Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya

menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara definisi komputer

diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat

menerima data, mengolah data dan memberikan informasi.

Oleh karena itu untuk mengimbangi kemajuan teknologi tersebut, masing-

masing Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta telah mengadakan program

pendidikan yang bertujuan mengarahkan para mahasiswanya agar mampu

beradaptasi dengan kemajuan teknologi tersebut.

Namun sayangnya, sebagian besar masyarakat Indonesia belum menyadari

arti pentingnya peningkatan pendidikan teknologi, yang suatu saat nanti dapat

dijadikan sebagai modal utama dalam memasuki lapangan kerja.

Oleh karena itu, sebagai warga negara Indonesia yang baik sudah

selayaknya kita mendukung program pemerintah dalam meningkatkan mutu

pendidikan agar daerah kita dapat mampu bersaing dengan daerah-daerah lain

yang lebih maju dan berkembang.

Dalam hal ini Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia Gorontalo

sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Gorontalo telah turut membantu

pemerintah dalam menciptakan manusia Indonesia yang memiliki ketrampilan

yang dapat diandalkan dengan menggunakan metode-metode pendidikan yang

selalu disesuaikan dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

1
1.1 Latar Belakang

Seiring dengan lajunya perkembangan zaman sekarang utamanya

dalam menghadapi era globalisasi, yang tentunya selalu menuntut kesiapan

kita selaku masyarakat luas, yang terlebih khususnya para pemuda dan

pemudi Indonesia penerus Bangsa sebagai sarana utama dalam menentukan

masa depan pembangunan bangsa di era serba canggih sekarang ini.

Salah satu contohnya adalah kemajuan dibidang ilmu elektronik

yang merupakan salah satu bidang ilmu yang sangat mempengaruhi

perkembangan bidang ilmu lainnya, oleh sebab itu kita sebagai mahasiswa

dituntut agar dapat menginformasikan kepada masyarakat pengetahuan

dibidang elektronik, agar masyarakat dapat menerima ilmu pengetahuan.

Dengan demikian hasil kemajuan tersebut benar – benar dirasakan oleh

masyarakat itu sendiri.

Sehubungan dengan itu Penulis memaparkan suatu ide yang sangat

penting, tentang fungsi sebuah alat elektronik yang berperan dalam

mengantisipasi permasalahan pada komputer, sehingga aktifitas pengguna

komputer sejauh mungkin terhindar dari resiko putusnya hubungan arus

listrik dalam waktu yang tak terduga.

Namun satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemakai komputer,

adalah masalah sering padamnya aliran listrik atau turunnya tegangan listrik

secara tiba – tiba, hal ini merupakan kegagalan umum yang sering dialami

oleh para pemakai komputer.

2
Dengan padamnya aliran listrik atau turunnya tegangan listrik

secara tiba – tiba mengakibatkan data yang sementara dikelola akan hilang

pula. Bahkan akan mengakibatkan kerusakan pada perangkat kerasnya (Hard

ware) misalnya kerusakan pada catu daya, terbakarnya chip – chip main

boardnya, serta komponen semi konduktor lainya.

Berdasarkan ide diatas Penulis membahas suatu alat yang dapat

mengatasi permasalahan tersebut, yaitu catu daya tak terputus – putus

“UPS” untuk perangkat komputer.

1. Bahasan Masalah

Karena begitu luas pembahasan alat ini, maka Penulis membatasi

permasalahannya pada tiga bagian dasar alat ini yaitu gabungan penyearah,

pengisi baterai dan inverter.

Penyearah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC, dan

inverter mengubah DC menjadi tegangan AC, yang diatur dengan baik untuk

mencatu beban tanpa adanya pensaklaran, baterai dipelihara dalam keadaan

kondisi penuh oleh penyearah dan diisi lagi oleh penyearah setelah ganguan

daya listrik hilang.

Prinsip kerja suatu rangkaian aki charger mengambil arus listrik

PLN dan mengisi arus pada aki dengan arus pengisian yang terkontrol secara

otomatis dengan prinsip Stand By. Apabila pada suatu saat terjadi aliran

listrik padam, maka UPS ini akan tetap hidup. Hal ini terjadi karena adanya

sumber arus listrik dari aki yang terpasang secara Stand By / siap jika suatu

3
saat aliran listrik aktif kembali, maka aki charger akan melaksanakan

tugasnya, yaitu mengisi kembali aki tersebut secara otomatis.

4
1.2 Tujuan Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan sarana bagi

para mahasiswa untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja yang

ada.

Selain itu, Praktek Kerja Lapangan (PKL) juga bertujuan untuk

memberikan gambaran yang nyata tentang bagaimana dunia kerja yang

sebenarnya, sehingga dengan adanya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan

(PKL) ini mahasiswa dapat terlatih dalam menghadapi setiap permasalahan-

permasalahan yang ada di lapangan atau di tempat pelaksanaan Praktek

Kerja Lapangan (PKL) secara langsung. Nantinya pengetahuan dan

pengalaman yang didapat pada saat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan

(PKL) tersebut dapat berguna pada saat memasuki dunia kerja.

Dengan demikian diharapkan agar para peserta Praktek Kerja

Lapangan (PKL), Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia

Gorontalo, setelah menamatkan pendidikannya agar mampu menguasai serta

memperdalam pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang teknologi serta

berusaha menjadi manusia Indonesia yang handal dan siap pakai.

5
1.3 Sistematika Penulisan Laporan

Bab I Pendahuluan : Pada bab ini dikemukakan tentang latar belakang,

maksud dan tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL), Pembatasan Masalah, serta

Sistematika Penulisan Laporan.

Bab II Gambaran Umum Lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) : Pada

bab ini Penulis menguraikan sedikit tentang Sejarah Perusahaan, Struktur

Organisasi, Deskripsi Tugas dan Tanggung Jawab.

Bab III Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) : Pada bab ini Penulis

menguraikan Aktivitas Praktek Kerja Lapangan (PKL), Permasalahan dan

Pemecahan Masalah.

Bab IV Penutup : Pada bagian ini adalah akhir dari laporan yang berisi tentang

Kesimpulan dan Saran.

6
BAB II

GAMBARAN UMUM LOKASI PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

2.1 Sejarah Singkat Berdirinya UD. Mall Computer Suplier and Service

Gorontalo

Awal berdirinya UD. Mall Computer Perdana Suplier dan Service yaitu

pada tanggal 19 juli 1996, berawal dari usaha kecil-kecilan dengan membuka

tempat kursus komputer dengan lima (5) unit komputer sewaan, dengan gedung

sewaan juga. Pada waktu itu langsung mendapatkan respon positif dari

masyarakat Gorontalo, terbukti dengan banyaknya peserta kursus dari kalangan

siswa, umum, bahkan dari instansi pemerintah dan swasta.

Dalam waktu enam bulan UD. Mall Computer Perdana sudah dapat

memiliki beberapa unit komputer sendiri dan tidak lagi menyewa komputer dari

luar Mall Computer. Dalam jangka beberapa bulan kemudian UD Mall Computer

sudah dapat mengembangkan usahanya dalam bidang penjualan komputer dan

servis komputer.

Enam (6) Tahun kemudian yaitu pada tahun 2002 – 2003 Mall Computer

sudah dapat membuka cabang sendiri dibeberapa daerah Kabupaten Gorontalo.

Pada tahun 2002 UD. Mall Computer membuka Lembaga Pendidikan dan

Keterampilan Terpadu (LPKT), bertempat di Kecamatan Tilamuta Kabupaten

Boalemo. Dan pada awal tahun 2003 Mall Computer membuka juga Lembaga

Pendidikan dan Keterampilan Terpadu disertai dengan penjualan komputer yang

bertempat di Batu Pasang Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato.

7
Sampai saat ini berjalan dengan baik bahkan pada tahun 2002 mencoba

mendirikan Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia Gorontalo, dengan

membuka satu jurusan yaitu Teknik Komputer yang dibuktikan dengan SK.

Mendiknas Nomor : 92/D/O/2003.

8
DIREKTUR

AKADEMI KOMPUTER
(AKADKOM) Mall Cendekia
PENJUALAN SERVIS KURSUS GORONTALO

Adm. Keuangan

BAGIAN
PERBAIKAN KOMPUTER –
BAGIAN BAGIAN KOMPONEN ELEKTRONIK
INSTAL/PERAKITAN Perbaikan Printer

9
2.3 Penjabaran Tugas

A. Direktur

Direktur yang mengatur dan bertanggung jawab atas semua kegiatan pada

bagian-bagian di UD. Mall Computer Perdana, baik Akademi Komputer

(AKAKOM), pendidikan Kursus, Servis dan Penjualan.

B. Penjualan

Bagian ini bergerak dalam bidang Pemasaran / Marketing seperti :

1. Penjualan komputer

2. Persediaan suku cadang komputer

3. Serta perangkat perlengkapan komputer

C. Servis

Bagian ini terdiri dari :

a) Bagian adm. keuangan.

b) Bagian penginstalan dan perakitan.

c) Bagian perbaikan printer

d) Bagian perbaikan komponen-komponen elektronik

a). Bagian Adm. Keuangan

Bagian ini bertugas untuk menerima perbaikan komputer yang masuk

dan mengeluarkan komputer yang sudah diperbaiki, sekaligus menerima

seluruh biaya perbaikan komputer dari para teknisi

10
b). Bagian Instal / Perakitan

Bagian ini bertugas untuk mengisi program-program (software) pada

unit komputer, baik komputer baru / suatu komputer yang program

didalamnya hilang dan tidak jalan.

Bagian ini juga melakukan perakitan unit komputer baru apabila ada

pesanan dari konsumen, serta melakukan reparasi pada komputer yang

rusak.

c). Bagian printer

Bagian ini bergerak dalam bidang perbaikan printer apabila ada printer

yang tidak jalan sesuai fungsi yang diinginkan / rusak

d). Bagian perbaikan komponen-komponen elektronik

Bagian ini bergerak dalam bidang perbaikan komponen-komponen

elektronika yang mempunyai tugas antara lain : memperbaiki Monitor, CPU,

UPS, Power Supply, dan lain-lain.

D. Kursus

Bagian ini bergerak dalam bidang bimbingan, pengajaran, pendidikan dan

pemahaman mengoperasikan program yang ada pada komputer seperti Ms Dos,

Windows, Corel Draw dan lain-lain.

E. Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia Gorontalo

Bagian ini bergerak dalam bidang Akademik, setara dengan perguruan tinggi

lainnya, yang berbasis komputerisasi dengan jenjang pendidikan selama 3 (tiga)

tahun, Diploma Tiga (D3).

11
BAB III

KEGIATAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)

3.1 Aktifitas Praktek Kerja Lapangan (PKL)

Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL), pada UD. Mall

Computer Suplier and Service Gorontalo, khususnya pada bagian Teknisi

Perbaikan Komputer, terlebih dahulu Penulis diberikan banyak pengarahan

tentang sesuatu yang berhubungan dengan komputer, misalnya : tentang

perakitan, perbaikan, sampai dengan penginstalan komputer .

Aktifitas Penulis sebagai Mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL)

pada UD Mall Computer Perdana khususnya dibidang teknisi komputer tidak

juga dipastikan sebagai teknisi komputer, karena ada aktifitas-aktifitas lain

yang tidak berhubungan dengan komputer, contohnya seperti :

- Pemasangan AC

- Pemasangan Instalasi Listrik, dan lain-lain.

Aktifitas Penulis pada waktu mengoperasikan komputer bisa dikatakan

lumayan, karena program-program yang akan dijalankan, tidak jauh berbeda

dengan yang pernah didapatkan selama duduk di bangku kuliah.

Adapun aktifitas Penulis dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Merakit Komputer

2. Memperbaiki program-program (software) yang tidak jalan

3. Menginstal program windows, dan sebagainya

4. Memperbaiki monitor, CPU, printer (hardware) dan lain-lain

12
a. Program yang digunakan

Adapun program yang digunakan pada UD. Mall Computer Perdana, tidak

jauh berbeda dengan apa yang pernah Penulis dapatkan selama studi di

Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia Gorontalo.

Selama mengikuti Praktek Kerja Lapangan (PKL), di UD Mall Computer

Perdana, khususnya dibagian teknisi komputer, program yang banyak

digunakan adalah system operasi yang merupakan awal dari sebuah program

komputer (Windows).

b. Disiplin Kerja

Disiplin kerja harus diperhatikan dan dipatuhi oleh setiap karyawan dan

karyawati yang berada di service Mall Computer Perdana, agar dapat terwujud

apa yang dikatakan karyawan karyawati yang berwibawa, berkualitas serta

bertangung jawab terhadap tugasnya.

Disiplin kerja dapat diuraikan sebagai berikut :

1. Mentaati disiplin kerja

2. Membina dan memelihara suasana kerja yang harmonis

3. Mengerjakan tugas-tugas dengan baik yang telah diberikan oleh

staf

4. Bersikap sopan santun terhadap atasan dan sesama rekan kerja

5. Menghormati setiap pengunjung dan konsumen

13
3.2 Permasalahan

Permasalahan yang dihadapi oleh Penulis selama mengikuti kegiatan

Praktek Kerja Lapangan (PKL), yang kurang lebih dua bulan, di UD Mall

Computer Perdana khususnya pada bagian service yaitu cara perbaikan pada

alat pendukung komputer yang berfungsi sebagai alat penyimpan setrum yang

biasa disebut dengan UPS (Unitable Power Suplly), artinya catu daya tak

terputus-putus.

Selama duduk di bangku kuliah, Penulis tidak pernah diajarkan tentang

pemahaman alat ini sampai dengan perbaikannya.

Penulis sangat bersyukur dengan diadakannya Praktek Kerja Lapangan (PKL)

ini, karena selama diadakannya Praktek Kerja Lapangan (PKL), Penulis

mendapatkan pengalaman yang baru, yang tidak pernah didapatkan selama

duduk di bangku kuliah.

Sesuai dengan pengalaman yang didapatkan oleh Penulis selama di

lapangan, Penulis banyak menjumpai permasalahan untuk perbaikan

(Hardware) yaitu UPS. Adapun permasalahan UPS yang sering dijumpai

adalah : jika listrik padam secara otomatis atau mendadak UPS ikut mati juga.

14
3.3 Pemecahan Masalah

1. Pemecahan masalah yang berlangsung selama Praktek Kerja Lapangan

(PKL).

Suatu fakta yang terjadi di dalam pelaksanaan kegiatatan Praktek Kerja

Lapangan (PKL), Penulis yang kebetulan bertempat di UD Mall Computer

Perdana, ternyata tidak sulit apa yang dibayangkan menjelang turun lapangan

untuk mengikuti kegiatatan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Adapun masalah

yang pernah ditemui oleh Penulis selama mengikuti kegiatatan Praktek Kerja

Lapangan (PKL), seperti yang telah disebutkan di atas, dapat teratasi sebagai

berikut :

- Penulis dapat bertanya pada teknisi yang berada di tempat, tentang

komponen-komponen elektronika.

- Penulis melihat dan bertanya mengenai masalah perbaikan alat-alat

elektronika.

- Penulis bertanya cara untuk mengatasi komponen-komponen

elektronika yang rusak, serta cara-cara perhitungan nilai kandungan

muatan yang ada pada komponen tersebut.

Bagi pengguna komputer, baik yang menggunakan komputer generasi

Pentium maupun AMD dan sebagainya, sebaiknya berhati-hati dalam

pengoperasiannya, sebab kesalahan dalam pengoperasian bukan saja dapat

mempengaruhi kinerja komputer akan tetapi menimbulkan kerusakan pada

bagian perangkat lunak (software) serta perangkat keras (hardware)

15
2. Pemecahan masalah pada alat tersebut.

Seperti yang telah disebutkan di atas, permasalahan yang sering

dijumpai pada UPS adalah jika listrik padam secara otomatis atau mendadak

UPS ikut mati juga, yang seharusnya adalah jika listrik padam, maka UPS

akan tetap hidup, sesuai dengan fungsinya sebagai penyimpan arus listrik

yang tetap mensuplly arus listrik ke komputer yang arus tersebut masih

tersimpan dalam aki carger sehingga pengguna tetap dapat mengoperasikan

komputer tersebut dalam waktu yang singkat, dimana pengguna masih

beroleh waktu untuk menyimpan suatu operasi yang dijalankan, serta dapat

menghentikan kerja suatu komputer atau mematikan komputer secara

otomatis (Shut Down).

Setelah diadakan pemeriksaan, ternyata UPS tersebut rusak pada

bagian :

1. Batrey (aki charger) lemah.

2. Batrey (aki charger) hangus.

Dua permasalahan di atas adalah merupakan kerusakan umum yang

sering dijumpai pada UPS. Untuk cara perbaikan di atas adalah :

1. Batrey (aki charger) lemah.

Dari hasil pemeriksaan yang didapatkan, bahwa UPS tersebut Batreynya

lemah sehingga harus dicharger kurang lebih selama 6 – 10 jam, untuk

mendapatkan pengisian setrum kembali secara normal.

2. Batrey (aki charger) hangus

16
untuk pemecahannya batrey (aki charger) tersebut harus diganti. Agar

dapat memfungsikan kembali sebuah UPS secara normal.

Setelah dapat mengatasi permasalahan kerusakan UPS yang telah

dijelaskan diatas maka kondisi UPS tersebut kembali normal sesuai

dengan fungsinya sebagai pengaman pada komputer.

17
BAB IV

PENUTUP

KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan

Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL), di UD Mall Computer Perdana

Gorontalo, yang Penulis jalani selama 2 (dua) bulan benar-benar memberikan

pengalaman yang sangat berarti, sehingga Penulis bukan saja mendapatkan

penegetahuan secara teoritis akan tetapi Penulis juga dapat

mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam lapangan kerja sesuai

tuntutan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

Dari uraian diatas, Penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Melatih kedisiplinan kerja mahasiswa dalam lingkungan kerja.

2. Menumbuhkan sikap percaya diri mahasiswa terhadap

kemampuan yang ada dengan lingkungan kerja.

3. Dengan adanya penerapan Praktek Kerja Lapangan (PKL),

akan tercipta manusia yang handal dan siap pakai seiring dengan tuntutan

zaman.

Kesimpulan alat yang telah diuraikan diatas, yaitu :

1. Alat tersebut (UPS) dapat bekerja secara otomatis disaat terjadi

kejutan perubahan tegangan listrik PLN atau aliran listrik padam.

2. Alat tersebut (UPS) dapat mengantisipasi kerusakan perangkat-

perangkat keras (hardware) yang ada di komputer.

18
4.2 Saran

1. Penulis menghimbau, agar Akademi Komputer (AKAKOM) Mall

Cendekia Gorontalo lebih meningkatkan mutu pendidikannya sesuai

perkembangan dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang

berbasis komputerisasi, agar dapat menciptakan tunas-tunas bangsa

dengan profesionalitas yang tinggi sesuai disiplin ilmu yang dimiliki.

2. Kepada Mall Computer Perdana Gorontalo kiranya lebih

meningkatkan kedisiplinan, kualitas kerja serta rasa tanggung jawab yang

tinggi didalam dunia usaha.

19
PRAKTEK KERJA LAPANGAN ( PKL )
SK. Mendiknas No. 92/D/O/2003

REKOMONDASI REVISI

LAPORAN
PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
PADA LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN (LPMP)
KOTA GORONTALO

LaporanTelah Diuji Pada Tanggal …. / …. 2007


Dan Telah Dilakukan Revisi Sebagaimana Mestinya
Sebagai Syarat Untuk Mendapatkan Gelar Ahli Madya

Tim Penguji
Koordinator

Anggota Anggota

Mengetahui

Pembimbing Laporan Ketua Panitia

Maryam Paneo, SE

Program Diploma Tiga (D3)


Akademi Komputer (AKAKOM) Mall Cendekia Gorontalo
Tahun Akademi 2006/2007

20
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
PADA KANTOR LEMBAGA PENJAMIN MUTU PENDIDIKAN (LPMP)
KOTA GORONTALO

Diajukan Sebagai Syarat Untuk Mendapatkan


Gelar Ahli Madya

DISETUJUI OLEH :

Bapa Kepala Pembimbing Laporan


LPMP
Kota Gorontalo

Maryam Palilati S.kom

Mengetahui
Direktur Akademi Komputer (AKAKOM)
Mall Cendekia Gorontalo

Oktavianus Rahman, S.pd M.pd

21