Anda di halaman 1dari 4
BUPATI LUWU Jin, Jend. Sudirman No. 01 ( Komplex Perkantoran Pemkab. Luwu) BELOPA KEPUTUSAN BUPATI LUWU NOMOR : 28/SK/PSDA/VI/2010 TENTANG, PENETAPAN PENGURUS KOMITE DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) LAMAS! Menimbang Mengingat KABUPATEN LUWU TAHUN 2010 - 2013 BUPATI LUWU, a. bahwa untuk melaksanakan — tugas-tugas pokok penyelenggaraan pemerintahan khususnya disektor Daerah Aliran Sungai (DAS) di wilayah Kabupaten Luwu maka dipandang perlu membentuk Komite Daerah Aliran Sungai (DAS) Lamasi untuk Tahun Anggaran 2010 - 2013. b. bahwa untuk maksud tersebut perlu diatas, perlu ditetapkan dengan Keputusan Keputusan Bupati 1. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960, tentang Peraturan Pokok-pokok Agraria (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor : 104), ‘tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 2043); 2. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967, tentang Konservasi Ketentuan- ketentuan Pokok Pertambangan (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1987 Nomor : 22), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesi ‘Nomor : 2831); 3. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990, tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1990 Nomor : 48), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 3419); 4. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1992, tentang Sistem Budi Daya ‘Tanaman (Lembar Negara Republik indonesia Tahun 1992 Nomor : 46), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 3478); 5. Undang-undang Nomor 24 Tahun 1992, tentang Penataan Ruang (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor : 115), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor : 3501); 6. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997, tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor : 68), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor : 3699); 7. Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999, tentang Hak Azasi Manut (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor : 165); 8. Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999, tentang Kehutanan (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1989 Nomor : 167), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor : 3888); 8. Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004, tentang Sumber Daya Air (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor : 32), tambehan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4377); 10. Undang-undang Nomor 10 Tahun 2004, tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor : 53), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor = 4389); 14. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor : 104), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor : 4421); Menetapkan KESATU 12, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 125), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4437) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 tahun 2008 (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2008 Nomor : 59), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor: 4844); 13, Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125); Tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor 4438); 14, Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 1970 tentang Perencanaan Hutan (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 1970 Nomor : 50), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 2945); 16. Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air, 16. Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 1991 tentang Sungai; 17. Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan; 18.Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom (Lembar Negara Republik indonesia tahun 2005 Nomor : 140), tambahan (Lembar Negara Republik indonesia Nomor : 4587); 19. Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2002 tentang Penatausahaan Hasil Hutan; 20. Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2004 tentang Perencanaan Kehutanan (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor : 146), ‘tambahan (Lember Negara Republik Indonesia Nomor : 4452); 21. Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2004 tentang Perlindungan Hutan (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor : 147), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4453); 22. Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2005 Nomor : 140), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4587): 23.Peraturan Pemerintsh Nomor 79 tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2005 Nomor : 165), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4587); 24. Peraturan Pemerintah Nomor 20 tahun 2006 tentang Irigasi (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2006 Nomor : 48), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor: 4624) 25. Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah Daerah Propinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembar Negara Republik Indonesia tahun 2007 Nomor : 82), tambahan (Lembar Negara Republik Indonesia Nomor : 4737); 26. Keputusan Presiden Nomor 32 tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung; 27. Keputusan Presiden Nomor 9 tahun 1999 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Kebijakan Pendayagunaan Sungai dan Pemeliharaan Kelestarian Daerah Aliran Sungai; 28.Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2006 tentang Pengelolaan dan Pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Lamasi; 29. Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2007 tentang lrigasi; 30. Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2009 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Kabupaten Luwu. MEMUTUSKAN: Susunan Pengurus Komite DAS Lamasi Kabupaten Luwu Tahun 2010 - 2013 sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini. KEDUA KEEMPAT oosens Tugas Komite DAS Lamasi Kabupaten Luwu Tahun 2010 - 2013 ‘sebagaimana dimaksud Diktum KESATU adalah : 1. Inventarisasi suber daya alam dan promosi penelitian yang berkaitan dengan sumber daya alam. ‘Membuat problem analisa dari DAS Lamasi. |. Membuat strategi planning dan sinergi dengan RPJM Keb.setiap 5 tahun. eis ction plan setiap tahun dengan koordinasi badan 2. 3 4. 5. Monora dan evaluaeipelaksancan pembengunan. a eren Menjadi Sear hpengedtan masalah sumber daya air. &. Moteauan koornae! dengan dewan sr provns 10. Membangun jejaring dan penggalangan 11. Melaporkan pelaksanaan kegiatan fate Bupati Luwu. Pengurus Komite DAS Lamasi Kabupaten Luwu tahun 2010 - 2013 er leet Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten ‘Segala biaya yang timbul akibat dikeluarkan keputusan ini dibebankan kepada APBD pada DPA-SKPD Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Kabupaten Luwu. Keputusan ini mulai berlaku untuk Tahun Anggaran 2010 - 2013 dan apabila terdapat kekeliruan didalamnya maka akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di Belopa pada tanggal 28 Juni 2010 Lampiran : Keputusan Bupati Luwu Nomor : 28/SK/PSDA/V/2010 Tanggal : 28 Juni 2010 ‘Susunan Pengurus Komite DAS Lamasi Kabupaten Luwu Tahun 2010 - 2013. < Vil. vill. Ix. Pengarah Wakil Pengarah Koordinator Ketua Wakil Ketua Sekretaris Wakil Sekretaris, Bendahara Anggota Bupati Luwu Wakil Bupati Luwu Sekretaris Daerah Kab. Luwu Sahrul 8. ST. Bakti Aksa Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Kab. Luwu ‘Abd. Latif Tallamma Rahmat Abadi 1. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Luwu 2. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hottikultura dan Peternakan Kab. Luwu 3. Kepala Dinas Perindustrian, Pertambangan dan Energi Kab. Luwu 4, Yunus L.Renta |. Agustinus Palilu 6. Habibah A.Haq a