Anda di halaman 1dari 8

ICC : KAMI BERHENTI BERAGAMA

dan mulai berINJIL


Berikut 10 alasan kami: 8. Agama melihat penderitaan hidup sebagai hukuman dari Allah.
Injil melihat penderitaan hidup sebagai bagian dari proses pembentukan
1. Agama berkata jika kami memaksa diri taat pada Allah, Dia akan mengasihi karakter kami agar serupa dengan Yesus yang pernah menderita bagi kami.
kami.
Injil berkata justru karena Allah telah mengasihi kami dalam Yesus, kami dengan 9. Tujuan kami ber-agama adalah untuk mendapatkan dari Allah hal-hal yang
sukarela dan sukacita taat pada Allah. kami mau: kesehatan, kebahagiaan, kekayaan, kuasa dan kelancaran
hidup.
2. Agama berkata “Lakukan ini dan lakukan itu, maka engkau akan mendapat Tujuan kami ber-Injil bukan untuk mendapatkan berkat-berkat Allah, tetapi
perkenan Allah”. untuk mendapatkan Allah, Sang Pemberi berkat itu sendiri.
Injil berkata, “Engkau tidak akan pernah mampu memperkenan Allah. Yesus sudah
melalukannya di atas kayu salib, sehingga perkenan Allah turun atasmu.” 10. Agama berkata bahwa dunia dipenuhi dengan orang baik dan orang
jahat.
3. Agama adalah tentang apa yang saya harus lakukan. Injil berkata bahwa dunia dipenuhi orang jahat yang belum bertobat dan
Injil adalah apa yang Yesus Kristus sudah lakukan di atas kayu salib. orang jahat yang sudah bertobat kepada Yesus.

4. Agama mendatangkan rasa bersalah di hati kami, karena semakin keras kami Kami bukan komunitas orang beragama yang saleh.
berusaha memenuhi tuntutan Allah, semakin kami merasa tidak mampu. Kami adalah komunitas orang berdosa yang telah menerima belas kasih Allah
Injil mendatangkan rasa syukur di hati kami, karena kehidupan, kematian dan meski kami tidak layak menerimanya, tidak pernah merasa membutuhkannya dan
kebangkitan Kristus memampukan kami untuk memenuhi tuntutan Allah. seringkali merasa tidak bersyukur atasnya.

5. Agama berkata bahwa kegagalan kami mematuhi hukum Allah akan Hari-hari terjelek kami tidak pernah terlalu buruk melampaui jangkauan kasih
mendatangkan kutuk. karunia Allah bagi kami.
Injil berkata bahwa kegagalan kami mematuhi hukum Allah akan diampuni Yesus, Hari-hari terindah kami tidak pernah terlalu baik melampaui kebutuhan kami akan
karena tuntutan hukum Allah telah dipenuhi oleh Yesus. kasih karunia Allah.

6. Agama membuat kami terus bimbang dengan keselamatan jiwa kami, karena Kami adalah Indonesian Christian Church.
kami tidak pernah tahu apakah perbuatan kami sudah cukup untuk memperkenan Mari bergabung dengan kami untuk mengenal Tuhan Yesus Kristus.
Allah.
Injil membuat kami yakin tentang keselamatan jiwa kami karena keselamatan
tersebut tidak bersandar pada perbuatan kami, tetapi pada karya Kristus di atas
salib bagi kami, satu kali untuk selamanya. Dr Sen Sendjaya

7. Agama membuat kami jadi sombong (sebab kami merasa lebih bermoral dan Pastor dari Indonesian Christian Church (ICC), Jemaat Indonesia dari Scots’
lebih saleh dibanding orang lain) atau putus asa (sebab kami senantiasa masih Presbyterian Church, yang bertemu setiap Minggu 10:30 pagi di 156 Collins Street,
jauh dari standar Allah). Melbourne 3000.
Injil membuat kami rendah hati (sebab karena dosa kami begitu jahat sampai Yesus
harus mati bagi kami) dan bersukacita sebab Yesus rela mati bagi kami.

REPLIQUÉ
INDONESIAN
CHURCH
B eberapa pelajar Indonesia dari kampus Swinburne yang berkumpul dan
bersekutu di tahun 1992 adalah awal mula dari Repliqué Indonesian Church
– ICM.

Selama hampir 18 tahun, Repliqué-ICM memberikan warna bagi komunitas


Indonesia yang ada di Kota Melbourne melalui beragam events seperti
produksi film perjuangan ‘Namaku Supriyadi’ (2009), pagelaran ‘Dunia Fantasi’
(2006), drama musikal ‘Grace and The Serville’ (2004), ‘Good Bad Ugly’
Carnival (2003), Konser ‘XO’ bersama Ruth Sahanaya (2002), Lenong ‘Si Ucup
anak Babe’ (2000), Food Bazaar ‘Pujasera’ dan lain sebagainya.

Melalui Youth dan kebaktian umum yang ada, Repliqué melayani baik pelajar
maupun keluarga yang berdomisili di Melbourne.

Memasuki usianya yang ke-18, Repliqué akan membuka sebuah lembaran


baru. Dengan kepindahan dari Hawthorn ke tempat yang baru, Basement 58
Franklin Street – Melbourne CBD, Repliqué membuka pintu selebar-lebarnya
bagi mereka yang mau mengenal sang Pencipta. Melalui base yang baru
ini juga, Repliqué akan memberikan warna-warni yang lebih waah lagi bagi
komunitas Indonesia di Melbourne melalui events yang akan diadakan di
waktu-waktu ke depan.

www.repliqueministry.org
JIWA YANG
P
SEHAT
sikologi atau ‘ilm al-nafs dalam pandangan Imam al-Ghazali (w.505H/1111M),
termasuk dalam kategori ilmu-ilmu terapan. Psikologi pada hakekatnya
bertujuan melatih jiwa (riyadhah) dan mengendalikan hawa nafsu (mujahadatul
hawa). Termasuk dalam hal ini adalah bagaimana melatih jiwa dalam
berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat. (lihat: Mizanul ‘Amal)

Dalam kitabnya Ihya ‘Ulumiddin, beliau menjelaskan bahwa mempelajari


disiplin ilmu jiwa ini adalah wajib. Sebab dengan menguasai ilmu inilah
tercapainya cara-cara pensucian jiwa. “Sesungguhnya beruntunglah orang
yang mensucikan jiwa itu” (QS. 91:9). Sedangkan mengabaikan ilmu ini akan
berakhir pada kerugian. “Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotori
jiwanya” (QS. 91:10). Hal ini dikarenakan bahaya penyakit kalbu lebih parah
daripada penyakit fisik. Sebab penyakit fisik hanya merenggut kehidupan yang
fana, sementara penyakit hati menyebabkan kehancuran pada kehidupan
yang abadi. Maka kecermatan terhadap kaedah-kaedah penyembuhan
penyakit kalbu harus lebih diutamakan.

Di samping itu, beliau menjelaskan bahwa ilmu jiwa pada intinya difokuskan
untuk mengarahkan tiga kekuatan dalam diri manusia, yakni kekuatan fikir,
kekuatan syahwat dan kekuatan amarah. Maka jiwa yang sehat akan terwujud,
jika ketiga kekuatan tersebut terbina dengan baik. Fokus pertama adalah
pembinaan kekuatan fikir. Dengan terbinanya potensi fikir membuka manusia
meraih hikmah. Dengan hikmah, manusia tidak lagi mencampuradukkan
antara yang hak dan batil, antara perkataan yang benar dan dusta, antara
perbuatan yang terpuji dan tercela, dan seterusnya.

Fokus ilmu jiwa yang kedua ditujukan untuk mengarahkan kekuatan syahwat.
Dengan terarahnya potensi ini, maka tercapailah kesederhanaan jiwa (‘iffah).
‘Iffah akan membentengi manusia dari perbuatan maksiat dan senantiasa
mendorongnya untuk mendahulukan perilaku yang terpuji. Sedangkan fokus
ketiga diarahkan untuk mengendalikan kekuatan amarah hingga tercapainya
kesabaran (hilm) dan keberanian (syaja’ah).

Maka keadilan akan bersemai dalam jiwa seseorang, jika dia telah berhasil
mengelola ketiga kekuatan di atas. Sesungguhnya orang-orang yang beriman
itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian
mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka
pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar. (QS. 49:15)

Keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya pada ayat di atas disertai dengan
menafikan keraguan. Dan keraguan hanya bisa dinafikan dengan adanya
keyakinan ilmu dan hikmah, yang diperoleh dari terarahnya potensi fikir. Berjihad
dengan harta terlaksana berkat ‘iffah yang lahir dari potensi syahwat yang
telah dikendalikan. Sedangkan berjihad (mujahadah), tidak terlaksana kecuali
adanya keberanian dan kesabaran yang merupakan buah pengendalian
potensi amarah.

Dengan demikian jiwa yang sehat itu menurut imam al-Ghazali, jika ia dihiasi
dengan empat induk kesalehan, yakni hikmah, kesederhanaan (‘iffah),
keberanian (syaja’ah) dan keadilan (‘adalah). Beliau menjelaskan bahwa
kerelaan memaafkan orang yang telah menzaliminya adalah puncak
kesabaran dan keberanian. Kesempurnaan ‘iffah terlihat dengan kemauan
untuk tetap memberi pada orang yang terus berbuat kikir terhadapnya.
Sedangkan kesediaan untuk tetap menjalin silaturrahim terhadap orang yang
sudah memutuskan tali persaudaraan adalah wujud dari kesempurnaan ihsan.
(lihat: Mizanul ‘Amal). Sebaliknya, ciri-ciri jiwa yang sakit adalah kosongnya jiwa
dari keempat induk kesalehan di atas. Sakit jiwa bukan sekedar hilangnya akal
(gila), tetapi ia juga hilangnya ketaatan pada Sang Khalik.

Henri Shalahuddin
Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization
PhD Candidate Academy of Islamic Studies,
University of Malaya
Penulis juga Anggota Monash Indonesian Islamic Society (MIIS)
/ MUDIKA

/Mudika

Rasa persaudaraan timbul dari berbagi kasih. Lewat donor darah, dua
manusia yang tidak bersaudara akhirnya berbagi darah yang sama,
menjadi saudara dalam kasih. Hal inilah yang pada mulanya melandasi
Mudika Melbourne mengadakan acara Donor Darah yang pertama di
tahun 2009.

Setelah tiga tahun, Mudika pun sukses mengadakan donor darahnya


yang ketiga pada tanggal 13 Juni 2010 dan bertempatkan di Southbank
Donor Centre. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan ini
berikut hasil wawancara MUDIKA dengan Teresa dari seksi sosial dan Evan
sebagai salah satu pendonor tetap.

Q: Sejak kapan sih MUDIKA aktif dalam kegiatan donor darah?


T: Semenjak saya join Mudika, so far baru 3 kali (tahun 2009 dan 2010)

Q: Donor darah itu sama ga sih di seluruh dunia?


E: Hahah... jawabnya gampang-gampang susah. Donor Darah sih
harusnya di seluruh dunia itu mirip-mirip. Bedanya mungkin di jumlah darah
yang diambil, jangka waktu antar donor, sama mungkin kompensasi dari
donor darahnya sendiri. Untuk soal kompensasi, denger-denger sih ada
beberapa negara yang bayar para donornya; Untuk Australia sendiri
cukup dihibur dengan free food and drinks sama ada souvenir dari
redcross kalau kita sudah reach milestone tertentu (misalnya: 2 kali donor,
5 kali donor, 10 kali donor dan seterusnya).

Q: Donor plasma itu apa ya? Emangnya ada brapa jenis Donor Darah?
E: Donor darah itu kalau menurut situsnya redcross ada 3 jenis; full blood,
plasma dan platelet.
Full blood itu basically donor darah biasa - ga ada proses macem-
macemnya - seluruh komponen darah dikeluarkan dari tubuh, dan that’s
it.
Untuk plasma dan platelet (kalau ga salah jadi satu proses under plasma
donation), donasinya agak “spesial” karena ada proses ekstranya.
Plasma dan Platelet itu adalah salah satu dari beberapa komponen
darah. Plasma sendiri bisa dibuat jadi 16 produk berbeda yang berguna
banget, sementara platelet itu membentuk penggumpalan darah (blood
clotting).
Bedanya dari full blood, di donor plasma dan platelet, sel darah merahnya
dikembalikan lagi ke tubuh. Darah yang dikeluarkan dari badan difilter
lewat proses namanya apheresis untuk mengambil komponen yang
diperlukan, lalu sisanya dikirim kembali ke badan. Mungkin untuk lebih
lengkapnya bisa baca-baca di http://www.donateblood.com.au/

Q: Back to basic, misalkan saya mau donor, apa sih syarat atau persiapan
atau aturannya?
T: harus sehat bugar, berat badan min 45 kg, berumur 16 - 70 th, tidak ada
kelainan pada darah dan kesehatan. persiapannya makan yang cukup
dan minum 3-4 gelas sebelum mendonor.
E: Untuk plasma, darah harus lebih banyak minumnya karena lebih banyak
liquid yang dikeluarin dari badan. Memang in the end cairannya itu bakal
digantikan dengan saline, tapi minumnya ini untuk mencegah dehidrasi
selama proses. Untuk jeda waktu, ada macam-macam nih. Dari full blood
ke full blood, jangka waktunya 12 minggu. Dari plasma ke plasma jeda
waktunya 2 minggu saja. Dari plasma ke full blood juga sama 2 minggu,
sementara untuk dari full blood ke plasma perlu 4 minggu.

Q: Kenapa sih MUDIKA bisa kepikiran untuk buat kegiatan donor darah?
T: Banyak teman-teman Mudika belum pernah merasakan mendonor
darah itu seperti apa, kebanyakan dari mereka ke ingin tapi suka takut
sendirian dan akhirnya suka gak jadi. Akhirnya dengan beramai- ramai,
kita gak takut lagi dan semuanya enjoy!
Saya sendiri ngerasa kita sebagai anak muda sudah seharusnya berbagi
dan membantu sesama, apalagi sebagai anak muda Katolik, sure this will
make a good different dan melalui donor darah ini, diharapkan teman-
teman Mudika mendapatkan pengalaman baru yang tak terlupakan
dan merasa ikut peran serta membantu komunitas di Melbourne ini.

Q: Gimana sih reaksi para MUDIKANZ terhadap kegiatan ini?


T: Takut takut tapi mau.. kebanyakan dari mereka belum pernah donor
sebelumnya, tapi antusias sekali! Dan para pendonor reguler pun ikut
memompa semangat para new donors.

Q: Melihat reaksi dari pada MUDIKANZ, apakah kegiatan ini akan tetap
di-reguler-kan?
T: Akan menjadi kegiatan reguler dan diadakan tiap 3 bulan sekali. Selain
donor darah, kegiatan sosial Mudika lain nya adalah kunjungan dan
membantu di Kitchen Soup Missionary of Charity di Fitzroy.

Dina Budiarto
/ JELAJAH MELBOURNE

Advetorial

Phillip Island
Liburan Musim Dingin sudah datang! Pengen jalan-jalan keluar
kota, tapi harus naik pesawat? Mahal dong!
Bisa kok jalan-jalan refreshing ke tempat yang memiliki banyak
aktivititas seru tapi nggak jauh dari Melbourne. Dimana? Baca
terus liputannya..

Suka sama binatang? Suka sama udara segar dan


pemandangan indah? Berarti Phillip Island adalah tempat
rekreasi yang tepat buat kamu!
Pulau yang berjarak hanya 2 jam (naik mobil) dari Melbourne
CBD ini tidak perlu dijamah dengan perahu, karena sudah ada
jembatan besar yang menghubungkan Melbourne dengan Phillip
Island, hingga mempermudah akses kesana.

Phillip Island sangat terkenal dengan keanekaragaman


aktivitas yang dapat dilakukan di sini, seperti contohnya: Phillip
Island Chocolate Factory, Churcill Island Heritage Farm, Koala
Conservation Centre, A Maze ‘N Things, Nobbies Centre, dan
tentunya Penguins Parade. Satu hari tidak akan cukup untuk
menikmati semua aktivitas yang ada di pulau ini. Jika BUSET
punya waktu, ingin rasanya stay lebih lama di sana.

Serba Coklat
Perjalanan BUSET berawal dari Melbourne CBD menuju tujuan pertama,
yaitu Panny’s Phillip Island Chocolate Factory.. Begitu memasuki pabrik
coklat ini, para tamu akan langsung disuguhi berbagai macam jenis coklat
yang enak-enak sebagai free sample dari mereka.

Di tempat ini kita bisa melihat bagaimana cara mengolah biji kokoa
yang dipetik dari pohon hingga menjadi coklat yang lezat. Proses
edukasional ini juga memperlihatkan tahapan produksi coklat sampai cara
pembungkusannya.

Lalu ada juga Art Gallery dimana terdapat 12 ribu potong coklat mosaic
berbentuk Dame Edna Everage dan patung David karya Michelangelo
yang terbuat dari coklat setinggi 2 meter!

Setelah melihat coklat-coklat raksasa ini kita diajak untuk melihat miniatur
desa yang terbuat dari coklat pula, lengkap dengan keretanya! Yang lebih
mengesankan, ada Air Terjun Coklat (menggunakan 400 kg coklat cair
yang mengalir setiap 4 menit), Chocolate Carving Machine (tulis namamu
dengan coklat cair, lalu makan!) dan yang paling asyik adalah Panny’s
Amazing Chocolate Machine, dimana kamu bisa membuat coklat sendiri
dengan hanya menekan beberapa tombol dengan rasa yang aneh-aneh.

BUSET mencoba membuat Milk Chocolate dengan rasa stroberi dan


wasabi! Hasilnya? Weirdly fantastic!
Pokoknya perjalanan ke Panny’s Phillip Island Chocolate Factory sangat
penuh edukasi, interaktif dan juga imaginatif.
Pusat Binatang Lucu
Setelah puas melahap berbagai macam rasa coklat,
BUSET menuju tujuan selanjutnya, yaitu: Churchill
Island Heritage Farm. Tempat ini memiliki suasana
pedesaan yang sangat indah, kita bisa melihat padang
membentang, melihat ternak-ternak makan rumput di
dekat pantai dan bisa duduk menikmati makan siang
yang enak dengan teman, keluarga, atau pacar sambil
menikmati pemandangan menakjubkan di bawah langit
biru Churchill Island.

Puas menyantap makan siang, BUSET berjalan kaki


menuju ke sebuah peternakan dimana banyak sekali
kegiatan menarik yang bisa kita lihat dan lakukan.
Seperti contohnya: Naik Kereta Kuda satu putaran PHO
PH
HOTO
TO CAP
APTIO
TION:
N:
mengitari Churchill Island Heritage Farm dipandu oleh
kusir yang lihai dan kuda yang gagah, Animal nursing 1, 2:
(menyusui ternak, memberi makan anak ternak dan Permainan yang mendidik
lain-lain), Cow Milking (memerah susu sapi), Wallaby bersama binatang
(Melihat Wallaby langsung di habitatnya), Blacksmithing/
Pandai Besi (melihat seorang pandai besi membuat 3, 4:
sepatu kuda, pendatang bisa juga membuat Lucky Membuat coklat sendiri dengan
Horseshoe dengan ukiran nama hanya dengan $5 saja!), rasa sesuai selera
Sheep Shearing/ Mencukur Bulu Domba (Tahukah kamu
bahwa seorang Pencukur dapat mencukur bulu domba 5, 6:
sebanyak 120-180 domba per hari? Itu sama dengan 1,5 Bersantai bersama Koala yang
menit per domba !!) Sungguh mengesankan! sangat lucu

7, 8, 9:
Pemandangan indah Churchill

Koala Menggemaskan Island

10:
Lucky Horseshoe spesial untuk
Setelah bermain-main dengan para ternak BUSET
yang lucu-lucu, BUSET berangkat menuju
Koala Conservation Centre tak jauh dari sana.
Di Pusat Penangkaran Koala ini terdapat
kurang lebih 37 Koala yang berada di habitat
asli mereka. Koala-koala disini tidak diberi
makan oleh para petugas, jadi mereka
mencari makanan mereka sendiri, yaitu Daun
Eucalyptus/Kayu Putih.

Meskipun mereka hidup secara alami tanpa


bantuan para penjaga, tetapi habitat mereka
telah dilindungi dengan Pagar yang tinggi
untuk melindungi mereka dari binatang-
binatang liar yang berbahaya seperti ular,
anjing dan sebagainya.

Perjalanan BUSET mengitari Phillip Island belum


selesai sampai di sini saja! Masih banyak lagi
atraksi yang amat menarik yang akan BUSET
bagikan pada edisi mendatang.

Untuk sementara, bagi yang penasaran,


silahkan kunjungi situs penguins.org.au.

Ratna
Amazing Philli
p Island
GOLDEN
T IC K E T