Anda di halaman 1dari 5

m 

  m    
 

p  p  tersusun oleh dua kata yaitu p  yang berarti sempit, tipis dan
 yang berarti terpuntir seperti sekrup. Nama Leptospirosis berasal dari
nama bakteri pen yebab penyakit yaitu p  sp. Leptospirosis
merupakan salah satu penyakit yang biasanya terjadi setelah banjir, yang
   bersifat infeksius terhadap manusia dan hewan. Leptospirosis menginfeksi
organ ekskresi ginjal dan salurannya, misalnya pelvis renalis, ureter , atau
Dian Firnanda B04060473 urethra.
Zuhra Taufi ka B04060589
Ady Wibowo B04061514
Nanda Amelia Andarina B04061796
Bakhtiar Hidayat Harahap B04062864
Ken Tami Palupi B04062909
Rahmawati Dwi Prihatiana B04062992

w
w 
w  w w w w

w   w ww
Gambar 1. Bakteri p  sp. (Sumber: www.letchworthangling.org.uk

www dan www.villaintipersadad7 -2.blogspot.com)

w
Bakteri penyebab Leptosirosis yaitu bakteri p  . p  V 
   
    
memiliki sifat aerobik (membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup), motil
(dapat bergerak), bentuknya dapat berkerut -kerut, dan terpilin dengan erat. Disebut sebagai penyakit air merah atau red water disease karen a penyakit
p  berukuran panjang 6 -20 µm dan diameter 0,1-0,2 µm. Sebagai ini menyebabkan robeknya pembuluh darah pada saluran kencing sehingga
pembanding, ukuran sel darah merah hanya 7 µm. p  mempunyai darah akan keluar bersama air kencing dan terlihat warna merah pada air
lebih dari 200 serovar dan suatu infeksi dapat disebabkan oleh satu atau kencing tersebut.
lebih serovar sekaligus. Bila te rpapar bahan kimia atau difagosit, bakteri
dapat berubah bentuk menyerupai kubah dan tipis. Pada kondisi ini, V 
       
p  tidak dapat menginfeksi namun dapat b ertahan hidup. Selain itu
p  dapat hidup dalam waktu lama di air, tanah yang lembab, Penyakit ini disebut juga sebagai penyakit kuning karena menyebabkan
tanaman dan lumpur.
perubahan warna kuning pada beberapa bagian tubuh, contohnya adalah
perubahan warna kuning pada mata.
Leptospirosis memiliki nama lain yaitu:
V 
^  !^^^ 
× demam banjir / d
d  (muncul karena banjir ) Disebut juga sebagai penyakit babi karena penyakit ini banyak menyerang
× demam rawa /    d  kelompok hewan babi yang hidup pada lingkungan yang lembab dan
× demam lumpur berlumpur.
× penyakit air merah / 
 
 
V 
 
   
    
× penyakit kuning / × 
 
Penyakit leptospirosis adalah penyakit yang ditularkan melalui media air.
× penyakit babi /    

 
Bakteri penyebab penyakit ini terdap at di dalam air kencing dan akan
× penyakit yang ditularkan melalui air /  
  mencemari tanah, makanan, minuman yang akan masuk dan dimakan oleh
× penyakit Weil / î 
  manusia.
× penyakit Stuttgart / ë
 
× ÿÿ d  (pada manusia) V 
       
× d ÿ  
× ÿ  ÿ Disebut sebagai penyakit Weil karena penemu dari bakteri penyebab
penyakit ini adalah bapak Weil (nama orang yang menemukan bakteri
" 
penyebab leptos pirosis).
Penyakit ini biasa muncul ketika musim penghujan dan dalam lingkungan
 
    
banjir. Sehingga nama lain dari penyakit ini adalah demam banjir yaitu
demam ketika keadaan lingkungan sedang banjir. Arti infectiousü dapat ditularkan.

"  


     ^  Arti haemoglubinuria ü di dalam urine atau air kencing terdapat hemoglobin
atau zat warna yang memberikan warna merah pada darah.
Penyakit ini juga muncul ketika keadaan lingkungan sedang berlumpur dan
lembab sehingga penyakit ini disebut juga sebagai demam rawa atau Haemoglobinuria berasal dari dua kata yaitu:
demam lumpur. × haemoglobin yang artinya adalah zat warna yang memberikan
warna merah pada darah.
× uria atau urine yang artinya adalah air kencing. tercemar bisa menularkan leptospirosis misalnya berkemah, berkebun,
Disebut sebagai i nfectious haemoglubinuria karena air kencing yang berkelana di hutan, arung jeram dan olah raga air lainnya. Leptospi rosis
berwarna merah karena darah dan di dalamnya terdapat bakteri penyebab dapat ditularkan kepada orang lain misalnya penularan lewat kelamin atau
penyakit dapat menjadi sumber penularan penyakit leptospirosis. air susu ibu, meskipun jarang.
Kebersihan perora ngan menentukan terjangkit nya seseorang di
     tengah ancaman lingkungan rumah setelah banjir. Jika tangan tidak dibasuh
sebelum memegang makanan, bakteri dalam urin tikus yang terbawa air
Disebut sebagai canicola fever atau demam canicola karena penyakit ini banjir dapat mencemari jemari tangan. Dengan cara seperti bakteri
juga banyak menyerang kelompok hewan anjing (canicola) selain leptospira memasuki tubuh manusia .
menyerang kelompok babi. Istilah canicola fever banyak digunakan untuk
menyebutkan penyakit leptospirosis pada manusia.
.

  

Icterohemorrhagic berasal dari dua kata yaitu:

× ictero atau icterus yang artinya adalah kekuning -kuningan.
× hemorrhagic yang artinya adalah keluarnya darah atau pendarahan 
akibat pembuluh dar ah yang robek. 
Disebut sebagai i cterohemorrhagic karena penyakit ini selain menyebabkan 
perubahan warna kuning atau kekuning -kuningan pada beberapa bagian
tubuh, juga menyebabkan pendarahan atau hemorrhagic. 

V 



 

Disebut sebagai penyakit Stuttgart karena penyakit ini pernah melanda 


daerah Stuttgart yang berada di negara Jerman.


" #^"$  

Bakteri p  biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet


pada kulit, dan kadang -kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan
mata. Penularannya biasa terjadi setelah tersentuh urin hewan atau tubuh Gambar 2. Sumber infeksi Leptospirosis (Sumber:
hewan yang terinfeksi. Adapun hewan yang merupakan sumber infeksi www.microbiologybytes.com)
diantaranya yaitu tikus, anjing, kucing, burung, ikan, hutan, kuda, landak,

musang, reptil, dan ternak . Tanah, lumpur atau air yang dicemari urin hewan
dapat menjadi sumber infeksi. Selain itu, makan makanan atau minu m air %$#&'  
yang tercemar juga menjadi penyebab penularan. Beberapa pekerjaan
memang lebih ber isiko terinfeksi penyakit ini misalnya petani, petugas
kebersihan, dokter hewan, dan pekerja di Rumah Potong Hewan (RPH) . Infeksi leptospirosis menyebabkan g ejala klinis yang bervariasi pada
Aneka kegiatan yang meny ebabkan kontak dengan air atau tanah yang hewan. Secara umum, pada stadium pertama (antara hari ke -4 hingga ke-9),
hewan akan mengalami radang mata menyerupai iritasi, demam tinggi,
badan menggigil seolah kedinginan, lesu, mual, muntah, serta rasa nyeri
pada otot betis dan punggung.

Kemudian pada stadium ke dua (minggu ke -2 hingga ke-4), bakteri


ini membentuk antibodi dalam tubuh penderita, dengan indikasi klinis yang
lebih berat dari pada stadium pertama. Apabila semakin parah, efeknya
akan berdampak pada ginjal dan mengakibatkan gagal ginjal. Selain itu,
efeknya juga akan menyebar serta menyebabkan radang di selaput otak
(meningitis), dan jantung (jantung berdebar tidak teratur, kemudian
membengkak dan akhirnya gagal jantung). Disamping itu, pembuluh darah Gambar 3. Gejala berupa mata kuning
mengalami kebocoran dan akibatnya dapat terjadi pendarahan pada saluran (Sumber: www.medicinapreventiva.com )
pernapasan, saluran pencernaan, atau saluran reproduksi .
Pada awalnya, gejala penyakit leptospirosis sering mirip dengan
Hewan yang terkena leptospirosis akan menjadi pendiam dan malas penyakit lain. Untuk itu, diperlukan pe meriksaan darah di laboratorik
karena rasa sakit yang dideritanya. Namun, pada hewan yang mengala mi misalnya dengan ÿÿÿ    (MAT), ELISA, dan
infeksi kronik atau subklinik tidak memperlihatkan gejala yang jelas. Tetapi ÿÿ    (MCAT). Sayangnya tidak semua
berhati- hatilah karena bakteri p  sp akan tetap dikeluarkan melalui laboratorium dilengkapi sarana untuk mendiagnosa leptospirosis. Hal ini
urin hewan yang terinfeksi selama berbulan -bulan bahkan bertahun -tahun karena penderita leptospirosis jarang diperiksakan ke laboratorium ,
kemudian. sehingga beberapa laboratori um tidak mempersiapkan peralatan untuk
pemeriksaan leptospirosis.
%$#& "^#^(#& 
  p  ëÿ × menyatakan bahwa Indonesia
sebagai negara insiden leptospirosis cukup tinggi dan merupakan peringkat
Tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan akibat tertular penyakit mortalitas ketiga di dunia. Hal ini berdasarkan jumlah kasus leptospirosis di
ini sangat bergantung dari hewan pembawa yang menyerang. Pada DKI Jakarta akibat banjir besar yang terjadi tahun 2002 mencapai 113
umumnya, orang yang terserang penyakit dari hewan pembawa tidak pasien leptospirosis dan 20 orang diantaranya meninggal (  × 
menimbulkan gejala pen yakit yang parah. Namun, orang yang terserang Leptospirisis adalah 19,4%).
dapat mengalami nyeri kepala yang mendadak, nyeri otot, merasa
kedinginan meskipun suhu tu buhnya meningkat. Pada hewan pembawa Angka kematian akibat penyakit yang disebabkan bakteri lepstopira
tertentu dapat terjadi demam tinggi yang disertai muntah -muntah, nyeri otot, tergolong cukup tinggi bahkan untuk penderita yang berusia lebih dari 50
kekuningan pada selaput lendir mata, mulut, dan lain -lain. Bakteri tahun malah kematiannya bisa mencapai 56% (Masniari poengan, peneliti
penyebabnya dapat mencapai ginjal dan berdiam serta bercampur dengan dari Balai Besar P enelitian Veteriner, Bogor 2007) . Di Amerika Serikat (AS)
urin sehingga dalam pemeriksaan urin dapat ditemukan bakteri ini. Jika sendiri tercatat sebanyak 50 sampai 150 kasus leptospirosis setiap tahun.
kebersihan lingkungan tidak dijaga, misalnya buang air kecil di kebun berisi Sebagian besar atau sekitar 50% terjadi di Hawai. Di Indonesia penyakit
air tergenang, maka hal ini dapat menjadi sumber penularan. Petani sawah demam banjir sudah sering dilaporkan di daerah Jawa Tengah seperti
dapat tertular dari air sawah yang tercemar bakteri ini, masuk melewati kulit Klaten, Demak atau Boyolali. Angka kematian akibat leptospirosis tergolong
yang terluka, selaput lendir mulut atau mata . tinggi, mencapai 5 -40%. Infeksi ringan jarang terjadi fatal dan diperkirakan
90% termasuk dalam kategori ini. Balita dan lanjut usia dan penderita
 ÿ  
(kekebalan tubuh yang rendah) mempunyai resiko
tinggi terjadinya kematian.
)( (& *&"^&#

)(  Okatini M, Purwana R, Djaja IM. 2007. ½  p

  
 
  
  
  × p 

× Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari  !""#!""$% &''' (ë(½'') *+p% ,, )+% , -)
tikus !""./ ,.!0% 1   2%
× Mencuci tangan dengan sabun sebelum makan /33%%ÿ%
3
3 3"#4&5!"+4 
× Mencuci tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun d4 %6 1! &  !","2%
setelah bekerja di sawah, kebun, tempat pembuangan sampah
tanah, selokan dan tempat tempat yang tercemar lainnya Schnurrenberger, P. R. 1991.  7 . Bandung: Institut
× Melindungi pekerja yang beresiko tinggi terhadap Leptospirosis
Teknologi Bandung Press.
(petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan d an lain lain)
dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan.
Soeharsono. 2002 % 7 8 × & 
 ½  
× Menjaga kebersihan lingkungan
× Menyediakan dan menutup rapat tempat sampah &9. Yogyakarta: Kanisisus Press.
× Membersihkan tempat penampungan air dan kolam renang
× Menghindari adanya tikus didalam rumah atau gedung Soejoedono, R. R. 2004. 7. Bogor: Fakultas Kedokteran
× Menghindari pen cemaran oleh tikus Hewan Institut Pertanian Bogor Press.
× Melakukan desinfeksi terhadap tempat tempat te rtentu yang
tercemar oleh tikus Yuliarti, N. 2007 .Hidup ë  :   ½   × .
× Memberantas tikus Yogyakarta: C.V Andi Offse t

 Judarwanto, Widodo. 2009. p  


 & . Allergy Behaviour
Clinic, Picky Eaters Clinic (Klinik Kesulitan Makan) Rumah sakit
(& Bunda, Jakarta, Indonesia.

Pengobatan dini sangat menolong karena bakteri Leptospira mudah mati


dengan antibiotik yang banyak dipasaran, seperti Penicillin dan turunannya ,
Streptomycine, Tetracycline, Erytromycine, dan Doxycycline. Jika terlihat
gejala awal, s egera berobat ke dokter terdekat.