Anda di halaman 1dari 16

1.

QUANTUM LEARNING
1.A. PENGARUH LINGKUNGAN ANDA : SEGALA SESUATU BERBICARA
Lingkungan fisik dan emosi dapat berpengaruh besar terhadap kualitas kerja dan
kehidupan kita. Lingkungan yang terkendali secara hati-hati, termasuk tempat duduk
yang nyaman, cahaya yang cukup, musik klasik atau barok, warna yang tepat,
lukisan bersemangat, dan kata-kata yang mendorong inspirasi, sebenarnya
membantu para murid belajar lebih cepat dan mengingat lebih banyak informasi.
Lingkungan membuat para murid merasa rileks dan santai dan murid yang rileks
lebih mudah menerima pelajaran.
Detail-detail yang tampaknya tidak penting dalam lingkungan kerja dan interaksi
dengan yang lainnya benar-benar menciptakan perbedaan. Hal-hal sepele seperti
warna, musik latar belakang, pengaturan tempat duduk dapat mempengaruhi irama
dan juga hasil-hasil diskusi.
Perlu adanya sintesis lingkungan fisik dan emosi yang diatur dengan cermat.
Lingkungan fisik adalah perabotan, lampu, warna, musik dan suasana yang
dihasilkannya.
“Lingkungan emosional” termasuk pemilihan kata yang digunakan dalam
komunikasi, hubungan pribadi, keadaan emosi internal dan emosi secara umum.
Quantum Learning termasuk menjaga kondisi fisik Anda tetap prima dan juga
kondisi mental.
1.B. RAHASIA MENCATAT TINGKAT TINGGI
Tujuan utama mencatat adalah membantu Anda mengerti dan mengingat
informasi berharga. Sebagian kita mengingat berbagai hal bila kita menuliskannya.
Metode mencatat yang baik membantu Anda mengikuti terobosan terakhir di bidang
Anda dan juga membantu Anda tetap berada di puncak berbagai aktivitas.
Selain mencatat informasi, Anda juga dapat menggunakan catatan untuk
menghasilkan gagasan baru dan menyusun pikiran Anda. Anda dapat menggunakan
catatan sebagai titik awal untuk menulis artikel, laporan, pidato dan bahkan buku
Anda sendiri. Catatan juga dapat merangsang kreativitas dan melonggarkan
hambatan mental.
Bentuk catatan outline tradisional biasanya sulit diikuti dan jarang menampilkan
intisari permasalahan yang “sebenarnya”.

1.b.i. Peta Pikiran (Mind Mapping)


Peta pikiran melibatkan kedua belahan kiri dan kanan otak. Gambar, symbol,
warna dan susunan acak, terutama aktivitas belahan kanan otak, tergabung dalam
system ini, seperti halnya belahan kiri memproses kata-kata, logika dan urutan
(sekuen).
Kita belajar paling baik bila informasi :
1. diberi tekanan
2. berhubungan dengan kegiatan belajar sebelumnya
3. melibatkan lima indra
4. memiliki keutamaan pribadi, atau
5. muncul di awal atau akhir periode belajar
Peta pikiran melibatkan penggunaan semua unsure ini, menghasilkan beberapa
catatan yang sangat mudah diingat.
Peta pikiran dimulai dengan ide utama dan cabang-cabang ke luar untuk meliputi
subtopik dan detail. Garis-garis topik utama lebih tebal untuk menekankan
keutamaannya. Warna cabang-cabang utama ini biasanya berbeda-beda. Perhatikan
juga penggunaan simbol dan gambar untuk mengkomunikasikan pikiran.
Dalam proses pengembangan ide, peta pikiran dapat terus menambah gagasan
ketika mereka masuk ke dalam pikiran. Bila kita mempunyai lebih banyak ide, kita
hanya perlu menambah lebih banyak cabang sehingga Peta Pikiran awal dapat
menelurkan puluhan Peta Pikiran yang lain. Kita juga dapat membuat asosiasi antara
dua topik yang berbeda dengan menarik anak panah antara kedua cabang.
Untuk memulai, Anda memerlukan pena atau pensil warna dan selem-bar kertas.
Memutar kertas Anda pada posisi horizontal memudahkan Anda menciptakan Peta
Pikiran Anda; ini memberi Anda lebih banyak ruang untuk menarik cabang-cabang
horizontal, yang membuatnya mudah dibaca.

1. Tempatkan Topik Utama di Tengah Halaman


Topik utama ini dapat berupa tulisan, gambar atau kedua-duanya. Dengan
menggunakan gambar, Anda dapat membuat Peta Pikiran lebih ampuh dan
meningkatkan kemampuan Anda untuk mengi-ngatnya, terutama jika Anda
jenis orang yang berpikir lebih baik dengan gambar daripada dengan kata-
kata.

2. Tariklah Cabang Tebal yang Keluar dari Ide Utama untuk Setiap Subtopik atau
Poin Kunci Anda
Warnailah setiap cabang dengan warna yang berbeda, atau ganti-gantilah
warnanya untuk membuatnya bervariasi. Warna berbeda memudahkan
membedakan antara subtopik. Tulislah kata kunci atau kesan di atas cabang
masing-masing. Cobalah berpegang pada satu kata karena ia memberi
keleluasaan berpikir.

3. Lampirkan Cabang-Cabang Baru ke Subtopik Anda bila Anda Menemu-kan


Pemikiran pada Bidang-bidang ini.
Dengan menggunakan gambar dan simbol, Anda membuat Peta Pikiran lebih
mudah diingat. Tempatkan juga gambar dan simbol di atas garis.

4. Bila Anda Merasa bahwa Anda Telah Menyelesaikan Satu Cabang, Anda
Mungkin Ingin Memisahkannya dari Cabang-cabang Lain untuk Kejelasan.
Anda dapat melakukan ini dengan menggambar suatu outline atau garis
melengkung di sekitar cabang, atau menstabilo daerah itu dengan warna
yang berbeda. Anda dapat menemukan bahwa satu poin Anda yang kurang
penting benar-benar sebuah topik utama yang ingin Anda eksplorasi lebih
jauh dengan membuatkannya satu Peta Pikiran yang terpisah. Semua ini
memungkinkan lompatan-lompatan dalam pemikiran dan asosiasi dan
mendorong kreativitas.

Peta Pikiran adalah cara ampuh untuk mengatasi hambatan-hambatan mental;


momen-momen frustasi ketika Anda kehabisan ide. Karena otak mencari
penyelesaian, Anda dapat mengalahkan hambatan mental hanya dengan menambah
cabang-cabang kosong ke dalam Peta Pikiran Anda. Otak Anda secara alamiah akan
mencari asosiasi untuk mengisi cabang-cabang kosong tersebut.
Trik ini terutama sangat membantu bila Anda dihadapkan pada tugas menulis
dan Anda tidak tahu harus memulai dari mana. Buatlah Peta Pikiran dari surat atau
artikel Anda, dengan meletakkan topik Anda di tengah-tengah kertas. Tanyakan pada
diri Anda apa topik utamanya dan buatlah ini sebagai cabang-cabangnya. Tariklah
cabang-cabang yang lebih kecil dari poin-poin utama ini, dan biarkan pikiran Anda
mengisi bagian-bagian kosong ini. Anda akan segera mendapati semua pemikiran
Anda tertuang di atas kertas dan Anda akan dapat menyusunnya.

Enam Kiat untuk Peta Pikiran :

1. TULIS RAPI. Tekankan kata-kata dengan


menggarisbawahi, menstabilo dan menggaris tebal.
2. Tunjukkan asosiasi dengan menarik tanda panah
antara cabang-cabang
3. Berikan karakter pada Peta Pikiran Anda dengan
menghubungkan informasi dengan pengalaman Anda sendiri. Ada sesuatu
yang pribadi tentang proses membuat Peta Pikiran. Menciptakan Peta Pikiran
sendiri akan memaksa menghasilkan symbol dan hubungan sendiri, melekatkan
informasi ke dalam memori (ingatan).
4. Kembangkan symbol, gambar dan singkatan
tulisan tangan Anda sendiri.
5. Lejitkan kemampuan artistic alamiah Anda.
Tambahkan gambar-gambar ke dalam Peta Pikiran. Gambar Anda akan semakin
baik dengan sering berlatih
6. Bila Anda telah selesai dengan satu Peta Pikiran
Anda, Anda mungkin ingin menambahkan informasi dalam urutan
kronologis atau dalam urutan keutamaan. Untuk melakukan ini, dapat
dengan memulai cabang pertama di kanan atas, posisi jam satu, dan melanjutkan
sesuai arah jarum jam. Dengan cara ini, informasi sudah berurutan, dan bila
melihat kembali Peta Pikiran, kita selalu tahu dimana harus memulai.

1.b.ii. Lingkup Pikiran (Mindscapes)


Lingkup Pikiran (Mindscaping) adalah pengembangan dari Peta Pikiran. Metode ini
melampaui aturan-aturan Peta Pikiran, memungkinkan indivi-dualitas yang lebih
jauh.
Langkah-langkah :
1. Aturan pertama Mindscapes adalah boleh-boleh saja Anda melanggar aturan.
Melanggar aturan mendorong kreativitas
2. Mulailah dimana saja dalam halaman Anda. Mindscapes tidak mengharuskan
satu ide sentral; merupakan bentuk yang lebih membebaskan aliran pemetaan
visual, lakukan apa saja yang bisa berjalan baik
3. Gambaran Mindscapes dapat berhubungan dengat kata-kata, frase, kutipan,
bahkan foto atau gambar dari majalah
4. Variasikan Mindscape Anda sebanyak mungkin. Cobalah dengan bentuk yang
berbeda-beda. Kembangkan gaya Anda sendiri
Bobbi DePorter : “Peta Pikiran (Mind Mapping) dan Lingkup Pikiran (Mindscaping)
awalnya mungkin terasa canggung bagi Anda. Anda mungkin khawatir bahwa Anda
melewatkan informasi berharga hanya karena menggambar atau menuliskan
perasaan Anda. Ketika saya mulai melakukan Peta Pikiran pertama kali, saya tidak
yakin itu akan berhasil. Akan tetapi, saya berjanji untuk melakukannya selama
seminggu, kemudian saya berlatih setiap ada kesempatan. Saya membuat Peta
Pikiran untuk buku, artikel, pidato, apa saja yang saya bisa. Selama proses itu,
metode tersebut menjadi mudah dan alamiah. Saya anjurkan Anda juga berjanji pada
diri sendiri untuk mencoba Peta Pikiran (Mind Map) atau Lingkup Pikiran
(Mindscaping) selama seminggu. Semakin sering Anda berlatih keterampilan ini,
semakin mudah dan alamiah semua.”

1.b.iii. Catatan : TS (Tulis-Susun)

TS singkatan dari “T”ulis dan “S”usun. Pencatatan adalah menuliskan informasi


yang ingin Anda ingat atau menuliskan pikiran dan kesan Anda sendiri tentang
informasi itu. T adalah menulis informasi yang ingin Anda ingat. S adalah menulis
pikiran dan kesan Anda sendiri. Menggabungkan keduanya membantu Anda
memusatkan perhatian pada informasi yang ada dan membuatnya lebih berarti bagi
Anda.
Kita mampu memikirkan banyak hal saat mendengar orang lain berbicara.
Dengan menuliskan informasi dari pembicara serta pikiran dan kesan Anda sendiri
tentang hal yang disampaikan, Anda sedang memusat-kan pikiran sadar dan bawah
sadar Anda. Bila Anda memusatkan pada kata-kata pembicara dan data-data faktual,
Anda sedang menggunakan pikiran sadar Anda. Sementara pikiran bawah sadar
adalah tempat Anda membuat asosiasi, membentuk kesan, reaksi, atau penerapan
baru terhadap informasi. Menulis pikiran bawah sadar membantu Anda memusatkan
diri pada tugas yang ada.
Pada satu lembar kertas, tariklah satu garis vertikal yang membagi lembaran
sehingga tiga perempat halaman berada pada sisi kiri garis. Gunakan sisi kiri yang
lebih luas untuk mencatat – menyalin hal yang sedang disampaikan. Sisi sebelah
kanan adalah tempat Anda mencatat kesan Anda sendiri tentang informasi –
Mencatat.
Gunakan dua penda dengan warna berbeda dan gantilah warna jika pembicara
mengganti topik. Hal ini memudahkan mengingat catatan And dan meninjaunya
kembali kemudian.
Di akhir belajar, secara cepat lihat keseluruhan catatan Anda. Gunakan stabilo
untuk menandai hal-hal penting. Kembangkan sistem simbol dan gunakan untuk
mengidentifikasikan poin-poin penting. Sekali lagi, menambah simbol dan gambar ke
dalam catatan Anda akan membuatnya mudah diingat dan juga akan membantu
Anda menemukan informasi penting bila Anda melihat kembali catatan Anda.

Kiat-Kiat untuk Catatan : TS

1. Rekamlah Perasaan / Emosi Anda tentang Informasi


(bosan, sedih, gembira dan lain-lain). Menciptakan hubungan emosional
dengan informasi memudahkannya untuk diingat.

2. Beri Karakter Catatan Anda dengan Simbol dan Gambar


Kembangkan sistem simbol Anda sendiri.

3. Tinjau Kembali (Review) Bagian-bagian Catatan Anda secara Berkala untuk


Melekatkannya dalam Memori Anda

4. Tindaklanjuti Setiap Ide yang Tercatat pada Halaman Anda


Pikiran bawah sadar Anda yang melantur mungkin hanya karena awal sesuatu
yang hebat !

1.C. KEKUATAN TERBAIK ANDA MEMBACA


Quantum Reading berdasarkan pada konsep meraih kembali keadaan yang
sangat terfokus tiap kali kita membaca. Membaca cepat membutuh-kan konsentrasi
terfokus tingkat tinggi ini karena bila pikiran kita terlibat dan aktif, pemahaman akan
meningkat.
Quantum Reading menggunakan kedua belahan otak secara efektif. Dengan
menerapkan kedua belahan kiri dan kanan otak, kita dapat menggunakan lebih
banyak potensi tersebut, meningkatkan kecepatan dan pemahaman ke tingkat yang
lebih tinggi daripada yang mungkin pernah kita pikirkan. Sebagai contoh, cobalah
memvisualisasikan matei, mendengar musik barok saat membaca atau embuat
materi lebih bermakna dengan menghubungkannya dengan sesuatu dalam
kehidupan Anda sendiri. Mempersiapkan diri dalam keadaan santai, terfokus juga
membantu Anda menggunakan kedua belahan otak Anda.
Enam langkah Quantum Reading :

1.c.i. Langkah Satu : Persiapan


Kita mempersiapkan pikiran kita dengan meninjau kembali SIK (Sikap, Ingin tahu,
Keyakinan) membaca kita.

Sikap
Jika Anda tidak suka membaca atau merasakannya sebagai beban, pertama-tama
Anda harus membuang semua ide usang yang negatif yang melekat pada diri Anda.
Buanglah pikiran seperti, “saya pembaca lambat; saya benci membaca dll”.
Kemudian, duduk tegap. Atur postur Anda untuk merefleksikan sikap Anda yang
baru. Buka pikiran terhadap kemungki-nan-kemungkinan baru dan bersiap untuk
menerima beberapa keyakinan baru.

Ingin Tahu
Gunakan kekuatan ingin tahu untuk mendapatkan sebanyak-banyak-nya dari
bacaan Anda. Ketika Anda siap untuk membaca, buatlah perta-nyaan, “Kenapa saya
membaca ini? Apa yang dapat saya pelajari dari buku ini?” Jika Anda menanyakan
pertanyaan-pertanyaan spesifik tentang materi bacaan, jawaban akan muncul untuk
Anda saat Anda membaca. Saat pikiran Anda mencari jawaban, pemahaman Anda
meningkat.

Keyakinan
Anda harus yakin bahwa Anda dapat melakukannya. Seperti ucapan Henry Ford,
“Jika Anda percaya Anda bisa, Anda pasti bisa, dan jika Anda percaya Anda tidak
bisa, Anda pasti tidak bisa. Apa pun pilihan Anda, Anda benar.”

Begitu Anda selesai dengan SIK, secara mental Anda telah siap untuk Quantum
Reading. Langkah berikutnya adalah menyiapkan wilayah membaca Anda. Anda
membutuhkan pencahayaan yang baik, kursi yang nyaman, meja untuk meletakkan
buku dan pena berwarna dan kertas untuk mencatat. Anda mungkin ingin
menyertakan stabilo, bila Anda mau menstabilo hal-hal penting dalam buku Anda.
Menstabilo sangat menghemat waktu; saat meninjau kembali sebuah buka, hanya
perlu melihat sekilat (superscan) kalimat-kalimat yang distabilo.

1.c.ii. Langkah Dua : Keadaan


Konsentrasi terfokus adalah kunci utama jika Anda ingin membaca dengan
kecepatan kuantum dan mengerti yang Anda baca. Untuk memfokuskan pikiran
Anda, Anda harus mengakses keadaan gelombang otak alfa. Keadaan alfa adalah
salah satu dari empat keadaan aktivitas gelombang otak yang diukur pada sebuah
electroencephalograph (EEG). Inilah ikhtisar ringkas keempat keadaan gelombang
otak dan aktivitas-aktivitas yang terkait.

Beta
Anda dalam keadaan jaga, siaga dan aktif. Otak Anda mengalami banyak
rangsangan yang berbeda pada satu waktu dan aktivitas beragam. Anda mungkin
sedang memikirkan banyak hal pada waktu yang sama atau meloncat dari satu
aktivitas ke aktivitas lain.

Alfa
Keadaan konsentrasi yang rileks atau melamun. Anda menyerap materi dan
hanya terfokus pada satu aktivitas.

Teta
Gelombang otak melemah. Anda hampir tertidur, dalam mimpi atau terhipnosis
berat.

Delta
Keadaan gelombang otak terlemah. Proses metabolisme Anda telah melemah dan
Anda dalam keadaan tidur nyeyak.

Keadaan alfa adalah keadaan terbaik untuk belajar. Agar dapat mengakses
secara cepat keadaan rileks tiap kali Anda membaca, mulailah dengan melakukan
beberapa visualisasi berikut :
Tutuplah mata Anda dan pikirkan suatu tempat dan waktu yang Anda merasa
rileks dan damai. Lakukan selama beberapa menit untuk memper-tahankan pikiran
ini dalam benak Anda. Anda sekarang memasuki keadaan gelombang otak alfa. Anda
harus bisa kembali ke keadaan ini secepatnya hanya dengan menutup mata dan
memikirkan tempat khusus yang Anda visualisasikan ini. Cobalah sekali lagi
sekarang.
Otak Anda menerima isyarat dari tubuh Anda dan posisi Anda saat ini. Untuk
meningkatkan konsentrasi, terapkan fisiologi terfokus. Duduk tegak di kursi Anda
dengan kedua kaki di atas lantai. Tarik napas panjang. Tutup mata. Pikirkan tentang
tempat damai Anda. Gerakkan mata Anda ke atas; ini membuat Anda berada dalam
mode visual. Kemudian buka mata Anda dan lihat ke bawah, ke buku Anda. Latihlah
ini beberapa kali sehingga Anda dapat masuk ke dalam keadaan alfa dengan cepat.
Ingat untuk melalui langkah-langkah ini setiap kali Anda ingin membaca.

1.c.iii. Langkah Tiga: Keterampilan Mata dan Tangan


Kebanyakan kita membaca kata per kata, tetapi pikiran kita dapat memahami
lebih banyak. Kata lebih bermakna kalau kita memandangnya dalam kelompok kata
karena mereka berada dalam konteks. Agar dapat melihat lebih dari satu kata pada
saat membaca, kita harus memanfaatkan pandangan periferal kita.
Untuk menguji pandangan periferal Anda, julurkan lengan Anda lurus di depan
Anda dengan telapak tangan dikepal, ibu jari ke atas. Secara perlahan gerakkan
tangan Anda ke sisi masing-masing, dengan tetap menjaga mata Anda lurus ke
depan. Hentikan tangan Anda tepat sebelum ibu jari Anda keluar dari pandangan.
Kebanyakan orang dapat melihat hingga 45 derajat ke arah kiri dan kanan dari posisi
lurus, hanya dengan menggunakan pandangan periferal. Jika benar ini terjadi pada
Anda, berarti rentang pandangan Anda tanpa menggerakkan mata Anda adalah 90
derajat. Saat Anda berlatih Quantum Reading, pandangan periferal Anda akan
bertambah baik. Kembalilah ke bagian ini setelah Anda berlatih sedikit dan ukur
seberapa jauh Anda dapat melihat.

Soft Fokus (Fokus Lambat)


Memfokuskan mata Anda dengan cara berbeda dapat membantu Anda melihat
banyak kata sekaligus. Ada satu cara yang disebut “focus lambat” (soft focus).
Latihlah focus lambat dengan memberi perhatian pada spasi kosong antara baris-
baris teks. Ketika Anda membaca baris demi baris, ikuti spasi kosong dan bukan
huruf-huruf itu sendiri. Biarkan pandangan periferal Anda melihat baris di atas spasi
kosong. Pelatihan ini mengem-bangkan pandangan periferal Anda sehingga Anda
melihat lebih banyak teks sekaligus.

Tri-Fokus
Ini adalah metode melihat kelompok kata sebagai ganti melihat satu kata.
Bayangkan bahwa setiap baris kelompok kata dibagi menjadi tiga bagian, yang kata-
kata itu dikelompokkan menjadi tiga bagian. Ketika Anda membaca, biarkan mata
Anda melompat dari satu kelompok ke kelompok lain, bukan dari kata ke kata,
dengan membaca beberapa kata dalam satu kelompok sekaligus. Anda dapat
mempraktikkan metode ini kapan pun Anda mau dengan buku khayalan. Tutup mata
Anda dan gerakkan mata Anda ke kiri, tengah dan kanan, berulang-ulang. Jentikkan
jari Anda sebagai iramanya. Lakukan ini bilamana Anda mempunyai waktu luang
beberapa menit.
Kedua latihan focus lambat dan tri-fokus membantu Anda belajar untuk membaca
kelompok kata dan mengembangkan pandangan periferal Anda. Walaupun begitu,
dibutuhkan beberapa pelatihan untuk menghi-langkan kebiasaan lama membaca
kata per kata; lagi pula Anda mungkin telah melakukan kebiasaan ini sejak Anda
belajar membaca. Jadi, berpeganglah pada metode baru dan segera semuanya akan
memberi hasil.

Keterampilan Tangan
Dengan menggunakan jari Anda atau pensil sebagai penuntun visual membuat
Anda terus bergerak maju dan mencegah Anda kembali ke halaman sebelumnya.
Kadang-kadang mungkin Anda berhenti dan membaca ulang karena Anda pikir Anda
tidak paham, tetapi jika Anda focus, Anda akan mengerti. Anda harus terus bergerak
maju untuk meningkatkan kecepatan membaca. Ketika mata Anda “didorong” oleh
jari Anda, mereka melewati halaman lebih cepat dan lebih efisien. Inilah salah satu
cara paling efektif untuk mempercepat Anda membaca. Walaupun Anda
mengabaikan keterampilan Quantum Reading yang lain, Anda masih dapat
melipatgandakan kecepatan Anda, atau bahkan lebih, dengan penunjuk visual untuk
mempertahankan gerak maju mata Anda. Anda akan mempelajari pola-pola untuk
menggunakan sebuah penunjuk ketika Anda melakukan pemindaian (SuperScan)
Keterampilan tangan yang lain, yaitu “membalik-halaman”. Agar dapat membaca
cepat (Quantum Read) Anda harus membalik halaman dengan kecepatan kuantum.
Untuk melakukan ini, duduklah di kursi yang Anda dapat menopang buku. Kemudian
topanglah bagian tengah atas buku dengan tangan kiri. Jangkau dan balikkanlah
dengan tangan yang sama halaman dari sudut kiri atas. Gunakan tangan kiri Anda
saja untuk membalik halaman; bila Anda membaca cepat (Quantum Reading), Anda
akan menggunakan tangan kanan Anda sebagai penunjuk visual. Latihlah membalik-
balik halaman selama beberapa menit. Membalik-halaman secara cepat dapat
meningkatkan kecepatan Anda.

1.c.iv. Langkah Empat : Memindai dengan Cepat (SuperScan)


Pemindaian cepat (SuperScan) memperkenalkan materi buku kepada Anda
sehingga jika Anda mulai membaca-cepat, Anda akan merasa akrab dengan isinya.
Anda akan bisa membaca lebih cepat lagi, dan pemahaman Anda akan meningkat.
Saat Anda mulai, pastikanlah untuk menyiapkan wilayah baca Anda dan
guanakan SIK, masuk ke dalam keadaan alfa dan ingatlah untuk menggunakan
keterampilan mata dan tangan. Untuk memindai cepat, gunakan fokus lambat untuk
melihat ke seluruh halaman sekaligus. Dengan menggunakan jari tangan kanan Anda
sebagai penujuk visual, biarkan jari Anda “meluncur” maju dan mundur ke bawah
halaman, seperti seorang pemain ski melakukan slalom menuruni tebing. Pertama
lakukan ini pada halaman kiri, kemudian kanan. Atau buatah sebuah pola huruf “U”
yang menurun di halaman kiri dan menaik di halaman kanan. Metode-metode ini
disebut metode “ski” dan “U”.
Gabungkan kemampuan membalik halaman Anda dengan keteram-pilan ski atau
U. Peganglah bukunya dan baliklah halaman dengan tangan kiri Anda, dan lakukan
metode ski atau U dengan tangan kanan Anda. Latihlah melakukan ski atau U dan
baliklah halaman.
Untuk sebagian besar material, Anda akan melakukan pemindaian beberapa kali
sebelum membaca. Pertama, selesaikan dengan cepat buku Anda dari sampul depan
hingga sampul belakang, lihatlah segala sesuatu yang menonjol. Ketika Anda
melakukan pemindaian (SuperScan), bicaralah pada diri Anda tentang hal yang Anda
lihat dalam buku. Gunakan “I” dari SIK Anda – ingin tahu dan ajukan banyak
pertanyaan. Katakan pada diri Anda sendiri, “Apa itu? Apa artinya? Sekarang penulis
berbicara tentang hal ini – mengapa?” Ketika Anda membaca ulang materi, pikiran
Anda akan mendapat berbagai jawaban.
Selanjutnya, temukanlah gambar dan grafik. Yang ketiga, pindailah judul, judul
bab dan ringkasan bab. Pada pemindaian terakhir, carilah kata-kata penting dan
frase kunci. Ketika Anda selesai melakukan pemindaian (scanning), lakukanlah Peta
Pikiran (Mind Map) tentang yang Anda ingat. Gambarlah cabang-cabang untuk setiap
pertanyaan yang harus Anda jawab. (Anda akan menyelesaikan Peta Pikiran di akhir
Proses)
Pemindaian cepat (SuperScan) menyerupai elang yang mengitari langit untuk
mencari mangsa. Ketika pertama kali tiba di daerah buruannya, ia terbang tinggi di
langit untuk melihat seluruh wilayah, dengan memperha-tikan ciri-ciri utama dengan
mata elangnya. Setelah ia memiliki gambaran keseluruhan, ia akan terbang sedikit
lebih rendah sehingga ia bisa mendapat informasi lebih mendetail.
Anda adalah seekor elang pembaca. Pemindaian cepat (SuperScanning) adalah
seperti elang yang melakukan penerbangan pertama melintasi wilayahnya. Anda
mendapat gambaran penuh dan melihat seluruh wilayah dalam buku. Seperti seekor
elang, Anda berputar untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan Anda.
Anda menjelajahi buku beberapa kali, bergantung pada kompleksitas wilayah,
memulai dari atas, melihat ciri-ciri menonjol dan bergerak masuk ke dalam detail.

1.c.v. Langkah Lima: Membaca


Sekarang Anda siap menyelam ke dalam materi, menghampiri jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan yang Anda ajukan saat pemindaian. Anda melakukan ini
dengan membaca baris demi baris, dengan menggunakan jari Anda sebagai
penunjuk. Gerakkan jari Anda sepanjang baris-baris teks ketika Anda membaca buku.
Jari Anda harus menggerakkan mata Anda maju pada kecepatan tinggi, tepat pada
batas kecepatan yang nyaman bagi Anda. Ketika Anda tiba di ujung satu baris,
segera berpindah ke baris di bawahnya. Sekarang dorong diri Anda untuk bergerak
sedikit lebih cepat. Gunakan pandangan periferal Anda untuk menangkap beberapa
kata sekaligus. Dengan pelatihan, Anda akan menambah kecepatan dan
meningkatkan pemahaman. Saat Anda membangun keyakinan diri atas bacaan
tercepat Anda, Anda akan ingin meluncur menuruni halaman, menangkap seluruh
baris atau paragraph sekaligus.

1.c.vi. Langkah Enam: Tinjauan Awal


Bila Anda selesai membaca, sempurnakan Peta Pikiran (Mind Map) Anda.
Simpanlah Peta Pikiran Anda terlipat di depan buku Anda. Anda dapat membacanya
kapan saja Anda memerlukan tinjauan awal yang cepat ide-ide utama dalam buku
tersebut.
Anda mungkin ingin juga mencoba menceritakan kepada orang lain tentang yang
Anda baca, atau bicaralah pada diri Anda sendiri. Hal ini akan membantu Anda
memahami dan mengingat materinya.

Jika Anda melakukan pelatihan dalam bab ini, Anda telah berbuat banyak untuk
memperbaiki bacaan Anda. Teruslah berusaha meningkatkan kecepatan dan
pemahaman Anda. Saya anjurkan untuk berlatih langkah satu hingga empat, selama
lima menit sehari.

1.D. MENGERAHKAN KEAJAIBAN MEMORI ANDA


Langkah pertama untuk mengembangkan keterampilan memori yang akan Anda
gunakan adalah memulainya dengan komitmen. Berkomitmen untuk menghabiskan
waktu seminggu mempraktikkan strategi-strategi ini. Setelah satu minggu, semua ini
akan masuk ke dalam diri Anda dengan mulus dan akan menjadi milik Anda seumur
hidup.
1.d.i. Apa yang Paling Kita Ingat
Peluang kita untuk mengingat adalah paling baik ketika informasi meliputi satu
dari delapan unsur berikut ini: indra, intens, emosional, lain sendiri, kemampuan
untuk bertahan, keutamaan pribadi, pengulangan dan pertama serta terakhir.

1.d.i.1. Indra
Keterampilan pertama yang perlu Anda pelajari hanyalah memperhatikan. Karena
akan sulit mengingat sesuatu bila Anda tidak memperhatikannya dari awal.
Dengan menggunakan kombinasi penglihatan (mata), bunyi (telinga), gerak
(tangan dan kaki), bau (hidung) dan rasa (lidah), akan tercipta memori terkuat.
Fokuskan pada unsur-unsur ini :

Penglihatan - Gunakan warna, cerah dan gelap. Temukan detail. Berikan


cukup waktu untuk melihat segala sesuatu dengan jernih dalam
benak Anda.

Bunyi - Dengarlah bunyi sesuatu bilamana mungkin. Praktikkan


mendengar dengan penuh perhatian.

Gerak - Lihatlah semua benda bergerak bersama. Begitu juga,


bergeraklah saat Anda berbicara. Sewaktu berpidato, bila saya
tidak dapat mengingat bagian pidato saya selanjutnya yang
ingin saya sampaikan, kadang-kadang berjalan melintasi
panggung dapat membantu saya; saya dapat mengingat
kembali bagian tersebut.

Merasakan - Mengingat lewat sentuhan ternyata juga sangat ampuh.


Ingatkah Anda nomor-nomor telepon hanya dengan memutar
nomor-nomor tersebut? Bila seseorang bertanya kepada Anda
nomor tersebut, Anda mungkin sulit mengingatnya tanpa
memba-yangkan diri Anda sedang memutar nomor tersebut.

Bau - Bayangkan wewangian. Bau sering kali memicu lebih daripada


sekadar fakta-fakta. Emosi dan suara suatu peristiwa dapat
dihidupkan kembali melalui asosiasi bau yang kuat.

Rasa - Bayangkan rasa sesuatu, terutama rasa yang sangat khas.

1.d.i.2. Intens
Untuk membuat kesan Anda dapat diingat, intenskanlah mereka: absurd, seksual,
penuh warna, berlebih-lebihan dan imajinatif. Sebagai contoh :

Penglihatan yang imajinatif - Lalat raksasa, gajah mungil, warna-warna


mencolok

Bunyi yang absurd - Bos Anda berbicara seperti Donald Bebek

Gerakan yang berlebihan - Pemain bola basket dapat melompat tinggi


melampaui keranjang basket

Walaupun semua ini intens, pastikan untuk menjaga kesan Anda tetap positif.
Pikiran ingin melupakan kesan negatif dan berbahaya sehingga menjaganya tetap
positif, membuatnya lebih dapat diingat.

1.d.i.3. Lain Sendiri


Gunakan kualitas yang berbeda, seperti semua orang mengenakan baju warna
coklat kecuali satu orang yang mengenakan baju biru. Ini tidak benar-benar intens,
hanya berbeda.

1.d.i.4. Emosional
Kesan yang bermuatan cinta, kebahagiaan dan kesedihan mudah untuk diingat.
Dengan menggunakan kesan dari perasaan hangat, perasaan yang membuat jantung
Anda berdegup kencang dan memancar-kan kebahagiaan, akan membantu memori
Anda dan pandangan Anda.

1.d.i.5. Kemampuan untuk Bertahan


Kebutuhan yang kuat yang terikat pada kemampuan bertahan Anda di suatu
wilayah meningkatkan motivasi Anda untuk mengingat.

1.d.i.6. Keutamaan Pribadi


Gunakan asosiasi pribadi terhadap kehidupan Anda seperti anggota-anggota
keluarga Anda, rumah Anda, kantor, teman-teman, peristiwa dan hal-hal yang
istimewa bagi Anda.

1.d.i.7. Pengulangan
Kebanyakan kita belajar dengan membaca berulang-ulang. Cara efektif untuk
memanfaatkan pengulangan adalah berkonsentrasi secara penuh pada materi yang
sedang dipelajari dan mengulanginya dengan cara-cara yang berbeda, seperti
mengucapkannya keras-keras dan membuat Peta Pikiran. Penelitian menunjukkan
bahwa ingatan sangat meningkat bila kita mengulangi informasi dalam 24 jam,
ulangi lagi dalam 48 jam dan kemudian dalam tujuh hari. Sejak itu, dengan hanya
pengulangan sekali-kali, Anda mampu mengingat informasi dengan mudah.

1.d.i.8. Pertama dan Terakhir


Untuk meningkatkan memori Anda, ciptakan lebih banyak pertama dan terakhir
dengan memecah informasi menjadi beberapa potongan kecil. Ketika Anda belajar
atau mencoba belajar sesuatu yang baru, ambillah sesering mungkin jeda singkat
setiap 30 menit. Ini dapat membantu Anda memperoleh lebih banyak informasi.

1.d.ii. Metode Memori: Imajinasi dan Asosiasi


Agar berhasil dalam mengingat, Anda harus mengembangkan imajinasi hidup
yang jelas dan kuat dan belajar untuk menciptakan asosiasi hidup yang jelas dan
kuat.
Imajinasi adalah kemampuan untuk melihat, mendengar dan merasakan berbagai
hal dalam benak Anda – menciptakan situasi dan gambaran, keduanya diam dan
bergerak. Asosiasi adalah kemampuan untuk mengambil satu objek yang Anda kenal
dan menghubungkannya dengan sesuatu yang sedang Anda upayakan untuk
mengingatnya. Bagi kebanyakan orang, asosiasi terkuat adalah visual
1.d.ii.1. Menghubungkan
Anda dapat menggunakannya untuk mengingat suatu daftar dengan
mengasosiasikan benda masing-ming pada daftar dengan yang berikutnya. Ini juga
dapat menjadi fondasi untuk strategi memori yang lain. Anda menghubungkan hal-
hal yang ingin Anda ingat dan merangkaikan semuanya dalam cerita.

1.d.ii.2. Lokasi
Lokasi berarti mengasosiasikan benda secara berurutan dengan lokasi-lokasi
tertentu. Misalnya, Anda dapat mengasosiasikan daftar nama benda dengan
beberapa bagian tubuh Anda. Anda dapat mengasosiasikan berbagai hal dengan
benda-benda di rumah. Untuk memanfaatkan rumah Anda, bayangkanlah selalu
benda-benda di rumah Anda dengan aturan yang sama seperti Anda
mengasosiasikan mereka dengan benda-benda yang ingin Anda ingat. Pastikan
bahwa ini merupakan tempat yang Anda kenal baik dan dapat dibayangkan dengan
musah dalam benak Anda.

1.d.ii.3. Akronim
Akronim mengambil huruf pertama dari beberapa kata dan membuat kata lain.

1.d.ii.4. Petunjuk-petunjuk
Petunjuk dapat menjadi sesuatu yang memicu Anda untuk mengingat sesuatu.
Ketika saya harus buru-buru keluar kantor dan tidak mempunyai waktu untuk
menulis catatan, saya meletakkan sesuatu dengan sangat mencolok di atas meja
saya, seperti meletakkan telepon saya tepat di tengah-tengah meja. Ketika saya
masuk keesokan harinya, letak telepon ini mengingatkan saya, ada yang harus saya
lakukan. Inilah petunjuk.

1.d.iii. Mengingat Nama-nama


Langkah pertama agar mampu melakukan hal ini adalah memperhati-kan bila
seseorang mengatakan namanya kepada Anda. Jika Anda tidak mendengarnya
dengan baik, mintalah ia untuk mengulanginya. Kemudian segera buat hubungan –
carilah penampilan fisik yang mencolok, asosiasikan dengan pakaian atau perhiasan,
hubungkan nama ini dengan orang lain yang Anda kenal bernama sama.
Sebelum menghadiri pertemuan, bila Anda memiliki daftar yang hadir,
hafalkanlah nama setiap orang. Anda akan temukan bahwa jauh lebih mudah untuk
mengingat nama ketika Anda akhirnya bertemu dengan orang-orang ini.
1.E. PEMIKIRAN, PERENCANAAN DAN SOLUSI YANG KREATIF
Kita semua adalah makhluk kreatif, tetapi saat kita lalai mempraktikkan kreativitas
kita secara rutin, ia akan lumpuh.
Tidak seperti orang dewasa, anak-anak menjadikan keterampilan berpikir kreatifnya
sebagai suatu kegiatan rutin. Mereka selalu mengamati dan bertanya, dan
pertanyaan favorit mereka adalah “Mengapa?”. Kadang-kadang, tampaknya mereka
tidak percaya pada apa pun yang dikatakan oleh orang dewasa sampai mereka
mengujinya sendiri dan mengambil kesimpulan sendiri. Nantinya, anak-anak belajar
untuk mengikuti aturan orang dewasa dan menerima informasi tanpa
mempermasalahkan-nya lagi.
Saat Anda beranjak dewasa, dengan belajar membatasi perilaku Anda, Anda
memperbesar peluang agar diterima dalam masyarakat – tetapi dengan demikian
Anda juga membatasi kreativitas Anda.
Anda melakukan segala kegiatan agar berjalan dengan lebih baik, itulah kreativitas.
Dan pelbagai aktivitas ini merupakan awal yang baik untuk membangun kemampuan
berpikir kreatif Anda.

1.e.i. Lingkungan Kreatif


Pemikiran kreatif berawal dari lingkungan yang benar, yang dibangun atas
kepercayaan dan keamanan. Lingkungan yang melibatkan proses kreatif dalam
perencanaan dan solusi masalah, dan menyuburkan pemikir kreatif. Untuk
memaksimalkan pikiran kreatif, Anda harus menciptakan suatu lingkungan yang
mendukung cara berpikir kreatif.
Jika seseorang khawatir ide-idenya akan ditertawakan, atau dicuri atau bahkan
diabaikan sama sekali, ia tidak akan mau bersuara dan menceritakan ide
cemerlangnya.
Kotak saran adalah cara kuno, tetapi ia masih dapat melahirkan pemikiran
kreatif. Beberapa perusahaan besar mendukung pemberian saran sebagai
satu cara untuk menemukan teknik-teknik pemotongan biaya. Jika ide
seorang karyawan berhasil, dia diberi hadiah berupa tabungan.
Di Hawthorne/Stone kebijakan kami adalah memilih ide baru setiap hari Senin
dan mencoba-nya selama seminggu. Setiap orang bisa mengusulkan cara-
cara untuk melakukan sesuatu agar menjadi lebih baik, tetapi kami semua
harus sepakat memberikan 100 persen komitmen untuk mencoba ide itu,
terlepas dari pendapat pribadi kami mengenai hal itu. Pada akhir minggu,
kami akan memutuskan untuk meneruskan atau tidak pelaksanaan ide baru
tsb, bergantung pada kesuksesannya.

1.e.ii. Cara Menjadi Seorang Pemikir yang Kreatif :

Mereka Mengupayakan Sesuatu yang Dapat Bekerja dengan Lebih Baik


Mereka tidak menerima segala sesuatu apa adanya; sebaliknya mereka mencari
cara-cara untuk mengembangkan situasi. Kreativitas adalah : “melihat hal yang
dilihat orang lain, tetapi memikirkan hal yang tidak terpikirkan oleh orang lain.” Para
pemikir kreatif tidak melihat masalah, mereka melihat tantangan – peluang yang
mendesak pikiran mereka untuk mencari inovasi.

Mereka Adalah Para Pencetus Paradigma


Paradigma dalah satu perangkat aturan atau kerangka rujukan. Pradigma
digunakan untuk mendefinisikan dunia dan melihat segala hal dengan lebih jernih,
tetapi ini semua dapat mengaburkan peluang dan solusi baru.
Para pemikir kreatif adalah pencetus paradigma; mereka menerobos batas-batas
baku dalam mencari solusi. Mereka mempelajari situasi dari banyak sudut dan
mampu melakukan pergeseran dramatis dalam pemikiran.
Mereka Mengembangkan Pikiran Inkuisitif
Mereka selalu bertanya “mengapa” dan memikirkan bagaimana segala sesuatu
berjalan.
“Isi otakmu, pompakan informasi kedalamnya. Beri otakmu sebanyak mungkin
material mentah, kemudian beri kesempatan kepadanya untuk mengolahnya.”

Mereka Bertindak
Para inovator membuat ide-ide kreatif menjadi nyata.
Para innovator menemukan langkah-langkah penting untuk mewujudkan ide
mereka dari papan gambar menuju realitas.

1.e.iii. Perencanaan dan Penyelesaian Masalah yang Kreatif :


Creative Problem-Solving Process :

1. Memahami Tujuan atau Masalah


Kejelasan adalah kunci untuk memahami situasi Anda dan mengatasinya dengan
solusi terbaik. Definisikan parameter-parameter Anda. Seperti apa tepatnya nanti
pencapaian tujuan tersebut.
Begitu Anda telah memastikan tujuan, maka akan lebih mudahlan untuk muncul
dengan satu rencana aksi.

2. Lahirkan Ide-ide
Semakin banyak ide yang mereka miliki, semakin besar pilihan mereka.
Cara Berpikir Divergen
Yaitu membiarkan pikiran Anda bergerak kemana-mana secara simultan.
Bekerjalah dengan orang lain dan doronglah setiap orang untuk mengatakan apa
pun yang muncul di kepala mereka. Satu ide akan memicu timbulnya ide lain.
Tulislah semua ide, walaupun tampak konyol pada saat itu.
Periode Inkubasi
Kini Anda telah melahirkan ide-ide, biarkanlah ide-ide itu mengalami inkubasi.
Ambil waktu sejenak untuk merefleksikannya sebelum Anda meneruskannya.
Pada saat Anda membiarkannya mengendap dan melonggarkan tekanan, Anda
akan menga-lami sekilas wawasan atau reaksi “Aha”. Intuisi Anda bekerja keras.
Walaupun Anda tidak mengalami wawasan sekilas ini, Anda akan mampu
meneriskan langkah berikutnya, dengan pikiran yang lebih jernih
Cara Berpikir Konvergen
Lihat semua ide besar yang telah Anda kumpulkan. Mungkin Anda ingin
menambahkan satu atau dua ide. Kemudian sempitkan ide-ide ini menjadi
beberapa yang terbaik. Selanjutnya, putuskan satu atau dua yang Anda pilih
untuk digunakan.

3. Aksi
Rencana Aksi
Setelah membuat pilihan, tuliskan langkah-langkah yang akan Anda lakukan. Jika
ini suatu proyek besar, mulailah dengan survei menyeluruh, kemudian bagi
menjadi langkah-langkah yang lebih kecil untuk membuatnya lebih dapat diatur.
Melakukan Aksi
Kemampuan untuk melakukan aksi membedakan seorang yang sukses dengan
mereka yang hanya ngomong.
Untuk membuat Anda mulai, buatlah alur waktu dikalender Anda, tandai waktu
untuk setiap langkah. Delegasikan tugas dan bila memungkinkan bentuklah tim
proyek. Periksalah alur waktu Anda sekali-kali untuk memastikan bahwa Anda
masih dalam jadwal.

Evaluasi Aksi
Masukkan dalam rencana Anda suatu langkah evaluasi. Setelah melaksanakan
rencana Anda selama waktu tertentu, berhentilah dan tanyalah diri Anda,
“Berhasilkah ini?”
Evaluasilah keefektifan system Anda dan lihatlah bagian-bagian mana yang
berjalan dengan baik dan bagaimana yang memerlukan penanganan khusus.
Bila Anda menghadapi rintangan-rintangan penting, kembalilah pada diagram
ide-ide dan lihatlah ide-ide Anda yang lain. Ingat, bila sesuatu jelas-jelas tidak
berhasil, bersikap luweslah dan hentikanlah.
Ulangi langkah evaluasi sampai Anda mencapi tujuan Anda.

Maraji’
Bobbi DePorter & Mike Hernacki, Quantum Learning
Bobbi DePorter & Mike Hernacki, Quantum Business