Anda di halaman 1dari 35

Scribd

* Explore
* Community
Upload a Document
Search Books, Presentations, Business, Academics...
* diego_wibowo
o My Home
o View Public Profile
o My Documents
o My Collections
o Messages
o Settings
o Help
o Log Out
1
First Page
Previous Page
Next Page
/ 324
Zoom Out
Zoom In
Fullscreen
Exit Fullscreen
Select View Mode
View Mode
BookSlideshowScroll
Readcast
Add a Comment
Embed & Share
Reading should be social! Post a message on your social networks to let others k
now what you're reading. Select the sites below and start sharing.
Readcast this DocumentTransparent
Login to Add a Comment
Share & Embed
Link / URL:
Embed Size & Settings:
* Width: Auto
* Height: (proportional to specified width)
* Start on page:
* Preview View:
More share options
Add to Collections
Download this Document for Free
Auto-hide: on
Quantcast
i
i
SETYA NURACHMANDANI
SETYA NURACHMANDANI
SETYA NURACHMANDANI
SETYA NURACHMANDANI
SETYA NURACHMANDANI
UNTUK SMA/MA KELAS XI
UNTUK SMA/MA KELAS XI
UNTUK SMA/MA KELAS XI
UNTUK SMA/MA KELAS XI
UNTUK SMA/MA KELAS XI
FISIKA 2
FISIKA 2
FISIKA 2
FISIKA 2
FISIKA 2
ii
ii
Fisika 2
Fisika 2
Fisika 2
Fisika 2
Fisika 2
Untuk SMA/MA Kelas XI
Setya Nurachmandani
Setya Nurachmandani
Setya Nurachmandani
Setya Nurachmandani
Setya Nurachmandani
Editor
: Budi Wahyono
Tata letak
: Desey, Rina, Taufiq, Topo
Tata grafis
: Cahyo Muryono
Ilustrator
: Haryana Humardani
Sampul
: Tim Desain
Hak Cipta pada Departemen Pendidikan Nasional
Dilindungi Undang-Undang
Diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009
Diperbanyak oleh....
Hak Cipta Buku ini dibeli oleh Departemen Pendidikan
Nasional dari Penerbit Grahadi
530.07
Set
Setya Nurachmandani
f
Fisika 2 : Untuk SMA/MA Kelas XI / Setya Nurachmandani ;
Editor Budi Wahyono ; Ilustrator Haryana Humardani. — Jakarta :
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
vi, 316 hlm. : ilus. : 25 cm.
Bibliografi : hlm. 298-299
Indeks
ISBN 978-979-068-166-8 (no jld lengkap)
ISBN 978-979-068-174-3
1.Fisika-Studi dan Pengajaran 2. Wahyono, Budi
3. Humardani, Haryana 4. Judul
iii
iii
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya,
Pemerintah, dalam hal ini, Departemen Pendidikan Nasional, pada tahun 2008, tela
h membeli hak cipta buku teks pelajaran ini dari penulis/ penerbit untuk disebar
luaskan kepada masyarakat melalui situs internet (website) Jaringan Pendidikan N
asional.
Buku teks pelajaran ini telah dinilai oleh Badan Standar Nasional Pendidikan dan
telah ditetapkan sebagai buku teks pelajaran yang memenuhi syarat kelayakan unt
uk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasi
onal Nomor 22 Tahun 2007 tanggal 25 Juni 2007..
Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para penulis/penerb
it yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidik
an Nasional untuk digunakan secara luas oleh para siswa dan guru di seluruh Indo
nesia.
Buku-buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pen
didikan Nasional ini, dapat diunduh (down load),digandakan, dicetak, dialihmedia
kan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun, untuk penggandaan yang bersifat kom
ersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerint
ah. Diharapkan bahwa buku teks pelajaran ini akan lebih mudah diakses sehingga s
iswa dan guru di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar
negeri dapat memanfaatkan sumber belajar ini.
Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para siswa kami
ucapkan selamat belajar dan manfaatkanlah buku ini sebaik- baiknya. Kami menyad
ari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan
kritik sangat kami harapkan.
Jakarta,
Februari 2009
Kepala Pusat Perbukuan
Kata Sambutan
iv
iv
Segala puji penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas semua karunia y
ang telah diberikan, sehingga penulis dapat menyelesaikan buku pelajaran Fisika
untuk SMA/MA ini sesuai rencana. Buku ini merupakan wujud partisipasi penulis da
lam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Mengapa Anda harus belajar fisika? Belajar fisika bukan berarti harus menjadi se
orang fisikawan atau peneliti. Apapun profesi yang Anda impikan, fisika merupaka
n ilmu dasar yang wajib Anda kuasai. Misalnya, Anda ingin menjadi dokter, psikol
og, atau politikus. Seorang dokter harus mengetahui dasar-dasar fisika, sebab ba
nyak peralatan medis terkini yang prinsip kerjanya berdasarkan ilmu fisika. Untu
k psikolog atau politikus, ilmu fisika akan memberikan nilai le-bih karena ilmu
fisika bisa menyelesaikan pertanyaan- pertanyaan yang kelihatan sederhana tapi s
ulit. Seperti mengapa langit berwarna biru, mengapa setelah hujan kadang ada pel
angi, dan mengapa terjadi gerhana bulan.
“Sesuatu yang sulit menjadi mudah”, merupakan moto penulisan buku ini. Masih ban
yak diantara Anda yang menganggap fisika sebagai momok. Fisika dimitoskan sebaga
i pelajaran penuh hantu, sulit, dan susah dipahami. Oleh kare-na itu, penulis be
rtekad untuk mengemas buku ini agar mudah untuk dipelajari dan mengasyikkan. Pen
ulis menyajikan buku dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif. I
ni penting, agar Anda mudah mengikuti alur konsep yang harus dikuasai, tidak mer
asa digurui, dan tidak menjenuhkan.
“Berkembang sesuai kecerdasan masing-masing siswa”. Ini adalah moto kedua dari p
enulisan buku ini. Penulis berharap dengan menggunakan buku ini Anda dapat berke
mbang sesuai tingkat kecerdasan Anda. Karena pada kenyataannya tiap orang memili
ki minat, bakat, dan kecerdasan yang berbeda. Buku ini menekankan pada proses be
lajar yang bermakna dan ketercapaian hasil belajar yang berupa kompetensi dasar
yang harus Anda kuasai. Selain berisi informasi, buku ini juga diarahkan agar An
da mampu berpikir sistematis, metodis, kritis, dan aplikatif.
Penulis berharap buku ini dapat bermanfaat dalam pembelajaran fisika. Kritik dan
saran dari guru dan siswa pemakai sangat penulis harapkan guna perbaikan buku i
ni pada edisi mendatang. Selamat belajar, semoga sukses.
Surakarta, Juli 2007
Penulis
Kata Pengantar
v
v
Kata Sambutan
Kata Sambutan
Kata Sambutan
Kata Sambutan
Kata Sambutan...................................................................
...............................
................................................................................
..................
................................................................................
..................
................................................................................
..................
................................................................................
..................iii
Kata Pengantar
Kata Pengantar
Kata Pengantar
Kata Pengantar
Kata Pengantar..................................................................
..................................
iv
Daftar Isi
Daftar Isi
Daftar Isi
Daftar Isi
Daftar Isi......................................................................
... ............................
vi
Bab I
Bab I
Bab I
Bab I
Bab IKinematika dengan Analisis Vektor
Kinematika dengan Analisis Vektor
Kinematika dengan Analisis Vektor
Kinematika dengan Analisis Vektor
Kinematika dengan Analisis Vektor..............................................
1
A. Posisi Partikel pada Suatu Bidang............................................
..
3
B. Kecepatan....................................................................
....................
5
C. Percepatan...................................................................
.................... 11 D. Gerak Parabola.......................................
........................................ 19 E. Gerak Melingkar..................
........................................................... 23 Pelatihan........
................................................................................
.......... 33
Bab II
Bab II
Bab II
Bab II
Bab IIGravitasi
Gravitasi
Gravitasi
Gravitasi
Gravitasi.......................................................................
.......................... 37 A. Perkembangan Teori Gravitasi...................
................................. 39 B. Hukum Gravitasi Newton..................
.......................................... 40 C. Kuat Medan Gravitasi...........
........................................................ 44 D. Aplikasi Hukum Gr
avitasi Newton............................................ 48 Pelatihan.........
................................................................................
......... 56
Bab III
Bab III
Bab III
Bab III
Bab IIIElastisitas dan Getaran Harmonik
Elastisitas dan Getaran Harmonik
Elastisitas dan Getaran Harmonik
Elastisitas dan Getaran Harmonik
Elastisitas dan Getaran Harmonik................................................
... 61 A. Pengertian Elastisitas................................................
..................... 63 B. Tegangan, Regangan, dan Modulus Elastisitas.........
............... 64 C. Hukum Hooke...............................................
.................................. 68 D. Getaran Harmonik.......................
.................................................. 80 Pelatihan.................
................................................................................
. 95
Bab IV
Bab IV
Bab IV
Bab IV
Bab IVUsaha dan Energi
Usaha dan Energi
Usaha dan Energi
Usaha dan Energi
Usaha dan Energi................................................................
................. 99 A. Usaha...................................................
............................................. 100 B. Energi.....................
........................................................................... 109
Pelatihan.......................................................................
........................... 124
Bab V
Bab V
Bab V
Bab V
Bab VMomentum dan Impuls
Momentum dan Impuls
Momentum dan Impuls
Momentum dan Impuls
Momentum dan Impuls.............................................................
......... 129 A. Momentum, Impuls, dan Hubungannya..............................
..... 131 B. Hukum Kekekalan Momentum...........................................
........ 136 C. Tumbukan........................................................
................................ 140 Pelatihan..................................
................................................................ 147
Pelatihan Ulangan Semester Gasal
Pelatihan Ulangan Semester Gasal
Pelatihan Ulangan Semester Gasal
Pelatihan Ulangan Semester Gasal
Pelatihan Ulangan Semester Gasal................................................
............... 151
Daftar Isi
vi
vi
Bab VI
Bab VI
Bab VI
Bab VI
Bab VIKeseimbangan Benda Tegar
Keseimbangan Benda Tegar
Keseimbangan Benda Tegar
Keseimbangan Benda Tegar
Keseimbangan Benda Tegar........................................................
..... 159 A. Keseimbangan Partikel dan Gerak Translasi..........................
.. 161 B. Gerak Rotasi..........................................................
.......................... 163 C. Gerak Menggelinding...........................
......................................... 169 D. Keseimbangan Benda Tegar dan Hu
kum Kekekalan
Momentum Sudut..................................................................
........ 174 E. Titik Berat.....................................................
.................................... 177 F. Macam-Macam Keseimbangan............
....................................... 184 Pelatihan...........................
....................................................................... 188
Bab VII Fluida
Bab VII Fluida
Bab VII Fluida
Bab VII Fluida
Bab VII Fluida..................................................................
.................................. 193 A. Fluida Statis.........................
............................................................ 195 B. Fluida Berge
rak.............................................................................
.. 216 Pelatihan................................................................
.................................. 234
Bab VIII Teori Kinetik Gas Ideal
Bab VIII Teori Kinetik Gas Ideal
Bab VIII Teori Kinetik Gas Ideal
Bab VIII Teori Kinetik Gas Ideal
Bab VIII Teori Kinetik Gas Ideal................................................
................. 237 A. Hukum-Hukum yang Mendasari Persamaan Gas Ideal........
239 B. Pengertian Gas Ideal.....................................................
................. 242 C. Persamaan Gas Ideal....................................
................................. 243 D. Tekanan dan Ketetapan Gas Ideal........
...................................... 245 E. Suhu dan Energi Kinetik Gas Ideal.
............................................ 247 F. Kecepatan Efektif Gas Ideal.
........................................................ 249 G. Derajat Kebebasa
n dan Teorema Ekipartisi Energi................. 251 H. Energi Dalam pada Gas Id
eal...................................................... 252 Pelatihan.........
................................................................................
......... 255
Bab IX
Bab IX
Bab IX
Bab IX
Bab IXTermodinamika
Termodinamika
Termodinamika
Termodinamika
Termodinamika...................................................................
................. 259 A. Usaha dan Proses Termodinamika.........................
.................... 261 B. Hukum Pertama Termodinamika.........................
...................... 267 C. Kapasitas Kalor...................................
............................................ 269 D. Siklus Carnot...............
.................................................................... 273 E. Huku
m II Termodinamika............................................................ 2
76 Pelatihan....................................................................
.............................. 284
Pelatihan Ulangan Semester Genap
Pelatihan Ulangan Semester Genap
Pelatihan Ulangan Semester Genap
Pelatihan Ulangan Semester Genap
Pelatihan Ulangan Semester Genap................................................
.............. 287
Kunci Jawaban
Kunci Jawaban
Kunci Jawaban
Kunci Jawaban
Kunci Jawaban...................................................................
................................. 295
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka..................................................................
.................................. 298
Daftar Gambar
Daftar Gambar
Daftar Gambar
Daftar Gambar
Daftar Gambar...................................................................
................................. 300
Daftar Tabel
Daftar Tabel
Daftar Tabel
Daftar Tabel
Daftar Tabel....................................................................
................................ 303
Glosarium
Glosarium
Glosarium
Glosarium
Glosarium
................................................................................
....................304
Indeks Subjek dan Pengarang
Indeks Subjek dan Pengarang
Indeks Subjek dan Pengarang
Indeks Subjek dan Pengarang
Indeks Subjek dan Pengarang.....................................................
................... 308
Lampiran
Lampiran
Lampiran
Lampiran
Lampiran........................................................................
...................................
311
1
Kinematika dengan Analisis Vektor
Pada kehidupan sehari-hari, biasanya sesuatu bergerak dengan berbagai macam gera
k secara bersamaan. Misalnya, burung yang terbang. Menggunakan prinsip kinematik
a Anda dapat menentukan dan menelusuri gerak suatu benda. Anda dapat menentukan
kecepatan, percepatan, jarak, dan perpindahan dari suatu benda yang bergerak.
Kinematika dengan
Analisis Vektor
BabI
Tujuan Pembelajaran
• Anda dapat menganalisis gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola
dengan menggunakan vektor.
K ata Kunci
• Vektor
• Kecepatan
• Vektor Posisi
• Gerak Parabola
• Jarak
• Percepatan
• Vektor Kecepatan • Kecepatan Relatif
• Perpindahan
• Vektor Satuan • Vektor Percepatan • Posisi Sudut
Sumber: CD Clipart
2
Fisika SMA/MA Kelas XI
P eta Konsep
Pada permainan sepakbola, bola ditendang dari satu pemain ke pemain lainnya deng
an arah dan kecepatan tertentu, tergantung jarak dan posisi pemain yang dituju.
Jika pemain yang dituju jaraknya jauh, maka butuh tendangan yang lurus, dan arah
yang tepat. Arah tertentu yang dituju oleh bola yang Anda kenal dengan istilahv
ektor.
Gerak bola atau partikel yang berarah ini, jika berada pada bidang dua dimensi,
maka posisi perpindahan, kecepatan, dan percepatannya dinyatakan dalam vektor du
a dimensi.Vektor merupakan besaran yang memiliki besar dan arah. Dalam bidang du
a dimensi, arah vektor ditentukan oleh koordinat sumbuX dan sumbuY yang dinyatak
an dengan vektor satuani (sumbu X) danj (sumbuY).
Jika vektor posisi partikel dinyatakan denganr =
+
x y
i
j, dengan (x,y)
menyatakan koordinat partikel pada saatt. Dengan demikian, vektor kecepatan
dinyatakanv =x
y
v
v
i
j
dan vektor percepatan partikel dinyatakana =x
y
a
a
i
j

Dalam bab ini, Anda akan mempelajari aplikasi gerak partikel pada bidang dalam k
eseharian, yaitu gerak parabola dan gerak rotasi. Gerak parabola merupakan resul
tan dari gerak lurus beraturan pada sumbuX dan gerak lurus berubah beraturan pad
a sumbuY. Anda juga akan mempelajari persamaan posisi sudut, kecepatan sudut, da
n percepatan sudut dari partikel yang menempuh gerak melingkar.
membahas tentang
Kinematika dengan
analisis vektor
gerak melingkar
membahas
vektor posisi
kecepatan
percepatan
gerak parabola
- kecepatan sudut
- percepatan
sudut
3
Kinematika dengan Analisis Vektor
Kolom Diskusi 1.2
Diskusikan dengan teman sebangku Anda mengenai vektor satuan.
Kumpulkan hasilnya di meja guru!
A. Posisi Partikel pada Suatu Bidang
Sewaktu Anda berangkat sekolah, Anda makin jauh dari rumah. Artinya, Anda berger
ak di atas bidang tanah menuju ke sekolah. Arah Anda menuju ke sekolah merupakan
vektor. Vektor jika terdapat pada bidang dua dimensi, dinyatakan dengani danj.i
merupakan vektor satuan yang searah dengan sumbuX danj merupakan vektor satuan
yang searah dengan sumbuY. Karenai danj merupakan vektor satuan, maka besar dari
vektor ini sama dengan satu.
i besarnya 1 dan j besarnya 1
Jika Anda diibaratkan sebagai partikel yang bergerak pada bidang dua dimensi, ma
ka posisi Anda dapat dinyatakan sebagair. Misalkan titik asalO ditetapkan sebaga
i titik acuan, maka posisi sebuah partikel yang bergerak pada bidangXY pada saat
t memiliki koordinat (x,y) (perhatikan Gambar 1.1) adalah sebagai berikut.
r=
+
x y
i
j
Dalam selang waktu tertentu, partikel telah berpindah dari kedudukan awal sampai
kedudukan akhir, yaitu dari rumah sampai sekolah. Perpindahan posisi partikel d
inyatakan sebagai berikut.
+
x
y
r
i
j

Berpindahnya partikel dari kedudukan awal hingga kedudukan akhir disebut dengan
perpindahan. Perhatikan Gambar 1.2! TitikQ1 merupakan titik awal dan titikQ2 mer
upakan titik akhir, sedangkan vektor perpindahannya adalah r.Telah Anda ketahui
di kelas X bahwa perpindahan dalam
suatu garis lurus diberi lambang x. Secara
matematis dapat dinyatakan x=x2 –x1 dan
y=y2 –y1.
Gambar 1.1 Posisi partikel
pada bidangXY.
Y
X
r=xi+yj
yj
O
xi
Gambar 1.2Perpindahan
partikel dalam selang waktu t.
Y
X
O
r1
r2
r
Q1
Q2
(x1, y1)
(x2, y2)
v
4
Fisika SMA/MA Kelas XI
1. Sebuah titik partikel mula-mula berada dir1 = 10i – 4j kemudian partikel ters
ebut perpindah ke posisir2 = 7i + 3j, r dalam meter. Berapakah besar perpindahan
partikel tersebut?
Diketahui : a.r1 = 10i – 4j
b.r2= 7i + 3j
Ditanyakan : r= ...?
Jawab:
r
= (x2 –x1)i + (y2 –y1)j
= (7 – 10)i + (3 – (-4))j
= -3i + 7j
Besar perpindahan:
r= 2
2
4
4
x
y=
2
2
-3
7
=58 = 7,6 m
2. Vektor suatu benda diberikan olehr = (t3 – 2t2)i + 3t2j;t dalam sekon danr da
lam meter. Tentukan besar dan arah perpindahan benda darit = 25 s sampai ket = 3
5 s!
Diketahui :r = (t3 – 2t2)i + 3t2j
t1= 25 s
t2= 35 s
Ditanyakan : a. r= ...?
b. = ...?
Jawab:
t1= 2 s r1= (23 – 2 × 22)i + (3 × 22)j
= 12j
t2= 3 s r2 = (33 – 2 × 32)i + (3 × 32)j
= 9 + 27j
r
= (9i + 27j) – 12j
= 9i + 15j
a. Besar perpindahan:
r=
2
2
9
15
= 3 34 m
b. Arah perpindahan
tg =yx
=15
9
Contoh 1.1
5
Kinematika dengan Analisis Vektor
Soal Kompetensi 1.1=53
= arc tg53
= 59°
1. Sebuah partikel mula-mula berada dir1 = 4i – 2j, kemudian berpindah
ker2 = 8 + 2j. Tentukan besar perpindahan partikel tersebut!
2. Vektor posisi suatu benda diberikan olehr = 4t2i – (6t2 + 2t)j,t dalam sekon
danr dalam meter. Tentukan besar dan arah perpindahan benda darit = 15 s sampair
= 25 s!
B. Kecepatan
Kecepatan dan posisi partikel yang bergerak dapat ditentukan melalui tiga cara,
yaitu diturunkan dari fungsi posisi, kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi pos
isi, dan menentukan posisi dari kecepatan.
1. Kecepatan Rata-Rata Diturunkan dari Fungsi Posisi
Perpindahan partikel dari satu posisi ke posisi lain dalam selang waktu tertentu
disebut dengan kecepatan rata-rata. Kecepatan rata-rata pada bidang dua dimensi
dinyatakan sebagai berikut.
2
1
2
1
r r
t t
r
v
t

Bentuk komponen dari kecepatan rata-rata adalah sebagai berikut.


x
y
v
v
v
i
j
dengan
2
1
2
1
x
x x
v
t x

dan
2
1
2
1
y
y y
v
t t
. Karena
t
r
v
, maka kecepatan rata-
rata(v) searah dengan arah perpindahanr
.
6
Fisika SMA/MA Kelas XI
Soal Kompetensi 1.2
Sebuah partikel padat1 = 0 berada pada koordinat (15, 8) m. Setelah 2 s partikel
tersebut berada pada koordinat (20, 12) m. Tentukanlah komponen kecepatan rata-
rata dan besar kecepatan rata-rata partikel tersebut!
Diketahui : a.r1 = (15, 8)
b.t1= 0
c.r2 = (20, 12)
d.t2= 2 s
Ditanyakan : a.
x
vdan
y
v= ...?
b.v= ...?
Jawab:
a.
2
1
2
1
x
x x
v
t x

= 20 15
2 0

= 2,5 m/s
2
1
2
1
y
y y
v
t t

=
12 8
2 0

= 2 m/s
b.v=
x
y
v
v
i
j
= 2,5i + 2j
v=
2
2
x
y
v
v
=
2
2
2,5
2
= 3,20 m/s
1. Koordinat sebuah partikel yang sedang bergerak pada bidangXY dinyatakan olehx
= (1,40 m/s)t dany = 19 m – (0,8 m/s2)t2 untuk selang waktu mulai darit = 0 s s
ampai dengant = 2 s. Tentukan komponen-komponen kecepatan rata-rata vektor, kece
patan rata-rata, dan arahnya!
2. Sebuah partikel bergerak menurut persamaanx =a +bt2, dengan
a = 20 cm dan b = 4 cm/s2. Tentukan perpindahan, kecepatan rata-
rata, dan kecepatan sesaat pada selang waktut1 = 2 s dant2 = 5 s?
Contoh 1.2
7
Kinematika dengan Analisis Vektor
2. Kecepatan Sesaat
Besarnya kecepatan sesaat ditentukan dari harga limit vektor
perpindahannya dibagi selang waktu, yang merupakan titik potong/
singgung pada titik tersebut. Jika radalah perpindahan dalam waktu
tsetelaht sekon, maka kecepatan pada saatt adalah sebagai berikut.
0
= lim
t
t
r
v
Dalam notasi matematika (lihat pelajar-
an matematika kelas XI tentang diferensial),
harga limit ditulis sebagaiddt
r, yang disebut
turunanr terhadapt. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kecepatan sesaat adala
h turunan dari fungsi posisinya terhadap waktu. Secara matematis ditulis sebagai
berikut.
v=ddt
r
Bentuk komponen dari kecepatan sesaatv adalah:
v=vx i+vy j
denganvx=dx
dtd anvy =dy
dt. Persamaan di atas menunjukkan bahwa
jika posisi (koordinat horizontalx dan vertikaly diberikan dalam fungsi waktut,
maka Anda dapat menentukan komponen kecepatan sesaatvx danvydengan menggunakan t
urunan.
1. Lintasan sebuah benda yang bergerak dinyatakan dalam persamaan x = -5t2 +20t
– 10. Bilax dalam meter dant sekon, maka hitunglah besarnya kecepatan awal benda
!
Diketahui : x = -5t2 +20t – 10
Ditanyakan :v0
= ...?
Gambar 1.3 Tampilan geometris pada
kecepatan sesaat pada saat t sekon.
Y
X
r
v
t
Contoh 1.3
8
Fisika SMA/MA Kelas XI
Jawab:
Ingat, aturan turunan dalam matematika.
u= xn+c
1

n
dunx
dx
x = -5t2 +20t – 10
v=dx
dt=d(-5t2 + 20t – 10) = -10t + 20
v0 berartit = 0, maka
v= -10t + 20 = 20 m/s
2. Jika koordinat gerak partikel dalam bidang adalahx = 3 + 2t2 dany = 10t + 0,2
5t2, maka tentukan persamaan umum kecepatan partikel dan tentukan kecepatan part
ikel padat = 2 s!
Diketahui : a.x = 3 + 2t2
b.y = 10t + 0,25t3
c.t = 2 s
Ditanyakan :v danv = ...?
Jawab:
vx
=dx
dt= 0 + 4t = 4t
vy
=dy
dt= 10 + 0,75t2
Persamaan umum kecepatan adalah
v=vxi+vyj
= 4ti + (10 + 0,75t2)j
Vektor kecepatan pada saatt = 2 adalah
v= 4(2) i + (10 + 0,75(2)2)j
= 8i + 13j
Besar kecepatannya adalah
v=
2
2
8
13
=233
= 15,2 m/s
Arah kecepatan
tan =13
8
= arc tg13
8

= 58°
9
Kinematika dengan Analisis Vektor
Soal Kompetensi 1.3
1. Seberkas elektron bergerak mengikuti persamaan lintasanx =t3 + 4t2 – 9,
xdalam meter dan tdalam sekon. Berapa besar kecepatan awal
dan kecepatan pada saatt = 4 s?
2. Vektor posisi sebuah partikel diberikanr(t) =x(t) +y(t), dengan
x(t) = at+ bdan y(t) = ct2 +d, dengana = 1 m/s,b = 1 m,c =1
8m/s2,
dand = 1 m. Hitunglah turunkan persamaan umum kecepatan partikel
dan tentukan kecepatan serta kelajuan partikel padat = 2 s!
3. Menentukan Posisi dari Kecepatan
Jika komponen-komponen kecepatanvx danvy sebagai fungsi waktu diketahui, maka po
sisi horisontal (mendatar)x dan posisi vertikal (tegak)y dari partikel dapat dit
entukan dengan cara pengintegralan.
a. Posisix
Ingat, aturan pengintegralan.
u= xn
du
dx
=
1
1
1

n
x
c
n
vx=dx
dt
0
x
xdx=
x
0v
t
dt
0
xx
x
=0
t
x
v dt
x– x0=0
t
x
v dt
x= x0+0
t
x
v dt
b. Posisiy
vy
=dy
dt
0
y
ydy=0
t
y
v dt
10
Fisika SMA/MA Kelas XI
Kolom Diskusi 1.2
0
yy
x
=0
t
y
v dt
y– y0
=0
t
y
v dt
y= y0+0
t
y
v dt
Diskusikan dengan teman sebangku Anda!
1. Apabila partikel bergerak pada suatu bidang, benarkah jika dikatakan bahwa be
sar perpindahan partikel sama dengan jarak yang ditempuhnya?
2. Apa hubungan antara diferensial dan integral dalam pelajaran
matematika dengan pelajaran fisika?
Buatlah kesimpulan berdasarkan diskusi tersebut dan kumpulkan di meja guru!
Nilai (x0,y0) merupakan koordinat posisi awal partikel. Dengan demikian posisi a
wal dapat ditentukan dengan cara pengintegralan kecepatan dari partikel atau ben
da yang bergerak.
Sebuah partikel bergerak dalam bidangXY. Mula-mula partikel
berada pada koordinat (3, 2) m dengan kecepatan dinyatakan sebagai
vx = 6t m/s danvy = 5 + 9t2 m/s. Tentukan vektor posisi partikel pada
koordinat (x,y) dan posisi partikel pada saatt = 3 s!
Diketahui : a.vx= 6t m/s
b.vy= 5 + 9t2 m/s
c.t = 3 s
Ditanyakan : a.r = ...?
b. koordinat (x,y) = ...?
Jawab:
a.x =x0+0
t
x
v dt
= 3 +06
t
t dt
= (3 + 3t2) m
Contoh 1.4
11
Kinematika dengan Analisis Vektor
Soal Kompetensi 1.4
y= y0+0
t
y
v dt
= 2 +
2
05 9

t
t dt
= (2 + 5t + 3t3) m
r= (3 + 3t2)i + (2 + 5t + 3t)j
b. (x,y)t = 3
x
= 3 + 3t2
= 3 + 3(3)2
= 30 m
y
= 2 + 5t + 3t3
= 2 + 5(3) + 3(3)3
= 44 m
Jadi, (x,y) = (30, 44) m
1 . Sebuah benda bergerak pada bidangXY dengan vektor kecepatan yang dinyatakan
olehv = ( – t2)i + tj, dengan = 2,1 m/s, = 3,6 m/s3 dan = 5 m/s2. Jika arahy
positif adalah vertikal atas dan pada saatt = 0 benda tersebut berada di titik a
sal, maka tentukan turunan vektor posisi sebagai fungsi waktu dan posisi benda p
adat = 2 s!
2. Sebuah meriam ditembakkan mendatar di atas sebuah gedung bertingkat yang ting
ginya 200 m. Meriam ditembakkan dengan kelajuan 120 m/s. Tentukan posisi peluru
meriam setelah 2 s!
C. Percepatan
Jika sebuah mobil bergerak dengan kecepatan selalu bertambah dalam selang waktu
tertentu, maka mobil tersebut di katakan mengalami percepa- tan. Perubahan kecep
atan dalam selang waktu tertentu disebut percepatan. Percepatan ini yang disebut
dengan percepatan rata-rata yang dapat ditulis sebagai berikut.
2
1
2
1
t
t t
v v
v
a

dengan kecepatanv2 adalah kecepatan pada saatt =t2 danv1 adalah kecepatan
padat =t1.
12
Fisika SMA/MA Kelas XI
Contoh 1.5
Bentuk komponen percepatan rata-rataapada bidang dua dimensi
adalah sebagai berikut.
x
y
a
a
a
i
j
dengan

2
1
2
1
x
x
v
v
t t
x
a
dan
2
1
y
2
1
a

y
y
v
v
t t. Dikatakan percepatan rata-rata,
karena tidak memedulikan perubahan percepatan pada saat tertentu.
Misalnya, saat mobil melintasi tikungan atau tanjakan.
Seekor lebah diketahui bergerak dengan koordinat kecepatanvx= 4t danvy = 2t + 6,
denganvx,vy dalam m/s, dant dalam sekon. Tentukan kecepatan rata-rata lebah ter
sebut antarat = 0 dant = 2 s!
Diketahui : a.vx= 4t
b.vy= 2t + 6
c.t1=0
d.t2= 2 s
Ditanyakan :a= ...?
Jawab:
t= 0Þ
1
x
v= 4(0) = 0
vy1= 2(0) + 6 = 6 m/s
t= 2Þ
2
x
v= 4(2) = 8 m/s
vy2= 2(2) + 6 = 10 m/s
x
a=
2
1
2
1
x
x
v
v
t t
=8 0
2 0
= 4 m/s
y
a=
2
1
2
1
y
y
v
v
t t
= 10 6
2 0

= 2 m/s
a= 4 m/si + 2 m/sj
a=
2
2
4
2
=8 4
=2 3 m/s
13
Kinematika dengan Analisis Vektor
Soal Kompetensi 1.5
1. Sebuah benda bergerak dengan koordinat kecepatanvx = 8t dan
vy = 10 + 4t, denganvx,vy dalam m/s dant dalam sekon. Tentukan
kecepatan rata-rata benda tersebut antarat = 0 dant = 2 s!
2. Apa yang Anda ketahui mengenai kecepatan rata-rata?
Percepatan suatu benda yang bergerak dalam waktu tertentu disebut dengan percepa
tan sesaat. Secara matematis dapat yang dinyatakan dalam persamaan berikut.
0
0
lim
lim
t
x
vt
a
a
Jika digambar dalam bidangXY, maka kecepatan sesaat merupakan kemiringan garis s
inggung dari grafikv –t pada saatt =t1. Perhatikan Gambar 1.4 berikut!
Gambar 1.4 Tampilan geometris pada saat t = t1 sama dengan
kemiringan garis singgung pada
3
3
vt.
Untuk menentukan percepatan sesaat dilakukan dengan beberapa
cara, antara lain, sebagai berikut.
1. Percepatan Sesaat Dapat Diturunkan dari Fungsi
Kecepatan dan Posisi
Percepatan sesaat merupakan percepatan pada waktu tertentu (t =t1). Pada pelajar
an matematika nilai limit dari percepatan sesaat adalah sebagai berikut.
a=dv
dtataua =
2
d r
dt
t1
t2
t
1
t
2
t
3
t
3
v
t
v
14
Fisika SMA/MA Kelas XI
Contoh 1.6
Persamaan di atas disebut turunanv terhadapt. Artinya, percepatan sesaat merupak
an turunan pertama dari fungsi kecepatanv terhadap waktu atau turunan kedua dari
fungsi posisi terhadapt. Bentuk vektor komponen dari percepatan sesaata adalah
sebagai berikut.
a=axi+ayj
denganax=
x
dv
dtd a nay =
y
dv
dt. Karenavx =dx
dtd a nvy =dy
dt, maka
persamaanya menjadi seperti berikut.
ax=
2
d x
dtdanay =
2
d y
dt
Persamaan di atas merupakan percepatan sesaat yang diperoleh dari
turunan kedua dari posisi partikel atau benda yang bergerak.
1. Diketahui seberkas partikel bergerak menurut persamaan lintasan
x= 4t3– 3t2dan y= 2t2+ 5t. Jika x, y dalam meter, dan tdalam
sekon, maka tentukan kecepatan dan percepatan partikel pada
saatt = 3 s!
Diketahui
: a.x = 4t3– 3t2
b.y = 2t2 + 5t
Ditanyakan
: a.v (t = 3) = ...?
b.a (t = 3) = ...?
Jawab:
a.vx
=dx
dt=
3
2
4
3
d t
t
dt
= 12t2 – 6t = 90 m/s
vy=dy
dt=
3
2
2
5
d t
t
dt
= 4t + 5 = 17 m/s
v=
2
2
x
y
v
v=
2
2
90
17
= 91,59 m/s
b.ax
=
x
dv
dt=
2
12
6
d
t
t
dt
= 24t – 6 = 66 m/s2
ay
=
y
dv
dt=
4 5
d t
dt
= 4 m/s2
a=
2
2
x
y
a
a=
2
2
66
4
= 66,12 m/s2
15
Kinematika dengan Analisis Vektor
Soal Kompetensi 1.6
2. Sebuah kereta express bergerak sepanjang suatu rel yang dinyatakan dalamx(t)
= 5t + 8t2+ 4t3 – 0,25t4, dengant dalam sekon danx dalam meter. Tentukan persama
an percepatan kereta, percepatan awal kereta, dan percepatan kereta pada saatt =
2 s! Diketahui : a.x(t) = 5t + 8t2 + 4t3 – 0,25t4
b.t = 2 s
Ditanyakan : a.a(t) = ...?
b.a(t= 0) = ...?
c.a(t = 2) = ...?
Jawab
:
a.a =dv
dt=
2
d x
dt
v=dx
dt= 5 + 16t + 12t2 –t3
a=dv
dt= 16 + 24t – 3t2
a(t) = 16 + 24t– 3t2
b.a(t = 0) = 16 + 0 – 0 = 16 m/s2
c.a(t = 2) = 16 + 24(2) – 3(2)2 = 52 m/s
1. Diketahui sebuah partikel bergerak menurut persamaanx = 2t2– 3t2 dany =t2 – 5
t, denganx,y dalam meter, dant dalam sekon. Tentukan kecepatan dan percepatan pa
rtikel pada saatt = 35!
2. Posisi yang ditempuh semut dinyatakan persamaanx =t3– 3t2+ 2t , dengant dalam
sekon danx dalam sentimeter. Tentukan persamaan percepatan semut, percepatan aw
al semut, dan perapatan semut pada saatt = 3 sekon!
2. Menentukan Posisi dan Kecepatan dari Fungsi
Percepatan
Ketika Anda ingin menentukan posisi dan kecepatan berdasarkan fungsi percepatan,
maka Anda harus mengintegralkan fungsi percepatan. Hal ini merupakan kebalikan
saat Anda ingin menentukan percepatan dari fungsi posisi dan kecepatan dengan me
nurunkannya terhadapt. Dalam bidang dua dimensi, percepatan dinyatakan sebagai b
erikut.
16
Fisika SMA/MA Kelas XI
a=v
ddtataudv =adt
Jika kedua ruas dari persamaan di atas diintegralkan, maka diperoleh
persamaan seperti berikut.
v= v0+ adt
Persamaan di atas menunjukkan bahwa perubahan kecepatan dalam selang waktu terte
ntu sama dengan luas daerah di bawah grafika(t) dengan batas bawaht = 0 dan bata
s atast =t. Perhatikan Gambar 1.5!
Gambar 1.5 Luas daerah di bawah grafik a (t) sama dengan nilaiadt
.
Karenav =dx
dt, maka persamaanv =v0 + adt dapat ditulis sebagai
berikut.
v=dx
dt=v0 +at

0
0
0

x
t
xdx
dt v at
x– x0= v0 t+1
2at2
x= x0– v0 t+1
2at2
Dengan cara yang sama, untuk koordinaty diperoleh persamaan sebagai
berikut.
y= y0–v0t+1
2at2
Persamaanx =x0 –v0t +1
2at2dan y= y0– v0t+1
2at2, merupakan posisi
partikel yang telah bergerak dalam selang waktu tertentu dan diperoleh
dari integrasi kedua fungsi percepatan.
a
t
t
0
grafika(t)
0t
a dt
17
Kinematika dengan Analisis Vektor
1. Sebuah partikel bergerak dengan percepatan menurut persamaana = 3t2 – 5. Tent
ukan kecepatan partikel dan posisinya pada saatt = 3 s!
Diketahui : a.a = 3t2– 5
b.t = 3 s
Ditanyakan: a.vt = ...?
b.x = ...?
Jawab
:
a.v =
3
0

e
ta dt
a dt
=
3
2
3
3
0
03
5
5

t
dt t
t
= (3)2 – 5(3) = 12 m/s
b.v
=dx
dt
3
0
5

x
dx
dt t
t
x=14 t4 –52 t2
=14 (3)4 –
2
52

=14 81–45
2
= 20,25 – 20,5 = (-2,25)
2. Percepatan sebuah partikel pada saatt adalah 4ti – 6j. Mula- mula partikel se
dang bergerak dengan kecepatan 2j. Tentukan vektor kecepatannya dan besar kecepa
tan pada saatt = 2 sekon!
Diketahui : a.a(t) = 4ti – 6j
b.v0= 2j
Ditanyakan: a.v= ...? (t = 2 s)
b.v = ...?
Jawab
:
a.
v=
0
0t
adt
v
=

2
4
6
t
i
i
j

= 2i + 2t2i – 6tj
Contoh 1.7
18
Fisika SMA/MA Kelas XI
T
k
h
o
o
Soal Kompetensi 1.7
2
v
= 2i + 2(2)2i – 6(2)j
= (10i – 12j) m/s
b.v =
2
2
10
12
= 2 61 m/s
Percepatan sebuah partikel pada saatt adalaha(t) = (4 – 12t)i – 36t2j, dengant d
alam sekon dana dalam m/s2. Pada saatt = 1 partikel berada di titik -3i – 5j dan
sedang bergerak dengan kecepatan 2i + 2j. Hitungalah kecepatan dan posisi awal
partikel, serta vektor kecepatan dan vektor posisi partikel pada saatt = 2 sekon
!
Galileo Galilei
(1564 – 1642)
Galileo Galilei adalah seorang ahli matematika, astronom, dan ahli fisika dari I
talia. Ia dilahirkan pada tanggal 15 Februari 1564 di Pisa, Italia. Ayahnya seor
ang ahli musik dan matematika yang miskin, sehingga ia berharap Galileo kelak me
njadi seorang dokter karena gajinya yang lebih tinggi.
Setelah berumur 17 tahun, Galileo disuruh ayah- nya masuk Universitas Pisa jurus
an kedokteran. Selama belajar di kedokteran ini, Galileo membuat penemuan besarn
ya yang pertama, yaitu “prinsip
pendulum” yang menyatakan bahwa waktu untuk satu ayunan total adalah sama walaup
un lengkungannya kecil atau besar. Karena tidak mendapatkan beasiswa, ia keluar
dari kedokteran kemudian masuk kembali ke jurusan lain pada universitas yang sam
a dan menjadikan Galileo sebagai profesor matematika. Pada waktu menjadi profeso
r di University of Padua, ia berhasil membuat penemuan lagi yaitu “hukum inersia
/kelembamam”. Hukum ini menyatakan bahwa sebuah objek akan berubah kecepatan ata
u arahnya jika didorong oleh gaya dari luar.
Sumber: Jendela Iptek, Cahaya
19
Kinematika dengan Analisis Vektor
Selain penemuan-penemuan tersebut, Galileo juga berhasil membuat teleskop yang d
apat membuat benda menjadi 32 kali lebih besar. Dengan teleskop ini, ia mendukun
g pendapat Copernicus bahwa sistem planet berpusat pada matahari. Dukungannya in
i membuat ia ditangkap oleh para tokoh agama, diadili, dan dikenakan tahanan rum
ah sampai ia meninggal. Galileo meninggal pada tahun 1642 di Arcetri. Sampai sek
arang, Galileo terkenal dengan pendiriannya yang kuat demi menengakkan kebenaran
, meski kebebasan dan nyawa taruhannya.
Dikutip seperlunya dari 100 Ilmuwan, John Hudson Tiner, 2005)
D. Gerak Parabola
Dikelas X Anda telah mempelajari gerak pada lintasan garis lurus. Pada sub bab i
ni Anda akan mempelajari suatu benda yang melakukan dua gerak lurus dengan arah
yang berbeda secara serentak. Misalnya gerak yang dialami bola yang dilempar dan
gerak peluru yang ditembakkan. Gerak inilah yang Anda kenal sebagai gerak parab
ola. Perhatikan Gambar 1.6 berikut!
Gambar 1.6 Lintasan peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo,
sudut elevasi , jarak jangkauan R, dan ketinggian h.
Berdasarkan Gambar 1.6, sumbuX danY sebagai titik acuan peluru yang
mau ditembakkan. Jika kecepatan awal peluru adalahv0 dengan sudut elevasi
0, maka kecepatan awal peluru diuraikan dalam komponen vertikal dan
horizontal yang besarnya adalah sebagai berikut.
X
Y
v0y
v0
y
x
vtx
vt
vty
P(x,y)
v0x
0
ay = -g
h
vty =0
vty
vt
vtx
vty
vt
vtx
vty
0
-
vt
A
R
O (0,0)
Kelas 11 Fisika 2 Setya Nurachmandani
Reads:
2,826
Uploaded:
02/08/2010
Category:
Uncategorized.
Rated:
Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document
This is a private document. Question_small
1277866917
andifisika
Follow
Share & Embed
Link / URL:
Embed Size & Settings:
* Width: Auto
* Height: (proportional to specified width)
* Start on page:
* Preview View:
More share options
Related
1.
246 p.
Praktis_belajar_fisika_SMA_XI_IPA_...
Reads: 60
246 p.
Praktis_belajar_fisika_SMA_XI_IPA_...
Reads: 138
200 p.
Kelas X SMK Fisika Non Teknologi M...
Reads: 1601
2.
200 p.
Kelas10 Smk Fisika-non-teknologi M...
Reads: 182
199 p.
Fisika Smk Non Teknologi 1
Reads: 750
186 p.
Kelas10 Smk Fisika-smk-teknologi E...
Reads: 48
3.
186 p.
Kelas X SMK Fisika-smk-teknologi E...
Reads: 3298
186 p.
Book 3 : Fisika Jilid 1 (Sekolah M...
Reads: 2840
183 p.
11-fisika-smk-teknologi-jilid-1
Reads: 62
4.
188 p.
Endarko, Dkk.
Reads: 464
162 p.
Kelas 11 Fisika
Reads: 3284
177 p.
Fisika Teknologi Jilid 1
Reads: 1078
5.
199 p.
Kelas XI Smk Fisika-smk-teknik End...
Reads: 1992
199 p.
Book 11 : Fisika Jilid 2 (Sekolah ...
Reads: 4367
270 p.
Kelas 10 Fisika Setya Nurachmandan...
Reads: 164
6.
1 p.
Readme
Reads: 0
4 p.
The Red Pyramid (The Kane Chronicl...
Reads: 0
1 p.
Top 50 Snake Draft - 2010 Standard...
Reads: 0
7.
8 p.
Lesson of Gita & Holistic Health D...
Reads: 0
56 p.
Cara Pembuatan Media Pada Microbio...
Reads: 0
14 p.
U.S. v. Wilson - Sentencing Statem...
Reads: 0
8.
193 p.
The Seven Points of Heart Training...
Reads: 0
More from this user
1.
670 p.
Classical Dynamics of Particle ...
From: andifisika
Reads: 709
718 p.
Arya a.P. Introduction to Class...
From: andifisika
Reads: 678
15 p.
Fisika Dasar i
From: andifisika
Reads: 191
2.
28 p.
Kuliah Kinematika Dinamika Usah...
From: andifisika
Reads: 367
37 p.
kuliah kinematika
From: andifisika
Reads: 49
11 p.
kuliah dinamika
From: andifisika
Reads: 171
3.
24 p.
Getaran Dan Gelombang
From: andifisika
Reads: 62
25 p.
Daftar Isi
From: andifisika
Reads: 212
27 p.
Perpindahan
From: andifisika
Reads: 106
4.
15 p.
Fisika Dasar i
From: andifisika
Reads: 41
2 p.
Animasi Limit
From: andifisika
Reads: 53
324 p.
Kelas 11 Fisika 2 Setya Nurachm...
From: andifisika
Reads: 2,848
Login to Add a Comment
wakasw read this 06 / 19 / 2010Learn more about Readcast.
Ahmad Rifqi Ardian
Michael Rodion read this 06 / 19 / 2010Learn more about Readcast.
Hans Afriyanda
Hans Afriyanda read this 06 / 19 / 2010Learn more about Readcast.
firmanharyansyah read this 06 / 17 / 2010Learn more about Readcast.
de2712 read this 06 / 15 / 2010Learn more about Readcast.
Nia Rosdiana Putri
Nia Rosdiana Putri read this 06 / 08 / 2010Learn more about Readcast.
kidisp read this 06 / 06 / 2010Learn more about Readcast.
Andik Regar
Andik Regar read this 06 / 04 / 2010Learn more about Readcast.
Chung Chin
Chung Chin read this 06 / 03 / 2010Learn more about Readcast.
FahMie Sang Dejavu
FahMie Sang Dejavu read this 06 / 03 / 2010Learn more about Readcast.
Show More
Download this document as
Icon_pdf_54x56
pdf

Icon_txt_54x56
txt
26539788-Kelas-11-Fisika-2-Se....txt - 455.1 KB
Readcast:
Print this document
High Quality
Open the downloaded document, and select print from the file menu (PDF reader re
quired).
Browser Printing
Coming soon!
Your download will begin shortly...
But first, we need a bit more information. Import more of your profile informati
on from Facebook to help use find more content that you'll be interested in and
build your social network on and off Scribd.
No, thanks
Your download will begin shortly...
But first, we need a bit more information. Import more of your profile informati
on from Facebook to help use find more content that you'll be interested in and
build your social network on and off Scribd.
No, thanks
Sign up
Use your Facebook login and see what your friends are reading and sharing.
Other login options
Login with FacebookSpinner_mac_white
Signup
I don't have a Facebook account
email address (required)
create username (required)
password (required)
Send me the Scribd Newsletter, and occasional account related communicat
ions.
Privacy policy Spinner_mac_white
You will receive email notifications regarding your account activity. You can ma
nage these notifications in your account settings. We promise to respect your pr
ivacy.
Why Sign up?
Num_1 Discover and connect with people of similar interests.
Num_2 Publish your documents quickly and easily.
Num_3 Share your reading interests on Scribd and social sites.
Social-icons
Already have a Scribd account?
email address or username
password
Spinner_mac_white Trouble logging in?
Login Successful
Now bringing you back...
Spinner_large_mac_white
« Back to Login
Reset your password
Please enter your email address below to reset your password. We will send you a
n email with instructions on how to continue.
Email address:
You need to provide a login for this account as well.
Login:

Upload a Document
Search Books, Presentations, Business, Academics...
Scribd
* About
* Press
* Jobs
* Contact
* Blog
* Scribd Store
Legal
* Terms - General
* Terms - API
* Terms - Privacy
* Copyright
Help & Tools
* Getting Started
* Community Guidelines
* Support & FAQ
* Web Stuff
Partners
* Partners / Publishers
* Branded Reader
* Developers / API
Subscribe to Us
* On Scribd
* On Twitter
* On Facebook
Enter your email address:
or Spinner_mac_white
What's New
* We have updated our Terms of Service
* Branded Reader
* Multi-file Uploader
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd. scribd.
scribd. scribd. scribd. scribd.