Anda di halaman 1dari 12

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Entrance)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Entrance )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Entrance )
INPUT Tujuan Mendapatkan konsep zoning dan entrance yang sesuai diterapkan pada tapak. Input Faktor Pengaruh
INPUT
Tujuan
Mendapatkan konsep zoning dan entrance yang
sesuai diterapkan pada tapak.
Input
Faktor Pengaruh
1. Kelancaran aktivitas yang didapatkan dari
perpaduan antara konsep zoning dan
entrance pada tapak
2. Kelancaran sirkulasi yang terjadi pada
masing-masing zoning pada tapak
3. Efektivitas dan efisiensi entrance terhadap
zoning tapak.
4. Tingkat kebisingan yang ada disekitar tapak.
Dasar Pertimbangan
Estetika Zoning, kelancaran sirkulasi,
kebisingan disekitar tapak.
Keterangan:
ME : Main Entrance
SE : Side Entrance
SE
Area
Yang
ME
menjorok
ke
dalam
untuk
memudahkan
sirkulasi
In
Out
Jl. Kartini
Jl. Perumahan
PROSES Konsep Entrance Tapak 200 cm 200 cm Material Batu padas merah yang merupakan bahan
PROSES
Konsep Entrance Tapak
200
cm
200
cm
Material Batu padas merah
yang merupakan bahan lokal
yang mudah didapat
250 cm
Material
Batu
pilah/
pecah
sebagai
paerpaduan
material
agar
memberi
kesan
alami.
Penggunaan cat dan acian
berwarna kuning, untuk memberi
kesan yang kurang formal.

OUTPUT

Konsep Zoning Tapak

kesan yang kurang formal. OUTPUT Konsep Zoning Tapak Mengambil Bentuk daun telinga yang posisinya dibalik
kesan yang kurang formal. OUTPUT Konsep Zoning Tapak Mengambil Bentuk daun telinga yang posisinya dibalik
kesan yang kurang formal. OUTPUT Konsep Zoning Tapak Mengambil Bentuk daun telinga yang posisinya dibalik

Mengambil Bentuk daun telinga

yang posisinya dibalik mengalami penyederhanaan

dan

350 350 ME in ME out
350
350
ME in
ME out

Perspektif Main Entrance

dan 350 350 ME in ME out Perspektif Main Entrance Bentuk side entrance yang dibuat sederhana

Bentuk side entrance yang dibuat sederhana dengan material penyusun batu bata, dan batu pilah.

dengan material penyusun batu bata, dan batu pilah. Perspektif Side Entrance Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas

Perspektif Side Entrance

Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
1
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
Jumlah Lembar
Pengumpulan
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
2

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Zoning)

INPUT PROSES Tujuan Konsep Entrance Tapak Mendapatkan konsep zoning yang sesuai diterapkan pada tapak. Tempat
INPUT
PROSES
Tujuan
Konsep Entrance Tapak
Mendapatkan konsep zoning yang
sesuai diterapkan pada tapak.
Tempat Suci
Input
- Entrance bangunan dibedakan
menjadi 2, yaitu Main Entrance di
Selatan Site, dan Side Entrance di
Utara Site.
R. Servis
R. Rawat Inap
Parkir Pengelola
R. Servis
R. Pengelola
R. Pelayanan Medis
- Jalan Utama dgn kebisingan tinggi
berada di Barat Daya.
Parkir Pengunjung
- Jalan lingkungan berada di Utara site
memiliki kebisingan yang cukup
rendah.
R. Luar
ALT. 1
2,5
Tempat Suci
Tenang
R.
Luar
R. Pengelola
R. Rawat Inap
R. Servis
4 m
2,5
R. Pelayanan Medis
Parkir Pengunjung
BUA
R.
Luar
Parkir Pengelola
Semi
ALT. 2
12 m
Bising
OUTPUT Berdasarkan Faktor penentu yang dijadikan kriteria, berikut adalah penilaiannya: ALT.1 ALT.2 Dari penilaian
OUTPUT
Berdasarkan Faktor penentu yang dijadikan kriteria, berikut
adalah penilaiannya:
ALT.1
ALT.2
Dari penilaian diatas maka
di dapat alternatif terpilih
adalah alternatif 2.
K1
+
+
K2
+
+
K3
+
+
K4
-
+
K5
+
+
Tempat Suci
R. Luar
R. Pengelola
R. Rawat Inap
R. Servis
R. Pelayanan Medis
Parkir Pengunjung
R. Luar
Parkir Pengelola
Perspektif Blok Plan
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
Jumlah Lembar
Pengumpulan
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Pola Massa)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Massa )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Massa )
INPUT Tujuan Mendapatkan Pola massa yang baik, sesuai dengan organisasi, sirkulasi, dan hubungan hubungan ruang,
INPUT
Tujuan
Mendapatkan Pola massa yang baik, sesuai
dengan organisasi, sirkulasi, dan hubungan
hubungan ruang, serta efisien dalam
penggunaan tapak.
Faktor Pengaruh:
1. Kelancaran Sirkulasi dalam
bangunan.
2. Kesesuaian hubungan, sirkulasi dan
organisasi ruang pada pola massa
yang dipilih.
3. Efektivitas dan efisiensi penggunaan
tapak, dan kesesuaian dengan
konsep entrance dan zonning.
4. Estetika yang dapat diciptakan
dari pola yang di dapat
Blok Plan
Dalam Blok Plan terdapat beberapa massa
dengan fungsi yang berbeda seperti zona
rawat inap, pengelola, servis, pelayanan
medis, parkir pengunjung penjenguk pasien,
parkir pengunjung pembawa pasien, ruang
Tempat Suci
luar, dan tempat suci.
R.
Luar
R. Pengelola
R. Rawat Inap
R. Servis
R. Pelayanan Medis
Parkir Pengunjung
R.
Luar
Parkir Pengelola

PROSES

PROSES

Penilaian

 

ALT.1

ALT.2

K1

-

+

K2

+

+

K3

+

+

K4

+

+

Bentuk dan pola massa ini memungkinkan ruang luar sebagai pengikat menjadi lebih luas.

memungkinkan ruang luar sebagai pengikat menjadi lebih luas. Ruang Luar berupa taman pada void fasilitas pelayanan

Ruang Luar berupa taman pada void fasilitas pelayanan berfungsi memasukkan udara dan cahaya matahari yang ada.

lebih luas. Ruang Luar berupa taman pada void fasilitas pelayanan berfungsi memasukkan udara dan cahaya matahari

ALT. 1 Penggunaan bentuk-bentuk modifikasi dari persegi Ruang luar sebagai penghubung diletakkan di sisi kiri dan kanan sirkulasi ke bangunan. Bentuk bangunan juga banyak dibuat simetris.

ke bangunan. Bentuk bangunan juga banyak dibuat simetris. ALT.2 Dalam alternatif ini menggunakan Orientasi ruangan
ke bangunan. Bentuk bangunan juga banyak dibuat simetris. ALT.2 Dalam alternatif ini menggunakan Orientasi ruangan

ALT.2

Dalam alternatif ini menggunakan Orientasi ruangan dalam massa menggunakan bentuk compound yang berjenjang dengan unsur pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka.

pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka. OUTPUT Alternatif Terpilih: Orientasi massa menggunakan
pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka. OUTPUT Alternatif Terpilih: Orientasi massa menggunakan

OUTPUT

Alternatif Terpilih:

Orientasi massa menggunakan bentuk compound yang berjenjang dengan unsur pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka.

pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka. Orientasi berjenjang Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas
pengikat berupa ruang dalam bangunan maupun ruang terbuka. Orientasi berjenjang Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas

Orientasi berjenjang

dalam bangunan maupun ruang terbuka. Orientasi berjenjang Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No.
dalam bangunan maupun ruang terbuka. Orientasi berjenjang Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No.
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan
0604205076
Periode : Juli 2010

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Sirkulasi)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Sirkulasi )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Sirkulasi )
INPUT Tujuan Mendapatkan alur sirkulasi yang baik untuk pejalan kaki maupun kendaraan yang efektif dalam
INPUT
Tujuan
Mendapatkan alur sirkulasi yang baik untuk pejalan
kaki maupun kendaraan yang efektif dalam
penggunaannya dalam tapak.
Faktor Pengaruh
1. Kelancaran aktivitas yang terjadi dari
sirkulasi yang digunakan
2. Kesesuaian hubungan antara sirkulasi dan
organisasi ruang pada pola sirkulasi yang
digunakan.
3. Kelancaran sirkulasi yang terjadi pada
masing-masing zoning pada tapak
4. Efektivitas dari penggunaan tapak sebagai
jalur pola sirkulasi.
Dasar Pertimbangan
Keamanan, kenyamanan, dan kemudahan
dalam bersirkulasi.
Jalur Sirkulasi pejalan kaki
Jalur Sirkulasi kendaraan
PROSES Ukuran Pengguna Jenis Sirkulasi. memiliki kemiringan maksimal 7 o , memiliki handrail dengan ketinggian
PROSES
Ukuran Pengguna Jenis Sirkulasi.
memiliki kemiringan maksimal 7 o , memiliki handrail
dengan ketinggian 65-80cm, terdapat tepi pengaman
dengan lebar 10 cm dan tinggi 15 cm, lebar 1 jalur ramp
136 (dengan tepi pengaman)
60 cm
500 cm
Sirkulasi ramp untuk defable people
Sirkulasi jalan pada site memiliki lebar yang
mampu mewadahi kendaraan maupun
manusia.
15 cm 200cm 15 cm 80cm 15 cm 30cm 30 cm 325 cm OUTPUT Pembagian
15
cm
200cm
15
cm
80cm
15
cm
30cm
30 cm
325 cm
OUTPUT
Pembagian jenis sirkulasi antara
kendaraan, pejalan kaki, dan defable
person diperjelas dengan penggunaan
jenis bahan yang berbeda, serta
perbedaan ketinggian level jika
Sirkulasi yang digunakan adalah
pola sirkulasi linier.
Bentuk Sirkulasi pinggir bangunan
yaitu berupa pergola
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan
Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Parkir) INPUT Tujuan Mendapatkan transformasi konsep parkir yang sesuai dengan
Transformasi Konsep Perancangan Tapak
(Parkir)
INPUT
Tujuan
Mendapatkan transformasi konsep parkir
yang sesuai dengan pola aktivitas yang
terjadi kelancaran sirkulasi dalam parkir dan
tapak.
Penggunaan pola parkir 90 o . dengan pohon perindang di tengah-
tengahnya. Penggunaan pola parkir 90 0 , digunakan karena luasan
parkir yang dimiliki memadai untuk penggunaan pola parkir ini. Yaitu
dengan luasan 1137,6m 2 dengan jumlah kendaraan 88 motor dan 38
mobil
Faktor Pengaruh
1. Kelancaran dalam sirkulasi di dalam
parkir dan pada tapak.
2. Kapasitas kendaraan pada setiap
parkir.
3. Jenis parkir yang ada berdasarkan
penggunanya.
4. Efektivitas dari penggunaan tapak
sebagai parkir (baik pengelola,
pengunjung penjenguk pasien,
maupun pengunjung pembawa
pasien.)
Pada parkir pengunjung
juga disediakan parkir
untuk defable person
Dasar Pertimbangan
Estetika Sirkulasi, kelancaran sirkulasi,
kebisingan disekitar tapak.
Parkir ambulance berada dekat
dengan bangunan
Parkir sepeda motor diletakkan
pada bagian depan untuk
mengurangi paparan kebisingan
pada bangunan.
In
Out
Jl. Kartini
Jl. Perumahan
Tugas Tugas Akhir Akhir Mahasiswa Mahasiswa Judul Judul Tugas Tugas Akhir Akhir Nama Nama Gambar
Tugas Tugas Akhir Akhir
Mahasiswa Mahasiswa
Judul Judul Tugas Tugas Akhir Akhir
Nama Nama Gambar Gambar
No. No. Lembar Lembar
Dosen Dosen Pembimbing Pembimbing
Paraf Paraf
Jurusan Jurusan Aesitektur Aesitektur
Fakultas Fakultas Teknik Teknik
Mahasiswa Mahasiswa
Pengesahan Pengesahan
Sarjana Sarjana Teknik Teknik Arsitektur Arsitektur
Klinik Klinik Spesialis Spesialis Perawatan Perawatan dan dan
IGD. IGD. A. A. EKA EKA BUDHI BUDHI T. T. W. W.
Universitas Universitas Udayana Udayana
Pengobatan Pengobatan Indera Indera Dengar Dengar di di
0604205076
Jumlah Jumlah Lembar Lembar
Pengumpulan Pengumpulan
0604205076
(Reguler) (Reguler)
Periode Periode : : Juli Juli 2010 2010
Singaraja Singaraja
Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Parkir) PROSES OUTPUT Parkir Pengelola dan team medis. Parkir Pengunjung
Transformasi Konsep Perancangan Tapak
(Parkir)
PROSES
OUTPUT
Parkir Pengelola dan team
medis.
Parkir Pengunjung pembawa pasien, dan dilengkapi jalur
sirkulasi bagi defable people. Serta ruang parkir untuk
defable people.
Parkir Pengunjung
penjenguk pasien
Untuk Parkir kendaraan yang ada di setiap
sisinya diberikan tanaman dan pohon
rindang sebagai peneduh dan sebagai
penyaring kebisingan .
Parkir pengunjung pembawa pasien memiliki
fasilitas khusus berupa area parkir dengan
fasilitas bagi defable person/ orang dengan
kebutuhan khusus.
Sirkulasi memutar pada parkir 90 o , memiliki lebar 6m dan ruang
bebas (overhang) 50 cm. dan panjang tikungan sebesar 8m.
Parkir pengunjung pembawa pasien memiliki fasilitas
khusus berupa area parkir dengan fasilitas bagi
defable person/ orang dengan kebutuhan khusus.
120
Untuk Pengguna parkir nantinya adalah kendaraan
bermotor jenis mobil sedan, MPV, dengan ukuran maksimal
hingga 4,8m dan kendaraan bermotor berupa sepeda motor
yang berukuran 2,5m x 1m.
Untuk Parkir pengunjung dengan perlakuan khusus (Defable
people), disediakan areal barat. Lengkap dengan fasilitas
sirkulasinya.
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
1
Jumlah Lembar
Pengumpulan
0604205076
Periode : Juli 2010
2

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Ruang Luar)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Ruang Luar )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Ruang Luar )
INPUT Tujuan Mendapatkan transformasi konsep Ruang Luar yang sesuai dengan pengguna di dalamnya, yang di
INPUT
Tujuan
Mendapatkan transformasi konsep Ruang
Luar yang sesuai dengan pengguna di
dalamnya, yang di prioritaskan untuk pasien
penderita gangguan pendengaran, serta
sesuai dengan kondisi iklim setempat.
Faktor Pengaruh
1. Penggunaan elemen softscape yang
sesuai dengan civitas pengguna.
seperti pohon Kamboja, pohon
Ketapang
Ruang luar dengan unsur penyusun soft
scape berupa tanaman hias bonsai dan
rumput mutiara. Serta elemen hardscape
berupa paving dan grass blok, serta efek
lighting yaitu artificial light.
2. Pemilihan tanaman yang sesuai
dengan iklim setempat yang berjenis
iklim tropis.
3. Penggunaan tanaman pengarah pada
area sirkulasi.
Tanaman pengarah sirkulasi yang berupa
pohon Palm yang ditanam di pinggir jalan dan
tanaman hias berupa bunga euphorbia serta
pohon Jepun .
4. Penempatan akses disable people
pada ruang luar.
Dasar Pertimbangan
keselarasan dengan kondisi
lingkungan sekitar, memberikan kesan
estetis, dan mampu memberikan rasa
nyaman.
Tanaman pengarah sirkulasi yang berupa
pohon Palm yang ditanam di pinggir jalan dan
tanaman hias berupa bunga euphorbia serta
pohon Jepun .
Taman dengan tanaman hias
berjenis bonsai dan tumbuhan
bunga, serta elemen softscape
berupa kolam menciptakan
kesan sejuk.
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Ruang Luar)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Ruang Luar )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Ruang Luar )

PROSES

Tujuan

Mendapatkan transformasi konsep Ruang Luar yang sesuai dengan pengguna di dalamnya, yang di prioritaskan untuk pasien penderita gangguan pendengaran, serta sesuai dengan kondisi iklim setempat.

Faktor Pengaruh

1. Penggunaan elemen softscape yang sesuai dengan civitas pengguna. seperti pohon Kamboja, pohon Ketapang

2. Pemilihan tanaman yang sesuai dengan iklim setempat yang berjenis iklim tropis.

3. Penggunaan tanaman pengarah pada area sirkulasi.

4. Penempatan akses disable people pada ruang luar.

Dasar Pertimbangan

keselarasan dengan kondisi lingkungan sekitar, memberikan kesan estetis, dan mampu memberikan rasa nyaman.

OUTPUT

Pengadaan kolam, water fountain dan water wall untuk menambah evaporasi akibat suhu panas di lokasi

Pengadaan kolam, water fountain dan water wall untuk menambah evaporasi akibat suhu panas di lokasi Kota Singaraja.

evaporasi akibat suhu panas di lokasi Kota Singaraja. Ruang luar diberi tempat istirahat berupa kursi taman

Ruang luar diberi tempat istirahat berupa kursi taman dan tanaman bunga untuk memberikan efek healing garden.

dan tanaman bunga untuk memberikan efek healing garden. Di Bagian depan site bangunan dibuatkan sirkulasi melingkar

Di Bagian depan site bangunan dibuatkan sirkulasi melingkar untuk kendaraan pengunjung, yang berupa taman dengan tanaman pengarah berupa palm kipas dan pohon kamboja.

melingkar untuk kendaraan pengunjung, yang berupa taman dengan tanaman pengarah berupa palm kipas dan pohon kamboja.
melingkar untuk kendaraan pengunjung, yang berupa taman dengan tanaman pengarah berupa palm kipas dan pohon kamboja.

Di Bagian tengah bangunan diberikan ruang terbuka untuk memasukkan udara ke dalam ruang yang ada.

Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Utilitas)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Utilitas )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Utilitas )
Tujuan Mendapatkan transformasi konsep Utilitas pada tapak yang sesuai dengan kebutuhan. Faktor Pengaruh 1.

Tujuan

Mendapatkan transformasi konsep Utilitas pada tapak yang sesuai dengan kebutuhan.

Faktor Pengaruh

1. Kebutuhan utilitas pada bangunan

2. Kondisi jaringan utilitas yang ada pada sekitar tapak.

3. Sumber jaringan utama untuk air pada tapak dan bangunan berasal dari PDAM dan untuk listrik berasal dari PLN.

4. Saluran air hujan melalui got/ riol kota

Dasar Pertimbangan

kemudahan dalam maintenance,

pengadaan dan

kemudahan dalam

pemasangan,

sesuai

dengan

kebutuhan,

keamanan

bagi

pengguna/ civitas.

INPUT

ROOF TANK
ROOF TANK

GRD.WATER

TANK

Pompa tekan air
Pompa
tekan air

JARINGAN PDAM

METERAN
METERAN
PIPA UTAMA
PIPA UTAMA

PIPA

DISTRIBUSI

PLN

air JARINGAN PDAM METERAN PIPA UTAMA PIPA DISTRIBUSI PLN Gense t A Switch Otomatis UPS Gardu
Gense t A
Gense
t A

Switch

Otomatis

UPS

UTAMA PIPA DISTRIBUSI PLN Gense t A Switch Otomatis UPS Gardu Trafo PLN Sub Distribution Panel

Gardu Trafo

PLN

Sub Distribution

Panel di setiap

Switch Otomatis UPS Gardu Trafo PLN Sub Distribution Panel di setiap Sub Distribution Panel di setiap

Sub Distribution

Panel di setiap

Main

Panel

PROSES Data Eksisting
PROSES
Data Eksisting
Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Utilitas)

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Utilitas )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Utilitas )
INPUT
INPUT

OUTPUT

Untuk utilitas Listrik, bersumber dari PLN. Yang kemudian masuk ke dalam site melalui perantara tiang

Untuk utilitas Listrik, bersumber dari PLN. Yang kemudian masuk ke dalam site melalui perantara tiang listrik. Masuk ke trafo lalu ke MDP (Main Distribution Panel), dan Genzet sebagai cadangan listrik ketika tiba-tiba listrik mati.

sebagai cadangan listrik ketika tiba-tiba listrik mati. Untuk Air Bersih berasal dari PDAM kota Singaraja dan

Untuk Air Bersih berasal dari PDAM kota Singaraja dan di bawa ke Roof Tank, dan disalurkan melalui pipa distribusi. Untuk air hujan disalurkan ke riol kota.

pipa distribusi. Untuk air hujan disalurkan ke riol kota. Dari tianglistrik di depan site kemudian disalurkan

Dari tianglistrik di depan site kemudian disalurkan ke Main distribution panel yang berada di bangunan ME (mekanikal & Elektrikal.)

7m

yang berada di bangunan ME (mekanikal & Elektrikal.) 7m Untuk Air Bersih berasal dari PDAM kota
yang berada di bangunan ME (mekanikal & Elektrikal.) 7m Untuk Air Bersih berasal dari PDAM kota

Untuk Air Bersih berasal dari PDAM kota Singaraja dan di bawa ke Roof Tank, dan disalurkan melalui pipa distribusi. Untuk air hujan disalurkan ke riol kota.

Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Pola Denah Masing-Masing Bangunan )

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Denah Masing-Masing Bangunan )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Denah Masing-Masing Bangunan )
 

INPUT

 

PROSES

OUTPUT

Tujuan

   

Mendapatkan

transformasi

konsep

pola

yang penggunaan tapak.

denah

sesuai

dan

efisien

dalam

Faktor Pengaruh

 

1. Konsep Zoning Ruang dalam

2. Konsep Sirkulasi dalam bangunan

3. Program arsitektural

 

4. Sketsa pola massa dan tapak

Dasar Pertimbangan

 

Manfaat, Kenyamanan, efisiensi, dan nilai estetis.

Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan

Transformasi Konsep Perancangan Tapak (Pola Denah Masing-Masing Bangunan )

T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Denah Masing-Masing Bangunan )
T ransformasi K onsep P erancangan T apak ( Pola Denah Masing-Masing Bangunan )
 

INPUT

 

PROSES

OUTPUT

Tujuan

   

Mendapatkan

transformasi

konsep

pola

yang penggunaan tapak.

denah

sesuai

dan

efisien

dalam

Faktor Pengaruh

 

5. Konsep Zoning Ruang dalam

6. Konsep Sirkulasi dalam bangunan

7. Program arsitektural

 

8. Sketsa pola massa dan tapak

Dasar Pertimbangan

 

Manfaat, Kenyamanan, efisiensi, dan nilai estetis.

Tugas Akhir Mahasiswa Judul Tugas Akhir Nama Gambar No. Lembar Dosen Pembimbing Paraf Jurusan Aesitektur
Tugas Akhir
Mahasiswa
Judul Tugas Akhir
Nama Gambar
No. Lembar
Dosen Pembimbing
Paraf
Jurusan Aesitektur
Fakultas Teknik
Universitas Udayana
(Reguler)
Mahasiswa
Pengesahan
Sarjana Teknik Arsitektur
IGD. A. EKA BUDHI T. W.
0604205076
Periode : Juli 2010
Klinik Spesialis Perawatan dan
Pengobatan Indera Dengar di
Singaraja
Jumlah Lembar
Pengumpulan