Algoritma & Pemrograman

Hendra, S.T.

Pengantar Algoritma & Pemrograman Komputer
Program Komputer Program komputer adalah suatu himpunan dari instruksi yang memberitahukan kepada komputer apa yang harus dilakukan. Instruksi tersebut mungkin memberitahukan kepada komputer untuk menambah, membandingkan, dan membuat keputusan berdasarkan hasilnya. Bahasa Komputer Agar suatu komputer dapat mengenali instruksi yang anda berikan, instruksi tersebut perlu ditulis dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer. HIGH-LEVEL dan LOW-LEVEL Pada dasarnya orang mengolongkan Bahasa komputer menjadi dua golongan besar yaitu High-Level dan Low-Level. Bahasa pemrograman seperti BASIC, PASCAL, FORTRAN dan C, memungkinkan programmer untuk menulis program yang tidak begitu tergantung pada jenis komputer. Berdasarkan hal inilah bahasa-bahasa ini dapat dikategorikan sebagai high-level karena lebih dekat kepada manusia. Sebaliknya, bahasa assembly dikategorikan sebagai low-level karena mereka sangat dekat kepada hardware. Keuntungan utama dari bahwa high-level dibandingkan dengan low level adalah lebih mudah dibaca, ditulis, dan ditangani. Selanjutnya program yang ditulis dengan bahasa high-level harus diterjemahkan menjadi bahasa mesin melalui suatu compiler atau interpreter.

BAHASA MESIN Sesuatu hal yang harus dipahami bahwa setiap CPU hanya mengerti satu bahasa. Bahasa ini dikenal sebagai machine language (bahasa mesin). Indoprog

1

Algoritma & Pemrograman

Hendra, S.T.

Semua bahasa mesin adalah suatu bahasa numerik, karena memori yang berada didalam komputer hanya dapat menyimpan data numerik. Walaupun anda bekerja dengan text [misalnya melihat halaman web] komputer bekerja dengan bilangan binary. Oleh karena itu menulis dalam bahasa mesin sangat sulit dan membosankan, serta sering terjadi kesalahan Setiap keluarga CPU yang berbeda memiliki bahasa mesin yang berbeda pula. Bahasa mesin untuk Intel Pentium adalah berbeda sama sekali dengan bahasa mesin yang digunakan pada Power PC ataupun Sun SPARC.

ASSEMBLY LANGUAGE Bahasa Assembly merupakan suatu lompatan yang besar dari bahasa mesin, tetapi sebenarnya bukanlah suatu langkah yang besar. Bahasa Assembly adalah suatu mnemonic sederhana untuk mengantikan bahasa mesin. Dari pada menulis angka 54 24 66 9C FE C2 84 92 kedalam memori, programmer bahasa assembly dapat menulis LDX 24, [669C].

Indoprog

2

Algoritma & Pemrograman

Hendra, S.T.

Berikut ini adalah contoh bahasa assembly dengan bahasa mesin yang berasosiasi disampingnya.

Beberapa hal yang perlu anda ingat tentang bahasa assembly.
1.

Walaupun programmer menjadi lebih produktif, tetapi mereka tetap harus menulis bahasa assembly untuk setiap perintah bahasa mesin.

Komputer tidak mengerti bahasa assembly sama sekali, hanya bahasa mesin. Setelah suatu program assembly dibuat, programmer harus mengkonversi program tersebut menjadi bahasa mesin dengan suatu program yang dikenal sebagai assembler, dan baru dapat dijalankan.

Indoprog

3

system operasi akan menjalankan kode mesin yang telah disimpan – dalam hal ini source code tidak diperlukan lagi. INTERPRETER dan COMPILER Ketika anda menggunakan suatu interpreter. sehingga ketika anda mencoba menjalankan program yang sama pada kesempatan berikutnya. dan mereka mudah memikirkan bagaimana jika komputer dapat diprogram dengan bahasa yang lebih "alamiah" [lebih alamiah untuk manusia]. Eksekusi menjadi lebih cepat.Algoritma & Pemrograman Hendra. anda membutuhkan source code dan interpreter untuk menjalankannya. Ketika anda menggunakan suatu compiler. Ketika anda ingin menjalankan program tersebut. ia akan membaca perintah source code dan menulis kode mesin. kemudian menterjemahkannya menjadi perintah mesin yang bersesuaian (kode mesin) dan menjalankannya seketika. Kode mesin ini tidak disimpan. Setelah selesai keseluruhan kode mesin akan disimpan untuk pemakaian selanjutnya. S. ia akan membaca perintah source code baris perbaris. dan dapat dijalankan dikomputer lain (dalam hal ini pada komputer dan system operasi yang sama) Indoprog 4 . inilah awal dari bahasa generasi ketiga yaitu High Level Languages.T. BAHASA TINGKAT TINGGI Orang segera menyadari bahwa komputer dapat menterjemahkan bahasa assembly mejadi kode mesin.

Kata ini sekarang berevolusi untuk mencantumkan semua prosedur-prosedur khusus untuk memecahkan masalah atau mengerjakan tugas Kasus pertama dari algoritma yang ditulis untuk komputer adalah catatan Ada Byron's notes pada analytical engine yang ditulis pada tahun 1842.T. dan teman anda ingin berangkat dari airport ke rumah anda. Berikut ini adalah empat algoritma yang berbeda yang mungkin dilakukan teman anda: Algoritma taxi: Pergi ke pemberhentian taxi. Masing-masing algoritma memiliki keuntungan dan kerugian untuk situasi yang berbeda. tetapi paling mahal. Naik taxi. Berikan alamat rumah anda. tetapi masing-masing melakukannya dengan cara yang berbeda. S. Tentu saja anda perlu memilih algortima sesuai dengan situasi dan kondisi. Naik bus mungkin adalah paling hemat. KOMPUTER DAN ALGORITMA Untuk membuat komputer melakukan sesuatu. Turun di jalan pada jalan AB. yang mana diyakini Indoprog 5 . Ketika komputer menjalankan program tersebut. Katakanlah misalnya anda mempunyai teman yang baru tiba di airport. anda perlu untuk menulis program komputer. adalah contoh yang paling cepat. Turun dan naik bus nomor 14 pada jalan utama. Ketika anda memberitahu kepada komputer apa yang harus dilakukan. Kata aslinya algorism mengacu pada aturan dari melakukan aritmetika menggunakan bilangan Arab dan berkembang menjadi algoritma pada abad 18. Menunggu saja ditempat pengambilan bagasi. Perhatikan contoh berikut untuk membantu pengertian anda tentang konsep dari algoritma. tetapi lambat. kita perlu memberitahukan kepada komputer. Ketiga algoritma diatas memiliki tujuan yang sama. langkah-langkah persis apa yang harus ia lakukan. Dalam pemrograman komputer. Dalam menulis suatu program komputer. naik bus nomor 70. anda perlu memilih bagaimana hal tersebut dilakukan. Masing-masing algoritma diatas juga menghabiskan waktu dan biaya yang berbeda. Dari sinilah Algoritma Komputer muncul. Algoritma Telepon untuk dijemput: Ketempat pemberhentian. Algoritma adalah teknik dasar untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Jalan kaki dua blok arah utara ke rumah anda. juga terdapat banyak cara algoritma yang berbeda. ia akan melakukan setiap langkah secara mesin untuk mencapai tujuan akhir. Masuk ke taxi. Algoritma Bus: Keluar dari tempat pengambilan bagasi. Kata algoritma (algorithm) berasal dari nama matematikawan Persia pada abad 9 Abu Abdullah Muhammad bin Musa al-Khwarizmi. telepon ke handphone anda.Algoritma & Pemrograman Hendra.

langkah-langkah ini dikenal sebagai Software Development Life Cycle. Oleh karena itu. dan mereka tetap dapat mengingatnya pada saat perubahan dibutuhkan. sejak Charles Babbage tidak pernah menyelesaikan analytical engine-nya. Tetapi banyak cara yang dapat kita lakukan untuk menghasilkan program dengan bug yang lebih sedikit. S. Adalah tidak mungkin untuk menghasilkan program yang bebas dari kesalahan. termasuk analisis kebutuhan (requirement's analysis) dan keseluruhan tahapan dalam perencanaan (planning). Oleh karena itu program tersebut harus ditulis dengan lebih hati-hati untuk mencegah segala bentuk pemakaian yang menyimpang. perencanaan dan perancangan program dengan pemrogram (programmer) yang bertugas membuat kode program dan menguji kebenaran program. Pemahaman yang lebih sempit ini sering digunakan dalam pembuatan program-program terapan komersial yang membedakan antara system analyst yang bertanggung jawab dalam menganalisa kebutuhan. Bagaimanapun. Salah satunya adalah memahami langkah-langkah pengembangan suatu program yang besar. pada program yang kecil umumnya dikembangkan untuk sekali pakai dan meliputi suatu detail yang kecil. kita sering tidak mengetahui dengan persis.T. pemrograman merupakan pengkodean (coding atau program writing = penulisan program) dan pengujiannya (testing) berdasarkan rancangan tertentu. dan algoritma tersebut tidak pernah diimplementasi padanya. perancangan (design) dan pewujudannya (implementation). Dalam pengertian yang lebih sempit. kebanyakan orang dengan mudah dapat memahami program dibawah 10 baris dalam beberapa detik. Pada program yang besar. bahkan untuk programmer yang profesional.Algoritma & Pemrograman Hendra. Hal lain yang harus dinyakini adalah keterbatasan memori manusia. Pemrograman dalam pengertian luas meliputi seluruh kegiatan yang tercakup dalam pembuatan program. sedangkan program yang besar umumnya dikembangkan atas permintaan dan dipakai oleh orang lain. Tahapan Pengembangan Program Permasalahan dalam pembuatan program yang besar tentu saja berbeda dengan program yang kecil. Indoprog 6 . programmer harus memiliki semua informasi yang tertulis untuk memahami atau mengubah program. banyak orang sebagai programmer pertama didunia. serta harus disertai dengan dokumentasi dan petunjuk pemakaian. Kita sering mendengar bahwa berbagai program besar memiliki banyak bug maupun menyebabkan crash ketika dioperasikan pada kondisi tertentu dan beberapa lama setelah dijalankan. penulisan program yang besar adalah tidak mudah.

Gambar : Tahap pengembangan program 1. Menentukan tujuan dan hasil yang akan dicapai b. Batasan Masalah Merencanakan sistim dan spesifikasi program: Siapa yang akan menggunakan program dan untuk apa? dengan cara: a. Dengan pembuatan model akan terlihat dengan jelas hubungan antara objek-objek dalam sistim yang akan kita bangun. Dokumentasi Pembuatan catatan pada program terutama pada modul-modul yang rumit. Untuk penyelesaian aritmatik.T.Algoritma & Pemrograman Hendra. Menentukan hal-hal yang diperlukan oleh sistim c. 5. Pengumpulan data 2. Suatu ilustrasi tentang rumitnya SDLC yang dapat menyebabkan kekacauan berikut ini : Indoprog 7 . S. Uji dan Validasi Pengujian terhadap program : seperti kesalahan penulisan (syntax error) . Contoh: untuk membuat program luas_lingkaran kita membuat model matematis c = a x b 3. Rancangan algoritma Pembuatan urutan instruksi yang akan ditulis pada program (dijelaskan lebih lanjut) 4. biasanya model dibuat dalam bentuk rumus matematik.fatal error). model adalah suatu gambaran sederhana dari sistim yang kita buat. Pengembangan Model Pembuatan model dari sistim yang akan kita bangun. kesalahan saat eksekusi (runtime error) kesalahan logika program (program berjalan tapi menghasilkan output yang salah. Pemrograman Implementasi algoritma ke dalam program (algoritma sendiri dalam komputer adalah merupakan program).

Algoritma & Pemrograman Hendra. S. How the customers How the Project How the Analyst How the explained it Leader understood designed it Programmer wrote it it How the Business How the project What operations How the customer Consultant was documented installed was billed described it How it was supported What the customer really needed Indoprog 8 .T.

konstanta. 2.Y) ini hanya memerintahkan penyajian nilai X ke piranti keluaran (output). dan 3. Algoritma menerima masukan jejari lingkaran. { Nilai phi = 22/7 } { nama peubah } var R : real. dituliskan dalam algoritma sebagai write(X. Bagian deklarasi. Dalam notasi itu juga tidak memasalahkan format ataupun bentuk-bentuk tampilan lainnya. Bagian deskripsi algoritma. pemakaian pemisah antara X dan Y menggunakan koma atau spasi. variabel. Algoritma adalah bebas bahasa pemrograman. sub-program dan lainlainnya. Misal. Setiap bagian disertai dengan penjelasan atau dokumentasi tentang maksud pembuatan teks. Bagian penjelasan diawali dan diakhiri dengan simbol { dan }. 2) Deklarasi algoritma: DEKLARASI { nama konstanta } const PHI = 3. tipe.Y). variabel. { luas lingkaran bilangan riil } { nama sub program } procedure TUKAR(input/output A:integer.T. Juga nama sub-program dinyatakan di sini } DESKRIPSI { Semua langkah atau aksi algoritma dituliskan di sini } Contoh: 1). seperti dicetak dalam satu baris X dan Y.Algoritma & Pemrograman Hendra. input/output B:integer) Indoprog 9 . S.Nama-nama yang bermakna disebut mnemonic. konstanta. suatu teks algoritma disusun dalam tiga bagian. dan menyajikan hasilnya ke piranti keluaran } Perhatian. Algoritma bukanlah program yang harus mengikuti aturan-aturan tertentu. { input jejari lingkaran bilangan riil } l_Lingkaran : real. Aturan Penulisan Teks Algoritma Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma. yaitu: 1. tulis nilai X dan Y. Bagian kepala algoritma.14. Hal-hal yang bersifat teknis ini baru dipikirkan waktu penulisan program. algoritma dituliskan mendekati gaya bahasa pemrograman umumnya. menghitung luasnya. Meski demikian. sifat atau identitas lainnya yang melekat dengan suatu proses. meliputi nama-nama: tipe. Perhatikan dalam notasi write(X. dalam menulis nama-nama dalam algoritma harus mempunyai makna yang mencerminkan proses. Kepala algoritma: Algoritma Luas_Lingkaran { Menghitung luas lingkaran dengan ukuran jejari tertentu. Algoritma NAMA_ALGORITMA { Penjelasan tentang algoritma yang menguraikan secara singkat hal-hal yang dilakukan oleh algoritma } DEKLARASI { Semua nama yang digunakan. Teks Algoritma Mengikuti alur konsep pemrograman prosedural.

Diagram Alir (Flowchart) Merupakan bentuk grafis/visual dari algoritma Bentuk umum dari simbol-simbol dalam diagram alir: Simbol untuk mulai (start) atau akhir (end) program Simbol untuk pembacaan (read) data atau penulisan hasil (write) pada layar Simbol untuk suatu proses terhadap data pada program Simbol untuk suatu pernyataan pilihan (optional) pada program. S. Tampilkan luas lingkaran. dan pengertian yang lebih baik terhadap proses akan membawa kepada perbaikan dan pengembangan. Berbagai jenis flowchart telah dikembangkan pada berbagai bidang seperti pada sistem produksi. selain itu hitung luas ingkaran. Sub program memutus aktivitas karena Indoprog 10 . Simbol untuk penghubung antar aktifitas.Algoritma & Pemrograman Hendra. } baca(R).Parameter A dan B sudah terdefinisi nilainya. Setiap langkah algoritma dibaca dari atas ke bawah. Urutan penulisan menentukan urutan pelaksanaan perintah. maupun pada sistem design dan pemrograman.T. tulis(l_Lingkaran). jika R <= 0 then tulis("Data salah !") selain itu l_Lingkaran = PHI x R x R. Konektor. Flowchart Flowchart adalah alat untuk menganalisa proses. A berisi nilai B dan B berisi nilai A } 3) Deskripsi algoritma: Bagian ini merupakan bagian inti algoritma yang berisikan uraian langkah-langkah penyelesaian suatu masalah. Konstruksi flowchart memungkinkan pengertian yang lebih baik kepada proses. Simbol untuk keterbatasan media kertas. { Baca data jejari lingkaran R.Setelah pertukaran.Jika R <= 0 tulis pesan data salah. { Mempertukankan nilai A dan B. Hal tersebut memungkinkan anda untuk memecah proses menjadi kejadian-kejadian individual atau aktifitas untuk menunjukan secara singkat hubungan diantaranya.

Komentar Contoh pemakaian flowchart: Sequential (berurutan) perhitungan volume dan luas permukaan silinder Selection/Branching Structure (Struktur pemilihan) Indoprog 11 .T.Algoritma & Pemrograman Hendra. S.

S. Repetition/Looping Structure(Struktur pengulangan) Indoprog 12 .T.Algoritma & Pemrograman Hendra.

T.Algoritma & Pemrograman Hendra. Kombinasi Indoprog 13 . S.

Pseudocode Pseudocode adalah cara generik untuk menerangkan suatu algoritma tanpa menggunakan tata cara penulisan bahasa pemrograman tertentu. secara alamiah dapat terdiri dari berbagai bentuk.Algoritma & Pemrograman Hendra. walaupun banyak meminjam tata cara penulisan dari bahasa pemrograman popular (seperti C. dimana mereka merupakan blok-blok instruksi untuk suatu rangkaian operasi. Tetapi bagaimanapun flowchart lebih visual dan sering digunakan pada saat presentasi. Karena bentuk pseudocode bervairasi dari pengarang yang satu dengan pengarang yang lain. walaupun mereka tidak menggunakan bahasa pemrograman yang sama. dan ditulis sama detailnya. Sebagaimana namanya. Flowchart dahulu digunakan di computer science untuk mengambarkan algoritma. Dewasa ini trend kedepan adalah pemakaian pseudocode untuk mengambarkan algoritma. Bahasa natural digunakan pada bagian detail yang kurang penting. S. pseudo code — tidak dapat dieksekusi langsung pada komputer. Lisp. tetapi merupakan model dan harus diubah menjadi kode pemrograman yang sebenarnya. tetapi bentuk yang sering digunakan untuk pengenalan adalah sebagai berikut : Indoprog 14 .T. Textbook computer science sering menggunakan pseudocode pada contoh sehingga semua programmer dapat memahaminya. Pseudocode. atau Fortran).

BEGIN { mulai } { input } read(R). END. S. { output } write(l_Lingkaran). { selesai } Indoprog 15 .T.Algoritma & Pemrograman Hendra. { proses } If R <= 0 then tulis("Data salah !") else L_Lingkaran = PHI x R x R.

Sebagai gantinya. John Von Neumann yang bekerja pada Institute for Advanced Study mengemukakan dua konsep yang secara langsung mempengaruhi masa depan dari bahasa pemrograman komputer. Bagian kedua dari ide tersebut menyatakan bahwa kode komputer harus dapat bercabang berdasarkan pernyataan logika seperti IF (ekspresi) THEN. yang merupakan bahasa komputer yang pertama untuk peralatan elektronik yang membutuhkan programmer untuk mengubah perintah kedalam 0 dan 1 dengan tangan. hal ini dapat dipahami sebagai suatu rangkaian pengetikan kedalam komputer dan kemudian dijalankan.com). Ide ini berkembang menjadi bentuk subrutin.com). hal ini memungkinkan komputer diprogram ulang dengan cepat. bentuk awal dari bahasa komputer adalah berupa gerakan secara mekanik. Bahasa ini dirancang pada IBM untuk perhitungan scientific. Bahasa komputer mulanya terdiri dari sejumlah langkah pengkabelan untuk membuat suatu program.byte. tetapi masih banyak mengadopsi prinsipprinsip dasar dari Babbage's engine yang mana diprogram dengan mengeset switch dan perkabelan pada seluruh sistem pada setiap "program" maupun kalkulasi.Algoritma & Pemrograman Hendra.T. instruksi-instruksi yang lebih kompleks harus digunakan untuk mengendalikan perangkat keras yang lebih sederhana. Pada 1949. atau blok kode yang kecil yang dapat panggil berdasarkan aturan tertentu. Sejarah dari bahasa pemrograman komputer Sejak pertama komputer difference engine diciptakan oleh Charles Babbage pada tahun 1822. Pada awalnya.softlord. setelah beberapa tahun Von Neumann bekerja. Tentu saja ini merupakan pekerjaan yang membosankan.com). Komponen-komponennya sangat sederhana. dan Indoprog 16 . Von Neumann menyebutnya sebagai "conditional control transfer" (www. komputer membutuhkan sejumlah instruksi untuk melakukan suatu tugas tertentu. Jadi. Pada 1945. Konsep yang kedua yang juga sangat penting untuk pengembangan bahasa pemrograman. Pada 1957. bahasa khusus yang pertama muncul dalam bentuk FORTRAN yang merupakan singkatan dari sistem FORmula TRANslating. Yang pertama dikenal sebagai "shared-program technique" (www. S. dan perulangan seperti FOR statement. bahasa Short Code dilahirkan (www. Pada teknik ini dinyatakan bahwa hardware komputer haruslah sederhana dan tidak perlu dilakukan pengkabelan dengan menggunakan tangan untuk setiap program." yang mana merupakan blok kode yang dapat digunakan berulang kali. selanjutnya gerakan mekanik tersebut digantikan dengan sinyal listrik ketika pemerintah AS mengembangkan ENIAC pada tahun 1942. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai bahasa pemrograman. dari pada suatu himpunan tunggal urutan kronologis yang harus dijalankan oleh komputer. "Conditional control transfer" mengembangkan ide adanya "libraries. difference engine-nya Charles Babbage hanya dibuat untuk menjalankan tugas dengan menggunakan perpindahan gigi roda untuk menjalankan fungsi kalkukasi.softlord.

dan bilangan integer. Type data dasar yang digunakan sampai sekarang ini dimulai dari FORTRAN.T. 177) : x V y . Program LISP sendirinya dibuat sebagai suatu himpunan dari list. Hal tersebut juga memungkinkan pengelompokan menjadi array dan record.Algoritma & Pemrograman Hendra. yang dikenal sebagai Backus-Naar Form atau BNF (McGraw-Hill Encyclopedia of Science and Technology.Cambridge Polish. John McCarthy di MIT membuat bahasa LISt Processing (atau LISP). C. tetapi pada waktu itu. Type data yang ada hanya berupa number dan text string. FORTRAN sangat baik dalam menangani angka-angka. perintah-perintah ini merupakan lompatan besar kearah depan. tetapi tidak terlalu baik untuk menangani proses input dan output. dan GOTO. Pada Algol telah diterapkan konsep-konsep baru.com). dan Java. menyediakan bagi programmer akses tingkat rendah kedalam komputer. Tata cara penulisan LISP dikenal sebagai "Cambridge Polish. sehingga membuatnya agak mudah dipelajari. dengan empat atau lima bagian utama yang membentuk keseluruhan yang tertata dengan baik. real. Dia juga merupakan bahasa pertama dengan suatu tata bahasa formal. what was used in the LISP program x OR y . DO. what was used to describe the LISP program OR(x.byte.y) .parenthesized prefix notation. dengan dikembangkannya COBOL. bahasa ini terbatas pada hanya terdiri dari perintah IF. Semua ciri-ciri ini dikembangkan agar mudah dipelajari dan mudah diterapkan pada dunia bisnis. Bahasa Algol dibuat oleh suatu komite untuk pemakaian scientific pada tahun 1958. 454). hal ini meliputi variabel logika (TRUE atau FALSE). yang ditandai dengan suatu urutan item yang dicakup dengan tanda kurung. Sesuatu perbedaan yang paling nyata dari bahasa ini dengan bahasa lain adalah dasar dan type satu-satunya adalah list. Karena dirancang untuk fungsi spesialisasi yang tinggi. maka tata cara penulisannya jaring kelihatan sebelum ataupun sesudahnya. Kontribusi utamanya adalah merupakan akar dari tiga bahasa selanjutnya yaitu Pascal. bahasa berikutnya Algol 68. C++. sehingga data di telusuri dan diorganisasikan dengan lebih baik. Sampai saat ini. seperti rekursif pada function. yang dirancang untuk riset Artificial Intelligence (AI).. Perintah-perintah COBOL sangat menyerupai tata bahasa English. Pada 1958. S. Sesuatu hal yang menarik untuk dicatat bahwa suatu program COBOL dibuat menyerupai suatu essay. yang mana merupakan hal yang penting pada komputasi bisnis." sebagaimana dia sangat berbeda dari logika Boolean (Wexelblat. serta double-precision. sehingga LISP memiliki kemampuan yang khusus untuk memodifikasi dirinya. Hal ini mengarah kepada adopsi terhadap bahasa yang lebih kecil dan kompak seperti Pascal. Tujuan utama Indoprog 17 . dan juga dapat berkembang sendiri. Komputasi bisnis mulai tinggal landas pada 1959.standard Boolean logic LISP masih digunakan sampai sekarang karena spesialiasi yang tinggi dari sifat abstraknya. Pascal dimulai pada tahun 1968 oleh Niklaus Wirth. menjadi bahasa yang membosankan dan sulit digunakan (www. yang dirancang dari awal sebagai bahasa untuk para pebisnis.

Dia juga menambahkan perintah CASE. dan strong lowlevel. Pada awalnya bahasa ini dikembangkan bukan dengan harapan adopsi pemakaian secara luas. COBOL. penanganan interrupt. Unix memberikan C beberapa fasilitas besar seperti variabel dinamis. tetapi pada saat itu muncul C yang dengan cepat menjadi mengeser posisi Pascal. C merupakan perkembangan dari B dan BCPL. sehingga dengan cepat mengambil alih posisi Pascal. yang mana memperbolehkan perintah bercabang seperti suatu pohon pada suatu aturan: CASE expression OF possible-expression-value-1: statements to execute. tetapi agak menyerupai Pascal. dan merupakan salah satu penyebab kekalahannya (Bergin. dan ALGOL. Oleh karena itu. Semua fasilitas di Pascal. melalui perintah NEW dan DISPOSE. Modula-2. Ritchie mengembangan C untuk sistem Unix yang baru pada saat yang bersamaan. forking. C sangat sering digunakan untuk pemrograman sistem operasi seperti Unix.. possible-expression-value-2: statements to execute. suatu metode pemrograman yang baru telah Indoprog 18 .. multitasking. membuatnya menjadi bahasa yang sukses besar. S.T. MacOS..Algoritma & Pemrograman Hendra. dimana variabel dapat dibuat ketika suatu program sedang berjalan. pengembangannya adalah untuk kebutuhan pengajaran. Tetapi karena dia menghilangkan semua kelemahan yang terdapat di Pascal. suatu fasilitas yang sangat bermanfaat pada bahasa yang mengimplementasikannya. dan Linux. Windows. Transisi pemakaian dari bahasa umum yang pertama ke bahasa umum sampai hari ini yaitu transisi antara Pascal dan C. Dalam pengerjaannya banyak perintah-perintah yang tidak teratur dan aneh dihilangkan.. Kombinasi dari kemampuan input/output dan kemampuan matematika yang solid. 101102). yang mana sangat dibutuhkan. dia mengkombinasikan kemampuan yang terbaik dari bahasa-bahasa saat itu. Wirth kemudian membuat lanjutan dari Pascal. C menggunakan pointer secara luas dan dibangun untuk kecepatan dengan kelemahannya yaitu menjadi sulit untuk dibaca. 100-101). Pascal juga mengembangkan tipe data "pointer". termasuk perintah CASE tersedia di C. END Pascal juga mengembangkan variabel dinamis. input-output. Tetapi Pascal tidak mengimplementasikan suatu array dinamis. atau kelompok dari variabel-variabel. Pascal dirancang dengan pendekatan yang sangat teratur (terstruktur). Prinsipnya mereka mengembangkannya untuk alat pengajaran pemrograman yang baik seperti kemampuan debug dan perbaikan sistem dan dukungan kepada mikroprosesor komputer yang digunakan pada institusi pendidikan. Oleh karena ini. C dan Unix saling berkaitan. FORTRAN. C dikembangkan pada tahun 1972 oleh Dennis Richie ketika sedang bekerja pada Bell Labs di New Jersey. sehingga sangat menarik bagi pemakai (Bergin. Pada akhir tahun 1970 dan awal 1980.

yaitu bahasa portable (bahasa yang dapat berjalan pada banyak jenis mesin yang berbeda). dengan tetap mempertahankan kecepatan dari C dan dapat dijalankan pada komputer yang tipe berlainan. Dan Sun telah membuat cacat penerimaan terhadap Java dengan pertikaian politis dengan Microsoft. Bahasa ini menjadi pilihan pada mata kuliah AP Computer Science sampai hari ini. S.T. C++ sering kali digunakan dalam simulasi. dengan arti program yang ditulis dengannya berjalan dengan lambat. Java menjadi bahasa masa depan dan beberapa perusahaan mengumumkan aplikasi harus ditulis dalam Java. Navigator. team proyek Java mengubah fokus mereka ke web. Dia memiliki masalah yang serius dalam optimasi. tetapi kendali program dapat berubah berdasarkan IF. Bjarne Stroustroup menyukai metode ini dan mengembangkan lanjutan dari C yang dikenal sebagai "C With Classes. Jantung dari VB adalah form. C++ dirancang untuk mengorganisasikan kemampuan dasar dari C dengan OOP. BASIC adalah bahasa yang sangat terbatas dan dirancang untuk orang yang bukan computer science. dengannya dapat dimungkinkan untuk dibuat aplikasi yang lengkap. Pada awal 1990's. Bahasa ini dikenal sebagai Java. atau suatu window kosos dimana anda dapat drag dan drop komponen seperti menu. Tetapi Java telah dinyatakan sebagai bahasa untuk instruksi masa depan dan benar-benar menerapkan object-oriented dan teknik tingkat tinggi seperti kode yang portable dan garbage collection." Widget memiliki properti (seperti warna) dan events (seperti klik dan double klik) dan menjadi pusat dari pengembangan antarmuka dengan pemakai diberbagai bahasa program dewasa ini. yang mana berubah menjadi sesuatu yang menjanjikan setelah interactive TV gagal. VB merupakan program yang banyak digunakan untuk membuat interface sederhana ke produk Microsoft lainnya seperti Excel dan Access tanpa membaca banyak kode. Item-item ini dikenal sebagai "widgets. Pada tahun berikutnya." Kemampuan lanjutan ini dikembangkan menjadi bahasa C++ yang diluncurkan pada tahun 1983. dikembangkan. seperti game. Pada tahun 1994. Perintah-perintah dijalankan secara berurutan. Object merupakan suatu potongan dari data yang dapat dipaket dan dimanipulasi oleh programmer. dan GOSUB yang mana menjalankan suatu blok kode dan kembali ketitik semula didalam alur program. atau OOP..Algoritma & Pemrograman Hendra. Sun Microsystems memutuskan bahwa interaktif TV membutuhkan suatu hal yang khusus. Microsoft telah mengembangkan BASIC ke dalam produk Visual Basic (VB). C++ menyediakan cara yang baik untuk memanipulasi ratusan instance dari manusia didalan elevator. atau pasukan yang diisi dengan tipe prajurit yang berbeda. Java mempunyai tujuan yang besar dan merupakan bahasa yang baik menurut buku text. Netscape menyetujui pemakaian Java pada internet browser mereka. pada kenyataanya "bahasa tersebut tidak". Ha tersebut dikenal sebagai Object Oriented Programming. Sampai titik ini. Visual Basic sering diajari sebagai bahasa pemrograman dasar yang mengacu pada bahasa BASIC yang dikembangkan pada tahun 1964 oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz.THEN. Indoprog 19 . interaktif TV adalah teknologi masa depan. gambarm dan slider bars.

Perl dikembangkan oleh Larry Wall pada 1987 karena fasilitas pada sed dan awk pada Unix (digunakan untuk manipulasi text) tidak mencukupi kebutuhannya. Latihan 1 1. Bahasa pemrograman telah berkembangan dari masa kemasa dan tetap dikembangkan dimasa depan. 7. Tergantung kepada siapa anda bertanya." karena sering digunakan sebagai engine untuk interface web atau pada script untuk memodifikasi file konfigurasi. Dan mungkin bahasa yang akan datang lebih natural dengan penemuan pada quantum dan komputer-komputer biologis. sedangkan bahasa dewasa ini terbagi atas bagaimana mereka diprogram. S. 5. Perl telah sering digambarkan sebagai "duct tape of the Internet. What is a computer program ? Explain what is the different between High Level Language & Low Level Language ! How about Machine Language & Assembly Language ! Explain how are interpreters and Compiler works ! Is a computer program like an algorithm ? What can we use to presenting an algorithm ? Draw the symbols use in flowchart. and mention each symbols function ! Indoprog 20 . Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Reporting Language atau Pathologically Eclectic Rubbish Lister. 2. sehingga mereka dapat digunakan untuk semua tujuan. Bahasa umum yang pertama menekankan pada kesederhanaan dan untuk satu tujuan saja. 4.T. Dia memiliki fungsi text matching yang sangat baik sehingga membuatnya menjadi hal yang ideal untuk pekerjaan tersebut. Mereka dimulai dari suatu daftar langkap pengkabelan agar komputer menjalankan tugas tertentu. 6. Langkah-langkah ini berkembang menjadi software dan memiliki kemampuan yang lebih baik.Algoritma & Pemrograman Hendra. 3.

arguably the first computer. and shifted his focus towards religious studies. Apa artinya Pascal adalah bahasa pemrogram terstruktur ? Pascal adalah suatu bahasa pemrograman terstruktur. Bahasa Pascal dirancang untuk menyelesaikan masalah dari berbagai kalangan pemakai.6). Indoprog 21 . dan ilmuwan dengan pendekatan terstruktur. Amd64/x86 64 (from 1." Pascal died in Paris on August 19. a member of the original group that created ALGOL.9.com). perusahaan Borland mengeluarkan Borland Delphi (Windows) dan Kylix (Linux) yang menggunakan dasar dialek Pascal (object Pascal) pada lingkungan pemrograman Visual. FreeBSD. mulai dari para mahasiswa. or. Pascal left the world of geometry and physics.00. PowerPC (from 1.2).freepascal. S. Hal tersebut berarti semua program yang anda buat harus terstruktur dan teratur. he published his specification for a highly-structured language which resembled ALGOL in many ways. Sparc (from 1. Turbo PASCAL telah membuat pascal sebagai salah satu bahasa pemrograman yang popular dikalangan IBM PC. Apakah Turbo Pascal mendukung pemrograman berorientasi object ? Mulai versi 5. Apa itu Turbo Pascal ? Salah satu kompiler pascal yang terkenal dan tercepat adalah Turbo PASCAL yang dibuat oleh perusahaan Borland (http://www.com/article/0. pendidik. Free Pascal merupakan compiler yang dikembangkan oleh komunitas open source. dalam hal ini harus menghindari pemakaian goto dan jump.borland.6) and Motorola 680x0 (1. 1662. dan program ini secara bebas dapat di download pada alamat http://bdn.html (Antique Software: Turbo Pascal version 5. Nama Pascal diambil dari seorang ahli matematika yang bernama Blaise Pascal2 yang menemukan mesin hitung pertama. In 1641.T. Modul 1 Apa itu Bahasa Pemrograman Pascal ? Pascal merupakan suatu bahasa komputer tingkat tinggi yang dibuat sekitar tahun 1970 oleh Niklaus Wirth1 dan digunakan untuk pendidikan komputer. 3 Free Pascal (aka FPK Pascal) is a 32 or 64 bit (from 1. NetBSD. Bahasa Pascal dikembangkan dari Bahasa Pemrograman ALGOL.9.9.6) pascal compiler.Algoritma & Pemrograman Hendra. a French mathematician who was a pioneer in computer development history. Adakah versi Turbo Pascal untuk pemrograman Visual ? Pada trend pemrograman Visual. 2 Blaise Pascal. He would improve upon the instrument eight years later. In 1650.org/ (Free Pascal). Pascal constructed the first arithmetical machine.borland.5) Adakah compiler Pascal lainnya selain Turbo Pascal ? Compiler Pascal lainnya yang cukup terkenal adalah Free Pascal3 yang dapat didownload pada http://www. In 1971. The following operating systems are supported Linux.x only). at the age of eighteen.5 Turbo Pascal telah dilengkapi dengan kemampuan pemrograman berorientasi object.1410. He named it Pascal.0. Niklaus Wirth of the Swiss Federal Institute of Technology (ETH-Zurich). to "contemplate the greatness and the misery of man.9.20803. It is available for different processors Intel x86. 1 Dr. as Pascal wrote.

Netware (libc and classic). {Your program is here} end. Sedangkan bahasa Java dan C# adalah bahasa pemrograman terkini yang menekanan kepada pendekatan berorientasi object.. terutama Delphi dan Kylix yang menggunakan Object Pascal.T. Writeln('Di STMIK IBBI'). 4 According to the Pascal Standard (ISO 7185). Kemudian Borland merupakan salah satu perusahaan yang terus mengembangan produknya. anda dapat menggunakan perintah Clrscr yang terdapat pada unit CRT. and b) to define a language whose implementations could be both reliable and efficient on then-available computers.. end. padahal trend pemrograman dewasa ini adalah C/C++. Win32.. MacOS classic. Bagaimana kalau saya mau membersihkan layar terlebih dahulu sebelum mencetak tulisan ? Untuk membersihkan layar... dan Java ? Sebagaimana tujuan awal dari pembuatan bahasa Pascal adalah untuk pengajaran pemrograman komputer di perguruan tinggi4. Mengapa kita belajar bahasa pemrogram Pascal. C#. var . Bagaimana Struktur program pascal yang paling sederhana ? Struktur program pascal yang paling sederhana adalah : uses . sebagai bahasa pemrograman yang terstruktur Pascal akan menjadi dasar praktek pemrograman yang baik bagi mahasiswa.. padahal pendekatan tersebut adalah tidak mudah untuk orang yang baru belajar pemrograman komputer. Dapatkah anda memberi contoh sebuah program pascal yang sederhana ? begin Writeln('Saya sedang belajar Pascal !'). MacOSX/Darwin. SunOS (Solaris). BeOS. DOS.Algoritma & Pemrograman Hendra. Pascal relatif lebih mudah dipelajari.. these goals were to a) make available a language suitable for teaching programming as a systematic discipline based on fundamental concepts clearly and naturally reflected by the language. begin . Jika dibandingkan dengan C/C++. S. karena bahasa C/C++ merupakan bahasa yang cenderung simbolic dan adanya type casting serta pointer arithmetic (sering membuat program menjadi crash dan buffer overun bagi programmer yang kurang berpengalaman. Indoprog 22 . QNX and Classic Amiga... OS/2.

end... Writeln('Di STMIK IBBI').. Indoprog 23 . ....TPL. . procedure .. . end.. Daftar itu terdiri dari sederetan indentifier yang diakhiri dengan tanda kurung dan dipisahkan dengan tanda koma. begin Clrscr. Jika ditulis akan memberikan nama program dan suatu daftar parameter optional dimana program itu berkomunikasi.. Contoh : Program Perhitungan(Input. S. CRT yang ditempatkan dalam file TURBO. label . Library ini diistilahkan sebagai unit dalam Turbo PASCAL yang terdiri dari SYSTEM. DOS. . begin statement. ..T. . const . . Uses Clause Bagian uses clause digunakan untuk menentukan library yang dibutuhkan saat proses program. Writeln('Saya sedang belajar Pascal !'). { { { { { { { { Program heading } Uses clause } Labels } Constants } Types } Variables } Procedures } Functions } { Statements } Program heading Judul program dalam Turbo Pascal bersifat optional dan tidak ada pengaruhnya dalam program.... type .Output). Contoh : Uses CRT. OVERLAY. var . LIBRARY merupakan file penyimpan subroutine yang secara berulang digunakan saat proses program. . Contoh : Uses Crt... uses .Algoritma & Pemrograman Hendra. unit inilah mengatur semua perintah dasar input dan output pada Pascal. . GRAPH.... Bagaimana Struktur program pascal yang kompleks ? Adapun struktur dasar suatu program pascal adalah sebagai berikut : program . (*menggunakan Unit Crt *) Perhatian : Unit system merupakan unit yang secara otomatis akan disertakan dalam setiap program. Sedangkan unitunit lain hanya akan disertakan bila kita pilih pada bagian uses. function .

T.Integer Type variable yang beguna untuk pengolahan data yang bulat. Untuk membuat keterangan gunakan tanda kurawal { ini adalah keterangan }. serta function non-standard yang dipakai didalamnya harus nyatakan (deklarasi) terlebih dahulu pada bagian deklarasi. type ini masih terbagi atas berberapa menurut jangkauan data dan ukurannya : Type Shortint Integer Longint Byte Jangkuan -128. Ordinal types Type data yang mempunyai urutan pasti. const. label.tidak ada special character kecuali tanda garis bawah ("_") ..tidak boleh serupa dengan reserved word (kata tercadang) .tidak boleh serupa dengan indentifier lainnya. procedure non-standard.32767 -2147483648. Statement Bagian ini merupakan inti dari program. bahwa setiap variabel. type non-standard. Syarat terpenting dalam pembentukan suatu program adalah. procedure dan function.255 Ukuran 8 bit 16 bit 32 bit 8 bit Indoprog 24 .2147483647 0.. Bagaimana membuat keterangan ? Untuk membuat program anda menjadi mudah dibaca dan dimengerti.. var. Penulisan nama dalam deklarasi tersebut harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : . Cara penulisan ini adalah : Var <nama var> : <type variable>.. Variabel Declaration Setiap variabel yang digunakan dalam program harus didefinisikan terlebih dahulu sebelum digunakan. type. diawali dengan alphabet . Type data apa saja yang disediakan Turbo Pascal ? Adapun type variable yang disediakan pada TURBO PASCAL : 1.panjang nama maximum 63 character. Seluruh perintah dan urutannya serta proses Input/Output dalam program perlu disusun secara teratur oleh penyusun program. Setiap deklarasi tersebut harus bersifat unik (tidak boleh serupa satu sama yang lain). Declaration Bagian ini meliputi deklarasi untuk label.127 -32768. S.Algoritma & Pemrograman Hendra. maka perlu diberi keterangan yang akan diabaikan oleh kompiler. dan masih terbagi menjadi . Segala yang ada pada bagian uses maupun deklarasi merupakan pendukung terhadap isi program. atau (* ini adalah keterangan *).

.1..1..Char Type variabel yang berguna untuk pengolahan character ASCII.2e18.3.7e308 3. 2.Boolean Type varibale yang berguna untuk pengolahan hal yang hanya mempunyai dua ketentuan yaitu benar(TRUE) dan salah(FALSE) saja.7e38 1.2e18 Ketelitian 11-12 digit 7-8 digit 15-16 digit 19-20 digit 19-20 digit Ukuran 6 bit 4 bit 8 bit 10 bit 8 bit Untuk pengolahan type variabel diatas di sediakan berbagai jenis operator antara lain : Operator + * / DIV MOD Operator NOT AND OR XOR SHL SHR Integer Type Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian Hasil bagi Sisa Bagi Integer Type Bitwise Negation Bitwise AND Bitwise inclusive OR Bitwise exclusive OR Bitwise shift-left Bitwise shift-right Real Type Penjumlahan Pengurangan Perkalian Pembagian Boolean Type Logical Negation Logical AND Logical inclusive OR Logical exclusive OR Operator relasi yang mengembalikan hasil Boolean Operator := = <> < > <= >= Fungsi Menyatakan nilai Sama dengan Tidak sama dengan Lebih kecil Lebih besar Lebih kecil atau sama dengan Lebih besar atau sama dengan Apa pengertian Pascal adalah bahasa yang strong type ? Indoprog 25 . untuk type real ini juga terbagi atas beberapa : Type Real Single Double Extended Comp Jangkauan 2.0e-324.4e38 ³ 7-8 5..9e-39. 16 bit .'*'.. S.#7 untuk menyatakan ' harus ditulis '''' .5e-45. type character ini penulisannya ditandai dengan dua buah petik tunggal seperti : 'A'. '3'. Real types Type variable yang beguna untuk pengolahan data yang tidak bulat.1e4932 -9.T.4e-4932.65535 Hendra.9..Algoritma & Pemrograman Word 0.1.

saya sedang belajar Pascal di STMIK IBBI'. S. Bagaimana kalau saya ingin membaca masukan dari pemakai ? Perintah Readln dapat digunakan untuk membaca masukan dari pemakai dan menyimpannya ke suatu variabel. Bagaimana membatasi pencetakan tempat desimal untuk data Real type ? Untuk menentukan jumlah tempat sebelum desimal dan sesudah desimal anda dapat menggunakan :x:y setelah variabel yang akan dibatasi pencetakan nilainya. Pi:2:3). begin Write('Berapa umur anda ? '). Pada saat kompilasi.T. Sebagaimana anda ketahui bahwa Pascal adalah bahasa yang dirancang untuk pembelajaran pemrograman komputer yang terstruktur. Indoprog 26 .UmurKu. Writeln('Bilangan Pi adalah '. Readln(UmurKu). Silahkan coba koding berikut : var Pi : Real. dimana x adalah jumlah tempat sebelum desimal dan y adalah jumlah tempat setelah desimal. (*Program anda*) begin UmurKu:=19. end. Dapatkah anda memberi contoh program yang menggunakan variabel ? {Deklarasi variabel} var UmurKu : Byte. Writeln(Keterangan). var UmurKu : Byte. Begin Pi := 22/7. end.' tahun'). Writeln. Writeln('Bilangan Pi adalah '. Pi). Keterangan:='Hi. Bagaimana menampilkan tulisan ke layar ? Pascal menyediakan perintah Write dan Writeln yang dapat anda gunakan untuk menampilkan tulisan ke layar. compiler akan memeriksa pemakaian type data yang bersesuaian. Readln(Keterangan). Keterangan : String. Keterangan : String. end.' tahun'). Writeln('Saya berumur '. Writeln(Keterangan).Algoritma & Pemrograman Hendra.UmurKu. Write('Komentar anda: '). Writeln('Saya berumur '. Jadi setiap variabel yang dideklarasi harus disesuaikan dengan nilai yang akan disimpan kevariabel tersebut.

Setelah suatu program berhasil dikompilasi artinya dia telah benar secara syntax. Dokumen yang anda hasilkan pada tahap ini dikenal sebagai source code. Ketika anda menjalankan program anda. tetapi masih dapat mengandung runtime error. Proses pemrograman komputer Ketika melakukan pemrograman dengan menggunakan bahasa tingkat tinggi.Algoritma & Pemrograman Hendra. What is the difference between "Write" and "Writeln" ? 5. What does structured programming mean ? 2. Latihan 1 1.T. Pascal programs always begin with _______ and end with _______ 4. Mekanisme ini dikenal sebagai siklus editcompile-run. Untuk menghilangkan runtime error atau logical error anda perlu kembali ke langkah pertama. atau logical error. Compile Setelah anda selesai menulis program anda. Run Setelah program anda dikompilasi. anda harus meng-edit kembali kode anda sampai dapat dikompilasi dengan benar. Kompiler mengubah source code anda menjadi bahasa mesin. What is the line "uses" for ? 3. hal yang pertama yang perlu anda lakukan adalah memeriksa apakah programt tersebut berjalan seperti yang diharapkan. Jika program anda gagal di kompilasi (tejadi kesalahan "grammatical" atau sytnax errors pada kode anda). How can we write two blank lines on the screen ? Indoprog 27 . ada beberapa operasi yang harus dilakukan. jadi inilah yang dikenal sebagai siklus edit-compile-run cycle sampai program dapat berjalan dengan benar. Pada tahapan ini dapat ditemui logical error ataupun runtime error. Berikut ini adalah proses membuat sebuah program : Edit Ketika anda menulis sebuah program dalam bahasa tingkat tinggi. anda dapat menjalankannya. Mempelajari proses ini adalah berbeda dengan belajar bagaimana untuk membuat program. anda perlu meng-kompilasi-nya dengan menggunakan suatu software yang disebut sebagai compiler. S. proses ini dikenal sebagai testing. anda menulis perintahperintahnya dalam bentuk perintah bahasa pemrograman dengan menggunakan text editor. anda harus menguasai proses ini—dan hal tersebut adalah penting.

4. and Fahrenheit. end. readln(r). program menghitung_luas_lingkaran. Make a program to calculate the area of a circle. var r : integer. 15. Mention at least 5 variable type names with their range and types ! 7. Explain what is edit-compile-run cycle in proses of programming ? Latihan di Laboratorium 1. Can we enter the value "1/4" to Real variables ? 16.14*r*r. Make a program to write your name and your age on screen. luas := 3.0 ? 13. 3. writeln('luas lingkaran adalah :'. 6. begin write('masukkan panjang jari-jari :'). Why can't we enter the value 0. What key should we press to run a program in Borland Pascal 7.luas:8:4). What is the difference between "Read" and "Readln" ? 9.75 to Word variables ? 10. Limit the fractional part 3 places before decimal point and 4 places after decimal.T. Explain how can the string be limited on display.Algoritma & Pemrograman Hendra. S. readln. How can we get user's input ? 8. Make a program to input user's comment and print it. How can we limit the fractional output to 3 places before and after the decimal point? 14. 2. Indoprog 28 . How can we view and pause the screen after the program ran ? 11. How can we declare variables in Pascal ? 12. luas : real. Kelvin. Make a program to convert temperature from Celcius to Reamur.

End. dan sebaliknya Statement2 dijalankan ? Untuk keputusan seperti ini. saya mengerti bahwa pada prinsipnya Statement setelah Then akan dijalankan kalau condition setelah If menghasilkan nilai True. Bagaimana kalau condition True Statement1 dijalankan. dan tentu saja keputusan yang terprogram. pascal menyediakan struktur pengambilan keputusan berikut: If condition Then Statement1 Else Statement2. Anda menyebutkan keputusan terprogram. apa artinya ? Artinya komputer dapat mengambil keputusan untuk berdasarkan aliran logika yang telah ditentukan sebelumnya yang dikenal sebagai algoritma. Var Belanja : Real.T.Belanja:10:2). Writeln('Jumlah yang harus anda bayar '. apakah program yang dapat dibuat hanya untuk perhitungan matematika sederhana? Tentu saja tidak. maka programnya adalah sebagai berikut : Uses Crt. Begin Clrscr.Algoritma & Pemrograman Hendra. Readln. Dapatkah anda memberikan sebuah contoh pemakaian perintah If ? Baiklah. salah satu tujuan kita menggunakan komputer adalah membantu dalam pengambilan keputusan. Write('Jumlah belanja ? '). Bagaimana penulisan perintah pengambilan keputusan pada Pascal ? Salah satu perintah struktur pengambilan keputusan adalah : If condition Then statement. Modul 2 Pada pertemuan sebelumnya kita telah belajar membuat program dengan pascal. Dimana condition adalah sesuatu yang bernilai True atau False.97. jika diatas 100000 (seratus ribu) mendapatkan potongan 3%. misalnya kita akan membuat program menentukan pembayaran berdasarkan berdasarkan jumlah belanja. dan statement adalah perintah yang akan dijalankan. Atau lebih baik ditulis sebagai Indoprog 29 . Ok. If Belanja > 100000 Then Belanja := Belanja * 0. Readln(Belanja). S.

Readln(Bilangan). S. He-he-he. If conditon Then Statement1 Else Statement2.Algoritma & Pemrograman Hendra. Write('Masukan Bilangan ? '). misalnya 4 Statement yang harus dijalankan berdasarkan masing-masing condition ? Oh. misalnya : If condition1 Then Statement1 Else If condition2 Then Statement2 Else If condition3 Then Statement3 Else Statement4. dan dibawah 49 mendapat E. Misalnya kita akan membuat nilai huruf dari angka dengan kriteria 80 keatas mendapat A. maka dapat ditulis menjadi : if mark>=80 then grade:='A' else { 79 or below goes here } if mark>=70 then grade:='B' else { 69 or below goes here } if mark>=60 then Indoprog 30 . Begin Clrscr. Var Bilangan : Integer. 60 s/d 69 mendapat C.T. Readln. hal itu bisa dilakukan dengan merangkai beberapa struktur If. If (Bilangan Mod 2) = 0 Then Writeln ('Genap') Else Writeln ('Ganjil'). Langsung saya buatkan contoh : Uses Crt. 70 s/d 79 mendapat B. 50 s/d 59 mendapat D. bagaimana kalau keputusannya lebih dari 2. End. Jadi pada prinsipnya adalah terdiri dari tiga struktur If.

Wah panjang banget. Tetapi sesuatu hal yang perlu diperhatikan bahwa variabel yang akan dievaluasi dengan Case haruslah Ordinal type..69 : 50. Indoprog 31 . End. bagaimana kalau statement yang harus dijalankan pada masingmasing condition lebih dari 1 ? Ya. sering kita perlu menjalankan beberapa Statement pada masing-masing condition..79 : 60.Algoritma & Pemrograman grade:='C' else { 59 or below goes here } if mark>=50 then grade:='D' else { 49 or below goes here } grade:='E'. S. hampir lupa. Opss.100: 70. Range3 : Statement3.97. grade:='C'.T.. Saya akan menggulangi contoh diatas dengan struktur Case : Case mark of 80. untuk keperluan tersebut kita dapat memblok perintah-perintah tersebut dengan Begin … End. Lebih sederhana bukan. grade:='E'. Range2 : Statement2. grade:='A'. benar. pascal juga menyediakan suatu struktur Case. Hendra. adakah cara lain untuk melakukan hal tersebut ? Selain struktur kendali If. End. adapun syntaxnya adalah sebagai berikut : Case variabel Of Range1 : Statement1. yang akan menjalankan statement berdasarkan range tertentu. Writeln ('Anda berhak mendapat potongan 3%'). grade:='D'.. grade:='B'. … Else StatementN.59 : Else End. Contoh : If Belanja > 100000 Then Begin Belanja := Belanja * 0.

untuk condition yang terdiri dari beberapa logika dapat anda gabungkan dengan operasi AND. Unless the the year is also divisible by 400. 5. I would prefer better ones. Every year divisible by 4 is a leap year. writeln('Thank you for using this program !'). Classify the ages into these categories : * age < 2 ==> "You are a baby !" Indoprog 32 .') else begin writeln('Yes. writeln('Congratulations !').T. if j<=3 then writeln('But.. Maka penulisan programnya menjadi : If ((tahun Mod 4) = 0) And Not (tahun Mod 100 = 0)) Or ((tahun Mod 400) = 0) Then Writeln ('Tahun Kabisat !') Else Writeln ('Bukan Tahun Kabisat !'). Make a program to ask ages. How could we do nested branching ? Is it legal ? 4. bagaimana penulisan condition yang terdiri dari beberapa logika ? Pertanyaan yang tepat sekali. the following rules decides which years are leap years: 1. end. Explain briefly each syntax ! 3.Algoritma & Pemrograman Hendra. But every year divisible by 100 is NOT a leap year 3. S. Latihan 2 1. OR.') else writeln('Superb !'). Pertanyaan yang terakhir. What does Pascal provide in order to perform conditional branching ? 2.. kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam pemakaian struktur If…Then…Else. then it is still a leap year.). Misalnya kita akan mencari tahun kabisat. In the Gregorian calendar. you have it !'). which is the calendar used by most modern countries. adalah didepan Else tidak ada pemakaian titik koma (. Catatan Instruktur Berdasarkan hasil pengamatan. 2. Determine the output if i=5 and j=3 for the following excerpt : if i<4 then writeln('Need more experience .

* age to 65 ==> (Give comments yourself) 6.Algoritma & Pemrograman * * * * * * 2 12 18 24 40 55 to to to to to to age age age age age age < < < < < < 12 18 24 40 55 65 ==> ==> ==> ==> ==> ==> "You are a kid !" "You are a teenager !" "You are a young adult !" "You are an adult !" "You are middle aged !" (Give comments yourself) Hendra. Indoprog 33 . Using ABC formula. S.T. make a program to solve aX2 + bX + C problem.

Tapi tadi saya lihat yang satu pakai To dan yang satu lagi pakai DownTo. seterusnya selesai. Benar juga ya.Algoritma & Pemrograman Hendra. For variabel := nilai awal To nilai akhir Do Statement. Bukankah lebih baik kita memerintahkan komputer untuk secara berulang menjalankan perintah Writeln(' STMIK IBBI '). Aduh. dan program tersebut berjalan hanya sekali. bisa saja anda menggunakan perintah Writeln(' STMIK IBBI '). dapatkah anda memberikan contoh pemakaian looping? Tentu saja anda telah menjalankan program pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Modul 3 Hallo. sebanyak 10 kali. Dimana variabel harus ordinal type Contoh : Var I : Integer. Ok. ketemu lagi. sekarang saya sudah punya gambaran. S. dalam hal ini looping akan berperan. tetapi bagaimana struktur perintah perulangan pada pascal ? Salah satu struktur perintah perulangan pada pascal adalah yang menggunakan counter. pada pertemuan ini kita akan membahas tentang Looping. apa sih bedanya ? Kita menggunakan To kalau nilai awal < nilai akhir. Begin For I := 1 To 10 Do Writeln(' End. sebanyak 10 kali. STMIK IBBI '). tetapi akibatnya program kita menjadi panjang dan tidak efisien.T. Apa itu Looping Secara sederhana looping diartikan sebagai proses berulang terhadap statement maupun serangkaian statement lebih dari satu kali. dan sebaliknya pakai DownTo Contoh : Indoprog 34 . Pernahkan anda bayangkan kalau anda ingin membuat program yang dapat menanyakan kepada pemakai apakah dia ingin ulang program tersebut sekali lagi ? Kalau ya maka program akan diulang kembali. Apakah hal tersebut tidak dapat dilakukan tanpa looping ? Tentu saja bisa. coba bayangkan misalnya anda ingin mencetak tulisan STMIK IBBI sebanyak 10 baris di layar. Atau For variabel := nilai awal DownTo nilai akhir Do Statement. kurang jelas.

S. Longint. IBBI'). Dan bahkan misalnya Bo adalah boolean. dapat juga For Bo :=false to true do writeln(Bo). ada lagi. saya belum pernah melihat persamaan seperti ini secara matematika ! Ya. tetapi pada dunia pemrograman artinya menaikan nilai variabel I sebesar 1. maka dapat dilakukan For Ch := 'a' to 'z' Do Write(Ch. Integer. Contoh : I := 1. masih ada satu struktur perulangan dengan condition. sebagai penganti I:= I + 1. Boolean. Hendra. yaitu : Repeat Statement. Contoh : I := 1. Apakah maksudnya I := I + 1. Apa maksudnya variabel counter harus ordinal type ? Maksudnya variabel counter harus berupa salah satu type seperti Byte.T. Shortint. yaitu yang melakukan perulangan yang menggunakan condition. Char. STMIK IBBI'). Repeat Indoprog 35 . Misalnya Ch adalah Char. Adakah struktur perulangan lainnya pada bahasa pascal ? Ya.Algoritma & Pemrograman Var I : Integer. Tunggu dulu. Begin For I := 10 DownTo 1 Do Writeln(' End. While I <= 10 Do Begin Writeln(' STMIK I := I + 1. Ok. … Until condition.' '). memang hal ini tidak mungkin ada secara matematika. While condition Do Statement. End. sekarang saya sudah jelas dengan struktur looping pada bahasa pascal. Supaya tidak membingungkan pascal menyediakan suatu function Inc(variabel).

IBBI'). Kalau begitu ya sama saja dengan yang While.Algoritma & Pemrograman Writeln(' STMIK Inc(I). tidak akan mencetak apa-apa. Bagaimana kalau kita ingin keluar dari pertengahan looping walaupun conditionnya masih terpenuhi ? Mudah saja. Until I <= 10. gunakan perintah Break. While I <= 10 Do Begin Writeln(' STMIK I := I + 1. karena begitu ketemu perintah Break. Dan I := 11. IBBI'). sedangkan pada contoh 2 akan mencetak tulisan STMIK IBBI minimal 1 kali. While I <= 10 Do Begin Writeln(' STMIK I := I + 1. While I <= 10 Do Begin Writeln(' STMIK Inc(I). Indoprog 36 . bukankah begitu ? Tentu saja ada perbedaannya. dan struktur Repeat melakukan pemeriksaan di akhir. Repeat Writeln(' STMIK Inc(I). coba perhatikan contoh berikut I := 11. Bagaimana dengan yang berikut ini : I := 1. IBBI'). IBBI'). maka proses keluar dari looping. Hendra. Break. Akan mencetak STMIK IBBI sekali saja. Contoh : I := 1. Pada prinsipnya struktur While melakukan pemeriksaan awal. IBBI'). Until I <= 10. dan anda juga dapat menggunakan perintah Continue untuk kembali ke While ataupun Repeat. S.T. End. Pada contoh 1. End.

Indentasi pada penulisan program Pascal yang menggunakan perintah-perintah terstruktur adalah sangat penting. Explain the differences between them ! 3. Writeln(' STMIK IBBI '). Contoh : For I := 1 To 10 Do. S.T. terutama dalam program yang besar. Explain the characteristics of all three loop syntaxes in Pascal ! 2. serta memudahkan pembacaan program. kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam pemakaian struktur For…Do. hal ini terjadi karena looping menjalankan apa-apa. Latihan 3 1.Algoritma & Pemrograman Continue. dan While…Do adalah adanya pemakaian titik koma dibelakang Do. sehingga menyebabkan looping tidak menjalankan statement sebagaimana yang diharapkan. Suppose the output is : 1 Indoprog 37 . Hendra. pemakaian indentasi akan membantu pemeriksaan kelengkapan block begin…end. Catatan Instruktur Berdasarkan hasil pengamatan. Akan menyebabkan tulisan STMIK IBBI hanya dicetak satu kali. End.

Indoprog 38 . var n. Input Output Input Output : : : : 5 1 2 3 4 5 4 3 2 1 1 1 2. Input : 5 Output : 1 1 1 1 1 4. Explain how to nest one syntax to another ! Latihan di laboratorium 1.i.j : byte. Input : 5 Output : 2 3 4 5 1 3 4 5 1 2 4 5 1 2 3 5 1 2 3 4 2 2 3 2 3 4 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 2 3 3 4 4 4 5 5 5 5 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 1 2 3 2 1 1 2 3 3 2 1 1 2 3 4 3 2 1 1 2 3 4 4 3 2 1 1 2 3 4 5 4 3 2 1 1 2 3 4 4 3 2 1 1 2 3 4 3 2 1 1 2 3 3 2 1 1 2 3 2 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 1 program jawaban_soal_no_2. for i := 1 to n do begin for j := 1 to n do write (j). Input : 5 Output : 1 2 3 4 5 7. S. end. Input : 5 Output : 1 1 1 1 1 6.T. Input : 5 Output : 1 2 3 4 5 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 3. readln. readln(n). Input : 5 Output : 1 2 3 4 5 5. begin write('jumlah data :'). writeln.Algoritma & Pemrograman Hendra. 2 3 4 5 6 Write an excerpt using all three syntaxes ! 4.

The fourth is the sum of the second and the third. begin write('jumlah data :'). r := n. r := r .T. If input is n. end. readln(n). var n.j : byte. Make fibonacci series. writeln.t. program jawaban_soal_no_6. var n. for t := 1 to n do begin if (l <= r) and (l <= t) and (l <= b) then write(l) else if (r <= l) and (r <= t) and (r <= b) then write(r) else if (t <= l) and (t <= r) and (t <= b) then write(t) else write(b).b : byte. readln(n).1. program cetak_suku_fibonacci. Hendra. end. writeln.i. so on. readln. readln. b := b . program jawaban_soal_no_5. begin write('jumlah data :').1. end. The fifth is the sum of the third and the fourth. write all the series up to n numbers : Input : 10 Output : 1 1 2 3 5 8 13 21 34 55 The first and the second numbers of fibonacci series are 1. end.l. S. for i := 1 to n do begin for j := 1 to i do write (i). The third is the sum of the first and the second.r. var Indoprog 39 .Algoritma & Pemrograman end. 9. end. for l := 1 to n do begin b := n.

Hendra.T. Make a factor tree. n_2. 10. Input : 100 Output : / 2 2 5 100 \ 50 /\ 25 /\ 5 Input : 1001 Output : 1001 /\ 7 143 /\ 11 13 Input : 5 Output : 5 is a prime ! Indoprog 40 . n_1 := 1. n_1 := n_2. n_2 := 1. n_2 := n_i. write(n_i:4). end. begin write('jumlah suku :').i. readln(n). n_i : byte. S. readln. for i := 1 to n do if i = 1 then write(n_1:4) else if i = 2 then write(n_2:4) else begin n_i := n_1 + n_2.Algoritma & Pemrograman n. end. n_1.

Dan bagaimana kalau ada elemennya ada 100. tetapi sesuatu yang perlu kita perhatikan adalah kemudahan pengolahan data Variabel tersebut. array adalah variabel yang dapat menampung sejumlah data yang ditandai dengan suatu index pada masing-masing elemennya. Dan kalau pakai array : Total := 0. misalnya kita akan menjumlahkan total nilai dari variabel tersebut tanpa array maka dapat ditulis : Total := Nilai1+Nilai2+Nilai3+Nilai4+Nilai5+Nilai6+Nilai7+Nilai8+Nilai9+Nilai10. Bisa anda bayangkan.T. yaitu Nilai[1]. memang hal tersebut dapat dilakukan. Nilai3. Contoh : Var Nilai : Array [1. Contoh : Nilai[1] := 60. Nilai[2]. Nilai[2] := 75. Modul 4 Hallo. dapatkah kira-kira anda memberikan contoh keunggulan dari pemakaian Array ? Ya. Nilai[3]. pada pertemuan ini kita akan belajar tentang array. dst. … Writeln(Nilai[10]).. For I:= 1 To 10 Do Total := Total + Nilai[I]. ketemu lagi. Kalau begitu kita juga dapat melakukan hal yang sama dengan memesan 10 variabel. S. Writeln(Nilai[2]).10] of Integer. Dalam hal ini variabel Nilai adalah suatu array yang memiliki 10 element. … Nilai[10] := 90. Apa sih Array itu ? Baiklah. …. Pada masing-masing elemennya dapat menampung satu nilai Integer. Writeln(Nilai[1]). Adakah bentuk array yang lain.Algoritma & Pemrograman Hendra. misalnya Nilai1. selain yang anda sebutkan ? Indoprog 41 . Nilai2. Nilai[10].

3]. contoh: Idx['A'] = 100. Array[byte] of Integer. Adakah hal-hal yang khusus dalam mendeklarasikan array pada Pascal ? Ada. Matrix[2.1]. Array['a'. { The same as array[0.3].10] of Integer.. 6.1. Matrix[2. S.1]. What is it for ? 3.2]. {elemennya x[3]. Latihan 4 1.'Z'] of Integer. Matrix [1. x[10]} Array['A'. x[4].. Matrix[3. Dan kalau pakai looping : For c:='A' to 'Z' do idx[c]:= 0. contoh : Var Matrix : Array [1. 4 Dimensi. array yang telah kita sebutkan tersebut adalah array 1 dimensi. dst ? Oh...3. Indoprog 42 . Matrix[3.3] Of Integer. ….T. Is it valid ? Explain. Dapatkah kita buat 3 Dimensi. Jadi jumlah elemennya adalah 3 x 3 = 9 elemen. Ada.2]. dan Matrix[3. What is an array ? 2. Cuma indexnya ditulis sebgai character. Suppose we have n : array[char] of byte.. yang terdiri dari elemen Matrix[1. bagaimana kira-kira cara pemakaiannya ? Cara pemakaiannya seperti array bisanya. } Saya bingung dengan yang Array ['A'. hal ini tergantung bagaimana kita mendeklarasikan variabel array tersebut. Matrix[2.'Z'] of Integer.1]. How is the declaration ? 4. Matrix[1.'z'] of Byte. anda bisa mendeklarasikan array seperti : x idx a n : : : : Array[3. x[5].2]. bisa. Adalah contoh array 2 dimensi.. kita dapat juga membuat multi dimensi sesuai dengan kebutuhan.255] of integer.3]..Algoritma & Pemrograman Hendra. How can we declare two or more dimension in array and explain the usage. Explain how to use it ! 5.

end. maximum and minimum value of the elements.j : byte.i. writeln. baris_lalu : array [0. 2. Latihan di Laboratorium 1.99] of integer. min : integer. baris_lalu[0] := 0. baris_lalu[1] := 1. Program mencari_nilai_minimum_dari_100_nilai_random. n. write(baris_kini[j]:3). begin randomize. end. i : byte.. readln(n). begin write('jumlah baris :'). for i := 2 to jd do if arr[i] < min then min = arr[i]. Make a Pascal triangle.T. writeln('Nilai minimum :'. var baris_kini. const jd = 100. Find its average. Suppose you have an array 100 elements of random numbers. for i := 1 to jd do arr[i] := random(1000). Indoprog 43 . end.100] of integer.. baris_lalu := baris_kini. var arr : array [1. example : Input : 7 Output : 1 1 1 1 2 1 1 3 3 1 1 4 6 4 1 1 5 10 10 5 1 1 6 15 20 15 6 1 program segitiga_pascal. S. for i := 1 to n do begin for j := 1 to i do begin baris_kini[j] := baris_lalu[j-1]+baris_lalu[j]. readln.Algoritma & Pemrograman Hendra. readln. min := arr[1]. baris_lalu[2] := 0. min).

j]. readln(jb).'-'. end.arr3[i.j] + arr2[i. writeln('Data Matrix 2').. {penjumlahan matrix} for i := 1 to jb do for j := 1 to jk do arr3[i.You may limit the maximum dimension of the matrix. writeln('Hasil penjumlahan'). readln(arr1[i. 4. subtraction.j]). program Penjumlahan_dua_matrix. readln(arr2[i.Algoritma & Pemrograman end. pada pertemuan ini kita akan membahas tentang Algortima pengurutan data (Sort). write('Jumlah kolom :').':'.j] := arr1[i.j : byte.jk. Salah satu masalah pengolahan data dengan menggunakan komputer adalah bagaimana menyajikan data dalam keadaan berurut.arr2. var jb. end. Hendra. multiplication.':'). for i := 1 to jb do for j := 1 to jk do begin write('Data ke '.j.j.j.'-'.':').i. readln. end..i. end.'-'. for i := 1 to jb do for j := 1 to jk do begin writeln('Data ke '.10.1. begin write('Jumlah baris :'). for i := 1 to jb do for j := 1 to jk do begin write('Data ke '. arr1. writeln('Data Matrix 1').10] of integer.O(n²) Indoprog 44 .T. readln(jk). Make matrix operations : addition.i. Modul 5 Pada pertemuan-pertemuan sebelumnya kita telah belajar dasar-dasar pembuat program dengan Pascal. Dewasa ini para ahli matematika dan komputer telah mengembangkan berbagai algoritma pengurutan data seperti : • • Bubble Sort .arr3 : array[1.O(n²) Selection Sort . S. dan tentu saja untuk pengurutan data tersebut dibutuhkan algoritma.j]).j]).i.

• • • Insertion Sort . S. from cryptography to the Monte Carlo method for simulating physical systems. yang akan menghasilkan bilangan 0 s/d bilangan-1.25) Quick Sort . yang mana bilangan random dapat dihasilkan dengan sangat cepat dan berkualitas. Vj+1 = A · Vj + B (mod M) Bilangan Random pada Pascal Pada Pascal telah tersedia procedure dan function untuk mengenerate bilangan random yaitu fungsi Random. dimana elemen-elemennya diperkirakan tidak berkaitan satu sama yang lain. berarti variabel num mungkin berisi salah satu bilangan 0 s/d 49. of course. Berdasarkan observasi John von Neumann 1951 bahwa "Anyone who considers arithmetical methods of producing random digits is. Random digunakan untuk mendapatkan bilangan random(bilangan). kita akan membahas tentang pseudo random generator (PRNG). tetapi diperkirakan mendekati bilangan random. in a state of sin".O(n log n) Tetapi sebelum kita mulai dengan pengurutan data. Random dan randomize Kedua berfungsi menghasilkan bilangan random. bilangan random sering digunakan untuk mensimulasikan dunia nyata yang penuh dengan ketidakpastian. Cobalah contoh berikut : var Pseudorandom numbers are a critical part of modern computing. dan procedure Randomize.T.O(n1. 5 Indoprog 45 . Apa itu PRNG ? Pseudorandom number5 generator (PRNG) adalah algoritma yang ketika dijalankan akan menghasilkan suatu urutan dari bilangan.O(n²) Shell Sort . Randomize digunakan untuk menginisialisasi suatu bibit random secara acak yang cukup dipanggil sekali saja.Algoritma & Pemrograman Hendra. Misalnya num:=random(50). Sesuatu hal yang perlu anda ketahui bahwa PRNG bukankan bilangan random. Mersenne Twister adalah salah satu PRNG yang dibuat pada tahun 1997 oleh Makoto Matsumoto dan Takuji Nishimura.

and mathematics to describe the asymptotic behavior of functions. tetapi merupakan cara yang lambat ! Ide dasarnya adalah membandingkan dua objek yang bersebelahan (neighboring). computer science. Suatu array a. algoritma sort adalah algoritma yang membuat elemen dalam suatu daftar menjadi berurutan.Algoritma & Pemrograman Hendra. i : byte. breikut ini adalah kode dalam Pascal untuk bubble sort: for i:= jd-1 downto 1 do Big O notation (with a capital letter O. dengan n elemen. end. Coba hilangkan "randomize". menganti posisi keduanya juga berada pada urutan yang tidak sesuai. begin randomize. Algoritma sort stabil jika dua record R dan S dengan kunci yang sama dan R berada pada posisi sebelum S . (Algoritma sort yang tidak stabil dapat dibuat stabil dengan menambah angka tambahan pada key untuk mempertahankan posisi) Bubble Sort Mungkin merupakan cara yang paling sederhana untuk mengurut data dalam suatu array. bagaimana dengan bilangan yang dihasilkan apakah sama pada setiap percobaan ? Jadi. dan jalankan beberapa kali.' '). also called Landau's symbol. dan R harus tetap berada sebelum S setelah di sort. prilaku baik adalah O(n log n) dan prilaku buruk adalah O(n2)6 Memori yang digunakan (dan pemakain sumber daya komputer lainnya) Stabilitas: pengurutan yang stabil akan mempertahankan urutan relatif antar elemen-elemen yang memiliki kunci (key) yang sama. for i:=1 to 10 do write(random(30). is a symbolism used in complexity theory.T. selalu gunakan "randomize" untuk menjamin kerandoman bilangan yang dihasilkan pada setiap run. It indicates how fast a function grows or declines. S. Jelasnya. Algoritma SORT Pada computer science dan matematika. not a zero). 6 Indoprog 46 . Algoritma Sort yang dipergunakan dalam computer science diklasifikasikan sebagai berikut : • • • Kerumitan dalam komputasi (prilaku buruk. sedang dan terbaik) dalam arti ukuran dari elemen (n).

a[j]:=a[j+1]. elemen terbesar pasti berada pada posisi akhir dari array. Setelah loop pertama. S. Index j pada looping sebelah dalam menelusuri elemen pada array. for j := (i+1) to n do if a[j] < a[minidx] then minidx := j. a[j+1]:=t. Hal inilah yang menyebabkan loop sebelah dalam berkurang (i) pada setiap langkah. end. Indoprog 47 . Algoritma ini akan berprilaku terbaik pada daftar yang sudah berurut O(n). dan seterusnya. Sebagaimana yang kita lihat. idxvalue = a[idx]. Insertion Sort Algoritma ini bekerja dengan menyisipkan data ke posisinya pada suatu daftar yang sudah berurut. algoritma tersebut terdiri dari dua loop bersarang (nested loops).Algoritma & Pemrograman for j:= 1 to i do if a[j] > a[j+1] then begin t:=a[j]. elemen nomor dua terbesar akan berada pada posisinya. t := a[i]. karena kita tidak perlu lagi memeriksa elemen yang terbesar itu berulang. a[idx] := idxvalue. end. end. for i:= 2 to jd do begin idx = I. terutama dibawah 10 elemen. if idx = 1 then Exit.T. Insertion Sort merupakan algoritma tercepat untuk jumlah elemen yang sedikit. Hendra. while idxvalue < a[idx-1] do begin a[idx] := a[idx-1]. Algoritma sort ini membutuhkan O(n2). for i := 1 to n do begin minidx := i. idx := idx – 1. Setelah loop kedua. Selection sort Selection sort bekerja dengan mencari data yang lebih kecil dan memindahkan data tersebut ke posisinya. sedangkan loop sebelah luar menyebabkan loop sebelah dalam berulangan menelusuri array. membandingkan isi pada array (at j and j+1).

a[i+gap]:=t. Shell Sort7 Algoritma ini ditemukan oleh Donald Shell. Insertion Sort. 6 : 7. var arr : array[1.T. 5 : 8 Pada gap = 2. 5 : 7. Hendra. Pada gap =3. Shell [Sh]. Write a program to generate 10000 random number. Shell Sort ! 3. 3 : 6. maka : Bandingkan data 1 : 3. 7 : 8 Latihan 5 1.1000] of integer. named after its inventor D. 4 dengan 8.3. Algoritma berprilaku baik kalau data pada array dalam keadaan hampir berurut. a[i] := a[i+gap]. maka : Bandingkan data 1 : 4.. maka gap akan mulai dari 4 s/d 1. maka : Bandingkan data 1 : 2. Suppose we have an array contain 8 data (7.8.1.j. 2 : 5. 2 dengan 6. a[minidx] = t. What is sort algorithm ? 2. i. and then sort it using Bubble Sort.4. program analisa_jumlah_perbandingan_dan_pergantian_data_bubble_sort.2. begin 7 Shell sort (or Shellsort) is one of the oldest sorting algorithms. 2 : 4. Pada gap = 4. End.Algoritma & Pemrograman a[i] = a[minidx]. 2 : 3.jg. 4 : 5. end. 4 : 6.6). Explain how to generate random number in Pascal ! Latihan di Laboratorium 1. jb. Indoprog 48 . 5 : 6. 4 : 7.5. S. 3 : 4.L.temp: integer. Misalnya kita ada 8 data.gap) do if a[i]> a[i+gap] then begin t:= a[i]. Konsepnya adalah membandingkan data dengan jarak tertentu dalam array for gap:=(jd div 2) downto 1 do for i:=1 to (jd . Insertion Sort. 6 : 8 Pada gap = 1. 3 dengan 7. please write down step by step data changing when sorting using Bubble Sort. Shell Sort. 3 : 5. maka : Bandingkan data 1 dengan 5. and Selection Sort examine how many data comparing and data exchange.

temp := arr[j]. readln. arr[j]:=arr[j+1]. arr[j+1]:=temp.jg). writeln('Jumlah pergantian :'. end. for i := (jd-1) downto 1 do for j := 1 to i do begin jb := jb + 1. Indoprog 49 . jg := 0. Hendra.Algoritma & Pemrograman randomize. end. if arr[j] > arr[j+1] then begin jg := jg + 1.jb). S. for i := 1 to jd do arr[i] := random(1000). jb := 0. writeln('Jumlah perbandingan :'. end.T.

T. algoritma search dikenal juga sebagai sequential search. while (i <= jd) and continue do begin if a[i] = findvalue then continue := false. Apa itu Search Algorithms ? Search algorithms adalah algoritma untuk mencari suatu elemen dalam suatu himpunan elemen berdasarkan key tertentu. end. kasus yang terburuk adalah kalau nilai yang dicari tidak ada dalam daftar. anda harus mengerti dan mengetahui kelemahan dan kelebihan dari masingmasing algoritma tersebut. Keunggulan dari linier search adalah dapat digunakan pada daftar yang tidak berurut. tetapi dapat digunakan pada daftar yang tidak berurut. Cara kerjanya adalah memeriksa setiap elemen dalam daftar sampai menemukan yang dicari. Selanjutnya kita akan melihat algoritma pencarian (Search Algorithms). Binary Search Binary Search mengasumsikan data adalah dalam keadaan berurut dan mengambil manfaat dari karakteristik tersebut. Modul 6 Saya yakin anda sudah mengerti beberapa algoritma sort. sehingga dibutuhkan n perbandingan. sebagai seorang sarjana komputer. dimana memiliki O(n). if i <= jd Then writeln('data found at : '. continue := true. dan rata-rata n/2 perbandingan diperlukan. tetapi membutuhkan kondisi data dalam keadaan berurut. S. Tentu saja secara nyata lebih baik dari linier search untuk jumlah data yang besar. Linier Search Pada bidang computer science. Algoritma search yang paling sederhana adalah linier search. i := i + 1. Binary search adalah algoritma logaritmik dan Indoprog 50 . Algoritma yang lebih baik adalah binary search yang berjalan pada O(log(n)).i) else writeln('data not found'). Linier search berjalan secara O(n).Algoritma & Pemrograman Hendra. i := 1. kalau data terdistribusi secara acak. Kasus terbaik adalah kalau nilai yang dicari berada diposisi pertama.

tentu saja pencarian didasarkan kepada perkiraan letak data dari posisi data sekarang. if first > last then writeln('data not found') else writeln('data found at :'. continue := true. last := mid . Indoprog 51 .Algoritma & Pemrograman Hendra.mid). Interpolation search Menyerupai bagaimana orang mencari sesuatu pada buku telepon. dan interpolation search bekerja dengan asumsi data terdistribusi merata. if findvalue > a[j] then low := j+1 else if findvalue < a[j] then high := j-1 else low := j. interpolation search membutuhkan data dalam keadaan berurut. dan lebih cepat dari linier search. while (a[high] >= findvalue) and (findvalue > a[low]) do begin j:= trunc((findvalue-a[low])/(a[high]-a[low])*(high-low))+low. tidak selamanya interpolation search lebih cepat dari binary search. Interpolation search membuat perbandingan yang lebih sedikit dari O(log(log(N)). Khususnya diperlukan 1 + log2 N iterasi untuk mendapatkan jawaban. Seperti binary search. end.1 end else continue := false. Berbeda dengan binary search yang selalu membagi sisa data separuh.T. end else if (findvalue < arr[mid]) then begin jb := jb + 1. if (findvalue > arr[mid]) then begin jb := jb + 1. low := 1. while (first <= last) and continue do begin mid := (first + last) Div 2. high := jd. Dari pada membandingkan data satu persatu seperti pada linier search. first := mid + 1. berjalan secara O(log n). S.

3. S. 6. arr[j+gap] := t. 2.gap. else writeln('data not found') Hendra. binary search and interpolation search. for j := 1 to jd do arr[j] := random(jd).11.9.Algoritma & Pemrograman end. program analisa_binary_search. arr[j] := arr[j+gap]. if a[low] = findvalue then writeln('data found at :'.t.jb : integer. {tanya data yang dicari} Indoprog 52 . begin {generate 10000 bilangan random} randomize. Write a program to generate 10000 random number. 7. 5.last.12. var arr : array [1. findvalue. please write down step by step data comparing data which find value is 12 using Binary Search and Interpolation Search ! Latihan di Laboratorium 1. 3. What is search algorithm ? Explain how linear search work ! Explain how binary search work ! Explain how interpolation search work ! Can we use binary search in not ordered list ? How about linier search ? Why ? Explain when interpolation search is better than binary search ! Suppose we have an array contain 10 data (1. first. mid.8.T. examine how many data comparing to find a value using linier search. and then sort it Shell Sort. end. Latihan 6 1. {urut data dengan algoritma shell sort} for gap := (jd div 2) downto 1 do for j := 1 to (jd-gap) do if arr[j] > arr[j+gap] then begin t := arr[j]. 4. const jd = 10000.13).10. j. continue : boolean..low).6.7.10000] of integer.

Hendra.jb). last :=jd. Modul 7 Pada contoh maupun tugas modul-modul sebelumnya kita telah banyak menggunakan string (pada saat writeln). Writeln(Nama[1]). maksudnya anda dapat mengambil masingmasing character dari suatu string dengan memperlakukannya sebagai elemen dari array. last := mid . end else if (findvalue < arr[mid]) then begin jb := jb + 1. while (first <= last) and continue do begin mid := (first + last) Div 2. end. Begin Nama := 'Computer'. if first > last then writeln('data not found') else writeln('data found at :'. readln(findvalue). continue := true. Writeln(Nama[8]).1 end else continue := false. Contoh : Var Nama : String. S. Nama[1] := 'K'. jb := 0. writeln('jumlah perbandingan data :'.Algoritma & Pemrograman write('Nilai yang dicari 0-10000 :').T. if (findvalue > arr[mid]) then begin jb := jb + 1. Writeln(Nama).mid). first := mid + 1. Indoprog 53 . readln. {pencarian data dengan binary search} first:=1. apakah sebenarnya string pada Pascal ? Sebenarnya string adalah suatu array dari char. end.

Algoritma & Pemrograman End. Syntax : copy(s.from. Bolehkan kita memesan variabel array string ? Boleh. Misalnya s:='Apa kabar ?'. Oh. Pos. maka otomatis pascal menyediakan 255 character untuk string kita. sebenarnya kalau kita dapat juga mendeklarasikan string dengan : Var Nama : String. Hendra.5)..T. apa fungsinya. Maka Nama[1] adalah huruf 'C'. S. n akan berisi 11. mendapatkan bagian dari suatu string. Contoh : NamaSiwa : Array[1. Indoprog 54 . anda dapat melakukannya.5. dan Nama[8] adalah huruf 'r'. saya melihat adanya pemakaian fungsi Length. akan menyebabkan string nama berubah menjadi 'Komputer'. Jadi kita dapat mendeklarasikan variabel string dengan panjang tertentu. sedangkan untuk variabel Alamat dapat menampung maksimal 40 character. Adapun fungsi bantu untuk string adalah sebagai berikut : Length. begitu saja. berapa panjang maksimal yang diperbolehkan ? Sebenarnya kalau kita tidak menentukan panjang string ketika deklarasi.howmuch) Contoh : : st:=copy(s. dan adakah yang lain ? Ya. mendapatkan panjang string Syntax : length(s) Contoh : : n:=length(s). Dalam hal ini variabel Nama dapat menampung maksimal 255 character. dalam hal ini merupakan panjang maksimal yang diperbolehkan untuk suatu type data string. itu adalah fungsi bantu yang disediakan oleh Pascal untuk melakukan pengolahan data string.10] Of String[30]. Alamat : String[40]. Copy. jadi kita sudah selesai hari ini ? Tunggu dulu. Sedangkan Nama[1] := 'K'. Pada program Hangman.

s).strvar) Contoh : : var s : string. begin write('Input an integer : '). Begin Write('Enter a number : '). Syntax : Pos(substr.numvar. anda perlu melakukan pemformatan sebelum konversi ke string. Menggambil 5 character mulai posisi ke 5 Misalnya s:='Apa kabar ?'. end. Str.s) Contoh : : n:=pos('kabar'. i : integer.T. Indoprog 55 .errorcode) strvar adalah suatu variabel string yang akan di konversi numvar adalah variabel integer atau real errorcode adalah variabel integer yang akan berisi nilai kesalahan.Algoritma & Pemrograman Hendra. e : integer. { n:=5. readln(s). jika berisi 0 sukses. st akan berisi 'kabar'. S. Pos. Val. readln(i). } Jika substring tidak ditemukan. Syntax : (numvar. mengkonversi numerik menjadi string. writeln('That was : '.r:4:3). mengambil posisi substring dari suatu string. val(s. Jika anda bekerja dengan type real.e). else writeln('That was : '.e). mengkonversi string menjadi numerik. Syntax : val(strvar. maka akan mengembalikan 0.s). r : real.r. if e<>0 then writeln('Error at position : '.'Apa kabar ?'). Contoh : : Var s : string. str(i. end.

end.s2.} Insert.s2). menyisip suatu string kedalam string lain dari posisi tertentu Syntax : insert(source.sn) Contoh : st:=concat(s1. var s : string. writeln('That was : '...i.s2.s). Concat. {adalah sama dengan st:=concat(s1. readln(r). S. { I do not love you } end. insert(s1. begin s1:='not '. writeln(s2). Indoprog 56 . maka st menjadi 'STMIKIBBI' Sebenarnya kita juga dapat menggunakan operator + untuk mengabung string. Contoh : st:=s1 + s2. writeln(s).. s2:='I do love you'. begin write('Input a real : ').6.. Jika s1 adalah 'STMIK'.index) Contoh : : var s1.T. mengabung dua string atau lebih Syntax : concat(s1.3).s2). str(r:4:3. begin s:='I am not responsible for that !'.s).target. menghapus sejumlah character dari string mulai posisi ke i Syntax : delete(s. s2 : string. r : real. Contoh : : var s : string.6). dan s2 adalah 'IBBI'. Delete.n). delete(s. { I am responsible for that } end.Algoritma & Pemrograman Hendra.

Algoritma & Pemrograman

Hendra, S.T.

Latihan 7
1. 2. 2. 3. 4. 5. 6. What is a string ? Explain what the relationsip between string and character in pascal ! What is the maximum length of a string ? How is the declaration ? Explain how to merge two string, using function and operator ! Explain how to convert string to value and vice versa ! Explain how to know the length of a string !

Latihan di laboratorium 8. Make programs for serveral task like this: a. Make all letters in a string upcase. b. Make all letters in a string lowcase. c. Count the number of word in a sentence
program ubah_kalimat_menjadi_huruf_kecil; var kalimat : string; i : byte; begin write('Ketik sebuah kalimat :'); readln(kalimat); for i := 1 to length(kalimat) do if kalimat[i] in ['A'..'Z'] then kalimat[i] := chr(ord(kalimat[i])+32); writeln(kalimat); readln; end.

9. Make a text animation. Display a sentence in the center of the screen. And scroll it Left To Right !
program putar_kiri_ke_kanan; Uses CRT;

Indoprog

57

Algoritma & Pemrograman
var kalimat : string; i : byte; begin write('Ketik sebuah kalimat :'); readln(kalimat); repeat gotoxy(13, (80-len(kalimat)) div 2); write(kalimat); kalimat:=copy(kalimat,length(kalimat),1) + copy(kalimat,1,length(kalimat)-1); until keypressed; readln; end.

Hendra, S.T.

10. Make a text animation. Display a sentence in the center of the screen. And scroll it Right To Left ! Latihan di rumah Make a simple calculator that can perform addition, substraction User input the equation then press enter. You should give the answer. Example :
Input : 5+10 Output : 15

program kalkulator_ekspresi; var ekspresi temp1,temp2 val1,val2, result numcode begin : string; : string; : real; : integer;

write('masukkan ekspresi penjumlahan :'); readln(ekspresi); temp1:=copy(ekspresi,1,pos('+',ekspresi)-1); temp2:=copy(ekspresi,pos('+',ekspresi)+1,length(ekspresi)pos('+',ekspresi)); val(temp1,val1,numcode); val(temp2,val2,numcode); result := val1 + val2; writeln('Hasil perhitungan :',result:10:2); readln;

Indoprog

58

Algoritma & Pemrograman
end.

Hendra, S.T.

Indoprog

59

writeln('Press any key when ready . writeln('ABC').Algoritma & Pemrograman Hendra.'). writeln('Pause again !'). let''s pause !').. S. begin clrscr. writeln('Press any key when ready .. end. readkey. Salah satu usaha untuk usaha kearah sana adalah memecah program kita menjadi sub-sub program dengan menggunakan procedure dan function. tersendiri layaknya suatu program pascal. yang artinya program yang kita buat harus terstruktur dan teratur. readkey. Tujuan pemakaian procedure maupun function adalah untuk memecah program kita menjadi kesatuan logika yang lebih kecil (sub-sub program) untuk menghindari perulangan pengetikan dan memudahkan pembacaan..'). masihkah anda ingat bahwa pascal adalah bahasa pemrograman yang terstruktur. writeln('Hey. readkey. writeln('ABC'). pause. writeln('Press any key when ready . pause. end. end.. begin clrscr. let''s pause !'). Indoprog 60 .'). writeln('Hey. Dengan memecah program kita menjadi kesatuan yang lebih kecil : uses crt. writeln('Pause again !'). Modul 8 Hallo.. procedure pause.T.. Contoh pemakaian procedure : uses crt..'). begin writeln('Press any key when ready . pause. Apa itu procedure dan function ? Procedure dan function merupakan sub-program yang memiliki bagian deklarasi dan begin-end. readkey..

Var Sq . Bagi := 3. Writeln(Replicate('-'.30).30). Tadi saya melihat ada keterangan variabel local. (*local variable*) Begin Writeln(Upper('Prime number from 1 to 100'). End.Algoritma & Pemrograman Hendra. End. Dan contoh berikut yang menggunakan function : Function IsPrime (Num : Longint) : Boolean. While (Dv <= Sq) And (Num Mod Dv <> 0) Do Dv := Dv + 1. Writeln(Replicate('-'. For I := 1 To 100 do If (Bil > 1 And Bil < 4) Then Write(I : 4) Else Begin Akar := Round(Sqrt(Bil)). Akar.Dv : Word. (*local variable ) Begin If Num < 2 Then IsPrime := False Else If Num < 4 Then IsPrime := Bil > 1 Else Begin Sq := Round(Sqrt(Num)). End. apa maksudnya ? Indoprog 61 . IsPrime := Dv > Sq. S. Begin Writeln(Upper('Bilangan Prima dari 1 s/d 100'). Dv := 3. Contoh pemakaian function : Var I : Byte. For I := 1 To 100 do If IsPrima(I) Then Write(I : 4).T.Bagi : Word. (* Main program*) Var I : Byte. If Bagi > Akar Then Write(I : 4). While (Bagi <= Akar) And (Bil Mod Bagi <> 0) Do Bagi := Bagi + 1. End. End.

end. begin a:=10. procedure maupun function. Contoh : procedure foo. { main begin. procedure maupun function dapat memiliki variabel masing-masing. end. var a : byte. b:=15. since a is only known inside foo } Kalau begitu berarti ada variabel global dong ? Ya. baik program utama. { main begin.. Contoh : uses crt. b:=5. procedure maupun function dimana variabel tersebut dideklarasi. benar. { This is the global variable } Indoprog 62 . var a : byte.Algoritma & Pemrograman Hendra.. a:=15. global variabel adalah variabel yang ruang lingkup pemakaiannya meliputi seluruh program. { This is legal } end. a:=15.T. begin a:=10. Contoh: var b : byte. Pada program utama.end block } { This is illegal } { This is perfectly legal } Jadi variabel global harus dideklarasi diatas semua procedure maupun function. var a : byte. end.. { global variabel } procedure foo. Bagaimana kalau ada variabel local dan variabel global yang sama namanya ? Global variabel tersebut akan di override. Pada suatu program yang terstruktur dengan baik. usahakan untuk menggunakan variabel Global seminimal mungkin. begin foo. writeln(a). dimana ruang lingkup pemakaiannya hanya berlaku pada program utama. S..end block } { This will be an error. begin foo.

Algoritma & Pemrograman

Hendra, S.T.

procedure foo; var a : byte;

{ This is local variable }

begin a:=15; writeln('foo is ',a); end; begin a:=10; writeln(a); foo; writeln(a); end.

{ Will print 15}

{ Will print 10} { Still print 10}

Dari tadi anda menyebutkan procedure dan function, apa sih bedanya ? Pada prinsipnya function mengembalikan nilai. Syntax untuk procedure :
Procedure namaprocedure (deklarasi parameter); Deklarasi variabel local begin : { commands } : : end;

Syntax untuk function :
function namafunction (deklarasi parameter) : returntype; Deklarasi variabel local begin : { commands } : namafunction := return value; end;

Coba perhatikan kembali contoh Isprima untuk lebih jelas. Sebenarnya apa fungsi deklarasi parameter pada procedure maupun function ? Pada deklarasi bagian deklarasi parameter kita menentukan parameter dan type data dari masing-masing parameter yang akan dikirim kedalam procedure maupun function.
procedure makewin(x1,y1,x2,y2 : byte); var i,j : byte; begin gotoxy(x1,y1); write(#201); {top}

Indoprog

63

Algoritma & Pemrograman
for i:=x1+1 to x2-1 do write(#205); write(#187); for i:=y1+1 to y2-1 do {middle} begin gotoxy(x1,i); write(#186); for j:=x1+1 to x2-1 do write(' '); write(#186); end; gotoxy(x1,y2); write(#200); {bottom} for i:=x1+1 to x2-1 do write(#205); write(#188); end; begin makewin(1,1,30,8); makewin(10,10,60,18); end.

Hendra, S.T.

Dan contoh untuk function :
function factorial(n : byte):longint; var i : byte; result : longint; begin result:=1; for i:=1 to n do result:=result*i; factorial:=result; end; var x : byte; begin writeln('Enter a value : '); readln(x); writeln(x,'! is ',factorial(x)); end.

Kalau kita bisa mengirim nilai kedalam procedure maupun function, apakah bisa juga sebaliknya ? Pada contoh diatas nilai parameter dikirim secara PASS BY VALUE. Kita dapat juga mengirim parameter secara PASS BY REFERENCE dengan menambah Var pada saat deklarasi masing-masing parameter, dalam hal ini yang dikirim kedalam procedure maupun function adalah alamat dari variabel tersebut. Contoh :
(*Pass by value*) procedure foo(a : byte); begin writeln(a); {15} a:=10; writeln(a); {10} (*Pass by reference*) procedure foo(var a : byte); begin writeln(a); {15} a:=10; writeln(a); {10}

Indoprog

64

Algoritma & Pemrograman
end; var x : byte; begin x:=15; writeln(x); foo(x); writeln(x); end. end; var x : byte; begin x:=15; writeln(x); foo(x); writeln(x); end.

Hendra, S.T.

{15} {15}

{15} {10}

Latihan 8
1. Explain the syntax of procedures and functions. 2. Explain the differences between them. 3. Explain the differences between pass by value and pass by reference. Give an example. 4. Can procedures nest each other ? Explain and give example ! 5. Explain the differences between global variable and local variable. 6. Explain the rule of calling procedures / functions.

Latihan di laboratorium 7. Make a guessing number game using functions and procedures. You hold a random number between 1 to 100, and user have to guess. If the guess is smaller than it suppose to be, you should say "lower". If the guess is higher, say "higher". If it is the same, then user wins. User has 8 chances to guess. If chances are used up, game over. Score is number of chances left times 10. If user wins, get another number and go on. Don't forget to restore the chances back to 8. If game over, ask him/her to play again. Here are some hint : function compare(number, guess : byte):shortint; function advice(comparison : shortint):string; function asknumber: byte; function yesno : boolean; function score(guessleft : byte):longint; procedure writeat(x,y : byte; sentence:string); procedure setupscreen; Latihan di rumah

Indoprog

65

'enam'.. begin hasil := ''. const angka : array[0. Make a program to translate a number into word using function.'sembilanbelas').satuan. S. if puluhan > 0 then hasil := hasil + angka[puluhan] + 'puluh'.'empat'. end.'satu'. readln.sisa : integer. end. Indoprog 66 .puluhan. ratusan := x div 100.(ratusan*100).19] of string = ('nol'.'sembilan'.'tujuh'. hasil : string. (*program utama*) begin writeln(BacaBilangan(200)).'sepuluh'.'tiga'.'limabelas'.'delapan'.'lima'. function BacaBilangan(x : integer):string. program baca_bilangan_sampai_ratusan.(puluhan*10). var ratusan.Algoritma & Pemrograman Hendra. 'sebelas'.'tigabelas'.'tujuhbelas'.'duabelas'. sisa := x . BacaBilangan := hasil. 'enambelas'. Input : 1537000 Output : Satu juta lima ratus ribu tiga puluh tujuh ribu rupiah. satuan := sisa .'delapanbelas'.'dua'. if satuan > 0 then hasil := hasil + angka[puluhan]. end. if ratusan > 0 then hasil := hasil + angka[ratusan] + 'ratus'.T. if (sisa > 0) and (sisa < 20) then hasil := hasil + angka[sisa] else begin puluhan := sisa div 10.'empatbelas'.

Modul 9 Pada modul-modul sebelumnya kita telah membahas algoritma sort. Dapatkan anda memberikan sebuah contoh dari pemakaian rekursif ? Boleh. sehingga rekursif dapat selesai.R. Sesuatu hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan fungsi rekursif adalah harus adanya suatu titik akhir. Hal ini memungkinkan solusi pemrograman menjadi lebih baik dan efisien. yaitu bubble sort. selection sort. and was published in Computer Journal in 1962 Indoprog 67 . dan hal tersebut banyak ditemukan pada persamaan matematika. Tetapi sebelum kita akan membahas fasilitas rekursif yang tersedia pada bahasa Pascal. Apa yang dimaksud dengan rekursif ? Rekursif merupakan salah satu fasilitas pemrograman yang sangat efektif yang mana memperbolehkan function ataupun procedure untuk memanggil dirinya sendiri. Pada pertemuan ini kita akan membahas algoritma Quick sort8 yang mana diakui sebagai yang tercepat didunia. Sebenarnya masih banyak algoritma sort yang telah diciptakan oleh para ahli. S.factorial(x)).Algoritma & Pemrograman Hendra. begin if n<2 then { This is the terminating condition } factorial:=1.A. writeln(x. var x : byte. readln(x). dan shell sort. Quick Sort 8 Quicksort was invented by C.'! is '. else factorial:=n*factorial(n-1). serta menghindari pemakaian looping yang membingungkan. { This is the recursive part } end.T. end. 5! 4! 2! 1! = = = = 4! * 5 3! * 4 1! * 2 1 Jadi kita secara programming dapat dilakukan dengan : function factorial (n:byte):factorial. begin writeln('Enter a value : '). misalnya dalam menghitung faktorial. Hoare in 1960. insertition sort.

pivot : integer.Data[right]). begin temp := data1. Algoritma ini menggunakan metode rekursif. Hoare. left:=lower. Indoprog 68 . upper : integer).. data2:= temp. begin temp := data1. end. { Parting for while Data[right] > pivot do right:=right-1. if right>lower then qsort(lower. procedure swap(var data1. Algoritma ini merupakan metode pengurutan data yang tercepat didunia (n log n). left:=left+1.upper).right). procedure qsort(lower. var temp : integer.Algoritma & Pemrograman Hendra. right:=upper. var left. var temp : integer.data2 : integer). program urut_data_qsort_dan_cari_data_interpolation_search. { Sort the RIGHT part end. data1:= data2.data2 : integer). { Sort the LEFT part if upper>left then qsort(left . Prinsip kerjanya adalah membagi data menjadi dua bagian dengan data ditengah sebagai titik pivot (divide-and-conquer algorithm). S. Contoh program menggunakan procedure dan function dengan implementasi Quick Sort dan Interpolation Search. right:=right-1.{ Parting for if left<=right then { Validate the change } begin swap(Data[left]. right. end. while left<=right do begin while Data[left] < pivot do left:=left+1. end.NumberOfData). (*oleh : hendra soewarno*) const jd = 10000. left } right} } } Pemakaian : qsort(1. procedure swap(var data1. begin pivot:=Data[(lower+upper) div 2].jd] of integer. var Data : array[1. Pindahkan data sisi kiri yang lebih besar dari pada pivot dengan data sisi kanan yang lebih kecil dari pada pivot. yang ditemukan oleh E.T.

procedure grandom. function isearch(findvalue:integer) : integer. begin pivot:=data[(lower+upper) div 2]. if data[low] = findvalue then isearch := low Hendra. { Parting for left } while data[right] > pivot do right:=right-1. for i := 1 to jd do data[i] := random(jd). pivot : integer. var left. { Sort the RIGHT part } end. Indoprog 69 . left:=lower. end. data2:= temp. var i : integer. high.T. right. end. high := jd. end.upper). var low.j : integer. begin randomize. right:=right-1. right:=upper. procedure qsort(lower. if findvalue > data[j] then low := j+1 else if findvalue < data[j] then high := j-1 else low := j.{ Parting for right} if left<=right then { Validate the change } begin swap(data[left]. end. left:=left+1. S. { Sort the LEFT part } if upper>left then qsort(left . while left<=right do begin while data[left] < pivot do left:=left+1. while (data[high] >= findvalue) and (findvalue > data[low]) do begin j:=trunc((findvalue-data[low])/(data[high]-data[low])*(high-low))+low. end. begin low := 1. if right>lower then qsort(lower. upper : integer).right).Algoritma & Pemrograman data1:= data2.data[right]).

8. end.T. begin writeln(fibo(3)). posisi := isearch(findvalue). Make a recursive algorithm of fibonacci series ! program mencari_suku_fibonacci_dengan_rekursif. Latihan 9 1. Explain how recursive. end.3.2. end.5.4. Hendra.findvalue. begin grandom. (*Program Utama*) var j.1. function fibo(n:integer):longint. readln.jd). {cari data dengan interpolation search} if posisi > -1 then writeln('ditemukan diposisi '. readln. {urut data dengan algoritma quick sort} {tanya data yang dicari} write('Nilai yang dicari 0-10000 :').6). Suppose we have an array contain 8 data (7. end. S. 2. readln(findvalue). Indoprog 70 . please write down step by step data changing when sorting using Quick Sort! Latihan di Laboratorium 1. {generate 10000 bilangan random} qsort(1.posisi) else writeln('tidak ditemukan !').posisi : integer.Algoritma & Pemrograman else isearch := -1. begin if n < 3 then fibo := 1 else fibo := fibo(n-1)+fibo(n-2).

and then sort it using Quick sort examine how many data comparing and data exchange.T. Indoprog 71 . S. 2.Algoritma & Pemrograman Hendra. Write a program to generate 10000 random number.

10] of TSiswa. Praktek : Byte. maka kita perlu mendeklarasikan variabel tersebut menjadi array: Var NIS : Array [1. NAMA : String[30]. Teori. Teori. Modul 10 Hallo.. Misalnya jumlah siswa adalah 10 orang. Ok.. Bukankan menjadi lebih sederhana dan terstruktur. Tugas..10] Of Byte. NAMA : Array [1. Tugas. I got It.10] Of String[9]. Praktek : Byte. Dapatkah anda memberi contoh suatu Record type ? Baiklah. S. Sedangkan kalau kita menggunakan fasilitas Record Type..10] Of String[30]. Tugas. Teori. misalnya kita akan mengolah data nilai ujian pascal programming siswa sebagai berikut: Nis 02001 Nama Hendra Soewarno Tugas 80 Teori 90 Praktek 90 Dari tabel diatas kita dapat menyusun variabel data sebagai berikut : NIS : String[9]. maka : Type TSiswa = Record NIS : String[9]. tetapi bagaimana cara pemakaiannya dalam program ? Indoprog 72 .Algoritma & Pemrograman Hendra. NAMA : String[30]. kita akan melanjutkan pembahasan tentang type ciptaan yang akan membuat program anda lebih terstruktur didalam pengolahan data yang dikenal dengan istilah Record type. Var Siswa : Array [1.T. Praktek : Array [1. Apa itu Record type? Record type adalah suatu type data terstruktur yang merupakan pengelompokan beberapa type data lainnya. End.

S. Write('Praktek :'). End. End.Nama := "Hendra Soewarno". Bisakah anda bayangkan kalau yang tidak pakai Record Type ! Adakah cara untuk melakukan hal yang sama ? Ya. Readln(Siswa[I].Nis). For I := 1 To 10 Do Begin With Siswa[I] Do Begin Rata := (Tugas+Teori+Praktek)/3. Siswa[1]. Readln(Siswa[I].T. Write('Tugas :'). Bagaimana untuk proses input-outputnya ? Untuk proses input-output sama saja dengan variabel biasanya.Nis := "02001".' '). With Siswa[1] Do Begin Nis := "02001". Write(Tugas:6:2. Siswa[1]. Contoh : For I := 1 To 10 Do Begin Write('No. Siswa[1]. Write(Rata:6:2). Write(Nis:9.' '). Write(Teori:6:2.Nama). Contoh Kongkrit pemanfaatan data terstruktur dengan pendekatan pemrograman terstruktur. Write('Nama siswa :'). Readln(Siswa[I]. Readln(Siswa[I]. Write('Teori :'). Induk siswa :').Teori). kita dapat menggunakan block With … End. End. Indoprog 73 . Write(Nama:30.Praktek := 90. Siswa[1]. Tugas := 80. Siswa[1]. Nama := "Hendra Soewarno". Misalnya kita anda mengisi data untuk Siswa yang pertama.Tugas := 80. Praktek := 90. Write(Praktek:6:2. Readln(Siswa[I].Algoritma & Pemrograman Hendra.Tugas).' ').' ').Teori := 90. End. Teori := 90.' ').Praktek).

mid : Integer. Induk siswa :'. Readln(Nis). {langsung urut data} end. procedure tampildaftarnilai.nis > siswa[j+gap]. procedure hapusdata(I : integer). Praktek : Integer.I). Writeln('Tugas :'. Write(Teori:6.T. Write('Praktek :'). const jd = 200. (*variabel global*) var Siswa : Array [1. Write(Tugas:6. End. end. Write('Tugas :'). end. end. var I : Integer. var gap. Readln(Tugas). Induk siswa :'). until JS < I. NAMA : String[30].I). while (first <= last) and continue do begin mid := (first + last) Div 2. end. If Nis <> '' Then begin Write('Nama siswa :'). begin For J := I to Js-1 do {geser 1 record ke atas} Siswa[J] := Siswa[J+1]. procedure bacasiswa(I : integer). begin repeat I := JS+1. if first > last then caridata := -1 else caridata := mid. Write('Teori :'). Js : Integer. if Siswa[I]. Writeln('Teori :'. t : Tsiswa.nis then begin t := siswa[j].nis) then first := mid + 1 else if (findvalue < siswa[mid]. Readln(Nama).' '). Rata : Real. Tugas. Write(Praktek:6. end. procedure tampilsiswa(I : integer). end. begin Writeln('Record ke-'. end. procedure prosesurutdata. begin for gap := (js div 2) downto 1 do for j := 1 to (js-gap) do if siswa[j]. last :=js. siswa[j] := siswa[j+gap]. bacasiswa(I). begin For I := 1 To JS Do begin With Siswa[I] Do begin Rata := (Tugas+Teori+Praktek)/3.jd] of TSiswa. readln.Teori). continue := true. Readln(Praktek).Praktek). continue : boolean. Hendra. end.' '). writeln. Teori. end. Writeln('Nama siswa :'.Nama). With Siswa[I] do begin Nis := ''..Tugas). siswa[j+gap] := t.' '). end. Writeln('Praktek :'.nis) then last := mid . begin first:=1. Write(Nis:9.last.Nis). end. Write('No.j : integer. Indoprog 74 . prosesurutdata.NIS <> '' Then Js := Js + 1. var first. end.' ').' '). With Siswa[I] do begin Writeln('No.1 else continue := false. Readln(Teori). Write(Nama:30. Write(Rata:6:2). var I : Integer. (*oleh : hendra soewarno*) uses CRT. function caridata(findvalue:String):integer. if (findvalue > siswa[mid]. procedure prosestambahdata. Type TSiswa = Record NIS : String[9]. var J : Integer. end.Algoritma & Pemrograman program data_terstruktur. S. procedure prosesperbaikidata. Js := Js-1. begin Writeln('Record ke-'.

T. begin write('Nis yang ingin diperbaiki :'). Writeln('3. If Posisi = -1 Then Writeln('Data tidak ditemukan !') else begin Write('Apakah yakin dihapus [Y/T] :'). until Tanya in ['Y'. Perbaiki Data'). sort the record according to : * Quiz * Midtest * Finaltest * Overall value (Overall value = 0. Indoprog 75 . end. Posisi: Integer. delete the record. end. begin write('Nis yang ingin dihapus :'). Repeat Clrscr. end. Selesai'). Continue := True. Writeln('5. end. end. readln(TNis). TStudent consists of these fields : Field Length ~~~~~ ~~~~~~ Name 20 Address 40 Phone 15 Quiz number.Algoritma & Pemrograman var TNis : String[9]. Hendra. Tanya : Char. Readln(Pilihan). end. Latihan 10 1.1*Quiz + 0. end. 4 : tampildaftarnilai. begin Js := 0. Tambah Data'). Write('Pilihan Anda :').'T']. Writeln('Menu Utama'). repeat Tanya := Upcase(Readkey).4*Mid + 0. Until not Continue. Continue: Boolean. S. Writeln('Proses hapus berhasil !'). The record tag. Writeln('1. Make a database. Posisi := caridata(TNis). Daftar Nilai'). var TNis : String[9]. edit existing student. Explain what With … End block function ! Latihan di Laboratoriun 3. 5 : continue := false. * At least be able to handle 200 students. from 1 to 100 Finaltest number. Case Pilihan of 1 : prosestambahdata. Posisi := caridata(TNis). Writeln('4. view student in a list. (*Program utama*) var Pilihan : Integer. from 1 to 100 User could : add new student. procedure proseshapusdata. readln(TNis). if Tanya = 'Y' Then begin hapusdata(posisi). Posisi: Integer.5*Final) You must : * Make simple menu. Writeln('Diubah menjadi'). Writeln('2. 2 : prosesperbaikidata. bacasiswa(Posisi). Explain what is Record Type and give an example ! 2. 3 : proseshapusdata. If Posisi = -1 Then Writeln('Data tidak ditemukan !') else begin tampilsiswa(Posisi). Hapus Data'). from 1 to 100 Midtest number.

* Apply search for student name first before editing the data. Indoprog 76 . Tip : Use array of records. * Apply quick sort for at least one key-sort.Algoritma & Pemrograman Hendra. S.T.

S. Apakah setelah itu kita dapat langsung bekerja dengan file tersebut ? Oh. kita perlu mendeklarasikan suatu variable untuk file tersebut. saya cukup jelas sekarang.sys dan *. Modul 11 Hallo. Ok. setelah membaca baris pertama dan kedua. Dan selanjutnya anda dapat membaca dari file tersebut baris-perbaris ke variable string. Kalau begitu. s). Dapatkah anda memberikan contoh text file dan binary file ? Ok. itulah yang dimaksud dengan text file. belum-belum. contoh : if EOF(F) then writeln('This is the end of text file'). Baiklah. bagaimana saya bisa tahu bahwa pembacaan telah selesai ? Untuk keperluan tersebut telah disediakan fungsi bantu EOF. ya. sedangkan file seperti program IDE Turbo Pascal (turbo. artinya kita hanya dapat membaca baris ketiga.Algoritma & Pemrograman Hendra. contoh : reset(F). Bagaimana saya dapat membedakannya ? Untuk membedakan anda dapat menggunakan perintah TYPE pada DOS terhadap masingmasing file.exe) adalah binary file. dan sebenarnya anda telah pernah bekerja dengan kedua jenis file tersebut.INI yang biasanya berada pada folder C:\Windows. misalnya untuk text file kita dapat mendeklarasikannya sebagai berikut : var F : text. Config. Adakah contoh lain dari text file pada lingkungan Windows ? Oh.bat. Indoprog 77 . tentu saja ada. sedangkan binary file tidak. Dalam hal ini s adalah variable string yang akan menampung pembacaan tersebut. Apakah kita dapat menentukan baris nomor berapa yang akan dibaca ? Dalam hal ini tidak dapat dilakukan. selanjutnya adalah kita perlu mengasosiasikan variable tersebut dengan suatu nama file. misalnya Autoexec. kalau textfile anda dapat membacanya dengan jelas. misalnya program pascal yang anda ketik. bagaimana apakah masih semangat belajar ? Pada pertemuan hari ini dan selanjutnya kita akan membahas tentang File. Dalam hal ini F adalah sebuah variable untuk text file. sederhana saja. pelajaran bisa dilanjutkan.T.'README'). contoh: assign(F. selanjutnya anda perlu membuka file tersebut dengan menggunakan perintah reset. seperti : readln(F. dimana fungsi ini akan bernilai True kalau pembacaan telah mencapai akhir dari file. karena text file hanya dapat diolah secara sequential. Pada dasarnya pengolahan file pada pascal dibagi atas dua yaitu text file dan binary file. pada pascal sebelum kita mulai bekerja dengan file.

{ write it until done } { close it } Indoprog 78 . assign(F. begin clrscr. end. contoh : close(F). { close it } end.'). readln(s). Sebagai penganti dari reset. if s='' then break. dan perintah writeln(F. Mudah bukan ? Bagaimana kalau saya ingin membuat sebuah text file baru ? Wah. { open it } while not EOF(F) do { read it until it's done } begin readln(F. { create it } writeln('Just enter any text and followed by enter. var F : text. begin clrscr. Jadi contoh kongkrit membaca suatu text file dari awal sampai akhir dari file adalah : uses crt. end.Algoritma & Pemrograman Hendra.s).s) { s is a string variable } Sebagai pengganti dari readln. close(F). maka anda perlu menutupnya.'). writeln('To quit : Input an empty line. s : string. until true. write('Input file name to create : '). untuk membuat sebuah text file baru anda dapat menggunakan perintah berikut : rewrite(F). writeln(F. s : string.s). pertanyaan yang baik.s). assign(F. Berikut ini adalah contoh menyimpan apa yang anda ketik ke sebuah text file : uses crt. Bagaimana kalau kita telah selesai bekerja dengan file tersebut ? Kalau anda telah selesai.s). { associate it } reset(F). { associate it } rewrite(F). write('Input file name to read : '). dan untuk menutupnya tetap 'close'. S. writeln(s). readln(s). var F : text. close(F). repeat readln(s).T.

write('Input file name to read : '). perhatikan contoh berikut : uses crt. dan selanjutnya kita dapat memeriksanya dengan Ioresult. { associate it } {$I-} reset(F). 4: writeln('Too many open files'). case n of 2: writeln('File not found'). 3: writeln('Path not found'). S. assign(F. assign(F. Jika saya perhatikan.s). close(F). readln(s).s). s : string. tujuan pemakaian buffer adalah untuk mempercepat proses I/O. kalau kita membuka suatu file. Perhatian : Perintah rewrite akan menghapus file yang telah ada. write('Input file name to read : '). turbo pascal telah mengantisipasi masalah ini dengan mematikan sementara I/O checking. { open it } {$I+} if IOresult<>0 then begin writeln('Error encountered in reading file '. jangan takut. begin clrscr. {$I+} n:=IOResult. Contoh : uses crt. maka akan terjadi runtime error. end. pada dasarnya system operasi menyediakan suatu buffer untuk proses I/O file.Algoritma & Pemrograman Hendra.T. var F : text. end. terutama pada proses penulisan file. end. var F : text. apakah wajib dilakukan pada setiap akhir operasi file ? Ya.s). while not EOF(F) do begin readln(F. halt. hal itu harus dilakukan. writeln(s).s). jadi pastikan penulisan isi buffer ke file dengan close. Mengenai close. s : string. selain 0. Indoprog 79 . Jadi kalau kita menulis data ke file. { associate it } {$I-} reset(F). begin clrscr. { read it until it's done } { close it } Sebenarnya. bagaimana caranya menangani masalah ini ? Ha-ha-ha. artinya tidak ada error. IOResult dapat berisi nilai lain yang memiliki arti. jika bernilai 0. if n<>0 then begin writeln('Error encountered in reading file '. hal tersebut tidak secara otomatis dilakukan oleh system operasi.s). readln(s). dan file tersebut belum ada.

readln(ftext. Make a program to count number of word and line in a text file. begin brs := 1. close(ftext). if key = #00 then key := readkey. Latihan 11 1. Tantangan: Write a 'readme' program that could access just every text file. halt. program readme_file. writeln('Drive is not ready'). readme. Indoprog 80 . procedure bacatextfile(fname:string).fname). writeln('Unknown media type')..brs). writeln('File access denied'). var Baris : array [1. end. while not eof(ftext) and (jb < jd) do begin jb := jb + 1. 2. end. writeln('Various error'). until key = #27. var ftext : text. end.Algoritma & Pemrograman 5: 100: 101: 150: 152: 154: 156: 157: 162: else end. for i := atas to atas+23 do begin gotoxy(1. end else delline. (*Program Utama*) begin clrscr. {$I-} reset(ftext). repeat cetaktext. type Tbaris = String[80]. #80 : if atas+24 < jb then inc(atas). writeln('Disk write error'). clreol. procedure readme. end. writeln('Disk is write protected'). brs := brs + 1. {$I+} if ioresult <> 0 then begin writeln('error open file !'). Jb. end. S. halt. You may limit the maximum number of lines of the file say 400 lines. writeln('Disk read error'). var i. (*oleh : hendra soewarno*) uses crt. end.jd] of TBaris. var key : char. Make a program to convert the content of a text file to uppercase. writeln('Disk seek error'). begin assign(ftext. writeln('Hardware failure').pas'). end else begin jb := 0.T. and Sentence case. end. if i <= jb then begin write(baris[i]). bacatextfile('c:\editor. end. begin atas := 1. key := readkey. lowercase.brs : integer. end.baris[jb]). end. case key of #72 : if atas > 1 then dec(atas). atas : integer. procedure cetaktext. writeln('CRC error in data'). Hendra. const jd = 400.

atau buat yang baru dengan 'rewrite'. salary : longint. dan kali ini kita akan membahas tentang binary file. Typed files 2. Apakah cara menangani errornya juga sama ? Ya. ada beberapa perbedaan. sound. Selanjutnya langkah pengolahan Typed file menyerupai pemakaian pada text file : 1. kali ini masih tentang file. jadi tidak perlu diterangkan kembali.Algoritma & Pemrograman Hendra. baik ketika kita menulis maupun membacanya. yaitu : 1. address : string[40]. dll. Pada dasarnya binary file dibagi atas dua kelompok. apa pula artinya dengan Untyped file ? Untyped file artinya file yang tidak memiliki format tertentu. age : integer. Selanjutnya kita dapat mendeklarsikan variable untuk file dengan format tersebut : var F : file of Temployee. dengan kata lain file of records. pada pertemuan sebelumnya kita telah bekerja dengan text file. dan menulisnya dengan 'write' 4. anda perlu mendeklarasikan record yang berlaku sebagai format untuk file tersebut. yaitu sesuatu file yang dibuka dengan reset dapat menggalami proses 'read' maupun 'write'. end. contoh : type Temployee = record name : string[20]. Modul 12 Hallo. Tutup file tersebut dengan 'close'. Meng-asosiasikan variable file ke nama file tertentu dengan perintah assign 2. phone : string[15]. Untyped files Apa artinya Typed file ? Typed file artinya file yang telah memiliki format tertentu. Perhatikan contoh berikut : { A crude database recording } Indoprog 81 . Kalau begitu. S. Buka file tersebut dengan 'reset'. dan saya yakin anda telah cukup memahaminya.T. kita akan membahas Typed file untuk pertemuan ini. dalam hal ini tetap menggunakan IOResult. biasanya file jenis ini digunakan untuk menyimpan executable file maupun file-file yang dibentuk oleh system tertentu seperti gambar. 3. Untuk bekerja dengan Typed file. Untuk membacanya gunakan perintah 'read'. Biasanya file jenis ini digunakan untuk menyimpan data (Database) dalam bentuk record. Baiklah. Apakah ada perbedaan cara pengolahan file tersebut ? Ya.

{ Input data } { Write data to file } write('Input data again (Y/N) ?').9). '). : : : : : string[20]. repeat clrscr. '). readln(s). anda dapat membaca data berdasarkan record tertentu. Pada file of records. readln(r. longint.phone). write('Input file name to record databases : '). '). Sesuatu yang menentukan posisi record yang akan dibaca/tulis adalah record pointer.r). Apakah suatu file of records juga diolah secara sequential ? Ha-ha. Perhatian : recordno dimulai dari 0 untuk record 1 Contoh pemakaiannya : seek(F. var F c r s : : : : file of Temployee.'N']. readln(r. Temployee. begin clrscr. end. char.salary). string[15]. string. Apakah saya bisa menambah data baru ke suatu file of records ? Indoprog 82 . type Temployee = record name address phone age salary end.age).r). Hendra.Algoritma & Pemrograman uses crt. readln(r. read(F.T. close(F). S. Pointer ini dapat dipindah-pindahkan sebelum proses pembacaan maupun penulisan.name). readln(r. until c='N'. repeat c:=upcase(readkey). writeln(c).s). { Associate it } { Create it } = = = = = '). dikenal sebagai istilah "Random File Access".address).recordno). string[40]. ini pertanyaan yang sangat bagus. { Data record number started from 0 } { r is the record variable } Istilah pengolahan file yang dapat mengakses sembarang posisi record. integer. write('Name write('Address write('Phone write('Age write('Salary write(F. readln(r. { Ask user : Input again or not } until c in ['Y'. '). assign(F. Adapun syntaxnya adalah sebagai berikut : seek(F. rewrite(F).

adapun triknya adalah : 1. Lakukan proses penulisan Kalau begini. end. begin Writeln('Record ke-'. Pindahkan pointer file ke record terakhir dengan seek.i). apa fungsinya ? Perintah truncate dapat digunakan untuk membuat EOF pada posisi record ditentukan. read(f. procedure bukafile(fname : string). anda dapat menggunakan fungsi 'filepos' . Readln(Nis). If Nis <> '' Then Indoprog 83 . tetapi anda dapat membuat suatu rutin sendiri untuk melakukan hal tersebut. Tugas. seek(f. Type TSiswa = Record NIS : String[9]. Praktek : integer. {$I+} if IoResult<>0 then rewrite(FSiswa). perhatikan potongan algoritma berikut : for i:=n to totalrecord-1 do begin seek(f. truncate(f). End. S.totalrecord-1). FSiswa : File of TSiswa. dec(totalrecord). end. begin assign(FSiswa. Tentu saja. NAMA : String[30]. contoh : totalrecord := filesize(f). With Siswa do begin Nis := ''.fname). atau dengan kata lain memotong file mulai posisi record tertentu. begin close(FSiswa). procedure bacasiswa(I : integer). (*oleh : hendra soewarno*) uses crt.T. seek(f.r). 2. 3. {$I-} yang reset(FSiswa). Apakah kita bisa menghapus record tertentu pada file of records ? Pada dasarnya pascal tidak menyediakan fungsi tertentu untuk menghapus record. saya perlu mengetahui jumlah record yang telah ada. Buka file tersebut dengan 'reset'.Algoritma & Pemrograman Hendra. contoh : n:=filepos(F).r).I). Saya melihat ada perintah truncate. Write('No. Teori.i-1). Contoh program kongkrit : program data_record_terstruktur. (*variabel global*) var Siswa : TSiswa. pascal ada menyediakan sebuah fungsi yaitu filesize. Dapatkah saya mengetahui posisi record pointer yang sedang aktif ? Ya. dan bagaimana caranya ? Jangan takut. procedure tutupfile. write(f. end. Induk siswa :').

end.1 else continue := false.I). end.j+gap). procedure tampildaftarnilai. Write(Teori:6.' ').t : Tsiswa. begin write('Nis yang ingin diperbaiki :'). procedure tampilsiswa(I : integer). Posisi := caridata(TNis).nis) then last := mid . var js. Js := Filesize(FSiswa).I).s2). read(FSiswa.Siswa). var J : integer. for gap := ((js-1) div 2) downto 0 do for j := 0 to ((js-1)-gap) do begin Seek(FSiswa. begin Seek(FSiswa.last. prosesurutdata. end. var TNis : String[9]. end. end.nis) then first := mid + 1 else if (findvalue < siswa.J). Write('Praktek :'). var first. While not eof(FSiswa) do begin read(FSiswa. begin js := Filesize(FSiswa).j : integer.Nama).s1). Write('Tugas :'). read(FSiswa. Write(Nis:9.Siswa). end. With Siswa Do begin Rata := (Tugas+Teori+Praktek)/3.siswa). procedure hapusdata(I : integer).' '). {langsung urut data} end. function caridata(findvalue:String):integer. Readln(Praktek). Posisi: integer. s1.siswa).0). procedure prosesperbaikidata. bacasiswa(I).nis then begin Seek(FSiswa. var Rata : Real.' ').gap. procedure prosesurutdata. continue : boolean.Algoritma & Pemrograman begin Write('Nama siswa :'). while (first <= last) and continue do begin mid := (first + last) Div 2. readln(TNis). S. until Siswa. If Posisi = -1 Then Writeln('Data tidak ditemukan !') else Indoprog 84 . Seek(FSiswa.' '). repeat I := FilePos(FSiswa)+1. For J := I to Js-2 do begin Seek(FSiswa. Js : integer.Teori).j). procedure prosestambahdata. read(FSiswa.j). Write(Praktek:6. end.s2).Filesize(FSiswa)). end. Write(Nama:30. if (findvalue > siswa. Seek(FSiswa. end. truncate(FSiswa) end.' ').nis > s2. if first > last then caridata := -1 else caridata := mid.Nis). read(FSiswa. var I : integer. begin Seek(FSiswa. With Siswa do begin Writeln('No.Tugas).siswa).J+1). Readln(Nama). write(FSiswa. Write('Teori :').j+gap). Seek(FSiswa. end. read(FSiswa. Hendra. if Siswa.Praktek).mid). continue := true.Nis <> '' Then Write(FSiswa. Write(Rata:6:2). begin first:=0.T. Writeln('Teori :'.s2.mid : integer. Readln(Teori). end. readln. end. Writeln('Nama siswa :'. end. read(FSiswa. Readln(Tugas).s1). begin Seek(FSiswa. if s1. Seek(FSiswa. begin Writeln('Record ke-'.Nis = ''. writeln. Writeln('Tugas :'. end. last :=Filesize(FSiswa)-1. Induk siswa :'. Writeln('Praktek :'. Write(Tugas:6.

Writeln('Menu Utama'). var TNis : String[9]. Until not Continue. Writeln('2. sort. (*Program utama*) var Pilihan : integer. end. and search function.'T']. address. 3 : proseshapusdata. end.Posisi). Seek(FSiswa. Perbaiki Data'). Continue: Boolean.rec').T. S. telephone number in a Typed file.Siswa). Writeln('Diubah menjadi'). Readln(Pilihan). edit. Write('Pilihan Anda :'). Writeln('5. Posisi: integer. Write(FSiswa. Hendra. readln(TNis). Write a program to store your friend name. 2. and use Quick Sort algorithm. 2 : prosesperbaikidata. Extended program_data_terstruktur which only can store unique data for Nis. Writeln('3. 5 : continue := false. Writeln('4. end. begin write('Nis yang ingin dihapus :'). Indoprog 85 . 4 : tampildaftarnilai. Case Pilihan of 1 : prosestambahdata. procedure proseshapusdata. begin Continue := True. If Posisi = -1 Then Writeln('Data tidak ditemukan !') else begin Write('Apakah yakin dihapus [Y/T] :'). Tambah Data'). end. end. Writeln('1. BukaFile('C:\Siswa. 3. Writeln('Proses hapus berhasil !'). until Tanya in ['Y'. Repeat Clrscr. end. Posisi := caridata(TNis). Selesai'). Hapus Data').Algoritma & Pemrograman begin tampilsiswa(Posisi). bacasiswa(Posisi). repeat Tanya := Upcase(Readkey). Latihan 12 1. Give explanation what is the different between Text file and File of records. if Tanya = 'Y' Then begin hapusdata(posisi). end. Daftar Nilai'). delete. Provide it add. TutupFile. Tanya : Char.

T.actual). adalah jumlah integer yang akan dibaca/tulis. const Blen = 1024. Buffer. Actual. FTarget : file. demikian juga untuk proses 'blockwrite' : count:=sizeof(buffer).count. dalam hal ini masingmasing record berukuran 1 integer. blockwrite(f. count . f : file. (*oleh : hendra soewarno*) uses crt.512.count. blockread(f.actual). Sedangkan fungsi 'Assign'. adalah variable buffer dalam bentuk array. dimana : f . adalah variable file.buffer. Variabel actual.actual)..buffer.actual). Indoprog 86 .buffer. blockwrite(f.BLen] of byte. and 'Close' adalah tetap sama.buffer. Contoh kongkrit : program enkripsi_dekripsi_file. Dan proses pembacaan dapat sebagai berikut : count:=sizeof(buffer). contoh :: var buffer : array[1. akan berisi jumlah integer yang benar-benar berhasil dibaca dari file.Bkey : array [1. Sebenarnya cara pengolahan Untyped file mirip dengan Typed file. Adapun cara deklarasi suatu untyped file : var F : file.2048] of integer.. 'Reset'.count. actual : word. count.Algoritma & Pemrograman Hendra. (*variabel global*) var FSource. Berikut ini saya akan mendeklarsikan variable sebagai buffer. Bread. S. 'Rewrite'. adalah jumlah integer yang berhasil dibaca/tulis. Contoh berikut ini akan mencoba membaca 512 integer dari file.actual). Modul 13 Akhirnya kita sampai juga pada pembahasan tentang Untyped file. blockread(f. Adapun syntax penulisannya adalah sebagai berikut blockread (f. Sedangkan perintah 'read' dan 'write' harus diganti dengan 'blockread' dan 'blockwrite'.buffer.count.

Hendra. if length(key) = 0 then begin writeln('key tidak sah !'). blockwrite(FTarget. Return true if it does. readln(key).T. bukafilesource. begin write('Nama file asal :'). halt. {$I+} if IoResult<>0 then begin writeln('Tidak dapat buka '. Indoprog 87 . while (j <= length(key)) and (i <= BLen) do begin BKey[i] := Ord(Key[j]). procedure lakukanenkripsi. readln(fname). end. end. end. begin write('masukkan key anda :'). end.1). begin persiapankey. {$I+} if IoResult<>0 then begin writeln('Tidak dapat buat '. end. tutupfiletarget. (*Program utama*) var Fname : string. var fname : string. writeln(nRead). begin write('Nama file tujuan :'). {$I-} rewrite(FTarget. procedure persiapankey. Make a simulation for copy command in DOS using untyped file. 3. assign(FSource. inc(j).nRead. tutupfilesource.fname). begin close(FSource).BRead.nRead).j : integer. nRead. repeat blockread(FSource. end. end. end. buatfiletarget. procedure tutupfiletarget. procedure bukafilesource. i. S. halt. i := 1. until (nRead < 1024) or (nRead <> nWrite).BRead. {$I-} reset(FSource. assign(FTarget.Algoritma & Pemrograman Key : String. var i : integer. while i <= BLen do begin j := 1.fname). writeln(nWrite).nWrite). inc(i). var fname : string. end. readln(fname). end.1).1024. var Latihan 13 1. halt. end.fname). procedure tutupfilesource. 2. begin close(FTarget). Make a function to detect whether it is a text file or not. procedure buatfiletarget. end. begin for i := 1 to BLen do Bread[i] := Bread[i] xor Bkey[i]. nWrite : word.fname). Make a encryption/decryption utility for encrypt/decrypt a given file. lakukanenkripsi.

4 (red). blue. Tadi anda ada menyinggung tentang memindahkan posisi cursor. misalnya : TextColor(4 + 128). Dalam hal ini nomor warna yang berlaku hanya 0 s/d 7. kalau saya ingin melakukan pengaturan layar ? Turbo Pascal menyediakan suatu unit CRT. Pada prinsipnya anda dapat menggunakan konstanta dari masing-masing nomor warna seperti black. apa gunanya dan apa perintahnya ? Pada lingkungan dos. Dan yang kedua adalah variabel internal dari unit CRT: Textattr := nomor warna. 6 (brown). Writeln('Merah dan berkedip-kedip'). 8 (darkgray). dapatkah hal tersebut dilakukan ? Anda dapat saja melakukan hal tersebut dengan menambahkan angka 128 pada nomor warna yang anda inginkan. 15 (White). yang berisi perintah-perintah pengaturan layar seperti membersihkan layar. Indoprog 88 . 11 (lightcyan). 7 (lightgray). saya sudah tahu perintah Clrscr. maka perintah : Writeln('Sedang belajar Pascal di STMIK IBBI'). dll. 10 (lightgreen). apa perintah untuk mengatur warna tulisan ? Pada prinsipnya ada dua cara untuk mengatur warna tulisan yang dicetak dengan perintah Write dan Writeln. misalnya sekarang posisi cursor berada di kolom 10. Saya pernah melihat tulisan warna berkedip-kedip. dan membuat window Ok. 12 (lightred). memindahkan posisi cursor. yang pertama adalah perintah : TextColor(nomor warna). Writeln('Merah dan berkedip-kedip'). 3 (cyan). green. warna background. berikut ini adalah nomor warna yang mewakili masing-masing warna: 0 (black). posisi tulisan dilayar dicetak berdasarkan posisi cursor yang sedang aktif. Atau : TextColor(Red + Blink). (9) lightblue. untuk menggantikan pemakaian nomor. Modul 14 Unit apa yang perlu saya cantumkan pada bagian uses. saya sudah mengerti. S. mengatur warna tulisan.T. 14 (yellow). 1 (blue). Hallo. Ok. anda belum memberitahukan kepada saya nomor warna yang dapat saya gunakan ! Baiklah. mode layar. 13 (lightmagenta). bagaimana pula dengan warna latar belakang ? Pengaturan warna latarbelakang dapat menggunakan perintah : TextBackground(nomor warna). 2 (green). 5 (magenta).Algoritma & Pemrograman Hendra. baris 5.

y1 adalah koordinat kiri atas dan x2.13). Untuk menormalkannya.3). contoh : GotoXY(20. we'+ 'can''t get outside it when writing long lines like this one').20). diikuti dengan perintah pencetakan tulisan tersebut. WriteLn('Creating a window from 30. di baris 13). ya. Write('Pascal'). Jadi misalnya anda ingin mencetak tulisan tersebut pada kolom 20. Tunggu dulu. ada satu hal lagi yang belum diberitahu. Akan menampilkan tulisan tersebut mulai kolom 10 di baris 5.5). x2. begin TextMode(CO40). Saya pernah melihat tulisan layar komputer di bandara Polonia yang lebih besar dari tulisan normal. anda bisa menggunakan variabel internal unit CRT. begin ClrScr. GotoXY(WhereX+10. dan WhereY. Dimana x1. Ngomong-ngomong. Writeln('Tulisan ini dicetak mulai kolom 20. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengatur Mode layar dengan perintah : TextMode(CO40). Writeln('A Real BIG Characters on screen !'). Contoh : Uses CRT. Readln. y2). berapa sih jumlah kolom dan baris pada layar normal ? Normalnya 80 kolom.10 to 50. baris 13. maka anda harus memindahkan cusor keposisi kolom 20.50. GotoXY(5. TextMode(CO80). baris 13. Writeln('Back to normal'). Write('Press any key to clear the window'). bagaimana hal tersebut dapat dilakukan ? Oh. end. yaitu membatasi dari pencetakan dilayar berdasarkan koordinat kiri atas dan koordinat kanan bawah dengan perintah : Window(x1. saya sudah mengerti trik yang mereka gunakan. yaitu WhereX. WriteLn('We are now writing in this small window we just created. He-he-he. Contoh : uses Crt. 25 baris. Bisakah saya mendapatkan nilai posisi cursor yang sedang aktif ? Bisa. S.20'). Window(30.T.Algoritma & Pemrograman Hendra.10. Dan TextMode(CO80). Write('Turbo'). y1. y2 adalah koordinat kanan bawah. Readln. Indoprog 89 .

saya sering mendapatkan peringatan compiler akan kesalahan Type Mismatch. anda tidak menggunakan perintah NoSound untuk menghentikan efek dari perintah Sound. sebenarnya masih banyak perintah yang terdapat pada unit CRT. bunyinya tidak berhenti. S.1.25). Write('The window is cleared. apakah anda sudah selesai ? Belum. dan Perkalian (*) : integer dengan integer = integer integer dengan real = real Indoprog 90 . Clrscr. Kok sekarang speaker komputer tidak berbunyi sama sekali ? Oh. Tolong. NoSound. Memang pascal adalah bahasa yang sangat ketat dalam variabel dan type data. ya. Ok. Contoh : Sound(500). ReadKey. Contoh : Sound(500). Contoh : Sound(500). Writeln('Back in Full Screen'). Daftar Frekuensi Nada Frekuensi C 262 D 294 E 330 F 350 G 392 A 440 B 494 Sebagai programer pemula pascal. end.Algoritma & Pemrograman Hendra. {Full Screen is 80x25} Window(1. Apa pula fungsinya itu ? Fungsi perintah Sound untuk membunyikan speaker komputer dengan frekuensi tertentu. NoSound. seperti : Sound(frekuensi). walaupun programnya sudah selesai ! He-he-he. ReadKey. ClrScr. saya lupa menyisipkan delay diantara Sound dan NoSound. dapatkah anda menjelaskan hal tersebut ? Ok.T. Delay(milidetik). press any key to restore to fullscreen').80. Berikut ini saya akan menerangkan konvensi perhitungan dan type data yang dihasilkan : Konvensi Penjumlah (+). Pengurangan (-). Delay(1000). masalah ini sering saya dengar dari orang yang baru belajar pascal. NoSound.

How was the formula to assign colors in TextAttr ? Indoprog 91 . Mention values that is accepted for changing text modes. How can we switch between text modes ? 5. 6. If we omit NoSound statement. The same as number 2. Explain shortly all about text modes in PC ! 8. S.T. What is TextColor and TextBackGround for ? 2. Pembagian bulat dengan Div : Menghasilkan Integer. How would it be if we specify X and Y parameter in GotoXY exceeds the screen resolution ? 7. what will happen ? 10. Latihan 14 1. List the value accepted as TextColor parameter with its color ! 3. but for TextBackGround. 4. real dengan real = real Konvensi Pembagian (/) : Selalu menghasilkan real.Algoritma & Pemrograman Hendra. Why must we add Delay between Sound and NoSound ? 9.

tentu saja anda harus mampu menghasilkan program yang terstruktur dan mudah dimaintenance. 'programmer'. 'computer'. 'teacher'. s: array[0. 'children'. 'corrigenda'. Apakah ada kegunaan lain dari konstanta pada pascal ? Ada. pengertian konstanta di pascal hampir sama dengan konstanta di dunia matematika maupun fisika. Set. misalnya terjadi perubahan nilai PPN menjadi 12.Algoritma & Pemrograman Hendra. Apa saja fasilitas yang anda maksud tersebut ? Pertama kita akan membahas tentang Constants. Indoprog 92 . apakah anda telah siap ? Ok saya rasa siap.1415926513. 'museum'. di sekolah kami ada belajar PI = 3. {PPN 10%} Var Penjualan. 'pascal'. contoh yang diambil dari Hangman Modul 2 : const havetry=10. Dapatkah anda memberi sebuah contoh program yang menggunakan konstanta ? Contoh : Uses crt.1. Writeln('Nilai penjualan setelah PPN adalah '. benar. walaupun tidak mengunakan fasilitas kita tetap dapat membuat program ? Benar.. dan Type.125. konstanta. berdasarkan contoh diatas kita tinggal mengubah Const PPN = 0. tetapi coba anda bayangkan.1).7182818284529…. S. 'house'. 'stupidity'. 'splotchier'. 'freebooter'). pada hari ini kita akan membahas beberapa fasilitas yang tersedia pada pascal dan akan membantu membuat program anda menjadi lebih terstruktur dan mudah di maintenance. 'butcher'. Begin Write('Nilai penjualan :') Readln(Penjualan). . ketemu lagi. Tetapi pemakaian konstanta di pascal programmer bebas membuat konstanta sesuai dengan kebutuhan programnya. Oh. Modul 15 Hallo. Kalau begitu bukankan sama saja dengan menulis langsung Setelah PPN = NilaiPenjualan * (1+0. Const {deklarasi konstanta} PPN = 0..5%.. 'spillway'. 'security'. apakah maksud anda seperti itu ? Ya. 'killer'.18] of string= ('hello'. SetelahPPN : Real. yaitu memberikan nilai awal kepada variabel. e = 2. SetelahPPN:10:2). Kalau begitu artinya. 'poor'. 'mouse'. tetapi sebagai programmer yang baik. dan apa hubungannya dengan membuat program kita lebih mudah di maintenance ? Pada prinsipnya sama. End. tidak pakai :} Dalam hal ini anda tidak perlu mengubah isi program. {deklarasi konstanta} {PPN 12.5%. sehingga maintenance program anda menjadi mudah. 'hacher'. yaitu besaran-besaran yang memiliki ketetapan-ketetapan tertentu.T. SetelahPPN = NilaiPenjualan * (1+PPN).

'N']. Ok. Pada contoh diatas konstanta Gaji yang dideklarasikan beserta type dapat berprilaku sebagai variabel. until c in letter.'Z'. Apakah fungsi operator in pada operasi Set ? Oh. letter : set of 'A'. Apakah masih ada fasilitas lain yang khusus pada pascal ? Ya. var c : char. {deklarasi variabel Set} {range A s/d Z} Contoh lain pemakaian set uses crt.. repeat c:=upcase(readkey). S. sehingga nilainya boleh diubah didalam program. dan memudahkan pembacaan. begin write('Yes or no (Y/N) ?'). sekarang akan kita lanjutkan ke pembahasan tentang Set. Gaji:10:2).T. dan contoh lain : Uses crt. Set pada pascal adalah merupakan himpunan seperti pada matematika. masih adalah beberapa yaitu user defined type. Var Omzet : Real.'E'. until c in vowel. Writeln('Gaji yang diterima '. If Omzet >= 10000000 Then Gaji := Gaji + 10000. ya. contoh : uses crt. end. dan kalau bisa kasih contoh dong ! Indoprog 93 . End. var c : char.Algoritma & Pemrograman Hendra. Set adalah sesuatu fasilitas khusus pada pascal yang tidak dimiliki oleh bahasa pemrograman lainnya. begin write('Enter a vowel'). end. until c in ['Y'. vowel : set of 'A'.'O'. Dapatkah anda menjelaskan lebih lanjut apa itu type ciptaan dari sisi penerapan pada program.'I'.'U'. write('Enter a letter'). repeat c:=upcase(readkey). Begin Write('Omzet penjualan :') Readln(Omzet). Const {deklarasi konstanta} Gaji : Real = 500000. dimana pemakai dapat membuat type ciptaan sesuai dengan kebutuhan program. Pemakaian Set dapat menyederhanakan algoritma program. fungsi operator in pada Set adalah menyatakan bagian dari himpunan tertentu. repeat c:=upcase(readkey).

Sebenarnya sama saja kalau kita tulis sebagai berikut : Var Nama : STRING30. misalnya kita ingin mengolah data nilai siswa yang kemungkinan nilainya berkisar 0 s/d 100. Pada prinsipnya kita dapat menggunakan type integer untuk keperluan tersebut.. Dalam hal ini sebenarnya type nilai merupakan subrange dari type ordinal yang telah ada. misalnya : Contoh : Indoprog 94 . padahal deklarasi type diatas : Type Nilai = 0 . misalnya type Integer dimana nilai yang dapat ditampung berkisar 0 s/d 255. sehingga selanjutnya kita dapat menggunakan nama tersebut dalam deklarasi variabel. Didalam pemakaian type ini kadang-kadang kurang sesuai dengan kebutuhan. pascal menyediakan beberapa ordinal type seperti shortint. integer. Apa itu Enumerated type ? Pada pascal. Var Fisika : Nilai. Adakah type ciptaan lain yang dapat membuat program kita menjadi lebih terstruktur ? Ya.T. Dalam hal ini type ciptaan seperti ini disebut sebagai Subrange. sebenarnya subrange tersebut merupakan bagian dari range nilai type lain. type ini sebenarnya adalah pemberian nama terhadap type berstruktur seperti array dan string. 100. user diberi kesempatan untuk membentuk ordinal type yang sesuai dengan kebutuhan program.. longint. salah satunya adalah type substitusi. Tetapi akan lebih baik kalau dengan contoh berikut . sesuai dengan namanya. Sebagaimana kita ketahui. Dapatkah anda menjelaskan lebih lanjut kira-kira bagaimana pengertian dari subrange tersebut! Ok. integer. Var Nama : STRING30. char dan boolean.100.Algoritma & Pemrograman Hendra. Type Nilai = 0. masih ada. Contoh : Type STRING30 = String[30]. Contoh : Var Fisika : Integer. Adakah type ciptaan yang lain ? Masih ada dua yaitu Enumerated type dan Record Type. pada modul ini kita belum akan membahas tentang Record type. S.

2. Hendra. kamis. jumat. Begin Today := minggu. procedure mengurangi nilai 1 ke variabel X. 3. {sabtu} Inc(Today). minggu). Var Today : DOW. End. minggu). kamis. selasa. S. Begin Today := minggu. function mendapatkan nilai predecessor dari suatu nilai ordinal type. procedure menambah nilai 1 ke variabel X. function mendapatkan nilai predecessor dari suatu nilai ordinal type. Contoh : Type DOW = (senin. Succ(X). Dapatkah Enumerated type mengalami input-output dan operasi matematika ? Enumerated type tidak dapat mengalami input output maupun operasi matematika. End. 6. Explain what is constants in pascal ? Explain how constants make your program more easy maintenance ? Can we change the value of constant in program ? Explain how to declare set variable ! Explain the function of in operator in set ! Explain what is Sub Ranges. rabu. Begin Today := 7. sabtu. If Today = kamis then Writeln('Jangan lupa sembayang DATUK'). yaitu : Pred(X). 4. If Today = 4 then Writeln('Jangan lupa sembayang DATUK').T. 5. Latihan 15 1. selasa. 7. Inc(X). tetapi ada beberapa fungsi bantu ordinal yang dapat digunakan untuk mengolah enumerated type. {minggu} End. rabu. sabtu. Var Today : DOW. Dec(X). jumat. Today := Pred(Today).Algoritma & Pemrograman Var Today : Integer. Bandingkan dengan : Type DOW = (senin. Subtitution and Enumerated in type declaration ? Can we do input output for Enumerated type ? Indoprog 95 .

Algoritma & Pemrograman Hendra. FUNCTION untuk menghasilkan sudut yang diketahui nilai tangennya PI. Fungsi Bantu Matematika : ABS(Numerik). FUNCTION untuk menghasilkan Sinus suatu sudut (dalam radian PI/180) ARCTAN(real). FUNCTION untuk menghasilkan data type Character dari suatu Integer.T. FUNCTION untuk menghasilkan nilai kuadrat suatu bilangan SQRT(Real) FUNCTION untuk menghasilkan akar kwadrat suatu bilangan COS(Real) FUNCTION untuk menghasilkan Cosinus suatu sudut SIN(real). FUNCTION untuk menghasilkan nilai pi (3. FUNCTION untuk mengambil harga mutlak suatu nilai FRAC(Real).) LN(Real). FUNCTION untuk menghasilkan logaritma natural dari suatu nilai EXP(real). CHR(Integer). ORD(Char).1415926. FUNCTION untuk mengambil bilangan bulat dari suatu REAL SQR(Real). TRUNC(REAL) FUNCTION untuk mengambil bagian INTEGER dari suatu REAL. Indoprog 96 . FUNCTION untuk menghasilkan eksponensial dari suatu nilai. FUNCTION untuk mengambil bagian pecahan dari suatu REAL INT(Real).. S.. FUNCTION untuk menghasilkan data type Integer dari suatu Character. Fungsi bantu konversi ini terdiri atas ROUND(Real) FUNCTION untuk menghasilkan data type INTEGER dari suatu REAL dengan memperhatikan aturan pembulatan.

vertically. The standard 8 by 8 Queen's problem asks how to place 8 queens on an ordinary chess board so that none of them can hit any other in one move. and it's reasonably straightforward to find solutions when N is 4. One solution . 5. The problem begins to become difficult for manual solution precisely when N is 8. Probably the fact that this number coincidentally equals the dimensions of an ordinary chess board has contributed to the popularity of the problem.the prettiest in my opinion .) Even though the solution shown here looks pretty natural and straightforward. Then it continues this process with the remaining columns. If the current column is the last column and a safe place has been found for the last queen. 6. As an exercise you may want to find the other solutions. S. If the current column is the first column and its queen is being moved off the board then all Indoprog 97 . Besides being an amusing puzzle this problem is interesting because kids love it and it's a great teaching tool in the upper grades of Elementary School.Algoritma & Pemrograman Hendra. you can look them up by clicking here.is given in the figure nearby.T. The Algorithm The program finds solutions by starting with a queen in the top left corner of the chess board. or placing in in front of a mirror. It then places a queen in the second column and moves it until it finds a place where it cannot be hit by the queen in the first column. It's pretty easy to see that this is impossible if N is 2 or 3. If the queen there is at the end of the column it removes that queen as well and goes to the preceding column. a queen can move as far as she pleases. or 7. It also provides great programming exercises. it is not that simple to find any others. or diagonally. If you are impatient. Our particular solution is configuration 10. or even this one if I hadn't displayed it here. The interactive applet on this page let's you find solutions of the N by N Queen's Puzzle for arbitrary values of N. horizontally. then a solution of the puzzle has been found. (Two solutions are not essentially distinct if you can obtain one from another by rotating your chess board. If there is no place for a queen in the current column the program goes back to the preceding column and moves the queen in that column. It then places a queen in the third column and moves it until it cannot be hit by either of the first two queens. Lampiran The N by N Queens Problem In chess. It turns out that there are 12 essentially distinct solutions. You may find it interesting to watch your computer find the solutions. A chess board has 8 rows and 8 columns. or combining these two operations. An obvious modification of the 8 by 8 problem is to consider an N by N "chess board" and ask if one can place N queens on such a board.

inc(jbacktrack).1000] of integer. S. begin i := 1. (* program utama*) var nq. Contoh Program program nqueen. until r = 0.. while (c < nq+1) and continue do begin if queen(r.Algoritma & Pemrograman Hendra. all solutions have been found. begin write('no.c) then continue := false else inc(c). backtrack := true. var i : integer. When a solution has been found it can be displayed in its own window. if c < nq+1 then begin cq[r] := c. for i := 1 to nq do write(i:2. repeat while (r > 0) and (r < nq+1) do begin if not backtrack then c := 1. readln(nq). and the 22 by 22 board is about 65 times as hard as the 23 by 23 board. of queen :').cq[i]:2. It is ordered by increasing difficulty. Currently the program does not eliminate solutions that can be obtained from previous ones by rotations or reflections. c := cq[r]+1. and the algorithm terminates. Indoprog 98 .c. write('solution '. writeln.' '). The Table nearby gives the required number of steps.T. end. inc(r). but it does not increase monotonically. end. and about 41. dec(r). jbacktrack : longint. backtrack : boolean. jbacktrack := 0. continue := true. while (i <= r-1) and (c <> cq[i]) and (c <> cq[i]+r-i) and (c <> cq[i]+i-r) do inc(i). backtrack := true. readln. writeln('no any more'). (*oleh : hendra soewarno*) var cq : array[1. A measure of the difficulty of the problem is given by the number of moves the above algorithm takes to find the first solution.r. possible configurations have been examined. writeln(jbacktrack). end. r := 1. solution. end. if r = nq+1 then begin inc(solution). backtrack := false. end. end else begin dec(r). function queen(r. continue : boolean.':'). c := cq[r]+1. queen := i = r.solution:2.i : integer. backtrack := false. end. This number of course tends to go up as as N increases. So the easiest board to find a solution on is the 5 by 5 board.c : integer):boolean.000 times as hard as the 8 by 8 board. solution := 0.

c := cq[r]+1. repeat while (r > 0) and (r < nq+1) do begin if not backtrack then c := 1. while (c < nq+1) and continue do begin if queen(r. initgraph (graphdriver. graphmode).c. 200 div (n*3)). readln. j*(200 div n). end. if c < nq+1 then begin cq[r] := c. var i : integer.crt. closegraph. solution := 0. continue : boolean.j. end. graphmode : integer. backtrack : boolean.BGI'). c := cq[r]+1. begin cleardevice.i : integer. of queen :'). continue := true. bar((j-1)*(200 div n). Indoprog 99 . jbacktrack : longint. (* program utama*) var nq. var i. until r = 0.. 'EGAVGA. for i := 1 to n do for j := 1 to n do begin setfillstyle(1. var i : integer.k : byte. r := 1. k := 0. k:=k+1. end. jbacktrack := 0. S. graphmode. backtrack := false. var cq : array[1. begin i := 1. Hendra. end. function queen(r. queen := i = r.T.c) then continue := false else inc(c).Algoritma & Pemrograman program nqueen_visual_grafik. end else begin dec(r). (i-1)*(200 div n)+(200 div (n*2)). begin detectgraph (graphdriver. procedure initialgraph. end. readkey.jbacktrack). end. writeln('jumlah backtrack :'. end. i*(200 div n)). end. readln(nq).1000] of integer.(i+j) mod 2). writeln('jumlah solusi :'. (*oleh hendra soewarno*) uses graph. while (i <= r-1) and (c <> cq[i]) and (c <> cq[i]+r-i) and (c <> cq[i]+i-r) do inc(i). if r = nq+1 then begin inc(solution).r. inc(r). var graphdriver : integer. procedure drawchessboard(n :byte). end. backtrack := true. solution. end. showresult(nq). backtrack := true. for i := 1 to n do circle((cq[i]-1)*(200 div n)+(200 div (n*2)). inc(jbacktrack). begin drawchessboard(n). procedure showresult(n : byte). begin write('no. backtrack := false. initialgraph.(i-1)*(200 div n). dec(r).solution).c : integer):boolean.

4. Move the bottom disks from Src to Dst 3. At this point in time all the remaining disks will have to be stacked in decreasing size order on Aux. Move N-1 disks from Aux to Dst (using Src as an intermediary peg) Assume there is a function Solve with for arguments . To better understand and appreciate the following solution you should try solving the puzzle for small number of disks. The applet expects you to move disks from the leftmost peg to the rightmost peg. the problem appears to be solved if we know how to accomplish the following tasks: 1. for a given number N of disks. moving only one disk at a time and never a larger one onto a smaller.T. Tower of Hanoi The Tower of Hanoi puzzle was invented by the French mathematician Edouard Lucas in 1883. S. Its solution touches on two important topics discussed later on: • • recursive functions and stacks recurrence relations The applet has several controls that allow one to select the number of disks and observe the solution in a Fast or Slow manner. Move the top N-1 disks from Src to Aux (using Dst as an intermediary peg) 2. perhaps. Therefore.Algoritma & Pemrograman Hendra.3. intermediary and destination . You can drop a disk on to a peg when its center is sufficiently close to the center of the peg. sooner or later the bottom disks will have to be moved from Src to Dst. However one solves the problem.number of disks and three pegs (source. say. Aux (Auxiliary) and Dst (Destination). 2. The objective is to transfer the entire tower to one of the other pegs (the rightmost one in the applet below). After moving the bottom disk from Src to Dst these disks will have to be moved from Aux to Dst. and.in this order). To solve the puzzle drag disks from one peg to another following the rules. initially stacked in increasing size on one of three pegs. The puzzle is well known to students of Computer Science since it appears in virtually any introductory text on data structures or algorithms. We are given a tower of eight disks (initially four in the applet below). Then the body of the function might look like Indoprog 100 . Recursive solution Let call the three pegs Src (Source).

Aux. Move from Src to Aux 2. 5. Move from Dst to Src 6. Move from Src to Aux 5. Aux. S. This actually serves as the definition of the function Solve. The function is recursive in that it calls itself repeatedly with decreasing values of N until a terminating condition (in our case N=0) has been met. Move from Aux to Src 11. Move from Src to Aux 8. Move from Aux to Dst Indoprog 101 . Move from Dst to Aux 7. Move from Src to Dst Move from Src to Aux Move from Dst to Aux Move from Src to Dst Move from Aux to Src Move from Aux to Dst Move from Src to Dst Of course "Move" means moving the topmost disk. 3. Aux) Move from Src to Dst Solve(N-1.T. To me the sheer simplicity of the solution is breathtaking.Algoritma & Pemrograman Solve(N. 6. Move from Dst to Src 12. 2. Dst) Hendra. Src. Move from Aux to Dst 10. Dst) if N is 0 exit Solve(N-1. Src. Move from Src to Dst 9. For N=4 we get the following sequence 1. Move from Src to Dst 3. Move from Aux to Dst 13. 7. 4. For N=3 it translates into 1. Move from Src to Dst 15. Dst. Move from Aux to Dst 4. Move from Src to Aux 14. Src.

FromPeg. writeln. read (Height). writeln end else begin Move (Height . ToPeg). write (ToPeg). {Recursive procedure for determining moves. write (FromPeg). FromPeg) end end. ToPeg.} begin if Height = 1 then begin write ('Move a disk from '). {Recursively solves the Towers of Hanoi problem. write (ToPeg). Indoprog 102 . write (' to '). Moves disks from A to C. using-in mind when you read the recursive calls.T. write (' to '). write (FromPeg).Algoritma & Pemrograman Hendra. S.} var Height: integer. procedure Move (Height: integer. FromPeg. to. UsingPeg: char). UsingPeg. ToPeg.1.1. write ('Move a disk from '). Keep this order-from. (*main program*) begin write ('How many disks are you going to start with? '). UsingPeg. program Hanoi. Move (Height .

procedure initialgraph. midpoint : integer.300 .C : PPeg.100] of byte. Moves disks from A to C. var A. end. begin setfillstyle(1. function height:byte. procedure erasedisk(height. procedure push(size : byte). S. {Recursively solves the Towers of Hanoi problem. procedure printdisk(height. nstack : byte. procedure pop(var size : byte). end.graph.319 . constructor initial(name:string.0). program Hanoi_visual_grafik.} uses crt. 'A'. setcolor(15). bar(mid . mid + size div 2.mid:integer).300 .size.mid:integer). graphmode..BGI'). initgraph (graphdriver. Peg = object private stack : array [1.size.319 .T. begin setfillstyle(1.1).B. Move (Height.20*height. var graphdriver : integer. 'B') end. (*modify by hendra soewarno*) Type PPeg = ^Peg.20*height. Indoprog 103 . graphmode : integer. begin detectgraph (graphdriver. public stackname : string.mid:integer). mid + size div 2.size div 2.size div 2.20*height). 'EGAVGA. 'C'. graphmode).20*height). end.Algoritma & Pemrograman Hendra. rectangle(mid .

Move (Height-1. constructor Peg. UsingPeg.midpoint) end.319 .mid:integer). procedure Peg. ToPeg. FromPeg^. stack[nstack] := size.Algoritma & Pemrograman Hendra. procedure Move(Height:byte.FromPeg. end. midpoint := mid.FromPeg. erasedisk(nstack+1.T.pop(var size : byte). function Peg.UsingPeg.height:byte. Delay(1000). mid + size div 2.push(disk). end else begin Move (Height-1. end end. stackname := name. ToPeg). var disk : byte.20*height). printdisk(nstack. S. FromPeg).20*height.size. bar(mid .size. procedure Peg.size div 2.midpoint) end.ToPeg. begin nstack := 0. begin size := stack[nstack]. ToPeg^. end. end.pop(disk).push(disk).initial(name:string.300 .pop(disk). begin if Height = 1 then begin FromPeg^. dec(nstack). begin inc(nstack).push(size : byte). Indoprog 104 .UsingPeg:PPeg). ToPeg^. begin height := nstack.

closegraph. write ('How many disks are you going to start with? ').540)). Indoprog 105 . for i := Height downto 1 do A^. new(B. (*main program*) var Height. readln (Height). Move (Height.initial('B'. new(C. begin new(A. readln.A.initial('C'. S. B). end. initialgraph.100)).initial('A'.320)). i.Algoritma & Pemrograman Hendra. C.disk : byte.T.push(i*20).

The notion of "equal to" is expressed by (n). NP. asymptotically tight bound. The values of c and k must be fixed for the function f and must not depend on n.000. too.Algoritma & Pemrograman Hendra.000 numbers. The importance of this measure can be seen in trying to decide whether an algorithm is adequate.000. Indoprog 106 . For instance. which is O(n2). Strictly speaking. given the problem size n. Note: As an example. quicksort. Usually this is some notion of the limiting factor. it may be the number of messages passed across a network. little-o notation. To sort 1. The notation is read. For one problem or machine. while the bubble sort takes 1. asymptotic upper bound. n2 + 3n + 4 is O(n2). since n2 + 3n + 4 < 2n2 for all n > 10. while for another. Other measures which may be important are compares. the number of floating point multiplications may be the limiting factor. (n). the quicksort takes 20.000 steps! Any measure of execution must implicitly or explicitly refer to some computation model.T. running on a supercomputer if there are a lot of numbers to sort.000. but may just need a better implementation. item moves. disk accesses. memory used.000. or the algorithm will always be too slow on a big enough input. running on a small desktop computer can beat bubble sort. but big-O notation is often misused to mean equal to rather than less than. saying some equation f(n) = O(g(n)) means it is less than some constant multiple of g(n). (n). S. 3n + 4 is O(n2). which is usually the number of items. usually the time or memory needed. which is O(n log n) on average. "f of n is big oh of g of n". Formal Definition: f(n) = O(g(n)) means there are positive constants c and k. such that 0 f(n) cg(n) for all n k. Informally. complexity. See also (n). model of computation. Also known as O. big-O notation (definition) Definition: A theoretical measure of the execution of an algorithm.000. or elapsed ("wall clock") time.000 steps on average. .

Strictly. but who can tell the difference? Indoprog 107 . S. not the letter O.T.Algoritma & Pemrograman Hendra. the character is the upper-case Greek letter Omicron.

displacing each smaller element one position. Basic Sorting Algorithms Bubble Sorts Bubble Sort is a sorting technique in which pairs of adjacent values in the list to be sorted are compared and interchanged if they are out of order. S. The basic premise behind sorting an array is that its elements start out in some (presumably) random order and need to be arranged from lowest to highest In real life. it is usually required to sort records. If the records are very large.aeriesoft.T. or on linked lists. Records are sorted according to the values of their keys. Usually sorting is performed on either arrays. sorting became an ideal method for many applications to gain better performance. not just a bunch of numbers. the largest element in a sub-list sinks all the way to the bottom of the list. As the sort progresses. Insertion sort is an example of stable sorting algorithm. Instead it's possible to move around pointers to the records. the larger elements sink quickly to their lower positions while the smaller elements slowly Indoprog 108 . computers are used so extensively to process data collections that in many installations. There are two basic category of sorting techniques: internal sorting and external sorting. The time required to read and write records is not considered to be significant in evaluating the performance of internal sorting techniques. list entries "bubble upward" in the list until they bump into one with a lower sort value. at most. upward. A characteristic of sorting methods which is sometimes important in practice is stability. External sorting methods are applied to larger collections of data where some (frequently most) of the collection resides on an auxiliary memory device such as a magnetic tape or disk. A sort is called stable if it preserves the relative order of keys in the file. The name is derived from the fact that as each pass is made. moving around the records themselves every time the keys must be moved may be inefficient.Algoritma & Pemrograman Hendra. and not move the records until sorting is complete (if even then). a great deal of their time is spent maintaining that data in sorted order in the first place. In today's computing age. Here read and write times are major concern in determining sort performance. http://www. Sorting Algorithms.ru/Projects/SortAlg/ Introduction Sorting is one of the problems in computer science that seems to have the most algorithms developed for it. thus. Indeed. • • Internal sorting methods are applied when the entire collection of data to be sorted is small enough that the sorting can take place within main memory.

S. The the first iteration is done as is standard bubble sort and the second iteration moves upwards. Thus it is possible to halt the algorithm without going through all passes. This method is called selection sort because it repeatedly selects the smallest element in the yet unsorted part of the array. such as index cards or forms. correct place. which finds both the smallest and the largest items on each pass and then moves them to their final correct places. one compares it with the last element in the sorted list. starting at the bottom of the list and ending at the top. that element Indoprog 109 . fewer iterations are required because no element requires a full set of iterations to bubble up to the top. the data must already be sorted.Algoritma & Pemrograman Hendra. then finding the second smallest element and exchanging it with the element in the second position. As long as it is less than the current element in the sorted list. Because selection sort involves accessing the list at various points in a more-or-less random fashion. Shaker sort is a simple variation of selection sort. This is done by finding the smallest element in the array and swapping it with the element in the first position. Thus. Bubble sort uses about N2/2 comparisons and N2/2 exchanges on the average and in the worst case. This is easily checked. twice as many in the worst case. and then compared with each element in the sorted list in turn. since a great deal of time will be used traversing the list trying to locate the correct elements at each step. If a complete pass is made without any exchanges being made. and then reassigning the pointers. It is saved in temporary storage. in the worst case. and doing in this way until the entire array is sorted. Beginning with the second element. If it is less than this element. just like a shaker separates different substances. Insertion Sort The insertion sort algorithm is copied directly from a commonly used technique for hand-sorting objects. This algorithm is called shaker sort because it continuously finds small and large elements and moves them far apart. one position per sort-pass. Selection sort uses about N2/2 comparisons and N exchanges on the average.T. it is not a good algorithm to use with data stored as a linked list. This approach is called bidirectional bubble sort. "bubble" up to their final resting place. Selection Sorts The idea behind selection sort is that each shift of data moves an item directly into its final. it must be shifted backwards into the sorted list. Sometimes this method is also called bidirectional selection sort. Selection sort is linear for files with large records and small keys. An upward iteration allows a large element to sink only one place. but a small element to bubble up many places. Bubble sort may be speeded up by doing two iterations on each pass.

which are separately sorted by using Insertion Sort. the number of recursive levels can be reduced to lg N. Finally. and is inspired by the Insertion Sort's ability to work very fast on an array that is almost in order. The most important of them are efficiency. 364. and the segment is sorted.5 comparisons. Hoare in 1960. This helps to avoid the worst case situation. It then repeats the partitioning in recursive manner. L. 13. S. Shell Sort re-divides the array into less segments and repeat the the algorithm until at last that the number of segment equals one. the most important Indoprog 110 . The best separation sequence is . space complexity and implementation difficulty. Insertion sort uses about N2/4 comparisons and N2/8 exchanges and is linear for "almost sorted" files. This divide-and-conquer algorithm first partitions the sequence into two parts (working in-place) such that all of the elements in the first part are less than or equal to all of the elements in the second part (this is done by selecting a midpoint. a "Median-of-Three" approach can be used to select the pivot element.T. In addition to the basic Quicksort algorithm. or pivot element. time complexity. Shell. However. bubble or selection sort for small partitions. There are many variations of Shell Sort depending on the method of arranging segments. 4. for this sequence Shell sort never does more than N1. Comparison of Methods There are many criterion that may be used in selecting an algorithm and its implementation.Algoritma & Pemrograman Hendra.A. 1. Instead. Quick Sorts The Quicksort was invented by C. it divides the array into noncontiguous segments. The algorithm achieves high efficiency because the partitioning step is fast and usually breaks its input into two parts of roughly equal size..R. the search stops and the new element is inserted in the correct place. and was published in Computer Journal in 1962. Once all of the segments are sorted. avoiding a stack overflow situation. First. Second. 40. and forcing all data below or above the midpoint to its respective side). is shifted one space to the right the search is continued. It is also called diminishing increment sort. one of the two recursive calls of Quicksort can be removed and replaced with iteration. When an element that is less than the new element is found. Quicksort can be replaced with the insertion. 121. Shell Sort does not sort the entire array at once. Unlike Insertion Sort. Shell Sort This sorting algorithm is conceived by D. Quicksort is most efficient for large amounts of data. or when the top of the sorted list is reached.. If the smaller of the two partitions is used for the recursive call. there are some improvements that can increase the performance of Quicksort by approximately 30% and can help to prevent a worst case situation.

but some attention must be paid to it. The most important characteristics of all algorithms described and implemented here are given in the table below. computers. and data. The second table lists the results of actual complexity tests obtained with the applet that is running currently in the right frame. However. Algorithm analysis should be independent of specific implementation. Programmers can't help but admit that defining program simplicity in a complete and robust way is an extremely hard task. S.25 InStable Place Worst N2 N2 N N N 2 1.Algoritma & Pemrograman Hendra.T. TotalMetric is one of static metrics analysis tools that capture complexity and level of effort metrics for Java programs. thing to learn is how quickly the algorithm's time requirement grows as a function of the problem. easier to implement and result in more reliable and easy-to-maintain programs. Simpler algorithms are less error-prone. every software engineer is bound to have a rather clear intuitive notion of program simplicity.5 2 Yes Yes Yes Yes Yes * No No Yes No No N logN Uses stack for recursion Initial Array Content Algorithm < Bubble Sort Selection Sort Insertion Sort Shell Sort Quick Sort 99 4950 99 342 552 Ascending := 0 300 198 692 180 Random < 4940 4950 2644 765 880 := Descending < := 300 922 431 Computational Complexity (Comparisons and Assignments) 8115 4950 14850 300 4950 1163 500 854 676 2745 4950 5148 Simplicity is traditionally considered the least important issue. Important Characteristics Algorithm Bubble Sort Selection Sort Insertion Sort Shell Sort Quick Sort * Asymptotic Behavior Best N N2 N N(logN) N logN 2 Average N2 N2 N N 2 1. None of presently known complexity measurement techniques give adequate and accurate results. But in practice. Nevertheless there are numerous software metrics that are used for rough estimates of actual software effort. TotalMetric supports • McCabe's Metrics Indoprog 111 . computer scientists often use some combination of theoretical analysis of algorithms and empirical results. The programs' complexity is very difficult to measure or analyze.

• Average and Worst Cyclomatic Complexity among methods Average and Worst Extended Cyclomatic Complexity among methods Halstead's Metrics o Average and Worst Volume among methods (V) o Average and Worst Effort among methods (E) o Average and Worst Difficulty among methods (D) All sorting algorithms in the applet that is running in the right frame were implemented as separate classes. Major metrics produced by TotalMetric for all methods of these classes are listed in the tables below.T. Average in Class Algorithm Bubble Sort Selection Sort Insertion Sort Shell Sort Quick Sort Metrics v(G) ev(G) 6 5 4 7 5 6 5 5 9 6 E 8470 7756 9734 V 385 357 335 D 22 21 29 55 37 31405 563 33709 476 Indoprog 112 . S.Algoritma & Pemrograman o o Hendra.

and get a sum of 1. There are two major areas where Pascal's Triangle is used.. pretend it's zero) and the number above and to the right (1). beginning with row zero and place zero. place 3. you'll get something like this: (x+1)^0 (x+1)^1 (x+1)^2 (x+1)^3 (x+1)^4 (x+1)^5 = = = = = = 1 1 + x + 2x + x^2 3x + 3x^2 + x^3 + 6x^2 + 4x^3 + 10x^2 + 10x^3 + 5x^4 1 1 + 1 + 5x 1 + 4x + x^4 + x^5 .. S.3. put a 1. to get the first 1 in any line. Algebra Let's say you have the polynomial x+1. . 4 10 20 35 3 6 10 15 21 2 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 1 1 You start out with the top two rows: 1.Algoritma & Pemrograman Hendra.e. you look at the two entries above it (i. like 1.T. For instance...2. Where do we use Pascal's Triangle? Pascal's Triangle is more than just a big triangle of numbers. When people talk about an entry in Pascal's Triangle. the one above it and to the right. Here's how you construct it: 1 1 1 1 1 1 1 1 7 6 21 5 15 35 . they usually give a row number and a place in that row.4... At the beginning and the end of each row. . and you want to raise it to some powers. and 1 1.5. What is Pascal's Triangle? How do you construct it? What is it used for? Pascal's Triangle is an arithmetical triangle you can use for some neat things in mathematics. you add up the number above and to the left (since there is no number there. You might even think of this rule (for placing the 1's) as included in the first rule: for instance. and the one above it and to the left). when there's only one number above. the number 20 appears in row 6... Then to construct each entry in the next row. If you make a chart of what you get when you do these powerraisings. Indoprog 113 . in Algebra and in Probability / Combinatorics.

" If you want to find out the probability of choosing one particular combination of two hats. you'll see Pascal's Triangle! Because of this connection.T. If you just look at the coefficients of the polynomials that you get. 3. There's a pretty simple formula for figuring out the binomial coefficients: n! [n:k] = -------k! (n-k)! For example. 1. then that probability is 1/10. S.) 1 1 1 1 1 1 1 1 7 6 21 5 15 35 4 10 20 35 3 6 10 15 21 2 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 1 1 Because of this choosing property. 1 1 1 1 1 1 1 1 7 6 21 5 15 35 4 10 20 35 3 6 10 15 21 2 3 4 5 6 7 1 1 1 1 1 1 1 Indoprog 114 . where it can be used to find Combinations. (Remember that the first number in the row. and his discussions with Pierre de Fermat are usually considered to have laid the foundation for the theory of probability. it just matters which two hats you pick. i. Triangular Numbers. 6. is always place 0. 10. So this problem amounts to the question "how many different ways can you pick two objects from a set of five objects?" The answer? It's the number in the second place in the fifth row.e. the entries in Pascal's Triangle are called the binomial coefficients. the binomial coefficient [6:3] is usually read "six choose three. etc. In about 1654 Blaise Pascal started to investigate the chances of getting different values for rolls of the dice. [6:3] = 6 * 5 * 4 * 3 * 2 * 1 -----------------------3 * 2 * 1 * 3 * 2 * 1 = 20. It doesn't matter to you which hat is on top. Probability/Combinatorics The other main area where Pascal's Triangle shows up is in Probability. Let's say you have five hats on a rack. The triangular numbers are easier to find: starting with the third one on the left side go down to your right and you get 1. and you want to know how many different ways you can pick two of them and wear them. 10.Algoritma & Pemrograman Hendra. Fibonacci Numbers The triangular numbers and the Fibonacci numbers can be found in Pascal's triangle.

1+2. 1+1. Indoprog 115 . 1.T. 1+3+1. 1+5+6+1. 1+4+3.Algoritma & Pemrograman Hendra. The Fibonacci numbers are harder to locate. S. To find them you need to go up at an angle: you're looking for 1.

Sebastian Boßung Indoprog 116 .pages.ca/spider/harrison/Java/sorting-demo.T. Demo. Sorting Algorithms http://www.at/bossung/prog/delphi/sorting.nist. S. Sorting Algoritms in Pascal.cs.html.html. http://free.gov/dads/.Algoritma & Pemrograman Hendra. Dictionary of Algorithms and Data Structure. National Institute of Standards and Technology. Daftar Pustaka http://www.ubc.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful