Anda di halaman 1dari 5

Wanita Pintar Kurang Menikmati

Seks

Oleh:
TENGKU MUHAMMAD
ACEH PIDIE
2010
Wanita Pintar Kurang Menikmati Seks

Dari hasil survey online yang diadakan oleh sebuah Majalah life style di Jerman
dan dikutip oleh Majalah The Sun diketahui bahwa sebagian besar wanita karir sulit
mendapatkan kepuasan seks ketika berhubungan.
Survey ini diadakan secara online di Jerman. Dengan jumlah koresponden
sebanyak 2000 wanita dengan usia antara 18 sampai 49 tahun. Dari hasil survey diketahui
bahwa wanita dengan tingkat pendidikan yang rendah lebih bisa menikmati seks
ketimbang wanita yang berpendidikan tinggi. 62 % koresponden adalah wanita dengan
tingkat pendidikan tinggi mengaku tidak puas dengan kehidupan seks mereka. Dan hanya
32% koresponden dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah mengaku memiliki
masalah seks ketika berhubungan.
Apakah karena terlalu banyak berpikir membuat para wanita tersebut tidak bisa
menikmati kehidupan seks mereka?
Sumber : http://www.eramuslim.com
Baru-baru ini saya mendapat undangan pernikahan dari dua orang teman di dunia
cyber. Turut berbahagia membaca undangan yang menyiratkan rasa syukur dan bahagia
dari kedua orang teman saya itu. Barokallahu lak, wa baroka ‘alaik, wa jama’a
baynakumaa fil khoir…
Teringat kembali pertemuan saya dengan sang suami tercinta. Tak terasa sudah
lima tahun lamanya kami disatukan dalam keindahan ibadah yang bernama pernikahan
ini. Kami dipertemukan Allah dalam waktu yang sangat singkat, hanya sebulan, sebelum
akhirnya sepakat melangsungkan pernikahan. Padahal sebelumnya sama sekali tidak
saling kenal.
Salah seorang teman saya di atas malah sebaliknya. Bertahun-tahun mereka saling
kenal. Tak ada berita sedikitpun keduanya menjalin kasih sebelum itu. Tiba-tiba datang
undangan yang cukup mengejutkan hampir semua orang yang mengenalnya.judulnya
‘hubungan rahasia’ yang alhamdulillahnya diakhiri (atau diawali?) dengan pernikahan.
Jodoh oh jodoh… benar -benar rahasia Allah yang tidak terduga. Ada orang yang
sudah bertahun-tahun pacaran, tapi tak kunjung menikah, akhirnya malah menikah
dengan orang yang baru beberapa hari ditemui.
http://www.eramuslim.com/atk/oim/6827080708-jodoh.htm
Sumber : http://suryaningsih.wordpress.com

Beberapa hari yang lalu baru nonton sebuah film, walaupun filmnya
membosankan, tapi di situ ada suatu dialog yang cukup menarik perhatian saya. Begini
kira-kira bunyi frasenya, “Jika engkau benar-benar menginginkan sesuatu, sedemikian
inginnya sampai kau benar-benar merasakannya, maka ia akan nyaris menjadi kenyataan,
tinggal kau saja yang perlu sedikit usaha untuk mewujudkannya”.
Membaca sejarah dan kisah-kisah yang memiliki pelajaran, sungguh sangat
mengasyikkan. Saya baru tersadar ternyata memang jodoh itu di tangan Allah, meskipun
ada sedikit guyonan dari beberapa orang yang berkata bahwa, “Iya memang jodoh di
tangan Allah, tapi klo nggak kita ambil, ya dia akan tetap berada di tanganNya”. Benar
juga ya, tapi nggak seratus persen benar kok.
Dalam kisah Nabi Allah Musa AS, diceritakan bagaimana beliau mendapatkan
istrinya, yaitu berawal ketika beliau menolong wanita penggembala kambing untuk
menggiringkan kambing-kambingnya mendapatkan air minum saat beristirahat dari
pelarian dirinya. Ataupun kisah populer mengenai seorang jujur yang memakan buah
yang terhanyut di sungai, lalu karena ia merasa berdosa telah memakan buah yang bukan
miliknya, ia melaporkan kepada pemiliki kebun yang pada akhirnya malahan
menikahkannya dengan anaknya yang shalihah dan cantik. Bagaimanakah mungkin hal-
hal yang sepertinya tidak dimaksudkan untuk mendapatkan pasangan hidup malah bisa
mengarahkan diri menuju penemuan pasangan hidup yang terbaik? Itulah yang disebut
dengan jodoh.
http://suryaningsih.wordpress.com/2007/04/17/takkan-lari-jodoh-dikejar/

Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan
terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu
bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada
seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang "sempurna" bagi seseorang. Tapi
bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.
Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah
membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup
seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya
kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah
membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya...
Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan aku". Bukan "Kamu dimana sih?",
tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku ngerti kok". Bukan "Coba kamu
gak kayak gini", tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian
sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama,
kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat
sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi
kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan
memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak
banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang
lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang lebih
menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu, tapi cinta akan lebih menyakitkan
lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu
rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh
cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah
menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia
tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it" setahun lagi ataupun 10 tahun
lagi. Biarkan dia pergi...
Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang sopan atau tidak berkenang dihati
daudara dan mohon komentarnya, bila ada kesalahan biar kita pernaiki sama-sama. Saya
Cuma mengutip dari alamat-alamat yang tercantum dalam artikel ini………

Wallahu’alam bissawab….