Anda di halaman 1dari 1

“Apa yang kaulakukan!?” Erland terkejut melihat tindakan Altamyra.

“Selain kayu, kita membutuhkan tali yang baik. Sutra ini bisa menjadi tali yang
cukup baik. Ini bukan
sutra terhalus tetapi sutra terbaik.”
Erland mengamati gambar Altamyra lagi lalu berkata, “Aku akan membantumu. Aku me
mbuat
kerangkanya dan engkau membuat talinya.”
Altamyra tersenyum.
“Sebaiknya kita membuatnya di luar. Udara lembab ini tidak baik untuk kesehatan.

Erland membawakan gaun dan gambar Altamyra. Lalu Altamyra mengikuti Erland menin
ggalkan
bangunan itu.
Setelah berada di luar, Altamyra baru menyadari bangunan itu hanya rumah batu be
rukuran sedang
dengan dua tingkat. Tingkat bawah untuk umum dan tingkat atas khusus untuk Erlan
d.
Altamyra memilih sebuah pohon yang cukup rindang lalu duduk di bawahnya.
Erland meletakkan gaun gadis itu di samping Altamya lalu meninggalkannya sendiri
an.
Altamyra memulai kesibukannya melepas satu per satu jahitan gaunnya yang halus.
Kemudian ia
memotongnya kecil-kecil dan menjahitnya menjadi tali kecil rangkap dua yang panj
ang.
Sementara itu Erland membentuk kerangka alat itu sesuai dengan gambaran Altamyra
.
“Tolong kaujelaskan maksudmu dengan tanda ini,” tanya Erland.
“Engkau harus membuat sesuatu seperti poros yang bisa berputar…”
“Erland!”
Percakapan mereka terhenti karenanya.
“Apa yang kalian lakukan? Apa kalian tidak sadar perbuatan aneh kalian itu menar
ik perhatian kami?”
“Dia punya cara untuk meningkatkan hasil dan mutu benang pintal kita.”
“Benarkah?”
“Lihat saja gambar alat pintal yang dibuatnya ini.”
“Alat pintal?” ulang Fred, “Aku pernah mendengarnya tetapi aku tidak pernah tahu
seperti apa rupanya.
Dari mana engkau mengetahuinya?”
“Aku berasal dari desa para pemintal benang,” jawab Altamyra dengan tersenyum.
“Pantas saja engkau tahu,” sahut Fred, “Aku akan membantumu Erland.”
Generated by ABC Amber LIT Converter, http://www.processtext.com/abclit.html