Anda di halaman 1dari 2

KLISE (5/8/2010)

Saat Kemarau Hanya “Transisi”


Oleh : M. Bahtiar Arifin, S.Pt.

Saat BMKG Juanda dan Tretes (Radar Bromo, 1/8/2010) berbagi hasil prediksinya tentang adanya hujan
pada saat musim “yang seharusnya” kemarau. Beberapa pekan terakhir posisi angin siklon tidak
bergerak sehingga pada pergantian musim kemarau masih terjadi hujan. Kondisi ini akhirnya
mengakibatkan masa udara menjadi stagnan. Inilah yang menyebabkan suhu permukaan laut menjadi
menghangat dan memicu terjadinya awan penghujan. Meski sesekali masih terjadi hujan meskipun
tidak lebat. Namun, hal itu dipastikan berbeda dengan daerah Utara Indonesia. Di daerah ini curah
hujan diperkirakan lebih lebat, karena berdekatan dengan jalur peredaran matahari. Bahkan,
diprediksikan musim kemarau hanya berlangsung 4 (empat) bulan saja mengingat kondisi iklim global
yang sedang mengalami fenomena warming.

Dalam rangka menghadapi global warming perlu dilakukan berbagai persiapan. Selain selalu update
terhadap informasi cuaca, teknis budidaya yang baik serta membiasakan diri dalam pola hidup yang
organik sangat diperlukan. Cuaca ekstrem telah mengakibatkan kerugian dimana-mana. Baru-baru ini
kasus kematian ayam secara mendadak kembali terjadi di Kota Madiun sejak 25 Juli yang lalu. (Radar
Madiun, 1/8/2010). Meskipun secara rapid test negatif, kejadian kematian keesokan harinya mulai
mengarah pada flu burung. Hingga saat ini kondisi tersebut terus dipatau pihak yang berwenang. Jika di
Pelabuhan Panarukan (Situbondo) nelayan sedang mengalami paceklik ikan, lain halnya dengan nelayan
di Grajagan (Banyuwangi) yang mulai beroperasi lagi setelah ikan mulai muncul lagi. Namun, bagi
nelayan dengan perahu kecil yang jaringnya tidak mampu menjangkau dasar laut ceritanya berbeda.
Mereka tetap belum mendapatkan penghasilan, meskipun bulan puasa hampir tiba.

Alam berbicara, lain halnya dengan kondisi masyarakat Jatim yang pada umumnya sedang mengalami
masa transisi pemerintahan pula. Pemilukada dimana-mana. Demikian halnya dengan proses perubahan
anggaran keuangan (PAK) yang dijadwalkan terjadi dalam bulan ini. Biasanya terjadi kenaikan anggaran,
misalkan Bangkalan (naik 98 M, alokasi anggaran pendidikan pada 2009 sebesar 41 persen dan 2010
sebelum perubahan 43 persen, setelah PAK dialokasikan 47 persen. Untuk kesehatan pada 2009 sebesar
10 persen, 2010 sebelum perubahan 11 persen, setelah perubahan mencapai 12,18 persen. Sedangkan
untuk pekerjaan umum saat ini naik 1 persen, menjadi 19 dari 18 persen menurut pantauan Radar
Madura (2/8/2010). Momentum ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tenaga honorer atau
pegawai tidak tetap (PTT) yang selama ini belum tercukupi kesejahteraannya. Nomenklatur anggaran
yang biasanya dipergunakan adalah bantuan sosial atau dana hibah yang sifatnya bisa fleksibel sesuai
dengan kondisi daerah. Sebut saja alokasi jatah uang makan PNS di Pemkot Malang. Atau gaji ke-13
untuk PTT di Pemkot Probolinggo, meskipun tidak untuk yang magang. Problema penyelesaian tenaga
honorer ini juga meluas hingga Kota Kediri yang baru mendrop tenaga PTT namun tanpa sepengetahuan
dewan. Kekurangan tenaga di Dinas Pendidikan setempat diselesaikan tanpa mengajukan formasi CPNS
tetapi malah dengan mengangkat PTT. Pada akhirnya hal ini akan membawa dilema baik pada sisi

KLISE | kisah selintas, bahtiar arifin 1

Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com)
anggaran maupun pada nasib si-PTT yang bersangkutan. Tak ubahnya dengan nasib THL TBPP yang kini
masih menunggu terbitnya PP baru tentang tenaga honorer.

Menghadapi suasana transisi, dimana pun, memang perlu kesiapan khusus. Jika kecerobohan sedikit saja
terjadi maka banyak kerugian yang akan dialami. Sebut saja, kebakaran gudang penyimpanan tembakau
di Bondowoso yang diperkirakan menelan kerugian material belasan miliar rupiah (Radar Jember,
2/8/2010). Banyak juga yang mengais kesempatan dalam memanfaatkan sebuah masa “transisi” seperti
kasus penipuan dan penggelapan dengan modus menjanjikan CPNS dengan membayar sejumlah uang
hingga mencapai nominal total Rp 11 juta. Mereka rela menyerahkan uangnya, karena terbujuk imin-
iming tersangka yang menjanjikan CPNS. Namun, janji oknum PNS, hanya isapan jempol belaka. Akan
lebih baik jika masa transisi ini dikondisikan dengan baik dan terencana seperti yang dilakukan Pemkab
Madiun dengan sudah mengajukan formasi CPNS sebanyak 1.700 formasi Negara ke Badan
Kepegawaian Negara (BKN) untuk formasi tenaga pendidik dan kesehatan, meskipun belum ada
rencana rekrutmen dari pusat (Radar Madiun, 31/7/2010). Persiapan menghadapi masa transisi juga
harus dilakukan dengan jeli. Saat harga beras naik, pemerintah buru-buru melakukan operasi pasar
seperti halnya di Jember. Namun apa yang terjadi kemudian, selama tiga hari beras hanya terjual 3,5 ton
atau kurang efektif. Belum lagi ada penolakan dari KTNA setempat mengingat petani belum pulih dari
kerugian yang kemarin mereka alami. Sebagian beras operasi pasar itu dibeli pedagang untuk dijual
kembali. Karena, beras kualitas medium yang dijual Bulog lebih bagus dibanding beras kualitas medium
yang dijual pedagang. (Radar Jember, 31/7/2010). Dibutuhkan perhitungan yang baik.

Dalam rangka bersiap menghadapi resiko perubahan iklim yang terjadi, Pusdiklat Energi Terbarukan di
Dusun Rejoso, Desa Sumberejo, Kecamatan Purwosari, kemarin (1/8/2010, Radar Bromo) diresmikan.
Fasilitas yang merupakan hasil bantuan CSR-PJB (Pembangkit Jawa-Bali) dengan bekerjasama dengan
Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya dan Institut Teknologi Bandung (ITB) akan membawa
peranan penting. Terutama dalam menghadapi ancaman krisis energi saat ini. Fasilitas ini akan dijadikan
pusat pendidikan bioenergi dari kotoran sapi serta pada potensi-potensi lain yang ada di desa setempat
seperti mikrohidro dan bioetanol. Atau seperti kata Iyek –vokalis God Bles yang kemarin (1/8/2010)
mampir dalam Malang Fiesta di Teras Café Plaza Araya, Blimbing-Malang. “Biarkan hijau”, demikian
bandrol album baru mereka dirilis sebagai bagian dari kampanye lingkungan hidup. Bersiap-siap
menghadapi sebuah transisi global. Bagaimana dengan forum kita (?)

KLISE | kisah selintas, bahtiar arifin 2

Create PDF files without this message by purchasing novaPDF printer (http://www.novapdf.com)