P. 1
SKB EDISI 31

SKB EDISI 31

|Views: 696|Likes:
Dipublikasikan oleh Abu Evan
Koran SKB Edisi 31
Koran SKB Edisi 31

More info:

Published by: Abu Evan on Jul 16, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2011

pdf

text

original

Media SKB menyajikan berita terhangat seputar Indonesia dan dibaca oleh lebih dari sejuta pembaca.

Anda Ingin Memasang Iklan ? Hubungi Devisi Iklan : Hamdanil Asykar dinomor HP 087829524924 Alamat Redaksi :
Jl. Macan No. 70 Jatisampurna - Cibubur Kota Bekasi - Jawa Barat Kode Pos : 17433, Po.Box : 362 SKB, Telp / Fax (021) 84312205 Alamat Email : redaksi@skbnews.com, anisjalalskb@skbnews.com

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010
ABU AQILA...............
Mengupas buku Kesaksian Raja Jin Meluruskan pemahaman alam gaib dengan syariat dimulai dari dasar-dasar pemahaman alam gaib.............

Web Site : http://skbnews.com NY. ANY SBY..................
Untuk mencapai sasaran Indonesia Sejahtera, selain program Indonesia Pintar, juga harus dijalankan program .........

E-Mail : redaksi@skbnews.com

Olah Raga..............
Sajian Berita Bola dan Olah Raga Lainnya dapat anda simak di Koran SKB edisi 31 ini dan seterusnya ............

Hal 2
Jakarta, SKB Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu (7/7) lalu, menjadi tuan rumah jamuan santap malam kenegaraan untuk menghormati Presiden Konfederasi Swiss, Doris Leuthard. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Istana Negara itu, Presiden SBY didampingi Ibu Negara, Ani Yudhoyono, yang mampu membawa suasana jamuan terasa sangat akrab, hangat dan bersahabat.
Dalam kesempatan itu, SBY mengungkapkan rasa senangnya dapat menyambut Presiden Leuthard bersama delegasi dan para pengusaha asal Swiss. Ia yakin kunjungan Presiden Swiss kali ini akan memajukan persahabatan, kerjasama, dan kemitraaan antar kedua negara. “Saya bersyukur, tadi siang kita telah mengadakan pertemuan bilateral yang sangat produktif dan konstruktif. Kita membahas bersama berbagai peluang kerjasama bilateral dan juga isu-isu regional dan internasional,” ujar Presiden SBY. SBY berharap, segala apa yang telah dibahas dan disepakati, dapat meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan kedua negara. “Saat ini, di antara negar-negara Eropa Barat lainnya, Swiss merupakan investor terbesar di Indonesia. Swiss telah lama menjadi pintu gerbang bagi komoditas ekspor di Indonesia,” tegas SBY. Begitu pula sebaliknya, ungkap SBY, rakyat Indonesia sangat akrab dengan produk-produk dari Swiss, seperti jam tangan dan pisau lipat. “Masyarakat Indonesia juga telah lama menikmati produk makanan dan minuman hasil industri perusahaan Swiss,” imbuhnya.

Hal 4

Hal 14
menggelar jamuan kenegaraan, Presiden SBY dan Presiden Swiss memberikan pernyataan pers bersama di Istana Merdeka. “Pertemuan bilateral sangat produktif dan insya Allah bisa menemukan agenda-agenda yang kongkrit untuk peningkatan hubungan,” terang SBY. Kepada Presiden Leuthard, saat itu SBY menjelaskan, Indonesia dalam proses membangun kembali perekonomian, setelah mengalami krisis 10 tahun lalu. “Saya juga sampaikan kepada beliau bahwa Indonesia terus berusaha untuk membangun good governance untuk menjaga persatuan dan harmoni sosial, serta meningkatkan peran regional dan internasional kami. Seperti menghadapi climate change, maupun membangun dialog antar peradaban,” paparnya. Sebelum krisis 2008, ulas SBY, volume perdagangan kedua negara hampir mencapai US$ 1 HALAMAN 15

Indonesia-Swiss Tingkatkan Kerjasama Bilateral

Presiden SBY dan Presiden Swiss Leuthard dalam konferensi pers, untuk membicarakan mengenai hubungan bilateral kedua negara

Bagi Indonesia, ujar SBY, Swiss merupakan salah satu negara mitra terpenting, utamanya di bidang perdagangan dan investasi. “Swiss juga merupakan satu negara yang mengakui dan memberikan perhatian khusus terhadap

perkembangan dan kemajuan yang dicapai Indonesia,” jelasnya. Dalam sambutannya, Presiden Leuthard mengucapkan rasa terima kasihnya, atas keramahtamahan yang diberikan pemerintah Indonesia. “Atas nama de-

legasi, saya ucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya, atas keramah tamahan yang diberikan oleh negeri yang sangat berwarna dan mempunyai prospek masa depan yang cerah,” ujarnya. Sementara itu, sebelum

Kasus Suap Auditor BPK Jabar

KPK Terus Kembangkan Penyidikan
meriksaan selama 13 jam, tersangka Tjandra Utama Effendi tetap diperkenankan meninggalkan Gedung KPK. Pihak penyidik ternyata tidak melakukan penahanan terhadap orang nomor tiga di lingkungan Pemkot Bekasi ini. Tjandra ditetapkan sebagai tersangka, dan dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 (a) atau Pasal 13 UndangUndang No 31/1999, sebagaimana diubah menjadi UU No 20/2001 junto KUHP pasal 55 ayat 1 ke-1. Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam perkara dugaan suap terhadap pejabat BPK Jawa Barat yang dilakukan pejabat Pemkot Bekasi. Empat tersangka itu,

Walikota Resmikan Masjid Jami Al Hamidiyyah
Bekasi, SKB

Johan Budi SP

Jakarta, SKB
KPK menyatakan terus melakukan penyidikan kepada para tersangka kasus suap terhadap Auditor BPK Jawa Barat (Jabar). Belum lama ini, KPK telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Be-

kasi, Tjandra Utama Effendi, sebagai tersangka baru, menyusul beberapa pejabat Pemkot Bekasi lainnya, yakni Heri Lukmantohari dan Herry Supardjan, yang juga terlibat dalam kasus ini. Setelah menjalani pe-

Setelah melalui proses pembangunan selama empat tahun lamanya, Masjid Jami Al Hamidiyyah akhirnya diresmikan Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, Rabu (14/7). Peresmian masjid yang terletak di Jalan Raya Narogong (Siliwangi), Pangkalan III, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, itu dimeriahkan dengan kehadiran penceramah kondang, DR KH Zainuddin MZ, atau akrab disebut sebagai Da’I Sejuta Umat. Kegiatan yang dihadiri anggota DPRD Kota Bekasi, Drs HM Yakum dan M Said, Camat Bantargebang, Drs Yayan Yuliana, beserta para lurah itu juga HALAMAN 15 dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Mu-

Walikota Bekasi menandatangani prasasti peresmian Masjid Jami Al Hamidiyyah

hammad SAW. Selain meresmikan penggunaan masjid tersebut, Walikota juga berkesempatan menyerahkan santunan kepada 109 anak yatim yang berdomisili di wilayah Kelurahan Cikiwul. Melalui sambutannya, Walikota menyampaikan

kekagumannya terhadap kerjasama seluruh masyarakat Cikiwul, yang secara swadaya telah berhasil membangun masjid megah yang memiliki dua lantai ini. “Begitu juga dengan HALAMAN 15

2

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

OPINI
Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah:111) Kriteria Pemenang firmankan: ”Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.” (QS. At Taubah: 112) Pertama, Atta’ibun: senantiasa memperbaharui taubat, karena setiap bani Adam pasti salah, dan sebaik-baik orang yang salah adalah orang yang segera beristighfar dan bertaubat. Kedua, Al’abidun: senantiasa mengabdi kepada Allah swt. Duhai, sejauh mana kita mengabdikan diri kepadaNya ? Hanya di saat gembira saja, di kala sedih, atau di setiap situasi dan kondisi ? Ketiga, Alhamidun: kondisikan hati untuk senantiasa senang ketika Allah swt memanggil dan menyeru dengan perintah dan larangan. Segeralah menuju Allah swt dengan bersyukur dan suka cita. Keempat, Assa’ihun: hendaknya senantiasa siap siaga untuk berjihad menegakkan keadilan, menyemai kebahagiaan dan menebar rasa aman di tengah-tengan masyarakat. Tak lupa berjihad mengendalikan hawa nafsu dengan melaksanakan shaum. Kelima, Arraki’un Assajidun: Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang senantiasa ruku’ dan sujud secara berjama’ah. Ya Allah, jangan halangi kami untuk itu karena sakit atau malas. Wallahu’alam

EDITORIAL
Jumlah Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi dinilai anggota DPRD Kota Bekasi telah overload. Dengan demikian, seharusnya BKD mulai melakukan kajian yang serius untuk menangani TKK serta penggajiannya. Pengangkatan TKK di Pemkot Bekasi sudah overload, namun pemerintah tetap dan terus memaksakan. Itu akhirnya bermasalah pada bagaimana penggajiannya. Sebab, pengangkatan yang terakhir dilakukan Februari sedangkan saat itu kita sudah pengesahan APBD. Persoalan efektivitas kerja juga dirasakan sangat kurang dari kebijakan yang dilaksanakan terkait pengadaan TKK baru. Sebab, masih banyak di antara mereka yang belum memahami kerja, dan aktivitasnya tidak jelas. Akibatnya, kebijakan Pemkot jadi tidak populis, masyarakat Bekasi ke depan akan berkurang kemandiriannya karena solusi akses kemudahan menjadi pegawai Pemkot kurang tepat," katanya. Pihak BKD sendiri telah berjanji akan mulai melakukan kajian serius dalam menangani TKK dan penggajiannya. Kita akan lihat sejauh mana kebutuhan SKPD akan TKK itu sehingga yang ada bisa efektif. Terkait honor TKK yang belum dibayarkan, Juli ini gaji mereka akan dibayarkan. Anggaran untuk sekitar 2700 TKK sudah masuk dalam APBD 2010, yakni sekitar Rp 9,2 miliar. Namun, apa bila terjadi kekurangan, maka harus dilakukan usulan dan konsultasi kepada pihak dewan. Komisi A dan Badan Legislasi DPRD Kota Bekasi juga berencana mengusulkan pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang tenaga kepegawaian daerah. Hal ini dilakukan agar jumlah jumlah TKK di lingkungan Pemkot Bekasi tak lagi over load seperti saat ini. Raperda ini diusulkan untuk dibuat agar mengatur tentang mutasi pegawai, sistem rekuitment, dan optimalisasi pelayanan kerja. Sehingga, permasalahan over load dan kesejahteraan TKK bisa ditanggulangi dengan baik, tidak seperti sekarang ini. Masyarakat kini hanya bisa berharap, agar adanya Raperda ini tak terjadi lagi over load TKK di lingkungan Pemkot Bekasi.

Taujih & Tadzkirah - Jangan Bersedih (Bagian III)

Ustd. Ahmad Yani Inilah jargon setiap mukmin yang menapaki jalan menuju Allah swt., apapun tantangan yang menghadang, jangan bersedih! Apapun kendala merintang. Berlalulah dan jangan gubris. Sabarlah terhadap apa yang menimpamu, karena tujuan masih jauh, yaitu surga penuh kenikmatan menanti. Dengarlah ayat-ayat Allah swt. “Sesungguhnya

Agar kita senantiasa memiliki perilaku ikhlas dan keyakinan akan datangnya pertolongan Allah swt, hendaknya kita memiliki kreteria sebagaimana yang Allah swt

Dasar-Dasar Pemahaman Alam Gaib
(Bagian II)
3. Mengeluarkan manusia dari kegelapan ke alam terang benderang. “Alif laam raa. (Ini adalah) Kitab yang kami turunkan kepadamu suapaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang-benderang...” (Ibrahim:1) 4. Penerangan bagi seluruh umat manusia. “(Al-Qur’an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia....” (Ali Imran:138) 5. Al-Qur’an adalah sumber dari segala sumber hukum “...Barangsiapa tidak memutuskan (perkara) menurut apa (hukum-hukum) yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir.” (Al-Maa’idah:44) “...Barangsiapa tidak memutuskan (perkara) menurut apa (hukum-hukum) yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang zalim.” (Al-Maa’idah:45) “...Barangsiapa tidak memutuskan (perkara) menurut apa (hukum-hukum) yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang fasik.” (Al-Maa’idah:47) Al-Qur’an adalah sumber dari segala tulisan kami dalam memahami kehidupan makhluk Allah yang hidup dialam gaib, yaitu kehidupan jin, iblis, setan, roh manusia, dan para malaikat. Apa bila ada informasi-informasi tentang kehidupan mereka dari kitab selain Al-Qur’an , kami selalu mencari rujukan dengan ayat-ayat AlQur’an. Apabila informasi itu bertentangan dengan satu dari ayatayat Al-Qur ’an saja, kami akan membuang jauh-jauh dari tulisan kami, sekalipun informasi tersebut menarik untuk dijual. Saya dan Raja Jin sudah berkomitmen bahwa kami tidak akan menjual kepada pembaca sebuah kebohongan dan kesesatan. Tentang “Raja Jin” Raja yang dimaksud adalah sebuah sikap dari orang beriman yang tegas dan tanpa kompromi dalam menghadapi tipu daya setan dari golongan jin, sebagaimana raja-raja terdahulu yang sangat diktator terhadap rakyatnya. Guru kami KH. Kasman Suja’i (Alm) oleh A.Hasan beliau disebut sebagai “Raja Jin” setelah melihat ketegasannya dalam mengusir jin yang bersarang dalam tubuh manusia . (Dikutif dari Buku “Kesaksian Raja Jin” M e l u r u s k a n Pemahaman Alam Gaib dengan Syariat)

Ustd. Abu Aqila 1. Isi Al-qur’an tidak ada yang meragukan. “Kitab (Al-qur’an) ini tidak ada keraguan padanya;petunjuk bagi mereka yang bertakwa” (al-Baqarah:2) 2. Tidak ada kesalahan dari awal hingga akhirnya. “ Yang tidak datang kepadanya (Al-Qur’an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana dan Maha Terpuji.” (Fushshilat:42)

SMS / Email Pembaca
Yang dimuat adalah pertanyaan yang menarik dan sopan SMS KE 0878 29 524 924 Email : redaksiskb@yahoo.com ke PO.BOX 362 BKS , Bekasi 17000

- Kepada Pemkot Bekasi, dalam membuat KTP dan KK saya alami selama ini sangat susah dan lama. Saya mohon dapat mempercepat pelayanan tersebut Trims S. Prawiro-Setu 0817653xxxx (Akan di sampaikan .................red)

Penerbit : CV. SINAR ABDYA PERKASA
Berdasarkan UU Pokok Pers. No. 40 tahun 1999, No. 12/III/2009 Notaris : Irene Kusumawardani, SH Dicetak oleh : CV. KHOHANYO PUTROMA (Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Pendiri : Anis Jalal, Ahmad Saikhu, SH, Drs. Jamalullail, MM | Dewan Pembina : DR. H. Risman Musa, Drs. Aceng Solahudin, Drs. HM. Syakur, Drs. H. Nanang Pramara S, MM, | Dewan Penasehat: Abu Aqila, H. Ahmad Yani,MM.MBA | Staf Ahli : Drs. Jamalullail, MM, Drs. H Alwi, M.Pd, Drs. D. Saefuddin. | Pemimpin Perusahaan : Ahmad Saikhu, SH. |Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Drs. Anis Jalal. | Wakil Pemimpin Redaksi : (Plt) Siaga Yudha | Penasihat Hukum : Daski SH, Ade Multaman SH, Asnawi, SH| Redaktur Executive : Ny. Siti Masturoh | Redaktur Pelaksana : Slamet Mulyono,Wulan Sarinurita | Staf Redaksi/ Sirkulasi/Design Grafis: Hamdanil Asykar | Divisi Iklan : Kasman Budiman | Biro/ Koordinator : A. Rauf M (Ka.Biro Jakarta) , Saut MP, SE. (Ka.Biro Kota), Tony Chandra W, SH (Ka.Biro Kab. Bekasi) Wawan (Ka.Biro Depok), Hasyim Ashari (Ka.Biro Banten), Drs.Slamet Basuki (Ka.Biro Tanggerang), Rusmanto (Ka. Biro Karawang), Hendra G (Ka.Biro Purwakarta/Subang/Indramayu), Asep Yuliyandi (Ka.Biro Bandung), Dede Maska (Ka.Biro Cirebon), Hilman Sudakta (Ka.Pwk Kokab Sukabumi/Cianjur/Bogor), Drs. K Windy P.BBA (Ka.Biro Jateng) Ir. Zainul Arifin (Ka.Birio NTB), Musa Sasmite (Ka.Biro Kalimantan), Hudi (Ka.Biro Sumsel), Sardion Pandiangan (Ka.Biro Kepri/Ka.Biro Batam), Agus Mustafa, M.BA (Ka.Biro Maluku Utara), KH. Baginda Chaidir Abshar (Ka.Biro Sumbar), Muznar (Ka.Biro Sumut), Arena Hidayani (Ka.Biro Bengkulu), H. Jalil (Ka.Biro NAD), Yusmardi (Ka.Biro ABDYA) |Photografer : H. Hambali, Kasiman. | Sekretaris Redaksi : Nur Fatmawati | Wartawan : Abdul Rauf M, Djati Marniati, Saut MP, SE, Drs Sujanto, Nena Muniroh, Pandu Tyas Palupy, Asep Sudjana, Dede Maska, Hilman A, Hilman S, Edi, Sopandi, Wawan Junaedi, Dasep, Ahmad Jais, Suhendy, Irman, Toni Chandra W , Januar Sahara, Drs. Sofyan Gheri A R, Hitler Sitorus, Tamsil, Amal Sentosa, Tadeus Ladar , Pesta, Rustam, N.Nurjaman, Tombang, Miduk, G. Irianto, Habibul Jamal, Adi Alamat Redaksi : Jl. Macan No.70 Jatisampurna Cibubur Tlp/Fax. 021-84312205, Sekretariat Redaksi : Jl. Siliwangi (Narogong) KM 7 Rawa Lumbu Kota Bekasi Bank: BCA No.Rek. 7400818082, Mandiri No.Rek. 129-00-0691701-3 , BRI Cab.Pondok Gede No.Rek. 0995-01-026310-53-5, An. ANIS JALAL E-mail: redaksi@skbnews.com anisjalal@skbnews.com web1 : http://www.skbnews.com web2 : http://www.skbonline.cjb.net

Wartawan SKB dibekali KTA, Surat Tugas, Kartu Tugas atau Kartu Pers,dan dilengkapi dengan seragam yang berlogo SKB serta namanya tercantum dalam Box Redaksi

BERITA UTAMA
Jakarta, SKB

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

3

Penggunaan Senjata Bagi Satpol PP Picu Kontroversi
Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 6 Tahun 2010 mengenai Penggunaan Senjata Api (Senpi) oleh Satpol PP terus mengundang kontroversi. Sebelum lahir Permendagri ini, ternyata sudah ada peraturan yang sama mengenai hal tersebut, pada tahun 2005 silam.
Anggota Komisi II di DPR RI, Teguh Juwarno, kepada wartawan menyatakan, peraturan tersebut harus dicabut. Tak hanya itu, imbuhnya, semua senjata api yang dipegang oleh Komandan Satpol PP pun harus dicabut. “Ketentuan penggunaan Senpi ada aturan ketat. Tidak sembarang orang bisa menggunakannya. Tugas aparat penegak hukum untuk menertibkan itu. Komandan Satpol PP juga tidak perlu dipersenjatai. Jadi, kalau memang ada yang sudah menggunakan, harus ditarik,” tegas Teguh. Menurut Teguh, Satpol PP seharusnya difigurkan sebagai kesatuan yang manusiawi, serta mengedepankan aspek humanis dan memahami perbedaan kultur masyarakat dalam melakukan tugasnya. “Satpol PP harus punya kemampuan humanis, memahami perbedaan kultur, jadi teman masyarakat, pamong, tidak jadi aparat yang berhadapan dengan rakyat, apalagi pakai senjata api,” ujar politisi Partai Amanat Nasional ini. Menanggapi kontroversi terhadap penggunaan Senpi oleh Satpol PP ini, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, menjelaskan, Permendagri Nomor 26 Tahun 2010 lebih lunak dibanding aturan sebelumnya, yakni Permendagri Nomor 35 Tahun 2005. “Lalu kenapa ini dipermasalahkan,” katanya. Gamawan menambahkan, sebelumnya, Satpol PP dapat menggunakan senjata api genggam dan laras panjang berpeluru tajam, sesuai dengan Permendagri No 35 Tahun

Polisi Buat Sketsa Penganiaya Tama

Penggunaan senjata api bagi Satpol PP dianggap kalangan masyarakat belum diperlukan

Tama saat dijenguk anggota Satgas Mafia Hukum, Mas Ahmad Santosa

2005 tentang Pedoman Pakaian Dinas, Perlengkapan, dan Peralatan Satpol PP. Namun sekarang, ujarnya, dengan adanya Permendagri No 26 Tahun 2010, maka Permendagri No 35 Tahun 2005 tidak lagi berlaku, serta senjata api berpeluru tajam yang dimiliki Satpol PP harus ditarik. Permendagri No 26 Tahun 2010, menurut Gamawan, tidak mengakomodasi penggunaan senjata berpeluru tajam. Senjata yang dapat digunakan, jelasnya, hanya tiga macam, yaitu senjata peluru gas, semprotan gas, dan alat kejut listrik.

Tiga jenis senjata yang diakomodasi dalam Permendagri itu, ungkap Gamawan, telah sesuai dengan rekomendasi Polri. “Sudah ada surat rekomendasinya, maka kami akomodasi di Permendagri,” katanya. Gamawan juga menjelaskan, penggunaan senjata bagi Satpol PP tidak dapat serta merta karena harus melalui proses pembinaan dan pengajuan perizinan. Ia menyayangkan adanya pendapat negatif sejumlah pihak, tentang senjata bagi Satpol PP tanpa didasari dengan pengetahuan yang cukup. (Anis Jalal/Ist)

Jakarta, SKB
Pihak kepolisian telah membuat sketsa wajah para pelaku yang menganiaya aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), Tama Satya Langkun. Pembuatan sektsa itu berdasarkan keterangan korban, serta para saksi yang ada tempat kejadian di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. “Sudah digambar. Perlu pelan-pelan untuk mengingat, karena saksi ada yang dalam keadaan sakit (Tama), shock, saksi-saksi lain juga,” jelas Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang, di Mabes Polri, Jumat (9/7). Edward menyatakan, pihaknya akan mengungkap kasus penganiayaan Tama serta pelemparan botol berisi cairan bensin (molotov) ke kantor majalah “Tempo” hingga tuntas. Pihaknya, kata dia, meminta kepada masyarakat, pihak ICW, ataupun majalah “Tempo” untuk memberikan informasi yang diketahui terkait dua peristiwa itu. Selain itu, Edward mengungkapkan, pihaknya meminta kepada semua pihak agar menahan diri untuk tidak mengaitkan dua peristiwa itu dengan Polri. “Sebelum kita mempunyai fakta, bukti, apa pun terkait masalah ini. Polri tidak menafikan berbagai kemungkinan yang berkembang, ada kemungkinan yang mengatakan terkait dengan pekerjaannya. Pekerjaannya banyak, di antaranya meneliti rekening-rekening anggota Polri,” paparnya. Tantangan Aktivis Sementara itu, anggota Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Ahmad Santosa, Jumat (9/7) lalu, datang menjenguk Tama S Langkun di Rumah Sakit Asri, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Begitu tiba, Mas Ahmad Santosa yang biasa disapa Ota ini langsung menjenguk Tama yang tengah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim dokter. “Pada dasarnya kami sangat prihatin sekali atas kasus-kasus kekerasan yang terjadi seperti ini. Kami harapkan polisi bergerak cepat menangkap pelakunya,” tegas Ota seusai menjenguk Tama. Ota berharap, Polri bisa mengungkap secara jelas, siapa dalang di balik tindakan kekerasan terhadap Tama. Menurutnya, Polri mempunyai kepentingan untuk membongkar kasus penganiayaan yang bisa merusak citra polisi. Lebih lanjut, Ota juga menilai, insiden kekerasan kepada Tama merupakan sebuah tantangan kepada kinerja aktivis antikorupsi dan antimafia hukum. Ia menambahkan, dengan kejadian ini, justru para aktivis antikorupsi tidak boleh menjadi gentar dan kendur membongkar kasus-kasus korupsi di institusi penegak hukum. Dukungan atas perjuangan para aktivis antikorupsi kian menguat. Insiden penganiayaan terhadap aktivis ICW, Tama S Langkun, menjadi titik tumpuan agar pemerintah semakin serius memberantas korupsi. Rois Syuriah PBNU, Masdar F Mas’udi saat menjenguk Tama di RS Asri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, mengatakan komitmen pemberantasan korupsi pemerintah harus dibarengi dengan perlindungan terhadap aktivis antikorupsi. ”Memberikan tuntutan dan desakan lebih kuat untuk penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi. Teman pejuang antikorupsi seperti Tama harus dapat perlindungan,” kata Masdar. Sebelumnya, desakan agar pemerintah membuat aturan perlindungan bagi para aktivis, dilontarkan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Lukman Hakim Syaifudin. Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengusulkan perlunya dibuat Rancangan Undang-Undang tentang perlindungan terhadap aktivis. “Ini sangat emndesak untuk dibuat, sehingga merekamereka yang bergerak di bidang HAM antikorupsi dan hal-hal yang berkaitan dengan prodemokrasi harus betul-betul mendapat perlindungan negara,” kata Lukman. (Anis Jalal/Ist)

Misbakhun Tolak Semua Dakwaan
berupa tanah, bangunan, serta kapal tanker dan agunan piutang Rp 51 miliar, restrukturisasi L/C berjalan lancar dan sudah dibayar 6 juta dollar AS. “Dengan demikian, baik polisi maupun Bank Mutiara tidak pernah menyatakan bahwa L/C SPI sebagai L/C fiktif,” tegasnya. Selain itu, tim kuasa hukum Misbakhun menilai, jaksa penuntut tidak cermat dalam mendakwa Misbakhun dengan Pasal 49 ayat (1) huruf (a) UU Nomor 10 Tahun 1998, karena pasal itu ditujukan untuk subyek hukumnya direksi dan komisaris bank. Sedangkan Misbakhun selaku komisaris SPI, dan Franky Ongkowardojo selaku Dirut SPI, tidak memiliki kedudukan di Bank Century. Sekedar diketahui sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan menolak gugatan praperadilan yang diajukan oleh Komisaris PT Selalang Prima Indonesia yang juga anggota DPRRI asal F-PKS Muhammad Misbakhun. Hakim tunggal, Artha Theresia, menilai penangkapan dan penahanan oleh penyidik Polri terhadap Misbakhun adalah sah menurut hukum. Mengenai gugatan pemohon, tentang tidak adanya surat permohonan izin dari Kapolri terhadap pemeriksaan Misbakhun dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR, hakim menilai hal itu tidak membuat penangkapan menjadi tidak sah. Hakim juga menjelaskan, tindak pidana pemalsuan L/C yang disangkakan kepada Misbakhun bukan hanya tindak kejahatan yang dapat dituntut melalui pengaduan. Dengan ada atau tanpa adanya pengaduan, penyidikan tetap dapat dilakukan. Misbakhun, selaku Komisaris PT SPI, bersama Franky dijerat dengan Pasal 49 Ayat 1 UU Nomor 10 Tahun 1998 (dakwaan pertama), Pasal 264 Ayat 2 (dakwaan kedua), dan Pasal 263 Ayat 1 jo Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 KUHP. Ancaman pidana atas pelanggaran Pasal 49 Ayat 1 UU No 10/1998 adalah 15 tahun. Dalam dakwaannya, Agoes Djaya mengungkapkan, kasus ini bermula ketika PT SPI mengajukan permohonan fasilitas usance L/C ke Bank Century guna membeli condensate (produk minyak bumi yang biasa dipergunakan untuk bahan baku plastik dan bahan baku lainnya) senilai 22,5 juta dollar AS dengan jaminan deposito 4,5 juta dollar AS. (Hamdanil/Ist)

Muhammad Misbakhun seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Jakarta, SKB
Terdakwa kasus penerbitan L/C fiktif, Mukhamad Misbakhun, dalam eksepsinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan menolak dakwaan yang telah disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terkait keterlibatan dalam penerbitan letter of credit (L/C) fiktif. Kuasa hukum Mukhamad Misbakhun, Parluhutan Simanjuntak, pada sidang yang digelar di PN Jakarta Pusat, Rabu (7/7) lalu, mengatakan, surat gadai deposito senilai 4,5 juta dollar AS yang seolah-olah disampaikan pihak PT Selalang Prima International (SPI) kepada Bank Century terkait permohonan

fasilitas L/C adalah sah, serta tidak palsu. Parluhutan juga membantah kalau L/C itu disebut fiktif, tetapi gagal bayar. Dia menjelaskan, pada 4 November 2008, SPI gagal mengupayakan pendanaan tersebut, sehingga mengajukan rescheduling fasilitas L/C. Selanjutnya pada 26 November 2008, imbuh dia, Bank Century menegaskan bahwa telah jatuh tempo dalam kewajiban L/C sehingga meminta SPI segera menyiapkan dana 16,5 juta dollar AS. Terkait hal ini, menurut Parluhutan, Bank Century melakukan kesepakatan dengan SPI terkait restrukturisasi kewajiban 16,5 juta dollar AS tersebut. Setelah SPI menyerahkan jaminan

4
Jakarta, SKB

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

NASIONAL
lihkan kerusakan alam melalui Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon. “Menanamkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta melakukan penanaman pohon pada setiap kelahiran. Satu anak, satu pohon. One child, one tree,” jelasnya. Selain tanam pohon, lanjut Ani, program tebar benih ikan juga menjadi salah satu kegiatan program Indonesia Hijau yang diarahkan kepada konsep ketahanan pangan keluarga, serta pemeliharaan kebersihan lingkungan dan sanitasi. “Saya percaya bahwa jika saja setiap kelahiran diikuti dengan penanaman pohon, maka Indonesia hijau akan segera terwujud, sekaligus menghindarkan kita dari ancaman climate change atau global warming yang melanda seluruh dunia,” tegasnya. Ani kemudian menyebutkan program selanjutnya, yaitu Program Indonesia Kreatif dengan moto “Lestarikan Budaya, Pacu Kreatifitas” yang bertujuan untuk mengolah kekayaan alam Indonesia menjadi suatu produk kerajinan melalui gerakan Indonesia Kreatif. “Dengan mengembangkan sentra kriya pada seluruh Rumah Pintar yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga dapat menunjang program one village, one product, agar semua potensi lokal dapat dikembangkan menjadi potensi nasional,” paparnya. Ani juga menerangkan, program Indonesia Peduli yang mengusung moto “Cinta dan Peduli Sesama” bertujuan untuk meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial dan solidaritas penanganan korban bencana alam, serta pemberdayaan ekonomi daerah bencana. Dia akhir presentasinya, Ibu Negara mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk saling membantu. “Dengan demikian, kita bisa mencapai kesejahteraan kita. Hal ini sesuai dengan tujuan dari UNESCO, yaitu learning to know, learning to do, learning to be, and learning to live together,” ulasnya. (Hamdanil)

Warga Protes Pengosongan Rumah
Sekitar 46 keluarga menyatakan sikap menolak pengosongan rumah tempat tinggal di perumahan eks Batalyon Angkutan Kuda Beban (Yon Angkub) di Kelurahan Kramatjati, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Semua rumah yang terkena pengosongan berada di RT 11 dan RT 12, RW 02. Berdasarkan adanya surat edaran yang dikeluarkan Direktorat Pembekalan Angkutan TNI AD Nomor: SE/29/VII/2010 tentang pelaksanaan penertiban rumah dinas, tanggal 12 Juli 2010 merupakan batas waktu yang diberikan oleh Direktorat Perbekalan dan Angkutan TNI-AD (Ditbekangad) ini warga harus segera pindah. Namun, warga yang terkena pengosongan maupun yang tidak terkena sepakat menolak edaran yang juga ditembuskan ke Pangdam Jaya itu. Mereka bersiap mempertahankan rumah dan seluruh asetnya. Bahkan, untuk mengantisipasi kedatangan petugas, mereka telah mendirikan tenda dan menutup pintu masuk perumahan. Beberapa laki-laki terlihat menjaga ketat kendaraan yang keluar masuk perumahan. Menurut Ketua RT 11, Djoko Setyono (47), pengosongan rumah oleh TNI AD telah menyalahi kesepakatan yang dibuat antara Menhan/Panglima TNI dengan Panja Komisi 1 DPR-RI. TNI, menurutnya, seharusnya menghentikan sementara pengosongan rumah dinas sampai bulan Oktober 2010. “Mereka tidak tahu aturan, sudah ada moratorium (penghentian sementara) dengan Panja Komisi 1 DPR kok tetap nekat. Pokoknya, selama Panja masih bekerja, mereka tidak boleh melakukan pengosongan,” tegasnya. Djoko menyatakan, rumah yang mereka tempati bukan rumah dinas TNI AD. Mereka, imbuh dia, membelinya melewati Komandan Komplek (Danplek) yang ditunjuk oleh Ditbekangad. “Tanah ini kita beli sendiri, harusnya dari awal mereka ngomong dong kalau tidak boleh dibeli. Harusnya ada laporan ke atas,” ungkap Djoko. Meski tidak terkena pengosongan, Djoko merasa ikut terbebani dengan keadaan yang dialami warganya. Selain jabatan karena sebagai Ketua RT, ia juga khawatir suatu saat ikut terkena. “Ya, ikut ngertiin aja, kita tanggung barengbareng, soalnya was-was juga. Siapa tahu nanti kita yang kena,” keluhnya. Apalagi, lanjut Djoko, pihak Ditbekangad diketahui sudah mulai bergerilya pelan-pelan. “Mereka mulai membeli lagi rumah warga, maksimal Rp 20 juta,” ujarnya. Sekedar diketahui. perumahan eks Yon Angkub dibangun sederhana untuk menampung anggotanya yang digusur karena markasnya terkena proyek pembangunan Monumen Nasional (Monas). (Hamdanil/Ist)

Lima Program Dukung Percepatan Target MDGs
Jakarta, SKB

Untuk mencapai sasaran Indonesia Sejahtera, selain program Indonesia Pintar, juga harus dijalankan program Indonesia Sehat, Indonesia Kreatif, Indonesia Hijau dan Indonesia Peduli. Kelima program tersebut dirancang untuk membantu tercapainya tujuan dan percepatan target MDGs pada tahun 2015.
nesia yang lebih sehat. “Pembangunan kesehatan merupakan aspek penting dalam pembangunan nasional. Konsep yang kita kembangkan ini diimplementasikan melalui Mobil Sehat dan Motor Sehat sebagai wahana penyuluhan, pelayanan kesehatan,” papar Ani. Mobil Sehat ini, menurut Ani, akan mengunjungi masyarakat yang kurang mampu secara berkala. “Tanpa sehat, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan sehat, segalanya bisa kita perbuat untuk meraih cita-cita,” ujarnya. Melalui program Indonesia Hijau, Ani mengungkapkan, kaum perempuan di seluruh pelosok Indonesia diajak untuk berkontribusi, dalam mengantisipasi dan mitigasi perubahan iklim dengan memu-

Seperti yang diterangkan Ibu Negara, Ny Ani Bambang Yudhoyono, pada bagian lain presentasinya di Sidang Umum Forum Parlemen Asia Pasifik untuk Pendidikan, Rabu (7/7), di Hotel Sultan, Jakarta. Menurutnya, Program Indonesia Sehat dengan moto “Bangsa Sehat Negara Kuat” ini ditujukan untuk menciptakan masyarakat dan bangsa Indo-

Din Kembali Pimpin Muhammadiyah
Ia menambahkan, ribuan muktamirin yang hadir dalam Muktamar akhirnya menyatakan sikap setuju dengan penunjukan Din Syamsuddin sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah. “Rapat yang dilakukan oleh 13 orang, dilakukan dari hati ke hati dan dilakukan dengan rasa persaudaraan dan kekeluargaan. Hasilnya, Din sebagai Ketua Umum dan Agung terpilih sebagai Sekretaris Umum,” papar Sholeh. Tetap Kritis Ditemui wartawan seusai Muktamar, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode tahun 2010-2015, Din Syamsuddin, menyatakan, sikap PP Muhammadiyah terhadap pemerintah akan tetap kritis, yakni akan mengkritik jika memang melakukan kesalahan atas dasar loyal kritis. “Kita akan bersikap proporsional terhadap pemerintah, dan hal itu sudah menjadi watak Muhammadiyah,” tegasnya. Din mengungkapkan, Muhammadiyah selalu baik dengan pemerintah karena organisasi Islam tertua di Indonesia itu ikut mendirikan negara. Maka, imbuhnya, komitmen terhadap negara dan bangsa bersifat substansif, sejati, dan institusional kepada negara dan pemerintah. Oleh sebab itu, Din mengatakan, siapapun presiden dan pemerintah yang memimpin, pihaknya tetap loyal kepada pemerintah dan negara. Tapi, katanya, Muhmmadiyah sebagai organisasi dakwah amar ma’ruf nahi munkar tidak akan berhenti mengkritik pemerintah, jika memang salah. Menurut Din, jika Muhammadiyah melakukan kritik kepada pemerintah, maka hal itu justru menandakan pihaknya menyatakan sikap cinta dan sayang kepada pemerintah. Dengan sikapnya seperti itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, petinggi negara, tentang bagaimana sikap mereka terhadap Muhammadiyah. Mengenai hubungan Muhammadiyah dengan Partai Amanat Nasional (PAN) atau partai politik lainnya, secara tegas Din menyebutkan, Muhammadiyah tidak memiliki hubungan dengan partai politik manapun. “Tidak ada memiliki hubungan dengan partai politik manapun,” katanya. (Hamdanil)

Yogyakarta, SKB
Din Syamsuddin berhasil memperoleh suara terbanyak dalam Muktamar Muhammadiyah yang diselenggarakan di Yogyakarta, Rabu (7/7) lalu. Secara aklamasi, ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2010-2015. “Dari hasil pertemuan yang dilakukan oleh 13 orang anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah, disimpulkan bahwa mereka telah menunjuk Din sebagai Ketua Umum dan Agung Danarta sebagai Sekretaris Umum,” jelas Pimpinan Sidang Muktamar, Rosyad Sholeh, di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Menurut Sholeh, setelah ke-13 orang tersebut melakukan pertemuan tertutup selama hampir dua jam, mereka selanjutnya menyampaikan nama ketua umum dan sekretaris umum kepada pimpinan sidang, untuk selanjutnya disampaikan kepada para muktamirin untuk disetujui.

ANEH TAPI NYATA Hewan Aneh
Hewan bersayap mirip kelelawar namun kepala mirip buaya pokoknya aneh deh (sumber internet)

Bung SKB Mengapa TKK pada demo

TKK demo karena Honor belum di bayar... kok belum di bayar... karena jumlah TKK kebanyakan nah...lo...

DAERAH
Ciamis, SKB Untuk ke-15 kalinya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Jawa Barat (Jabar) menggelar Festival Layang-layang. Untuk tahun ini, kegiatan ini dibuka Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, dengan tajuk “West Java Kite Festival 2010” di Lapangan Ketapang Doyong Pantai Timur, Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Sabtu (10/7).
Kegiatan rutin setiap tahun ini berlangsung selama dua hari, dan diikuti puluhan peserta yang berasal dari tujuh provinsi seJawa dan Bali. Bahkan, peserta dari luar negeri, seperti Malaysia,Thailand, Australia, Italia serta Amerika Serikat, turut serta memeriahkan festival tahun ini. Dengan adanya festival ini, Gubernur mengajak seluruh stakeholder yang ada di wilayah Jabar, untuk bersama-sama mengembangkan potensi pariwisata yang ada. Dengan pengelolaan pariwisata yang baik, menurutnya, maka akan membantu perekonomian masyarakat sekitar objek wisata. “Tuhan telah menganugrahkan kepada kita keindahan alam, dan harus kita syukuri dengan pengelolaan yang lebih baik. Sehingga menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Gubernur. Gubernur menjelaskan, sektor pariwisata memiliki peranan penting dalam pembangunan, karena

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

5

Gubernur Jabar Buka Festival Layang-layang

Lepas Sambut Lurah Bojong Rawalumbu Digelar Sederhana

menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, ia berharap, West Java Kite Festival ke depan dapat dikemas dengan memadukan layangan dengan atraksi seni budaya. “Ke depan, West Java Kite harus bisa lebih baik lagi, agar dapat meningkatkan potensi wisata Pangandaran,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ciamis, Engkon Komara, menyebutkan, pada 2009 lalu, setidaknya terdapat 38 ribu wisatawan asing dan domestik datang mengunjungi Pangandaran. Dengan diadakan even West Java Kite Festival yang memiliki skala nasional dan internasional ini, ia berharap dapat mendongkrak kunjungan wisatawan. (Hilman S)

Bekasi, SKB
Pelaksanaan kegiatan Pisah Sambut Lurah Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, berlangsung penuh kesederhanaan. Namun, kondisi ini nampaknya tidak mempengaruhi suasana khidmat pelaksanaan acara. Hadir dalam kesempatan itu, diantaranya Camat Rawalumbu, Drs Arkadi, beserta Sekcam Edi Sutardi. Kegiatan yang digelar di aula kelurahan setempat merupakan ajang perpisahan pejabat lama, Ratim Rukmawan, S.IP, dan perkenalan pejabat baru, Mahfud Saefudin.

Radio Dakta dukung Pemberian ASI Eksklusif
Bekasi, SKB
Banyak pihak yang masih belum menyadari bahwa proses menyusui menyimpan hikmah yang begitu dalam, memendam makna yang begitu luas. Banyak orang mengangkat kebaikan ASI dari sudut pandang kesehatan, tetapi hanya sedikit yang mengembalikannya pada motivator utama, yaitu AlQur'an dan Al-Hadits. Menyadari masih minimnya kesadaran para ibu - ibu muslim dalam memaknai pentingnya memberikan ASI Eksklusif bagi bayi, Radio Dakta bersama HPA International dan NHC pada Ahad, 4 Juli 2010 menggelar Seminar Laktasi : The Miracle of ASI di ruang Muzdalifah lantai 2 Islamic Center Bekasi. Mulai jam 08.00 - 12.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut dipaparkan berbagai kelebihan ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, secara gamblang oleh bidan Indrawita (fasilitator ASI RS. Koja Jakarta Selatan). Bidan yang sudah melakukan studi banding ASI hingga ke Denmark ini menjelaskan berbagai keuntungan menyusui baik dari segi kesehatan ibu dan bayi, psikologis, sosial dan ekonomi. " Memberikan ASI Eksklusif adalah hak setiap bayi dan diatur oleh Undang-Undang jadi jangan sampai kita merampas hak tersebut. Jika didunia saja dilarang untuk merampas hak anak dengan mengaturnya melalui undang-undang, tori oleh Mey Triwulan Sari dari radio Dakta ini berhasil mengumpulkan puluhan keluarga muda yang siap mendukung sosialisai pemberian ASI Ekslusif di Bekasi dengan mendirikan komunitas Cinta ASI. Anggota yang tergabung didalamnya akan diberikan pelatihan khusus selama 40 jam sebagai kelanjutan dari seminar tersebut. Diharapakan kelak akan semakin banyak konselor dan fasilitator ASI yang berangkat dari kalangan muda yang juga memiliki pemahaman keislaman mendalam. Sehingga setiap ibu menjadi sadar bahwa menyusui bukan hanya sekedar insting tapi juga membutuhkan proses belajar agar setiap tetes ASI yang diberikan kepada bayi bernilai ibadah. (Ham/Humas)

Dalam sambutannya, Ratim mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak, termasuk kalangan masyarakat, yang telah mendukung program kerjanya selama ini. “Program kerja ini untuk membangun wilayah Rawalumbu agar menjadi yang terdepan,” tegasnya. Sedangkan selaku pejabat baru, Mahfud menyatakan keinginannya untuk melanjutkan program-program pejabat lama, hingga mencapai hasil yang lebih maksimal. “Semoga dapat membawa kemajuan yang lebih berarti bagi masyarakat kelurahan ini,” ungkapnya. (Adit)

Slamet Sroto

bagaimana dengan Allah swt, yang telah mewajibkan setiap ibu untuk menyusui anaknya hingga 2 tahun. Masihkah kita berani untuk melanggarnya ?" Menariknya, ternyata pemberian ASI untuk memberikan imunitas alami & halal bagi bayi. Sehingga sebenarnya bayi yang menerima ASI Ekslusif tidak perlu di imunisasi karena sistem

kekebalan tubuhnya sudah terbentuk sempurna dari dalam. Untuk ibu hamil dan menyusui dapat menghindari konsumsi obat kimia sedini mungkin dan menggantinya dengan konsumsi obat herbal yang lebih aman. Penejelasan mengenai imunisasi halal disampaikan oleh Pemilik Pusat Terapi dan Pelatihan Herbal Natural Healing Center, Nurhayati Abbas. Acara yang dimodera-

Pengalaman di Bidang Hiburan
Sroto menyatakan, dirinya merasa terpanggil untuk terus melestarikan budaya-budaya tradisional yang menurutnya semakin terkikis oleh pengaruh kehidupan modern. “Pokoknya saya lakukan sebisa mungkin, demi lestarinya budaya kesenian tradisional di negeri ini. Kesenian tradisional harus menjadi tuan rumah di kampung halamannya sendiri,” papar Sroto. Menurut salah satu sahabatnya yang juga bernama Slamet, namun mempunyai tambahan Ebeg alias Slamet Ebeg, Sroto terkenal piawai membawakan acara Banyumasan. “Sudah tidak di ragukan lagi,” ujar pemilik sanggar kesenian “Ebeg” ini. Ebeg yang juga sebagai Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya itu menegaskan, penggemar acara Banyumasan di Kota Bekasi sudah banyak. Ia berpendapat, hal ini diakibatkan banyaknya penduduk dari Jawa yang tinggal dan menetap di Kota Bekasi. “Bahkan, diantara mereka sudah memiliki tempat tinggal sendiri di Kota Bekasi,” ulasnya. (Hamdanil)

Slamet Sroto

Bekasi, SKB
Bagi para pendengar Radio Elgangga 100.3FM, nama Slamet Sroto atau yang lebih dikenal Sroto ini sudah tidak asing lagi. Dia memang dikenal sebagai pembawa acara Banyumasan di radio yang beralamat di Jalan Serma Marzuki No. 30 Bekasi Selatan ini. Kiprahnya di dunia hiburan boleh dibilang sudah malang melintang. Tak terbersit dalam hatinya, untuk meninggalkan dunia seni budaya yang telah mengangkat namanya itu. “Saya dengan seni budaya memang tak mungkin lagi terpisahkan. Ibarat daging dengan darah,” ungkap Sroto, saat diajak berbincang, belum lama ini.

Peserta Seminar Laktasi : The Miracle of ASI di ruang Muzdalifah lantai 2 Islamic Center Bekasi berphoto bersama

6

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

DAERAH
cam sampel dan bahan kimia. “Pekerja di laboratorium bukan pegawai Pemkot. Mereka harus terusmenerus berada di laboratorium dan melakukan pengujian sampel serta meneliti sesuai permintaan dari pelanggan,” ungkap Dudy. Untuk keperluan pembangunan laboratorium beserta peralatan, Dudy berpendapat, dana yang diperlukan sebesar Rp 3 miliar hingga 4 miliar. Sedangkan di APBD Kota Bekasi, sebutnya, telah dialokasikan dana sebesar Rp2,5 miliar. “Pemeriksaan sampel dan kandungan bahan berbahaya tidak perlu dilakukan di laboratorium milik swasta, seperti selama ini, dan bahkan kami siap memberikan jasa pengujian,” jelas Dudy. Dudy menyatakan, alat-alat laboratorium harganya cukup mahal. Ia kemudian mencontohkan harga satu alat yang harganya sampai Rp700 juta. “Sedangkan biaya pengujian sampel juga mahal hingga investasi tersebut akan memberikan pemasukan memadai,” imbuhnya. “Setiap bulan, perusahaan dan industri akan diperiksa berbagai hal yang memerlukan penggunaan laboratorium. Ada banyak objek yang bisa diperiksa dan semuanya bisa menghasilkan pendapatan bagi daerah,” ujar Dudy. (Yudha)

PSB Online Disdik Kota Bekasi Diserbu Calon Siswa Luar Kota
dapat menekan biaya pendidikan untuk anak. “Karena kami nanti hanya memenuhi keperluan seragam dan buku pendukung,” ujarna. H Dedi Junaedi, Kabid Dikmenti Kota Bekasi, mengatakan, sistem online di Kota Bekasi bukan hal yang baru. “Karena tahun sebelumnya juga, pihak kami sudah melaksanakan sistem yang sama,” tegasnya. “Hal ini dilakukan untuk memperoleh persaingan yang sehat dan transparansi. Karena dengan sistem online semua pihak baik dari orang tua maupun masyarakat dapat meng akses perkembangan dari teknologi melalui situs dinas di internet,” papar Dedi. Hanan, Kabid Program Dinas Pendidikan Kota Bekasi, menyatakan, pihaknya sampai kewalahan melakukan pelayanan PPDB, terutama dari calon siswa yang pindah rayon (luar Kota Bekasi). Walaupun waktu pendaftaran untuk pindah rayon sudah ditutup sesuai dengan waktu yang ditentukan namun orang tua calon siswa masih ngotot untuk dibuka pendaftaran. Ia juga mengatakan, pihaknya terpaksa memberikan kebijakan atas desakan dari orang tua calon siswa melalui DPRD Kota Bekasi untuk memberikan kompensasi satu hari khusus untuk yang pindah rayon. Sedangkan Neneng Junarsih, Kabid Dikdas Disdik Kota Bekasi, mengatakan rasa syukurnya karena penerimaan calon siswa baru di tahun ini berjalan dengan lancar, tanpa ada gangguan yang berarti. Ia juga mengatakan, para orang tua siswa lebih lega dalam mencalonkan anaknya di Kota Bekasi karena dapat dikatakan persaingan dalam penerimaan calon siswa sangat transparan. (S4ut/Yudha)

Kota Bekasi Akan Miliki Laboratorium Limbah
Bekasi, SKB Untuk mendukung keperluan pengujian hasil laboratorium yang dibutuhkan industri besar, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana membangun laboratorium pengujian limbah. Laboratorium yang rencananya berlokasi di Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan itu diharapkan selesai pembangunannya pada akhir 2010.
Demikian penjelasan Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi, Dudy Setyabudhi, yang dikutip Antara. Menurut dia, pihaknya telah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kualifikasi memadai. “Prospek pasar laboratorium limbah dan bahan kimia itu sangat besar. Ada ribuan industri besar di Kota dan Kabupaten Bekasi yang membutuhkan hasil laboratorium untuk keperluan produksi mereka,” papar Dudy. Dudy menyebutkan, pihaknya akan melakukan rekrutmen pegawai baru untuk ditempatkan di laboratorium tersebut. Tenaga laboratorium, imbuhnya, akan memiliki sertifikat dari lembaga akreditasi, sehingga kemampuan mereka cukup bagus dalam meneliti berbagai ma-

Bekasi, SKB
Belum lama ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi melaksakan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem online. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan calon siswa yang siap bersaing didunia pendidikan. Dengan sistem tersebut dapat juga dirasakan transparansi dari penerimaan calon siswa yang akan menimba ilmu di lingkungan Disdik Kota Bekasi. Tidak dapat dipungkiri, orang tua calon siswa rela berdesak-desakan untuk mendaftarkan anaknya di Kota Bekasi. Bahkan hampir setengah dari pendaftar yang ikut bertarung di sistem online berasal dari berbagai daerah, baik itu dari wilayah Jawa Barat maupun dari daerah DKI Jakarta dan daerah lainnya. Suminah, salah seorang orang tua calon siswa dari daerah Cirebon mengatakan kepada media ini, alasannya untuk memilih Kota Bekasi, disamping kepedulian pemerintah Bekasi yang membuat program sekolah bebas biaya adalah karena siswa dari Kota Bekasi sudah banyak yang berprestasi di tingkat nasional. “Jadi sebagai orang tua murid, kami selalu mengutamakan sekolah yang banyak menciptakan siswa berprestasi dengan biaya yang sangat terjangkau,” ulasnya. Ia juga mengatakan, apabila anaknya diterima di Bekasi, maka keluarga

Guru Daerah Terpencil Perlu Peluang Tingkatkan Kemampuan
Banda Aceh, SKB
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Bakhtiar Ishak, menyatakan, dalam upaya peningkatan mutu pendidikan secara merata di provinsi, guru-guru di pedesaan dan daerah terpencil juga harus diberikan kesempatan meningkatkan kemampuan profesionalnya. Sebab, bagi guru yang mengajar di perkotaan dan dekat pusat-pusat pendidikan tinggi, selalu terbuka kesempatan meningkatkan kemampuan profesionalisme itu. “Untuk keseimbangan, guru di pedesaan dan daerah terpencil juga harus diberi kesempatan sama, sehingga upaya peningkatan mutu pendidikan bisa merata di seluruh Aceh,” ujar Bakhtiar Ishak saat membuka lomba kepala sekolah berprestasi tingkat Aceh, di Banda Aceh, Selasa (13/ 7). Bakhtiar mengatakan, dalam hal pemberian penghargaan untuk guru dan kepala sekolah juga harus berimbang, antara mereka yang bertugas di perkotaan dan di pedesaan. “Ini dapat ditempuh dengan menetapkan jenisjenis penghargaan yang memungkinkan kepala sekolah yang bekerja di daerah berbeda kondisi, fasilitas kerja, kesempatan untuk maju dan berkembang, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat, guna mendapatkan penghargaan juga,” jelasnya. Disebutkan, keberhasilan peningkatan mutu pendidikan juga sangat tergantung dari kemampuan kepala sekolah memberdayakan potensi yang dimiliki, baik guru, sarana, prasarana, termasuk masyarakat sekitar. “Karena itu, seorang kepala sekolah dituntut menguasai enam keahlian, di antaranya kemampuan manajerial, komunikasi yang baik, kreativitas mengolah sumber daya manusia (SDM), dan pressure lingkungan,” sebutnya. Bakhtiar melanjutkan, seorang kepala sekolah, terutama yang berprestasi, meningkatkan citra diri dengan menunjukkan moral yang baik. Ia mengharapkan para kepala sekolah di Aceh segera memberdayakan guru, dalam menguasai teknologi informatika. Di era mendatang, guru dan kepala sekolah tidak sekadar bisa menggunakan komputer untuk mengetik, tapi harus bisa mengakses internet. Karena, pembelajaran dengan menggunakan perangkat multimedia mempercepat daya serap dan nalar anak. “Selama ini, guru dan kepala sekolah kita masih banyak yang belum memaksimalkan pemanfaatan teknologi informatika itu untuk pembelajaran di sekolahnya,” kata Bakhtiar. (Jalil)

Pelajar Kota Bandung Ikuti Pertukaran Pelajar Antar Negara
Bandung, SKB
Dalam rangka pertukaran pelajar antar negara dengan Pemerintah Fort Worth Texas Amerika Serikat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengirimkan para pelajarnya untuk mengikuti program International Leadership Academy atau akademi kepemimpinan, 17 Juli hingga 1 Agustus 2010. Delegasi teridiri 17 pelajar SMA Negeri 5 dan SMAK Trinitas Bandung, didampingi 2 orang guru dan seorang chaperon dari Pemkot, dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, H Edi Siswadi, di Balaikota Jalan Wastukancana 2, Rabu (14/7). Kepala Bagian Pemerintahan Umum (Bagpemum) Kota Bandung, H Medi Mahendra menuturkan, program international leadership academy, merupakan kalender tahunam Sister City Forth Worth Texas dengan sejumlah kota lain didunia termasuk Kota Bandung. Keikut sertaan Kota Bandung dalam program ini, dikatakannya, sedianya akan daksanakan di 2009. Persiapan telah dilakukan, namun terkait merebaknya virus H5N1 (swain flu) yang melanda dunia, atas pertimbangan keselamatan serta kesepakatan bersama, pengiriman delegasi ditunda dan baru bisa diwujudkan di 2010. Selama mengikuti kegiatan, imbuh Medi, anggota delegasi khususnya para pelajar, selain tingal diasrama, selama 3 hari mereka nantinya akan disebar dan dititipkan di orang tua angkat. Untuk itu dirinya berpesan, agar pelajar delegasi Kota Bandung menjaga citra dan nama baik bangsa. "Kita bukan hanya mewakili sekolah atau Kota Bandung tapi mewakili Indonesia. Tahun depan, giliran kita, Kota Bandung menerima mereka," tuturnya. Besarnya komposisi anggota delegasi SMAN 5 Bandung, imbuh Medi, merupakan tindak lanjut dari kunjungan langsung ketua komite kerja sama Bandung dengan Fort Worth, Mr Paul Geisel pada 2008, sekaligus apresiasi pada SMAN 5 yang seorang siswanya memenangkan lomba seni di Forth Worth. "Kunjungan Paul saat itu sekaligus menjajagi kerja sama antar sekolah atau sister school. Untuk itu, delegasi kami sertakan dua orang guru untuk menindaklanjuti kerja sama sekaligus mendampingi anak didiknya dalam kegiatan," jelas Medi. Medi menuturkan, selama lebih kurang 2 minggu di Forth Worth, delegasi Kota Bandung bersama delegasi lainnya diantaranya dari Reggio Emilia (Italy), Trier (Jerman), Nagoaka (Jepang), Budafest (Hungaria), Toluca (Meksiko) dan Mbabane (Swaziland-Afrika), diantaranya akan mengikuti kegiatan proses belajar mengajar di kelas, presentasi, debat, penampilan seni, kunjungan lapangan. Sekda Kota Bandung, Edi Siswadi berharap, delegasi benar-benar memanfaatkannya untuk menimba pengalaman, saling bertukar pengetahuan, seni dan budaya. "Manfaatkan kegiatan sebagai proses edukasi sebaik-baiknya, karena tidak setiap orang memiliki peluang yang luar biasa seperti ini. Ini sangat bermanfaat, baik untuk kemajuan individual maupun untuk kepentingan komunal terutama untuk kepentingan pendidikan di Kota Bandung," ujarnya. "Mudah-mudahan diantara anggota delegasi ada yang menjadi pemimpin yang bukan lokal, bukan nasional tapi pemimpin kelas dunia. Ada yang di Unesco, USAID atau di lembaga-lembaga dunia seperti PBB," harapnya bangga, memacu motivasi anggota delegasi. (Asep Yulinandi)

Kembali, Longsor Tanah Terjadi
Garut, SKB Kembali terjadi musibah bencana alam tanah longsor terjadi, kini Desa Sukamukti Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut, Selasa (13/07) pada pukul 06.30 WIB. Camat Sukawening, Otto Iskandar, SH, M.Si melaporkan, akibat terjadinya bencana alam tanah longsor ini mengakibatkan 3 rumah ambruk masing-masing milik - Engkus, dengan jumlah tanggungan 4 orang. - Karim, dengan jumlah tanggungan 4 orang. - Ny. Endeh, dengan jumlah tanggungan 6 orang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namum bencana tersebut mengakibatkan kerugian sekitar Rp. 20 juta. Sementara korban dievakuasi dirumah penduduk dan diungsikan ke rumah saudarab terdekatnya, tambah Otto. Selain itu, ada juga korban yang diungsikan di tempat sarana umum.(Hil)

INFO WILAYAH
Purwakarta, SKB Dalam rangka melestarikan budaya permainan anak-anak di Tanah Sunda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, beberapa waktu lalu menggelar festival Kaulinan Barudak. Peserta festival ini terdiri atas murid-murid sekolah dasar (SD) dari seluruh wilayah kecamatan, dan dikemas dalam rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Purwakarta.
Pengawas TK/SD Kecamatan Parakansalam, Encep Suherman, mengatakan, upaya pelestarian budaya semacam ini perlu kesinambungan. “Kegiatan kaulinan barudak seharusnya masuk pada kegiatan ekstra kurikuler di setiap sekolah,” tegasnya, di sela-sela festival tersebut. Kegiatan festival festival tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Purwakarta. Setiap peserta memperagakan kebiasaan bermain anak-anak tempo dulu, di kampung halaman masing-masing, lewat penampilan kesenian. Dengan diiringi tetabuhan seni khas Sunda, anakanak menyajikan kreasi seni mendidik, seperti permainan yang dinamakan oray-orayan (ular-ularan) dan ucing sumput (petak umpet). Dalam sajian main ular-ularan, misalnya, dinilai sangat kental dengan pendidikan disiplin, yakni tidak membuang waktu dan larangan terhadap kegiatan yang merugikan orang lain. Tetapi, menurut Encep, memasukkan kaulinan barudak pada kegiatan ekstra kulikuler di sekolah tidak mudah, dan perlu dukungan para orang tua. “Para orang tua, terutama di perkotaan, kini telah me-

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

7

Pemkab Purwakarta Selenggarakan Festival Kaulinan Barudak

Pemkot Bekasi Nikahkan 59 Pasangan
Bekasi, SKB
Belum lama ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, menikahkan 59 pasangan pengantin secara massal. Pernikahan massal yang diselenggarakan di Masjid Agung Al-Barkah, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, ini dihadiri Walikota Bekasi, H Mochtar Mohamad, beserta istri, Ny Sumiyati Mochtar Mohamad, sekaligus sebagai wali dari pengantin mempelai wanita, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kandepag) Kota Bekasi, H Abdul Rosyid, berserta istri, sebagai wali dari pengantin mempelai pria. Sebelum dimulainya prosesi ijab kabul, acara yang berlangsung pagi tadi, diawali dengan tradisi budaya betawi berupa atraksi silat atau lazimnya disebut palang pintu. Selain itu, wali dari mempelai pria menyerahkan secara simbolis barang bawaan yang lazim dilakukan dalam acara pernikahan, khususnya dalam tradisi budaya betawi, yaitu berupa roti buaya dan dua ekor kambing yang melambangkan kejantanan pria, maupun barang bawaan lainnya kepada wali mempelai wanita. Dalam prosesi itu, Walikota beserta istri bertindak sebagai penerima barang bawaan tersebut. Turut hadir menyaksikan acara nikah massal yang masih merupakan rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas), diantaranya unsur Muspida, asisten daerah, para camat, lurah beserta tokoh masyarakat dan tokoh ulama. (Hamdanil/Humas)

Atraksi murid-murid sekolah, saat sedang memperagakan permainan khs Sunda

lupakan kebiasaan mereka sewaktu kecil, yang seharusnya diwariskan kepada anak-anaknya,” ungkapnya. Encep berpendapat, banyak faktor, terutama akibat gencarnya teknologi, yang mengakibatkan anak-anak lebih didorong main PS (play station). “Banyak juga orang yang lebih mementingkan anaknya membantu bekerja selepas sekolah,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Oban Sobandi

selaku Kepala UPTD Pembinaan TK/SD Kecamatan Babakancikao, menyatakan tentang perlunya dorongan pemerintah, untuk melestarikan budaya permainan anak-anak pedesaan di tatar Sunda. “Ya, di era serba teknologi sekarang ini, kita perlu upaya untuk mendidik anak-anak. Jangan sampai mereka melupakan kebiasaan permainan, yang menanamkan kedisiplinan,” ujar Oban. (Hendra)

INFO TAINMENT
Krisdayanti

Keharuan Warnai Lepas Sambut Kepala SMPN 4

Buka-bukaan Soal Raul Lemos
Keinginan Krisdayanti untuk kembali ke dalam pelukan Raul Lemos, sepertinya akan menjadi kenyataan. Artis yang akrab disapa KD ini sudah tak malu-malu lagi membicarakan Raul Lemos di depan publik. Bahkan, KD sudah meminta Raul untuk bicara dengan Yuni Shara, jika ingin serius dengan dirinya. KD mengaku dirinya sudah mulai menjalin komunikasi lagi dengan Raul Lemos, setelah hubungan mereka sempat terputus karena status Raul yang masih menjadi suami orang. KD memiliki alasan tersendiri, sehingga dirinya berani terbuka soal kedekatannya bersama pria membicarakan masalah di antara mereka berdua. Hanya saja, menurutnya, untuk sampai saat ini, ketiganya belum memiliki waktu yang tepat untuk bertemu. Rona bahagia pun terpancar jelas di wajah KD, saat menceritakan soal Raul. KD juga tak menutupi perasaannya dengan pria tersebut. Hanya saja, artis ini bilang belum berniat menikah dengan Raul dalam waktu dekat ini. “Nggak dalam tahun ini, karena Raul masih sibuk dan ada yang harus dibangun di Timor Leste,” kilah KD. Bahkan, KD nampak sangat bangga dan bahagia, saat memamerkan cincin yang diberikan Raul ke publik.

Pejabat Kepala SMPN 4 yang lama dengan yang baru berfoto bersama istri masing-masing

Bekasi, SKB
Seremonial Lepas Sambut Kepala SMPN 4 Kota Bekasi yang dilaksanakan Kamis (15/7) lalu sangat berkesan di benak para guru pengajar. Suasana haru pun mewarnai perpisahan Kepala SMPN 4 yang lama, Drs HM Alie Fauzi, yang digantikan pejabat baru, Hj Eni Kholidah, MM.Pd.

asal Timor Leste tersebut. “Karena memang Raul sudah sendiri. Dan dia sudah sungguh-sungguh menyelesaikan permasalahannya. Dari papa saya sudah menunjuk Yuni se-

bagai yang dituakan,” kata KD, seperti dilansir vivanews.com. KD menegaskan, dirinya meminta Yuni Shara dan juga Raul, untuk melakukan pertemuan dan

dampinginya selama lima tahun. Dalam kesempatan itu, Hj Eni Kholidah. MM.Pd, mengatakan, tugasnya di SMPN 4 ini mengemban tanggungjawab dari Walikota Bekasi. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjalankan tugas untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bekasi. “Kebehasilan bidang

Adjie Notonegoro Ditahan di Cipinang?
Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis 15 Juli 2010. Saat dipantau ke sana, salah satu petugas mengatakan Adji sudah dibawa ke Rutan Cipinang. “Setengah jam lalu. Sudah tidak di sini lagi,” kata petugas yang tak mau menyebutkan namanya itu. Sekedar diketahui, setahun lalu, Polda Metro Jaya sempat menetapkan Adjie sebagai tersangka, dalam kasus penggelapan yang dilaporkan rekan Adjie, bernama Yusuf Wahyudi, pada 2 Oktober 2007. Pada November 2009, Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Adji sebagai tersangka dalam kasus yang semula berawal dari masalah perdata itu. Penyidik Polda telah menyimpulkan, ternyata kasus yang melibatkan Adjie sebagai terlapor ini sudah masuk dalam ranah pidana, karena dianggap terdapat unsur melawan hukum. Polisi pun mengendus penipuan karena ada hal yang merayu, sedangkan penggelapan karena tidak melaksanakan kewajiban pembayaran.

Perancang kenamaan, Adjie Notonegoro, dikabarkan ditahan di Rutan Cipinang. Namun belum

dipastikan, penahanan ini terkait kasus yang mana. Semula, informasi menyebut Adji ditahan di

Selain dihadiri para guru SMPN 26 dan dari SMPN 4, acara itu juga dihadiri pihakDinas Pendidikan Kota Bekasi, Sekcam Bekasi Selatan, dan Lurah Kauringin. HM Alie Fauzie, M.Pd selaku kepala sekolah yang lama, dalam kata sambutannya menyampaikan sikap terimakasihnya kepada para guru yang telah sama-sama berjuang men-

pendidikan bukanlah dari kepala sekolah, tetapi manajemen dan kepercayaan,” ujar Ida yang memiliki prinsip “di mana dia berada, di situ dia harus dikenal”. Ida berjanji akan melanjutkan program-program inti ke depan dan mengkolaborasikan prestasi dan manajemen yang telah ada. (Yudha/Djati/ Saut)

8

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

PEMBANGUNAN

Dilarang Kurangi Jatah Darah Pasien Jamkesmas
Bandung, SKB
Petugas medis di rumah sakit milik pemerintah maupun swasta di Jawa Barat dilarang mengurangi alokasi kantong darah bagi pasien peserta jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Demikian ditegaskan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Jawa Barat (Jabar), Alma Luchyati. “Rumah sakit tidak boleh melakukan pengurangai jatah darah bagi peserta Jamkesmas. Bila butuh dua labu (kantong), dikasih dua. Butuh tiga, dikasih tiga. Tidak ada pengurangan, karena itu menyangkut jiwa manusia,” tegas Alma, seperti dilansir Antara. Menurut Alma, seluruh rumah sakit di Jabar diwajibkan melakukan pelayanan sesuai dengan standar rumah sakit. Pelaanan itu, imbuhnya, termasuk dalam transfusi darah terhadap pasien, baik itu pasien umum maupun mereka yang menggunakan fasilitas Jamkesmas. Alma membantah adanya pengurangan jatah darah bagi peserta Jamkesmas dalam transfusi darah. “Sama sekali tidak ada pengurangan darah dalam tranfusi darah peserta Jamkesmas. Kalaupun ada yang membutuhkan tiga labu namun mendapat dua labu, hal itu karena memang ada keterbatasan darah dengan golongan yang sama,” jelasnya. Pada kesempatan itu, Alma menyatakan pelayanan dalam pertolongan pasien gawat darurat dilakukan sesuai standar, tidak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya. Bila pun ada, ulasnya, perbedaan dalam perwatan di ruangan yang dibagi ke dalam beberapa kelas. Alma kemudian memaparkan, peserta Jamkesmas ditempatkan di ruangan Kelas III. Namun bila kondisinya semakin gawat, ia menyatakan, sang pasien tetap mendapatkan hak untuk mendapat perawatan dengan menggunakan fasilitas yang ada di rumah sakit itu. “Sama sekali tidak ada perbedaan, dalam tindakan terhadap pasien,” katanya. Mengenai fasilitasi Dinas Kesehatan terhadap penghimpunan darah, menurut Alma telah dibentuk kelompok donor darah di kota/ kabupaten di Jawa Barat. “Saat ini sudah ada sekitar 5.800-an kelompok donor darah yang tersebar di 26 kabupaten/kota di Jabar. Nama dan alamat mereka diinventarisasi,” ungkap Alma.
(Asep Yuliyandi//Ant)

Pemerintah Kelurahan Cikiwul Lakukan Opsir PBB Terpadu
Bekasi, SKB Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mencapai hasil peraihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), seperti dengan melaksanakan Operasi Penyisiran (Opsir) PBB Terpadu di tingkat kelurahan secara bergilir. Dengan upaya ini, diharapkan, masyarakat yang ingin menyetor PBB mendapatkan kemudahan dan pelayanan yang memuaskan.
Seusai kegiatan, Kasi Ekbang Kelurahan Cikiwul Topik Aji Mulya, S.Sos, menjelaskan, Opsir PBB Terpadu yang berlangsung satu hari itu berhasil menjaring sebanyak 145 Wajib Pajak. Sedangkan nilai hasil PBB yang terealisasi di masing-masing kelurahan, imbuhnya, antara lain Kelurahan Cikiwul sebesar Rp 6.558.431, Sumur Batu sebesar Rp 2.660.146, Ciketing Udik sebesar Rp 598.083, dan kelurahan Bantargebang sebesar Rp 3.483.760. Sementara itu, Lurah Cikiwul, Dede Sudrajat, menyatakan sambutannya yang positif terhadap program Opsir PBB Terpadu yang diterapkan Pemkot Bekasi ini. “Kegiatan seperti ini memang efektif untuk menjaring hasil PBB, karena masyarakat yang ingin menyetor PBB tidak perlu repot-repot lagi untuk pergi ke bank,” ujarnya. Dede menyebutkan, target hasil PBB di wila-

Suasana Opsir PBB Terpadu di Kelurahan Cikiwul

Dede Sudrajat

Dalam kegiatan Opsir PBB Terpadu di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Sabtu (10/ 7) lalu, pihak petugas dengan sigap memberikan pelayanan terpadu untuk masyarakat di empat kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bantargebang. Kegiatan rutin yang melibatkan pihak DPPKAD Kota Bekasi dan Bank Jabar Banten ini merupakan upaya jemput bola, demi mencapai target perolehan PBB yang maksimal.

yah Kelurahan Cikiwul sebesar Rp 577.950.836. “Sedangkan hasil perolehan hingga minggu ini sebesar Rp 193.198.930,” ulasnya. Selain mengandalkan kegiatan Opsir PBB Terpadu, Dede mengungkapkan, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya, demi meraih target PBB yang telah ditentukan. “Salah satunya adalah dengan mendatangi rumah-rumah warga, secara door to door,” katanya. Selain itu, Dede menyatakan, pihaknya juga tetap memberdayakan para pengurus RT dan RW, dalam membantu penagihan PBB. “Saya percaya, para pengurus RT dan RW siap bekerjasama dengan pihak pemerintah kelurahan, ter-

utama dalam membantu penagihan PBB di masyarakat lingkungannya masing-masing,” paparnya. Namun, selain upaya yang terus dilakukan itu, Dede tetap mengaharapkan kesadaran dari seluruh kalangan masyarakat, agar senantiasa membayarkan PBB sebelum jatuh tempo. “Dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, kami selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar membayar PBB sebelum jatuh tempo. Tak lupa, kami juga menyampaikan fungsi dan manfaat dari PBB yang disetorkan masyarakat, yakni untuk mendukung laju pembangunan di seluruh wilayah Kota Bekasi,” ucapnya. (Slamet Mulyono)

Partai Golkar Kota Bekasi Harus Ada Regenerasi
Bekasi, SKB
Muscam Partai Golkar Kecamatan Bekasi Barat adalah musyawarah Partai Golkar tingkat Kecamatan yang terkahir kali dari dua belas kecamatan se-Kota Bekasi. Muscam tersebut berlangsung di kediaman H Roy Achyar, SH, di Jl Pemuda No 26 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat. Acara tersebut dihadiri Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, H Rahmat Effendi, S.Sos, M.Si, Dewan Penasehat dari tingkat provinsi, H Abdul Manan, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, H Yusuf Nasih, S.Sos, MM, seluruh pengurus tingkat kecamatan, kelurahan, ormas, kader dan simpatisan Partai Golkar yang ada di Bekasi Barat. Ketua DPD Golkar Kota Bekasi, H Rahmat Effendi yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Bekasi, dalam sambutannya menyampaikan harapannya, dengan adanya Muscam di Bekasi Barat ini terjadi regenerasi kepada pemimpin-pemimpin muda. Begitu juga, DPD Partai Golkar Kota Bekasi untuk masa yang akan datang harus memiliki pemimpin baru yang inovatif dan kreatif. jawaban (LPJ). “Sehingga terjadi situasi seperti yang dialami Bekasi belakangan ini,” ungkapnya. Musyawarah pemilihan Ketua Golkar Kecamatan Bekasi Barat mengingat harus adanya regenerasi kepemimpinan, maka Muscam tersebut hanya ada dua kandidat dari lima pengurus tingkat Kelurahan, yaitu Benny bahtiar dan H. Sayuti, SE. Pemilihan berlangsung dengan sistem voting dan berjalan aman kondusif. Sementara, yang menjadi ketua terpilih adalah Benny Baktiar, dengan mengantongi lima suara. Sedangkan H Syuti hanya memperoleh dua suara. Benny Baktiar terpilih memimpin Partai Golkar Kecamatan Bekasi Barat untuk periode 2010-2015. Saat ditemui seusai Muscam, Benny Baktiar mengatakan, pihaknya akan menjadikan Partai Golkar sebagai partai yang solid secara internal dan eksternal, dan merakyat, demi suksesya Pilkada 2013 dan Pemilu 2014. Ia akan menempatkan pengurus sesuai dengan konferensi, sehingga sadar akan tugas dan tanggungjawab yang diamanhkan kepadanya. “A right man, a man place,” tandasnya. (yudha, S4ut)

Bupati Larang Main Facebook Saat Jam Kerja
Ciamis, SKB
Bupati Ciamis, H Engkon Komara mengingatkan agar karyawan dinas lingkup SKPD maupun Setda Pemkab Ciamis untuk tidak main facebook saat jam kerja. "Main facebook itu wajar, sebagai hiburan atau mencari informasi. Tetapi janganlah menggunakan waktu jam kerja. Bila waktu istirahat silahkan, kalau sampai mengganggu kerja jangan," tegas Bupati. Seiring makin majunya teknologi, hampir setiap unit kerja di lingkup Pemkab Ciamis termasuk kantor dinasdinas sudah menggunaan jaringan internet. Bahkan, sejumlah kantor seperti Setda dan DPRD Ciamis sudah dipasang hotspot sehingga memudahkan karyawan menggunakan internet, termasuk main facebook. "Saya sewaktu-waktu akan sidak ke ruang-ruangan. Saya sendiri sebenarnya belum punya facebook," ujar Bupati. (Hil) TANAH DIJUAL Dijual beberapa bidang tanah darat dan tanah sawah di daerah Jonggol kabupaten Bogor Jawa Barat, Harga Murah, cocok untuk investasi dan perumahan. Dekat dengan Perumahan Bukit Citra Indah, Cibubur Cileungsi bagi yang berminat hubungi CV. Nagatha Prima Sakti Telp 02192959119 RUMAH DIJUAL
Dijual 1 Unit Rumah di Kampung Ceger Kecamatan Jonggol Bogor Jawa Barat dekat dengan Perumahan Bukit Citra Indah Cibubur Cileungsi. LT 376M / LB98M, 3KT, Ruang Tamu, Dapur. Cocok untuk keluarga yang mencari ketenangan dan jauh dari kebisingan, Harga Rp.90 Jt (Nego) bagi yang berminat hubungi CV. Nagatha Prima Sakti Telp 02192959119

“Harus peka terhadap situasi dan keadaan walau bagaimana pun, Golkar harus berpihak kepada rakyat karena suara

Bekasi yang terjadi barubaru ini tidak menyentuh Ketua Golkar sama sekali. Pihaknya juga megungkap kinerja dari SKPD Kota

Golkar adalah suara rakyat”tegasnya. Rahmat Effendi yang akrab dipangging Bang Pepen ini menegaskan, situasi dan keadaan di Kota

Bekasi yang hanya bisa menghabiskan APBD saja, tidak memiliki inovatif dan inisiatif yang pada akhirnya tidak mampu membuat laporan pertanggung-

POLITIK
Pilkada Banyuwangi
Banyuwangi, SKB Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko, untuk sementara mengungguli hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banyuwangi , Rabu (14/7). Berdasarkan hasil hitung cepat (quick qount) yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI), calon kepala daerah nomor urut satu itu meraih dukungan sekitar 50,98 persen dan unggul hampir di semua kecamatan.
suara 31,60 persen. Sedangkan pasangan Emillia Contessa-Zaenuri Ghazali di posisi ketiga, dengan hasil raihan sekitar 17,42 persen suara. Sementara tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Banyuwangi sekitar 60,54 persen. Direktur LSI, Arman Salam, menjelaskan, proses penghitungan cepat dilakukan dengan mengambil sampel di 254 dari total 3.096 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Hingga pemaparan hasil quick count ini disampaikan, jumlah sampel yang sudah masuk mencapai 98,43 persen. Sisa sampel suara TPS yang belum masuk tidak banyak mempengaruhi hasil saat ini,” paparnya. Arman menjelaskan, hasil perolehan suara pasangan Anas-Yusuf di Pilkada ini mengalami penurunan, dibandingkan dengan hasil survei terakhir yang dilakukan LSI pada 28 Juni hingga 2 Juli lalu. Pada survei terakhir tersebut, ungkapnya, pasangan yang didukung koalisi lima partai, yakni PDI Perjuangan, PKB, PKS, PKNU, dan Partai Golkar itu, masih mendapatkan dukungan sekitar 53,2 persen. Namun, lanjut Arman, perolehan suara pasangan Jalal-Yusuf Nuris (Partai Demokrat) justru meningkat dari survei sebelumnya

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

9

Pasangan Anas-Yusuf Unggul
yang tercatat 30,70 persen. Lonjakan dukungan yang cukup tinggi, menurutnya, diraih pasangan EmilliaGhazali (Partai Gerindra, PAN dan Republikan), karena saat survei terakhir LSI baru mendapatkan dukungan sekitar 10,80 persen pemilih atau meningkat hampir 7 persen. “Dengan tingkat kesalahan atau margin error plus minus 1 persen, kami yakin hasil quick count ini tidak akan berbeda jauh dengan penghitungan suara manual, yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Banyuwangi,” ungkap Arman. Dengan demikian, Pilkada Banyuwangi diprediksi hanya berlangsung satu putaran, dengan pasangan Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko sebagai pemenang. (Windy/Ist)

Partai Golkar Tidak Hanya Miliki Pemilih Tradisi
Mantan Sekretaris PL Partai Golkar Kelurahan Cikiwul ini kemudian menegaskan, seiring dengan perkembangan zaman yang menuntut adanya perubahan etika berpolitik, maka Partai Golkar yang merupakan partai milik rakyat yang setiap saat mendengar dan memperjuangkan segala keinginan rakyat, seyogyanya mampu bertindak cepat, tepat dan akurat. “Pada gilirannya nanti, apa yang menjadi tujuan dan sasaran kita bersama dalam wadah Partai Golkar, pasti akan tercapai,” ungkap Samit. Menurut Samit, keberhasilan yang telah dicapai Partai Golkar dalam berbagai even politik di Kelurahan Cikiwul tidak terlepas dari kinerja seluruh jajaran pengurus, kader, dan simpatisan partai. “Sehingga, kemenangan demi kemenangan mampu diraih Partai Golkar, dan tetap menjadi partai yang dicintai masyarakat,” ujarnya. Samit yang memulai karir politiknya sebagai Pengurus Desa (PD) Partai Golkar Desa Cikiwul pada 1990-1997 ini menyatakan, selain aktif dalam berbagai kegiatan internal partai, ia dan jajaran pengurus PL Partai Golkar Cikiwul berupaya memberikan pencitraan positif masyarakat terhadap partainya ini melalui berbagai kegiatan sosial di masyarakat dan pembangunan yang menjadi program pemerintahan. “Pentingnya pencitraan di masyarakat, tentunya akan memberikan dampak positif, yakni akan memberikan keyakinan masyarakat bahwa Partai Golkar akan selalu membangun bersama dan untuk rakyat,” tegasnya. Samit tak lupa meminta dukungan jajaran pengurus PK Partai Golkar Kecamatan Bantargebang, dalam menjalankan mesin politik Partai Golkar di Kelurahan Cikiwul. “Kami juga berupaya menjalankan seluruh program partai sebaik mungkin, dengan menjalin soliditas antara pengurus dengan para kader dan simpatisan Partai Golkar yang ada di Cikiwul,” ucapnya. (Slamet Mulyono)

Samit Supriyatna

Bekasi, SKB
Kegiatan Musyawarah Tingkat Kelurahan (Muslur) Partai Golkar di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, yang berlangsung sukses, Minggu (4/7), telah melahirkan keputusan tentang terpilihnya Samit Supriyatna sebagai Ketua PL (Pimpinan Tingkat Kelurahan) Partai Golkar Kelurahan Cikiwul untuk periode tahun 2010-2015. Tentunya, banyak program partai yang siap dijalankannya, demi menggerakkan mesin partai berlambang beringin tersebut. Saat ditemui SKB seusai pelaksanaan Muslur Partai Golkar Kelurahan Cikiwul lalu, Samit Supriyatna menyatakan tekadnya untuk terus membesarkan nama Partai Golkar di masyarakat. “Kami juga akan berupaya merubah image Partai Golkar, dari partai tradisi menjadi partai yang modern,” ungkapnya. Samit yang sejak tahun 1989 telah bergabung dengan Partai Golkar ini menjelaskan, selama ini nama besar Partai Golkar di lingkungan Kelurahan Cikiwul masih dipengaruhi oleh pemilih-pemilih tradisi yang masih memiliki hubungan kekeluargaan atau persaudaraan. “Kini saatnya Partai Golkar berusaha merekrut kader-kader baru atau pemilih pemula yang memiliki penilaian bahwa Partai Golkar merupakan partai modern. Menurut saya, sistem perekrutan kader partai secara tradisi seperti ini suatu saat akan luntur oleh sistem yang lebih modern,” paparnya.

Abdullah Azwar Anas

Perolehan suara terbanyak kedua ditempati oleh pasangan H Jalal-Yusuf Nuris, dengan dukungan

Muslur Partai Golkar

Upaya Regenerasi Internal Partai
nya. Sementara, setelah melalui proses rapat pleno yang digelar saat itu, Samit Supriyatna akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PL Partai Golkar Kelurahan Cikiwul periode 2010-2015, menggantikan H Karmat K (Alm) yang meninggal dunia beberapa bulan lalu. Sebelumnya, Samit Supriyatna menempati posisi sebagai Sekretaris PL Partai Golkar Kelurahan Cikiwul. Sementara itu, dalam kegiatan Muslur Partai Golkar kelurahan Ciketing Udik, yang digelar Minggu (11/7), Dayo Supriyatna terpilih untuk memimpin Partai Golkar di kelurahan ini, sebagai Ketua PL. Ia terpilih secara aklamasi, sesuai hasil sidang pleno yang dilaksanakan pada penyelenggaraan Muslur saat itu. Terpisah, saat dimintai tanggapannya, Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Bantargebang, HM Open Irawan, menyambut baik kedua hasil Muslur tersebut. “Kegiatan Muslur ini sesuai dengan upaya regenerasi yang sedang dilakukan internal Partai Golkar, untuk membentuk kader-kader partai yang militan menjadi kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar,” katanya. Open menghimbau para kader dan simpatisan Partai Golkar di wilayah Kecamatan Bantargebang, untuk tetap menjaga soliditas dan loyalitasnya, sehingga Partai Golkar tetap menjadi partai yang terbesar dan mampu menaungi segala aspirasi masyarakat. “Seperti diketahui bersama, Partai Golkar ini milik seluruh masyarakat. Karenanya, melalui partai ini, kita harus bisa mengupayakan agar seluruh aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dan terealisasi dalam bentuk kegiatan pembangunan di Kota Bekasi,” ujarnya, seraya mengajak seluruh kader dan simpatisan, untuk bersama-sama membangun Kota Bekasi dalam wadah Partai Golkar. (Slamet Mulyono)

Drs HM Yakum

HM Open Irawan

Bekasi, SKB
Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, mulai menggelar serangkaian kegiatan Musyawarah Tingkat Kelurahan (Muslur) di empat wilayah kelurahan yang ada di wilayah kecamatan tersebut. Kegiatan Muslur ini merupakan ajang untuk memilih ketua Pimpinan Kelurahan (PL) Partai Golkar di masing-masing kelurahan, untuk periode 2010-2015. Pada kegiatan Muslur Partai Golkar Kelurahan Cikiwul yang digelar pada Minggu (4/7) lalu, sekitar ratusan kader dan simpatisan partai berlambang beringin ini memadati kediaman Wakil Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Bantargebang, Nanang Riana, di lingkungan RT 002 RW 05 Kelurahan Cikiwul, yang dijadikan tempat penyelenggaraan Muslur saat itu. Kegiatan ini dibuka oleh Sekjen DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Drs HM Yakum, dan disaksikan beberapa pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi, serta Ketua PK Partai Golkar Kecamatan

Bantargebang, HM Open Irawan. Dalam sambutannya, Drs HM Yakum menyampaikan harapannya agar pelaksanaan Muslur dapat berjalan sukses, dan melahirkan figur ketua PL Partai Golkar Kelurahan Cikiwul yang memiliki unsur Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak tercela (PDLT). “Siapa pun figur yang terpilih nanti, harus memiliki komitmen tinggi untuk membesarkan Partai Golkar,” ungkapnya. Yakum menyatakan, kegiatan Muslur Partai Golkar di wilayah Kelurahan Cikiwul ini merupakan kegiatan Muslur yang pertama kali digelar, dari 12 PK Partai Golkar tingkat kecamatan yang ada di wilayah Kota Bekasi. “Kami menargetkan seluruh kegiatan Muslur telah terlaksana pada akhir 2010 ini, sebelum dilaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Golkar,” paparnya. Yakum kemudian menyarankan agar pelaksanaan Muslur Partai Golkar dilakukan pada waktu pagi atau malam hari. “Karena waktunya akan menjadi lebih luang, dan pelaksanaannya tidak menimbulkan kesan tergesa-gesa,” kata-

Drs HM Yakum bersama beberapa pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi berfoto bersama seusai kegiatan Muslur

Samit Supriyatna saat memberikan laporan pertanggungjawaban, pada sidang pleno Muslur Partai Golkar kelurahan Cikiwul

10
Bogor, SKB

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010 Bulan Dana PMI 2010

Sosbudek
lang potensi masyarakat, tapi juga sarana menegakkan citra PMI yang dikelola secara profesional. “Meningkat atau menurun raihan penghimpunan donasi selama bulan dana PMI, sangat ditentukan kinerja pelayanan PMI,” ujarnya. “Saya bangga dukungan masyarakat mengalir deras kepada PMI. Perolehan bulan dana PMI setiap tahun, tidak saja mencapai target tapi juga tertinggi di Jawa Barat. Tradisi ini harus tetap dipelihara guna memperkokoh rasa kesetiakawanan sosial,” papar Dada yang optimis, target Rp 900 juta dapat diwujudkan panitia bulan dana PMI Kota Bandung. Meski mengandalkan sumber sumber daya terbatas, Dada mengakui, PMI Kota Bandung selama ini telah mampu menunjukan kinerja membanggakan. Secara faktual, PMI Kota bandung sebagai mitra kerja Pemkot, banyak membantu meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanggulangan bencana, pengelolaan transfusi darah serta pelayanan sosial dan kesehatan. “Ini kontribusi nyata PMI terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Ditengah rasa bangganya, Dada juga mengingatkan, PMI untuk lebih proaktif dalam membangun kesadaran masyarakat saat kejadian bencana, baik dalam penyediaan kotak P3K maupun prosedur penyelamatan. Menurutnya itu penting, karena upaya-upaya preventif jauh lebih murah dan mudah dibanding upaya represif. Membangun budaya waspada, menghindari jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda pada situasi yang tidak diinginkan. “Saya ingin, bulan dana PMI tahun ini disertai kampanye penyadaran warga berlatih dan membiasakan diri saat situasi darurat,” ujarnya. (Asep Yuliyandi)

Liburan Berujung Maut
Niat hati ingin berlibur, namun apa daya, justru naas yang didapati. Seorang bocah lima tahun yang sedang berlibur di kawasan Bogor, Jawa Barat, tewas tenggelam di kolam renang sebuah hotel. Bocah bernama Aisqa itu tewas di kolam renang Hotel Salak, Jalan Juanda, Minggu (11/7). Aisqa merupakan warga Perumahan Green, Jakarta Utara, yang sedang berlibur bersama keluarganya. Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Salak, Jalan Sudirman, Bogor. Setelah dimandikan, korban langsung dibawa ke rumah duka di Jakarta, dan rencananya akan dimakamkan di Medan, Sumatera Utara. Terkait tewasnya Aisqa, pihak hotel menyatakan kejadian tersebut merupakan kelalain orangtua korban. “Kemungkinan saat terjadi, kedua orangtuanya masih berada di kamar,” ungkap Marketing and Promotion Junior Manager Hotel Salak, Mania. Menurut Mania, selama ini pihaknya sudah memasang papan pengumuman yang berisi bagi anak di bawah 12 tahun harus mendapat pengawasan dari orangtua. “Papan pengumuman sudah kami pasang,” tegasnya. Meski demikian, pihak hotel mengaku sudah menyerahkan kasus ini ke Polresta Bogor. Selain itu, pihak hotel juga berjanji akan menanggung semua biaya rumah sakit hingga pemakaman korban. Sementara itu, di lokasi kejadian, polisi sudah memasang Garis Polisi untuk dua areal kolam renang. Kolam renang pertama kedalamannya hanya setengah meter, dan kolam keduanya berkedalaman satu meter. (Wawan)

Kota Bandung Targetkan Rp 900 Juta
Bandung, SKB
Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai organisasi kemanusiaan, harus dipahami sangat bergantung kepada masyarakat yang peduli pada tugastugas kemanusiaan, baik dalam bentuk derma maupun donor. Namun timbal baliknya, PMI juga harus bisa menjaga dan memelihara kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan. Demikian ditegaskan Walikota Bandung, H Dada Rosada. Menurutnya, Bulan Dana PMI bukan sekedar mengga-

Polisi Akan Awasi Pelecehan di Busway
Jakarta, SKB
Maraknya kasus pelecehan seksual di halte ataupun di dalam bus transjakarta agaknya telah membuat geram aparatur kepolisian. Tak ingin kasus ini terulang, Polda Metro Jaya berencana menerjunkan anggotanya ke lapangan guna menjaga haltehalte dan bus transjakarta. Polisi yang dikerahkan bertugas mencegah kasus pelecehan seksual di dua tempat tersebut. Kabarnya, instruksi pengamanan penumpang bus transjakarta ini datang langsung dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Timur Pradopo. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar mengatakan, target polisi adalah bagaimana agar kasus pelecehan seksual itu tidak terjadi lagi, pang terpantau dengan jelas oleh petugas se-hingga, jika terjadi kasus pelecehan ataupun tin-dak kriminal lainnya, pelaku mudah ditangkap. Sebab, alat perekam itu dapat dijadikan bukti oleh petugas untuk memproses secara hukum pihak-pihak yang melakukan kesalahan. "Selama ini kan, korban tidak mau melapor ke polisi karena tidak ada saksi mata dan alat bukti yang kuat. Makanya, kasus pelecehan seksual menjadi mentah,” katanya. Hal itu disebabkan kasus pelecehan seksual merupakan delik aduan sehingga, selama tidak ada pihak yang melapor, kasus tersebut tidak dapat diproses secara hukum. Karena itu, dia meminta kepada korban pelecehan seksual untuk tidak takut melapor ke kantor polisi dan pasti akan langsung ditindaklanjuti. (Hamdanil/Ist)

Jelang Ramadhan, Pemprov Gelar Operasi Pasar
Bandung, SKB
Selain berencana melakukan operasi terhadap tabung gas tiga kilogram, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) juga akan melakukan operasi pasar, untuk mengecek harga kebutuhan pokok masyarakat. “Sebelum masuk bulan Ramadhan, kita akan melakukan operasi pasar,” ujar Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf, kepada wartawan, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, baru-baru ini. Dede menegaskan, operasi pasar digelar untuk menjaga stabilitas harga. Hal itu, menurutnya, jelas merupakan peran pemerintah meski kebijakan ACFTA sudah diberlakukan. “Jangan sampai terjadi penimbunan barang kebutuhan pokok masyarakat yang mengakibatkan naiknya harga,” ungkap Dede. Saat ditanya kemungkinan harga kebutuhan pokok masyarakat bakal kalah bersaing dengan produk import, Dede menyatakan, hal itu bukan menjadi hambatan. Bahkan, imbuhnya, kebijakan ACFTA harus dijadikan pemacu bagi produsen atau pelaku industri kebutuhan pokok untuk mampu bersaing. “Kita harus bisa bersaing meski sekarang sudah ada kebijakan ACFTA. Kita harus tingkatkan kualitas dan teknologi,” ujar Dede. (Asep Yulinandi)

baik di halte maupun di dalam bus. Namun, sebelum polisi bertindak, Polda Metro Jaya akan berkoordinasi terlebih dulu dengan instansi terkait, seperti dengan BLU Transjakarta, Dinas Perhubungan DKI, dan Satpol PP DKI. Kendati demikian, agar upaya pencegahan kasus

pelecehan seksual ini ber-jalan maksimal, hendaknya pihak BLU Transjakarta juga segera memasang alat perekam CCTV. Alat ini dapat dipasang di tiap halte ataupun bus transjakarta. Dengan begitu, gerak-gerik penumpang ataupun calon penum-

Pelaku Usaha Sektor Pariwisata Diragukan Kesiapannya
Sukabumi, SKB
Para pelaku usaha yang bergerak di bidang usaha sektor perdagangan dan jasa di beberapa objek wisata yang ada di wilayah Sukabumi diragukan kesiapannya untuk menerima, melayani dan memuaskan para pengunjung yang datang ke wilayah ini. Para pengunjung mengharapkan jaminan rasa aman, nyaman dan rileks, untuk menikmati panorama alam, guna menghilangkan rasa penat setelah menempuh perjalanan jauh. Sepantasnya mereka dimanjakan dengan senyum, sapa dan sanjungan oleh para pelaku usaha, penggiat di sektor pariwisata. Namun, fakta di lapangan mengesankan suasana seperti ini tidak ditemukan. Bahkan, para pengunjung terkesan merasa diacuhkan. Tak heran, bila akhirnya para pengunjung mengaku kecewa dan menyatakan enggan untuk mengunjungi wilayah ini lagi. Selain itu, maraknya pencucian kendaraan ilegal yang kerap meminta tambahan uang jasa di luar batas kewajaran, nampaknya semakin menambah rapor merah terhadap kondisi kepariwisataan di wilayah Sukabumi. Ketika dimintai tanggapannya, Ketua LSM Komunitas Peduli Pariwisata Sukabumi (KPPS). Adang Juhaeni, menyatakan, kondisi bidang pariwisata di Sukabumi masih harus dibenahi. Hal ini, imbuhnya, untuk menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang berkunjung, terutama di hari libur. Adang menyebutkan, pihak pemerintah juga harus melakukan pengawasan terhadap para pe-

dagang asongan yang kerap berdagang di lokasi obyek wisata, agar tidak mengganggu pengunjung. “Kalau perilaku negatif tersebut dibiarkan, tanpa ada pembinaan dari dinas terkait, maka akan berdampak buruk terhadap kunjungan pariwisata itu sendiri,” tegasnya. Adang mengungkapkan, pihak LSM KPPS

menghimbau Disparbudpora Kabupaten Sukabumi dan instansi terkait lainnya, agar memberikan pembinaan kepada seluruh pihak yang memiliki kepentingan terhadap dunia kepariwisataan. Ia juga mengingatkan agar lokasi obyek pariwisata harus senantiasa bersih dari sampah dan kotoran, yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung. (Sopandi)

PENDIDIKAN
Jakarta, SKB Pemerintah pusat telah menyediakan anggaran sebanyak R 9,3 triliun untuk merehabilitasi sebanyak 138 ribu kelas tingkat sekolah dasar (SD) yang masih rusak, pada tahun 2010. Total kebutuhan anggaran yang dibutuhkan sebanyak Rp 14 triliun. Sisa kekurangan anggaran akan disediakan tahun depan.
Demikian penjelasan Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal, usai menerima peserta Forum Pemimpin Bangsa Muda Nasional 2010 yang difasilitasi LSM asal Amerika Serikat, World Vision, di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Kamis. Fasli menyatakan, jumlah bangunan SD termasuk madrasah ibtidaiyah (MI) yang dibangun pada masa SD Inpres sebanyak 178 ribu unit. Pada saat itu, karena mengejar target jumlah maka kualitas bangunan sederhana. “Sekarang sekolah itu sudah mulai berguguran dan ini yang kita rehabilitasi setiap tahun. Tahun ini mengeluarkan Rp 9,3 triliun,” kata Fasli. Anggaran tersebut, lanjut Fasli, akan digunakan untuk membangun ruang kelas baru, merekonstruksi, sampai dengan memperbaiki. “Kita harapkan SD-SD yang berguguran itu sudah bisa kita perbaiki,” imbuhnya. Fasli menyebutkan, pemerintah juga membangun sekolah baru tingkat TK dan SD satu atap, menambah lokal bangunan SD dan membangun SD dan SMP satu atap. Pembangunan sekolah satu atap ini, menurutnya, untuk memper-

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

11

Pemerintah Alokasikan Anggaran Rehabilitas SD
mudah akses bagi siswa. “Kita bertekad jarak jangan lebih dari dua kilometer. Sebab kalau lebih, tidak aksesibel. Terutama di daerah kepulauan,” ungkap Fasli. Sementara itu, Fasli menegaskan, sekolah yang bangunannya tidak permanen akan disediakan guru keliling atau disebut dengan guru kunjung. Para siswa SD, kata dia, tidak perlu keluar pulau atau desa. “Sekolahnya digabung satu atap dengan SMP. Ini cara kita membuat anakanak bisa mendapatkan akses,” papar Fasli. (Anis Jalal/Ist)

RSBI di Jakarta akan Dievaluasi
Jakarta, SKB
Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan mengevaluasi Rintisan Sekolah Berstandar internasional (RSBI), terutama menyangkut pelaksaan program pendidikan gratis melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP). Seperti yang ditegaskan Kepala Disdik DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, di Jakarta, Senin (12/7). Menurutnya, evaluasi itu akan lakukan setelah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) selesai. Taufik menyatakan, evaluasi RSBI merupakan tuntutan masyarakat yang disampaikan pada saat pelaksanaan PPDB. Evaluasi itu, imbuhnya, meliputi penerimaan siswa baru, pembiayaan, pengelolaan dan hasil akademis. Ia juga menyebutkan, pihaknya akan melakukan perbandingan antara RSBI, dengan sekolah regular. Berdasarkan data Disdik DKI Jakarta, RSBI sudah menyebar di seluruh tingkatan pendidikan. Ada tujuh RSBI untuk tingkat SD, sembilan RSBI tingkat SMP, 10 RSBI tingkat SMA dan 14 RSBI untuk SMK. Evaluasi, ungkap Taufik, juga untuk menyesuaikan sumber daya yang ada. “Jika ternyata kondisi di lapangan menyatakan banyak diantara guru belum siap, program RSBI tidak akan dipaksakan. Seperti kemampuan guru dalam berbahasa asing,” paparnya. Secara umum, Taufik mengatakan, di antara target yang ingin dicapai dari evaluasi RSBI adalah ada ketetapan pembiayaan. Sehingga, lanjutnya, tidak ada lagi kontroversi yang akan terjadi setiap kali pelaksanaan PPDB. “Penetapan pembiayaan akan disesuaikan dengan kondisi sekolah,” ujar Taufik, saraya menambahkan, hasil evaluasi RSBI ini akan menjadi salah satu item untuk memberi masukan revisi Pergub Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pendidikan. “Bersama masalah pendidikan lainnya, program RSBI menjadi salah satu subtema pembahasan dalam revisi peraturan gubernur tersebut. Aturan RSBI dari Kementerian Pendidikan Nasional mengamanatkan, setiap daerah harus mengimplementasikan sekolah dengan kualitas berstandar internasional,” ulas Taufik. (Anis Jalal/Ist)

Pemkab Blora Terapkan Penggabungan SDN
Blora, SKB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, terpaksa menggabungkan 65 sekolah dasar negeri (SDN) menjadi 32 sekolah. Langkah ini ditempuh, akibat penyebaran siswa yang tidak merata di wilayah tersebut. Namun, kebijakan ini ternyata menimbulkan permasalahan baru. Akibat penggabungan sekolah ini, nasib 25 kepala sekolah yang sekolahnya digabung itu belum jelas. Kepala Sub Dinas Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Diknas Blora, Suprayogi, mengatakan, penggabungan dan penghapusan puluhan SD itu berdasarkan Keputusan Bupati Blora Nomor: 421.21/786/2010, tertanggal 22 Juli 2010 tentang Penggabungan dan Penghapusan SDN di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora. “Kami belum berani banyak komentar, yang jelas ada 65 SD di Blora yang digabung menjadi 32 SD dan ini untuk SD yang satu lokasi,” ungkapnya. Suprayogi menegaskan, dari 65 SD yang digabung itu, ada yang dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) dari kepala sekolah definitif SD lain, tetapi ada juga yang dijabat kepala sekolah definitif. “Kalau yang dijabat oleh Plt, saya kira tidak begitu masalah. Tapi yang dijabat kepala sekolah definitif, saya belum bisa komentar,” jelasnya. Suprayogi kemudian mencontohkan, SD yang keduanya dijabat oleh Plt seperti SD Kedungjenar I yang digabung dengan SD Kedungjenar II menjadi SD Kedungjenar I, menurutnya, tidak begitu masalah. “Sutiyono, Plt Kedungjenar I adalah Kepala Sekolah SD Jetis dan Rumhadi Plt Kedungjenar II Kepala Sekolah SD Karangjati, sehingga Rumhadi kepala sekolah yang SD-nya tidak menjadi SD induk gabungan, kembali ke SD Karangjati,” imbuhnya. Namun, seperti SD Jepon III dan SD Jepon V yang digabung menjadi SD Jepon III, keduanya dijabat oleh kepala sekolah definitif. Alhasil, menurut Suprayogi, nasib kepala sekolah SD Jepon V yang tidak menjadi SD induk, belum jelas. Untuk itu, dia berharap dalam waktu dekat segera ada pelantikan agar nasib para kepala sekolah itu menjadi jelas. (Windy)

Lisensi Akreditasi RSBI akan Dibeli
Jakarta, SKB
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana akan membeli lisensi akreditasi sekolah luar negeri yang berafiliasi dengan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Pernyataan ini disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, di Jakarta, seusai membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) di Istora Senayan. Nuh menjelaskan, dari evaluasi, diketahui, salah satu penyebab biaya pendidikan di sekolah RSBI mahal karena sekolah harus membeli lisensi akreditasi dari luar negeri, misalnya dari lembaga pendidikan Cambrigde. “Jadi memang harus ada terobosan untuk bisa menekan biaya yang dikeluarkan sekolah, karena itu pemerintah membeli lisensi akreditasi sekolah luar negeri, baru kemudian disebarkan ke setiap sekolah RSBI,” katanya, seperti dikutip Antara. Pedoman penjaminan mutu sekolah bertaraf internasional yang ditetapkan Kemdiknas, menurut Nuh, adalah RSBI berakreditasi tambahan dari badan akreditasi sekolah yang tergabung dalam Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), yaitu Australia, Kanada, Denmark, Jepang, Jerman, Swedia, Inggris dan Selandia Baru. Ia menegaskan, Itjen Kemdiknas RI dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan memeriksa Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) RSBI. “Balitbang Kemdiknas bekerja sama dengan dinas pendidikan di setiap provinsi juga akan memeriksa akuntabilitas sekolah bertaraf internasional itu,” imbuh Nuh. Dari APBS tersebut, sebut Nuh, akan diketahui berapa sumbangan dari orang tua siswa, dan berapa anggaran dari APBD dan APBN, serta rincian pengeluarannya. “Kami akan meminta pertanggungjawaban sekolah soal keuangan RSBI ini,” ujarnya. Selain memeriksa APBS, Nuh menyampaikan, Kemdiknas bekerja sama dengan pihak terkait, akan melakukan evaluasi mengenai proses rekrutmen dan capaian akademik siswa RSBI, termasuk memeriksa nilai rata-rata Ujian Nasional (UN). (Anis Jalal/Ant)

O2SN Tingkat Kecamatan Bantargebang

SDN Sumur Batu II Rebut Sembilan Juara
Bekasi, SKB
Pelaksanaan kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan Bantargebang yang digelar 28 April-30 April lalu, nampaknya telah memberikan kesan tersendiri untuk pihak SDN Sumur Batu II. Prestasi gemilang berhasil diukir sekolah ini, dengan merebut Sembilan gelar juara dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Kegiatan O2SN Tingkat Kecamatan Bantargebang tahun ini dilaksanakan di lima lokasi tempat pertandingan, seperti di halaman SDN Sumur Batu I untuk cabang olahraga sepakbola mini dan trilomba, halaman SDN Sumur Batu II untuk cabang voli mini putra dan putri, catur, serta tenis meja. Selain itu, GOR “Bhinekka” Cikiwul digunakan sebagai lokasi pertandingan cabang olahraga bulutangkis, Aula Kecamatan Bantargebang untuk cabang senam, sedangkan kolam ranang di Perumahan Villa Nusa Indah untuk cabang renang. Dari hasil pertandingan yang digelar, SDN Sumur Batu II ternyata mendominasi perolehan tropi juara. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak sembilan tropi yang berhasil direbut para peserta dari sekolah ini. Sembilan gelar juara yang diraih SDN Sumur Batu II ini meliputi Juara I pada cabang olahraga lari putra, Juara I pada cabang lempar jauh putra, Juara II pada cabang sepakbola mini, Juara II pada cabang voli mini putri, Juara II pada cabang renang gaya bebas putra, Juara III pada cabang renang gaya dada putra, Juara III pada cabang senam, Juara III pada cabang lompat jauh putra, dan Juara III pada cabang voli mini putra. Menanggapi prestasi yang telah diraih sekolahnya dalam O2SN Tingkat Kecamatan Bantargebang tahun ini, Kepala SDN Sumur Batu II, Ropi, S.Pd, secara tegas menyatakan kebahagiaannya. “Siapapun pasti merasa bahagia, jika meraih suatu prestasi yang diidam-idamkan,” ujarnya.

Ropi, S.Pd dengan piala kebanggaan SDN Sumur Batu II, dari ajang O2SN Tingkat Kecamatan Bantargebang

Namun, Ropi mengingatkan kepada seluruh murid SDN Sumur Batu II yang menjadi peserta O2SN, agar terus mempertahankan prestasi yang telah diraih. “Kalau bisa, jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” katanya. Ropi kemudian menerangkan, peserta O2SN dari SDN Sumur Batu II rata-rata merupakan murid-murid Kelas IV dan Kelas V. “Tapi kami lebih

memprioritaskan muridmurid Kelas V,” ucapnya. Ropi mengungkapkan, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang telah mengharumkan nama SDN Sumur Batu II. “Begitu juga dengan peran seluruh guru pendidik yang telah bekerja secara maksimal mempersiapkan fisik dan mental murid yang menjadi peserta O2SN tahun ini, sesuai dengan tanggungjawabnya,” tegasnya. (Slamet Mulyono)

12

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

PENDIDIKAN
nologi Sepuluh November (ITS) itu mengakui, tidak semua PTN sependapat dengan rencana kebijakan Kemendiknas itu. Karena itu, lanjutnya, Kemendiknas mengundang seluruh kepala dinas pendidikan provinsi dan rektor untuk memantau dan merangkum pelaksanaan ujian nasional kemarin. “PTN itu pemerintah, bagian dari Kemendiknas. Kalau ada sesama Kemendiknas nggak nurut, apa baik? Semua bisa dikaji,” papar Nuh. Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka, menilai, pelaksanaan atau proses UN perlu diperbaiki dahulu, sebelum dikawinkan dengan SNMPTN. Menurut dia, nilai UN itu untuk menentukan kelulusan, sementara SNMPTN untuk menyeleksi mahasiswa berdasarkan tingkat akademiknya ke PTN. Akhmaloka memandang penyelenggaraan UN belum sepenuhnya dapat dijadikan paspor ke PTN lantaran masih adanya kekurangan yang harus terus diperbaiki. Dia mengatakan, dalam penyelenggaraan UN kemarin, para rektor tidak sepenuhnya dilibatkan. Oleh karena itu, kata Akhmaloka, nilai UN belum dapat diintegrasikan sebagai paspor ke PTN dalam waktu dekat. “Kalau 2011 belum bisa,” ujarnya. Terkait rencana Kemendiknas menambah kuota 60 persen penerimaan mahasiswa baru melalui SNMPTN pada 2011, Akhmaloka mengatakan, bagi ITB hal itu tidak ada masalah. Dia menyatakan, Kemendiknas memang sudah mempunyai draft rancangan perubahan pengganti Undang-Undang No 17 tahun 2010 perihal tata kelola pendidikan. Sekarang ini, Akhmaloka menyebutkan, kuota penerimaan mahasisawa baru di ITB untuk SNMPTN dan tes mandiri sama besarnya, yakni 50 persen. Artinya, jika pemerintah mau menambah menjadi 60 persen, tidak akan ada perubahan yang signifikan terhadap ITB. (Hamdanil/Ist)

Kemendiknas Akhirnya

Minta Maaf

Kemendiknas Integrasikan Hasil UN
Jakarta, SKB Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berencana mengintregrasikan hasil Ujian Nasional (UN) sebagai paspor ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun demikian, PTN masih mempertanyakan kredibilitas nilai hasil UN itu sendiri.
PTN,” ungkap Nuh, kepada wartawan, di sela-sela rapat dengan dinas pendidikan provinsi dan rektor se-Indonesia. Menurut Nuh, jika dikawinkan dengan Saringan Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), nilai UN akan efektif. Berdasarkan kurikulum, soal tiga mata pelajaran yang diujikan di UN, Matematika, bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris memiliki pondasi yang sama dengan soal SNMPTN. Nuh menjelaskan, perbedaan soal antara UN dan SNMPTN pada tingkat kesulitan soal dan tes potensi akademik. “Daripada PTN menguji ulang mata pelajaran di UN, lebih baik mereka ambil mata pelajran yang belum diuji di UN,” tegas Nuh. Namun demikian, mantan Rektor Institut Tek-

Jakarta, SKB
Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal, mengatasnamakan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas), belum lama ini meminta maaf atas kekacauan dalam sistem online untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2010-2011 dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke Sekolah Menangah Atas (SMA) di DKI Jakarta. “Kita ikut menyesal dan merasa bersalah dengan adanya gangguan di DKI Jakarta. Kami minta maaf,” ungkap Fasli Djalal, saat ditanya pers, seusai rapat revitalisasi Pramuka di Istana Wapres, Jakarta. Namun, Fasli meminta, agar jangan hanya melihat

sisi kekacauannya saja pada sistem online PPBD di DKI Jakarta. Sebab, menurutnya, daerah lainnya tidak ada masalah. “Jangan karena nilai setitik, rusak susu sebelanga. Karena gangguan di satu lokasi saja, semuanya di generasilisasi. Seperti di Surabaya, tidak terjadi gangguan dan masalah,” tegas Fasli. Dikatakan Fasli, sistem online PPBD yang diterapkan di DKI Jakarta ini akan sangat transparan, akuntabel, dan obyektif, dalam menyeleksi siswa dan siswi baru. “Dengan sistem online PPBD, kita juga akan mudah mengecek kembali, jika ada yang tidak transparan dan tidak akuntabel,” ujarnya. (Yudha/Ist)

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas), Mohammad Nuh, menjelaskan, hasil UN dapat digunakan untuk berbagai perspektif atau kegunaan. Kegunaan yang dimaksud, antara lain untuk menentuan kelulusan sekolah dan memetakan hasil UN untuk melakukan intervensi kepada daerah yang mendapat hasil buruk. “Kita gunakan juga nilai UN sebagai passport ke

TAMARA (Tarhib Ramadhan Radio Dakta)
Ramadhan adalah bulan mulia yang kehadirannya selalu dinanti. Bukan saja oleh umat Islam dan orang – orang mukmin, melainkan oleh semesta alam. Begitu banyak keistimewaan di bulan Ramadhan. Sehingga Rasulullah saw pun menyuruh kita untuk menyambutnya dengan rasa bahagia sejak dua bulan sebelumnya. Sebagai bentuk rasa bahagia menyambut datangnya bulan mulia, Dakta Promosindo menggelar kegiatan TAMARA (Tarhib Ramadhan radio Dakta) yang terdiri dari QD Adventure,Bazaar Ramadhan, Lomba Tahfidz Qur’an, Seminar Muslimah dan Tabligh Akbar. Bentuk Kegiatan @ QD ADVENTURE, sebuah acara dengan konsep mendidik sekaligus menghibur (edutainment) yang sarat akan nilai moral. Acara dikemas menarik dengan out bond, games dan jelajah alam. Peserta akan diajak menikmati kehidupan pedesaan yang sebenarnya dengan bermukim diperkampungan penduduk dan mengikuti aktivitas harian mereka. Keberanian dan nyali anda juga akan ditantang dalam games dan outbound yang seru. Jelajah alam semakin mengakrabkan diri anda dengan Sang Pecipta. Acara seru ini akan berlangsung di IQRO Adventure Curug Naga Megamendung Bogor pada 3-4 Juli 2010. @ Bazaar Ramadhan merupakan penjualan kebutuhan – kebutuhan Ramadhan dengan harga bersaing yang terdiri dari produsen langsung atau UKM. Bagi anda yang ingin memasarkan produk juga dapat bergabung didalamnya. @ Lomba Tahfidz Qur’an terdiri dari tiga kategori tingkat SD, SMP dan SMA dan diselenggarakan pada 30.31Juli dan 1 Agustus 2010 untuk siswa se-Bekasi. @ Seminar Muslimah “Mempersiapkan Keluarga Menyambut Bulan Mulia” menghadirkan pembicara yang akan mengupas dari tiga segi penting : syariah, parenting dan kesehatan @ Tabligh Akbar “Bersiap Menyambut Ramadhan” dengan ustad-ustad ternama skala nasional. Semuanya dikemas menarik selaras dengan indahnya Ramadhan. Anda dapat menghubungi Radio Dakta di 021 - 8807426/27 untuk informasi lengkap. Mari sambut datangnya Ramadhan dengan penuh keimanan. “Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan. Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan kami ke bulan Ramadan.” (HR. Ahmad dan Tabrani).

SDN Cipatuguran Juara Futsal Mega Motor Cup
Sukabumi, SKB
SDN Cipatuguran berhasil meraih Juara I dalam kejuaraan cabang olahraga futsal antar SD/MI. Kegiatan dalam rangka Open Turnamen Mega Motor Cup ini digelar di lapangan futsal Pantai Indah Citepus Jl. Raya Cisolok, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Dalam kejuaraan tersebut, pihak panitia menyediakan penghargaan berupa piala bergilir, dan uang pembinaan dari pihak Dealer Honda Mega Motor. SDN Cipatuguran dalam kejuaraan tersebut mencatatkan salah seorang pemainnya, Yudi, sebagai Top Scorrer dengan mengoleksi 9 gol dari 4 kali pertandingan. Sebelum masuk babak final, SDN Cipatuguran berhasil mengalahkan MI Yasfa, Citepus, dengan skor 3 – 2, melawan MI Mifa dengan skor 3 – 2, melawan SDN Cimaja dengan skor 3 – 2. Sedangkan di babak final, sekolah ini mengalahkan SDN I Palabuhanratu dengan skor telak, yakni 3 – 0 tanpa balas. Gol dicetak Yudi di menit ke 5 dan ke 8 pada babak pertama, dan Yana di menit ke 17 babak kedua. Tim Futsal SDN Cipatiuguran ini diarsiteki pelatih Deni Subrata. Adapun susunan lengkapnya Tim Futsal SDN Cipatuguran terdiri dari Syahrudin (kiper), Nanag Maulana (bek), Rinaldi Kusmawan (bek), Andrias Sanderios (bek), Yana (penyerang), Yudi (penyerang), Firmansyah (bek cadangan) dan Rian (bek). Menurut Edeng Nursiwan, Kepala SDN Cipatuguran yang sekaligus pembimbing tim futsal di sekolahnya itu menjelaskan, sekolahnya bukan baru pertamakali meraih juara kejuaraan futsal. Ia menambahkan, pada even sebelumnya, pernah menjadi juara futsal antar SD / MI se-Kabupaten Sukabumi dan pernah menjadi wakil Sukabumi ke tingkat Jawa Barat. Edeng berharap even ini dijadikan agenda tahunan oleh pihak penyelenggara, dalam hal ini Dealer Honda Mega Motor. Ia juga berharap pihak penyelenggara mengundang lebih banyak peserta dan lingkup wilayah yang lebih luas, dan meningkatkan sarana dan prasarana yang lebih baik. (Sopandi)

Dibutuhkan Wartawan/Wartawati untuk wilayah DKI dan Luar Pulau Jawa. Syarat : - Mau bekerja keras - Pendidikan Min D3 - Mandiri - Pengalaman sbg Jurnalist Min 1 Tahun - Memiliki Kendaraan Sendiri Kirim Lamaran Lengkap ke: Redaksi SKB Po. Box 362 Bks Bekasi 17000 SMS CENTER 087829524924

Iklan Baris di

www.iklanbrs.com
di baca ribuan pembaca Pasang Iklan hanya 5000 per minggu, iklan motor, mobil, rumah dijual, tanah, komputer dll. Datang langsung ke Redaksi SKB Jl.Macan No.70 Cibubur, Jatisampurna Kota Bekasi Atau hubungi di Telp. 021-84312205 HP. 087829524924 Mau Gratis kirim iklan ke email: redaksi@skbnews.com

HUKUM & KRIMINAL
Jakarta, SKB Yusril Ihza Mahendra ternyata menjawab tantangan Hendarman Supandji untuk membahas tentang legalitas Jaksa Agung, di pengadilan. Terbukti, Yusril telah mendaftarkan permohonan pengujian UU ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Menurut informasi, ada dua pasal yang diajukan Yusril, yaitu Pasal 19 dan 22 UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. “Saya ingin menguji konstitusional penafsiran dua pasal tersebut dihubungkan dengan Pasal 1 dan 28D ayat (1) UUD 1945 sebagaimana tertuang dalam Keppres Nomor 187/M Tahun 2004, Keppres Nomor 31/P Tahun 2007 dan Keppres Nomor 83/P Tahun 2009,” jelasnya, dalam konferensi pers di gedung MK, beberapa waktu lalu. Pasal 22 UU tentang Kejaksaan tersebut menerangkan tentang seorang Jaksa Agung bisa diberhentikan dari jabatannya. “Ada empat hal Jaksa Agung diberhentikan, karena meninggal, sakit terusmenerus, mengundurkan diri atas permintaan sendiri, atau berakhirnya masa jabatan,” paparnya. Ketiga keputusan presiden yang disebutkan Yusril tersebut, berbicara tentang pembentukan dan pembubaran kabinet. Ia juga menjelaskan, dalam Pasal 19 yang dia usulkan dikatakan bahwa Jaksa Agung adalah pejabat negara yang diangkat dan diberhentikan oleh presiden. “Waktu itu, saya sendiri yang mewakili presiden berdebat di DPR,” katanya. Namun, Yusril menyatakan, rentang waktu masa jabatan seorang Jaksa Agung tidak disebutkan secara pasti. “Kalau begitu, bagaimana presiden bisa memberhentikan Jaksa Agung? Hendarman masih hidup, dia tidak sakitsakitan, dan tidak mengundurkan diri. Sementara masa jabatannya tidak jelas sampai kapan. Bisabisa masa jabatannya seumur hidup,” ungkap Yusril yang datang bersama Maqdir Ismail. Yusril menganggap MK adalah tempat terbaik untuk dirinya dan Hendarman, guna memperdebatkan soal status legalitas Jaksa Agung. Ia berharap, presiden akan menunjuk Hendarman sebagai kuasa hukumnya untuk menghadapi permohonannya di MK. “Saya harap Hendar-

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

13

Yusril Tantang Balik Hendarman di MK

Penganiaya Pengusaha Kafe Ditangkap
Bangkalan, SKB
Tim Buru Sergap (Buser) Polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur, berhasil menangkap Adil (50), warga kelurahan Mlajah, Bangkalan. Adil diduga sebagai pelaku penganiayaan terhadap pemilik Cafe Karisma. Dalam penangkapan yang berlangsung baru-baru ini, polisi mengamankan barang bukti berupa palu berukuran besar yang diduga menjadi alat untuk menganiaya korban. Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Suwarno, menyatakan, pelaku ditangkap atas laporan dari AS, salah satu pengusaha kafe yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta. Dalam laporan yang masuk, korban mengaku dianiaya saat asyik memotong rumput di halaman depan rumah. “Dari hasil laporan tersebut, langsung kami tindaklanjuti dan berhasil menangkap pelaku penganiayaan,” jelas Suwarno. Kendati begitu, polisi belum mengetahui motif penganiayaan tersebut. Informasi yang diperoleh sementara, pelaku mengaku hanya sebatas diajak oleh temannya ke rumah korban, dengan alasan untuk sekedar berkunjung. Atas perbuatannya yang dinilai telah melawan hukum itu, tersangka dijerat Pasal 351 KUHP ayat (1). Tersangka terancam hukuman maksimal dua tahun penjara. “Yang pasti, kami sudah mengamankan pelaku yang sesuai dengan laporan korban,” lanjut Suwarno. (Dede Maska)

Yusril Ihza Mahendra (kiri), saat mengajukan gugatan mengenai legalitas Jaksa Agung di MK

man dan juga Sudi Silalahi selaku Mensesneg ditunjuk sebagai kuasa hukum Presiden, agar leluasa berdebat, tapi ada wasitnya, yaitu MK,” tegas Yusril. Yusril membantah, pengajuan uji UU yang ia lakukan ini adalah untuk mengelak dari semua tudingan tentang Sisminbakum yang tengah menjeratnya. Mantan Menteri Hukum dan HAM ini bersikukuh ingin memperjelas masalah legalitas Jaksa Agung ini terlebih dahulu. “Apakah ada yang mau ditangkap oleh polisi yang identitasnya adalah polisi gadungan? Di sini, saya juga memberi pendidikan pada masyarakat. Kalau mau ditahan oleh polisi atau jaksa, tanya dulu, jaksa betulan atau jaksa gadungan?” canda Yusril.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perkara MK, Muhidin, menyebutkan, berkas pengajuan yang disampaikan Yusril ke MK belum lengkap. Ia diberi waktu tujuh hari untuk melengkapi berkas-berkas tersebut. “Yang belum disertakan itu bukti-bukti, daftar bukti, dan juga softcopy permohonan. Beliau menyatakan akan menyerahkan sebelum tenggat waktu,” terang Muhidin. Setelah seluruh berkas permohonan lengkap, baru perkara Yusril akan diregistrasi dan masuk dalam penjadwalan sidang. “Penjadwalan sidang adalah 14 hari setelah perkara teregristrasi,” tambahnya. (Anis Jalal/Ist)

Oknum Perwira Polisi Tusuk Anggota Samapta
Malang, SKB
Diduga akibat memendam api cemburu, SM (46) seorang oknum perwira polisi berpangkat Iptu tega menusuk Didik Tri Ratno (36), anggota Sabhara Polresta Malang berpangkat Bripka. Korban mengalami luka tusuk sepanjang 8 Cm di bagian ketiak kanan setelah ditusuk pelaku menggunakan sebuah paku. Peristiwa penusukan itu terjadi di lapangan parkir Malang Olympic Garden di Jalan Kawi, Kota Malang sekitar pukul 20.30 WIB, Senin (5/7). Pelaku juga menjabat Wakapolsekta Blimbing ini secara tak sengaja mempergoki korban bersama Anik (35), istrinya. Secara tiba-tiba, pelaku yang emosi langsung menusukkan sebuah paku ke arah korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha melerai. Korban warga Perum Tawangsari Blok 4A, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, mengalami luka tusuk dilarikan ke RSSA Malang. Mengetahui pelaku dan korban adalah anggota polisi warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Malang. Warga juga mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Warga tak menyangka jika kejadian tersebut melibatkan oknum anggota kepolisian. Sementara itu, setelah mendapat laporan dari warga, pihak kepolisian segera datang ke lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. “Setelah dapat laporan provost langsung ke TKP mengamankan pelaku. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan,” jelas Kapolresta Malang, AKBP Daniel Tahi Monang Silitonga, kepada wartawan di Mapolresta Malang, belum lama ini. Daniel menambahkan, pelaku menggunakan sebuah paku untuk menusuk korban. Hingga saat ini barang bukti tersebut masih dilakukan pencarian. Sementara dari hasil pemeriksaan sementara motif dari aksi nekat pelaku diduga karena terbakar api cemburu. “Dugaan kami ini masalah keluarga, lebih jelasnya pelaku cemburu terhadap korban yang mempunyai hubungan dengan istrinya,” ungkap Daniel. Daniel sendiri mengaku belum dapat memastikan, apakah saat kejadian korban tengah bersama istri pelaku atau tidak. Atau keduanya secara tak sengaja bertemu di tempat kejadian. “Kalau detailnya saya belum tahu apakah bertemu tidak sengaja, atau pelaku menguntit istrinya ketika bertemu korban,” ujar Daniel. Namun, Daniel berjanji, pihaknya akan tetap mengusut peristiwa penusukan ini secar tuntas, dan memberikan sanksi terhadap pelaku, jika memang terbukti bersalah. (Dede Maska)

Tawuran Antar Kampung Terjadi di Cirebon
Cirebon, SKB
Tawuran antara kampung kembali terjadi. Kali ini, warga Kampung Kesunean Utara yang bentrok dengan warga Kampung Cangkol Selatan Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat. Akibatnya, puluhan rumah di Kampung Kesunean rusak, dan sejumlah warga terluka akibat lemparan batu. Informasi yang berhasil dihimpun, tawuran antar kedua kampung yang hanya dibatasi sebuah sungai kecil dan dihubungkan dengan jembatan tersebut hampir terjadi setiap malam minggu. Belum diketahui secara pasti, penyebab tawuran yang terjadi kali ini. Kedua kelompok pemuda tiba-tiba sudah terlibat saling serang. Jembatan sungai sebagai batas kampung yang selama ini dijadikan tempat nongkrong, kerap menjadi permasalahan dan sumber percekcokan ketika para pemuda dua kampung tersebut saling bertemu. Meski kedua belah pihak sudah didamaikan pemerintah dan aparat keamanan setempat, namun tawuran masih kerap terjadi. Petugas Samapta Polresta Cirebon yang diturunkan di lokasi tawuran, sempat kewalahan menghadapi ratusan orang dari kedua kelompok yang terlibat aksi tawuran tersebut. Bahkan, petugas yang memberikan tembakan peringatan untuk membubarkan massa dari kedua kelompok, sama sekali tidak diindahkan oleh kedua kelompok yang bertikai. Kurangnya personel kepolisian yang diterjunkan membuat upaya penghentian tawuran memakan waktu lama. Sejumlah wartawan cetak dan elektronik yang terjebak di tengah jembatan yang menghubungkan dua kampung tersebut juga nyaris jadi sasaran pelemparan. Setelah hampir dua jam aksi saling lempar tersebut akhirnya bisa dihentikan. Kapolresta Cirebon, AKBP Ary Laksmana Widjaya, menyatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tawuran antar kampung hingga merusak puluhan rumah dan melukai sejumlah warga tersebut. “Penyebab tawuran masih kami selidiki, kami masih mengumpulkan keterangan dari warga,” tegasnya. (Dede Maska)

Kecelakaan Maut Renggut Satu Jiwa
Cirebon, SKB
Peristiwa kecelakaan lalulintas, belum lama ini terjadi di simpang tiga Desa Pasawahan ke arah Desa Sampih, Kecamatan Susukan Lebak, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kecelakaan itu melibatkan kendaraan bermotor roda dua yang dikemudikan Muhammad Munaf (60) berboncengan dengan istrinya Siti Ruminah, warga Dusun 1 RT 3 RW 01 Desa Putat, Kecamatan Sedong, dengan kendaraan bermotor roda dua yang belum diketahui identitasnya. Kejadian ini sempat mengundang perhatian meninggal dunia akibat luka parah yang dialaminya. Sementara korban Muhammad Munaf dirawat di Rumah Sakit Sindang Laut. Jenazah Siti Ruminah kemudian dibawa ke rumah keluarganya di Desa Putat, Kecamatan Sedong. Petugas kepolisian dari Polsek Sindanglaut yang menyusul ke rumah sakit, ketika dimintai penjelasan, mengaku belum mendapat keterangan warga, seputar kronologi kecelakaan tersebut. Kasus kecelakaan lalulintas ini masih ditangani oleh pihak Polsek Sindanglaut. (Hamdanil)

warga sekitar dan pengguna jalan. Warga yang berkerumun, meminta tolong untuk membawa korban tabrakan tersebut ke rumah sakit terdekat.

Kedua korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sindanglaut yang jaraknya sekitar 5 Km dari tempat kejadian. Namun naas, di tengah perjalanan Ny Siti Ruminah

14

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

OLAH RAGA
man. Bahkan, satu pemainnya, André Ooijer, berstatus free agent alias tak punya klub. Siapapun di antara Spanyol dan Belanda yang menang dalam final Piala Dunia 2010, akan mencatat sejarah baru. Pasalnya, belum sekali pun keduanya keluar sebagai juara dunia. Bahkan, Belanda lebih bernasib tragis dibanding Spanyol, karena tersingkir dua kali di final Piala Dunia 1974 dan 1978. Di final itu, Tim Oranye ditumbangkan Jerman (Barat) dan Argentina. Sedangkan untuk Spanyol, kali ini menjadi prestasi terbaik di perhelatan Piala Dunia. Sebelumnya, peringkat empat adalah pencapaian terbaik Tim Matador pada tahun 1950 silam.

Graziano Khawatir Kondisi Rossi

Pemain Barcelona Terbanyak di Final PD 2010
Mungkin Barcelona tak bisa mengulangi prestasi treble winner, seperti di musim 2008-2009 lalu. Namun, hal ini bukan berarti para pemainnya tidak bisa mencetak prestasi di turnamen yang berbeda. Tercatat sebanyak delapan pemain Barca yang akan membela Spanyol di final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Misalnya saja kiper Víctor Valdés, Gerard Piqué, Carles Puyol, Andrés Iniesta, Xavi Hernández, Sergio Busquets, David Villa dan Pedro Rodríguez. Sementara itu, klub sepakbola berikutnya yang terbanyak mengirim wakilnya di final adalah Real Madrid, yakni sebanyak enam pemain. Lima pemain dari kubu Spanyol dan satu pemain dari kubu Be-

Meski Valentino Rossi sukses menjalani tes di Misano, Rabu (7/7) lalu, ayah rider FIAT Yamaha tersebut, Graziano, memperingatkan Rossi agar tidak terlalu ngotot meraih kemenangan di MotoGP Jerman. Setelah mengalami cedera patah tulang kering pada latihan kedua MotoGP Italia, untuk pertama kalinya Rossi menunggangi motor saat melakukan ujicoba di Misano. Meski Rossi mengaku masih merasa sakit, namun secara umum ujicoba berjalan lancar. Rider asal Italia ini berencana untuk kembali di MotoGP Jerman, 18 Juli 2010. Namun, Graziano meminta anaknya untuk tidak terlalu ngotot meraih kemenangan di Sachsenring. Graziano menilai, Sachsenring dan Laguna Seca (MotoGP Amerika Serikat) bisa dijadikan sebagai ajang adaptasi bagi

anaknya. “Setelah apa yang dia lalui, semuanya berjalan lancar. Mungkin masalah bahu yang paling mengganggu. Saya pikir dia tampil cepat dan ingin kembali secepatnya. Saya harap dia siap di Sachsenring,” ujar Graziano yang dikutip vivanews.com. “Saya yakin balapan di Jerman dan satu di Laguna Seca bisa dijadikan ajang adaptasi dan menemukan kecepatan lagi. Valentino tidak boleh lupa apa yang terjadi kepadanya, dan harus yakin dia bisa kembali seperti tidak mengalami apa pun. Dengan dua kali adaptasi, dia bisa kembali ke Brno. Di Brno, dia tidak bisa membalap tanpa membidik podium,” papar Graziano. Graziano sebenarnya sempat menyarankan supaya Rossi tidak terburuburu kembali membalap. Namun nampaknya, motivasi The Doctor untuk kembali, susah dibendung.

landa. Kelima pemain itu adalah Iker Casillas, Sergio Ramos, Xabi Alonso, Raul Albiol dan Alvaro Arbeloa. Sedangkan di kubu Belanda ada nama penyerang, Rafael Van der Vaart. Tidak seperti Spanyol yang didominasi Barce-

lona, pemain Belanda lebih merata asal klubnya. Ajax Amsterdam dan Bayern Munich masing-masing punya tiga wakil di Tim Oranye. Sedangkan sisanya terbagi hampir sama rata berasal dari klub-klub Italia, Inggris, Belanda dan Jer-

Kapten Jerman Ratapi Kekalahan
Kekalahan 0-1 dari Spanyol di babak semifinal Piala Dunia 2010 masih menyisakan duka bagi kubu Tim Panser, Jerman. Termasuk dialami sang kapten, Philipp Lahm, yang langsung angkat bicara. Menurut Lahm, kekalahan Der Panzer ini dikarenakan memang Spanyol sebagai tim paling favorit di laga itu. Spanyol sendiri bersua dengan Belanda di partai puncak yang digelar di Soccer City Stadium, Johannesburg. “Sebuah malam yang sulit. Kami tahu Spanyol favorit di turnamen ini. Spanyol tim yang kuat. Kami tidak bermain cukup bagus di babak pertama,” ungkap Lahm, seperti dikutip vivanews.com. “Kami memiliki sebuah kesempatan di babak kedua, tapi kami tidak mampu memanfaatkan itu. Sungguh sebuah kekecewaan terbesar. Kami ingin lebih, tapi tidak sukses,” keluhnya. Pada pertandingan itu, Jerman memang harus kehilangan sosok pemain penting, Thomas Mueller. Penyerang masa depan Jerman ini absen karena akumulasi perolehan kartu.

Tim Panser, Jerman, harus mengubur ambisinya untuk merebut gelar juara keempat kalinya di ajang Piala Dunia, setelah ditekuk Spanyol

Kontrak Sneijder Diperpanjang

Chris John Targetkan Kemenangan KO
Sedangkan Saucedo, juga telah bertanding 45 kali dan memenangi 24 pertandingan. Sebelumnya, ia dikalahkan oleh petinju asal Brasil, Acelino Freitas lewat angka. Kondisi itu menunjukkan kualitas Saucedo. Sebab, Freitas adalah petinju tangguh yang telah mengkanvaskan beberapa lawannya pada 30 pertandingan sebelumnya.
Chris John

Pertandingan melawan Saucedo adalah pertandingan ke-13 bagi Chris John, dalam mempertahankan gelarnya. Untuk itu, ia yakin bisa mengukir sejarah dengan mempertahankan gelar untuk ke13 kalinya. “Saya saat ini dalam performa yang terbaik. Saya harap bisa mempertahankan gelar ini,” tegasnya.

Penampilan Wesley Sneijder di ajang Piala Dunia 2010 membuat Inter Milan tidak berpikir dua kali, untuk menyodorkan perpanjangan kontraknya. Menurut agen Sneijder, Soren Lerby, Direktur Teknik Inter Marco Branca sudah mengajak kliennya itu untuk bernegosiasi. Seperti dilansir vivanews.com, Branca meminta Sneijder duduk satu meja, untuk mendiskusikan kontrak baru, seusai perhelatan Piala Dunia 2010. Kontrak pria Belanda itu saat ini bernilai 4 juta euro sampai tahun 2013. Rencananya, kontrak Sneijder akan diperpanjang sampai

2015, namun tidak disebutkan jumlah nilainya. Sebelum Piala Dunia berlangsung, Sneijder dibeli Inter dengan harga sebesar 35 juta euro dari Real Madrid. Sesudah melihat penampilanya di Afrika Selatan, bisa diperkirakan kalau nilai itu akan naik drastis. Sneijder sudah mencetak lima gol termasuk satu gol di fase semifinal melawan Uruguay. Ditambah lagi perannya atas kemenangan Inter di tiga kompetisi berbeda musim ini. Sneijder pun menjadi kandidat Pemain Terbaik Eropa atau peraih Ballon d’Or.

Pertahankan Gelar

Chris John yang akan bertanding melawan Fernando Saucedo asal Argentina, 26 Juli 2010 mendatang, menargetkan kemenangan KO. “Pasti, kalau ada kesempatan, saya akan meng-KO dia,” tegasnya, dalam keterangan pers di Kantor Menegpora, Jakarta. Chris John mengaku punya motivasi berlipat, jelang pertandingan yang rencananya akan digelar di Grand Ballroom Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta. menurutnya, bertanding di negara sendiri

menjadi suntikan motivasi bagi dirinya saat menghadapi Saucedo. Chris John menegaskan, saat ini dirinya sudah fit 100 persen, pasca cedera bahu saat latihan di Bali. Ia mengaku optimis, mampu mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA. Dalam catatan, Chris John tidak terkalahkan dalam 45 pertandingan. Ia juga berhasil mempertahankan gelar juara WBA Kelas Bulu selama 12 kali, sehingga layak diberi gelar Super Champions.

Tim Porprov Palembang berhasil menjadi juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel 2010 dengan sukses meraih 111 medali emas. Tampak dalam gambar, Wakil Walikota Palembang, H Romi Herton, mengang-kat piala bergilir Juara Umum Porprov Sumsel 2010.

SAMBUNGAN.......
Indonesia-Swiss..................Hal 1
miliar, dan Swiss berada di urutan 15 dalam hal penanaman modal di Indonesia. “Saya juga mengundang kerjasama di bidang infrastruktur, dalam bidang pertanian maupun pengembangan new rebel energy termasuk geothermal,” katanya. “Swiss juga memberikan development assistance dalam bentuk capacity building dan technical corporation di bidang pertanian, di bidang small and medium enterprises dan juga tourisment management,” lanjut SBY. Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang lingkungan dan perubahanan iklim. Selain itu, kedua negara juga bersepakat memulai kebijakan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas. Dalam permasalahan global dan regional, kedua pemimpin negara bertukar fikiran tentang pentingnya kerjasama ASEAN dengan Swiss, juga kerjasama perekomonomian global, serta niat untuk menyelesaikan Doha Development Agenda, serta kesepakatan untuk memulai membahas tentang kerjasama ekonomi yang komperhensif. Sementara itu, Presiden Swiss Doris Leuthard menjelaskan, hangatnya hubungan antara kedua negara di segala bidang akan terus melanjutkanya. “Kami juga telah memutuskan bahwa Indonesia adalah negara ketujuh yang menjadi prioritas Swiss, untuk pengembangan ekonomi,” katanya. Leuthard yang berkunjung ke Surabaya juga menceritakan mengenai kunjungannya ke salah satu pabrik terbesar di Indonesia, yang menggunakan mesin buatan Swiss. “Itu menandakan kerjasama kedua negara sudah terjalin sangat akrab,” ucapnya. Kedua kepala negara juga telah menyaksikan penandatangan sejumlah kesepakatan. Nota kesepakatan yang pertama adalah perjanjian antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Konfederasi Swiss, mengenai pembebasan visa bagi pemegang visa diplomatik dan visa dinas, yang ditandatangai Menlu Marty Natalegawa dan Duta besar Swiss untuk Indonesia Heinz Walker-Nederkoorn. Sedangkan kesepakatan kedua adalah nota kesepahaman antara Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia dan Menteri Sekretariat Negara untuk Ekonomi mengenai pengembangan tujuan kepariwisataan di Indonesia, yang ditandatangai Menbudpar Jero Wacik dan Duta Besar Heinz Walker-Nederkoorn. (Anis Jalal/Ist)

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

15

Walikota Resmikan........Hal 1

Tholib, S.Pd

Kasus Suap Auditor BPK............Hal 1
yakni Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Heri Lukmantohari, Kepala Bidang Aset dan Akutansi Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Herry Supardjan, Kasub Auditoriat BPK Jawa Barat, Suharto, dan Auditor BPK Jawa Barat III, Enang Hermawan. “Iya, sudah tersangka tapi dia sekarang masih diperiksa,” ujar Deputi Penindakan KPK, Ade Raharja, kepada wartawan, terkait status Tjandra. Sebelum menyeret Tjandra Utama Effendi sebagai tersangka, KPK juga memeriksa Walikota Bekasi, Mochtar Mohamad, sebagai saksi. Ia datang ke Gedung KPK dengan mengenakan pakaian batik warna coklat hijau. “Mochtar Mohamad, Walikota Bekasi, diperiksa sebagai saksi kasus suap BPK jabar,” jelas Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, saat dihubungi wartawan, belum lama ini. Selesai menjalani pemeriksaan, Mochtar Mohamad tidak memberikan pernyataan sedikitpun kepada wartawan. Ia langsung pergi bergegas meninggalkan Gedung KPK. Sejauh ini, KPK sudah memeriksa tujuh kepala dinas di lingkungan Pemkot Bekasi, dan tujuh staf pegawai Pemkot Bekasi, termasuk diantaranya Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bekasi, Edi Prihadi. Masih kata Johan Budi, ketujuh PNS Pemkot Bekasi itu juga diperiksa sebagai saksi. Johan menjelaskan, KPK juga menetapkan dua orang sebagai tersangka penerima suap, yakni Suharto selaku Kasubdit Auditoriat BPK, dan Enang Hermawan, anggota auditor. Mereka diduga menerima uang dari dua pejabat Pemkot Bekasi sebesar Rp 272 juta, yang diduga untuk mendapatkan hasil audit laporan keuangan yang berkesimpulan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (Hamdanil/Ist)

dukungan pihak LPM Cikiwul yang sangat besar. Sehingga masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Cikiwul ini dapat berdiri dan digunakan sebagai sarana beribadah bagi umat muslim,” ujarnya. Sementara itu, di hadapan ratusan umat muslim yang hadir dalam acara itu, DR KH Zainuddin MZ, menyampaikan siraman rohani yang intinya menekankan tentang pentingnya seorang pemimpin memiliki akhlak yang mulia. Ia juga menyinggung tentang beberapa artis atau selebritis yang mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah dalam ajang Pilkada, yang menurutnya sedang menjadi tren skala nasional saat ini. Tak lupa, Zainuddin menekankan kepada seluruh umat muslim tentang fungsi masjid yang menjadi tempat pemersatu masyarakat, bukan tempat untuk mencari perbedaan atau perseteruan. “Karena siapapun yang masuk ke dalam masjid, akan disamakan status dan derajatnya. Contohnya, masyarakat yang ingin masuk masjid harus melepaskan sandal atau sepatunya, camat masuk masjid harus lepas sepatu, begitu juga, walikota yang ingin masuk masjid, harus melepaskan sepatu-

DR KH Zainuddin MZ saat memberikan ceramah di Masjid Jami Al Hamidiyyah

nya juga,” selorohnya. Di akhir ceramahnya, Zainuddin mengingatkan, hidup dan segala harta yang dimiliki manusia di dunia ini merupakan titipan. “Suatu saat pasti akan diambil kembali oleh yang menitipkannya, yakni Allah SWT,” tegasnya.

Harus Dijaga
Seusai kegiatan, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami Al Hamidiyyah, Tholib, S.Pd, kepada SKB, menerangkan, proses pembangunan masjid ini dimulai sejak 26 Juli 2006 lalu. “Kebetulan yang

garan yang dihabiskan hanya Rp 2.058.656.200,” paparnya. Untuk menutupi jumlah kebutuhan tersebut, ungkap Tholib, pihaknya mendapatkan dana bantuan dari pihak LPM Cikiwul berupa tipping fee (dana kompensasi) TPA Sampah Bantargebang sebesar Rp 969.700.000. Selain itu, imbuhnya, pihak panitia pembangunan juga mendapatkan dana bantuan dari Pemkot Bekasi sebesar Rp 62.500.000. “Sedangkan sisa anggaran yang kami peroleh berasal dari swadaya murni masyarakat, yakni sebe-

KH Zainuddin MZ berfoto bersama Camat Bantargebang dan pihak panitia

Happy Salma Jadi Pelacur?
Happy Salma harus menghadapi tantangan berat dalam hidupnya. Wanita cantik ini terpaksa harus rela ‘menjual diri’ agar bisa terus bertahan hidup, hingga akhirnya ia terkena penyakit kanker rahim. Untungnya, nasib itu hanya dialami Happy Salma, dalam perannya sebagai Yanti, di film terbarunya yang berjudul 7 Hati 7 Wanita 7 Cinta. Maklum, dalam film ini, tokoh Yanti merupakan seorang pelacur. “Ini jadi sebuah tantangan dan sempat berpikir lama. Bagi saya ini hal yang susah dan gampang dalam memerankan sesuatu. Ini bukan menjual kepelacuran tapi ini hanya sebagai penyangga dalam menyampaikan jalan ceritanya,” ungkap Happy, seperti dikutip vivanews. Happy Salma mengaku sangat selektif. Dia akan ga mencari jati diri sesunggungnya. Itu dituturkan dengan cara yang berbeda,” ulas Happy Salma. Untuk mendapatkan bahasa tubuh dan juga menguatkan karakternya sebagai wanita penghibur, artis berasal dari Sukabumi ini ternate memilih untuk melakukan observasi langsung. “Aku sempat ngobrol dengan WTS. Dan mengamati mereka,” akunya. “Si Yanti ini enjoy dengan profesinya. Dia memang binal, dan nggak punya ikatan norma. Dia seenaknya aja bisa melacur dengan cewek atau dengan cowok, sampai akhirnya dia kena kanker rahim stadium awal. Tapi tetap harus berdiri di pinggir jalan, untuk melanjutkan hidupnya,” ujar Happy Salma, mengisahkan perannya. (Ist)

melakukan peletakkan batu pertama adalah Bapak Walikota yang kala itu dijabat H Ahmad Zurfaih,” paparnya. Mengenai jumlah anggaran yang terserap untuk kegiatan pembangunan masjid, Tholib menyebutkan, pihaknya semula menargetkan total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid ini sebesar Rp 2,5 miliar. “Ternyata selama proses pembangunan hingga peresmian saat ini, kami justru berhasil melakukan pemangkasan anggaran. Sehingga ang-

sar Rp 1.026.456.200. Kami bersyukur, karena meski dengan kondisi perekonomian yang sulit, masyarakat tetap menunjukkan kepeduliannya, sehingga masjid ini dapat berdiri, meski belum 100 persen hasil pengerjaannya, tanpa meninggalkan hutang,” ucap Tholib. Selain digunakan untuk tempat beribadah, Tholib menyatakan, Masjid Jami Al Hamidiyah rencananya akan diisi dengan kegiatan pengajian anak-anak, remaja hingga orang dewasa. (Hamdanil)

menolak peran yang asalasalan. Happy mengaku mencari peran dan karakter yang penuh tantangan. Dia pun tak menolak saat ditawarkan peran sebagai pelacur. Namun, meski harus memerankan peran tersebut, Happy menjelaskan dirinya tak akan pamer tubuh di film tersebut. Dia juga menegaskan, peran

yang dibintanginya itu bukanlah film vulgar yang sekarang ini sedang marak mewarnai bisokop-bioskop di tanah air. “Aku sebagai tokoh perempuan yang penuh dengan gejolak, dan menjadi wanita pelacur dan tidak ada adegan melacur, tapi mewakili dengan gesture dan pergulatan emosi yang ada di perempuan, sehing-

Meski harus duduk di halaman masjid, masyarakat tetap antusias mendengarkan ceramah yang disampaikan Da’i Sejuta Umat

16

Edisi : 31 / Tahun II / 08 Juli 2010 - 22 Juli 2010

REHAT
Ririn Belum Dekati Anak Aldi
si. “Sasaran yang kami capai hanya satu, yakni menumbuhkan sikap disiplin para murid terhadap kebersihan sejak dini,” tegasnya. Valen berharap, upaya yang dilakukan para guru dan murid di sekolahnya dapat mendukung upaya Pemkot Bekasi, untuk mempertahankan prestasi Adipura di tahun-tahun mendatang. “Meski upaya yang kami berikan belum maksimal, kami berharap upaya kami turut mendukung Pemkot Bekasi, agar Piala Adipura tidak lepas ke wilaah lain,” ulasnya. (Anis Jalal)

SDN Jatiranggon III Siap Pertahankan Piala Adipura
Bekasi, SKB Seakan tanpa henti, kalangan masyarakat dan institusi pemerintahan mengungkapkan rasa syukur mereka atas diraihnya Piala Adipura tahun 2010. Mereka juga menyatakan pujian mereka kepada Walikota dan Walikota Bekasi yang telah member motivasi kepada masyarakat, terhadap kegiatan Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3).
“Sebagai bagian dari masyarakat Kota Bekasi, kami merasa bangga atas prestasi yang diraih dalam program penilaian Adipura tahun ini. Prestasi ini memang sudah diidam-idamkan masyarakat sejak lama,” ungkap Kepala SDN Jatiranggon III, Drs Valentinus Koyo, S.Pd. Saat ditemui SKB, baru-baru ini, kepala sekolah yang akrab disapa Valen ini, menegaskan, perolehan Piala Adipura merupakan satu terobosan untuk menggali semangat dan motivasi dari seluruh kalangan masyarakat, untuk lebih memperhatikan lingkungannya,” paparnya.
Drs Valentinus Koyo, S.Pd

Valen juga menyampaikan program kerja yang akan dijalankan pihaknya, yang berkaitan dengan program kebersihan dan penghijauan yang sedang digalakkan Pemkot Beka-

Tyas Lastri

Sulitnya Menentukan Satu Pilihan
car siaran radio swasta yang bermarkas di Jl Ahmad Yani 1, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Di sela kesibukannya bercuap-cuap, kepada SKB, Tyas mengisahkan perjalanan hidupnya bersama “Radio SP”. “Bagi saya, menjadi seorang penyiar radio merupakan ajang penyaluran hobi yang berguna bagi saya, untuk menambah pengalaman, persaudaraan, dan wawasan,” ungkapnya. Karena cintanya terhadap hobinya ini, meski disibukkan dengan rutinitas pekerjaannya sebagai karyawan di salah satu bank milik pemerintah, Tyas tetap setia mengunjungi penggemar lagu pop Indonesia yang juga fansnya. “Agar pekerjaan dan hobi dapat terus saya jalani, saya harus bisa membagi waktu secara cermat,” ujarnya. Menurut Tyas, pekerjaan dan hobi bisa saling mendukung, jika diberikan porsi waktu dan perhatian, sarta keseriusan yang seimbang. “Bagi saya, hobi menjadi seorang penyiar bisa dijadikan sarana untuk melepaskan penat dan kejenuhan yang saya hadapi, akibat rutinitas pekerjaan setiap hari,” katanya. Bila dipaksa harus memilih, antara karir pekerjaan dan hobinya sebagai penyiar radio, Tyas mengaku sulit untuk menentukan pilihannya. “Karena menurut saya, pekerjaan dan hobi ini takkan bisa terpisahkan dalam hidup saya. Biarlah waktu yang menentukan, mana yang harus saya utamakan, pekerjaan atau hobi,” tegasnya. Namun yang jelas, Tys merasa bahagia jika sedang berada di ruangan siaran, dan mengunjungi pecinta “Radio SP”. “Rasa lelah bisa hilang seketika,” ulasnya. (Hamdanil)

Meski telah berhasil merebut cinta Aldi, hingga kini, Ririn Dwi Ariyanti dikabatkan belum berhasil mendapatkan hati anak Aldi dari pernikahan dengan Ikke Nurjanah. Ia bahkan mengaku takkan memaksakan diri bisa dekat dengan putri Aldi. Apalagi, menurutnya, Aldi pun tak pernah memaksa. “Aldi sering kasih masukan. Dia orangnya dewasa dan lebih bijak. Untuk kebaikan kita berdua, kita saling dorong,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan Aldi ‘Bragi’, yang mengaku tak memaksakan pemain sinetron tersebut dekat dengan anaknya dari Ikke Nurjannah, Dira. “Bukan karena dipaksain. Aku juga bingung awalnya. Aku sih sebagai ke-

pala rumah tangga, cuma jagain saja ke depannya,” kata Aldi, saat menggelar jumpa pers di Casa Grande, Casablanca, Jakarta. Aldi mengaku bersyukur, jika akhirnya Ririn dan Dira bisa dekat secara alamiah, sebagaimana yang dia harapkan. “Bagi aku, ini sifatnya alamiah. Aku melihat mereka berdua, bersyukur, dua orang yang aku sayangi bisa gabung. Ini kan impian semua orang,” jelasnya. Dalam kesempatan itu, Aldi mengaku tidak pernah memosisikan Ririn untuk menjadi ibunya Dira. “Dira sudah tahu ibunya di sini, bapaknya di sini. Yang penting, komunikasi aku dengan ibunya baik. Dira sudah tahu itu,” ungkapnya.

Bekasi, SKB
Masyarakat pecinta Radio “Suara Pekerja (Radio SP) AM 1260 KH”, tentunya tak akan asing lagi dengan suara Tys Lastri. Maklum, celoteh manja gadis kelahiran 6 Mei 1988 ini memang selalu mengudara, saat membawakan Pop In, salah satu program siaran milik peman-

Diana Cybil: Kucoret Sebuah Nama

KUPON EDISI 31
Berlaku S/D 30 Desember 2010

LOMBA MEWARNAI TK/SD
Didukung Oleh :
- HARIAN RADAR BEKASI - RADIO ELGANGGA 100.3 FM - RADIO DAKTA 107 FM - RADIO SUARA PEKERJA 1260 AM - RADIO GRAHA 99.3 FM - CV. KHOHANYO PUTROMA - IEC CABANG BEKASI 01 - WISATA KULINER GOR BEKASI

Kirimkan karya mewarnai anda ke Radio Elgangga, Radio Dakta, Radio Suara Pekerja, Radio Graha dan radio-radio lain di Indonesia Informasi Lomba Hub. 087829524924

Siapa sangka, single hits yang seharusnya menjadi milik almarhumah Alda Risma, ternyata kini dinyanyikan Diana Cybil. Lagu itu berjudul Kucoret Sebuah Nama. Lagu tersebut awalnya diciptakan dan rencananya akan dinyanyikan oleh Alda. Namun kematian lebih dulu menjemput cewek yang namanya melambung usai feauturing bareng Code Red lewat lagu If You Make It. “Single satunya adalah Ku Coret Sebuah Nama. Lagu ini pernah mau dinyanyikan Alda, tapi karena dia meninggal, makanya enggak jadi,” ujar Diana, seperti dikutip okezone.com, belum lama ini. Sebelumnya, Diana pernah mengeluarkan album di tahun 2008 berjudul ‘Tentang Dia’. Tapi karena promosi kurang, dan bahkan lagu yang dia bawakan kurang klop, maka album tersebut kurang gregetnya. “Secara lagu, aku kurang begitu klop. Soalnya karena aku lebih ke pop,” akunya. Mengisi kekosongan sejak 2008, Diana lebih banyak main off-air. Dia mengatakan, setelah menemukan orang yang cocok, kini dia siap merilis album kedua.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->