Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODE PENELITIAN

Metode penelitian mempunyai peranan penting dalam menyusun karya

tulis ilmiah atau penelitian, karena dengan menggunakan metode yang tepat akan

mempengaruhi nilai yang dihasilkan oleh seorang peneliti. Seperti yang dijelaskan

dalam buku metode peneitian, kesalahan dalam memilih atau menggunakan

metode kemungkinan akan menyebabkan kegagalan dari penelitian yang

dilakukan. Penggunaan metode yang tidak relevan mempengaruhi tujuan

penelitian (Netra, 1974 : 1).

Terkait dengan uraian di atas maka dalam penelitian yang berjudul

Upacara Ngantukan Dewi Sri di Desa Batuan, memilih beberapa metode antara

lain : metode pengumpulan data dan metode analisa data.

3.1 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data sangat erat kaitannya dengan data yang

dikumpulkan atau yang diperoleh, sebab dengan metode yang tepat akan

diperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian.

3.1.1 Populasi dan Sampel

Populasi adalah keseluruhan subjek atau objek dalam

penelitian. Seperti dijelaskan dalam buku Metode Reseacrh I,

populasi adalah semua individu atau keseluruhan objek atau

subjek yang diperoleh dalam penelitian hendak digeneralisasikan


(Hadi, 1980 : 70). Adapun yang dijadikan populasi dalam

penelitian ini adalah semua warga dilingkungan Desa Batuan.

Sampel adalah sebagian objek yang akan diselidiki,

seperti yang dijelaskan dalam buku Pengantar Penelitian Ilmiah,

sampel adalah penarikan sebagian populasi untuk mewakili

seluruh populasi.

3.1.2 Metode Observasi

Untuk mendapatkan data primer, dalam penelitian

digunakan metode observasi. Metode observasi ada dua macam

yaitu : Mrtode Observasi langsung dan tak langsung. Dalam buku

Metode Research I dijelaskan metode observasi biasa diartikan

sebagai pengamatan pencatatan secara sistematis terhadap

fenomena-fenomena yang diselidiki (Hadi, 1980 : 60).

Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini

adalah kedua metode tersebut diatas yaitu, metode observasi

langsung dan tak langsung. Teknik observasi langsung yaitu

teknik pengunpulan data dimana penyelidik mengadakan

pengamatan langsung (tanpa alat) terhadap gejala subjek yang

diselidiki (Hadi, 1980 : 158).

3.1.3 Metode Wawancara

Wawancara atau interview adalah suatu teknik

pengunpulan data dengan mengadakan wawancara antara dua


orang atau lebih, disatu pihak sebagai pengejar informasi dan

dipihak lain sebagai pemberi informasi (Netra, 1974 : 3).

Sedangkan Arikunto (2002 : 202) menjelaskan bahwa

secara garis besar ada dua macam pedoman wawancara, yaitu :

1. Pedoman wawancara tidak berstruktur, yaitu pedoman

wawancara yang memuat garis besar yang akan ditanyakan.

Tentu saja kretivitas pewawancara sangat diperlukan bahkan

hasil wawancara dengan jenis pedoman ini lebih banyak

tergantung dari pewawancara, pewawancaralah sebagai

pengemudi jawaban responden

2. Pedoman wawancara terstruktur, yaitu pedoman

wawancara yang tersusun secara terperinci sehingga

mempunyai check-list.

Dalam penelitian akan digunakan pedoman wawancara

yang tidak terstruktur yang memuat garis besarnya saja. Hal ini

dimaksud agar data yang diperoleh lebih spesifik lagi dan

mendapatkan informasi yang lebih banyak.

3.1.4 Metode Dokumentasi

Dalam buku Pengantar Penelitian Ilmiah dijelaskan

bahwa penyelidikan historis sering disebut dengan dokumentsi

karena sumber-sumber yang kebanyakan dipakai dalam

penelitian itu dokumen-dokumen (Surachmat, 1980 : 123).


Metode dokumentasi diperlukan untuk melengkapi data

yang dikumpulkan, dalam penelitian ini data yang dikumpulkan

berupa : foto-foto banten yang digunakan dalam upacara

Ngantukan Dewi Sri, dokumen-dokumen, buku-buku, lontar-

lontar yang memuat tentang upacara Ngantukan Dewi Sri.

Bahan dokumen secara eksplisit berbeda dengan

literatur tetapi perbedaan antara keduanya hanya dapat dibedakan

secara gradual. Oleh karena itu, kalau literatur bahan-bahan yang

diterbitkan secara rutin meupun berkala namun dokumenter

adalah informasi yang tersimpan ayau didokumentasikan sebagai

bahan dokumenter. Dokumenter sudah lama digunakan dalam

penelitian sebagai sumber data dapat dimanfaatkan untuk

menguji menafsirkan bahkan untuk meramalkan (Moloeng,

2004 : 161)

3.1.5 Alat-Alat yang Digunakan

Alat-alat yang digunakan dalam pengunpulan data

adalah :

1. Alat-alat tulis

2. Daftar pertanyaan (Quisioner)

Beri Nilai