Anda di halaman 1dari 32

V Digunakan untuk melihat sistem yang

dimodelkan dari beberapa aspek yg berbeda

V Merupakan suatu abstraksi yang berisi


sejumlah diagram
V Mendeskripsikan fungsionalitas sistem yang
seharusnya dilakukan sesuai yang diinginkan
external actor

V Actor Ú dapat berupa user atau sistem lainnya

V Dimodelkan dengan ë   dan



 

O Mendeskripsikan bagaimana fungsionalitas
dari sistem, struktur statis (class, object dan
relationship) dan kolaborasi dinamis yang
terjadi ketika object mengirim pesan ke
object lain dalam suatu fungsi tertentu

O Model yang digunakan:


{ ’truktur statis Ú  
{ Àolaborasi dinamis Ú

 ë,
 
 dan 
 

V Mendeskripsikan implementasi dan
ketergantungan modul

V Dimodelkan dengan  



O Membagi sistem ke dalam proses dan
prosesor

O Dimodelkan dengan:
{ Diagram dinamis Ú

, ë,
 
 dan 
 

{ Diagram implementasi Ú  
î
  

V Mendiskripsikan fisik dari sistem seperti
komputer dan perangkat dan bagaimana
hubungannya dengan lainnya

V Dimodelkan dengan   



O Menggambarkan interaksi antara external actor
dan sistem
O Use case Ú deskripsi fungsi yang disediakan
sistem
O Use case yang digambarkan hanya keadaan
lingkungan luar sistem yang dilihat oleh user
O Use case bukan bagaimana fungsi yang ada di
dalam sistem
O Menjelaskan fasilitas yang ada („ „  
Use
Case baru selalu menghasilkan fasilitas baru ketika
sistem di analisa, dan design menjadi lebih jelas
O Àomunikas dengan klien. Penggunaan notasi dan
simbol dalam diagram Use Case membuat
pengembang lebih mudah berkomunikasi dengan
klien-kliennya.
O Membuat test dari kasus-kasus secara umum.
Àumpulan dari kejadian-kejadian untuk Use Case bisa
dilakukan test kasus layak untuk kejadian-kejadian
tersebut
O Menggambarkan rangkaian aliran dari aktifitas
O Mendeskripsikan aktifitas yang di bentuk dalam suatu
operasi sehingga dapat digunakan untuk aktifitas
lainnya seperti use case atau interaksi
O Pada dasarnya, activity diagram merupakan variasi
dari statechart diagram.
O Activity diagram mempunyai peran seperti halnya
flowchart, akan tetapi perbedaannya dengan
flowchart adalah activity diagram bisa mendukung
perilaku parallel sedangkan flowchart tidak bisa.
O ’ebuah „  
(transisi) dapat membuat cabang ke dua
atau lebih percabangan 
„   .
O x  
 „
 „  
(ada di dalam Ô ) yang
menerangkan  (keluaran) dari percabangan.
O Percabangan akan menghasilkan bentuk menyerupai
bentuk intan.
O „  
bisa bercabang menjadi beberapa aktifitas
O paralel yang disebut  
O beserta join (gabungan dari hasil output  „
dalam
diagram berbentuk solid bar (batang penuh)
O Menggambarkan struktur statis class di dalam sistem
O Class merepresentasikan sesuatu yang ditangani oleh sistem
O Class Ú deskripsi sekelompok object dari property (atribut), sifat
(operasi), relasi antar obejct.
O ½ubungan class:
{ Associated : terhubung satu sama lainnya
{ Dependent : satu class tergantung atau menggunakan class
lain
{ ’pecialed : satu class merupakan spesialisasi dari class lainnya
{ Package : grup bersama sebagai satu unit
à 3 
 

à 
 
 
à 
 
  
 
à  
   



à 
    

 

à  
   

 

à 
    

 


u  
V ’uatu hubungan antara bagian dari dua kelas.
Terjadi    
antara dua kelas jika salah
satu bagian dari kelas mengetahui yang
lainnya dalam melakukan suatu kegiatan. Di
dalam diagram, sebuah    
adalah
penghubung yang menghubungkan dua
kelas.
u  
V ’uatu    
dimana salah satu kelasnya
merupakan bagian dari suatu kumpulan.
„   
memiliki titik pusat yang
mencakup keseluruhan bagian.

V ’ebagai contoh : OrderDetail merupakan


kumpulan dari Order.
  
  
O ’uatu hubungan turunan dengan mengasumsikan satu kelas
merupakan suatu  „ 
(kelas super) dari kelas yang lain
O   „   
memiliki tingkatan yang berpusat pada  „ 

{    
Payment adalah  „  dari  
 
 
„ 
O Untuk tambahan bahwa    
mempunyai 2 titik. ’alah satu
titik bisa memiliki label untuk menjelaskan    
tersebut.
{    
OrderDetail adalah 
  untuk setiap permintaan.
O Àandidat class (kategori object):
Ú Object fisik Ú pesawat telepon, ATM card
Ú ’pesifikasi/rancangan/dekripsi Ú deskripsi pesawat
Ú Tempat Ú gudang
Ú Transaksi Ú penjualan, withdrawal , transfer
Ú Butir yang terlibat pada transaksi Ú barang jualan
Ú Peran Ú pelanggan, Bank
Ú Piranti Ú PABX, Àomputer, ATM
Ú Proses Ú deposit, withdrawal, update
Ú Àejadian Ú pendaratan
Ú Aturan/kebijakan Ú discount
Ú Àatalog Ú daftar pelanggan
V Mendokumentasikan komunikasi/interaksi
antar class.

V Diagram ini menunjukkan sejumlah obyek


dan message (pesan) Ȃ yang diletakkan
diantara obyek-obyek didalam use case.
O x 
adalah garis dot (putus-putus) vertikal
pada gambar
menerangkan waktu terjadinya
suatu obyek.
O ’etiap panah yang ada adalah pemanggilan
suatu pesan. Panah berasal dari pengirim ke
bagian paling atas dari batang kegiatan
(   
 „
dari suatu pesan pada  

penerima

O   
 „
menerangkan lamanya suatu
pesan diproses.
O Pada gambar diagram , terlihat bahwa Ǯ½otelǯ telah
melakukan pemanggilan diri sendiri untuk
pemeriksaan jika ada kamar kosong. Bila benar, maka
Ǯ½otelǯ membuat ǮReservationǯ dan ǮConfirmationǯ.
O Pemanggilan diri sendiri disebut dengan  „ 

 „  
yang dikurung dengan DzÔ Î, adalah
  
(keadaan kondisi)
O Pada diagram dapat dibuat  
(catatan). Pada
gambar, terlihat seperti selembar kertas yang
berisikan teks.  
bisa diletakan dimana saja pada
diagram UML.
O Menggambarkan semua kondisi (state) yang
dimiliki oleh suatu object dari suatu class dan
keadaan yang menyebabkan state berubah
O Àejadian dapat berupa object lain yang mengirim
pesan
O Digambarkan untuk class yang hanya
mempunyai sejumlah state yang terdefinisi
dengan baik dan kondisi class berubah oleh state
yang berbeda
O Proses peralihan digambarkan dengan panah dari satu state ke yang
lainnya.
O  
(peristiwa) atau   
(keadaan) yang menyebabkan perubahan
dituliskan pada samping panah.
O Àeadaan awal ’ „
 
„
! „  
adalah "
  

untuk memulai   (kegiatan). Àeadaan akhir juga keadaan model yang
menghentikan kegiatan.
O Aksi yang terjadi sebagai hasil dari suatu peristiwa atau keadaan ditandai
dalam bentuk /  .
O Pada Validating ’tate, obyek tidak menunggu peristiwa dari luar untuk
menyebabkan suatu perubahan. ’ebagai gantinya melakukan suatu
"
 
½asil dari aktifitas tersebut menentukan keadaan
berikutnya dari obyek tersebut.
O Menggunakan prinsip yang sama dengan
sequence diagram, sama-sama memodelkan
interaksi antar obyek-obyek, yang
membedakannya hanya cara penggambarannya
saja.
O Pada collaboration diagram ini, obyek-obyek dan
message (pesan) yang ada digambarkan mirip
seperti flowchart, hanya saja, untuk menjaga
urutan pesan yang diterima oleh masing-masing
obyek, pesan-pesan tersebut diberi nomor
urutan pesan
O Diagram yang memberikan gambaran model
instance-instance dari sebuah class.
O Digunakan untuk menggambarkan sebuah
sistem pada sebuah sudut pandang waktu
tertentu.
O Dapat digunakan untuk memeriksa keabsahan
class diagram berikut aturan-aturan
multiplisitasnya dengan Dzreal dataÎ dan
mengujinya dengan scenario-skenario tertentu.
O Àomponen perangkat lunak adalah bagian fisik dari sebuah
sistem yang menetap di komputer.
O Àomponen merupakan implementasi software dari sebuah
class. Àomponen bisa berupa tabel, file data, file exe, file
DLL, dokumen dan lain-lain
O Component diagram mengandung komponen, interface
dan relationship.
O Digunakan untuk menjelaskan kebergantungan antar
beragam komponen-komponen software seperti misalnya
kebergantungan antara file-file executable dengan file-file
sumbernya (source file) dll.
O Deployment diagram menunjukkan tata letak sebuah
sistem secara fisik.

O Menunjukkan bagian-bagian software yang berjalan


pada bagian-bagian hardware yang digunakan untuk
mengimplementasikan sebuah sistem dan
keterhubungan antara komponen-komponen
hardware tersebut.

O Dapat digunakan pada bagian-bagian awal proses


perancangan sistem untuk mendokumentasikan
arsitektur fisik sebuah sistem.