P. 1
sejarah bab 1 kelas XI

sejarah bab 1 kelas XI

|Views: 1,437|Likes:
Dipublikasikan oleh Anita Pangestan
catatan tambahan sejarah kelas XI IPA
catatan tambahan sejarah kelas XI IPA

More info:

Published by: Anita Pangestan on Jul 17, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2013

pdf

text

original

Hinduisme y p keseluruhan kepercayaan, praktik ritual, institusi sosio -religius sekitar Sungai Indus.

y Berkembang dari Vedisme (Indo-Eropa) yang mendiami India tahun 2000 SM. y Sumber: Weda (Sanskrit). y Cara (yoga) menyembah Hyang Widhi: bakti (bekerja/ berkarya), widya (ilmu pengetahuan), jnana (berfalsafah), sanyasa (semadi/ bertapa). Tujuan akhir: moksha (kelepasan jiwa dari badan). Budha y p gelar untuk manusia yang telah mencapai penerangan sempurna berkat kekuatan sendiri, kemudian menurunkan ajaran dan pengalaman pada orang lain agar mengalami hal yang sama. y Sumber: Sidharta Gautama. Kitab: Tripitaka (Pali). y Ciri: Ketuhanan Yang Maha Esa (Adi Budha p melebihi budha), Triratna (budha p nabi agung pengajar, dharma p ajaran sesuai kitab, sangha p para siswa yang mencapai kesucian atau lembaga tempat bertapa biksu), empat kebenaran mulia dan delapan jalan kebenaran. Masuknya Hindu Budha y Budha (abad 2) p patung budha perunggu di Sempaga (Sulsel) dan Jember (Jatim), arca berlanggam seni Gandhara. y Bangsa Indonesia keturunan Austronesia p pelaut. Bukti: Ptolomeus (Guide to Geography), dokumen Sailor¶s Guide to Erythrean Sea dari Laut Tengah. y Dr. van Leur p di India Selatan terdapat kerajaan yang mengenal pelayaran sampai ke negara tetangga, dipimpin kaum pedagang dan pelaut. Dari hubungan itu bahasa Pallawa dikenal. Raja Indonesia mendatangkan brahmana agar mendapat investitur/ pengakuan yang penting dari sudut keagamaan, politis (setara dengan raja di India p kasta ksatria), ekonomi (yang berdagang adalah raja bukan rakyat). Kutai y Kaltim, abad 4, pertanian dan perdagangan. y Tujuh buah prasasti Yupa (tugu batu) berbahasa Sansekerta, huruf Pallawa. Didirikan brahmana sebagai terima kasih pada raja karena menyelenggarakan upacara kurban dalam bentuk sedekah. y Raja: Kudungga (dianggap kepala suku), Aswawarman (Sang Ansuman/ Dewa Matahari) p pendiri, masuk Hindu, Mulawarman (terkenal). y Perdagangan oleh bangsawan, bahasa Sansekerta dikenal brahmana (upacara), masyarakat biasa menganut kepercayaan tradisional. y Takluk di tangan Raja Kutai Kertanegara (Pangeran Anum Panji Mendapa) abad 16. Tarumanegara (Talomo) y Bekasi/ Bogor, Jabar abad 5, pertanian (+pelayaran dan perdagangan). y Tujuh prasasti (huruf Pallawa bahasa Sansekerta): Ciaruteun, Kebon Kopi, Jambu/ Koleangkak, Tugu, Pasir Awi, Muara Cianten, Lebak/ Cidang Hiang. y Arca Rajarsi p trinetra (Siwa), arca Wisnu dari Cibuaya. y Fa-hsien p kebanyakan Hindu dan agama asli/ kotor, sedikit Budha. y Runtuh: Serangan Sriwijaya. Sriwijaya y Pertama dijumpai pada prasasti Kota Kapur. H. Kern p nama raja. G. Coedes p kerajaan di Sumsel, pusat Palembang. y Maritim, perdagangan internasional. y Kekuasaan: Melayu, Jambi, Bangka, Lampung Selatan. y Prasasti: Kedukan Bukit (tepi Sungai Talang, huruf Pallawa bahasa Melaya Kuno) p perjalanan Dapunta Hyang, Talang Tuo (huruf Pallawa) p pembuatan kebun Srikserta, Telaga Batu (bahasa Melayu Kuno huruf Pallawa) p kutukan dan data-data ketatanegaraan, Kota Kapur (huruf Pallawa bahasa Sansekerta) p kutukan dan usaha menaklukkan Bhuni Jaya. y Kemunduran: Dharmawangsa dari Jatim mengirim tentara, Rajendracola Dewa menyerang dua kali berhasil menawan raja, terakhir mengirim utusan 1178, Raja Majapahit menaklukkan Sumatera. Mataram y Pedalaman Jateng, abad 8. y Prasasti: Canggal (huruf Pallawa bahasa Sansekerta) p didirikan Lingga (lambang Siwa) oleh Raja Sanjaya, Balitung. y Prasasti Kalasan (huruf Pranagari bahasa Sansekerta) p penguasa tertinggi adalah Syailendra, Sanjaya tetap diakui sebagai raja bawahan, Sanjaya (Hindu) p Utara Jateng - Syailendra (Budha) p Selatan, terjalin kerja sama. y Politik ekspansi, perkawinan politik Samaratungga dengan putri raja Sriwijaya. y Agraris p maritim.

y y y y y y y y y y y

Keturunan Sanjaya p Sindhok (Ishana) p memindahkan ke Jatim (menghindari serangan Sriwijaya, bencana, penyakit, mencari sungai hingga pedalaman). Daerah: Surabaya, Malang, Kediri. Kitab Sang Hyang Kamahayanikan (Sambara Suryawanasa) p ajaran dan ibadah Budha Tantrayana. Dharmawangsa p Mahabharata disadur dalam bahasa Jawa kuno, Siwasasana p kitab hukum. Serangan Raja Wora Wari (saat merayakan pernikahan putri dengan Airlangga) p pralaya p terpecah. Ketika Airlangga memerintah Sriwijaya sedang lemah akibat serangan Colamandala p mengawini putri Sriwijaya. Ekspansi Airlangga: Bhismaprabhawa, Wijaya (Wengker), Adhamapanuda, Wora Wari, raja perempuan seperti raksasa (Tulung Agung) p Jatim, Jabar, Jateng, Madura, Bali. Mendirikan pertapaan (Pucangan), daerah yang berjasa dibebaskan dari pajak (Surabaya, Kediri, Madiun), Narottama dan Niti. Memperbaiki tanggul Sungai Brantas (Waringin Sapta), perbaikan dan pembebasan beberapa macam pajak pelabuhan Kambang Putih (Tuban) dan Hujung Galuh (Sungai Brantas). Arjunawiwaha (Mpu Kanwa) p keberhasila Arjuna membasmi raksasa Niwatakawaca yang menyerang kayangan, candi Belahan (makam Airlangga). Membagi menjadi Jenggala (Singosari) p Kahuripan dan Panjalu (Kediri) p Daha oleh Mpu Bharada. Batas: Gunung Kawi. Airlangga menjadi pertapa p Resi Gentayu.

Kediri y Pedalaman terasing dari laut, pertanian. y Jayabaya p puncak. Bharatayudha (Mpu Sedah dan Mpu Panuluh) p peperangan keluarga Pandawa-Astina (sindiran perang Kediri-Jenggala), Hariwangsa, Gatotkacasraya (Mpu Panuluh). y Kameswara p Smaradhana (Mpu Dharmaja) sebagai persembahan kepada raja yang dianggap titisan Dewa Karma. y Kertajaya (Dandang Gendis) p ingin dihormati seperti dewa p berselisih dengan brahmana. Singosari y Subur, pesisir. y Ken Angrok menyerang Kediri saat lemah, mendirikan Dinasti Girindrawangsa. y Makam: Ken Angrok p Kagenengan, Anusapati p Candi Kidal, Tohjaya p Katanglumbang, Wisnuwardhana p Waleri (dekat Blitar) sebagai Siwa dan Jajaghu (Candi Jago) sebagai Budha Amogapasa, Mahesacempaka p Kumeper (Siwa). y Kertanegara p Jawa, Madura, Melayu, Gurun (Irian), Bali, Tanjungpura, Sumbawa, Ternate. y Ekspedisi Pamalayu (Kebo Anabrang) p menjalin persekutuan menghadapi Kubilai Khan dan Sriwijaya, ekspedisi Bali, aliansi dengan Campa. y Mongol meminta pengakuan kedaulatannya atas Singosari hingga empat kali. Kertanegara terhina p Meng Chi dibuat cacat mukanya. y Diserang Jayakatwang (raja vasal dari Kediri) dibantu Ardaraja (anaknya) dan Arya Wiraraja (Bupati Madura) p keraton kosong. y Kertanegara dimakamkan di Candi Jawi (Siwa), Segolo (Budha), Singosari dipatungkan (Jokodolog). Majapahit y Kitab Negarakertagama (Mpu Prapanca), Kitab Pararaton, Prasasti Kudadu (Raden Wijaya), buku -buku kidung. y Ketika Raden Wijaya sedang membangun desa Majapahit, tentara Mongol tiba di pelabuhan Tuban dan Sugalu p dimanfaatkan untuk menghancurkan Jayakatwang p mengawini empat putri Kertanegara. y Nambi p Patih, Sora p Demung, Ranggalawe p Adipati Tuban, Tumpo p Tumenggung, Arya Wiraraja diberi Lumajang, rakyat Kudadu dibebaskan dari pajak. y Pemberontakan Ranggalawe dan Lembu Sora p Kidung Ranggalawe dan Sorandaka p ditumpas Kebo Anabrang. y Raden Wijaya wafat p Anthapura (Budha), Candi Simping (Hari-Hara arca setengah Wisnu setengah Siwa). y Jayanegara p pemberontakan Nambi (dibantu Juru Demung dan Gajah Biru), Kuti, Semi (dilarikan ke Badander dikawal pasukan Bhayangkari dipimpin Gajah Mada). y Jayanegara dibunuh Tancha (tabib istana) p Candi Srenggapura (Wisnu), Sukalila (Budha). y Gajah Mada menyusun kitab Kutaramanawa (dasar hukum Majapahit) berda sar Kitab Kutarasatra dan Manawasastra. y Watekbhumi p daerah asli (Jenggala, Kediri, Kahuripan) hubungan keluarga, Mandalika p dipersatukan dengan pusat oleh kekeluargaan/ sejarah (Pajang, Paguhan, Lasem, Wengker, Mataram), Mancanegara p berdaulat tanpa dicampuri, membayar upeti, tidak boleh berdagang dengan luar negeri. y Hayam Wuruk p pelabuhan: Canggu, Surabaya, Gresik, Sedayu, Tuban, Tse Tsun, Patsin, Pasuruan p pengumpulan hasil bumi dan rempah Maluku. y Struktur kerajaan p teratur, kekuasaan teritorial, s entralisasi, kepercayaan kosmogonis (raja disamakan dengan dewa tertinggi yang bersemayam di puncak Mahameru). Terdiri atas negara daerah (=tempat tinggal dewa lokapala). Sebelum menjadi raja, putra mahkota diberi kedudukan raja muda (Yuwaraja/ Kumararaja) . Bhattara Sapta Prabhu p memberi pertimbangan. y Birokrasi p raja daerah (Paduka Bathara) p mengumpulkan penghasilan, penyerahan upeti pada bendahara, fungsi pertahanan wilayah.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->