P. 1
Pondok Pesantren | Buletin WARDAN (Warta Darunnajah) Edisi Juni 2010

Pondok Pesantren | Buletin WARDAN (Warta Darunnajah) Edisi Juni 2010

|Views: 1,282|Likes:
Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor (Pesantren Modern) membuka Pendaftaran siswa baru dan Pindahan untuk Tingkat SD, SLTP dan SLTA, meliputi; PAUD, TK/RA, SD/MI, MDA, MTs, SMP, MA, SMK, Tahfidzul Qur'an, Biaya Ringan, Beasiswa dan FULL GRATIS!!!

http://darunnajah-cipining.com
Pondok Pesantren Darunnajah Cipining Bogor (Pesantren Modern) membuka Pendaftaran siswa baru dan Pindahan untuk Tingkat SD, SLTP dan SLTA, meliputi; PAUD, TK/RA, SD/MI, MDA, MTs, SMP, MA, SMK, Tahfidzul Qur'an, Biaya Ringan, Beasiswa dan FULL GRATIS!!!

http://darunnajah-cipining.com

More info:

Published by: Pondok Pesantren Darunnajah Cipining on Jul 28, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2012

pdf

text

original

Lihatlah ... Di Sana ...

Pondokku tercinta Aku bangga menjadi Santri Darunnajah Cipining

ara pengelola Raudhatul Athfal (RA/TK) Darunnajah Cipining, setiap saat selalu menjaga dedikasinya untuk membentuk generasi sholeh-sholehah di sekolah yang mereka bina. Dunia anak-anak yang digelutinya, merupakan sebuah pengalaman tersendiri yang mereka sadari telah menikmatinya. Ustadzah Musyarofah (Kepala RA) mengatakan, alangkah urgennya anak-anak diberikan edukasi relegius yang benar secara kognitif, afektif dan psikomotorik yang akan menuntunnya menempuh masa depan madani. Sifat anak sebagai duplikator dan imitator sejati, menjadikannya perlu sebuah keteladanan dari

P

milieu yang akan membentuk dirinya. Dan program pendidikan di TK Darunnajah Cipining telah mengacu ke sana. Lokasi RA yang berada di kawasan pesantren, menjadikannya mendukung stabilitas pembelajaran serta kenyamanan. Wali murid pun tak perlu khawatir terhadap kondisi putraputrinya. Mereka, saat menanti putra-putrinya belajar di kelas, dapat beristirahat dan bersantai dengan leluasa karena area yang cukup memadai. U nt u k m e n a m b a h wawa s a n d i b i d a n g keagamaan, para wali murid ini juga mendapatkan kegiatan majelis taklim yang dipandu oleh pimpinan pesantren dan beberapa guru senior. Arena bermain dengan fasilitas memadai, tersedia di depan ruang kelas. Praktik ibadah sholat dan baca huruf Al-Qur'an juga dilakukan di dalam Masjid yang berada tidak jauh dari ruang kelas. Tidak lupa, senam sebagai salah satu komponen olah raga kebugaran, dilakukan bersama-sama pada setiap hari Sabtu. Saat ini RA DNC di asuh oleh 4 orang guru. Selain Bu Mus yang merangkap sebagai Kepala RA, terdapat Ustadzah Munaroh, A.Ma., Ustadzah Enok Putriana, dan Ustadzah Latifah Apriani. Para guru TK ini kini juga sedang menyelesaikan pendidikan S-1 di beberapa perguruan tinggi. “Agar tidak ketinggalan informasi dan kemajuan tentang dunia luar, maka kami tetap aktif mengikuti rapat-rapat yang diadakan oleh IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal). Disana kami dapat berbagi pengalaman, permasalahan dan saling tukar informasi” tutur Bu Mus. (WARDAN/Billah)

Bersiap Mengikuti UASBN
Medio April 2010 MI Darunnajah Cipining menyelenggarakan kegiatan sosialisasi UASBN bagi orang tua/wali siswa kelas 6. Saat itu Kepala MI Ustadz Nurfathoni, S.H.I memohon dukungan kepada seluruh wali murid agar bersinergi membantu mempersiapkan ujian yang akan dilaksanakan awal Mei. Secara akademik pihak madrasah telah memprogramkan berbagai kegiatan pendukung. Namun Ustadz Toni masih merasa belum cukup. Karena, untuk menghadapi ujian tidak saja dibutuhkan kesiapan materi, tetapi harus pula didukung dengan mental dan suasana yang kondusif. Maka, pembagian tugas antara madrasah dan wali murid harus berimbang, saling mendukung. Upaya madrasah dalam hal ini, menurut Ustadz Toni, telah banyak yang dilakukan. Antara lain dengan memberikan bimbingan belajar (bimbel) secara intensif serta try out ujian berkala. Pada malam-malam

Siswa-Siswi MI Darunnajah
tertentu, murid-murid (yang berasrama) juga dijadwalkan untuk melaksanakan shalat malam bersama dan bermunajat memohon kemudahan dan kesuksesan dalam ujian. Hal lain, Kepala MI juga menekankan agar setiap wali murid dapat melengkapi peralatan UASBN putra-putrinya seperti pensil, serutan, penghapus, penggaris dan lainnya. Wali murid juga diajak untuk memberikan memotivasi dan menguatkan mental anak-anak di dalam menghadapi ujian. Untuk lebih mendapatkan gambaran secara pasti tentang kondisi anak-anak didiknya di rumah, Kepala MI mengecek satu-persatu wali murid. Dari laporan itu, Kepala MI berencana menindaklanjuti demi tercapainya keberhasilan siswa-siswi dalam belajar (ujian). Dalam kesempatan itu orang tua/wali siswa juga diberi informasi tentang agebnda dab kegiatan siswa kelas 6 sampai dengan pasca-

UASBN. Kepala MI juga membuka forum dialog (tanya jawab) dalam pertemuan tersebut. Dari hasil UASBN tahun pelajaran ini, kita peroleh peringkat 5 terbaik pertama sebagai berikut : 1. Sulaiman Tsani Arrasyid bin Mochamad Nasrullah asal Bogor 2. Dede Halim Bin Enas Hasihin asal Cianjur 3. Afifah binti H. Abdul Halim asal Bogor 4. Muhammad Waliyudin bin KH. Asep Faqih asal Bogor 5. Burhanurabby bin KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. asal Bogor.

Bingkisan Raksasa Untuk Pemenang MI Cup
Jum'at pagi, 7 Mei 2010, siswa-siswi kelas 1 s.d 5 Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah Cipining menanti pengumuman hasil perlombaan yang dilaksanakan selama tiga hari. Mereka penasaran melihat bingkisan hadiah yang sangat besar. Bagi yang sudah mengetahui dirinya sebagai pemenang dalam perlombaan kemarin seperti lomba makan kerupuk, terlihat tersenyumsenyum melihat hadiah yang akan diterimanya. Sementara bagi yang belom mengetahui terlihat tegang dan penasaran, dihantui pertanyaan 'apakah saya pemenangnya? Setelah upacara dibuka, Ustadz Dede Maryadi mengumumkan para juara. Berikut ini adalah daftar juara “MI Cup 2010”; A. LOMBA CERDAS CERMAT Kelas 1 dan 2 a) Juara I Kelas 2 B Putra b) Juara II Kelas 2 A Putri c) Juara III Kelas 2 B Putri Kelas 3, 4 dan 5 a) Juara I Kelompok 1 b) Juara II Kelompok 6 c) Juara III Kelompok 3 B. LOMBA HAFALAN SURAT PENDEK Kelas 1 dan 2 a) Juara I, Nadia b) Juara II, Urfa c) Juara III, Aisyah

Kelas 3, 4 dan 5 a) Juara I Kelompok 5 b) Juara II Kelompok 1 c) Juara III Kelompok 4 C. LOMBA MAKAN KERUPUK Kelas 1 dan 2 a) Juara I, Andika b) Juara II, Ulil c) Juara III, Nadia Kelas 3, 4 dan 5 a) Juara I Kelompok 1 b) Juara II Kelompok 4 c) Juara III Kelompok 3 D. PERTANDINGAN SEPAK BOLA a) Juara I Kelompok 2 b) Juara II Kelompok 6 E. LOMBA BACA PUISI Kelas 1 dan 2 a) Juara I, Fani Dwi Rizkiyani b) Juara II, Icha c) Juara III, Andika Kelas 3, 4 dan 5 a) Juara I Kelompok 2 b) Juara II Kelompok 3 c) Juara III Kelompok 5 F. LOMBA FASHION SHOW Kelas 1 dan 2 a) Juara I, Rasel b) Juara II, Nadia c) Juara III, Alya Kelas 3, 4 dan 5 a) Juara I Kelompok 1 (Adinda) b) Juara II Kelompok 5 (Fina) c) Juara III Kelompok 6 (Fira) G. JUARA UMUM KELOMPOK 1 Para pemenang berdiri dibarisan terdepan, untuk menerima hadiah sebagai hasil dari kesungguhannya dalam berkompetisi sehat. Acara penyerahan hadiah menjadi semakin semarak saat Ustadz Afif Maghfuri sebagai fotografer menggoda para pemenang dengan corong kameranya. [Kang DR]

alah satu kegiatan yang berlangsung di pesantren Darunnajah Cipining di medio Januari 2010 adalah ujian praktik mengajar (amaliah tadris) untuk santri kelas 6 TMI. Kegiatan ini telah dimulai pada hari Senin, 17 Januari 2010. Terdapat 3 tahapan dalam kegiatan ini, yaitu pembekalan, percontohan, dan ujian individu. Pembekalan dibuka oleh pimpinan pesantren didampingi kepala MA, Drs. Abd. Rosyid Sholeh. Dalam kesempatan itu ketua p a n i t i a U s t a d z N a s i ku n , S . E . j u ga mensosialisasikan beberapa hal terkait dengan pelaksanaan amaliah tadris. Selain motivasi dan arahan oleh pimpinan pesantren dan kepala MA, point-point p entin g d alam p emb ekalan ad alah penyampaian sifat-sifat guru berikut metodologi pengajaran setiap materi yang akan menjadi materi ujian mengajar santri.

S

6

Dalam kesempatan itu pula, diajarkan bagaimana tata cara dan istilah yang digunakan dalam menulis kritik dalam mengajar, baik berbahasa Arab maupun Inggris. Hal ini dilakukan karena salah satu penilaian dalam amaliah tadris dilakukan oleh teman-teman satu tim yang terdiri dari lebih kurang 8 orang. Tahapan kedua adalah ujian percontohan di depan seluruh peserta dan pembimbing amaliah tadris. Ujian ini dilaksanakan dalam 3 bahasa, yaitu bahasa Arab untuk materi lokal seperti mahfudzot, mutholaah, dll. Kemudian berbahasa Inggris untuk materi Inggris; dan berbahasa Indonesia untuk materi Akidah Akhlak, Qur'an Hadits dll. Amaliah tadris percontohan dilaksanakan Kamis, 20 Januari 2010, bertempat di aula pesantren. Terakhir, setelah pembagian kelompok dan proses bimbingan oleh pembimbing masing-masing, semua peserta

melaksanakan ujian praktik di kelas sesuai jadwal yang dibuat oleh panitia. Sebelum melaksanakan ujian, setiap peserta harus mendapat 2 rekomendasi. Rekomendasi pertama dari guru pengajar asli materi, dan rekomendasi kedua dari guru yang jam pelajarannya digunakan ujian praktik. Usai ujian, setiap kelompok akan melakukan evaluasi satu tim dengan para pembimbing. Pada kesempatan itu, setiap peserta berhak menilai dan mengkritik guru yang melaksanakan ujian praktik mengajar. Setiap santri kelas 6 dinilai dari berbagai aspek antara lain: keaktifan kehadiran, kualitas I'dad (RPP); kemampuan mengajar; dan kemampuan mengkritik. Alhamdulillah para santri pada umumnya memperoleh nilai baik dan baik sekali. berikut adalah nama-nama santri peraih peringkat 5 terbaik pertama hasil ujian praktik mengajar tersebut: Kelas 6A (Asrama, Putra) 1. Farhan Maulana 85.0 Istimewa 2. Helmi Firdaus 81 Baik Sekali 3. Fahmi Arifudin N 81 Baik Sekali 4. Budiman Siregar 81 Baik Sekali 5. Taopiq Anwar 80 Baik Sekali Kelas 6B (Asrama, Putra) 1. Nihayatul Hasanan 81 2. Yunia Komalasari 81 3. Dewi Oktaviani 80 4. Apri Yanti 80 Kelas 6C (Asrama, Putra) 1. Bahrul Ulum 82 2. M. Yusuf Romdani 81 3. Atul Alawiyah 81 4. Ucu Musyarofah 80 5. Aryadi 80

Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali

Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali Baik Sekali

7

Siswa SMK Darunnajah Cipining

Praktik Kerja Industri Perdana

8

jian Nasional (UN) pada bulan Maret lalu bukan berarti akhir dari seluruh kegiatan santri nihai (kelas 6 TMI/kelas XII MA) Darunnajah Cipining Bogor. Selang satu hari berikutnya 71 santri senior tersebut segera melaksanakan Ujian Praktik Olah Raga yang dipandu oleh Ustadz Muhammad Nurrohman. Dan pada tanggal 5-9 April 2010 mereka mengikuti Ujian Akhir Madrasah (UAM). Berikutnya para santri kembali disibukkan dengan Ujian Nihai tahap kedua, 10-18 April 2010. Ujian Nihai tahap pertama sudah dilaksanakan bersamaan dengan ujian Semester Gasal, dengan materi seluruh pelajaran lokal/muatan pesantren TMI yang sudah selesai diajarkan dari kelas 1-5 TMI seperti Mahfudzat, Imla, Tajwid, Shorf, Tarikh Islam, Al-Adyan, Mawarits/Faraidh, dan Khat. Pada Ujian Nihai tahap dua ini diujikan pelajaran yang masih diajarkan sampai kelas 6 TMI antara lain: Tarbiyyah, Nahwu, Balaghah, Fiqh, Tafsir, Hadits, Muthola'ah, Mustholah Hadits, Psikologi, Ta'bir, Compose, Ushul Fiqh, Mantiq dan TIK Praktek. Ujian Nihai diawali dengan Ujian Lisan Bahasa Arab dan Inggris, 30 Maret – 2 April 2010. Disela-sela padatnya agenda ujian, para santri juga mengikuti bimbingan dan persiapan Praktik Da'wah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM). Kegiatan lini akan dilaksanakan di dua 9

U

lokasi yaitu: di Bantar Gebang Bekasi (santri asrama); dandi Setu Jasinga (santri non asrama) pada tanggal 24 April – 03 Mei 2010. Bimbingan untuk 7 kelompok ini dipandu dan dinilai oleh para pembimbing kelompok masing-masing. Kegiatan ini meliputi: qira'atul qur'an, imamah, khithabah, adzan wa iqamah, mudzakarah adabadab harian, do'a-do'a dan wirid, dan nisaiyyah / keputrian. Sebelum pemberangkatan, para peserta PDPM juga mendapatkan pembekalan, termasuk simulasi dan Latihan Operasional pada tanggal 21- 23 April 2010.

yang merugikan kepada santri dari kelas-kelas di bawahnya. Mereka tidak diliburkan selama pelaksanaan UN MA. Kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, memanfaatkan beberapa ruang kelas yang tidak digunakan UN, juga di masjid dan beberapa tempat lain yang memungkinkan. Para guru yang tidak menjadi pengawas dan panitia UN dimaksimalkan untuk mengajar dan/atau menjadi pengganti (badal) guru yang berhalangan.

Santri Kelas 6 TMI Ikuti Ujian Nasional MA
Tanggal 22 s.d 26 Maret 2010 seluruh siswa kelas XII SMA/MA/SMK di Indonesia mengikuti Ujian Nasional tingkat SLTA, tak terkecuali para santri kelas 6 TMI Darunnajah Cipining. Pagi-pagi sekali, para 'Mujahid Niha'i' telah bergegas menuju 'Medan Jihad' di Kampus 2. Dalam upacara pembukaan Ujian Nasional, Kepala Madrasah Aliyah Darunnajah Cipining Drs Abdul Rosyid memberi nasihat kepada seluruh peserta UN. Beliau meyakinkan bahwa Passing Grade yang ditetapkan Pemerintah hendaknya tidak menjadi sebuah beban, tapi justru menjadi suatu motivasi yang dapat memacu kita untuk lebih sungguh-sungguh guna meraih prestasi yang setinggi-tingginya. Di akhir upacara tersebut, Kepala Madrash memimpin doa yang diaminkan oleh seluruh peserta UN. Seusai upacara, peserta UN putri berkumpul sambil menundukkan kepala. Terliha begitu khusyuk 'menambah' doa untuk menguatkan mental, supaya apa yang telah dipelajari, tidak hilang karena adanya rasa 'kurang percaya diri'. Lain halnya peserta UN laki-laki. Beberapa diantara mereka menyempatkan diri untuk Sholat Dhuha, di Masjid Kampus 2 yang tidak jauh dari Ruang Ujian. Pelaksanaan UN ini tidak membawa dampak

Mts dan SMP Darunnajah Cipining Ujian Nasional
Ujian Nasional (UN) MTs dan SMP tahun Pelajaran 2009/2010 dilaksanakan mulai 29 Maret s.d. 1 April 2010. Pada tingkat ini Pesantren Darunnajah Cipining mengikut sertakan 168 orang siswa-siswi. Jumlah tersebut terdiri atas 126 siswa MTs dan 42 Siswa SMP. UN MTs dan SMP dilaksanakn 1 pekan setelah UN SMA/MA/SMK. Alhamdulillah para santri (siswa-siswi) dapat mengikuti UN dengan baik, tanpa ada halangan. Penyelenggara UN MTs dan SMP di Darunnajah Cipining juga wajar, tidak ditemukan indikasi kecurangan dan penyelewngan, baik oleh pribadi siswa maupun oleh guru atau pihak ketiga. Pesantren memang sejak awal berdirinya berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan dengan fair dan jujur, termasuk dalam hal ujian (lokal maupun nasional). Para santri dibiasakan (dan dididik) untuk “percaya pada diri sendiri”. Untuk itu seiring naiknya passing grade (nilai batas kelulusan) dari tahun sebelumnya, Pondok Pesantren Darunnajah Cipining terus berupaya untuk meningkatkan kualitas belajar santri, demi mempersiapkan para peserta didik dalam menghadapi UN, sehingga mereka dapat lulus dengan niali yang memuaskan, hasil bimbingan belajar yang intensive. [WARDAN/Kang DR]

10

Berbagai Perguruan Tinggi
Berebut Presentasi di Hadapan

Santri Darunnajah Cipining

Sabtu, 8 Mei 2010 Pesantren Darunnajah Cipining dikunjungi representasi beberapa kampus perguruan tinggi. Mereka diundang untuk memperkenalkan dan memberikan informasi mengenai pendidikan tinggi kepada para santri kelas 6 TMI Darunnajah Cipining yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa studinya Seluruh santri kelas 6 TMI mengikuti kegiatan Orientasi Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi dengan penuh semangat dan antusias. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, sejak tanggal 7 Mei 2010. Pada hari Jum'at, kegiatan diawali dengan Orientasi Kemasyarakatan oleh Pimpinan Pesantren KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. Acara dilanjutkan dengan orientasi perguruan tinggi berupa pengenalan kampus-kampus hingga sore

hari. Perguruan yang mengisi kegiatan ini cukup banyak, antara lain Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Perguruan Tinggi Ilmu Qur'an (PTIQ), Akademi Kebidanan Wiyata Husada, Bogor. Selain kampus-kampus tersebut, hadir juga representasi Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah (STAIDA) Jakarta, Universitas Islam Djuanda (UNIDA) Ciawi, Bogor, Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor, LP3i Blok M Jakarta Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pandu Madania (STIE Pandu Madania) Bogor, dan Universitas Nasional (UNAS), Jakarta. Masing-masing kampus mengenalkan profilnya dan memberikan penjelasan kepada peserta mengenai dunia perguruan tinggi. Ustadz Imam Ghazali, S.Pd.I selaku penanggung jawab acara ini berpendapat kegiatan ini sangat positif bagi para santri akhir ka re n a b i s a m e m b u ka c a k ra wa l a d a n wawasannya mengenai dunia kampus yang akan digelutinya nanti. ”Para peserta sangat antusias mengikuti acara ini, sehingga diharapkan melalui kegiatan ini para santri tidak salah melangkah ketika nanti memilih perguruan tinggi”, ujarnya. (wardan/dzikrillah).

11

embekalan Praktik Da'wah dan Pengembangan Masyarakat (PDPM) santri kelas 6 TMI Darunnajah Cipining tahun 2010 dibuka selasa, 21 April 2010. Hadir menyampaikan sambutan Kepala Biro Da'wah dan Hubungan Masyarakat, Ustadz Katena Putu Gandhi, S.Pd.I. Dalam sambutannya alumni TMI Darunnajah Cipining angkatan 2/1995 ini mengingatkan pentingnya progam PDPM. “PDPM tahun ini terasa istimewa, karena dilaksanakan setelah Ujian Nasional dan Ujian Nihai. Juga bagi santri asrama ini adalah yang pertama kalinya PDPM berlokasi di Bekasi, tepatnya di Bantar Gebang!” ungkap ustadz asal Ponorogo Jawa Timur in Selanjutnya, sambutan dan pengarahan Direktur TMI yang juga Kepala Biro Pendidikan Ustadz Muhamad Mufti Abdul Wakil, S.Pd.I. Dalam uraiannya, alumni pesantren Pabelan Magelang tersebut banyak mengingatkan pentingnya menjaga dan menunjukkan identitas santri sejati. “Selama ini ada kesan bahwa santri itu identik dengan 5 K; konservatif (kolot), kumuh, kuper, keras (teroris), dan kitab kuning!” ujar beliau. Selanjutnya ustadz yang kini berdomisili di Bekasi ini menjelaskan bahwa anggapan tersebut tidak benar, justru santri adalah sosok muslim yang dekat dengan nilai-nilai agama dan juga berwawasan luas, tidak hanya terbatas pada kitab kuning saja. Beliau juga menegaskan pentingnya persiapan dan kesesuaian sikap dalam mengajar dan menyampaikan da'wah, antara lain dalam khutbah Jum'ah. Kemudian beliau mengungkapkan sabda Nabi yang memprediksi bahwa di akhir zaman akan muncul sekelompok umat Islam yang memanjang-manjangkan khutbah dan memperpendek sholat. Sesi pembukaan ini ditutup dengan pembacaan do'a Rabithah yang dipandu oleh koordinator panitia PDPM 2010, Ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom. Do'a

P

Praktik Dakwah dan Pengembangan Masyarakat

DIREKTUR TMI BUKA PEMBEKALAN PDPM

12

Rabithah adalah do'a untuk meminta ikatan ukhuwwah imaniyyah yang mantap sehingga menguatkan ghirah masing-masing individu muslim untuk berjama'ah dalam berda'wah. Karena, da'wah merupakan 'amal jama’i bukan 'amal infiradi. Seusai sesi pembukaan, alumni TMI Darunnajah Cipining angkatan ke-7 (2000) ini menjelaskan tata-tertib pembekalan.

Yang Baru Dalam PDPM 2010
'Today must be better than yesterday' (hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin). Itulah spirit yang selalu bergema di setiap relung jiwa santri Darunnajah Cipining. Terkait pelaksanaan salah satu kegiatan wajib santri kelas VI TMI/XII MA Darunnajah, berikut ini adalah hal-hal baru yang dilakukan pada PDPM 2010; Pertama, lokasi PDPM di Kelurahan Bantar Gebang Bekasi. Hal ini menjadi awal pelaksanaan PDPM di luar Kabupaten Bogor dan Tangerang. Diharapkan kegiatan PDPM kali ini akan memberi feedback yang positif bagi kemajuan pesantren. Kedua, upacara pemberangkatan peserta PDPM, Sabtu, 24 April 2010 juga disaksikan oleh seluruh adik-adik kelas mereka dari kelas 1-5 TMI/VII MTs-XI MA. Hal ini karena sebelumnya dari jam 07.00-07.30 para santri melakukan upacara mingguan di lapangan Basket. Sisi positifnya adalah dapat meningkatkan semangat peserta PDPM dan juga menjadi inspirasi positif bagi adik-adik kelas mereka. Ketiga, senandung nasyid Do'a Rabithah

m e n g ge m a s e l a m a 3 h a r i m a s a - m a s a pembekalan 20-22 April 2010. Nasyid ini telah dihafalkan oleh para peserta PDPM dan juga dilantunkan dengan penuh penghayatan dalam upacara pemberangkatan. Disaksikan oleh wakil pimpinan pesantren bidang Da'wah dan Humas, Ustsadz Katena Putu Gandhi, S.Pd.I ; wakil kepala Biro Pendidikan, Ustadz Drs. Abdul Rasyid (Kepala MA Darunnajah); wakil pimpinan pesantren bidang Pengasuhan Santri, Ustadz Ahmad Rosichin Wasyraf, S.Pd.I; panitia PDPM dan beberapa dewan guru TMI. Keempat, dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan PDPM dan mempermudah peserta dalam hal dokumentasi dan korespondensi, maka setiap kelompok diizinkan untuk membawa satu buah Laptop. Beberapa file yang sudah ditransfer oleh panitia dalam bentuk soft copy adalah aneka kegiatan PDPM, materi BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi) yang termasuk kunci sukses mendekati anak-anak didik, beberapa makalah wa khithabah, dan slide presentasi mengenal lebih dekat dunia pesantren. Kelima, biasanya pelaksanaan PDPM pada liburan semester pertama yaitu akhir Desember dan awal Januari. Namun pada tahun ini mengingat adanya pengajuan pelaksanaan Ujian Nasional pada bulan Maret, maka PDPM diakhirkan setelah selesai Ujian nasional dan Ujian Nihai. Diharapkan mereka dapat lebih maksimal dalam melakukan rangkaian kegiatan PDPM karena beban belajar mereka sudah banyak berkurang. (WARDAN/Mr.MIM) 13

SELIMUTI WISUDA TMI
enjelang haflatut takharruj (wisuda), santri putra kelas 6 TMI DNC mengadakan acara perpisahan dengan para guru dan adik kelas mereka. Acara panggung gembira ini dilaksanakan pada hari Senin, 17 Mei 2010, malam. Pada sore harinya santri putri terlebih dulu mengadakan acara serupa di aula pesantren. Panggung Gembira santri kelas 6 putra digelar di lapangan basket. Hal ini mengingat audiens yang diundang sangat banyak, termasuk santri putri. Untuk keperluan itu dibuat sekat antara hadirin dan hadirat. Rangkaian acara diawali dengan sambutan penitia (santri kelas 6 TMI) dan Kepala Biro Pengasuhan, setelah itu giliran KH. Jamhari Abdul Jalal, Lc. menyampaikan nasihat dan pesan, terutama kepada para calon wisudawan. Sesi berikutnya adalah pentas seni yang menampilkan berbagai hal, qasidah, nasyid,

Suasana Haru

M

14

teater/drama, dsb. Di penghujung acara diatur jabat tangan antara calon alumni dengan dewan guru dan segenap santri (putra) yang hadir. Di sinilah Nampak suasana haru perpisahan dengan almamater dan segenap civitas akademika terbayang jelas di pelupuk mata para santri kelas 6, karena itulah satu persatu santri mulai menitikkan air mata. Suasana haru menyelimuti acara wisuda santri TMI Darunnajah Cipining, Kamis, 20 Mai 2010.

ikhlas mendidik dan membina selama ini. Helmi juga memohon maaf apabila selama belajar di pesantren sering kali berbuat salah, baik disengaja maupun tidak. Setelah itu Tri Astuti Anjani mewakili para wisudawati menyampaikan sambutannya dalam bahasa Inggris. Dr. H. Imam Ad-Daruquthni, MA (wakil orang tua/wali wisudawan/wati) pun menyampaikan sambutannya dengan menggunakan dua bahasa, Arab dan Inggris. Ayah ananda Radian Mutahhari ini adalah Dekan Fak Ushuluddin Institut PTIQ

Setelah menyelesaikan berbagai macam kegiatan, mulai dari praktik mengajar, Ujian Nasional, Ujian Nihai, Praktik Dakwah dan Pengabdian Masyarakat (PDPM), dan Panggung Gembira, akhirnya sebanyak 71 santri putra dan putri diwisuda di aula pesantren dalam suatu seremoni yang sangat berkesan. Rangkaian acara wisuda dimulai pukul 09.00 dimulai, dipandu oleh dua orang MC: Ustadz Husnul Mubarak dan Ustadz Haryadi yang menggunakan dua bahasa, yaitu Arab dan Inggris. Ayat suci al-Quran dibacakan oleh Ananda Isnaeini Mahmuda Kahar wisudawati asal Nusa Tenggara Timur. Acara dilanjutkan dengan sambutan wisudawan yang disampaikan oleh Helmi Firdaus, selaku ketua angkatan. Dalam sambutannya yang berbahasa Arab, dia mengucapkan terimakasih banyak kepada K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc dan segenap dewan guru serta orang tua yang telah

Jakarta dan fungsionaris PP Muhammadiyah. Di samping itu beliau adalah ketua umum DPP Partai

15

2. 3. 4. 5.

Aizah Yunita Komalasari Apriyanti Dewi Oktaviani

61.93 60.83 59.66 59.00

cukup cukup cukup cukup

Kelas 6C (non-Asrama Putra-Putri) 1. Bahrul Ulun 76.94 baik sekali 2. Ucu Musyarofah 72.08 baik 3. Atun Alawiyah 70.56 baik 4. Aryadi 68.54 baik 5. M. Zainudin Akbar 68.54 baik Pada hari tersebut juga dilakukan prosesi wisuda tahfizhul Quran. Mereka adalah Fahmi Arifuddin (asal Semarang); Yudi Taqiyudin (asal Bogor), dan Tatang (asal Garut). Setelah ketiga santri selesai mendemontrasikan hafalan AlQur'an, Pimpinan Pesantren K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc. didampingi Direktur TMI; Kepala MA; dan Kepala Program Tahfizh Al-Quran Ustadz Asmari Ichsan tampil ke panggung untuk mewisuda para hafizh dengan simbol penyematan surban. Setelah wisuda tahfizh selesai, acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda TMI angkatan ke-17. Satu demi satu nama wisudawan/wisudawati disebutkan, sambil dibacakan prestasi yang telah dicapai oleh

masing-masing. Selesai prosesi wisuda, K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc memberikan nasihat kepada para alumni. Beliau mengingatkan kembali tentang visi Pesantren Darunnajah Cipining, yaitu terbentuknya generasi IMAMA (Imam(pemimpin), Muttaqin, 'Alim, Muballigh, 'Amil bi 'ilmihi) yang diambil dari akhir ayat 74 surat Al-Furqan. Seusai nasihat pimpinan pesantren, disampaikan orasi ilmiyah oleh Bapak Adnin Armas, MA. Alumni PM Darussalam Gontor dan fungsionaris Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Pusat ini menyampaikan perihal “Tantangan Pemikiran Sekularisme, Pluralisme, dan Liberalisme terhadap Generasi Muda Islam di Indonesia”. Sambutan Gubernur Jawa Barat disampaikan oleh H. Aep Rifa'I, S.H., M.Si (Asisten III Bidang Kesra pada setda Provinsi Jawa Barat). Dalam sambutan tertulisnya Gubernur antara lain menyampaikan apresiasinya kepada Pesantren Darunnajah Cipining yang telah meraih berbagai macam prestasi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, zasional, bahkan Internasional. Acara kemudian ditutup dengan doa, dipimpin oleh Ustadz Ahmad Rosichin, S.Pd.I. (Kepala Biro Pengasuhan). Pada saat mushafahah (salam-salaman) dengan pimpinan pesantren, para tamu kehormatan, dan segenap guru serta orang tua/wali, para wisudawan tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Begitu pula dengan para orang tua/wali mereka. (oleh: dzikrillah).

16

ersamaan dengan diselenggarakannya Ujian Nasional (UN) tingkat MTs/SMP, pengurus Organisasi Siswi Darunnajah Cipining dan Koordinator (Gugus Depan) Pramuka Darunnajah Cipining menyelenggarakan seminar selama 4 hari diaula pesantren. Tema yang diangkat adalah teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi, dan multimedia. Motto kegiatan ini adalah “Menciptakan Generasi Muslim Modern”. Kegiatan ini diikuti oleh segenap siswi Mts, SMP, dan SMK (non asrama). Dua hari terakhir kegiatan seminar diikuti juga oleh para siswa (putra). Editing Film Siapa yang tak suka film? Rata-rata orang Indonesia hobi dan suka menonton film. Ini terbukti dengan kesuksesan besar yang dicapai oleh 21 (Twenty one) yang selalu menampilkan film-film terbarunya. Seperti Titanic, The Lord of The Ring, Harry Potter, 2012, Suster Ngesot, Ada

B

apa Dengan Cinta dan produk lokal lainnnya. Terdapat juga film-film yang direkomendasikan baik oleh berbagai kalangan seperti Ayat-Ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, dan My Name is Khan. Nah, mengingat potensialnya film bagi pencitraan terhadap sesuatu, seyogianya para santri, nantinya dapat menelorkan film-film bermutu dan beradab. Sehingga film yang menghiasi layar-layar televisi juga bermuatan amar ma'ruf nahy mungkar selaras dengan canggihnya akses informasi. Untuk itulah pada hari pertama seminar, Ustadz Sholeh Ahmad, S.Kom mengenalkan computer (dan juga Laptop/notebook) sebagai alat pembuat film. Di akhir sesi, Kepala SMK Darunnajah Cipining ini meminta kepada peserta untuk menampilkan film hasil editing masing-masing di hadapan para siswi MTs, SMP, dan SMK. (WARDAN/Billah & Asih)

17

18

19

da rasa bangga plus bahagia, meski kelelahan dan keletihan tampak di muka para panitia Pekan Baca Pelajar (PBP) yang terdiri dari santri kelas 5 TMI. Kerja keras dan usaha maksimal telah dilakukan selama 3 bulan hingga hari pelaksanaan selama 3 hari, 1517 Januari 2010. PBP bertujuan menggugah semangat para santri dan pelajar umumnya untuk mencintai buku. Konsep dari kegiatan ini adalah bazaar buku dengan mengundang berbagai perusahaan penerbit di Jabodetabek. Ketua panitia Chairul Rahmat saat memberikan sambutan pada acara pembukaan PBP mengatakan manusia Indonesia masih rendah minat bacanya. Hal ini berpengaruh pada kadar s u m b e r d aya m a n u s i a ( S D M ) . Pa d a h a l menurutnya, peningkatan sumber daya manusia menjadi sangat penting di era globalisasi saat ini. untuk itulah PBP ini diselenggarakan. Dalam kegiatan ini, panitia bekerjasama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) pusat, Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Dinas 20

A

juga penting untuk menkingkatkan SDM Bangsa. Karena itu, kegiatan PBP ini diharapkan dapat menggerakkan santri dan pelajar untuk mencintai buku serta menjadikan membaca sebagai kegiatan sehari-hari dalam rangka mencapai citra positif sebagai insan intelektual, bermoral, dan religius. Kegiatan PBP perdana ini dibuka secara simbolis dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Camat Cigudeg. Melengkapi pembukaan saat itu, persembahan buku karya alumni TMI Darunnajah Cipining, Yudy Efendy (angkatan 6, tahun 1999) berjudul Thank You Problem terbitan P.T. Buana Media disampaikan oleh pembimbing panitia Ustadz Asmari Ichsan kepada pimpinan pesantren. Novel 'Negeri 5 Menara' Sebagai Sesi Pembuka Hadirnya penulis novel best seller 'Negeri 5 Menara' (Ahmad Fuadi) di arena PBP menambah semarak suasana. Kehadiran alumnus Gontor ini atas undangan panitia bekerja sama dengan Gramedia untuk acara bedah buku karyanya yang mengulas sisi unik dan fenomena kehidupan pesantren.

Pendidikan Kabupaten Bogor, dll. Kegiatan ini mengusung tema 'Genggam Dunia dengan Lembaran Kertas'. Senada dengan Rahmat, Pimpinan Pesantren menekankan betapa urgennya kegiatan membaca bagi setiap muslim. “Perintah Iqra’ (membaca) dalam wahyu pertama yang diturunkan kepada baginda Nabi menandakan betapa perintah membaca memiliki tendensi serius dan signifikan” ungkap K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc. “Padahal saat itu, baginda Nabi mengatakan lastu biqoriin (saya tidak bisa membaca”, tambah beliau melengkapi. Untuk itu, Pak Kiai mengingatkan para hadirin untuk memanfaatkan kesempatan bazaar buku ini sebagai peluang untuk mencerdaskan diri, dengan membeli dan membaca buku yang berkualitas. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bogor dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Camat Cigudeg, E. Rismawan, S.Sos. menegaskan bahwa membaca adalah kunci pembuka jendela ilmu pengetahuan. Membaca

Sebaik-baik kawan Di setiap kesempatan adalah BUKU

21

Menurut A. Fuadi, novel yang terinspirasi dari karya Andrea Hirata 'Laskar Pelangi' ini seperti

Islamiyah; Serambi; Ummi Group; Robbani Press; Ikhlas Media; dan Buana Media. Akhirnya, panitia mengucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi pada kegiatan ini. terutama pimpinan pesantren. Tanpa dukungan dan partsisipasi dari semua pihak terkait, niscaya acara ini tak dapat berjalan dengan lancar. Semoga kegiatan ini menjadi sunnah yang baik dan dapat dilanjutkan di masa mendatang. laporan M. Fawwazul Haqie

22

Universitas Islam Madinah Saudi Arabia, peseta kegiatan ini mencapai 264 orang, utusan dari pesantren dan lebaga pendidikan islam sejenis dari seluruh Indonesia. Kegiatan bertempat di kampus PMDG Putra 2 Madusari. Pelatihan berlangsung selama 10 hari, mulai 6 s.d. 16 Februari 2010. Para peserta dibagi menjadi 5 kelompok/kelas. Satu pekan pertama pelatihan dilakukan dengan metode pengajaran klasikal. Di akhir daurah diadakan ikhtibar (ujian). Di sela-sela masa daurah peserta diberi kesempatan mengikuti musabaqah menghafal hadits Arbain Nawawiyah. Bagi yang dinyatakan sebagai pemenang disediakan hadiah uang tunai sebesar Rp. 500.000. Upacara penutupan dilaksanakan di kampus PMDG Putra 1 (Gontor). Kegiatan ini dihadiri oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia yang sekaligus menutup acara. Pada kesempatan itu pula diumumkan 10 peserta terbaik/teraktif. Sebagai bentuk penghargaan, masing-masing

Dua Guru Darunnajah Cipining
Ikuti Upgrading Kompetensi Bahasa Arab
wa l Fe b r u a r i 2 0 1 0 Pe s a nt re n Darunnajah Cipining mengutus dua orang guru TMI untuk mengikuti pelatihan guru bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Jawa Timur. Mereka adalah Ustadz Nurochim dan Ustadz Husnul Mubarok. Daurah tadribiyah li mu'alimin al-lughah alarabiyah was-tsaqafah al-islamiyah ini diselenggarakan berkat kerjasama PMDG dan

A

peserta diberi cendera mata (kenangkenangan/bingkisan) berupa: pocket Al-Qur’an, kitab tafsir, nahwu, shorof, hadits arba’in, aqidah, hadits dll. “Dengan adanya acara seperti ini, mudahmudahan hati kita selalu terikat pada agama Allah dengan selalu menjaganya sehingga menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang bertaqwa” ungkap ketua panitia dalam sambutannya pada upacara penutupan. 23

Tiga Orang Guru Ikuti Brain Power And Entrepreneurship Seminar
Akhir April yang lalu pesantren Darunnajah Cipining mendapat undangan untuk mengikuti seminar tentang kedahsyatan otak kanan. Undangan diberikan oleh Bapak Sarno G Wibowo, seorang Right Brain Navigator Indonesia dan pimpinan PT KKI Networkyang bergerak di bidang training SDM. Kapten Sar, begitu julukan beliau, adalah juga o ra n g t u a s a nt r i Darunnajah Cipining. Dua putra-putri beliau yang sedang belajar di pesantren adalah Adhi Surya (Kelas 3 TMI/Kelas IX MTs.), dan Adinda Maharani (Kelas IV M a d r a s a h Ibtidaiyah). U n t u k i t u pesantren mengutus 3 orang guru, yaitu Ustadz Muhamad Mufti, Ustadzah Ela Hulashoh, S.Sos, dan Ustadzah Tresna Amalia, A.Ma.Pd. Seminar sehari ini dilaksanakan di Gedung Menara Cakrawala (Skyline building), Jl. M.H. Thamrin Jakarta Pusat, Sabtu, 24 April 2010. Peserta seminar berjumlah lebih kurang 100 orang, terdiri atas berbagai latar belakang, antara lain pengusaha, guru, mahasiswa, dan wiraswastawan. Pembicara dan mentor seminar ini adalah Bapak H. Zakariah Hassan (Mr. Zack). Beliau adalah seorang billioner mentor dari Malaysia. Mentor kedua adalah Bapak Ir. H. Abdul Basith, M.Sc. Beliau adalah seorang dosen senior IPB dan pengusaha sukses yang dikenal sebagai Prof. Box Breaker. Sebagai trainer sesi pembuka adalah

Kapten Sar sendiri. Sebagai tambahan informasi, Kapten Sar juga pernah menyelenggarakan pelatihan serupa bagi para guru dan administrator pesantren Darunnajah Cipining, April 2009.

Dua Ustadz Ikuti Training ESQ
Ustadz Ahmad Rosikhin Wasyraf, S.Pd.I (Kepala Biro Pengasuhan Santri) dan Ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I (Kepala Asrama Santri Putra) m e n d a p a t kesempatan untuk mengikuti training ESQ tingkat Basic, 2 s.d 4 Maret 2010. Keduanya melebur bersama 400 lebih peserta yang terdiri dari asatidz, ustadzat, DKM, pengurus Ormas Islam dan penggiat kegiatan keagamaan di Jadebotabek. Training dengan tema Terima Kasih Ustadzah DKI dan sekitarnya angkatan ke-3 ini belokasi di Gedung Menara 165 Cilandak Jakarta Selatan. Dari DNC beberapa ustadz sudah pernah mengikuti pelatihan ESQ sebelumnya, Mereka adalah: Ustadz Syaiful Hadi Scada, S.Pd.I, M.T. Ustadz

24

Mujiyanto, Ustadz Isa Abdillah Adnan, S.E, Ustadz Muhammad Mudatsir, S.H.I, Ustadz Syarqi Suganda Sain, Ustadz Fahmi Dzikrillah, S.IP. Training diawali dengan sambutan Alumni Training Support (ATS) dan perkenalan, diselingi game dan yel-yel. Setiap hari terdapat 3 sesi; pagizhuhur, ba'da dhuhur – ashar dan ba'da Ashar – maghrib. Dipandu trainer Abdul Jabir Uksim, para mujahid dan mujahidah pendidikan tersebut diajak meresapi dan memahami THE ESQ WAY 165 yang bersumber dari 1 Rukun Ihsan,6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Setiap sesi diakhiri dengan muhasabah yang khusyu' dan haru.

Suasana Training: Meyenangkan dan Sarat Makna
”Ada 3 macam kebahagiaan; Kebahagian fisik,kebahagian emosional dan kebahagiaan spiritual. Dua kebahagiaan pertama kita rasakan dengan MENDAPATKAN harta, tahta, atau sanjungan dan lain sejenisnya dari orang lain. Keduanya terbatas karena tergantung pada pemberian orang lain kepada kita. Adapun Kebahagiaan Spiritual justru kita rasakan ketika MEMBERIKAN berbagai kebaikan kepada orang lain. Ia tidak terbatas karena tidak tergantung dengan orang lain”! demikian di antara point penting yang dijelaskan oleh trainer asal Goa Sulawesi itu. Pada hari ketiga, pada sesi pagi hari segenap

peserta disadarkan akan jati dirinya; Apa maumu dan siapa kamu? dengan sebuah metode pelatihan yang sering disebut Kantarsis. Di antara peserta nyaris ada yang pingsan, karena masygul dan dekatnya suasana dan perasaan jiwa kepada Sang Maha Sempurna. Hadir dalam sesi penutupan pada Kamis sore hari penemu metode The ESQ Way 165 Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian. Beliau yang baru saja pulang dari presentasi di Madinah, berkenan memberikan pencerahan kepada seluruh peserta. “Selama ini banyak orang Islam yang belajar manajemen, leadership dan SDM ke negeri barat. Padahal Islam telah memilki konsep manajemen, leadership dan SDM yang handal yang tercermin dalam rukun Ihsan, rukun iman dan rukun Islam. Insya Allah, tahun 2020 Indonesia Emas sebagai kebangkitan umat Islam akan terjadi di negeri ini!”, ungkap beliau dengan nada dan gaya yang mempesona. Salah satu hal yang patut disyukuri adalah keberadaan Ustadz Syamsul Rahman, M.Ag. sebagai salah-satu trainer terbaik ESQ dan banyak mengisi training ESQ untuk non muslim. Beliau adalah alumnus TMI DNC angkatan ke-1 1994, memberikan kemudahan dalam akomodasi, transportasi kepada kedua peserta dari DNC. Beliau juga berbagi informasi tentang p e r ke m b a n ga n E S Q d a n ke m u n g k i n a n penerapannya dalam mendukung progam pendidikan di pesantren. (Abu Mujahid & Mr. Mim)

25

dari susunan meja belajar. Panggung ini menghadap kursi-kursi penonton yang berderet mengisi ruangan kelas. Usai sholat Isya, ruangan istimewa ini dipenuhi para santri cilik di bawah bimbingan Ustadz Imam Ghozali, S.Pd.I. dan Ustadzah Rina Nafsiatun M. Beberapa saat kemudian, Burhanurrobbi (kelas 6), dan Abdul Malik (kelas 4) mengambil kendali dengan menjadi pembawa acara. Usai mukaddimah, kedua MC memanggil Aditya Nugroho F. (kelas 5) untuk membacakan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Di hadapan teman-temannya, sang petugas membaca surat An-Nasr, ayat 1 s.d. 3. Masuk ke sesi berikutnya adalah orasi/pidato.

H
J

eaven

Children

of

ika Anda pernah mendengar istilah 'malam Minggu malam yang panjang' tampaknya hal ini berlaku juga bagi santri-santri SD/MI (baca santri cilik-red) Darunnajah Cipining. Pasalnya, malam Ahad adalah malam spesial bagi mereka untuk menghabiskannya dengan berbagai kegiatan representatif edukatif. Contohnya yang terjadi, Ahad, 3 April 2010. Ruang kelas yang berada di lokal atas sedari sore telah didandani dan diubah sedemikian rupa. Oleh tangan-tangan mungil mereka, papan tulis berlaku menjadi background. Kreasi tulisan bertuliskan 'muhadharah sanlik' terlihat mencolok pada background. Sedikit hiasan tertoreh di sudut-sudut strategis. Sebenarnya tidak terlalu indah, namun dapat dibanggakan oleh Nada dan Muti, sang kreator yang namanya tertulis di ujung atas sebelah kanan. Di depannya berdiri sebuah panggung tertata

Giliran pertama Icha Khoirunnisa (kelas 1). Di depan rekan-rekan kecilnya, Icha hanya mampu menyemangati dengan yel-yelan. Orator kedua adalah Annisa Khofiah (kelas 2). Kesempatan ini dipergunakannya dengan baik untuk menghapalkan surat Al-Lahab. Satu persatu para santri berwajah mungil ini menampilkan kemampuannya masing-masing. Hingga sampai pada Indiana Nada Zahra (kelas 5) yang membawakan pidato bertema 'Syukur Nikmat'. Menurut Nada, dengan bersyukur kepada Allah, nikmat seorang hamba akan ditambah. “Ayo, kita bersyukur agar nikmat kita ditambahkan” seru Nada berapi-api. Kontan sang orator mendapatkan applause dari audiens. Anis Tira Damayanti (kelas 4) menambahkan perihal 'Sholat'. Anis mengatakan sholat sangat penting karenanya sholat dikatakan sebagai tiangnya agama. “Awas, kalau meninggalkan

26

sholat akan masuk neraka. Mau nggak temanteman masuk neraka?” . “Tidaaaaaaak” jawab hadirin kompak. Adapun Yossi Oktaviani (kelas 3), mengatakan bahwa jika bepergian, maka kita harus memperhatikan adab dalam perjalanan. Diantaranya adalah berpamitan kepada orang tua dan membaca do'a. Terakhir, giliran Mutiara Silmi Suliani (kelas 6), Dia mengajak teman-temannya untuk 'Berbakti Kepada Orang Tua'. Sanlik asal Jakarta Selatan ini banyak mengingatkan teman-temannya untuk selalu taat kepada orang tua. Selain itu, santri penyuka silat ini mengingatkan agar seorang anak menyangi orang tuanya. Salah satu bentuk sayangnya adalah dengan mendoakan keduanya.

Acara kian seru saat sesi istirahat (hiburan/resting) tiba. Grup yang terdiri dari Nada, Muti, Anis, dan Yossi, tampil pertama kali menyanyikan sebuah lagu dari 'Wali' berjudul 'Jodi'. Dengan beralat musik qosidah berpadu marawis, lagu 'Kekasih Halal'dan 'Yank' masih dari Wali dinyanyikannya beramai-ramai. Di akhir acara, grup sanlik putra juga bernyanyi. Lagu-lagu dari grup musik papan atas dilantunkan dengan gaya dan variasinya sendiri. Masih menggunakan peralatan yang sama, mereka bernyanyi penuh ekspresi menunjukkan kegembiraan. Lagu-lagu bernafaskan Islam (nasyid) juga turut mereka lantunkan. Menyaksikan muhadharah (latihan pidato) ini adalah pemandangan yang luar biasa. Menyaksikan mereka dengan semangat para jundi kecil yang tengah bergelut dalam arena kehidupan. Mereka belajar tiada kenal lelah. Wajah-wajah polos itu telah berani mengelola hidup secara mandiri. Menyaksikan mereka mengingatkan kita akan kisah dalam film CHILDREN OF HEAVEN, dengan versi dan sisinya sendiri. (WARDAN/Billah)

27

Daftar Peringkat Ujian Semester Gasal Tahun Pelajaran 2009-2010
Raudhatul Athfal
Kelas B1 1. Lailatul Kodriyah Binti Basri 2. Dinda Appipah S.Binti Mahpudin 3. Waldy Nur Hamzah Bin Wikanta Asal Cipining Asal Kompa Asal Nanggung

Kelas I B 1. Rizky Alfian Adriansyah 2. Gusti Utomo Abdulloh 3. Januar Ramadhan Putra Kelas I C 1. Aulia Husnul H 2. Salsabila Ilham 3. Rofiqoh Ambarani Kelas I D 1. Hilyatul Diniyah 2. Laras Ayu Istichori 3. Meisiska Intan Fajarini Kelas I E 1. Satria Indra Syauqi 2. M. Silahudin 3. Hermawan Kelas I F 1. Zuhrotul A 2. Linajah 3. Yuningsih Kelas II A 1. Iqbal Fathur Rachman 2. M. Yuniko Dwi Putra 3. Ade Marantika Puspita Kelas II B 1. Rachmatullah 2. Agung Mashudi 3. Mochammad Fadhil Safrizal Kelas II C 1. Euis Nurul Rachman 2. Siti Ludia 3. Iip Toyibah Kelas II D 1. Putri Hilmi Azizah Noor 2. Erniyanti Nur Fatahhela Dewi 3. Huda Ramalia Febby Kelas II E 1. Kekey Zakaria 2. Opang Maulana 3. Imaduddin . Kelas II F 1. Nindya Julianingsih 2. Neng Cicih Sutarsih 3. Siti Faridah Hidayat

74.66 74.01 73.06

Kelas B2 1. Ardian Hengky T Bin Ponirin Asal Cipining 2. Dhias Salsabila Putri Binti Suhamdi Asal Lebakwangi 3. Sintia Tahta Nabila Binti Jaka Asal Cipining

79.01 77.07 70.09

Madrasah Ibtidaiyah
Kelas I 1. Ahmad Al Mu'taz 2. M. Anjar Hanif 3. Ivan Azhari Kelas II A 1. Akhmad Ziyad Al Mukhtar 2. Aisyah Nurul Adha 3. Amanda Putri Kelas II B 1. Widy Frostiya Amanda 2. Muhammad Ibnu Rifki 3. Siti Aisyah Rochmatika Kelas III 1. Yossi Oktaviani 2. Ni'matul Mufidah 3. Annida Nurul Awalia Kelas IV 1. Rizki Amelda 2. Abdul Malik 3. Nurul Hidayah Munawaroh Kelas V 1. Fachira Afifatunnisa 2. Fadel Rizki Mubarok 3. Fina Zaqiyatul M. Kelas VI 1. SalsabilaAbdah 2. Hilyatul Labibah 3. Ully Hijriyani 73.27 71.17 69.74

76.26 75.20 74.67

78.16 70.38 68.86

86.10 83.80 83.40

76.56 73.64 70.99

85.38 84.61 83.46

77.15 69.38 68.31

82.30 81.90 80.30

78.29 74.73 74.64 76.86 76.55 74.23

77.50 76.78 75.35

77.67 77.00 75.33

79.76 77.96 77.95

85.70 80.57 79.35

79.33 79.03 77.96

Madrasah Tsanawiyah
Kelas I 1. Ahmad Al Mu'taz 2. M. Anjar Hanif 3. Ivan Azhari 73.27 71.17 69.74

78.12 75.22 74.12

28

Kelas III A 1. Sutan Muh. Sadam Awal 2. Mula Sadra 3. M. Syaikhul Islam Kelas III B 1. Hamalatu Qur'ani 2. Dena Putri Andriani 3. Tsurayya Ats Tsauri Kelas III C 1. Edi Sudrajat 2. Zulfahmiudin 3. H. Muhammad Fajar Kelas III D 1. Ulfatul Azijah 2. Siska Fitriyanti 3. Asih Rahayu

82.48 79.13 76.54

Kelas V C 1 Badriyah S 2 Badriyah B 3. M. Abid Mansurudin Kelas VI A 1. Yudi Taqiyudin 2. Helmi Firdaus 3. Farhan Maulana Kelas VI B 1. Yunita Komala Sari 2. Rossi Afriani Solihat 3. Neng Nurhamidah Kelas VI C 1. Bahrul Ulum 2. Ucu Musyarofah 3. Muhammad Zainudin Akbar

76.04 73.03 72.27

84.29 82.31 80.92 75.17 71.35 69.54

74.96 72.85 69.99

73.15 71.39 68.97

80.74 75.15 74.81

80.98 73.44 72.90

Kelas Int A 1. Najmudin 2. Ahmad Nur Fazri 3. M. Abu Shobirin

85.40 79.46 78.45

SMP DARUNNAJAH CIPINING
Kelas VII A 1. Ujang 2. Fajar Jatmiko 3. Diky Haryansyah Kelas VII B 1. Irma Ismawati 2. Umi Hani 3. Ita Rosita Kelas VIII A 1. Safiki Riyanto 2. Jupri Setiawan 3. Anjaludin Kelas IX A 1. Muhammad Mabrur 2. Nur Azizah 3. Siti Amalia 65.21 60.87 59.00

Kelas Int B 1. Ayu Febrianti 2. Nurhidayah Siregar 3. Daniah Nur Rahimah

88.21 88.15 84.55

MADRASAH ALIYAH DARUNNAJAH
Kelas IV A 1. Imam Saefurrohman 2. Fateh Abdul Aziz 3. Giyanto Kelas IV B 1. Ulfah Maryam 2. Nur Rafidah 3. Hayu Susanti Kelas IV C 1. Siti Istiqomah 2. Lelih Maliha 3. Adawiyah Kelas V A 1. Nur Alim 2. Ibah Misbah 3. Rizky Maulana Kelas V B 1. Haniyah 2. Gita Marsela 3. Nurhalimah Siregar 78.98 75.35 74.14

74.02 72.69 70.72

74.90 74.47 73.88

79.24 78.69 78.56

79.90 75.69 73.72

76.20 75.15 70.94

SMK DARUNNAJAH CIPINING
Kelas X 1. Fitria Wulan Nasroh 2. Mahmun 3. Siti Aisyah Kelas XI 1. Neng Putriasih 2. Yayat Sumiyati 3. Uniah Nur Utami

78.61 76.68 76.44

83.98 77.92 77.44

78.00 77.00 76.00

79.30 76.03 75.63

29

30

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH 2 CIPINING
Masa Bhakti : 2010 – 2011 M / 1431 – 1432 H (SANTRI BER-ASRAMA)

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH CIPINING (OSDC PUTRA)
Ketua 1 Ketua 2 Sekretaris Bendahara : Khaidir Ali : M.Kurniawan Al- Bashir : Wahid Maulidana : Averus Failasuf Jakarta Lampung Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-001

Bagian-bagian: A. Keamanan 1. Syahnuga Hayatullah 2. M. Nur 3. Alif Aditia B. Bahasa / Penerangan 1. Dicky Fajar Anugerah 2. M. Taufik Al- Hanif 3. Zainal Abidin C. Pengajaran 1. Taqiyudin 2. M. Imam Kunaefi D. Peribadatan 1. Ryan Mardiyanto 2. Iman Taufik Muaz E. Kebersihan dan Kesehatan 1. M. Rahmadoni 2. Angga Apriyanto F. Olah Raga 1. M. Sa'id 2. Sayyidus Syuhur G. Kesenian 1. M.Ikhsan Siregar 2. Rayn Agung Pradana H. Perpustakaan 1. Rian Febriansyah 2. Saddam Husain I. Kesejahteraan Santri 1. Fahrurroji 2. Ace Irwansyah

Depok Jakarta Bogor Jakarta Bekasi Bogor Bogor Bogor Tangerang Bogor Bogor Jakarta Jakarta Jawa Timur Bogor Tangerang Cirebon Jakarta Jakarta Bogor

Bindep 1 : Agung Saktiana Bindep 2 : Ilham Syahputra Angkuset : M. Luthfi Al-Manfaluti Angkuang : Syaiful Amir A. Angkulat 1. Maulana Yusuf 2. Fateh Abdul Aziz 3. Fahmi Hartanto B. Angkusani 1. Arif Budi Kusuma C. Angkuperkap 1. Teguh Khoirul Zaman 2. Ridho Damanik

Bogor Bogor Bogor Depok Bogor Jakarta Bogor Tangerang Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI TAHFIDZ ALQUR'AN (OSTAQ Putra)
Ketua I Ketua II Sekretaris Bendahara : Andi Rahman : Syarief Hidayatullah : Imam Syaefurrohman : M. Ridwan Tangerang Bogor Garut Bogor

Bagian-Bagian A. Keamanan 1. Eva Bahrudin 2. Ibah Misbah 3. Fajar Kurniawan 4. Abdul Jabar B. Bahasa 1. Fawazul Haqie 2. Rizqi Maulana 3. A. Fahmi Kamil 4. M. Ikhsan

Bekasi Garut Bekasi Tangerang Bogor Bogor Tangerang Kalimantan

31

C. Presgiat 1. Nur'alim 2. Anas Nasrullah 3. Fauzi Mufti Faumi 4. Mustajib D. Pengajaran 1. Chairul Rahmat 2. Irfan Kosasih 3. Gianto 4. Sofian Ats Tsauri E. Kesehatan 1. Assidiqi Lukmana 2. Aditya Fauzi 3. Husni Munawar F. Stabida 1. Faisal Hamzah 2. Mugi Prasetyo 3. M. Aries Budiman 4. Mahmun Nurudin G. Perpustakaan 1. Nurwanda Ramadhan 2. Ahmad Kurniadi

Tangerang Bogor Bogor Semarang Bogor Bekasi Bengkulu Pandeglang Bogor Jakarta Garut Tangerang Depok Tangerang Kendal Bogor Tangerang

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH CIPINING (OSDC PUTRI)
Ketua 1 Ketua 2 Sekretaris Bendahara : Gita Marsela : Lutfia Tanty : Een Rohaeni : Yuningsih Jakarta Tangerang Bogor Bekasi

Bagian-bagian : A. Keamanan 1. Muthiya Damayanti 2. Haniyah 3. Sumarni 4. Noviana Anggraeni B. Bahasa / Penerangan: 1. Diah Santikawati 2. Ulfah Maryam 3. Nihlah Ayu Hidayati 4. Nurafidah C. Pengajaran 1. Lulu Rahmatul Asriah 2. Juniarti Harahap 3. Siti Mutiah 4. Zakiyatun Nisa 5. Putri Khoirunnisa D. Peribadatan 1. Nur Halimah Siregar 2. Cita Ardiana 3. Rosita Dewi 4. Mutia Azizi E. Kebersihan dan Kesehatan 1. Ade Ramandati 2. Rika Rahayu 3. Fitri Alifatul Mubarokah 4. Istari Ismiyati Putri F. Olah Raga 1. Dede Wahyuni 2. Fifi Romandati 3. Mafahi Ratu G. Perpustakaan 1. Nur Fadillah 2. Awaliah Solihah 3. Nida Fauziah H. Penerimaan Tamu 1. Neng Tia Hestiana 2. Siti Khoirunnufus 3. Siti Nur Laila I. Kesejahteraan Santri 1. Rahmatinia Fitria Harda 2. Bunga Inganta Putri 3. Risya Fitriyani

Bogor Jakarta Bogor Bogor Jakarta Bogor Banten Jambi Tangerang Riau Tangerang Bengkulu Bogor Riau Tangerang Tangerang Bekasi Bogor Tangerang Bogor Bogor Tangerang Bogor Banten Bogor Kalimantan Bandung Tangerang Tangerang Bogor Semarang Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI ASHABUNNAJAH DARUNNAJAH (OSAD)

Ketua I Ketua II Sekretaris & Bendahara

: Anas Nasrullah : Ibah Misbah : Imam Syaefurrohman

Bogor Garut Garut

Bagian-Bagian A. Keamanan 1. Syarif Hidayatullah 2. Mahmun Nuruin 3. M. Mustajib 4. Mimin Sulalat B. Pengajaran 1. Nurwanda Ramadhan 2. Husni Munawar 3. Neng Tia Hestianah C. Bahasa 1. Gianto 2. Sofyan Ats-Tsauri 3. Ulfah Maryam D. Amaliah 1. Rahmatinia Fitria H

Bogor Kendal Semarang Bogor Bogor Garut Bogor Lampung Pandeglang Bogor Semarang

32

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-002
Bindep 1 : Anityas Kusuma W Bindep 2 : Hayu Susanti Angkuset : Namira Safiah Angkuang : Nisaul Khoiriyah Angkulat 1. Miftahul Jannah 2. Siti Maelatussalikah 3. Ina Rosdiana Angkusani 1. Fajar Tri Astuti 2. Lussy Dwi Hidayanti 3. Wika Al-Haq 4. Kurniati Angkuperkap 1. Melda Haryani 2. Ika Maulidia 3. Aisah Aida Farhani Jakarta Tangerang Depok Bogor Jakarta Tangerang Bekasi Bogor Bekasi Bogor Lampung Jambi Jakarta Bekasi

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SISWA DARUNNAJAH CIPINING (OSADC) Ketua 1 : M. Jaelani Dahlan Ketua 2 : M. Syafiq Wafa Sekretaris: 1 Yonas Riansyah 2. Surya Adi Pratama Bendahara 1. Reza Pahlevi 2. Ahmad Qodri Bagian-bagian: Pengajaran 1. Pakihudin 2. Ipan 3. Rahmat Hidayat Bahasa & Penerangan 1. Abdul Jamil Basri 2. M.Sholeh 3. Wahyudin Keamanan 1. Kiki Rizki 2. Syukron 3. Rudianto Peribadatan 1. M. Ray Agung 2. M. Walid Kesehatan Kebersihan dan Keindahan K3 1. Surahman 2. Roni 3. Nurrol Anwar Nanggung Cipining Lebak Wangi Nanggung Lebakwangi Citatah

Leuwiceri Rengganis Cipining Kedaung Cibungur Kompa Kedaung Rengganis Citatah Bolang Toge

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI TAHFIDZ ALQUR'AN OSTAQ Putri
Ketua.I Ketua II Sekretaris Bendahara : Muthiya Damayanti : Nihlah Ayu Hidayati : Putri Khoirunnisa : Ade Ramandita Bogor Cilegon Bogor Bogor

Bagian-bagian: Keamanan 1. Lutfia Tanty 2. Nengtya Hestianah Bahasa 1. Nur Halimah Siregar 2. Haniyah Jakarta 3. Awalia Solihah Kegiatan 1. Melda Haryani 2. Rahmatinia Fitria H 3. Yuningsih Ibadah 1. Gita Marsela 2. Juniarti Harahap 3. Ulfah Maryam 4. Ina Rosdiana Kesehatan 1. Nissa ul Khoiriah 2. Fifi Romandati 3. Muti'ah Azizi

Cipining Rengganis Cipining

Tangerang Tangerang Riau Pontianak Jambi Semarang Bekasi Jakarta Riau Bogor Bekasi Bogor Bogor Bekas

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-001
Bindep 1 : Robi Kurniawan Bindep 2 : Ariansyah Suherman Bagian-bagian: Angkuset 1. Mahmud Fauzi 2. Imam Ahmad Angkuang 1. Agung Munajat 2. Endang Kosasih Angkulat 1. Abid Mansuruddin 2. Santana 3. Ma'mun Cigelung Cipining

Cipining Cipining Kedaung Cipining Kendal Serang Kendal

33

Angkusani 1. Fajri 2. Sutisna 3. Ardiansyah Angkuperkap 1. Supendi 2. Abdul Mufakhir 3. Ruslan

Nanggung Banar Cipining Banar Leuwiceri Rengganis

Kesehatan Kebersihan dan Keindahan K3 1. Siti Ahdaniyah 2. Dede Suryati 3. Siti Hilfalillah 4. Neng Cicih Sutarsih 5. Fitriani

Cipining Cipining Bolang Siwaluh Siwaluh

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SISWI DARUNNAJAH CIPINING (OSIDC) Ketua 1 : Badriyah BS Ketua 2 : Neng Putri Asih Sekretaris 1. Yayat Sumiyati 2. Tiah Septiyani 3. Vivin Mupidah Bendahara 1. Syifa Fauziyah 2. Siti Fatimah Bagian-bagian: Pengajaran 1. Winni Lutfiani 2. Yunia Nursaidah 3. Siti Mayasari 4. Cucu Cahyati 5. Dia Nurmalia Bahasa & Penerangan 1. Erlinasari 2. Lelih Maliha 3. Rohmawati 4. Rohmayanti 5. Bunga Lianti 6. Nindiya Julianingsih Keamanan 1. Meriya 2. Sapriatunnikmah 3. Siti Istiqomah 4. Holisoh 5. Elis Rahayu 6. Desi Ratnasari Peribadatan 1. Nur Azizah 2. Selvi Mulyani 3. Tohiroh 4. Umul Mukholifah 5. Susi Kusniawati 6. Cahyanti 7. Siti Rahmawati Lebakwangi Nanggung Toge Leba kwangi Toge Bolang Nanggung Bindep 1

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-002 : Badriyah BB Cipining Ponorogo

Bindep 2 : Fitria Wulan N Bagian-bagian: Angkuset 1. Irma Diana 2. Siti Mulyasaroh 3. Badriatul Ijeh Angkuang 1. Yeyes Hapriyanti 2. Nurmala 3. Syifa Fauziah Angkulat 1. Uniah Nur Utami 2. Siti Aulitul Mala 3. Siti Aisyah 4. Sonia Dora 5. Neneng Indah Lestari 6. Siti Masithoh 7. Isah Angkusani 1. Sriwanti 2. Siti Mulyanah 3. Adawiyah 4. Nur Ajijah 5. Ratnasari 6. Fani Fajar Fitriyani 7. Elis Rahayu Angkuperkap 1. Sartika Liani 2. Nurul Dewi Rahayu 3. Andaliawati 4. Elisa Qodariyah 5. Siti Nurul Sihfa 6. Siti Farida Hidayat

Cipining Cipining Lebakwangi

Cipining Cigudeg Bolang Citatah Nanggung Cipining Cipining Nanggung Caringin Cipining Lebakwangi Nanggung Kedaung Cipining Cipining Cipining Cipining Kedaung Lebakwangi Serang Lebakwangi Lebakwangi Cipining Bogor

Lebakwangi Nanggung Lebakwangi

Cigelung Cipining Bogor Nanggung Nanggung Cipining Nanggung

Nanggung Cipining Cipining Nanggung Cipining Cigelung Cipining

Nanggung Cipining Lebakwangi Citatah Lebakwangi Toge

34

SATU
K

KATA HATI TEKAD TUJUAN

JAYA
5. 6. 7. 8.

PRAMUKA

Andika putri Gugus Depan 03-002 Pesantren Darunnajah Cipining kembali berjaya di ajang Al-Mizan Galang Kreasi (AGRASI) ke-5, 19 s.d. 22 Februari 2010. Para pramuka binaan Ustadzah Nani Karmila dan Ustadzah Anah Nurhasanah ini berhasil menyabet gelar juara I (penggalang) dan juara 2 (penegak).
Raihana Rizki (Jakarta) Fillah Kholifah (Tangerang) Jauharotul Umroh (Bekasi) Latifatul Karimah (Tangerang) 9. Nunu (Jakarta) 10. Elis (Bogor) 2. PENEGAK 1. Anityas Kusuma Wardhani (Tangerang) 2. Dede Wahyuni (Jakarta) 3. Lulu Rahmatul Ashriyah (Tangerang) 4. Lutfia Tanty (Tangerang) 5. Miftahul Jannah (Jakarta) 6. Nur Halimah Siregar (Riau) 7. Hayu Susanti (Serang) 8. Sumarni (Bogor) 9. Nur Rafidah (Jambi) 10. S i t i M a e l a t u s s a l i k a h (Tangerang) Sementara itu, berbagai kesan mewarnai hati para andika pramuka Darunnajah Cipining, Salah satunya ialah tentang fans. “Ketika hari terakhir disana, kami mendapat surat dari salah satu santri Al-Mizan, bernama Nisa. Ia bilang bahwa ia fans berat kontingen DNC….Duh, jadi ge-er deh…”kata Lutfia Tanty. (Tyas, Lusi, Tanty)

esempatan kali ini, Darunnajah Cipining mengirimkan 3 kontingen. Dua regu penggalang bernama Seroja Kampus dan Mawar Kampus berhasil menyingkarkan 21 kontingan lawan yang berasal dari 21 pesantren lain. Sedangkan sangga penegak yang bernama Simpas Mania, berhasil menempati posisi ke-2 dari 13 sangga (13 pesantren), di bawah Daar El-Qolam Tangerang. Dalam kegiatan AGRASI ini, terdapat 3 tujuan yang ingin dicapai, yaitu untuk meningkatkan ibadah di jiwa andika pramuka. Meskipun pramuka adalah kegiatan permainan, tapi tidak boleh lepas dari unsur agama. Kedua sebagai wahana memupuk persahabatan dan silaturahmi. Sedangkan tujuan yang ketiga adalah sebagai wahana pengembangan kreativitas. Begitulah ungkap KH. Anang Azhari Alie, Pimpinan Pesantren Al-Mizan saat sambutan pembukaan. Berikut nama-nama andika gudep 03-002 peserta agrasi: 1. PENGGALANG 1. Fifi Romandati (Bogor) 2. N o v i a n a A n g g r a e n i (Tangerang) 3. Siti Muna Nafisah (Jakarta) 4. Putri Hilmi Azizah Noor (Jakarta)

35

alam rangka mempersiapkan kader pemimpin masa yang akan datang pesantren Darunnajah Cipining mendesain beberapa program kegiatan bagi para santrinya. Setiap santri harus pernah merasakan menjadi pemimpin dan berorganisasi. Oleh karena itu estafet ke p e n g u r u s a n o r g a n i s a s i s a n t r i Darunnajah Cipining selalu mendapat perhatian tinggi dari kiai dan para guru. Setiap tahun kepengurusan Organisasi Santri dan gugus depan pramuka Darunnajah Cipining diregenerasi. Rangkaian kegiatan pergantian pengurus itu didesain sedemikian rupa, sehingga menjadi media pembelajaran kepemimpinan dan berorganisasi yang benar. Tidak cukup sampai di situ, setiap awal masa kepengurusan baru, selalu diadakan 2 kegiatan penting yaitu: 1.) Musyawarah kerja; dan 2.) Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan LDKS bagi pengurus Organisasi Santri Darunnajah Cipining dan Koordinator (Gudep) Pramuka tahun 2010/2011 dilaksanakan mulai tanggal 19 s.d 21 Februari 2010. leadership training ini di ikuti oleh seluruh pengurus organisasi yang ada yaitu: OSDC putra dan OSDC putri (asrama); OSADC (putra) dan OSIDC (putri) non asrama; Koordianator Pramuka putra & putri asrama dan non asrama; serta Organisasi Santri Tahfizhul Qur'an (OSTAQ). Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pengasuhan Santri Ustadz Ahmad Rosichin, S. Pd.I . sebelum memasuki sesi yang pertama, ketua panitia Ustadz Fahmi Dzikrillah, S.I.P, mengungkapkan keinginannya di hadapan para peserta. Dia menginginkan terjadi perubahan/peningkatan kualitas kepengurusan pada periode ini. Lebih lanjut dia mengutip katakata bijak, “Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada sejarahnya”. Di akhir sambutannya, Ustadz Fahmi berseru, “Ciptakan sejarah yang baik pada masa kapemimpinan kalian.

D

LEADERS

FUTURE

36

FUTURE
Berbagai macam game pun disisipkan agar kegiatan terasa asyik dan menarik, tidak jenuh dan membosankan. Tantangan flying fox, hand and foot, dan aneka game lain disajikan dalam out bound. Pada kata sambutan penutupan, Minggu, 12 Februari 2010 K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc mengingatkan bahwa menjadi pengurus bukan u n t u k m e ra i h ke ku a s a a n a p a l a g i g i l a penghormatan. Beliau melanjutkan, menjadi pengurus adalah kesempatan mahal untuk mentraining diri sebaik mungkin menjadi role model pemimpin yang bertanggung jawab. Selain itu, pengurus adalah uswah hasanah sekaligus agen perubahan ke arah kemajuan yang diidamidamkan. Beliau mengharapkan agar ilmu, wawasan, dan pengalaman yang di dapat selama training dapat diaplikasikan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dengan begitu, pengurus telah berhasil menjadikan dirinya sebagai seorang pengurus yang dibutuhkan, bukan pengurus yang mumpung ada kesempatan. Dan setelah adanya training, peluang untuk melakukan yang terbaik semakin terbuka lebar. Modal memimpin telah diberikan, tinggal mengembangkan sesuai dengan skill individu masing-masing. Menutup sambutan, Pak Kyai mengingatkan, “Bertambahnya usia pesantren, harusnya menjadi lebih baik, termasuk kepengurusan organisasinya” tutur Beliau. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan hasil penilaian terhadap peserta pelatihan. Kali ini 2 peserta berpredikat terbaik diraih oleh Chairul Rahmat (putra) dan Gita Marsela (Putri). Masing-masing berhak mendapatkan sertifikat dan kenang-kenangan dari panitia.

FOR BRIGHTER

Sesi pertama diisi dengan materi team work building dipandu oleh tim Tazkia Learning Center pimpinan Ahmad Subekti (alumnus TMI DNC) angkatan ke-8 (tahun 2001) Selanjutnya para peserta yang berjumlah 200 santri/siswa-siswi kelas 4 dan 5 TMI (kelas X, dan XI MA dan SMK) ini diajak untuk belajar effektive communication, dan interpersonal relation. Sesi kedua diisi ;oleh Abu Ali, Sabtu, 20 Februari 2010. Beliau mengungkapkan, banyak jalan untuk mencapai kesuksesan. Salah satu teknik yang dipaparkan dalam pelatihan LDK kali ini adalah dengan memanfaatkan orang lain. Hal ini disampaikan langsung oleh sang penulis buku best seller nasional 'Pawang Manusia'. Bahkan menurut beliau, orang yang kita manfaatkan tersebut justru berterima kasih karena menjadi jembatan kesuksesan kita. Sesi berikutnya adalah sharing experience bersama alumni yang dahulu pernah menjabat di organisasi serupa. Sesi ini dipandu oleh Muhammad Nugraha, S.H. (angkatan 10, 2003); Ikhwan Maulana (angkatan 9,2002); dan Roihatul Jannah, S.H (angkatan 11, 2004).

37

Santri Darunnajah

tak Jemu Be

Minat baca para santri Darunnajah Cipining semakin meningkat. Hal itu tampak antara lain dari animo mereka yang besar terhadap acara pameran buku semisal Islamic Book Fair (IBF). Berdasar pantauan WARDAN, sejak beberapa tahun belakangan, para santri mengunjungi event tahunan yang biasanya digelar oleh IKAPI Jakarta di Istora Gelora Bung Karno Senayan.

38

h Cipining

erburu

Buku
Kunjungan Santri Putra
Adapun santri putra, mereka mengunjungi pameran buku tersebut, Ahad, 14 Maret 2010, ba'da zhuhur. Hari tersebut adalah hari terakhir pameran. Para santri berada di Istora Senayan hingga pukul 21.00. Rombaongan berjumlah 90 orang santri, dengan 1 orang guru pembimbing. Para santri tiba kembali di Pesantren Darunnajah Cipining pukul 23.30.

Kunjungan Santri Putri
Pada tahun 2010 ini minat santri mengunjungi pameran buku islami itu kembali dikoordinasikan dan difasilitasi oleh dewan guru (Biro Pengasuhan Santri). Para santri putri mendapat giliran berkunjung pada hari Jum'at, 12 Maret 2010. Koordinator kegiatan ini adalah pengurus Bagian Perpustakaan OSDC, di bawah bimbingan guru/ustadzah. Jumlah pengunjung putri ini + 130 orang santri, di dampingi 7 orang Ustadzah. Mereka menyewa 13 buah minibus carry. Dalam kesempatan itu pasa santri sempat mendengarkan ceramah Mamah Dedeh yang diselenggarakan oleh panitia IBF di panggung utama. Ketika sebagian santri mengunjungi salah satu stand mereka mendapat tegur sapa yang mengejutkan, “Dari Darunnajah Cipining ya ?” Selidik punya selidik, ternyata staf marketing stand Daar el-Kutub, Al-Itishom, Serambi, dan Mizan itu adalah mereka yang pernah bertugas di stand pameran buku dalam rangka Pekan Baca Pelajar di Darunnajah Cipining Januari 2010 lalu. Ada pula kisah unik saat kunjungan ke pameran buku. Salah seorang santri meminta izin kepada petugas pusat informasi untuk memanggil teman-temannya agar segera berkumpul untuk pulang. Santri kita ini mengumumkan dengan berbahasa Arab.

Berkah Kunjungan ke IBF
Banyak manfaat yang diperoleh dari berkunjung ke IBF tahun ini. Salah satunya sebagaimana tergambar dari kisah berikut. Beberapa waktu lalu, saat Ustadzah Ela Hulasoh, S.Sos bertugas menjaga kantor panitia penerimaan murid baru (PPMB), datang tamu dari Bekasi. Ketika ditanya dari mana Bapak/Ibu mengenal Darunnajah Cipining, sang tamu menjawab, “Dari IBF”. Ternyata, menurut informasi Ustadzah Ela, keluarga tersebut terkesan dengan kejadian santri putri Darunnajah Cipining yang memanggil teman-temannya melalui pusat informasi IBF dengan bahasa Arab. Pada saat itu sang tamu rupanya juga sedang berada di arena pamean. Subhanallah, walhamdulillah. (Reportase : Ela H)

39

PARA SANTRI PUTRA

Amaliyah

DILATIH

40

Dakwah

Rasulullah SAW bersabda,“Sampaikanlah dariku walau satu ayat”. Hadits Itulah yang selalu teringat dalam benak para da'i Pesantren Darunnajah Cipining. Hal ini selaras dengan citacita Pesantren yaitu menciptakan kader ulama al’amilin wa ash-shalihin. Berbagai kegiatan yang mengarah kepada visi tersebut secara rutin dan terprogram diselenggarakan oleh pesantren guna mempersiapkan para kader da'inya. Salah satu programnya adalah kegiatan safari dakwah. Selasa, 23 Februari 2010 sore, seluruh amir (ketua kelompok) dari masing-masing kelompok berkumpul dan mendapatkan arahan dari pimpinan pesantren mengenai persiapan keberangkatan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, 25 dan 26 Maret 2010. Pada kesempatan kali ini para mujahid dakwah tersebut disebar ke beberapa tempat di Bogor dan Tangerang. “Kegiatan ini merupakan kegiatan mingguan pesantren. Namun dikarenakan padatnya kegiatan pesantren, maka kebijakan pesantren hanya memberikan waktu-waktu tertentu. Dan pesantren mengaharapkan dalam waktu yang singkat ini para santri dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin“ ujar K.H. Jamhari Abdul Jalal,Lc. ketika mengawali pengarahannya. Dalam sesi pembekalan, pembimbing kegiatan ini, Ustadz Mukhlisin Ibnu Mukhtarom, S.H.I. memberikan wawasan serta pengalamannya tentang tata cara menjadi khotib yang baik dan benar. Dan dalam kegiatan yang diselenggarakan setelah maghrib itu, Chairul Rahmat (santri kelas V) mendapatkan kesempatan untuk belajar berkhutbah di depan santri yang lainnya. Begitu pula dengan M. Kurniawan Al-Basyir dan M. Fawwazul Haqie. “Sungguh menyenangkan bisa safari dakwah lagi, walaupun cuma sebentar” Ucap Ade Marantika santri kelas VIII TMI Asrama saat diwawancarai crew Warta Darunnajah. Mudahmudahan seluruh santri dapat mengambil pelajaran dari kegiatan tersebut.

41

Pimpinan Pesantren Hadiri Konferensi Internasional Perubahan Iklim
Jum'at, 9 April 2010 Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining KH Jamhari Abdul Jalal, Lc menghadiri First International Islamic Conference on Climate Change. Konferensi yang dihadiri 150 Peserta dari 16 negara ini digelar di IPB Internasional Convention Centre (IICC), kota Bogor. Peserta yang hadir adalah Anggota International Councils for Local Environmental Initiative (ICLEI) yang tersebar di 45 kota di Indonesia, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dan CITYNET. Selain Pimpinan Pesantren, turut hadir juga Direktur TMI Ustadz Muhamad Mufti, S.Pd.I dan Sekteraris Pesantren Ustadz Deni Rusman. Pesantren Darunnajah C i p i n i n g h a d i r ata s u n d a n ga n p a n i t i a penyelenggara, c.q. Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Jakarta. Konferensi yang berlangsung selama dua hari, 9-10 April 2010 memiliki tiga agenda penting, yakni; 1. Membahas Masalah perubahan Iklim dan Aksi yang bisa dilakukan oleh Umat Islam Se-Dunia. 2. Pembentukan MACCA (Muslim Association for Climate Change) yang diharapkan akan menjadi payung dan memandu mengimplementasikan program yang dicanangkan oleh The Muslim 7 Year action Plan (M7YAP) yang dideklarasikan di Turki pada Juli 2009 lalu. 3. Deklarasi empat kota di Negara Muslim sebagai Kota Hijau (Green City), yaitu Bogor di Indonesia, Madinah di Arab Saudi, Sale di Maroko, dan Sanaa di Yaman. Pada Pertemuan tersebut, Dr Mahmoud Akef (Director Earth Mates Dialog Center/EMDC)

menyatakan bahwa kota Bogor dirasakan paling tepat sebagai kota pertama yang mendapat dukungan sebagai Kota Hijau. Terlebih Bogor adalah representasi dari Indonesia, negara muslim terbesar di dunia. Salah satu kegiatan konferensi lainnya adalah peninjauan ke Pesantren Darul Muttaqin, Parung Bogor. Pesantren filial Darunnajah ini dipilih karena sudah terbukti andil dalam konservasi dengan menanam sekitar 2000 pohon jati. [WARDAN/Kang DR]

42

Ulama dan Umara Mengaji Bersama di Darunnajah
engajian Keliling bulanan se-Kecamatan Cigudeg, kamis 15 April 2010 dilaksanakan di Pesantren Darunnajah Cipining. Pengajian ini dihadiri oleh tokoh agama/ulama setiap desa, pimpinan majelis ta'lim, pimpinan pesantren, Ketua MUI Desa dan Ketua MUI Kecamatan Cigudeg., Pengajian ini juga dihadiri oleh aparat pemerintah Desa ; kepala desa, sekretaris Desa: Kepala Dusun, RT dan RW. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Danramil Cigudeg. Dari dalam pesantren turut hadir para guru keluarga yang sedang tidak bertugas/mengajar. Bertindak sebagai moderator adalah ustadz Ahmad Hariadi. Adapun Susunan Acara Pada pengajian bersama Ulama dan Umara ini adalah sebagai berikut; 1) Pembukaan 2) Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3) Pembacaan Surat Yaa Siin dan Dzikir 4) Sambutan-sambutan; a. Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining b. Ketua MUI Kecamatan Cigudeg c. Camat cigudeg 5) Ceramah Agama oleh Ustadz H. Rahmat Mulyana, dengan tema “Menjaga Kesehatan Menurut Petunjuk Allah dan Rasul-Nya” 6) Penutup. Yang unik dan menarik dari pengajian kali ini adalah pengajian dilakukan dengan metode presentasi. Materinya juga tidak seperti biasanya yang hanya membicarakan surga dan neraka,

P

pahala dan dosa, perintah dan larangan. Ide cemerlang ini datang dari Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, untuk mengangkat permasalahan urgen yang jarang disentuh oleh ulama dan da'i. Karena muslim yang kuat dan sehat, lebih dicintai Allah daripada muslim yang lemah. Penceramah kali ini adalah seorang terapis dan herbalis dari Akademi Farmasi Islam (AFI) HPA Internasional. Setelah pengajian usai, acara dilanjutkan d e n ga n t e ra p i ke s e h a t a n g ra t i s ya n g berkoordinasi dengan AFI HPA Leuwiliang. D i p e r ke n a l ka n j u ga b e b e ra p a m e to d e penyembuhan yang diajarkan oleh Rasulullah saw, diantaranya hijamah (bekam), pengobatan dengan madu, habatussauda dan obat-obatan yang berasal dari alam (herbal medicine). Rasulullah SAW, beliau saw selama hidupnya yang 63 tahun, hanya mengalami sakit dua kali. Itupun yang terakhir adalah sakit demam yang membawa Rasululah saw meninggalkan dunia yang fana ini. Tentu ada hal yang menarik dan penting untuk dipelajari. Sebenarnya bagaimana pola hidup Rasulullah SAW sehingga beliau tetap sehat. Dari sinilah gagasan ini bermula. Maka dari itu, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc sebagai tuan rumah Pengajian bersama Ulama dan Umara seKecamatan Cigudeg ini menawarkan tema: “Menjaga Kesehatan Menurut Petunjuk Allah dan Rasul-Nya”. [WARDAN/Kang DR]

43

alah satu unit usaha pesantren berupa jasa penggergajian (gesekan) kayu kembali dijalani secara serius, di bawah komando Ustadz Sarki, bersama rekannya Ustadz Suryadi. Kepada Wardan Ustadz Sarki menuturkan, untuk saat ini usaha gesekan (penggergajiankayu-red) memerlukan perhitungan yang matang dan akurat. “Di samping memerlukan dana yang tidak sedikit, semakin mahalnya harga kayu di petani menyebabkan para pembeli rugi. Karena itu, usaha ini harus dikelola secara profesional, ungkapnya. Selama 7 bulan memegang kendali, banyak hal yang harus dipelajari. Dari mencari petani yang menjual kayu hingga membuka relasi guna menjual hasil produksi. Beberapa relasi yang telah dirangkul antara lain adalah toko-toko material, para pembuat kusen, pabrik pembuatan palet juga kepada para suplayer yang berada di daerah Balaraja, Cikupa, atau daerah sekitar pesantren. Untuk menjalankan roda usaha, unit penggergajian kayu ini memiliki 10 karyawan tidak tetap yang terdiri dari penebang, pengangkut, dan pengergaji. Sedangkan bagian pemasaran dan lainnya masih dirangkap oleh pengelola. Meskipun di sekitar pesantren telah banyak usaha serupa dan memiliki modal yang kuat, namun Ustadz Sarki optimistis melihat usaha ini. Dalam visinya, target yang ingin diwujudkan adalah menjadikannya unit usaha yang menguntungkan

S

44

sehingga dapat membantu keuangan pesantren. Jika ada yang membutuhkan balok, papan, kaso, reng, palet, dan lainnya dapat langsung pesan dan menghubungi pengelola atau datang langsung ke tempat usaha yang terletak di samping pesantren. Pihak pengelola juga membuka diri kepada semua pihak yang menawarkan kerja sama dalam membangun bisnis jasa ini. (WARDAN/Billah) Pesantren Darunnajah Cipining, c.q. Biro Usaha telah mengembangkan kegiatan ekonomi dalam berbagai sector : peternakan, industri, pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan kehutanan. Bulan Desember 2009 Biro Usaha melalui wadah Kopontren dan Madrasah Aliyah Darunnajah mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia berupa program Pengembangan Tempat Praktek Keterampilan Usaha (TPKU) pada Lembaga Pendidikan Pedesaan. Program ini dimaksudkan sebagai laboratorium bagi para siswa/pemuda untuk memberikan pembekalan kecakapan hidup (life skills).

Sehingga setelah lulus sekolah para santri mempunyai kompetensi sesuai dengan potensinya, mampu hidup mandiri dan mampu menghadapi tantangan sebagai bekal terjun ke masyarakat (berwirausaha). Melalui program dimaksud Kepala Biro Usaha Ustadz Trimo, S.Ag beserta jajarannya sudah menjalankan program pembuatan peti telor sebagaimana proposal yang diajukan. Dan saat ini sedang membangun gedung TPKU sebagai sarana pendukung pembelajaran siswa. Mudah-mudahan dengan sarana penunjang dimaksud salah satu tujuan mendorong berkembangnya kegiatan usaha lain di lingkungan lembaga pendidikan sesuai dengan potensi ekonomi lokal melalui perkuatan kelembagaan dan usaha Koperasi lembaga pendidikan sebagai sarana latihan bisnis (incubator) para siswa secara mandiri berkesinambungan dapat terwujud. Pada bulan Nopember 2009, pesantren juga mendapatkan amanah bantuan hibah dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Program Life Skills budidaya ternak kambing sebagai suatu usaha peningkatan sumberdaya kader Darunnajah Cipining. Saat ini, budidaya kambing sudah mencapai 113 ekor. Sebagian dikelola pesantren sebagai pembelajaran kemandirian dan kewirausahaan kader pesantren, dan sebagian lagi bekerjasama dengan masyarakat melalui pola gaduh (bagi hasil). Usaha peternakan lain adalah penggemukan kerbau kerjasama pesantren dengan wali Santri di Karacak, Cibunian, Leuwiliang Bogor. Bapak Darto selaku koordinator menuturkan, bahwa perkembangan ternak cukup signifikan dan tidak menemui kendala-kendala karena memang wilayah sangat cocok. Beliau juga menambahkan, masih banyak petani-petani yang ingin turut serta dalam program bagi hasil ini. Mudah-mudahan kerbau yang sekarang berjumlah 15 ekor berikutnya bisa ditambah. Dengan jumlah kambing dan kerbau yang ada, pesantren belum mampu memenuhi kebutuhan pasar pada hari raya Idul Qurban, sehingga hal ini mendorong Biro Usaha untuk terus meningkatkan produktifitas dan kualitas ternak kambing dan kerbau guna melayani pelanggan-pelanggannya. (Amin Songgirin)

45

Economic Study Tour Pondok Pesantren Ainurrafiq ke Darunnajah Cipining

Nama Pesantren Darunnajah Cipining sudah cukup familiar dan dikenal di dunia maya. Sehingga ketika seseorang memasukkan kata kunci 'Pesantren' pada kolom pencarian di google, misalnya, nama Darunnajah Cipining akan muncul pada halaman pertama atau kedua. Berkat jasa d a r i i nfo r m a s i i nte r n et i n i j u ga ya n g mengantarkan Pondok Pesantren 'Ainurrafiq Cigandamekar Kuningan Jawa Barat berkunjung ke Cipining, dalam rangka Rihlah Iqthisodiyah atau “Economic Study Tour”. Rombongan terdiri atas 25 orang santri kelas 6 TMI, didampingi oleh 5 orang guru pembimbing dan pimpinan pesantren. Mereka tiba di Darunnajah, Senin, 3 Mei 2010, pukul 17.00. para tamu disambut dan kemudian dipersilakan untuk beristirahat di Guest House pesantren. Pertemuan dilaksanakan pukul 20.00 di aula pesantren. Dalam sambutannya, pimpinan pesantren Ainurrafiq, KH Ahmad Rofiq Rosyid, mengungkapkan kegembiraannya dapat sampai

ke Pesantren Darunnajah Cipining. Beliau berharap K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc berkenan berbagi ilmu dan pengetahuan, bagi perkembangan pesantren Ainurrafiq yang baru berumur 7 tahun. Selanjutnya disampaikan sambutan pimpinan pesantren Darunnajah. Beliau memaparkan visi, misi, organisasi, unit pendidikan, serta berbagai aspek mengenai Darunnajah Cipining. Sesi berikutnya adalah presentasi Kepala Biro Usaha Darunnajah Cipining, Ustadz Trimo, S.Ag. Pada kesempatan ini dijelaskan berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan oleh pesantren, terkait usaha ekonomi produktif. Hal mana, menurut penuturan Kiai Jamhari, laba dan hasil unit-unit usaha itu dimaksudkan untuk mendukung operasional pendidikan dan pengajaran di pesantren, sehingga terwujud “Land Grant School”. Di sisi lain Pak Kiai juga menawarkan program beasiswa bagi kader pesantren Ainurrafiq agar memperoleh pendidikan di Darunnajah Cipining. Pada sesi tanya jawab, terlihat para santri pesantren Ainurrafiq aktif menanyakan berbagai hal terkait seluk beluk pesantren Darunnajah Cipining dan unit-unit usahanya. Pertemuan berakhir pukul 22.00. Selasa pagi rombongan tamu berpamitan. Saat itu KH Jamhari Abdul Jalal, Lc sedang mengisi majlis ilmi para guru ba'da shubuh. Pada kesempatan itulah Kiai berpesan berbagai hal berikut kepada para tamu: 1. Apa yang dilakukan sekarang ini sudah benar. Harus sering silaturahim kepada Pesantrenpesantren dan sekolah-sekolah lain, karna dari situlah terdapat informasi berharga untuk mendapat dukungan kemajuan pesantren. 2. Jangan berhenti berusaha, jangan mundur tatkala rintangan menghadang. Teruslah berjuang untuk menolong Agama Allah SWT. “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (QS Muhammad : 7) [WARDAN/Kang DR]

46

Alumni Kader dan Non Kader Mengikuti Pelatihan Calon Guru

Yayasan Darunnajah kembali mengadakan pelatihan guru dan penugasan kader/non kader serta administrator Darunnajah Group, bertempat di Kampus Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta Selatan, dengan orientasi tersebut diharapkan para peserta bisa lebih memahami visi dan misi Pesantren Darunnajah. Juga, untuk menumbuhkan ruhul jihad para alumni kader/non kader. Pelatihan ini berlangsung 22 s.d. 27 mei 2010, diikuti oleh alumni kader/non kader dari Darunnajah Jakarta, Darunnnajah Cipining Bogor, Darunnajah 3 Al Mansyur Serang, Darunnajah 8 An-Nur Cidokom, Pesantren Madinatun Najah dan Mahasiswa STAIDA Jakarta.

egiatan pelatihan dibuka oleh K.H. Drs Sofwan Manaf M.Si., (Ketua Yayasan bidang pendidikan) dan K.H. Drs. Mahrus Amin Pimpinan Darunnajah Jakarta (pendiri Darunnajah). Beberapa pengurus Yayasan Darunnnajah yang meyampaikan pengarahan dalam kegiatan tersebut, antara lain: K.H. Jamhari Abdul Jalal Lc. (Ketua Dewan Nadzir Darunnajah). Beliau memaparkan tentang potensi Pengembangan dan pemberdayaan tanah wakaf Darunnajah. Bukan hanya itu masih banyak materi-materi tentang Pesantren Darunnajah yang disampaikan serta diadakannya

K

outbound yang menambah semangat calon guru untuk lebih aktif mengikuti pelatihan tersebut.
Para calon guru baru tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat, tertib, dan aktif. Alhamdulillah para colon guru dari Darunnajah 2 Cipining mengikutinya dengan baik. Apalagi ketika outbound yang dilaksanakan di

Pesantren Madinatun Najah Jombang Tanggerang Selatan, Rabu, 26 Mei 2010, seluruh peserta merasa senang karena banyak permainan yang mengasah diri untuk menjadi guru yang jujur, adil, tegas, bijaksana dan dapat memberi tauladan bagi anak didiknya kelak. serta dibantu oleh beberapa panitia. Setelah kembali dari out bond dilanjutkan dengan penutupan bertempat di aula Darunnajah Ulujami. Bersama dengan itu dibagikan amplop tertutup kepadsa setiap peserta. Amplop itu berisi ketentuan/keputusan penempatan masingmasing calon guru. Pembukaan amplop dipimpin oleh Kiai Sofwan Manaf begitu mengetahui isi amplop (tempat mengabdi), tampak berbagai ekspresi dari wajah para peserta : ada yang gembira, terharu, dan ada pula berat hati. Selanjutnya diumumkan pula nama-nama peserta pelatihan yang berhak/terpilih mengiktui tes psikologi keesokan harinya. Adapun mereka yang lain diizinkan meninggalkan Darunnajah Ulujami terlebih dulu.

47

Pembekalan Calon Guru
Para calon guru kader dan non kader Darunnajah Cipining dipisahkan menjadi 2 kategori pertama adalah mereka yang di utus mengiktui pelatihan di Darunnajah Jakarta. Adapun mereka yang termasuk kategori kedua diberikan pelatihan khusus di Cipining. Kegiatan pelatihan berlangsung selama 2 hari, 26 dan 27 Mei 2010 2010. Turut menyampaikan pengarahan dan nasihat bagi para mujahid muda ini, adalah Ustadz Muhamad Mufti, S.Pd.I, (Bidang Pendidikan), Ustadz Ahmadz Rosichin, S.Pd.I, (BIdang Kepengasuhan), Ustadz Muhlisin, S.H.I, (Bidang Keasramaan Putra), Ustdazah Ela Hulasoh, S.Sos, (Bidang Keasramaan Putri), Ustadz Amin Shogirin, S.J.I, (Bidang Kesekretariatan), Ustadz M. Mudatsir, S.H.I, (TU Keuangan)), dan Ustadzah Nani Karmila(Bidang Kepramukaan). Pelatihan diikuti oleh 14 peserta, mereka nantinya akan di tempatkan di beberpa lembaga pendidikan yang telah bekerjasama dengan Darunnajah Cipining. Bahrul Ulum, M. Zainuddin Akbar, Fikri Fadilah Faris, Abdul Rojak, Ucu Musyarofah, Ririn Amrina, Dewi Oktaviani, Yayu Widiarti, (di Pesantren Serambi Mekkah, Padang Panjang); Mumuh Mhtadin, Ule Suherman, Mia Armiati (di Pesantren Tidar, Magelang): dan Hari Wijaya, Anwar Maulana, Taufik Anwar (di Pesantren Darunnajah Cipining). Pelatihan berlangsung singkat namun padat. Para peserta pelatihan mengikuti setiap sesi dengan serius dan antusias. Setelah pelatihan selesai, para alumni ini diberi tugas membantu Panitia Ujian, Panitia Penerimaan Santri Baru, dan di Pengasuhan dan Keasramaan. Bagi mereka yang akan dikirim ke luar Darunnajah Cipining, sambil menunggu kepastian tanggal pemberangkatan.

Temu Kangen Alumni Ke-2
Berawal dari kegundahan para aktivis alumni angkatan ke-2 Darunnajah Cipining (tahun 1995) untuk menggugah rekan-rekannya yang sudah lama tak pernah berjumpa, maka digagaslah sebuah pertemuan. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi disebarlah

info melalui facebook dan SMS berantai dengan tajuk “temu kangen alumni 2 (Rothsan)” Ide ini mengalir dari Nur Muhammad Usman yang akrab dipanggil Emon dan Syaiful Huda, SH yang kerap dipanggil Ade ini. Bertempat di kediaman Ade di bilangan Pesantren Darunnajah Jakarta, Sabtu, 22 Mei 2010 sejak pukul 12.00 wib alumni sudah mulai berdatangan. Ustadz Trimo, S.Ag, Ustadz Mulyadi Abbas AlHafidz, Ustadz Musa Yuliardi, S.Pd.I, dan Ustadz Katena Putu Ghandi, S.Pd.I berangkat dari Darunnajah Cipining sekitar pukul 10.00 WIB K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc yang kebetulan sedang ada acara di Darunnajah Jakarta, menyempatkan bertemu dengan para alumni. Kedatangan beliau disambut hangat penuh hormat dan keakraban oleh alumni yang telah lama tidak berjumpa dengan beliau. Bahkan dengan agak tersipu malu salah seorang alumni, Mukhtar Karim Weno, S.H. berterus terang bahwa semenjak dinyatakan tamat dari Darunnajah Cipining belum pernah sekalipun menyempatkan diri melihat kembali almamaternya. Tapi dengan sisa rasa bangga alumni kelahiran NTT ini menuturkan, “Berkat doa Pak Kyai sekarang saya telah menjadi pengacara di wilayah Kota Serang Banten”. Ada pula Agus Salim yang telah menjabat sebagai Lurah di Wilayah Bintaro. Beragam pengalaman dituturkan oleh mereka diselingi senda tawa. Acara dimulai pukul 14.00 WIB, dibuka oleh Syaeful Huda selaku tuan rumah. Dia memaparkan gagasan untuk menghimpun dana sosial dari seluruh alumni angkatan ke-2 dalam bentuk rekening bank. Dana yang kegunaanya untuk disalurkan kepada alumni yang mengalami musibah, alumni yang melangsungkan resepsi pernikahan, dan alumni yang berprestasi tapi ku ra n g m a m p u d a l a m f i n a n s i a l u nt u k melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Gagasan brilian dan mulia itulah yang disosialisasikan pada rekan-rekan alumni yang hadir kala itu. Beragam tanggapan dari alumni tapi pada kesimpulannya mereka sepakat. Untuk tindak lanjut ide bermutu tersebut digagas adanya pertemuan lagi pada tanggal 24 Juli 2010 di rumah Agus Salim di Bintaro. [WARDAN/Kang DR, Katena]

48

Berita Keluarga
Pernikahan
“Barakallahu laka wabaraka alaika wajama'a bainakuma fi khair”. Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Darunnajah Cipining kami mengucapkan: “Selamat menempuh hidup baru dan semoga berbahagia” kepada keluarga dan relasi Pesantren yang telah melangsungkan pernikahan pada semester ini. Mudah-mudahan Allah menganugrahi mereka buah hati yang shalih dan shalihah, serta berbakti kepada kedua orangtua mereka. 1. Ahmad Fahlevi Subekti Mubarok, S.Psi (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Vika Danilla, S.Pd., di Jakarta, 18 Desember 2009. 2. Nurmah Jayanti (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Tendra Rafi Yudha, di Bogor, 28 Maret 2010. 3. Ustadz Yandi Sopandi, S.Pd.I (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Siti Usniawati, di Cikupa, 12 Juni 2010 4. Siti Nuraeni (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Ahmad Dody, di Tangerang, 14 Juni 2010 5. Cucu Umayani (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Hilman Helmi, di Bogor 20 Juni 2010.

Kelahiran
Amalan anak yang sholeh untuk orangtuanya merupakan salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus, walau seseorang telah meninggal dunia. Kelahiran seorang anak selain sebagai anugrah bagi orangtuanya, juga amanah Allah kepada pasangan suami istri yang harus dipelihara dan dididik dengan benar. Selamat berbahagia kita sampaikan kepada keluarga besar Pesantren Darunnajah Cipining yang (kembali) dikaruniai anak. Semoga Allah menjadikannya anak yang shalih dan berbakti kepada kedua orangtuanya. 1. Salsa Maulidatus Tsani (9 Februari 2010), putri pertama pasangan Ustadz Isa Abdillah, SE. dengan Sofariah.

Berita Duka
Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Ketika ajal seseorang telah sampai maka tidak ada seorangpun yang dapat menghalanginya. Kami turut berbela sungkawa dan berduka cita atas wafatnya beberapa orang dari keluarga besar pesantren, relasi, serta tokoh masyarakat. Semoga kepada mereka Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Nya; dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga Allah memberikan kesabaran, kekuatan lahir bathin, dan keikhlasan dalam menerima musibah ini. 1. Endang binti Muhyi (Ibunda Siti Sarah santri kelas Intensif B). Meninggal 28 Februari 2010. 2. Muhammad Faqih bin H. Afif (Kerabat dari Laras Ayu Istichiri santri kelas I TMI) meninggal 24 Maret 2010 3. Hj. Kasti binti Kaswin (Nenek dari Waliyudin alumni angkatan ke-15 TMI) Meninggal 24 Maret 2010 4. Da'liana binti Fulanah (Bibi dari Nurhidayah Siregar santriwati kelas Intensif B TMI) Meninggal 23 Maret 2010. 5. Hendri bin Fulan (Kerabat dari Nur Halimah Siregar santriwati kelas V TMI). Meninggal 21 Maret 2010. 6. Tong Edi (Ayahanda dari Eva Bahrudin santri kelas TMI). Meninggal 6 April 2010. 7. Abdul Rahman (Ayahanda Andi Rahman santri kelas V TMI). Meninggal 2 Juni 2010.

49

GAK NYESEL JADI SANTRI
Awal mula, Aulia mengira bahwa menjadi santri adalah penghalang untuk bergaul di zaman sekarang ini. Dulu ketika Aulia disuruh orang tua untuk masuk pesantren, berat rasanya untuk menerima. Aulia selalu bilang ngga' mau, ngga' mau, ngga' mau... tapi akhirnya Aulia masuk juga ke pesantren. Namanya Darunnajah Cipining. Ga' semua yang Aulia fikir itu selalu benar. Buktinya, fikiranku akan pesantren terbukti, justeru kumenemukan sebaliknya. Selain tempat untuk mencari ilmu, pesantren juga membantu Aulia mencari teman-teman yang baik. Disini Aulia mendapatkan macam-macam, dari mulai ilmu agama, ilmu pengetahuan, cara berteman yang baik, belajar dengan sungguh-sungguh, bersabar menuggu antrian, baik di kamar mandi, mengambil nasi, membeli jajanan bahkan sampai wudhupun juga harus mengantri. Hidup di pesantren membuat Aulia menjadi sadar akan arti hidup. Aulia bisa menjadi dewasa dengan keadaan yang ada disini. Masalah yang Aulia hadapi bukan sekedar masalah seperti yang ada di luar sana. Disini Aulia harus bisa menyelesaikan masalah sendiri, karena jauh dari orangtua. Tetapi masalah itulah yang membuat Aulia jadi dewasa. Masalah, ujian, dan cobaan takkan pernah ada habisnya. Dengan begitu, hidup akan ada warna-warninya. Di saat sedih karena masalah, Aulia akan tahu siapa orang yang perhatian dan selalu ada untuk Aulia. Bukan hanya orang yang ada di saat canda tawa. Selanjutnya.... Pemandangan di pondok ini bukan sekedar pemandangan yang biasa, tapi LuArr biaSSaa. Dari mulai terbentangnya sawah yang hijau, bukit yang tinggi, sampai terdengannya gemericik air sungai yang mengalir. Saat masalah datang pun Aulia bisa menghilangkan rasa stress dengan melihat pemandangan yang ada di sekitar pesantren. Kalau ada lagu yang berjudul ”Bukan Cinta Biasa (Afgan-red), nah pertemanan disini pun bukan sekedar pertemanan biasa, baik suka ataupun duka semua Aulia jalani dengan kebersamaan. Ya, atas nama kebersamaan Aulia lalui semua itu dengan suka cita. Trus bicara about my hobby, I love play basketball… dulu Aulia hanya bisa berbicara kalau Aulia menyukai olah raga bola basket. Tetapi disini, hobi Aulia bisa tersalurkan karena di pondok ini memiliki fasilitas lapangan basket... Well,,, By the way, anyway busway, lhoo qo busway…!!! Sebenarnya masih banyak pengalaman yang Aulia ingin ceritakan selama hampir satu tahun di pesantren… tapi kayaknya bakal banyak diedit oleh tim redaksi.. he..he.. Intinya,, semua pengalaman yang telah Aulia dapatkan disini membuat Aulia bangkit dan ingin terus maju. Aulia Husnul h – 1c

50

Banyak
Jalan M enuju

English
enyataannya, memang banyak slogan, brosur dan lain-lain yang menggunakan Bahasa Inggris. Ngomongin bahasa Inggris, teman kita, santriwati kelas intensive B yang sangat menyukai bahasa inggris, Namanya Wienda Heriana asal Jakarta Selatan, mau kasih resep dan kisi-kisi untuk belajar bahasa Inggris. ”Kok bisa, sih, tergila-gila Bahasa Inggris dan tidak raguragu setiap kali menggunakan bahasa inggris? Setelah ditelusuri ternyata teman kita ini mempunyai banyak koleksi buku cerita atau novel yang menggunakan Bahasa Inggris. Diary-nya pun berbahasa inggris”. Berikut wawancaranya: X: Kok bisa, sih, percaya diri dengan Bahasa Inggris yang kamu kuasain? W: Bisa itu karena terbiasa. Buat nguasain Bahasa Inggris itu sebenarnya mudah. Banyak mendengarkan lagu Bahasa Inggris, sering membaca bacaan yang menggunakan bahasa Inggris, untuk menambah kosakata... anggap aja kamus Bahasa Inggris kaya novel, hehe. X: Siapa yang mengajarkan bahasa Inggrisnya? W: Lingkungan, kamus-kamus, buku-buku, novel-novel, temen-temen di sekolah, film, lagu dan yang pasti guru bahasa Inggris-lah. X: Pernah ikut kursus atau semacamnya? W: Never, sama sekali nggak pernah dari kecil. X: Apa ada hal lain yang kamu lakukan untuk ngembangin bahasa Inggris kamu? W: pastinya ada. Via cyber space. Contohnya facebook, kita bisa lho improving bahasa kita lewat facebook. Saya sering nge-add orang randomly yang tinggal di luar Indonesia. Selanjutnya chating, wall-to-wall, message dan lain-lain. Dengan facebook juga bisa up to date dengan bahasa yang lagi popular, nggak Cuma bahasa Inggris atau bahasa Indonesia aja, bahasa manapun bisa. Dari sini kita bisa mempelajari “slang”. Mandang dan gunain facebook jangan yang negatif aja, banyak hal positif yang bisa kita dapetin. Hhm, kalo mau juga bisa tukeran no.cellphone untuk sekedar telpon-telponan dan ngetes diri kita, apa bahasa yang saya gunakan sudah bisa dimengerti dengan native speakernya? Saya sering mencobanya dan alhamdulillah dimengerti, yang bikin lebih menantang, native speaker berbicaranya lebih cepat ketimbang saya, ini juga bisa jadi listening test, hal ini juga yang membuat saya terbawa logatnya. X: Kira-kira berapa kosakata yang kamu hafal? W: Uncountable. Saya anggap kurang dari 100 kosakata, cam-kan ini di otak biar jadi motivasi buat terus nambah. 100 kosakata itu dikit lho, kalo beneran saya itung mungkin lebih dari itu. Tapi anggap aja kurang dari 100.

K

Wah, banyak ya langkah-langkah mudah mempelajari bahasa inggris. So, tunggu apa lagi? ayo kembangkan bahasa inggris kita. Jangan anggap bahasa inggris itu rumit dan sulit. ”Everything is possible if you believe, just try it and you will get it!” itulah pesan penyemangat dari Wienda.

51

Gagal Hari Ini Bukan Untuk Esok
Teruntuk sahabat-sahabatku di Darunnajah Cipining, Kehidupan kita di dunia tuh kayak roda sepeda, muter terus. Kadangkala kita ada di atas dan pada saat yang berbeda, posisi kita berada di bawah. Nggak selamanya orang ada di atas dan nggak selamanya orang ada di bawah. Ya gak? Kalau kita lagi di atas, biasanya kita lagi seneng. Kalau kita seneng dan karena saking senengnya justeru kita lupa ama yang udah ngasih kesenangan itu. Sedangkan kalau kita lagi di bawah, kita kadang bilang kalo Allah tuh gak adil. Astaghfirullahal adzim! Tenang kawan, Allah pasti kasih yang terbaik buat kita. Positif thinking ajalah, ambil hikmah dari semua kejadian yang pernah terjadi! Contoh, kita ikut lomba terus kita belum ditetapkan sebagai pemenang. Kemudian sedih, bolehlah, namun jangan sampai berlarut-larut. Mungkin itu yang terbaik buat kita saat itu. So..Ambil hikmah dari kejadian itu, and flashback aja sama diri kita sendiri, persiapan apa yang kurang dalam diri kita! Ingetin aja firman Allah yang bunyinya begini : . ‫اانّ ﷲ ﻻ ﯾﻐﯿّﺮ ﻣﺎ ﺑﻘﻮم ﺣﺘّﻰ ﯾﻐﯿّﺮ ﻣﺎ ﺑﺄﻧﻔﺴﮭﻢ‬ “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum, sampai kaum itu sendiri yang merubahnya” Nah, abis gagal, jangan takut buat nyoba lagi. Coba terus sampe berhasil. Jangan sampe kita udah gagal gak mau buat nyoba lagi. Seorang penutur kebajikan berkata 'Orang yang gagal itu, begitu jatuh dia tidak lantas bangun, justeru melipatgandakan kejatuhannya. Namun orang yang sukses itu, begitu jatuh ia langsung bangun dan mengoreksi faktor kejatuhannya….lalu berbuat kembali dengan semangat yang baru' Lalu, manusia paling berpengaruh di dunia ini, yaitu baginda Nabi, juga menasihatkan tentang bagaimana sikap mukmin sejati seharusnya. “Menjadi mukmin itu istimewa plus luar biasa mengagumkan, saat senang pandai bersyukur, saat susah dapat berlapang dada”. Created by : Nihlah & Mela (Xb) 52

I LOVE YOU BUNDA
Minggu Pagi yang cerah aku beserta adikku sholat Shubuh berjamaah. Setelah itu, kami bergegas memakai sepatu untuk lari pagi. Maklum, pagi itu kami sedang liburan semester 2. Usai mengenakan sepatu,kami bergegas pergi ke sebuah taman dekat rumah. Sampai di taman, kami berlari-lari kecil sambil mengelilingi kolam ikan yang ada disana. “Kak, jajan yuk di warung itu!” adikku mengajak. “Oke ,let's go!” sambutku sembari menggerakkan tangan tangan ke atas. Namun sebelum beranjak pergi, kami membuat kesepakatan, siapa yang sampai di warung lebih dahulu akan ditraktir oleh yang kalah. Kamipun bersiap-siap, tak lama kemudian aku memberikan aba-aba berlari. ”Ehm, ternyata aku duluan yang sampai” “Dik, kamu kalah jadi kamu yang traktir kakak” “Oke” Tiba-tiba HP dari kantongku bergetar aku langsung mengangkatnya. Ternyata, bunda yang menelepon. “Halo…nak sekarang kamu ada dimana?” “Aku sedang ada di taman, sedang makan bersama adik” “O, iya cepat pulang ya..!” “Iya” Kami pun bergegas memakan mie instan yang telah kami pesan. Satu menit kemudian, kami telah selesai makan lalu adikku yang membayarnya dan kami segera pulang. Kami berlari agar segera sampai di rumah. 30 menit kemudian kami telah tiba di rumah. “Assalamu'alaikum” salam kami berdua berbarengan. “Walaikum salam” jawab bunda dari dalam. “Bunda, pagi ini adalah pagi yang sangat menyenangkan bagiku” kataku kemudian setelah bunda membukakan pintu untuk kami. “Oh, kenapa, boleh bunda tau?” bunda menimpali. “Boleh, hari ini kami benar-benar akur, tidak seperti biasanya” lanjutku tersenyum. “Oh ya sudah, mandi ya, bunda mau memasak” kata bunda. “Ya, bunda” jawab kami serempak. Dua puluh menit kemudian, aku sudah selesai mandi dan berpakaian rapi. Aku mengenakan kaos berwarna merah lengan pendek dan rok hitam bermotif bunga-bunga warna putih. Selanjutnya aku ke dapur untuk membantu bunda. “Bunda, aku bantu bunda memotong sayuran ya?” tawarku pada bunda sesampaiku di dapur. “Iya, boleh. Adik kamu ke mana?” “Masih mandi, Bun” Satu jam aku membantu bunda di dapur. Setelah, aku dan bunda menyiapkan sarapan di atas meja makan. “Nak, Boleh bunda bicara sebentar?” kata bunda sesaat setelah kami duduk di atas sofa sambil mennonton acara musik. “Iya, bunda mau bicara apa?” jawabku penasaran. “Maafkan, bunda ya,,, karena selama ini bunda selalu marah-marah sama kamu, tapi maksud semua itu karena bunda tidak mau kamu menjadi anak yang tidak memiliki sifat sopan santun kepada orang yang lebih tua dari kamu, bunda harap kamu bisa mengerti apa yang bunda maksud” terang bunda sambil mengharap agar aku mengerti. “Iya, bunda aku mengerti. Bunda maafkan aku yang selalu bandel tidak mendengarkan semua nasihat bunda. Mafkan aku ya bunda, aku sayang bunda! I love you, bunda” kataku kepada bunda dengan penuh penyesalan dan langsung memeluk bunda. Setelah itu akupun berjanji kepada diriku, aku akan mematuhi semua nasihat bunda, aku tidak akan membuat bunda kecewa karena semua ulahku. Kurasakan hati ini semakin gembira bersama bunda.

53

Membangun Semangat Berorganisasi
v v v v v Siapkah anak-anakku untuk tidak munafik ? Siapkah anak-anakku untuk menjadi pengurus OSDC dan KOORDINATOR yang baik ? Siapkah anak-anakku untuk membantu Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining dan staf-stafnya dalam melaksanakan disiplin dan sunnah-sunnah pondok? Siapkah anak-anakku untuk mendidik, menegakan disiplin dan memberi suri tauladan yang baik terhadap segenap santriwati Pondok Pesantren Darunnajah Cipining? Siapkah anak-anakku berjanji?

“ Berjanjilah dengan sepenuh hati!”

Suara Santri

Begitulah Pimpinan Pesantren membukakan pintu gerbang kepada pengurus baru dengan berikrar dan berkomitmen menjunjung tinggi amanah kepengurusan ini. Salah satu bentuk pendidikan yang diterapkan sebagai pengasah kompetensi leadership dan tanggung jawab. Lalu, dengan disaksikan oleh pimpinan pesantren , dewan guru, dan seluruh warga Darunnajah Cipining, pengurus masa bhakti 20102011 dilantik (11/1/10). “Bukanlah suatu kebanggaan bagi kami menjadi pengurus. Ini adalah amanat suci yang harus kami jalankan selama satu tahun ke depan. Dalam jangka waktu ini, kami pasti menemukan berbagai hambatan dan kesulitan. Kami memohon doa dan dukungan dari segenap warga Darunnajah Cipining untuk selalu berpegang teguh pada amanat ini”. Tak terasa hampir setengah tahun kami menjalankan roda kepengurusan ini. Sebuah organisasi, akan sangat efektif dan efisien bila dalam proses berjalannya selalu dievaluasi. Maka, selain melakukan rapat organisasi, setiap minggu kami mengadakan perkumpulan dengan Bapak Pimpinan. Pada kesempatan ini kami melaporkan apa-apa yang telah kami laksanakan setiap minggunya. Dari laporan inilah, Bapak Kyai memberikan penilaian istimewa, bukan sebagai juri, namun motivator sejati. Berangkat dari introspeksi minggu sebelumnya, roda kepengurusan kembali digerakkan. Selain itu, dalam kesempatan ini, serangkaian nasihat beliau adalah charging enerji dan 'jamu kuat' yang menyehatkan gerak langkah serta kebugaran kami. “kaburo maqtan 'indallahi an taquuluu maa laa taf'aluun”, ayat inilah yang selalu beliau sampaikan sebagai pengingat di saat kami lengah. Dan untuk membangun kesuksesan berorganisasi, perlu kiranya sebuah kiat-kiat khusus dan umum yang harapannya adalah tercapainya visi misi bersama. Nah, berikut adalah kiat-kiat tersebut: 1. Selalu bersikap positif kepada siapapun. Karena orang lain adalah cermin diri kita. 2. Jangan egois! Jangan selalu menuntut orang lain untuk taat pada kita tetapi coba dengarkan apa yang mereka inginkan dan bantulah setulus hati. 3. Cobalah mengalah untuk menjadi pemenang. 4. Dengarkan keluhan mereka, bicaralah dari hati ke hati. 5. Berilah penghargaaan atas apa yang telah orang lain lakukan meskipun hanya ucapan terimakasih 6. Jangan mencerca! Jangan mengeluh! Semangat! Teman-teman seperjuangan… Sebagai penutup. Ada baiknya bila kita merenungkan untaian kata dari sang guru kehidupan, Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah. Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita, maka bertakbirlah. Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah. Ikhlaskan semuanya dan mendekatlah padaNya. Agar tunduk disaat yang lain angkuh, agar teguh disaat yang lain runtuh, agar tegar disaat yang lain terlempar. Semoga hal ini selalu menjadi motivasi bagi segenap pengurus khususnya dan seluruh warga Darunnajah Cipining umumnya. Semoga sukses hingga akhir jabatan nanti dan menjadi kenangan baik bagi semua. Amiin. Gita Marsella Ketua Organisasi Santri Putri Darunnajah Cipining

54

55

56

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH 2 CIPINING
Masa Bhakti : 2010 – 2011 M / 1431 – 1432 H (SANTRI BER-ASRAMA)

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH CIPINING (OSDC PUTRA)
Ketua 1 Ketua 2 Sekretaris Bendahara : Khaidir Ali : M.Kurniawan Al- Bashir : Wahid Maulidana : Averus Failasuf Jakarta Lampung Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-001

Bagian-bagian: A. Keamanan 1. Syahnuga Hayatullah 2. M. Nur 3. Alif Aditia B. Bahasa / Penerangan 1. Dicky Fajar Anugerah 2. M. Taufik Al- Hanif 3. Zainal Abidin C. Pengajaran 1. Taqiyudin 2. M. Imam Kunaefi D. Peribadatan 1. Ryan Mardiyanto 2. Iman Taufik Muaz E. Kebersihan dan Kesehatan 1. M. Rahmadoni 2. Angga Apriyanto F. Olah Raga 1. M. Sa'id 2. Sayyidus Syuhur G. Kesenian 1. M.Ikhsan Siregar 2. Rayn Agung Pradana H. Perpustakaan 1. Rian Febriansyah 2. Saddam Husain I. Kesejahteraan Santri 1. Fahrurroji 2. Ace Irwansyah

Depok Jakarta Bogor Jakarta Bekasi Bogor Bogor Bogor Tangerang Bogor Bogor Jakarta Jakarta Jawa Timur Bogor Tangerang Cirebon Jakarta Jakarta Bogor

Bindep 1 : Agung Saktiana Bindep 2 : Ilham Syahputra Angkuset : M. Luthfi Al-Manfaluti Angkuang : Syaiful Amir A. Angkulat 1. Maulana Yusuf 2. Fateh Abdul Aziz 3. Fahmi Hartanto B. Angkusani 1. Arif Budi Kusuma C. Angkuperkap 1. Teguh Khoirul Zaman 2. Ridho Damanik

Bogor Bogor Bogor Depok Bogor Jakarta Bogor Tangerang Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI TAHFIDZ ALQUR'AN (OSTAQ Putra)
Ketua I Ketua II Sekretaris Bendahara : Andi Rahman : Syarief Hidayatullah : Imam Syaefurrohman : M. Ridwan Tangerang Bogor Garut Bogor

Bagian-Bagian A. Keamanan 1. Eva Bahrudin 2. Ibah Misbah 3. Fajar Kurniawan 4. Abdul Jabar B. Bahasa 1. Fawazul Haqie 2. Rizqi Maulana 3. A. Fahmi Kamil 4. M. Ikhsan

Bekasi Garut Bekasi Tangerang Bogor Bogor Tangerang Kalimantan

31

C. Presgiat 1. Nur'alim 2. Anas Nasrullah 3. Fauzi Mufti Faumi 4. Mustajib D. Pengajaran 1. Chairul Rahmat 2. Irfan Kosasih 3. Gianto 4. Sofian Ats Tsauri E. Kesehatan 1. Assidiqi Lukmana 2. Aditya Fauzi 3. Husni Munawar F. Stabida 1. Faisal Hamzah 2. Mugi Prasetyo 3. M. Aries Budiman 4. Mahmun Nurudin G. Perpustakaan 1. Nurwanda Ramadhan 2. Ahmad Kurniadi

Tangerang Bogor Bogor Semarang Bogor Bekasi Bengkulu Pandeglang Bogor Jakarta Garut Tangerang Depok Tangerang Kendal Bogor Tangerang

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI DARUNNAJAH CIPINING (OSDC PUTRI)
Ketua 1 Ketua 2 Sekretaris Bendahara : Gita Marsela : Lutfia Tanty : Een Rohaeni : Yuningsih Jakarta Tangerang Bogor Bekasi

Bagian-bagian : A. Keamanan 1. Muthiya Damayanti 2. Haniyah 3. Sumarni 4. Noviana Anggraeni B. Bahasa / Penerangan: 1. Diah Santikawati 2. Ulfah Maryam 3. Nihlah Ayu Hidayati 4. Nurafidah C. Pengajaran 1. Lulu Rahmatul Asriah 2. Juniarti Harahap 3. Siti Mutiah 4. Zakiyatun Nisa 5. Putri Khoirunnisa D. Peribadatan 1. Nur Halimah Siregar 2. Cita Ardiana 3. Rosita Dewi 4. Mutia Azizi E. Kebersihan dan Kesehatan 1. Ade Ramandati 2. Rika Rahayu 3. Fitri Alifatul Mubarokah 4. Istari Ismiyati Putri F. Olah Raga 1. Dede Wahyuni 2. Fifi Romandati 3. Mafahi Ratu G. Perpustakaan 1. Nur Fadillah 2. Awaliah Solihah 3. Nida Fauziah H. Penerimaan Tamu 1. Neng Tia Hestiana 2. Siti Khoirunnufus 3. Siti Nur Laila I. Kesejahteraan Santri 1. Rahmatinia Fitria Harda 2. Bunga Inganta Putri 3. Risya Fitriyani

Bogor Jakarta Bogor Bogor Jakarta Bogor Banten Jambi Tangerang Riau Tangerang Bengkulu Bogor Riau Tangerang Tangerang Bekasi Bogor Tangerang Bogor Bogor Tangerang Bogor Banten Bogor Kalimantan Bandung Tangerang Tangerang Bogor Semarang Bogor Jakarta

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI ASHABUNNAJAH DARUNNAJAH (OSAD)

Ketua I Ketua II Sekretaris & Bendahara

: Anas Nasrullah : Ibah Misbah : Imam Syaefurrohman

Bogor Garut Garut

Bagian-Bagian A. Keamanan 1. Syarif Hidayatullah 2. Mahmun Nuruin 3. M. Mustajib 4. Mimin Sulalat B. Pengajaran 1. Nurwanda Ramadhan 2. Husni Munawar 3. Neng Tia Hestianah C. Bahasa 1. Gianto 2. Sofyan Ats-Tsauri 3. Ulfah Maryam D. Amaliah 1. Rahmatinia Fitria H

Bogor Kendal Semarang Bogor Bogor Garut Bogor Lampung Pandeglang Bogor Semarang

32

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-002
Bindep 1 : Anityas Kusuma W Bindep 2 : Hayu Susanti Angkuset : Namira Safiah Angkuang : Nisaul Khoiriyah Angkulat 1. Miftahul Jannah 2. Siti Maelatussalikah 3. Ina Rosdiana Angkusani 1. Fajar Tri Astuti 2. Lussy Dwi Hidayanti 3. Wika Al-Haq 4. Kurniati Angkuperkap 1. Melda Haryani 2. Ika Maulidia 3. Aisah Aida Farhani Jakarta Tangerang Depok Bogor Jakarta Tangerang Bekasi Bogor Bekasi Bogor Lampung Jambi Jakarta Bekasi

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SISWA DARUNNAJAH CIPINING (OSADC) Ketua 1 : M. Jaelani Dahlan Ketua 2 : M. Syafiq Wafa Sekretaris: 1 Yonas Riansyah 2. Surya Adi Pratama Bendahara 1. Reza Pahlevi 2. Ahmad Qodri Bagian-bagian: Pengajaran 1. Pakihudin 2. Ipan 3. Rahmat Hidayat Bahasa & Penerangan 1. Abdul Jamil Basri 2. M.Sholeh 3. Wahyudin Keamanan 1. Kiki Rizki 2. Syukron 3. Rudianto Peribadatan 1. M. Ray Agung 2. M. Walid Kesehatan Kebersihan dan Keindahan K3 1. Surahman 2. Roni 3. Nurrol Anwar Nanggung Cipining Lebak Wangi Nanggung Lebakwangi Citatah

Leuwiceri Rengganis Cipining Kedaung Cibungur Kompa Kedaung Rengganis Citatah Bolang Toge

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SANTRI TAHFIDZ ALQUR'AN OSTAQ Putri
Ketua.I Ketua II Sekretaris Bendahara : Muthiya Damayanti : Nihlah Ayu Hidayati : Putri Khoirunnisa : Ade Ramandita Bogor Cilegon Bogor Bogor

Bagian-bagian: Keamanan 1. Lutfia Tanty 2. Nengtya Hestianah Bahasa 1. Nur Halimah Siregar 2. Haniyah Jakarta 3. Awalia Solihah Kegiatan 1. Melda Haryani 2. Rahmatinia Fitria H 3. Yuningsih Ibadah 1. Gita Marsela 2. Juniarti Harahap 3. Ulfah Maryam 4. Ina Rosdiana Kesehatan 1. Nissa ul Khoiriah 2. Fifi Romandati 3. Muti'ah Azizi

Cipining Rengganis Cipining

Tangerang Tangerang Riau Pontianak Jambi Semarang Bekasi Jakarta Riau Bogor Bekasi Bogor Bogor Bekas

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-001
Bindep 1 : Robi Kurniawan Bindep 2 : Ariansyah Suherman Bagian-bagian: Angkuset 1. Mahmud Fauzi 2. Imam Ahmad Angkuang 1. Agung Munajat 2. Endang Kosasih Angkulat 1. Abid Mansuruddin 2. Santana 3. Ma'mun Cigelung Cipining

Cipining Cipining Kedaung Cipining Kendal Serang Kendal

33

Angkusani 1. Fajri 2. Sutisna 3. Ardiansyah Angkuperkap 1. Supendi 2. Abdul Mufakhir 3. Ruslan

Nanggung Banar Cipining Banar Leuwiceri Rengganis

Kesehatan Kebersihan dan Keindahan K3 1. Siti Ahdaniyah 2. Dede Suryati 3. Siti Hilfalillah 4. Neng Cicih Sutarsih 5. Fitriani

Cipining Cipining Bolang Siwaluh Siwaluh

SUSUNAN PENGURUS ORGANISASI SISWI DARUNNAJAH CIPINING (OSIDC) Ketua 1 : Badriyah BS Ketua 2 : Neng Putri Asih Sekretaris 1. Yayat Sumiyati 2. Tiah Septiyani 3. Vivin Mupidah Bendahara 1. Syifa Fauziyah 2. Siti Fatimah Bagian-bagian: Pengajaran 1. Winni Lutfiani 2. Yunia Nursaidah 3. Siti Mayasari 4. Cucu Cahyati 5. Dia Nurmalia Bahasa & Penerangan 1. Erlinasari 2. Lelih Maliha 3. Rohmawati 4. Rohmayanti 5. Bunga Lianti 6. Nindiya Julianingsih Keamanan 1. Meriya 2. Sapriatunnikmah 3. Siti Istiqomah 4. Holisoh 5. Elis Rahayu 6. Desi Ratnasari Peribadatan 1. Nur Azizah 2. Selvi Mulyani 3. Tohiroh 4. Umul Mukholifah 5. Susi Kusniawati 6. Cahyanti 7. Siti Rahmawati Lebakwangi Nanggung Toge Leba kwangi Toge Bolang Nanggung Bindep 1

SUSUNAN PENGURUS KOORDINATOR PRAMUKA GUDEP 03-002 : Badriyah BB Cipining Ponorogo

Bindep 2 : Fitria Wulan N Bagian-bagian: Angkuset 1. Irma Diana 2. Siti Mulyasaroh 3. Badriatul Ijeh Angkuang 1. Yeyes Hapriyanti 2. Nurmala 3. Syifa Fauziah Angkulat 1. Uniah Nur Utami 2. Siti Aulitul Mala 3. Siti Aisyah 4. Sonia Dora 5. Neneng Indah Lestari 6. Siti Masithoh 7. Isah Angkusani 1. Sriwanti 2. Siti Mulyanah 3. Adawiyah 4. Nur Ajijah 5. Ratnasari 6. Fani Fajar Fitriyani 7. Elis Rahayu Angkuperkap 1. Sartika Liani 2. Nurul Dewi Rahayu 3. Andaliawati 4. Elisa Qodariyah 5. Siti Nurul Sihfa 6. Siti Farida Hidayat

Cipining Cipining Lebakwangi

Cipining Cigudeg Bolang Citatah Nanggung Cipining Cipining Nanggung Caringin Cipining Lebakwangi Nanggung Kedaung Cipining Cipining Cipining Cipining Kedaung Lebakwangi Serang Lebakwangi Lebakwangi Cipining Bogor

Lebakwangi Nanggung Lebakwangi

Cigelung Cipining Bogor Nanggung Nanggung Cipining Nanggung

Nanggung Cipining Cipining Nanggung Cipining Cigelung Cipining

Nanggung Cipining Lebakwangi Citatah Lebakwangi Toge

34

SATU
K

KATA HATI TEKAD TUJUAN

JAYA
5. 6. 7. 8.

PRAMUKA

Andika putri Gugus Depan 03-002 Pesantren Darunnajah Cipining kembali berjaya di ajang Al-Mizan Galang Kreasi (AGRASI) ke-5, 19 s.d. 22 Februari 2010. Para pramuka binaan Ustadzah Nani Karmila dan Ustadzah Anah Nurhasanah ini berhasil menyabet gelar juara I (penggalang) dan juara 2 (penegak).
Raihana Rizki (Jakarta) Fillah Kholifah (Tangerang) Jauharotul Umroh (Bekasi) Latifatul Karimah (Tangerang) 9. Nunu (Jakarta) 10. Elis (Bogor) 2. PENEGAK 1. Anityas Kusuma Wardhani (Tangerang) 2. Dede Wahyuni (Jakarta) 3. Lulu Rahmatul Ashriyah (Tangerang) 4. Lutfia Tanty (Tangerang) 5. Miftahul Jannah (Jakarta) 6. Nur Halimah Siregar (Riau) 7. Hayu Susanti (Serang) 8. Sumarni (Bogor) 9. Nur Rafidah (Jambi) 10. S i t i M a e l a t u s s a l i k a h (Tangerang) Sementara itu, berbagai kesan mewarnai hati para andika pramuka Darunnajah Cipining, Salah satunya ialah tentang fans. “Ketika hari terakhir disana, kami mendapat surat dari salah satu santri Al-Mizan, bernama Nisa. Ia bilang bahwa ia fans berat kontingen DNC….Duh, jadi ge-er deh…”kata Lutfia Tanty. (Tyas, Lusi, Tanty)

esempatan kali ini, Darunnajah Cipining mengirimkan 3 kontingen. Dua regu penggalang bernama Seroja Kampus dan Mawar Kampus berhasil menyingkarkan 21 kontingan lawan yang berasal dari 21 pesantren lain. Sedangkan sangga penegak yang bernama Simpas Mania, berhasil menempati posisi ke-2 dari 13 sangga (13 pesantren), di bawah Daar El-Qolam Tangerang. Dalam kegiatan AGRASI ini, terdapat 3 tujuan yang ingin dicapai, yaitu untuk meningkatkan ibadah di jiwa andika pramuka. Meskipun pramuka adalah kegiatan permainan, tapi tidak boleh lepas dari unsur agama. Kedua sebagai wahana memupuk persahabatan dan silaturahmi. Sedangkan tujuan yang ketiga adalah sebagai wahana pengembangan kreativitas. Begitulah ungkap KH. Anang Azhari Alie, Pimpinan Pesantren Al-Mizan saat sambutan pembukaan. Berikut nama-nama andika gudep 03-002 peserta agrasi: 1. PENGGALANG 1. Fifi Romandati (Bogor) 2. N o v i a n a A n g g r a e n i (Tangerang) 3. Siti Muna Nafisah (Jakarta) 4. Putri Hilmi Azizah Noor (Jakarta)

35

alam rangka mempersiapkan kader pemimpin masa yang akan datang pesantren Darunnajah Cipining mendesain beberapa program kegiatan bagi para santrinya. Setiap santri harus pernah merasakan menjadi pemimpin dan berorganisasi. Oleh karena itu estafet ke p e n g u r u s a n o r g a n i s a s i s a n t r i Darunnajah Cipining selalu mendapat perhatian tinggi dari kiai dan para guru. Setiap tahun kepengurusan Organisasi Santri dan gugus depan pramuka Darunnajah Cipining diregenerasi. Rangkaian kegiatan pergantian pengurus itu didesain sedemikian rupa, sehingga menjadi media pembelajaran kepemimpinan dan berorganisasi yang benar. Tidak cukup sampai di situ, setiap awal masa kepengurusan baru, selalu diadakan 2 kegiatan penting yaitu: 1.) Musyawarah kerja; dan 2.) Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Kegiatan LDKS bagi pengurus Organisasi Santri Darunnajah Cipining dan Koordinator (Gudep) Pramuka tahun 2010/2011 dilaksanakan mulai tanggal 19 s.d 21 Februari 2010. leadership training ini di ikuti oleh seluruh pengurus organisasi yang ada yaitu: OSDC putra dan OSDC putri (asrama); OSADC (putra) dan OSIDC (putri) non asrama; Koordianator Pramuka putra & putri asrama dan non asrama; serta Organisasi Santri Tahfizhul Qur'an (OSTAQ). Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Pengasuhan Santri Ustadz Ahmad Rosichin, S. Pd.I . sebelum memasuki sesi yang pertama, ketua panitia Ustadz Fahmi Dzikrillah, S.I.P, mengungkapkan keinginannya di hadapan para peserta. Dia menginginkan terjadi perubahan/peningkatan kualitas kepengurusan pada periode ini. Lebih lanjut dia mengutip katakata bijak, “Setiap orang ada masanya dan setiap masa ada sejarahnya”. Di akhir sambutannya, Ustadz Fahmi berseru, “Ciptakan sejarah yang baik pada masa kapemimpinan kalian.

D

LEADERS

FUTURE

36

FUTURE
Berbagai macam game pun disisipkan agar kegiatan terasa asyik dan menarik, tidak jenuh dan membosankan. Tantangan flying fox, hand and foot, dan aneka game lain disajikan dalam out bound. Pada kata sambutan penutupan, Minggu, 12 Februari 2010 K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc mengingatkan bahwa menjadi pengurus bukan u n t u k m e ra i h ke ku a s a a n a p a l a g i g i l a penghormatan. Beliau melanjutkan, menjadi pengurus adalah kesempatan mahal untuk mentraining diri sebaik mungkin menjadi role model pemimpin yang bertanggung jawab. Selain itu, pengurus adalah uswah hasanah sekaligus agen perubahan ke arah kemajuan yang diidamidamkan. Beliau mengharapkan agar ilmu, wawasan, dan pengalaman yang di dapat selama training dapat diaplikasikan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Dengan begitu, pengurus telah berhasil menjadikan dirinya sebagai seorang pengurus yang dibutuhkan, bukan pengurus yang mumpung ada kesempatan. Dan setelah adanya training, peluang untuk melakukan yang terbaik semakin terbuka lebar. Modal memimpin telah diberikan, tinggal mengembangkan sesuai dengan skill individu masing-masing. Menutup sambutan, Pak Kyai mengingatkan, “Bertambahnya usia pesantren, harusnya menjadi lebih baik, termasuk kepengurusan organisasinya” tutur Beliau. Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan hasil penilaian terhadap peserta pelatihan. Kali ini 2 peserta berpredikat terbaik diraih oleh Chairul Rahmat (putra) dan Gita Marsela (Putri). Masing-masing berhak mendapatkan sertifikat dan kenang-kenangan dari panitia.

FOR BRIGHTER

Sesi pertama diisi dengan materi team work building dipandu oleh tim Tazkia Learning Center pimpinan Ahmad Subekti (alumnus TMI DNC) angkatan ke-8 (tahun 2001) Selanjutnya para peserta yang berjumlah 200 santri/siswa-siswi kelas 4 dan 5 TMI (kelas X, dan XI MA dan SMK) ini diajak untuk belajar effektive communication, dan interpersonal relation. Sesi kedua diisi ;oleh Abu Ali, Sabtu, 20 Februari 2010. Beliau mengungkapkan, banyak jalan untuk mencapai kesuksesan. Salah satu teknik yang dipaparkan dalam pelatihan LDK kali ini adalah dengan memanfaatkan orang lain. Hal ini disampaikan langsung oleh sang penulis buku best seller nasional 'Pawang Manusia'. Bahkan menurut beliau, orang yang kita manfaatkan tersebut justru berterima kasih karena menjadi jembatan kesuksesan kita. Sesi berikutnya adalah sharing experience bersama alumni yang dahulu pernah menjabat di organisasi serupa. Sesi ini dipandu oleh Muhammad Nugraha, S.H. (angkatan 10, 2003); Ikhwan Maulana (angkatan 9,2002); dan Roihatul Jannah, S.H (angkatan 11, 2004).

37

Santri Darunnajah

tak Jemu Be

Minat baca para santri Darunnajah Cipining semakin meningkat. Hal itu tampak antara lain dari animo mereka yang besar terhadap acara pameran buku semisal Islamic Book Fair (IBF). Berdasar pantauan WARDAN, sejak beberapa tahun belakangan, para santri mengunjungi event tahunan yang biasanya digelar oleh IKAPI Jakarta di Istora Gelora Bung Karno Senayan.

38

h Cipining

erburu

Buku
Kunjungan Santri Putra
Adapun santri putra, mereka mengunjungi pameran buku tersebut, Ahad, 14 Maret 2010, ba'da zhuhur. Hari tersebut adalah hari terakhir pameran. Para santri berada di Istora Senayan hingga pukul 21.00. Rombaongan berjumlah 90 orang santri, dengan 1 orang guru pembimbing. Para santri tiba kembali di Pesantren Darunnajah Cipining pukul 23.30.

Kunjungan Santri Putri
Pada tahun 2010 ini minat santri mengunjungi pameran buku islami itu kembali dikoordinasikan dan difasilitasi oleh dewan guru (Biro Pengasuhan Santri). Para santri putri mendapat giliran berkunjung pada hari Jum'at, 12 Maret 2010. Koordinator kegiatan ini adalah pengurus Bagian Perpustakaan OSDC, di bawah bimbingan guru/ustadzah. Jumlah pengunjung putri ini + 130 orang santri, di dampingi 7 orang Ustadzah. Mereka menyewa 13 buah minibus carry. Dalam kesempatan itu pasa santri sempat mendengarkan ceramah Mamah Dedeh yang diselenggarakan oleh panitia IBF di panggung utama. Ketika sebagian santri mengunjungi salah satu stand mereka mendapat tegur sapa yang mengejutkan, “Dari Darunnajah Cipining ya ?” Selidik punya selidik, ternyata staf marketing stand Daar el-Kutub, Al-Itishom, Serambi, dan Mizan itu adalah mereka yang pernah bertugas di stand pameran buku dalam rangka Pekan Baca Pelajar di Darunnajah Cipining Januari 2010 lalu. Ada pula kisah unik saat kunjungan ke pameran buku. Salah seorang santri meminta izin kepada petugas pusat informasi untuk memanggil teman-temannya agar segera berkumpul untuk pulang. Santri kita ini mengumumkan dengan berbahasa Arab.

Berkah Kunjungan ke IBF
Banyak manfaat yang diperoleh dari berkunjung ke IBF tahun ini. Salah satunya sebagaimana tergambar dari kisah berikut. Beberapa waktu lalu, saat Ustadzah Ela Hulasoh, S.Sos bertugas menjaga kantor panitia penerimaan murid baru (PPMB), datang tamu dari Bekasi. Ketika ditanya dari mana Bapak/Ibu mengenal Darunnajah Cipining, sang tamu menjawab, “Dari IBF”. Ternyata, menurut informasi Ustadzah Ela, keluarga tersebut terkesan dengan kejadian santri putri Darunnajah Cipining yang memanggil teman-temannya melalui pusat informasi IBF dengan bahasa Arab. Pada saat itu sang tamu rupanya juga sedang berada di arena pamean. Subhanallah, walhamdulillah. (Reportase : Ela H)

39

PARA SANTRI PUTRA

Amaliyah

DILATIH

40

Dakwah

Rasulullah SAW bersabda,“Sampaikanlah dariku walau satu ayat”. Hadits Itulah yang selalu teringat dalam benak para da'i Pesantren Darunnajah Cipining. Hal ini selaras dengan citacita Pesantren yaitu menciptakan kader ulama al’amilin wa ash-shalihin. Berbagai kegiatan yang mengarah kepada visi tersebut secara rutin dan terprogram diselenggarakan oleh pesantren guna mempersiapkan para kader da'inya. Salah satu programnya adalah kegiatan safari dakwah. Selasa, 23 Februari 2010 sore, seluruh amir (ketua kelompok) dari masing-masing kelompok berkumpul dan mendapatkan arahan dari pimpinan pesantren mengenai persiapan keberangkatan mereka. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, 25 dan 26 Maret 2010. Pada kesempatan kali ini para mujahid dakwah tersebut disebar ke beberapa tempat di Bogor dan Tangerang. “Kegiatan ini merupakan kegiatan mingguan pesantren. Namun dikarenakan padatnya kegiatan pesantren, maka kebijakan pesantren hanya memberikan waktu-waktu tertentu. Dan pesantren mengaharapkan dalam waktu yang singkat ini para santri dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin“ ujar K.H. Jamhari Abdul Jalal,Lc. ketika mengawali pengarahannya. Dalam sesi pembekalan, pembimbing kegiatan ini, Ustadz Mukhlisin Ibnu Mukhtarom, S.H.I. memberikan wawasan serta pengalamannya tentang tata cara menjadi khotib yang baik dan benar. Dan dalam kegiatan yang diselenggarakan setelah maghrib itu, Chairul Rahmat (santri kelas V) mendapatkan kesempatan untuk belajar berkhutbah di depan santri yang lainnya. Begitu pula dengan M. Kurniawan Al-Basyir dan M. Fawwazul Haqie. “Sungguh menyenangkan bisa safari dakwah lagi, walaupun cuma sebentar” Ucap Ade Marantika santri kelas VIII TMI Asrama saat diwawancarai crew Warta Darunnajah. Mudahmudahan seluruh santri dapat mengambil pelajaran dari kegiatan tersebut.

41

Pimpinan Pesantren Hadiri Konferensi Internasional Perubahan Iklim
Jum'at, 9 April 2010 Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining KH Jamhari Abdul Jalal, Lc menghadiri First International Islamic Conference on Climate Change. Konferensi yang dihadiri 150 Peserta dari 16 negara ini digelar di IPB Internasional Convention Centre (IICC), kota Bogor. Peserta yang hadir adalah Anggota International Councils for Local Environmental Initiative (ICLEI) yang tersebar di 45 kota di Indonesia, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), dan CITYNET. Selain Pimpinan Pesantren, turut hadir juga Direktur TMI Ustadz Muhamad Mufti, S.Pd.I dan Sekteraris Pesantren Ustadz Deni Rusman. Pesantren Darunnajah C i p i n i n g h a d i r ata s u n d a n ga n p a n i t i a penyelenggara, c.q. Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) Jakarta. Konferensi yang berlangsung selama dua hari, 9-10 April 2010 memiliki tiga agenda penting, yakni; 1. Membahas Masalah perubahan Iklim dan Aksi yang bisa dilakukan oleh Umat Islam Se-Dunia. 2. Pembentukan MACCA (Muslim Association for Climate Change) yang diharapkan akan menjadi payung dan memandu mengimplementasikan program yang dicanangkan oleh The Muslim 7 Year action Plan (M7YAP) yang dideklarasikan di Turki pada Juli 2009 lalu. 3. Deklarasi empat kota di Negara Muslim sebagai Kota Hijau (Green City), yaitu Bogor di Indonesia, Madinah di Arab Saudi, Sale di Maroko, dan Sanaa di Yaman. Pada Pertemuan tersebut, Dr Mahmoud Akef (Director Earth Mates Dialog Center/EMDC)

menyatakan bahwa kota Bogor dirasakan paling tepat sebagai kota pertama yang mendapat dukungan sebagai Kota Hijau. Terlebih Bogor adalah representasi dari Indonesia, negara muslim terbesar di dunia. Salah satu kegiatan konferensi lainnya adalah peninjauan ke Pesantren Darul Muttaqin, Parung Bogor. Pesantren filial Darunnajah ini dipilih karena sudah terbukti andil dalam konservasi dengan menanam sekitar 2000 pohon jati. [WARDAN/Kang DR]

42

Ulama dan Umara Mengaji Bersama di Darunnajah
engajian Keliling bulanan se-Kecamatan Cigudeg, kamis 15 April 2010 dilaksanakan di Pesantren Darunnajah Cipining. Pengajian ini dihadiri oleh tokoh agama/ulama setiap desa, pimpinan majelis ta'lim, pimpinan pesantren, Ketua MUI Desa dan Ketua MUI Kecamatan Cigudeg., Pengajian ini juga dihadiri oleh aparat pemerintah Desa ; kepala desa, sekretaris Desa: Kepala Dusun, RT dan RW. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Danramil Cigudeg. Dari dalam pesantren turut hadir para guru keluarga yang sedang tidak bertugas/mengajar. Bertindak sebagai moderator adalah ustadz Ahmad Hariadi. Adapun Susunan Acara Pada pengajian bersama Ulama dan Umara ini adalah sebagai berikut; 1) Pembukaan 2) Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an 3) Pembacaan Surat Yaa Siin dan Dzikir 4) Sambutan-sambutan; a. Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining b. Ketua MUI Kecamatan Cigudeg c. Camat cigudeg 5) Ceramah Agama oleh Ustadz H. Rahmat Mulyana, dengan tema “Menjaga Kesehatan Menurut Petunjuk Allah dan Rasul-Nya” 6) Penutup. Yang unik dan menarik dari pengajian kali ini adalah pengajian dilakukan dengan metode presentasi. Materinya juga tidak seperti biasanya yang hanya membicarakan surga dan neraka,

P

pahala dan dosa, perintah dan larangan. Ide cemerlang ini datang dari Pimpinan Pesantren Darunnajah Cipining, untuk mengangkat permasalahan urgen yang jarang disentuh oleh ulama dan da'i. Karena muslim yang kuat dan sehat, lebih dicintai Allah daripada muslim yang lemah. Penceramah kali ini adalah seorang terapis dan herbalis dari Akademi Farmasi Islam (AFI) HPA Internasional. Setelah pengajian usai, acara dilanjutkan d e n ga n t e ra p i ke s e h a t a n g ra t i s ya n g berkoordinasi dengan AFI HPA Leuwiliang. D i p e r ke n a l ka n j u ga b e b e ra p a m e to d e penyembuhan yang diajarkan oleh Rasulullah saw, diantaranya hijamah (bekam), pengobatan dengan madu, habatussauda dan obat-obatan yang berasal dari alam (herbal medicine). Rasulullah SAW, beliau saw selama hidupnya yang 63 tahun, hanya mengalami sakit dua kali. Itupun yang terakhir adalah sakit demam yang membawa Rasululah saw meninggalkan dunia yang fana ini. Tentu ada hal yang menarik dan penting untuk dipelajari. Sebenarnya bagaimana pola hidup Rasulullah SAW sehingga beliau tetap sehat. Dari sinilah gagasan ini bermula. Maka dari itu, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc sebagai tuan rumah Pengajian bersama Ulama dan Umara seKecamatan Cigudeg ini menawarkan tema: “Menjaga Kesehatan Menurut Petunjuk Allah dan Rasul-Nya”. [WARDAN/Kang DR]

43

alah satu unit usaha pesantren berupa jasa penggergajian (gesekan) kayu kembali dijalani secara serius, di bawah komando Ustadz Sarki, bersama rekannya Ustadz Suryadi. Kepada Wardan Ustadz Sarki menuturkan, untuk saat ini usaha gesekan (penggergajiankayu-red) memerlukan perhitungan yang matang dan akurat. “Di samping memerlukan dana yang tidak sedikit, semakin mahalnya harga kayu di petani menyebabkan para pembeli rugi. Karena itu, usaha ini harus dikelola secara profesional, ungkapnya. Selama 7 bulan memegang kendali, banyak hal yang harus dipelajari. Dari mencari petani yang menjual kayu hingga membuka relasi guna menjual hasil produksi. Beberapa relasi yang telah dirangkul antara lain adalah toko-toko material, para pembuat kusen, pabrik pembuatan palet juga kepada para suplayer yang berada di daerah Balaraja, Cikupa, atau daerah sekitar pesantren. Untuk menjalankan roda usaha, unit penggergajian kayu ini memiliki 10 karyawan tidak tetap yang terdiri dari penebang, pengangkut, dan pengergaji. Sedangkan bagian pemasaran dan lainnya masih dirangkap oleh pengelola. Meskipun di sekitar pesantren telah banyak usaha serupa dan memiliki modal yang kuat, namun Ustadz Sarki optimistis melihat usaha ini. Dalam visinya, target yang ingin diwujudkan adalah menjadikannya unit usaha yang menguntungkan

S

44

sehingga dapat membantu keuangan pesantren. Jika ada yang membutuhkan balok, papan, kaso, reng, palet, dan lainnya dapat langsung pesan dan menghubungi pengelola atau datang langsung ke tempat usaha yang terletak di samping pesantren. Pihak pengelola juga membuka diri kepada semua pihak yang menawarkan kerja sama dalam membangun bisnis jasa ini. (WARDAN/Billah) Pesantren Darunnajah Cipining, c.q. Biro Usaha telah mengembangkan kegiatan ekonomi dalam berbagai sector : peternakan, industri, pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, dan kehutanan. Bulan Desember 2009 Biro Usaha melalui wadah Kopontren dan Madrasah Aliyah Darunnajah mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia berupa program Pengembangan Tempat Praktek Keterampilan Usaha (TPKU) pada Lembaga Pendidikan Pedesaan. Program ini dimaksudkan sebagai laboratorium bagi para siswa/pemuda untuk memberikan pembekalan kecakapan hidup (life skills).

Sehingga setelah lulus sekolah para santri mempunyai kompetensi sesuai dengan potensinya, mampu hidup mandiri dan mampu menghadapi tantangan sebagai bekal terjun ke masyarakat (berwirausaha). Melalui program dimaksud Kepala Biro Usaha Ustadz Trimo, S.Ag beserta jajarannya sudah menjalankan program pembuatan peti telor sebagaimana proposal yang diajukan. Dan saat ini sedang membangun gedung TPKU sebagai sarana pendukung pembelajaran siswa. Mudah-mudahan dengan sarana penunjang dimaksud salah satu tujuan mendorong berkembangnya kegiatan usaha lain di lingkungan lembaga pendidikan sesuai dengan potensi ekonomi lokal melalui perkuatan kelembagaan dan usaha Koperasi lembaga pendidikan sebagai sarana latihan bisnis (incubator) para siswa secara mandiri berkesinambungan dapat terwujud. Pada bulan Nopember 2009, pesantren juga mendapatkan amanah bantuan hibah dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Program Life Skills budidaya ternak kambing sebagai suatu usaha peningkatan sumberdaya kader Darunnajah Cipining. Saat ini, budidaya kambing sudah mencapai 113 ekor. Sebagian dikelola pesantren sebagai pembelajaran kemandirian dan kewirausahaan kader pesantren, dan sebagian lagi bekerjasama dengan masyarakat melalui pola gaduh (bagi hasil). Usaha peternakan lain adalah penggemukan kerbau kerjasama pesantren dengan wali Santri di Karacak, Cibunian, Leuwiliang Bogor. Bapak Darto selaku koordinator menuturkan, bahwa perkembangan ternak cukup signifikan dan tidak menemui kendala-kendala karena memang wilayah sangat cocok. Beliau juga menambahkan, masih banyak petani-petani yang ingin turut serta dalam program bagi hasil ini. Mudah-mudahan kerbau yang sekarang berjumlah 15 ekor berikutnya bisa ditambah. Dengan jumlah kambing dan kerbau yang ada, pesantren belum mampu memenuhi kebutuhan pasar pada hari raya Idul Qurban, sehingga hal ini mendorong Biro Usaha untuk terus meningkatkan produktifitas dan kualitas ternak kambing dan kerbau guna melayani pelanggan-pelanggannya. (Amin Songgirin)

45

Economic Study Tour Pondok Pesantren Ainurrafiq ke Darunnajah Cipining

Nama Pesantren Darunnajah Cipining sudah cukup familiar dan dikenal di dunia maya. Sehingga ketika seseorang memasukkan kata kunci 'Pesantren' pada kolom pencarian di google, misalnya, nama Darunnajah Cipining akan muncul pada halaman pertama atau kedua. Berkat jasa d a r i i nfo r m a s i i nte r n et i n i j u ga ya n g mengantarkan Pondok Pesantren 'Ainurrafiq Cigandamekar Kuningan Jawa Barat berkunjung ke Cipining, dalam rangka Rihlah Iqthisodiyah atau “Economic Study Tour”. Rombongan terdiri atas 25 orang santri kelas 6 TMI, didampingi oleh 5 orang guru pembimbing dan pimpinan pesantren. Mereka tiba di Darunnajah, Senin, 3 Mei 2010, pukul 17.00. para tamu disambut dan kemudian dipersilakan untuk beristirahat di Guest House pesantren. Pertemuan dilaksanakan pukul 20.00 di aula pesantren. Dalam sambutannya, pimpinan pesantren Ainurrafiq, KH Ahmad Rofiq Rosyid, mengungkapkan kegembiraannya dapat sampai

ke Pesantren Darunnajah Cipining. Beliau berharap K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc berkenan berbagi ilmu dan pengetahuan, bagi perkembangan pesantren Ainurrafiq yang baru berumur 7 tahun. Selanjutnya disampaikan sambutan pimpinan pesantren Darunnajah. Beliau memaparkan visi, misi, organisasi, unit pendidikan, serta berbagai aspek mengenai Darunnajah Cipining. Sesi berikutnya adalah presentasi Kepala Biro Usaha Darunnajah Cipining, Ustadz Trimo, S.Ag. Pada kesempatan ini dijelaskan berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan oleh pesantren, terkait usaha ekonomi produktif. Hal mana, menurut penuturan Kiai Jamhari, laba dan hasil unit-unit usaha itu dimaksudkan untuk mendukung operasional pendidikan dan pengajaran di pesantren, sehingga terwujud “Land Grant School”. Di sisi lain Pak Kiai juga menawarkan program beasiswa bagi kader pesantren Ainurrafiq agar memperoleh pendidikan di Darunnajah Cipining. Pada sesi tanya jawab, terlihat para santri pesantren Ainurrafiq aktif menanyakan berbagai hal terkait seluk beluk pesantren Darunnajah Cipining dan unit-unit usahanya. Pertemuan berakhir pukul 22.00. Selasa pagi rombongan tamu berpamitan. Saat itu KH Jamhari Abdul Jalal, Lc sedang mengisi majlis ilmi para guru ba'da shubuh. Pada kesempatan itulah Kiai berpesan berbagai hal berikut kepada para tamu: 1. Apa yang dilakukan sekarang ini sudah benar. Harus sering silaturahim kepada Pesantrenpesantren dan sekolah-sekolah lain, karna dari situlah terdapat informasi berharga untuk mendapat dukungan kemajuan pesantren. 2. Jangan berhenti berusaha, jangan mundur tatkala rintangan menghadang. Teruslah berjuang untuk menolong Agama Allah SWT. “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (QS Muhammad : 7) [WARDAN/Kang DR]

46

Alumni Kader dan Non Kader Mengikuti Pelatihan Calon Guru

Yayasan Darunnajah kembali mengadakan pelatihan guru dan penugasan kader/non kader serta administrator Darunnajah Group, bertempat di Kampus Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta Selatan, dengan orientasi tersebut diharapkan para peserta bisa lebih memahami visi dan misi Pesantren Darunnajah. Juga, untuk menumbuhkan ruhul jihad para alumni kader/non kader. Pelatihan ini berlangsung 22 s.d. 27 mei 2010, diikuti oleh alumni kader/non kader dari Darunnajah Jakarta, Darunnnajah Cipining Bogor, Darunnajah 3 Al Mansyur Serang, Darunnajah 8 An-Nur Cidokom, Pesantren Madinatun Najah dan Mahasiswa STAIDA Jakarta.

egiatan pelatihan dibuka oleh K.H. Drs Sofwan Manaf M.Si., (Ketua Yayasan bidang pendidikan) dan K.H. Drs. Mahrus Amin Pimpinan Darunnajah Jakarta (pendiri Darunnajah). Beberapa pengurus Yayasan Darunnnajah yang meyampaikan pengarahan dalam kegiatan tersebut, antara lain: K.H. Jamhari Abdul Jalal Lc. (Ketua Dewan Nadzir Darunnajah). Beliau memaparkan tentang potensi Pengembangan dan pemberdayaan tanah wakaf Darunnajah. Bukan hanya itu masih banyak materi-materi tentang Pesantren Darunnajah yang disampaikan serta diadakannya

K

outbound yang menambah semangat calon guru untuk lebih aktif mengikuti pelatihan tersebut.
Para calon guru baru tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat, tertib, dan aktif. Alhamdulillah para colon guru dari Darunnajah 2 Cipining mengikutinya dengan baik. Apalagi ketika outbound yang dilaksanakan di

Pesantren Madinatun Najah Jombang Tanggerang Selatan, Rabu, 26 Mei 2010, seluruh peserta merasa senang karena banyak permainan yang mengasah diri untuk menjadi guru yang jujur, adil, tegas, bijaksana dan dapat memberi tauladan bagi anak didiknya kelak. serta dibantu oleh beberapa panitia. Setelah kembali dari out bond dilanjutkan dengan penutupan bertempat di aula Darunnajah Ulujami. Bersama dengan itu dibagikan amplop tertutup kepadsa setiap peserta. Amplop itu berisi ketentuan/keputusan penempatan masingmasing calon guru. Pembukaan amplop dipimpin oleh Kiai Sofwan Manaf begitu mengetahui isi amplop (tempat mengabdi), tampak berbagai ekspresi dari wajah para peserta : ada yang gembira, terharu, dan ada pula berat hati. Selanjutnya diumumkan pula nama-nama peserta pelatihan yang berhak/terpilih mengiktui tes psikologi keesokan harinya. Adapun mereka yang lain diizinkan meninggalkan Darunnajah Ulujami terlebih dulu.

47

Pembekalan Calon Guru
Para calon guru kader dan non kader Darunnajah Cipining dipisahkan menjadi 2 kategori pertama adalah mereka yang di utus mengiktui pelatihan di Darunnajah Jakarta. Adapun mereka yang termasuk kategori kedua diberikan pelatihan khusus di Cipining. Kegiatan pelatihan berlangsung selama 2 hari, 26 dan 27 Mei 2010 2010. Turut menyampaikan pengarahan dan nasihat bagi para mujahid muda ini, adalah Ustadz Muhamad Mufti, S.Pd.I, (Bidang Pendidikan), Ustadz Ahmadz Rosichin, S.Pd.I, (BIdang Kepengasuhan), Ustadz Muhlisin, S.H.I, (Bidang Keasramaan Putra), Ustdazah Ela Hulasoh, S.Sos, (Bidang Keasramaan Putri), Ustadz Amin Shogirin, S.J.I, (Bidang Kesekretariatan), Ustadz M. Mudatsir, S.H.I, (TU Keuangan)), dan Ustadzah Nani Karmila(Bidang Kepramukaan). Pelatihan diikuti oleh 14 peserta, mereka nantinya akan di tempatkan di beberpa lembaga pendidikan yang telah bekerjasama dengan Darunnajah Cipining. Bahrul Ulum, M. Zainuddin Akbar, Fikri Fadilah Faris, Abdul Rojak, Ucu Musyarofah, Ririn Amrina, Dewi Oktaviani, Yayu Widiarti, (di Pesantren Serambi Mekkah, Padang Panjang); Mumuh Mhtadin, Ule Suherman, Mia Armiati (di Pesantren Tidar, Magelang): dan Hari Wijaya, Anwar Maulana, Taufik Anwar (di Pesantren Darunnajah Cipining). Pelatihan berlangsung singkat namun padat. Para peserta pelatihan mengikuti setiap sesi dengan serius dan antusias. Setelah pelatihan selesai, para alumni ini diberi tugas membantu Panitia Ujian, Panitia Penerimaan Santri Baru, dan di Pengasuhan dan Keasramaan. Bagi mereka yang akan dikirim ke luar Darunnajah Cipining, sambil menunggu kepastian tanggal pemberangkatan.

Temu Kangen Alumni Ke-2
Berawal dari kegundahan para aktivis alumni angkatan ke-2 Darunnajah Cipining (tahun 1995) untuk menggugah rekan-rekannya yang sudah lama tak pernah berjumpa, maka digagaslah sebuah pertemuan. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi disebarlah

info melalui facebook dan SMS berantai dengan tajuk “temu kangen alumni 2 (Rothsan)” Ide ini mengalir dari Nur Muhammad Usman yang akrab dipanggil Emon dan Syaiful Huda, SH yang kerap dipanggil Ade ini. Bertempat di kediaman Ade di bilangan Pesantren Darunnajah Jakarta, Sabtu, 22 Mei 2010 sejak pukul 12.00 wib alumni sudah mulai berdatangan. Ustadz Trimo, S.Ag, Ustadz Mulyadi Abbas AlHafidz, Ustadz Musa Yuliardi, S.Pd.I, dan Ustadz Katena Putu Ghandi, S.Pd.I berangkat dari Darunnajah Cipining sekitar pukul 10.00 WIB K.H. Jamhari Abdul Jalal, Lc yang kebetulan sedang ada acara di Darunnajah Jakarta, menyempatkan bertemu dengan para alumni. Kedatangan beliau disambut hangat penuh hormat dan keakraban oleh alumni yang telah lama tidak berjumpa dengan beliau. Bahkan dengan agak tersipu malu salah seorang alumni, Mukhtar Karim Weno, S.H. berterus terang bahwa semenjak dinyatakan tamat dari Darunnajah Cipining belum pernah sekalipun menyempatkan diri melihat kembali almamaternya. Tapi dengan sisa rasa bangga alumni kelahiran NTT ini menuturkan, “Berkat doa Pak Kyai sekarang saya telah menjadi pengacara di wilayah Kota Serang Banten”. Ada pula Agus Salim yang telah menjabat sebagai Lurah di Wilayah Bintaro. Beragam pengalaman dituturkan oleh mereka diselingi senda tawa. Acara dimulai pukul 14.00 WIB, dibuka oleh Syaeful Huda selaku tuan rumah. Dia memaparkan gagasan untuk menghimpun dana sosial dari seluruh alumni angkatan ke-2 dalam bentuk rekening bank. Dana yang kegunaanya untuk disalurkan kepada alumni yang mengalami musibah, alumni yang melangsungkan resepsi pernikahan, dan alumni yang berprestasi tapi ku ra n g m a m p u d a l a m f i n a n s i a l u nt u k melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Gagasan brilian dan mulia itulah yang disosialisasikan pada rekan-rekan alumni yang hadir kala itu. Beragam tanggapan dari alumni tapi pada kesimpulannya mereka sepakat. Untuk tindak lanjut ide bermutu tersebut digagas adanya pertemuan lagi pada tanggal 24 Juli 2010 di rumah Agus Salim di Bintaro. [WARDAN/Kang DR, Katena]

48

Berita Keluarga
Pernikahan
“Barakallahu laka wabaraka alaika wajama'a bainakuma fi khair”. Atas nama keluarga besar Pondok Pesantren Darunnajah Cipining kami mengucapkan: “Selamat menempuh hidup baru dan semoga berbahagia” kepada keluarga dan relasi Pesantren yang telah melangsungkan pernikahan pada semester ini. Mudah-mudahan Allah menganugrahi mereka buah hati yang shalih dan shalihah, serta berbakti kepada kedua orangtua mereka. 1. Ahmad Fahlevi Subekti Mubarok, S.Psi (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Vika Danilla, S.Pd., di Jakarta, 18 Desember 2009. 2. Nurmah Jayanti (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Tendra Rafi Yudha, di Bogor, 28 Maret 2010. 3. Ustadz Yandi Sopandi, S.Pd.I (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Siti Usniawati, di Cikupa, 12 Juni 2010 4. Siti Nuraeni (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Ahmad Dody, di Tangerang, 14 Juni 2010 5. Cucu Umayani (alumnus TMI Darunnajah Cipining) dengan Hilman Helmi, di Bogor 20 Juni 2010.

Kelahiran
Amalan anak yang sholeh untuk orangtuanya merupakan salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus, walau seseorang telah meninggal dunia. Kelahiran seorang anak selain sebagai anugrah bagi orangtuanya, juga amanah Allah kepada pasangan suami istri yang harus dipelihara dan dididik dengan benar. Selamat berbahagia kita sampaikan kepada keluarga besar Pesantren Darunnajah Cipining yang (kembali) dikaruniai anak. Semoga Allah menjadikannya anak yang shalih dan berbakti kepada kedua orangtuanya. 1. Salsa Maulidatus Tsani (9 Februari 2010), putri pertama pasangan Ustadz Isa Abdillah, SE. dengan Sofariyatun Nadza. 2. Hilmi Urwah Khoironi (12 Mei 2010), putra pasangan Ustadz Sarwito, S.Pd.I. dengan Maryami. 3. Al Hubab Said Nurulloh (13 Mei 2010), putra pasangan Ustadz Bashori, S.Ag. dengan Iroh Rohani.

Berita Duka
Inna lillahi wa inna ilayhi raji'un. Ketika ajal seseorang telah sampai maka tidak ada seorangpun yang dapat menghalanginya. Kami turut berbela sungkawa dan berduka cita atas wafatnya beberapa orang dari keluarga besar pesantren, relasi, serta tokoh masyarakat. Semoga kepada mereka Allah memberikan tempat yang layak di sisi-Nya; dan bagi keluarga yang ditinggalkan semoga Allah memberikan kesabaran, kekuatan lahir bathin, dan keikhlasan dalam menerima musibah ini. 1. Endang binti Muhyi (Ibunda Siti Sarah santri kelas Intensif B). Meninggal 28 Februari 2010. 2. Muhammad Faqih bin H. Afif (Kerabat dari Laras Ayu Istichiri santri kelas I TMI) meninggal 24 Maret 2010 3. Hj. Kasti binti Kaswin (Nenek dari Waliyudin alumni angkatan ke-15 TMI) Meninggal 24 Maret 2010 4. Da'liana binti Fulanah (Bibi dari Nurhidayah Siregar santriwati kelas Intensif B TMI) Meninggal 23 Maret 2010. 5. Hendri bin Fulan (Kerabat dari Nur Halimah Siregar santriwati kelas V TMI). Meninggal 21 Maret 2010. 6. Tong Edi (Ayahanda dari Eva Bahrudin santri kelas TMI). Meninggal 6 April 2010. 7. Abdul Rahman (Ayahanda Andi Rahman santri kelas V TMI). Meninggal 2 Juni 2010.

49

GAK NYESEL JADI SANTRI
Awal mula, Aulia mengira bahwa menjadi santri adalah penghalang untuk bergaul di zaman sekarang ini. Dulu ketika Aulia disuruh orang tua untuk masuk pesantren, berat rasanya untuk menerima. Aulia selalu bilang ngga' mau, ngga' mau, ngga' mau... tapi akhirnya Aulia masuk juga ke pesantren. Namanya Darunnajah Cipining. Ga' semua yang Aulia fikir itu selalu benar. Buktinya, fikiranku akan pesantren terbukti, justeru kumenemukan sebaliknya. Selain tempat untuk mencari ilmu, pesantren juga membantu Aulia mencari teman-teman yang baik. Disini Aulia mendapatkan macam-macam, dari mulai ilmu agama, ilmu pengetahuan, cara berteman yang baik, belajar dengan sungguh-sungguh, bersabar menuggu antrian, baik di kamar mandi, mengambil nasi, membeli jajanan bahkan sampai wudhupun juga harus mengantri. Hidup di pesantren membuat Aulia menjadi sadar akan arti hidup. Aulia bisa menjadi dewasa dengan keadaan yang ada disini. Masalah yang Aulia hadapi bukan sekedar masalah seperti yang ada di luar sana. Disini Aulia harus bisa menyelesaikan masalah sendiri, karena jauh dari orangtua. Tetapi masalah itulah yang membuat Aulia jadi dewasa. Masalah, ujian, dan cobaan takkan pernah ada habisnya. Dengan begitu, hidup akan ada warna-warninya. Di saat sedih karena masalah, Aulia akan tahu siapa orang yang perhatian dan selalu ada untuk Aulia. Bukan hanya orang yang ada di saat canda tawa. Selanjutnya.... Pemandangan di pondok ini bukan sekedar pemandangan yang biasa, tapi LuArr biaSSaa. Dari mulai terbentangnya sawah yang hijau, bukit yang tinggi, sampai terdengannya gemericik air sungai yang mengalir. Saat masalah datang pun Aulia bisa menghilangkan rasa stress dengan melihat pemandangan yang ada di sekitar pesantren. Kalau ada lagu yang berjudul ”Bukan Cinta Biasa (Afgan-red), nah pertemanan disini pun bukan sekedar pertemanan biasa, baik suka ataupun duka semua Aulia jalani dengan kebersamaan. Ya, atas nama kebersamaan Aulia lalui semua itu dengan suka cita. Trus bicara about my hobby, I love play basketball… dulu Aulia hanya bisa berbicara kalau Aulia menyukai olah raga bola basket. Tetapi disini, hobi Aulia bisa tersalurkan karena di pondok ini memiliki fasilitas lapangan basket... Well,,, By the way, anyway busway, lhoo qo busway…!!! Sebenarnya masih banyak pengalaman yang Aulia ingin ceritakan selama hampir satu tahun di pesantren… tapi kayaknya bakal banyak diedit oleh tim redaksi.. he..he.. Intinya,, semua pengalaman yang telah Aulia dapatkan disini membuat Aulia bangkit dan ingin terus maju. Aulia Husnul h – 1c

50

Banyak
Jalan M enuju

English
enyataannya, memang banyak slogan, brosur dan lain-lain yang menggunakan Bahasa Inggris. Ngomongin bahasa Inggris, teman kita, santriwati kelas intensive B yang sangat menyukai bahasa inggris, Namanya Wienda Heriana asal Jakarta Selatan, mau kasih resep dan kisi-kisi untuk belajar bahasa Inggris. ”Kok bisa, sih, tergila-gila Bahasa Inggris dan tidak raguragu setiap kali menggunakan bahasa inggris? Setelah ditelusuri ternyata teman kita ini mempunyai banyak koleksi buku cerita atau novel yang menggunakan Bahasa Inggris. Diary-nya pun berbahasa inggris”. Berikut wawancaranya: X: Kok bisa, sih, percaya diri dengan Bahasa Inggris yang kamu kuasain? W: Bisa itu karena terbiasa. Buat nguasain Bahasa Inggris itu sebenarnya mudah. Banyak mendengarkan lagu Bahasa Inggris, sering membaca bacaan yang menggunakan bahasa Inggris, untuk menambah kosakata... anggap aja kamus Bahasa Inggris kaya novel, hehe. X: Siapa yang mengajarkan bahasa Inggrisnya? W: Lingkungan, kamus-kamus, buku-buku, novel-novel, temen-temen di sekolah, film, lagu dan yang pasti guru bahasa Inggris-lah. X: Pernah ikut kursus atau semacamnya? W: Never, sama sekali nggak pernah dari kecil. X: Apa ada hal lain yang kamu lakukan untuk ngembangin bahasa Inggris kamu? W: pastinya ada. Via cyber space. Contohnya facebook, kita bisa lho improving bahasa kita lewat facebook. Saya sering nge-add orang randomly yang tinggal di luar Indonesia. Selanjutnya chating, wall-to-wall, message dan lain-lain. Dengan facebook juga bisa up to date dengan bahasa yang lagi popular, nggak Cuma bahasa Inggris atau bahasa Indonesia aja, bahasa manapun bisa. Dari sini kita bisa mempelajari “slang”. Mandang dan gunain facebook jangan yang negatif aja, banyak hal positif yang bisa kita dapetin. Hhm, kalo mau juga bisa tukeran no.cellphone untuk sekedar telpon-telponan dan ngetes diri kita, apa bahasa yang saya gunakan sudah bisa dimengerti dengan native speakernya? Saya sering mencobanya dan alhamdulillah dimengerti, yang bikin lebih menantang, native speaker berbicaranya lebih cepat ketimbang saya, ini juga bisa jadi listening test, hal ini juga yang membuat saya terbawa logatnya. X: Kira-kira berapa kosakata yang kamu hafal? W: Uncountable. Saya anggap kurang dari 100 kosakata, cam-kan ini di otak biar jadi motivasi buat terus nambah. 100 kosakata itu dikit lho, kalo beneran saya itung mungkin lebih dari itu. Tapi anggap aja kurang dari 100.

K

Wah, banyak ya langkah-langkah mudah mempelajari bahasa inggris. So, tunggu apa lagi? ayo kembangkan bahasa inggris kita. Jangan anggap bahasa inggris itu rumit dan sulit. ”Everything is possible if you believe, just try it and you will get it!” itulah pesan penyemangat dari Wienda.

51

Gagal Hari Ini Bukan Untuk Esok
Teruntuk sahabat-sahabatku di Darunnajah Cipining, Kehidupan kita di dunia tuh kayak roda sepeda, muter terus. Kadangkala kita ada di atas dan pada saat yang berbeda, posisi kita berada di bawah. Nggak selamanya orang ada di atas dan nggak selamanya orang ada di bawah. Ya gak? Kalau kita lagi di atas, biasanya kita lagi seneng. Kalau kita seneng dan karena saking senengnya justeru kita lupa ama yang udah ngasih kesenangan itu. Sedangkan kalau kita lagi di bawah, kita kadang bilang kalo Allah tuh gak adil. Astaghfirullahal adzim! Tenang kawan, Allah pasti kasih yang terbaik buat kita. Positif thinking ajalah, ambil hikmah dari semua kejadian yang pernah terjadi! Contoh, kita ikut lomba terus kita belum ditetapkan sebagai pemenang. Kemudian sedih, bolehlah, namun jangan sampai berlarut-larut. Mungkin itu yang terbaik buat kita saat itu. So..Ambil hikmah dari kejadian itu, and flashback aja sama diri kita sendiri, persiapan apa yang kurang dalam diri kita! Ingetin aja firman Allah yang bunyinya begini : . ‫اانّ ﷲ ﻻ ﯾﻐﯿّﺮ ﻣﺎ ﺑﻘﻮم ﺣﺘّﻰ ﯾﻐﯿّﺮ ﻣﺎ ﺑﺄﻧﻔﺴﮭﻢ‬ “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum, sampai kaum itu sendiri yang merubahnya” Nah, abis gagal, jangan takut buat nyoba lagi. Coba terus sampe berhasil. Jangan sampe kita udah gagal gak mau buat nyoba lagi. Seorang penutur kebajikan berkata 'Orang yang gagal itu, begitu jatuh dia tidak lantas bangun, justeru melipatgandakan kejatuhannya. Namun orang yang sukses itu, begitu jatuh ia langsung bangun dan mengoreksi faktor kejatuhannya….lalu berbuat kembali dengan semangat yang baru' Lalu, manusia paling berpengaruh di dunia ini, yaitu baginda Nabi, juga menasihatkan tentang bagaimana sikap mukmin sejati seharusnya. “Menjadi mukmin itu istimewa plus luar biasa mengagumkan, saat senang pandai bersyukur, saat susah dapat berlapang dada”. Created by : Nihlah & Mela (Xb) 52

I LOVE YOU BUNDA
Minggu Pagi yang cerah aku beserta adikku sholat Shubuh berjamaah. Setelah itu, kami bergegas memakai sepatu untuk lari pagi. Maklum, pagi itu kami sedang liburan semester 2. Usai mengenakan sepatu,kami bergegas pergi ke sebuah taman dekat rumah. Sampai di taman, kami berlari-lari kecil sambil mengelilingi kolam ikan yang ada disana. “Kak, jajan yuk di warung itu!” adikku mengajak. “Oke ,let's go!” sambutku sembari menggerakkan tangan tangan ke atas. Namun sebelum beranjak pergi, kami membuat kesepakatan, siapa yang sampai di warung lebih dahulu akan ditraktir oleh yang kalah. Kamipun bersiap-siap, tak lama kemudian aku memberikan aba-aba berlari. ”Ehm, ternyata aku duluan yang sampai” “Dik, kamu kalah jadi kamu yang traktir kakak” “Oke” Tiba-tiba HP dari kantongku bergetar aku langsung mengangkatnya. Ternyata, bunda yang menelepon. “Halo…nak sekarang kamu ada dimana?” “Aku sedang ada di taman, sedang makan bersama adik” “O, iya cepat pulang ya..!” “Iya” Kami pun bergegas memakan mie instan yang telah kami pesan. Satu menit kemudian, kami telah selesai makan lalu adikku yang membayarnya dan kami segera pulang. Kami berlari agar segera sampai di rumah. 30 menit kemudian kami telah tiba di rumah. “Assalamu'alaikum” salam kami berdua berbarengan. “Walaikum salam” jawab bunda dari dalam. “Bunda, pagi ini adalah pagi yang sangat menyenangkan bagiku” kataku kemudian setelah bunda membukakan pintu untuk kami. “Oh, kenapa, boleh bunda tau?” bunda menimpali. “Boleh, hari ini kami benar-benar akur, tidak seperti biasanya” lanjutku tersenyum. “Oh ya sudah, mandi ya, bunda mau memasak” kata bunda. “Ya, bunda” jawab kami serempak. Dua puluh menit kemudian, aku sudah selesai mandi dan berpakaian rapi. Aku mengenakan kaos berwarna merah lengan pendek dan rok hitam bermotif bunga-bunga warna putih. Selanjutnya aku ke dapur untuk membantu bunda. “Bunda, aku bantu bunda memotong sayuran ya?” tawarku pada bunda sesampaiku di dapur. “Iya, boleh. Adik kamu ke mana?” “Masih mandi, Bun” Satu jam aku membantu bunda di dapur. Setelah, aku dan bunda menyiapkan sarapan di atas meja makan. “Nak, Boleh bunda bicara sebentar?” kata bunda sesaat setelah kami duduk di atas sofa sambil mennonton acara musik. “Iya, bunda mau bicara apa?” jawabku penasaran. “Maafkan, bunda ya,,, karena selama ini bunda selalu marah-marah sama kamu, tapi maksud semua itu karena bunda tidak mau kamu menjadi anak yang tidak memiliki sifat sopan santun kepada orang yang lebih tua dari kamu, bunda harap kamu bisa mengerti apa yang bunda maksud” terang bunda sambil mengharap agar aku mengerti. “Iya, bunda aku mengerti. Bunda maafkan aku yang selalu bandel tidak mendengarkan semua nasihat bunda. Mafkan aku ya bunda, aku sayang bunda! I love you, bunda” kataku kepada bunda dengan penuh penyesalan dan langsung memeluk bunda. Setelah itu akupun berjanji kepada diriku, aku akan mematuhi semua nasihat bunda, aku tidak akan membuat bunda kecewa karena semua ulahku. Kurasakan hati ini semakin gembira bersama bunda.

53

Membangun Semangat Berorganisasi
v v v v v Siapkah anak-anakku untuk tidak munafik ? Siapkah anak-anakku untuk menjadi pengurus OSDC dan KOORDINATOR yang baik ? Siapkah anak-anakku untuk membantu Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining dan staf-stafnya dalam melaksanakan disiplin dan sunnah-sunnah pondok? Siapkah anak-anakku untuk mendidik, menegakan disiplin dan memberi suri tauladan yang baik terhadap segenap santriwati Pondok Pesantren Darunnajah Cipining? Siapkah anak-anakku berjanji?

“ Berjanjilah dengan sepenuh hati!”

Suara Santri

Begitulah Pimpinan Pesantren membukakan pintu gerbang kepada pengurus baru dengan berikrar dan berkomitmen menjunjung tinggi amanah kepengurusan ini. Salah satu bentuk pendidikan yang diterapkan sebagai pengasah kompetensi leadership dan tanggung jawab. Lalu, dengan disaksikan oleh pimpinan pesantren , dewan guru, dan seluruh warga Darunnajah Cipining, pengurus masa bhakti 20102011 dilantik (11/1/10). “Bukanlah suatu kebanggaan bagi kami menjadi pengurus. Ini adalah amanat suci yang harus kami jalankan selama satu tahun ke depan. Dalam jangka waktu ini, kami pasti menemukan berbagai hambatan dan kesulitan. Kami memohon doa dan dukungan dari segenap warga Darunnajah Cipining untuk selalu berpegang teguh pada amanat ini”. Tak terasa hampir setengah tahun kami menjalankan roda kepengurusan ini. Sebuah organisasi, akan sangat efektif dan efisien bila dalam proses berjalannya selalu dievaluasi. Maka, selain melakukan rapat organisasi, setiap minggu kami mengadakan perkumpulan dengan Bapak Pimpinan. Pada kesempatan ini kami melaporkan apa-apa yang telah kami laksanakan setiap minggunya. Dari laporan inilah, Bapak Kyai memberikan penilaian istimewa, bukan sebagai juri, namun motivator sejati. Berangkat dari introspeksi minggu sebelumnya, roda kepengurusan kembali digerakkan. Selain itu, dalam kesempatan ini, serangkaian nasihat beliau adalah charging enerji dan 'jamu kuat' yang menyehatkan gerak langkah serta kebugaran kami. “kaburo maqtan 'indallahi an taquuluu maa laa taf'aluun”, ayat inilah yang selalu beliau sampaikan sebagai pengingat di saat kami lengah. Dan untuk membangun kesuksesan berorganisasi, perlu kiranya sebuah kiat-kiat khusus dan umum yang harapannya adalah tercapainya visi misi bersama. Nah, berikut adalah kiat-kiat tersebut: 1. Selalu bersikap positif kepada siapapun. Karena orang lain adalah cermin diri kita. 2. Jangan egois! Jangan selalu menuntut orang lain untuk taat pada kita tetapi coba dengarkan apa yang mereka inginkan dan bantulah setulus hati. 3. Cobalah mengalah untuk menjadi pemenang. 4. Dengarkan keluhan mereka, bicaralah dari hati ke hati. 5. Berilah penghargaaan atas apa yang telah orang lain lakukan meskipun hanya ucapan terimakasih 6. Jangan mencerca! Jangan mengeluh! Semangat! Teman-teman seperjuangan… Sebagai penutup. Ada baiknya bila kita merenungkan untaian kata dari sang guru kehidupan, Ketika wajah ini penat memikirkan dunia, maka berwudhulah. Ketika tangan ini letih menggapai cita-cita, maka bertakbirlah. Ketika pundak tak kuasa memikul amanah, maka bersujudlah. Ikhlaskan semuanya dan mendekatlah padaNya. Agar tunduk disaat yang lain angkuh, agar teguh disaat yang lain runtuh, agar tegar disaat yang lain terlempar. Semoga hal ini selalu menjadi motivasi bagi segenap pengurus khususnya dan seluruh warga Darunnajah Cipining umumnya. Semoga sukses hingga akhir jabatan nanti dan menjadi kenangan baik bagi semua. Amiin. Gita Marsella Ketua Organisasi Santri Putri Darunnajah Cipining

54

55

56

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->