Anda di halaman 1dari 19

NERACA MASSA

Strategi untuk Menganalisa Soal :


1. Baca soal dengan hati-hati
2. Gambarkan proses
3. Beri label
4. Tuliskan nilai variabel yang diketahui
5. Pilih basis
6. Tuliskan variabel yang belum diketahui
7. Tuliskan persamaan
8. Selesaikan persamaan dan cek jawaban

A. NERACA MASSA YANG TIDAK MELIBATKAN REAKSI


KIMIA
(Contoh : Pemisahan menggunakan membran)

Tekanan Tinggi membran Tekanan Rendah

21 % O2
O2 25 %
Input Output
N2 75 %
79 % N2

O2 N2

Membran digunakan untuk memisahkan N2 dan O2 dari udara.

1. Bagaimana komposisi limbah bila jumlah limbah 80 % dari input ?


Jawab :
Proses ini merupakan proses tunak (steady state) tanpa reaksi
kimia.

F (g.mol) Membran P (g.mol)

O2 = 0.25
O2 = 0.21
N2 = 0.75
N2 = 0.79 W (g.mol)
1.00
1.00
O2 = m O2X
N2 = m N2 1.00X
Dasar Teknik Proses-IKS 1
Basis : 100 g mol umpan (F)

Diket :
W = 80 % F = 80 g mol

Ditanya : P = ?
m O2 = ? (atau n O2)
m N2 = ? (atau n N2)

Jawab :
Kesetimbangan total :
F = P + W
100 g.mol = P + 80 g.mol
P = 20 g.mol

Kesetimbangan Komponen :
Oksigen :
0.21 (100) = 0.25 (20) + m O2 (80)
21 = 5 + 80 m O2
80 m O2 = 16
m O2 = 16/80
m O2 = 0.2
Nitrogen :
0.79 (100) = 0.75 (20) + m N2 (80)
79 = 15 + 80 m N2
m N2 = 0.8

2. Suatu pabrik alkohol untuk gasohol menggunakan sistem distilasi


seperti pada gambar berikut :

Air pendingin

Uap

Reflux
Distilat
1000 kg F Kolom P = ? kg
Distilasi 60 % EtOH
10 % Et OH 40 % H2O
90 % H2O P = 1/10 F

Panas Limbah
W = ? kg
EtOH = ?
H2O = ?

Dasar Teknik Proses-IKS 2


Hitung komposisi limbah & massa alkohol yg terbuang sbg limbah !!
Jawab :
Basis : F = 1000 kg umpan

Diketahui : P = 1/10 F
= 100 kg

Ditanya : W = ?
m EtOH = ?
m H2O = ?

Jawab:
- Kesetimbangan total :
F = P + W
1000 kg = 100 kg + W
P = 900 kg

- Kesetimbangan Komponen :
EtOH :
0.1 (1000) = 0.6 (100) + m EtOH (900)
m EtOH = 0.044 » 4.4 %
H2O :
0.9 (1000) = 0.4 (100) + m H2O (900)
m H2O = 0.956 » 95.6 %

Massa EtOH dalam limbah = 4.4 % x 900 kg


= 40 kg
Massa H2O dalam limbah = 900 – 40
= 860 kg

3. Pengeringan
Ikan hasil tangkapan yang tidak terserap oleh pasar dalam
keadaan segar dapat diolah menjadi tepung ikan untuk kemudian
menjadi pangan atau pakan. Dalam industri pengolahannya,
setelah minyak ikan diekstrak, ampasnya dikeringkan dalam
pengering drum berputar, digiling dan dikemas. Produk yang
dihasilkan mengandung 65 % protein. Dalam suatu sample,
ampas ikan masih mengandung 80 % air (sisanya ampas kering).
Pengeringan menguapkan 100 kg air, dan ampas kering masih
mengandung 40 % air. Hitunglah bobot ampas ikan yang telah
diekstrak dan diumpankan ke dalam pengering !!

Dasar Teknik Proses-IKS 3


W
Uap air = 100 kg air

Ampas Ikan Basah


80 % H2O
20 % Padatan kering (BDC) Rotary dryer

Udara panas

Ampas kering
P = ?
H2O = 40 %
Padatan = 60 %
kering (BDC)

Jawab :
Basis : 100 kg air yang diuapkan (W)

Diketahui :
Komposisi bahan dalam umpan dan produk

Ditanya :
Jumlah umpan (F) dan Produk (P) : ?

Jawab :
- Kesetimbangan total :
F = P + W
F = P + 100 kg

- Kesetimbangan Komponen :
BDC :
0.2 F = 0.6 P
Þ 0.2 (P + 100) = 0.6 P
0.2 x 100 = 0.6 P – 0.2 P
0.4 P = 20
P = 50 kg

Þ F = P + 100
F = 50 + 100
F = 150 kg
Cek kesetimbangan air
0.8 F = 100 + 0.4 P
0.8 (150) = 100 + 0.4 (50)
120 = 100 + 20 ü
Dasar Teknik Proses-IKS 4
Pencampuran (Mixing)
Untuk mengaktifkan baterai, asam sulfat pekat harus ditambahkan ke
dalam asam sulfat encer. Anda disuruh untuk menyiapkan larutan
asam sulfat dengan kandungan H2SO4 18.63 %. Suatu tangki berisi
larutan H2SO4 yang mengandung 12.43 % H2SO4 (sisanya air murni).
Jika 200 kg 77.7 % H2SO4 ditambahkan ke dalam tangki, dan larutan
akhir mengandung 18.63 % H2SO4, berapa kg produk yang
dihasilkan?

Jawab :

A = 200 kg
H2SO4 = 77.7 %
H2O = 22.3 %

B = ?? kg P = ?? kg
H2SO4 = 12.43 % H2SO4 = 18.63 %
H2O = 87.57 % H2O = 81.37 %

Basis : A = 200 kg larutan yang ditambahkan

Diketahui : komposisi larutan asli, larutan yang ditambahkan dan


larutan akhir

Ditanya : jumlah larutan asli dan larutan akhir

Jawab : asumsikan steady state

Kesetimbangan Total :
B + A = P
B + 200 = P

Kesetimbangan Komponen :
H2SO4 : 0.1243 B + 0.777 A = 0.1863 P
0.1243 B + 155.4 = 0.1863 (B + 200)
155.4 - 37.26 = 0.062 B
B = 1905 kg
P = 1905 + 200 = 2105 kg
Cek dengan kesetimbangan H2O
0.8757 B + 0.223 A = 0.8137 P
(0.8757 x 1905) + (0.223 x 200) = (0.8137 x 2105)

Dasar Teknik Proses-IKS 5


1668.63 + 44.6 = 1713.23 ü
B. PEMECAHAN SOAL-SOAL NERACA MASSA YANG
MELIBATKAN REAKSI KIMIA

Kelebihan Udara :
“ Jumlah udara (oksigen) yang kelebihan dari yang diperlukan untuk
pembakaran sempurna “

Kelebihan Udara
% Kelebihan Udara = × 100 %
Kebutuhan Udara
Kelebihan O2 /0. 21
= × 100 %
Kebutuhan O2 /0 . 21

Contoh Soal :
Bahan bakar motor selain bensin sedang dilirik orang karena
menghasilkan polusi yang lebih rendah. Propana merupakan salah
satu bahan bakar yang menjanjikan. Dalam suatu uji coba, 20 kg
C3H8 dibakar dengan 400 kg udara dan menghasilkan 44 kg CO2 dan
12 kg CO. Berapa persen kelebihan udara ?

Jawab :
C3H8 + 5 O2 ® 3 CO2 + 4 H2O

Basis : 20 kg C3H8
- Kebutuhan O2 adalah

1 kg mol C3 H 8 5 kg mol O2
20 kg C 3 H 8 × × = 2. 27 kg mol O2
44 . 09 kg C3 H 8 1 kg mol C3 H 8

- Jumlah O2 yang disuplai adalah

1 kg mol udara 21 kg mol O2


400 kg udara × × = 2 .90 kg mol O2
29 kg udara 100 kg mol udara
\ persen kelebihan udara adalah :

Udara yg disuplai − udara yg dibutuhkan


× 100 %
udara yg dibutuhkan
2.90 kg mol O2 − 2.27 kg mol O 2
= × 100 % = 28 %
2.27 kg mol O2
Soal :
1. Misalkan suatu gas mengandung 80 % C2H6 dan 20 % O2 dibakar
dalam suatu mesin dengan 200 % kelebihan udara. 80 % ethana
terbakar menjadi CO2, 10 % menjadi CO dan 10 % tidak terbakar.
Berapa total O2 yang diperlukan per 100 mol gas ?

Dasar Teknik Proses-IKS 6


Jawab : Basis : 100 mol gas

C2H6 + 7/2 O2 ® 2 CO2 + 3 H2O

80 mol C2H6 memerlukan 3.5 x 80 = 280 mol O2.


Karena gas sudah mengandung 20 mol O2 maka O2 yang dibutuhkan
untuk pembakaran sempurna = (280 – 20) = 260 mol O2

\total O2 yang diperlukan =


(100 % + 200 %) x 260 mol O2 = 780 mol O2

2. Korosi (karat) pada pipa dalam boiler oleh oksigen dapat


dicegah dengan menggunakan sodium sulfit. Sodium sulfit
membuang oksigen dari air yang akan masuk ke boiler melalui
reaksi

2 Na2SO3 + O2 ® 2 Na2SO4

Berapa lb sodium sulfit yang dibutuhkan secara teoritis untuk


membuang oksigen dari 8 330 000 lb air yang mengandung 10
ppm oksigen terlarut, sekaligus menjaga kelebihan 35 % sodium
sulfit ?

Jawab :

Na2SO3

Dasar Teknik Proses-IKS 7


H2O = 8 330 000 lb H2O = 8 330 000 lb
Sistem Ke boiler
10 ppm O2 tanpa O2

Na2SO4

Basis = 8 330 000 lb H2O


Jumlah O2 yang masuk ke system :

10 lb O 2
8 330 000 lb H 2 O × = 83. 3 lb O2
(10 6 − 10 lb O 2 )

Sodium sulfit yang diperlukan :

1 lb mol O 2 2 lb mol Na2 SO 3 126 lb Na 2 SO3


83. 3 lb O2× × × × 1 .35
32 lb O 2 1 lb mol O 2 1 lb mol Na2 SO 3

¿ 886 lb Na 2 SO3

PEMECAHAN SOAL NERACA MASSA MELIBATKAN SUB


SISTEM GANDA

A
F 1 2 W
100 kg/min 1.0 H2O
0.2 KCl
0.8 H2O
Dasar Teknik Proses-IKS 8
C B
0.33 KCl 0.5 KCl
0.67 H2O 0.5 H2O
3

P
0.95 KCl
0.05 H2O

Unit 1 : Total Þ 100 + C = A


KCl Þ (0.2)(100) + (0.33)C = (w KCl A) (A)

Unit 2 : Total Þ A = B + W
KCl Þ (w KCl A) (A) = (0.5)(B)

Keseluruhan Sistem : Total Þ 100 = W + P


KCl Þ (0.2) (100) = (0.95)(P)

Air D
(100 %) Kondensor 3
Udara Udara : 0.995
Air : 0.005 Aseton : 0.99
W A 1.00 Air : 0.01
1.00
Kolom Kolom
Absorber Destilasi
Dasar Teknik Proses-IKS 9

1 2
B
Aseton : 0.04
Air : 0.96
G 1.00
F Aseton : 0.19
Gas (1400 kg) Air : 0.81
Udara : 0.95 1.00
Aseton : 0.03
Air : 0.02
1.00

Hitunglah A, F, W, B, dan D per jam !

Jawab :
Basis : G = 1400 kg/jam

Neraca massa pada unit 1 (kolom Absorber)

Udara : (0.95)(1400) = (0.995)(A)


Aseton : (0.03)(1400) = (0.19)(F)
Air : (0.02)(1400) + (1.00)(W) = (0.81)(F) + (0.005)(A)

A = 1336.7 kg/jam
F = 221.0 kg/jam
W = 157.7 kg/jam

Gunakan neraca total untuk mengecek kebenaran jawaban !

G + W = F + A
1400 + 157.7= 221.0 + 1336.7 ü

Karena tidak ada informasi pada aliran antara unit 2 dan unit 3, dan
kita juga tidak ditanya berapa nilai-nilai variabel pada aliran antara
unit 2 dan unit 3 maka kita dapat menggabungkan unit 2 dan unit 3
sebagai satu sistem.

Neraca massa pada (unit 1 + unit 2) :

Aseton : (0.19)(221.0) = (0.99)(D) + (0.04)(B)


Air : (0.81)(221.0) = (0.01)(D) + (0.96)(B)

D = 34.89 kg/jam
B = 186.11 kg/jam

Dasar Teknik Proses-IKS 10


Gunakan neraca total untuk mengecek kebenaran jawaban !

F = D + B
221.0 = 34.89 + 186.11 ü

DAUR ULANG (RECYCLE)


 Bahan kembali dari hilir proses dan kembali masuk ke proses
Daur Ulang ( R )

Umpan Produk Produk


F Umpan
Segar
MIXER
Proses
PROSES Kasar
SEPARATOR
Bersih
P

DAUR ULANG TANPA REAKSI KIMIA


Contoh Soal :

Dasar Teknik Proses-IKS 11


Suatu kolom destilasi memisahkan 10 000 kg/jam campuran 50 %
Benzen dan 50 % Toluen. Produk destilat (D) yang diperoleh
darikondenser mengandung 95 % benzen, sedangkan limbah (W)
dari kolom destilasi mengandung 96 % toluene. Aliran uap (v) yang
masuk ke kondenser dari atas kolom destilasi = 8000 kg/jam.
Sebagian produk dari kondenser dikembalikan ke dalam kolom
sebagai reflux ( R ). Asumsikan komposisi aliran keluar dari kolom
destilasi (v), produk destilat (D) dan reflux ( R ) adalah sama, maka
hitunglah rasio antara jumlah yang didaur ulang ( R ) dengan produk
destilat (D) !

Jawab :

Uap
8000 kg/jam
D
Kondenser Cairan
0.95 Bz
v
0.05 Tol

F
Cairan
F Kolom
Cairan Distilasi
10000 kg/jam
0.5 Bz
0.5 Tol

W
Cairan
0.04 Bz

Basis : F = 10 000 kg/jam

Kesetimbangan Total :
F = D + W
10 000 = D + W

Komponen :
Benzen : FwF = DwD + wwW
(10000)(0.5) = (0.95)(D) + (0.04)(W)
W = 4945 kg/jam
D = 5055kg/jaml
Dasar Teknik Proses-IKS 12
Kesetimbangan di sekitar kondenser
V = R + D
8000 = R + 5055
R = 2945 kg/jam

R 2945
= = 0. 58
D 5055

DAUR ULANG DENGAN REAKSI KIMIA

F
(umpan segar) REAKTOR P (Produk)
100 % A A® B 100 % B

R (Daur Ulang)
100 % A

Contoh Soal :
Glukosa isomerase amobil digunakan sebagai katalis dalam
memproduksi fruktosa dari glukosa dalam suatu bioreaktor seperti
gambar berikut. Berapa persesn konversi glukosa dalam bioreaktor
bila rasio aliran keluar (P) dengan aliran daur ulang ( R ) = 8.33

R (Daur Ulang)

Feed (F)
40 % glukosa 4%
REAKTOR P (Produk)
dalam air Fruktosa

Jawab :

R=?
wR,G = ?
wR,F = ?
wR,W = ?

S = 100 kg 1 T=? 2 P=?


wS,G = 0.4
REAKTOR
wS,W = 0.6 wP,G =?
1.0 wP,F =?
wT,G =? wP,W =?
wT,F = 0.04
wT,W =?
Dasar Teknik Proses-IKS 13
Basis : S = 100 kg
P
= 8.33
Diketahui : data seperti pada gambar di atas ; R
Ditanya : R, T, P, w T,G, wT,W, wR,G, wR,F, wR,W, persen konversi (f) :..?
Jawab :
 Neraca Keseluruhan
Total : S = P
100 kg = P Þ P = 100 kg
P 100
= 8.33 R= = 12
R Þ 8.33

Air : (100)(0.6) = (P)( wR,W)


60 = 100 wR,W
wR,W = 0.6

 Unit 1 (Titik Pencampuran)


Total : S + R = T
100 + 12 = T Þ T = 112 kg

Glukosa : (100)(0.4) + (12)( wR,G) = (112)( wT,G)


Fruktosa : (100)(0) + (12)( wR,F) = (112)(0.04)
wR,F = 0.373
Karena wR,F + wR,G + wR,W = 1
Maka wR,G = 1 – 0.373 – 0.6 = 0.027
Bila dimasukkan pada kesetimbangan glukosa, maka
wT,G = 0.360

 Unit Reaktor dan Unit 2 sebagai satu


system
Neraca Total : T = R + P
112 = 12 + 100
Glukosa :
(T) (wT,G) - (f)(T)( wT,G) = ( P + R) (wR,G )
(112)(0.360) – (f)(112)(0.360) = (112)(0.027)
(40.32) (f) = 40.32 – 3.024
f = 0.925
\Persen konversi glukosa menjadi fruktosa adalah 92.5 %

Dasar Teknik Proses-IKS 14


PEMINTASAN (BYPASS)

Aliran pemintasan adalah aliran yang melompati satu atau lebih


tahapan proses dan langsung memintas ke tahap lain yang lebih hilir.

By pass

Feed Separator Pencampuran


Proses Produk

Dasar Teknik Proses-IKS 15


Contoh Soal :
Pada tahapan persiapan dalam pembuatan gasoline alam,
isopentana dipisahkan dari gasoline bebas butana. Alir proses
beserta komponennya adalah seperti gambar berikut :
Isopentana
S i-C5H12 100 %

Proses
Isopentana
Debutanizer

x n-C5H12 100 %
Umpan y
Produk (P)
bebas butana n-C5H12 90 %
i-C5H12 10 %
F 100 kg
n-C5H12 80 %
i-C5H12 20 %

Berapa fraksi gasoline bebas butan yang melewati tower isopentana?

Jawab :
Basis : 100 kg umpan
Neraca Massa Total :
F = S + P
100 = S + P

Neraca massa komponen n-C5H12


(100)(0.8) = (0)(S) + (0.9)(P)
80 = 0.9 P
P = 88.89 kg » 88.9 kg
S = 100 - 88.9 = 11.1 kg
Dasar Teknik Proses-IKS 16
Neraca massa di sekeliling tower isopentana
Misalkan x adalah gasoline bebas butana yang masuk ke tower
isopentana dan y adalah n-C5H12 yang keluar dari tower isopentana.

Neraca Massa Total :


x = S + y
x = 11.1 + y

Neraca Massa Komponen n-C5H12


(x)(0.8) = (S)(0) + (1.0)(y)
0.8 x = y
x = 55.5 kg

 Fraksi gasoline bebas butana yang melewati tower


isopentana :

55.5 kg
= 0.555
100 kg

PEMBERSIHAN (PURGE)

Aliran pembersihan (purge) adalah aliran untuk memisahkan bahan-


bahan yang tidak diinginkan yang bila tidak dipisahkan akan
menumpuk pada aliran daur ulang

Bahan yg
Pembagi
tdk
Daur Ulang ( R ) diinginkan

Feed Pencampur Pemisah


Proses Produk
Dasar Teknik Proses-IKS 17
Contoh Soal :
Batu bara dapat dikonversi menjadi produk cair untuk selanjutnya
diolah menjadi bahan-bahan kimia. Salah satunya adalah pembuatan
metanol dari hasil pembakaran batu bara. Dua gas utama hasil
pembakaran batu bara adalah H2 dan CO. Dua gas ini dapat
direaksikan untuk menghasilkan metanol mengikuti persamaan reaksi

CO + 2 H2 ® CH3OH

Gambar berikut mengilustrasikan proses pembuatan metanol


tersebut.

Feed (F) Pemisah] E CH3OH


Reaktor 100 %
H2 67.3 % (Separator)
CO 32.5 %
CH4 0.2 % P
Purge

Daur Ulang ( R )
H2 x
CO y
CH4 z

Aliran dalam mol dan komposisi dalam persen atau fraksi mol.
Konversi CO dalam reaktor 18 %. Purge digunakan untuk menjaga
CH4 yang keluar dari separator tidak lebih dari 3.2 %. Hitunglah R,
CH3OH dan purge serta komposisinya per mol umpan !!

Jawab :
Basis : F = 100 mol

Karena aliran dipresentasikan dalam mol (bukan massa) maka kita


dapat menggunakan neraca elemen.

Neraca elemen total :


H2 : 67.3 + (0.2)(2) = E(2) + P (x + 2z)
C : 32.5 + 0.2 = E(1) + P (y + z)
O : 32.5 = E(1) + P (y)

Dasar Teknik Proses-IKS 18


Neraca CO di sekeliling system reaktor + separator :
CO : {32.5 + R(y)} - {(32.5 +R(y))(0.18)} = (R + P)(y)

Asumsikan aliran purge (P) mengandung CH4 maksimum,


Maka z = 0.032, serta x + y + z = 1

Dengan mengasumsikan 6 persamaan di atas, untuk mendapatkan 6


variabel yang tidak diketahui maka akan didapatkan :

E : CH3OH = 31.25 mol


P : purge = 6.25 mol
R : daur ulang = 705 mol
x : H2 = 0.768 mol
y : CO = 0.200 mol
z : CH4 = 0.032 mol

Dasar Teknik Proses-IKS 19

Anda mungkin juga menyukai