P. 1
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

|Views: 22,277|Likes:
Dipublikasikan oleh Ahmad Fadli
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Diupload Oleh
Ahmad Fadli
Pendidikan Biologi UNP
Facebook: Fadli Alfin Expresz
Twitter: ApinFadli
Blog: fadli-ahmad.blogspot.com
Laporan kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan
Laporan Kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

Diupload Oleh
Ahmad Fadli
Pendidikan Biologi UNP
Facebook: Fadli Alfin Expresz
Twitter: ApinFadli
Blog: fadli-ahmad.blogspot.com
Laporan kuliah Lapangan Morfologi Tumbuhan

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Ahmad Fadli on Jun 20, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2015

pdf

text

original

Selain bisa digunakan tanaman hias di halaman rumah, Cassia
alata juga berkhasiat sebagai tanaman obat, karena daun pada Cassia alata
ini mempunyai kandungan kimia, diantaranya: alkaloida, saponin,
flavonoida, tanin dan antrakinon.
Daun Cassia alata adalah bagian yang umumnya dipakai sebagai
obat penyakit kulit karena mempunyai khasiat anti-fungal (obat kadas, panu,
rang,
borok, kudis, gatal-gatal, sariawan, sembelit, cscing kremi pada anak-anak
dsb). Di Filipina bahkan ekstraknya dicampurkan dalam produk hygienis
seperti sabun, sampo dan lotion [dengan label "Akapulko", nama lokal
Cassia alata disitu]

Di Afrika orang minum air seduhan daun Cassia alata untuk
menurunkan tekanan darah. Di Amerika Selatan tanaman ini dipakai untuk
mengobati berbagai penyakit, disamping problem kulit, seperti sakit perut
(bijinya
mengandung saponin yang berkhasiat sebagai urus-urus dan obat cacingan),
demam, asma, gigitan ular, rematik, bahkan penyakit kelamin (syphilis,
gonorrhoea)

94

.
Nomor kolektor

: 010

Nim/ BP

: 96867/ 2009

Nama kolektor

: Visca Nursyahira

Nama spesies

: Melastoma malabatricum

Klasifikasi

Domain

: Eukaryota

Regnum

: Plantae

Divisio

: Spermatophyte

Subdivisio

: Angiospermae

Class

: Dicotyledoneae

Subclass

: Sympetalae

95

Ordo

: Myrtales

Family

: Melastomataceae

Genus

: Melastoma

Spesies

: Melastoma malabatricum

1.Gambar

Bunga

Daun

96

97

Buah

Batang

2.Deskripsi

Melastoma malabatricum di masukkan ke dalam divisi spermatophyte
karena merupakan tumbuhan berbiji dan mempunyai alat kelamin nyata
yaitu mempunyai alat kelamin yang jelas dibedakan dari alat-alat vegetative
dari bentuk maupun warnanya.

Melastoma malabatricum di masukkan ke dalam subdivisi
angiospermae karena bakal biji dilindungi oleh daun buah atau karpel,
karena adanya perlindungan ini tumbuhan berbiji tertutup lebih maju dari
pada tumbuhan berbiji terbuka.
Melastoma malabatricum dimasukkan kedalam class dicotyledoneae
karena mempunyai habitus perdu, mempunyai daun lembaga. Akar lembaga
tumbuh terus menjadi akar pokok atau akar tunggang yang bercabang-
cabang dan selalu bertambah panjang dan bertambah besar. Batang
mempunyai ruas dan buku yang tidak jelas dan percabangan daun tersebar
dan berhadapan.

Melastoma malabatricum di masukkan ke dalam subdivisi sympetalae
karena mempunyai dua macam perhiasan bunga, yaitu kelopak dan
mahkota. Dimana kelopaknya saling berlekatan.

98

Melastoma malabatricum termasuk ke dalam ordo Myrtales, family
Melastomataceae. Adapun cirri-ciri dari ordo dan family ini adalah pohon
kecil atau perdu, banir tidak ada, akar tunjang tidak ada, tidak bergetah,
ujung kuncup tidak tertutup oleh kuncup daun, bulu komplek tidak ada, bulu
bersengant tidak ada, bulu pada cabang tua ada atau tidak ada.
Daun berhadapan, tidak seperti sisik, tunggal, semua daun bentuknya
seragam, tidak ada kelenjer minyak, simetri tidak terbelah, halus atau rata.
Kulit daun tidak berlilin. Pertulangan tiga tulang daun dari pangkal daun.
Tulang daun kedua jelas, tulang daun yang paling kecil tidak jelas, tetapi
masih dapat dilihat, seperti tangga. Pertulangan tepi daun ada. Tangkai daun
pendek atau panjang, tidak bersayap, menempel di bawah daun, ujung tidak
membengkak. Daun penumpu tidak ada. Daun buah kelenjar pada dasar
helaian tidak ada. Bulu pada daun tua ada atau tidak ada, banyak atau
sedikit.

Perbungaan berkelompok atau sendiri, di ujung ranting ada di ketiak
bunga dari sumbu utama perbungaan bercabang, bentuk khusus tidak ada.
Banyaknya cabang yang berkelompok dibawah tidak ada. Bunga berkelamin
dua, bertangkai kecil, sedang atau besar, beraturan atau tidak beraturan.
Hypantium tidak ada. Cakram tidak ada.
Ekologi tumbuhan Melastoma malabatricum ini tumbuh liar yaitu
pada tempat-tempat yang memperoleh sinar matahari cukup, mulai dari
pantai yang berlumpur, lapangan terbuka, lahan terlantar, pinggir jalan
hingga lereng gunung. Biasannya muncul bersama tanaman semak lainnya.
Penyebarannya di seluruh Indonesia.

3.Pembahasan

a.Bentuk hidup

Berdasarkan daur hidupnya, Melastoma malabatricum tergolong
tumbuhan policarpa (polycarpa). Karena Melastoma malabatricum
berbunga dan berbuah beberapa kali selama daur hidupnya. Sedangkan lama
hidup atau umur sikaduduk ini termasuk tumbuhan perenial, yaitu

99

tumbuhan yang yang dapat mencapai umur lebih dari dua tahun bahkan
sampai ratusan tahun. Umumnya tumbuhan perenial ini berbunga dan
berbuah berkali-kali.

Habitus atau perawakan batang tumbuhan Melastoma malabatricum
ini termasuk batang berkayu (lignosus) dalam bentuk perdu (frutices).
Tingginya sampai 2 meter, jelas batang pokoknya, percabangannya dekat
dari tanah. Berdasarkan penyesuaian terhadap lingkungan hidupnya
(habitat), Melastoma malabatricum banyak ditemukan di lingkungan yang
beragam (halofit) dan percabangannya banyak.
b.Daun

Melastoma malabatricum mempunyai daun yang berwarna hijau, hijau
tua, sampai hijau kekuningan. Dimana tipe daunnya merupakan daun
tunggal dan termasuk daun tidak lengkap karena hanya mempunyai tangkai
dan helaian daun saja (daun bertangkai). Bangun atau bentuk daunnya
lanset terbalik (oblanceolate), Bentuk ujung daunnya meruncing
(acuminatus), Pertemuan tepi daunnya di bawah puncak ujung daun. Dan
pangkal daun juga berbentuk meruncing. Pertulangan daun melengkung
(curvinervis). Tepi helaian daun rata (integer). Daging daunnya tipis.
Melastoma malabatricum mempunyai permukaan daun yang kasap
(scaber), tidak mempunyai pelipatan daun dan tata letak daunnya saling
berhadapan. Daunnya tidak termasuk daun termodifikasi.
c.Batang

Melastoma malabatricum mempunyai warna batang yang cokelat,
sifat batang yang jelas berbatang karena ruas dan bukunya jelas, termasuk
batang berkayu (lignosus). Tipe perbatangannya perdu (frutices). Bentuk
batang bulat dan permukaan batangnya kasar, lepasnya kerak atau bagian
kulit yang telah mati. Batang mengadakan percabangan. Arah tumbuh
batang tegak lurus (erectus). Diameter batangnya kira-kira 2 cm.

d.Akar

100

Tipe perakaran Melastoma malabatricum yaitu akar tunggang.
Dimana akar tunggang yang bercabang. Akar ini berbentuk kerucut panjang,
tumbuh terus kebawah, bercabang-cabang banyak dan cabangnya bercabang
lagi. Akarnya tidak termasuk akar terspesialisasi.
e.Bunga

Bunga Melastoma malabatricum bersifat terminalis yaitu bunga
terdapat di ujung-ujung cabang atau ujung-ujung batang. Melastoma
malabatricum
memiliki bunga majemuk dengan tipe bunga simosa, dimana
pada ujung sumbu utama selalu terdapat sebuah kuncup bunga, bunga pada
ujung sumbu utama akan mekar lebih dahulu daripada bunga-bunga lain dan
sumbu utama lebih pendek daripada sumbu sekunder
Daun kelopak (sepal) berwarna merah muda, pada objek terhitung 5
sepal dan tersusun saling berlekatan (symsepal) dengan simetri aktinomorf.
Daun mahkota (petal) berwarna ungu yang berjumlah 5 buah,
membuka penuh secara horizontal. Susunan petal saling bebas (kariopetal)
dengan simetrinya aktinomorf. Kedudukan perhiasan bunga pada dasar
bunga dibandingkan dengan putik yaitu hipogimus, dimana hiasan bunga
lebih rendah dari kedudukan putik
Stamen (benang sari) berjumlah 2 kali jumlah petal, pada lingkaran
dalam berseling dengan daun tajuk (obdiblostemon). Benang sari tersusun
dalam 2 lingkaran dan tangkai benang sari tidak menyatu antara sesamanya.
Melastoma malabatricum mempunyai putik dengan daun buah
berjumlah satu dengan jumlah ruang pada bakal buah 5 dan letak bakal buah
superus. Tangkai putik warnanya kuning keputihan panjangnya 8-17 mm.
Antara petal, sepal stamen dan putik tidak ada adnasi. Hypanthium bentuk
corong, campanulate, cyathiform, atau urceolate.
f.Buah

Buah suatu kapsul yang gemuk atau kering. Benih atau biji berukuran
3-6 mm ketika kecil, di bengkokkan melalui /sampai separuh suatu
lingkaran. Buah jika sudah masak akan merengkah dan terbagi-bagi ke
dalam beberapa segmen (bagian), warna ungu tua kemerahan. Biji kecil

101

sekali berupa bintik-bintik berwarna cokelat. Ukuran diameter buah 8-10
mm.

g.Rumus dan diagram bunga

Rumus bunga merupakan deskripsi bagian-bagian bunga yang
dinyatakan dengan sebuah rumus yang terdiri dari lambing-lambang huruf
dan angka. Mencantumkan rumus bunga sangat penting dalam
mengidentifikasi sebuah tanaman. Pada bunga Melastoma malabatricum
atau sering dikenal sikaduduk ini mempunyai rumus bunga yakni, bunga
merupakan bunga banci yang terdiri dari putik dan benang sari, simetri
banyak atau aktinomorf, terdiri dari kelopak 5 buah yang bebas, benang sari
atau androecium 10 buah dan putik satu.
Rumus bunga

: ♂ K(5) C5 A10 G1

Diagram bunga:

No. koleksi:005
Nama kolektor:Widia Pita Loka
NIM/BP

: 968 /2009
Nama species: Leea rubra

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->