P. 1
METODE PENELITIAN SASTRA

METODE PENELITIAN SASTRA

|Views: 4,907|Likes:
Dipublikasikan oleh Heri Abu Azzam

More info:

Published by: Heri Abu Azzam on Jun 24, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/07/2013

pdf

text

original

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008

SILABUS MATA KULIAH METODE PENELITIAN SASTRA
Dosen Pengampu: Gud Reacht Hayat Padje I. PROBLEM DAN MANAJEMEN PENELITIAN SASTRA A. Problem Penelitian Sastra 1. Ketimpangan Penelitian Sastra 2. Kemiskinan Teori dan Ilmu Sastra 3. Kerancuan Istilah Penelitian Sastra 4. Persoalan Metode, Teknik, dan Pendekatan a. Pentingnya Metode b. Pendekatan: antara Mikro Sastra dan Makro Sastra B. Manajemen Penelitian Sastra 1. Peranan Penelitian Sastra 2. Penelitian Sastra yang Kreatif 3. Kemitraan Penelitian Sastra 4. Diseminasi Penelitian Sastra II. EPISTEMOLOGY, ALIRAN, DAN MODEL BARU PENELITIAN SASTRA A. Epistemologi Penelitian Sastra 1. Seluk beluk epistemology sastra 2. Penelitian sastra sebagai ilmu 3. Antara subyektivitas dan obyektivitas 4. Positivisme dan konstruk penelitian sastra B. Aliran Penelitian Sastra 1. Ciri aliran penelitian klasik 2. Penelitian beraliran ekspresivisme a. Munculnya ekspresivisme b. Kritik ekspresivisme c. Aspek yang Diungkap 3. Penelitian beraliran romantisme 4. Penelitian beraliran romantisme dan mistisisme C. Model Baru Penelitian Sastra 1. Grounded Research 2. Kajian Fenomenologi Sastra a. Titik Tolak Fenomenologi Sastra b. Ruang Lingkup Pembahasan 3. Kajian Hermeneutik Sastra a. Pentingnya Hermeneutik b. Langkah Kerja dan Aspek Kajian III. PENELITIAN FORMALISME DAN STRUKTURALISME MURNI A. Model Formalisme Sastra

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 1

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 1. Karakteristik formalism 2. Analisis Formalis B. Model Strukturalisme Murni 1. Prinsip strukturalisme 2. Kelebihan dan Kelemahan Strukturalisme 3. Langkah Kerja PENGEMBANGAN PENELITIAN STRUKTURALISME SASTRA A. Strukturalisme Genetik 1. Prinsip Dasar Strukturalisme Genetik 2. Sasaran: Memahami Pandangan Dunia 3. Teknik Analisis B. Strukturalisme Dinamik C. Strukturalisme Semiotik 1. Semiologi 2. Kerangka Acuan Teori 3. Langkah Analisis Data PENELITIAN ESTETIKA DAN STILISTIKA A. Estetika Sastra 1. Hakikat Estetika 2. Analisis Estetika B. Stilistika Sastra 1. Konsep dan Asumsi 2. Pokok-pokok Analisis Stilistika PENELITIAN SOSIOLOGI SASTRA A. Sosiologi Sastra 1. Rasionalisasi Sosiologi Sastra 2. Perspektif Sosiologi Sastra B. Sasaran Penelitian Sosiologi Sastra 1. Fungsi Sosial Sastra 2. Produksi dan Pemasaran Sastra 3. Sastra sebagai Cermin Masyarakat 4. Konteks Sosiobudaya PENELITIAN PSIKOLOGI SASTRA A. Landasan Pijak Psikologi Sastra B. Pendekatan Psikologi Sastra 1. Beberapa Kemungkinan Kajian 2. Kajian Estetika Eksperimental C. Psikoanalisa 1. Hubungan Sastra dengan Psikoanalisa 2. Alam Bawah Sadar D. Langkah dan Proses Analisis PENELITIAN ANTROPOLOGI SASTRA

IV.

V.

VI.

VII.

VIII.

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 2

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 A. Ruang Lingkup Antropologi Sastra B. Fokus dan Proses Analisis Antropologi Sastra C. Analisis Mitos Model Levi-Strauss 1. Keunikan Mitos sebagai Bahan Kajian 2. Sistem Oposisi 3. Langkah Analisis PENELITIAN PRAGMATIC DAN RESEPSI SASTRA A. Antara Penelitian Pragmatik dan Resepsi B. Dasar Penelitian Resepsi C. Aspek Penelitian Resepsi Sastra D. Analisis Resepsi Sastra 1. Pendekatan yang Digunakan 2. Horison Pembaca dan Kategori Pembaca PENELITIAN SASTRA BANDINGAN A. Konsep Sastra Bandingan 1. Hakikat Kajian Sastra Bandingan 2. Ilmu Sastra Bandingan B. Intertekstualitas dan Sastra Bandingan 1. Originalitas Teks 2. Pokok Kajian Interteks C. Sastra Bandingan, Sastra Nasional, dan Sastra Dunia D. Ruang Lingkup Sastra Bandingan E. Konsep Pengaruh dalam Sastra Bandingan F. Metode Sastra Bandingan PENELITIAN FEMINISME SASTRA A. Konstruksi Gender dalam Sastra B. Fokus Kajian Feminisme C. Teori Analisis Feminisme PENELITIAN SASTRA LISAN A. Antara Kelisanan dan Keberaksaraan B. Bahan Kajian C. Pengumpulan Data D. Teori Analisis Sastra Lisan 1. Tahap Kajian 2. Aspek dan Teori Kajian E. Penafsiran Sastra Lisan PENELITIAN SASTRA: MODEL ANALISIS KONTEN A. Alasan Analisis Konten Sastra B. Karakteristik Analisis Konten Sastra C. Prosedur Penelitian 1. Pengadaan Data a. Penentuan Unit Analisis

IX.

X.

XI.

XII.

XIII.

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 3

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 b. Penentuan Sampel c. Perekaman/Pencatatan Data 2. Proses Inferensi dan Analisis a. Inferensi b. Analisis 3. Validitas dan reliabilitas D. Wilayah Kajian XIV. PENELITIAN SASTRA: MODEL POSTMODERNISME DAN POSTKOLONIALISME A. Kajian Dekonstruksi 1. Antara Pasca-struktural, Deconstruksi, dan Postmodernisme 2. Karakteristik Kajian Dekonstruksi 3. Teori Analisis B. Postkolonialisme 1. Dasar-dasar Postkolonial 2. Refleksi Sastra: “Penjajah” dan “Terjajah” 3. Teori Postkolonialisme: Mimikri dan Hibriditas XV. PENELITIAN CYBERSASTRA A. Seluk-beluk Cybersastra B. Aspek-aspek Kajian C. Menengok Kebebasan Bereksperimen XVI. PENELITIAN PENGAJARAN SASTRA A. Pentingnya Penelitian Pengajaran Sastra B. Pemikiran Dasar KBK/KTSP Bidang Sastra C. Arah KBK/KTSP Pengajaran Pragmatik Sastra D. Action Research dan Bengkel Sastra E. Persiapan Penelitian Action Research

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 4

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 PUSTAKA RUJUKAN

Abrams, M. H. 1981. “A Glossary of Literary Terms, Fourth Edition”. New York: Holt, Rinehart and Winston. Arivia, Gadis. 1993. "Feminisme Pascamodernis" dalam Prisma, No. 1 Tahun XXH. Jakarta: LP3ES. Barthes, Rolland. 1981. "Theory of the Text" dalam Untying the Text: A Poststructuralist Reader. (Robert Young, Ed.). Boston, London and Henley: Routledge & Kegan Paul. Bertens, Kees. 1985. “Filsafat Barat Abad XX, Jilid ll, Prancis”. Jakarta: Gramedia. Budiman, Kris. 1994. “Wacana Sastra dan Ideologi”. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Culler, Jonathan. 1981a. “Structuralist Poetics: Structuralism, Linguistics and the Study of Literature”. London: Routledge & Kegan Paul. Culler, Jonathan. 1981b. “The Pursuit of Signs: Semiotics, Literature, Deconstruction”. London: Routledge & Kegan Paul. Chase, Richard. 1969. "Notes on the Study of Myth" dalam John B. Vickery Myth and Literature. Lincoln: University of Nebraska Press. Damono, Sapardi Djoko. 1977. “Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas”. Jakarta: Dikti Depdikbud. De Man, Paul. "Introduction" dalam Toward an Aesthetic Theory of Reception: Theory and History of Literature. (Vol. 2). Translation from Germany by Timothy Band. Menneapolis: University of Minnrsota Press. Djajanegara, Soenarjati. 2000. “Kritik Sastra Feminis Sebuah Pengantar”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Djojosuroto, Kinayati dan M. L. A. Sumaryati. 2004. “Prinsip-Prinsip Dasar Penelitian Bahasa dan Sastra”. Bandung: Nuansa. Driyarkara, N. 1980. “Driyarkara tentang Kebudayaan”. Yogyakarta: Kanisius. Dunn, Robert. 1993. "Pascamodernisme: Populisme, Budaya Massa, dan Garda Depan" dalam Prisma, No. 1 Thn. XXJJ. Jakarta: LP3ES. Eagleton, Terry. 1983. “Literary Theory: An Introduction”. Great Britain: TJ Press Ltd. Padstow, Cornwall. Eco, Umberto. 1979. “A Theory of Semiotics”. Bloomington: Indiana University Press. Eco, Umberto. 1992. “Interpretation and Overinterpretation”. Stefan Collini (Ed.). New York Port Chester Cambridge University Press. Endraswara, Suwardi. 2008. “Metodologi Penelitian Sastra. Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi”. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri Yogyakarta. Endraswara, Suwardi. 2008. “Metode Penelitian Psikologi Sastra. Teori,Langkah, dan Penerapannya”. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri Yogyakarta Featherstone, Mike. 1993. "Modern dan Pascamodern: Tafsiran dan Tetapan" dalam Prisma, No. 1 Thn. XXD. Jakarta: LP3ES.

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 5

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 Fridolin, Iwan. 1993. "Kita Gesek Biola Sementara Rumah Kita Terbakar" dalam Prisma, No. 1 Thn. XXH. Fokkema, D. W. and Elrud Kunne-Ibsch. 1977. “Theories of Literature in the Twentieth Century”. London: C. Hurst & Company. Foucault, Michel. 1987. "What Is an Author?" dalam Twentieth Century Literary Theory (Vassilis Lambropoulos and David Neal Miller, Eds.). New York: State University of New York Press. Hartoko, Dick. 1982. "Pencerapan Estetik dalam Sastra Indonesia" dalam BASIS, XXXV-1 Januari. Yogyakarta: Andi Offset. Hartoko, Dick. 1986. “Kamus Populer Filsafat”. Jakarta: C.V. Rajawali. Hartoko, Dick dan B. Rahmanto. 1984. “Pemandu di Dunia Sastra”. Yogyakarta: Kanisius. Holland, Norman. 1968. “The Dynamics of Literary Response”. New York: State University Press. Isser, Wolfgang. 1978. “The Act of Reading: A Theory of Aesthetic Response”. Baltimore and London: The John Hopkins University Press. Jameson, Fredrick. 1981. “The Political Unconscious: Narrative as a Socially Symbolic Act”. Methuen. Jauss, Hans Robert. 1982. “Toward an Aesthetic of Reception”. Translated from Germany by Timothy Bahti. Minneapolis: University of Minnesota Press. Kuntara Wiryamarta, 1.1992. “Handout Materi Kuliah Teori Sastra III Program Pascasarjana UGM”. Yogyakarta: Program Pascasarjana UGM. Lefevere, Andre. 1977. “Literary Knowledge: A Polemical and Programmatic Essay on Its Nature, Growth, Relevance, and Transmission”. Assen/ Amsterdam: Van Gorcum. Levin, Harry. 1973. "Literature as an Institution" dalam Sociology of Literature and Drama. (Burns & Burns, Eds.). Harmondsworth: Penguin Books Ltd. Lesser, Simon O. 1962. “Fiction and the Unconscious”. New York: State University Press. Madya, Suwarsih. 2007. “Teori dan Praktik Penelitian Tindakan”. Bandung: Alfabeta Mangunwijaya, Y. B. 1986. "Sastra dan Bentuk Hidup" dalam BASIS, No. XXXVffl. Yogyakarta: Andi Offset. Mangunwijaya, Y.B. 1988. “Sastra dan Religiositas”. Yogyakarta: Kanisius. Mudji Sutrisno, F.X dan Christ Verhaak. 1993. “Estetika: Filsafat Keindanan”. Yogyakarta: Kanisius. Propp, Vladimir. 1987. “Morfologi Cerita Rakyat”. Terjemahan Noriah Taslim. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Ricoeur, Paul. 1987. "What is a Text? Explanation and Understanding" dalam Twentieth Century Literary Theory. (Vassilis Lambropoulos & David N. Miller, Eds.) New York: State University of New York Press. Riffaterre, Michael. 1978. “Semiotics of Poetry”. Bloomington and London: Indiana University Press. Scholes, Robert. 1974. “Structuralism in Literature: An Introduction”. New Haven and London: Yale University Press. Segers, Rien T. 1978. “The Evaluation of Literary Texts”. Leiden: The Peter De Ridder Press.

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 6

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2008 Selden, Raman. 1991. “Panduan Pembaca Teori Sastra Masa Kini”. Diterjemahkan oleh Rachmat Djoko Pradopo. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Situmorang, Saud (ed). 2004. “Cyber Graffiti Polemik Sastra Cyberpunk”. Yogyakarta: Jendela. Soemanto, Bakdi. 1993. “Handout Materi Kuliah Sosiologi Sastra Pascasarjana UGM”. Yogyakarta: Fakultas Pascasarjana UGM. Susanto, Hary P. S. 1987. “Mitos Menurut Pemikiran Mircea Ettade”. Yogyakarta: Kanisius. Taum, Yoseph Yapi. 1993a. "Pengarang Ambang dan Kedudukannya dalam Penelitian Sastra" dalam Horison Nomor 11 Tahun XXVIII, Edisi November. Jakarta: Yayasan Indonesia. Taum, Yoseph Yapi. 1993b. "Menuju Sastra Genius" dalam Minggu Pagi, No. 48, Tahun ke-46. Yogyakarta: Kedaulatan Rakyat. Teeuw, A. 1983. “Membaca dan Menilai Sastra”. Jakarta: Gramedia. Teeuw, A. 1988a. “Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra”. Jakarta: Pustaka Jaya- Giri Mukti Pasaka. Teeuw, A. 1991. "The Text" dalam J.J. Ras dan S.O. Robson (eds.) Variation, Transformation and Meaning: Studies on Indonesian Literatures in Honour of A. Teeuw. Leiden: KTTLV Press. Van Luxemburg, Jan, Mieke Bal, Willem G. Weststeijn. 1986. “Pengantar Ilmu Sastra”. Diindonesiakan oleh Dick Hartoko. Jakarta: Gramedia. Van Luxemburg, Jan, Mieke Bal, Willem G. Weststeijn. 1991. “Tentang Sastra”. Penerjemah Akhadiati Ikram (Seri ILDEP). Jakarta: Intermasa. Vickery, John B. 1982. "Literature and Myth" dalam Jean-Pierre Barricelli & Joseph Gibaldi (eds.) Interrelations of Literature. New York: The Modern Language Association of America. Wellek, Rene dan Austin Warren. 1993. “Teori Kesusastraan”. Jakarta: Gramedia. Whellwright, Philip. 1965. "The Semantic Approach of Myth" dalam Thomas A. Sebeok (ed.) Myth: A Symposium. Bloomington and London: Indiana University Press. Wimsatt, W. K. and Monroe C. Beardsley. 1987. "The Intentional Fallacy" dalam Twentieth Century Literary Theory (Vassilis Lambropoulos, Eds). New York: State University of New York Press.

FKIP Universitas PGRI NTT. Jl. Anggur No. 10 Naikoten I Kupang

Page 7

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->