Anda di halaman 1dari 14

NASIONALISME INDIA

Anggota kelompok :
Auria Atama P. (3)
Bambang Ryan S. (4)
Eko Bayu K. (9)
Steven Pradipta K. (31)
Awal kedatangan bangsa
-bangsa barat ke India
• Orang barat pertama yang mendarat di daerah calicut india tahun
1498 adalah Vasco Da Gama.
• Pada tahun 1600, Inggris mendirikan EIC untuk mematahkan
perdagangan rempah – rempah Belanda sedangkan Perancis
membentuk Des Indes.
• Inggris , Belanda , maupun Perancis juga berebut daerah jajahan di
Asia , namun kekuasaan Belanda terlalu kuat di Indonesia sehingga
Inggris dan Perancis berebut daerah kekuasaan di India.
• Perebutan India oleh Inggris dan Perancis berlangsung perang selama
tujuh tahun (1756 – 1763).
• Tetapi dalam perang tersebut Perancis kalah dan menyerahkan semua
daerah kekuasaan di India kecuali Pondycerry dan Chandranager.
• Robert Clive , Warren Hasting , dan Cornwallis Wellesley
merupakan tokoh peletak dasar imperialisme Inggris di India.
Perlawanan Raja-raja
Maratha di Dekkan terhadap
Inggris
• Raja Maratha di Dekkan melakukan perang kepada Inggris
sebanyak 3 kali. Yang dikenal sebagai perang Maratha I,II,III.
• Pemimpin Perang Maratha yang terkenal bernama Tippu
Sahid dari Mysore (musuh terbesar Inggris).
• Inggris mengalami kekalahan, dan terpaksa meminta
perdamaian.
• Setelah Tippu Sahid wafat, Inggris kembali melakukan
serangan dan mengalami kemenangan.
Perlawanan Raja-raja Sikh di
Punjab terhadap Inggris

• Raja-raja Sikh : Kerajaan Sikh didirikan oleh Nanak. Dibawah


pemerintahan Govind Singh perkembangan kerajaan maju
dengan pesat, pada masa pemerintahan Ranjit Singh
merupakan puncak kejayaan.
• Setelah Ranjit Singh meninggal terjadi perpecahan diantara
bangsa Sikh sendiri, dan terjadi perang antara Bangsa Sikh
dengan Inggris yang berakhir dengan kemenangan Inggris
dan Kerajaan Sikh lenyap pada tahun 1849.
Pemberontakan prajurit
-prajurit India (The India
Mutinity ,1857-1859)
• Pemberontakan itu dimulai dari Meerut dekat Delhi pada
tanggal 10 Mei 1857.
• Pemberontakan tentara untuk menentang penjajahan
Inggris di seluruh India dengan membunuh semua orang
Inggris yang ditemukan.
• Raja Bahadur Shah diangkat oleh para pemberontak
menjadi raja Hindhustan (India).
• Pusat pemberontakan beralih dari Dehli ke Jhansi di
bekas kerajaan Maratha dengan pemimpinnya bernama
Ranee Lahksmi Bai.
• Pemimpin pemberontakan yang terkenal lainnya
adalah Nana Shib, Tantia Topi merupakan
panglima perang yang pernah berhasil
menghancurkan dan menghabisi orang – orang
Inggris di Cownmpore (Kampur).
• Beberapa Raja –Raja India yang memihak kepada
Inggris seperti Raja Nepal (Gurdkha), Gwalior,
Hyderabad.
• Walau dengan susah payah inggris melakukan
perlawanan kepada India akhirnya India jatuh ke
tangan Inggris.
Sebab - sebab pemberontakan
prajurit India
• Rakyat dan prajurit India memiliki nasib yang sama yaitu
antipenjajah Inggris.
• Perlakuan dan tindakan sewenang - wenang penjajah Inggris
menimbulkan kebencian rakyat India.
• Rakyat India menderita akibat penjajahan dan penindasan bangsa
Inggris, dan orang-orang Inggris merasa memiliki kedudukan di atas
kedudukan orang - orang India.
• Perintah Panglima tentara Inggris untuk menjilat ujung peluru
sebelum dipakai untuk menembak musuh, para tentara Hindhu
menganggap ujung peluru berisi gemuk lembu yang dianggap suci
oleh agama Hindhu. Sedangkan Prajurit yang beragama Islam
menganggap berisi gemuk babi yang merupakan penghinaan
terhadap agama Islam.
Akibat dari pemberontakan
para prajurit India

• Mulai munculnya nasionalisme India.


• Inggris mengubah sikapnya dalam politik
menjajah India.
• Sistem pemerintahan Inggris di India
dipegang langsung oleh pemerintah Inggris
di London.
Faktor – faktor penyebab
munculnya nasionalisme di
India
• Pertentangan kebudayaan, karena Inggris ingin memaksakan
perkembangan kebudayaan yang tinggi.
• Bertambahnya jumlah orang - orang India yang terpelajar dan telah
mengenal keadaan Eropa, juga memahami paham-paham baru seperti
nasionalisme, liberalisme, demokrasi, dan juga ingin melihat
negaranya merdeka.
• Orang-orang India tidak diperkenankan ikut serta dalam
pemerintahan.
• Kemenangan Jepang terhadap Rusia (1905).
• Kekuatan pasukan India berhasil dibuktikan dalam Perang Dunia I
dan Perang Dunia II.
• Pemberian status dominion kepada Kanada, mengakibatkan India
menuntut kepada Inggris agar India juga diberi status dominion atau
hak untuk memerintah sendiri.
Gerakan Nasional yang
pernah terjadi di India
A. Brahma Samadj
• Merupakan aliran yang hendak menghilangkan
kepercayaan kepada dewa-dewa dan menanamkan
pemujaan kepada satu dewa yang menjadi sumber
hidup dan pangkal dari alam semesta. Kasta - kasta
yang ada di agama Hindhu dihapuskan atas dasar
perikemanusiaan.
• Tokoh- tokoh yang mempelopori gerakan ini Raja
Ram Mohan Roy (1772-1833) didukung oleh
Rabindranath Tagore (1861-1941).
B. Rama Krisna
• Suatu aliran yang menghendaki kembali kepada
agama Hindhu yang murni berdasarkan kerohanian
yang halus dan tidak mementingkan pada unsur
kebendaan.
• Tokoh aliran gerakan Rama Krisna adalah Swami
Vivekananda (1963-1902).
C. Kongres ( All Indian National Congres , 1885 )
• Merupakan persatuan gerakan – gerakan nasionalisme India untuk
bersama – sama menuntut kemerdekaan India dari penjajahan Inggris.
• Rapat Kongres didirikan oleh Allan o’ Hume (orang Inggris yang
mencintai India) pada tahun 1885.
• Rapat Kongres pertama diadakan di Bombay tahun 1886 dipimpin
oleh Benerji.
• Pada awalnya kongres kurang tegas dalam mengambil keputusan dan
tindakan yang mengakibatkan Kaum muslim keluar dari kongres pada
tahun (1906) membentuk Moslem League.
• Pemimpin Moslem League yang terkenal adalah Muhammad Ali Jinah
dan Liquat Ali Khan.
• Kongres didominasi oleh dua golongan:
1. Golongan Moderate yang sudah merasa
puas dengan tuntutannya yaitu
pemerintahan sendiri dalam lingkungan
kerajaan Inggris.Tokoh –tokohnya adalah
Banerji, Motilal Nehru (ayah Pandhit J
Nehru).
2. Golongan radikal yang menuntut
kemerdekaan penuh. Tokoh-tokohnya Tilak
(menganggap Konggres bersifat lemah,
sehingga ia minta tindakan radikal) dan
Pandhit J Nehru.
D. Mahatma Gandhi
• Berpendapat bahwa pembaharuan manusia menimbulkan
perubahan dalam bidang politik.
• Dasar perjuangan Mahatma Gandhi memiliki ciri-ciri:
1. Ahimsa (dilarang membunuh), yaitu gerakan anti peperangan.
2. Hartal, yaitu pergerakan India dalam bentuk aksi tidak berbuat apa
- apa walaupun tetap masuk kantor maupun pabrik - pabrik.
3. Satya Graha, yaitu gerakan rakyat India untuk tidak bekerja sama
dengan pemerintah kolonial.
4. Swadesi, yaitu gerakan rakyat India untuk memakai barang -
barang buatan negeri sendiri.
5. Suaraji, yaitu gerakan untuk membentuk pemerintahan sendiri.
• Kemerdekaan India diproklamirkan pada tanggal 15 Agustus 1947
Mahatma Gandhi

Anda mungkin juga menyukai