Anda di halaman 1dari 3

Serasa Menggunakan Tiga Operating System Sekaligus : Ubuntu, Windows ,

Apple http://id.ariperwira.com

Serasa Menggunakan Tiga Operating System Sekaligus


Tag : tampilan, pengalaman, modif, ubuntu, linux, isadora, lucid, windows, mac os, leopard, operating,
system, theme, tema, ikon, folder, file
Kategori : linux, tips, komputer, tampilan
Penulis : Prapto Ari Perwira
Kontak : prapto@ariperwira.com
Siapa sangka dan tak pernah terkira kalau iseng-iseng bisa memberikan pengalaman yang
cukup mengesankan bagi lepi kesayangan. Untuk menjadi kreatif ternyata tidak perlu berpikir
muluk-muluk setinggi langit. Untuk berinovasi juga tidak perlu kursus dulu ke luar negeri. Cukup
dari rumah atau bahkan dari ruang tidur, Anda pun bisa mulai merakit kreatifitas hingga
membuahkan hasil yang memuaskan bagi selera Anda.
Seperti itulah yang saya alami beberapa waktu
lalu setelah Open Source Linux Mint 9 tertanam
di tubuh mungil Pavilion dv2 dan kiriman Lucid
Lynx Desktop Edition tiba dengan selamat di
kediaman. Saya yang berkeinginan merupah
tampilan OS yang lebih menantang, tenang dan
elegan, berupaya mengutak-atik dan
menggabungkan beberapa aplikasi freeware dari
rekan-rekan pecinta Open Source. Alhasil,
tampilan pun berubah layaknya sebuah gedung
yang indah menjulan ke langit. Mengesankan dan
saya sendiri hampir tidak percaya, ternyata Open
Source juga bisa dan bahkan melebihi yang berbayar.
Kisah ini berawal dari Ibunda dan Adikku cewek yang mengeluh karena bingung
menggunakan Ubuntu Isadora. Terang saja, sebelumnya saya memang menggunakan OS Microsoft
Windows pada komputer desktop di rumah yang sudah udzur, sehingga orang rumah terbiasa
menggunakan Windows. Belum lagi pembelajaran di sekolah-sekolah ternyata masih menggunakan
OS tersebut, sehingga siswa juga menganggap bahwa Operating System cuma itu. So ayolah rekan-
rekan, mari kita giatkan OS Open Source untuk pendidikan agar pelajar bisa lebih bebas berekspresi
dan berkarya.
Setiap kali Adik pakai nich laptop pasti ngomel-ngomel sendiri karena bingung yang
terkadang mengganggu juga saat lagi asyik-asyiknya bermimpi. Dari situlah saya mencoba
menggabungkan theme/tema yang ada di dunia maya untuk membuat tampilan desk layaknya OS
Windows agar yang masih awam bisa lebih mudah dalam beradaptasi.
Mulailah saya berburu kesana-dimari untuk mencari konfigurasi dan modifikasi tampilan
yang cocok dan mudah dioperasikan. Beberapa
file yang berukuran lumayan juga saya download,
akan tetapi masih juga belum cocok dan sesuai
selera. Pemburuan terus berlanjut menuju thread-
thread di forum khusus Ubuntu yang membahas
tampilan tema. Satu per satu file yang disarankan
oleh beberapa member forumpun saya download,
tapi tetap saja masih kurang. Emang dasarnya
orang yang lagi penasaran dengan baru ya terus
aja nyari sampai ketemu.
Suatu ketika saya tertarik dengan sebuah

Ditulis oleh Prapto Ari Perwira Pemilik ARYTA Corporation untuk Kepentingan
Bersama dan Pendidikan
Serasa Menggunakan Tiga Operating System Sekaligus : Ubuntu, Windows ,
Apple http://id.ariperwira.com

postingan yang mengubah tampilan Ubuntu menjadi persis seperti Windows 7, langsung saja saya
sedot dengan ukuran yang lumayan besar juga sich. Tapi tak apalah, beberapa jam saya lalui hingga
download selesai dan langsung deh di pasang. Alhasil, temanya kagak kompatibel dengan versi
sekarang, hanya support untuk Ubuntu 9.4 ke bawah. Waduh..waduhh... gagal maning deh...
Kata orang kalau mau sukses tidak boleh
mudah menyerah, jadi ya saya ikuti saja dan
nggak mau menyerah sebelum bisa he he he.
Saat itu entah lagi mujur atau memang karena
sudah waktunya ketemu kali ya ha haha... ada
file tema yang saya rasa unik juga sich. Yup,
tampilan theme untuk mengubah Ubuntu
menjadi seperti Apple Mac OSX. Memang beda
sich dari tujuan awalnya, tapi nggak ada salahnya
kalau mencoba dulu. Tapi beberapa saat
kemudian nemu lagi tampilan yang mengubah
Ubuntu layaknya Windows Vista, ya udah
langsung saya sedot saja itu filenya. Sembari menunggu kedua file selesai di dowload, seperti
temen-temen yang lain, pastinya saya buka akun sosial networking lah. Mulai dari update status
Twitter and membalas beberapa komentar, sampai komen-komenan sama teman di Facebook.
Saking asyiknya nich, kagak terasa dua file tadi udah di download dan selesai tanpa
sepengetahuan saya. Ketika ingat, saya sedikit bingung karena default tempat penyimpanan
Download browser Mozilla Firefox sempat saya rubah beberapa waktu lalu. So, acak-acak beberapa
folder deh buat nemuin tu file unduhan.
Nah lho...ketemu juga akhirnya loe disini dan langsung saya pindahkan ke desktop folder
dan ekstrak satu per satu filenya. Alhamdulillahnya ada file readme, jadi lebih mudah dan cepat
untuk memasang tema itu tadi walau dalam bahasa Inggris tapi tetep aja mudah dipahami.
Petunjuk installasipun saya ikuti dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-
singkatnya, satu tema Windows Vista sudah berhasil terinstall. Ada perintah untuk logout dari sesi
sekarang agar perubahan tema dapat terkonfigurasi ya saya ikuti saja. Setelah login lagi, tha..tha...
Ubuntunya berubah jadi Windows Vista dan boleh percaya boleh juga enggak, ikon menu kecilnya
juga ikut berubah persis seperti aslinya lho...Jadi kalau adik or Ibu mau pakek nich lepi, tak rasa
udah ndak begitu bingung deh.
Tak cukup disitu saja, saya masih
melanjutkan menginstall paket tema Apple Mac
OSX yang tadi sudah di download. Step by step
saya ikuti hingga selesai dan seketika itu juga
tampilan ikon-ikon baik folder, aplikasi, file
kategori dan masih banyak yang lainnya juga,
langsung berubah menyerupai tampilan Mac OS.
Gila, semudah inikah untuk merasakan tiga
operating system dalam satu komputer tanpa
harus multi boot? Ternyata dunia Open Source
memang beda dan mengesankan, selain juga
penuh dengan tantangan.
Biar perubahan yang telah dikonfigurasi lebih sempurna, saya coba restart saja Osnya dan
setelah masuk lagi...wawww....mantab bro...maknyus pokoknya. Buat yang penasaran saya saranin

Ditulis oleh Prapto Ari Perwira Pemilik ARYTA Corporation untuk Kepentingan
Bersama dan Pendidikan
Serasa Menggunakan Tiga Operating System Sekaligus : Ubuntu, Windows ,
Apple http://id.ariperwira.com

untuk segera mencoba dan rasakan nuansa tiga OS dalam satu PC mu. It real man, trust me!
Opss...!! sepertinya masih ada yang kurang nich, masih kurang sidebar/gadget biar lebih
keren dan elegan gitohhh.... Pemburuan pun saya lanjutkan untuk mencari aplikasi sidebar/gadget
khusus Ubuntu Isadora atau Lucid, karena memang Isadora berbasis pada Lucid Lynx sehingga
kalau tidak ketemu yang Isadora, yang Lucid juga mau kok.
Ketemu sudah yang dicari-cari, Screenlets itulah nama aplikasinya. Untuk Anda yang
kepingin mencoba juga, bisa membuka terminal dan ketikkan $sudo apt-get install screenlets. Insya
Allah paket beserta ketergantungannya juga akan langsung terinstall setelah memalui proses
download terlebih dahulu. Oh ya sekedar berbagi, untuk mirror saya menggunakan
http://kambing.ui.ac.id karena saya kecepatan downloadnya lumayan dibanding yang lain meskipun
saya berada di Solo.
Setelah selesai semua dan terkonfigurasi semua, maka dengan ini pula saya sampaikan
bahwa kisah saya juga telah selesai untuk menikmati tiga OS dalam satu wadah. Dan berikut ini
saya lampirkan tampilan hasil akhir dari Pavilion Dv2 saya yang begitu elegan dan menyenangkan
bagi saya.

Semoga bermanfaat dan Salam Kreatif.

Ditulis oleh Prapto Ari Perwira Pemilik ARYTA Corporation untuk Kepentingan
Bersama dan Pendidikan