Ken Arok

Ken Arok atau sering pula ditulis Ken Angrok (lahir:1182 - wafat: 1227/1247), adalah pendiri Kerajaan Tumapel (yang kemudian terkenal dengan nama Singhasari). Ia memerintah sebagai raja pertama bergelar Rajasa pada tahun 1222 - 1227 (atau 1247).

[sunting] Asal usul
Menurut naskah Pararaton, Ken Arok adalah putra Dewa Brahma hasil berselingkuh dengan seorang wanita desa Pangkur bernama Ken Ndok. Oleh ibunya, bayi Ken Arok dibuang di sebuah pemakaman, hingga kemudian ditemukan dan diasuh oleh seorang pencuri bernama Lembong. Ken Arok tumbuh menjadi berandalan yang lihai mencuri & gemar berjudi, sehingga membebani Lembong dengan banyak hutang. Lembong pun mengusirnya. Ia kemudian diasuh oleh Bango Samparan, seorang penjudi pula yang menganggapnya sebagai pembawa keberuntungan. Ken Arok tidak betah hidup menjadi anak angkat Genukbuntu, istri tua Bango Samparan. Ia kemudian bersahabat dengan Tita, anak kepala desa Siganggeng. Keduanya pun menjadi pasangan perampok yang ditakuti di seluruh kawasan Kerajaan Kadiri. Akhirnya, Ken Arok bertemu seorang brahmana dari India bernama Lohgawe, yang datang ke tanah Jawa mencari titisan Wisnu. Dari ciri-ciri yang ditemukan, Lohgawe yakin kalau Ken Arok adalah orang yang dicarinya.

[sunting] Merebut Tumapel
Tumapel merupakan salah satu daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjadi akuwu (setara camat zaman sekarang) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Atas bantuan Lohgawe, Ken Arok dapat diterima bekerja sebagai pengawal Tunggul Ametung. Ken Arok kemudian tertarik pada Ken Dedes istri Tunggul Ametung yang cantik. Apalagi Lohgawe juga meramalkan kalau Ken Dedes akan menurunkan raja-raja tanah Jawa. Hal itu semakin membuat Ken Arok berhasrat untuk merebut Ken Dedes, meskipun tidak direstui Lohgawe. Ken Arok membutuhkan sebilah keris ampuh untuk membunuh Tunggul Ametung yang terkenal sakti. Bango Samparan pun memperkenalkan Ken Arok pada sahabatnya yang bernama Mpu Gandring dari desa Lulumbang (sekarang Lumbang, Pasuruan), yaitu seorang ahli pembuat pusaka ampuh. Mpu Gandring sanggup membuatkan sebilah keris ampuh dalam waktu setahun. Ken Arok tidak sabar. Lima bulan kemudian ia datang mengambil pesanan. Keris yang belum sempurna itu direbut dan ditusukkan ke dada Mpu Gandring sampai tewas. Dalam sekaratnya, Mpu Gandring

mengucapkan kutukan bahwa keris itu nantinya akan membunuh 7 orang, termasuk Ken Arok sendiri. Kembali ke Tumapel, Ken Arok menjalankan rencana liciknya. Mula-mula ia meminjamkan keris pusakanya pada Kebo Hijo, rekan sesama pengawal. Kebo Hijo dengan bangga memamerkan keris itu sebagai miliknya kepada semua orang yang ia temui, sehingga semua orang mengira bahwa keris itu adalah milik Kebo Hijo. Dengan demikian, siasat Ken Arok berhasil. Malam berikutnya, Ken Arok mencuri keris pusaka itu dari tangan Kebo Hijo yang sedang mabuk arak. Ia lalu menyusup ke kamar tidur Tunggul Ametung dan membunuh majikannya itu di atas ranjang. Ken Dedes menjadi saksi pembunuhan suaminya. Namun hatinya luluh oleh rayuan Ken Arok. Lagi pula, Ken Dedes menikah dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan. Pagi harinya, Kebo Hijo dihukum mati karena kerisnya ditemukan menancap pada mayat Tunggul Ametung. Ken Arok lalu mengangkat dirinya sendiri sebagai akuwu baru di Tumapel dan menikahi Ken Dedes. Tidak seorang pun yang berani menentang kepustusan itu. Ken Dedes sendiri saat itu sedang mengandung anak Tunggul Ametung.

[sunting] Mendirikan Kerajaan Tumapel
Pada tahun 1222 terjadi perselisihan antara Kertajaya raja Kadiri dengan para brahmana. Para brahmana itu memilih pindah ke Tumapel meminta perlindungan Ken Arok yang kebetulan sedang mempersiapkan pemberontakan terhadap Kadiri. Setelah mendapat dukungan mereka, Ken Arok pun menyatakan Tumapel sebagai kerajaan merdeka yang lepas dari Kadiri. Sebagai raja pertama ia bergelar Sri Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi Kertajaya (dalam Pararaton disebut Dhandhang Gendis) tidak takut menghadapi pemberontakan Tumapel. Ia mengaku hanya dapat dikalahkan oleh Bhatara Siwa. Mendengar sesumbar itu, Ken Arok pun memakai gelar Bhatara Siwa dan siap memerangi Kertajaya. Perang antara Kadiri dan Tumapel terjadi di dekat desa Ganter. Pihak Kadiri kalah. Kertajaya diberitakan naik ke alam dewa, yang mungkin merupakan bahasa kiasan untuk mati.

[sunting] Keturunan Ken Arok
Ken Dedes telah melahirkan empat orang anak Ken Arok, yaitu Mahisa Wonga Teleng, Panji Saprang, Agnibhaya, dan Dewi Rimbu. Ken Arok juga memiliki selir bernama Ken Umang, yang telah memberinya empat orang anak pula, yaitu Tohjaya, Panji Sudatu, Tuan Wergola dan Dewi Rambi. Selain itu, Ken Dedes juga memiliki putra dari Tunggul Ametung yang bernama Anusapati.

[sunting] Kematian Ken Arok

dan di Usana. padahal ia merasa sebagai putra tertua. akhirnya Anusapati mengetahui kalau dirinya memang benar-benar anak tiri. ia juga mengetahui kalau ayah kandungnya bernama Tunggul Ametung telah mati dibunuh Ken Arok. di mana ia dipuja sebagai Buddha. Peristiwa kematian Ken Arok dalam naskah Pararaton terjadi pada tahun 1247. Ken Arok tewas ditusuk dari belakang saat sedang makan sore hari. Setelah mendesak ibunya (Ken Dedes). Dalam prasasti itu Raden Wijaya mengaku sebagai anggota Wangsa Rajasa. Hal ini dapat dimaklumi karena naskah tersebut merupakan sastra pujian untuk keluarga besar Hayam Wuruk. Untuk memuliakan arwahnya didirikan candi di Kagenengan. juga dijumpai dalam prasasti Balawi yang dikeluarkan oleh Raden Wijaya. Sri Ranggah Rajasa meninggal dunia pada tahun 1227 (selisih 20 tahun dibandingkan berita dalam Pararaton). Bahkan. di mana ia dipuja sebagai Siwa. Ia kemudian menjadi raja pertama di Tumapel bergelar Sri Ranggah Rajasa. Adanya peristiwa pembunuhan terhadap Sang Rajasa dalam Pararaton diperkuat oleh prasasti Mula Malurung (1255). Ia kemudian menyuruh pembantunya yang berasal dari desa Batil untuk membunuh Ken Arok. Arok diduga berasal dari kata rok yang artinya "berkelahi". Berita dalam prasasti ini menunjukkan kalau kematian Sang Rajasa memang tidak sewajarnya. Anusapati berhasil mendapatkan keris Mpu Gandring yang selama ini disimpan Ken Dedes. nama pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa yang meninggal di atas takhta kencana. [sunting] Keistimewaaan Ken Arok Nama Rajasa selain dijumpai dalam kedua naskah sastra di atas. sehingga diduga kuat merupakan ciptaan si pengarang sebagai nama asli Rajasa. . Pada tahun 1222 Sang Girinathaputra mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. pendiri Majapahit tahun 1305. Tokoh Ken Arok memang dikisahkan nakal dan gemar berkelahi. sehingga peristiwa pembunuhan terhadap leluhur raja-raja Majapahit dianggap aib. [sunting] Versi Nagarakretagama Nama Ken Arok ternyata tidak terdapat dalam Nagarakretagama (1365).Raden Wijaya adalah keturunan Ken Arok. Disebutkan dalam prasasti itu. Nama Ken Arok memang hanya dijumpai dalam Pararaton. Ibu kota kerajaannya disebut Kutaraja (pada tahun 1254 diganti menjadi Singasari oleh Wisnuwardhana). Kematian Sang Rajasa dalam Nagarakretagama terkesan wajar tanpa pembunuhan.Anusapati merasa heran pada sikap Ken Arok yang seolah menganaktirikan dirinya. Naskah tersebut hanya memberitakan bahwa pendiri Kerajaan Tumapel merupakan putra Bhatara Girinatha yang lahir tanpa ibu pada tahun 1182. Anusapati ganti membunuh pembantunya itu untuk menghilangkan jejak.

Prasasti-prasasti sesudah tahun 1248 M. . berisi silsilah raja-raja Majapahit yang memiliki hubungan erat dengan raja-raja Singasari. Kehidupan Politik Kerajaan Singasari yang pernah mengalami kejayaan dalam perkembangan sejarah Hindu di Indonesia dan bahkan menjadi cikal bakal Kerajaan Majapahit. Candi Singasari dan lain-lain. Kitab Negara Kertagama. titisan Wisnu. 1.Pengarang Pararaton sengaja menciptakan tokoh Ken Arok sebagai masa muda Sang Rajasa dengan penuh keistimewaan. Sumber Sejarah Sumber-sumber sejarah Kerajaan Singasari berasal dari: y y y y y Kitab Pararaton. menyatakan bahwa Kaisar Khubilai Khan mengirim pasukkannya untuk menyerang Kerajaan Singasari. 2. Kerajaan Singasari Sejarah Kerajaan Singasari berawal dari daerah Tumapel. Ken Arok sendiri diberitakan sebagai putra Brahma. Terlepas dari benar atau tidaknya kisah Ken Arok. namun memiliki keberanian dan kecerdasan di atas rata-rata sehingga dapat mengantarkan dirinya sebagai pembangun suatu dinasti baru yang menggantikan dominasi keturunan Airlangga dalam memerintah pulau Jawa. sehingga seolah-olah kekuatan Trimurti berkumpul dalam dirinya. dengan pelabuhannya bernama Pasuruan. dapat ditarik kesimpulan kalau pendiri Kerajaan Tumapel hanya seorang rakyat jelata. yang merupakan anak tirinya (anak Ken Dedes dari suami pertamanya Tunggul Ametung). serta penjelmaan Siwa. yang dikuasai oleh seorang akuwu (bupati). Candi Jago. Raja Ken Arok memerintah antara tahun 1222-1227 M. Masa pemerintahan Ken Arok diakhiri secara tragis pada tahun 1227. Letaknya di daerah pegunungan yang subur di wilayah Malang. Berita-berita asing (berita Cina). Kasus yang sama terjadi pula pada Babad Tanah Jawi di mana leluhur raja-raja Kesultanan Mataram dikisahkan sebagai manusia-manusia pilihan yang penuh dengan keistimewaan. menceritakan tentang raja-raja Singasari. pernah diperintah oleh raja-raja sebagai berikut: Ken Arok Ken Arok sebagai raja Singasari pertama bergelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabhumi dan dinastinya bernama Dinasti Girindrawangsa (Dinasti Keturunan Siwa). Ia mati terbunuh oleh kaki tangan Anusapati. Peninggalan-peninggalan purbakala berupa banguna-bangunan Candi yang menjadi makam dari raja-raja Singasari seperti Candi Kidal.

Raja Kertanegara menempuh jalan sebagai berikut: y y y Mengadakan pergeseran pembantu-pembantunya. Raja Kertanegara menempuh cara-cara sebagai berikut. Upaya yang ditempuh Raja Kertanegara dapat dilihat dari pelaksanaan politik dalam negeri dan luar negeri. Kerajaan Singasari mencapai masa kejayaannya. 1) 2) 3) 4) [Sejarah] Runtuhnya Kerajaan Singasari dan Munculnya Kerajaan Majapahit Setelah meruntuhkan kerajaan Tang. b. orang-orang Mongol kemudian mendirikan sebuah pemerintahan baru yang diberi nama Sung (Song). y y y y y Melaksanakan Ekspedisi Pamalayu (1275 dan 1286 M) untuk menguasai Kerajaan Melayu serta melemahkan posisi Kerajaan Sriwijaya di Selat Malaka. Kertanegara membendung ekspansi Khu Bilai Khan dengan cara : Menjalin kerja sama dengan negeri Champa Memberantas setiap usaha pemberontakan Mengganti pejabat yang tidak mendukung gagasannya Berusaha menyatukan Nusantara di bawah Singosari. Berbuat baik terhadap lawan-lawan politiknya. . bernama Kublai Khan menjadi raja pertamanya.Raja Kertanegara Raja Kertanegara (1268-1292 M) merupakan raja terkemuka dan raja terakhir dari Kerajaan Singasasri. Politik Luar Negeri Untuk mencapai cita-cita politiknya itu. Politik Dalam Negeri Dalam rangka mewujudkan stabilisasi politik dalam negeri. Keinginan untuk memperluas pengaruh bangsa Mongol setelah menjajah Cina adalah menundukkan kerajaan-kerajaan lain di wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur dengan menggunakan kekuatan militer dan politik. a. Salah satu anak Jenghis Khan. Memperkuat angkatan perang. Menguasai Jawa Barat (1289 M). Menguasai Bali (1284 M). sang penakluk kerajaan Cina. Di bawah pemerintahannya. Menguasai Pahang (Malaya) dan Tanjung Pura (Kalimantan).

Merasa tersinggung.Caranya dengan meminta para penguasa lokal untuk mengakui kaisar Mongol sebagai penguasa tunggal dan mengharuskan raja-raja lokal tersebut untuk mengirim upeti (tribute) kepada kaisar Cina. Peristiwa penyerbuan ke Jawa ini dituliskan dalam beberapa sumber di Cina dan merupakan sejarah yang sangat menarik tentang kehancuran kerajaan Singhasari dan munculnya kerajaan Majapahit. seperti yang dapat kita baca dalam buku nomor 162 dari masa pemerintahan Dinasti Yuan yang terjemahannya dapat dibaca dalam buku W. Salah satunya adalah ke Jawa yang kala itu diperintah oleh Raja Kartanagara dari kerajaan Singhasari. yaitu Shih Pi. Ike Mese.P. Kublai Khan mengirim seorang utusan bernama Meng Chi ke Jawa meminta raja Kartanagara untuk tunduk di bawah kekuasaan Cina. Di Belitung mereka menebang pohon dan membuat perahu (boats) berukuran lebih kecil untuk masuk ke sungai-sungai di Jawa yang sempit sambil memperbaiki kapal-kapal mereka yang telah berlayar mengarungi laut cukup jauh. Banyak prajurit yang sakit karena tidak terbiasa melakukan pelayaran. Mereka diberangkatkan dari Fukien membawa 20.000 batangan perak. Pada bulan kedua tahun itu Ike Mese bersama pejabat yang menangani wilayah Jawa dan 500 orang menggunakan 10 kapal berangkat menuju ke Jawa untuk membuka jalan bagi bala tentara Mongol yang dipimpin oleh Shih Pi. dan Hukuang. Kiangsi. Groeneveldt berjudul Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled from Chinese Sources (1963: 20-31). Hanya Kau Hsing yang berdarah Cina. utusan itu dicederai wajahnya oleh Kartanagara dan meingirimnya pulang ke Cina dengan pesan tegas bahwa ia tidak akan tunduk di bawah kekuasaan raja Mongol.000 pasukan dan seribu kapal. Disebutkan bahwa utusan yang dikirim ke Jawa terdiri dari tiga orang pejabat tinggi kerajaan. Pasukan besar ini berangkat dari pelabuhan Chuan-chou dan tiba di Pulau Belitung sekitar bulan Januari tahun 1293. Sedangkan Kau Hsing bertanggung jawab untuk menyiapkan perbekalan dan kapal. . sedangkan dua lainnya adalah orang Mongol. Ketika berada di Tuban mereka mendengar bahwa raja Kartanagara telah tewas dibunuh oleh Jayakatwang yang kemudian mengangkat dirinya sebagai raja Singhasari. Kublai Khan membekali pasukan ini untuk pelayaran selama satu tahun serta biaya sebesar 40. ia merasa terhina dan berniat untuk menghancurkan Jawa yang menurutnya telah mempermalukan bangsa Mongol. Shih Pi dan Ike Mese mengumpulkan pasukan dari tiga provinsi: Fukien. dan Kau Hsing. Di sini mereka mempersiapkan penyerangan ke Jawa selama lebih kurang satu bulan Perjalanan menuju Pulau Belitung yang memakan waktu beberapa minggu melemahkan bala tentara Mongol karena harus melewati laut dengan ombak yang cukup besar. Sebagai seorang kaisar yang sangat berkuasa di daratan Asia saat itu. Untuk maksud tersebut. Perlakuan Kartanegara terhadap Meng Chi dianggap sebagai penghinaan kepada Kublai Khan.

000 orang berjalan kaki menuju Singhasari. setelah seluruh pasukan berkumpul di mulut sungai Kali Mas. yang mengundangnya ke Jawa untuk menjatuhkan Daha. . lebih dari 100 kapal berdekorasi kepala raksasa dapat disita karena seluruh prajurit dan pejabat yang mempertahankannya melarikan diri untuk bergabung dengan pasukan induknya. untuk mengakui kekuasaan bangsa Mongol. Melihat keuntungan memperoleh bantuan dari dalam. Pada bulan ketiga tahun 1293. penyerbuan ke kerajaan Singhasari mulai dilancarkan. maka rencana menjatuhkan Jawa tetap dilaksanakan. mendahului untuk membina kerja sama dengan penguasa-penguasa lokal yang tidak setia kepada Jayakatwang. beberapa kerajaan kecil (mungkin setingkat provinsi di masa sekarang) turut bergabung dengan orang-orang Mongol sehingga menambah besar kekuatan militer sudah sangat kuat ketika berangkat dari Cina. ibukota Singhasari. Diputuskan bahwa Ike Mese akan membawa setengah dari pasukan kira-kira sebanyak 10. Armada kapal kerajaan Mongol selebihnya dipimpin langsung oleh Shih Pi memasuki Jawa dari arah sungai Sedayu dan Kali Mas. Sebelum menyusul ke Tuban orangorang Mongol kembali berhenti di Pulau Karimunjawa untuk bersiap-siap memasuki wilayah Singhasari. Ia juga memberikan peta wilayah Singhsari kepada Shih Pi yang sangat bermanfaat dalam menyusun strategi perang menghancurkan Jayakatwang. Setelah mendarat di Jawa. Sebelumnya. siapa pun orangnya. Untuk mempermudah gerakan bala tentara asing ini. Aria Wiraraja berjanji kepada raja Mongol bahwa ia akan mempersembahkan seorang puteri cantik sebagai tanda persahabatan apabila Daha dapat ditundukkan.000-an´ turut mendampingi mereka. tiga orang pejabat tinggi diberangkatkan menggunakan µkapal cepat¶ menuju ke Majapahit setelah mendengar bahwa pasukan Raden Wijaya ingin bergabung tetapi tidak bisa meninggalkan pasukannya. Sebagai seorang pelaut yang berpengalaman. Setelah berkumpul kembali di Tuban dengan bala tentara Mongol. selebihnya tetap di kapal dan melakukan perjalanan menggunakan sungai sebagai jalan masuk ke tempat yang sama.Oleh karena perintah Kublai Khan adalah menundukkan Jawa dan memaksa raja Singhasari. Surat kepada raja Mongol disampaikan melalui jasa pedagang Cina yang kapalnya tengah merapat di Jawa (Pitono. yang sebenarnya adalah suku Uigur dari pedalaman Cina bukannya bangsa Mongol. Kekuatan kerajaan Singhasari di sungai tersebut dapat dilumpuhkan. 1965: 44). Selain Majapahit. Beberapa panglima ³pasukan 10. pasukan Majapahit ini kemudian dijadikan bagian dari bala tentara kerajaan bangsa Mongol. Aria Wiraraja. ia menugaskan Ike Mese dan Kau Hsing untuk memimpin pasukan darat. Raden Wijaya memberi kebebasan untuk menggunakan pelabuhan-pelabuhan yang ada di bawah kekuasaannya dan bahkan memberikan panduan untuk mencapai Daha. Persengkongkolan ini terwujud sebagai ungkapan rasa tidak suka mereka terhadap raja Jayakatwang yang telah membunuh Kartanegara melalui sebuah kudeta yang keji. kedatangan bala tentara Mongol (disebut Tartar) adalah merupakan upaya Bupati Madura. Menurut cerita Pararaton. Ike Mese.

000 dalam keadaan panik akhirnya terbunuh (slain = bantai) setelah bertempur dengan tentara gabungan Mongol-Majapahit. ibukota Singhasari. Sejarah Cina mencatat bahwa sebulan kemudian setelah penaklukan itu. Dilindungi oleh lebih dari 10. Pasukan Singhasri terpecah dua. Seluruh anggota keluarga raja dan pejabat tinggi Singhasari berikut anak-anak mereka ditahan oleh bangsa Mongol. Dari sini ia berlayar selama 68 hari kembali ke Cina dan mendarat di Chuan-chou.000 pasukan raja Jayakatwang berusaha memenangkan pertempuran mulai dari pagi hingga siang hari. melakukan penumpasan itu (Pitono. Kekalahan ini menyebabkan sisa pasukan kembali melarikan diri untuk berkumpul di Daha. Pasukan Ike Mese. Adalah Sora dan Ranggalawe. Pada hari ke-19 terjadi peperangan yang sangat menentukan bagi kerajaan Singhasari. Sebelumnya mereka nyaris tidak pernah kalah di dalam peperangan melawan bangsa mana pun di dunia. ia mundur dan bertahan di dalam kota yang dikelilingi benteng. Selain di Jawa. dan Raden wijaya melakukan pengejaran dan berhasil memasuki Daha beberapa hari kemudian. Shih Pi dan Kau Hsing yang terpisah dari pasukannya itu harus melarikan diri sampai sejauh 300 li (± 130 kilometer). dengan membawa pasukan yang lebih besar. 1965 46). Raden Wijaya memberontak dan membunuh 200 orang prajurit Mongol yang mengawalnya ke Majapahit untuk menyiapkan persembahakn kepada raja Kublai Khan. bila dihitung semenjak pasukan Mongol mendarat dan membangun kekuatan di muara Kali Mas. sebagian menuju sungai dan tenggelam di sana karena dihadang oleh orang-orang Mongol. Dalam peperangan ini dikatakan bahwa pasukan Mongol menggunakan meriam yang pada zaman itu masih tergolong langka di dunia. Kekekalahan bala tentara Mongol oleh orang-orang Jawa hingga kini tetap dikenang dalam sejarah Cina. Kemenangan pasukan gabungan ini menyenangkan bangsa Mongol. dua panglima perang Majapahit yang sempat membantu orang-orang Mongol menjatuhkan Jayakatwang. Salah seorang anak Jayakatwang yang melarikan diri ke perbukitan di sekitar ibukota dapat ditangkap dan ditawan oleh pasukan Kau Hsing berkekuatan seribu orang. sedang sebagian lagi sebanyak lebih kurang 5. Raden Wijaya menyerang balik orang-orang Mongol dan memaksa mereka keluar dari Pulau Jawa. pasukan Kublai Khan . sebelum akhirnya dapat bergabung kembali dengan sisa pasukan yang menunggunya di pesisir utara. Kau Hsing. Jayakatwang menyadari kekalahannya. Terjadi tiga kali pertempuran besar antara kedua kekuatan yang berseteru ini di keempat arah kota dan dimenangkan oleh pihak para penyerbu. Setelah itu. Pada sore harinya ia memutuskan keluar dan menyerah karena tidak melihat kemungkinan untuk mampu bertahan. di mana bala tentara gabungan Mongol dengan Raden wijaya berhasil mengalahkan pasukan Singhasari.Peperangan besar baru terjadi pada hari ke-15.

Berbeda dengan Sora dan Ranggalawe. seluruh harta bendanya dirampas oleh kerajaan sebagai kompensasi atas peristiwa yang meredupkan kebesaran nama bangsa Mongol tersebut. Ternyata kegagalan Shih Pi menundukkan Jawa harus dibayar mahal olehnya. Akan tetapi kehancuran ini bukan disebabkan oleh kekuatan militer bangsa Jepang melainkan oleh terpaan badai sangat kencang yang memporakporandakan armada kapal kerajaan dan membunuh hampir seluruh prajurit di atasnya. 1309) adalah pendiri Kerajaan Majapahit sekaligus raja pertama yang memerintah pada tahun 1293-1309. Raden wijaya Raden Wijaya (lahir: ? . seluruh pasukan Mongol kembali ke negara asalnya dengan membawa tawanan para bangsawan Singhasari ke Cina beserta ribuan hadiah bagi kaisar. yaitu di hari ke-24. disebutkan bahwa Jayakatwang bukan mati dibunuh orang-orang Mongol melainkan oleh Raden Wijaya sendiri.juga pernah hancur saat akan menyerbu daratan Jepang. Nararya Sanggramawijaya Sri Maharaja Kertajasa Jayawardhan Nama Asli . Namun sebagai raja yang tahu menghargai kesatriaan. Ia dipersalahkan atas tewasnya 3.000 lebih prajurit dalam ekspedisi menghukum Jawa tersebut. Selain itu. bergelar Prabu Kertarajasa Jayawardana. Menjelang akhir bulan Maret.wafat: Majapahit. Sebelum berangkat mereka menghukum mati Jayakatwang dan anaknya sebagai ungkapan rasa kesal atas µpemberontakan¶ Raden Wijaya. Termasuk Nambi dan tokoh-tokoh berjasa lainnya yang mempunyai andil besar mendirikan kerajaan baru menggantikan hegemoni Singhasari di Nusantara. setelah berdirinya kerajaan Majapahit mereka justru dihukum mati karena dituduh melakukan makar (memberontak) terhadap Raden Wijaya atas hasutan Mahapati. peristiwa ini mencoreng wajah Kublai Khan karena untuk kedua kalinya dipermalukan orang-orang Jawa setelah raja Kartanegara melukai wajah Meng Chi. Ia diberi hadiah jabatan tinggi dalam hirarkhi kerajaan Dinasti Yuan yang dinikmatinya sampai meninggal dalam usia 86 tahun. Ia menerima 17 kali cambukan atas perintah Kublai Khan. tidak lama setelah ibukota kerajaan Singhasari berhasil dihancurkan. tiga tahun kemudian nama baik Shih Pi direhabilitasi dan harta bendanya dikembalikan. Kitab Pararaton memberikan keterangan yang kontradiktif.

Naskah ini memuji Lembu Tal sebagai seorang perwira yuda yang gagah berani dan merupakan ayah dari Dyah Wijaya. meskipun gelar Dyah lebih sering digunakan. Berita di atas berlawanan dengan Nagarakretagama yang menyebut Dyah Lembu Tal adalah seorang laki-laki. raja Kerajaan Sunda Galuh. seorang pangeran dari Kerajaan Singhasari. Nagarakretagama yang ditulis pada pertengahan abad ke-14 menyebut pendiri Majapahit bernama Dyah Wijaya. yang juga terletak di kawasan Sunda. Raden Wijaya merupakan perpaduan darah Sunda dan Jawa. Menurut Nagarakretagama. Kisah di atas mirip dengan Babad Tanah Jawi yang menyebut pendiri Kerajaan Majapahit bernama Jaka Sesuruh putra Prabu Sri Pamekas raja Kerajaan Pajajaran. sedangkan ibunya adalah putri Mahisa Campaka dari Kerajaan Singhasari. Setelah Rakeyan Jayadarma tewas diracun musuhnya. hanya selisih 56 tahun sejak kematian Raden Wijaya. Dengan demikian. [sunting] Silsilah Keluarga Raden Wijaya dalam prasasti Balawi tahun 1305 menyatakan dirinya sebagai anggota Wangsa Rajasa. Gelar dyah merupakan gelar kebangsawanan yang populer saat itu dan menjadi cikal bakal gelar Raden. pada masa kehidupan Wijaya (abad ke-13 atau 14) pemakaian gelar raden belum populer. Gelar Nararya juga merupakan gelar kebangsawanan. [sunting] Asal-Usul Menurut Pararaton. Raden Wijaya adalah putra Mahisa Campaka. putra Narasinghamurti. Ayahnya adalah putra Prabu Guru Darmasiksa.Raden Wijaya nerupakan nama yang lazim dipakai para sejarawan untuk menyebut pendiri Kerajaan Majapahit. Nama ini terdapat dalam Pararaton yang ditulis sekitar akhir abad ke-15. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara. Lembu Tal pulang ke Singhasari membawa serta Wijaya. Ia kemudian membangun Kerajaan Majapahit dan berbalik menumpas Siyung Wanara. Kadang Pararaton juga menulisnya secara lengkap. yang paling dapat dipercaya adalah Nagarakretagama karena naskah ini selesai ditulis pada tahun 1365. Istilah Raden sendiri diperkirakan berasal dari kata Ra Dyah atau Ra Dyan atau Ra Hadyan. Wijaya adalah putra Dyah Lembu Tal. putra . yaitu Raden Harsawijaya. Padahal menurut bukti-bukti prasasti. Nama asli pendiri Majapahit yang paling tepat adalah Nararya Sanggramawijaya. Jadi. Di antara berita-berita di atas. Raden Wijaya adalah putra pasangan Rakeyan Jayadarma dan Dyah Lembu Tal. karena nama ini terdapat dalam prasasti Kudadu yang dikeluarkan oleh Wijaya sendiri pada tahun 1294. Jaka Sesuruh melarikan diri ke timur karena dikalahkan saudara tirinya yang bernama Siyung Wanara.

Wijaya mengaku ingin bermukim di sana. Menurut Kidung Panji Wijayakrama. Siasat berikutnya. Raden Wijaya ditunjuk Kertanegara untuk menumpas pasukan Gelang-Gelang yang menyerang dari arah utara Singhasari. raja terakhir Kerajaan Singhasari. ia berhasil menyeberangi Selat Madura untuk bertemu Arya Wiraraja penguasa Songeneb (nama lama Sumenep). . Raden Wijaya melarikan diri hendak berlindung ke Terung di sebelah utara Singhasari. serta seorang putri dari Kerajaan Malayu bernama Dara Petak. Siasat pertama pun dijalankan. Jayakatwang yang telah membangun kembali negeri leluhurnya. ia hanya menikahi dua orang putri Kertanagara saja.Narasinghamurti. pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati GelangGelang terhadap kekuasaan Kerajaan Singhasari. Dengan bantuan kepala desa Kudadu. Menurut Pararaton. Menyadari hal itu. Mulamula. Raden Wijaya merencanakan siasat untuk merebut kembali takhta dari tangan Jayakatwang. Narasinghamurti alias Mahisa Campaka adalah putra Mahisa Wonga Teleng putra Ken Arok pendiri Wangsa Rajasa. dari Gayatri lahir dua orang putri bernama Dyah Gitarja dan Dyah Wiyat. maka daerah kekuasaannya akan dibagi dua untuk dirinya dan Wiraraja. dan menurut Nagarakretagama adalah putra Indreswari. karena Dara Jingga juga dikenal memiliki sebutan sira alaki dewa ² dia yang dinikahi orang yang bergelar dewa. Jayakatwang yang gemar berburu segera mengabulkannya tanpa curiga. Sedangkan menurut Pararaton. [sunting] Mendirikan Desa Majapahit Menurut prasasti Kudadu. Namun demikian ada juga pendapat lain. Sementara itu. Narendraduhita. Wijaya berhasil memukul mundur musuhnya. desa pemukiman yang didirikan Wijaya tersebut pun diberi nama Majapahit. salah seorang Madura menemukan buah maja yang rasanya pahit. jika ia berhasil mengalahkan Jayakatwang. Jayendradewi. Wiraraja pun mengirim orang-orang Songeneb untuk membantu Wijaya membuka hutan tersebut. Raden Wijaya memiliki seorang putra dari Tribhuwaneswari bernama Jayanagara. Wijaya meminta Hutan Tarik di sebelah timur Kadiri untuk dibangun sebagai kawasan wisata perburuan. Ia pun mengirim utusan untuk menjemput Wijaya di pelabuhan Jungbiru. Bersama Arya Wiraraja. dan Gayatri. Menurut prasasti Balawi dan Nagarakretagama. Sedangkan Jayanagara menurut Pararaton adalah putra Dara Petak. Raden Wijaya menikah dengan empat orang putri Kertanagara. Menurut prasasti Sukamerta dan prasasti Balawi. yaitu Tribhuwaneswari. Wijaya berjanji. dimana Raden Wijaya juga mengambil Dara Jingga yang juga salah seorang putri Kerajaan Melayu sebagai istrinya selain dari Dara Petak. Oleh karena itu. Wiraraja menyampaikan berita kepada Jayakatwang bahwa Wijaya menyatakan menyerah kalah. yaitu Kerajaan Kadiri menerimanya dengan senang hati. Namun pasukan pemberontak yang lebih besar datang dari arah selatan dan berhasil menewaskan Kertanagara. Namun karena terus dikejar-kejar musuh ia memilih pergi ke arah timur.

Wijaya membunuh para prajurit Mongol yang mengawalnya. Wijaya meminta bantuan untuk merebut kembali kekuasaan Pulau Jawa dari tangan Jayakatwang. Setelah Jayakatwang dikalahkan. Lembu Sora sebagai patih Daha. Ia pun mengundang Ike Mese untuk memberi tahu bahwa dirinya adalah ahli waris Kertanagara yang sudah tewas.[sunting] Menjadi Raja Majapahit Catatan Dinasti Yuan mengisahkan pada tahun 1293 pasukan Mongol sebanyak 20. wilayah kerajaan pun hanya tinggal setengah. Jayakatwang yang mendengar persekutuan Wijaya dan Ike Mese segera mengirim pasukan Kadiri untuk menghancurkan mereka. Wijaya meminta izin untuk kembali ke Majapahit mempersiapkan penyerahan dirinya. karena pada tahun 1289 Kertanagara telah melukai utusan yang dikirim Kubilai Khan raja Mongol. Sesampainya di Majapahit. Menurut Kidung Harsa Wijaya. Setelah Ranggalawe tewas. penobatan tersebut terjadi pada tanggal 15 bulan Karttika tahun 1215 Saka. Pada tahun 1295 seorang tokoh licik bernama Mahapati menghasut Ranggalawe untuk memberontak. di mana yang sebelah timur dipimpin oleh Wiraraja dengan ibu kota di Lamajang (nama lama Lumajang). Pemberontakan ini dipicu oleh pengangkatan Nambi sebagai patih. Ike Mese mengizinkannya tanpa curiga. Selanjutnya. Pada tahun 1294 Wijaya juga memberikan anugerah kepada pemimpin desa Kudadu yang dulu melindunginya saat pelarian menuju Pulau Madura. Wiraraja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pasangguhan. Serangan mendadak itu membuat Ike Mese kehilangan banyak prajurit dan terpaksa menarik mundur pasukannya meninggalkan Jawa.000 orang dipimpin Ike Mese mendarat di Jawa untuk menghukum Kertanagara. Namun pasukan itu justru berhasil dikalahkan oleh pihak Mongol. Ia menagih janji Wijaya tentang pembagian wilayah kerajaan. Maka. ibu kota Kerajaan Kadiri. atau bertepatan dengan 12 November 1293. Arya Wiraraja dan Ranggalawe sebagai pasangguhan. dan menjadi perang saudara pertama yang melanda Majapahit. . Ia kemudian memimpin serangan balik ke arah Daha di mana pasukan Mongol sedang berpesta kemenangan. gabungan pasukan Mongol dan Majapahit serta Madura bergerak menyerang Daha. Raden Wijaya memanfaatkan kedatangan pasukan Mongol ini untuk menghancurkan Jayakatwang. dan setelah itu baru ia bersedia menyatakan tunduk kepada bangsa Mongol. Wijaya mengangkat para pengikutnya yang dulu setia dalam perjuangan. Wijaya kemudian menobatkan dirinya menjadi raja Majapahit. Jayakatwang akhirnya menyerah dan ditawan dalam kapal Mongol. sejak saat itu. Wijaya mengabulkannya. [sunting] Masa Pemerintahan Dalam memerintah Majapahit. Nambi diangkat sebagai patih Majapahit.

Pada suatu hari Tunggul Ametung dan Ken Dedes pergi bertamasya ke Hutan Baboji. Ken Dedes Ken Dedes adalah nama permaisuri dari Ken Arok pendiri Kerajaan Tumapel (Singhasari). Karena saat itu ayahnya sedang berada di hutan. Peristiwa ini diungkit-ungkit oleh Mahapati sehingga terjadi suasana perpecahan. Dalam pemberontakan Ranggalawe. kain Ken Dedes tersingkap sehingga auratnya yang bersinar terlihat oleh Ken Arok. perwujudan kecantikan yang sempurna. Pada suatu hari Tunggul Ametung akuwu Tumapel singgah di rumahnya. Ketika turun dari kereta. Tunggul Ametung jatuh hati padanya dan segera mempersunting gadis itu. Sora dan kedua kawannya. nenek moyang wangsa Rajasa. Ken Arok menyampaikan hal itu kepada gurunya. Ia dimakamkan di Antahpura dan dicandikan di Simping sebagai Harihara. [sunting] Perkawinan Kedua Tunggul Ametung memiliki pengawal kepercayaan bernama Ken Arok. seorang pendeta Buddha dari desa Panawijen. [sunting] Perkawinan Pertama Menurut Pararaton. Ken Dedes adalah putri dari Mpu Purwa. atau perpaduan Wisnu dan Siwa. wanita dengan ciri-ciri seperti itu disebut sebagai wanita nareswari . seorang pendeta dari India. Namun Tunggul Ametung tidak kuasa menahan diri. yang bernama Lohgawe. Namun. Ketika Mpu Purwa pulang ke rumah.Pada tahun 1300 terjadi peristiwa pembunuhan Lembu Sora. maka ia akan mati akibat kecantikan Ken Dedes. Ia kemudian dianggap sebagai leluhur raja-raja yang berkuasa di Jawa. paman Ranggalawe. Pada puncaknya. yaitu Gajah Biru dan Jurudemung tewas dibantai kelompok Nambi di halaman istana. Wijaya digantikan Jayanagara sebagai raja selanjutnya. Sora memihak Majapahit. Raden Wijaya meninggal dunia pada tahun 1309. Ia pun mengutuk barangsiapa yang telah menculik putrinya. Ken Dedes meminta Tunggul Ametung supaya sabar menunggu. Menurut Lohgawe. Sora merasa tidak tahan dan berbalik membunuh Anabrang. [sunting] Akhir Hayat Menurut Nagarakretagama. ia marah mendapati putrinya telah diculik. Tradisi lokal menyebutkan ia sebagai perempuan yang memiliki kecantikan luar biasa. ketika Ranggalawe dibunuh dengan kejam oleh Kebo Anabrang. trah yang berkuasa di Singhasari dan Majapahit. Ken Dedes pun dibawanya pulang dengan paksa ke Tumapel untuk dinikahi.

Namanya sama sekali tidak terdapat dalam Nagarakretagama atau prasasti apa pun. dengan menggunakan keris buatan Mpu Gandring. Dari perkawinannya dengan Ken Arok. Mungkin pengarang Pararaton ingin menciptakan sosok leluhur Majapahit yang istimewa. sehingga kebenarannya cukup diragukan. dengan menggunakan tangan pembantunya. dan Dewi Rimbu. akhirnya ia tahu kalau dirinya bukan anak kandung Ken Arok. atau cara untuk lepas dari samsara. Perlu diingat pula kalau perkawinan Ken Dedes dengan Tunggul Ametung dilandasi rasa keterpaksaan . sehingga ia pun mendukung rencana pembunuhan Tunggul Ametung. Ken Arok berhasil membunuh Tunggul Ametung sewaktu tidur. Ken Dedes sendiri saat itu sedang dalam keadaan mengandung anak Tunggul Ametung. ia pun dikisahkan sejak awal sudah memiliki tanda-tanda sebagai wanita nareswari. Mahisa Wonga Teleng. Anehnya. Hal ini membuktikan kalau antara Ken Dedes dan Ken Arok sesungguhnya saling mencintai. Keistimewaan merupakan syarat mutlak yang didambakan masyarakat Jawa dalam diri seorang pemimpin atau leluhurnya. yaitu seorang wanita yang bersinar auratnya.yang diramalkan akan menurunkan raja-raja. Anusapati merasa dianaktirikan oleh Ken Arok. [sunting] Keturunan Ken Dedes Lebih lanjut Pararaton menceritakan keberhasilan Ken Arok menggulingkan Kertajaya raja Kadiri tahun 1222. Agnibhaya. Ken Arok kemudian menikahi Ken Dedes. ia justru rela dinikahi oleh pembunuh suaminya itu. Panji Saprang. bahkan menjadi akuwu baru di Tumapel. Yang dijadikan kambing hitam adalah rekan kerjanya. Maka. Maka. Ken Dedes sendiri merupakan leluhur raja-raja Majapahit versi Pararaton. Ken Dedes dikaruniai seorang putra bernama Anusapati. Maka. Anusapati juga diberi tahu kalau ayah kandungnya telah mati dibunuh Ken Arok. dan memerdekakan Tumapel menjadi sebuah kerajaan baru. Sedangkan dari perkawinan pertama dengan Tunggul Ametung. Dalam kisah kematian Ken Arok dapat ditarik kesimpulan kalau Ken Dedes merupakan saksi mata pembunuhan Tunggul Ametung. Masyarakat Jawa percaya kalau raja adalah pilihan Tuhan. [sunting] Keistimewaan Ken Dedes Tokoh Ken Dedes hanya terdapat dalam naskah Pararaton yang ditulis ratusan tahun sesudah zaman Tumapel dan Majapahit. sesama pengawal bernama Kebo Hijo. Ken Arok semakin berhasrat untuk menyingkirkan Tunggul Ametung dan menikahi Ken Dedes. lahir beberapa orang anak yaitu. Anusapati membalas dendam dengan membunuh Ken Arok pada tahun 1247. Seiring berjalannya waktu. Setelah mendesak ibunya. Bahkan. Mendengar ramalan tersebut. Selain itu dikatakan pula kalau ia sebagai seorang penganut Buddha yang telah menguasai ilmu karma amamadang.

Dimakamkan di Candi Kidal. Pemerintahan keduanya sering disebut dengan pemerintahan Ratu Angabaya.KERAJAAN SINGASARI Posted on February 18. sehingga mempersiapkan untuk . Pada tahun 1254 Wisnuwardhana mengangkat putranya sebagai Yuva raja (Raja muda). Kertanegara Memerintah tahun 1268 1292 M. dengan tujuan untuk menghilangkan jejak tentang siapa sebenarnya Ken Arok & mengapa ia berhasil mendirikan kerajaan. Ken Arok berkuasa ± 5 tahun (1222 ± 1227 M). Khubilai Khan marah. dengan maksud mempersiapkan putranyaq yang bernama Kertanegara sebagai Raja di Kerajaan Singasari. Setelah naik tahta. Ken Arok bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi dengan Dinasti Girindrawanca. Ia merupakan Raja terbesar dan terkemuka Kerajaan Singasari. Pada masa pemerintahannya datang utusan dari Cina atas perintah Kaisar Khubilai Khan agar Raja Kertanegara tunduk terhadap Kaisr Cina. Wisnuwardhana (Ranggawuni) Naik tahta pada tahun 1248 dengan gelar Wisnuwardhana. Tohjaya Memerintah tahun 1248 dan pemerintahannya tidak berlangsung lama. Peristiwa kematian Ken Arok akhirnya terbongkar & didengar oleh Tohjaya. karena putra Anusapati yang bernama Ranggawuni yang dibantu Mahesa Cempaka menuntut hak atas tahta kepada Tohjaya. SUMBER SEJARAH y y y y y y Kitab Pararaton Kitab Negarakartagama Kitab Kidung (Kidung Harsa Wijaya & Serat Arok) Prasasti Balawi tahun 1227 Saka (1305 M) Prasasti Maribong tahun 1186 Saka (1264 M) Prasasti Kusmala (Kandangan) tahun 1272 Saka (1350 M) Prasasti Mula Malurung tahun 1177 saka (1255 M) Kerajaan singasari dibangun oleh Ken Arok setelah runtuhnya kerajaan Kediri. dibantu oleh Mahesa Cempaka dengan gelar Narashimbamurti. Anusapati Memerintah dari tahun 1227 1248 M. Pada tahun 1268 Wisnuwardhana meninggal dan tahta kerajaan dipegang oleh Kertanegara. namun Kertanegara menolak dan menghina utusan tersebut. pada tahun 1227 Ken Arok terbunuh oleh kaki tangan Anusapati. putra Ken Arok dengan Ken Umang. 2010 by febriy 1. ia bergelar Sri Maharajadhiraja Sri Kertanegara.

maka Jayakatwang keturunan Kerajaan Kediri menyerang Kerajaan Singasari. Namun pada masa pemerintahan Anusapati. karena ia larut dalam kegemarannya menyabung ayam. kehidupan kehidupan sosial masyarakat kurang mendapat perhatian. Banyak daerah daerah yang bergabung dengan Tumapel.menyerang Kerajaan Singasari. berusaha meningkatkan kehidupan masyarakatnya. ASPEK KEHIDUPAN SOSIAL Ketika Ken Arok menjadi Akuwu di Tumapel. menguasai Kerajaan Melayu dengan tujuan menghadang serangan Cina agar peperangan tidak terjadi di Singasari. tetapi sebelum serangan itu datang Raja Kertanegara mengadakan Ekspedisi Pamalayu tahun 1275 M. Pada . Silsilah Raja Singasari 2. Karena pasukan Singasari sebagian menghadang serangan Cina.

di Sagala bersama sama dengan permaisurinya yang diwujudkan sebagai Wairocana Locana. putra Ken Arok. Sebagai seorang Jina ia bergelar Jnanasiwabajra. dan patung Amoghapasa juga merupakan perwujudan Kertanegara (Kedua patung Kertanegara baik patung Joko Dolog maupun Amoghapasa menyatakan bahwa Kertanegara menganut agama Buddha beraliran Tantrayana). Lembu Tal atau Dyah Singamurti adalah putri dari Mahisa Campaka. [sunting] Lembu Tal dalam Pustaka Rajyarajya Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara. 4. 3. dan sebagai Bairawa di candi Singasari. Terdapat prasasti pada lapik (alas) arca Joko Dolog yang ada di taman Simpang di Surabaya. pendiri Kerajaan Singhasari. ASPEK KEHIDUPAN AGAMA Diangkat seorng Dharmadyaksa (kepala agama Buddha). Sesuai dengan agama yang dianutnya. patung Kertanegara dalam wujud patung Joko Dolog. dan candi Singasari. ASPEK KEHIDUPAN BUDAYA Ditemukan peninggalan candi candi dan patung patung diantaranya candi Kidal. 5. Kertanegara didharmakan sebagai Syiwa Buddha di candi Jawi. Sedangkan patung patung yang ditemukan adalah patung Ken Dedes sebagai Dewa Prajnaparamita lambang kesempurnaan ilmu. ia meningkatkan taraf kehidupan masyarakatnya. candiJaga. putra Prabu Guru Darmasiksa raja Kerajaan Sunda-Galuh yang memerintah tahun 1175-1297. yang menyebutkan bahwa Kertanegara dinobatkan sebagai Jina atau Dhyani Buddha yaitu sebagai Aksobya. pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit. Dan pada masa Kertanegara.masa Wisnuwardhana kehidupan sosial masyarakatnya mulai diatur rapi. dengan pangkat Sangkhadharma. Dyah Lembu Tal Dyah Lembu Tal adalah nama orang tua Raden Wijaya. Keadaan ini juga didukung oleh hasil hasil bumi. putra Mahisa Wonga Teleng. Lembu Tal menikah dengan Rakeyan Jayadarma. Sedangkan arca Joko Dolog itu sendiri merupakan arca perwujudannya. ASPEK KEHIDUPAN EKONOMI Keadaan perekonomian Kerajaan Singasari yaitu ikut ambil bagian dalam dunia pelayaran. Disamping itu ada pendeta Maha Brahmana yang mendampingi Raja. Dari perkawinan itu lahir Raden Wijaya. .

putra Narasinghamurti. Di antara naskah-naskah di atas. Menurut naskah ini. Sementara itu dalam prasasti Mula Malurung ditemukan nama Bhatara Parameswara raja Kadiri yang diduga identik dengannya. Dyah Lembu Tal membawa Raden Wijaya pergi dari Pakuan. Ayah Raden Wijaya bernama Lembu Tal. Lembu Tal dikisahkan sebagai seorang perwira yuda yang gagah berani. leluhur raja-raja Majapahit. yaitu dinasti yang menurut Pararaton didirikan oleh Ken Arok. . [sunting] Lembu Tal dalam Nagarakretagama Lain halnya dengan Nagarakretagama. Sementara itu. Akan tetapi ia meninggal dunia karena diracun oleh musuh. hanya berselang 56 tahun setelah kematian Raden Wijaya.Rakeyan Jayadarma menjadi putra mahkota yang berkedudukan di Pakuan. Dalam prasasti itu Raden Wijaya mengaku sebagai anggota asli Wangsa Rajasa. [sunting] Bhatara Parameswara raja Kadiri Tokoh Mahisa Wonga Teleng hanya terdapat dalam Pararaton. Diperoleh dari "http://id. Prasasti ini dikeluarkan oleh cucunya dari pihak ibu yang bernama Kertanagara saat masih menjabat sebagai yuwaraja tahun 1255. Dyah Lembu Tal bukan seorang perempuan. penguasa pertama Kerajaan Singhasari. Tokoh ini merupakan ayah dari Narasinghamurti. Sepeninggal suaminya. kiranya Nagarakretagama yang paling dapat dipercaya. melainkan seorang laki-laki. naskah di atas menunjukkan kalau Raden Wijaya memiliki hubungan darah dengan keluarga Kerajaan Sunda-Galuh.org/wiki/Dyah_Lembu_Tal" Mahesa Wong Ateleng Mahisa Wonga Teleng adalah tokoh dalam Pararaton yang merupakan putra dari Ken Arok pendiri Kerajaan Tumapel (atau lebih terkenal dengan nama Singhasari). Pararaton yang juga berkisah tentang sejarah Majapahit menyebut Raden Wijaya sebagai putra Narasinghamurti. Dengan demikian. negeri kelahiran Lembu Tal. Berita dalam Nagarakretagama diperkuat oleh prasasti Balawi yang diterbitkan langsung oleh Raden Wijaya sendiri tahun 1305. Keduanya kemudian menetap di Singhasari. Disebutkan bahwa.wikipedia. karena naskah ini ditulis tahun 1365.

Mungkin pengangkatan Mahisa Wonga Teleng sebagai raja Kadiri inilah yang membuat Anusapati anak tiri Ken Arok cemburu. Pararaton mengisahkan Ken Arok tewas tahun 1247 dibunuh Anusapati (ayah Wisnuwardhana). Menurut Pararaton. karena ia merupakan putra tertua Ken Arok yang lahir dari permaisuri Ken Dedes. Menurut Nagarakretagama. Putranya yang bernama Kertanagara diangkat sebagai raja muda di sana sebagai bawahan Tumapel. hubungan antara Narasinghamurti dengan Wisnuwardhana tidak hanya sepupu. Mereka baru berdamai setelah Waning Hyun menikah dengan Wisnuwardhana. Sepeninggal Tohjaya. namun juga sebagai ipar. Dengan demikian. yaitu Guningbhaya dan Tohjaya sebagai raja Kadiri. Menurut prasasti Mula Malurung. Menurut prasasti Mula Malurung. Dari perkawinan ini lahir Kertanagara. kerajaan Kadiri dipersatukan kembali dengan Tumapel oleh Wisnuwardhana. pada tahun 1222 Ken Arok menaklukkan Kadiri dan menjadikannya sebagai bawahan Tumapel. Bhatara Parameswara meninggal di Kebon Agung dan kemudian dicandikan di Pikatan sebagai Wisnu. Bhatara Parameswara semasa hidupnya menjadi adiguru yang dihormati di tanah Jawa. wilayah Kadiri diperintah oleh Parameswara. Ia memiliki putri bernama Waning Hyun yang menikah dengan Wisnuwardhana raja Tumapel saat itu. Narasingamurti memiliki putra bernama Lembu Tal. Ekspedisi Pamalayu . Besar kemungkinan bahwa Parameswara identik dengan Mahisa Wonga Teleng. maka dapat disimpulkan kalau Waning Hyun adalah saudara perempuan Narasinghamurti. yang kemudian menjadi ayah dari Raden Wijaya pendiri Kerajaan Majapahit. Sementara itu dalam prasasti Mula Malurung tersirat bahwa Kadiri memisahkan diri dari Tumapel dan kemudian dipersatukan lagi oleh Wisnuwardhana sepeninggal Tohjaya. Sepeninggal Parameswara. Mungkin akibat peristiwa ini Parameswara meisahkan Kadiri dari Tumapel dan menolak menjadi bawahan Anusapati.Menurut prasasti tersebut. secara berturut-turut ia digantikan oleh adik-adiknya. Nasib Kadiri setelah ditaklukkan Ken Arok memang sama sekali tidak disinggung dalam Pararaton. Apabila Bhatara Parameswara benar-benar identik dengan Mahisa Wonga Teleng. [sunting] Keturunan Mahisa Wonga Teleng Pararaton menyebutkan Mahisa Wonga Teleng adalah ayah dari Mahisa Campaka alias Narasingamurti.

ia berniat memperluas daerah kekuasaan sampai ke luar Pulau Jawa. Untuk itu. Berbeda dengan raja-raja sebelumnya. Nagarakretagama yang ditulis tahun 1365 juga tidak pernah menyebutkan adanya negeri bernama Sriwijaya lagi. Saat itu kekuasaan Kubilai Khan raja Mongol (atau Dinasti Yuan) sedang mengancam wilayah Asia Tenggara. tujuan tersebut mengalami perubahan karena raja Swarnnabhumi ternyata melakukan perlawanan. Gagasan tersebut dimulai tahun 1275 dengan pengiriman pasukan di bawah pimpinan Kebo Anabrang untuk menaklukan bhumi malayu. posisi Sriwijaya sebagai penguasa Asia Tenggara dapat diperlemah. Dalam catatan Dinasti Song istilah San-fo-tsi memang identik dengan Sriwijaya. [sunting] Latar belakang Kertanagara menjadi raja Singhasari sejak tahun 1268. Namun. [sunting] Sasaran ekspedisi Beberapa literatur menyebut sasaran Ekspedisi Pamalayu adalah untuk menguasai negeri Melayu sebagai batu loncatan untuk menaklukkan Sriwijaya. Jadi. Nagarakretagama menyebut Melayu merupakan daerah bawahan di antara sekian banyak daerah jajahan Majapahit. Dengan kata lain. San-fo-tsi adalah sebutan bangsa Cina untuk pulau Sumatera. dimana penyebutan Malayu tersebut dirujuk kepada beberapa negeri yang ada di pulau Sumatera dan Semenanjung Malaya. Meskipun demikian. pasukan Singhasari tetap berhasil memperoleh kemenangan. sasaran Ekspedisi Pamalayu adalah menaklukkan Kerajaan Melayu. nama Sriwijaya sudah tidak dikenal lagi.Ekspedisi Pamalayu adalah sebuah operasi militer[1] yang dilakukan Kerajaan Singhasari dibawah perintah Raja Kertanagara pada tahun 1275±1293 terhadap Kerajaan Melayu di Dharmasraya di Pulau Sumatera. Itu artinya pada zaman tersebut. . istilah San-fo-tsi identik dengan Dharmasraya. istilah San-fo-tsi tidak harus bermakna Sriwijaya. Catatan dari Dinasti Ming memang menyebutkan bahwa pada tahun 1377 tentara Jawa menghancurkan pemberontakan San-fo-tsi. namun dalam naskah Chu-fan-chi yang ditulis tahun 1225. Meskipun demikian. Nagarakretagama[2] mengisahkan bahwa tujuan Ekspedisi Pamalayu sebenarnya untuk menundukkan Swarnnabhumi secara baik-baik. Dengan demikian. Namun pendapat ini kurang tepat karena pada saat itu kerajaan Sriwijaya sudah musnah. Namun ada juga pendapat lain mengatakan bahwa tujuan dari ekspedisi ini adalah untuk menggalang kekuatan di Nusantara dibawah satu komando Singhasari yang bertujuan untuk menahan kemungkinan serangan dari Mongol. sebagaimana mereka menyebut Jawa dengan istilah Cho-po. latar belakang pengiriman Ekspedisi Pamalayu adalah untuk membendung serbuan bangsa Mongol. Kertanagara mencoba mendahuluinya dengan menguasai Sumatera sebelum datang serbuan dari pihak asing tersebut. tetapi melainkan bernama Palembang. Menurut analisis para sejarawan.

untuk dinikahkan dengan Kertanagara di Singhasari. Setelah penyerahkan arca tersebut. Dimana dari Dara Petak lahirlah nantinya Jayanagara raja Majapahit penganti Raden Wijaya.[sunting] Dharmasraya penganti Sriwijaya Istilah Pamalayu dapat bermakna ³perang melawan Malayu´. Pasukan Mongol kemudian bekerja sama dengan Raden Wijaya penguasa Majapahit untuk menghancurkan Jayakatwang. Kepergian pasukan yang dipimpin Ike Mese itu terjadi pada tanggal 23 April 1293. Namun. Dengan demikian. Raden Wijaya sebagai ahli waris Kertanagara mengambil Dara Petak sebagai istri. Kebangkitan kembali Kerajaan Melayu di bawah pimpinan Srimat Trailokyabhusana Mauli Warmadewa sebagaimana yang tertulis dalam Prasasti Grahi tahun 1183[3]. kepulangan pasukan Pamalayu tiba di Jawa sekitar tanggal 3 Mei 1293. tempat dipahatkannya Arca Amoghapasa menyebutkan bahwa arca tersebut adalah hadiah persahabatan dari Maharajadhiraja Kertanagara untuk Maharaja Tribhuwanaraja. Raja Melayu kemudian menghadiahkan dua putrinya. Dan kemudian munculnya Dharmasraya mengantikan peran Sriwijaya sebagai penguasa pulau Sumatera dan Semenanjung Malaya. terlihat kalau Singhasari telah menjadi atasan Dharmasraya. dan menyerahkan Dara Jingga kepada seorang dewa. Jadi. seiring dengan melemahnya pengaruh Sriwijaya setelah serangan pasukan Rajendra Chola dari Koromandel. Menurut catatan Dinasti Yuan. Hal ini terjadi karena kawasan Melayu yang sebelumnya dibawah kekuasaan Sriwijaya sebagaimana tersebut pada Prasasti Kedukan Bukit yang beraksara tahun 682. Raden Wijaya ganti mengusir pasukan Mongol dari Pulau Jawa. Dara Jingga dan Dara Petak. Dan selanjutnya kedua orang putri Melayu tersebut. dimana dari Prasasti Tanyore menyebutkan bahwa serangan tersebut berhasil menaklukan dan menawan raja dari Sriwijaya. Prasasti Padangroco. maka pada tahun 1286 Kertanagara mengirim Arca Amoghapasa untuk ditempatkan di Dharmasraya[4]. [sunting] Pengiriman Arca Amoghapasa Setelah kerajaan Melayu di Dharmasraya dengan rajanya waktu itu Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa takluk dan menjadi daerah bawahan. India sekitar tahun 1025. pemberitaan Pararaton meleset satu tahun. Sesudah itu. Sehingga jika ditinjau dari gelar yang dipakai. Kaisar Khubilai Khan mengirim pasukan Mongol untuk menyerang kerajaan Singhasari tahun 1292. Singhasari ternyata sudah runtuh akibat pemberontakan Jayakatwang. . [sunting] Kembali ke Jawa Pararaton[5] menyebutkan bahwa pasukan Pamalayu yang berangkat tahun 1275 akhirnya pulang ke Jawa sepuluh hari setelah kepergian bangsa Mongol tahun 1294[6].

yang kemudian menjadi akuwu baru. Mungkin. Ken Arok kemudian berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian Kerajaan Tumapel. ia juga tidak mampu mempertahankan daerah Kuntu±Kampar yang direbut oleh Kesultanan Aru±Barumun pada tahun 1299. Nama Indrawarman inilah yang tercatat dalam ingatan masyarakat Batak[6]. melainkan wakilnya. [sunting] Sisa pasukan Pamalayu Menurut sumber dari Batak. Ia pun meninggalkan daerah Asahan untuk membangun kerajaan bernama Silo di daerah Simalungun. ia tidak membawa semua pasukan. Ia menolak mengakui kedaulatan Majapahit yang didirikan oleh Raden Wijaya sebagai ahli waris Kertanagara. Perang melawan Kadiri meletus di desa Ganter yang dimenangkan oleh pihak Tumapel. Tumapel semula hanya sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Nama ini mirip dengan salah satu nama pengawal yang mengantar arca Amoghapasa sebelumnya. pasukan Pamalayu dipimpin oleh Indrawarman. Mungkin istilah dewa dalam Pararaton merujuk kepada jabatan ini. Adityawarman sendiri mengaku sebagai putra Adwayawarman. Ia mati dibunuh dengan cara tipu muslihat oleh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok. melainkan menetap di Sumatra dan menolak kekuasaan Majapahit sebagai kelanjutan dari Singhasari. Jabatan ini merupakan jabatan tingkat tinggi dalam pemerintahan Singhasari. Pada tahun 1222 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Namun ada pendapat lain terutama dari Prof. Ken Arok juga yang mengawini istri Tunggul Ametung yang bernama Ken Dedes. Indrawarman bukan komandan Pamalayu. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra . Pada tahun 1339 datang pasukan Majapahit di bawah pimpinan Adityawarman menghancurkan kerajaan ini Akhir kejayaan singasari Menurut Pararaton. Dalam naskah itu. Para brahmana lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi raja pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. yaitu Adwayabrahma yang menjabat sebagai Rakryan Mahamantri.Sedangkan Dara Jingga kemudian melahirkan seorang anak laki-laki bernama Tuhanku Janaka atau Mantrolot Warmadewa yang identik dengan Adityawarman[7]. Namun. bukan Kebo Anabrang. Uli Kozok yang mengatakan bahwa anak dari Dara Jingga tersebut adalah yang bernama Akarendrawarman. namun tidak menyebutkan adanya nama Ken Arok. Jadi. Dikisahkan bahwa Indrawarman bermarkas di tepi Sungai Asahan. Tokoh Indrawarman ini tidak pernah kembali ke Jawa. Yang menjabat sebagai akuwu (setara camat) Tumapel saat itu adalah Tunggul Ametung. Indrawarman takut apabila kerajaan Majapahit datang untuk meminta pertanggungjawabannya. ketika Kebo Anabrang kembali ke Jawa. yang kemudian hari menjadi raja di Malayapura. tetapi meninggalkan sebagian di bawah pimpinan Indrawarman untuk menjaga keamanan Sumatra.

menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Selain itu. Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa. Bali. yang berkuasa di Cina. Kertanegara berhasil memperluas pengaruhnya di Campa melalui perkawinan antara raja Campa dan adik perempuannya. Tohjaya (putra Ken Arok dengan Ken Umang). Kertanegara terus memperluas pengaruh dan kekuasaan Kerajaan Singasari. Ken Arok berhasil memenangkan pertempuran dan sejak itu wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri dikuasai oleh Singasari. Kedua pasukan bertempur di Desa Ganter pada 1222. Raja terakhir Kerajaan Singasari adalah Kertanegara. la memerintah Kerajaan Singasari selama 24 tahun (1268-1292). salah satu wilayah Kerajaan Kediri yang dipimpin oleh Tunggul Ametung. Ken Arok memerintah Kerajaan Singasari hanya lima tahun. Ken Arok merebut daerah Tumapel. Ranggawuni langsung menyerang Tohjaya. Sepuluh tahun kemudian Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya. Utusan Kubilai Khan beberapa kali datang ke Singasari untuk meminta Kertanegara tunduk di . Sunda (Jawa Barat). pada 1222. Ekspedisi pengiriman pasukan itu dikenal dengan nama Pamalayu. Ken Dedes telah mempunyai anak bernama Anusapati yang kemudian menjadi raja Singasari (1227-1248). Ken Arok pada mulanya adalah anak buah Tunggul Ametung. Kematian Anusapati menimbulkan kemarahan Ranggawuni. yang merupakan sepupu. semua pendeta melarikan diri ke Tumapel dan dilindungi oleh Ken Arok. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255. Kertajaya. Ketika di pusat Kerajaan Kediri terjadi pertentangan antara raja dan kaum Brahmana. Pada 1275 ia mengirim pasukan untuk menaklukkan Kerajaan Sriwijaya sekaligus menjalin persekutuan dengan Kerajaan Campa (Kamboja). sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Kertanegara. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. Pasukan Pamalayu dipersiapkan Kertanegara untuk menghadapi serangan kaisar Mongol. Pada 1227 ia dibunuh oleh Anusapati. anak tirinya (hasil perkawinan Tunggul Ametung dan Ken Dedes). Kerajaan Singasari sempat menguasai Sumatera. sekaligus ipar. la kemudian memimpin sendiri pasukan besar untuk menyerang Kerajaan Singasari. Berita pembentukan Kerajaan Singasari dan penobatan Ken Arok menimbulkan kemarahan raja Kediri. Pada 1222. Ranggawuni wafat pada 1268 dan digantikan oleh putranya. Pada saat dikawini Ken Arok. para pendeta Hindu kemudian menobatkan Ken Arok sebagai raja di Tumapel dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi. Ken Arok kemudian mengawini Ken Dedes. Pasukan Tohjaya kalah dalam pertempuran dan meninggal dunia dalam pelarian. putra Anusapati. Ranggawuni memerintah Kerajaan Singasari selama 20 tahun (1248-1268) dan dibantu oleh Mahisa Cempaka (Narasingamurti). Adapun nama kerajaannya ialah Kerajaan Singasari.yang berhasil mengalahkan Kertajaya raja Kadiri. Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Madura. Pada 1248 Ranggawuni menjadi raja Singasari bergelar Sri Jaya Wisnuwardhana. sebelum maju perang melawan Kadiri. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Pararaton juga menyebutkan bahwa. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelang-Gelang. dan Gurun (Maluku). namun ia membunuh Tunggul Ametung karena jatuh cinta pada istrinya. Ken Dedes. Bakulapura (Kalimantan Barat). Kubilai Khan.

Namun Kertanegara telah dibunuh oleh raja Kediri. la kemudian memperkuat pasukannya di Sumatera. Singasari kemudian dikuasai oleh Jayakatwang. Jayakatwang menjadi raja dan membangun ibu kota baru di Kadiri. Pada 1293 pasukan Mongol menyerang Kerajaan Singasari. Apabila menolak maka Singasari akan diserang. Permintaan ini menimbulkan kemarahan Kertanegara dengan melukai utusan khusus Kubilai Khan. Kertanegara menyadari tindakannya ini akan dibalas oleh pasukan Mongol. Setelah runtuhnya Singhasari. Meng Ki. pada 1289. setahun sebelumnya. Riwayat Kerajaan Tumapel-Singhasari pun berakhir. Jayakatwang.bawah Kubilai Khan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful