TATA LAKSANA ORGANISASI KEMAHASISWAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2009

MAJELIS MAHASISWA PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN USU PERIODE 2009 Medan

mahasiswa memiliki tanggung jawab yang besar dalam rangka mengisi kemerdekaan demi tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. bebas dari segala bentuk penjajahan dalam berpikir. . penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa serta dilandasi oleh keinginan luhur untuk mengabdikan diri bagi kepentingan bangsa dan negara dengan semangat L intelektualitas maka disusunlah T T E LT E TE E T TE T . Mahasiswa merupakan elemen yang tidak terpisahkan dalam proses pencapaian kemerdekaan ini. Dengan semangat yang tinggi sebagai kaum muda yang merdeka. Sebagai suatu organisasi. maka mahasiswa harus mampu menjadi garda terdepan dalam era yang penuh tantangan dalam upaya mencapai Indonesia yang dicita-citakan. Mahasiswa sebagai kaum intelektual merupakan sumber insani pembangunan bangsa dengan peran akhirnya sebagai agent of change untuk mengisi kemerdekaan serta menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang adil dan demokratis.T T L E LT T E E TE TE T Kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh begitu saja. Dengan demikian. organisasi kemahasiswaan memerlukan suatu aturan yang baku dan tertulis untuk dapat menjalankan fungsi dan perannya dengan optimal. Untuk dapat mengemban amanat tersebut maka dibentuklah organisasi kemahasiswaan yang pada akhirnya dapat menyalurkan segala kepentingan mahasiswa dalam pengembangan dirinya sesuai dengan fungsi dan peran yang melingkupinya. tidak terikat dengan berbagai kepentingan serta berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan.

Organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas yang bertanggung jawab atas kegiatan kemahasiswaan di fakultas sebagai sebagai lembaga eksekutif disebut Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran USU yang selanjutnya disingkat BEM PEMA FK USU.PE BAB I E TIAN. Pasal 3. persatuan dan kesatuan di antara mahasiswa FK USU. minat. 4. 2. Organisasi kemahasiswaaan di tingkat fakultas yang merupakan perwakilan mahasiswa tertinggi di fakultas sebagai lembaga legislatif disebut Majelis Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran USU selanjutnya disingkat MM PEMA FK USU. Pengertian Organisasi kemahasiswaan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara adalah organisasi intra perguruan tinggi yang eksistensinya secara formal diakui pimpinan fakultas sebagai wadah pengembangan kemahasiswaan. 2. 3. Tujuan 1. Organisasi kemahasiswaan yang melaksanakan kegiatan berdasarkan spesifikasi minat. dan kemampuan. Nama Organisasi kemahasiswaan di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara disebut dengan Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (PEMA FK USU). dan etika ilmu pengetahuan serta kepentingan masyarakat. yakni suatu upaya pendidikan yang dilakukan dengan penuh kesadaran. berkesinambungan. dan bertanggung jawab untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. moral. bakat. NAMA DAN BENT Pasal 1. . penelusuran bakat. kesejahteraan dan kepedulian sosial yang berlandaskan pada kaidah akademis. Mengembangkan penalaran dan keilmuan. Pasal 2. 3. Menjaga dan meningkatkan nama baik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. penalaran dan keilmuan serta pengabdian masyarakat disebut Unit Aktifitas Mahasiswa PEMA FK USU yang selanjutnya disingkat UAM PEMA FK USU. terarah. kesejahteraan mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan sebagai lembaga otonomi khusus PEMA FK USU disebut Himpunan Mahasiswa Jurusan yang selanjutnya disingkat HMJ. teratur. Bentuk 1. Menumbuhkan rasa persaudaraan. BAB II AN DAN SIFAT T Pasal 4. berencana.

Merevisi/menyusun dan menetapkan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU. Pasal 7. 3. Tugas dan Wewenang 1. Pasal 10. Keanggotaan 1. Pasal 8. 8. dan anggota komisi. 9.Pasal 5. wakil ketua. Menyusun dan menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Organisasi Fakultas (APBOF). Fungsi MAJELIS MAHASISWA PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN USU berfungsi sebagai lembaga legislatif yang otonom di tingkat fakultas. Menyusun dan menetapkan Petunjuk Pelaksanaan (juklak) 6. Ketua dan wakil ketua MM PEMA FK USU dipilih melalui sidang umum di tingkat fakultas yang diatur melalui tata tertib. 7. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU dan GBPKOF. Jumlah anggota MM PEMA FK USU ditentukan berdasarkan jumlah mahasiswa fakultas dan perhitungannya diatur dalam petunjuk pelaksanaan pemilu. Pasal 9. Masa keanggotaan MM PEMA FK USU sampai MM PEMA FK USU periode selanjutnya dilantik. 4. Menetapkan Petunjuk Teknis (juknis) PEMA FK USU. 3. Memberikan kritik dan saran baik diminta maupun tidak terhadap kebijakan kebijakan yang diambil oleh BEM PEMA FK USU. 2. 2. Sifat Organisasi kemahasiswaan FK USU bersifat demokratis. . BAB III MAJELIS MAHASISWA PEME INTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTE AN USU Pasal 6. Kedudukan MAJELIS MAHASISWA PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN USU berkedudukan di pemerintahan mahasiswa tingkat fakultas. Kepengurusan 1. 5. Menetapkan Garis-Garis Besar Program Kerja Organisasi Fakultas (GBPKOF) dan mengesahkan proyek kerja BEM PEMA FK USU. Kepengurusan MM PEMA FK USU terdiri dari ketua. Mengevaluasi kinerjadan laporan BEM PEMA FK USU. Anggota MM PEMA FK USU adalah mahasiswa yang dipilih melalui pemilihan umum (pemilu) mahasiswa di tingkat fakultas yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan pemilu. Menampung aspirasi mahasiswa di tingkat fakultas. 4.

2. baik yang diundang maupun tidak. Sidang tertutup hanya dihadiri oleh para anggota dan undangan. Membahas dan menetapkan juklak-juklak PEMA dan menetapkan juknis PEMA. Sidang istimewa adalah musyawarah tertinggi di tingkat majelis yang dilaksanakan apabila Gubernur BEM PEMA FK USU tidak dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya. Pasal 12. yang berfungsi untuk : a. Hak inisiatif. Sidang umum adalah musyawarah tertinggi di tingkat majelis yang dilaksanakan dua kali dalam periode kepengurusan dan berfungsi untuk : a. sidang paripurna dan sidang komisi. . Yang termasuk sidang terbuka adalah Sidang Umum MM PEMA FK USU. menganalisis. 2. 2. komisi II bertugas memberi masukan dan mengawasi pelaksanaan program kerja BEM PEMA FK USU. 4. Hak budget. 5. II dan III. dan menjalankan tugasnya. 2. 3. Sidang-sidang Majelis 1. Hak interpelasi. bila disetujui oleh 1/2n + 1 anggota MM PEMA FK USU dan diajukan pada sidang istimewa MM PEMA FK USU. komisi III bertugas menampung aspirasi mahasiswa/i FK USU. Menyusun dan menetapkan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU dan GBPKOF. juga dapat dihadiri oleh bukan anggota. 3. Pasal 13. Menetapkan dan melantik MM PEMA FK USU. bila disetujui oleh 1/2 n + 1 anggota MM PEMA FK USU dan diajukan pada sidang paripurna MM PEMA FK USU. Yang termasuk sidang tertutup adalah sidang istimewa. c. diajukan pada sidang umum MM PEMA FK USU. Sifat-sifat Sidang Majelis 1. c. b. Pasal 11. Sidang komisi adalah sidang yang dihadiri oleh seluruh anggota tiap komisi yang berfungsi untuk mengevaluasi. Wakil ketua merangkap sebagai ketua komisi. MM PEMA FK USU terdiri dari tiga komisi yaitu komisi I. 3. dapat diajukan dalam sidang umum dan sidang paripurna MM PEMA FK USU 4. Sidang terbuka selain dihadiri oleh para anggota. Membahas hasil pengawasan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU . Hak 1. Membahas perkembangan tiap komisi MM PEMA FK USU. b. Sidang paripurna adalah sidang yang dihadiri oleh seluruh anggota MM PEMA FK USU yang dilaksanakan sekali dalam sebulan. Komisi I bertugas menyusun/merevisi juklak-juklak PEMA FK USU. Hak mosi tidak percaya. Hak protokoler. Mengevaluasi laporan pertanggungjawaban Gubernur BEM PEMA FK USU.

7. Kedudukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran USU berkedudukan di pemerintahan mahasiswa tingkat fakultas Pasal 15. wakil gubernur. Fungsi BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN USU berfungsi sebagai lembaga eksekutif yang otonom dan bertanggung jawab atas kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas. 2. Menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Organisasi Fakultas (RAPBOF). 3. 2. Menjaga hubungan hubungan baik dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) FK USU. 5. bendahara dan departemen-departemen antara lain departemen kesekretariatan. . Masa kepengurusan BEM PEMA FK USU berakhir saat Laporan Pertanggungjawaban BEM PEMA FK USU diserahkan kepada MM PEMA FK USU dan selanjutnya kepengurusan BEM PEMA FK USU disebut sebagai kepengurusan demisioner BEM PEMA FK USU sampai dilantiknya kepengurusan BEM PEMA FK USU yang baru. 6. Gubernur BEM PEMA FK USU menentukan ketua-ketua departemen.BAB IV BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA PEME INTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTE AN USU Pasal 14. 4. Menjaga nama baik FK USU. Gubernur dan wakil gubernur BEM PEMA FK USU sebagai pasangan yang dipilih melalui pemilihan umum yang diatur dalam petunjuk pelaksanaan pemilu. Menjabarkan serta melaksanakan GBPKOF berdasarkan TLO FK USU. sekjen. departemen pendidikan dan penalaran. 4. Anggota departemen ditentukan oleh Gubernur BEM PEMA FK USU bersama-sama ketua masing-masing departemen 5. Kepengurusan BEM PEMA FK USU terdiri dari Gubernur BEM PEMA FK USU. Pasal 17. Memberikan laporan kinerja dan laporan pertanggungjawaban selama periode kepengurusan kepada mahasiswa melalui MM PEMA FK USU. 3. Mengajukan rancangan juknis organisasi kepada MM PEMA FK USU. departemen minat. departemen pengabdian masyarakat. departemen pengembangan sumber daya mahasiswa. Tugas dan Wewenang 1. Mengawasi dan memfasilitasi kegiatan UAM PEMA FKUSU. 6. dan departemen-departemen lain yang dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan. bakat dan rohani. Pasal 16. Kepengurusan 1. Gubernur BEM PEMA FK USU dilantik pada Sidang Umum I MM PEMA FK USU.

b. penalaran dan keilmuan serta pengabdian masyarakat. Gubernur BEM PEMA FK USU menyampaikan klarifikasi terhadap usulan pemberhentian dari MM PEMA FK USU. Pemberhentian Gubernur BEM PEMA FK USU 1. Gubernur BEM PEMA FK USU melanggar Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU. Fungsi UAM PEMA FK USU melaksanakan kegiatan berdasarkan spesifikasi minat. 4. Pengambilan keputusan pemberhentian Gubernur BEM PEMA FK USU di sidang istimewa apabila disetujui oleh 2/3 anggota MM PEMA FK USU yang hadir dalam sidang istimewa yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota. Jika Wakil Gubernur tidak dapat menggantikannya maka pelaksana tugas Gubernur BEM PEMA FK USU adalah Sekretaris Jenderal sampai habis masa jabatannya. Jika Gubernur BEM PEMA FK USU mangkat atau diberhentikan maka digantikan oleh Wakil Gubernur sampai habis masa jabatannya. 2. Gubernur BEM PEMA FK USU berhak mereshuffle kabinet maksimal dua kali dalam satu periode kepengurusan setelah menerima masukan MM PEMA FK USU 3. Kedudukan UAM PEMA FK USU berada di bawah BEM PEMA FK USU sebagai lembaga semi otonom. 2. Hak membela diri. Gubernur BEM PEMA FK USU tidak menyampaikan laporan perkembangan. BAB V UNIT AKTIVITAS MAHASISWA (UAM) PEMA FK USU Pasal 20. Gubernur BEM PEMA FK USU wajib memenuhi panggilan MM PEMA FK USU. Paling lambat setelah satu bulan dikeluarkannya mosi tidak percaya kepada BEM. Pasal 19. b.Pasal 18. Pemberhentian Gubernur BEM PEMA FK USU diputuskan di sidang istimewa melalui tahapan : a. kesejahteraan mahasiswa. 5. Gubernur BEM PEMA FK USU memutuskan segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan UAM dan HMJ berdasarkan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU. Hak dan Kewajiban Gubernur BEM PEMA FK USU 1. Pasal 21. Usulan pemberhentian dapat diajukan oleh anggota MM PEMA FK USU apabila : a. Hak protokoler. 3. . bakat.

Tahapan berdirinya UAM 1. 5. Mengajukan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga sendiri kepada komisi II MM PEMA FK USU. Struktur organisatoris UAM disusun oleh UAM berdasarkan kebutuhan dan aturan yang berlaku pada UAM tersebut dengan mendapat pertimbangan dari BEM PEMA FK USU. Memiliki jumlah anggota minimal lima belas orang. Jika berdasarkan pengawasan departemen yang menanganinya UAM terbukti melaksanakan pasal 25 ayat 1 dan atau 2. 4. Pasal 24. Setiap UAM PEMA FK USU wajib memiliki minimal satu orang pembina yang berasal dari staf pengajar FK USU. Apabila terbukti melanggar Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU. 3. 3. UAM PEMA FK USU sebagai lembaga semi otonom berada di bawah BEM PEMA FK USU yang mempunyai konstitusi dan mekanisme tersendiri yang berdasarkan Tata Laksana Ormawa FK USU. Anggota UAM PEMA FK USU adalah mahasiswa FK USU yang terdaftar dalam administrasi UAM bersangkutan. 4. Pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga UAM oleh MM PEMA FK USU. 2. Melaksanakan kegiatan mandiri yang terbuka untuk seluruh mahasiswa FK USU minimal tiga kali dalam jangka waktu tiga bulan dalam pengawasan Komisi II MM PEMA FK USU dengan departemen yang terkait dari BEM PEMA FK USU. Semua kegiatan di luar kegiatan internal UAM PEMA FK USU disebut kegiatan eksternal UAM PEMA FK USU dan BEM PEMA FK USU bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan tersebut. 4. Pasal 23. maka Gubernur BEM PEMA FK USU langsung mengeluarkan surat pembekuan dan segera membentuk kepengurusan baru maksimal 2(dua) bulan setelah surat dikeluarkan. 2. maka UAM dibubarkan. Apabila tidak memiliki kegiatan internal selama satu bulan. Pasal 25. 3.Pasal 22. Pengajuan legalisasi UAM dibahas dan disahkan di rapat tertinggi BEM PEMA FK USU. Aturan Kerja Sebagai Lembaga Semi Otonom 1. Pembubaran UAM 1. 3. 2. Ketua UAM dipilih melalui rapat tertinggi UAM dan dilantik oleh Gubernur BEM PEMA FK USU. Pengawasan UAM dilakukan oleh BEM PEMA FK USU melalui departemen terkait dengan cara evaluasi berkala minimal satu bulan sekali. Kepengurusan 1. . 2. Kegiatan internal UAM PEMA FK USU adalah kegiatan UAM yang hanya melibatkan anggota UAM PEMA FK USU saja dan BEM PEMA FK USU bertanggung jawab dalam mengawasi kegiatan tersebut. 4. Apabila upaya pembentukan kepengurusan baru tidak tercapai.

Kepengurusan 1. Tugas 1. bendahara dan departemen-departemen yang disesuaikan dengan fungsi dan tugas HMJ. Pasal 27.BAB VI Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pasal 26. 3. 3. Fungsi 1. 2. sekretaris. HMJ dibentuk apabila terdapat dua atau lebih jurusan/program studi di dalam Fakultas Kedokteran USU. Memberikan laporan kegiatan dan laporan pertanggungjawaban kepengurusan kepada Gubernur BEM PEMA FK USU. HMJ melaksanakan kegiatan-kegiatan yang spesifik untuk jurusan/program studi. 2. Pasal 28. sekretaris. 5. dan bendahara dipilih melalui musyawarah tertinggi HMJ. HMJ mewadahi forum silaturrahmi di tingkat jurusan/program studi. Pembentukan dan Pembubaran 1. 2. HMJ merupakan sarana aspirasi mahasiswa di tingkat jurusan/program studi. 4. 2. Mengadakan kegiatan-kegiatan silaturrahmi. . 3. Walikota. Pasal 29. Pasal 30. Yang berhak mengajukan usulan pembubaran HMJ adalah Gubernur BEM PEMA FK USU. Kepengurusan HMJ terdiri dari walikota. Pembubaran HMJ hanya dapat dilakukan pada sidang umum MM PEMA FK USU apabila disetujui oleh 2/3 anggota MM PEMA FK USU yang hadir dalam sidang umum yang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota. Kepengurusan HMJ berlangsung selama satu tahun terhitung sejak dimulainya tahun ajaran baru. Pengurus HMJ adalah perwakilan dari tiap kelas yaitu ketua masingmasing kelas di tiap jurusan/program studi dan ditambah maksimal dua orang dari tiap kelas. Kedudukan HMJ berkedudukan di tingkat jurusan/program studi dan merupakan lembaga otonomi khusus BEM PEMA FK USU. Walikota dilantik oleh Gubernur BEM PEMA FK USU.

Anggaran `Pendanaan BEM PEMA FK USU dan MM PEMA FK USU diatur berdasarkan APBOF yang ditetapkan di sidang umum. Pengertian Pemilu adalah sarana untuk memilih pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur BEM PEMA FK USU secara langsung dan anggota MM PEMA FK USU. Pelaksanaan pemilu diatur dalam petunjuk pelaksanaan pemilu yang dikeluarkan oleh MM PEMA FK USU dan merupakan ketetapan MM PEMA FK USU. BAB VIII PENDANAAN Pasal 34. Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasal 33. Badan Kelengkapan Badan kelengkapan pemilu terdiri dari MM PEMA FK USU. dan Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM) yang telah lulus verifikasi KPU. Pemilu dilaksanakan pada bulan November setiap tahunnya. BAB X KETENTUAN PERALIHAN Pasal 36 Segala sesuatu yang dalam Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU menimbulkan perbedaan penafsiran diputuskan oleh pimpinan MM PEMA FK USU dan dipertanggungjawabkan dalam sidang umum berikutnya. BAB IX PE UBAHAN TATA LAKSANA ORGANISASI KEMAHASISWAAN FK USU Pasal 35 Perubahan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU hanya dapat diajukan di sidang umum MM PEMA FK USU apabila disetujui oleh 2/3 anggota yang hadir dan dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota.BAB VII PEMILIHAN UMUM (PEMILU) Pasal 31. . Pasal 32. 2. Pelaksanaan Pemilu 1.

Segala sesuatu yang belum diatur dalam Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU diatur dalam ketetapan-ketetapan MM PEMA FK USU . Segala peraturan/ketetapan organisasi mahasiswa FK USU yang bertentangan dengan Tata Laksana Organisasi Kemahasiswaan FK USU dinyatakan tidak berlaku.BAB XI PENUTUP Pasal 37 1. 2. .

NIP. 6 Mei 2009 Pukul 17. Gozali Arif S NIM.050100262 Risna Sinaga NIM. 0701000 Abdul Ghaffar Hamzah NIM.0601000 Rimba Iriandani NIM.S NIM.Kes.Ditetapkan di Medan Rabu. 132206387 . Dedi Ardinata.30 WIB. MAJELIS MAHASISWA PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN USU PERIODE 2009 KETUA MM PEMA FK USU OK Ilham A. 060100 Fadhillah Putri NIM. 060100154 Daniel Ginting NIM. 0 Ayu NIM. 070100166 Mengetahui. 050100275 Komisi I WAKIL KETUA Komisi II Komisi III Tri SN Sinulingga NIM. 060100189 Steven Tandean NIM. Irsyam NIM. 060100020 Dharma Yosua S. 0601000 Isabella Hutagaol NIM. 070100220 Taufik Delfian NIM. M. ANGGOTA KOMISI M. Pembantu Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Dr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful