Anda di halaman 1dari 8

1.

Mens rea
2.Level of dangerousness
3.Culpability
4.Legal responsibility

MULTIPLE PERSONALITY DISORDER


YANG ESENSIAL DIBUTUHKAN
OLEH HUKUM

BENARKAH TERSANGKA
TERGANGGU ATAU TIDAK JIWANYA
KONDISI SAAT MELAKUKAN
TINDAK PIDANA
KATEGORI GANGGUAN JIWA
MEKANISME PENGURANGAN
KEBERBAHAYAAN
1. M’Naghten Rule
2. The New Hampshire
Standard/Temporary Insanity
Test
3. Modifying M’Naghten/Irresistible
Impulse
4. The Durham Rule
5. The Substantial Capacity Rule
6. Guilty but Mentally Ill
7. Diminished Responsibility
Principle
KOMPLEKSITAS MULTIPLE
PERSONALITY DISORDER SEBAGAI
KASUS HUKUM
• DAPATKAH KONSEP “SUBYEK HUKUM INTELEKTUAL”
DITERAPKAN?
•DAPATKAH KONSEP “MELAKUKAN DENGAN
KESADARAN SENDIRI DAN TANPA TEKANAN”
DITERAPKAN?
• DAPATKAH DITERAPKAN PRINSIP NON-INKRIMINASI?
•BENARKAH TIDAK ADA DELIK BILA KEPRIBADIAN
YANG MELAKUKANNYA TIDAK LAGI MUNCUL ATAU
SULIT DIMUNCULKAN
•BENARKAH TIDAK ADA DELIK BILA PRIBADI YANG
MELAKUKANNYA MEMANG MEMILIKI PREDISPOSISI
JAHAT ATAU PELAKU KEKERASAN
BAGAIMANA MENGETAHUI
TERSANGKA DENGAN MPD
Membuat profil psikologi
tersangka melalui suatu
rangkaian kegiatan
pengolahan data
psikodiagnostik dan
psikobiografi, dipadukan
dengan fakta, bukti
ataupun kemungkinan dari
kasus-kasus serupa untuk
menggambarkan
karakteristik tersangka
BERBAGAI MASALAH
UNFITNESS
(KETIDAKMAMPUAN)
TERKAIT MASALAH
HUKUM
 HUKUM TIDAK MENGATUR
 PERADILAN TIDAK SENSITIF
 KEPOLISIAN TIDAK MEMILIKI
PEMAHAMAN TENTANG MPD
 TIDAK ADA BASELINE DATA TENTANG
SESEORANG DENGAN MPD