Anda di halaman 1dari 8

Teknik Pantai

Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.


Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

SEICHE

I. Definisi
Seiche atau Standing Waves adalah penjumlahan dari dua progressive
waves ( dengan dimensi yang sama atau hamper sama), yang menjalar dalam
arah yang berlawanan. Ciri-ciri dari Seiche adalah gelombang akan naik turun
hanya di tempat. Sedangkan pada progressive waves biasa gelombang akan
berjalan mendatar.
Menurut National Tsunami Hazard Mirigation Program seiche (fluktuasi
muka air) adalah gelombang yang bergerak bolak balik baik sebagian maupun
sepenuhnya terdiri dari kumpulan air, mungkin disebabkan oleh gelombang
seismik dalam periode yang panjang, gelombang anging dan air ataupun
tsunami.
Menurut JTIC (Jakarta Tsunami Information System) seiche adalah
fluktuasi yang dimulai dari gelombang diam yang berayun sebagian dalam suatu
kumpulan air atau seluruhnya. Seiche mungkin disebabkan oleh gelombang
seismik berperiode panjang (gempa bumi), gelombang angin dan air, atau
tsunami.

II. Konsep Dasar


1. Seiche Dalam Beberapa Kondisi
a. Seiche one nodal

b. Seiche Binodal

1
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

c. Seiche Trinodal

d. Kondisi dua dinding tertutup

Gerakan Vertikal Minimum

Gerakan Horizontal maksimum

2
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

Gambar 1 Seiche pada kondisi 2 dinding tertutup

Keterangan:
Gerakan Vertikal Maksimum

A : Antinode Gerakan Horizontal

N : Node

l : Length of the harbor basin (panjang kolam pelabuhan) yang diasumsikan


dengan panjang seiche pada kondisi dua dinding tertutup.

Dimana:

1
 l= L
2

L : Panjang gelombang

Untuk periode resonansi pada kondisi ini adalah:

L 2l 2l
T= = =
C C √g . h
Dimana:

 C = Kecepatan gelombang di laut dangkal ( C = √ g .h )

3
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

 T = Periode Resonansi (detik)

Perlu diingat bahwa formula ini diasumsikan untuk kondisi perairan dangkal
(Shallow Water)

e. Kondisi 1 Dinding Tertutup

Gambar 2 Seiche pada kondisi 1 dinding tertutup

Keterangan:

A : Antinode

N : Node, pada Node pertama adalah letak Harbour Mouth (pintu pelabuhan)

l : Length of the harbor basin (panjang kolam pelabuhan) yang diasumsikan


dengan panjang seiche pada kondisi dua dinding tertutup.

Dimana:

1
 l= L
4

L : Panjang gelombang

4
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

Untuk periode resonansi pada kondisi ini adalah:

L 4l 4l
T= = =
C C √g . h
Dimana:

 C = Kecepatan gelombang di laut dangkal ( C = √ g .h )


 T = Periode Resonansi (detik)

Perlu diingat bahwa formula ini diasumsikan untuk kondisi perairan dangkal
(Shallow Water)

Seiche akan terjadi bila resonant dari basin dengan periode yang datang
(ataupun kelipatannya), maka dalam kasus ini terjadi Seiche.

Ada beberapa kondisi yang diakibatkan oleh seiche pada kolam


pelabuhan yaitu;

 Pada kondisi antinode yaitu pola pergerakan gelombang akan naik turun,
dimana gerakan vertical akan maksimum dan gerakan horizontal akan
minimum, hal ini menyebabkan lambung kapal dapat menghantam dasar
kolam sehingga rusak ataupun karam.
 Pada kondisi node yaitu pola pergerakan gelombang akan bergerak ke
samping baik kiri dan kanan akan menyebabkan kapal-kapal yang
menambat di kolam pelabuhan akan saling menghantam ataupun
menghantam benda di sekitar pelabuhan, misalnya dinding pelabuhan.
 Pada kondisi antinode yang terlalu tinggi, tinggi muka air laut akan
melebihi tinggi jagaannya sehingga menyebabkan banjir pada kolam
pelabuhan.

2. Contoh persoalan

Evaluasi kemungkinan terjadinya seiche pada pelabuhan dengan panjang 90 m


dan kedalaman 10 m, sedangkan periode gelombang yang datang dari mulut
pelabuhan adalah 18 detik.
Penyelesaian:
Diketahui:
l = 90 meter
h = 10 meter
m
g = 9,81 2
s
T datang = 18 detik

5
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

L 4l 4l 4 x 90
T= = = = =36,345 detik
C C √g . h √ 9,81 x 10
Karena Seiche akan terjadi bila resonant dari basin dengan periode yang datang
(ataupun kelipatannya), maka dalam kasus ini terjadi Seiche.

III. Potensi terjadinya Seiche di beberapa pantai di beberapa Negara

Seiche telah diamati di beberapa laut seperti laut Adriatik dan laut Baltik yang
pernah mengakibatkan banjir pada Venezia dan St. Petersburg. Teluk Nagasaki adalah
daerah khas di Jepang dimana telah diamati seiche dari waktu ke waktu. Seiche sering
terjadi pada musim semi, terutama pada bulan Maret. Pada tanggal 31 Maret 1979,
stasiun pasang Nagasaki mencatat tingkat perpindahan air maksimum 2,78 meter (9.1
kaki), pada lokasi dan karena seiche tersebut. Perpindahan air maksimum pada tingkat
di seluruh teluk selama acara seiche diasumsikan telah mencapai 4,70 meter (15,4
kaki), di dasar teluk.

Seiches di Kyushu Barat termasuk teluk Nagasaki sering disebabkan oleh


tekanan rendah di atmosfer lewat selatan Pulau Kyushu Seiches di teluk Nagasaki yang
memiliki periode sekitar 30 sampai 40 menit. Pada daerah Lokal tersebut, seiche
disebut Abiki. Kata dari Abiki dianggap telah berasal dari Amibiki, yang berarti: the-
menyeret pergi (Biki) dari sebuah jaring ikan (ami). Seiches tidak hanya menimbulkan
kerusakan pada perikanan lokal, namun juga dapat mengakibatkan banjir di pantai
sekitar teluk, serta kerusakan fasilitas pelabuhan.

Tabel 1 Periode permukaan seiche yang diamati pada beberapa tipe danau

6
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

IV. Metode Perencanaan Wilayah Spesifik untuk mengurangi resiko seiche


Untuk tenaga ahli di bidang teknik pantai ataupun insinyur hidrodinamika dapat
mempertimbangkan potensi terjadinya seiche dan berbagai fenomena yang akan
ditimbulkannya. Oleh karena itu beberapa solusi harus direncanakan dan
dirancang agar tidak terjadi kerusakan yang serius pada paerah sekitar pantai
khususnya pada lokasi pelabuhan. Misalnya membuat bendungan untuk
mengantisipasi tinggi muka air melebihi tinggi jagaan seperti yang pernah
dikonstruksikan pada bendungan Saint Petersburg ataupun Grand Coulee Dam.

Gambar 3 Grand Coulee DAM

DAFTAR PUSTAKA

 Catatan Kuliah Teknik Pantai Dhani A.r..dosen:LDr.Ir.Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.


 Praktiko,Widi Agus,Ir,Ph.D,dkk.1997.Perencanaan Fasilitas Laut dan Pantai.Yogyakarta:BPFE.
 http://en.wikipedia.org/wiki/Seiche
 http://www.eawag.ch/research_e/apec/Scripts/Seiche-612800.pdf

7
Seiches
Teknik Pantai
Dosen: Dr.Ir.Ahmad Perwira Mulia Tarigan,M.Sc.
Mahasiswa: Dhani Aprisal R. (07 0404 091)

8
Seiches

Anda mungkin juga menyukai