P. 1
KOBEN 22

KOBEN 22

|Views: 313|Likes:
Dipublikasikan oleh Agun Djumhendi
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Agun Djumhendi on Jul 26, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII /P ekan 2/ Sya’ban 1431 H

TERBIT KAMIS 12 Halaman

tis ra G
klik www.tangerangkota.go.id

Buka akses seluas-luasnya buat masyarakat untuk sekolah, sebab itu jangan ada lagi pungutanpungutan yang membebani orangtua siswa
Walikota Tangerang H. Wahidin Halim

Inspektorat Diperintahkan Segera Melakukan Investigasi…
PUSPEM – Walikota Tangerang H. Wahidin Halim, merasa geram terhadap sekolah yang masih berani melakukan pungutan dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB), padahal Pemkot Tangerang telah mengeluarkan kebijakan untuk semua tingkatan sekolah mulai SD sampai SMA/SMK tidak boleh lagi ada pungutan alias gratis dalam penerimaan siswa baru.
Kegeraman walikota disebabkan pada PSB tahun ini masih ada sekolah yang berani memungut biaya, padahal Pemkot Tangerang sudah mengeluarkan kebijakan menggratiskan PSB. Walikota masih mendapat pengaduan keluhan masyarakat saat mendaftarkan anaknya masuk SD, SMP maupun SMA dan SMK pihak sekolah memungut biaya. Lebih lanjut Walikota H. Wahidin Halim mengungkapkan saat ini semua sekolah di Kota Tangerang sudah dibangun dengan standar nasional, sarana dan prasara na sudahnya sudah dipenuhi, sampai buku-buku paket sudah dianggarkan. Kenapa masih ada saja sekolah yang berani menjual buku paket? “Saya minta inspektorat segera turun melakukan investigasi terhadap sekolah yang disinyalir melakukan pungutan dan menjual buku paket.” Ditambahkan saat inipun sudah ada bantuan dana operasional sekolah (BOS) sehingga diharapkan tidak ada lagi pungutan terkait fasilitas sekolah seperti buku dan lain-lain. “Buka akses seluas-luasnya buat masyarakat untuk sekolah,” ujar walikota. Seandainya benar masih ada sekolah yang melakukan pungutan dan menjual buku paket, tegasnya, “maka tidak segan-segan saya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.” Buka Akses Bersekolah Seluruh warga Kota Tangerang harus mendapat akses seluas-luasnya untuk mengenyam pendidikan, tanpa kecuali dan ini sudah menjadi komitmen Pemkot Tangerang. Jangan sampai kebijakan dan komitmen walikota ini terdistorsi oleh kebijakan-kebijakan sekolah yang kurang memahami kemampuan kondisi finansial orangtua siswa. (bersambung ke Hal 11)

Walikota Tangerang H. Wahidin Halim saat meninjau pr oses kegiatan belajar mengajar (KMB) di salah satu SD di Kota Tangerang. Nampak walikota begitu antusias memperhatiakn siswa SD sedang membaca belajar cerita. ***

Mika: Pendidikan Murah, Kualitas Baik…
“PESAN Pak Wali memang harus gratis dan memang telah sesuai dengan keinginan masy arakat. Tapi pihak sekolah jangan lalu masa bodo pada kualitas pengajaran di sekolahnya,” kata Ny. Mika, orangtua murid baru di salah satu SMP favorit (bersambung ke Hal 11)

Ridho: Buku Paket Cukup yang Disediakan Pemkot
RIDHO, satu orangtua murid SD yang tinggal di Kecamatan Cibodas, meminta pihak sekolah memang harus menyamakan pengelolaan sekolahnya dengan kebijakan Walikota H. Wahidin Halim yang pro pendidikan murah. Gedung sekolah (bersambung ke Hal 11)

Anah: Walikota Peduli Rakyat, Jangan Dikacaukan
ANAH, orangtua pelajar di Karawaci, mengutarakan bila di daerah lain ada pandangan semakin tinggi pendidikan satu pelajar maka semakin besar biayanya, “mestinya di Kota Tangerang tak perlu terjadi karena walikotanya begitu peduli pendidikan murah.” (bersambung k e Hal 11)

Rumi: Sebaiknya Keperluan Sekolah Dimusyawarahkan
RUMI, orangtua siswa di SDN 9 Cipondoh mengaku sejak anaknya masuk sekolah yakni tahun 2007 hingga tahun ajaran baru ini tidak pernah dimintai pungutan pihak sekolah sehingga dia menilai pengelolaan sekolah anaknya telah (bersambung ke Hal 11)

-2

KOTA KITA

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

Edisi 22

WH: Khatib Bisa Berpesan Dukung Tegaknya Perda
PUSPEM - Walikota H. Wahidin Halim mengharapkan agar para khatib di wilayah Kota Tangerang dapat mendukung penegakan peraturan daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang sebagai upaya menciptakan masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul karimah.
Hal tersebut disampaikan walikota saat membuka Pembinaan Khatib dan Calon Khatib se-Kota Tangerang Angkatan II Tahun 2010 di ruang Akhlakul Karimah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Kamis (15/7). “K ota Tangerang sebagai kota heterogen yang berpenduduk sekitar 1,7 juta jiwa terdiri dari berbagai macam suku dan agama berbeda, membutuhkan khatib dan juru dakwah yang handal dan berpengetahuan luas. ” Para juru dakwah ini dibutuhkan untuk memberi pembinaan kepada masyarakat dalam mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang berakhlakul Karimah. “Selama ini masyarakat Kota Tanger ang sudah cukup aman, tenang dan nyaman dan sangat kooperatif dengan perda-perda yang telah dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang,” kata walikota. Walikota meminta kepada para khatib bersamasama dengan Pemkot Tangerang bisa memberikan sosialisasi tentang kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh P emkot Tanger ang, semisal program kota sehat dan penghijauan. “Seorang khatib dan juru dakwah dapat menjelaskan dalil-dalil berdasarkan agama seperti kebersihan itu sebagian dari iman…” Tujuannya agar masyarakat Kota T angerang dapat lebih sadar dan termotivasi untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat H. Ghazali Barmawi menginformasikan pelatihan khatib dan calon khatib se-Kota Tangerang diikuti 150 peserta dari 13 Kecamatan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi wawasan tentang kepemerintahan dan juga caracara berkhutbah dengan baik. (imron)

Daerah Lain Kagum sama Kota Tangerang Lho…
SEBAGAI pembicara dalam Pembinaan Khatib dan Calon Khatib se-Kota Tangerang Angkatan II Tahun 2010, Wakil Walikota H. Arief R Wismansyah memberi materi tentang kebijakan Pemk ot Tangerang di bidang pembangunan wilayah. “P emkot Tangerang terus berkomitmen untuk bahu-membahu dan bersinergi dengan masyarakat untuk mewujudkan kota madani,” katanya. Sisi lainnya, berbagai pembangunan di semua sektor pun terus dilakukan Pemkot guna menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang maju di segala bidang. Dengan keberhasilan pembangunan itu berbagai prestasi pun akhirnya mampu di iraih Pemk ot Tangerang. keberhasilan itu pun menjadi tauladan atau contoh bagi daerah lain. “Daerah lain sangat kagum akan keberhasilan Kota Tangerang…” ujarnya. Pada bagian lain, wakil walikota menyatakan saat ini Pemkot Tanger ang sedang berupaya untuk membangun tempat mandi, cuci, kakus (MCK) plus yang diperuntukan bagi masyarakat yang belum mempunyai sarana MCK. Terkait itu, para khatib dan juru dakwah diminta dapat memberi pelajaran agama tentang nilai-nilai kebersihan, sehingga masyarakat dapat menjaga dan merawat MCK yang dibangun oleh Pemkot Tanger ang dengan baik. (imron)

Tingkatkan Terus Pelayanan Publik yang Memuaskan
PUSPEM - Walikota H. Wahidin Halim menyatakan bahwa tingkat pelayanan publik di Kota Tangerang saat ini sudah baik dan mendapat apresiasi yang luas dari banyak pihak. “Saya berharap agar seluruh satuan kerja perangkat daerah yang terkait dengan pelayanan publik untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat Kota Tangerang semakin puas dengan segala bentuk pelayanan yang diberikan Pemkot Tangerang,” katanya. Komitmen itu disampaikan Walikota Tangerang saat membuka Sosialisasi Pelayanan Publik tingkat Kota Tangerang bertempat di ruang Ar-Raudah, Gedung Puspem Kota Tangerang, Kamis (15/7). Dikatakan Pemkot Tanger ang terus berkomitmen agar seluruh aparatur Pemkot dapat memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut telah dilakukan dengan melakukan perubahan pola-pikir ( mindset) bahwa pegawai sebagai aparatur pemerintah bertugas melayani masyarakat. “Tidak mudah memberi pelayanan yang baik kepada masyarakat, tapi paling tidak Pemkot telah memberi pelayanan terbaiknya untuk masyarakat Kota Tangerang.” Prestasi P emkot Tangerang meraih Anugerah Adipur a Tahun 2010 dan pr estasi pengelola keuangan daerah dengan predikat Wajar Tanpa P engecualian (WTP) adalah bukti bah wa Pemkot Tangerang telah berhasi l membina pegawainya dengan baik. Memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah kewajiban seluruh aparat Pemkot Tangerang. Untuk i tu seluruh tempat pelayanan masyarakat seperti sekolah, kecamatan, puskesmas dan badan perijinan agar dapat melakukan pelayanan publik dengan santun dan ramah. Diinformasikan tujuan dari sosialisasi pelayanan publik adalah untuk mendorong tersusunnya standar pelayanan pada setiap unit pelayan (instansi) agar penyelenggaraan pelayanan dapat lebih baik sesuai peraturan dan kebutuhan masyarakat. Kegitan ini diikuti oleh 50 pegawai negeri sipil dari sekolah, kecamatan, puskesmas dan badan perijinan. (imron)

Pengusaha Muslim Dihimbau Salurkan Zakat ke Bazda Kota Tangerang
CIPONDOH – Para pengusaha muslim di Kota Tangerang diharapkan bisa menyalurkan zakatnya melalui Bazda Kota Tangerang karena menyalurkan ke lembaga ini zakat tersebut akan dikelola dengan baik untuk pengentasan kaum dhuafa. Demikian dikatakan H. Andi Bakri, Ketua Kadin Kota Tangerang, ketika memberi sambutan pada acara silaturahim para pelaku usaha binaan Bazda Kota Tangerang dengan Muzaki di Aula Ponpes Jabal Nur, Cipondoh, Rabu (21/7). Dirinya mengharapkan agar pengurus Bazda pun bisa membina para pengusaha yang ada di Kadin dan asosiasi pengusaha lainnya agar mereka tersentuh menyalurkan zakatnya melalui Bazda. Andi turut prihatin setelah mendengarkan paparan dari pihak Bazda bahwa pemasukan zakatnya kalah dibandingkan daerah lain. Namun lewat keterbatasannya, ternyata Bazda Kota T angerang masih mampu membina banyak mustahik menjadi muzaki. H. Saefulmillah, Ketua Bazda Kota Tangerang mengungkapkan keberadaan Bazda Kota Tangerang diinginkan menjadi pioner dalam pemberdayaan ekonomi umat, walaupun masih banyak keterbatsan. “Sebab itu dengan adanya pertemuan dengan para pelaku usaha, muzaki dan berbagai lembaga keuangan syariah, Bazda bisa lebih maju.” H. Ali Mastari dari Baznas mengatakan salah satu program Bazda bisa maju disebabkan petugas amil atau pengelola dana zakat tidak

Suasana silaturahim pelaku usaha binaan Bazda Kota T angerang dan para Muzaki. (iwan) hanya duduk di belakang meja atau duduk-duduk saja. “Tetapi terus membina mustahik menjadi muzaki lewat kegiatan pembinaan.” Menurutnya di Kota Tangerang memiliki banyak potensi zakat. Kuncinya selain SDM yang bagus, melakukan pembinaan yang rutin, juga kemitraan dengan pemerintah setempat. (iwan)

MANAJEMEN Akhlaqul Karimah

Menghormati Tamu
Oleh: H. Ahmad Chairudin
DALAM kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pergaulan,apakah itu dengan tetangga atau dengan siapa saja,suka kedatangan tamu,atau kita suka bertamu,apakah dengan tetangga atau dalam acara pesta perkawinan atau khitanan. Dari pengalaman masalah tamu bertamu, Rasullulah SAW bersabda yang artinya : “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhirat,maka hormati tamu” Namun dalam kenyataanya kadangkadang kita masih melihat orang dalam menghormati tamu melihat status sosialnya, pejabat atau bukan pejabat,kaya atau miskin. Seharusnya menghormati tamu itu juga pilih kasih atau dalam bahasa lain diskriminasi. Kalau yang datang itu pejabat tinggi atau orang kaya,maka orang itu di sambutnya dengan luar biasa,tapi kalau yang datangnya

orang biasa saja,orang miskin,maka menyambutnya dengan ala kadarnya atau bahkan tidak sambut Dalam hubungan ini tentunya kita masih ingat dengan salah satu firman Allah dalam Al-Quran yang artinya : “sesungguhnya yang di muliakan Allah adalah oran g yang taqw a”. Dari ayat tadi,kita pun hendaknya kalau ingin memuliakan orang,lihat ketaqwaanya sekalipun secara materi dia terbilang sederhana. Kita juga sering mendengar ceramah,bahwa kalau kita kedatangan tamu,maka tamu itu membawa rezeki dan rezeki ini kita tidak tahu bentuknya, apakah harta,umur panjang dan lain sebagainya.

NOMOR TELEPHON PENTING…. !!!
Laporkan segala kejadian di wilayah anda melalui SMS Gateway Kota Tangerang ke Nomor 45505050
POLRES TANGERANG
Rasullalah kalau bertamu maka belaiu duduk di tempat yang di sediakan tanpa lihat kiri-kanan. Oleh karena itu kita pun kalau kedatangan tamu, tetap ramah sekalipunyang dating itu adalah orang miskin kalau memang lagi ada rezeki bila perlu kita kasih makan. Mudah-mudahan kita di jad ikan Allah menjadi manusia yang menghormati sesama manusia,tanpa melihat status atau kedudukan dalam masyarakat hingga tanpak islam sangat menghormati sesama dapat kita wujudkan ***

5523160 - 5523003 5582144 – 55769069 55768368 5523507 – 5512948 5513709 5531310 5534067 - 55771508 5527306 5587234 - 98220163

PEMADAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT UMUM PMI Unit Transfusi Darah MOBIL JENAZAH GANGGUAN PLN PDAM KOTA TANGERANG

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

KOTA KITA

3-

Wakil Walikota H. Arief R Wismansyah Buka Bursa Kerja 2010

“Dapatkan Pekerjaan Sesuai Minat…”
TANGERANG - Wakil Walikota H. Arief R Wismansyah menyatakan digelarnya Bursa Kerja Kota Tangerang 2010 sebagai bentuk perhatian Pemkot Tangerang kepada masyarakat untuk menyikapi pertumbuhan pembangunan ekonomi.
“Bursa kerja ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minat kerja masing-masing masyarakat, ” kata Arief saat membuka Bursa Kerja (Job-Fair) K ota Tangerang 2010 bertempat di Mal Metropolis Moderland, Selasa (20/7). Bila harmonisasi dunia usaha dan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai bagi masyarakat tercipta, maka pada gilirannya iklim usaha di Kota Tangerang akan semakin maju, aman, dan mensejahterakan. Terkai t itu, Wakil Walikota Tanger ang meminta kepada para pengusaha dan pekerja agar menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sehingga dapat menghasilkan proses produksi yang sehat dan ramah lingkungan. “Bursa kerja ini sebagai sarana bagi para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai yang dinginkan. Ditambahkan saat ini iklim ekonomi di Kota Tangerang sangat kondusi f, hal i tu ditandai dengan semakin meningkatnya jumlah investor yang menanamkan modalnya di Kota Seribu Industri ini. Maka seiring dengan peningkatan jumlah investasi ini, pihak swasta Kabid Rehabilitasi Agus R Wahyudin beserta Sanjaya tengah memaparkan sosialisasi PMKS didampingi Sekcam Tangerang Budi Wahyudi.

34 PSM Kec. Tangerang Dipahami PMKS
TANGERANG – Sedikitnya 34 PSM (pekerja sosial masyarakat) 8 kelurahan se-Kecamatan T angerang diberi pemahaman tentang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) oleh Dinas Sosial Kota Tangerang di Aula Kecamatan T angerang, Selasa (20/7). Sosialisasi yang dibuka Sekcam Tangerang Budi Wahyudi. Para peserta mendapat pemahaman tentang 28 kriteria warga yang terkategori PMKS oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Drs. Agus R Wahyudin dan Kasi Penyuluhan Dinas Sosial Sanjaya. Ditemui usai kegiatan, Agus R Wahyudin menjelaskan sosialisasi ini digelar untuk mengoptimalkan kembali kinerja PSM di tiap-tiap kelurahan. “Diharapkan dengan kesadaran dan tanggungjawab sosial sebagai PSM, nantinya mereja mampu melaksanakan usaha kesejahteraan sosial di lingkungannya masing-masing.” (vanessa)

Wakil Walikota H. Arief R. Wismansyah menggunting pita tanda dibukanya Job Fair (boy hadi) . diminta untuk terus meningkatkan kerjasama dan sinergisitasnya dengan Pemkot dan masyarakat Kota Tangerang sehingga akan terus terbangun iklim ekonomi serta dunia kerja yang baik. Dalam job fair ini sedikitnya ada 42 perusahaan ambil bagian dengan total lowongan kerja tersedia mencapai 8.112 lowongan, bervariasi tenaga tekhnisi, pemasaran, perbankan, hingga tenaga medis. Perusahaan itu al PT Garuda Indonesia, PT Garuda Food, Matahari Departemen Store, Ramayana, Bank Bukopin, Bank Melawai, Bank ANZ, Pizza Hut, Alfa Mart, KFC, Propan Raya, Mayora, Alfa Midi, RS Sari Asih, serta beberapa perusahaan pembiayaan dan perusahaan penyedia tenaga kerja. Bursa Kerja Kota T angerang 2010 ini menempati aula utama lantai dasar Mall Metropolis dan berlangsung hingga 22 Juli 2010. (imron)

Pendemo Kampung Sewan Minta Maaf kepada Camat Neglasari
NEGLASARI – Menerima sejumlah warganya yang meminta maaf karena pernah mendemo pembongkaran bangunan liar di Kampung Sewan, Camat Neglasari H. Habibullah menjelaskan sebaiknya memang seluruh warga kompak dalam membangun wilayah serta tetap menjaga hubungan yang baik dengan Pemkot. “Maaf saya terima, kita sebagai manusia memang tidak lepas dari salah, terlebih penting lagi kesalahan kita harus diperbaiki ke depannya,” katanya kepada sejumlah warga itu, Kamis (14/7). Diungkapkannya ia bersyukur akhirnya masalah Bangli tepi Sungai Cisadane akhirnya dapat dimengerti dan disadari warga Sewan di Kelurahan Mekarsari. “Mari kita kembalikan hubungan yang baik antara warga dengan aparat Pemkot, ingat hablum minannas dan hablum minallah.” Warga dalam kesempatan itu juga menyampaikan selain bangli yang ditempati warga telah siap dibongkar dan rumah warga di sana pun saat ini tengah dicarikan jalan keluarnya bersama perkumpulan Boen Tek Bio dan DPRRI. “Saat ini masalah pembongkaran bangli tersebut telah diwewenangkan kepada pemerintah pusat. (irfan) ”

Warga & Pengurus RW 11 Cikokol Terus Bebersih
TANGERANG – Kerjabakti membersihkan saluran air terus digiatkan Pengurus Ketua RW 11 bersama warganya di lingkungannya yang masuk wilayah Cikokol, Kecamatan Tangerang. Berkoordinasi dengan 6 pengurus RT dan warganya, Nepin Suhada Ketua RW 11 Cikokol Nepin Suhada memang menggalakkan agar warganya rutin membersihkan saluran air di lingkungannya masing-masing minimal 2 kali dalam sebulan. “Apalagi sekarang musim hujan, warga harus terus diingatkan menjaga kebersihan saluran air . Sebab walaupun lingkungan kami tidak pernah banjir namun kebersihan saluran air harus terus , dipelihara,” tuturnya. (vanessa)

Camat H. Habibullah ketika menerima warga Sewan di ruang kerja. (irfan)

BKM Cipadu Jaya Mandiri Buka Kios Aneka Kue Basah
LARANGAN – Sejumlah pengurus aktif di BKM Cipadu Jaya Mandiri membuka kios di pasar Bestari di Jl. Taman Asri Lama, Cipadu Jaya, Kecamatan Larangan, Minggu (18/7). Kios berukuran 2 meter x 2 meter itu berisi dagangan aneka kue basah, pakaian jadi, dan perlengkapan sekolah. Sejak hari pertama dibuka omzetnya mencapai Rp 500 ribu sehari. Kebetulan hari itu bersamaan juga pembukaan puluhan pedagang lainnya di pasar Bestari. “Ikutnya BKM dalam membuka kios sebagai bentuk pemberdayaan warga dalam bidang ek onomi,” kata H. Iman Budi, Kordinator BKM Cipadu Jaya Mandiri. Biasanya kegiatan BKM lebih menonjol di bidang lingkungan, sosial dan keuangan. Kegiatan bidang ini sendiri ke masa depannya akan lebih ditingkatkan. “Hal ini karena banyak potensi yang belum tergali. Misalnya produk kerajinan warga yang bisa dititipkan lewat BKM,” katanya. Diungkapkan keikutsertaan BKM membuka kios juga karena keinginan kuat para kader wanita di BKM. Kemudian didukung H. Hermanto, tokoh masyarakat di sini, baik moril maupun materilnya. Ngadiyanto, tokoh masyarakat Cipadu Jaya, menyambut senang dengan partisipasi BKM Cipadu Jaya

Pengurus BKM Cipadu Jaya Mandiri bersama tokoh masyarakat berpoto bersama. (iwan) Mandiri lewat kegiatan usaha membuka kios. “Kegiatan inilah yang memang diharapkan karena bisa menciptakan masyarakat yang mandiri.” (iwan)

KORPRI KARAWACI: Pembinaan 187 Anggota Korpri se-Kecamatan Karawaci yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Karawaci berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan, Jumat (16/7). Hadir Sekertaris Korpri H. Abdul Rosid, Camat Karawaci Temmy Mulyadi P embina Unit Korpri Kecamatan Karawaci, Sekertaris Kecamatan Karawaci Kiki Wibawa, dan Ketua Unit Korpri Kecamatan Karawaci. (wawan)

PBB Pabuaran Kini Capai 70 Persen
KARAWACI - Mencapai target PBB yang telah ditentukan sebesar Rp 31 juta lebih, Kelurahan Pabuaran menggelar penagihan dengan cara jemput-bola dengan mengerahkan para staf turun ke bawah di hari Sabtu dan Minggu. Lurah Pabuaran Didik Disami, Senin (19/7), bersyukur karena pemungutan PBB yang telah ditagih kini telah mencapai 70%. “Mudahmudahan bulan depan sudah rampung semuanya.” Didik Disami Dikatakan pihaknya selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk secepatnya melunasi PBB. Namun, masih ada saja yang belum melunasinya, sehingga perlu dikerahkan staf untuk menagihnyadi hari libur. “Setiap minggu 3 RW di kunjungi.” (***/imron)

62,7% PBB Berhasil Ditagih Kelurahan Pajang
BENDA – Hingga pertengahan Juli, sekitar 62,7% PBB berhasil dikumpulkan Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda. “Kelurahan gunakan sistem penagihan door to door dibantu para ketua RT dan RW,” kata Syamsiah, Staf Pemerintahan Kelurahan Pajang, Selasa (20/7). Dijelaskan setiap hari libur yaitu Sabtu dan Minggu, staf kelurahan dan para ketua RT/RW berkeliling ke rumah-rumah warga untuk menagih PBB. “Pada hari ini biasanya warga mudah ditemui Syamsiah di rumahnya,” kata Syamsiah. Dengan hasil ini dia merasa optimis pada pertengahan Agustus seluruh tagihan PBB Kelurahan Pajang dapat dikumpulkan semua. “Tinggal sekitar 48% lagi, jika bekerja dengan giat pasti dapat terkumpul semua.” (irf an)

Sukarasa Kedua Tercepat Lunas PBB
TANGERANG – Target pelunasan PBB 100% sudah dicapai Kelurahan Sukarasa, dengan urutan kedua sebagai kelurahan tercepat lunas PBB di Kecamatan Tangerang setelah Kelurahan Sukaasih. Sekel Sukarasa Azizar SH, Jumat (16/ 7), mengucapkan terimakasih kepada warganya yang sudah melunasi kewajibannya membayar pajak untuk kemajuan pembangunan di Kota TaAzizar ngerang. Selain itu tercapainya target lunas PBB berkat kegigihan tim penagih terdiri dari staf kelurahan yang tak kenal lelah bolak-balik menagih PBB ke rumah-rumah warga sampai lunas. (vanessa)

-4

POLITIKA

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

Edisi 22

Komisi IV Urun-rembug Pecahkan Solusi Banjir Kawasan di Cibodas
CIBODAS – Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang memimpin forum urun-rembug rencana penanggulangan banjir kawasan di wilayah 3 kelurahan di Kecamatan Cibodas bersama pejabat Dinas PU, sejumlah lurah, Ketua LPM Cibodas, para ketua RW dari 3 kelurahan di Kecamatan Cibodas, Selasa (20/7).
M Sjaefuddin, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang yang memimpin urun-rembug itu menyampaikan rasa syukurnya per-

Mulyawan: UMKM-Pasar Modern Harus Bermitra
TANGERANG – Mencari solusi agar UMKM di Kota Tangerang tetap berkembang di tengah maraknya pertumbuhan mini-market dan toko modern, Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang Mulyawan Gani kini tengah mempelajari pemecahan solusinya dengan berkunjung ke Diperindagkop Pemprop DKI Jakarta, Rabu (21/7). Dalam kunjungan membahas permasalahan tersebut dia akan bertukar-pendapat atau sharing dengan Kepala Diperindagkop Pemprop DKI guna mengetahui upaya apa yang telah dilakukan Diperindagkop DKI Jakarta untuk mempertahankan pertumbuhan UMKM di sana. Diakuinya jalinan kemitraan memang harus terus digalang antara UMKM dengan pengusaha toko modern yang difasilitasi Diperindagkop. Salah satu yang harus difasilitasi agar pembayaran hasil jual produk UMKM yang dititipkan di pengusaha itu tidak dihutang lebih 3 bulan. Bila itu terjadi UMKM akan kesulitan. (vanessa)

soalan banjir kawasan di sana telah menemukan solusinya dengan rencana penanganannya secara komprehensif meskipun harus bertahap. “Saya senang dan berharap warga pun menjadi terpuaskan…” Diakuinya memang ada beberapa titik drainase yang rusak di Kelurahan Uwung

Jaya, Cibodas, dan Cibodas Baru, sehingga bila turun hujan deras maka beberapa kawasan di wilayah kelurahan itu tergenang air. Diharapkannya setelah nantinya dibenahi, maka keluhan warga atas genangan air yang terjadi akan terpecahkan. Usai pertemuan, Sjae-

fuddin bersama para pejabat dan para pengurus RTRW tga kelurahan langsung meninjau lokasi yang disebut-sebut seringkali terrendam air di saat hujan deras turun. Gunawan Budi S, Kasi Pembangunan Drainase Dinas PU Kota Tangerang, mengutarakan pihaknya

siap melaksanakan perbaikan kawasan sesuai anggaran yang tersedia. Jika hal ini bisa disetujui, maka sebagai pelaksana siap melakukan. Disebut-sebut beberapa lokasi nantinya malah akkan dibangunkan tandon airnya sebagai pencegahan banjir secara permanen. (wawan) Ny. Mimin Suryadi tengah memberikan door prize kepada salah satu kader posyandu. (iwan)

Apresiasi dan Dinamika Warga

Warga Larangan Indah Doakan WH Bisa Menjadi B-1
LARANGAN – Warga Larangan Indah yang terdiri dari jamaah BKMT kelurahan, majlis taklim dan para RT/RW selalu mendoakan H. Wahidin Halim (WH) bisa menjadi gubernur Banten 20112016.
Kegiatan itu misalnya dilakukan saat pengajian rutin BKMT yang diikuti seluruh masyarakat dan digelar di Aua Kantor Kelurahan Larangan Indah, Kamis (15/7) pagi. “Mari kita doakan WH agar sehat dan selanjutnya bisa memimpin B anten,” Ratusan warga di Larangan Indah doakan WH agar tetap sehat dan bisa menjadi B-1. (iwan) ajak HM Tajuddin Hasan, pengisi ceramah pada kegiatan pengajian disela-sela ceramahnya. Sontak yang hadir pun menyambut ajakan dengan spontan dan sekejap saja suara gemuruh doa dipimpin Tajudin diamini jamaah bergemuruh di ruangan itu. Di tegaskan Tajudin kepedulian WH terhadap keagamaan tidak diragukan lagi. Sebab itu agar dia tetap sehat dan bisa memimpin Banten perlu didukung. Hj. Tamimah, tokoh w anita setempat yang hadir pada kesempatan itu mengungkapkan WH juga peduli kepada kaum muda dan pendidikan. Artinya dia tengah mempersiapkan generasi muda Banten yang cerdas dan berakhlak agar bisa maju. “Karenanya dia cocok jadi B -1,” tuturnya. (iwan)

Kader Posyandu di Kenanga Refresing ke Ciater
CIPONDOH – Sebanyak 50-an kader posyandu di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, pergi refreshing k e tempat wisata Ciater, Bandung, Minggu (11/7). Mereka berangkat dari halaman kantor kelurahan dengan menggunakan sebuah bis. Kegiatan refresing yang didonatori Suryadi, Lurah Kenanga, itu juga mengajak seluruh aparatnya. Salah satu kegiatan yang dilakukan di tempat wisata adalah saling bertukar hadiah. Kemudian pembagian door prize dari Ny. Mimin Suryadi, Ketua PKK Kelurahan Kenanga. Siti Suratmi, kader posyandu yang ikut refresing menyambut gembira diajaknya para kader posyandu di wilayahnya. “Ya, saya sangat senang dengan kegiatan ini sehingga berkegiatan posyandu nanti tambah semangat, kata wanita yang biasa ” disapa Ny Eti ini. . Ny. Mimin Suryadi mengungkapkan kegiatan refreshing rutin dilakukan setahun sekali. T empat tujuan wisatanya selalu berbeda. “Kegiatan ini sebagai ajang silaturahim dan juga menyemangatkan mereka dalam setiap kegiatan,” tuturnya. (iwan)

Kaum Ibu Peninggilan Selatan Harapkan WH Jadi B-1
TANGERANG – Kaum ibu di Peninggilan Selatan, Kecamatan Ciledug, mengharapkan agar WH bisa dicalonkan menjadi Gubernur Banten. Harapan itu terungkap ketika puluhan kaum ibu yang terdiri dari kader PKK kelurahan setempat dan pengurus majelis taklim mengadakan pertemuan di salah satu restoran di Jl. Benteng Betawi, Kota Tangerang, Minggu (4/7). “Kami harapkan agar WH bisa dicalonkan jadi Gubernur Banten. Untuk saat ini dialah yang pantas memimpin Banten,” kata Ustadzah Muawanah, salah satu tokoh wanita. Menurutnya WH jangan ragu untuk mencalonkan diri karena yang mengusung banyak, ternyata tidak hanya warga dari Kota Tangerang saja, tetapi warga se-Banten. Ny. R ohmah Musl ih, Ketua PKK Kelurahan Paninggilan Selatan, mengungkapkan bila WH benarbenar dicalonkan menjadi B-1 maka para kader PKK dan Posyandu sudah siap mencari dukungan keluar daerah Kota Tangerang. (iwan)

H. Imam, Ketua RT 01/06, H. Ujang dan Winaryo, Ketua RT09/06.(irfan)

Sekretariat RW 06 CM Dipakai Bergiliran RT
CIPONDOH – Gedung Sekretariat RW 06 Kelurahan Cipondoh Makmur Kecamatan Cipondoh, , hasil swadaya warga selama 3 tahun telah dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan. “Selain rutinitas arisan dan pengajian, sekretariat inipun digunakan untuk membuat surat keterangan untuk pengurusan KTP, KK, dan akta kelahiran dari RT atau RW” kata H. Imam, Ketua , RT 01/06 Cipondoh Makmur Minggu (18/7). , Bangunan seluas 200 M2 tersebut, terdiri dari aula serbaguna dan kantor administrasi. Penggunaan kantornya diatur secara bergiliran masingmasing RT, sementara untuk melayani warga dibuka hingga malam hari. “Warga di sini rata-rata siang hari bekerja, jadi biasanya aktif untuk urusan RT/RW di malam hari,” katanya. (irfan)

Kaum ibu di Paninggilan Selatan tengah berpoto bersama usai menggelar pertemuan di salah satu restoran. (iwan)

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

BUDAYA BERSIH

5Cibodasari Program Bebersih dan Keamanan
CIBODAS - Program pem(Jumsih) di lingkungan kebinaan Kota Sehat di Kelurahan dan Minggu Bersih lurahan Cibodasari, Keca(Mingsih) di setiap RW secara matan Cibodas, K ota Tabergantian ngerang, digairahkan dengan Pihak kelurahan bersama menciptakan kebersihan warga pun kini tengah melingkungan dan keamanan nerapkan sistem keamanan lingkungan di setiap RW. lingkungan secara bersamaH. Halimi, Lurah Cibodasari, sama untuk mencegah terH. Halimi Kamis (15/7), menjelaskan jadinya hal-hal yang tak pembinaan Program Kota Sehat di 25 diinginkan. RW dan 128 RT terus gencar melalui Sisi la innya, pemantauan jentik kader kota sehat maupun pembinaan nyamuk ke rumah-rumah warga oleh kepada RT/RW. “Mereka pun mengajak para kader kesehatan pun tak ketingwarga untuk turut ambil bagian dalam galan. Saat ini, diakuinya, di sejumlah dua kegiatan pokok di atas… ” lingkungan dikabarkan ada warga yang Senada diutarakankan Nurliana, Kasi terjangkit DBD. Oleh karena itu setiap Tata Pemerintahan Cibodasari, pihak kader diperintahkan terus memantau kelurahan bersama warga terus dan hasilnya dilaporkan ke puskesmas. menggelorakan kegiatan Jumat Bersih (wawan)

Kecamatan Larangan Operasikan Petugas Patroli Sampah
LARANGAN – Menjaga lingkungan wilayah Kecamatan Larangan terbebas sampah, setiap harinya pihak kecamatan mengoperasikan para petugas kebersihan yang dilengkapi gerobak armada sampah (Arapah) berkeliling wilayah.
“Saya setiap hari berkeliling menggunakan Arafah ini untuk memungut sampah y ang bercecer an, ” kata Patudi, petugas patroli sampah di Kecamatan Larangan, Senin (19/7). Dia rutin melakukan itu dari pagi hingga sore. Setelah sampah penuh di gerobak Arapah, kemudian dibuang ke TPS terdekat. “Dalam sehari saya bisa membuang sampah dua sampai tiga kal i,” katanya dengan penuh semangat. Fasilitas Arafah sendiri baru tersedia dua unit. Selanjutnya akan ditambah di setiap kelurahan. Sementara petugas patroli sampah melakukan pemungutan sampah selain di jalan lingkungan juga di jalan-jalan utama Kecamatan Larangan. Mulyadi, Camat Larangan, mengungkapkan penyediaan fasilitas Arapah demi meringankan petugas ke-

Patudi, petugas patroli sampah di Kecamatan Larangan siap beroperasi dalam membersihkan sampah. (iwan) bersihan dari DKP Kota Tanger ang yang ada di Kecamatan Larangan. Di samping untuk menggugah kesadaraan warga untuk membuang sampah pada tempatnya. “Jadi mudah-mudahan warga sadar dengan tidak membuang sampah sembarangan lagi,” kata Mulyadi. (iwan)

Warga RW 08 Cibodasari Kerja-bakti Perbaiki Taman
CIBODAS – Taman bermain di lingkungan RW 08 Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, yang seringkali terrendam air bila hujan kini diperbaiki warga dengan berswadaya. Hendra Wijaya, Ketua RW 08 Cibodasari, Selasa (20/7), mengatakan taman fasos-fasum ini sering dipergunakan warga untuk berolahraga dan bermain anak-anak. Hanya saja kalau turun hujan, taman yang letaknya lebih Pelaksanaan pengerasan lapangan. (wawan) rendah langsung tergenang air. bolavoli, bolabasket, bulutangkis, dan juga “Sebab itu warga bersepakat mem- senam. perbaiki taman itu dengan gotong-royong Diperkirakan dana yang diserap sepada hari Minggu kemarin,” katanya. Lahan dikitnya Rp 15 juta. Hal ini sudah taman diurug dan dipadatkan memakai dirembukan warga dengan harapan taman mesin. Selanjutnya sebagian lahannya itu menjadi rapih, indah dan nyaman. akan diplur agar bisa dipakai bermain (wawan)

15 Warga RW 04 Gerendeng Bersihkan Saluran
KARAWACI – Sedikitnya 15 warga dari 3 RT di RW 04 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, serempak kerjabakti membersihkan saluran air yang tersumbat sampah di lingkungan RT mereka masingmasing. Sampah-sampah bekas bungkus makanan ringan anak-anak, batu, dan tumpukan tanah yang menyebabkan pendangkalan pada saluran air pun diserok bersih warga beserta para Ketua RT dengan alat besi garukan penyaring sampah. Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan lalu dimuat ke dalam gerobak sampah yang kemudian dibuang ke TPS dekat taman tepi sungai Cisadane. Mintarsih, Ketua RW 04 Gerendeng, menjelaskan kerjabakti dilakukan untuk mengikuti penilaian Lomba RW bersih se-Kecamatan Karawaci. Meskipun begitu, kegiatan bebersih ini akan terus dilakukan sebagai upaya memberi penyadaran kepada warga agar peduli kebersihan lingkungan. (vanessa)

Warga tengah bersihkan sampah yang menyumbat dilingkungan RT 02 beserta ketua RT dan RW

Kerja Bakti Terus Digelar Pabuaran Tumpeng Kerjabakti & Fogging Digelar 2 RW Kebon Besar
BATUCEPER – Ratusan warga RW 01 dan RW 02 Kelur ahan Kebon B esar, Kecamatan B atuceper, menggelar kerja-bakti membersihkan lingkungan dan fogging lingkungan atas sumbangan PT Indofood, Minggu (18/7). “Alhamdulillah selain dibantu fogging secara lengkap, termasuk penyediaan mie instans gratis bagi pekerja-bakti dan bazar Indomie bagi warga,” kata Dadang, ketua RW 02 Kebon Besar. Kegiatan yang juga ditujukan untuk menyambut bulan puasa ini, sekaligus digelar bebersih berbagai saluran air dan jalan lingkungan. Setelah itu baru dimulai fogging untuk memberantas nyamuk DBD. “Sekitar 3 alat fogging diturunkan untuk mengasapi lingkungan 8 RT RW 01 dan 6 RT RW 02.” Setelah kegiatan warga bersama-sama Edo dan Joko, perwakilan PT Indofood, mereka menikmati mie instans sebagai makan siang. “PT Indofood yang kebetulan pabriknya berada di wilayah ini, sering melakukan kegiatan sosial di lingkungan ini.”(irfan) KARAWACI – Terkait penilaian Adipura Kota Tangerang. Lomba Kota Sehat tingkat Sehingga walaupun kantor Kecamatan Karawaci, jajaran kelurahan pada hari Sabtu libur, Kelurahan Pabuaran Tumpeng namun Sabtu kemarin diramaimenggelar kerja-bakti massal di kan kegiatan gotong-royong halaman kantor kelurahan dan membersihkan halaman kantor. tiap-tiap RW, Sabtu (17/7). “Mel ihat antusias warga melakKomari, Lurah Pabuaran Tumsanakan K3 saya senang, kata ” peng, menjelaskan kegiatan Komari. Komari kerja bakti ini memang telah Diharapkan kegiatan ini bisa menjadi salah satu program kota sehat di menciptakan budaya bersih di wilayahnya, wilayahnya, yang sekaligus juga sebagai yang nantinya memberi manfaat kesehaupaya mempertahankan raihan Anugerah tan dan keindahan lingkungan. (wawan)

Kebersihan Margasari Terus Dimasyarakatkan
KARAWACI – Kelurahan Marmargasari telah 26 gerobak gasari mendapat penilaian Kota sampah untuk menangani 8 RW Sehat dari Tim Penilai Kota yang sampahnya dibuang ke 13 Sehat Kecamatan Karawaci, TPS berukuran besar . Selasa (20/7). Sontak penilaian “Tidak ada alasan lagi bagi ini menambah gairah warga warga untuk tidak bisa menjaga kelurahan untuk meningkatkan kebersihan lingkungannya,” kata kegiatan bebersihnya. lurah. Dengan kesiapan menaR Teten, Lurah Margasari, ngani kebersihan wilayah, maka R Teten menjelaskan dengan adanya juara lomba tidak menjadi target penilaian itu akhirnya memotivasi warganya utama. “Yang menjadi target utama adalah untuk meningkatkan progr am K-3 di perubahan perilaku masyarakat dalam lingkungannya masing-masing. Apalagi, menjaga kebersihan lingkungan.” (wawan)

Bantaran Sungai Cisadane Terus Dipercantik
TANGERANG – Kawasan bantaran Sungai Cisadane di Kampung Benteng Makasar dan Gerendeng terus dipercantik Pemkot Tangerang sebagai tempat wisata pinggir sungai dengan penanaman sejumlah pohon kelapa hias di sepanjang Jl. Benteng Jaya dan Jl. Letjen Suprapto, Rabu (21/7). Pembenahan terusmenerus ini diharapkan nantinya dapat menambah keteduhan dan nyaman warga K ota Tanger ang yang melihat dan bersantai di sana. Pembenahan kawasan ini menarik perhatian warga yang melintas. Mereka menilai pohon kelapa hias yang merupakan simbol untuk daerah wisata pinggiran pantai,

Kali Cimone Ditanggul, Banjir Hilang
CIBODAS – Warga di lingkungan RW 04 Kelurahan Cibodas merasa senang karena di wilayahnya tidak lagi mudah tergenang air di saat hujan deras turun setelah Kali Cimone ditanggul setinggi 3 meter sepanjang 54,52 meter dengan menghabiskan dana sebesar Rp 267 juta oleh Pemkot Tangerang. Syaiful Bahri, warga RT 06/04, Selasa (21/7), mengutarakan dia bersama warga lainnya mengucapkan terima kasih kepada Walikota Tangerang yang telah mer espon keinginan warga atas upaya penanggulan kali di RT 06. “Warga bersyukur karena pinggiran kali sudah ditanggul sehingga tidak banjir lagi.” Diakui sebelumnya bila datang musim penghujan l ingkungannya tergenang air,

ternyata ditanam di pinggiran taman kecil bantaran ini, terlihat menarik. Untuk memudahkan warga menikmati pemandangan di beberapa tempat pun dibangun tempat duduk permanen terbuat dari besi stainless. Beberapa lokasi lahan di sepanjang Jl. Benteng Jaya, kini tengah dilakukan

proses paving blok baru bermotif setengah lingkaran, dibentuk dari paving berbentuk kubus kecil dan besar. Proses paving blok seluruh wilayah sepanjang Jl. Benteng Jaya, direncanakan akan selesai ketika memasuki bulan puasa. Taman-taman sepanjang bantaran Cisadane

diperkirakan akan semakin ramai dikunjungi warga pada Bulan Ramadhan. “Lokasi yang indah ini sangat cocok dijadikan tempat ngabuburit nantin ya,” kata Suparno, subkontraktor yang tengah membangun paving blok di bantaran sepanjang Jl. Benteng Jaya. (irfan)

namun setelah tanggul dibangun genangan air tak ada lagi. “Saya berharap bukan hanya di lingkungan RT 06 saja yang tak lagi kebanjiran, tetapi di lingkungan RT lainnya.” (***/imron)

Foto Pekan Ini

MENYALAMI TAMU: Walikota H. Wahidin Halim menyalami para tamu kunjungan Diklat PIM II Pemerintah Propinsi Jawa Timur yang datang ke Kota Tangerang. (boy hadi)

Tidak Ada Ulama Terangkan Jadi Artis Itu Halal
CIPONDOH – Hari Mukti, mantan artis era 1980-an yang kini mengaku telah tobat dan menjadi ustad dalam salah satu tausiyahnya pada peringatan Isra Mi’raj di Cipondoh mengakui profesi artis sangat rentan berdekatan dengan hal yang dilarang Islam.
tawa hadirin. Kemudian dia menjelaskan jika dunia keartisan sekarang lebih banyak memperkenalkan hal yang haram jadi halal. “Gara-gara artis sekarang banyak yang berzina, perbuatan itu mulai dianggap wajar masyarakat, padahal haram. Yang lebih parahnya lagi terus saja diberitakan.” Gaya bicara yang enerjik seperti ketika ia menjadi idola kaum muda dahulu, ditampilkannya dalam memberi tausiyah kepada hadirin. Ia mengajak warga untuk Bahrudin

Ustad Hari Mukti ketika memberi tausiyah di depan warga Mesjid Daarul Ma’mur. (irfan) mengidolakan anak yang sholeh daripada seorang artis. Lalu dia mengurai bagaimana sikap dan prilaku anak yang sholeh menurut hadist dan Al-Quran. “Anak yang sholeh termasuk kita-kita ini, kita kan punya bapak dan ibu… jadi bukan cuma anak kecil atau remaja,” katan ya. “Anak yang sholeh sikap dan sifatnya berpedoman wajib, sunah, makruh, halal dan haram,” katanya. Sehingga tidak lagi ragu dalam menyikapi seluruh masalah di dunia, termasuk menyikapi arah kiblat yang dijelaskan MUI. “Ngga perlu bongkar mimbar karena arah kiblat bergeser sedikit, yang penting sholatnya gimana.”(irfan)

Pengajian di Aula Kecamatan Cibodas. (wawan)

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

IPTEK & PENDIDIKAN

7-

Mobil Perpustakaan Keliling Disambut Murid SDN Tangerang 14
Pelantikan Pengurus Pramuka Kecamatan Karawaci. (wawan)

TANGERANG – Kedatangan mobil perpustakaan keliling Pemkot Tangerang ke komplek SDN Tangerang 14, langsung disambut gembira ratusan murid SD itu.
Mereka menyerbu mobil yang diparkir di halaman sekolahnya di Jl. Tegal Sari Raya, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tanger ang, Selasa (20/7). Dengan tertib mereka memilih buku bacaan yang disukai untuk kemudian dibaca di sela waktu istirahat sekolah. Dengan ramah tiga petugas Kantor Perpustakaan Daerah Kota Tangerang mela yani mereka yang tengah memilih buku bacaan untuk kemudian mencatat namanama mereka yang membaca. Ditemui saat tengah memilih buku cerita, Anggi, murid Kelas IV SD Tangerang 14 mengaku senang dengan kehadiran mobil perpustakaan keliling di sekolahnya i tu. “Asyik bisa baca buku cerita yang bagus-bagus…” Sementara Nanih Komalasari, Kasi Layanan Bibiografi dan Deposit Buku, menjelaskan kedatangan mobil perpustakaan k eliling ke SDN Tangerang 14 berdasarkan permintaan dari sekolah. Diinformasikan selama sepekan ke depan mobil

Kepanduan Siap Dikembangkan di Karawaci
KARAWACI – Para pandu kepramukaan di Kecamatan Karawaci dihimbau bisa mengembangkan dunia kepanduan sehingga generasi muda kecamatan ini semakin banyak yang menjadi anggota kepanduan. H. Temi Muly adi, Kwartir Pr amuka Kecamatan Karawaci, Jumat (16/7), mengutarakan peningkatan jumlah anggota kepanduan di Karawaci terkait kecamatan ini menjadi proyek percontohan pengembangan kepramukaan di Kota Tangerang. “Karena baru Karawaci yang memiliki kepengurusan pramuka yang lengkap.” Diakuinya jajaran pengurus Pramuka Kecamatan Karawaci memang belum lama ini dilantik Kwar cab Pramuka Kota Tangerang Gatot Supriyanto di Bogor. (wawan)

Mobil perpustakaan k eliling diserbu murid SDN Tangerang 14 dengan memilih-milih buku bacaan yang disukai di sela waktu istirahat sekolah. (vanessa) perpustakaan keliling murid SD di kecamatan Kebon Besar I, SDN Piyang baru satu unit ini lainnya yaitu ke SDN nang 4, dan Mesjid Raya akan mengunjungi murid- Tanah Tinggi 7, SDN Al Azhom. (van esa)

834 Santri-santriwati Gelar Karnaval Keliling Cipondoh
CIPONDOH – Ramaikan Porseni yang diikuti 834 santri pondok pesantren, Pondok Pesantren Ibadurrahman menggelar karnaval siswa-siswi keliling Kecamatan Cipondoh, Senin (19/7). Karnaval dengan berjalan secara berkelompok laki-laki dan perempuan ini berkeliling mulai dari tempat Ponpes di Gg. Masjid, Kelurahan Kenanga, keliling kecamatan, dan kembali ke pondok pesantren itu. “Acara inipun digelar untuk menyambut bulan puasa dan HUT RI,” kata Hal im, guru yang ikut karnaval, Senin (19/7). Dengan membawa bendera masing-masing Ponpesnya, para santri-santriwati berbaris menyusuri jalan-jalan protokol di Kecamatan Cipondoh, semisal Jl. KH Dewantara, Jl. Maulana Hasanudin dan Jl. KH Hasyim Ashari. Para santriwati nampak memakai seragam olahraga berwarna ungu, sedangkan santri memakai seragam merah. Mereka berasal dari berbagai pondok pesantren yang ada di Kota Tanger a n g , Ka b u p a t e n Tangerang dan DKI Jakarta. “Kami siap bertanding di Ponpes Ibadurahman Cipondoh,” kata salah seorang santri asal Kabupaten Tanger ang. (irfan)

SDN Cimone 3 Swadaya Bangun Ruang Komputer
KARAWACI - Para orangtua murid di SDN 3 Cimone merasa senang karena anaknya kini bisa belajar komputer di ruangan komputer sekolah yang luas karena ruangan khusus untuk komputer seluas 80 M2 tengah dibangun swaNanang S daya orangtua murid. Dengan mengahabiskan dana sebesar Rp 50 juta, ruangan khusus komputer itu menjadi sangat lengkap. “Para orangtua murid senang karena anaknya tidak lagi belajar komputer di ruangan yang sempit,” kata Ny. Lani, salah satu orangtua murid, Senin (19/7). Sebelumnya ruang belajar komputer sekolah terkategori sempit sehingga membuat para murid agak kurang nyaman belajar komputer. Akhirnya para orangtua murid bersepakat berswadaya membangun ruangan khusus komputer. “Alhamdulillah orangtua murid paham dan mau mengeluarkan infak yang dipergunakan membangun ruangan komputer,” ujar Lani. Kepala SDN Cimone 3 Nanang Sudiartono mengatakan ruangan itu selain untuk ruangan komputer, juga dimanf aatkan UKS dan Laboratorium IPA. “Saya bersyukur kekompakan orangtua murid yang peduli akan kebutuhan pendidikan anaknya.” (***/imron)

Siswa-siswi Ponpes berkarnaval di Jl. KH. Hasyim Ashari. (irfan)

Guru-Orangtua Siswa SMPN 24 Bangun Mushola Shafa Marwa
KARANG TENGAH - Terkait besarnya keinginan memiliki tempat shalat di lingkungan sekolahnya, maka para guru di SMPN 24 Tangerang dan orangtua siswa membangun Mushola Shafa Marwa secara swadaya. Mushola dibangun saat libur sekolah dengan ukuran 25 meter x 10 meter. Mushola didesain berbentuk seperti restoran itu, bahan materialnya memanfaatkan semen, batu bata, kayu, bambu, dan atap kiray. “Mushola ini sudah dimanfaatkan siswa dan para guru saat pertama kali kegiatan MOS,” kata Bustami, Wakil Kepala SMPN 24 bidang kurikulum saat ditemui di halaman sekolahnya Jl. Pondok Bahar, Karang Tengah, Senin (19/7). Sehingga belakangan ini banyak yang memanfaatkan, tidak hanya guru dan siswa tetapi juga para tamu sekolah. Apalagi desain mushola yang unik sehingga memikat pengunjung. H. Marwan, Kepala SMPN 24 Tangerang, mengharapkan keberadaan mushola Shafa Marwa menjadi sarana pembinaan agama para siswa. “Sebab itu, tempat ibadah ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya. (iwan)

Puskesmas Jatiuwung Gelar School Survei Kusta
JATIUWUNG – Mendeteksi dini penyakit kusta dan pencegahannya, Puskesmas Jatiuwung menggelar kegiatan pemeriksaan penyakit kusta dengan memeriksa kesehatan murid-murid SD di sekolah-sekolah dasar yang ada di wilayah kerBudi Kadarusman janya. Budi Kadarusman, Kasubag TU Puskesmas Jatiuwung, Kamis (15/7), menjelaskan kegiatan pendeteksian ini dilakukan oleh 2 tenaga medis yang salah satunya adalah dr. Jamillah, Kepala Puskesmas Jatiuwung. “Kegiatan pendeteksian pertamanya dengan memeriksa bercak putih pada tubuh muridmurid di SDN Jati 3.” Dikatakannya apabila anak atau warga yang memiliki bercak putih di kulitnya dan kulitnya terasa mati-rasa, maka dokter akan mengusapkan kapas di bagian bercak putih pada kulitnya itu, karena dikhawatirkan terkena kusta. Penderita kusta sendiri bisa disembuhkan, asal penderita mau diobati intensif yang pengobatan gratis sampai sembuh di Puskesmas Jatiuwung. (vanessa)

Suasana pembangunan Mushola Shafa Marwa di SMPN 24 Tangerang yang dibangun swadaya para guru dan orangtua siswa. (iwan)

157 Siswa dari 400 Pendaftar Diterima SMKN 6 Penerbangan
NEGLASARI – Sebanyak 157 siswa dari 400-an siswa pendaftar, dinyatakan diterima di SMKN 6 Penerbangan Neglasari melalui proses tes dan seleksi yang ketat. “Kebanyakan pendaftar yang tak diterima karena tidak lolos tes fisik, misalnya tinggi badan tidak memenuhi persyaratan yang untuk pria minimal 165 cm dan wanita minimal 158 cm,” kata Ny. Desi, Humas SMKN 6 Penerbangan, Jumat (16/7). Terkait itu tidak semua pendaftar dengan nilai NEM yang tinggi, bisa diterima, yang dinilai kemampuan menghasilkan nilai tes yang memuaskan dan memenuhi persyaratan fisik. “Kami mengutamakan kualitas anak, bukan NEM, sesuai dengan moto kami we are not the first, but we are the best.” Keseriusan SMKN 6 Penerbangan dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, nampak juga dalam ketegasan ujian kenaikan kelas siswa. Seperti yang diungkapkan Nanda, siswa kelas III, mengatakan tahun ini ada sekitar 10 orang tidak naik kelas III karena nilainya kurang. “Penerapan peraturan sekolah cukup tegas di sini, jika nilai tidak cukup, ya tidak naik,” katanya. Selain itu pembinaan akhlak, diakui Nanda dan diamini temannya Oky dan Hendaru, prilaku baik dalam pergaulan seharihari pun diperhatikan. “Kami dididik menjadi malu jika tidak memiliki sikap dan penampilan yang baik.” (irfan)

Siswa-siswi baru SMKN 6 Penerbangan tengah menerima pengarahan dari panitia Masa Bimbingan Siswa (MABIS) di ruangan kelas. (irfan)

-8

WANITA & KELUARGA

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

Edisi 22

DWP Kota Tangerang Siap Gelar Bazar Murah Lebaran
TANGERANG – “Tak kenal, maka tak sayang...” ungkapan ini disampaikan Ketua DWP Kota Tangerang Hj. Corry HMZ menggambarkan keharusan anggota dharma wanita untuk menyayangi dan mencintai organisasinya, khususnya anggota baru DWP Kota Tangerang.
Pesan dalam ungkapan ini disampaikan Hj. Corry HMZ di hadapan 250 pengurus dan anggota DWP unit badan, dinas, dan kecamatan se-Kota Ta-

Dari Dapur PKK
Makaroni Tumis Seafood Pedas
Oleh: Hj. Ratna Sri Astuti
SELAIN enak dimasak skotel, makaroni juga nikmat disajikan dengan cara ditumis dengan sayuran beserta udang, cumi dan baso ikan. Hj. Ratna Sri Astuti, pengurus PKK Kecamatan Batu Ceper, ingin berbagi resep Hj. Ratna favorit keluarganya dengan kaum ibu pembaca Kota Benteng lainnya. Langkah pertama siapkan beberapa bahan antara lain; 100 gram makaroni pipa besar yang direbus terlebih dahulu kemudian ditiriskan, ½ buah bawang Bombay diiris panjang, 2 siung ba wang putih dicincang kasar, 2 buah cabai kering dicincang halus, 100 gram udang kupas yang disisakan ekornya dan dibelah punggungnya. Kemudian 100 gram cumi dipotong ring (berbentuk cincin), 5 buah baso ikan dibelah dua, 100 gram taoge, 1 sdm saus tiram, ½ sdm kecap ikan, , ¾ sdt garam, ¼ sdt merica bubuk, ½ sdt gula pasir 3 batang , kucai yang dipotongpotong, 50 ml air, dan 2 sdm minyak goreng untuk menumis. Lalu cara membuatnya yaitu, Sri Astuti tumis terlebih dahulu irisan bawang Bombay beserta bawang purih, dan cabai kering. Lalu setelah tumisan bumbu harum masukkan udang dan cumi sambil diaduk hingga berubah warna. Setelah berubah warna tambahkan macaroni, baso ikan, dan taoge. Setelah tumisan tercampur rata kemudian tambahkan saus tiram, kecap ikan, garam, merica, dan gula pasir. Terakhir masukkan air dan masak hingga meresap sambil dimasukkan kucai. Setelah matang sajikan selagi hangat, dan selamat mencoba…..! (vanessa)

Hj. Corry HMZ tengah memberi sambutan di hadapan 250 pengurus dan anggota DWP unit badan, dinas, serta kecamatan di Aula Gedung Nyi Mas Melati. (vanessa) ngerang dalam pertemuan rutin dua bulan sekali di Aula Gedung Nyi Mas Melati, Jumat (16/7). Sebab itu, dihimbaunya, agar setiap pertemuan rutin para pengurus dan anggota DWP selalu hadir , jangan sampai dilewatkan. “Apalagi sekarang ini banyak pergantian pengurus di DWP unit badan, dinas, dan kecamatan.” Sebab itu, ungkapan pepatah tadi menjadi tepat sebagai upaya menyamakan persepsi dalam memajukan DWP, katanya. Sementara Wakil Ketua DWP Kota Tangerang Hj. Trine Dafyar menyampaikan laporan program kegiatan DWP Kota Tangerang 2010, di antaranya berencana menggelar bazar sembako murah menjelang lebaran. Kegiatan ini sendiri rutin dilaksanakan DWP Kota Tangerang di setiap menjelang Idul Fitri. (vanessa)

Kaum Ibu Cantiga Perbanyak Amaliyah
CIPONDOH – Menyambut bulan suci Ramadhan, kaum ibu Kampung Cantiga, Kelurahan P etir , Kecamatan Cipondoh, meningkatkan kegiatan amaliyah semisal kegiatan menyantuni anak yatim. Ny. Rupiah, Ketua Posyandu Beo yang juga anggota Kader PKK Kampung Cantiga tengah melakukan penimbangan pengajian kaum ibu, Balita di Posyandu Beo. (irfan) mengutarakan kegiatan kegiatan di posyandu mereka banyak santunan untuk membantu meringankan beban mereka.” pun meningkatkan kegiatan sanDisyukurinya di lingkungannya yang tunan yang memang menjadi banyak berdiri pabrik dan pedagang, kegiatan rutin pengajiannya di lingkungan RW 06. akhirnya tak jarang turut-serta memberi bantuan santunan. “Di sini memang banyak kaum (irfan) janda sehingga membutuhkan

Tim Qasidah Daarul Ma’mur Pernah Rekaman
CIPONDOH – Tim Qasidah Daarul Ma’mur cukup dikenal masyarakat RW 04 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, sebagai tim qasidah yang sering tampil dalam acara warga dan kelurahan. “Qasidah kami sudah pernah rekaman, buat album qasidah sendiri,” kata Hj. Endang Lestiyawati, ketua muslimah MT Daarul Ma’mur Sabtu (17/7). , Tim qosidah yang diketuai Ustadzah Nur’aini ini memang aktif mengadakan latihan, hampir setiap minggu kaum ibu anggota qasidah ini melakukan kegiatannya di Mesjid Daarul Ma’mur. “Walaupun terkadang tidak ada panggilan acara, kami selalu kumpul untuk latihan,” kata Ustadzah Nur’aini. Kekompakkan memukul rebana dan bernyanyi yang terakhir mereka tampilkan dalam peringatan Isra Mi’raj di Mesjid Daarul Ma’mur. Suara merdu mereka mampu mengundang ratusan ibu hadir dan berkumpul di mesjid ini. “Alhamdulillah kaum ibu di sini aktif berkegiatan islami.” (irfan)

Tim qosida Daarul Ma’mur tengah beraksi dalam peringatan Isra Mi’raj. (irfan)

Ramadhan PKK Kedaung Wetan Tutup Pertemuan
NEGLASARI – Selama puasa Bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Lebaran, PKK Kelurahan Kedaung Wetan di Kecamatan Neglasari, tidak akan mengadakan pertemuan rutin bulanan. “Pertemuan akan dibuka kembali setelah lebaran atau minggu ketiga Bulan September,” kata Hj. Jumroh Jamaludin, Ketua PKK Kedaung Wetan, Jumat (16/7). Sontak pengumuman ini disambut gemuruh kaum ibu yang hadir dalam acara itu. Puluhan kaum ibu yang berkumpul dalam pertemuan rutin Bulanan PKK itu, lalu mengikuti penyuluhan KDRT dari Kepala Puskesmas Kedaung Wetan dr. Cecilia. “Wah senang juga kami diberi pengertian mengenai KDRT dan mengikuti simulasinya,” tutur kader PKK. Lalu para kader PKK pun diberi pengarahan pengelolaan administrasi Posyandu, atau hasil yang didapatkan dari penilaian administrasi Lomba Posyandu yang digelar Puskesmas. Dalam pertemuan rutin

Kaum Ibu Larinda Gelar Silaturahim dengan Pengajian
LARANGAN – Kaum ibu di Larangan Indah (Larinda), Kecamatan Larangan, yang terdiri dari anggota BKMT, majl is taklim dan juga para RT/ RW menggelar silaturahim lewat kegiatan pengajian, Kamis (15/7) pagi. Kegiatan silaturahim yang dihadiri 500-an peserta itu di laksanakan di Aula Kantor Kelurahan Larinda. Kegiatan juga diisi dengan siraman rohani dari KH M T ajuddin Hasan. Ny. Yayan Eryadin, Ke- Kaum ibu di Larinda tengah mengambil hidangan usai tua PKK Kelurahan Lara- digelar pengajian. (iwan) ngan Indah, mengungkapkan kegiatan pengajian rutin BKMT ini se- gembira karena bisa hadir dalam kaligus penutupan terkait bulan Ramadhan kegiatan ini. Kegiatan pengajian ini dan juga kegiatan silaturahim. “Sebab itu memang kebanyakan kaum ibu peserpesertanya lebih banyak dan mereka pun tanya, namun saat ini kaum pria pun berpartisipasi membawa hidangan masing- tidak kalah banyak. “Karenanya kami harapkan kegiatan yang bermanfaat ini masing untuk dikonsumsi hadirin.” Sumardjono, Ketua RW 10, mengaku dipertahankan.” (iwan)

Ketua PKK Kedaung Wetan Hj. Jumroh Jamaludin bersama kader pada pertemuan rutin bulanan PKK. (irfan) ini memang digelar berbagai macam acara yang berkaitan dengan masalah PKK. (irfan)

Anggota BKMT Pondok Bahar Saling Bermaafan
KARANG TENGAH – Anggota BKMT Kelurahan Pondok Bahar melakukan aksi saling bermaafan terkait menghadapi bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba. Mereka berprinsip menghadapi bulan Ramadhan yang suci, jiwa harus bersih. Kegiatan itu terjadi saat pengajian rutin BKMT kelurahan setempat yang sekaligus penutupannya di aula kantor kelurahan, Senin (19/ 7) pagi. “Saya mohon maaf yang sebesar-sebesarnya bila dalam memimpin dan membimbing kegiatan pengajian terdapat kesalahan, kata Hj. ” Masriah, Ketua BKMT Kelurahan Pondok Bahar . Dipesankan agar dalam bulan Ramadhan kegiatan ibadah lebih ditingkatkan. Hal itu karena momentumnya yang baik. S ementara Ny. Farliani Baidhowi, Ketua PKK Kelurahan Pondok Bahar dalam , sambutannya mengungkapkan walau kegiatan pengajian diliburkan tetapi sebenarnya dalam praktiknya ibadah di bulan Ramadahan harus ditingkatkan. “Saya juga mengucapkan terima kasih atas upaya kegiatan pengurus BKMT tingkat kelurahan serta tingkat RT/ RW ini.” Diinformasikan kegiatan pengajian selain diisi pembacaan rawi dan shalawat juga diisi dengan ceramah agama Hj. Dedeh Nuryati, pimpian Majl is Taklim Al Karimah dari Cipondoh. (iwan)

BKMT Cibodas Gelar Penutupan Pengajian
CIBODAS – Sedikitnya 200 selama bulan Ramadhan saja. jamaah kaum ibu perwakilan “Pengajian akan dibuka kemmajelis taklim 6 kelurahan sebali setelah lebaran sambil Kecamatan Cibodas menghadiri digelar halal bil halal.” penutupan pengajian rutin Setelah mendengarkan bulanan BKMT Kecamatan Cibotausyiah pembinaan akhlak, das yang digelar di Aula Kecakemudian satu per satu matan Cibodas, Rabu (14/7). jamaah berkeliling mengPenasehat BKMT Kecamatan hampiri para pengurus BKHj. Tanti Cibodas Hj. Tanti Deni Koswara MT kecamatan dan keluramenjelaskan kepada jamaah bahwa han untuk saling bermaaf-maafan. pengajian ini hanya ditutup sementara (vanessa)

Suasana penutupan pengajian BKMT Pondok B ahar (iwan) .

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

HIGIENIS & SEHAT

9Jangan Terlalu Andalkan Fogging
LARANGAN – Warga yang wilayahnya ingin bebas dari nyamuk aedes agepty serta chikungunya, harus rajin menggelar pemberantas sarang nyamuk (PSN) dan yang paling efektif dengan kegiatan 3-M (menguras, menutup, dan mengubur) Agus Heru tempat-tempat yang kemungkinan bisa dijadikan sarang nyamuk. Demikian dikatakan Agus Heru, Lurah Cipadu Jaya, ketika menghimbau para pengurus RT/RW dan kader posyandu di saat penyuluhan pemberantasan penyakit DBD dan Chikungunya bersama pihak Puskesmas Cipadu dan Dinas kesehatan di aula kantor kelurahan, Senin (5/7). “Warga jangan terlalu mengandalkan foging yang berharap nyamuknya mati, padahal belum tentu. Lewat fogging siklus hidup nyamuk akan tetap ada karena fogging tidak mematikan jentiknya,” jelas Agus, Sementara dengan 3-M yakni menguras, menutup dan mengubur benda-benda yang bisa menjadi sarang nyamuk pasti dapat memberantas sarang nyamuk, telur nyamuk, dan nyamuk dewasanya. “Di samping itu kegiatan 3-M manfaatnya banyak karena dilakukan secara bergotongroyong,” kata Agus. (iwan)

Warga di RT 06/01 Pedurenan Disuluh Kesehatan Lingkungan
KARANG TENGAH – Puluhan warga di RT 06/01 Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Karang Tengah, mendapat penyuluhan kesehatan lingkungan dari petugas Puskesmas Pedurenan, Selasa (20/7).
Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di rumah Asnain, Ketua RT 06 Pedurenan itu karena di wilayahnya ada beberapa warga yang diduga terkena penyakit chikunguya yang disebabkan oleh nyamuk jenis aedes aegepty. Di samping warga pun diberi bubuk abate, obat untuk mencegah jenis nyamuk tersebut berkembangbiak. “Penyebab penyakit lingkungan seperti DBD, chikungunya dan diare karena lingkungannya yang kotor,” kata Al i Sahab, Pemegang Program DBD Puskesmas Pedurenan. Karena itu, lanjut Ali, warga harus menjaga lingkungan tetap bersih agar lingkungannya tidak menjadi sarang nyamuk atau sumber penyakit. Misalnya tidak ada air tergenang di tempat bekas aqua, dedaunan atau kaleng-kaleng bekas. Bersihkan air yang ada di dispenser vas bunga dan , bak mandi minimal seminggu sekali. Dengan rutin melakukan kegiatan tersebut siklus hidup nyamuk di lingkungan akan terputus. “Disamping itu memberantas nyamuk bisa dengan foging dan pemberian bubuk abate. Tetapi bila salah menggunakan, nyamuk belum tentu mati. Karena itu yang paling efektif dengan kegiatan 3-

Warga di RT 06/01, Pedurenan, tengah dibagikan bubuk abate oleh Ali Sahab. (iwan) M (menutup, menguras dan mengubur benda yang berpotensi menjadi genangan air),” paparnya. Ny. Suryanah, salah satu warga yang ikut penyuluhan mengungkapkan merasa senang adanya penyuluhan langsung sehingga lebih paham cara mencegah penyakit lingkungan. Menurutnya kegiatan penyuluhan kesehatan yang dilakukan petugas Puskesmas Pedurenan sering dilakukan dengan turun langsung ke warga atau di kantor kelurahan dengan mengundang warga. “Kini tinggal bagaimana warga saja menjaga kebersihan lingkungan dengan sunguh-sunguh,” katanya. (iwan)

40 Kader PMO Kecamatan Tangerang Evaluasi Kinerja
TANGERANG – Sedikitnya 40 kader PMO (Pengawas Minum Obat) warga penderita TB paru se-Kecamatan Tangerang mengikuti kegiatan evaluasi kinerja kader PMO yang digelar Puskesmas Sukasari bekerjasama dengan Puskesmas Tanah Tinggi di Aula Kelurahan Cikokol, Jumat (16/7). Peserta terlebih dahulu dipahami tentang pengertian penyakit TB paru beserta penularan dan tatacara pencegahannya oleh Kepala Puskesmas Sukasari dr. Hj Ani Ernawati. Kemudian evaluasi pun digelar dimana beberapa kader PMO perwakilan dua puskesmas itu memaparkan secara singkat hasil kegiatan dirinya bertugas menjadi kader PMO di lingkungan RW tempat tinggalnya masing-masing. Ditemui selesai kegiatan evaluasi, dr. Hj. Ani Ernawati menjelaskan saat ini ada sekitar 30 warga penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Sukasari tengah diobati rutin selama 6 bulan secara gratis dimonitor kader PMO RW. (vanessa)

dr. Hj. Ani Ernawati dan beberapa petugas medis dari Puskesmas Sukasari dan Tanah Tinggi tengah berdialog langsung dengan kader PMO yang dievaluasi kegiatannya. (vanessa)

Siswa Baru SDN 01 dan 03 Petir Diperiksa Kesehatannya
C IPONDOH – Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah murid SDN 01 dan 03 Kelurahan Petir , Kecamatan Cipondoh, mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Gondrong, Senin (19/7). “Rutinitas ini untuk mendeteksi penyakit bagi murid yang akan memulai sekolah,” kata Bidan Ema, staf Puskesmas yang melakukan pemeriksaan, Senin (19/7). Pemeriksaan fisik murid baru dilakukan secara keseluruhan, mulai dari rambut hingga ujung kaki. “Pemeriksaan dilakukan pada gigi, rambut, telinga, dada sampai menimbang berat badan, katanya. ” Untuk 1 komplek SDN 01 dan 03 ini Bidan Ema dibantu 3 staf Puskesmas, yaitu Utami Felina, Ny . Rina dan Ny. Marisca. Ditujukan agar seluruh murid baru dapat diperiksa kesehatannya dalam 1 waktu karena setelah memeriksa kesehatan mereka juga memberikan penyuluhan hidup bersih dan sehat kepada murid-murid. Selain murid baru dilakukan juga pemeriksaan kesehatan kepada beberapa murid kelas lainnya. “Permasalahan kesehatan murid SD di sini adalah hal yang umum terjadi, misalnya masalah sakit gigi dan sarumen.”(irfan)

Puluhan Warga Kedaung Wetan Disuluh Penyakit Kusta
N EGLASARI – Puluhan warga RW 01 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, mengikuti penyuluhan pencegahan jangkitan penyakit Kusta kerjasama Puskesmas Kedaung Wetan dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. “Waspada jika terjadi gatal-gatal yang disertai bercak-bercak putih, segera periksakan diri ke Puskesmas yah pak…,” kata dr Cecilia saat . penyuluhan di Aula Kelurahan Kedaung Wetan, Kamis (15/7). Dijelaskan penyakit kusta tidak mengenal umur penderitanya, tetapi jangan bekecil hati penyakit ini dapat diobati, asal pengobatannya dilakukan dengan segera. “Pemkot memberi pengobatan gratis di Puskesmas untuk penyakit ini, umumnya berupa obat oles, jadi warga jangan ragu lagi untuk memeriksakannya.” Sementara Bidan Eva, Penyuluh Puskesmas Kedaung Wetan, menjelaskan penderita jangan takut dikucilkan masyarakat, karena penyakit ini bukan kutukan seperti mitos yang lama beredar “Jangan berkecil hati ya pak jika .

200 Warga Ikuti Senam Kesehatan Kecamatan Karawaci
KARAWACI – Sedikitnya 200 warga mengikuti gelaran senam kesehatan massal yang digelar Disporabudpar di Aula Kecamatan Karawaci, Jumat (16/7). Senam ini dipimpin 3 instruktur khusus. Kiki Wibawa, Sekertaris Kecamatan Karawaci, merasa senang saat melihat antusias masyarakat, staf kelurahankelurahan dan staf kecamatan bersemangat mengikuti senam kesehatan itu. “Wah ramai sehingga membuat gembira…” Diagendakan kegiatan ini akan diprogram rutin setiap bulannya, karena di samping menyegarkan jasmani bisa pula menjadi ajang silaturahmi dengan warga yang ada di wilayah Kecamatan Karawaci. (wawan)

Petugas Puskesmas Kedaung Wetan bersama Dinkes tengah memeriksa warga terkait penyakit kusta. (irfan) terkena penyaki t ini. Yang penting segera diobati pasti sembuh,” katanya. Usai penyuluhan digelar pula pemeriksaan kesehatan kepada warga, utamanya kemungkinan jangkitan penyakit kusta yang penderitanya memang bisa mengalami cacad tubuh itu. (irfan)

Puskesmas Pabuaran Tumpeng Sosialisasi Cegah DBD
KARAWACI – Puskesmas Pabuaran Tumpeng terus melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan mengenai penyakit DBD kepada warga di wilayah kerjanya. Penyuluhan dianggap karena perubahan cuaca yang memungkinan jentik nyamuk aedes agepty mudah berdrg. Indrani kembang-biak. drg. I ndrani Yupi ta Ningrum, Kepala Pusk esmas Pabuaran Tumpeng, S elasa (20/7), mengutarakan sosialisasi ini harus terus digencarkan agar warga memahami pencegahan pen yakit ini. Tujuan yang hendak dicapai terjadinya penurunan tingkat penyakit ini di masyarakat. Sosialisasi sendiri digelar petugas puskesmas bekerja-sama dengan para kader posyandu dan kader PKK tiap-tiap kelurahan. “Dengan cara ini program pembinaan kesehatan masyarakat pun akan mudah tercapai,” katanya. Diakuinya kurun waktu Januari-Jul i 2010 tercatat 21 war ga terjangkit DBD, kini mereka telah sembuh. Praktisnya, kata dia, warga bisa mencegah DBD dengan melakukan 3M + 1 (menguras, mengubur, menutup + memakai/mengoleskan tubuh dengan anti nyamuk). (wawan)

Diusulkan 37 Keluarga Tambahan KMG Sukaasih
TANGERANG – Sedikitnya 37 warga tidak mampu di Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tanger ang, diusulkan dalam data tambahan pemilikan Kartu Multi Guna 2010 oleh Kelurahan Sukaasih. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sukaasih Hj. Sundusiah, Selasa (20/7), menjelaskan daftar Hj. Sundusiah usulan tersebut sudah ditandatangani oleh lurah yang kemudian diserahkan ke Bidang Pember dayaan Masyarakat Kecamatan Tangerang. Dikatakan dalam daftar usulan tersebut, selain menyertakan data KK dan KTP kepala keluarga miskin, juga disertakan foto kepala keluarga yang difoto di muka rumahnya. “Sehingga tampak jelas keadaan rumah warga miskin yang didaftarkan dalam usulan tambahan tersebut,” tuturnya. (vanessa)

Afwani Dude Al-Farizi, Balita Sehat se-Puskesmas Gondrong
CIPONDOH – Lomba Balita Sehat yang digelar Puskesmas Gondrong, Kecamatan Cipondoh, menilai Afwani Dude Al-Farizi sebagai balita tersehat dari seluruh Posy andu di Kelurahan Gondrong dan Petir . “Penilainya berdasarkan KMS, imunisasi lengkap, serta pemeriksaan fisik waktu lomba,” kata Ny Rupiah, Ketua Posyandu . Beo, tempat Afwani biasa ditimbang, Senin (19/7). Putra pasangan Ny Sundari dan Abu Rizal . tersebut diakuinya keluar sebagai Juara I, perwakilan dari Posyandu Beo Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. “Rajin diperiksa di Posyandu kami, jadinya sehat..” Ibu sang anak mengaku tidak memberi perlakuan khusus yang diberikannya kepada Afwani. Anaknya juga pernah sakit seperti Balita lain, namun cepat sembuh. “Makannya biasa, susunya biasa, sekarang dia hafalnya susu bendera, hadiah menang lomba kemarin,” katanya. (irfan)

Afwani bersama ibunya dan kader Posyandu Beo ketika masa penimbangan Balita. (irfan)

- 10

KECAMATAN MEMBANGUN

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

Edisi 22

Arief Sidak Kualitas Pembangunan Proyek-proyek di Tangerang Barat
TANGERANG - Wakil Walikota H. Arief R Wismansyah didampingi sejumlah pejabat Pemkot Tangerang menggelar monitoring atau pengecekan lapangan proses pembangunan gedung-gedung pemerintahan, sekolah, serta jalan lingkungan di wilayah barat Kota Tangerang, Senin (19/7).
Arief didampingi yang datang Asisten Bidang Ekonomi P embangunan (Ekbang) H. Ahmad Lutfi, Kepala Dinas PU Dadang Durachman, Kepala Dinas Tata K ota (DTK) Mei ta, serta pejabat terkait, menuturkan pengawasan pembangunan ini sebagai wujud kepedulian pimpinan daerah terhadap kualitas pelayanan yang diberikan terhadap masyarakat. “Salah satunya dalam bentuk pengawasan pembangunan fasilitas sarana dan prasarana seperti gedung kecamatan, kelurahan, sekolah dan posyandu serta jalan-jalan l ingkungan,” katanya. Untuk monitoring wilayah barat ini, proyek pembangunan yang ditinjau meliputi beberapa proyek pembangunan di kecamatan Priuk dan Kecamatan Karawaci, antara lain pembangunan gedung Kecamatan Priuk, gedung Kelurahan Priuk Jaya, beberapa gedung posyandu yang ada di Kecamatan Priuk, jalan lingkungan dan pembangunan gedung Kecamatan Karawaci. Wakil Walikota saat meninjau meminta semua dinas terkait untuk terus meningkatkan pengawasan terkait kualitas gedung yang sedang dibangun. “Jangan ragu-ragu untuk menegur atau meminta pelaksana proyek atau pemborong untuk memperbaiki hal-hal yang dianggap tidak sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati, katanya. ” Ditambahkan, “seluruh pembangunan harus sesuai dengan spesifikasi yang ada.” Untuk memastikan pro-

Warga RW 10 bahu mebahu mem-plur jalan yang tengah disemenisasi swadaya warga. (vanessa)

Gang Sukadamai Gerendeng Diplur Swadaya Warga
KARAWACI - Sedikitnya 25 warga di lingkungan RW 10 Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, bergotong-royong memelur Gang Sukadamai di RT 03/10, Minggu (18/7). Dengan bersemangat warga berbagi tugas dalam 3 kelompok kerja. Kelompok pertama bertugas menyiapkan bahan adukan semenisasi yang kemudian didistribusikan kepada kelompok kedua untuk disampaikan kepada kelompok ketiga warga yang ditugaskan untuk memoles bahan pluran di seluruh permukaan jalan dengan panjang 120 meter dan lebar 1,5 meter . Kasidi, Ketua RW 10 Gerendeng, menjelaskan kegiatan perbaikan jalan lingkungan ini dilakukan swadaya warga dengan menghabiskan biaya sekitar Rp 3.250.000, yang disisihkan 50% setiap bulannya dari iuran bulanan setiap kepala keluarga sebesar Rp 10.000. (vanessa)

yek pembangunan gedung dilaksanakan dengan baik, wakil walikota sempat mengecek setiap sudut proyek, mulai pembuatan begisting tiang dan balok gedung hingga ketebalan lantai dan tembok gedung.

“Coba cek posisi tiangnya jangan sampai miring,” perintahnya pada salah seorang staf pengasawan pembangunan. Satu persatu bagian proyek gedung mendapat giliran untuk diperiksa, tidak

ada yang terlewat sedikitpun. Wakil walikota sadar bahwa ketelitian dalam pengawasan merupakan modal untuk menghasilkan kualitas gedung yang sesuai dengan yang diharapkan. (imron)

3 Gedung Baru Dibangun Pemkot di Kedaung Wetan
NEGLASARI – Terdapat 3 gedung baru dibangun Pemkot di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, yang diperkirakan akan selesai bersamaan Desember 2010. “Mudahmudahan ketiga gedung itu bisa diresmikan secara bersamaan oleh walikota,” kata Lurah Jamaludin, Jumat (16/7). Ketiga gedung tersebut adalah Kantor Kelurahan Kedaung Wetan yang baru, Posyandu Paket 6 di RT 06/ 02, dan hanggar pesawat untuk praktek siswa SMKN 6 Penerbangan. “Pembangunan gedung yang akan banyak memberi manfaat ini, sudah lama dinantikan warga Kedaung Wetan untuk dapat digunakan.” Pembangunan ini sendiri, kata dia, menunjukkan keseriusan Pemk ot Tangerang dalam mengedepankan pelayanan, khususnya dalam bidang kesehatan dan pendidikan. ”Hingga saat ini pembangunan gedung tersebut rata-rata telah mencapai 25 persen selesai,” katanya. Banyak warga kelurahan ini yang setiap harinya mengamati pembangunan ketiga bangunan itu. Mereka bersyukur nantinya layanan kesehatan di kelurahan akan semakin baik, pembinaan balita mereka bakal lebih mendapat perhatian, sekolah SMKN 6 akan semakin maju. (irfan) Ketua BKM Sejahtera Bersama Sukron di lokasi pembangunan MCK RT 03/09 Jurumudi Baru. (irfan)

BKM Jurumudi Baru Bangun MCK & Saluran Air
BENDA – BKM Sejahtera Bersama Kelurahan Jurumudi Baru memprogram pembangunan 2 MCK sebagai memenuhi sarana sanitasi warga di lingkungan RT 03/RW 09 yang selama ini membutuhkan sarana itu. Sukron, Koordinator BKM Sejahtera Bersama, Selasa (20/7), mengatakan pembangunan yang dibiayai dana PNPM Mandiri dari pusat ini bertujuan agar kebersihan lingkungan di lingkungan itu semakin terjaga. Mudahmudahan sebagian warga yang biasa buang air besar di empang akan beralih ke MCK. Dikatakan selain membangun MCK, paket proyek inipun membangun saluran air sepanjang 60 meter di lingkungan RT tersebut. (irfan)

Gedung kantor kelurahan, gedung posyandu dan hanggar pesawat yang terus dikerjakan di Kelurahan Kedaung Wetan.(irfan)

Warga RT 02/07 235 Warga Gotong-royong Cor Lantai Sudimara Timur Swadaya Atas Masjid Adlatul Hikam CIBODAS – Sedikitnya 235 warga Perbaiki Jl. Masjid 10 melaksanakan pengecoran Dak
CILEDUG – Warga di lingkungan RT 02/RW 07 Kelur ahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, berswadaya memperbaiki Jl. Masjid 10 dengan memelur memanfaatkan semen sehingga kini jalan sepanjang 200 meter itu nyaman dilalui. Pengerjaannya sendiri dilakukan pada pertengahan Juni lalu yang dikontrol langsung Mulyadi, Lur ah Sudimar a Timur. Partisipasi warga untuk memperbaiki jalan berupa pasir, semen, batu, dan lainnya sangat besar. S edikitnya dana keluar untuk perbaikan jalan mencapai Rp 15 juta. Mulyadi, di tempat terpisah mengungkapkan kegiatan gotong royong warga dalam membangun lingkungannya patut dicontoh bagi RW lainnya. “Jadi kalau warga mampu membangun sendiri tidak ada salahnya langsung melakukan. Itu lebih baik,” ujarnya. (iwan) Masjid Adlatul Hikam di Jl. Darul Hikam masuk lingkungan RW 016 Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Minggu (18/7). Pelaksanaan pengecoran ini dipimpin H. Suhaemi, Ketua DKM Masjid dan HM Andriawan, Ketua Panitia Pembangunan. Hadir Ketua RW 016 Cibodas Baru Cipto Winarno, sesepuh war ga HM Yusuf, Ustad Saifuddin, dan Anggota DPRD Kota Tangerang M Sjaifuddin. Warga sejak pagi hari sudah bergotong-royong. Ada yang menyiapkan cor semen, yang ada yang mengangkati adukan beton, dan menghamparkannya di dak masjid. Suasana gembira mewarnai pelaksanaan kerja-bakti ini. Cipto, Ketua RW 016 Cibodas Baru, menjelaskan pengecoran masjid ini sudah direncanakan sejak setahun yang lalu mengingat setiap kali Ramadhan dan pelaksanaan sholat Jumat selalu padat oleh jamaah sehingga kapasitas masjid hanya 400 orang tak lag bisa menampungnya. “Sebab itu perlu ada penambahan. Dari hasil musyawarah terbentuklah kepanitiaan, lalu dihimpun dana sodaqoh dan donatur untuk engecoran.” M Sjaifuddin, Anggota DPRD Kota Tangerang, menambahkan enambahan ruang di lantai atas sangat tepat untuk menampung jamaah yang datang. “Pem-

Warga RW 09 Cibodasari Senang Dibangunkan Posyandu
CIBODAS - Warga RW 09 Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, senang karena Pemkot Tangerang membangun gedung posyandu di Jl. Raya Gede Perumnas I Tangerang. “Adanya pembangunan posyandu ini telah dinanti-nantikan warga,”kata Iskandar, Ketua RT 04/RW 09 Cibodasari, Selasa (20/7). “Saya ucapkan terima kasih kepada Walikota Tangerang atas pembangunan ini… Selanjutnya bila sudah jadi ” gedung posyandu akan digunakan untuk pelayanan posyandu, gedung serba guna (GSG), dan PAUD. Dirman, warga RW 09 Cibodasari menuturkan banyak keluarga yang ekonominya pas-pasan akan memanfaatkan keberadaan posyandu untuk pembinaan kesehatan anak-anaknya. (***/imron)

Jalan Masjid 10 di Sudimara Timur terlihat mulus hasil swadaya warga di RT 02/07. (iwan)

bangunan ini sudah sepantasnya mendapat dukungan baik moril maupun materil.” Sementara Ketua Panitia Pembangunan Masjid HM Andiawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen warga yang telah membantu pelaksanaan pengecoran lantai atas masjid. “Selanjutnya kami mengharapkan doa dan donaturnya kembali untuk pembangunan lantai atas lanjutannya.” (wawan)

Edisi 22

Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1431 H

OLAHRAGA

10 11

32 Tim Futsal Meriahkan Kompetisi Wahidin Halim Cup I
Pertandingan eksebisi tengah berlangsung di Lapangan Sepakbola Panbar. (wawan)

KARANG TENGAH - Sebanyak 32 tim futsal se-Kota Tangerang unjuk kebolehan dalam kompetisi Futsal Wahidin Halim Cup 1 yang digelar di lapangan Gracida Futsal di RW 06, Pedurenan, Karang Tengah, Minggu (18/7).
Kompetisi dibuka H. Tabrani, Kadis Disporadpur Kota Tangerang dengan melepas puluhan balon gas ke udara. Hadir aparat dari kecamatan dan kelurahan. Rino, wakil panitia pelaksana mengungkapkan kegiatan futsal tingkat Kota Tanger ang untuk pertama kali digelar remaja di sini. “Tujuann ya sebagai ajang silaturahim anak muda dan juga mengembangkan kreatifitas.” Kompetisi sendiri selanjutnya dilakukan setiap Sabtu dan Minggu dengan sistem gugur. Untuk pertandingan finalnya tanggal 1 Agustus. Sementara total hadiah untuk para pemenang sebesar Rp 7, 5 juta. Juara satu Rp 3,5 juta, juara kedua Rp 2 juta dan juara ketiga Rp 1,5 juta. Di samping itu mereka pun akan mendapat trophy Wahidin Halim Cup 1.

Dukung WH Digelar Pertandingan Sepakbola Tarkam
CIBODAS – Menyambut HUT Kemerdekaan RI, Kelurahan Panunggangan Barat menggelar pertandingan sepakbola antarkampung yang diikuti 16 kesebelasan dimulai Senin (19/7) di lapangan Panunggangan Barat. Dalam pertandingan eksebisi antara Kesebelasan Kecamatan Cibodas tergabung Pandawa melawan Staf Kelurahan Panunggangan Barat tergabung anggota KNPI Cibodas, berlangsung meriah dan seru. Ahyar, Ketua P elaksana Kegiatan, menjelaskan pertandingan digelar untuk menjalin talisilaturami sekaligus menggalang kekuatan untuk mendukung WH menuju Banten 1. KNPI Cibodas dan K arang Taruna Kelurahan Panunggangan Barat memang telah siap menjadi barisan terdepan dalam mendukung WH. “Kita pun telah dukungan penuh dari para sesepuh dan w arga P anungangan Bar at,” ucapnya. (wawan)

Sebanyak 32 tim futsal meriahkan kompetisi futsal Wahidn Halim Cup I di Pedurenan. (iwan) Ahmad Suhendar, Lurah Pedurenan, mengungkapkan digelarnya kompetisi futsal oleh remaja di RW 06 Pedurenan adalah suatu bentuk kreatifitas remaja. Karena itu perlu dikembangkan dan didukung para orangtua. (iwan)

Eli Sapitri, Pendekar Silat SMPN 21, Juara O2SN
BENDA – Usianya baru 13 tahun, namun prestasinya sudah tingkat nasional. Itulah Eli Sapitri, siswi kelas VIII-D SMPN 21 Jurumudi Baru, Kecamatan Benda, yang baru saja membawa nama harum K ota Tangerang karena dinobatkan Juara I Pencaksilat Kelas Tunggal Baku pada Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN) di Senayan Jakarta. “Saya dari SD sudah menyukai pencaksilat, latihan bersama temanteman,” katan ya ketika ditemui di sekolahnya, Selasa (20/7). Kemudian diceritakan pengalamannya meraih juara nasional, dimulai menjadi juara se-Kota Tangerang, kemudian juara se-Banten, dan akhirnya juara nasional di O2SN. “Pengalaman bertanding di Senayan Jakarta sangat mengesankan karena bertanding dengan perwakilan propinsi lainnya.” Dalam kelas Tunggal Baku ia menampilkan gerakan seni pencaksilat dengan menggunakan jurus tangan kosong, golok, dan tongkat. “Tapi goloknya tidak tajam sehingga tidak berbahaya.” Setelah berhasil meraih juara nasional ini, dia bercita-cita menjadi atlet nasional agar dapat bertanding keluar negeri memba wa nama Pencaksilat Indonesia. “Semoga saja harapan saya dapat terlaksana.” Anak Rajin Selama ini Eli dinilai Guru Olahraga SMPN 2 M Akib sebagai anak yang rajin dan mempunyai semangat belajar yang tinggi. “Untuk sampai sekolah setiap harinya, dia harus berjalan kaki dari rumahnya di Poris Gaga Baru ke Pasar Kebon Besar baru naik angkot.” , Hal yang sama juga dinyatakan guru bagian kesiswaan SMPN 21 M Sudarmawan. Bahkan guru ini menasehati Eli agar meningkatkan prestasi pencaksilat dan tetap mengutamakan kegiatan

Heru Ismanto, Kiper Kebon Besar, Banyak Prestasi
BATUCEPER – Menekuni hobi bermain sepakbola sejak kecil, akhirnya membawa Heru Ismanto (24), warga RW 04 Kelurahan Kebon Besar, Kecamatan Batuceper, memiliki banyak prestasi sebagai kiper sepakbola. “Saya pernah menjadi kiper U23 Persikota dan Persita,” katanya, S enin (19/7). Pengalamannya yang sangat dikenangnya ketika bermain bersama SSB Benteng Muda karena dia bersama teman-temannya menjadi Juara I Piala Bupati Tangerang di Stadion Benteng. “Waktu itu kita bermain seri hingga akhir pertandingan, terpaksa ditentukan lewat adu pinalti dan kami menang,” katanya. Kepiawaianya sebagai penjaga gawang juga pernah membawanya bermain keluar daerah, ketika dikontrak untuk memperkuat tim Bank Sumsel di Palembang. “Pernah 1 tahun di kontrak di sana, lumayan merasakan juga keluar daerah,” katanya. Hingga kini pemain yang selalu memimpikan dan berharap dapat memperkuat Persikota ini selalu kebanjiran tawaran memperkuat kesebelasan lain dari luar Kota Tangerang. “Tim kelurahan dari Jakarta, Tangsel dan kabupaten, hingga tim perusahaan misalnya PT Gajah Tunggal, pasti panggil saya untuk main jika bertanding, apalagi sekarang mau perayaan 17an,” katanya. (irfan)

Eli Sapitri memegang piala bersama M Akib dan M Sudarmawan. (irfan) belajar. “Untuk itu SMPN 21 memberi apresiasi dengan menggratiskan uang buku LKS dan komputer hingga dia lulus dari sekolah ini.” (irfan)

SAMBUNGAN BERITA
Anah: Walikota Peduli...
Sebab itu, dimintanya, para kepala sekolah bersama komite sekolah harus mengikuti kebijakan walikota yang baik tersebut. Jangan lagi ada pungutan, pemaksaan membeli buku paket, dan lembar kertas siswa (LKS). Mending kalau bisa dicicil, kalau harus tunai sangat membebani orangtua pelajar. “Kami yakin dan per caya W alikota Tangerang dapat memurahkan biaya pendidikan karena beliau figur yang mengerti beban orangtua pelajar yang sudah berat menghidupi keluarga, sehingga jangan lagi dibebani biaya pendidikan yang cenderung mahal… (wawan) ”

Rumi: Sebaiknya Keperluan...
sesuai dengan kebijakan Walikota Tangerang."Saya daftarin anak sekolah lancar-lancar saja," kata Ny Rumi orangtua siswa . Difa yang kini sudah duduk di bangku kelas 3 SDN itu. Menurutnya ada juga beli baju seragam sekolah anak yang dikordinir pihak sekolah setelah dirapatkan komite sekolah. Yang terpenting kalau memang membutuhkan keseragaman bagi anak didik, ya dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan komite sekolah dan orangtua siswa, dengan tidak membebani orangtua siswa. (iwan)

SDN Cibodas 2 Majukan Kualitas
CIBODAS - Kepala SDN Cibodas 2 bertekad memajukan sekolah yang dipimpinnya tersebut agar tidak ketinggalan dari sekolah Rintisan Sekolah Berstandar Nasional (RSBN) yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Albani Albani, Kepala SDN Cibodas 3, Selasa (21/7), mengutarakan pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin menjaga kualitas pendidikan sehingga tidak kalah dengan sekolah lainnya. “Tidak mudah memang menjadi sekolah rintisan berstandar nasional karena butuh dana yang besar .” Dijelaskan di sekolahnya penerimaan murid tahun ajaran baru sebanyak 2 rombongan belajar dengan jumlah 50 anak, sehingga jumlah keseluruhannya 9 rombongan belajar . Sedangkan guru yang mengajar sebanyak 20 orang. (***/imron)

WH Geram PSB...
Pemerintah K ota Tangerang telah menganggarkan untuk penyediaan buku paket mulai tingkat SD dan SMP SMA dan SMK , sebesar Rp 2,5 milyar. Hal ini tentunya guna meringankan beban masyarakat dalam biaya pendidikan sehingga masyarakat sudah tidak akan lagi memikirkan biaya buku lagi. Pihak sekolah selaku aparat pemerintahan harus ikhlas, berikan hak-hak masyarakat kalau memang itu sudah menjadi haknya. Jangan mengambil kebijakan sendiri kalau itu sudah menjadi kebijakan pemerintah, apalagi menyangkut masalah pendidikan. “Hak kita sudah ada yaitu gaji dan berbagai tunjangan. Tolong jangan bebani masyarakat dengan memungut biaya di luar ketentuan, ungkap walikota. ” Semua pihak harus memilki kepekaan sosial dan tanggung jawab moral, janganlah sampai mengkhianati dan menyakiti masyarakat, banyak anak-anak putus sekolah mengingat biaya pendidikan yang mahal. Oleh karena itu kebijakan Pemkot Tangerang membebaskan biaya sekolah merupakan bentuk kepedulian dan kepekaan sosial, makanya jangan sampai dikhianati kebijakan yang telah ditetapkan itu. Sikap walikota tersebut didorong komitmen Pemkot Tangerang untuk membuka akses seluas-luasnya kepada seluruh w arga Kota Tangerang mengenyam pendidikan. Sebab itu, jangan

sampai kebijakan dan komitmen tersebut terdistorsi oleh kebijakan-kebijakan sekolah yang kurang memahami kemampuan kondisi finansial orangtua siswa. Semua Sekolah Favorit Pada kesempatan itu pula, Walikota H. Wahidin Halim menegaskan dalam memilih sekolah masyarakat tidak perlu memilah-milah sekolah favorit dan tidak favorit karena P emkot Tangerang telah membangun sekolah-sekolah di setiap wi la yah Kota Tanger ang dengan standar dan mutu yang sama dan Pemkot Tanger ang tidak pernah berhenti membangun di bidang infrastruktur . “Jadi sekarang ini, tidak ada istilah sekolah favorit, karena semua sekolahsekolah di Kota Tangerang ini sama…” (***/imron)

Ridho: Buku Paket...
sudah dibangun bagus, kesejahteraan guru sudah diperhatikan, ada dana BOS, dan disediakan buku paket pendidikan oleh Pemkot Tangerang, jangan seharusnya tidak ada lagi pungutan-pungutan. “Kita masih dengar ada sekolah mengharuskan pelajar membeli buku paket dengan alasan buku paket yang ada tak cukup.” Mestinya, kata dia, setiap buku paket dapat digunakan adik kelas di tahun berikutnya, sehingga tidak usah memebeli buku paket lagi di tahun berikutnya. (wawan)

Mika: Pendidikan Murah...
di Kota Tangerang, Rabu (21/7). Diakui seluruh masyarakat mendukung pesan kebijakan Walikota Tangerang yang sudah bagus, tapi harus di tunjang dengan kebijakan sekolah yang lebih baik pula. Pihak sekolah harus kreatif menjadi untuk menggelorakan semangat meningkatkan kualitas pendidikan. (vanessa)

Fokus-Opini
fokus-Opini
Th.VIII/Pekan 4/ Juli 2010 M Th.VIII/Pekan 2/ Sya’ban 1 431 H

Edisi 22

Raih Langit Biru, Pemkot Tingkatkan Kualitas Udara

Kendaraan Diuji Emisi, Cemaran Pabrik Dicegah
TANGERANG – Sekitar 2.317 kendaraan bermotor di Kota Tangerang diuji emisi dengan hasil yang lulus uji emisi 1.486 kendaraan atau 64,13 persen dan yang tak lulus uji emisi 831 kendaraan atau 35,87 persen.
Jumlah kendabekerja dengan raan uji emisi ini baik dan irit bahan sendiri melebihi tarbakar .” get yang ditetapStiker khusus kan sebanyak dari BPLH Pemkot 1.800 kendaraan Tangerang dibepribadi yang akan rikan pada kendiuji emisi oleh pedaraan yang lulus tugas Badan Peuji emisi pada saat Sigit Haryanto ngendalian Lingpengujian itu. Stikungan Hidup (BPLH) Kota ker inilah yang diminati warga Tangerang. “Hasil pengujian pemilik kendaraan pribadi emisi ini relatif lebih baik karena dengan stiker ini dibandingkan tahun se- kendaraannya diizinkan unbelumnya,” kata Sigit Har- tuk parkir di sejumlah mal di yanto, staf Bagian Pemantau wilayah DKI Jakarta. Pemulihan Kualitas Lingku“Pemerintah DKI mengan Hidup, Rabu (21/7). mang telah lama menePengujian emisi dilakukan rapkan aturan itu, saat ini sekaligus memberi informasi Kota T angerang masih mekepada para pengendara rencanakan aturan yang mengenai pentingnya men- sama. Untuk awal mungkin jaga kualitas udara kota yang bagi kendaraan yang parkir bersih dari emisi. “Jika emi- di Gedung Puspem Kota sinya baik, berarti mesin Tangerang,” katanya. Rabu (21/7). SeUji emisi yang cara hukum bagi telah dilakukan di usaha yang menempat titik wilayah cemari lingkungan kota, yaitu di pememang akan rumahan Palem mendapatkan Semi Karawaci, Jl. sanksi yang berat, Sudirman, Jl. MH namun BPLH kota Thamrin, dan Jl. berharap kelesGatot Subroto. Agus Prasetyo tarian lingkungan Kegiatan ini direncanakan akan dirutinkan hidup usaha harus didasari BPLH pada setiap tahunnya. kesadaran pengusaha. “Kami tidak ingin ber“Ti tik-ti tik pengujian ini diupayakan akan selalu te- peran sebagai algojo, natap, sehingga data series per mun lebih mengutamakan tahun dapat dibuat untuk pembinaan agar tercipta kesadar an pengusaha,” kemudahan analisisnya.” katanya. Sejak 2 tahun belaCegah Cemaran Pabrik Sisi lainnya, BPLH Kota kangan secara rutin setiap Tangerang menggelar so- tahun, sebanyak 30 pesialisasi kesadaran meme- ngusaha yang tidak dapat lihara kelestarian lingkungan menghasilkan produk berkepada perusahaan-pe- sih dan ramah lingkungan rusahaan. Tujuannya untuk diberi pembinaan oleh menurunkan kasus pen- BPLH Kota Tangerang dan cemaran lingkungan oleh Kementrian Lingkungan Hidup. limbah pabrik. “Mulai level manager “Tahun-tahun sebelumnya rata-rata ada 20 surat sampai operator teknis aduan masyarakat yang kami beri pembinaan, baik kami terima,” kata Agus m e n g e n a i p e n g g u n a a n Prasteyo, Kabid Penga- bahan baku, bahan bakar wasan dan Penegakkan h i n g ga pengolahan limHukum Lingkungan BPLH, bahnya,” kata Agus. (irfan)

Uji emisi digelar petugas BPLH Kota Tangerang di pelataran parkir gedung Puspem Kota Tangerang, beberapa w aktu lalu. Setelah diuji data yang diperoleh langsung dianalisis petugas seperti tampak dalam gambar. (boy hadi)

Dipasang Stasiun Pemantauan Udara Ambien
SEBAGAI kota metropolitan yang dinamis pertumbuhan industri dan perdagangannya, memang udara di Kota Tangerang akan terpengaruh polusi yang ditimbulkan dari bergeraknya mesin industri dan kendaraan. Sebab itu kadar kualitas udara kota ini harus terpantau untuk dievaluasi dan penanganannya. Kota Tangerang sendiri telah memi liki Stasiun Pemantau Udara Ambien dioperasi sejak tahun 1996 atas bantuan JICA-Japan bekerjasama PusarpedalBapedal, yang ditempatkan di Cikokol. Hanya saja stasiun ini hanya mampu memantau kualitas udara pada ukuran konsentrasi karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan Oksidan (O3). Lalu di tahun 2004, stasiun ini ditambah peralatan meteorologi (alat pengukur arah angin, kecepatan angin, temper atur, k elembaban, dan curah hujan), bahkan tahun 2005 dipasang sebuah sistem data logger berupa software komputer sehingga tidak memerlukan lagi kertas grafik untuk mencatat konsentrasi gas pencemar. Data pencatatannnya sendiri lalu disimpan di server yang dibaca petugas seminggu sekali. Ke depan dirancang pengembangan Stasiun Pemantau Udara Ambien dengan mengupayakan komunikasi data hasil pencatatan menggunakan sistem real-time. (imron)

Car Free Day di Dua Jalan Protokol
PEMBERLAKUAN car free day dua hari dalam seminggu dinilai perlu dilakukan di Kota Tanger ang untuk mengurangi kadar pencemaran udara di kota metropolitan yang sangat dinamis ini. Catatan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup K ota Tanger ang pencemaran udara yang terbesar di udara kota ini dihasilkan dari kendaraan bermotor, diikuti limbah industri, dan terakhir permukiman warga. Ada beberapa upaya yang telah dan akan di lakukan Pemk ot Tanger ang untuk memperbaiki kualitas udaranya, yaitu dengan memfokuskan ke masalah transportasi. Di antaranya melakukan uji emisi dan mengingatkan pemilik kendaraan yang tak lulus uji emisi untuk memperbaiki bakaran kendaraannya. Pemkot pun siap memberlakukan hari tanpa mobil atau car free day di sejumlah jalan protokol, di antaranya direncanakan di Jl. Benteng Jaya dan Jl. SatriaSudirman pada Sabtu dan Minggu. Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan kendaraan bermotor. (imr on)

Program Pengentasan Kemiskinan
PERSOALAN kemiskinan merupakan permasalahan klasik yang terus menghantui masyarakat dunia. Sebab, permasalahan ini sudah ada sejak jaman prasejarah hingga era modern. Meski menjadi permasalahan klasik, namun bukan berarti kita tidak bisa menyelesaikannya.
Pada dasarnya persoalan kemiskinan bisa diselesaikan asalkan ada niat tulus dan kerja-keras dari seluruh elemen masyarakat, termasuk seluruh aparatur pemerintahan (daerah). Sebab tanpa ada niat tulus dan kerja keras, sangat mustahil permasalahan klasik ini bisa diselesaikan. Khusus mengenai program pengentasan kemiskinan di Kota Tangerang, kita bisa sedikit berbangga. Meski tidak terlalu tinggi, tetapi kemiskinan di Kota Tangerang bisa diperkecil angkanya. Data hingga akhir tahun 2009, jumlah masyarakat miskin di Kota Tangerang turun 5,67 persen atau dari angka 95.140 jiwa menjadi 89.284 jiwa. Prestasi itu patut diapresiasi. Bentuk kongkretnya adalah terus menggulirkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat banyak, termasuk masyarakat kelas bawah secara ekonomi (program prorakyat). Program-program tersebut adalah dalam kurun waktu 5 tahun pemerintah menggulirkan program Kartu Multiguna bagi keluarga yang tergolong miskin dan fasilitas pemegang Kartu Multiguna ini digratiskan untuk berobat serta bersekolah bagi anak-anak yang datang dari keluarga miskin. Dari sisi program pemerintah, terdapat beberapa

Oleh: HM Harry Mulya Zein (Sekretaris Daerah Kota Tangerang)
cara yang patut diperhatikan agar belenggu kemiskinan benar-benar bisa diperkecil. Langkah pertama menggulirkan program yang dapat memicu percepatan pertumbuhan ekonomi. Mungkin ada baiknya kita sepakat dengan tesis Bank Dunia, di mana jumlah penduduk miskin tidak dapat dikurangi secara signifikan tanpa adanya pertumbuhan ekonomi yang bermanfaat bagi orang miskin. Pada periode setelah krisis, berkurangnya penduduk miskin lebih banyak disebabkan karena membaiknya stabilitas ekonomi dan turunnya harga bahan makanan. Untuk menurunkan tingkat kemiskinan lebih jauh lagi, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi merupakan suatu keharusan. Langkah selanjutnya adalah meningkatkan pelayanan sosial bagi masyarakat miskin. Peningkatan dalam patut akui bahwa mayoritas pendu duk Indonesia, termasuk penduduk K ota Tangerang rentan terhadap kemiskinan. Kebijakan tidak populis yang digulirkan pemerintah pusat seperti kenaikan tarif dasar listrik, kenaikan harga bahan bakar minyak, tarif tol dan sebagainya dapat mempengaruhi kenaikan pada banyak sektor; kenaikan harga sembako hingga kenaikan tarif angkutan umum. Di tepi lain program perlindungan sosial yang digulirkan pemerintah pusat sebagai program penambal (baca: kompensasi) tidak akan berlangsung lama. Karena itu, program perlindungan sosial bagi si miskin yang sustainable (berkelanjutan) patut dilanjutkan. Adapun dari sisi masyarakat (non government) adalah membuat gerakan ZIS (zakat infaq dan shodaqoh). Jangan pernah menye-

efektivitas dan efisiensi pemberian pelayanan sosial, dapat dicapai dengan mengusahakan perbaikan dalam sistem kelembagaan dan kerangka hukum. Hal ini akan membuat penyedia jasa mengenali tanggung jawab mereka dalam menjaga kualitas pelayanan yang diberikan, di samping memberikan kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk mengawasi aktivitas tersebut. Langkah lainnya adalah memberi perlindungan kepada masyarakat miskin. Kita

pelekan program zakat. Sebab, program zakat memiliki kesamaan tujuan dengan program millennium development goals (MDGs) dan Global Call Against Poverty (GCAP) yang dikampanyekan Perserikatan Bangsa-bangsa. Namun permasalahan yang kerap muncul adalah bagaimana mengelola dana zakat tersebut. Patut diakui kepengurusan zakat lebih umum dilakukan masyarakat di tingkat bawah. Sehingga zakat kerapkali tidak mencapai sasaran. Hasilnya pun tidak maksimal karena pengelolaannya tidak terorganisir dan tidak profesional. Terlebih, masy arakat seringkali menyalurkan zakatnya secara langsung tanpa melalui lembaga amil atau lembaga ZIS resmi yang telah diakui pemerintah, dengan alasan dapat tersalurkan secara langsung. Padahal, dengan cara seperti itu justeru tidak akan membantu kaum miskin. Ini lebih bersifat konsumtif sehingga berapa pun uang yang dizakatkan akan tidak

bermanfaat banyak karena tidak produktif. Gerakan ZIS ini juga bisa dikembangkan berupa gerakan ideologisasi antikemiskinan di kalangan pejabat pemerintahan, politisi dan tokoh agama. Secara sederhana sebenarnya, konsep ini adalah sebuah gerakan yang bertujuan meningkatkan kepedulian seluruh elemen; pejabat, politisi, akademisi, atau tokoh agama terhadap masyarakat miskin. Kepedulian itu bukan dalam hanya memberikan “uang receh” yang dikemas dalam bentuk sedekah. Akan tetapi memperjuangkan dan mewujudkan kebutuhan dasar seperti akses pendidikan, akses kesehatan, perumahan layak dan pekerjaan untuk masyarakat misk in. Sebab secara sederhana orang miskin adalah orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar. Ketika ideologisasi antikemiskinan sudah melekat di semua stakeholder, maka dimungkinan tidak akan sulit untuk melawan kemiskinan. ***

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->