Anda di halaman 1dari 30

Rekayasa Lalu Lintas

Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.


Kelompok II

I. Pendahuluan

a. Tujuan Survei
Survei dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data. Data yang diperoleh berupa
data primer maupun data sekunder. Data primer adalah data yang didapatkan oleh pencari
data secara langsung dari sumber penelitian dalam rangka mencapai tujuan penelitian.
Data sekunder didapatkan oleh pencari data dari sumber lain. Sumber ini dapat berupa
dari instansi pemerintah ataupun instansi swasta yang antara lain dapat berbentuk laporan
penelitian, laporan hasil sensus, peta dan foto.

b. Kegunaan Survei
Survei dilakukan bila benar-benar perlu, dan data tersebut tidak dapat diperoleh secara
sekunder. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa survei memerlukan biaya, tenaga dan
waktu yang tidak sedikit. Agar hasil survei dapat dimanfaatkan secara optimal, baik oleh
pengumpul data (sebagai data primer) maupun oleh pihak lain (sebagai data sekunder)
sebaiknya survei dapat dilakukan dengan benar, dikompilasi, dan hasilnya dalam format
yang benar, berlaku untuk umum, dan mudah dimengerti. Yang tidak kalah pentingnya,
hasil kompilasi data disimpan dengan benar sehingga mudah dicari / ditemukan.

II. Latar belakang

Lingkup dan sifat keteknikan lalu lintas telah berubah pada tahun-tahun terakhir ini.
Informasi dibutuhkan bukan hanya untuk perencanaan sistem jalan, tetapi juga untuk
mengestimasi konsekuensi sosial dan lingkungan dari pelaksanaan rencana semacam itu.
Tidak satupun perencanaan jalan dapat dibahas secara terpisah, lingkup pekerjaan sudah
semakin luas dan kebutuhan perjalanan harus dipandang dalam hubungan interaksi antara
semua jenis angkutan. Keputusan-keputusan kebijaksanaan mempengaruhi fasilitas yang ada,
merubah dan menciptakan kesempatan baru dalam kehidupan kota, yang menimbulkan
kebiasaan baru. Pemantauan yang memadai terhadap perubahan-perubahan ini penting jika
fleksibilitas yang lebih besar ingin dipertahankan dalam perncanaan dan bila tren baru ingin
dimasukkan dalam ramalan jangka panjang yang sudah dibuat sebelumnya, yang menjadi
dasar bagi rencana tersebut.

Survei-survei diperlukan untuk banyak tujuan dan agar dapat dilakukan dengan efisien, maka
tujuan survei harus didefinisikan dengan jelas. Jenis-jenis survei berkisar dari penentuan dan
perumusan karakteristik pola gerakan berskala besar, untuk dipakai dalam rencana struktur,
sampai survey kecil untuk memastikan kebutuhan rencana lokal, atau untuk mengumpulkan
tanggapan dari sekelompok penduduk. Jenis-jenis survei ini dapat bervariasi dari studi
tentang pejalan kaki potensial sampai dengan permasalahan pencapaian jalan umum dari
kawasan perdagangan dan industri sampai masalah-masalah khusus, termasuk gerakan

1
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

pekerja dan pengunjung, atau lokasi lalu lintas penumpang dan terminal-terminal barang.
Ada juga persoalan tentang preservasi (pemeliharaan) dan konservasi (pelestarian) kawasan-
kawasan, kecenderungan pertumbuhan lalu lintas perkotaan dan pedesaan, kebutuhan energi
dan pertumbuhan ekonomi, masalah-masalah sosial termasuk kesejahteraan otang-orang
cacat yang mobilitasnya terhambat, keterlantaran dalam kota, dan meluasnya tuntutan untuk
rekreasi dan pariwisata, dan masalah-masalah yang berinteraksi dengan kebutuhan dan
penyediaan angkutan. Lokasi kegiatan adalah konsekuensi langsung dari dua ukuran :

a. Penyediaan fasilitas pencapaian yang ditetapkan oleh masyarakat dan perorangan


b. Distribusi mobilitas yang dinikmati penduduk

III. Survei Lalu Lintas

a. Merencanakan Survei
Jenis Survei dipilih dengan 3 kriteria yaitu secara teknis data yang diperoleh harus tepat
(dapat mengukur variabel yang diinginkan) dan dengan validitas yang tinggi. Secara
ekonomi survey tersebut harus murah (biaya, tenaga dan waktu). Di lain pihak survey
harus memenuhi isyarat lingkungan, dengan demikian gangguan terhadap lingkungan
yang ditimbulkan harus seminimal mungkin. Lingkungan ini dapat berupa manusia (dan
makhluk hidup lainnnya), atau jalan (dan benda mati lainnya). Sedapat mungkin dihindari
survey yang melibatkan dan mengganggu masyarakat umum. Dalam perencanaan survey
ada 2 hal pokok yang harus dilakukan, yaitu perencanaan teknis dan perencanaan
organisasi.
Dalam perencanaan teknis ditetapkan hal-hal berikut :
1. Tujuan survey dan data yang sudah ada
Tujuan survei harus diberikan dengan jelas :
 Mengapa Survei dilakukan
 Parameter yang diukur
 Hasil yang didapatkan

2. Ruang Lingkup Survei


Populasi objek survey harus ditentukan dan dijelaskan untuk memudahkan pemilihan
sampel. Populasi ini dapat berdasarkan wilayah administrasi (provinsi), jenis
kenderaan (angkutan umum penumpang), atau struktur kependudukan (penduduk
yang berusia 10-65 tahun).
Berdasarkan populasi dan tujuan survey, akan ditentukan sampel. Hal yang perlu
diperhatikan adalah :
 Tipe atau jenis sampel, misalnya lalu lintas di jalan Malang, penduduk Surabaya
 Satuan sampel, misalnya orang, KK, smp/jam

2
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

 Kerangka sampel : daftar pertanyaan yang harus dijawab oleh sampel


 Jumlah sampel dan tingkat akurasinya

3. Metode Pengumpulan
Pemilihan model dipilih berdasarkan jenis data yang dikumpulkan, objek survey dan
skala survey. Pada tahap ini, perancangan formulir survey yang benar sangat penting.
Lingkup pertanyaan, instruksi, susunan pertanyaan, dan definisi perlu direncanakan
dengan baik.

4. Waktu dan Biaya Survei


Kedua hal di atas mempunyai ikatan yang sangat erat dan direncanakan secara
simultan. Faktor waktu yang meliputi kapan dan berapa lama survei dilakukan.
Pertanyaan kapan perlu dijawab berkaitan dengan pola arus lalu lintas (antara lain
tahunan, bulanan, mingguan, harian, jam, liburan, hari besar). Lama survey
dipertimbangkan berkaitan dengan jumlah sampel dan tingkat akurasinya. Setelah
waktu survey ditentukan, maka dapat disusun rancangan anggaran biaya survey.

b. Survei Pendahuluan
Agar survey yang sesungguhnya dapat berjalan dengan efisien dan efektif, maka perlu
dilakukan survei pendahuluan yang akan memberikan banyak petunjuk awal mengenai :
 Cukup atau tidaknya kerangka sampel
 Tingkat keanekaragaman populasi
 Tepat atau tidaknya metode survey
 Prosentase responden yang tidak menjawab
 Cukup atau tidaknya daftar pertanyaan
 Efisien dan efektifitas petunjuk survey
 Tepat atau tidaknya pemberian kode atau pembagian zona
 Perkiraan waktu dan biaya survey utama
 Efisiensi dan efektifitas organisasi survey

Survei pendahuluan merupakan survey yang berskala kecil dan sangat penting untuk
dilakukan terutama apabila kurang dipunyai pengalaman survey sejenis.

c. Jenis-jenis Survei
1. Survei Kecepatan
Apabila kita menghitung banyaknya kendaraan yang melalui sebuah jalan, jelas
perhatian kita curahkan pada kecepatan kenderaan yang bergerak. Kita melihat hanya
ada satu kecepatan gerak sepanjang sebuah jalan atau setidak-tidaknya satu kecepatan
rata-rata. Namun, sebenarnya tidak demikian. Petunjuk kecepatan (speedometer) pada

3
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

kendaraan, kecepatan gerak kenderaan hanya pada saat tertentu, dan kecepatan akan
berubah-ubah dari waktu ke waktu sepanjang jalan itulah kecepatan akan diukur oleh
polisi dan kita sebut kecepatan sesaat (spot speed).
Adapun data survey kecepatan digunakan untuk :
 Analisa kecelakaan
 Perencanaan geometrik
 Pembuatan tren kecepatan
 Traffic control dan regulation

Faktor yang mempengaruhi kecepatan :

 Pengemudi
 Kendaraan
 Jalan raya
 Traffic

Waktu yang direkomendasikan ialah jam-jam puncak (peak hour), sedang lama
survey satu jam atau tidak boleh kurang dari 50 kenderaan.

Metode-metode yang digunakan :


 Metode 2 orang pengamat
 Metode Enoscope
 Metode Speed Meter
 Radar Meter
 Time Lapse Photograph

2. SURVEY VOLUME LALU LINTAS

a. Kebutuhan Data Volume Lalu Lintas

Informasi mengenai volume lalu lintas dibutuhkan untuk perencanaan lalu lintas, perancangan ,
operasional, dan riset. Tipe informasi volume berbeda – beda tergantung pada data.

1) Annual Total Traffic Volume digunakan untuk :

 Mengukur dan menetapkan arah kenaikan volume lalu lintas


 Menentukan perjalanan tahunan untuk pembiayaan
 Menghitung nilai kecelakaan
 Menaksir pendapatan dari pemakai jalan

2) AADT/ADT Volume digunakan untuk :

 Aktifitas perjalanan jalan raya seperti penentuan jalan menerus, rute jalan terbaik, dan lain-lain.

4
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

3) Peak Hour Volume digunakan untuk :

 Perancangan geometrik untuk lebar jalur, persimpangan, dan lain-lain.


 Menentukan efisiensi kapasitas
 Penempatan alat pengatur lalu lintas seperti rambu, marka, lampu, dan lain-lain.
 Klasifikasi jalan raya

4) Classified Volume (tipe, berat, dimensi dan jumlah as kendaraan) digunakan untuk :

 Perancangan tempat berbalik arah, kebebasan jalan, dan kelandaian.


 Perancangan struktur perkerasan jalan dan jembatan

5) Intersectional Volume Counters digunakan untuk :

 Jumlah lalu lintas yang memasuki persimpangan


 Jumlah lalu lintas yang melakukan setiap kemungkinan gerakan berbelok
 Jumlah lalu lintas pada periode tertentu
 Klasifikasi kendaraan

b. Metode Untuk Mengatur Perhitungan Kendaraan

1) Mechanical Counter/Machine Count

a) Fixed/permanent counter, digunakan untuk perhitungan menerus, mencatat distribusi lalu lintas
tiap jam. Untuk mendeteksi kendaraan digunakan penghitung permanen yaitu :
 Electric contact, berupa detektor di bawah permukaan jalan pada tiap jalur dengan sistem
kontak listrik tiap sumbu roda.
 Photoelectric, deteksi didapat dari kendaraan yang melewati sumber cahaya dan photocell
dipasang di atas muka jalan.
 Radar, deteksi didapat dari perbandingan frekuensi menerus rasio sinyal yang dipancarkan
dan diterima kembali. Biasanya dipasang pada pertengahan atas jalan.
 Magnetic, deteksi didapat dari impuls karena kendaraan melewati medan magnet. Biasanya
dipasang di bawah permukaan jalan.
 Ultrasonic, sejenis dengan radar, hanya berbeda pada sumber sinyal.
 Infra red, memakai pick up cell sejenis dengan photocell tetapi sensitif terhadap panas.
Biasanya dipasang di atas jalan.

b) Portable counter, digunakan untuk menghitung lalu lintas jangka pendek dengan menggunakan
pneumatic detector yang dipasang melintang di jalan. Ada dua alat penghitung :

 Recording counter (dicetak pada tape)


 Non recording counter (tidak dicetak)

5
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

2. Manual Counter

Metode ini menggunakan tenaga petugas survey yang menghitung secara manual kendaraan yang lewat
dalam selang waktu tertentu selama jam tertentu. Metode ini akurasinya kurang baik karena hasil survey
bergantung pada kinerja petugas. Hasil pengamatan dicatat ke dalam formulir yang telah disediakan.
Pembagian jenis kendaraan tergantung pada tujuan survey.

c. Jadwal Periode Penghitungan

Periode penghitungan tergantung pada metode yang digunakan untuk mendapatkan data dan
kegunaannya. Jadwal penghitungan harus menghindari :

 Kondisi waktu khusus seperti liburan.


 Cuaca tidak normal
 Adanya perbaikan jalan di daerah tersebut

Penghitungan disesuaikan dengan jadwal kegiatan penduduk di daerah setempat seperti aktifitas ke
kantor, sekolah, belanja, dan lain-lain. Karena pergerakan kendaraan pada saat jam puncak akan sangat
berbeda dengan jam normal. Lamanya waktu penghitungan bergantung pada kebutuhan data dan kondisi
cuaca di lapangan.

d. Karakteristik Volume Lalu Lintas

1) Pola Lalu Lintas (Traffic Pattern) adalah fluktuasi lalu lintas berupa tabel atau grafik, pada periode
waktu tertentu. Volume dinyatakan dalam jumlah atau persentase.
2) Pola Lalu Lintas Jam-an (Hourly Traffic Pattern) merupakan volume lalu lintas untuk kenaikan
waktu teratur kurang dari satu jam (misalnya 1, 5, 15 menit) ditujukan untuk seluruh jam, biasanya
waktu puncak (peak hour).
3) Pola Lalu Lintas Mingguan (Weekly Traffic Pattern) merupakan volume lalu lintas harian
ditunjukkan untuk tiap hari berurutan dalam seminggu. Apabila ditunjukkan dalam 365 mingguan
maka disebut pola lalu lintas mingguan dalam setahun (weekly traffic pattern for one year)
4) Pola Lalu Lintas Bulanan (Monthly Traffic Pattern) merupakan volume lalu lintas tiap bulan dalam
satu tahun.
5) Distribusi Arah (Directional Distribution), distribusi pergerakan menunjukkan variasi dalam arus
selama waktu puncak. Pada saat jam puncak dapat terjadi volume lalu lintas sangan tidak berimbang
hingga 80% kendaraan berjalan ke satu arah.
6) Distribusi Jalur (Line Distribution), distribusi volume lalu lintas bervariasi dengan adanya
lokasi/letak jalur dan perubahan jalur dan jumlah lalu lintasnya.

6
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

TUNDAAN

Tundaan adalah perbedaan waktu perjalanan dari suatu perjalanan dari satu titik ke titik ke tujuan antara
kondisi arus bebas dengan arus terhambat. Di suatu persimpangan diukur dengan membandingkan rata-
rata waktu perjalanan apabila arus lancar (tanpa persimpangan atau tanpa lampu lalu lintas) dengan arus
yang melewati lampu lalu lintas.

Pengukuran tundaan seperti yang diusulkan oleh Mc. Shane dan Roess, 1990 secara ringkas seperti
berikut :

 Lokasi pengamat harus dapat melihat seluruh antrian


 Periode pengamatan 10, 15, 20 detik
 Catat jumlah kendaraan yang berhenti selama periode pengamatan
 Catat volume lalu lintas keberangkatan

7
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

DATA HASIL SURVEY LAPANGAN

Pukul : 06.00 – 08.00 WIB ( Tanggal: 17 April 2010 )

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Delfi Ardiansyah
2. Dhani Aprisal R.

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

06.00 – 06.15  48 20   3 4  0   0 0   0 0   0 0   75


06.15 – 06.30  51  29  4  6  2  0  0  0  0  0  0  92
06.30 – 06.45  72  49  7  10  2  0  0  0  0  0  0,4  140,4
06.45 – 07.00  93,5  91  10  6  0  0  0  3  0  0  3,6  207,1
07.00 – 07.15  102  104  20  16  2  0  0  0  0  0  0  244
07.15 – 07.30  91,5  77  16  2  2  2 2   0  0  0  0,2  192,7
07.30 – 07.45  140  82  11  14 2  2   0  0  0  0  0,6  251,6
07.45 – 08.00  154  97 11   6  0 0   0 0   0 0   0,4  268,4
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln. Pattimura

Keterangan
1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesi

8
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Aulia Rahman
2. Diva Y.U.R.

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

06.00 – 06.15  16,5  13  8 6   0  0  0  0  0  0  0  43,5


06.15 – 06.30  23,5  15  12  12  0  0  0  0  0  0  0  62,5
06.30 – 06.45  33,5  47  17  16  0  0  0  0  0  0  0  113,5
06.45 – 07.00  54  82  23  8  0  0  0  0  0  0  0,4  167,4
07.00 – 07.15  70,5  95  25  4  0  0  0  0  0  0  1  192,5
07.15 – 07.30  61  90  24  14  0  0  0  0  0  0  0,4  189,4
07.30 – 07.45  73,5  91  18  12  0  0  0  0  0  0 0,2   194,7
07.45 – 08.00  81,5  77 22   14  0 2  2   0  0  0  0  198,5
Tabel Survey Jln. Pattimura – Jln.Djamin Ginting

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

Pukul : 10.00 – 13.00 WIB ( Tanggal: 17 April 2010

9
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Fadli Lutfi
2. Harli Ashar Sirait

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

10.00 -  53,5  78 4   10  0  0 4   0 0   0  1  150,5


10.15
10.15 -  62,5  86  7  12  0  0 0   0  0  0  1,4  168,9
10.30
10.30 -  67,5  91  5  6  0  0  0  0  0  0  0,4  169,9
10.45
10.45 -  78,5  98  3  8  0  0  0  0  0  0  0,4  187,9
11.00
11.00 -  70  95  8  14  0  0  6  0  0  0  0,6  193,6
11.15
11.15 -  82  123  14  8  0  0  0  0  0  0  0,4  227,4
11.30
11.30 -  99,5  101  4  22  0  0  0  0  0  0 0   226,5
11.45
11.45 -  85 131   6 22   0  0  0  0  0  0  0  244
12.00
12.00 -  105  178 3   10  2  0 2  3   0  0  0  303
12.15
12.15 -  101,5  146  8  14  0  0  6  0  0  0 0,4   275,9
12.30
12.30 -  95,5  150  2  14  0  0  4  0  0  0  0  265,5
12.45
12.45 -  85,5 135   6 12   0 0   4 0   0 0   0  242,5
13.00
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln Pattimura

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

10
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan, 7C : Truk Semi Trailer, 8 : Kendaraan Tidak Bermesin

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Foloe Zeduhu Zebua


2. Rodo

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


A B C D E F G H I J K JUMLAH

10.00 -  55  50 8   10  2  0  0  0  0  0 2   127


10.15
10.15 -  54  53  10  8  0  0  0  0  0  0  0  125
10.30
10.30 -  50,5  65  9  8  0  0  2  0  0  0  1  135,5
10.45
10.45 -  91,5  105  9  8  2  0  2  0  0  0  1  218,5
11.00
11.00 -  91  110  6  14  0  0  0  0  0  0  0  221
11.15
11.15 -  82  90  10  8  0  0  4  0  0  0  0  194
11.30
11.30 -  79  105  12  20  0  0  2  0  0  0  1  219
11.45
11.45 -  80 95   11 14  2  2  4   0  0  0  1  209
12.00
12.00 -  81  80 9   12  0  0 6  6   0  0  0  194
12.15
12.15 -  80,5  125  13  16  0  0  2  0  0  0  0  236,5
12.30
12.30 -  57,5  100  6  10  0  0  0  0  0  0  0  173,5
12.45
12.45 -  100 100   10 4  2   0  0  0  0  0 0,2   216,2
13.00
Tabel Survey Jln. Pattimura - Jln. Djamin Ginting

11
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan, 7C : Truk Semi Trailer, 8 : Kendaraan


Tidak Bermesin

Pukul : 16.00 – 18.00 WIB ( Tanggal: 17 April 2010 )

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Muhammad Yusuf
2. Daniel T.R.T.

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

16.00 – 16.15  86 83   19 20   0  2 2   0 0   0 0,2 212,2


16.15 – 16.30  126  93  23  26 2   0 0   3  0  0  0,2 273,2
16.30 – 16.45  105  103  18  14  0  0  2  0  0  0  0,2 242,2
16.45 – 17.00  106  120  11  12  2  0  0 3  0  0  0,2 254,2
17.00 – 17.15  106  115  15  14  2 2   2  0  0  0  0 256
17.15 – 17.30  124  98  18  10  4  0  0  0  0  0  0 254
17.30 – 17.45  129,5  89  7  4  0  0  0  0  0  0  0,2 229,7
17.45 – 18.00  98  92  8  4  0 0   0 0   0 0   0 202
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln. Pattimura

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

12
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan


Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Desmound Aritonang
2. Marcolowey Simanungkalit

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH
A
16.00 – 16.15  57,5 115   13 12  2   4 0   0 0   0 0  203,5
16.15 – 16.30  98 142   5  14  0  0  0  0  0  0  0 259
16.30 – 16.45  83 151   9  8  2  2  0  0  0  0  0 255
16.45 – 17.00  47,4 117   6  10  0  2  0  0  0  0  0,2 182,6
17.00 – 17.15  118,5 119   5  10  0  2  0  0  0  0  0 254,4
17.15 – 17.30  98,5 119   5  8  0  0  0  0  0  0  0 230,5
17.30 – 17.45  124 161   4  6  2  0  0  0  0  0  0,4 297,4
17.45 – 18.00  111 145   5  12  0 0   0 0   0 0   0,2 273,2
Tabel Survey Jln. Pattimura – Jln.Djamin Ginting

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan


Pribadi

13
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

 Pukul : 06.00 – 08.00 WIB ( Tanggal: 19 April 2010 )

Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Delfi Ardiansyah
2. Dhani Aprisal R.

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

06.00 – 06.15 50,5 79  7 10   0  0 0   0 0   0 0 ,4 146,9


06.15 – 06.30 63 70  10  10  0  0  10  0  0  0  0,2 163,2
06.30 – 06.45 104 76  9  14  0  0  0  0  0  0  0,2 203,2
06.45 – 07.00 144 156  10  8  0  0  0  0  0  0  0 318
07.00 – 07.15 175,5 112  20  20  2  0  0  0  0  0  0,2 392,7
07.15 – 07.30 215 131  16  6  2  0  0  0  0  0  0,6 370,6
07.30 – 07.45 176,5 108  11  6 2   0 2   0  0  0  0,2 305,7
07.45 – 08.00 208 141 11   6  0 0   4 0   0 0   0,6 370,6
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln. Pattimura

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

14
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan


Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesi

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Aulia Rahman
2. Diva Y.U.R

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

06.00 – 06.15  18  20 16   6  0  0 0   0 0   0 0   60


06.15 – 06.30  22,5  19  15  14  0  0  0  0  0  0  0  70,5
06.30 – 06.45  53  37  16  16  0  0  0  0  0  0  0,6  122,6
06.45 – 07.00  56  83  22  12 2   0  0  0  0  0  0  175
07.00 – 07.15  87  112  21  12  0  0  0  0  0  0  0,2  232,2
07.15 – 07.30  95,5  165  19  12  0 2   0  0  0  0  0,4  293,9
07.30 – 07.45  106  100  19  6  2  0  0  0  0  0  0,4  233,4
07.45 – 08.00  112 90   27 4   0 0  4  0   0 0   0  237
Tabel Survey Jln. Pattimura – Jln.Djamin Ginting

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

15
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

Pukul : 10.00 – 13.00 WIB ( Tanggal: 19 April 2010 )

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Fadli Lutfi
2. Aulia Rahman

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7B 8 JUMLAH

10.00 -  94,5  123 9   14  0  0  4  0 0   0  0,4  244,9


10.15
10.15 -  99  127  8  14 2   0 2   0  0  0  0,6  252,6
10.30
10.30 -  108,5  153  6  10  4 2  0   0  0  0  0,2  283,7
10.45
10.45 -  119  112  9  18  0  0  2  0  0  0  0,4  260,4
11.00
11.00 -  127  142  2  16  0  0  2  0  0  0 0   289
11.15
11.15 -  108  115  6  16  0  0  0  0  0  0  0,2  245,2
11.30
11.30 -  106  125  4  18  0  0  4  0  0  0 0,6   257,6
11.45
11.45 -  103 135   9 14   0  0  6  0  0  0 2   269
12.00

16
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

12.00 -  133,5  209 17   22  0 2   2  0  0  0  1  388,5


12.15
12.15 -  117  187  15  16  0  0  6  0  0  0  0  341
12.30
12.30 -  114,5  182  14  12  0  2 4   0  0  0  0  328,5
12.45
12.45 -  109,5 176   10 8   0 0   0 0   0 0   0  303,5
13.00
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln.Pattimura

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan, 7C : Truk Semi Trailer, 8 :


Kendaraan Tidak Bermesin

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Delfi Ardiansyah
2. Friska Silitonga

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH

10.00 -  100 112   18 12   2  0 0   0 0   0 0   244


10.15
10.15 -  104  121  13  16  0  0  0  0  0  0  0  254
10.30
10.30 -  107,5  132  22  8  0  0 2   0  0  0  0  271,5
10.45
10.45 -  115  118  27  22 2   0  0  0  0  0  0  284

17
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

11.00
11.00 -  116,5  80  11  20  0  0  0  0  0  0 0,2   227,7
11.15
11.15 -  115  110  7  30  0  0  2  0  0  0  0  264
11.30
11.30 -  100  101  9  34  0  0  0  0  0  0  0  244
11.45
11.45 -  110  121 10   18  0  0  0  0  0  0  0  259
12.00
12.00 -  121  130  18 4  2   0  0  0  0  0 2   277
12.15
12.15 -  118,5  122  17  12  0  0  0  0  0  0  0  296,5
12.30
12.30 -  105  107  14  14  0  0  0  0  0  0  0  240
12.45
12.45 -  100  100 16   8  0 0   0 0   0 0   0  224
13.00
Tabel Survey Jln. Pattimura – Jln.Djamin Ginting

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan, 7C : Truk Semi Trailer, 8 : Kendaraan

Pukul : 16.00 – 18.00 WIB ( Tanggal: 19 April 2010 )

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU Petronas/Tumbletots )

Arah : Jalan Djamin Ginting – Jalan Pattimura

Surveyor:

1. Erikson
2. Friska Silitonga

18
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)


1 2 3 4 5 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH
A
16.00 – 16.15 100  84 14  9  0  0   0 0   0 0  0 207
16.15 – 16.30 101,5  110  16  9  0  0  0  0  0  0 0 236,5
16.30 – 16.45 126,5  101  14  2  0  0  0  0  0  0 0 243,5
16.45 – 17.00 130,5  106  17  14  2  0  2  0  0  0 0 271,5
17.00 – 17.15 107,5  115  18  12  0  0  2  0  0  3 0 257,5
17.15 – 17.30 127  109  21  14  4  0  2  0  0  0 0 277
17.30 – 17.45 129  80  10  16  0  0  0  0  0  0 0 235
17.45 – 18.00 112,5  92  12  10  2  0 2   0 0   0 0 230,5
Tabel Survey Jln. Djamin Ginting – Jln. Pattimura

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

 Lokasi : Jalan Pattimura ( Depan SPBU

Arah : Jalan Pattimura – Jalan Djamin Ginting

Surveyor:

1. Ramot David Siallagan


2. Deddy G. Simanjuntak

Pukul Golongan Kendaraan (SMP)

19
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

1 2 3 4 5A 5B 6 7A 7B 7C 8 JUMLAH
16.00 – 16.15 100  110  8  20  0  0  0  0  0  0 238
16.15 – 16.30 101  114  10 18  0  0  4  3  0  0 0,4 250,4
16.30 – 16.45 112  127  9  8  0  0  0  0  0  0 0,4 256,4
16.45 – 17.00 155  144  10  24  4  0  6  0  0  0 0,6 337,6
17.00 – 17.15 166,5  103  13  14  0  0  2  3  0  0 0 301,5
17.15 – 17.30 185,5  171  17  26  2  0  2  0  0  0 0,2 403,7
17.30 – 17.45 155  166  15  6  2  0  2  3  0  0 0 349
17.45 – 18.00 159,2  158  15  10  0  0  0  0  0  0 0 342,2
Tabel Survey Jln. Pattimura – Jln.Djamin Ginting

Keterangan

1 : Sepeda Motor, Scooter dan Becak bermesin

2 : Sedan, Jeep, Station Wagon dan Kendaraan Pribadi

3 : Pick Up, Suburban, Combi dan Mini Bus

4 : Pick Up, Micro Truck dan Mobil Box

5A : Bus Kecil

5B : Bus Besar

6 : Truk 2 Sumbu

7A : Truk 3 Sumbu

7B : Truk Gandengan

7C : Truk Semi Trailer

8 : Kendaraan Tidak Bermesin

Grafik Volume Lalu Lintas Jalan Pattimura:

A. Sabtu (17 April 2010)

 Ruas Jalan Arah Djamin Ginting – Pattimura

 Pagi Pukul 06.00-08.00 WIB

20
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Grafik Volume Lalu Lintas


J 268.4
u 300 251.6
244
m
l 250 207.1
a 192.7
h 200
140.4
K 150 Jumlah Kendaraan
e 92
n 100 75
d
a 50
r
a
a 0
n 1 2 3 4 5 6 7 8
Waktu Pengamatan Per 15 Menit

 Siang Pukul 10.00-13.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


350
303
J 300 275.9 265.5
u 244
m 242.5
250 227.4 226.5
l
a
h 187.9 193.6
200 168.9 169.9
K 150.5 Jumlah Kendaraan
e 150
n
d
a 100
r
a
a 50
n
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Waktu Pengamatan Per 15 Menit

 Sore Pukul 16.00-18.00 WIB

21
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Grafik Volume Lalu Lintas


J 273.2
u 300 256
m 242.2 254.2 254
229.7
l 250 212.2 202
a
h 200

K 150 Jumlah Kendaraan


e
n 100
d
a 50
r
a 0
a
n 1 2 3 4 5 6 7 8
Waktu Pengamatan per 15 Menit

 Ruas Jalan Arah Pattimura – Djamin Ginting

 Pagi Pukul 06.00-08.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


J 192.5 194.7 198.5
189.4
u 200
m 167.4
180
l
a 160
h 140 113.5
120
K 100 Jumlah Kendaraan
e 80 62.5
n 60 43.5
d
a 40
r 20
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8
n
Waktu Pengamatan per 15 menit

 Siang Pukul 10.00-13.00 WIB

22
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Grafik Volume Lalu Lintas


J
u 236.5
250 218.5 221 219 209 216.2
m 194 194
l 173.5
a 200
h 127 125 135.5
150
K Jumlah Kendaraan
e 100
n
d 50
a
r
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
n
Waktu Pengamatan per 15 Menit

 Sore Pukul 16.00-18.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


297.4
J 300 273.2
u 259 255 254.4
m 230.5
l 250
203.5
a 182.6
h 200

K 150 Jumlah Kendaraan


e
n 100
d
a
r 50
a
a 0
n 1 2 3 4 5 6 7 8
Waktu Pengamatan per 15 Menit

B. Senin (19 April 2010)

23
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

 Ruas Jalan Arah Djamin Ginting – Pattimura

 Pagi Pukul 06.00-08.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


J 392.7
u 370.6 370.6
400
m 318 305.7
l 350
a 300
h
250 203.2
K 200 146.9 163.2 Jumlah Kendaraan
e
n 150
d 100
a
r 50
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8
n
Waktu Pengamatan per 15 menit

 Siang Pukul 10.00-13.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


296.5
300 284 277
271.5 264
254 259
J 244 244 240
u 250 227.7 224
m
l
a 200
h Jumlah
Kendaraan
K 150
e
n
d 100
a
r
a 50
a
n 0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Waktu Pengamatan per 15 Menit

 Sore Pukul 16.00-18.00 WIB

24
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Grafik Volume Lalu Lintas


J
u 300 271.5 277
257.5
m 236.5 243.5 235 230.5
l 250 207
a
h 200
K 150 Jumlah Kendaraan
e
n 100
d
a 50
r
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8
n
Waktu Pengamtan Per 15 menit

 Ruas Jalan Arah Pattimura – Djamin Ginting

 Pagi Pukul 06.00-08.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


J
u 450 403.7
m 400 349 342.2
l 337.6
a 350 301.5
h 300 238 250.4 256.4
250
K Jumlah Kendaraan
e 200
n 150
d 100
a
r 50
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8
n
Waktu Pengamatan per 15 Menit

 Siang Pukul 10.00-13.00 WIB

25
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Grafik Volume Lalu Lintas


296.5
284 277
300 271.5 264
J 254 259
u 244 244 240
m 250 227.7 224
l
a 200
h
K 150 Jumlah Kendaraan
e
n
d 100
a
r 50
a
a
n 0
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Waktu Pengamatan per 15 Menit

 Sore Pukul 16.00-18.00 WIB

Grafik Volume Lalu Lintas


J
u 450 403.7
m 400 349 342.2
l 337.6
a 350 301.5
h 300 238 250.4 256.4
250
K Jumlah Kendaraan
e 200
n 150
d 100
a
r 50
a 0
a 1 2 3 4 5 6 7 8
n
Waktu Pengamatan per 15 Menit

KESIMPULAN

26
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

1. Pada hari Sabtu (weekend) jam puncak terjadi pada pukul 07.45-08.00 WIB di Jl. Pattimura
dari arah Jl. Jamin Ginting menuju Jl. S. Parman sebanyak 421 kendaraan.
2. Untuk arah dari Jl. S. Parman menuju Jl. Jamin Ginting, jam puncak terjadi pada pukul 17.15-
17.30 WIB pada hari Sabtu sebanyak 371 kendaraan.
3. Pada hari Senin, jam puncak terjadi pada pukul 07.45-08.00 WIB di Jl. Pattimura dari arah Jl.
Jamin Ginting menuju Jl. S. Parman sebanyak 574 kendaraan.
4. Untuk arah dari Jl. S. Parman menuju Jl. Jamin Ginting, jam puncak terjadi pada pukul 17.30-
18.00 WIB pada hari Senin 497 kendaraan untuk waktu 15 menit.

Dari hasil survey di atas dapat disimpulkan bahwa pada hari Libur (Sabtu) jam puncak terjadi
pada saat pagi hari di mana masyarakat akan berpergian menuju tempat hiburan (pada kasus ini
arah yang menuju pusat kota lebih tinggi).

Pada hari kerja (Senin) jam puncak terjadi pada pagi hari di mana masyarakat akan beraktifitas
menuju tempat kerja ataupun sekolah. Pada sore hari, jam puncak terjadi pada waktu jam pulang
kantor sekitar pukul 17.30 s/d 18.00 WIB.

27
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

LAMPIRAN

Foto Lokasi pada pukul 06.00 Foto Lokasi pada pukul 07.00

28
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

Arah Djamin Ginting – Pattimura Arah Pattimura – Djamin Ginting

Salah Satu Surveyor mencatat data Proses Pengukuran Jalan

DAFTAR PUSTAKA

 Alamsyah, Alik Ansyori. 2008. Rekayasa Lalu Lintas. Penerbit Universitas Muhammadiyah:
Malang.
 Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas dan Angkutan Kota, Dirjen Perhubungan
Darat.Rekayasa Lalu Lintas ( Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Lalu Lintas
di Wilayah Perkotaan).

29
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk
Rekayasa Lalu Lintas
Dosen: Ridwan Anas,S.T.,M.T.
Kelompok II

 Tamin, Ofyar Z. 1997.Perencanaan & Pemodelan Transportasi.Bandung: Penerbit


ITB.
 http://www.docstoc.com/docs/22033706/KEPADATAN-LALU---LINTAS-DI-KOTA-
BANDUNG-MENJANJIKAN-BERBAGAI
 http://www.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=63222
 http://media86.blogspot.com/2009/04/kota-medan-kok-macet.html
 http://erwin4rch.wordpress.com/2008/02/20/transportasi-publik-di-kota-
surabaya/
 http://togarsilaban.wordpress.com/2009/10/08/orang-katrok-masuk-jakarta/

30
Disusun Oleh: Dhani A.R.,dkk

Anda mungkin juga menyukai