Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Bagi mereka yang hidup di pertengahan abad 20, sulit membayangkan bagaimana
terintegrasinya masyarakat dunia modern. Kita hidup di abad 21, abad dimana tidak ada lagi
batas-batas jelas dalam berkomunikasi dan berinteraksi antara satu individu dengan individu
lain. Dimana batas waktu, jarak dan tempat bukan lagi dinding penghalang. Kita wajib
berterima kasih pada internet, media telekomunikasi baru yang muncul dan mulai
memasyarakat pada akhir 1990-an yang menjadi bagian penting dari proses integrasi
masyarakat dunia.

Bagi orang yang hidup sebelum era internet, sulit membayangkan bahwa suatu saat
telekomunikasi akan dilakukan semudah sekarang. Pramoedya Ananta Toer mengambarkan
dalam Bumi Manusia, sudut pandang si tokoh utama Minke yang hidup pada akhir abad 19
hingga awal abad 20 tentang dunia sekitarnya1. Minke bercerita pada kita tentang kemajuan
pada jamannya. Betapa mudahnya seseorang dapat melihat dunia dan negeri jauh karena
teknologi fotografi dan zincografi (penggandaan gambar foto). Lewat kantor pos orang dapat
berkirim-kirim berita dengan surat dan radio telegram. Koran memuat kabar berita dari
negeri-negeri di Eropa, Tiongkok dan Amerika. Serta perjalanan Batavia-Soerabaja sekarang
bias dilakukan dalam waktu seharmal (sehari-semalam).

Sungguh Minke tak pernah membayangkan kalau seandainya ia hidup di abad 21.
Dimana dunia modern dan masyarakat global terintegrasi menjadi satu. Bahwa seakan dunia
telah berubah menjadi satu desa kecil. Minke tak pernah membayangkan bahwa sekarang kita
dapat berbagi foto lewat multiply.com, melihat video lewat youtube.com, menyimak kabar
berita lewat yahoo! News, dan berkomunikasi lewat google mail. Semua dilakukan sekejap
mata. Tanpa ada jarak dan waktu sebagai tembok pembatas. Dengan semua orang di muka
bumi sebagai actor utama. Semua ada dan semua berterimakasih karena ada teknologi
internet. Sungguh MInke tak pernah membayangkan.

1
Toer, Pramoedya Ananta; Bumi Manusia

1
Sedemikian pentingnya teknologi internet, pakar globalisasi Thomas L. Friedman
menulis bahwa proses globalisasi-proses terintegrasinya masyarakat global dalam satu
kesatuan tak akan terjadi tanpa adanya internet.2 Friedman membagi proses globalisasi dalam
3 tahap. Proses pertama, Friedman menyebutnya sebagai Globalization 1.0 berlangsung mulai
dari tahun 1492 hingga awal tahun 1800-an. Tahap ini diawali dengan penemuan Benua
Amerika oleh penjelajah Christopher Columbus dan dimulainya era penjelajahan dan
kolonialisasi oleh Bangsa Eropa. Pemain utama pada masa ini adalah Negara dan Bangsa.
Fredman menyebutnya “… about countries and muscles.” Globalization 1.0 adalah dimana
Negara dan Bangsa, lewat motif agama atau imperialisme atau keduanya, memulai proses
memecahkan tembok pembatas dan mengintegrasikan dunia menjadi satu.

Tahap kedua, disebut Globalization 2.0 dimulai pada awal tahun 1800-an hingga akhir
1990-an. Tahap ini dimulai dari Revolusi Industri di Benua Eropa dan gerakan Industrialisasi
besar-besaran. Terimakasih pada Kapitalisme dan Imperialisme, yang tak pernah terjadi
sebelumnya. Untuk pertama kalinya muncul Multi-National Company sebagai pemain baru di
kancah globalisasi. Era ini ditandai dengan bebas bergeraknya komoditas barang, manusia
dan modal dari satu tempat ke tempat lain hingga membentuk ekonomi global. Era ini
berterimakasih pada dua momentum penting. Momentum pertama adalah turunnya biaya
transportasi lewat penemuan mesin uap dan jalur kereta api. Momentum kedua ditandai
dengan menyatunya telekomunikasi dunia, lewat penemuan telegram, telepon, PC, satelit,
kabel fiber-optik dan versi awal dari internet. Ini adalah era peluang, ekonomi bebas, pasar
global, dan ledakan teknologi. Menjadikan dunia yang satu menjadi semakin erat dan kecil.

Thomas Friedman kemudian menganalisa bahwa awal abad 21 merupakan awal dari
tahap Globalization 3.0. Tahap ini digerakkan bukan lagi oleh Negara maupun Multi National
Company, tapi juga oleh individu sebagai pemain di era global. Globalization 3.0 ditandai
oleh slogan “think local, act global.” Dimana setiap orang dapat menempatkan diri dalam
kancah global sebagai individu yang terintegrasi dalam masyarakat global dunia. Momentum
ini diawali dengan menyatunya hardware dan software. Antara computer Intel Pentium
dengan Microsoft Windows, antara kabel fiber-optik bawah laut dan browser Internet Mozilla
Firefox. Globalization 3.0 merupakan era internet sebagai sarana komunikasi paling vital

2
Friedman, Thomas L.; The World is Flat

2
dalam penyatuan masyarakat global menjadi satu bagian yang tak terpisahkan satu sama lain.
Dimana semua orang dapat dengan bebas berkomunikasi-dan kemudian berkolaborasi dan
berkompetisi secara global. Semua dilakukan tanpa memandang batas jarak dan waktu
dengan sekejap mata. Lewat internet.

Sedemikian pentingnya peran internet dalam masyarakat modern. Seringkali internet


dianggap sebagai suatu penemuan revolusioner yang mengubah bagaimana cara dunia
berpikir, bagaimana manusia berperilaku dan berhubungan dengan sesamanya. Penemuan
internet dianggap sama revolusionernya dengan penemuan mesin cetak oleh Guttenberg,
yang mencetuskan Reinassance dan ledakan ilmu pengetahuan di Eropa. Teknologi Internet
dapat dikatakan mengubah dunia dan manusia secara luar biasa. Terutama dalam cara kita
berkomunikasi dan saling berbagi dan menerima informasi.

1.2. Pokok Permasalahan


Makalah ini akan secara khusus membahas teknologi Internet dan bagaimana
pengaruhnya terhadap perkembangan telekomunikasi dan informasi di era global. Internet
juga mempengaruhi pola komunikasi dan cara manusia berbagi informasi. Mengubah dunia
menjadi “one global village.”

Inilah yang akan menjadi topik pembahasan kita. Pokok permasalahan yang akan
dibahas dalam masalah ini meliputi:
1. Apa yang dimaksud dengan teknologi Internet dan bagaimana teknologi Internet
berkembang?
2. Apa pengaruh Internet bagi cara komunikasi manusia dan proses manusia berbagi
informasi dalam lingkup global?
Dari pembahasan mengenai pokok permasalahan akan dapat kita tarik kesimpulan dan saran
yang akan berguna sebagai salah satu dasar bagi pembelajaran Hukum Telekomunikasi.

3
BAB II
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INTERNET
SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Dalam bab sebelumnya kita telah mengetahui vitalnya peran teknologi Internet di
abad 21. Bagaimana internet mendobrak tembok pembatas. Memberi manusia kebebasan
informasi dan telekomunikasi. Internet menjadi tonggak jaman yang mengubah manusia
secara revolusioner. Mengawali era ledakan informasi dan telekomunikasi secara massif dan
global, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Namun sulit untuk berbicara lebih jauh tentang pengaruh dan peranan teknologi
internet bagi perkembangan informasi dan komunikasi manusia tanpa memahami terlebih
dahulu apa itu internet. Bagaimana ia bekerja dan berkembang hingga seperti sekarang. Inilah
yang menjadi focus pembahasan bab berikut. Apa itu internet dan bagaimana pengembangan
serta perkembangannya.

2.1. Definisi Internet Serta Sejarah Pengembangannya


Internet merupakan singkatan dari “The International Network”. Secara teknis,
3
definisi Teknologi Internet adalah kesatu-paduan jaringan-jaringan computer (computer
networks)yang diintegrasikan lewat kabel tembaga, kabe fiber-optik, koneksi nir-kabel lewat
satelit atau antenna pemancar broadband serta berbagai media hardware lainnya.

Definisi lain tentang Internet, menurut Ensiklopedia online Wikipedia, secara umum
Internet adalah:
“The Internet is a worldwide, publicly accessible series of interconnected computer
networks that transmit data by packet switching using the standard Internet Protocol
(IP). It is a "network of networks" that consists of millions of smaller domestic,
academic, business, and government networks, which together carry various
information and services, such as electronic mail, online chat, file transfer, and the
interlinked web pages and other resources of the World Wide Web (WWW).”4

3
Wikipedia.org; Internet
4
Wikipedia.org; Internet.

4
Dari sini dapat kita pahami bahwa Internet adalah jaringan-jaringan computer yang menyatu
dalam jaringan global dan raksasa (network of networks)yang bersifat public. Jaringan ini
memuat berbagai informasi dan layanan serta menjadi media telekomunikasi bagi masyarakat
global.

Secara umum dapat kita pahami bahwa definisi Teknologi Internet adalah merupakan
suatu kumpulan jaringan-jaringan otonom yang menyediakan layanan-layanan informasi dan
telekomunikasi yang berintegrasi sebagai satu kesatuan besar yang saling berkolaborasi dan
terhubungan satu sama lain membentuk jaringan dari jaringan-jaringan (network of
networks).

Sejarah internet berawal dari ARPAnet pada akhir 1950-an dan awal 1960-an.
Munculnya ARPAnet bermula dari kebutuhan ARPA (Advanced Research Projects Agency-
Lembaga Litbang Militer Amerika Serikat)untuk mengembangkan suatu jaringan system
informasi dan telekomunikasi yang menghubungkan Universitas-Universitas dan Lembaga
Riset penting di Amerika seperti Berkeley dan M.I.T. Membentuk suatu perpustakaan
informasi dan jaringan yang mempermudah proses penelitian dan pengembangan teknologi
bagi para ilmuwan.5

ARPAnet ini kemudian berlanjut tidak hanya dalam lingkup ARPA saja. Tercatat
jaringan dengan tujuan yang sama juga dikembangkan oleh lembaga riset lain di seluruh
dunia. Mulai dari ITU hingga CERN di Eropa atara decade 1970-an hingga 1980-an.
ARPAnet sendiri terus berkembang dalam skala massif, kali ini tidak hanya terhubung
dengan berbagai instansi pemerintahan dan lebaga riset penting di Amerika. Tapi juga dengan
lemabag penelitian lain di luar Amerika seperti NORSAR di Norwegia pada 1973. Usaha
sekelompok ilmuwan yang tergabung dalam berbagai lembaga riset dan instansi-instansi
pemerintahan inilah yang kemudian merintis jalan menuju Internet modern.

Pengembangan Internet sendiri tidak hanya dilakukan oleh Lembaga Riset maupun
Instansi Pemerintah. Namun juga individu-individu perseorangan dan perusahaan swasta.
Pada tahun 1979, dua mahasiswa Duke University, Tom Truscott dan Jim Ellis

5
Wikipedia.org; History of Internet

5
mengembangkan software untuk mengirimkan berita dan pesan lewat jaringan kabel ke
University of North Carolina. Jaringan ini kemudian disebut UUCPnet atau lebih popular
dengan sebutan Usenet. Jaringan Internet pertama yang sifatnya terbuka untuk public dan
memasyarakat sebagai media komunikasi dan informasi.6

Era Internet modern baru dimulai pada pertengahan 1990-an. Era ini ditandai dengan
munculnya berbagai perusahaan swasta yang memasarkan Internet bukan lagi sebagai media
eksklusif bagi ilmuwan, akademisi, peneliti dan orang jenius lainnya. Namun sebagai media
telekomunikasi dan informasi alternative bagi orang biasa. Era ini disebut sebagai era dot-
com bubble7. Dimana dana miliaran dollar ditumpahkan dalam bentuk investasi bagi
penyediaan jasa internet kepada masyarakat umum dalam skala global. Mulai dari penyediaan
jasa layanan seperti MSN, AOL, atau Compuserve. Pembuatan software pendukung bagi
jaringan Internet seperti browser Netscape hingga Internet Explorer. Hingga layanan
penyediaan hardware seperti pemasangan kabel fiber-optik bawah laut hingga jaringan
komunikasi nir-kabel lewat satelit.

Dari sini dapat kita lihat dengan sendirinya. Bahwa internet bukanlah hasil jerih payah
satu orang atau sekelompok orang saja. Namun bagian dari usaha kolaboratif berbagai
individu dan kelompok selama bertahun-tahun. Inilah kemudian yang mejadi ciri utama
internet. Suatu jaringan yang menghubungkan semua orang tanpa kecuali dan memungkin
mereka untuk saling berkomunikasi, berkolaborasi maupun berkompetisi satu sama lain.

2.2. Fitur-Fitur Internet Sebagai Media Telekomunikasi dan Informasi


Internet menjadi media telekomunikasi dan informasi yang memudahkan pengunanya
tidak hanya karena cakupannya yang bersifat massif dan global atau tersedianya jaringan
pendukung yang kuat dan luas. Tapi juga karena fitur layanan yang beragam untuk
mempermudah pengunaannya dalam berkomunikasi maupun mencari informasi satu sama
lain. Fitur-fitur umum yang sering dipakai dalam layanan Internet, antara lain meliputi8:
1. E-mail

6
Wikipedia.org; Usenet
7
Friedman, Thomas L.; The World Is Flat.
8
Wikipedia.org; Internet.

6
Email merupakan konsep saling berkirim pesan teks surat lewat jaringan Internet
antara satu pihak sebagai pengirim dengan pihak lainsebagai penerima. Keunggulan
layanan ini adalah kemudahan dan kecepatannya serta kemampuannya dalam
mengirimkan pesan suratdalam jarak yang jauh sekalipun.

2. The World Wide Web


World Wide Web (www.) adalah jaringan informasi dalam bentuk dokumen, gambar,
data, dan berbagai format lain yang terhubung satu sama lain dan dapat diakses
dengan mengunakan browser. Layanan ini mengubah internet menjadi suatu pusat
perpustakaan informasi dan berita raksasa yang dapat diakses siapa saja.

3. Collaboration
Kemampuan Internet sebagai alat komunikasi dan berkirim data memungkinkan para
pengunanya untuk saling berinteraksi dan berkolaborasi lewat jaringan Internet. Yaitu
dengan layanan chat dan Instant Messaging dimana mereka bias saling berkirim dan
menerima teks, video gambar maupun suara secara langsung (real-time).

4. File sharing
File sharing adalah kemapuan internet untuk menyimpan dan saling berkirim data
baik dalam bentuk file dokumen, gambar, video maupun suara dari satu penguna ke
penguna lain. Caranya cukup dengan memasukkan file yang diinginkan dalam
layanan file-hosting yang banyak tersedia di Internet agar dapat diambil oleh penguna
lain.

5. Streaming media
Streaming media adalah layanan yang memungkinkan pengunaan internet untuk
menonton rekaman video atau rekaman suara secara langsung. Layanan ini banyak
digunakan oleh situs berita dan media massa di internet. Serta situs music yang
memberi layanan streaming bagi pengunanya.

6. Voice telephony (VoIP)


VoIP (Voice over Internet-Protocol) adalah fitur internet yang memungkinkan
pengunanya untuk saling berkomunikasi lewat suara selayaknya berkomunikasi lewat
7
jaringan telepon biasa. Fitur ini memberi banyak kemudahan dan menghemat banyak
biaya terutama untuk sambungan langsung jarak jauh. Inilah yang menjadikan VOIP
seringkali menjadi alternative bagi layanan telepon konvensional.

Dimasa mendatang, fitur internet akan terus berubah dan berkembang sesuai
kebutuhan manusia akan informasi dan komunikasi di masa depan. Dengan berbagai fitur dan
kemudahan ini, Internet akan terus memegang peranan vital bagi manusia modern hingga
masa mendatang.

8
BAB III
PENGARUH INTERNET TERHADAP
PROSES KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Pada bab sebelumnya kita sudah membahas sejarah dan perkembangan Internet. Serta
fungsi Internet dalam kehidupan yang lazim kita temui. Kita juga membahas peran Internet
sebagai kekuatan pengerak Globalization 3.0. Bagaimana Internet menjadi media baru bagi
sarana telekomunikasi dan informasi massal di abad 21. Oleh karena itu, bab ini akan
membahas pengaruh yang dibawa Internet bagi kehidupan manusia. Terutama dalam hal ini
proses manusia berkomunikasi dan berbagi informasi. Bagaimana Internet berpengaruh bagi
cara komunikasi manusia dan proses manusia berbagi informasi dalam lingkup global?

Sesuai tradisi sebelumnya, maka dalam edisi khusus awal tahun Januari 2007
Majalah Time menurunkan laporan khusus tentang tokoh-tokoh yang dianggap berpengaruh
dalam mewarnai wajah dunia sepanjang tahun 2006. Uniknya, yang menjadi tokoh utama
dunia pada tahun 2006 bukanlah politisi, ilmuwan, seniman, atau tokoh penting seperti
biasanya. Dengan megah majalah Time menobatkan tokoh dunia 2006 dengan judul: Time’s
Person of The Year 2006 Is You9.

Gelar tokoh dunia 2006 kali ini diberikan bukan kepada individu. Tapi kepada
masyarakat awam dari berbagai penjuru dunia yang secara aktif dan kolektif berperan dalam
gerakan global di dunia maya. Mulai dari isu kesadaran terhadap Global Warming hingga
situs jejaring social Myspace. Secara provokatif Time menobatkan bahwa you, anda,
siapapun anda, adalah yang mewarnai wajah dunia di 2006 melalui jaringan global Internet.

Liputan khusus Time ini membawa kita kembali ke tulisan Thomas L. Friedman
dalam The World Is Flat. Liputan Time diatas secara khusus seakan mengingatkan pada kita
tentang teori Globalization 3.0, dimana pemain global bukan lagi Negara maupun Multi-
National Company, tapi juga individu-individu dengan segala ragamnya baik perseorangan
maupun kelompok. Friedman menulis “Globalization 3.0 makes it possible for so many more

9
Time; Person of The Year: You

9
people to plug and play, and you are going to see every color of the human rainbow take
part.”10

Internet juga mengubah cara manusia berinteraksi dan berkomunikasi. Internet


memberi manusia kebebasan yang tak pernah dimiliki maupun dibayangkan generasi
sebelumnya. Lewat Internet setiap orang dapat bebas berkomunikasi dengan orang lain tanpa
memandang batas jarak ruang dan waktu. Lewat email, chatting, IM, VoIP dan berbagai fitur
layanan lainnya. Semua orang dapat browsing, mencari berita maupun informasi tentang
berbagai topic lewat search engine Google dan Yahoo. Sedemikian besarnya pengaruh
Internet, kita bahkan menemui banyak kosa kata baru yang belum pernah kita pakai
sebelumnya, namun sekarang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata
seperti downloading untuk kegiatan mengunduh data, googling untuk kegiatan mencari
informasi lewat search engine di Internet, maupun kata blogging untuk kegiatan menulis dan
memasangnya di situs blog agar dapat dibaca bebas oleh semua orang lewat Internet. Bahkan
sekarang bekerja maupun berbelanja dapat dengan mudah dilakukan lewat Internet.

Lebih dari itu, majalah Time juga meliput orang-orang, para penguna Internet yang
lewat caranya masing-masing mewarnai dunia. Mulai dari pemuda Cina yang terkenal lewat
situs kritiknya terhadap Pemerintah Cina, tentara Amerika yang blogging tentang
pengalamannya di Irak, nenek yang mereview ribuan buku di amazon, hingga pemuda
Pakistan yang foto-foto alam dan pemandangan hasil jepretannya disukai banyak orang
ketika dimuat di Internet.

Internet menjadi fenomena global. Bagian vital dari revolusi informasi. Tonggak
sejarah umat manusia. Gerakan global dalam skala besar. Semua terjadi karena Internet
memberi kemudahan untuk melakukan yang tidak terbayangkan sebelumnya. Sekarang tiap
orang tidak hanya menjadi pendengar, tapi juga ikut bicara. Berhenti jadi sekedar pembaca,
tapi juga penulis. Tidak sekedar menjadi pengamat, tapi juga pelaku.

10
Friedman, Thomas L.; The World Is Flat

10
BAB IV
PENUTUP

Dunia modern sekarang sedang dalam tahap menyatu dalam gerakan Globalization
3.0. Gerakan ini ditandai dengan menyatunya individu dan kelompok individu, terintegrasi
dalam masyarakat global dunia. Momentum ini diawali dengan menyatunya hardware dan
software. Antara computer Intel Pentium dengan Microsoft Windows, antara kabel fiber-
optik bawah laut dan browser Internet Mozilla Firefox. Globalization 3.0 merupakan era
internet sebagai sarana komunikasi paling vital dalam penyatuan masyarakat global menjadi
satu bagian yang tak terpisahkan satu sama lain. Dimana semua orang dapat dengan bebas
berkomunikasi-dan kemudian berkolaborasi dan berkompetisi secara global. Semua
dilakukan tanpa memandang batas jarak dan waktu dengan sekejap mata. Lewat internet.

Penyatuan masyarakat global ini tidak bisa kita lepaskan dari peran teknologi Internet.
Teknologi Internet adalah merupakan suatu kumpulan jaringan-jaringan otonom yang
menyediakan layanan-layanan informasi dan telekomunikasi yang berintegrasi sebagai satu
kesatuan besar yang saling berkolaborasi dan terhubungan satu sama lain membentuk
jaringan dari jaringan-jaringan (network of networks).

Internet menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari karena fiturnya yang beraneka-
ragam. Memudahkan manusia dalam proses berkomunikasi dan mencari informasi. Fitur
yang luas dan beranekaragam tersebut meliputi antara lain:
1. E-mail
2. The World Wide Web
3. Collaboration
4. File sharing
5. Streaming media
6. Voice telephony (VoIP)

Keaneka ragaman fitur yang sangat luas inilah yang member manusia kebebasan
untuk berkreasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Teknologi Internet memberi manusia
kebebasan yang tak pernah dimiliki maupun dibayangkan generasi sebelumnya. Lewat
Internet setiap orang dapat bebas berkomunikasi dengan orang lain tanpa memandang batas
11
jarak ruang dan waktu. Semua orang dapat browsing, mencari berita maupun informasi
tentang berbagai topic lewat search engine Google dan Yahoo. Sedemikian besarnya
pengaruh Internet, kita bahkan menemui banyak kosa kata baru yang belum pernah kita pakai
sebelumnya, namun sekarang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata
seperti downloading untuk kegiatan mengunduh data, googling untuk kegiatan mencari
informasi lewat search engine di Internet, maupun kata blogging untuk kegiatan menulis dan
memasangnya di situs blog agar dapat dibaca bebas oleh semua orang lewat Internet. Bahkan
sekarang bekerja maupun berbelanja dapat dengan mudah dilakukan lewat Internet.

Generasi kita telah melihat bagaimana Internet mengubah sejarah umat manusia.
Internet mengingatkan pada kita akan teori Globalization 3.0, dimana pemain global bukan
lagi Negara maupun Multi-National Company, tapi juga individu-individu dengan segala
ragamnya baik perseorangan maupun kelompok. Friedman menulis “Globalization 3.0 makes
it possible for so many more people to plug and play, and you are going to see every color of
the human rainbow take part. Inilah kekuatan utama Internet. Teknologi yang mengubah cara
manusia dalam berkomunikasi dan mencari serta berbagi informasi di era Globalisasi abad
21.

12