Anda di halaman 1dari 8

Beberapa Keutamaan Bulan Ramadhan

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif; Mursyid Am Al-Ikhwan Al-


Muslimun; 28-08-2008

Segala puji bagi Allah; Tuhan semesta alam, salawat dan salam atas
Rasulullah saw, beserta keluarga dan sahabatnya dan mereka-mereka
yang mengikuti jejak langkahnya hingga hari kiamat.. selanjutnya..

Allah SWT berfirman :

َ ‫ن َقْبِلُكْم َلَعّلُكْم َتّتُقو‬


‫ن‬ ْ ‫ن ِم‬
َ ‫عَلى اّلِذي‬
َ ‫ب‬
َ ‫صَياُم َكَما ُكِت‬
ّ ‫عَلْيُكْم ال‬
َ ‫ب‬
َ ‫ن آَمُنوا ُكِت‬
َ ‫َيا َأّيَها اّلِذي‬

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa,


sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar
kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (Al-Baqoroh:183)

Bahwa bulan Ramadhan merupakan bulan yang agung dan mulia, dan
memiliki banyak keutamaan dan keistimewaan, mengandung di
dalamnya kebaikan dari Allah SWT, pahala dan ganjaran yang berlipat
bagi mereka yang ingin mencarinya. Dalam atsar disebutkan:

ِ‫ َوِقَييياُم َلْيِل يه‬،‫ضٌة‬َ ‫صَياَمُه َفِرْي‬ِ ‫ل‬ ُ ‫لا‬ َ ‫جَع‬َ ،‫شْهٍر‬ َ ‫ف‬ ِ ‫ن َأْل‬ْ ‫خْيٌر ِم‬َ ‫شْهٌر ِفْيِه َلْيَلٌة‬َ ،‫ك‬ ٌ ‫شْهٌر ُمَباَر‬ َ ،‫ظْيٌم‬ ِ‫ع‬َ ‫شْهٌر‬ َ ‫ظّلُكْم‬ َ ‫ َقْد َأ‬،‫س‬ُ ‫َأّيَها الّنا‬
َ ‫سْبِعْي‬
‫ن‬ َ ‫ن َأّدى‬ ْ ‫ن َكَم‬
َ ‫ضًة َكا‬ َ ‫ن َأّدى ِفْيِه َفِرْي‬ ْ ‫ َوَم‬،‫سَواُه‬ ِ ‫ضًة ِفْيَما‬ َ ‫ن َأّدى َفِرْي‬ ْ ‫ن َكَم‬َ ‫ َكا‬،‫خْيِر‬ َ ‫ن اْل‬َ ‫صَلٍة ِم‬ْ ‫خ‬ َ ‫ب ِفْيِه ِب‬ َ ‫ن َتَقّر‬ ْ ‫ َم‬،‫عا‬ ً ‫طّو‬
َ ‫َت‬
‫طيَر‬ ّ ‫ن َف‬ ْ ‫ َمي‬،‫ن‬ ِ ‫ق اْلُمْؤِم‬
ُ ‫شْهٌر ُيْزَداُد ِفْيِه ِرْز‬ َ ‫ َو‬،‫ساِة‬ َ ‫شْهُر اْلُمَوا‬ َ ‫ َو‬،‫جّنَة‬ َ ‫صْبُر َثَواُبُه اْل‬
ّ ‫ َوال‬،‫صْبِر‬ ّ ‫شْهُر ال‬ َ ‫ َوُهَو‬،‫سَواُه‬ ِ ‫ضًة ِفْيَما‬ َ ‫َفِرْي‬
:‫ َقيياُلوا‬،”‫يٌء‬ ْ ‫شي‬َ ِ‫جيِره‬ ْ ‫ن َأ‬
ْ ‫ص ِمي‬
َ ‫ن َيْنَتِقي‬ ْ ‫غْيِر َأ‬َ ‫ن‬ ْ ‫جِرِه ِم‬ ْ ‫ل َأ‬
ُ ‫ن َلُه ِمْث‬
َ ‫ َوَكا‬،‫ن الّناِر‬ َ ‫ق َرَقَبِتِه ِم‬ ُ ‫عْت‬ ِ ‫ن َمْغِفَرًة ِلُذُنْوِبِه َو‬ َ ‫صاِئًما َكا‬ َ ‫ِفْيِه‬
،‫ن‬
ٍ ‫ َأْو َمَذَقيَة َلَبي‬،‫شيْرَبَة َمياٍء‬ ُ ‫ َأْو‬،‫ى َتْميَرٍة‬ َ ‫علي‬ َ ‫صاِئًما‬ َ ‫طَر‬ ّ ‫ن َف‬ْ ‫ب َم‬َ ‫ل َهَذا الّثَوا‬ ُ ‫طي ا‬ ِ ‫ ُيْع‬:‫ل‬ َ ‫صاِئَم؟ َفِقْي‬
ّ ‫طُر ال‬ ِ ‫جُد َما ُيْف‬ِ ‫س ُكّلَنا َن‬َ ‫َلْي‬
‫ن الّناِر‬ َ ‫ق ِم‬ ٌ ‫عْت‬
ِ ‫خُرُه‬ ِ ‫ َوآ‬،‫طُه َمْغِفَرٌة‬ُ‫س‬ َ ‫ َوَأْو‬،‫حَمٌة‬ ْ ‫شْهٌر َأّوُلُه َر‬َ ‫َوُهَو‬

Dari Salman Al-Farisi ra. berkata: “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa


sallam berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya’ban: Wahai manusia
telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah,
didalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah
menjadikan puasanya wajib, dan qiyamul lailnya sunnah. Siapa yang
mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri
dengan kewajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan
kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain.
Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah
surga. Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman.
Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni
dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala
seperti orang orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi
pahalanya sedikitpun ». kami berkata : »Wahai Rasulullah shalallahu
‘alaihi wa sallam Tidak semua kita dapat memberi makan orang yang
berpuasa ? ». Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” Allah
memberi pahala kepada orang yang memberi buka puasa walaupun
dengan satu biji kurma atau seteguk air atau susu. Ramadhan adalah
bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah dan akhirnya
pembebasan dari api neraka (HR Al-‘Uqaili, Ibnu Huzaimah, al-Baihaqi,
al-Khatib dan al-Asbahani)

Dan diantara ibadah-ibadah yang dikhususkan dalam bulan Ramadhan


adalah sebagai berikut:

1. Shaum (puasa); yaitu menahan diri dari hal-hal yang


membatalkan puasa seperti makan dan minum, sebagaimana yang
banyak diketahui, dan dengan menjaga anggota tubuh dari maksiat
kepada Allah, dan jika tidak bagaimana mungkin dirinya merasa
terawasi oleh Allah bagi siapa yang tidak takut kepada-Nya, dan tidak
merasa adanya celaan pengawasan terhadap seseorang yang tidak
ridha Allah:

‫شَراَبُه‬
َ ‫طَعاَمُه و‬
َ ‫ع‬
َ ‫ل حاجة ِفي َأن َيَد‬
ِ ‫س‬
َ ‫ َفلي‬، ‫ل ِبِه‬
َ ‫ل الّزوِر والعَم‬
َ ‫ع قو‬
ْ ‫َمن لم َيَد‬

“Barangsiapa yang tidak mampu meninggalkan ucapan kotor dan dia


melakukannya maka Allah tidak membutuhkan darinya dalam
meninggalkan makanan dan minuman”.

Dan hal tersebut dalam syair juga disebutkan:

ٌ ‫صْم‬
‫ت‬ ُ ‫طِقي‬
ِ ‫ض َوِفي َمْن‬
ّ ‫غ‬
َ ‫َوِفي َمْقَلِتي‬ ‫صاُمٌم‬
َ ‫ي َت‬
ْ ‫سْمِع ِمّن‬
ّ ‫ن ِفي ال‬
ْ ‫ِإَذا َلْم َيُك‬

ُ ‫صْم‬
‫ت‬ ُ ‫ت َيْوًما َفَما‬
ُ ‫صْم‬
ُ ‫ت ِإّني‬
ُ ‫ن ُقْل‬
ْ ‫َوِإ‬ ‫ظَمُا‬
ّ ‫ع َوال‬
ُ ‫جْو‬
ُ ‫صْوِمي اْل‬
َ ‫ن‬
ْ ‫ن ِم‬
ْ ‫ظي ِإَذ‬
ّ‫ح‬َ ‫َف‬

Jika dalam pendengaran diriku tidak ada perbaikan

Dan dalam penglihatan tidak terjaga dan ucapan yang tidak terkontrol

Maka apa keuntunganku dari berpuasa menahan lapar dan haus

Sekalipun aku mengatakan saya sedang puasa maka pada hakikatnya


aku tidak berpuasa

Bahwa ibadah puasa hadir untuk memberikan perasaan kepada


manusia bahwa dirinya harus mencapai tingkat kemuliaan diatas dari
kebutuhannya, meningkatkan derajatnya diatas tingkatan yang ada
dharuri, memperkokoh nilai-nilai luhur terhadap nilai-nilai yang rendah.
Dari Abu Hurairah berkata; nabi saw bersabda:

‫ن َذْنِبه‬
ْ ‫غِفَر َلُه َما َتَقّدَم ِم‬
ُ ‫ساًبا‬
َ ‫حِت‬
ْ ‫ن ِإيَماًنا َوا‬
َ ‫ضا‬
َ ‫صاَم َرَم‬
َ ‫ن‬
ْ ‫َم‬
“Barangsiapa yang puasa karena iman dan berharap pahala dan ridha
Allah, maka akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu”.

2. Al-Qur’an turun dalam bulan Ramadhan

Allah mengkhusukan pada bulan yang agung ini dengan turunnya Al-
Qur’an Al-Karim; Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kami
menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan”. (Al-Qodar:1) dan
Al-Qur’an yang diturunkan Allah bertujuan untuk mengeluarkan
manusia dari kegelapan menuju cahaya, Allah berfirman: “(ini adalah)
kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan
manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan
izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi
Maha Terpuji”. (Ibrahim:1). Sebagaimana Al-Qur’an juga membawa
petunjuk seluruh manusia “Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkan
di dalamnya Al-Qur’an membawa petunjuk bagi manusia dan
penjelasan dari petunjuk tersebut dan membawa Al-Furqan (pembeda
antara yang hak dan yang bathil)”. (Al-Baqoroh:185)

3. Qiyam Al-Lail (shalat tarawih)

Dalam bulan ramadhan terdapat shalat qiyam lail, dan Allah


menjadikannya ibadah sunnah bagi siapa yang berambisi
mendapatkan ampunan Allah dari dosa-dosanya; dari Abu Hurairah ra,
bahwa Rasulullah saw bersabda:

‫ن َذْنِبِه‬
ْ ‫غِفَر َلُه َما َتَقّدَم ِم‬
ُ ‫ساًبا‬
َ ‫حِت‬
ْ ‫ن ِإيَماًنا َوا‬
َ ‫ضا‬
َ ‫ن َقاَم َرَم‬
ْ ‫َم‬

”Barangsiapa yang melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan


berharap ridha Allah maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah
lalu”.

4. Lailatul Qodar (malam kemuliaan)

Dalam bulan Ramadhan juga terdapat lailatul Qodar yang memiliki


nilai dan bobot lebih baik dari seribu bulan.. “Lailatul Qodar adalah
lebih baik dari seribu bulan”. (Al-Qodar:3) dan bagi siapa yang
melakukan qiyam pada lailatul Qodar maka akan dihapus atau
diampuni dosa-dosanya.

‫ن َذْنِبه‬
ْ ‫غِفَر َلُه َما َتَقّدَم ِم‬
ُ ‫ساًبا‬
َ ‫حِت‬
ْ ‫ن َقاَم َلْيَلَة اْلَقْدِر ِإيَماًنا َوا‬
ْ ‫َوَم‬

“Dan barangsiapa yang melakukan qiyam pada saat lailatul Qodar


dengan iman dan berharap ridha Allah maka akan diampuni dosa-
dosanya yang telah lalu”.
5. Al-I’tikaf

Dan pada malam 10 hari terakhir bulan ramadhan Rasulullah saw


melakukan I’tikaf; dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: “Bahwa
Rasulullah saw selalu I’tikaf pada malam 10 hari terakhir bulan
Ramadhan”.

Puasa Merupakan Bekal Untuk Menghadapi Musuh

Dalam puasa merupakan sarana memperkokoh keinginan dan


kehendak, memberikan pembinaan atas kesabaran, karena itu; orang
yang berpuasa harus menahan rasa lapar walaupun dihadapan ada
hidangan yang lezat; dan harus mampu menahan rasa haus walaupun
dihadapannya ada air dingin nun menyegarkan; dan juga menahan
nafsu syahwat sekalipun disampingnya ada istri yang halal nun jelita,
padahal tidak ada yang melihat dirinya kecuali Allah, dan tidak ada
yang memimpin dirinya kecuali dhamirnya (hatinya), serta tidak
bersandar pada yang lain kecuali keinginannya yang kuat dan penuh
kewaspadaan. Dan karena bulan Ramadhan mengajarkan kesabaran
yang juga diberi julukan dengan demikian “Bulan Kesabaran” seperti
yang disebutkan bahwa

‫صْبِر‬
ّ ‫ف ال‬
ُ ْ‫صْوُم ِنص‬
ّ ‫ َوال‬،‫صْوُم‬
ّ ‫سِد ال‬
َ‫ج‬
َ ‫ َوَزَكاُة اْل‬،‫يٍء َزَكاٌة‬
ْ ‫ش‬
َ ‫ل‬
ّ ‫ِلُك‬

“Pada setiap sesuatu ada zakatnya, dan zakatnya tubuh adalah puasa,
sedangkan puasa bagian dari kesabaran”.

Bahwa Islam bukan agama berserah diri dan malas; namun merupakan
agama jihad dan usaha yang terus menerus, dan perangkat pertama
dalam jihad adalah kesabaran dan keinginan yang kuat; karena itu jika
seseorang tidak berusaha menjihadkan (memerangi) jiwanya, maka
sungguh jauh, akan mampu memerangi musuhnya, dan barangsiapa
yang tidak mampu mengalahkan jiwanya dan syahwatnya, maka
sungguh jauh, dirinya akan mampu mengalahkan musuhnya, dan
barangsiapa yang tidak mampu bersabar menahan rasa lapar dalam
satu hari, maka sungguh jauh dirinya, bisa bersabar berpisah dengan
keluarga dan negara demi meraih tujuan dan misi besar.

Puasa terdapat di dalamnya kesabaran dan usaha menghancurkan


jiwa; dan diantara sarana Islam dalam mempersiapkan orang beriman
yang memiliki sifat sabar dan penuh jiwa pejuang adalah yang mampu
mengemban rasa haus, lapar dan hawa nafsu, menerima dengan riang
gembira akan rasa letih, sederhana dan kerasnya hidup, selama hal
tersebut berada di jalan Allah.

Wahai Umat Islam…


Bahwa Ramadhan merupakan salah satu bentuk ketaatan yang agung,
dan pameran yang menakjubkan akan perniagaan ukhrawi, dan
ibadah-ibadah ini akan menjadi waktu-waktu yang indah, masa-masa
yang mengasyikkan, dan hari-hari dan malam yang penuh dengan
hiasan; karena ketaatan merupakan waktu yang indah; yaitu pada
bulan yang paling indah ini dan ganjaranpun disisi Allah sangat besar
dan berlimpah; karena itulah hendaknya setiap muslim bersungguh-
sungguh memanfaatkan waktu yang agung ini dan menerimanya
dengan taubat yang nusuh (sebenarnya) dan niat yang benar untuk
ketaatan, dan keinginan yang kuat, himmah aliyah (semangat yang
bergelora) untuk melanjutkan ketaatan hingga akhir ramadhan;
sehingga menjadi orang yang ditulis oleh Allah terbebas dari api
neraka, dan perbanyaklah di dalamnya amalan-amalan kebaikan
sebagaimana yang disebutkan dalam atsar:

ِ‫ن اّللَتييان‬
ِ ‫صيَلَتا‬
ْ ‫خ‬ َ ‫ َفَأّمييا اْل‬،‫عْنُهَمييا‬
َ ‫غِنييى ِبُكيْم‬
َ ‫ل‬َ ‫ن‬ِ ‫صَلَتْي‬ْ ‫خ‬ َ ‫ َو‬،‫ن ِبِهَما َرّبُكْم‬ َ ‫ضْو‬
َ ‫ن َتْر‬ِ ‫صَلَتْي‬
ْ ‫خ‬ َ :‫ل‬ٍ ‫صا‬ َ ‫خ‬ ِ ‫ن َأْرَبِع‬
ْ ‫سَتْكَثُروا ِفْيِه ِم‬
ْ ‫َوا‬
،‫جّنيَة‬
َ ‫لي اْل‬َ ‫نا‬ َ ‫سيَأُلْو‬
ْ ‫ َفَت‬:‫عْنُهَمييا‬
َ ‫غِنييى ِبُكيْم‬
َ ‫ل‬ َ ‫ن‬ِ ‫ َوَأّمييا اّللَتييا‬،‫سيَْتْغِفُرْوَنُه‬
ْ ‫ َوَت‬،‫لي‬
ُ ‫لا‬ ّ ‫ل ِإَليَه ِإ‬
َ ‫ن‬ْ ‫شيَهاَدُة َأ‬
َ ‫ َف‬:‫ن ِبِهَميا َرّبُكيْم‬
َ ‫ضْو‬َ ‫َتْر‬
‫ن الّناِر‬ َ ‫ن ِبِه ِم‬َ ‫َوَتُعْوُذْو‬

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan


Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu,
dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya; Dua perkara yang
pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada
Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang
kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan
dari neraka.”

Perbanyaklah tilawah Al-Qur’an Al-Karim; karena bulan Ramahdan


adalah bulan Al-Qur’an, di dalamnya Al-Qur’an diturunkan, dan di
dalamnya pula Jibril datang kepada nabi saw; mengajarinya dan
menelaahnya bersama Rasulullah saw; sampai pada tahun di
dalamnya Rasulullah saw wafat, Jibril melakukannya sebanyak dua
kali.

Dan seorang muslim hendaknya berambisi dalam memperbanyak


sedekah dan mengasihi orang-orang fakir dan miskin dan berbuat baik
kepada mereka dan memberi sesuatu dari nikmat yang Allah
anugrahkan kepadanya; karena bulan ini disebut juga dengan bulan
meningkatnya nilai-nilai ruhiyah (spiritual) daripada nilai-nilai madiyah
(material), dan menjadi sarana peleburan akan kehidupan dunia yang
melekat dalam jiwa sehingga dihempaskan kebelakang pundaknya,
dan memberikan manfaat –pada sisi lain- sepanjang waktu baik pagi
maupun sore hari.

Allah SWT melipat gandakan pahala dan ganjaran bagi orang-orang


yang bersedekah, dan membalaskan ganjaran kepada mereka yang
memberi terhadap hamba-hamba yang membutuhkan dan ternyuh
hatinya terhadap anak-anak yatim dan para janda, mereka terbiasa
memiliki sifat dermawan dan sifat memberi seperti halnya nabi saw;
yang memiliki sifat dermawan dan kasih sayang dan bahkan seperti
sifat memberi dan ringan tangan, dan nabi saw manusia paling
dermawan jiwanya pada bulan ramadhan saat jibril mentadarruskan Al-
Qur’an kepadanya; dari Ibnu Abbas berkata:

ِ‫عَلْييه‬
َ ‫ل‬ ُ ‫جْبَريي‬َ ‫ن َيْلَقياُه‬
َ ‫حيي‬
ِ ‫ن‬ َ ‫ضيا‬َ ‫ن ِفى َرَم‬
ُ ‫جَوَد َما َيُكو‬ ْ ‫ن َأ‬
َ ‫ َوَكا‬، ‫خْيِر‬َ ‫س ِباْل‬ِ ‫جَوَد الّنا‬
ْ ‫ َأ‬-‫صلى ال عليه وسلم‬- ‫ل‬ ِّ ‫ل ا‬ُ ‫سو‬ُ ‫َكانَ َر‬
‫ َفِإَذا َلِقَي يُه‬.‫ن‬
َ ‫ اْلُقْرآ‬-‫صلى ال عليه وسلم‬- ‫ى‬ ّ ‫عَلْيِه الّنِب‬
َ ‫ض‬
ُ ‫خ َيْعِر‬ َ ‫سِل‬
َ ‫حّتى َيْن‬ َ ‫ن‬َ ‫ضا‬َ ‫ل َلْيَلٍة ِفى َرَم‬
ّ ‫ل َيْلَقاُه ُك‬
ُ ‫جْبَري‬
َ ‫ن‬ َ ‫ َوَكا‬، ‫لُم‬
َ ّ‫الس‬
‫سَلِة‬َ ‫ح اْلُمْر‬ ِ ‫ن الّري‬َ ‫خْيِر ِم‬َ ‫جَوَد ِباْل‬
ْ ‫ َأ‬-‫صلى ال عليه وسلم‬- ‫ل‬ ِّ ‫ل ا‬
ُ ‫سو‬ُ ‫ن َر‬ َ ‫ل َكا‬ُ ‫جْبَري‬
َ

“Nabi saw merupakan manusia paling dermawan dalam kebaikan


terhadap manusia, dan lebih dermawan lagi jiwa pada bulan
Ramadhan, ketika bertemu dengan Jibril, dan Jibril selalu
menjumpainya pada malam bulan Ramadhan sehingga beliau
meninggal, mengajarkan kepadanya Al-Qur’an, dan ketika jibril
menjumpainya kedermawanannya tampak lebih daripada angin yang
bertiup”.

Bersungguh-sungguh jugalah wahai umat Islam menjalin silaturrahim,


saling berkasih sayang, saling berziarah dan saling mengasihi sesama
kerabat dan tetangga, berbuat baik antara sesama orang yang
beriman, menghilangkan perselisihan dan permusuhan, dan
membersihkan hati dari kedengkian dan kebencian:

َ ‫حُمو‬
‫ن‬ َ ‫ل َلَعّلُكْم ُتْر‬
َّ ‫خَوْيُكْم َواّتُقوا ا‬
َ ‫ن َأ‬
َ ‫حوا َبْي‬
ُ ‫صِل‬
ْ ‫خَوٌة َفَأ‬
ْ ‫ن ِإ‬
َ ‫ِإّنَما اْلُمْؤِمُنو‬

“Sesungguhnya hanyalah orang-orang beriman yang bersaudara,


karena itu perbaikilah hubungan dua saudara diantara kalian dan
bertaqwalah kepada Allah agar kalian diberikan rahmat”. (Al-
Hujurat:10)

dan Allah berfirman:

‫حيٌم‬
ِ ‫ف َر‬
ٌ ‫ك َرُءو‬
َ ‫ن آَمُنوا َرّبَنا ِإّن‬
َ ‫ل ِلّلِذي‬
ً‫غ‬ِ ‫ل ِفي ُقُلوِبَنا‬
ْ ‫جَع‬
ْ ‫ن َول َت‬
ِ ‫ليَما‬
ِ ‫سَبُقوَنا ِبا‬
َ ‫ن‬
َ ‫خَواِنَنا اّلِذي‬
ْ‫ل‬
ِ ‫غِفْر َلَنا َو‬
ْ ‫َرّبَنا ا‬

“Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang
telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan
kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya
Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha
Penyayang.” (Al-Hasyr:10)

Dan dalam syair disebutkan:

‫ساِد‬
َ ‫ن اْلَف‬
َ ‫ب ِم‬
ِ ‫طِهْيِر اْلُقُلْو‬
ْ ‫ِلَت‬ ‫عًة اْلِعَباِد‬
َ ‫ن َمْزَر‬
ُ ‫ضا‬
َ ‫َأَتى َرَم‬
‫خْذُه ِلْلَمَعاِد‬
ِ ‫ك َفاّت‬
َ ‫َوَزاَد‬ ً ‫ل َوِفْع‬
‫ل‬ ً ‫حُقْوَقَه ْقَو‬
ُ ّ‫َفَأد‬

‫صاِد‬
َ ‫ح‬
ِ ‫سَقاَها َتَأّوَه َناِدًما َيْوَم اْل‬
َ ‫ب َوَما‬
َ ‫حُبْو‬
ُ ‫ع اْل‬
َ ‫ن َزَر‬
ْ ‫َفَم‬

Ramadhan telah tiba sebagai bulan panen bagi setiap hamba

Untuk membersihkan hati dari berbagai kerusakan dan dosa

Maka dari itu tunaikanlah hak-haknya; baik ucapan dan perbuatan

Dan carilah bekalmu untuk hari depan; ambil dan perbanyaklah

Bagi siapa yang menanam benih namun tidak menyiraminya

Niscaya akan menyesal disaat hari panen

Tahniah Untuk Dunia Islam

Kami sampaikan selamat kepada dunia Islam seluruhnya dengan


kehadiran bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, dan kami
berharap dan memohon kepada Allah agar dijadikan hilal bulan ini
dengan kebaikan, keberkahan dan persatuan bagi umat Islam,
kemenangan dan dukungan dari Allah terhadap mereka, sebagaimana
kita harus bersimpuh dihadapan Allah agar diikatkan hati-hati kita
dengan ikhwan-ikhwan para mujahidin di berbagai tempat mereka
berada, melepaskan belenggu yang mengikat mereka dan
membebaskan mereka dari penjara.

Memberikan pesan kepada dunia seluruhnya untuk berusaha


melepaskan blockade atas bangsa Palestina sehingga mereka dapat
menikmati kebebasan dan mendapatkan apa yang mereka butuhkan
dari kebutuhan hidup pada bulan yang penuh berkah ini.

Adapun ikhwan-ikhwan kita yang berada di penjara penjajah dan


orang-orang zhalim kami sampaikan kepada mereka dan keluarga
mereka; selamat dengan kedatangan bulan kesabaran ini, dan kami
sampaikan kepada mereka: bersabarlah.. karena kekejian orang-orang
zhalim pasti akan pergi sementera fajar Islam pasti akan datang;
cahayanya akan bersinar di ufuk dan hal tersebut tidak langgeng
kecuali dengan sabar sesaat

‫حيُم‬
ِ ‫شاُء َوُهَو اْلَعِزيُز الّر‬
َ ‫ن َي‬
ْ ‫صُر َم‬
ُ ‫ل َين‬
ِّ ‫صِر ا‬
ْ ‫ ِبَن‬.‫ن‬
َ ‫ح اْلُمْؤِمُنو‬
ُ ‫َوَيْوَمِئٍذ َيْفَر‬

“Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-


orang yang beriman, karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa
yang dikehendakiNya. dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang”. (Ar-
Ruum:4-5)

Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.. dan salawat dan salam
atas nabi kita, Muhammad saw, beserta keluarga dan sahabatnya.