Anda di halaman 1dari 5

c    

 c
c   - Pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin
Zulkarnaen dilakukan secara terencana dan melibatkan banyak pelaku. Antasari diduga sebagai
aktor intelektual di balik pembunuhan tersebut sehingga ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat
pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.Demikian penjelasan Kapolda Metro
Jaya Irjen Pol Wahyono usai pemeriksaan yang berlangsung Senin (4/5) pagi hingga petang.
Nama Antasari Azhar muncul setelah polisi menggali informasi dari tersangka sebelumnya yang
telah ditahan. Total ada 11 tersangka yang terseret kasus pembunuhan ini.Masing-masing Daniel
(D) sang eksekutor, Edo (E) sebagai pemberi order, Henrikus Kia Walen (H) sebagai penerima
order, Heri Santoso (HS) sebagai pengendara motor, A dan C sebagai pemantau lapangan saat
eksekusi, AM sebagai pemantau kebiasaan korban, Wiliardi Wizard (WW) dan Jerry Kusuma
(JK) sebagai penghubung, SHW sebagai penyandang dana, dan AA sebagai aktor
intelektual. Penangkapan-penangkapan itu, lanjut Wahyono, dilakukan setelah pihaknya
mendengarkan keterangan-keterangan awal dari beberapa saksi yang menyaksikan penembakan
itu. Keterangan saksi-saksi itu mengungkap identitas sepeda motor yang digunakan pelaku yakni
jenis Yamaha Scorpio. Dari penelusuran terhadap sepeda motor itulah Polisi menangkap Heri
Santoso (HS) dan menyita sepeda motor tersebut.Dari keterangan Heri, diketahuilah identitas
Daniel (D) dan Hendrikus (H) yang merupakan orang yang memberikan pekerjaan. Setelah
menangkap H, barulah diketahui bahwa ada pihak lain yang terlibat dalam penembakan tersebut.
Mereka adalah A dan C. Kedua tersangka itu berperan sebagai pemantau lapangan dan berada di
dalam mobil saat kejadian."Hasil penangkapan terhadap A membuahkan informasi keterlibatan
pelaku lain yakni AM yang perannya adalah memantau serta mengobservasi kebiasaan korban
sehari- hari," jelas Wahyono. Ia mengatakan sebelum penembakan yang dilakukan di Modern
Land, Tangerang pada 14 Maret 2009 sekitar pukul 14.05 WIB, para pelaku terlebih dahulu
melakukan observasi serta mengamati kebiasaan korban sehari-hari.Keterangan A menyebutkan
bahwa AM juga sebagai pihak yang mengawasi pelaksanaan eksekusi terhadap Nasrudin. Untuk
menjalankan pekerjaan itu, AM menerima dana atas pekerjaannya dari A. Ternyata, tersangka A
pula yang bertugas menyediakan senjata api jenis revolver dengan cara membeli dari pihak
lain.Sebagian sisa dana yang diterimanya, telah pula digunakannya untuk membeli dua buah
sepeda motor Yamaha Mio warna merah dan Jupiter MX warna hitam. Kedua sepeda motor
itupun telah disita Polisi. Setelah ditangkapnya Heri dan Hendrikus, barulah Polisi berhasil
menangkap D sang eksekutor setelah yang bersangkutan kembali ke Jakarta.Dari keterangan D,
Polisi berusaha menggali informasi tentang keberadaan senjata api yang telah digunakan untuk
membunuh korban. Setelah itu, baru diketahui bahwa senpi itu berada di tangan Hendrikus yang
memberi pekerjaan tersebut.Akhirnya, pengakuan H menyebutkan bahwa senpi tersebut
disimpan H dengan cara memendamnya di dalam tanah. Setelah menggali tempat tersebut, Polisi
menemukan senpi yang dimaksud lengkap dengan enam butir peluru.Ternyata dua peluru dalam
keadaan tidak berproyektil lagi. Artinya dua peluru itu telah digunakan untuk menembak.
Sedangkan empat peluru lainnya masih utuh dan terletak di silinder senpi tersebut. Pengusutan
dilanjutkan dan hasilnya Polisi mengetahui bahwa H sang pemberi kerja, menerima order
pekerjaan dan dana dari seseorang yang berinisial E (Edo).E pun ditangkap Polisi. E
menyebutkan, ia ikut dalam pertemuan- pertemuan dan dipertemukan dengan oleh orang yang
bernisial C untuk ketemu dengan orang yang lainnya lagi. Ternyata orang tersebut Wiliardi
Wizard (WW), polisi aktif berpangkat Kombes yang pernah menjabat Kapolres Jakarta
Selatan.Pemeriksaan terhadap WW menyebutkan bahwa ia mengakui telah menyediakan orang-
orang untuk melaksanakan pembunuhan berencana tersebut. Ia juga mengakui, untuk
melaksanakan pekerjaan tersebut setelah menerima dana dari Sigid Haryo Wibisono (SHW),
seorang pengusaha pemilik PT Pers Indonesia Merdeka dan dihubungkan oleh Jerry Kusuma
(JK). SHW yang kemudian ditangkap Polisi mengakui telah menyediakan dana untuk
pembunuhan tersebut. Ia juga menyampaikan perihal siapa yang akan menjadi target
penembakan itu.Sigid pula yang menguak keterlibatan Antasari Azhar (AA) dalam pembunuhan
berencana terhadap Nasrudin. Dari keterangan SHW, akhirnya polisi memanggil dan memeriksa
AA dan menetapkannya sebagai tersangka.

  

1. Lihat ketentuan KUHAP (isi pasal,simpulan) dalam melihat kompetensi relatif.


Kewenangan mengadili Pengadilan Negeri itu dikaitkan dengan teori apa?
  :
c  adalah kewenangan pengadilan mengadili perkara berdasarkan
wilayah kekuasaan hukum. Wilayah hukum dari suatu pengadilan negeri adalah
pengadilan negeri yang berwenang pada suatu wilayah kabupaten/kota.Di dalam
kompetensi relatif terdapat prinsip-prinsip untuk menentukan kewenangan mengadili.
Prinsip-prinsip tersebut dapat diketemukan dalam berbagi pasal dalam KUHAP yakni
sebagai berikut:

 
Prinsip ini dapat dijumpai didalam   c !  yaitu:
1) Pengadilan Negeri berwenang mengadili "  #  mengenai tindak pidana yang
$ ## $  $  # .
2) Pengadilan negeri yang dalam $  # $ #  "" ,
berdiam  #, di   $##  atau ditahan, hanya berwenang mengadili
perkara terdakwa tersebut, apabila tempat kediaman  "    # "
$ ""$#  $ " $ " itu daripada tempat kedudukan
pengadilan negeri yang di dalam daerahnya tindak pidana itu dilakukan;
3) Apabila seorang $ #  ##   $ #$  $  $  
# " " $ ", maka   pengadilan negeri itu masing-msing
berwenang mengadili perkara pidana itu;
4) Terhadap   #  $  yang satu sama lain ada sangkutpautnya dan
dilakukan oleh  " "  dalam derah hukum  " " $ ",
$ $ "%"" $ " dengan ketentuan dibuka kemungkinan
penggabungan perkara tersebut.

#$
Prinsip kedua ini ada dalam   &c !  pasal ini menentukan bahwa didalam hal
keadaan daerah $ #"'#  " $ #" $ suatu perkara,
maka atas usul ketua pengadilan negeri atau kepala kejaksaan negeri yang bersangkutan,
mahkamah agung mengusulkan kepada menteri kehakiman (menteri yang berwenang
kalau tidak ada menteri kehakiman misalnya menteri Hukum dan HAM) #
 #   '#" $ " .

c"
Prinsip ketiga ini menentukan bahwa pengadilan yang berwenang " $#  
$   "$ ## $ " adalah " $ " #   Hal
tersebut dapat dilihat dalam ketentuan   (c !  yang bunyinya: Apabila
seseorang melakukan tindak pidana diluar negeri yang dapat diadili menurut hukum
Republik Indonesia maka pengadilan negeri Jakarta Pusat yang berwenang mengadilinya.

- Sedangkan, mengenai kewenangan mengadili Pengadilan Negeri itu berkaitan dengan


)* yang dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Teori Perbuatan Fisik
Berdasarkan Teori Perbuatan Fisik yaitu ketika pistol ditembakkan ke pelipis
Nasrudin yaitu di daerah Padang Golf Modernland " "
2. Teori Bekerjanya Alat
Berdasarkan Teori Bekerjanya Alat yaitu ketika peluru tersebut sudah mulai
bekerja untuk menyelesaikan delik yaitu di daerah Padang Golf Modernland
" "
3. Teori Akibat
Berdasarkan Teori Akibat yaitu ketika perbuatan delik tersebut telah
menyebabkan sesuatu/akibat yang dilarang oleh UU yaitu dengan kematian
Nasrudin di RSPAD Gatot Subroto  #   
4. Teori Tempat Jamak
Berdasarkan Teori Tempat Jamak dapat diuraikan :
a. Berdasarkan Teori Perbuatan Fisik : Tangerang
b. Berdasarkan Teori Bekerjanya Alat : Tangerang
c. Berdasarkan Teori Akibat : Jakarta Pusat

2. Dalam kasus kematian Nasrudin yang melibatkan Antasari Azhar, ada yang diadili di
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan Tangerang. Kaitkan masalah kompetensi relatif
dengan peristiwa ini !
- Kejagung telah mempertimbangkan pengadilan mana yang berwenang atau
kompetensi relatif memeriksa untuk perkara Antasari. Menurut Jaksa Agung
Hendarman Supandji , pilihan jatuh pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dasar
pertimbangan Kejagung adalah tempat terjadi tindak pidana yang diduga dilakukan
Antasari atau p p. Walaupun tempat terjadinya pembunuhan di wilayah
hukum Tangerang, menurut Hendarman, yang dilihat dari perbuatan Antasari adalah
perencanaan pembunuhan tersebut yang diyakini terjadi di wilayah hukum Jakarta
Selatan. Perundingan pembunuhan itu terjadi di Jakarta Selatan, ujarnya. Hendarman
menjelaskan pertimbangan Kejagung dalam menentukan kompetensi relatif
disesuaikan dengan pasal yang disangkakan terhadap Ketua KPK non aktif ini, yakni
Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Yang penting adalah unsur-unsur
pembunuhan. Pasal 340 itu yang dilihat adalah merencanakan. Tidak ada unsur motif.
Peran Antasari dalam kasus ini adalah selaku pemberi perintah dilakukannya
pembunuhan. Jika dipilah-pilah posisinya, Antasari berada di posisi penganjur atau
pengambil inisiatif, dalam arti dia yang mempunyai motif untuk melakukan kejahatan
itu. Maka dari itu meskipun pembunuhan dilakukan di Tangerang, jika
perencanaannya dilakukan di Jakarta Selatan, maka PN Jakarta Selatan yang
berwenang. Terdakwa yang akan disidang di PN Jakarta Selatan sendiri adalah
Antasari Azhar, Wiliardi Wizard, Sigit Haryo Wibisono dan Jerry Hermawan Lo.
- Sementara itu terdakwa yang diadili di PN Tangerang adalah para eksekutor (pelaku
penembakan saja). Kelima terdakwa yang terlibat pembunuhan Nasrudin yang
disidang di PN Tangerang adalah Daniel Daen Sabom alias Danil, Fransiskus Tadom
Kerans alias Amsi, Heri Santoso bin Rasja Ali Bagol, Hendrikus Kiawalen alias
Hendrik dan Eduardus Ndopo Mbete alias Edo. PN Tangerang dipilih karena
merupakan tempat terjadinya penembakan Nasrudin oleh eksekutor di Padang Golf
Modern Land Tangerang