Anda di halaman 1dari 9

DASAR KOMUNIKASI

BERHASIL DALAM BERBICARA INFORMATIF

(SUCCESSFUL INFORMATIVE SPEAKING)

MAKALAH INI DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS PRAKTIKUM DASAR


KOMUNIKASI

DISUSUN OLEH :

SUHENDAR WIDYANTORO

0810440281

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

JURUSAN SOSIAL EKONOMI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2010
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sebagai mahasiswa maupun seorang pengusaha, kita tentu sering membuat


serta melakukan sebuah presentasi yang akan kita sampaikan atau
presentasikan kepada pendengar. Namun, sudahkah kita menyampaikan suatu
informasi kepada pendengar dengan jelas?

Presentasi ini dimaksudkan untuk memberitahukan dan untuk menjelaskan


kepada pendengar akan suatu ide atau gagasan yang akan disampaikan.
Namun, saat ini banyak dari kita yang belum mampu untuk berbicara secara
informatif dengan baik dan jelas.

Untuk mencapai kejelasan akan suatu ide yang kita sampaikan itulah,
maka perlulah kita mengetahui hal hal penting yang ada dalam berbicara
informatif misalnya seperti maksud dari berbicara informatif, macam
macam dari berbicara informatif, pentingnya analisis pendengar, cara untuk
mengorganisasikan data yang informatif serta dukungan dari data yang
informatif.
Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Maksud dari Berbicara Informatif

Secara umum, maksud atau tujuan dari berbicara yang informatif adalah
untuk menjelaskan suatu ide, informasi atau gagasan kita sehingga dapat
menambah pemahaman pendengar tentang apa yang kita sampaikan serta
mendiskusikan gagasan tersebut.

Harapan dengan melakukan bicara yang informatif adalah setelah para


pendengar keluar atau meninggalkan area diskusi mereka dapat mererapkan
materi yang telah mereka dengarkan tersebut.

2.2 Macam Macam Berbicara Informatif

Dalam berbicara informatif, biasanya seorang pengusaha selalu


mendengarkan atau menyampaikan suatu ide yang dibagi dalam 4 (empat) tipe
yaitu :

a. Laporan (Report)

Beberapa dari orang pengusaha tidak menyukai pertemuan atau rapat


mingguan maupun bulanan. Rata rata mereka menjawab saya tidak
menyukai laporan; laporan tersebut terlalu panjang, terlalu detail
laporan tersebut tidak menarik perhatianku. Sayangnya, dengan
memberikan laporan secara lisan kita akan lebih mudah dalam
pembuatan laporan akhir karena sering menjadi dasar dalam membuat
suatu laporan tertulis.

Praktikum Dasar Komunikasi 3


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
b. Komunitas yang baik (Community Goodwill)

Komunitas yang baik ini dapat dilakukan dengan teman atau rekan
kerja, sahabat maupun keluarga. Komunitas yang baik ini berguna bagi
kita sebelum melakukan suatu presentasi. dengan melakukan latihan
dengan mereka, maka kita akan lebih siap dalam berbicara di depan para
pendengar.

c. Pengarahan Singkat (Briefing)

Pengarahan singkat sangat berguna untuk memberikan informasi


secara lisan yang merupakan penjelasan singkat atau uraian sebelum
mengambil keputusan

d. Intruksi (Intruction)

Disini kita berperan sebagai guru. Sebagai guru kita harus memahami
materi yang akan kita sampaikan. Sasaran kita sebagai instructor adalah
agar pendengar mengikuti apa yang kita sampaikan atau jelaskan, belajar
dari apa yang kita intruksikan dan kemudian menerapkannya dalam suatu
organisasi.

2.3 Analisis Pendengar

Dalam analisis pendengar, kita harus memiliki suatu perencanaan dalam


berbicara informatif. Dengan begitu, kita dapat menyesuaikan materi yang
akan kita sampaikan dengan kemampuan dari pendengar yang ada. Terdapat 4
(empat) hal yang perlu kita perhatikan untuk pendengar dalam berbicara
informatif, yaitu:

a. Pengetahuan / knowledge

Dengan mengetahui kemampuan pendengar, kita dapat mengetahui


pokok yang mempengaruhi tingkat adaptasi yang akan kita gunakan
dalam menyampaikan suatu ide.

Praktikum Dasar Komunikasi 4


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
b. Kesempatan / occasion

Dengan mengetahui kesempatan, kita akan mendapatkan beberapa


ide yang keterlibatan yang tepat saat pembahasan.

c. Tempat / location

Dengan memahami lokasi, maka kita dapat menyesuaikan suara


yang kita sampaikan kepada pendengar sehingga tidak mengganggu
jalannya proses penyampaian informasi dari kita kepada pendengar
serta untuk meningkatkan formalitas. Selain itu, kita juga dapat
menyesuaikan posisi kita sebagai pemberi informasi atau presentator
sehingga kita mampu menguasai lokasi kita.

d. Karakteristik umum / general charactersitics

Dengan mengetahui beberapa karakteristik umum sepert umur, jenis


kelamin, serta jumlah pendengar yang ada dalam area, maka kita akan
memperbolehkan untuk merekomendasikan pokok pokok untuk
menarik dan latar belakang dari pendengar. Sehingga, kita dapat
menghindari adanya kesalah-pahaman antara apa yang akan kita
sampaikan dengan pemahaman yang diperoleh pendengar.

2.4 Organisasi dan Skema dalam Berbicara untuk Memberitahukan Suatu


Maksud

Dalam berbicara yang informatif kita harus memiliki pengorganisasian


yang baik. Untuk mengorganisasikan informasi kita, terdapat 3 (tiga)
langkah-langkah yang perlu kita perhatikan dalam berbicara informatif yaitu:

1. Pendahuluan / introduction

Bagian ini merupakan bagian penting dari suatu presentasi. Tanpa


adanya pendahuluan maka presentasi kita akan terasa hambar atau kurang
menarik. Apabila pendengar sudah tidak tertarik oleh presentasi kita pada

Praktikum Dasar Komunikasi 5


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
bagian ini, maka kita mungkin juga akan kehilangan perhatian mereka.
Yang pertama kali kita berikan pada saat akan berbicara dalam suatu
presentasi adalah memberikan perhatian kepada pendengar. Misalnya :

mengenalkan diri

mengutarakan maksud kita

menyampaikan anekdot atau lelucon

menggunakan kutipan

memberikan salam atau sambutan

menggunakan kalimat pengantar

2. Pembahasan / body (text discussion)

Bagian ini merupakan inti dari suatu presentasi, dimana pada bagian ini
kita harus menyampaikan secara jelas gagasan yang akan kita sampaikan
sehingga pendengar tidak dibuat bingung dengan pernyataan kita.

Dalam mengorganisasikan bagian utama dari cara berbicara yang


informatif ini, kita bisa memilih beberapa cara untuk membuat ide yang
jelas, antara lain :

a) Menurut Topik Organisasi

b) Menurut Kronologis Organisasi

c) Menurut Penyebab yang Mempengaruhi

3. Uraian / summary

Bagian ini merupakan akhir dari presentasi kita. Untuk mengakhiri


sebuah presentasi sebaiknya akhir untuk bicara yang informatif
diungkapkan dengan singkat, jelas, padat, dan pada umumnya lebih

Praktikum Dasar Komunikasi 6


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
pendek daripada pendahuluan. Uraian harus lebih umum untuk mengakhiri
penyataan yang informatif, dengan begitu para pendengar akan terbantu
untuk mengingat apa yang telah dipresentasikan. Hal ini dapat kita lakukan
dengan menyatakan secara tidak langsung kata kata penting dari materi
yang telah kita sampaikan pada bagian pembahasan serta memberikan
anjuran-anjuran atau saran yang baik dari kita kepada pendengar sehingga
mereka memiliki keinginan lebih untuk membaca lebih lanjut.

2.5 Dukungan dari Pernyataan Informatif

Untuk lebih menambah pemahaman pendengar tentang suatu ide yang kita
sampaikan, alangkah baiknya bila kita menyertakan data-data yang mendukung
pernyataan atas gagasan kita dengan begitu para pendengar tidak merasa bosan
dengan apa yang kita sampaikan. Terdapat 7 (tujuh) data pendukung dalam
suatu presentasi, yaitu :

Contoh-contoh (examples)

Contoh disini dapat berupa studi kasus yang akhir-akhir ini menjadi
topik hangat yang sedang diperbincangkan dikalangan masyarakat.

Gambaran (Illustrations)

Dengan menggunakan gambaran, maka akan berguna bagi para


pendengar sehingga mereka tidak bingung serta mendapatkan gambaran
yang jelasa akan apa yang kita sampaikan.

Kutipan (Quotations or Testimonals)

Dengan memberikan kutipan, maka para pendengar akan lebih percaya


pada pernyataan-pernyataan kita.

Data Statistik (Statistics)

Data statistik sangat kita perlukan apabila informasi yang kita


sampaikan berhubungan dengan angka-angka atau jumlah. Misalnya saja

Praktikum Dasar Komunikasi 7


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
jumlah penduduk indonsia pada tahun 2010, keuntungan laba-rugi suatu
perusahaan dan sebagainya.

Perbandingan (Comparasions)

Dengan memberikan perbandingan antara suatu hal dengan hal lainnya,


maka para pendengar akan lebih mengerti hal-hal mana saja yang baik
bagi mereka atau buruk bagi mereka.

Pengertian (Definitions)

Dengan menambahkan beberapa pengertian, maka secara tidak


langsung kita juga menambahkan pengetahuan para pendengar kita. Selain
itu juga berguna untuk memperjelas maksud dari informasi yang kita
sampaikan.

Praktikum Dasar Komunikasi 8


Berhasil dalam Berbicara Informatif 201
0
BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Secara umum maksud dari berbicara informatif adalah untuk membuat ide
yang jelas dan dapat dimengerti.

Terdapat 4 macam dalam berbicara informatif, yaitu:

o Laporan, o Pengarahan singkat

o Komunitas yang baik, o Intruksi

Analisis pendengar harus selalu kita rencanakan dalam berbicara


informatif, sehingga kita mampu untuk menyesuaikan materi yang akan
kita sampaikan dengan kemampuan pendengar.

Terdapat 3 (tiga) langkah langkah pengorganisasian dalam berbicara


informatif yang harus kita lakukan yaitu :

o Pendahuluan.

o Inti atau pembahasan.

o Kesimpulan.

Untuk membuat bicara informatif, kita perlu manambahkan data-data


pendukung dalam presentasi kita. Data-data tersebut dapat berupa :

o Contoh-contoh o Data Statistik


(examples) (Statistics)

o Gambaran o Perbandingan
(Illustrations) (Comparasions)

o Kutipan (Quotations o Pengertian


or Testimonals) (Definitions)

Praktikum Dasar Komunikasi 9