Anda di halaman 1dari 3

Elsima Media Aksara, Publishing Division

Jl Rambut Putri Selako Gg Salam no.14 Palembang


+6281373309119; +62081373288786, ataupah@yahoo.com.

“”Keselamatan terjadi hanya di dalam Kristus”

Pelajaran 6
MENJELASKAN IMAN
Sabat 06 Agustus 2010.

Pendahuluan:
Kristus menyanggupkan kita menjadi anggota keluarga Allah.

Ayat Hafalan:
“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh
karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih
karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan
menerima kemuliaan Allah.” (Roma 5:1, 2)”

Pokok Pikiran:
Satu-satu jalan menuju keselamatan ada dalam Kristus Yesus.
Langkah-langkah untuk memahami pelajaran minggu ini:

1. Memahami Iniseatif keselamatan terjadi karena Kristus.


2. Memahami bahwa maut itu telah dikalahkan oleh Kristus.

Langkah Partama:
 Memahami iniseatif keselamatan terjadi karena Kristus.

 Allah beriniseatif mencari manusia yang sudah jatuh.


“Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita,
ketika kita masih berdosa.” Roma 5:8
“Iniseatif untuk menyelamatkan manusia dari kematian kekal adalah datang dari Allah sendiri, tidak
dipengaruhi oleh kebaikan manusia, tidak pikirkan oleh manusia, karena Ia melakukan itu sebelum kita
ada didunia ini. Amin!
Contoh kasus:
Pada saat Adam dan Hawa telah jatuh kedalam dosa yang memalukan serta tidak lagi memiliki
pengharapan saat itulah Allah bertindak “Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman
kepadanya: "Di manakah engkau?" Kejadian 3:9.
Pesan moral dari pelajaran ini:
Iniseatif Allah untuk mengembalikan manusia kepada petaNya bersifat universal, namun Iniseatif ini
bisa dimiliki karena pilihan anda, dan akan tetap bersama dengan manusia bila diterima dengan iman.
“Injil itu telah dijanjikan-Nya sebelumnya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci,
tentang Anak-Nya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud, dan menurut Roh
kekudusan dinyatakan oleh kebangkitan-Nya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah Anak Allah yang
berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita.” Roma 1:2-4. Berkuasa untuk menyelamatkan umat manusia.
Page 1 of 3
 Allah beriniseatif menyadarkan kita untuk menurut.
“Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau
tidak ada hukum Taurat. Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada
zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah
dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.” Roma 5:13-14

Contoh Kasus:
Keselamatan yang terjadi bagi keluarga Yakub di Mesir adalah dengan mengoleskan darah anak domba
pada ambang pintu rumahnya sebagai tanda bahwa malaikat maut itu akan melewati rumah tersebut itu
adalah iniseatif Allah. Dan bagi mereka yang tidak menurut kematianlah yang akan didapati.

Pesan Moral dari pelajaran ini:


Penurutan adalah buah dari cinta kasih kepada Yesus Kritus yang sekaligus menyambut iniseatif Allah
untuk menyelamatkan kita sebagai orang yang ditebusNya.

 Allah beriniseatif membenarkan umat manusia.


“Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh
karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih
karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan
menerima kemuliaan Allah.” Roma 5:1-2
Dibenarkan artinya sebuah tindakan yang dianggap benar sampai tuntas, sempurna bukan karena
perbuatan kita tapi karena penerimaan kita Kepada Yesus Kristus.

Contoh kasus:
Semua dosa manusia, dosa anda dan saya yang seharusnya membawa kita kepada kematian kekal
diletakan, dilimpahkan, dialihkan kepada Yesus, sehingga Yesuslah yang telah melakukan dosa dan
pada saat yang sama kita diangap benar dan tak brdosa.

Pesan mporal pelajaran ini:


Ide ini terjadi karena Allah sendiri dan Ia mau melakukannya secara pribadi agar pekerjaan
pembenaran ini bisa berjalan dengan sempurna. Dan apa yang kita buat adalah menerima Yesus Kristus
dan menurut kepadaNya karena kita mengasihiNya seperti yang Ia lakukan untuk kita.

Langkah kedua:
 Memahami bahwa maut itu telah dikalahkan oleh Kristus.

 Kematian Yesus telah mengalahkan maut.


“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut,
demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
Roma 5:12.
ingat bahwa maut adalah musuh manusia berdosa yang paling utama, musuh yang tidak berbelas
kasihan, musuh yang menakutkan setiap orang, besar atau kecil, pria atau wanita, kaya atau miskin,
semua takluk pada maut. Tetapi kini kita pahami bahwa maut tidak lagi berkuasa bagi mereka yang
memiliki Yesus Kristus.

Contoh kasusnya:
Kita harus mengakui bahwa kita adalah orang berdosa, orang berdosa itu terpisah dari Kristus, dan
orang yang terpisah dari Kristus pasti mati. Itulah yang dimaksudkan karena dosa Adam maka semua
Page 2 of 3
orang telah berbuat dosa, ingat ini bukan dosa warisan tapi manusia memiliki kecendrungan untuk
berdosa.

Pesan moral dari pelajaran ini:


Hal terindah dalam injil adalah maut yang menakutkan itu telah ditelan, maut yang bengis itu telah
dikalahkan oleh kehidupan, kehidupan Yesus Kristus dimana Ia sendiri telah melewati pintu kubur
dengan maksud memutuskan rantai maut itu, karena itu Ia berfirman: “dan Yang Hidup. Aku telah
mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan
kerajaan maut.” Wahyu 1:18

 Yesus berperan sebagai Adam kedua.


“Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh
satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh
ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu
orang semua orang menjadi orang benar.” Roma 5:18-19.
Adam yang kedua ditempatkan ditempat yang tidak aman tetapi kehidupanNya yang menurut kepada
BapaNya telah menhasilkan hidup tanpa dosa.

Contoh Kasus:
Yesus diperlakukan tapa belas kasihan, diludahi, ditombak lambungNya, diejek, diolok bahkan mati di
kayu salib ahanya untuk menyelamatkan dan menghindarkan anda dan saya dari kematian kekal itu.

Pesan moral pelajaran ini:


Semua yang kita pelajari hari ini menyatakan kepada kita bahwa keselamatan kita tidak kita usahakan,
tidak kita kerjakan tetapi itu adalah pemberian, hadiah, hadiah ini harus diterima dan pihak manusia
mengulurkan tangan iman untuk menerima, memiliki dan mengamalkan serta menghidupkan iamn itu
dalam hidup kita sehari-hari.

Kutipan- Kutipan:
 E.G White
” pemikiran bahwa kebenaran Kristus ditanamkan kepada kita, bukan karena jasa atau bagian apapun
dari kita, melainkan sebagai pemberian yang cuma-Cuma dari Allah, merupakan sebuah pemikiran
berharga.”1 Ellen G White , ISM, halaman.360.
Kesimpulan yang dianjurkan:
1. “Ajaran pembenaran oleh iman disampaikan...kepada semua orang itu bagaikan air yang
diberikan bagi seorang musafir yang dahaga."
2. “Ia yang membaca hati manusia mengetahui kelemahan mereka lebih dari pada mereka sendiri
mengetahuinya.”
Keputusan:
Mari kita praktekan mulai dari diri sendiri, kemudian keluarga kita, jemaat kita dan dimasyarakat luas.
Tuhan memberkati kita semua.

Pdt. Mesnick M.W Ataupah.


_6281373309119; +6281373288786; e-mail ataupah@yahoo.com

Page 3 of 3