P. 1
09. Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh

09. Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh

|Views: 2,069|Likes:
Dipublikasikan oleh cHuAz TeeKaa

More info:

Published by: cHuAz TeeKaa on Jun 19, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH

19 Juni 2010

1

APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH
TUJUAN Meningkatkan kadar hormon untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman
PEMANFAATAN : Meningkatkan produksi dan mutu

19 Juni 2010

2

SPESIFIK : } Etephon Mentimun Meningkatkan jumlah bunga betina } Karet meningkatkan aliran latek } Giberelin Tan hias meniginduksi pembungaan } Anggur buah
19 Juni 2010

mengontrol
3

EFEKTIVITAS ZPT
‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Waktu aplikasi/ketepatan waktu Besarnya konsentrasi Fase perkembangan tanaman Faktor lingkungan Jenis tanaman Organ tanaman

19 Juni 2010

4

PERKEMBANGAN KAMBIUM
‡ Penutupan luka untuk mengurangi infeksi penyakit pada luka pangkasan metabolik sink ‡ 0,1% IAA dlam lanolin pada tan apel ‡ Penyambungan batang: menghasilkan kalus yang kuat dan merata pada sambung pucuk
19 Juni 2010 5

CARA
1. Celupkan kedua ujung sambung pucuk dalam larutan auksin 2. Olesi kedua ujung sambung pucuk dengan auksin 3. Sambungan atas sebelum dipotong disemprot dengan auksin

19 Juni 2010

6

CARA BASAH
‡ Cara dasar yang dianggap efektif ‡ Dapat dilakukan dgn pencelupan perendaman penyemprotan Diberikan pada pangkal stek, biji, daun atau seluruh bagian tanaman hingga menetes (drip point)
19 Juni 2010 7

CARA KERING
‡ Dengan pasta lanolin ‡ Lanolin adalah lemak lunak yang dibuat dari lilin digunakan sbg pembawa digunakan pada pangkal stek ‡ Dengan tepung Sederhana menggunakan tepung talk, tepung tanah, atau bubuk arang yang telah dicampur dgn zpt
19 Juni 2010 8

Cara pemberian dgn pasta lanolin
1. Buah partenokarp 2. Sambung pucuk 3. Pemangkasan ujung cabang apel 4. Memperbanyak bunga anggrek Phalaenopsis
19 Juni 2010 9

Faktor yg perlu diperhatikan saat pemberian
1. Kondisi lingkungan tumbuh * pagi hari stoma membuka * suhu tidak terlalu tinggi * 1-2 jam setelah pemberian tidak turun hujan

19 Juni 2010

10

Faktor yg perlu diperhatikan saat pemberian
2. Perkembangan tanaman Ð Fase perkecambahan Ð Fase vegetatif Ð fase generatif

19 Juni 2010

11

Faktor yg perlu diperhatikan saat pemberian
3. Kondisi internal tanaman Dorman Aktif tumbuh Penuaan

19 Juni 2010

12

TUJUAN PEMBERIAN
1. Biji zMematahkan dormansi zMenghilangkan pengaruh jelek fungisida zMeningkatkan daya kecambah zMeningkatkan pertumbuhan
19 Juni 2010 13

2. Bibit/seedling

ÂMeningkatkan pertumbuhan ÂMeningkatkan daya adaptasi di lapang

19 Juni 2010

14

TUJUAN PEMBERIAN
3. STEK Memacu pembentukan akar Meningkatkan jumlah dan panjang akar Meningkatkan kualitas bibit

19 Juni 2010

15

TUJUAN PEMBERIAN
4. JARINGAN MERISTEM  Memacu diferensiasi sel  Memacu pembentukan primordia bunga  Meningkatkan jumlah bunga  Meningkatkan / menghambat perpanjangan batang
19 Juni 2010 16

TUJUAN PEMBERIAN
5. BUNGA Memacu perkembangan bunga dan buah Menghambat pengguguran bunga dan buah Menghasilkan buah partenokarp
19 Juni 2010 17

TUJUAN PEMBERIAN
6. DAUN DAN SELURUH TANAMAN Meningkatkan laju fotosintesis Menghambat fotorespirasi, proses penuaan dan pengguguran Memacu transportasi fotosintat Meningkatkan luas daun

19 Juni 2010

18

CARA PEMBERIAN ZPT UNTUK STEK
A. CARA BASAH Menggunakan larutan hormon Dicelupkan 3 cm Lama pencelupan bergantung kepada jenis dan kepekatan zpt Penyerapan mudah
19 Juni 2010 19

CARA PEMBERIAN ZPT UNTUK STEK
B. CARA KERING Menggunakan bubuk hormon Lebih praktis dan mudah Stek dibasahi bagian bawah Dicelupkan 1,5 ± 2 Cm Waktu yg tdk terlalu lama
19 Juni 2010 20

PERAKARAN STEK
Tujuan pemberian hormon memacu pertumbuhan akar lateral, memacu perpanjangan akar STEK AKAR Auksin :IAA IBA NAA IPA 2,4 D
19 Juni 2010 21

PENERAPAN
IBA dan NAA lebih baik daripada IAA Sifat kimianya stabil dan pengaruhnya lama Mobilitas dalam tanaman rendah Kelemahan NAA mempunyai sifat kisaran ketepatan yg sempit IBA dan IAA lebih fleksibel
19 Juni 2010 22

Pengaruh hormon Perakaran
‡ Phenoxy acetic acid *Akar yang dihasilkan sedikit *Akar lebat dan besar *Cepat panjang *Membentuk akar *Relatif pendek serabut kuat
IBA

IBA + Phenoxy *Akar subur *Struktur normal *Sifat intermediet

19 Juni 2010

23

‡ IAA + NAA ‡ IBA + NAA

akar lebih banyak dari pada sendiri

Kombinasi efektif : IBA + 2.4.5 T IBA + NAA + 2.4.5 T NAA + 2.4.5T

19 Juni 2010

24

SIFAT HORMON UNTUK PERAKARAN
Translokasi Persistensi Aktivitas Sifat kimia IBA dan NAA stabil dan pengaruhnya lama ‡ Mobilitas dalam tan rendah ‡ ‡ ‡ ‡
19 Juni 2010 25

‡ Konsentrasi IAA yg tinggi pada akar Terhambatnya perpanjangan akar Jumlah akar bertambah ‡ 10 -9 ± 10 -10 M : memacu pertumbuhan akar : menghambat pertumbuhan ‡ 10-6 M akar ‡ 10-8 M : elongasi akar primer dihambat inisiasi akar primer distimulir
19 Juni 2010 26

Kondisi yg mempengaruhi Keberhasilan Stek
1. Daya regenerasi stek : kalus 2. Kondisi pohon induk: umur, kesuburan, letak 3. Peran faktor internal : daun dan tunas 4. Kandungan nutrisi dalam stek 5. Kondisi lingkungan: medium, cahaya, O2, suhu, kelembaban
19 Juni 2010 27

Rootone F
‡ 0,067% Naphtalene Acetamide ‡ 0,330% 2-methyl 1- Napthalene Acetic Acid ‡ 0,130% 2-methyl Naphtalene Acetamide ‡ 0,050% Indole butyric acid ‡ 4% Tetra methyl thiram disulfida ‡ Stabil dan pengaruhnya lama ‡ Sifat translokasinya lambat
19 Juni 2010 28

APLIKASI
‡ Rootone F 1000 ppm celup 15¶ mempercepat tumbuh stek mawar ‡ Rootonr F 0,1%, celup 10¶ mempercepat pertumbuhan stek batang nilam

19 Juni 2010

29

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->