Anda di halaman 1dari 7

PERENCANAAN BISNIS (BUSINESS PLAN)*

Definisi
Menyiapkan rencana bisnis merupakan hal penting untuk memastikan
kesuksesan bisnis. Rencana bisnis merupakan peta terperinci yang
menunjukkan bagaimana bisnis akan dijalankan dan tindakan mengidentifikasi
masalah potensial jauh sebelum masalah itu terjadi.
Rencana bisnis atau yang disebut business plan memuat informasi-informasi
penting tentang bisnis yang akan dijalankan antara lain: maksud bisnis,
gambaran bisnis anda, rumusan pasar dan program pemasarannya, persiapan
teknis operasionalnya, manajemennya serta aspek keuangannya.
Terlepas apakah akan menjalakan bisnis yang telah mapan atau bisnis baru
akan berdiri, tetap saja rencana bisnis itu perlu untuk mengilustrasikan
bagaimana wirausaha akan mencapai tujuan, mengukur kinerja, memonitor
kemajuan, dan membuat rencana masa depan.

Alasan perlunya Perencanaan Bisnis


Alasan menyusun sebuah rencana bisnis akan berbeda untuk masing-masing
situasi berikut:
1. Jika akan memulai bisnis baru maka diperlukan rencana bisnis untuk
menilai setiap aspek bisnis dan menunjukkan bagaimana bisnis tersebut
akan berjalan secara baik.
2. Jika akan membeli bisnis yang telah ada (mapan)/franchise maka rencana
bisnis akan mengindetifikasikan kekuatan dan kelemahan/peluang dan
ancaman bisnis tersebut.
Jika memerlukan tambahan dana kepada bank maka rencana bisnis memuat
informasi kelayakan usaha tersebut utamanya kemampuan financial untuk
melunasi pinjaman.

*Oleh: Hanif Mauludin, SE., MSi


Makalah disampaikan sebagai bahan ajar Kewirusahaan PLS. Diselenggarakan oleh AKBID
Bakti Bangsa Husada. Malang, 1 Maret 2007

1
Sistematika Perencanaan Bisnis
Sebuah rencana bisnis seharusnya disusun dengan urutan yang logis agar
mudah dipahami bagi pembacanya. Berikut contoh sistematika perencanaan
bisnis.

Perencanaan Bisnis

 Daftar isi
 Ringkasan Eksekutif
 Deskripsi Bisnis
 Rencana Pemasaran
 Rencana Operasional
 Rencana Keuangan
 Daftar lampiran

Ringkasan Eksekutif
Ringkasan ini berisi penjelasan singkat tentang bisnis yang direncanakan.
Beberapa hal yang harus dimuat dalam ringkasan eksekutif adalah sebagai
berikut:
 Keadaan bisnis saat ini
 Informasi tentang siapa pengguna produk atau jasa dan bagaimana
kapasitasnya
 Tujuan yang ingin diraih (jangka pendek-menengah dan panjang) dan
cara/usaha untuk mencapai tujuan tersebut.
 Ringkasan kondisi keuangan dan berapa modal yang diperlukan.

Daftar Pengecekan
 Sebelum anda menyusun rencana usaha, pastikan anda memahami
pentingnya perencanaan bisnis dan siapa saja yang akan anda bidik untuk
membaca proposal tersebut.
 Luangkan waktu sejenak untuk menilai apakah anda telah siap menjalankan
usaha.
 Apa alasan memilih usaha tersebut.
 Apakah anda telah mempunyai gambaran tentang peluang bisnis tersebut.

2
Deskripsi Bisnis
Bagian ini memberikan pemahaman tentang identitas bisnis yang memuat
informasi hal-hal berikut:
 Nama bisnis, alamat. Telpon dll.
Nama perusahaan berikut logo yang anda pilih seharusnya mencerminkan citra
yang ingin anda bangun. Hal ini karena citra dapat menjadi identitas bisnis.
Alamat perusahaan dan nomor telepon juga akan sangat membantu dalam hal
promosi sehingga perlu dipastikan lokasinya. Nama perusahaan yang mudah
diingat, alamat yang jelas disertai akses telepon tentu akan sangat membantu
proses pemasaran.
 Status hukum
Status hakum dalam menjalankan bisnis merupakan kelengkapan yang harus
dimiliki. Pilihan yang bisa diambil antara berbentuk Usaha Dagang, CV
ataupun PT. Dengan berbadan hukum maka usaha yang dibangun
mempunyai sisi legalitas yang akan sangat bermanfaat dalam menjalin mitra
kerja dengan relasi maupun konsumen.
 Daftar staf
Tenaga kerja yang akan menjalankan usaha perlu disiapkan secara kualitas
maupun kuantitasnya. Lampiran CV perlu disertakan untuk menunjukkan
kualifikasi tenaga kerja tersebut. Tenaga kerja yang terdidik dan terampil
apalagi didukung sertifikasi akan meyakinkan konsumen terhadap jaminan
kualitas.
 Lokasi usaha
Lokasi usaha/kantor sebagai pusat kegiatan dan koordinasi/sekretariat dipilih
dengan pertimbangan yang strategis baik secara pasar maupun operasional
(Biaya).
 Tujuan bisnis
Tujuan bisnis merupakan arahan untuk menjalankan aktivitas dan akan
menunjukkan harapan yang ingin diraih dan kapan waktunya. Tujuan bisnis
ditetapkan sesuai dengan targetnya, jangka pendek-menengah-panjang. Perlu

3
diketahui bahwa tujuan bisnis harus realistik agar mudah dan bisa meraihnya.
Oleh karena itu harus mempunyai misi dalam menjalankan bisnis tersebut.
Misi perusahaan dapat dikatakan sebagai definisi singkat tentang filosofi bisnis
secara keseluruhan berkaitan dengan produk atau jasa dan tingkat kepuasan
pelanggan yang diinginkan.

Rencana Pemasaran
Dalam menyusun rencana bisnis, informasi yang disajikan harus mampu
meyakinkan pembacanya, terlebih kalau proposal ini ditujukan untuk menjalin
kerjasama dengan pihak lain (investor-bank). Prospek bisnis yang
menguntungkan dapat dilihat dari target pasar yang sudah jelas dengan
segmen yang telah teridentifikasi, kesiapan rencana pemasaran (jenis layanan,
harga, promosi dan proses distribusi) dan besanya peluang yang bisa diambil.
Terlepas apakah usaha yang akan dijalankan tersebut tergolong usaha baru
atau ekspansi, untuk dapat mengetahui prospeknya diperlukan Riset Pasar.
Riset Pasar adalah sebuah usaha yang dikaitkan dengan pengumpulan,
penyusunan, pengolahan dan penafsiran tentang konsumen. Dengan
melakukan riset pasar akan diketahui sejauhmana minat pasar terhadap
produk/jasa. Dalam melakukan riset pasar ada beberapa pertanyaan yang
harus dijawab antara lain: (1) jasa apa yang dibutuhkan konsumen, (2) siapa
target pasar dan dimana mereka, (3) pesaing beserta karakteristiknya, dan (3)
bagaimana kemampuan daya belinya. Riset Pasar bisa dilakukan dengan dua
pendekatan yaitu: pendekatan lapangan atau pendekatan dokumentasi.
Pendekatan lapangan berarti anda harus turun langsung ke konsumen untuk
mencari data dan informasi berkaitan dengan bisnis anda. Pendekatan
dokumentasi, anda cukup melakukan kajian atas hasil publikasi media, buku
dan informasi sekunder lainnya yang berkaitan dengan bisnis anda.

4
Daftar pengecekan
 Apakah anda mengenal siapa yang akan menggunakan jasa anda
 Apakah anda mengetahui apa kebutuhan dan keinginan konsumen anda
 Apakah anda sudah merencakan untuk mempromosikan usaha anda
 Apakah anda telah mengetahui daya beli pelanggan anda
 Apakah anda sudah mempunyai rencana untuk memperluas pasar anda

Rencana operasional
Rencana operasional memberikan gambaran tentang langkah-langkah untuk
memastikan usaha tersebut berjalan dengan baik. Kapan dilaksanakan suatu
aktivitas dan apa ukuran hasilnya serta siapa yang akan melaksanakan perlu
ditetapkan. Terkait dengan masalah operasional, hal-hal teknis seperti pilihan
lokasi usaha yang strategis, fasilitas yang diperlukan dan berapa jumlahnya
perlu juga direncanakan. Hal penting lainnya terkait dengan masalah
operasional adalah bagaimana memilih saluran distribusi untuk memberikan
layanan kepada konsumen.

Daftar Pengecekan
 Apakah bisnis anda telah sesuai dengan potensi pasar yang ada.
 Apakah anda sudah mengidentifikasi dan menyediakan sarana dan
prasarana yang diperlukan.
 Apakah anda mengetahui saluran distribusi untuk mengirimkan produk
atau jasa kepada konsumen anda.
 Apakah bisnis anda sudah mempunyai jaminan kualitas.
 Apakah anda telah memiliki staf ataukah anda akan bekerja sendiri.

Prediksi keuangan (Pendanaan)


Prediksi keuangan akan memberikan gambaran seberapa besar potensi
keuntungan dari bisnis tersebut. Penyusunan cashflow/aliran kas yang akurat
sangat diperlukan untuk memberikan gambaran keuntungan atau kerugian
serta neraca keuangan usaha tersebut. Beberapa pertanyaan kunci berkaitan
dengan masalah keuangan (pendanaan) adalah sebagai berikut:

5
 Berapa banyak uang yang perlukan.
 Untuk belanja apa uang tersebut dianggarkan.
 Dari mana sumber pendanaannya dan apa konsekuensinya.
 Berapa banyak biaya operasional yang dikeluarkan, dan
 Seberapa besar potensi keuntungan yang bisa anda raih.

Daftar Pengecekan
 Apakah anda telah mengkalkulasi berapa dana yang anda perlukan
untuk mendirikan usaha.
 Apakah anda mengetahui sumber pendanaan yang bisa digunakan.
 Apakah anda telah menyusun laporan keuangan yang terdiri atas neraca
dan laporan laba rugi.

Daftar Bacaan

Literature:
Matthew Sinaga. (2004), Perencanaan & Proposal Bisnis, Penerbit Progress.
Jakarta .
Anak Suryo. (2006), Bisnis Rumahan, Penerbit Cakrawala. Jogjakarta

Website:
http://www.stie-mce.ac.id/~mec
http://www.at-homeworks.com
http://www.powerhomebiz.com

6
LAMPIRAN 1. Contoh Kerangka kerja

Ide usaha
Jasa Perawatan Survey Pasar
bayi-balita-lansia

Apakah Anda Punya ? Kebutuhan & harapan


Masyarakat.
Bekal ketrampilan? Apakah ada permintaan ?

Jika Siap Jika Ada Permintaan

Rencana Pemasaran:
Menjalin informasi dari RS (umum + Bersalin) untuk mendapatkan
konsumen potensial
Menyiapkan media promosi yg efektif melalui brosur/radio/pasang
poster
Memantau segmentasi konsumen secara demografis maupun geografis
(daerah baru/perumahan)

Rencana Operasional:
Menyiapkan tenaga yang profesional utk memenuhi permintaan
konsumen. (anda bisa membentuk kelompok kerja)
Melengkapi sarana kerja sesuai standar umum
Menyiapkan lokasi usaha/kantor dan berbadan hukum
Melengkapi sarana administrasi dan operasional

Pendanaan
Kalkulasi dana yang anda butuhkan untuk mendukung rencana
pemasaran dan rencana operasional tersebut.
Jika tidak cukup dana, mulailah mencari alternatif pendanaan
(hibah-pinjaman atau mitra kerja)
Catat transaksi keuangan anda untuk menyusun laporan keuangan