Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

MANUSIA, NILAI, MORAL DAN HUKUM

Hukum dan Norma serta Hierarki


Perundang-undangan di Indonesia

Oleh :
Nama : NUNUNG RIA N.
NIM : M0409045
Kelompok : 2 (Dua)

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2010
BAB I
PENDAHULUAN

Manusia adalah makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan individu


lain.Untuk menjaga kelangsungan hidup bermasyarakat diperlukan aturan-aturan
yang akan terwujud dalam hukum dan norma. Setiap masyarakat memiliki
seperangkat hukum dan norma yang berbeda sesuai dengan karakteristik
masyarakat itu sendiri. Hukum dan norma tersebut akan dijunjung tinggi, diakui
dan digunakan sebagai dasar dalam melakukan interaksi dan tindakan sosialnya..
Hukum merupakan peraturan-peraturan hidup di dalam masyarakat yang
dapat memaksa orang supaya mentaati tata tertib dalam masyarakat serta
memberikan sangsi yang tegas (berupa hukuman) terhadap siapa yang tidak mau
patuh mentaatinya. Sedangkan norma merupakan aturan-aturan dengan sanksi-
sanksi yang dimaksudkan untuk mendorong bahkan menekan orang perorangan,
kelompok atau masyarakat secara keseluruhan untuk mencapai nilai-nilai sosial.
Bagi bangsa Indonesia kedua hal tersebut merupakan suatu dasar
penulisan peraturan bahkan perundang-undangan. Tulisan ini akan menguraikan
mengenai pengertian hokum dan norma serta membahas mengenai hierarki
hukum di Indonesia.

2
BAB II
PEMBAHASAN

Hukum dan norma merupakan dua hal yang tak terpisahkan dalam
kehidupan manusia. Kedua hal tersebut saling berkaitan dan biasa disebut dalam
satu kesatuan. Baik hukum maupun norma berperan dalam mengatur kehidupan
manusia atau individu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk lebih
memahami keterkaitan antara keduanya, hal yang harus dilakukan terlebih dahulu
ialah memahami pengertian dari hukum dan norma itu sendiri.
Hukum memiliki pengertian yang beragam karena memiliki ruang lingkup
dan aspek yang luas. Hukum dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan, disiplin,
kaedah, tata hukum, petugas (hukum), keputusan penguasa, proses pemerintahan,
perilaku yang ajeg atau sikap tindak yang teratur dan juga sebagai suatu jalinan
nilai-nilai. Hukum juga merupakan bagian dari norma, yaitu norma hukum.
Norma itu sendiri merupakan bahasa latin yang dapat diartikan sebagai
suatu ketertiban, preskripsi atau perintah. Sistem norma yang berlaku bagi
manusia sekurang-kurangnya terdiri atas norma moral, norma agama, norma etika
atau kesopanan dan norma hukum. Norma hukum adalah sistem aturan yang
diciptakan oleh lembaga kenegaraan yang ditunjuk melalui mekanisme tertentu.
Artinya, hukum diciptakan dan diberlakukan oleh institusi yang memiliki
kewenangan dalam membentuk dan memberlakukan hukum, yaitu badan
legislatif. Hukum merupakan norma yang memuat sanksi yang tegas. Di
Indonesia, istilah hukum digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk
menunjukkan norma yang berlaku di Indonesia. Hukum Indonesia adalah suatu
sistem norma atau sistem aturan yang berlaku di Indonesia. Sistem aturan tersebut
diwujudkan dalam perundang-undangan.
Pasal 7 UU No. 10 Tahun 2004 tentang tata urutan perundang-undangan,
jenis dan hierarki perundang-undangan menyebutkan bahwa hierarki perundang-
undangan Indonesia meliputi; pertama UUD 1945, yang merupakan peraturan

3
negara atau sumber hukum tertinggi dan menjadi sumber bagi peraturan
perundang-undangan lainnya. Kedua, UU/Peraturan Pemerintah Pengganti UU
(Perpu), kewenangan penyusunan undang-undang berada pada DPR denga
persetujuan bersama dengan presiden. Dalam kepentingan yang memaksa
presiden bisa mengeluarkan Perpu. Ketiga, Peraturan Pemerintah (PP), yang
berhak menetapkan PP adalah presiden. Dalam hal ini presiden melakukan sendiri
tanpa persetujuan dari DPR. Keempat adalah Peraturan Presiden, di dalamnya
berisi materi yang diperintahkan oleh undang-undang atau materi untuk
melaksanakan peraturan pemerintah. Selanjutnya adalah Peraturan Daerah
(Perda). Perda ini meliputi Perda provinsi, Perda kabupaten/kota dan peraturan
desa atau peraturan yang setingkat. Adapun wewenang untuk menetapkan Perda
berada pada kepala daerah atas persetujuan DPRD.
Pembahasan di atas telah menunjukan bahwa ada hubungan yang sangat
dekat antara hukum dan norma. Dalam kehidupan sehari-hari, hukum Indonesia
juga dianggap sebagai sistem norma yang berlaku di Indonesia yang mengatur
kehidupan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Sumber hukum adalah
segala yang menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan memaksa, yakni
aturan-aturan yang kalau dilanggar mengakibatkan sanksi yang tegas dan nyata..

4
BAB III
KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat ditarik


suatu kesimpulan,di antaranya
• Baik hukum maupun norma berperan dalam mengatur kehidupan manusia
atau individu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
• Ciri-ciri dari Norma Hukum, yaitu :
1. Datang dari Luar Diri Individu (Heteronom) yaitu dari kekuasaan /
lembaga yang berwenang
2. Dilekati Sanksi yang Memaksa seperti sanksi pidana
3. Dilaksanakan oleh Negara dengan aparaturnya
• Hukum Indonesia adalah suatu sistem norma atau sistem
aturan yang berlaku di Indonesia. Sistem aturan tersebut diwujudkan
dalam perundang-undangan yang sifatnya layaknya norma hokum.

5
DAFTAR PUSTAKA

Bisri, I. 2004. Sistem Hukum Indonesia: Prinsip-prinsip dari implementasi hukum


di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Kelsen, H. 2002. Essay in legal & moral philosophy. (Terj. Arief Sidharta).
Bandung: PT Alumni

Mubarak, Z., et al. 2008. Mata kuliah pengembangan kepribadian terintegrasi:


buku ajar II manusia, akhlak, budi pekerti & masyarakat. Jakarta:
Lembaga Penerbit FEUI