P. 1
SKB-EDISI-28

SKB-EDISI-28

|Views: 766|Likes:
Dipublikasikan oleh Hamdanil Asykar
Tampilan Koran Suara Karya Bangsa (SKB) Edisi 28
Tampilan Koran Suara Karya Bangsa (SKB) Edisi 28

More info:

Published by: Hamdanil Asykar on Jun 17, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

Media SKB menyajikan berita terhangat seputar Indonesia dan dibaca oleh lebih dari sejuta pembaca.

Anda Ingin Memasang Iklan ? Hubungi Devisi Iklan : Hamdanil Asykar dinomor HP 087829524924 Alamat Redaksi :
Jl. Macan No. 70 Jatisampurna - Cibubur Kota Bekasi - Jawa Barat Kode Pos : 17433, Po.Box : 362 SKB, Telp / Fax (021) 84312205 Alamat Email : redaksiskb@yahoo.com, anisjalalskb@yahoo.com

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010
ABU AQILA...............
Ikut kemanakah kita nanti di hari akhirat dari 12 barisan. Barisan Pertama Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki....................

Web Site : http://www.skbnews.com

E-Mail : redaksiskb@yahoo.com

Rp. 10.000 / Ekpl

Agus Martowardojo.....
Agus Martowardojo resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II di Istana ................

Olah Raga..............
Sajian Berita Bola dan Olah Raga Lainnya dapat anda simak di Koran SKB edisi 28 ini dan seterusnya ............

Hal 2

Hal 3
Lantik Menkeu RI Baru

Hal 14

Presiden Sampaikan Tujuh Pesan Strategis
Jakarta, SKB Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara resmi melantik dan mengambil sumpah Agus DW Martowardojo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) dan Anny Ratnawati sebagai Wakil Menteri Keuangan yang baru, di Istana Negara, Kamis (20/5). Pelantikan Agus yang menggantikan Sri Mulyani yang akan menjalani tugas barunya sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, mulai 1 Juni mendatang, berdasarkan Keputusan Presiden No 56/P/2010.
Pada awal sambutanya, Presiden SBY mengatakan, penunjukkan Agus dan Anny atas dasar kapasitas, integritas, dan pengalaman penugasan mereka. Presiden menilai, keduanya cakap dan mampu mengemban tugas dengan baik. “Saya berharap saudara dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan dan kehormatan yang telah saya berikan. Dan untuk tujuan yang baik, sengaja saya mengangkat saudara-saudara bukan dari representasi Parpol, tapi dari unsur profesional yang murni,” papar Presiden. Presiden mengingatkan tentang tugas Menkeu yang tidak ringan dan sangat penting. Namun, ia yakin semua dapat dilakukan dengan baik. “Kalau ada masalah, laporkan kepada Presiden atau Wakil Presiden, untuk bersama-sama kita carikan jalan keluarnya,” pesannya. Pada akhir sambutannya, atas nama negara dan pemerintah, Presiden tak lupa menyampaikan rasa Tujuh Pesan Selain menyampaikan sambutannya pada saat melantik Menkeu dan Wakil Menkeu yang baru, Presiden juga memberikan tujuh pesan dan instruksi keduanya, untuk dilaksanakan. Pertama, yakni menyusun kebijakan fiskal yang prudent dan tepat. “APBN kita kini berjumlah lebih dari Rp 1.000 triliun, susun APBN yang tepat. Tepat dalam arti kita bisa mengalokasikan dan mendistribusikan anggaran untuk tugas pemerintahan umum, untuk tugas pembangunan utamanya ekonomi, untuk jaring pengaman sosial, untuk subsidi, untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang, seraya terus memperkecil beban utang luar negeri kita,” ungkap Presiden. Pesan kedua, SBY juga berharap agar Agus dan Anny meningkatkan HALAMAN 15

Presiden dan Ibu Ani menyalami Agus Martowardojo dan isteri, usai pelantikaannya sebagai Menkeu, di Istana Negara.

terimakasih dan penghargaan kepada Menkeu yang lama, Sri Mulyani. “Negara dan pemerintah mencatat kerja keras

saudari. Banyak yang telah Ibu laksanakan, baik dalam keadaan normal atupun keadaan krisis, selamatnya perekonomian Indonesia

dari krisis beberapa saat yang lalu, juga disumbang oleh kerja keras saudari sebagi Menteri Keuangan ndonesia,” tegasnya.

Expo Pendidikan 2010 Dibuka Wakil Walikota Bekasi
Bekasi, SKB
Wakil Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, Kamis (20/5), membuka secara resmi penyelenggaraan Expo Pendidikan Tahun 2010 yang digelar di Mega Bekasi Hypermall. Penyelenggaraan kegiatan itu diikuti peserta dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi, seluruh UPTD Pembinaan SD, dan seluruh sekolah yang terdapat di Kota Bekasi. Melalui sambutannya, Wakil Walikota menegaskan, tuntutan akan lulusan lembaga pendidikan yang bermutu semakin mendesak, akibat semakin ketatnya persaingan dalam lapangan kerja. Salah satu implikasi globaliasi dalam pendidikan, menurutnya, adalah deregulasi yang membuka peluang lembaga pendi-

Meriahkan Hardiknas dan Hari Kartini

SMPN 35 Kota Bekasi Gelar Beragam Lomba
Bekasi, SKB
Untuk memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kartini tahun ini, pihak SMPN 35 Kota Bekasi mengadakan beragam perlombaan. Puncak perayaan itu ditandai dengan upacara bendera yang dilaksanakan belum lama ini. Dalam upacara itu, bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Tri Panji Asih, S.Pd, MM. Sedangkan bertindak selaku Komandan Upacara adalah Ama Mansur, yang kesehariannya mengajar di SMPN 35 Kota Bekasi. Dalam sambutannya, Tri Panji Asih menyatakan, dengan peringatan Hardiknas dan mendukung emansipasi wanita, pihaknya mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan semangat dalam berjuang mela-

Wakil Walikota saat membuka Expo Pendidikan 2010 di Mega Bekasi Hypermall

Upacara Pengibaran Bendera oleh Ibu-ibu dewan guru SMPN 35 Kota Bekasi

dikan, termasuk perguruan tinggi asing yang membuka sekolahnya di Indonesia. Wakil Walikota menjelaskan, penyelenggaraan ini merupakan rangkaian peringatan Hardiknas. “Hal ini merupakan sebuah implementasi dari etos

kerja stakeholder pendidikan, baik mengenai kemajuan sains, teknologi dan seni. Selain itu, kiranya dapat menjadi sebuah titik tolak, dalam melakukan evaluasi bahkan pembeHALAMAN 15

wan kebodohan, serta meningatkan prestasi siswa. Ia juga meminta dukungan seluruh pihak, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Kota Bekasi, melalui prestasi bidang pedidikan sekolah. Dalam kesempatan berbeda, Kepala SMPN 35

Kota Bekasi, Sholeh Baharuddin, S.Pd, menjelaskan, pihaknya sengaja memeriahkan peringatan Hardiknas dan Hari Kartini tahun ini untuk memotivasi semangat guru dan siswa HALAMAN 15

2

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

OPINI
berubah dan tidak akan pernah tergantikan. Ikhlaskan Hidupmu bersama Allah swt selalu bersemayam dalam hati, jiwa dan lisan bahkan dalam setiap perbuatan. Kisah Nabiyullah Musa as membuktikan itu. Ketika ia dengan pengikutnya dikejar-kejar Fir’aun dan bala tentaranya. Pengikutnya bergumam seakan putus asa:”Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul” (QS. Asy Syu’ara: 61) Nabi Musa dengan sepenuh keyakinan menjawab, “Sekali-kali tidak akan tersusul, Sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku” Asy Syu’ara’: 62 Sikap ma’iyyatullah, merasa ditolong Allah, tenang dan yakin akan campur tangan Allah swt berbuah kemenangan dan kegembiraan. ”Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu”. Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.” (QS. Asy Syu’ara’: 63) Tak terbayang dalam benak Nabi Musa ketika itu, apa bentuk pertolongan Allah swt. Bahkan kita tidak bisa menebak bentuk pertolongan Allah swt itu, selain adanya informasi dari Al Qur’an, bahwa dengan izin Allah swt laut terbelah yang dengannya Musa selamat, subhanallah. Pertolongan ini jualah yang Allah swt turunkan pada Nabi Muhammad

EDITORIAL
Bangsa kita kembali dikejutkan dengan aksi brutal massa saat menggelar demonstrasi. Kali ini, seluruh mata nampaknya menyoroti tindakan anarkis pendemo di Mojokerto, Jawa Timur, yang merusak beberapa fasilitas umum. Peristiwa kerusuhan yang disertai kekerasan sepertinya selalu mewarnai bangsa ini dari waktu ke waktu. Kekerasan yang berujung perusakan ini terkadang membuat masyarakat merasa miris. Satu hal kemudian yang masih menjadi pertanyaan, kenapa masih banyak orang-orang, masyarakat bangsa ini yang masih senang merusak? Padahal jika direnungi, berapa lama waktu yang harus dibutuhkan, termasuk anggaran, untuk menghasilkan satu pembangunan? Mengapa semudah itu kita lantas merusaknya? Lantas, apa yang didapatkan para perusak, selain kepuasan batin sesaat. Wajar, jika banyak kalangan yang mendesak pihak kepolisian segera mengusut perkara ini secara tuntas, kalau perlu dengan proses hukum yang ditetapkan. Kalau perlu, aktor intelektual yang berada di belakang aksi kerusuhan itu harus diusut dan diberi sanksi seberat-beratnya. Sudah banyak sekali kasus-kasus lain yang serupa, yang selalu diakhiri dengan perusakan, yang mewarnai negeri tercinta ini. Nampaknya hal ini seperti sudah membudaya. Lantas, mau dibawa kemana, nama bangsa yang terkenal dengan adat ketimurannya ini. Perbedaan. Mungkin ini yang selalu menjadi ‘kambing hitam’ dari berbagai aksi demonstrasi yang berujung tindakan anakis. Namun, hendaknya perbedaan itu harus dikelola dengan baik sesuai dengan jalurnya. Padahal, banyak kasus sebelumna yang bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk merenunginya, betapa sulitnya membangun kembali kerusakan yang sudah ada. Sekali lagi, butuh waktu dan anggaran yang tidak sedikit, untuk memperbaikinya. Sedangkan kita hanya sekejap saja merusaknya. Sungguh keprihatinan yang tak cukup hanya dilukiskan dengan kata-kata. Hati nuranilah yang berbicara. Alangkan indahnya hidup ini, jika semua menyatukan persepsi dan pemikiran, tentang bagaimana kita membangun bersama negeri kita yang terkenal damai. Alangkah indahnya hidup kita, jika segala perbedaan dapat dipersatukan dengan kebesaran hati kita masing-masing. Marilah kita mulai dari sekarang. Semoga keinginan dan tekad ini menjadi satu budaya untuk diwariskan kepada anak cucu kita, kelak.

Taujih & Tadzkirah - Jangan Bersedih (Bagian I)

Ustd. Ahmad Yani Ketika suasana dunia dengan beragam problematikanya terasa menyempitkan dada orang beriman, ketika itu hendaknya ia meyakinkan dirinya bahwa ia sedang menuju Allah swt dengan tulus ikhlas. Yakinlah ketika itu suasana akan berubah menjadi gembira, tenang dan percaya akan adanya pertolongan Allah swt. Inilah sunnatullah yang tidak akan pernah

Kita sudah sangat berpengalaman bahwa faktor pertolongan dan kemenangan itu datang dari dalam diri orang beriman, ketika ia merasa benarbenar ikhlas, ketika itu Allah swt akan campur tangan dengan menurunkan pertolongan, memberikan keberkahan dan kemenangan. ”Hai orang-orang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan m e n e g u h k a n kedudukanmu.” (Qs. Muhammad: 7) Sungguh, pertolongan hanya datang dari Allah swt, karena itu hendaknya ma’iyyatullah atau merasa

12 Barisan di Akhirat (Bagian I)
berbaris-baris.” Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut..... Barisan Pertama Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. “Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Keempat takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Keenam

Ustd. Abu Aqila
Suatu ketika, Muadz b Jabal ra menghadap Rasulullah saw dan bertanya: “Wahai Rasulullah, tolong uraikan kepadaku mengenai firman Allah SWT: “Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris.” (QS An-Naba’:18)” Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: “Wahai Muadz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan

Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Kedua

SMS / Email Pembaca
Yang dimuat adalah pertanyaan yang menarik dan sopan SMS KE 0878 29 524 924 Email : redaksiskb@yahoo.com ke PO.BOX 362 BKS , Bekasi 17000
Program Adipura Kota Bekasi saya sangat mendukung namun jangan mengorbankan PKL yang yang sudah lama ada. Lusi-Bekasi 0219934xxxx (Setuju.......ditertibkan ... tapi jangan ada yang dikorbankan..........red)

Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. “Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Kelima

Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. “Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Ketujuh

Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: “Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat,maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Ketiga

Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu m e n g g a n g g u ketenteraman di Padang Mahsyar. “Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa

Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. “Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka...” Barisan Kedelapan Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. “Mereka adalah orang yang berbuat zina,

Penerbit : CV. SINAR ABDYA PERKASA
Berdasarkan UU Pokok Pers. No. 40 tahun 1999, No. 12/III/2009 Notaris : Irene Kusumawardani, SH Dicetak oleh : CV. KHOHANYO PUTROMA (Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Pendiri : Anis Jalal, Ahmad Saikhu, SH, Drs. Jamalullail, MM | Dewan Pembina : DR. H. Risman Musa, Drs. Aceng Solahudin, Drs. HM. Syakur, Drs. H. Nanang Pramara S, MM, | Dewan Penasehat: Abu Aqila, H. Ahmad Yani,MM.MBA | Staf Ahli : Drs. Jamalullail, MM, Drs. H Alwi, M.Pd, Drs. D. Saefuddin. | Pemimpin Perusahaan : Ahmad Saikhu, SH. | Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Drs. Anis Jalal. | Wakil Pemimpin Redaksi : (PJS. Siaga Yudha) | Penasihat Hukum : Daski SH, Ade Multaman SH, Asnawi, SH| Redaktur Executive : Ny. Siti Masturoh A Jalal | Redaktur Pelaksana : Slamet Mulyono | Staf Redaksi/Sirkulasi/ Design Grafis: Hamdanil Asykar | Divisi Iklan : Kasman Budiman | Biro/ Koordinator : A. Rauf M (Ka.Biro Jakarta) , Saut MP, SE. (Ka.Biro Kota), Tony Chandra W, SH (Ka.Biro Kab. Bekasi) Wawan (Ka.Biro Depok), Yarzuk Arfani (Ka.Biro Banten), Drs.Slamet Basuki (Ka.Biro Tanggerang), Rusmanto (Ka. Biro Karawang), Hendra G (Ka.Biro Purwakarta/Subang/Indramayu), Asep Yuliyandi (Ka.Biro Bandung), Dede Maska (Ka.Biro Cirebon), Hilman Sudakta (Ka.Pwk Kokab Sukabumi/Cianjur/Bogor), Drs. K Windy P.BBA (Ka.Biro Jateng) Ir. Zainul Arifin (Ka.Birio NTB), Musa Sasmite (Ka.Biro Kalimantan), Hudi (Ka.Biro Sumsel), Sardion Pandiangan (Ka.Biro Kepri/Ka.Biro Batam), Agus Mustafa, M.BA (Ka.Biro Maluku Utara), KH. Baginda Chaidir Abshar (Ka.Biro Sumbar), Deby S (Ka.Biro Sumut), Arena Hidayani (Ka.Biro Bengkulu), H. Jalil (Ka.Biro NAD), Yusmardi (Ka.Biro ABDYA) |Photografer : H. Hambali, Kasiman. | Sekretaris Redaksi : Nur Fatmawati Wartawan : Abdul Rauf M, Djati Marniati, Saut MP, SE, Drs Sujanto, Nena Muniroh, Pandu Tyas Palupy, Asep Sudjana, Dede Maska, Hilman A, Hilman S, Edi, Sopandi, Wawan Junaedi, Dasep, Ahmad Jais, Suhendy, Irman, Toni Chandra W , Januar Sahara, Drs. Sofyan Gheri A R, Hitler Sitorus, Tamsil, Amal Sentosa, Tadeus Ladar , Pesta, Rustam, N.Nurjaman, Hergiansyah, Tombang, Miduk, G. Irianto , Alamat Redaksi : Jl. Macan No.70 Jatisampurna Cibubur Tlp/Fax. 021-84312205, Sekretariat Redaksi : Jl. Siliwangi (Narogong) KM 7 Rawa Lumbu Kota Bekasi Bank: BCA No.Rek. 7400818082, Mandiri No.Rek. 129-00-0691701-3 , BRI Cab.Pondok Gede No.Rek. 0995-01-026310-53-5, An. ANIS JALAL E-mail : anisjalalskb@yahoo.com, redaksiskb@yahoo.com web1 : http://www.skbnews.com web2 : http://www.skbonline.cjb.net

Wartawan SKB dibekali KTA, Surat Tugas, Kartu Tugas atau Kartu Pers,dan dilengkapi dengan seragam yang berlogo SKB serta namanya tercantum dalam Box Redaksi

BERITA UTAMA
Jakarta, SKB Mabes Polri menyatakan telah menyelidiki sejumlah rekening perwira tinggi di jajarannya, bahkan setingkat jenderal, yang dinilai mencurigakan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari hasil penyelidikan, beberapa di antaranya dianggap bersih, tak ada unsur pidana.
“Ya, sudah dilaporkan. Ada yang clean dan bisa dipertanggungjawabkan, dan ada yang memang belum diproses. Itu saja. Jadi, belum mencapai hasil,” ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/5). Meski demikian, Edward enggan menyebutkan, apakah nama perwira tinggi yang rekeningnya telah diselidiki oleh Bareskrim Polri itu termasuk 10 rekening mencurigakan yang baru dilaporkan PPATK. “Saya tidak sampai pada materi yang terbaru dan yang lama, karena jumlahnya ribuan dan ini semuanya ditindaklanjuti,” jawabnya. Menurut Edward, dari sejumlah penyelidikan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam rekening para perwira tinggi terlapor. “Kalau ada tindak pidana, sudah diproses, dong,” tegasnya. Aritonang menegaskan, LHA anggota Polri yang sedang diselidiki adalah bagian dari sekitar 1.000 LHA yang dilaporkan PPATK sejak 2005 hingga 2010. “Jadi tidak (rekening) polisi saja yang ditangani, tapi ada yang lain-lain. Kan lebih dari 1.000. Ada yang kita kirim ke Polda, ada yang ditangani di sini. Sebagian juga sudah dilaporkan hasilnya,” imbuhnya. Edward mengatakan, tidak semua rekening transaksi anggota Polri yang berlabel mencurigakan, berarti rekening itu berasal dari hasil tindak pidana. “Transaksi yang ada di bank itu jutaan. Apakah semua itu bersumber dari kejahatan? Mencurigakan itu belum tentu kejahatan,” ujarnya.

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

3

Pengusutan Skandal Rekening Jenderal Dianggap Tuntas

Hasri Ainun Habibie meninggal Dunia

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Edward Aritonang.

Hasri Ainun Habibie

Jakarta, SKB
Sebelumnya, Kepala PPATK, Yunus Husein, mengaku telah menyerahkan sejumlah Laporan Hasil Analisis (LHA) milik sejumlah rekening perwira tinggi Polri. Salah satunya adalah perwira Polri berinisial BG yang dituding menyimpan uang dalam rekeningnya sebanyak Rp 95 miliar. Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum telah mendesak Polri agar segera menyelidiki dan mengklarifikasi rekening anggotanya yang mencurigakan, berdasarkan laporan hasil analisis PPATK. Jika terbukti, Polri dituntut untuk memberi sanksi pidana kepada oknum Polri itu dan tidak sebatas sanksi administrasi. Menurut Sekretaris Satgas, Denny Indrayana, di Jakarta, Kamis (20/5), perwira tinggi Polri yang disebut-sebut memiliki dana hingga Rp 95 miliar di rekening, harus mengklarifikasi tuduhan itu. Apalagi, tegasnya, jenderal yang disebut itu memiliki posisi penting di Polri. “Saya fikir kalau terbukti memang demikian ada uang Rp 95 miliar, sangat bisa jadi, itu terkait dengan praktik mafia hukum,” tegas Denny kepada wartawan. (Hamdanil) Mantan ibu negara Hasri Ainun Habibie meninggal di Rumah Sakit Ludwig-MaximiliansUniversitat, Klinikum, Grohadern, Munchen, Jerman, pada 22 Mai 2010 pukul 17.30 waktu Jerman. Impormasi yang di terima Skb dari keluarga,Ibu Ainun menghembuskan nafas ter akhir setelah mendapatkan perawatan atas penyakit yang di derita yaitu tumor di paru-paru.dan di jelaskan juga selama sakit Ibu Ainun dirawat di LMU Klinikum Munchen Jerman.Dalam waktu sebulan sudah menjalani sembilan kali operasi pengangkatan tumor. Ibu Ainun masuk Rumah Sakit Ludwig-MaximiliansUniversitat, Klinikum, Grohadern, Munchen, Jerman. Pada 24 Maret 2010. Jenazah Hasri Ainun Habibie, istri mantan Presiden BJ Habibie rencananya dibawa ke Indonesia pada Selasa (25/5), menggunakan pesawat khusus milik pemerintah. Nantinya sesampainya di Tanah Air, Ibu Ainun akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Keluarga dan sejumlah kerabat menanti kedatangan jenazah Hasri Ainun Habibie yang diperkirakan tiba Rabu nanti. Hingga Sabtu (22/5) malam, keluarga terus berdatangan di rumah duka di Kompleks Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka mengadakan tahlilan. Pihak keluarga juga terus berkoordinasi dengan keluarga di Jerman dan pihak Istana. Seiring dengan itu karangan bunga ucapan belasungkawa juga terus berdatangan. Ibu Hasri Ainun Habibie kuliah di Fakultas Kedokteran di Jakarta. Beberapa tahun kemudian almarhumah bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Menurut impormasi semasa kuliah Ibu Ainun menetap di Asrama Belakang RSCM di Jalan Kimia. Jakarta Pusat. Ibu Hasri Ainun lahir di Semarang, Jawa Tengah, tanggal 11 Agustus 1937. Ia adalah anak ke-empat dari delapan bersaudara putra dari Mohammad Besari. Mereka tinggal di Jalan Ranggamalela No. 21 Bandung.Ayahanda Ibu Ainun Habibie bapak Besari memberi makna khusus kepada nama anaknya yang kini menjadi istri mantan Presiden BJ Habibie. Arti nama dari putri berbintang Leo ini yakni mata yang indah. Keindahan mata Ainun memikat hati Habibie yang kemudian menikahinya pada 12 Mei 1962. Dari hasil perkawinan tersebut mereka dikaruniai dua anak, Yakni Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Semasa hidup, Hasri Ainun Habibie sempat menjadi Ibu Negara ketika BJ Habibie menjabat presiden 13 Mei 1998-1999. Atas jasanya Ibu Ainun menerima penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana dan Bintang Mahaputera Adipurna pada 1998 dan Bintang Mahaputera Utama pada 1992. (Anis Jalal) gakan pajak Grup Bakrie, Agus berjanji akan mempelajari kasus tersebut, karena ia belum tahu sama sekali. Namun untuk meningkatkan pajak secara umum, ia bertekad untuk terus meningkatkan setoran pajak ke penerimaan negara dan menegakkan aturan-aturan perpajakan. “Yang terpenting, kita bisa menjaga pendapatan pajak kita, karena pajak pendapatan terbesar. Kita bangun iklim pembangunan yang sehat, sehingga masyarakat dan pengusaha sadar bayar pajak,” papar Agus. (Anis Jalal)

Usai Dilantik Presiden

Agus Martowardojo Janjikan Reformasi Birokrasi Kemenkeu
berbagai tunjangan yang diperoleh, mereka bisa menerima Rp 50-60 juta per bulan. Itu belum termasuk dana operasional menteri per bulan Rp 150 juta. Sementara sebagai seorang direktur bank BUMN terbesar, Agus menikmati gaji yang jauh lebih besar. Pada 2009, setiap bulan orang nomor satu di Bank Mandiri ini mengantongi gaji pokok Rp 166 juta. Nilai itu belum termasuk tunjangan dan bonus. Mengacu laporan keuangan Bank Mandiri tahun 2009, 11 anggota direksi menerima gaji, tunjangan dan bonus senilai Rp 93 miliar. Jadi, masing-masing orang direksi akan memperoleh Rp 8,45 miliar per tahun. Dalam satu bulan rata-rata menerima lebih dari Rp 700 juta. Artinya, sebagai Dirut Bank Mandiri, gajinya rata-rata empat hingga lima kali lipat dibandingkan menjabat menteri. Namun, jabatan menteri berbeda dengan direksi bank. Agus Dermawan Wintarto Martowardojo lahir di Amsterdam, Belanda, pada 24 Januari 1956. Ia merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1984. Ia dikenal sebagai banker Indonesia, yang sejak Mei

Agus Martowardojo

Jakarta, SKB
Agus Martowardojo resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/ 5). Bersama Agus, juga dilantik Anny Ratnawati sebagai Wakil Menteri Keuangan. Sejumlah kalangan menganggap posisi baru Agus ini merupakan kenaikan karir bankir senior tersebut. Namun, di sisi lain, penghasilannya sebagai seorang Menteri, akan sangat jauh menurun ketimbang gajinya sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, bank terbesar di Tanah Air. Apalagi, jajaran manaje-men Bank Mandiri baru saja menikmati bonus Rp 83 miliar. Selama ini, seorang menteri hanya menerima gaji pokok sebesar Rp 18 juta. Jika ditambah dengan

Agus (kanan) dan Sri Mulyani saat serah terima jabatan

2005 lalu, menjabat sebagai Dirut Bank Mandiri, menggantikan ECW Neloe yang tersandung kasus dugaan korupsi. Sebelumnya, Agus Martowardojo bertugas sebagai Dirut Bank Permata selama tiga tahun. Selain di Mandiri dan Permata, ia pernah pula bekerja di Bank of Amerika pada tahun 1984, Bank Niaga pada tahun 1986-1994, menjabat Dirut Bank Bumiputera tahun 1995-1998, menjabat Dirut Bank Exim tahun 1998, dan BPPN tahun 2002. Seusai dilantik sebagai Menkeu, Agus Martowardojo menyatakan tidak khawatir akan mendapatkan tekanan politik saat menerima tugas sebagai Menteri Keuangan. Ia menilai, komunikasi yang

baik dengan para pemangku kepentingan bisa meredam tekanan-tekanan tersebut. “Saya berkeyakinan, kalau kita bisa meyakinkan pemangku kepentingan, komunikasi, dan tetap kita memegang teguh profesionalisme kita, kita akan tetap mendapatkan solusi. Jadi kami berkeyakinan itu,” ungkap Agus. Agus kemudian menyatakan tekadnya yang akan melaksanakan reformasi birokrasi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Namun, menurutnya, tugas terberat adalah reformasi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kemenkeu. Ketika ditanya mengenai penyelesaian kasuskasus pajak yang belum selesai, termasuk tung-

4

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

NASIONAL

Waspadai Tabung Gas Palsu

Maestro Keroncong Gesang Berpulang
Solo, SKB Komponis legendaries, Gesang Martohartono, dikabarkan meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Solo, Kamis (20/5). Sebelumnya, Gesang dirawat di rumah sakit tersebut sejak 12 Mei 2010 karena kondisi kesehatannya menurun. Bahkan, ia sempat masuk ke ruang intensive care unit (ICU) karena tak sadarkan diri.
Saat masih menjalani perawatan, menurut seorang keponakan Gesang, Yani Effendi, Gesang mengeluh mual sehingga tidak mau makan. Akibatnya, kondisi kesehatan pencipta lagu “Bengawan Solo” itu menurun. “Mbah Gesang mual dan muntah sehingga makannya susah. Meski di ICU, sekarang kondisinya meningkat dan stabil. Sudah bisa bicara dan mulai dipasang selang untuk nutrisi,” kata Yani. Sementara, Petugas Hubungan Masyarakat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Betty Andriani, menjelaskankan, awalnya Gesang dirawat di ruang perawatan Firdaus 5. Namun, sejak Minggu (16/5), Gesang dipindahkan ke ICU. Gesang ditangani dokter spesialis penyakit dalam, dr Suryo Aribowo Taroeno. Sejak dirawat beberapa hari di rumah sakit tersebut, kondisi kesehatan Gesang sempat membaik, bahkan sempat bisa berbicara. Namun, kondisi kesehatannya menurun sejak Kamis siang hingga mengembuskan napas terakhirnya. Jenazah almarhum maestro keroncong Gesang Martohartono (93) kemudian dimakamkan di Pracimaloyo di Solo, Jumat (21/5,) selepas shalat Jumat. Menurut Yani Efendi, jenazah dimandikan di rumah sakit dahulu, sebelum dibawa pulang ke rumah duka di Jalan Bedoyo 5, Kampung Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo. Almarhum Gesang menempati rumah tersebut sejak beberapa tahun terakhir, setelah sebelumnya tinggal di Perumnas Palur, Karanganyar. In Memorial Gesang lahir dengan nama lengkap Gesang Martohartono di Solo, Jawa Tengah, 1 Oktober 1917. Ia sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Muhammadiyah,Solo (1929). Dalam perjalanan kariernya, almarhum Gesang terkenal sebagai pemain orkes keroncong. Ia juga dikenal sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu. Selain itu, ia juga pernah sibuk membantu perusahaan batik milik orang-

Banyaknya tabung gas palsu yang beredar dipasaran, menjadi peringatan terhadap konsumen, agar lebih berhati-hati

Jakarta, SKB

Konsumen gas elpiji isi 3 Kg diminta untuk lebih berhati-hati lagi. Pasalnya, sejak 2009, sudah sekitar 90.000 tabung gas palsu berukuran tiga kilogram beredar di Tanah Air, terutama Jakarta dan sekitarnya. Produsennya diduga berlokasi di Pengasingan, Tangerang, Banten. Pihak kepolisian sudah memeriksa Direktur Utama (Dirut) perusahaan yang diduga memalsukan tabung gas tersebut. Demikian diungkapkan Kepala Satuan Sumber Daya Lingkungan (Kasat Sumdaling) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Eko Saputra. Menurut Eko, perusa-haan tersebut tidak memiliki izin dari Pertamina untuk memproduksi ta-bung gas. “Penjelasan saksi ahli dari Pertamina menyebutkan, setelah tabung diuji, tabung lolos uji tekanan, bahkan di atas angka 110. Tetapi, bahan tabungnya di bawah standar dan diduga rawan bocor,” ucap Eko, seperti dikutip Kompas.com. Eko menjelaskan, se-jumlah karyawan perusahaan yang diperiksa mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut telah memproduksi sekurangnya 90.000 tabung gas beru-kuran tiga kilogram. Tabung gas diproduksi sejak 2009. “Beberapa karyawan lain menyebutkan, angkanya mencapai 190.000 tabung gas. Jadi, sementara ini polisi mengambil angka minimalnya dulu,” tandas Eko. Kasus ini berawal saat Satsumdaling Polda Metro Jaya menggerebek PT “X” di Pengasingan, awal Mei 2010 lalu. Saat polisi memeriksa para penge-lolanya, mereka tidak bisa menunjukkan izin dari PT Pertamina, dan tidak memiliki sertifikat standar SNI. Dalam penggere-bekan saat itu, polisi menyita 200 tabung gas. Sementara itu, pihak Pertamina mengaku tak bertanggung jawab atas tabung gas yang dianggap bermasalah di titik pere-daran pengecer, menyusul sejumlah kasus tabung gas meledak dan tabung gas palsu yang merebak bela-kangan ini. Hal ini ditegaskan Juru Bicara Perta-mina Basuki Trikora Putra. “Pertamina bukan mengawasi tabung yang beredar di luar sistem distribusi resmi Pertamina. Pertamina hanya bertang-gung jawab terhadap tabung yang beredar da-lam mata rantai peredaran yang resmi,” ungkap Basuki, yang dilansir Kompas.com. Oleh karena itu, menu-rut Basuki, Pertamina tidak merasa bertanggung jawab terhadap permasalahan di tingkat pengeceran. “Jadi, jangan dipikir yang pengecer-pengecer itu adalah agen Pertamina. Agen resmi Pertamina itu biasanya berbentuk gudang, memiliki toko dan angkutan khusus. Toko-toko kecil itu bukan agen. Mereka punya ijin dagang tabung enggak? Jadi itu harus ditertibkan,” tegasnya. Terkait kasus PT TMM yang diperiksa oleh aparat penegak hukum gara-gara dugaan tabung gas palsu, Basuki menegaskan, perusahaan ini tidak tercantum dalam daftar agen resmi elpiji yang dimiliki oleh Pertamina. (Slamet Mulyono/Ist)

Gesang, komponis pencipta lagu Bengawan Solo

tuanya sejak tahun 1953 hingga 1941. Beberapa karyanya yang terkenal, diantaranya Keroncong Tembok Besar, Keroncong Piatu (1938), Keroncong Roda dunia (1939), Bengawan Solo (1940), Saputangan (1941), Tirtonadi (1942), Keroncong Pemuda Dewasa (1942), Dunia Berdamai (1942), Jembatan Merah (1943), Dongengan jawa (1950), Sebelum Aku Mati (1962), Keroncong Bumi Emas Tanah Airku (1963), Langgam Luntur (1970), serta Seto Ohasi yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Jepang (1988). Atas komitmennya yang selalu eksis menekuni kesenian music keroncong, almarhum Gesang telah menerima berbagai penghargaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Adapun penghargaan yang pernah diterimanya itu, diantaranya Piagam dari Komando Wilayah Per-tahanan (Kowilhan) II (1976), Piagam Hadiah Seni 1977 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI (1977), Penghargaan TVRI Stasiun Yogyakarta (1978), Piagam Penghargaan dari OISCA International Indonesia (1978), Hadiah berupa rumah di Perumnas Palur dari Gubernur Jawa Tengah (1979), Penghargaan PWI HUT XXXIX dan HUT VI Museum Pers Nasional (1985), Penghargaan Walikota Surakarta dalam rangka Fespic Games IV (1986), Bintang penghargaan dari Kaisar Akihito di Jepang (1992), serta Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden RI (1992). (Anis Jalal/Ist)

Korban Tragedi Koja Terima Santunan
Jakarta, SKB
Sebanyak 231 korban kerusuhan Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terjadi beberapa waktu lalu, akhirnya menerima santunan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sebesar Rp 2, 247 miliar. Santunan diberikan secara simbolis oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, kepada lima perwakilan keluarga korban, di kantor walikota setempat, Kamis (20/5). Pemberian santunan ini merupakan satu dari beberapa rekomendasi yang dikeluarkan tiga institusi, yakni Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas HAM dan Palang Merah Indonesia (PMI). “Belum seminggu rekomendasi itu dikeluarkan, Pemprov DKI Jakarta langsung merea,lisasikannya. Kita berikan santunan kepada semua korban dengan harapan dapat mengurangi beban keluarga dan korban,” jelas Fauzi Bowo, saat memberikan santunan. Gubernur kemudian menyampaikan keprihatinannya terkait insiden Koja yang terjadi pada Rabu (14/4) silam. sebesar Rp 2,247 miliar, merupakan anggaran dari APBD DKI Jakarta sebesar Rp 1,431 miliar dan dari PT Pelindo II sebanyak Rp 996,5 juta. Beban biaya APBD DKI Jakarta yang totalnya mencapai Rp 1,431 miliar itu terdiri dari biaya pengobatan gratis selama korban dirawat di rumah sakit sebesar Rp 448,4 juta, santunan bagi korban unsur masyarakat Rp 710 juta dan santunan meninggal dunia dan cacat fungsi bagi aparat satpol PP sebesar Rp 272,6 juta. Sedangkan anggaran dari PT Pelindo II diperuntukan santunan bagi aparat kepolisian dan Satpol PP sebesar Rp 996,5 juta. Selain itu, klasifikasi santunan bagi seluruh korban dengan rincian meninggal dunia sebesar Rp 50 juta, cacat fisik Rp 70 juta, luka berat Rp 15 juta, luka sedang Rp 7,5 juta dan luka ringan Rp 2,5 juta. Santunan biaya perjalanan ke rumah sakit juga diberikan kepada keluarga korban, dengan rincian korban luka berat Rp 5 juta, luka sedang Rp 2 juta, dan luka ringan Rp 1 juta. (Anis Jalal)

Bung SKBe Kenapa setiap ada demo sering berujung dengan kericuhan ???

Mungkin karena masing-masing pihak merasa benar, maunya menang sendiri....

Kejadian itu, menurutnya, menjadi pembelajaran bagi seluruh pemangku kepentingan, agar tidak terulang lagi. Ia juga berharap, seluruh keluarga korban diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini dan yang mengalami lukaluka segera pulih sehingga bisa beraktivitas kembali. Tak lupa, Fauzi Bowo menyampaikan apresiasi kepada tim investigas dari PMI yang telah menjalankan tugasnya, melakukan pendataan terhadap korban insiden Koja. Ia menyatakan data yang diinventarisir Tim Investigasi PMI cukup valid, dan dapat mewakili rekomendasi dari yang lain. Total jumlah korban yang akan disantuni

berdasarkan hasil investigasi PMI adalah sebanyak 231 orang. Mereka terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 3 orang, luka berat 18 orang, cacat fungsi 8 orang, luka sedang sebanyak 35 orang dan luka ringan sebanyak 167 orang. Pemberian santunan korban insiden Koja dikategorikan untuk korban menderita luka ringan, luka sedang, luka berat, cacat fungsi maupun meninggal dunia. Dengan begitu, harap Fauzi Bowo, jumlah pemberian santunan ini tidak sama rasa, tetapi disesuaikan dengan kondisi luka yang dialaminya. Sementara total santunan diberikan kepada seluruh korban yakni

DAERAH
Bekasi, SKB Sebagian besar masyarakat Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mengusulkan agar Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi No 4 Tahun 2005 segera direvisi. Mereka menilai keberadaan Perda tentang Pembentukan RT, RW, dan LPM di Wilayah Kota Bekasi itu sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini.
Adanya usulan masyarakat yang menuntut adanya revisi terhadap Perda No 4 Tahun 2005 itu diakui Lurah Cikiwul, Dede Sudrajat, saat ditemui SKB di ruang kerjanya, baru-baru ini. Menurutnya, usulan tersebut disampaikan kalangan masyarakat pada saat penyelenggaraan pemilihan ketua RT dan ketua RW di lingkungan kelurahannya itu. “Dari seluruh usulan, sebagian besar masyarakat mengusulkan agar masa bakti ketua RT dan ketua RW diperpanjang, dari tiga tahun menjadi lima tahun, sehingga lebih efektif dalam menjalankan program kerjanya. Mengenai usulan lainnya, masyarakat mengusulkan agar jenjang pendidikan untuk para ketua RW adalah lulusan SMP atau sederajat, agar lebih mampu menjalankan tugasnya secara maksimal, dalam mengakomodir dan melayani masyarakat yang semakin dinamis,” papar

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

5

Masyarakat Cikiwul Usulkan Revisi Perda Nomor 4 Tahun 2005
Dede. Sedangkan mengenai usulan tentang perlunya surat keterangan sehat dari lembaga kesehatan untuk para calon ketua RT dan ketua RW pada saat pemilihan, Dede menjelaskan, surat keterangan itu akan menjadi legalitas atau bukti bagi masyarakat. “Masyarakat menginginkan agar ketua RT atau ketua RW yang mereka pilih, benar-benar sehat jasmani dan rohani, saat menjalankan tugasnya untuk melayani masyarakat,” ungkapnya. Menanggapi usulan revisi terhadap Perda No 4 Tahun 2005 ini, Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kota Bekasi, Drs HM Yakum, secara tegas memberikan dukungannya. “Kalau memang usulan itu disampaikan masyarakat, tentu akan saya dukung sepenuhnya,” ujarnya. Yakum juga menyatakan sikap setujunya terhadap alasan masyarakat yang melatarbelakangi usulan revisi terhadap Perda No 4 Tahun 2005 tersebut. “Saya setuju jika ketua RW di Kota Bekasi lulusan SMP, bahkan kalau perlu setingkat SMA, sehingga berpengaruh terhadap sumber daya manusia yang dimiliki para ketua RW,” ulasnya. Begitu juga, Yakum menilai masa bakti ketua RT dan ketua RW perlu diperpanjang menjadi lima tahun. “Dengan demikian, para ketua RT dan ketua RW dapat menunjukkan bukti kerjanya kepada masyarakat, sesuai dengan program kerja yang telah mereka rencanakan. Kalau masa bakti tiga tahun itu memang terlalu singkat,” katanya. Menanggapai kejadian meninggalnya salah seorang kandidat ketua RW pada saat Pemilihan Ketua RW 03 Kelurahan Cikiwul yang digelar Minggu (16/ 5) lalu, Yakum menilai, hal itu dapat diatasi secara teknis oleh pihak panitia pemilihan, sehingga tidak perlu diatur secara rinci dalam Perda. “Namun untuk mengantisipasi agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi, salah satu cara yaitu perlu adanya legalitas tertulis terhadap keterangan sehat para calon ketua RT dan ketua RW dari lembaga kesehatan yang berwenang,” ucapnya. Agar usulan masyarakat tersebut terealisasi, Yakum menyarankan agar masyarakat menyampaikan usulan tersebut secara tertulis kepada Walikota Bekasi, untuk dapat ditindaklanjuti. “Setelah itu, saya akan membahasnya bersama rekan-rekan dewan lainnya dalam forum rapat di DPRD,” jelasnya. (Slamet Mulyono)

Tujuh Pasang Calon Ramaikan Pilkada Sukabumi
Sukabumi, SKB
Tujuh pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi bakal meramai-kan ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi ta-hun 2010 ini. Ketujuh pa-sangan tersebut berasal dari kalangan partai politik maupun independen. Adapun nama pasang-an calon tersebut terdiri dari H Hasymi Romly, SH, MM – Iman Adinugraha, SE denga nomor urut 1. Pasangan ini diusung koa-lisi PDIP, PAN, Gerindra serta beberapa partai non parlemen. Sedangkan un-tuk nomor urut 2 terdapat nama pasangan Drs Aziz Min Alamsyah, M.Si – Ir Herwan Nugraha, MM dari jalur independen. Sementara, pasangan nomor urut 3 adalah Drs H Sukmawijaya, MM – Drs Ahkmad Jajuli, M.Pd yang diusung PKS dan Hanura. Nomor urut 4 ter-dapat nama pasangan Ir H Asep Setiawan – Drs Da-dang Eka Widiyanto yang diusung PPP dan partai non parlemen. Nomor urut 5 adalah pasangan H Ucok Haris Maulana Yusuf, SH – Drs H Sadili Syamsudin, MM, M.Pd yang diusung Partai Demokrat. Kemudian pasangan Drs H Marwan Hamami, MM – H Usman Effendi, SE, M.Si menda-pat yang diusung Partai Golkar mendapat nomor urut 6. Sedangkan nomor urut 7 diberikan kepada pa-sangan Ir H Dayat Ns Wi-ranta, M.Sc – Drs H Kar-mas Sukermas, MM yang berasal dari jalur indepen-den. Tujuh pasangan peser-ta Pilkada Sukabumi itu telah ditetapkan dan didek-larasikan KPUD KabupatenSukabumi. Semua ca-lon selanjutnya akan melaksanakan tahapan kam-panye, baik dialogis maupun secara terbuka. Pe-laksanaan Pilkada Kabupaten Sukabumi akan di-laksanakan pada 27 Mei 2010. (Sopandi)

Drs HM Yakum

Beberapa poin usulan yang disuarakan masyarakat tersebut terkait dengan masa bakti ketua RT dan ketua RW dalam Perda No 4 Tahun 2005 yang dinilai terlalu singkat, serta jenjang pendidikan untuk ketua RW yang perlu ditingkatkan, dari lulusan SD atau sederajat menjadi lulusan SMP atau sederajat. Selain itu, masyarakat juga memandang perlu adanya surat keterangan sehat untuk para calon ketua RT dan ketua RW yang dikeluarkan oleh lembaga kesehatan yang diakui, seperti Puskesmas.

Tunawisma dan Gepeng Ikut Didata

BNK Kota Bekasi Berikan Bintek Advokasi P4GN
Bekasi, SKB Wakil Walikota Bekasi yang juga Ketua BNK Kota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, mengingatkan kepada kalangan pendidik akan bahaya Narkoba yang saat ini sudah masuk ke lingkungan sekolah, salah satunya melalui “permen jahat”. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk berperan aktif, dalam pencegahan maupun penanganan masalah Narkoba di lingkungannya masing-masing. Hal itu disampaikannya dalam acara Bimbingan Teknis (Bintek) Advokasi P4GN bagi Penyelenggara Pendidikan di Kota Bekasi. Kegiatan saat itu juga dihadiri Kajari Kota Bekasi, Kusnadi Halim, beserta Ketua Pelaksanan Harian (Kalakhar) BNK Kota Bekasi, H Encu Hermana. Mengawali sambutannya, Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen ini mengingatkan tentang kecenderungan peningkatan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di Kota Bekasi. “Dengan visi Lakhar BNK untuk mewujudkan masyarakat Kota Bekasi sadar penyalahgunaan Narkoba Tahun 2013, mendorong BNK Kota Bekasi untuk lebih menggiatkan kegiatan yang bersifat preventif,”

Petugas BPS saat sedang melakukan sensus penduduk

tegasnya. Pepen menyampaikan harapannya terhadap sinergitas seluruh elemen masyarakat Kota Bekasi untuk memerangi Narkoba dengan lebih berkomitmen lagi. Ia juga berharap kepada kalangan pendidikan, agar mempunyai pengetahuan akan bahaya Narkoba yang dapat disebarluaskan kepada lingkungan sekolahnya. Pepen kemudian mengajak seluruh elemen pendidikan di Kota Bekasi

untuk terus mendukung Visi Kota Bekasi Cerdas, Sehat dan Ihsan, serta menyelamatkan pelajar di Kota Bekasi agar lebih berprestasi tanpa Narkoba. Sementara saat menyampaikan laporannya, Kepala Pelaksana Harian BNK Kota Bekasi, H Encu Hermana, menjelaskan, tujuan dari pelaksanaan Bimbingan Teknis Advokasi P4GN bagi penyelenggarakan pendidikan di Kota Bekasi ini adalah

agar nantinya penanggulangan P4GN (Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) ini mempunyai komitmen dan kebijakan yang selaras ke depan. Dengan memberikan advokasi ini, Encu berharap, kalangan pendidik memiliki kemampuan untuk lebih aktif dalam memberikan pengetahuan, akan bahaya Narkoba di lingkungan pendidikan, khususnya di Kota Bekasi. (Hamdanil/Humas)

Bekasi, SKB Mulai 16 Mei 2010, pihak Badan Pusat Sta-tistik (BPS) Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan upaya pendataan terhadap tunawisma, gelandangan, dan pengemis, dalam rangka Sensus Penduduk 2010. Hal itu dijelaskan Kepala BPS Kota Bekasi, Slamet Waluyo, beberapa waktu lalu. Menurut Slamet, kegi-atan itu dilaksanakan secara serentak di 12 wilayah kecamatan dan 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi. Ia menam-bahkan, kegiatan penda-taann melibatkan 10 tim, yang terdiri dari anggota pencacah lapangan dan ketua masing-masing tim. Slamet menjelaskan, petugas itu akan disebar ke 21 titik lokasi kera-maian, yang biasa menjadi tempat berkumpul para tunawisma dan gelan-dangan. Ia kemudian menyebut beberapa lokasi, seperti stasiun kereta, terminal bus, pasar, kolong jembatan, stadion Kota Bekasi, taman makam pahlawan, serta di sekitar luar gerbang tol Bekasi Barat. “Kami sengaja meng-gelar sensus pada tengah malam, karena diindikasi mereka akan berkumpul di satu titik. Kalau siang biasanya mereka me-nyebar,” ungkap Slamet, seperti dilansir Antara. Sensus ini, ujar Slamet, hanya dilakukan untuk mengetahui jumlah tuna-wisma, dan Gelandangan Pengemis (Gepeng), ber-dasarkan jumlah dan jenis kelamin di wilayah se-tempat. Sejumlah per-tanyaan, imbuhnya, seperti daerah asal dan lamanya waktu mereka tinggal di Kota Bekasi, akan sampaikan kepada pihak yang bersangkutan. “Namun, BPS hanya akan mendata jumlah laki-laki dan perempuannya saja, termasuk orang gila juga,” kata Slamet, menambahkan. (Hamdanil/Ist)

6

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

DAERAH

HM Daud Salim

Aparatur Pemerintahan yang Bermasyarakat
unsur pemerintahan, ia tetap merasa takkan terpisahkan dari kehidupan masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya. “Sebagai warga Cikiwul, saya justru memiliki kesempatan lebih luas untuk mengabdikan diri saya, sehingga berguna bagi seluruh masyarakat Cikiwul,” ungkap Daud, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Cikiwul sejak tahun 2004. Saat ditanya tentang motivasinya menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Daud yang juga pernah menjabat sebagai Ketua LKMD Cikiwul pada tahu 1989 ini menyatakan keinginannya untuk mengamalkan segala ilmu dan pengetahuannya, agar berman-faat bagi kesejahteraan masyarakat.

PNSD Kota Bekasi Ucapkan Sumpah Jabatan
Bekasi, SKB Dengan didampingi Sekda Kota Bekasi, Tjandra Utama Effendi, Selasa (11/5) lalu, Wakil Walikota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, mengambil sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) Kota Bekasi. Dalam kegiatan itu, Wakil Walikota menyampaikan beberapa hal, diantaranya menyangkut masalah disiplin kerja PNS di lingkungan Pemkot Bekasi.
Menurut Wakil Walikota, PNS di lingkungan Pemkot Bekasi harus mampu menunjukkan kemajuan dalam kinerjanya memberikan pelayanan publik. Namun, ia menyatakan, masih ada PNS yang kedapatan kedapatan tidak mentaati kewajiban dan melanggar larangan yang ditentukan. “Menurut ketentuan, kepada yang bersangkutan harus diberikan sanksi. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan sanksinya harus cepat, tegas dan tuntas,” tegas Wakil Walikota. Acara pengambilan sumpah dan janji PNS, kata Wakil Walikota, telah diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 1975 tentang Sumpah/ Janji PNS, serta PP Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin

HM Daud Salim

Wakil Walikota saat memberikan ucapan selamat kepada para PNSD Kota Bekasi

Bekasi, SKB Banyak cara bagi seseorang untuk menjadikan dirinya berguna bagi masyarakat sekitarnya. Apapun jabatan yang disandangnya, selalu ada kesempatan waktu untuk menjalani hidup bermasyarakat. Hal ini senantiasa ditelaudani HM Daud Salim,

PNS. Wakil Walikota kemudian berpesan agar para kepala SKPD secara berkala melakukan evaluasi dan pembinaan staf secara intens dan menyeluruh. “Agar staf diarahkan

untuk selalu berperilaku dalam batas-batas yang wajar, terutama jika sedang melaksanakan tugas,” ujarnya, seraya mengucapkan selamat bertugas kepada mereka. (Yudha)

HM Sukma Kamaluddin Terpilih Jadi Penjabat Kades Satria Jaya
Bekasi, SKB
Masyarakat Desa Satria Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, akhirnya sepakat memilih figur HM Sukma Kamaluddin sebagai Penjabat Kepala Desa Satria Jaya, menggantikan Pendi, yang telah divonis 1 tahun penjara, akibat kasus yang menjeratnya. Hasil tersebut berdasarkan rapat BPD setempat yang berlangsung beberapa waktu lalu. Sebelumnya, masyarakat mendesak BPD Satria Jaya untuk melakukan pemilihan kepala desa. Namun, beberapa kali jadwal rapat tertunda, akibat banyaknya pengurus yang hadir. Pemilihan Penjabat Kepala Desa dianggap penting bagi masyarakat, dalam rangka tugas pemerintahan di bidang pelayanan. Menurut informasi, kepala desa yang lama, Pendi, masih harus menjalani sisa hukuman penjaranya sekitar lima bulan lagi. Sedangkan masa baktinya sebagai kepala desa berakhir 29 September 2012. Agar tugas pemerintahan desa tidak terganggu , maka masyarakat mendesak agar segera diangkat Penjabat Kepala Desa Satria Jaya sampai kepala desa yang lama selesai menjalankan sisa hukumannya. Salah seorang perangkat Desa Satria Jaya kepada wartawan SKB, belum lama ini menjelaskan, berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pemerintahan Desa, pada Pasal 75 ayat (2) dijelaskan bahwa calon penjabat kepala desa diusulkan oleh camat kepada bupati, bisa berasal dari perangkat desa, tokoh masyarakat desa setempat atau PNS yang berada di dalam lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi. Sementara saat dimintai tanggapannya, Iwanudin, salah seorang anggota BPD, menjelaskan, pihaknya hanya menampung, menerima, dan menyalurkan aspirasi masyarakat, sedangkan penetapan calon penjabat kepala desa adalah atas usulan masyarakat. Iwanudin menjelaskan, sebelumnya, pihak DPD menerima 136 perwakilan tanda tangan warga yang mengusulkan kepada BPD supaya Penjabat Kepala Desa Satria Jaya ditunjuk langsung dari PNS yang ada di Kecamatan Tambun Utara, tanpa menyebutkan nama calon tersebut. Diduga hal inilah yang memancing kemarahan warga dan tokoh masyarakat kepada BPD sebagai perwakilan mereka. Pasalnya, masyarakat telah menetapkan nama HM Sukma Kamaluddin sebagai pilihan mereka. Dengan adanya dua orang calon kandidat, maka pihak BPD setempat akhirnya memutuskan untuk mengadakan rapat. Namun, pada rapat yang pertama, hanya dua orang pengurus DPD yang hadir, yakni M. Lipan (Wakil Ketua) dan Iwanudin (dari Komisi C). Karena sebanyak dua kali rapat dianggap tidak memenuhi kuorum, maka diganti dengan dengar pendapat antara lebih dari 50 warga dan tokoh masyarakat yang hadir saat itu, dengan anggota DPD yang ada. Pada kesempatan itu, dengan suara bulat warga menyatakan hanya memilih HM Sukma Kamaluddin sebagai Penjabat Kepala Desa Satria Jaya. Pernyataan sikap warga ini disaksikan pula oleh Junaedi selaku Camat Tambun Utara. Rapat penentuan yang dijanjkan, akhirnya terlaksana, dengan disaksikan Camat Bekasi Utara, Junaedi, dan Sekcam, Hamir Hamja, serta Bendahara Kecamatan, Ali Ridwan. Rapat yang digelar tertutup itu mendapat pengamanan ketat dari aparat Polsek dan Koramil Tambun Utara. Melalui hasil voting, diperoleh keputusan, dari 11 anggota BPD, 6 anggota BPD mendukung dan merekomendasikan HM Sukma Kamaluddin yang selam ini dikenal sebagai Sekdes Satria Jaya menjadi Penjabat Kepala Desa Satria Jaya. Mendengar hasil keputusan itu, warga yang hadir sangat senang, dan menunjukkan suka cita mereka di sekitar Kantor BPD. Dari sekelumit informasi yang diperoleh SKB, belakangan diketahui jika nama calon kandidat yang diusung 136 warga adalah berinisial H, seorang PNS yang sudah pensiun pada 4 April 2010 lalu. Namun saat dikonfirmasi, warga yang menandatangani usulan tersebut mengaku, warga memberikan tanda tangan mereka di atas kertas kosong. Menurut keterangan yang diperoleh warga, menyatakan, tanda tangan itu sebagai bentuk dukungan untuk mempercepat diangkatnya penjabat kepala desa yang baru. (S Cheri)

HM Daud Salim bersama Lurah Cikiwul, Dede Sudrajat, dan rekan sekerjanya

dalam menjalani tugas kesehariannya sebagai staf pegawai pada Seksi Kesejahteraan dan Sosial (Kessos) Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Meski kesehariannya berkecimpung dengan tugas pemerintahan, ia tetap aktif bergaul dengan kalangan masyarakat. Setelah sekian lama berkecimpung dalam berbagai organisasi kemasyarakatan di lingkungan Kelurahan Cikiwul, Daud kini harus terbiasa dengan kesibukan barunya sebagai aparatur pemerintahan. Namun, hal ini tidak menjadi satu kendala bagi dirinya untuk membaktikan diri demi kepentingan masyarakat. “Sejak dulu, saya memang selalu merasa bahwa saya merupakan bagian dari masyarakat Cikiwul, jauh sebelum saya bertugas sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil di pemerintahan Kota Bekasi. Apapun kegiatan yang dijalani masyarakat, saya merasa terpanggil untuk turut serta berpartisipasi mendukung kegiatan tersebut,” papar HM Daud Salim, saat diajak berbincang di ruang kerjanya, belum lama ini. Meski saat ini Daud telah menjadi bagian dari

“Pengangkatan diri saya sebagai PNS merupakan kebijakan Pemkot Bekasi, yang juga menjadi bagian dari cita-cita hidup saya. Untuk itu, saya harus mampu membagi waktu saya, antara tugas dengan bergaul bersama masyarakat,” ujar lelaki kelahiran Bekasi, 18 Juli 1961, yang pernah menjabagt Ketua Karang Taruna Cikiwul pada tahun 1989 ini, kepada SKB. Sebagai bagian dari masyarakat Cikiwul, Daud mengaku memahami benar karakter masyarakat di lingkungannya itu. “Meski bersifat heterogen, masyarakat Cikiwul tetap menjunjung tinggi budaya ramah tamah dalam hidup bermasyarakat. Sampai kini budaya ini tetap bertahan,” ujar Daud yang tetap aktif sebagai pengelola Yayasan Pendidikan Islam Al Falah dari tahun 1991 hingga sekarang. Daud menyadari, sebagai seorang PNS, ia harus merasa siap ditugaskan dimana dan kapan saja, sesuai amanat Sapta Prasetya Korpri. “Saya harus siap dong, selama itu menjadi kebutuhan Pemkot Bekasi,” katanya. (Slamet Mulyono)

ANEH TAPI NYATA
Bayi Babi Berkepala Dua
Ditemukan Bayi Babi Berkepala Dua (Sumber Internet)

INFO WILAYAH
Bekasi, SKB Bertempat di Gedung Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Kamis (20/5) lalu, Bupati Bekasi, DR H Sa’ddudin, MM, melantik pengurus KNPI tingkat kecamatan se-Kabupaten Bekasi. Acara tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sekda beserta unsur Muspida Kabupaten Bekasi, Ketua Umum KONI Kabupaten Bekasi, serta para pengurus KNPI Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamatnya atas dilantiknya para pengurus KNPI yang baru di tingkat kecamatan. “Semoga apa yang dipercayakan dan diamanatkan, dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dalam mewujudkan cita-cita KNPI,” ujarnya. Sesuai dengan tema Konsolidasi Organisasi untuk Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Bekasi Demokratis, Adil, Makmur, Sejahtera dan Bermartabat, Bupati berharap peran serta dari masyarakat Kabupaten Bekasi pada umumnya dan KNPI pada khususnya untuk bersama-sama melaksanakan pembangunan di segala bidang, dalam menunjang kesuksesan program pembangunan di Kabupaten Bekasi. Bupati juga mengajak seluruh pengurus KNPI untuk meningkatkan per-

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

7

Bupati Bekasi Lantik Pengurus KNPI Tingkat Kecamatan

Warga Tuntut Kompensasi Tambang Batu Gunung Kembang
Sukabumi, SKB
Diduga karena tidak direalisasikannya tuntutan warga, terkait hasil mus-yawarah di Desa Pasir Baru, ratusan warga men-datangi lokasi penam-bangan batu di Gunung Kembang yang letaknya 2 Km dari kantor desa setempat. Adapun tuntutan warga, antara lain meminta agar kompensasi garapan segera dibayar, dana pem-bangunan infrastuktur warga sekitar tambang se-gera direalisasikan, peng-gunaan bahan peledak di area tambang yang meng-ganggu kenyamanan war-ga segera dihentikan. Karena tuntutan terse-but tidak diindahkan, massa yang tergabung dalam Paguyuban Masya-rakat Asih Lingkungan (Pamali) akhirnya mende-sak agar aktivitas penam-bangan segera dihentikan. Seperti yang diungkapkan Koordinator Lapangan Pa-mali, Suherman. Disamping ratusan massa pendemo, hadir pula aparat keamanan dari Polsek Cisolok, anggota Koramil, Syahbandar Pa-labuhanratu, Manager Operasional PT Plasindo Mitra Mandiri, dan Hemdi Syaputra selaku pelaksana kegiatan. Dalam orasinya, massa pendemo menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab dalam hal ini. Hendi Syaputra selaku pelaksana pekerjaan mengakui, pihaknya sedang mengalami kesulitan keuangan, mengingat hasil pekerjaan tidak mencapai target yang telah di rencanakan. Sementara itu, Suher-man selaku koordinator aksi, bersikukuh pada sikapnya yaitu menutup aktivitas tambang, karena dianggap telah merugikan warga masyarakat sekitar, merusak lingkungan Gu-nung Batu Cikembang yang merupakan Cagar Alam. Ia berjanji, pihaknya dalam waktu dekat akan menyampaikan aspirasi warga ke Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu. Sementara itu, Kepala Desa Pasir Baru, Usep Nurdin, ketika ditemui SKB mengatakan, pihak-nya akan segera mereali-sasikan tuntutan warga terkait pembebasan lahan garapan dan dana pemba-ngunan warga sekitar. Pihaknya bukan menghin-dar dari tuntutan warga, hal ini terjadi karena kucuran dana dari pihak pengusaha belum turun. “Seandainya dana tersebut turun, kami akan segera menyelesai-kan dengan warga,” janjinya. (Tadeus Ladar)

Suasana pelantikan pengurus Karang Taruna tingkat Kecamatan di Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi

satuan dan kesatuan diantara sesama warga dan organisasi lain, sehingga tercipta suasana yang kondusif bagi pembangunan. “Semoga pelantikan ini bermanfaat bagi organisasi khususnya KNPI dan bagi masya-

rakat Kabupaten Bekasi,” harapnya. Tak lupa, Bupati menekankan agar KNPI senantiasa meningkatkan perannya, sebagai perwaris nilai luhur budaya bangsa. (Tony Chandra)

Seorang Kandidat Meninggal Dunia

Duka Warnai Pemilihan Ketua RW 03 Cikiwul
Namun, pihak panitia kembali harus menunda pelaksanaan penghitungan suara, untuk mempertimbangkan langkah yang harus ditempuh, jika ternyata jumlah suara yang diraih almarhum H Karmat K unggul dalam pemilihan saat itu. Untuk kedua kalinya, musyawarah dilakukan kembali dengan pihak keluarga almarhum, agar penghitungan suara dapat dilanjutkan pada malam harinya. Berdasarkan dari hasil penghitungan suara, kandidat nomor urut 3, Samit Supriyatna, akhirnya berhasil meraih suara terbanyak, yakni 291 suara, disusul dengan kandidat nomor urut 2, Kosen, yang meraih 126 suara, sedangkan almarhum H Karmat K meraih 55 suara. Dengan hasil tersebut, Samit Supriyatna akhirnya ditetapkan sebagai Ketua RW 03 Terpilih, untuk masa bakti 2010-2013. Saat ditemui SKB, seusai penghitungan suara, Ketua Panitia Pemilihan, Dasir ARS, menjelaskan, jumlah hak pilih yang telah ditentukan berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap adalah sebanyak 565 hak pilih. “Sementara jumlah hak pilih yang tidak hadir pada pemilihan sebanyak 76 pemilih. Selain itu, jumlah suara tidak sah sebanyak 17 suara,” ujarnya. Dasir menyatakan, pihak panitia terpaksa harus menempuh jalur musyawarah dengan pihak keluarga yang sedang berduka, dalam memutuskan langkah yang harus ditempuh panitia, dalam

Samit Supriyatna

Bekasi, SKB
Berbeda dengan ajang pemilihan sebelumnya, pelaksanaan Pemilihan Ketua RW 03 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, yang berlangsung Minggu (16/5) lalu, diliputi dengan suasana duka yang mendalam. Salah seorang kandidat ketua RW meninggal dunia pada saat proses pemilihan sedang berlangsung, diduga akibat sakit yang dideritanya. Kejadian tersebut tentu saja membuat warga terkejut. Mereka sama sekali tidak menyangka sebelumnya. Akibat kejadian yang tidak terduga tersebut, pihak panitia pemilihan terpaksa menunda kegiatan pemilihan, hingga prosesi pemakaman almarhum H Karmat K, kandidat dengan nomor urut 1, selesai dilaksanakan. Setelah melalui musyawarah antara pihak panitia pemilihan dengan pihak keluarga yang sedang berduka saat itu, dan disaksikan Lurah Cikiwul, Dede Sudrajat, Ketua LPM Cikiwul, Nanang Riana, serta beberapa tokoh masyarakat setempat, proses pemilihan akhirnya dilanjutkan kembali.

Suasana penghitungan suara pada pemilihan Ketua RW 03 Kelurahan Cikiwul

proses pemilihan saat itu. Ia mengaku, Peraturan Daerah (Perda) Kota Bekasi Nomor 4 Tahun 2005 tentang Pembentukan RT, RW dan LPM di Wilayah Kota Bekasi, belum mengatur secara rinci mengenai langkah yang harus ditempuh panitia, terkait kejadian seperti ini. Sesuai hasil musyawarah, ungkap Dasir, segala kewajiban yang telah dijalankankan almarhum H Karmat K sebagai kandidat, termasuk biaya pendaftaran yang telah dikeluarkan almarhum, akan dikembalikan secara utuh. “Keputusan ini juga disetujui para calon lainnya,” tegas Dasir. Meski harus lelah bekerja, Dasir menyatakan lega, karena proses pemilihan dapat berjalan hingga selesai. “Kami hanya berharap, hasil penghitungan suara dan penetapan ketua RW terpilih dapat diterima seluruh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, hasil kemenangan yang diperoleh dalam pemilihan, tidak lantas membuat pihak

keluarga Samit Supriyatna dan para pendukungnya mengumbar sikap suka cita mereka. Bahkan saat ditemui SKB di kediamannya, Samit Supriyatna menyatakan ungkapan duka cita yang mendalam atas meninggalnya H Karmat K. “Kami turut prihatin atas kejadian ini. Kami juga merasakan kesedihan yang mendalam, seperti yang dirasakan keluarga almarhum H Karmat K. Semoga keluarga almarhum diberikan kekuatan dan ketabahan, dalam menghadapi cobaan,” ujar Samit. Samit menyatakan siap menjalankan tugas dan amanat yang diembannya, sesuai visi dan misi yang ia ucapkan kepada masyarakat. “Namun, saya juga akan terus melanjutkan segala program ketua RW lama, sehingga apa yang dijalankannya tidak terhenti begitu saja,” katanya. Tak lupa, Samit menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh warga yang telah memilihnya. “Bagi saya, ini merupakan kepercayaan besar yang harus saya jalankan sebaik-baiknya,” ungkapnya. (Slamet Mulyono)

Sekgab dan Kabinet Miliki Mata Rantai

Jakarta, SKB
Ketua Dewan Sekretariat Gabungan (Sekgab) Koalisi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), belum lama ini menyatakan tentang adanya mata rantai antara forum Sekgab dengan kabinet. Hal itu diungkapkannya sebelum menuju Singapura-Malaysia, di Bandara Halim Perdanakusuma. “Pandangan yang menurut saya tidak benar adalah seolah-olah itu adalah forum pengambil keputusan yang akan dijalankan kabinet. Tidak. Kabinet...kabinet. Sekgab...Sekgab. Forum itu tidak mengambil alih tugas dan fungsi kabinet. Berbeda, meskipun ada mata rantai antara forum itu dengan cabinet, karena kita menganut presidensial, bukan parlementer,” tegas SBY. Menurut SBY, pembentukan Sekgab karena dirinya tidak bisa aktif secara penuh. “Susunan Sekgab, saya sebagai Ketua Umum, karena kesepakatan koalisi yang saya tandatangani sebagai Presiden dengan pimpinan Parpol koalisi, karena (Anis Jalal/Ist)

8
Sukabumi, SKB

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

PEMBANGUNAN

Perum Perhutani Dituding Rugikan CV Surya Bumi Wangi
Pihak CV Surya Bumi Wangi merasa dirugikan atas pemberhentian yang mereka anggap secara sepihak oleh Perum Per-hutani, terkait kerjasama operasional reklamasi dan rehabilitasi hutan seluas 7 hektar yang terletak di Petak 7 A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jayan-ti, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Palabuhanratu, Kelompok Hutan Gunung Reumah Pemangkuan Hutan Sukabumi, di Desa Citarik, Ke-camatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dalam suatu perte-muan, Perum Perhutani KPH Sukabumi yang diwakili Ir H Iing Moh Ichsan, MT selaku Adm Perum Perhutani KKPH Sukabumi, berdasarkan persetujuan Kepala Unit III Jabar dan Banten No: 381.A/044.6/HUKA-MAS/III Tgl 19 Agustus 2008 dengan CV Surya Bumi Wangi yang diwakili Abat Hidayat selaku Di-rektur Utama dengan No perjanjian : 06/044.6/PSDH/PKS/SKB/2008. Tgl 22 Agustus 2008. Dalam pertemuan itu diketahui, masa perjanjian 2 tahun 7 bulan berakhir 21 Februari 2011. Pihak CV Surya Bumi Wangi menya-takan telah memenuhi semua kewajiban yang tertuang dalam perjanjian, antara lain telah menyetor uang garansi reklamasi dan reboisasi hutan sebesar Rp 205.000.000, kontribusi untuk 3 bulan sebesar Rp 500.000.000, investasi yang telah di-keluarkan Rp 4,6 Miliar lebih. Sehingga total in-vestasi berjalan Rp 5,5 M. Hal ini disampaikan Abat Hidayat, Dirut CV Surya Bumi Wangi. Menurut Abat, dengan penutupan sepihak oleh Perum Perhutani Unit III Jabar dan Banten, serta penyitaan yang dilakukan Unit Reskrim Polda Jabar, ditambah dengan pemasa-ngan Police Line di lokasi penambangan, pihaknya merasa dirugikan. Pihak perusahaan telah menun-juk kuasa hukum untuk mengajukan somasi kepa-da pihak terkait, dalam penyelesaian masalah ini. (Hilman Sudakta)

Penyaluran KUR Masih Minim
Jakarta, SKB Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai masih minim. Hingga saat ini, realisasi penyaluran KUR secara nasional baru Rp 2 triliun, dari target sebesar Rp 20 triliun. “Itu memang belum memenuhi target, karena ada penyesuaian kebijakan baru, antara lain penurunan suku bunga dari 24 persen jadi 22 persen untuk mikro, dan untuk UKM dari 16 persen jadi 14 persen.
Kemudian sistem informasi debitur pun dihilangkan, sehingga harus ada BI checking. Bank juga ditambah, dari 6 menjadi 19 bank penyalur. Tentunya, aturan itu menyebabkan bank harus melakukan penyesuaian,” jelas Ir Agus Muharram, Msp, Deputi Menteri Koperasi dan UMKM Bidang Pembiayaan, Kamis (20/5). Menurut Agus, sosialisasi KUR kepada UKM belum berjalan maksimal, sehingga masih banyak yang belum mengetahui keberadaan program kredit ini. Selain itu, imbuhnya, banyak UKM yang sulit mengakses permodalan KUR dari perbankan, karena persyaratan yang sulit. Sementara tentang upaya Kementerian Koperasi dan UKM dalam membantu KUKM, Agus menyatakan, Kementerian Koperasi dan UKM akan menyalurkan dana pinjaman lunak bagi para pelaku UMKM, melalui program Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB). Pada tahun ini, sebut Agus, alokasi LPDB Kementerian Koperasi dan UKM ditambah, sehingga mencapai Rp 1,1 triliun. “Alokasi tahun ini jelas

lebih besar dari alokasi sebelumnya yang hanya mencapai Rp 230 miliar. Hal ini pun sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan para UKM,” ungkapnya. Pada pelaksanaannya, Agus mengatakan, Kementerian Koperasi dan UKM akan menyalurkan dana ini kepada koperasikoperasi yang ada di seluruh Indonesia. Sehingga, tambah dia, koperasikoperasi simpan pinjam nantinya akan menyalur-

kannya kepada para pelaku UKM. Namun demikian, ujar Agus, dana LPDB ini bersifat pinjaman bergulir, sehingga pelaku UKM dan koperasi wajib mengembalikannya. “Meski demikian, suku bunga program LPDB ini jauh lebih rendah dari suku bunga perbankan, bahkan bisa mencapai 6 persen ke bawah. Dana pinjaman program LPDB ini mudah diakses, karena tidak perlu ada agunan,” ucapnya. (Anis Jalal/Ist)

Lurah Cikiwul Lantik Ketua RT Terpilih

Ribuan Guru SD Keluhkan Pemotongan Uang Insentif
Cianjur, SKB
Sekitar ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang sudah mendapatkan Nomor Unik Pendidik Tenaga Kependidikan (NUPTK) di Kabupaten Cianjur, mengeluhkan adanya potongan Pajak Penghasilan (PPh) dari insentif yang masingmasing mereka terima sebesar Rp 2.500 per bulan. Padahal insentif yang diterima para GTT tersebut hanya Rp 50.000 per bulan. Menurut penjelasan Ketua Lembaga Peduli Pendidikan dan Profesi Guru Relawan Cianjur Pakidulan (LP3GR Cipak), Taufik Maulana, potongan PPh terhadap insentif para GTT tersebut sangat kontradiktif, bila dibandingkan dengan para guru PNS golongan II A/ B/C/D dengan nilai di atas mereka, namun tidak dikenai potongan. “Ini ironis sekali, honor yang kami terima, bisa dibilang tidak sesuai dengan pengabdian yang diberikan untuk kemajuan dunia pendidikan di Cianjur, tapi kenapa masih dipotong juga. Sementara gaji yang diterima guru PNS golongan II A/B/C/D dengan nominal jauh lebih besar dari honor kami, tidak dipotong. Ini sangat tidak relevan,” ketus Taufik, kepada wartawan. Menurut Taufik, jumlah honor atau insentif yang diterima para GTT di tingkat SD hanya Rp 50.000 per bulan dan harus dipotong PPh sebesar Rp

Dede Sudrajat

Bekasi, SKB
Menindaklanjuti hasil pemilihan yang telah digelar beberapa waktu lalu, ketua RW dan para ketua RT terpilih di lingkungan RW 01 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, akhirnya dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (20/5). Pelantikan tersebut dilakukan Lurah Cikiwul, Dede Sudrajat, dengan disaksikan Ketua Karang Taruna Cikiwul, Thalib S Hidayat, para pengurus LPM Cikiwul, dan para tokoh masyarakat setempat. Pelantikan Ketua RW 01, H Sura Suryana, dan lima orang ketua RT terpilih itu berdasarkan hasil pemilihan yang digelar secara langsung pada 25 April lalu. Saat melantik sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelantikan Ketua RW 01 terpilih, Lurah Cikiwul mewakili Camat Bantargebang, Drs Yayan Yuliana. Ditemui SKB seusai pelantikan, Lurah Cikiwul, Dede sudrajat, menerangkan, acara pelantikan itu merupakan agenda pemerintahan Kelurahan Cikiwul, dalam rangka peremajaan kepengurusan RT dan RW yang telah habis masa baktinya. “Pelantikan ketua RT dan ketua RW akan berlangsung secara estafet, tanpa harus menunggu hasil pemilihan yang masih berjalan di lingkungan RW lainnya,” ungkapnya. Menurut Dede, pihaknya sengaja menggunakan metode pelantikan seperti itu, demi efisiensi waktu. “Agar para ketua RT dan RW yang telah terpilih tidak terlalu lama menunggu untuk memulai tugasnya masing-masing,” ujarnya. Dede berharap, para ketua RW dan ketua RT yang baru dapat melaksanakan tugasnya, dalam melayani masyarakat lingkungannya masingmasing. Ia juga berharap, keberadaan para ketua RT dan ketua RW dapat membantu pelaksanaan program pembangunan yang diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. “Banyak tugas yang harus diemban para ketua RT dan ketua RW, selain melayani masyarakat. Mereka juga dapat berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan kepentingan pemerintah dengan masyarakat, terutama dalam perolehan hasil Pajak Bumi dan Bangunan, serta menggali partisipasi masyarakat dalam menggerakkan program kebersihan lingkungan,” papar Dede. Dede menegaskan, pemilihan Ketua RW 01 yang lalu merupakan awal agenda peremajaan kepengurusan RT dan RW di Kelurahan Cikiwul. “Kami bersukur karena pelaksanaan pemilihan dan pelantikan para ketua RT di RW 01 ini dapat berjalan sesuai harapan bersama. Semoga keberhasilan ini diikuti ajang pemilihan ketua RT dan RW lainnya,” kata Dede. (Slamet Mulyono)

2.500. Sedangkan pembayaran honornya, imbuh dia, dilakukan setiap tiga bulan atau triwulan sebesar Rp 150.000 per orang. “Jumlah GTT di Cianjur saat ini sekitar 15.000 orang. Jika jumlah itu dikalikan nilai potongan PPh sebesar Rp 7.500 per triwulan, akumulasi nilainya mencapai Rp 112.500.000. Dana ini dikemanakan? Apa benar disetor ke kas negara?”

ujar Taufik, bertanya. Pihaknya mengaku pernah mengkonfirmasi masalah potongan insentif GTT tersebut kepada pihak terkait, namun belum didapat penjelasan yang memuaskan. “Kalau mengadu, kami harus ke mana? Apakah manusiawi honor insentif kami yang sudah kecil ini harus juga mendapat potongan,” Tanya Taufik kemudian. (Asep Yuliyandi/Ist)

Obyek wisata sumber air panas Cipanas Kec.Cisolok Kab.Sukabumi, Sedang menjadi Objek sengketa antara warga Desa Cisolok Acun Baesuni, Ahmad Rifa’i dkk, Pemerintah Desa Cisolok dan Dinas Kepariwisataan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sukabumi.

POLITIK
Bandung, SKB Sesuai yang direncanakan sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membuka secara resmi Kongres II Partai Demokrat yang dilaksanakan di Hotel Masion Pine, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/5). Sebelumnya, SBY menyampaikan pidatonya di hadapan seluruh peserta kongres yang hadir saat itu.
Dalam pidatonya, SBY menyatakan, Kongres II Partai Demokrat harus dimaknai sebagai mata rantai dalam mewujudkan cita-cita kami menjadi partai tengah, yang kuat dan modern. Betapa pun kerasnya sebuah kompetisi, menurutnya, janganlah melampaui batas kepatutan dan jangan sampai teradu domba satu sama lain. “Cegah dan hindari praktek menghalalkan segala cara, politik uang dan kekerasan-kekerasan yang tidak semestinya. Dan satu lagi, jangan sampai saudara-saudara teradu domba satu sama lain. Semoga Keluarga Besar PD khsusnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya dapat belajar dan memetik hikmah dalam perjalanan sejarahnya,” papar SBY. SBY berharap Kongres II dapat berjalan dengan sukses. Namun, ia mengakui, situasi politik semakin dinamis saat di kongres. Dalam sebuah perhelatan politik semacam kongres II PD, katanya, situasi internal partai akan menjadi sangat dinamis. SBY kemudian mencontohkan situasi politik yang semakin dinamis, saat Kongres yang juga kerap terjadi di parpolparpol lain. “Sebagai penggagas dan pembentuk Partai Demokrat, saya ajak seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap menjaga martabat partai dalam mewujudkan etika dan moral politik yang baik,” pesannya. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo, dalam sambutannya menyatakan tidak akan mencalonkan diri lagi sebagai Ketua Umum (Ketum) PD, sesuai janji pada Kongres I PD di Bali tahun 2005. “Bagi saya, sudah cukup menjabat ketua umum satu kali saja,” ujarnya.

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

9

SBY Buka Kongres II Partai Demokrat

Kongres di Bandung Tentukan Masa Depan PD

Menurut Hadi, siapapun Ketum PD yang terpilih, hendaknya semua kader membantu satu sama lain. “Mari kita berupaya dewasa dalam berpolitik seperti yang dicanangkan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat,” ucapnya. Hadi mengatakan banyak hal yang telah dicapai oleh PD dalam kurun lima tahun, dan tidak sedikit tantangan yang muncul. Dalam kongres I, imuhnya, PD telah beri amanat untuk melaksanakan program partai dan mengusung SBY dan menangkan Pemilu 2009. “Alhamdulillah PD bisa laksanakan amanah itu dengan hasil menggembirakan,” tambahnya. Untuk diketahui, ribuan kader Partai Demokrat dari seluruh nusantara sudah hadir di lokasi

Kongres II PD. Namun, mereka yang bisa masuk ke arena pembukaan kongres yang mengusung tema “Memajukan Partai Demokrat untuk Kejayaan Bangsa” ini hanya pengurus DPP, pengurus DPD dan pengurus DPC serta tamu undangan. Pembukaan kongres itu juga dihadiri Wakil Presiden Boediono, Ketua MPR Taufiq Kiemas, Ketua DPD RI Irman Gusman, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, sejumlah duta besar, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, tokoh masyarakat. Adapun, perwakilan partai politik yang hadir dalam acara itu, antara lain Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, serta tokoh-tokoh parpol lainnya. (Asep Yuliyandi)

Bandung, SKB
Saat memberikan sambutannya pada Kong-res II Partai Demokrat yang digelar di Hotel Manson Pane, Bandung, Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Hadi Utomo, menyatakan, Kongres II memiliki arti yang sangat penting dan strategis bagi langkah partai ke depan. “Kader Demokrat akan secara bersama-sama menentukan strategi, kebijakan, dan rencana aksi partai,” ujarnya. Menurut Hadi, kongres kali ini dapat dikatakan menjadi langkah awal bagi Demokrat untuk menjadi partai besar, kuat, dan modern. Sebab, imbuhnya, usia partai yang relatif muda menyebabkan masih banyaknya kekurangan yang dimiliki partai. Hadi menjelaskan, semua kader partai harus memegang teguh arahan Ketua Dewan Pembina, Susilo Bambang Yudho-yono (SBY), saat Rapat Koordinator (Rakor) di Bali, lalu. “Ada tiga hal, sumber daya manusia, budaya politik, dan infrastruktur,” terang Hadi. Terkait agenda kong-res, Hadi memaparkan, ada lima agenda penting. Pertama, pemilihan ketua umum. Kedua, penetapan srtuktur organisasi baru. Ketiga, peyempurnaan AD/ART. Keempat, penetapan garisgaris besar dan rencana partai. Kelima, mencitrakan kembali etika dan budaya. (Asep Yuliyandi)

Ketua Umum PD Terpilih Figur Tenang Anas Pikat Kader PD
Bandung, SKB
Kejutan mewarnai hasil Kongres II Partai Demokrat (PD) yang digelar di Bandung. Setelah melalui proses dua putaran pemilihan, Anas Urbaningrum yang memiliki figur tenang tak terkesan ambisius akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum PD untuk periode 2010-2015. Sebelumnya, Andi Mallarangeng yang optimistis menang satu putaran ternyata tamat di pemilihan putaran pertama, setelah kalah telak dari Marzuki Alie dan Anas. Pada penghitungan suara, Andi hanya mengantongi 82 suara, sedangkan Marzuki 209 suara dan Anas tak terkejar setelah mendominasi 236 suara. Lantaran tidak ada kandidat yang meraih 50 persen plus satu, maka pemilihan berlanjut ke putaran kedua. Pada putaran kedua, meskipun kubu pendukung Andi berkolaborasi dengan pendukung Marzuki, perolehan suara untuk Anas tak terkejar setelah mengantongi 280, sedangkan Marzuki hanya 248 suara dan tiga suara lain dinyatakan tidak sah. Setelah dipastikan menang ketika penghitungan suara baru mencapai 265 suara untuk Anas, kandidat termuda itu tai. Anas sendiri nampaknya menuai harapannya, bahwa Kongres II Partai Demokrat bisa menjadi sarana pendewasaan berpolitik dan melahirkan tendensi politik yang sehat. “Pada politik yang sehat, pihak yang menang menghormati, merangkul, dan mengajak bekerja sama kepada pihak yang kalah,” ujarnya. Sebaliknya, kata Anas, pihak yang kalah juga menghormati dan bisa bekerja sama dengan pihak yang menang, sehingga seluruh kader partai mulai dari calon hingga pendukung tetap solid. Ia kemudian mencontohkan pemilihan Presiden di Amerika Serikat yang calonnya Barack Obama dan Hillary R Clinton. “Ketika Barack Obama menang, ia merangkul dan bekerja sama dengan Hilarry R Clinton di pemerintahan. Demikian juga Hillary, yang menghargai dan mau bekerja sama dengan Clinton,” jelas Anas. (Asep Yuliandi)

Ical Hadiri Kongres II PD

Ketua Umum Partai Demokrat (PD) terpilih, Anas Urbaningrum

bergegas merangkul dua pesaingnya, Marzuki dan Andi. Hal itu nampaknya sebagai simbol bahwa mereka tetap bersatu dalam membesarkan PD. “Ini adalah kemenangan Demokrat. Pak Marzuki Alie dan Pak Andi Mallarangeng adalah sahabat kami. Mereka berdua adalah kader terbaik Demokrat. Ini adalah kemenangan Partai Demokrat, dan kami akan terus bersama memajukan partai,” kata Anas, kepada wartawan, beberapa saat setelah memenangi pemilihan putaran kedua itu. Sementara, anggota tim pemenangan Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, menyatakan, Anas Urbaningrum akan menempatkan Marzuki Alie

dan Andi Mallarangeng di tempat terhormat. “Dari musyawarah di Tim Anas, kami mengusulkan agar Pak Marzuki ditempatkan sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina dan Andi sebagai Sekretaris Dewan Pembina,” paparnya. Sedangkan posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen), ungkap Angelina, akan diberikan kepada Edhie Baskoro Yudhoyono dengan pertimbangan memiliki kemampuan berorganisasi dan visi politik yang baik. Dengan diberikannya jabatan terhormat kepada kedua rivalnya, kata dia, maka hal itu menunjukkan Anas lebih menyukai keutuhan kader dalam membesarkan par-

Aburizal Bakrie

Bandung, SKB
Sejumlah elite partai politik berkumpul di Hotel Maison Pine, Kota Baru, Parahyangan, Bandung, Jawa Barat. Mereka ikut menghadiri sekaligus meramaikan pembukaan Kongres II Partai Demokrat. Salah satu tamu yang hadir itu, antara lain Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau akrab disapa Ical. Ketua Harian Sekretariat Gabungan (Setgab) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tiba di arena kongres mengenakan jas berwarna kuning, didampingi sejumlah pengurus DPP Partai Golkar. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II dari partai berlambang bintang segi tiga ini juga terlihat hadir. Mereka di antaranya, Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menbudpar Jero Wacik, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Syarief Hasan, dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan. (Asep Yuliyandi)

10

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

SOSBUDEK

Korban Banjir di Bandung Tidur di Pinggir Jalan

Jalin Persaudaraan Melalui Olahraga Bulutangkis
Bekasi, SKB Selain menyehatkan tubuh, olahraga bulutangkis ternyata bisa menjadi salah satu sarana untuk mempererat tali persaudaraan atau persahabatan. Pesan inilah yang hendak disampaikan pada pertandingan persahabatan yang digelar di Gelanggang Bulutangkis “Bhinneka”, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, belum lama ini.
Pada pertandingan persahabatan itu, Camat Bantargebang, Drs Yayan Yuliana, bersama tim rombongan yang biasa berlatih di Gelanggang Bulutangkis “Bhinneka” menjamu Camat Bekasi Selatan, Drs Hudi Wijayanto, dan tim rombongannya. Meski tanpa perebutan gelar atau piala, kedua tim tetap menunjukkan semangat bertanding mereka, untuk meraih kemenangan di tiap set pertandingan. Dari lima partai pertandingan, tim rombongan Camat Bekasi Selatan akhirnya meraih kemenangan tipis, dengan skor 3-2, dari tim rombongan Camat Bantargebang. Saat ditemui seusai pertandingan, Camat Bantargebang, Drs Yayan Yuliana, menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang tim rombongan Camat Bekasi Selatan untuk mengadakan pertandingan bulutangkis. “Kami ingin melakukan penyegaran, setelah sekian lama berlatih olahraga bulutangkis bersama rekan-rekan di Gelanggang Bhinneka,” ujarnya. Meski timnya kalah dalam pertandingan saat itu, Yayan mengaku tidak kecewa. “Kami akan terus meningkatkan semangat kami dalam berlatih. Kami justru senang karena mendapat pengalaman baru, yakni bertanding dengan lawan yang belum kami ketahui teknis permainannya,” papar Yayan, seraya menambahkan, pihaknya akan menggelar even serupa, dengan lawan bertanding yang berbeda. Menurut Yayan, tujuannya menggelar pertan-

Banjir yang melanda Kampung Cieunteung, Kelurahan Baleendah, Kabupaten Bandung

Bandung, SKB

Banjir kembali melanda kawasan Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/5). Para korban banjir terpaksa tidur di pinggir jalan, akibat rumah mereka terendam banjir. Hujan deras yang turun di kawasan Kota Bandung dan hulu Sungai Citarum telah mengakibatkan Sungai Citarum dan sejumlah anak sungainya meluap. Kampung Cieunteung Kelurahan, Kecamatan Baleendah, dianggap menjadi daerah pertama yang terkena banjir, dan terus meluas ke Desa Dayeuhkolot dan Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang. Sekitar lebih dari 1.000 rumah penduduk di tiga kecamatan itu terendam banjir, dengan ketinggian air berkisar antara 50 Cm hingga 150 Cm. Para penduduk hanya merasa aman dari banjir selama tiga minggu, bahkan sebagian warga kampung Cieunteung sudah lima bulan mengungsi dan belum bisa kembali ke rumah mereka. Hujan turun di kawasan Bandung cukup merata dalam tiga hari terakhir ini. Semua anak Sungai Citarum, seperti Sungai Cirasea, Citarik, Cisangkuy, Cinambo, Cikapundung, Cipamokolan, dan Citepus, meluap. (Asep Yuliyandi)

Keakraban yang terjalin usai pertandingan bulutangkis di Gelanggang Bulutangkis “Bhinneka”

dingan persahabatan semacam itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi atau persaudaraan, teruama kepada para pecinta olahraga bulutangkis. “Dengan pertandingan persahabatan ini, kami bisa semakin akrab, satu dengan lainnya,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Bekasi Selatan, Drs Hudi Wijayanto, menjelaskan, tim rombongan yang ia bawa saat itu merupakan para penghobi bulutangkis yang biasa berlatih di Gelanggang Bulutangkis “Dian”, Pekayon, Bekasi

Selatan, termasuk diantaranya Lurah Bojong Rawa Lumbu, Ratim Rukmawan, S.IP. “Tim kami berjumlah sembilan orang,” ujarnya menambahkan. Hudi juga meyatakan sikap setujunya terhadap pernyataan yang disampaikan Camat Bantargebang, yang ingin mempererat tali silaturahmi melalui olahraga bulutangkis. “Menang atau kalah dalam pertandingan, itu tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah arti persaudaraan yang terjalin,” katanya. (Slamet Mulyono)

Awal 2011, Pemprov Jabar Tambah Dana KUKM
Bekasi, SKB

SPSI Bekasi Tuntut Penerapan UMK Pengusaha
Pengurus SPSI Kota Bekasi menuntut agar tahun 2010 dijadikan momentum bagi kalangan pengusaha, untuk menerapkan dan membayar Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) sesuai kesepakatan dan ditindaklanjuti dengan SK Gubernur Jawa Barat. “Mulailah bayarkan upah buruh sejak Januari 2010 minimal sebesar UMK. Kita akan memantau pelaksanaan UMK, agar buruh tidak lagi dirugikan,” tegas Ketua SPSI Kota Bekasi, Abdullah, seperti dikutip Antara. Pada tahun 2010, ujar pasti, dan ini sebagai salah satu keberpihakan pemerintah dalam pengembangan UMKM,” jelasnya. Saat ini, ungkap Ahmad, rencana penambahan anggaran tersebut masih dalam tahap pengkajian. “Diperlukan perhitungan yang tepat dalam pengembangannya,” ujarnya. Ahmad juga menyatakan, anggaran sebesar Abdullah, Dewan Pengupahan Kota Bekasi telah mengusulkan dan mendapat persetujuan dari Gubernur Jawa Barat tentang upah minimum kota 2010 sebesar Rp 1,155 juta atau meningkat dari tahun 2009 yang sebesar Rp1,089 juta. Ia mengatakan, sebelum menetapkan besaran upah, dewan pengupahan sejak awal Agustus sudah melakukan survei kebutuhan hidup layak yang terdiri dari 53 item, yakni kebutuhan sandang, papan dan makan para pekerja. Dewan Pengupahan Kota Bekasi, menurut Abdullah, juga sudah mewadahi kepentingan pengusaha, karena beranggotakan unsur serikat pekerja, pemerintah daerah dan perwakilan pengusaha dari Apindo. Besaran UMK Kota Bekasi, imbuhnya, belum sesuai dengan harapan pekerja yang meminta UMK tahun 2010 bisa setara Kebutuhan Hidup Layak (KHL), yaitu sebesar Rp 1.205.128 per bulan. Abdullah menyatakan, dibanding dengan UMK tahun 2009, untuk mencapai KHL pada 2010, upah pekerja harus dinaikkan 8 hingga 9 persen dari kondisi sekarang. “Bila dilihat dari tingkat inflasi dan membaiknya kondisi perekonomian, kenaikan itu bukanlah sesuatu yang memberatkan (pengusahared),” katanya. “UMK Bekasi pernah mencapai 100 persen KHL di tahun 2007-2008, dan pekerja dengan kerelaan hati juga bisa menerima penurunan UMK,” tambahnya, seraya mengatakan, untuk kenaikan UMK hingga mencapai KHL berupa kesepakatan bersama Pemprov Jabar, Jateng, Jatim dan DIY pada 2005, bahwa UMK tahun 2010 harus sebesar 100 persen nilai KHL. (Hamdanil/Ist)

Bandung, SKB
Awal tahun 2011, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berencana menambah alokasi dana pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 170 miliar. Ditargetkan, alokasi dana pengembangan UMKM tahun 2011 mencapai Rp 200 miliar. “Pengembangan UMKM harus ada lompatan yang pasti. Oleh karena itulah, untuk mendorong pengembangan ini, pemerintah Jabar akan menambah alokasi anggaran untuk UMKM pada tahun

depan, sehingga menjadi Rp 200 miliar,” ungkap Gubernur Jabar, H Ahmad Heryawan, kepada wartawan, di sela pembukaan pameran produk KUMKM Perempuan dan Expo Pembiayan di Gedung Sentral Bisnis KUKM Dinas KUKM Provinsi Jabar, Kamis (20/5). Ahmad menjelaskan, saat ini alokasi UMKM hanya Rp 30 miliar, sehingga perlu penambahan alokasi untuk mendorong UMKM di Jabar. Terlebih lagi, imbuhnya, KUKM Jabar memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. “Ini perlu lompatan-lompatan yang

Rp 200 miliar untuk pengembangan KUKM akan dibagi dua, yakni Rp 100 miliar disimpan sebagai jaminan perbankan dan Rp 100 miliar sisanya akan disalurkan kepada KUKM. “Rencananya, Rp 100 miliar akan disimpan di bank sebagai dana penjamin, supaya para pelaku UKM yang meminjam ke bank bisa disubsidi bunganya sehingga bunganya lebih

rendah,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas KUMKM Jabar, Wawan Hernawan, mengatakan, KUMKM di Jabar memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, seperti potensi yang dimiliki oleh KUMKM perempuan. Ia menambahkan, aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh perempuan, relatif memiliki hasil yang lebih baik ketimbang yang

dilakukan laki-laki. “Untuk itulah, kami sangat konsen untuk memberdayakan KUMKM perempuan, salah satunya melalui pameran produk KUMKM perempuan. Melalui kegiatan ini, kami harapkan peluang pasar, investasi, jejaring usaha KUMKM perempuan semakin meningkat dan bisa berdaya saing,” ucap Wawan. (Asep Yuliyandi/Ist)

PENDIDIKAN
Jakarta, SKB
Sebanyak 10 siswa dengan nilai UN tertinggi belum lama ini mendapat penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Penghargaan itu diberikan untuk semua tingkatan pendidikan, mulai dari SMP, SMA, dan SMK tahun ajaran 2009/2010. Menurut Fauzi, prestasi yang diraih para siswa tersebut merupakan hal yang membanggakan. “‘Ini seperti mengulang kenangan manis, ketika saya menempuh pendidikan SMA,” katanya kepada wartawan, Jumat sore (21/5), di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Untuk tingkat SMP, penghargaan diberikan kepada Syifasari Dien Nabila dari SMPN 30 Jakarta dengan nilai UN 39,30. Syifasari juga merupakan peringkat kedua nasional nilai tertinggi UN. Kemudian Nani Marli dari SMP Tarakanita 3 dengan nilai UN 39,35.

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

11

Peraih Nilai UN Tertinggi Dapat Penghargaan
penghargaan juga diberikan kepada tiga juara dalam Lomba Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Tingkat Internasional. Siswa bernama Agasha Kareem Ratam dari SD Al-Izhar, Stanley Orlando dari SD Santa Ursula, serta M Irfan Kusdhany dari SDN Menteng 01, Jakarta Pusat, berhasil meraih masing-masing piala emas dan perunggu. Semua siswa tersebut berhak atas hadiah laptop yang merupakan buatan tangan SMKN 26, Jakarta Selatan. Sementara itu, menanggapi jumlah kelulusan UN baik SMA atupun SMP yang tak memenuhi target, Fauzi berjanji akan mengevaluasi dan memperbaiki kinerja pihak yang terkait. Ia mengatakan, DKI harus tetap menjadi barometer kualitas pendidikan nasional. (Anis Jalal)

Kongres Guru Indonesia

Pemerintah Akan Jamin Nasib Guru

Untuk SMA pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), nilai UN tertinggi diraih Cicilia Susanty dari SMA Penabur I, dengan nilai 56,90. Selanjutnya adalah Idham Hafizh dari SMAN 28 dengan nilai 56,80. Pada bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), nilai tertinggi diraih Mahes dari SMA Mahatma Gandhi dengan nilai 54,45 dan Monica Devina dari SMAN 61 dengan nilai 54,10. Sedangkan pada bidang Bahasa, nilai UN tertinggi diraih Margareth

dari SMA Santa Ursula dengan nilai tertinggi 51,80 dan Retno Putri Utami dari SMAN 33 dengan nilai 51,40. Sementara itu, untuk tingkat SMK, nilai tertinggi UN diraih Stevanus dari SMK Strada I dengan nilai 46,71. Kemudian Budi Prasetyo dari SMKN 25 Jakarta dengan nilai 46,55. Dalam kesempatan yang sama, Fauzi juga memberikan penghargaan untuk juara Olimpiade Fisika Asia, yaitu Kevin Soedyatmiko dari SMAN 12 Jakarta. Selain itu,

Jakarta, SKB
Penghapusan Direk-torat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) sebagai salah satu langkah reformasi birokrasi pada struktur kelembagaan di kementriannya saat ini bukan untuk menjadikan guru terkotak-kotak. Hal tersebut semata-mata supaya lebih fokus untuk meningkatkan kapasitas guru. Demikian pernyataan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, seusai memberikan kata pengan-tarnya pada pembukaan Kongres Guru Indonesia (KGI) 2010 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (20/5). Menurutnya, Kemendiknas RI tengah memiliki empat langkah reformasi yang ditem-puhnya, yakni reformasi birokrasi, pemuliaan pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), pemenuhan sarana dan prasarana, serta reformasi sistem pembelajaran. “Pemerintah tidak mungkin mengabaikan nasib guru. Justru dengan langkah ini, semua upaya untuk memperbaiki kualitas guru lebih terfokus,” ungkap Nuh. Nuh menjamin, peram-pingan di tubuh struktur keorganisasian Kemen-diknas RI saat ini tidak akan menyebabkan anggaran yang sudah dibuat dan ditentukan menjadi hilang. “Anggaran itu tidak melekat pada organisasi, tetapi pada program,” jelasnya. Sementara saat mem-berikan paparan di hadapan peserta kongres, Nuh menyebutkan, jumlah guru di Indonesia saat ini mencapai 2.607.311, yang terdiri dari 634,576 guru swasta dan 1.972.735 guru negeri. Dikatakan Nuh, jumlah guru terbanyak saat ini ada di jenjang Sekolah Dasar (SD), yang mencapai 1.483.059 guru. Dari jumlah tersebut, imbuhnya, terdapat 1,5 juta atau 57 persen guru yang belum memenuhi kualifikasi S-1 atau D4, serta sebanyak 78,92 persen guru yang belum diserfitikasi. “Mestinya 2010 itu sudah satu juta lebih, tetapi ternyata baru 800-an ribu. Kita punya keterlambatan untuk menyelesaikan sertifikasi itu hingga 600 ribuan atau 44 persen,” tegas Nuh. (Anis Jalal)

TK Puspa Bangsa Miliki “Kartini dan Kartono” Cilik
“Kartini dan Kartono” Cilik, terutama dalam memperingati Hari Kartini. “Kami berharap tahun depan kegiatan ini dapat terlaksana kembali,” harapnya. Dengan perlombaan seperti ini, Nina berharap, murid-murid asuhannya itu dapat menelaudani semangat RA Kartini, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa ini. “Selain itu, kami berharap para murid dapat mencintai budaya-budaya tradisional yang dimiliki bangsa ini, termasuk mengenal pakaian-pakaian tradisional yang ada di nusantara,” ungkapnya. Selain menggelar Pemilihan “Kartini dan Kartono” Cilik, Nina menyatakan, pihaknya juga mengadakan aksi kemanusiaan, berupa pemberian vitamin cair gratis dari salah satu produsen obat. “Dalam acara ini, kami memang bekerjasama dengan salah satu produsen obat untuk anak-anak,” jelasnya. Saat menutup perbincangannya dengan SKB, Nina menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan yang digelar pihaknya. “Kami bersyukur dan merasa lega, karena kegiatan yang kami selenggarakan dapat berjalan lancar dan sukses,” tegasnya. (Hamdanil)

Dra Nina R Dahlan

Bekasi, SKB
Ada yang menarik pada perayaan Hari Kartini yang diperingati pihak TK Tunas Bangsa, di Jl Raya Kecapi, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. Perhatian masyarakat terutama tertuju pada Lomba Pemilihan “Kartini dan Kartono” Cilik yang diselenggarakan taman kanak-kanak tersebut. Bahkan, diantara masyarakat yang hadir, banyak yang tersenyum simpul, kala menyaksikan murid-murid TK Tunas Bangsa memperagakan busana tradisional yang mereka kenakan. Para murid tersebut tampak lucu dengan lenggok tubuh mungil mereka saat bergaya di halaman tempat mereka menuntut pendidikan pra sekolah. Saat diajak berbincang di sela perlombaan, Kepala TK Tunas Bangsa, Dra Nina R Dahlan, menjelaskan, pihaknya secara rutin menyelenggarakan lomba Pemilihan

INFO KULINER

Rumah Makan Pak Abir yang dirintis sejak Tahun 1978. Rumah Makan ini banyak dikunjungi para pejabat Pemda dan Pemkot Bekasi . Berlokasi di Jl. Raya Mustika Jaya .Bagi yang ingin mencoba kelezatan masakannya (Gabus Pucung) atau masakan khas Bekasi lainnya, silahkan datang..........

12
Jakarta, SKB

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

PENDIDIKAN

DPR Janjikan Percepatan Alokasi Dana Sekolah Daerah Terpencil
DPR RI berjanji akan mendorong percepatan pengalokasian dana pendidikan, khususnya bagi perbaikan dan pengembangan sekolah tingkat SD hingga SMP di daerah terpencil. Demikian pernyataan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Fayakhun Andriadi, kepada wartawan, belum lama ini. Menurut Fayakhun, terdapat pos khusus untuk anggaran bagi peningkatan dan pengembangan gedung-gedung sekolah di daerah terpencil, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2010. Ia menambahkan, anggaran itu dialokasikan pada pos Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan (DPPIP) yang bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penanganan sekolahan yang rusak akibat berbagai hal. Fayakhun berharap pemerintah melalui instrumen pelaksananya bisa bergerak secara proaktif. Hal itu, imbuhnya, agar pada tahun ajaran mendatang, masalah kerusakan bangunan di berbagai daerah terpencil semakin berkurang. “Percuma saja ada anggaran yang banyak jika instrumen pelaksananya tak proaktif. Ini bisa mengganggu proses belajar mengajar. Makanya, pihak DPR akan mengawalnya,” kata Fayakhun Andriadi, seperti dilansir Antara. (Hamdanil/Ist)

Tingkat Kelulusan UN SMP di Bawah 95%
Bandung, SKB Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP tahun 2010 di sejumlah daerah di Jawa Barat diprediksi hanya di bawah 95%. Hasil UN tersebut secara serentak akan diumumkan melalui pos. “Ada beberapa daerah diperkirakan tingkat kelulusan UN SMP-nya di bawah 95%,” ungkap Ketua UN Jawa Barat, Dr Asep Hilman, M.Pd, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Namun, Asep ternyata enggan menyebutkan sejumlah sekolah yang diperkirakan tingkat kelulusannya di bawah 95%. Ia hanya menyatakan, tingkat kelulusan UN SMP 2010 di Jabar turun dibanding hasil tahun lalu. “Ya, kalau turunnya hanya beberapa digit tidak masalah. Karena secara nasional, tingkat kelulusan juga mengalami penurunan,” tegas Asep. Ketika disinggung mengenai penyebabnya, menurut Asep, ada sejumlah faktor, diantaranya kenaikan standar minimal kelulusan, dari 5,00 menjadi 5,50. Kemudian, imbuhnya, ketatnya pengawasan pelaksanaan UN yang dilakukan Tim Pemantau Independen (TPI), adanya fasilitas UN ulangan, serta ramainya isu kebocoran soal melalui Short Message Service (SMS). “Namun, bukan hanya keempat faktor ini saja yang menjadi penyebab turunnya tingkat kelulusan UN SMP di Jabar, tetapi juga dipengaruhi faktor mental para peserta dalam mengisi lembar jawaban komputer,” papar Asep. Asep juga menyebutkan, pihaknya akan mendatangi Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) untuk mengambil hasil UN SMP tingkat Jabar. Setelah itu, katanya, pihaknya akan membuat Daftar Kolektif hasil UN (DKHUN), sebelum dikirim ke dinas pendidikan kabupaten/ kota, yang kemudian diserahkan ke tiap sekolah. “Pihak sekolah kemudian akan melakuan

Guru Jadi Perhatian Strategi Nasional
Jakarta, SKB
Untuk keempat kalinya, Kongres Guru Indonesia (KGI) kembali digelar. Tahun ini, kongres dilaksanakan Kamis (20/5) lalu, bertempat di Balai Kartini, Jakarta. Sebanyak seribu guru dari seluruh Indonesia ikut serta dalam acara tersebut, guna mengangkat kesadaran pemerintah terhadap permasalahan yang dihadapi para pendidik di Indonesia. Melalui tema “Mempersiapkan para Pendidik dalam Perubahan Dunia: Pendidikan untuk Pembangunan yang Berkelanjutan”, ada lima topik utama yang diangkat dalam Kongres Guru Indonesia kali ini. Kelima topik itu adalah peran pengembangan profesi dalam pembentukan pendidikan, perkembangan karier bagi para pendidik, pembelajaran bersama melalui kerja sama antar sekolah, kewirausahaan murid dalam pembangunan masyarakat, dan bentuk pendidikan baru untuk pengembangan yang berkelanjutan. “‘Profesi mengajar di Indonesia jarang diakui sebagai strategi nasional yang penting. Jika Indonesia dapat memenuhi tantangan globalisasi, pemerintah, sektor pendidikan, dan kepentingan pribadi perlu bergabung untuk meningkatkan kualitas di negara ini,’’ ujar Paulina Panen, Ketua Sampoerna School of Education. Sementara itu, Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, menjelaskan, untuk menyiapkan guru, tidak sekadar berkutat pada kemampuan rasionalitasnya yang bagus, tetapi guru dituntut memiliki kepribadian yang bisa dijadikan sumber inspirasi dan keteladanan. “Pendidikan itu ada unsur keteladanan karena yang kita olah bukan sekadar eksplorasi dari potensi intelektualitasnya, tetapi eksplorasi dari hal-hal yang sifatnya emosional dan seterusnya,” terang Nuh, saat membuka Kongres Guru Indonesia 2010 yang diselenggarakan berkat kerjasama antara Putera Sampoerna Foundation dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). (Anis Jalal)

rapat pleno tentang kelulusan. Dinas pendidikan sendiri tidak ikut campur dalam rapat kelulusan ini,” tegas Asep. Bagi siswa yang dinyatakan gagal UN, jelas Asep, pemerintah telah memfasilitasi dengan penyelenggaraan UN ulangan, yakni 17 hingga 20 Mei 2010. Ia menambahkan, dengan penyelenggaraan UN ulangan, diharapkan siswa yang gagal UN bisa memperbaiki hasil UN utama. “Sedangkan soal yang

akan diujiankan, bisa seluruh mata pelajaran atau hanya pelajaran yang mendapat nilai kecil. Tetapi panitia tetap akan mengambil nilai tertinggi,” katanya. Asep mengimbau kepada seluruh sekolah, agar bisa menggiring para siswanya, untuk tidak berlaku berlebihan dalam merayakan kelulusan, seperti mencorat-coret baju atau tindakan lainnya. “Sebaiknya, syukuri hasil kelulusan ini dengan kegiatan positif dan hal lainnya,” pesannya. (Asep Yuliyandi)

Lulusan SD Wajib Miliki Rekomendasi Bisa Baca Al Quran
Bandung, SKB
Mulai tahun ajaran 2010/2011, rencananya seluruh kepala sekolah SD dan SMP di Kota Bandung wajib mengeluarkan surat rekomendasi keterangan bisa membaca Al Quran bagi seluruh murid yang beragama Islam. Surat rekomendasi ini menjadi pelengkap dalam persyaratan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2010. Demikian pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji, kepada wartawan, belum lama ini. Menurutnya, surat keterangan ini dikeluarkan kepada murid yang telah menyelesaikan studinya di tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta. “Tapi, bukan berarti ketika lulus dia harus bisa melakukan upaya ini, hanya sekarang lebih dipertegas oleh Disdik,” ungkap Oji. Bagi sekolah swasta yang mayoritas beragama non-Islam, kata Oji, pihaknya tetap mewajibkan mengeluarkan surat rekomendasi jika di sekolahnya ada murid yang beragama Islam. Ia menambahkan, PPDB tahun 2010 ini akan dilaksanakan pada Juni mendatang. Untuk jalur nonakademis, ujar Oji, pendaftaran akan dimulai pada 21 Juni hingga 22 Juni mendatang, sementara jalur akademis dimulai 28 Juni hingga 3 Juli. “Surat rekomendasi ini harus dipersiapkan saat mendaftar nanti. Tapi, jika siswa tidak membawa, tidak perlu dipersulit. Karena ini hanya pelengkap,” jelasnya, menutup perbincangan. (Asep Yuliyandi/Ist)

baca Al Quran. Bukan seperti itu. Rekomendasi ini berisi apakah murid yang bersangkutan bisa membaca Al Quran atau tidak,” jelas Oji. Jika ternyata murid tersebut tidak bisa membaca Al Quran, ujar Oji, sekolah baru yang dituju

memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan pembelajaran supaya murid yang tadi bisa baca Al Quran. “Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Bandung sebagai Kota Agamis. Meskipun sebenarnya sejak lama sekolah sudah

UPTD Pembinaan SD kecamatan Bekasi timur banyak mendapatkan Emas dalam olympiade O2SN yang digelar belum lama ini

berlum lama ini SMK Hutama ikut serta dalam Expo Pendidikan 2010 menampilkan peralatan Broad Casting sebagai andalan

SUB RAYON 3 adalah Stand Expo Pendidikan 2010 yang meliputi SMPN 04, 07, 09, 12, 23, 24, 29, 30, 34 menampilkan beberapa hasil kreasi siswa.

HUKUM & KRIMINAL
Jakarta, SKB Kericuhan mewarnai penggusuran konter di ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, Kamis (20/5) lalu. Suara tembakan yang diduga bersumber dari pistol yang dibawa seorang pria berambut cepak yang dikejar massa, mengakibatkan suasana bertambah keruh.
Akibat insiden itu, tiga orang mengalami lukaluka, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Husada, Jakarta Pusat. Menurut keterangan pihak rumah sakit, satu orang korban diduga mengalami luka tembak di kaki dan lainnya mengalami luka di kepala. Penyidik Polsek Pademangan, Jakarta Utara, masih terus menyelidiki motif kasus penembakan yang terjadi. Begitu juga dengan pelaku penembakan, yang terus diperiksa secara intensif oleh pihak penyidik. Sementara, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Boy Rafli Amar, kepada wartawan, membenarkan adanya peristiwa penembakan yang terjadi di ITC Mangga Dua. Penembakan itu diduga dilakukan oleh seorang anggota Brimob Detasemen A Kwitang, Briptu GM. Menurut Boy, Briptu GM terpaksa menembak karena dia merasa terdesak setelah diteriaki maling sehingga dikejar warga. “Info awal adalah terjadi kesalahpemahaman antara petugas (kepolisian-

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

13

Penggusuran Konter di ITC Mangga Dua Kisruh

Penusuk Bupati Madiun Divonis 18 Bulan Penjara

Pemilik konter di ITC Mangga Dua masih berkumpul di depan konter mereka

Bupati Madiun, Muhtarom, menunjukkan perutnya usai ditusuk obeng oleh warganya, Yunus Trianto alias Yuyun (kanan)

red) dan petugas parkir,” jelasnya. “Karena terdesak diteriaki maling, mereka melepaskan tembakan yang mengenai warga. Anggota kami dikeroyok,” papar Boy, menambahkan. Lebih lanjut, Boy

mengatakan, tembakan tersebut mengenai perut korban. “Hanya keserempet dan tidak bersarang,” ujarnya, seraya menambahkan, anggota Brimob yang dikeroyok saat ini sedang menjalani perawatan. (Hamdanil)

Madiun, SKB
Yunus Trianto alias Yuyun (31), terdakwa penusuk perut Bupati Madiun, Muhtarom, dinyatakan bersalah dan divonis 18 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Madiun, Kamis (20/5). Vonis majelis hakim yang diketuai I Putu Gde Hariadi itu lebih ringan enam bulan, disbanding tuntutan jaksa, yakni dua tahun penjara. “Terdakwa tidak berniat membunuh korban, dan hanya ingin memberikan pelajaran karena korban sebagai pejabat negara dianggap ingkar pada janjinya, dan terkesan berlebihan,” kata anggota majelis hakim, Tiwik. Untuk diketahui, Bupati Muhtarom ditusuk Yunus dengan obeng pada 22 Desember 2009 silam, saat Muhtarom bersama jajaran musyawarah pimpinan daerah menggelar sarasehan bakti sosial di Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun. Namun, tindakan Yunus tidak sampai menghilangkan nyawa Muhtarom, meski korban sempat mengalami luka memar dan lecet pada bagian perutnya. Tindakan itu dilatarbelakangi kekecewaaan Yunus terhadap sikap Muhtarom yang terkesan berlebihan dan memudahkan masalah di desa tersebut. Persidangan perkara ini menghadirkan beberapa orang saksi, antara lain Wakil Bupati Madiun Iswanto dan Ketua DPRD Yohanes Ristu Nugroho. (Windy)

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan Mojokerto
Mojokerto, SKB
Polisi masih mengusut kerusuhan di Mojokerto, Jawa Timur, yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain menangkap seratusan pendemo, polisi juga telah menetapkan 13 tersangka aksi kerusuhan. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pudji Astuti, kepada wartawan menyatakan, dari 104 orang yang diamankan terkait aksi pembakaran 33 mobil saat sidang paripurna penyampaian visi dan misi Calon Bupati dan Wakil Bupati, 79 di antaranya telah dilepas. ‘menggambar’ medan aksi. Tak jelas apa yang mereka lakukan karena lokasi rekontruksi itu dipagar betis puluhan petugas. Tetapi samarsamar dua orang ini melakukan adegan berjalan dari pintu pagar gedung DPRD menuju halaman Pemkab Mojokerto. Dari halaman Pemkab mereka kembali ke gedung DPRD dan memperagaan sejumlah adegan di sisi selatan gedung. Adegan yang diperagakan diduga terkait pertemuanpertemuan dengan Mj dan Sn, dua Korlap yang saat ini telah ditahan. (Windy)

lainnya masih menjalani pemeriksaan. Sementara, di Tempat Kejadian Perkara (TKP),

melakukan rekontruksi secara tertutup. Mereka menggelandang dua orang yang diduga tersangka korlap aksi. Dua pria ini diminta mempraktikkan bagaimana mereka

Pengedar Uang Palsu Tertangkap Warga
Sukabumi, SKB
Dua orang pengedar uang palsu, masing-masing Umar bin Adin (39) yang merupakan warga Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, dan Syukur Sahibul Bakri asal Ka-bupaten Bandung, tertangkap basah oleh warga Kampung Pasir Halang Desa Cukarang, Kecamatan Cidolog, Sikabumi. Dari tangan keduanya berhasil disita barang bukti berupa 11 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000, dan uang asli pecahan Rp 5.000. Para pelaku berhasil mengelabui beberapa korban di Desa Cikarang, antara lain Anton, Ija, Asep, Juri dan Ejen. Modus yang mereka lakukan adalah dengan cara berbelanja menggunakan uang palsu nominal Rp 100.000, untuk memperoleh kembalian berupa uang asli. Berdasarkan kronologis, tertangkapnya kedua tersangka berawal dari laporan seorang korban yang mengaku telah didatangi pelaku yang bermaksud membeli rokok dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp 100.000. Setelah mengetahui uang tersebut palsu, korban kemudian menginformasikan ciri-ciri orang asing kepada beberapa warga. Tak lama, informasi tersebut menyebar dengan cepat kepada warga lainnya yang berada di warung Anton. Dengan ciri-ciri yang disampaikan korban, perhatian warga langsung tertuju pada dua orang pelaku yang kebetulan sedang duduk diantara mereka. Tanpa basa-basi, seorang warga menggertak kedua tersangka dan langsung menangkap kedua pelaku. Beberapa warga bahkan sempat menghadiahkan bogem mentah kepada kedua pelaku. Untungnya aparat kepolisian dari Polsek Sagaranten segera tiba di lokasi, serta mengaman-kan kedua orang pelaku agar terhindar dari amuk massa. (Edi)

Menurutnya, dalam pemeriksaan ternyata mereka tidak terbukti terlibat secara langsung dalam aksi anarkis itu. Namun, mereka tetap dikenai wajib lapor. Ke-79 orang itu dilepas secara bertahap, Sabtu (22/5/ 2010). Pudji menjelaskan, saat ini tinggal 25 orang yang tetap ditahan. Polisi bahkan telah menetapka 13 tersangka, dua orang di antaranya adalah Korlap aksi berinisial Mj dan Sn. Sementara, 12 orang

Tim Labfor Polda Jatim masih terlihat memeriksa satu per satu mobil yang hangus akibat dibakar massa. Meski peristiwa kerusuhan itu telah satu hari berlalu, petugas masih menemukan bom molotov. Bom yang terbuat dari botol berisi bensin dan sumbu itu diduga gagal meletus. Barang bukti ini ditemukan di dalam kabin sedan Honda Maestro bernopol W 177 XC yang sudah hangus. Selain itu, puluhan petugas juga terlihat

Produksi : PT. DAYA HUTAMA TIRTA Bogor - Indonesia SNI 01-3535 - 1996 MD 249110002395

Minum QUDSY setiap hari Bertambah kesegaran

QUDSY

Harga Langganan Bulanan Rp. 9000 / Galom ( Galon Dipinjamkan) Harga Grosir Rp. 7500 / Galon Untuk Berlangganan Hubungi :

021 93396781

14

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

OLAH RAGA

Ronaldo Ingin Bertemu Spanyol di 16 Besar
Kapten Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, menyatakan keyakinannya jika timnya itu bakal lolos dari penyisihan grup pada Piala Dunia 2010. Ronaldo menilai laga perdana lawan Pantai Gading jadi partai penting menuju babak selanjutnya.

Transfer Yaya Toure Barcelona Tolak Tawaran Chelsea

Yaya Toure

Rencana Chelsea untuk memboyong gelandang Yaya Toure, nampaknya telah menemui jalan buntu. Chelsea yang telah menyiapkan £ 17 juta atau sekitar Rp 225 miliar, ditolak Barcelona. Seperti dilansir dari Daily Star, Sabtu (22/5), klub raksasa Spanyol itu masih keberatan dengan tawaran The Blues. El Barca menilai, tawaran Rp 225 miliar masih terlalu kecil. Sebab, El Alzugrana telah mematok pemain berusia 27 tahun itu dengan banderol £ 20 juta atau sekitar Rp 265 miliar. Keberadaan Toure di Camp Nou sering tidak mendapatkan tempat utama di bawah nahkoda Pep Guardiola. Ia sering menempati bangku cadangan, yang langsung mengundang keprihatinan dari sang agen, Dimitri Seluk. “Yaya Toure adalah pemain yang luar biasa dan penting. Kita tidak mungkin menyimpan pemain di sini (Barcelona), jika ia tidak ingin bermain di sini,” tegas Seluk. Pemain asal Pantai Gading itu tidak saja dikaitkan dengan Chelsea. Namun, Toure juga dihubunghubungkan dengan klub Inggris lainnya, yakni Arsenal. (Hamdanil/Ist)

Pada Piala Dunia yang akan digelar di Afrika Selatan mulai 11 Juni 2010, Portugal berada di ‘grup neraka’ bersama Brasil, Korea Utara dan Pantai Gading. Keempat tim tergabung di Grup G. Pada penampilan perdana, 15 Juni 2010, Portugal akan berhadapan dengan Pantai Gading. Ronaldo berharap timnya mampu memenangkan duel ini. “Saya percaya grup ini adalah yang paling sulit. Laga perdana lawan Pantai Gading bakal sangat menentukan. Kami harus memenangkannya karena kemenangan di laga perdana itu sangat penting,” tegas Ronaldo yang dikutip AS.

“Saya yakin kami masih punya peluang untuk berkembang. Memang tidak mudah, namun saya ulangi, kami bisa melewat penyisihan grup,” kata Ronaldo, menambahkan. Ronaldo menyebutkan, Spanyol merupakan salah satu tim yang layak jadi favorit pada Piala Dunia tahun ini. Namun, pemain termahal di dunia itu tidak gentar bila harus berhadapan dengan Tim Matador di babak 16 besar. “Kami harus menghormati Spanyol. Namun, saya rasa cukup dengan mengatakan mereka adalah salah satu favorit saya. Tim-tim lain yang juga favorit adalah Brasil, Inggris, Argentina dan Jerman,” ucap pemain yang bergabung

Cristiano Ronaldo

dengan klub El Real, Real Madrid, di Liga Spanyol. “Untuk berhadapan dengan Spanyol, kami tentu harus melewati fase penyisihan grup dulu, dan saya sangat menginginkannya. Seperti laga lainnya, apapun bisa terjadi nanti,” papar Ronaldo. Ronaldo juga mengatakan, seluruh tim punya peluang yang sama untuk menjadi juara dunia. Karena itu, dia akan

berusaha tampil maksimal saat membela timnya pada Piala Dunia nanti. “Kami belum pernah meraih gelar juara, sehingga kami tidak difavoritkan. Namun, menjadi favorit bukan saja harus memenangkan turnamen ini. Saya akan berada di Afrika Selatan dengan mental seperti itu,” ucap Ronaldo, optimis. (Hamdanil/Ist)

GP Perancis

Rossi Diganggu Rasa Sakit di Bahunya
Pembalap FIAT Yamaha, Valentino Rossi, tampil gemilang sebagai yang tercepat pada free practice Grand Prix (GP) Perancis. Namun ‘The Doctor’ merasa terganggu akibat cedera bahu yang dideritanya. Rossi berhasil tampil sebagai yang tercepat di free practice pertama MotoGP Prancis, Jumat (21/5). Pembalap asal Italia ini berhasil mengalahkan pembalap Ducati, Casey Stoner dan rekan setimnya Jorge Lorenzo. Namun, persiapan Rossi menuju balapan ini sedikit terganggu dengan rasa sakit di bahunya. Rossi menderita cedera saat menjajal motorcross bulan lalu. “Bahu saya masih terasa sakit sekali hari ini,” ungkap Rossi, dilansir dari Autosport. “Dalam dua atau tiga area pengereman masih terasa sakit. Saya berharap bisa segera pulih dan saya benar-benar berharap bisa pulih 100 persen,” tambah Rossi. Rossi menyatakan tetap berfikir positif, dalam menghadapi balapan di sirkuit Le Mans ini. Dia lebih percaya diri dengan kekuatan tunggangannya yang menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Madrid Sudah Ikat Mourinho Tiga Tahun

Valentino Rossi

“Sepeda motor kami punya sejarah yang baik di sini, dan sangat mantap di sirkuit yang berbelok-

belok. Jadi kami berharap bisa lebih baik pekan ini,” tegas Rossi. (Hamdanil/Ist)

Jose Mourinho Menjelang laga final Liga Champions, antara Inter Milan kontra Bayern Munich di Santiago Bernabeu, rumor baru kembali berhembus mengenai nasib pelatih Internazionale, Jose Mourinho. Kabarnya, ‘The Special One’ itu sudah menandatangani kontrak dengan Real Madrid. Seperti yang ditulis oleh Marca, pelatih Inter itu sudah menandatangani kontrak bersama Madrid selama tiga tahun. Wakil dari Los Blancos dengan agen Mourinho telah melakukan perjanjian secara lisan. Dalam kesepakatan itu, Mourinho akhirnya mau bersama Madrid selama tiga tahun kedepan mulai musim depan. Jika benar Mourinho akan hijrah ke Bernabeu musim depan, Mourinho akan mendapatkan € 10 juta atau sekitar Rp 116 miliar. Tapi, karena kontrak Mourinho bersama Inter masih satu musim, kemungkinan Mourinho akan terkena penalti sebesar € 6 juta atau sekitar Rp 69 miliar. Namun, awal pekan ini Mourinho sudah bisa meninggalkan Nerazzurri tanpa kena denda, jika memenangkan trofi Liga Champions untuk Inter Milan. (Hamdanil/Ist)

Lagi, Bos Ferrari Remehkan Tim Kecil
Presiden Ferrari, Luca Di Montezemolo kembali mengkritisi kualitas beberapa tim yang tampil di balapan F1 musim ini. Awal tahun ini, Di Montezemolo menyebut beberapa tim lebih layak tampil di F3. Bahkan, ia juga menyebut beberapa tim hanya layak tampil di GP2. “Dalam sejarah 60 tahun F1, Ferrari telah tampil dalam 800 grand prix. Biarkan saya bilang dengan bangga bahwa Tim Ferari takkan ada tim yang bisa sangat memuaskan dan menyamai rekor ini,” kata ESPN. “Buat kami, hal ini membanggakan. Karena Luca, seperti dilansir Ferrari telah menjalani masa sulit, dimana tim lain datang dan pergi. Saya ulangi, F1 tanpa Ferrari bukanlah F1,” tutup Di Montezemolo. Ucapan pria Italia itu kemungkinan besar ditujukan kepada tim-tim sekelas Lotus, HRT F1 maupun Virgin. Ketiga tim debutan ini belum pernah mendapatkan poin, dalam enam balapan atau GP yang telah digelar. Namun uniknya, ketiga tim ini memakai mesin Cosworth. (Hamdanil/Ist)

SAMBUNGAN.......
Presiden...........dari Hal 1
pendapatan nasional, baik dari pajak maupun nonpajak, dengan cara mengeluarkan kebijakan dan instrumen yang tepat serta pengawasan yang efektif. “Teruslah melaksanakan reformasi di bidang perpajakan, tingkatkan kinerja lembaga perpajakan kita, tingkatkan perolehan pada subsektor perpajakan dan cegah penyimpanganpenyimpangan yang bisa terjadi,” imbuh Presiden menyampaikan pesannya yang ketiga. Dalam pesannya yang keempat, Presiden meminta keduanya untuk terus melanjutkan reformasi pada subsektor bea dan cukai. “Agar penerimaan negara terus meningkat dan kemudian iklim bisnis berlangsung lebih baik,” ujarnya. Untuk pesan yang kelima, Presiden menekankan agar Kementrian Keuangan RI mengembangkan kebijakan desentralisasi fiskal yang lebih luas. “Kita harus mengalirkan anggaran yang lebih besar ke daerah sesuai dengan otonomi daerah dan sistem pemerintahan yang desentralistik. Dengan catatan, bangunlah kapasistas daerah untuk bisa menggunakan anggaran yang makin besar disertai dengan pengawasan dan pembimbingan yang tepat,” jelasnya. Presiden juga berharap Menkeu dan wakilnya untuk terus meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan di seluruh Indonesia dan di seluruh lembaga negara. “Lakukan sinergi yang baik dengan BPK dan BPKP,” katanya. Pada poin terakhir, SBY meminta agar Menkeu dan wakilnya tetap memainkan peranan yang aktif dalam rangka kerjasama global. “Baik dalam forum G-20, APEC, ASEAN, kerjasama dengan Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, dan Bank Pembangunan Islam,” ulas Presiden SBY. (Anis Jalal)

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

15

SMPN 35 Kota Bekasi............ dari hal 1
batkan segenar unsur sekolah, termasuk para siswa,” paparnya. Menurut Sholeh, para guru dan siswa telah menunjukkan semangat tinggi, dalam mempersiapkan penyelenggaraan ini. “Kami memang telah mempersiapkan sejak lama, agar kegiatan ini dapat berjalan sukses,” ulasnya. Sholeh juga menyebutkan, kegiatan seperti ini telah menjadi agenda tahunan yang diadakan di sekolahnya. “Kami setiap tahun selalu menggelarnya,” ujarnya. Sholeh berharap, kegiatan tersebut dapat menambah semangat para guru dan siswa dalam berkreasi. Ia juga tak lupa menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh pihak yang mendukung dan membantu terlaksananya kegiatan lomba tersebut. (Hamdanil)

Sholeh Baharuddin, S.Pd

dalam meneladani perjuangan RA Kartini yang memperjuangkan emansipasi wanita. “Kami juga ingin menggali potensi para guru dan siswa, demi meningkatkan prestasi dan pengembangan akhlak di sekolah kami,” ujarnya. Mengenai kegiatan perlombaan, Sholeh menyebutkan, pihaknya menggelar lomba peragaan fashion show busana tradisional, lomba tumpeng, serta lomba berpidato. “Seluruh perlombaan yang kami gelar meli-

Keakraban yang terjalin antara siswa dan guru SMPN 35 Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Peringati Harkitnas Ke-102
Bekasi, SKB
Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-102 Tahun 2010 diperingati Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, dengan menggelar apel pagi di Plasa Pemkot Bekasi, Kamis (20/5). Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Bekasi. H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia (RI). Ketika membacakan sambutan tersebut, Wakil Walikota menyampaikan tema peringatan Harkitnas tahun ini, yakni Dengan Semangat Kebangkitan Nasional Kita Tingkatkan Ketahanan Masyarakat Dalam Kerangka NKRI. “Setiap tahun, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dengan berbagai cara dan acara, dari pusat sampai ke daerah termasuk di kantor-kantor. Tentu semua itu dimaksudkan untuk terus menggugah dan menggelorakan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme kita, agar tetap hidup dan terjaga dalam hati sanubari kita masingmasing,” papar Wakil Walikota. Wakil Walikota mengungkapkan, 102 tahun yang lalu atau tepatnya 20 Mei 1908, generasi muda yang dipelopori oleh Dr Soetomo dan Dr Wahidin Soediro Hoesodo membentuk sebuah organisasi bernama Boedi Oetomo, yang menancapkan tonggak semangat Kebangkitan Nasional untuk melawan Kolonial Belanda pada saat itu. “Suatu tekad yang

Expo Pendidikan........dari Hal 1
nahan terstruktur untuk menjaga harmonisasi dukungan dunia pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa,” paparnya. Wakil Walikoa berharap, expo pendidikan tahun ini dapat berbeda dari tahun ke tahun, dan menunjukkan peningkatan, baik dari sisi peserta maupun produk-produk yang dihasilkan oleh dunia pendidikan. “Tentunya, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai wahana promosi dan informasi kepada masyarakat, baik orang tua, maupun dunia usaha dan industri,” katanya. Wakil Walikota juga mengharapkan agar kegiatan ini dapat menunjukkan kemajuan pendidikan di Kota Bekasi. “Sehingga dapat menjadikan Kota Bekasi sebagai Kota Pendidikan, yang akan dituju oleh masyarakat, sesuai dengan visi Bekasi Cerdas,” ungkapnya. Kegiatan Expo Pendidikan ini berlangsung hingga Minggu (23/5). Dalam kegiatan ini para peserta menampilkan berbagai kreasi yang dimiliki mereka dalam bidang pendidikan. Acara ini mendapat perhatian khusus seluruh masyarakat Kota Bekasi yang datang. Masyarakat yang hadir nampak kagum, saat menyaksikan stanstan pendidikan yang ditampilkan peserta. (Hamdanil)

Suasana upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-102. Dalam upacara ini, Wakil Walikota berkesempatan membacakan sambutan dari Menkominfo RI

Dibutuhkan Wartawan/Wartawati untuk wilayah DKI dan Luar Pulau Jawa.

Syarat : - Mau bekerja keras - Pendidikan Min D3 - Mandiri - Pengalaman sbg Jurnalist Min 1 Tahun - Memiliki Kendaraan Sendiri
Kirim Lamaran Lengkap ke Redaksi SKB Po. Box 362 Bks Bekasi 17000 SMS CENTER 087829524924

bulat untuk merdeka dan membebaskan Bangsa Indonesia dari tangan penjajah,” tegasnya. Api dan semangat kebangkitan inilah, menurut Wakil Walikota, yang harus terus bergelora di hati para anak bangsa, khususnya para pemuda. “Oleh sebab itu, dalam memaknai kebangkitan nasional, untuk mewujudkan Indonesia yang memiliki ketahanan masyarakat yang kuat dalam kerangka NKRI, sikap dan perilaku sektarian harus dibuang jauh-jauh, dan digantikan dengan sikap dan perilaku yang senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara,” imbuhnya. Dalam sambutan Menkominfo juga disampaikan tentang masalah pemba-

ngunan karakter bangsa, yang ditekankan dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional dari tahun ke tahun. “Karena hanya warga bangsa yang memiliki karakter yang kuat dan mampu melanjutkan serta meneruskan cita-cita para tokoh pencetus kebangkitan nasional, adalah bangsa yang berkarakter, memiliki identitas dan jati diri,” ujar Wakil Walikota. “Ditengah kita memperingati hari Kebangkitan Nasional yang ke-102 ini, saya ingin mengajak kepada para generasi muda. Marilah kita tanamkan dan terapkan nilai-nilai Kebangkitan Nasional dengan sungguh-sungguh dengan hati yang ikhlas, sehingga dapat kita jadikan pondasi yang kuat dalam memba-

ngun bangsa ini, serta menjadi landasan kita dalam menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa yang akan dihadapi,” ucap Wakil Walikota. Upacara yang digelar saat itu berjalan tertib, dengan diikuti seluruh pimpinan dan unsur SKPD Kota Bekasi. Kegiatan ang berjalan sederhana ini, tetap menggambarkan semangat yang ditunjukkan oleh para pejabat pemerintahan Kota Bekasi, dalam memaknai Harkitnas yang sesungguhnya. Peringatan Harkitnas ini telah menjadi agenda tahunan yang selalu dirayakan Pemkot Bekasi, untuk mempertahankan kemerdekaan ini, dan mengisinya dengan kegiatan pembangunan. (Yudha)

16

Edisi : 28 / Tahun II / 23 Mei 2010 - 07 Juni 2010

REHAT
Arumi Siap Berakting Lagi
S t a n d U P T D Pembinaan SD kec Mustika Jaya menampilkan listrik tenaga matahari.

SERBA - SERBI EXPO PENDIDIKAN KOTA BEKASI 2010
Stand Dharma Wa n i t a Disdik Kota B e k a s i menampilkan kreasi karya ibu-ibu PKK
S t a n d UPTD Pembinaan SD B e k a s i Selatan menampilkan kreasi siswa binaannya. S t a n d UPTD Pembinaan SD kec Rawalumbu bagi-bagi hadiah kepada pengunjung S t a n d UPTD Pembinaan SD kec Pondok Melati menampilkan lukisan kreasi siswa binaan.

S t a n d U P T D Pembinaan SD kec Bekasi Utara menampilkan air mancur kreasi siswa.

S t a n d U P T D Pembinaan SD kec Jatiasih menamp i l k a n Lukisan karya siswa

S t a n d U P T D Pembinaan SD kec Medan Satria m e n a m pilkan dodol tomat kreasi siswa S t a n d U P T D Pembinaan SD kec Bekasi Barat m e n a m pilkan lukisan karya siswa

Setelah selesai menenangkan dan mengasingkan diri di sebuah panti sosial, Arumi Bachsin mengungkapkan kerinduannya kembali berakting di dunia hiburan Tanah Air. Rona wajah Arumi Bachsin tampak bahagia dan berseri-seri, setelah ia berdamai dengan orangtuanya dan pulang ke rumah. Selama dua pekan belakangan ini, Arumi diketahui lari dari rumah dan menetap di panti sosial di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur. Setelah melalui tahap mediasi yang antara Kak Seto dari Komnas Perlindungan Anak dan keluarganya, kini Arumi terlihat lebih tenang dan bersahaja. “Aku enjoy bekerja di dunia hiburan, sebentar lagi juga akan main di layar lebar. Tapi memang aku akui, kadang masih sering labil dan emosi dalam menghadapi tuntutan pekerjaanku ini,” ujar Arumi saat menggelat jumpa pers di restoran Tanah Lot, Ampera, Jakarta Selatan. Tudingan eksploitasi dan dipaksa bekerja oleh orangtuanya, juga ditampik oleh Arumi. Menurutnya, berita itu tidak benar. Ia juga sadar, perbuatannya telah menyakiti hati keluarga dan orangtuanya. “Banyak yang aku dapatkan dari kejadian ini, aku jadi banyak belajar, dan lebih paham mana yang baik dan buruk. Aku dan keluarga sudah berdiskusi dan mengevaluasi,” tegas Arumi. (Ham/Ist)

S t a n d U P T D Pembinaan SD Kec Bantarg e b a n g menampilkan kincir air kreasi siswa SD binaannya.

Dinas Pendidikan Bidang PNFI dan PAUD Kota Bekasi ikuti Expo Pendidikan 2010

Stand UPTD Pembinaan SD Kec Jarisampurna menampilkan Wayang Kulit kreasi siswa SD binaannya

S t a n d UPTD Pembinaan SD kec Bekasi Timur menampilkan rangkaian bunga karya siswa

Stand UPTD Pembinaan SD Kec Pondok Gede menampilkan Musik untuk memeriahkan acara Expo Pendidikan 2010 yang di gelar di Pusat Kota Bekasi.

Kepala Bidang PNFI dan PAUD Kota Bekasi Drs. Yana Turyana, MM.Pd, mengatakan kepada SKB, Expo Pendidikan 2010 sebagai ajang ekspresi atau penampilan dan evaluasi dari berbagai kegiatan di bidang PNFI khususnya, serta pendidikan pada umumnya. Ia menyambut baik adanya kegiatan seperti ini, demi mengangkat mutu dan kreatifitas guru dan siswa di bidang pendidikan. “Stand harus menampilkan yang terbaik dan jatidiri menurut profilnya masing-masing. Sehingga diharapkan ke depan akan lebih ditingkatkan lagi, baik dari penataan, kualitas dan sebagainya,” ungkapnya. Yana juga berharap kegiatan ini dapat digelar rutin stiap tahunnya. “Ini menjadi sarana yang tepat, bagi para guru dan siswa ingin menggali kreasinya secara optimal,” katanya. (Hamdanil)

KUPON EDISI 28
Stand SMAN 1 Kota Bekasi menampilkan tekhnologi Komputer dan kreasi lainnya untuk menampilkan yang terbaik demi suksesnya Expo Pendidikan 2010.

Berlaku S/D 30 Desember 2010

KUPON LOMBA Oleh : MEWARNAI Didukung
- RADIO ELGANGGA 100.3 FM - PT. WASKITA - RADIO DAKTA 107 FM - BANK SYARIAH SALEH ARTHA - RADIO SUARA PEKERJA 1260 AM - IEC CABANG BEKASI 01 - CV. KHOHANYO PUTROMA - CIREBON PUTRA.Adv

Kirimkan Naskah Karya Anda Ke Redaksi Koran SKB Po.Box 362 Bks Bekasi 17000 Sebelum 30 Desember 2010. Lingkari Naskah Karya Anda Yang di kirim : 3. Cerpen (UMUM) 1. Melukis/Mewarnai (TK/SD) 4. Karya Tulis Ilmiyah (Pendidik) 2. Puisi (PELAJAR)

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->