Anda di halaman 1dari 11

Posts Comments

barang daur-ulang
Top of Form

partner-pub-9112 ISO-8859-1 Search

Bottom of Form

Custom Search

sponsor...

Artikel terbaru.............

↑ Grab this Headline Animator

20 Agustus 2009
Daur Ulang Sampah Plastik Bisnis yang Menjanjikan dan Ramah Lingkungan
09:16:00 Diposkan oleh daur ulang

Sumber: http://onlinebuku.com/2008/11/25/daur-ulang-sampah-plastik-merupakan-bisnis-yang-
menjanjikan-serta-ramah-lingkungan/comment-page-1/#comment-1385

Sampah plastik merupakan fenomena yang tidak dapat terhindarkan hampir


disetiap penjuru lingkungan terdapat sampah plastik. Sampah plastik dari sektor pertanian saja
setiap tahun mencapai 100 juta ton. Dengan jumlah sebanyak itu kita bisa membungkus bola
bumi yang kita tinggali ini sepuluh kali lipat. benar-benar jumlah yang amat berlebihan
mengingat angka di atas barulah sampah dari sektor pertanian saja.
Dan sampah plastik selama ini benar-benar hanya dilihat sebagai sampah semata. Hampir-hampir
tidak ada yang bisa melihat sisi positif pada sampah plastik, bahkan pemulung pun enggan
mengumpulkannya. Padahal sejatinya, sampah plastik ini bisa didaur ulang menjadi bahan baku
pembuatan plastik. Permintaan terhadap bahan baku ini pun sangat besar sehingga pabrik
pembuatan plastik sering kehabisan stok bahan baku.
Belum lagi kalau dilihat dari sisi penyerapan tenaga kerjanya. Dalam bisnis ini banyak pihak
yang bisa terlibat di dalamnya. Misalnya pemulung, penampung, bandar sampah plastik bekas,
maupun pemasok ke perusahaan daur ulang sampah plastik.
Di dalam perusahaan/pabrik daur ulang sampah plastik sendiri banyak menampung tenaga kerja
dari mulai: tenaga sortir plastik, tenaga giling, tukang pres, tukang jemur, tenaga
pengepakan/packing sampai staf administrasi dan keuangan, mereka semua mendapatkan upah
yang cukup lumayan dan memadai untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari.
Usaha daur ulang plastik, juga sangat berperan dalam membantu dan memelihara kebersihan
lingkungan. Berbagai sampah plastik tersebut jika dibiarkan akan menjadi timbunan sampah,
yang lama-kelamaan merupakan ancaman bencana yang berbahaya, seperti yang belum lama ini
terjadi. Berbagai sampah plastik tersebut tidak dapat terurai sehingga tidak ramah atau berbahaya
bagi lingkungan.Perspektif bisnis, sosial dan lingkungan inilah yang mendasari Ir Herman
Sutirto, MSc mendirikan PLASSBEK, akronim dari dari PLAS-tik BEK-as.
Kegiatan bisnisnya dimulai 8 Mei 2004. Awalnya PLASSBEK hanya melakukan usaha jual-beli
plastik daun (plastik lembaran bersih saja). Plastik daun yang kotor dicuci, kemudian dijemur
dan langsung dijual, belum menggunakan mesin giling/crusher.
Awal Februari 2005, PLASSBEK mulai memproduksi (menggiling plastik daun/lembaran).
Bahkan PLASSBEK bergerak lebih jauh lagi dengan menggandeng BE B.O.S.S. untuk
pengembangan usaha ini melalui skema franchise. Saat ini perusahaan hanya
memproduksi/menggiling plastik kelompok film grade yaitu plastik daun/plastik lembaran saja.
Jenis usaha daur ulang sampah plastik merupakan salah satu usaha yang handal dan fleksibel, di
mana d permintaan pasar terus meningkat, mengingat hampir semua perusahaan/pabrik biji/pellet
plastik daur ulang plastik maupun produk - jadi (End Product) membutuhkan bahan baku plastik
daur ulang yang cukup tinggi .
Bahkan pasar dari hasil daur ulang plastik ini bukan hanya di dalam negeri, karena pasar
mancanegara justru banyak mencari bahan baku ini. Di pasar Internasional PET daur ulang
memiliki nama PET Flakes/PET Regrind dengan size 10 mm. Pasar ekspor menyerap jauh lebih
besar daripada pasar domestik. Negara yang banyak memanfaatkan PET Flakes adalah: Taiwan,
India, Vietnam, Pakistan, RRC.
Tetapi pasar dalam negeri sendiri pun sampai saat ini masih kekurangan pasokan. Untuk pasar
domestik, pada umumnya terbagi menjadi 2 kelompok plastik daur ulang, yaitu: kelompok film
grade dan non-film grade seperti sampah plastik lembaran kemasan makanan (kantong gula,
tepung, dan lain-lain), kantong belanja (kresek), kantong sampah, pembungkus tekstil, tas,
garmen, pembungkus rokok, pembungkus baju/kaos, karung plastik, dan lain-lain. Untuk non-
film grade ada botol air mineral, juice, saos, minyak goreng, kosmetik, shampoo, oli, tutup botol,
krat botol, ember, mainan, tong sampah, container, pipa PVC, kabel listrik, selang air, plastik
gelombang, dan lain-lain.
Semua pabrik plastik daur ulang (recycling) membutuhkan plastik-plastik bekas (sampah plastik)
baik dari kelompok film grade (plastik daun) maupun dari non-film grade. Plastik-plastik
tersebut sebagai bahan utama/campuran untuk diproses daur ulang menjadi biji/pellet plastik,
sehingga dikenal dengan nama biji/pellet plastik daur ulang. Hal ini hanya untuk membedakan
dengan biji plastik original (asli).
Karena biji plastik asli sebagian besar masih impor, sehingga harganya cukup mahal (tergantung
dolar dan harga minyak dunia). Maka biji/pellet plastik daur ulang dapat menjadi suatu alternatif,
dengan harga yang sangat kompetitif. Dan tentu saja bisnis ini sangat prospektif.

Bookmark this post:

0 komentar:
[+/-]Click to Show or Hide Old Comments

>
[+/-]Show or Hide Comments
Poskan Komentar
Posting Lebih Baru Posting Lama Halaman Muka
Langgan: Poskan Komentar (Atom)
berlangganan artikel yuuk ..!!!
Top of Form

Enter your email address:

BarangDaur-ulan en_US Subscribe

Delivered by FeedBurner
Bottom of Form

Arsip Blog
• ▼ 2009 (66)
○ ▼ 16 Agustus - 23 Agustus (66)
 Daur Ulang 1 Ponsel Kurangi 12.000 Kg Emisi CO2
 PPLH Pamerkan Kertas Daur Ulang
 Berkreasi Membuat Kertas Daur Ulang
 Furnitur Ramah Lingkungan dari Kardus
 Robot Raksasa dari gabus (styrofoam)
 Sepatu Daur Ulang Stella McCartney
 Belajar Motor Listrik dari Bahan Daur Ulang
 Melintasi Langit Nusantara dengan Kaleng Susu
 Kantong Plastik Daur Ulang Berbahaya?
 Daur ulang limbah minyak goreng menjadi bahan baka...
 Sampah, Emas yang Terlupakan
 Teknologi Pengolahan Sampah
 Pemanfaatan Limbah Hutan Menjadi Sebuah Produk Mul...
 Daur Ulang Limbah Oil Sludge
 Kertas Cantik dari Sampah Kantor
 Kebutuhan Air Minum Bersih
 Teknik Penanganan Limbah WASTE TO PRODUCT
 Pengolahan Limbah Cair Menjadi Air Bersih
 Pembuatan Pupuk Bokashi
 Pendekatan Bisnis & Pengolahan Limbah Peternakan S...
 Pemanfaatan limbah alumunium foil dan shuttlecock
 Pemanfaatan Onggok Fermentasi untuk Pakan Ternak
 Daur Ulang Sampah Plastik Bisnis yang Menjanjikan ...
 Pemanfaatan Jerami Menjadi Kompos Jerami
 Limbah Tahu Cair Menjadi Biogas
 Pewarna Alami dari Limbah Kulit Manggis
 Mengolah Limbah Sawit menjadi bioetanol dan kompos...
 Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur Ulang
 Bumi Adalah Rumah Kita
 Lampu Unik Dari Botol Susu
 Botol penyiram tanaman otomatis
 Coca-Cola Tanam Modal ke Perusahaan Daur Ulang
 UPAYA PENANGGULANGAN GLOBAL WARMING
 Busana Ramah Lingkungan Berbahan Botol Bekas
 Botol-botol air minum pakai ulang- Manakah yang te...
 Daur ulang Kemasan Air Mineral “Plastik PET”
 Menguraikan Plastik : Dari Botol Minum Menjadi Kat...
 Bahaya Mengintai dari Kemasan Botol Plastik
 Seragam Sekolah Dibuat dari Botol Daur Ulang
 Lampu hasil daur ulang botol
 Motorola meluncurkan hp yang terbuat dari daur ula...
 Daur Ulang Botol Plastik Jadi Katrid Inkjet
 Membuat Manisan Belimbing Wuluh
 Mengubah Pahitnya Kulit Jeruk Bali menjadi Sebuah ...
 Solusi Penanganan Limbah Kulit Jeruk Bali
 Menyulap Sampah Kaca menjadi Bisnis Daur Ulang
 Sampah Daur Ulang Laku Dijajakan di Medan Fair 200...
 Kreasi Daur Ulang Sampah Kertas
 Membangun Persahabatan Melalui Daur Ulang Sampah
 Daur ulang sampah jadikan anak mandiri
 Penjabat Bupati Labura: Daur Ulang Sampah Jadi Kom...
 DAUR ULANG SAMPAH MENJADI BARANG KERAJINAN
 Kapasitas Daur Ulang Sampah di Cilincing Akan Diti...
 Daur Ulang Sampah Jadi Kurikulum
 Daur Ulang Sampah jadi Listrik di Bali
 Inggris malas daur ulang sampah elektronik
 Daur Ulang Sampah Plastik di Lhokseumawe Dilirik P...
 Daur Ulang (Sampah) Makanan Hotel
 Daur Ulang Sampah Menjadi Robot
 Kode Daur Ulang Plastik
 Hasil Melimpah dari Plastik Sampah
 Daur ulang kertas potensi yang ramah lingkungan
 Daur Ulang Kertas
 Bersediakah Anda Mendaur Ulang Ponsel Lama Anda?
 Belajar dengan Barang Bekas
 Wirausaha Barang Bekas Rekrut Kaum Cacat 80%

Subscribe

lagi nongkrong..... !!!!

Copyright 2009 All Rights Reserved daurulang.tk


Pasang Iklan | Ketentuan Penggunaan | About Us | Contact Us | Redaksi

• Home
• Nasional
• China News & Culture
• Internasional
• Wisata
• Kehidupan
• Kesehatan
• Opini
• Iptek
• Sejarah
• Cerita Budi Pekerti
• Berita Foto
• NTD Video
Era Baru News >> Nasional >> Bali >> Pantai Kuta Dibanjiri Sampah Hingga Maret
Pantai Kuta Dibanjiri Sampah Hingga
Maret

Era Baru News Jumat, 22 Januari 2010


Pasang Iklan | Ketentuan Penggunaan | About Us | Contact Us | Redaksi

• Home
• Nasional
• China News & Culture
• Internasional
• Wisata
• Kehidupan
• Kesehatan
• Opini
• Iptek
• Sejarah
• Cerita Budi Pekerti
• Berita Foto
• NTD Video
Era Baru News >> Nasional >> Bali >> Pantai Kuta Dibanjiri Sampah Hingga Maret
Pantai Kuta Dibanjiri Sampah Hingga
Maret

Era Baru News Jumat, 22 Januari 2010

Sampah kiriman di Pantai Kuta.


Denpasar - Pantai Kuta, Kabupaten Badung, Bali,
akan terus dibanjiri sampah kiriman hingga Maret
2010.
"Sampah yang menumpuk di Pantai Kuta dan
sekitarnya itu kiriman dari dataran tinggi yang curah hujannya juga tinggi. Curah hujan tinggi di
Bali ini akan terjadi hingga Maret," kata Kepala Subbidang Pelayanan Jasa BMKG Wilayah III
Denpasar I Nyoman Suwarsa di Denpasar, Jumat (22/01).
Pantai Kuta dan sekitarnya dalam beberapa pekan ini dikotori oleh tumpukan sampah berupa
dedaunan, plastik dan potongan kayu sehingga menggangu pemandangan. Meskipun petugas
sudah berusaha membersihkan, namun sampah-sampah itu terus berdatangan.
Menurut Suwarsa, sampah-sampah itu terbawa air hujan dari dataran tinggi di Kabupaten Badung
bagian utara dan Kabupaten Tabanan. Sampah-sampah itu mengalir ke laut mengikuti aliran air
sungai dan menumpuk di pantai, termasuk di Kedonganan dan Jimbaran.
Ia mengemukakan bahwa saat ini, matahari yang sebelumnya berada di sebelah selatan menuju ke
arah utara dan mendekati posisi di tengah. Hal itu menyebabkan banyaknya penguapan udara
sehingga potensi curah hujan tinggi.
Sementara mengenai tumpukan sampah di objek wisata Kuta, Ketua Unit Satgas Pantai Kuta, I
Gusti Ngurah Tresna mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan pembersihan tumpukan
sampah agar tidak menggangu kenyamanan wisatawan.
"Kami telah mengerahkan petugas satgas dan para pedagang, sejak pagi hingga sore hari untuk
membersihkan sampah itu. Namun kami kewalahan untuk menangani tumpukan sampah pada
musim sekarang," katanya.
Ia mengatakan, dalam pembersihan sampah di sepanjang pantai Kuta pihaknya mengerahkan 33
orang dari petugas satgas pantai dan seribu orang dari para pedagang yang berjualan di pantai
berpasir putih ini.(ant/waa)

BACA JUGA ...


• Pasirjambu Rawan Longsor Tanah Tinggi
• Peluncuran Bosch Emission Analyzer Di Bali
• Pertemuan Lingkungan Hidup PBB ExCOPs Bali Dibuka
• Pertemuan GC-UNEP Ke-11 Akan Berlangsung Di Bali
• Pengacara pembunuh wartawan Diskorsing Enam Bulan

Tambahkan komentar
JComments

||
Cari Artikel di Era Baru :
Top of Form

Ketik di sini... Cari

search com_search

Bottom of Form
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

• UPDATE TERKINI ...


• TERFAVORIT MINGGU INI ...

• Jibril Didakwa Sembunyikan Informasi Terorisme


• Suami Artis Shen Yun Diculik di Shanghai
• AS Sambut Baik Gencatan Senjata Darfur
• Mi Zijian, Ketika Usul Ditolak
• Intimidasi Terhadap Radio Erabaru, Perjelas Dugaan Intervensi Komunis China
• Finlandia: Pegawai yang Berhenti Merokok, Dibayar
• Tersesat di Dasar Laut Selatan VIII
• Cerita Budi Pekerti: Katak didalam Sumur
• Membayangkan Pantai Indah Membantu Cepat Tidur
• Kristal Tawarkan Solusi Penyimpanan Data Teknologi Tinggi
• Pungutan Pajak Berlebih Mengakibatkan Gempa Bumi
• Jangan Mengkritik Karyawan Anda di Depan Konsumen
• Jangan Sedih, Berbahagialah!
• Tokek 'Raja Kamuflase' Ditemukan di Madagaskar
• Bintang Primitif Di Luar Galaksi Bima Sakti Terungkap
• Tersesat di Dasar Laut Selatan VII
• "Mayat" Hidup Lagi di Rumah Pemakaman Kolombia
• Kisah Shanbo dan Yingtai (Sampek Engtay)
• Jangan Mengkritik Karyawan Anda di Depan Konsumen
• Pendiri Falun Gong Terima Ribuan Ucapan Tahun Baru
• Kematian Raja Mesir, Tutankhamun Karena Malaria
• Sapi Lahir Kepala Mirip Manusia
• Wisata Ushuaia Kota di Ujung Dunia.
• Finlandia: Pegawai yang Berhenti Merokok, Dibayar
NASIONAL
• Markus Dinanti Pidana Ganda
• Gubernur Kepri Jalankan Tugas dari Penjara
• Golkar Rekomendasikan Proses Hukum Kasus Century
• Pasirjambu Rawan Longsor Tanah Tinggi
• Gubernur Kepri Tidak Mencalonkan Diri
INTERNASIONAL
• Pertemuan Lingkungan Hidup PBB ExCOPs Bali Dibuka
• Jepang Sediakan Dua Juta Dolar Cegah Penyakit Di Haiti
• Rudal Korut Ancaman Bagi Korsel
• Menlu Australia-Jepang Bertemu Di Tengah Sengketa
• Misi Bersama PBB-AU-ECOWAS Berangkat Ke Niger
CHINA UPDATE
• Jepang Larang Wisata Transplantasi Organ ke China
• Gao Zhisheng Mungkin Hidup di Xinjiang
• Situs Institut Konfusius Online Luar Biasa Mahal
• Pabrik Es krim China Tutup Karena Tercemar Melamin
• Menghilangnya Pengacara Gao Segera Dipetisikan
CERMIN KEHIDUPAN
• Tercebur Dalam Air
• Tarik Tambang
• Balasan Cinta Kasih
• Sebuah Pelajaran Berharga
• Kisah Kultivasi: Melihat Sang Buddha
CERITA BUDI PEKERTI
• Keledai dan Pemiliknya
• Mo-Tse yang Bijaksana
• Kodok dan Seekor Kerbau
• Dongeng Aesop: Elang dan Gagak
• Memanjakan Anak Sama Halnya Menjerumuskannya
ILMU PENGETAHUAN & TEKNOLOGI
• Amankan Uang Dengan Perangkat Lunak
• Bintang Primitif Di Luar Galaksi Bima Sakti Terungkap
• Pabrik Pengolahan Sampah Jerman Yang Ramah Lingkungan
• Teknologi Nano Untuk Selamatkan Bumi
• NASA Luncurkan Ulang-alik Endeavour Dari Florida
© 2003 - 2010 ERABARU NEWS
Mengutip atau mengcopy berita di situs ini harus mencantumkan Erabaru.Net sebagai sumber berita.
Home | Ketentuan Penggunaan | Disclaimer | Contact Us
Link lain : Internasional | China | Korea | Jepang | Jerman | Rusia | Swedia | Hebrew | Rumania | Bulgaria | Slovakia | Ukraina

Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox sebagai browser Anda