normal. [fan]

Keluarga Besar Kecamatan Cipondoh Mengucapkan Terimakasih Kepada Warga Kota Tangerang Khususnya Kecamatan Cipondoh Atas
Keluarga Besar Kecamatan Cipondoh
Mengucapkan Terimakasih Kepada Warga Kota Tangerang Khususnya
Kecamatan Cipondoh Atas Partisipasinya Sehingga
Meraih Penghargaan Piala Adipura Tahun 2010
Camat LILIH JAIRUN
Sekcam SYARIPPUDIN
Lurah Poris Plawad
MAHRUP HS
Lurah Petir
Lurah Cipondoh
Lurah Kenanga
MATROBIN
MASAD
SURYADI
Lurah Ketapang
Lurah Gondrong
ENDANG SUARDI
H RUDIN
Lurah Cipondoh Makmur
SIDIK
Lurah Cipondoh Indah
JAJANG PERMANA
Lurah Poris Plawad Utara
IWAN MULYAWAN
Lurah Poris Plawad Indah
NANDANG SUNANDAR
Kordinator Umum/Kordinator Perusahaan: Musadad, Kordinator Redaksi: M Imron, Kordinator Liputan/Iklan/Marketing: Iwan

Kordinator Umum/Kordinator Perusahaan: Musadad, Kordinator Redaksi: M Imron, Kordinator Liputan/Iklan/Marketing:

Iwan S, W awan, Dewan Redaksi: Musadad, M Imron, Iwan S, Wawan, Anto, Agus R Wahyudin, HA Jabir Reporter: Anwar, Vanessa, Irfan Perwajahan: Imron, Sirkulasi: Wahyu, Nurhasan, Dika, Govie, Abdurrahman

(021) 91275676,

Alamat Redaksi:

Jl. Sukamanah Jaya No.26, Kelurahan Sukasari, Kota Tangerang

Telp.

E-mail: protangerang@yahoo.co.id, (Redaksi menerima artikel dan foto-foto kegiatan yang bisa dikirimkan ke alamat redaksi)

Pendidikan

Pendidikan Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 8

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

8
8

30 Siswa SMP Syekh Yusuf Bebas SPP

TANGERANG [MP] – SMP Syekh Yusuf yang berlokasi di jantung Kota Tangerang ternyata setiap tahunnya memberi bea-siswa kepada pelajar berprestasi, pelajar dari keluarga tidak mampu, dan pelajar yatim piatu.

Tri Sukamta, Pembantu Kepala SMP Syekh Yusuf, Rabu (2/6), menjelaskan di sekolahnya ter- dapat sedikitnya 30 pelajar putra- putri penerima beasiswa. Bea- siswa ini diberikan melalui subsidi silang dari sisa dana BOS (bantuan operasional sekolah) dan BSM (bantuan siswa miskin). “Bantuan dana BOS dapat dicairkan setiap 3 bulan sekali dan dana BSM dapat dicairkan setiap 6 bulan sekali,” katanya. Sementara di setiap tahun ajaran baru, saat penerimaan mu- rid baru bagi murid baru yatim piatu saat masuk skeolah tidak membayar uang bangunan. Se-

piatu saat masuk skeolah tidak membayar uang bangunan. Se- Tri Sukamto. [nes] dangkan bagi murid baru

Tri Sukamto. [nes]

dangkan bagi murid baru dari keluarga tidak mampu, membayar uang bangunan dengan diskon 45%. Tahun lalu uang bangunan disepakati Rp 500.000 per pelajar, tahun ini belum dimusyawa-

rahkan. “Besaran uang bangunan se- tiap tahunnya ditentukan ber- dasarkan kesepakatan bersama rapat komite dengan orangtua murid baru,” katanya. [nes]

Belajar Lancar dengan Bea-siswa

PINANG [MP] – Sejumlah siswa penerimaan bea-siswa di SMAN 9 Kota Tangerang mengaku sangat tertolong dengan pro- gram itu karena sekolah mereka menjadi gratis sehingga belajar pun menjadi tenang. Kepada MP para pelajar se- kolah negeri itu mengaku me- reka didaftarkan sebagai pe- nerima bea-siswa karena orang- tua mereka terkategori tak mam- pu. Tentu saja, tanpa ada bea-

siswa mereka tak bisa berse- kolah. Sebab itu memperoleh bea-siswa, kini mereka bisa melanjutkan pendidikannya. “Pokoknya kini saya harus belajar dengan lebih fokus,” kata Robiul Awal, siswa kelas X SMAN 9 saat dihubungi di se- kolahnya di Kunciran Jaya, Ke- camatan Pinang, Rabu (2/6). Diakui ayahnya sudah tia- da, maka kebutuhan sekolah awalnya ditanggung kakak-

nya. Tetapi dengan bea-siswa, maka beban hidup kakaknya menjadi lebih ringan. “Al- hamdulillah ” Erinda, siswa kelas X SMAN 9 pun mendapat bea-siswa se- rupa. Dia mengatakan adanya bantuan tersebut meringankan beban orangtua. “Apalagi ayah saya pekerjaannya tidak me- nentu.” Diakui Erinda dia masih memiliki dua adik yang saat ini sekolah di SD dan TK. [wan]

memiliki dua adik yang saat ini sekolah di SD dan TK. [wan] Robiul Awal dan Erinda.

Robiul Awal dan Erinda. [wan]

Berantas Aedes Agepty, 200 RA Kuras Bak Mandi TANGERANG [MP] – Tak ingin rebakan penyakit
Berantas Aedes Agepty,
200 RA Kuras Bak Mandi
TANGERANG
[MP] – Tak
ingin rebakan
penyakit DBD
akibat gigitan
nyamuk aedes
agepty berkem-
bang-biak di
bak mandi
sekolah-
sekolahnya,
pihak Ikatan
Guru Raudhatul
Atfal (IGRA)
Kota Tangerang
mengharuskan
pengelola 200
raudhatul athfal
(RA) di seluruh
kota rajin
membersihkan
bak mandi RA
mereka.
“Hal ini
dilakukan
terkait sekarang
ini memasuki
musim penghu-
Ny. Efy
jan. Sebab itu, kami himbau agar sekolah mau
sering menguras kamar mandi sekolah dan
melakukan 3-M,” kata Ny. Efy, Sekretraris Ikatan
Guru Raudhatul Atfal (IGRA) Kota Tangerang,
Jumat (4/5).
Dijelaskan penyakit DBD justru timbul di
lingkungan yang bersih karena jentik nyamuknya
memang hanya mau berkembang-biak di air jernih.
“Kita jangan sampai lengah, apalagi lingkungan
sekolah kadang hanya dimanfaatkan setengah hari
saja.”
Perhatian IGRA pada kesehatan murid-murid RA
memang cukup baik. Misalnya, beberapa kali
bekerjasama pihak puskesmas mempromosikan
Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada murid
RA, menerapkan aturan memakai lotion anti-
nyamuk kepada murid-murid RA sebelum mulai
belajar beberapa waktu lalu, d.l.l.
“Kita pun sigap mengajak guru dan pengurus
RA melakukan 3-M di sekolah,” katanya. [fan]
Dikeluhkan Kucuran
Air PDAM TKR Keruh
TANGERANG [MP]
– Pelanggan PDAM
Tirta Kerta Raharja
(TKR) Kabupaten
Tangerang yang
tinggal di Kampung
Sukamanah,
Kelurahan Sukasari,
Kota Tangerang,
mengeluh air
ledeng yang
dialirkan
perusahaan itu ke
rumah-rumah
mereka keruh
berlumpur.
“Kucuran air
serupa itu telah terjadi sejak 3 hari lalu,” kata
Irfan, warga Sukamanah, kemarin. Awalnya,
pelanggan berharap sehari kemudian bisa jernih
kembali, tetapi hingga Minggu (6/6), kucuran
masih keruh. “Gimana sih PDAM TKR…”
Diakui kondisi ini memang biasa terjadi di saat
musim hujan, di mana air Cisadane sebagai bahan
baku PDAM, meluap dengan air yang keruh.
Mestinya, kalau bahan bakunya keruh, ya bahan
penjernihnya diperbanyak. [msd]

Pendidikan

Pendidikan Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 9

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

9
9

SMPN 3 Curug 10 Besar Olimpiade Matematika

CURUG [MP] – Keluarga Besar SMPN 3 Curug merasa berbangga hati dengan keberhasilan siswanya dalam mengikuti Olimpiade Matematika se- Kabupaten Tangerang di bulan April 2010.

Hj. Tuty J Ismarini, Kepala SMPN 3 Curug, Senin (7/6), mengatakan suatu kebanggaan bagi keluarga besar sekolah me- lihat beberapa siswa yang diutus mewakili sekolah ternyata mampu berrprestasi dengan masuk reng- king 6 gelar olimpiade. “Jelas dewan guru menjadi bangga karena sekolah kita baru seumur jagung tetapi sudah bisa mencapai 10 besar,” ucapnya. [wr]

tetapi sudah bisa mencapai 10 besar,” ucapnya. [wr] Puskesmas Kelapa Dua Program Santun Lansia PENDOPO [MP]
tetapi sudah bisa mencapai 10 besar,” ucapnya. [wr] Puskesmas Kelapa Dua Program Santun Lansia PENDOPO [MP]

Puskesmas Kelapa Dua Program Santun Lansia

PENDOPO [MP] – Peringatan Hari Lansia XIV dan Pencanangan Puskesmas Kelapa Dua Santun Lansia, Selasa (8/6) digelar di Pendopo Kabupaten Tangerang yang dibuka Sekda H. Hermansah. Sekda mengingatkan Hari Lan- sia merupakan salah satu momen- tum penting yang harus selalu diperingati di setiap tanggal 29 Mei sebagai wujud kepedulian dan penghargaan terhadap para

manusia lanjut usia. “Perlu di- perhatikan pula oleh masyarakat agar bisa menjaga kesehatan para lansia sehingga mereka tetap produktif dan beramal.” Sementara dr. Hj. Reniati, Kabid Keluarga Dinas Kesehatan Kabu- paten Tangerang, mengucapkan terima kasih kepada para Pokjatap Lansia baik di tingkat Kabupaten Tangerang maupun kecamatan se-Kabupaten Tangerang yang

telah menghidupkan semangat hidup para lansia. Program Puskesmas Santun Lansia, kata dia, merupakan pus- kesmas yang memberi pelayanan kepada manusia usia lanjut me- liputi aspek promotif, preventif, di samping aspek kuratif dan reha- bilitatif secara proaktif. “Sehingga nantinya para lansia tidak usah antri terlalu lama saat meminta layanan di puskesmas,” ucapnya. [wr]

100 Anak Disunat Massal RSIA Dinda CIBODAS [MP ] – RSIA Dinda berrencana akan menggelar
100 Anak Disunat
Massal RSIA Dinda
CIBODAS [MP ] – RSIA Dinda berrencana akan
menggelar sunatan massal dan santunan kepada
anak yatim, Sabtu (19/6) di halaman RSIA Dinda.
Hj. Darnalis, Komisaris RSIA Dinda, berharap
dalam acara ini tidak terjadi gangguan satu
apapun. Sampai Senin (7/6) telah mendaftar 96
anak untuk mengikuti sunatan massal.
“Sunatan massal ini sengaja dibuka untuk umum
dari beberapa kecamatan, semata-mata ingin
membatu keluarga yang mau anak disunat
massal,”ucapnya. [wr]
Pedagang Laksa
Tergusur Senang
Diberi Tempat Dagang
TANGERANG [ MP ] – Awalnya 10 pedagang
makanan khas Tangerang laksa cemas bakal
tergusur pembangunan taman dan joging track
tepian Jl. Muhammad Yamin, tempat mangkal
mereka, tetapi akhirnya mereka lega diberi lokasi
khusus oleh Pemkot Tangerang di ujung tepian
jalan itu.
“Kalau diusir tanpa diberi tempat, nangislah
kita…” tutur Rohim, pedagang laksa, kemarin.
Namun, dia bersama teman-temannya bersyukur
diberi tempat khusus di bawah tenda pelastik besar
di ujung tepian Jl. Muhammad Yamin mendekati Jl.
Jenderal Sudirman.
Di tenda itu para pelanggan makanan mie
tepung beras berkuah kuning lengkap dengan
potongan daging ayam dan telor itu terlihat santai
menikmati santapannya. Sementara mobil mereka
di parkir dii tepian jalan. Para penggemar laksa ini
memang kian kian bertambah jumlah, sehingga
bisa menghidupi makanan tradisional itu.
Kepastian lokasi berdagang laksa diberi sendiri
telah dinyatakan Walikota Tangerang H. Wahidin
Halim saat meninjau proyek pembangunan taman
dan jogging track Jl. Muhammad Yamin sehari
sebelumnya. “Penjual L aksa akan dilokalisir di
tempat yang lebih memadai di lokasi yang sama,”
katanya.
Proyek itu, ungkap walikota, sebagai upaya
Pemkot Tangerang menjadikan Kota Tangerang
bersih, hijau dan sehat. Untuk itu, Selasa (1/6) dan
Rabu (2/6), tenda berdagang laksa, warung nasi,
dan bangunan berada di tepian jalan itu ditertibkan
Satpol PP, sehingga mengundang keresahan
pedagang laksa bakal kehilangan nafkah. [msd]
Ketua Drs. H. SACHRUDIN Sekretaris KHOTIBUL IMAM
Ketua
Drs. H. SACHRUDIN
Sekretaris
KHOTIBUL IMAM
Ketua Sekretaris KHOTIBUL IMAM ARSYAD S.HI
Ketua
Sekretaris
KHOTIBUL IMAM
ARSYAD S.HI

Ragam

Ragam Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 1 0

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

1 0
1 0

Puluhan Ribu Massa Pawai Hari LH se-Dunia Keliling Kota Tangerang

TANGER ANG [MP] - Puluhan ribu pelajar, guru, organisasi kepemudaan, Anggota Forum Kota Tangerang Sehat, pegawai, serta kelompok warga Kota Tangerang mengikuti gerak jalan sehat memperingati Hari Lingkungan Hidup se- Dunia, Minggu (6/6).

“Wah enak…,” kata Rizky Alkhair, siswa Kelas XI IPA-2 SMAN 2 Kota Tangerang yang ikut larut dalam gerak-jalan sehat itu. Para pelajar ini memang bisa menikmati keramaian mengeliling jalan pusat kota sejauh 3 km berramai-ramai. Hal senada diutarakan Ny. Radiyah, pegawai Bagian Perekonomian yang mengikuti gerak jalan dimulai pukul 07.00. Rute jalan yang dilalui gerak jalan digelar Badan Pengelola Lingkungan Kota Tangerang be- kerjasama Forum Kota Tangerang Sehat adalah Jl. Satria-Sudirman, Jl. TMP Taruna, Jl. Satria, Jl. Daan Mogot, Jl. Benteng Jaya, kembali ke Jl. Daan Mogot, Jl. TMP Taruna, dan ke Jl. Satria-Sudirman depan Balaikota Tangerang. Walikota H. Wahidin Halim saat pelepasan mengajak warga untuk membudayakan hidup sehat dan menjaga kebersihan Kota Tange- rang. “Berbagai pembangunan telah dilaksanakan Pemkot semata- mata untuk kesejahteraan masya- rakat, termasuk program peng- hijauan yang sedang giatkan.” Dalam kesempatan itupun dicanangkan Program Sabtu-

Dalam kesempatan itupun dicanangkan Program Sabtu- Walikota Tangerang H. Wahidin Halim sesaat akan mengibarkan

Walikota Tangerang H. Wahidin Halim sesaat akan mengibarkan bendera start gerak jalan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia disalami peserta. [msd]

Minggu Bersih dan Car Free Day pada Sabtu-Minggu di Jalan

Satria-Sudirman, yaitu ruas jalan di depan Balaikota Tangerang.

“Dengan dua program ini, saya berharap upaya menciptakan kota

bersih dan sehat semakin mudah terwujud.”[msd]

Kutil Dahsyat

Urip menuturkan wajah- nya mulai berkutil sejak 15 tahun lalu. Entah apa pe- nyebabnya, dirinya tidak mengetahui karena dia ha- nya buruh tani di lahan milik orang lain. Urip sempat menikah dengan seorang karyawati salah satu perusahaan, se- belum dikaruniai keturun- an, setahun setelah perni- kahannya sang istri me- ninggalkannya lantaran badannya mulai tumbuh bercak kutil yang cukup banyak dan besar. Sejak itu,

kutil pada tubuhnya pun semangkin banyak dan me- nyebar ke seluruh tubuh. Sebenarnya pihak kelu- rahan sudah mengetahui sejak lama kondisi Urip, tetapi berulangkali dibujuk agar berobat Urip menolak karena menganggap itu sudah suratan nasibnya. Dia lebih suka tetap men- cari uang dengan menjadi pengatur lalulintas di kawa- san Pabrik Ban Gajah Tung- gal. Baru akhirnya setelah pihak kelurahan bersama Kepala Puskesmas Jati-

uwung dr. Hj. Jamilah mem- bujuknya dengan serius, Urip mau berobat di bulan April 2010. Hingga kini Urip masih dalam perawatan RSCM dan tetap mendapat pengawas- an Puskesmas Jatiuwung. Misalnya Urip saat ditemui masih dalam tahap pemerik- saan darahnya yang diambil dari beberapa bagian tubuh- nya. “Menurut dokter bedah di rumah sakit nantinya saya akan dioperasi. Untuk pem- biayaan seluruhnya mema- kai Kartu Multi Guna.” Akhirnya, Urip berte- rima-kasih kepada kepala puskesmas dan pihak ke-

lurahan yang memaksanya untuk berobat. “Kalau sebe- lumnya saya mau menerima anjuran saudara-saudara saya untuk berobat, mung- kin kutil tidak banyak se- perti sekarang ini…” dr. Hj. Jamilah, Kepala Puskesmas Jatiuwung, me- ngutarakan penyakit yang diderita Urip bisa disebab- kan faktor genetika diba- rengi dengan stress, maka akan lebih cepat menjalar. “Sebab itu cara pengobat- annya harus intensif dan benar-benar fokus tidak bisa sembarangan, apalagi sudah banyak seperti yang diderita Urip.” [wr]

Hujan Deras

sehingga banjir tinggal

besar

turun,” tutur Sadikin, warga

RW 05/08 Alam Jaya. Sebab itu, ketika benar-benar air masuk, dia bersama warga lainnya tak kaget. Sebab itu pula, barang-barang ber-

menunggu

hujan

harga yang rusak terkena air telah dipindahkan ke tem- pat lebih tinggi. Sutiman, warga Peru- mahan Purati di Kelurahan Alam Jaya, mengutarakan sebenarnya banjir di ling- kungannya bisa dicegah

dengan menyediakan mesin pompa air yang banyak. Tetapi karena yang ada hanya 2 mesin, maka luapan air yang masuk ke jalan- jalan dan rumah warga tak bisa habis disedot. Di lokasi banjir sendiri belum terlihat ada posko penanggulanganya, meski- pun banyak aparat Kelu-

rahan Alam Jaya, Gembor, Nambo, dan Periuk me- mantau lokasi banjir. Warga sendiri masih tetap men- diami rumah-rumah mereka yang terrendam banjir me- nyikapi genangan yang bisa saja terus meninggi karena langit di Kota Tangerang memang mendung sepan- jang hari. [msd]

Ketika Ketua RW

lingkungan RW 05 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Kisahnya bermula saat perhelatan Ketua RT 01 di RW 05 Belendung, Minggu 30 Mei. Taufiq Jauhari, Ketua RW 05, entah kenapa tak diundang dalam pengu- kuhan bawahannya itu. “Masa jabatan saya kan masih ada, kenapa tidak diundang, saya merasa dilangkahi…,” katanya, Ming- gu (30/5). Lalu dipaparkan sesuai SK pengangkatan jabatannya hingga Juni 2010, sehingga sebagai ketua RW dia berhak menghadiri acara pengukuhan dan menandatangani surat pengukuhan RT yang baru. Dituturkan Taufiq minimal dia harus tahu Ketua RT 01 yang baru, omong-omong sedikit, biar visi-misi membangun RW menjadi nyambung. Kalau enggak kenal kan jadi enggak sayang. Sebab itu, dituntut dia- log dirinya dengan panitia untuk kejelasan duduk- perkaranya. Sontak ketersinggungan Taufiq pun meluas karena memang banyak warga, khususnya pendukungnya, mempertanyakannya. Pihak Kelurahan Belendung sela- ku panitia pun tanggap. Akhirnya Abdul Syukur, L urah Belendung, secara pribadi meminta maaf kepada ketua RW 05 atas kelalaian stafnya itu. “Lurah memang telah meminta maaf secara pribadi kepada saya,” jelasnya. Namun, implik-implik demokrasi yang terabaikan itu, ternyata masih menyisakan ketersinggungan, walaupun seperti lazim warga kampung di Nusantara, akhirnya ketersinggungan itupun melahirkan harapan baru bahwa peristiwa itu harus menjadi pelajaran berharga. Nah, hebat kan. [fan]

Sambungan

Sambungan Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 1 1

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

1 1
1
1

Konvoi Willis Karawaci Arak Piala Adipura

Juni 2010 1 1 Konvoi Willis Karawaci Arak Piala Adipura KARAWACI [ MP ] – Keluarga

KARAWACI [MP] – Keluarga besar Kecamatan Karawaci menyambut gembira atas diraihnya Piala Adipura oleh Kota Tangerang, Selasa (8/6). Mereka pun mengungkapkannya dengan menggelar konvoi kendaraan Willis.

Sontak Willis dikendarai Camat Karawaci Temmy Mulyadi, Sekcam, para lurah, dan para staf dengan 12 kendaraan menarik perhatian warga Karawaci yang dilintasinya. Apalagi, dalam konvoi itu diser- takan pula satu kendaraan me- muat barisan tarian naga dan satu kendaraan memuat tarian singa dengan alunan gendangnnya. Temmy Mulyadi, Camat Ka- rawaci, menjelaskan pawai ke- bahagian ini bukan bermaksud sombong melainkan untuk me- ngajak masyarakat turut-serta

merasaka kegembiraan setelah Adipura diraih Kota Tangerang. “Kita pun bermaksud memberitahu bawa peran-serta masyarakat da- lam kebersihan lingkungan selama ini telah membuahkan hasil me- muaskan. Piala ini buktinya.” Sementara R Rizal Rudolloh, Ketua Forum Lurah Kecamatan Karawaci mengutarakan keber- hasilan ini menambah motivasi para lurah dan warga untuk lebih meningkatkan program keber- sihan, penghijauan, dan keter- tiban wilayah. [wr]

Pawai Adipura di Karang Tengah Disambut Petasan KARANG TENGAH [MP] - Piala Adipura yang diraih
Pawai Adipura di Karang Tengah Disambut Petasan
KARANG TENGAH [MP] - Piala
Adipura yang diraih Kota Ta-
ngerang dan diarak keliling di
jalan protokol, Selasa (8/6) siang,
disambut warga Kecamatan
Karang Tengah dengan bunyi
petasan dan alunan musik dari
kelompok marching band SMP
Budi Luhur.
Kontan iring-iringan pawai
piala Adipura dengan kendaraan
menyambutnya dengan teriakan
kemariahan. Saling timpal yel-yel
hidup Kota Tangerang antara
yang pawai dan warga pun
menjadikan jalan raya semakin
hiruk pikuk bak pesta keme-
nangan.
“Wah ramai juga ya,” kata
Juariyah, warga RW 01 Kelu-
rahan Pedurenan menyaksikan
pawai di pinggir Jl. HOS Cok-
roaminoto. Dia bersama para
tetangga memang sengaja me-
nonton pawai tersebut karena
mengaku ikut senang dengan
Kota Tangerang meraih Adipura.
Sementara Mursid, warga
Sudimara Timur, yang menonton
pawai di Perempatan Lampu
Merah Ciledug, mengatakan
Kota Tangerang pantas meraih
Piala Adipura tahun ini. karena
sudah terbukti kebersihannya di
setiap lingkungan yang di-
gerakan walikota dan diikuti
warga.
Pawai piala adipura yang
disambut warga Karang Tengah
ternyata juga disambut dengan
penampilan musik marawis,
rebana dan kibaran bendera
kecil oleh ratusan murid SD.
Tidak ketinggalan juga ber-
bagai ormas seperti KNPI, apa-
rat di Kecamatan Karang Te-
ngah serta Ciledug dan ang-
gota Bakor Komwil Dim 05/06
Tangerang yang turut menjejali
jalan raya. [wan] Marching Band SMP Budi Luhur turut menyambut pawai keliling piala adipura yang diraih Kota Tangerang. [wan]

Mengarak Adipura

Ragam pernak-pernik mobil hias pun mengiringi arak-arakan itu di antaranya

mobil hias pun mengiringi arak-arakan itu di antaranya dari beberapa SKPD dan aparatur kecamatan dan kelurahan

dari beberapa SKPD dan aparatur kecamatan dan kelurahan pun turut serta dalam euforia kegembiraan tersebut. Contohnya mara- wis, barongsai, liongsai, unsur guru, pelajar, dan lain- lain. Rute yang dilewati ada- lah start/finish di Jalan Sat- ria Sudirman Gedung Pus- pem Kota Tangerang, Jalan Sudirman, Jalan Hasyim Ashari, Underpass Ciledug, Jalan Hasyim Ashari, Jalan Sudirman, putar balik (Se- tos)- Jalan MH Thamrin, Jembatan Liem Sui Liong, Jalan Imam Bonjol, Jalan Teuku Umar, Jalan Prok- lamasi, Jalan Gatot Subroto, Fly Over Taman Cibodas, Jalan Merdeka, Jalan Otista, Jalan KS Tubun, Jalan Daan Mogot (sampai dengan SMPN 5), Jalan Sudirman dan finish di gedung Pus- pem. Di sepanjang rute perja-

lanan, iring-iringan yang dipimpin Wakil Walikota Tangerang H Arief R Wis- manyah tersebut mendapat sambutan antusias dari ribuan penduduk sekitar.

Jadi Gaya Hidup Sementara Walikota Ta- ngerang H Wahidin Halim menegaskan piala Adipura hanyalah tujuan antara, bukan tujuan akhir dalam bidang pengelolaan ling- kungan hidup. Target se- sungguhnya adalah me- wujudkan kebersihan seba- gai gaya hidup (lifestyle) masyarakat Kota Tangerang. Untuk itulah, Walikota me- ngaku belum puas meski Kota Tangerang pada tahun ini sudah berhasil mem- boyong penghargaan ter- tinggi dalam bidang ling- kungan hidup tersebut. Langkah-langkah yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang

guna menciptakan kebersi- han sebagai gaya hidup masyarakat, lanjut Walikota, pada tahun anggaran 2010 ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp 21 miliar. Dana yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) ini akan digunakan untuk me- nata lingkungan menambah lahan terbuka hijau di ber- bagai titik di seluruh wilayah Kota Tangerang secara me- rata, perbaikan infrastruktur, normalilasi kali, membersih- kan gorong-gorong, ke- bersihan ruas jalan serta membebaskan lahan seluas 32 hektar di Rawa Kucing Neglasari untuk pelebaran tempat pembuangan akhir (TPA). “Pelebaran TPA itu nan- tinya juga akan dibarengi dengan pembuatan taman kota , sarana rekreasi seperti outbond dan lainnya,” tu- tur Walikota. [ron]

Sportainment

Spor tainment Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010 1 2

Edisi 1 7 Juni-13 Juni 2010

1 2
1 2

Capello Diminta Daulat James

MENYIMAK komposisi penjaga gawang yang diturunkan Fabio Capello dalam tiga pertandingan pemanasan jelang putaran final Piala Dunia (PD) 2010, Robert Green dan Joe Hart tampaknya bakal bersaing menjadi kiper utama Timnas Inggris di laga perdana penyisihan Grup C menghadapi Amerika Serikat (AS) di Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg, Sabtu (12/6).

Namun, kabar yang muncul dari kamp latihan, sejumlah pemain senior The Three Lions meminta Capello menurunkan penjaga gawang kawakan David James. Dari tiga partai melawan Meksiko, Jepang, dan Platinum Stars, Hart, kiper paling muda berusia 23 tahun, paling banyak mendapat kesempatan tampil, satu kali di antaranya

sebagai starter di laga lawan Platinum. Dalam dua partai lainnya, Green dan James masing-masing mendapat
sebagai starter di laga lawan
Platinum. Dalam dua partai
lainnya, Green dan James
masing-masing mendapat
kesempatan tampil sejak awal
pertandingan.
Sampai sejauh ini, meskipun
ditengarai lebih sreg
menurunkan Green—kiper West
Ham United berusia 30 tahun—
Capello sengaja menunda
keputusan tentang siapa yang
bakal berdiri di bawah mistar
gawang lawan The Yanks.
Akan tetapi, sejumlah
pemain senior meyakini bahwa
Inggris bakal mantap andaikata
James, 39 tahun, yang
dimainkan. Alasannya, kiper
Portsmouth itu mempunyai
sejumlah faktor keunggulan
dibanding kedua yuniornya,
yaitu sisi pengalaman,
distribusi bola dan
kemampuan berkomunikasi
dengan para pemain
belakang.
Di laga terakhir lawan
Platinum, Green dan Hart
dimainkan bergiliran menyusul
kekhawatiran tim medis terkait
kondisi James yang masih
bermasalah dengan lututnya.

Namun, James diklaim telah menyatakan fit dan siap diturunkan di laga lawan Landon Donovan dkk. Kini, kesempatan bagi James untuk menarik perhatian Capello tergantung dari unjuk kinerjanya di tiga sesi latihan terakhir. Andaikata James benar- benar diturunkan Capello di Rustenberg, maka partai melawan AS merupakan pertandingan pertama bagi James yang pada dua pergelaran putaran final PD sebelumnya, PD 2002 di Jepang-Korea dan PD 2006 di Jerman, hanya menganggur di bangku cadangan. [liputanbola]

Jerman, hanya menganggur di bangku cadangan. [liputanbola] Kisah Duka Rumah Reyot TANGERANG [ MP ] –

Kisah Duka Rumah Reyot

TANGERANG [MP] – Fenomena gunung es ternyata bukan hanya tepat menggambar rebakan penyakit HIV/AIDS saja, tetapi bisa juga menggambarkan banyaknya rumah- rumah warga miskin yang nyaris ambruk di tengah kehebatan pembangunan Kota Tangerang.

MP memantau pelosok- pelosok kampung di Kota Tangerang ternyata men- dapat bukti mengejutkan dari banyaknya rumah- rumah warga miskin yang bukan hanya rusak dan tak bisa diperbaiki dan tetapi nyaris roboh, sehingga tentu saja sangat mem- prihatinkan hati. Rumah-rumah reyot ini bukan hanya ada di perkam- pungan jauh di pelosok kelurahan yang ada di ke- jauhan pusat kota, semisal Kelurahan Pajang, Gon- drong, Panunggangan saja, tetapi ada pula di Kelurahan Sukasari yang menjadi jan- tung Kota Tangerang.

2 Rumah Roboh Yang mengejutkan dua rumah dihuni 6 anggota keluarga di Kelurahan Ka- rang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, akhirnya roboh di tengah hujan deras yang turun

disertai hembusan angin keras. Peristiwa ini me- nimpah rumah reyot nenek Nari, usia 80 tahun dan rumah anaknya bersebela- han rumahnya yang dihuni 5 anggota keluarganya. Rumah yang berpuluh- puluh tahun tidak diper- baiki karena kemiskinan di RT 01/RW 05 Kelurahan Karang Anyar itu roboh diterpa angin dan hujan Selasa (1/6) sore. Roboh- nya rumah Nenek Nari, akhirnya merobohkan pula rumah Jamaludin, usia 28 tahun, anaknya yang ting- gal di rumah bersebelahan. Rumah ini dahulunya satu atap, lalu dipisah bilik. “Makan saja kami su- sah, sekarang malah tidak punya tempat tinggal,” kata nenek Nari dengan mata berkaca-kaca, (4/6). Pada Selasa sekitar pukul 17.00 memang turun hujan disertai angin kencang melanda Karang Anyar.

Tiba-tiba saja, dinding bi- lik, atap rumah, serta gen- teng rumah Nenek Nari berjatuhan, kemudian ber- efek domino seluruh dua bangunan seluas 10 meter x 5 meter itupun akhirnya rubuh. “Saat kejadian saya tengah shalat Ashar, ada suara berisik di rumah ibu, begitu dilihat pluran tem- bok mulai berjatuhan.” Beruntung mereka se- keluarga, nenek, istri dan 3 orang anaknya selamat dari reruntuhan rumah mereka karena sempat menyela- matkan diri keluar rumah. “Kami menyelamatkan diri ke rumah tetangga,” ki- sahnya. Kini nenek Nari terpaksa menumpang di rumah tetangga untuk ber- teduh dan Jamaludin telah membawa keluarganya ke rumah mertuanya. “Walau malu, tinggal menumpang, tapi mau gimana lagi…” kata Jamaludin lirih. Alim, Ketua RT 01/RW 05 Karang Anyar, menga- takan sebenarnya rumah keluarga Nenek Nari dan anaknya telah diprogram- kan BKM kelurahan untuk mendapat bedah rumah dari Pemkot Tangerang. Namun belum dilaksana- kan, tempat tinggal mereka keburu roboh. “Mereka

telah didaftarkan dari 2 tahun lalu, baru tahun ini disetujui akan dibedah.”

Rumah Ciben Di Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, bersebelahan pagar Bandara Interna- sional Soekarno-Hatta yang mewah juga terdapat banyak rumah gubuk ber- atap rumbia dan berdin- ding bilik bambu yang reyot. Salah satunya ru- mahnya Nenek Lim On Nio, usia 72 tahun, yang tinggal di RT 003/RW 02. “Sampai saat ini belon ada yang nengok…” kata- nya lirih saat dihubungi MP, Jumat (4/6). Padahal dia sangat berharap ada yang peduli pada kondisi ru- mahnya yang kini telah miring, tinggal menunggu robohnya saja. Janda tua ditinggal meninggal sua- minya belasan tahun, hi- dup sebatangkara. Di rumah tua itu, hanya ada satu lemari, tempat tidur, dan bangku kayu butut. Sebab itu, banyak tetangga khawatir janda sebatangkara tanpa anak, kecuali dua adiknya yang juga miskin, rumahnya akan roboh sehingga sema- kin menyusahkan hidup

rumahnya akan roboh sehingga sema- kin menyusahkan hidup perempuan tanpa peker- jaan itu. Beberapa waktu lalu,

perempuan tanpa peker- jaan itu. Beberapa waktu lalu, para tetangga mengaku telah memoto rumah reyot Lim On Nio dan mengirim- kannya ke RCTI agar bisa diprogram bedah-rumah. Tetapi harapan tinggal harapan. Meskipun, rumah reyot persis di belakang pagar Bandara Soetta yang megah, sampai saat ini tak jua diperbaiki.

Puluhan Dibedah Meskipun begitu, harus diakui, banyak pula rumah- rumah reyot milik warga miskin di seantero Kota Tangerang yang beruntung karena keburu diperbaiki

dalam program bedah- rumah dibiayai dana Pro- gram Nasional Pemberda- yaan Masyarakat (PNPM) mandiri dan APBD Kota Tangerang. Sebab itu, jangan heran bila program bedah-rumah ini menjadi bahan perbin- cangan banyak warga, ka- rena membuka kesempatan bagi rumah-rumah reyot warga miskin di Kota Ta- ngerang bisa diperbaiki. Bagi pemilik rumah, tentu saja, program ini disambut rasa syukur. Sementara bagi sekitarnya yang turut mem- bantu dana dan tenaga pun senang karena telah bisa membantu warga miskin tetangganya. [fan/msd]

Rumahnya Banjir, Ijazah 2 Anaknya Ditahan…

TANGERANG [MP] – Kesabaran memang mewarnai raut wajah Bahrun Subakti, meksipun dia bersama isteri dan 4 anaknya harus tinggal di rumah petak yang rusak di sana- sini dan seluruhnya tak memiliki pintu di RT 01/05 Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Bagai tak menyoal kondisi kemiskinannya, saat ru- mahnya terrendam air saat hujan deras turun. Rumah ber- dinding batako yang retak di sana-sini itu, letaknya memang lebih rendah dari jalan lingkungan dan tanah sekitarnya, jadi saat hujan turun maka airnya mengalir ke sana. Bahkan saat angin keras berhembus kain hordeng pengganti pintu setiap kamarnya terlempar ke sana-sini.

Namun keluarga ini tetap sabar menghadapinya. Mungkin keluarga ini berpikiran, inilah suratan nasib yang harus dilalui sebagai penguji iman dari Sang Pencipta. Bahrun yang bekerja sebagai petugas kebersihan TK/ RA Al Husna dan guru ngaji ke sejumlah anak ini memang miskin karena pendapatan yang dihasilkannya tak sebanding dengan biaya hidup keluarganya. Sehingga rumah warisan orangtuanya berupa petakannya kian tahun kian rusak. Pria sederhana berusia 50 tahun bersama isterinya Lis Purwanti telah dikarunia 5 anak, 4 wanita dan 1 pria. Beruntung satu anak perempuannya [ke halaman 11]

isterinya Lis Purwanti telah dikarunia 5 anak, 4 wanita dan 1 pria. Beruntung satu anak perempuannya