P. 1
KOBEN 19

KOBEN 19

|Views: 442|Likes:
Dipublikasikan oleh Agun Djumhendi
Belajarlah ke Kota
Tangerang…” spontan pernyataan itu
meluncur dari bibir Agus R Wisas,
Anggota Komisi IV DPRD Propinsi
Banten kepada wartawan
mengungkapkan kekecewaannya
atas opini Wajar Dengan
Pengecualian (WDP) BPK-RI untuk
Laporan Keuangan Propinsi Banten,
akhir pekan keempat Juni 2010 di
Serang.
Belajarlah ke Kota
Tangerang…” spontan pernyataan itu
meluncur dari bibir Agus R Wisas,
Anggota Komisi IV DPRD Propinsi
Banten kepada wartawan
mengungkapkan kekecewaannya
atas opini Wajar Dengan
Pengecualian (WDP) BPK-RI untuk
Laporan Keuangan Propinsi Banten,
akhir pekan keempat Juni 2010 di
Serang.

More info:

Published by: Agun Djumhendi on Jul 03, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2012

pdf

text

original

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

TERBIT KAMIS 12 Halaman

MEMBANGUN MASYARAKAT BERAHKLAQUL KARIMAH
klik www.tangerangkota.go.id

Seluruh fraksi di DPRD Kota Tangerang (Fraksi Demokrat, Golkar, PKS, PDIP, Gerindra, PPP, PAN, dan Fraksi Nurani Bangsa) mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Walikota Tangerang atas raihan WTP tiga tahun berturutturut dan Anugerah Adipura
Disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang

222 Kota, Kabupaten & Propinsi se-Indonesia Studi Banding WTP Kota Tangerang
TANGERANG – “Belajarlah ke Kota Tangerang…” spontan pernyataan itu meluncur dari bibir Agus R Wisas, Anggota Komisi IV DPRD Propinsi Banten kepada wartawan mengungkapkan kekecewaannya atas opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) BPK-RI untuk Laporan Keuangan Propinsi Banten, akhir pekan keempat Juni 2010 di Serang.
“Gubernur jangan gengsi untuk belajar laporan keuangan kepada Wali kota Tangerang Wahidin Halim,” kata Agus, Jumat (25/6), seperti dikutip TEMPO Interaktif. Menurutnya, Walikota Tangerang sudah tiga kali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. “Sementara, Pemprov Banten sudah tiga kali mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK…” KOTA BENTENG menginformasikan sebenarnya kunjungan kerja pejabat eksekutif dan legislatif dari kota, kabupaten, dan propinsi se-Indonesia yang ingin mempelajari pelaporan keuangan terbaik Kota Tangerang sehingga tiga tahun berturut-turut meraih WTS, dalam 2,5 tahun sesaat Pemkot Tangerang meraih Opini WTP dari BPKRI, memang tercatat sangat banyak. Catatan Protokol Pemkot Tangerang di tahun 2008 tercatat 77 rombongan pejabat eksekutif dan legislatif dari kota, kabupaten dan propinsi seIndonesia berkunjung ke Kota Tangerang untuk mempelajari cara membuat laporan keuangan daerah terbaik. Lalu di tahun 2009 rombongan para pejabat se-Indonesia ini meningkat menjadi 121 kunjungan rombongan. Kemudian di tahun 2010 sampai Maret tercatat 24 rombongan pejabat se-Indonesia yang berkunjung. Jadi tak berlebihan bila rombongan pejabat Pemprop Banten melakukan kunjungan kerja mempelajari cara membuat laporan keuangan daerah terbaik ke Pemkot Tangerang, sesuai usulan Agus R Wisas. Pujian Fraksi DPRD Fraksi-fraksi di DPRD Kota Tangerang sendiri secara khusus pun menyampaikan

Walikota Tangerang H. Wahidin Halim, mendapat apresiasi dari para anggota DPRD Kota Tangerang atas berbagai prestasi yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Tangerang.*** pujian dan apresiasi setinggitingginya kepada Walikota Tangerang H. Wahidin Halim yang telah mempersembahkan prestasi gemilang di tahun 2010 ini kepada Kota Tangerang berupa Opini WTP sebagai penilaian terbaik BPK-RI atas Laporan Keuangan Daerah Kota Tangerang tiga tahun berturut-turut, yaitu tahun 2007, 2008, dan 2009. Pujian dan apresiasi itu terungkap dalam pembacaan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang saat Rapat Paripurna (bersambung ke Hal 11)

Slamet Kurniawan: Tak Ada Salah Saji Material
KEPALA Perwakilan BPKRI Propinsi Banten Slamet Kurniawan mengungkapkan BPK-RI menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemkot Tangerang atas pencapaian WTP tiga tahun berturut-turut (bersambung ke Hal 11)

Heru: Bukti Keberhasilan Kelola Keuangan
“RAIHAN WTP adalah bukti keberhasilan Pemkot Tangerang dalam mengelola keuangan terbaik tingkat nasional,” kata Heru Prasusi, Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang (bersambung ke Hal 11)

HM Bakri, Ketua Kadin, Beri Apresiasi
KETUA Kadin Kota Tangerang HAM Bakri memberi apresiasi terhadap Walikota H. Wahidin Halim atas prestasi tiga tahun berturut-turut raihan Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Kota Tangerang oleh BPKRI. (bersambung ke Hal 11)

Saiful Bahri: Mesti Jadi Contoh Daerah Lain
PIMPINAN Ponpes Saef Ed Daulah H. Saiful Bahri M Yakub mengatakan Kota Tangerang patut dijadikan tauladan bagi kota dan kabupaten di Indonesia terkait 3 tahun berturut-turut mendapat penilaian (bersambung ke Hal 11)

-2

KOTA KITA

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

Pemkot Tangerang Ajukan 8 Raperda kepada DPRD Kota Tangerang

Kota Sehat Perlu Kawasan Tanpa Rokok
TANGERANG – Menciptakan lingkungan Kota Tangerang yang sehat, Pemkot Tangerang mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok ke DPRD Kota Tangerang dalam rapat paripurna di gedung wakil rakyat itu, Senin (28/6).
Pengajuan Raperda ini sendiri beriringan dengan pengajuan 7 Raperda Kota Tangerang lainnya, di antaranya Raperda Pajak Daerah, Raperda Tata Ruang Wilayah, Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Raperda Restribusi Pelayanan Persampahan, Raperda Ijin Usaha Dagang, dan Raperda Toko Modern. KOTA BENTENG menginformasikan sebenarnya larangan merokok sudah mulai dilakukan Pemkot Tangerang di sejumlah fasilitas umum yang ada di Pusat pemerintahan Kota Tangerang sejak beberapa bulan lalu berdasar surat edaran Walikota Tangerang kepada pegawai negeri sipil di Kota Tangerang. Namun, larangan merokok yang dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan Kota Tangerang Sehat harus diatur dalam sebuah peraturan daerah sehingga bisa berlaku efektif kepada semua warga di kawasan-kawasan publik di Kota Tangerang. Tentu saja, pemberlakuan masih menunggu Raperda Kawasan Tanpa Rokok ini disahkan DPRD menjadi Perda dan disosialisasikan terlebih dahulu. Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang melalui juru bicaranya Hapipi menyatakan fraksinya menghargai upaya Pemkot dalam menyusun Raperda Kawasan Tanpa Rokok yang bermanfaat dalam membebaskan fasilitas-fasilitas publik seperti rumahsakit, kawasan pendidikan, mall jauh dari asap rokok. “Untuk itu, Fraksi Golkar meminta Pemkot untuk melakukan kajian yang mendalam sehingga Perda ini nantinya dapat betul-betul efektif,” katanya. Hal senada diuatarakan 6 fraksi DPRD Kota Tangerang lainnya. Mereka menilai dengan Perda Kawasan Tanpa Rokok, maka kawasan-kawasan publik menjadi terbebas dari racun asap rokok, yang pada gilirannya akan mampu menciptakan lingkungan sehat bag warga Kota Tangerang. Walikota H. Wahidin Halim sendiri dalam menerapkan larangan merokok di kantor pemerintahan dan lingkungan sekolah melalui surat edarannya telah berhasil menciptakan lingkungan kantor dan sekolah yang

sehat. Walikota memang sempat mengultimatum bila ada pegawai dan kalangan pendidik merokok di lingkungan kantor dan sekolah akan ditindaknya. Para pegawai dan kalangan pendidik sendiri memang menyadari kebiasaan merokok adalah tidak me-

nyehatkan dan cenderung pemborosan, sebab itu larangan merokok kepada mereka dipatuhi. Kini, pemkot berupaya agar kebiasaan buruk merokok pun bisa diperluas sampai ke lingkungan RS, pusat perbelanjaan, dan kawasan publik lainnya. (imron)

Pelaksana Konstruksi Dihimbau Jangan Gaptek
PUSPEM - Walikota Tangerang H. Wahidin Halim meminta agar seluruh perusahaan perusahaan jasa konsultan dan jasa konstruksi sebagai rekanan pemerintah agar terus mengembangkan profesionalisme seiring dengan kemajuan teknologi saat ini. Hal ini diimplementasikan dalam program LPSE yang telah diterapkan Pemkot Tangerang. Diharapkan seluruh rekanan dapat mengikuti sistem tersebut sehingga perencanaan program Pemkot akan semakin transparan dan cepat. Hal tersebut disampaikan Walikota pada acara pembinaan penyedia jasa konstruksi Kota Tangerang bertempat di ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (24/6). Dalam kesempatan itu WH pun berpesan kepada para rekanan agar dapat menyediakan ruang terbuka hijau dan juga menyediakan pohon. Hal itu dilakukan dalam upaya mendukung program Pemkot Tangerang untuk membuat Kota Tangerang Kota yang hijau. Dalam laporannya Asisten II Bidang Ekbang Kesmas A.Lutfi melaporkan bahwa kegiatan pembinaan penyedia jasa konsultan dan kontraktor diikuti oleh sekitar 61 perusahaan. Lutfi menyatakan bahwa pembinaan ini dilakukan bagi perusahaan yang telah terikat kontrak dengan Pemkot Tangerang. Pem-

WH: Laporan Keuangan Dibuat Bendahara dengan Tanggung-jawab
PUSPEM - Walikota H. Wahidin Halim menyatakan Bimbingan Teknis Keuangan di Lingkungan Pemkot Tangerang dilakukan sebagai upaya penataan keuangan agar lebih baik dan dapat dijadikan sarana meningkatkan kompetensi seluruh pelaksana keuangan. Hal tersebut disampaikan walikota saat membuka acara B imbingan Teknis Penatausahaan dan Akuntansi Keuangan bertempat di ruang Akhlakul Karimah Gedung Puspem Kota Tangerang, Rabu (30/ 6). “Pengelolaan dan laporan keuangan di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus disajikan oleh seorang bendahara keuangan secara penuh tanggung jawab dan bersungguh-sungguh berdasarkan prosedur dan standar akuntansi keuangan daerah.” Hal tersebut, kata walikota, dilakukan dalam rangka menciptakan laporan keuangan yang transparan seperti yang selama ini dilaksanakan Pemkot Tangerang. Untuk itu sebagai seorang bendahara keuangan harus bekerja secara independen dan bebas dari intervensi-intervensi pihak lain. “Laporan yang disajikan oleh seorang bendahara keuangan pun harus berdasarkan kelengkapan-kelengkapan dokumen yang diperlukan.” Walikota menambahkan bahwa bintek keuangan dapat menghasilkan atau memberikan hasil (outcome) dan keuntungan (benefit) di setiap SKPD dan seorang bendahara keuangan dapat menyajikan laporan keuangannya tepat waktu. Lalu walikota meminta kepada seluruh kepala SKPD agar dapat memahami seluruh prosedur dan teknis laporan keuangan karena hal itu diperlukan dalam rangka meneliti dan memeriksa laporan yang telah disajikan oleh seorang bendahara keuangan. Sementara Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Tangrang H. Muhtarom melaporkan bimbingan teknis penatausahaan dan akuntasi keuangan daerah diikuti 90 kasubag keuangan SKPD dan 49 staf bendahara keuangan. Kegiatan berlangsung 30 Juni-2 Juli 2010. (imron)

binaan terus akan dilakukan di awal pekerjaan, pertengahan pekerjaan dan

akhir pekerjaan. Sehingga hasil akhir proyek terkait sesuai dengan ketentuan

dan spesifikasi yang ada dan dapat memenuhi harapan masyarakat. (imron)

IIS DPRD Kab. Lombok Barat Kunjungi Kota Tangerang
TANGERANG - Kabar tentang perkembangan dan kemajuan Kota Tangerang ternyata sampai juga terdengar ke Kabupaten Lombok Barat, Propinsi NTB. Raihan prestasi tingkat nasional seperti Adipura dan penghargaan WTP yang diperoleh Kota Tangerang membuat Ikatan Istri Suara Rakyat (IIS) dari DPRD Kabupaten Lombok Barat sengaja berkunjung untuk melakukan studi banding ke Kota Tangerang, Senin (28/ 6). Rombongan diterima oleh Ketua Ikatan Istri Anggota DPRD Kota Tangerang Ny. Herry Rumawatine didampingi Wakil Ketua Hj. Ulfah Karnadi di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Tangerang Jl. Satria Sudirman. Dalam sambutannya Ketua Rombongan IIS menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan studi banding ini di antaranya adalah ingin mengetahui secara langsung tentang Kota Tangerang yang sukses meraih berbagai penghargaan nasional. Lalu Hj. Ulfah Karnadi pun menggambarkan tentang Kota Tangerang secara keseluruhan di antaranya jumlah penduduk, pembangunan ratusan sekolah, program 1.000 Posyandu dan berbagai informasi terkait kemajuan kota. “Mereka mengaku mendengar kesuksesan Kota Tangerang dari suami mereka para Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat yang mengatakan bahwa Kota Tangerang itu hebat,” kata Hj. Ulfah. (imron)

MANAJEMEN Akhlaqul Karimah

Mensyukuri Ni’mat Allah
Oleh: H. Ahmad Chairudin
KADANG-KADANG ada sebagian orang menilai bahwa ni’mat dari Allah itu bentuknya hanya berupa uang, harta, jabatan dan lain sebagainya. Hal ini sudah tentu kalau kita lihat melalui kacamata agama Islam tdaklah benar, sebab ni’mat atau rizki yang diberikan Allah tidak dalam bentuk harta. Pertama kita lihat ni’mat jasmani yang sempurna, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qun’an yang artinya :’’sesungguhnya Allah menciptakan manusia

dalam bentuk yang sempurna’’. Dari fisik yang diberikan Allah sudah merupakan kenikmatan sendiri. Contohnya kalau

kita sebagai orang tua, kemudian istrinya melahirkan , maka bisanya kita akan bertanya kepada bidan, apakah bayinya sempurna atau tidak. Bila ketahuan sempurna, betapa bahagianya hati orang tua. Kemudaian kita waktu baru dilahirkan dalam keadaan telanjang dan tidak tahu apa-apa, belum bisa mendengar, melihat dan belum memiliki akal. Setelah beberapa waktu lamanya, maka Allah berikan penglihatan, pendengaran dan akal. Semua itu merupakan anugrah, merupakan ni’mat dari Alllah yang tentunya harus kita syukuri. Selain hal di atas sehat pun merupakan ni’mat yang tidak bisa dinilai dengan uang seberapapun

besarnya. Kalau badan kita sehat makan saja bebas, mau makan sate kambing, jengkol, pete dan lainlainnya bebas tidak ada yang dikhawatirkan. Sebaliknya kalau sakit biar dia orang kaya, maka seperti orang yang miskin saja. Oleh karena itu ni’at sehat ini harus disyukuriu sebab yang mambuat kita sehat itu adalah Allah subhanahuwata’ala, bukan dokter dan lain sebagainya. Bagaimana kita mensyukuri ni’mat Allah itu tidak cukup mengucapkan Alhamdulillah, tapi kita harus mau menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangan Allah. Belum ni’mat lain seperti udara yang kita hirup, air harta dan macam-macam ni’mat lain yang bersifat kebendaan.

Kemudian dalam arti yang luas, kita sebagai bangsa Indonesia dberi ni’mat yang luar biasa, tanah yang subur, lautan dengan penuh kekayaan, namun sayang secara umum bangsa Indonsesia tidak bersyukur kepada Allah, bahkan banyak yang maksiat kepada Allah. Akibatnya kita lihat dimanamana musibah banjir, longsor, angin puting beliung, berbagai penyakit muncul, itu karena disebabkan kita sebagai bangsa Indonesia tidak bersyukur, tentunya kita masih ingat akan firman Allah yang artinya: ‘’ bila kita bersyukur, maka Allah akan tambah ni’atku, tapi bila tidak beryukur, maka adzab ku sangat pedih’’. Mudah-mudahan Allah selalu melindungi kita.***

NOMOR TELEPHON PENTING…. !!!
Laporkan segala kejadian di wilayah anda melalui SMS Gateway Kota Tangerang ke Nomor 45505050

POLRES TANGERANG PEMADAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT UMUM PMI Unit Transfusi Darah MOBIL JENAZAH GANGGUAN PLN PDAM KOTA TANGERANG

5523160 - 5523003 5582144 – 55769069 55768368 5523507 – 5512948 5513709 5531310 5534067 - 55771508 5527306 5587234 - 98220163

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

KOTA KITA

3Siap Ditertibkan Perusahaan Tak ber-IMB & Langgar Sempadan
PUSPEM - Tindakan tegas berupa penghentian kegiatan perusahaan siap diterapkan Pemkot Tangerang kepada perusahaan yang tidak memiliki IMB dan melanggar garis sempadan jalan (GSJ), garis sempadan sungai (GSS), atau melanggar peraturan lainnya. Demikian rekomendasi Rapat Koordinasi Pimpinan Pemkot Tangerang yang dipimpin Asisten Tata Pemerintahan Pemkot Tangerang H. Rahmat Hadis bersama Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH), Satpol PP, Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), Bagian Hukum, perwakilan kecamatan, dan kelurahan di ruang Rapat BPPT Gedung Puspem, Jumat (25/6). Dalam rapat itupun dibahas tindak-lanjut hasil pantauan dan inventarisasi lapangan yang dilakukan dinas terkait, di antaranya didapati 27 bangunan perusahaan belum memiliki IMB dan 49 bangunan perusahaan melanggar garis sepadan. Selain itu ada dua perusahaan yang saat ini dibawah pengawasan BPLH, yaitu perusahaan pencelupan celana jeans CV CC yang disinyalir membuang limbah tanpa ijin sehingga mengganggu masyarakat sekitar dan telah mendapat surat peringatan 1 dan bengkel pembuatan pagar besi CV KL yang melanggar garis sempadan, tidak memiliki IMB, menyalahi peruntukan bangunan, dan menimbulkan polusi. “Perusahaan-perusahaan itu perlu diberikan shock therapy sebagai pelajaran bagi perusahaan-perusahaan lain, sehingga ke depannya perusahan-perusahaan lain lebih memperhatikan kelestarian lingkungan,”ujar Rahmat Hadis. (imron)

Disampaikan Kepala BPLH Hj. Roostiwie dalam Bintek PPLH

Setiap Perusahaan Wajib IPAL
TANGERANG - Seiring tekad Pemkot Tangerang mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, sehat dan nyaman, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang menggelar Bimbingan Teknis Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Bintek PPLH) bagi Perusahaan di Meeting Hall Pondok Selera 2, Selasa (29/6).
Kepala BPLH Kota Tangerang Hj. Roostiwie saat membuka acara bintek yang diikuti 30 perwakilan perusahaan itu, mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan tindakan persuasif dan preventif, serta pendekatan teknologi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. “Produk bersih dan ramah lingkungan ini untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.” Sebab itu, Roostiwie membahkan agar ke-30 perusahaan terdiri dari perusahaan produksi makanan, karton box, pharmasi, tekstil, keramik, serta rumah sakit, harus berupaya mengikuti pencerahan terkait diterapkannya UU No. 32/2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berdasarkan UU ini, kata dia, ditekankan setiap perusahaan harus memiliki instalasi pengolahan limbah

(IPAL). Sanksi hukumnya sangat berat bagi yang tidak mematuhi aturan ini. Hal ini juga sejalan dengan Perda No. 2 Tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup. Untuk itu, semua

komponen termasuk pelaku industri mempunyai kewajiban dan tanggung jawab terhadap perubahan lingkungan. “Masyarakat saat ini sangat responsif terhadap perubahan lingkungan se-

kitar. Termasuk dalam skala kecil seperti perubahan warna air selokan,” ujar Roostiwie sambil menekankan bahwa hal ini tentu saja harus dicermati secara bijak dan menjadi tanggung jawab bersama. (imron)

30 Perusahaan Sepakati Jaga LH IPAL Jadi Syarat Terbitnya IPLC
TANGERANG – Menindaklanjuti komitmen Pemkot Tangerang untuk menciptakan Kota Tangerang yang berwawasan lingkungan hidup, sebanyak 30 perwakilan perusahaan peserta Bintek PPLH pun menandatangani Kesepakatan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup. Mereka sepakat untuk bersamasama menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan seiring dengan komitmen Pemkot Tangerang. Diharapkan dengan kesepakatan itu, bukan hanya 30 perusahaan saja yang mau lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup, tetapi perusahaan-perusahaan lainnya. Toh, perundang-undangan dan peraturan daerahnya telah siap untuk menjaga pelestarian lingkungan tersebut. (imron) TANGERANG - Terkait pentingnya IPAL, maka mulai tahun 2010 setiap perusahaan yang akan mengurus ijin pembuangan limbah cair (IPLC) harus terlebih dahulu memenuhi persyaratan kepemilikan IPAL. “Kalau IPAL-nya nggak bagus, tidak bisa dikeluarkan IPLC-nya,” tegas Agus Prasetyo, Kepala Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan BPLH Kota Tangerang, Selasa (29/6). Ditambahkan kepemilikan IPAL perusahaan pun kini mulai ditingkatkan standar pengukurannya, bukan hanya dengan mengukur debit volume limbahnya saja, tetapi lebih detil mencakup jenis limbah dan indeks badan penerima limbah. (imron)

H. Rahmat Hadis

Gapokwan Batujaya Panen Perdana Sayuran Bibit Distanak
BATUCEPER – Panen pertama telah dinikmati Gabungan Kelompok Wanita Tani (Gapokwan) Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, setelah mendapat bantuan bibit dan pupuk dari Dinas Petanian Kota Tangerang. “Panen Kangkung, Bayam dan Cesim, masing-masing 20 kg dibagikan saja kepada anggota dan kader PKK,” kata Hj. Ratna, Kasie Pemerintahan Kelurahan Batujaya, Selasa (29/6). Dijelaskannya lahan seluas setengah hektar milik H. Abbas di wilayah RT 01/06 telah disewa sebagai percobaan tanam oleh 15 anggota Gapokwan Batu Jaya. “Hasil ini menjadi motivasi anggota Gapokwan untuk terus membudayakan kebiasaan bertani.” Waktu tanam hingga panen dengan menggunakan pupuk kompos organik ternyata lebih cepat dari yang diperkirakan. “Biasanya 20 hari baru bisa dipanen, ternyata baru 15 hari kami sudah bisa memanennya.”(irfan)

Urus Akta Kependudukan Jangan Pakai Calo
TANGERANG - Kepala Bidang Catatan Sipil Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Abdulrahman menghimbau warga yang akan mengurus akta kependudukan tidak perlu menggunakan jasa calo sehingga pengurusannya menelan biaya cukup besar. “Mengurus melalui calo pun waktunya pun tidak ada kepastiannya,” katanya, belum lama ini. “Lebih baik datang sendiri ke pusat pelayanan, sehingga biaya yang dikeluarkan lebih murah sesua ketentuan dan waktunya relatif cepat,” tambahnya. Saat ini Disdukcapil terus mensosialisasikan pengurusan akta kependudukan ke kecamatankecamatan yang ada di Kota Tangerang. ‘’Untuk sementara ini kita telah melakukan sosialisasi di 5 kecamatan. Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat dapat memahami pelayanan yang sesungguhnya,” kata Abdurrahman. Sementara Mulyanto, Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Disdukcapil, menjelaskan saat ini pihaknya tengah memberi dispensasi terhadap akta kelahiran dan KTP secara mudah. Untuk akta kelahiran dibawah tahun 2006 dapat dilakukan di Kantor Dukcapil, jika kelahiran di atas tahun 2006 maka prosesnya dapat dilakukan di pengadilan. (imron)

Apel Jatiuwung Ajang Penyampaian Informasi
JATIUWUNG – Setiap harinya bagi para staf di Kecamatan Jatiuwung menjadi kewajiban untuk mengikuti apel pagi yang dipimpin camat atau sekretaris kecamatan (sekcam) di halaman kantor kecamatan itu. Dalam apel inilah biasanya Camat Dahlan atau Sekcam Agus Henra memang banyak menyampaikan informasi terkini tentang kebijakan Pemkot Tangerang ataupun program Kecamatan Jatiuwung. Sehingga tentu saja staf yang tak mengikuti apel akan ketinggalan informasi. Misalnya apel Kamis (24/6) pagi, Camat Dahlan yang memimpin apel menerangkan meskipun penilaian Adipura telah selesai, bukan berarti pelaksanaan K-3 tidak lagi dilaksanakan di Jatiuwung. “Telah menjadi kebijakan kecamatan kegiatan K-3 terus dilakukan dengan tujuan menciptakan budaya bersih.” Sebab itu, camat mengharapkan agar aparatur Kecamatan Jatiuwung untuk tetap menggelar K-3, termasuk merembeskan dan mengajak warga Jatiuwung untuk tetap menjaga K-3 di wilayahnya masing-masing. Lalu disinggung pula soal upaya penagihan PBB. Jika tahun lalu Jatiuwung mendapat penghargaan karena lunas PPBB cepat, tahun lalu kurang bagus. Sebab itu, tim penagih PBB agar meningkatkan kinerjanya. Diingatkan pula agar para lurah terus mengontrol daerahdaerah rawan banjir, jangan sampai banjir menyengsarakan warga. (wawan)

Gapokwan Batu Jaya ketika menanam bibit di lahan mereka. (irfan)

Kelurahan Peduli Informasi
LARANGAN – Bagi Dasuki (35 tahun), pegawai honorer Pemkot Tangerang yang bertugas di Kantor Kelurahan Larangan Selatan (LS), pendistribusian mingguan KOTA BENTENG menjadi salah satu yang harus segera dilakukannya. “Karena koran ini ditunggu-tunggu para pengurus RT-RW di Larangan Selatan,” katanya, Kamis (24/6). Sebab itu, ketika koran itu datang ke kantor kelurahan, dia

KOTA BENTENG Ditunggu RT/RW LS
beri pesan agar koran bisa disampaikan kepada orangnya.” Sebab itu, dia akan merasa prihatin bila ada kelurahan yang tidak tanggap mendistribusikan koran KOTA BENTENG ke RT/ RW. Sikap itu, kata dia, secara tidak langsung telah menghambat informasi. “Sesibuk-sibuknya kita kalau menganggap pekerjaan mengantarkan koran ini amanah, maka kita harus menyampaikanya...” tuturnya mantap. (iwan)

yang dipercaya lurah untuk mendistribusikannya segera mengirimkannya kembali ke para pengurus RT/RW. Menurutnya pengurus RT/RW di wilayahnya kebanyakan orang-orang sibuk karena bekerja di lokasi yang jauh, namun mereka membutuhkan informasi Kota Tangerang lewat koran KOTA BENTENG. “Saya usahakan mengirim koran ke rumah RT/RW, bila orangnya tidak ada di tempat, maka saya

Dasuki tengah mengantarkan koran KOTA BENTENG ke rumah pengurus RT/RW di Larangan Selatan. (iwan)

-4

POLITIKA

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

Fraksi DPRD Dukung Program Majukan Tangerang
TANGERANG – Fraksi-fraksi di DPRD Kota Tangerang menyatakan dukungannya pada program-program pembangunan yang digelontorkan Pemkot Tangerang, semisal program penataan daerah sempadan sungai, peningkatan dunia pendidikan, dan pembinaan olahraga generasi muda.
Dukungan itu terungkap dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Tangerang tentang Penyampaian 8 Raperda Kota Tangerang di Gedung DPPRD Kota Tangerang, Senin (28/ 6). Misalnya Fraksi Demokrat DPRD Kota Tangerang menyatakan dukungannya pada upaya Pemkot Tangerang dalam penataan daerah sepadan sungai dan penataan ruang terbuka hijau (RTH) karena hal ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat luas dalam terciptanya lingkungan yang bersih dan nyaman. Sedangkan Fraksi PKS, Gerindra, dan PPP DPRD Kota Tangerang menyatakan apresiasi dan selamat atas prestasi para atlet pelajar Kota Tangerang yang baru saja meraih gelar juara umum pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) V Banten 2010. Prestasi ini harus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, kata mereka. Bahkan mereka pun merespon positif bila nantinya Stadion Benteng dan Lapangan A Yani telah diserahkan ke Pemkot Tangerang maka kedua fasilitas olaharaga itu bisa dikembangkan menjadi fasilitas peningkatan pembinaan olahraga kalangan pelajar. Lalu seluruh fraksi DPRD pun sepakat agar dunia pendidikan Kota Tangerang yang telah menjadi terbaik di Propinsi Banten bisa terus dipertahankan. Mereka mendukung upaya Pemkot Tangerang dalam program peningkatan kualitas pendidikan daerah, melalui peningkatan saranaprasarana serta kualitas sumber daya pengajarnya. (imron)

Apresiasi dan Dinamika Warga

Warga RW 06 Jatake Gelar PSN
JATIUWUNG – Penyemprotan lingkungan sebagai upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) aedes agepty penyebab penyakit DBD di lingkungan RW 06 Kelurahan Jatake, Kecamatan Jatiuwung, pun dilakukan warga, Minggu ( 27/6) Rahman, Staf Bina Wulayah Kelurahan Jatake, menjelaskan pelaksanaan penyemprotan ini dilaksanakan warga bersama puskesmas sehubungan ada 4 warga terpaksa dirawat di rumahsakit karena dinyatakan terjangkit DBD. “Informasi itu didapat dari petugas Puskesmas.” Sularso, Ketua RW 06 Jatake, mengutarakan kekhawatiran warga terhadap penyakit tersebut langsung diterima dan di hari Minggu dilakukan penyemprotan wilayah. “Kami senang Puskesmas Jatiuwung tanggap dalam menangani pemasalahan DBD.” (wawan)

Warga Pasar Baru Pasang Spanduk Dukung WH
KARAWACI – Antusias warga Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci, untuk mendukung WH – sapaan akrab H. Wahidin Halim, Walikota Tangerang – menjadi Gubernur Banten diwujudkan dengan memasang spanduk bertuliskan, “Hanya Satu Kata yang Dapat Terucap Wahidin Halim Pilihanku.”
Fajar, salah satu tokoh Pasar Baru, Senin (28/6), mengutarakan warga Pasar Baru memang percaya dengan kepemimpinan WH. Jadi bila WH diusung menjadi Gubernur Banten, maka Banten akan menjadi maju. “Bila kemajuan telah dicapai di Kota Tangerang, ya Banten pun harus dimajukan…” Kemajuan dimaksud adalah kemajuan pembangunan fisik, kemajuan perekonomian, kemajuan pendidikan, kemajuan kesehatan, bahkan kemajuan akhlak masyarakat. Bila selama ini hanya warga Kota Tangerang saja yang berbangga dengan kemajuan yang telah dicapai, maka kemajuan itupun harus dinikmati warga Banten dengan WH jadi gubernurnya. Sebab itu, maka tak segan-segan warga Pasar

Didata Pemilikan KTP di Kelurahan Jatake
JATIUWUNG – Menindak-lanjuti UU 23/2006 tentang Tata-tertib Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang menggelar pendataan penduduk secara pintu ke pintu di sejumlah wilayah di Jatiuwung. Salah satu kegiatan pendataan itu dilakukan petugas dengan meminta diperlihatkan kepemilikan KTP setiap warga di sejumlah lokasi di Kelurahan Jatake, kata Hasdani Samsuri, Kasi Tapem Kelurahan Jatake, Selasa (29/6). Dijelaskan warga yang kedapatan tak memiliki KTP diperintahkan untuk membuat surat pernyataan di atas materai untuk segera membuat KTP Kota Tangerang, dengan melampirkan surat pindah dari daerah asalnya. (wawan)

Baru pun memasang spanduk di dinding sebuah rumah warga. “Harga mati

bagi kami untuk mendukung WH jadi Gubernur Banten,” hampir serentak

lima warga berteriak saat difoto di dekat spanduk itu. (wawan)

Perda Antimaksiat Perlu Diterapkan di Banten
CIPONDOH – Dukungan terhadap WH menjadi Gubernur Banten pun datang dari Puding Syahputra, Ketua RT 01/02 Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh. Harapan agar WH nantinya dapat menerapkan Perda Antimaksiat di Propinsi Puding Syahputra Banten, karena Perda Pelarangan Pelacuran dan Perda Pelarangan Miras terbukti telah mampu menjaga moral masyarakat. “Jika WH jadi gubernur, moral warga Banten pasti akan dijaga pula,” katanya, Kamis (24/6). Masalah Miras dijelaskannya sangat dekat sekali dengan masalah Narkoba, sehingga Perda ini menjadi kebijakan yang tepat mengatasi Narkoba di wilayahnya. “Dulu kami kesulitan untuk menertibkan warga, sekarang sudah ada payung hukumnya sehingga kami punya alasan untuk itu.” (irfan)

WH Pantas Jadi Gubernur Banten
LARANGAN – Walikota H. Wahidin Halim merupakan pemimpin peduli rakyat dan lingkungan. Kepeduliannya itu dibuktikan dalam program Kartu Multi Guna bagi warga miskin dan penegakan K-3. Demikian dikatakan H. Imam Budi, tokoh H. Imam Budi masyarakat Kelurahan Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan, ketika mengungkapkan pendapatnya, Rabu (30/ 6). “Lewat program tersebut, warga pun sehat dan lingkungan bersih serta indah,” kata Imam yang juga Ketua DKM Al Muhajirin. Sebab itu, lanjutnya, atas keberhasilan programnya itu Kota Tangerang banyak meraih prestasi seperti yang terbaru yaitu Adipura dan WTP. Di sisi lain menurutnya atas keberhasilan itu merupakan nila plus bagi WH sehingga pantas menjadi Gubernur Banten. (iwan)

WH Jadi Gubernur, Pemuda Banten Jadi Maju
LARANGAN – Walikota H. Wahidin Halim dikenal sebagai pemimpin yang agamis dan gemar membangun untuk kepentingan rakyat. Ternyata diapun merupakan sosok pemimpin yang peduli kaum muda. Demikian dikatakan Syamsul Karmala, SekSyamsul Karmala retaris Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Larangan, Senin (28/ 6). “Banyak yang telah dilakukan WH untuk generasi muda. Salah satunya yang terkini akan dibangun GOR di setiap kecamatan.” Dengan ketersediaan GOR di tiap wilayah, maka kreatifitas anak muda pun bisa terbangun. “Ini patut disyukuri.” Sebab itu, lanjut Samsul, kepedulian WH terhadap kaum muda merupakan poin plus untuk maju sebagai Gubernur Banten. “Diharapkan dengan WH menjadi gubernur maka generasi muda di Banten pun bisa lebih baik,” tuturnya. (iwan)

Petugas SP 2010 Kelurahan Sukasari berfoto bersama. (vanessa)

Syukuran Digelar Petugas SP 2010 Sukasari
TANGERANG – Selesai mengerjakan tugas mendata penduduk se-Kelurahan Sukasari, pembubaran kegiatannya digelar dengan syukuran yang dihadiri 36 petugas sensus beserta para ketua tim sensus, Kamis (24/6) di Rumah Makan Saung Kemala Sari, Neglasari. Perwakilan Ketua Tim Fachrurodji dan Hariyana menyampaikan kesan dan pesan selama bertugas menjadi petugas sensus penduduk di kelurahan itu, di mana suka-duka yang telah dialami menjadi bekal pengalaman hidup. Koordinator Lapangan SP 2010 Sukasari Mintarsih menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang baik yang telah dilakukan seluruh petugas sensus. “Pendataan telah dilaksanakan dengan benar dan sesuai aturan.” (vanessa)

Dukung WH, Sajak pun Dibuat Ketua RT
KARAWACI – Saking antusiasnya, Aan seorang Ketua RT 03/05 di Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci mendukung WH menjadi Gubernur Banten, maka dia pun membuatkan sajak tentang WH. Inilah sajaknya: “Ingat Kota Adipura yang tentram Damai tanpa gejolak dan maksiat… Ingat Kota Tangerang Ingat Wahidin Halim Ingat majunya pembangunan sarana infrastruktur dan lain-lain Pasti ingat Wahidin Halim. Aan menuturkan WH memang layak menjadi nomor satu di Banten, sebab memiliki visi-misi yang jelas dengan target sasaran pembangunan yang terukur dan maju. WH pemimpin yang transparan, akuntable, dan good governance, yang telah dibuktikan selama memimpin Kota Tange rang. “WH pun mampu memberdayakan sumberdaya yang ada,” katanya. Sebab itu, dalam pemilihan Gubernur Banten nanti sangat WH menjadi Gubernur Banten yang baru. “Insya Allah dipimpin WH nanti masyarakat Banten bisa lebih maju lagi dari

Aan yang sekarang,” tuturnya semangat. (vanessa)

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

BUDAYA BERSIH

54 Gerobak Sampah bagi 4 RT Kelapa Indah
TANGERANG – Sebanyak sampah tersebut, yaitu 4 gerobak sampah banlingkungan RT 01/05, RT tuan PNPM (Program 03/05, RT 04/05, dan RT 02/06. Nasional Pemberdayaan “Keempat lingkungan Masyarakat) siap diberikan ini memang sudah lama kepada 4 lingkungan RT/ RW Kelurahan Kelapa membutuhkan sarana Indah, Kecamatan Tagerobak sampah untuk pengangkutan sampah ngerang. dari rumanhtangga ke Madi Mulyadi, Anggota TPS,” katanya. Terkai t BKM Adil Sejahtera Kelurahan Kelapa Indah, bantuan itu, diharapkan Madi Mulyadi Kamis (24/6), menjepengangkutan sampah di laskan ada 4 lingkungan RT/RW yang empat lingkungan itu bisa lebih baik membutuhkan bantuan gerobak lagi. (vanessa)

Suasana tasyakuran terkait perolehan Anugerah Adipura di Masjid Ibadillahisholihin. (iwan)

Warga RW 07 Sukarasa Rutin Bebersih
TANGERANG – Kebersihan “Di musim hujan seperti saluran air di lingkungan sekarang ini, bila saluran air RW 07 Kelurahan Sukatidak dibersihkan akan rasa, Kecamatan Tangemudah terjadi genangan. rang terus dipelihara keJadi kita perlu seringbersihannya oleh warga sering mengecek saluran agar tidak mampet dan agar tidak mampet,” tumengakibatkan banjir lingturnya. kungan di musim hujan. Terkai t penyempurSekkel Sukarasa Azizar, naan saluran air di lingJumat (25/6), menjelaskan kungan itu, pihak kesaat ini warga di lingkungan lurahan pun telah meAzizar RW 07 terus rutin mengngusulkan rehabilitasi gelar kerjabakti membersihkan saluran saluran air di sana dalam Musrenbang air setiap seminggu sekali. Kegiatan itu 2009 lalu. “Mudah-mudahan bisa bisa melibatkan puluhan warga. segera terealisasi,” harapnya. (vanessa)

Ratusan Warga Karang Timur Tasyakuran Adipura
KARANG TENGAH – Sedikitnya 200 warga Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, menggelar tasyakuran raihan Anugerah Adipura di Masjid Ibadillaisholihin, Jumat (25/ 6) malam.
Kegiatan tasyakuran yang digabung dengan acara Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW itu dihadiri Camat Karang Tengah Herman Suwarman, Kapolsek Ciledug AKP Kemidjo, Danramil Ciledug serta para pengurus MUI Kecamatan Karang Tengah yang juga sebagai penyelenggara dengan pengurus DKM Masjid Ibadillahisholihin. Kegiatan tasyakuran diisi dengan dzikir, pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, dan siraman rohani dari KH Musfik Amrullah. Herman Suwarman dalam sambutannya, mengatakan keberhasilan Pemkot Tangerang meraih Adipura karena keberhasilan warga juga. Keberhasilan ini jangan dijadikan ria, namun mesti dijadikan motivasi dalam menambah semangat menciptakan budaya bersih. “Masih banyak pekerjaan dalam penegakan K-3 yang harus didukungan warga. Di sisi lain atas keberhasilan meraih Adipura memang patut disyukuri,” katanya. Amin Munawar, Ketua MUI Kecamatan Karang Tengah, mengatakan pengurus MUI setiap dua bulan rutin menggelar pengajian yang dilakukan secara berkeliling dari masjid ke masjid. Kebetulan kegiatan saat ini digabung dengan tasyakuran dan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhamad SAW. “Alhamdulilah dalam kegiatannya banyak yang mendukung dan semoga syiar islam pun lebih menggema.” Sementara HM Suryadi Syarif, Ketua DKM Masjid Ibadillahisholihin, mengungkapkan rasa gembiranya karena masjidnya bisa dimakmurkan lewat kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin, isra miraj dan juga tasyakuran Adipura. (iwan)

BPLH Cek Kebersihan Udara Kota Tangerang
CIPONDOH – Udara lingkungan RW 06 Perumahan Cipondoh Indah di cek kebersihannya oleh Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Tangerang dalam rangakaian terakhir pengecekkan kebersihan udara se-Kota Tangerang. “Analisa udara ini kami lakukan di 4 titik pada 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang,” kata Aris, petugas proyek tersebut, Rabu (23/6). Aris bersama Darji, Ketua RW 03 Cipondoh Indah berfoto Dituturkannya masingbersama di samping alat pengecekan kejernihan udara. (irfan) masing titik tersebut berada di lokasi yang berbeda, mulai dari polutan yang ada di lingkungan. “Tempat perumahan, lingkungan pabrik, dan pinggir yang luas seperti lapangan ini, tepat untuk jalan. “Digunakan berbagai kriteria tertentu mesin kami ini.” di masing-masing wilayah kecamatan.” Hasil analisisnya secara keseluruan Kegiatan dengan membawa mesin dijelaskannya akan keluar paling lama pengecek penjernih udara ini ditujukan sebulan lagi, setelah seluruh data untuk mendapatkan data berbagai jenis terkumpul. (irfan)

BKMT PS Ajak Warga Ciptakan Budaya Bersih
CILEDUG – Anggota Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) Kelurahan Paninggilan Selatan (PS) diminta terus mendukung berbagai program Pemkot Tangerang, di antaranya menggairah pola hidup sehat dan budaya bersih. Demikian disampaikan Muslih, Lurah Paninggilan Selatan, ketika memberi sambutan kegiatan pengajian BKMT yang digelar di Aula Kelurahan Paninggilan, Kamis (23/6) “Kami mengharapkan kaum ibu yang hadir mengajak warga berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).” Diinformasikan kegiatan pengajian BKMT Kelurahan Paninggilan Selatan rutin digelar sebulan sekali. Kegiatan ini dihadiri Ny. Rohmah Muslih, Ketua PKK Kelurahan Paninggilan Selatan, Ustadzah Nurhayati Satirih, dan para pengurus BKMT Kelurahan Paninggilan. (iwan)

Pengajian BKMT Kelurahan Paninggilan Selatan. (iwan)

Petugas Dinas PU Terus Bebersih Saluran Air
PINANG – Di musim hujan ini banyak sampah yang menyumbat drainase atau saluran air di pinggir jalan. Sebab itu puluhan tenaga harian lepas dari Dinas PU Kota Tangerang terus membersihkannya. Misalnya Senin (28/6) pagi, nampak para petugas sibuk membersihkan saluran air yang ada di pinggir Jl. KH Hasyim Ashari dan Jl. Pikun. Sampah-sampah yang mePuluhan petugas harian lepas Dinas PU tengah nyumbat saluran air diangkat membersihkan saluran air yang ada di pinggir Jl. Pikun. (iwan) dengan cangkul, lalu diangkutnya ke truk sampah yang sebelumnya dimasukan ke dalam karung. “Tugas membersihkan saluran air bagi kami sudah merupakan pekerjaan rutin,” kata Anas, salah satu pengawas pekerjaan tersebut. Menurutnya kegiatan serupa dilakukan di seluruh saluran air yang ada di Kota Tangerang. (iwan)

Seminggu 2 Kali Digelar Kerjabakti di Kelurahan Batujaya
BATUCEPER – Merayakan raihan Anugerah Adipura, aparatur dan warga Kelurahan Batujaya di Kecamatan Batuceper menekadkan 2 kali kerja-bakti dalam satu minggu bekerja bakti membersihkan lingkungan. Kegiatan itu dilaksanakan pada program Jumat bersih (25/6) di Jl. Pembangunan dan Minggu bersih (27/6) di Jl Keadilan, kata Lurah H. Abdul Salam Efendy, Selasa (29/6). Kerja-bakti dilakukan mulai dengan membersihkan saluran air dan pemotongan rumput liar di bahu jalan. Peserta kerja-bakti adalah warga terdiri kaum ibu dan bapak secara swadaya. “Semua yang berada di lingkungan sekitar jalan tersebut turun bekerjabakti.” Tak lupa para pekerja pabrik-pabrik serta toko-toko yang dilintasi jalan tersebut, ikut bersama warga melaksanakan pembersihan saluran air dan lingkungannya. “Sebelumnya

mereka diberi surat edaran melakukan kerjabakti dan penghijauan pada hari itu.”(irfan)

FKTS Sosialisasi Lomba Kebersihan Antar-RW se-Kota Tangerang
TANGERANG – Sedikitnya 72 ketua dan pengurus Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) Kecamatan Tangerang dan Pokja Sehat 8 kelurahan di kecamatan itu mengikuti Sosialisasi Program Kota Sehat yang digelar Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) di Aula Kecamatan Tangerang, Jumat (25/6). Dalam sosialisasi dibuka Sekcam Tangerang A Budi Wahyudi, Ketua FKTS Hj. Siti Rochayah memaparkan rencana FKTS menggelar lomba kebersihan antarlingkungan RW tingkat Kota Tangerang yang proses penilaiannya diperkirakan akan dimulai minggu ketiga bulan Juli nanti di 13 kecamatan secara bergantian. “Kepada FKSKT dan Pokja kelurahan agar dapat segera mempersiapkan diri untuk menentukan duta terbaik lingkungan RW yang tepat untuk dilombakan ke lomba tingkat Kota Tangerang,” himbaunya. Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua FKTS Kecamatan Tangerang Jenas Murlis mengaku akan segera mengaflikasikan seluruh program tersebut dengan menggelar sosialisasi lomba bekerjasama dengan 8 pokja sehat kelurahan. “Insya Allah, awal Juli nanti FKSKT akan menggelar penjaringan lomba lingkungan RW bersih seKecamatan Tangerang,” katanya menambahkan. (vanessa)

Hj. Siti Rohayah tengah memaparkan sosialisasi FKTS di Kecamatan Tangerang. (vanessa)

-6
Foto Pekan Ini

HUMANIORA

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

PUSAT PERHATIAN: Gaya WH-sapaan akrab Walikota Tangerang H. Wahidin Halim dalam memimpin apel pagi di hadapan ribuan pegawai selalu menjadi pusat perhatian karena informasi kebijakan yang disampaikannya selalu terbaru, lengkap dan segar diselingi joke-joke, seperti tampak dalam gambar. (boy hadi)

Wakil Walikota Tangerang Ajak Kaum Muda Miliki Sifat Jujur
TANGERANG - Wakil Walikota H.Arief R.Wismansyah mengajak kaum muda untuk mengembangkan sikap jujur, disiplin, kerja keras dan rasa optimis dalam menjalani serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi penerus bangsa.
Hal tersebut dikatakan wakil walikota pada saat memberikan materi pada acara pendidikan dan latihan (Diklat) kepemimpinan pemuda dan manajemen organisasi, yang diselenggarakan oleh KNPI Kota Tangerang bertempat di Aula DPD KNPI, Jl. A.Dimyati Tangerang, Kamis (24/6). Dalam kesempatan itu wakil walikota memberikan wejangan kepada kaum muda untuk berani mengasah potensi diri dan mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin. “Jangan pernah jadi orang kebanyakan, tapi harus muncul di tengah-tengah orang banyak” tegas Wakil Walikota. Wakil walikota dalam memberikan motivasinya menceritakan pengalamannya dari mulai kecil, remaja, masa kuliah hingga terjun ke dunia usaha dan sampai menjadi wakil walikota. Terang saja para peserta begitu antusias menyimak paparan wakil walikota yang mempunyai banyak pengalaman di berbagai bidang ini. “Orang jujur itu sangat dicari,” papar H. Arief sambil

800 Warga Buka Gelar MTQ Kel. Kebon Besar
BATUCEPER – Sekitar 800 warga memenuhi Aula Kantor Kelurahan Kebon Besar Kecamatan Batuceper, Jumat (25/6), mengikuti pembukaan MTQ se-kelurahan itu. “Mulai dari anak-anak, remaja hingga yang tua, ikut berlomba di acara ini,” kata Lurah H. Hambali. Selain ditujukan untuk pembinaan kader MTQ di Kelurahan Kebon Besar, acara inipun memperlombakan pembacaan Rawi antarketua RT/RW dan istrinya. “Agar para ketua RT/RW juga pandai mengaji nantinya.” Acara perdana dan satu-satunya acara MTQ se-kelurahan yang pernah digelar di Kota Tangerang, sempat mendapat pujian oleh ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang, H. Abdurrahman Ma’mun. “Saya senang, karena baru kali ini diadakan acara tingkat kelurahan seperti ini,” katanya, yang disetujui juga oleh Ketua LPTQ Kecamatan Batuceper KH Nawawi MR. Walaupun diselenggarakan tingkat kelurahan, namun anggota dewan hakim perlombaan adalah hakim tingkat nasional, misalnya ketua LPTQ kota dan kecamatan. “Untuk mencari kader-kader baru yang dapat diorbitkan di tingkat nasional,” kata H. Abdurrahman. (irfan)

menambahkan jika kita memiliki sifat jujur orang akan percaya dan munculah trust atau kepercayaan yang merupakan modal bagi

kita untuk berkiprah lebih jauh lagi. Diklat yang berlangsung dari tanggal 24-27 Juni 2010 diikuti oleh 125 peserta

yang merupakan perwakilan pelajar dari sekolah dan para anggota organisasi kepemudaan yang ada di Kota Tangerang. (imron)

Pekan Isra Miraj Siap Diramaikan Ribuan Warga Kota Tangerang
TANGERANG – Ribuan kaum ibu pengajian, remaja mesjid, dan grup qasidah dipastikan akan meramaikan berbagai lomba dalam gelaran Pekan Isra Miraj (PIM) yang digelar Pengurus Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang, 5-10 Juli. H. Achmad Haerudin, Humas Masjid Raya AlA’zhom Kota Tangerang, Senin (28/6), mengutarakan pergelaran berbagai lomba ini untuk memeriahkan peringatan perjalanan religius Nabi Besar Muhammad SAW menghadap Illahi Robbie. “Kita sudah undang kalangan pengajian, remaja mesjid, grup qasidahan untuk turut serta dalam PIM.” Adapun lomba yang akan digelar a.l. Lomba Qasidahan, Lomba Pidato Remaja Mesjid Putra-putri, dan Lomba Lantunan Asmaul Husna. Digelar pula Bazar Murah Buku Islam dan puncak acara akan ditampilkan kiayi kondang. “Diharapkan para peserta yang berminta bisa mendaftarkan sekaligus mempersiapkan dirinya melalui kecamatan-kecamatan,” kata Haerudin. Hadiah menarik akan dipersembahkan bagi para pemenang lomba. (imron)

Lurah H. Hambali bersama para kafilah putraputri MTQ dari RT 05/01 membawa spanduk dukungan bagi peserta. (irfan)

SUSUNAN REDAKSI Pembina/Penasehat: H. Wahidin Halim, H. Arief R. Wismansyah Pengarah:
HM Harry Mulya Zein Penanggung Jawab: H Saiful Rohman Pemimpin Redaksi: M. Agun Djumhendi,S.Sos Wakil Pemimpin Redaksi: A. Kholil Kurniawan Sekretaris Redaksi: Ayi Koryati, S.Si, MT Staf Redaksi: Asep Tahyudin, Nurul Ardiyanti, Daryono, Aidi Jauhari Munawar, Surani, S.Sos Fotografer: Hadi Ismanto Alamat Redaksi: Dinas Informasi dan Komunikasi Kota Tangerang, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Jl. Satria Sudirman No. 1 Telp. 55764955 eks. 505.

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

IPTEK & PENDIDIKAN

7-

Tinggal 4 Kelas bagi Siswa Baru SMAN 8
CIBODAS – Sebanyak 6 kelas dibuka untuk penerimaan siswa baru di SMAN 8 Kota Tangerang dengan kapasitas 176 siswa. Sedangkan yang mendaftar sampai Selasa (29/6) sudah mencapai 320 Asril siswa. “Untuk pertimbangan tahun lalu yang masuk sekolah ini pelajar SMP dengan NEM terendah 35,55,” kata Asril, Ketua Panitia PSB SMAN 8 Kota Tangerang, Selasa (29/6). Dijelaskan sekolah ini membuka 6 kelas buat PSB, namun 2 kelas sudah dibuka sejak April dengan cara tes akademis berdasar persyaratan nilai ratarata rapor 7,5, serta dilaksanakan tes Bahasa Inggris, Akademis, dan Fisikotes. (wawan)

Paskibra SMAN 9 Rutin Latihan Meski Libur Sekolah
PINANG - Anggota Paskibra SMAN 9 Kota Tangerang yang sekolahnya berada di Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, tetap rutin menggelar latihan walaupun sekolah-sekolah beberapa hari terakhir ini umumnya tengah libur.
Pemandangan pelatihan itu terlihat pada Sabtu (26/ 6). Anggota Paskibra yang berjumlah 10 orang berlatih baris-berbaris dan gerakan lainnya. Kegiatan itu dipandu beberapa pelatih Paskibra yang juga siswa dari sekolah tersebut. “Mengikuti latihan paskibra di tengah suasana liburan sekolah bagi saya sangat bermanfaat. Artinya lebih fokus mengikutinya dan persiapan untuk tampil pun lebih matang,” kata Alfian, salah satu anggota paskibra. Rendy, pelatih paskibra di SMAN 9, mengatakan tujuan dilakukan latihan selama liburan untuk mempersiapkan demo eskul paskibra saat kegiatan MOS (masa orientasi siswa) nanti. “Diharapkan bagi siswa yang baru akan tertarik dan masuk ikut kegiatan eskul paskibra ini.” Sementara Ferry, pelatih paskibra lainnya, mengungkapkan para siswa yang mengikuti kegiatan eskul paskibra tidak sebatas diajarkan latihan penampilan fisik tetapi juga soal ke-

Anggota Paskibra SMAN 9 tengah berlatih mempersiapkan demo ekskul kepada siswa baru nantinya. (iwan) disiplinan, tanggungjawab, kepemimpinan, dan cara berorganisasi. “Kegiatan pelatihan juga kita intensifkan bila ekskul paskibra biasanya diminta untuk mengisi acara-acara lainnya,” terangnya. (iwan)

Pramuka SMPN 16 Siap Gelar Flying Fox
TANGERANG – Kelompok Ekskul Pramuka SMPN 16 Kota Tangerang siap tampil ber-atraksi dalam flying-fox mengisi pameran ekskul yang digelar Mabis (Masa Bimbingan Siswa) Baru tahun ajaran 2010-2011 di Bambang Y sekolahnya. Bambang Yudhoyono, Pembina Pramuka SMPN 16, Sabtu (26/6), menjelaskan Mabis yang digelar rutin tahunan setelah penerimaan siswa baru ini akan digelar 3 hari berturut-turut mulai 12-14 Juli nanti. “Tim ekskul pramuka yang beranggotakan 40 pelajar dan alumninya ini ditugaskan kepala sekolah untuk menjadi petugas upacara hari Senin saat pembukaan Mabis nanti.” Ditambahkan tim ekskul pramuka pun siap menggelar bazar atau pameran prestasi beserta kelompok ekskul lainnya di SMPN 16. “Bazar ini untuk menarik minat dan bakat siswa baru mengikuti ekskul yang mereka suka.” (vanessa)

Seabreg Prestasi Pelajar SMPN 2 Kota Tangerang
TANGERANG - Sampai pertengahan 2010, sudah banyak prestasi akademik dan nonakademik yang telah diraih pelajar terbaik SMPN 2 Kota Tangerang. Ismanto, Pembina Kurikulum SMPN 2 Kota Tangerang, Jumat (25/6), menjelaskan saat ini tercatat 5 prestasi yang telah berhasil diraih pelajar putraputri terbaik binaan seyang dipandu sekolah. Para siswa berprestasi itu, a.l. Juara I Lomba Siswa Teladan Putra Tingkat Kota Tangerang atas nama Febi Genta Ananda kelas VIII B, Juara I Putri Lomba Baris Berbaris (LBB) Tingkat Kota Tangerang, Juara III Putra LBB Tingkat Kota Tangerang, Prestasi Danton Putri Terbaik LBB atas nama Lancera Suseno Puteri kelas VIII F, dan Peringkat II Olimpiade Science IPS terpadu atas nama Febi Genta. “Alhamdulillah, artinya pembinaan prestasi yang dilakukan sekolah secara konsisten dan berkesinambungan akhirnya menampakkan hasil. Kami selaku guru pembina jadi lebih semangat lagi membinanya,” tutur Ismanto. Ia menginformasikan setelah gelaran PSB (Penerimaan Siswa Baru) selesai yang berlanjut dengan gelaran MOS (Masa Orientasi Siswa) akan diperkenalkan sederet kegiatan ekskul yang ada di SMPN 2. “Sesuai dengan minat dan bakatnya masingmasing maka murid baru nanti akan dibina prestasi oleh sekolah,” jelasnya. (vanessa)

Ismanto kolahnya. Ini semua berkat kerja-keras para siswa

Murid TK Islam Al Bayyinah Dibiasakan Baca Iqro
LARANGAN – Di TK Islam Al Bayyinah yang sekolahnya berada di lingkungan RW 09 Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, para muridnya dibiasakan membaca Iqro. Nining Atikah, Wakil Kepala TK Islam Al Bayyinah, Selasa (29/6), mengatakan dibiasakannya membaca Iqro agar para murid cepat mengenal huruf dan juga lancar membacanya. “Kegiatan membaca dilakukan 10 menit sebelum masuk jam pelajaran.” Sementara pelajaran rutinnya tetap sama dengan TK Islam lainnya, yakni mengikuti kurikulum Kemendepag RI. Misalnya soal unsur kognitif dan motorik. Selain itu para murid juga kerap diajak bersosialisasi ke lingkungan yang dilakukan setiap seminggu sekali. “Pendidikan yang kami berikan kepada anak-anak agar mereka bisa cerdas dan berakhlak. Sebab itu diberikannya seimbang,” tuturnya. Terkait memasuki tahun ajaran baru yakni 12 Juli nanti pengelola TK Islam Al Bayyinah telah mempersiapkan segalanya. Misalnya sarana gedung dan juga SDM guru yang trampil. (iwan)

Positif Remedial Beli Buku Pengetahuan
TANGERANG – Remedial (perbaikan nilai) mata pelajaran dalam isian rapor di SMP dan SMA Kota Tangerang dengan penggantian membuku buku pengetahuan dinilai positif kalangan orangtua karena buku yang disumbangkan ke sekolah itu akan bermanfaat bagi pelajar di sekolah bersangkutan. “Saya sih senang membelikan buku pengetahuan terkait remedial mata pelajaran anak saya,” tutur Ny. Diyuwi, orangtua pelajar satu SMP Kota Tangerang yang membelikan buku pengetahuan terkait anaknya harus remedial satu mata pelajaran. Buku seharga Rp 40.000 memang relatif tak sedikit nilai rupiahnya, tetapi mengingat buku pengetahuan yang nantinya berguna bagi pelajar lainnya di SMAN bersangkutan karena buku remedial itu memang disumbangkan ke sekolah, bisa dibaca banyak pelajar di sana. Hal senada diutarakan sejumlah orangtua pelajar lainnya yang ditemui tengah sibuk memilih buku pengetahuan di toko buku Mal Metropolist Town Square di kawasan Cikokol. “Ya gak apaapa keluar uang untuk kepentingan penambahan pengetahuan pelajar,” tambah Aris, orangtua pelajar. Diakui para orangtua pelajar ketimbang anaknya harus mengulang ujian sendirian, yang pasti disambut rasa enggan, lebih baik memang dikenakan kewajiban membeli buku pengetahuan sebagai pengganti remedialnya. (imron)

Murid TK Islam Al Bayyinah berfoto bersama usai acara wisuda di sekolahnya. (iwan)

Pelajar Bersama Ortu Ramaikan PSB di Sekolah-sekolah
KARAWACI – Penerimaan siswa baru (PSB) di SMPN dan SMAN di Kota Tangerang pada Senin (28/6) mulai dibuka. Sekolah-sekolah pun diserbu para pelajar diidampingi para orangtua mereka. “Bunda di sini mendaftarnya…” teriak satu pelajar putri memberitahu ibunya untuk mendaftarkan dirinya masuk SMAN 4 Kota Tangerang yang memang membuka pendaftaran mulai hari itu. Sang bunda pun dengan tergopoh-gopoh mendatangi loket yang ditunjuk anaknya dan mendaftarkan anaknya. Pemandangan serupa inipun terjadi di sekolahsekolah lainnya, semisal SMAN 1 Kota Tangerang, SMAN 8 Kota Tangerang, SMAN 5 Kota Tangerang. Sementata pemandangan serupa terjadi SMAN 1 Curug, SMPN 1 Curug, SMPN 3 Curug, dan SMPN 1 Kelapa Dua. Bahkan disebut-sebut banyak orangtua pelajar yang sengaja tak bekerja di Senin kemarin karena sibuk mengurus pendafataran sekolah anaknya, khususnya anak-anak yang akan mendaftarkan dirinya ke SMAN. Para pelajar SMP ini merasa kurang percaya diri untuk mendaftarkan dirinya sendiri. Padahal panitia pendaftaran di SMA-SMA yang ditemui mengutarakan mereka hanya membutuhkan berkas pendaftaran, sehingga para pelajar tidak perlu membawa orangtuanya. “Bapak-ibu silakan keluar, biar anaknya yang mengisi formulir…” kata Margana, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 1 Curug. Sementara Entis Sutisna, Wakil Kepala SMAN 4 Kota Tangerang menjelaskan saat ini sekolah hanya menerima dan mendata pelajar yang mendaftar, sedangkan keputusan diterima-tidaknya pelajar sesuai ketentuan dari sistim onlane adalah Dinas Pendidikan Kota Tangerang. “Untuk itu para orangtua cukup mengecek anaknya diterima atau tidak melalui internet.” Untuk pertimbangan para orangtua, tahun lalu NEM di SMAN 4 untuk pelajar asal Kota Tangerang NEM terrendah 34,25, sedangkan untuk pelajar asal luar Kota Tangerang terrendah 36,20. “Untuk tahun ini belum bisa ditentukan, kami hanya menyediakan 9 kelas dengan kapasitas 352 siswa baru, ucapnya. (wawan)

Suasana penerimaan siswa baru di SMAN 4 Kota Tangerang. (wawan)

-8

WANITA & KELUARGA

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

Dari Dapur PKK
Urap Antik
Oleh: Hj. Tien Husna
URAP antik Membaca nama menunya saja pasti mebuat penasaran para pembaca semua. Resep masakan kiriman Ketua Pokja I PKK Sukaasih Hj. Tien Husna ini layak dicoba di rumah, sebab rasanya tak kalah nikmatnya dengan masakan urap dari daerah Jawa Barat lainnya. Disantap bersama nasi hangat dan ikan asin, pasti dapat menggugah selera makan keluarga anda. Berikut beberapa bahan yang harus disiapkan, antara lain: Sediakan 3 genggam daun mengkudu, 3 genggam daun pepaya, 3 genggam daun singkong, ½ butir kelapa parut, dan bumbu halus yang terdiri dari: 4 siung bawang merah, 2 siung bawang putih, 1 sdm ketumbar sangrai, 1 ruas kencur, 1 ons cabe merah, 4 butir kemiri, ½ batang terasi abc, penyedap royco rasa sapi secukupnya, gula dan garam juga secukupnya. Langkah pertama cara membuatnya adalah rebus masing-masing ketiga jenis daun urap diatas didalam air mendidih yang dibubuhi garam. Setelah daun matang diangkat untuk ditiriskan kemudian daun tersebut diperas dalam genggaman tangan hingga tak berair lagi kemudian iris-iris seperti menyajikan daun urap. Lalu langkah berikutnya lelehkan 5 sdm margarin diatas wajan panas untuk menumis bumbu halus tadi. Setelah bumbu halus ditumis sampai setengah matang, tambahkan kelapa parut kedalam tumisan tersebut untuk dimasak sampai bumbu matang dan tercampur rata lalu tambahkan irisan daun mengkudu, daun pepaya, dan daun singkong, lalu aduk-aduk kembali hingga bumbu tercampur rata dan matang. Sajikan bersama nasi hangat. Selamat mencoba! (vanessa)

Tim II PKK Kota Tangerang tengah monitoing kegiatan Posyandu Bona Indah Cikokol, Kecamatan Tangerang. (vanessa)

Tim TP PKK Monitor Posyandu Bona Indah RW 07 Cikokol

PKK Karang Tengah Terus Bina UP2K
KARANG TENGAH – Meningkatkan kesejahteran kaum perempuan di lingkungannya, TP PKK Kecamatan Karang Tengah terus menggiatkan pembinaan kelompok UP2K (Usaha Peningkatan Penghasilan Keluarga) secara berkesinambungan. Ditemui saat tengah menggelar bazar UP2K di stand Festival Cisadane 2010 lalu, Ketua TP PKK Kecamatan Karang Tengah Ny. Yayat Herman Ny. Yayat Herman berfoto bersama kader PKK saat menjaga menjelaskan pihaknya stand UP2K Karang Tengah di Festival Cisadane 2010. (vanessa) telah dan terus membina kelompok UP2k yang ada. “Bahkan kami Sebab itu, pihak memandang perlu pun terus mencari apa yang bisa diadakan kembali pelatihan mutu dan dikembangkan dari produk unggulan kualitas produk UP2K bekerjasama Karang Tengah…” dengan Disperindagkop. (vanessa)

Dicari Duta Lomba Posyandu Banten
TANGERANG – Guna menentukan posyandu terbaik menjadi duta Kota Tangerang dalam Lomba Posyandu Tingkat Propinsi Banten 2010, TP PKK Kota Tangerang dibawah koordinasi Hj. Niniek WH selama 3 hari 28-30 Juni, mengunjungi kegiatan pelayanan 13 posyandu bergedung baru multiguna di 13 kecamatan.
Ketua TP PKK Hj. Niniek WH membagi 2 tim monitoring yang maisng-masing berjumlah 9 anggota gabungan pengurus Pokja II, III, dan IV, PKK Kota Tangerang, memantau kelengkapan pemanfaatan gedung dan pemanfaatannya untuk kegiatan 10 Program Pokok PKK di lingkungan RW. Ditemui KOTA BENTENG ditempat terpisah, Ketua TP PKK Kota Tangerang Hj. Niniek WH menjelaskan kegiatan monitoring posyandu ini sekaligus memaksimalkan penjaringan posyandu terbaik untuk dijadikan Duta Kota Tangerang dalam Lomba Posyandu Propinsi Banten 2010 nanti. Dikatakan posyandu bergedung multiguna terbaik ini, di samping sudah terintegrasi dengan BKB/PAUD, juga harus lengkap menyelenggarakan pelayanan kesehatan ibu dan anak termasuk KB, posbindu berikut dengan Bina Keluarga Lansia (BKL), pemanfatan lahan kosong untuk tanaman obat keluarga (toga), serta membentuk Bina Keluarga Remaja. (vanessa)

Dirayakan HUT ke-18 Posyandu Bina Sejahtera

Perpisahan PAUD Adelia Wisata Ke TMII
TANGERANG – Melepas kelulusan 27 murid Kelompok B, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Adelia RW 13 Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, menggelar wisata bersama ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (26/6). Wisata bersama menyertakan para orangtua murid ini dibuka dengan pemberian penghargaan bagi 3 murid berprestasi oleh Ketua PAUD Adelia Yulia Sri Rahyuni di Anjungan Propinsi Kalimantan Selatan. Yulia menjelaskan walaupun sederhana, acara pelepasan yang digelar khusus sambil refreshing berwisata keluar kota diharapkan dapat menjadi kenangan yang indah yang berkesan bagi murid, orangtua murid, dan para tutor. (vanessa)

CIBODAS – Posyandu Bina Sejahtera RW 015 Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, menggelar acara HUT ke-18

3 murid peraih prestasi Juara I, II, dan III, berfoto bersama para tutor dan pengelola PAUD Adelia di anjungan Propinsi Kalimantan Selatan TMII. (vanessa)

posyandunya sekaligus peresmian Posbindu Bina Sejahtera di halaman Balai Warga RW 015 Cibodas Baru, Sabtu (26/6). Acara dihadiri tokoh warga, Lurah Cibodas Baru H. Suhaeli Sukri, Ketua RW 015 Yadi Saputra, Ketua TP PKK Kelurahan, Ketua TP PKK RW 015, para ketua RT, dan para kader posyandu. H. Suhaeli Sukri, Lurah Cibodaas Baru, mengaku kagum dengan para pengurus posyandu yang telah maksimal berkegiatan, meskipun kegiatannya masih memakai Gedung Balaiwarga. “Saya salut 18 tahun sudah berkegiatan membantu warga.” Diakuinya untuk tahun 2011 sudah dianggarkan pembangunan gedung Posyandu Bina Sejahtera. (waPeresmian Posbindu Lansia RW 015. (wawan) wan)

Saya Hanya Ingin Bantu Anak Yatim Dilantik Tiga Ketua PKK Kelurahan
CILEDUG - Tiga ketua PKK kelurahandilantik oleh Ketua PKK Kecamatan Ciledug Hj. Yeti Herawati Fuad menggantikan ketua sebelumnya yang suaminya beralih tugas, Jumat (11/6). Pelantikan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Ciledug itu berlangsung khidmat dan meriah. Mereka yang dilantik adalah Ny. Yoyoh Subur sebagai Ketua PKK Kelurahan Tajur, Ny. Een N Faried sebagai Ketua PKK Kelurahan Parung Serab dan Ny. Rohmah Muslih sebagai Ketua PKK Kelurahan Paninggilan Selatan. Hj. Yeti Herawati Fuad dalam sambutannya mengatakan bagi para ketua PKK yang baru harus banyak belajar tentang 10 Program Pokok PKK. Di samping itu harus sering turun ke wilayah dalam rangka melakukan pembinaan. “Kegiatan itu adalah untuk pembinaan kader posyandu, BKB dan BKL,” ujarnya seraya menegaskan para ketua pun harus bisa mengajak pengurus di bawahnya bekerjasama. (iwan) PERIUK - Dipercaya masyarakat di lingkungan mengelola infaq dan shodaqoh warga untuk disalurkan kembali kepada keluarga tidak mampu dan anak yatim, bagi Hj. Siri Nurlinah adalah sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggungjawab. Ditemui KOTA BENTENG Selasa (29/6), perempuan warga RT 03/10 Kelurahan Gedang Raya, Kecamatan Periuk, mengaku awalnya merasa terpanggil dan prihatin melihat kesulitan hidup warga tidak mampu di lingkungannya itu. Pada waktu itu ia mengajak kaum ibu warga tetangganya yang mampu untuk bersama membantu tetangga yang tidak Hj. Siti Nurlinah mampu. Lama-kelamaan semakin banyak warga yang berderma, akhirnya dia pun dipercaya kaum ibu pengajian RW 10 untuk menghimpun bantuan santunan dari warga yang diberikan setiap lebaran anak yatim atau bulan muharam. Sebab amanahnya tersebut, dia pun dipercaya pula oleh kelompok pengajian BKMT Gebang Raya untuk menghimpun santunan dari masyarakat untuk diberikan kepada anak yatim dan dhuafa se-kelurahan setiap menjelang lebaran. (vanessa)

Hj. Yeti Herawati Fuad tengah melantik para ketua PKK kelurahan yang baru. (iwan)

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

HIGIENIS & SEHAT

9-

Puskesmas Poris Gaga Inisiatif Beri Suluh-Katarak
BATUCEPER – Berkembangnya penyakit degeneratif di lingkungan warga kurang mampu menyebabkan Puskesmas Poris Gaga berinisiatif memberi penyuluhan penyakit katarak kepada warga.
“Memang kegiatan ini tidak dijadwalkan dinkes, namun kami mencoba melakukannya dengan inisiatif sendiri,” kata Yuyun SKM, penyuluh PKM Poris Gaga, Selasa (29/6). Dalam seminggu terakhir terdapat 2 tempat di Kelurahan Poris Gaga Baru telah diberikan penyuluhan penyakit katarak ini, yaitu di Majelis Taklim Al-Munawaroh Rabu (23/6) dan Ponpes Arrohman RT 02/03 Kamis (24/6). “Banyak warga menanyakan apa sebenarnya penyakit katarak itu dan bagaimana pencegahannya,” katanya. Dijelaskan Yuyun penyakit Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata, sehingga mengganggu penglihatan dan pada tahap yang parah menyebabkan kebutaan. Penyebabnya hingga saat ini memang tidak dapat dijelaskan dengan pasti, namun sering terjadi pada manusia berusia lanjut dan pengkonsumsi obat-obatan kostekstoroid. Gejalanya berupa berkurangnya penglihatan atau peka terhadap sinar matahari. “Jika terjadi gejala demikian segera kurangi aktivitas di luar ruangan dan pakai kaca mata atau segera hubungi puskesmas,” katanya. (irfan)

Tintin Sebulan Keliling ke 25 Posyandu Beri Penyuluhan
TANGERANG – adalah pemberian Memang telah menjadi makanan tambahan bagian dari tugas yang bergizi seimbang sehingga dalam masa Tintin Agustini sebagai petugas pertumbuhannya medis Puskesmas balita dapat tumbuh Tanah Tinggi yang sehat dengan berat bertangungjawab badan yang seimbang dengan usianya memberi penyuluhan gizi balita kepada masing-masing,” kamu ibu pemilik tuturnya, Selasa (29/ balita, anggota 25 6). posyandu di Kelurahan Lalu ia menginformasikan Tanah Tinggi dan bahwa sambil memberi Buaran Indah di Tintin Agustini penyuluhan gizi, dia Kecamatan Tangerang. pun memantau penambahan berat Tintin menjelaskan bahwa setiap badan balita anggota posyandu yang datang ditimbang. Khusus bulannya dia harus mendatangi 5 bagi balita dengan berat badannya posyandu secara bergantian untuk kurang, puskesmas menyalurkan menggelar penyuluhan gizi balita bantuan PMT (Pemberian makan kepada ibu balita anggota posyandu yang hadir. Begitu Tambahan) susu atau biskuit dari selanjutnya di bulan berikutnya Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Selanjutnya laporan kegiatan sampai habis seluruhnya 25 penyuluhan dan pemantauan gizi posyandu terkunjungi untuk balita di posyandu-posyandu ini digelar penyuluhan. “Umumnya materi penyuluhan dilaporkan setiap bulannya ke puskesmas. (vanessa) yang disampaikan kepada ibu balita

H. Abdul Gani dan Bukhori, Ketua RW 07, bersama KH Abdurrahman saat reses di sekretariat RW 07 Kelurahan Poris Jaya.(irfan)

Kiyai-Ustadz Diusul Gratis General Check-up
BATUCEPER – Menimbang kebiasaan para kiyai dan ustadz yang kurang perduli kesehatan karena sibuk berdakwah di masyarakat umum, diusulkan H. Abdul Gani, salah satu tokoh masyarakat di Kelurahan Poris Jaya Kecamatan Batuceper, agar para kiyai dan ustadz mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. “Mereka susah perduli dengan kesehatannya, jadi kalo bisa mereka dapat general check up gratis dari Pemkot Tangerang,” katanya, Kamis (24/6). Ia menyesalkan banyaknya ustad atau kiyai di wilayahnya, yang meninggal dunia akibat kurang peduli pada kesehatannya. “Jadi bukan hanya anggota DPR atau DPRD saja yang dapat menikmati general check-up gratis.” Usulan disampaikan pada reses Anggota DPD-RI Propinsi Banten KH Abdurrahman ke Poris Jaya yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat, ketua RT/RW dan warga lingkungan Kecamatan Batuceper. (irfan)

32 Satgas Flu Burung Kecamatan Tangerang Gelar Evaluasi
TANGERANG – Sedikitnya 32 petugas satgas flu burung, kader kesehatan, dan pengurus RT/RW seKecamatan Tangerang mengikuti gelaran evaluasi pemberdayaan masyarakat memberantas penyakit flu burung di Aula Kecamatan Tangerang, Selasa (29/6). Kegiatan evaluasi berlangsung 4 jam itu dihadiri Sekcam Tangerang Budi, Kepala Puskesmas Sukasari dr. Ani Ernawati dan Kepala Puskesmas Tanah Tinggi dr. Nitia. Keduanya memaparkan ekpose kegiatan kerja puskesmas mereka dalam memantau dan memberi penyuluhan flu burung di wilayah kerjanya masing-masing. Kemudian seluruh peserta evaluasi yang hadir diberi penyegaran informasi tentang bahaya penyakit flu burung (avian influenza) yang mematikan, berikut tata-cara pencegahannya oleh drh. Wina dan Maman Tarmidzi dari Dinas Pertanian. Ditemui KOTA BENTENG selesai kegiatan, dr. Aisyah, panitia penyelenggara evaluasi dari Puskesmas Sukasari, menjelaskan selain sebagai kelanjutan program, evaluasi ini digelar untuk membangkitkan kembali semangat satgas pemberantas flu burung. “Kader kesehatan dan pengurus RT/RW untuk kembali tanggap dan proaktif memberi pemahaman kepada warga pemilik unggas di lingkungannya masing-masing agar waspada dan mencegah mewabahnya penyakit ini,” katanya. (vanessa)

143 Akseptor Ikuti Manunggal KB-Plus Jatiuwung
CIBODAS – Sebanyak 143 aksepstor mengikuti Akseptor Manunggal KB-Plus yang digelar Koramil Jatiuwung bekerjasama dengan Forum Kota Sehat dan RSIA Dinda di Aula RS itu di Kelurahan Jatiuwung, Kecamatan Cibodas, Selasa (22/6). Danramil Jatiuwung Kapten Infantri Rohani mengutarakan kegiatan ini untuk kedua kalinya digelar pihaknya karena antuasias masyarakat mengikuti kegiatan ini tergolong tinggi. Program Manunggal TNI ini bekerjasama dengan BKBM dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Dalam kegiatan ini disediakan 5 bidan pemasangan suntik implant dan 2 bidang pemasangan spiral. Hj. Darnalis, Komisaris RSIA Dinda, menjelaskan pihaknya membatu menyediakan tempat karena menilai program kerjasama Koramil 18 Jatiuwung dengan Forum Kota Sehat Kecamatan Ciboda bernilai positif. (wawan)

Kepala Puskesmas Sukasari tengah mengekspose hasil kerja puskesmasnya di hadapan peserta evaluasi. (vanessa)

Warga Senang Layanan Puskeling Kunciran Jaya
PINANG – Pelayanan kesehatan Puskesmas Keliling (puskeling) dengan memanfaatkan Posyandu Mekar Jaya II di RT 05/02 Kelurahan Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, sangat diminati warga. Pemandangan itu dapat terlihat ketika warga datang ke posyandu tersebut dengan antusias. Misalnya pada belum lama ini walau petugas belum datang tetapi warga sudah banyak mengantri. “Saya lebih senang berobat di sini karena dekat rumah,” kata Ny. Maruti. Perempuan yang tinggal di RT 03/03, Kunciran Jaya, itu mengaku biasanya kalau sakit berobat ke Puskesmas Cipondoh. Setelah merasa cocok dan juga dekat rumah maka memilih tetap di Posyandu Mekar Jaya II. Suwiryo, warga lainnya yang juga tengah berobat mengungkapkan adanya Puskeling di tempatnya cukup membantu. “Namun kami mengharapkan dilengkapi fasilitas lainnya dan jumlah petugas lebih banyak.” Diding Harisudin, petugas dari Puskesmas Kunciran mengatakan saat ini pelayanaan lewat puskeling baru ada di Kunciran Jaya dan Neroktog untuk wilayah kerja puskesmas. Kegiatannya dilaksanakan seminggu sekali. “Tempat pelayanan ini bertujuan menjangkau warga yang jauh dari puskesmas atau tempat layanan kesehatan lainnya.” Warga yang memanfaatkan puskeling di Kunciran Jaya mencapai 20 orang, yang mengeluhkan penyakit ISPA, diare, diabetes dan gatal-gatal. (iwan)

Warga tengah dilayani petugas Puskeling di Kunciran Jaya. (iwan)

Nenek Sarna yang Miskin Idap Tumor Rahim Ganas
TANGERANG – Seketika air mata haru menetes dari kedua mata Nenek Sarna, usia 65 tahun, saat menerima bantuan uang berobat sebesar Rp 500 ribu yang diserahkan Wakil Ketua Bazda Kecamatan Tangerang Hendro Suwito, Selasa (29/6). Nenek Sarna, janda tua warga tidak mampu, yang kini tinggal menumpang di rumah salah satu anaknya di RT 06/06 Kampung Sembung, Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, baru sebulan divonis dokter menderita penyakit tumor ganas dirahimnya. Untuk biaya operasi penyembuhannya dibutuhkan uang Rp 38 juta. Dengan terbata-bata sambil menahan rasa nyeri dirahimnya itu, Nenek Sarna mengucapkan terimakasih kepada pengurus Bazda kecamatan dan aparat kelurahan yang datang menyampaikan bantuan. Spontan prilaku ini mengundang haru beberapa pengurus Bazda kecamatan dan aparat kelurahan yang hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut. Dalam kesempatan penyerahan bantuan tersebut, Hendro menjelaskan bahwa jangan dinilai besaran rupiah yang diberikan, namun mudahmudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi Nenek Sarna. Nenek Sarna ini walau terkategori warga miskin, tetapi tidak tercatat sebagai pemegang Kartu Multi Guna dari Pemkot Tangerang sehingga biaya perawatan dan operasi tumor di rahimnya tentu saja belum bisa dibiayai Pemkot Tangerang. Namun kepada KOTA BENTENG Hendro menjelaskan kasus Nenek Sarna ini akan segera didaftarkan ke Dinas Kesehatan Pemkot Tangerang untuk memperoleh bantuan berobat gratis dari Pemkot sebagai warga tidak mampu, serupa warga miskin pemilik Kartu Multi Guna lainnya. (vanessa)

Puskesmas Pabuaran Tumpeng Terus Bina Posyandu
KARAWACI – Sedikitnya 80 orang kader posyandu terus diberi pelatihan pengelolaan posyandu yang baik dari Puskesmas Pabuaran Tumpeng. Ini dilakukan secara berkelompok secara formal maupun terpisah-pisah informal. drg Indrani Yupitaningrum, Kepala Pusdrg Indrani kesmas Pabuaran Tumpeng, Senin (28/6), mengatakan puskesmas sebagai pembina program dari posyandu memang terus melaksanakan pelatihan kepada para kader untuk lebih menambah wawasan dan penguasaan sistem informasi di posyandu. Tujuannya agar posyandu yang ada di wilayah kerja Puskesmas Paburan Tumpeng menjadi handal memberi layanannya. (wawan)

Tampak terharu Nenek Sarna menerima uluran tangan bantuan Bazda Kecamatan Tangerang yang diserahkan Hendro Suwito di kediaman anaknya Nenek sarna di RT 06/06 Kampung Sembung Cikokol. (vanessa)

- 10

KECAMATAN MEMBANGUN

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

Swadaya Silang 2 RT di CI Hasilkan Fasilitas Lingkungan
CIPONDOH – Kerjasama RT 02/03 dan RT 10/05 di Kelurahan Cipondoh Indah (CI), Kecamatan Cipondoh, ternyata menghasilkan banyak pembangunan berbagai fasilitas bersama sehingga tentu saja kerjasama itu dinilai positif.
“Akhirnya secara swadaya, warga bisa membuat TPS Baru, gorong-gorong air dan pengurugan jalan,” kata Jajang Permana, Lurah Cipondoh Indah, Rabu (23/ 6). Misalnya pembuatan TPS baru dari drum-drum bekas untuk menggantikan TPS lama yang rusak. “TPS berada di wilayah RT 02/03 di gantikan drum-drum bekas dari RT 10/5.” Penerapan swadaya silang dalam kerjabakti ini dilakukan antarwarga yang tinggal di perumahan dengan warga yang tinggal di pinggiran perumahan. Kemudian RT 02/03 swadaya bergotong-royong membangun saluran air di RT 10/05, tetapi pengerjaannya di lakukan RT 10/ 05 karena berada di wilayahnya. RT 10/05 pun secara swadaya menyumbang tanah urugan untuk mengurug Jl. Pinus Raya wilayah RT 02/03. (irfan)

Cibodas Peroleh 9 Proyek Ruas Jalan Lingkungan
CIBODAS – Di tahun ini, ada 9 proyek pembangunan jalan lingkungan yang akan dikerjakan Dinas PU Kota Tangerang di wilayah Kecamatan Cibodas. Lalu dikerjakan pula pembuatan turap dan MCK. Total pembiayaan proyek-proyek itu mencapai sebesar Rp H. Deni Koswara 3.432.743.000. H. Deni Koswara, Camat Cibodas, Jumat (25/6), menjelaskan proyek-proyek jalan yang dibangun telah sesuai dengan usulan pembangunan melalui musrenbang yang telah dilaksanakan di Kecamatan Cibodas. Sebab itu,warga Cibodas harus bersyukur fasilitas lingkungannya diperhatikan Pemkot Tangerang. Sementara untuk proyek-proyek lainnya yang belum terrealisasikan diharapkan warga bersabar karena pembangunan wilayah yang dibutuhkan pada dasarnya seluruhnya telah diusulkan. (wawan)

Dibangun 30 Meter Saluran Air RT 01/02
CIPONDOH – Kembali melalui stimulan dan swadaya, warga RT 01/02 Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, membangun 30 meter saluran air. “Agar jalan lingkungan di sampingnya terrawat karena saluran air di sisi jalannya yang baik,” kata Puding Syahputra, Ketua RT01/02, Kamis (24/6). Dituturkannya sebelum ada saluran air yang memadai, jika hujan saluran ini tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga air menggenang di dalamnya. “Setiap kerjabakti 2 atau 3 kali seminggu, saluran air ini selalu dibersihkan, namun tetap saja kurang baik mengalirnya.” Kini melalui stiumulan dan swadaya saluran air dengan total anggaran Rp 5,3 juta tersebut diharapkan dapat mengatasi masalah warga tersebut. “KSM Al-Baru komitmen terhadap pembangunan lingkungan warga.” (irfan)

Gedung Puskesmas Ciledug Ditambah Ruangan Bertingkat
CILEDUG – Gedung Puskesmas Ciledug yang berada di Jl. Raden Fatah, Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, kini tengah direhab dan akan ditambah ruangan bertingkatnya dengan diperluas ke belakang gedung. Kegiatan pembangunan memanfaatkan dana APBD Kota Tangerang tahun 2010 pengerjaannya baru sekitar 3 persen yaitu berupa penggalian tanah untuk dibangun pondasi gedung. Kepala Puskesmas Ciledug drg. Hj. Dwi Rahayu, Senin (28/6), mengatakan penambahan ruangan bertingkat puskesmas diperuntukan ruangan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan ruang Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). “Selama ini ruangan untuk dua bidang itu sempit, sementara pasien terus meningkat.” Diharapkan setelah memiliki ruangan yang cukup luas, nanti pasien pun terlayani dengan memuaskan. Hj. Sutiarti, Penanggungjawab KIA Puskesmas Ciledug membenarkan ruangan tempat pelayanannya sempit dan pasien terus meningkat setiap pekannya. “Dengan ruangan luas nantinya pelayanan lebih maksimal.” Ke KIA setiap harinya berkunjung 50-an pasien. (iwan)

Gembor Peroleh 4 Paket Pembangunan 2010
PERIUK – Sedikitnya 4 paket pembangunan 2010 tengah direalisasikan Pemkot Tangerang di wilayah Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk yang disambut gembira warga. Sekel Gembor, Eep Ruli Hasan, Senin (28/ 6), menjelaskan 4 paEep Ruli Hasan ket pembangunan itu terdiri dari 2 paket pembangunan jalan lingkungan paving blok di RW 05, 06, 07, 1 paket pembangunan drainase di RW 07, dan 1 paket pembangunan gedung kantor Kelurahan Gembor. “Ke-4 paket pembangunan ini termasuk dalam kategori skala priorotas usulan warga Gembor dalam Musrenbang setiap tahunnya,” tutur Eep. Sedangkan terkait jumlah keseluruhan anggaran APBD 2010 yang dikucurkan Pemkot dari 4 paket pembangunan tersebut sebesar Rp 3.197.589.250. (vanessa)

Tiun, Ketua RW 01, Cipondoh Makmur, menunjukan lahan yang siap dibangun gedung posyandu. (iwan)

Warga RW 01 Cipondoh Makmur Harapkan Posyandu
CIPONDOH – Warga lingkungan RW 01 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, mengharapkan di wilayahnya bisa segera dibangun gedung posyandu karena lahan untuk pembangunannya sudah ada. “Kami tambah semangat kalau gedung posyandunya nanti ada,” kata Ny. Marfuah, Ketua Posyandu Salak yang lokasi posyandunya masuk ke RW 01 dan kegiatannya selalu di rumah pengurus RW, Sabtu (26/6). Keberadaan gedung posyandu pun diharapkan para orangtua balita yang aktif di Posyandu Salak karena bila gedung posyandunya ada dan lengkap maka kegiatan pun akan diperbanyak. Misalnya untuk kegaitan Bina Keluarga Balita(BKB), d.l.l. Tiun, Ketua RW 01, menyebutkan gedung posyandu bisa segera dibangun di wilayahnya karena lahan untuk pembangunannya sudah ada yakni di RT 03 dengan luas 100 M2 memanfaatkan tanah fasos/ fasum perumahan. (iwan)

Gedung Puskesmas Ciledug tengah diperluas pembangunannya untuk menambah beberapa ruangan. (iwan)

BKM Manis Jaya Renovasi 2 Rumah Warga Miskin
JATIUWUNG – Akhirnya keluarga miskin dan seorang janda yang tinggal di lingkungan RT 03/01 Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, rumah rusaknya diperbaiki memanfaatkan bantuan PNPM Mandiri Kota Tangerang. Selama ini rumah tersebut sudah reyot dan sering terendam air bila hujan lebat melebihi 2 jam. Namun dengan bantuan BKM Gunung Mas Kelurahan Manis Jaya atas usulan warga kini rumah itu dibedah. Witono Ketua BKM Gunung Mas, Selasa (29/6), menjelaskan usulan pembangunan rumah tinggal itu telah disepakati warga mengingat keadaan rumah ini sudah sangat memperihatinkan. Dengan dana APBN sebesar Rp 20 juta dan dana pendamping swadaya warga Rp 4 juta 2 rumah pun diperbaiki. Kamin, pemilik rumah mengucapkan terima-kasih kepada pemerintah, terutama Walikota H. Wahidin Halim sebagai pemimpin yang peduli nasib warga yang kurang mampu ini. Mohamad Andanin, Sekertaris Kelurahan Manis Jaya, mengakui pembangunan dua rumah warga itu setelah dicek kebenaran kerusakannya. “Memang rumah kedua warga itu perlu direnovasi.” (wawan) Ketua RW 03 Pajang Abdul Mutholib bersama warga dalam pembangunan saluran air. (irfan)

Warga RT 03/03 Pajang Swadaya 50 Meter Saluran Air
BENDA – Menjaga lingkungan agar tidak banjir ketika datang hujan deras, warga RT03/03 Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, berswadaya membangun saluran air sepanjang 50 meter. “Swadaya warga ini patut diacungi jempol dan utamanya demi kepentingan bersama,” kata Lurah Sudiman, Minggu (27/6). Abdul Mutholib, Ketua RW 03 Pajang yang turut serta dalam pembangunan saluran air tersebut, mengatakan pembangunan menghabiskan biaya Rp 8 juta. “Pengerjaannya diperkirakan selama 7 hari.” Ditambahkan warga di lingkungannya memang setiap minggu melakukan kerjabakti, terkadang serentak ataupun masing-masing RT. “Utamanya warga dihimbau membersihkan lingkungan sekitar.” (irfan)

Pengurus BKM Gunung Mas berfoto bersama di rumah sedang dibangun. (vanessa)

Edisi 19

Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

SAMBUNGAN BERITA

10 11

Warga Karang Timur Senang Betonisasi Jalan Lingkungannya
Paving blok jalan masuk Posyandu Kelapa Indah III telah selesai dibangun. (irfan)

Warga Swadaya Jalan Masuk Posyandu Kelapa Indah III
CIPONDOH – Sesuai usulan Wakil Walikota H. Arief R Wismansyah ketika meninjau gedung baru Posyandu Kelapa Indah III agar jalan masuk ke Posyandu diperbaiki untuk mempermudah warga mencapainya, Maka BKM Benda Mandiri berswadaya membangun paving blok jalan masuk ke posyandu itu. “Kini telah terbangun paving blok sepanjang 50 meter,” kata M Tahrir, Koordinator BKM Benda Mandiri, Jumat (25/6). Paving blok dengan total biaya sekitar Rp 13 juta dilaksanakan oleh KSM Sutra Bombay bersama warga RT 02/02. “Pak wakil minta begitu agar jalan masuk ke Posyandu tidak becek lagi,” kata Haerudin Mandor Nasar, Ketua RT 02/02. Diakuinya kini Posyandu Kelapa Indah III telah sering digunakan warga, bukan hanya untuk penimbangan dan pemeriksaan Bumil namun melakukan kegiatan lainnya. “Peralatannya lebih lengkap dan lebih baik.” (irfan)

KARANG TENGAH – Warga di lingkungan RW 13 Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, mengaku senang jalan lingkungannya sudah dibeton Pemkot Tangerang.
Jalan telah selesai dibeton setengah bulan lalu memiliki panjang 300 meter dan lebar 3 meter. Biayanya memanfaatkan dana APBD Kota Tangerang tahun 2010 sebesar Rp 188.569.000. Sebelumnya lokasi jalan beraspal namun banyak yang rusak. Kini dengan dibeton jalan lebih bagus dan nyaman dilalui. “Begitu juga saat musim hujan tidak ada lagi genangan airnya,” kata Sihombing, salah satu

Jalan lingkungan yang sudah dibeton di RW 13, Karang Timur, tengah dimanfaatkan warga. (iwan) warga, Selasa (29/6). Sutarto, Ketua RW 13, mengungkapkan dengan jalan yang bagus yakni dibeton akhirnya menambah keindahan di sekelilingnya. Dirinya berharap bagi jalan lingkungannya yang belum agar dilakukan serupa. Abdul Gani, Sekel Karang Timur, mengungkapkan kegiatan pembangunan di wilayahnya untuk tahun ini selain rehabilitasi jalan lingkungan yakni pembangunan drainase di RW 14 dengan panjang 300 meter dan lebar setengah meter. “Terkait hasil pembangunan tersebut warga dihimbau agar memelihara keberadaannya,” ujarnya. (iwan)

BKM Poris Mandiri Bangun Gorong-gorong
BATUCEPER – Program pembangunan fisik yang dilaksanakan BKM Poris Mandiri Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper dengan memanfaatkan dana APBD 2010 akan dipergunakan untuk pembangunan goronggorong dan 38 meter jalan paving blok. Jayadih Edi Susanto “Semua proyek itu terletak di masing-masing RT-RW secara terpisah,” kata Jayadih Edi Susanto, Anggota BKM Poris Mandiri, Jumat (25/6). Dijelaskan pembangunan swadaya dengan stimulan ini dilakukan berkeadilan untuk semua wilayah kelurahan. “Saat ini kami masih konsen untuk pelaporan pertanggung jawaban program sebelumnya.” Kepengurusan BKM Poris Mandiri tahun inipun mengalami perombakan, sebelumnya memiliki 13 anggota, sekarang hanya terdiri 9 orang saja. “Tidak masalah berapapun anggotanya, yang penting dapat bekerja dengan baik.”(irfan)

2 Posyandu Dibangun Perdana di Kelurahan Neglasari
NEGLASARI – Berita gembira disampaikan Lurah Neglasari M. Subur dalam arisan PKK kelurahan itu bahwa Pemkot Tangerang akan pembangunan perdana gedung baru posyandu. “Alhamdulillah, ada dua Posyandu direncanakan akan dibangun tahun ini, di RW 07 dan RW 04,” katanya di aula kantor kelurahan, Selasa (29/6). Dipaparkannya baru saja ia bersama aparat Tatakota Pemkot mengukur tanah bakal gedung Posyandu di dua wilayah tersebut. “Pertama di sebelah rumah pak Ijang ketua RT 01/07 dan halaman mesjid Nurul Jannah RW 04.” Untuk wilayah halaman mesjid seluas 150 meter, akan dibangun Posyandu Tipe B yang lebih luas lagi nantinya. Bersamaan dengan acara ini ia juga menyampaikan rencana Touring anggota BKB se-kelurahan, untuk berwisata melihat dan mengetahui kawasan Bandara Soekarno Hatta. “Agar anak-anak kita tau Bandara luar dalem, kan rumahnya deket sama bandara.”(irfan)

Lurah M Subur bersama 39 kader PKK Kelurahan Neglasari di aula kantor kelurahan. (irfan)

Slamet Kurniawan: Tak Ada...
dalam laporan pengelolaan keuangan daerah yang baik, bersih dan transparan. “Semua ini berkat kerja keras Pemkot Tangerang dalam membuat laporan keuangan daerah terbaik,” katanya saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tangerang dalam rangka Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPKRI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tangerang Tahun Anggaran 2009, Kamis (10/6). Diakui laporan keuangan Kota Tangerang tidak ditemukan salah saji yang material, oleh karena itu BPKRI memberi opini Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion) pada laporan keuangan Kota Tangerang. (imron)

Belajarlah ke Kota...
Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Tangerang Atas Raperda Pertanggungjawaban Keuangan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2009 dan penerimaan 8 Raperda Kota Tangerang 2010 di gedung DPRD, Senin (28/6). Pandangan umum fraksi dalam sidang paripurna dimulai Fraksi Demokrat, kemudian Fraksi Golkar, Fraksi PKS, Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, PPP, PAN, dan terakhir pandangan umum Fraksi Nurani Bangsa. Misalnya Fraksi Demokrat melalui juru bicaranya Muhammad Ahadian SH dan Fraksi Golkar dengan juru bicara Hapipi mengawali ucapan terimakasih dan mengapresiasi walikota atas raihan WTP tiga tahun berturut-turut dan Anugerah Adipura. Menurut keduanya prestasi yang telah diraih itu bersifat luar biasa karena tidak banyak daerah lain di Indonesia yang bisa menyandingkan dua penghargaan bergengsi tersebut secara bersamaan. “Apalagi predikat WTP tiga tahun berturut-turut hanya Kota Tangerang saja yang sejauh ini yang mampu meraihnya,” tutur keduanya. Hal senada disampaikan juru bicara dari 5 fraksi lainnya, yang mengungkapkan kebanggaan mereka bahwa Kota Tangerang mampu meraih WTP tiga tahun berturut-turut, bahkan menyandingkannya pula dengan raihan Anugera Adipura. Warga pun Bangga KOTA BENTENG pun menghimpun informasi hingga akhir Juni ini, pembicaraan bernada penuh kebanggaan hati pun masih menjadi topik utama perbincangan antarwarga yang terjadi di Kota Tangerang. Raihan WTP tiga tahun berturut-turut membanggakan karena mencerminkan pengelolaan keuangan kota yang baik. Apalagi WTP dari BPK-RI itu bisa disandingkan dengan raihan Anugerah Adipura,

Heru: Bukti Keberhasilan...

12 RW & 78 RT CM Kerjabakti Serentak
CIPONDOH – Ungkapkan kegembiraan atas raihan Anugerah Adipura Kota Tangerang, secara serentak 12 RW dan 78 RT di Kelurahan Cipondoh Makmur (CM), Kecamatan Cipondoh, menggelar kerjabakti membersihkan lingkungan, Minggu (27/ 6). Lurah Sidik yang turut serta dalam kegiatan tersebut juga terlihat gembira atas antusias warga tersebut. “Mereka bilang, mereka bersemangat karena telah mendapat Adipura.” Kerjabakti dilakukan dengan membersihkan saluran air lingkungan, pembersihan bahu-bahu jalan, serta pembersihan lahan fasos/fasum di lingkungan masing-masing. Sebelum pelaksanaan kelurahan sempat menghimbau melalui surat edaran dan ternyata dapat dilaksanakan dengan baik oleh warga. “Kelurahan berjanji akan mengangkut semua sampah hasil kerjabakti, namun swadaya warga dalam akomodasi semuanya patut diacungi jempol.”(irfan)

Dikatakan apalagi penilaian WTP dari BPK RI itu diraih dalam 3 tahun berturut-turut sehingga menjadi prestasi yang luar biasa. Selamat kepada Pemkot dan warga Kota Tangerang. (wawan)

HM Bakri, Ketua...
“Prestasi ini tak pernah didapat pemerintah daerah lainnya di Indonesia,” katanya saat pembukaan Rakerkota Kadin Kota Tangerang, Selasa (15/6) di Pondok Selera. (imron)

sehingga membuat rasa bangga warga Kota Tangerang semakin menjadijadi. Mereka pun bertekad akan memberi dukungan penuh kepada Pemkot Tangerang agar bisa mempertahankan raihan dua prestasi terbaik skala nasional itu. Bahkan pula perbicangan hangat antarwarga pun terjadi dalam urun-rembug bebas warga tetangga daerah, semisal dilakukan warga Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Mereka mengungkapkan kekagumannya kepada Walikota H. Wahidin Halim yang selalu mampu meraih prestasi terbaik nasional, sehingga akhirnya bisa berulangkali bersalaman dengan Presiden SBY. (imron)

Saiful Bahri: Mesti Jadi...
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Daerah dari BPK-RI. “Ya, prestasi terbaik se-Indonesia ini mesti dijadikan contoh kabupaten dan kota diu Nusantara,” katanya, Rabu (30/6). Sekaligus hal inipun membuktikan Pemkot Tangerang di bawah kepemimpinan Walikota H. Wahidin Halim benar-benar menerapkan nilai-nilai akhlaqul karimah dalam pengelolaan keuangan daerahnya. Dia berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan, sehingga pengelolaan keuangan yang baik menjadi budaya di Kota Tangerang. (irfan)

Fokus-Opini
fokus-Opini
Th.VIII/Pekan 1/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 3/ Rajab 1431 H

Edisi 19

Atlet Pelajar Kota Tangerang Juara Umum Popda Banten

WH Beri Bonus Peraih Medali
*Direbut 18 Emas, 14 Perak, dan 17 Perunggu
PUSPEM - Walikota H. Wahidin Halim memberi penghargaan kepada para atlet pelajar telah berhasil merebut gelar Juara Umum POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) V Banten 2010 dengan 18 medali emas, 14 perak, dan 17 perunggu.
Prestasi raihan total 49 medali dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Popda V Banten tentu saja menjadi kebanggaan Pemkot Tangerang dan warga Kota Tangerang. Sebab itu, penghargaan dan bonus bagi kepada para atlet berprestasi pun disampaikan walikota di saat Apel Senin (28/6) pagi di Plaza Gedung Puspem Kota Tangerang. Bonus berupa uang tunai itu, masing-masing diberikan untuk pelajar peraih medali emas Rp 5 juta, pelajar peraih medali perak Rp 4 juta, dan untuk pelajar peraih medali perunggu Rp 3 juta. Sontak para pelajar yang menerima penghargaan dan bonus ini menyambutnya dengan sukacita. Walikota H. Wahidin Halim dalam sambutannya meminta para atlet pelajar Kota Tangerang untuk terus menjaga rasa nasionalisme, bersemangat, serta bekerja keras dalam meningkatkan dan memaksimalkan potensi diri dalam mengharumkan nama baik Kota Tangerang tidak saja di tingkat lokal tapi juga nasional. “Kuatnya semangat dan rasa nasionalisme jadi langkah awal untuk terus bekerja keras dalam mengejar dan mempertahankan prestasi. Tidak hanya mengejar materi semata, tapi lebih pada semangat untuk mengharumkan nama baik Kota Tangerang,” katanya.

Walikota yang begitu pasih berbicara soal dunia olahraga ini menggarisbawahi sikap profesionalisme para olahragawan yang terkadang terganggu oleh rasa ingin memperoleh

materi berlebih. Sehingga mengakibatkan seorang atlet lebih banyak menuntut haknya dan melupakan kewajibannya. “Sebagai contoh pemain sepakbola, itu harus me-

Dapat Bonus, Atika Beri Kado Bunda Cincin Emas
PINANG –”Saya senang dan bersyukur kepada Allah SWT bisa meraih medali emas di Popda V Banten 2010,” kata Atika Ilmi, atlet pelajar pencak silat putri Kota Tangerang asal SMAN 6 Kota Tangerang. Per telepon Atika yang tingga di lingkungan RT 05/01, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Rabu (30/6), menuturkan ini semua berkat keseriusannya berlatih dan dukungan dari kedua orangtuanya. Selanjutnya ia menargetkan bisa menjadi duta Banten untuk Kejuaran Pencak Silat tingkat Popwil 2010 pada 25-31 Juli di Kota Semarang, Jawa Tengah. “Mudah-mudahan saya bisa meraih Juara I lagi di Popwil 2010 sehingga bisa ikut ke Popnas,” harapnya. Diakuinya pada Popda IV 2 tahun lalu, dia juga meraih emas sampai ke Popwil. Hanya saja di Popnas, dia hanya berhasil meraih medali perunggu. Terkait hadiah bonus sebesar Rp 5 juta yang diperoleh dari Pemkot Tangerang, Atika yang mencintai kedua orangtuanya itu, bisa membahagiakan ibundanya dengan membelikan sebuah cincin emas. (vanessa)

ngikuti jadwal dan menu makan yang sudah diatur. Jangan makan seenaknya. Tidak disiplin,” tegas walikota sambil menekankan bahwa betapa pentingnya sikap profesionalisme dan disiplin tersebut. Sehebat apapun jika tidak bersikap profesional dan disiplin maka tidak akan mampu bersaing. Untuk itu, walikota mengharapkan para atlet

pelajar Kota Tangerang untuk terus menjaga semangat dan sikap profesionalisme dan disiplin tersebut sehingga ke depannya dapat berkiprah tidak hanya di tingkat lokal dan regional tapi juga di tingkat nasional. “Saya sangat mengapresiasi semangat kalian semua untuk terus berprestasi.” (imron)

Deo Alif Utama Persiapkan Diri ke Popnas
CIBODAS – Deo Alif Utama, siswa SMAN 8 Kota Tangerang, yang mendapat mendali Perak pada Cabang Pencak Silat Popda V Banten, saat ini mengaku tengah mempersiapkan diri menjadi duta Banten ke Popnas di Semarang. Deo yang dihubungi Rabu (30/6) mengutarakan keberhasilan dirinya karena mendapat support dari kedua orangtuanya yang juga atet pencaksilat nasional dan bimbingan guru dan kepala sekolah. “Saya akhirnya termotivasi untuk berbuat terbaik…” Semoga saja di Popnas Semarang dia bisa kembali mempersembahkan prestasi terbaik sehingga bisa mengharumkan nama propinsi, kota, dan sekolahnya. Sementara Hikmat, Kepala Sekolah SMAN 8 Kota Tangerang, menambahkan setiap catatan prestasi cabang olahraga ataupun mata pelajar yang diraih siswanya terus di kembangkan untuk dilanjutkan oleh siswa-siswi lainnya. “Kami semua berbangga hati atas prestasi yang telah diraih…” (wawan)

Tim Bolavoli Putri Tekuk Tangsel, Tim Putra Pukul Cilegon
KARAWACI - Andrianto, pelatih Bolavoli Putri SMA/SMK PGRI 109 mengaku mendapat surprise dengan raihan prestasi tim bola voli putra-putri pelajar Kota Tangerang yang sebagian besar didukung pebolavoli pelajar sekolahnya. Ditemui di SMA/SMK PGRI 109 kawasan Karawaci, Rabu (30/6), Andrianto mewakili Manajer Bolavoli Putra-putri SMA/SMK PGRI 109 Singgih Widianto, mengaku bangga atas kedua prestasi spektakuler tersebut, di mana kedua tim putraputri itu menjadi andalan sekolahnya. “Mereka merebut medali emas Popda V Banten.” Dijelaskan terdapat 15 pelajar SMA/SMK PGRI 109 yang masuk Bolavoli Putra-putri Kota Tangerang selalu unggul. “Yang paling dramatis adalah kemenangan tim bolavoli putri yang ke-10 pemainnya adalah pelajar putri SMA/SMK PGRI 109. Walaupun sempat tertinggal angka dari Tim Bolavoli Putri Pelajar dari Kota Tangerang Selatan, tetapi akhirnya bisa menggunggulinya dengan skor nilai 3-0.” Sedangkan untuk tim bola voli putra di babak final mampu mengungguli tim voli putra dari Kota Cilegon dengan skor nilai 3-2, terjadi kolaborasi yang baik antara Yayat, Tomi, dan Andrian untuk menjatuhkan pukulan bola masuk di areal bermain lawan. (vanessa)

dalam Tim Bolavoli Putra-putri Kota Tangerang untuk Popda V Banten. Mereka adalah Yayat Muhayat, Tomi Maulana, Abi Faturohman, Andrian Adi Nugroho, M Indra WS, Zenit Meidita, Ayu PH, Nandia, Seli

Marlina, Destri Revitasari, Lia Anggraini, Yuki Adinda, Sani Apriyanti, Ratna Febrianti, dan Siti Mulyani. Dituturkan sejak putaran babak semifinal hingga final, kedua Tim

PEKAN yang lalu Walikota Tangerang mengajukan 8 Raperda melalui Sidang Paripurna DPRD, salah satu Raperda Pelarangan Merokok di Ruang Publik Terutama Pada Lembaga Pendidikan (Sekolah).
Seperti apa pergulatan Raperda itu, apakah menjadi Perda kita saja lihat nanti, karena bagaimana pun lembaga sekolah sangat menentukan kualitas generasi muda sebagai penerus bangsa. Oleh karena itu pelarangan para pelajar tidak merokok harus diatur ketentuan hukumnya secara permanen, sehingga dapat mencegah kebiasaan merokok pada usia dini. Lagi pula kecanduan merokok di kalangan para pelajar yang belum memiliki penghasilan, untuk membeli sebungkus rokok, dikhawatirkan para pelajar ini dapat melakukan tindakan melawan hukum (prilaku: pemerasan atau tindakan kriminalitas lainnya). Berdasarkan tinjauan secara umum kebiasaan merokok di usia dini sangat rentan atau bahkan pintu awal melakukan perbuatan yang lebih membahayakan, seperti penggunaan obatobat terlarang (Narkoba). Oleh karena itu memerlukan upaya pencegahan yang dilakuan secara bersama yakni komunitas guru, orangtua dan komunitas lainnya untuk terus-menerus melakukan advokasi bahaya merokok terhadap kese-

Raperda Anti Merokok
Oleh: HM Harry Mulya Zein (Sekretaris Daerah Kota Tangerang)
hatan tubuh. Berilah beberapa contoh penting kepada para pelajar dan seluruh elemen masyarakat, bahwa merokok lebih membawa mudarat ketimbang manfaat. Tentu saja, advokasi ini harus diciptakan dengan nilainilai humanis dan keteladanan dari segenap komunitas. Karena tanpa sentuhan ini jangan harap para pelajar dapat menjauh dari kebiasaan merokok, atau malah sebaliknya mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Selama ini kelemahan yang paling funRaperda anti merokok menjadi penting atau paling tidak ingin memberi peringatan awal bagi komunitas pelajar bahwa merokok pada usia dini akan berakibat kurang baik terhadap kesehatan. Anjuran kebaikan tentunya perlu didukung demi menciptakan kualitas sumber daya manusia para generasi penerus yang memang menjadi tanggung jawab bersama. Pada hakekatnya membangun sebuah generasi yang berperadaban Akhakul Karimah harus secara bersama. Ia butuh kerja keras dari segenap komunitas agar bangunan masyarakat berperadaban dapat terbentuk. Tentu saja proses menuju masyarakat berperadaban tidaklah mudah, diperlukan curahan waktu dan tenaga agar proses menuju ke arah itu dapat tercapai. Membangun kebaikan agar dimulai dari institusi sekolah, utamanya pada penanaman nilai-nilai yang baik sebagai wujud nyata prilaku yang sholeh secara sosial. Kesalehan sosial tentu saja bersandar pada pribadipribadi yang saleh pula. Di mana sebuah pribadi yang mengagungkan dan melaksanakan titah Allah SWT serta menteladani prilaku Rosulullah SAW adalah bentuk kepatuhan setiap pribadi yang di dalamnya tumbuh subur nilai-nilai kesalehan. Jika hal ini dilakukan maka dapat berdampak positif terhadap terbentuknya masyarakat yang baik. Terbentuknya masyarakat yang berperadaban adalah sebuah masyarakat yang secara sadar melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini memerlukan sebuah proses dan ia tidak terbentuk secara spontan. Dengan demikian larangan merokok bagi para pelajar itu merupakan upaya bersama guna menanamkan nilai-nilai kebaikan agar setiap pribadi pelajar tadi punya komitmen membentuk kesalehan individu yang pada akhirnya tercipta kesalehan secara kolektif. ***

damental adalah pola pendekatan yang sangat teknikal dan normatif, sehingga tidak dapat menyentuh bidikan yang bersifat dasariah.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->