Anda di halaman 1dari 40

PENCAPAIAN PROGRAM 100 HARI

DEPARTEMEN PU

BAHAN JUMPA
PROyek-proyeGRAM PERS
100 HARI
MENTERI
DAN PEKERJAAN
PROGRAM UMUM
5 TAHUN
DEPARTEMEN PEKERJAAN
21 JANUARI 2009
UMUM

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM


 Departemen Pekerjaan Umum menjalankan 17 program dari
sebanyak 45 program yang telah ditetapkan oleh Presiden
dalam rangka Program 100 Hari Kabinet Indonesia Bersatu II
 Departemen PU bertindak sebagai Penanggung Jawab
Program. Terdiri dari 6 program yang terkait langsung dengan
Bidang Pekerjaan Umum, baik program fisik dan non fisik.
 Departemen PU sebagai Instansi Terkait. Terdiri dari 11
program terkait yang melibatkan instansi-instansi lain, lebih
bersifat nonfisik seperti penyusunan kebijakan/peraturan.
 Program yang bersifat fisik antara lain seperti: pembangunan
sarana air minum dan sanitasi, peningkatan kapasitas jalan
lintas Sumatera dan Sulawesi, dan penyelesaian BKT
 Program yang bersifat non fisik seperti seperti penyelesaian
audit teknis, sosialisasi program, review kebijakan/peraturan,
penyusunan RPP, dan lain sebagainya.
2
NO URAIAN PROGRAM
1 Peningkatan kesehatan lingkungan berupa pembangunan sarana air
minum di 1.379 lokasi/ kawasan bagi masyarakat berpenghasilan
rendah dan pembangunan sanitasi masyarakat di 61 lokasi

2 Penyelesaian audit teknis untuk pengembalian dan pemastian fungsi


embung, waduk, bendung dan bendungan, serta jaringan irigasi
secara holistik dan terintegrasi
3 Peningkatan kapasitas jalan lintas di Sumatera dan Sulawesi
sepanjang 695 km; sebagai bagian dari pembangunan jalan lintas
Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan, Sulawesi dan Papua sepanjang 19.370 km dalam 5
tahun
4 Pembentukan tim penyiapan prasarana penghubung Jawa-Sumatera
yang bertugas melakukan studi kelayakan
5 Penyelesaian struktur penampang basah prasarana pengendalian
banjir, banjir kanal timur (BKT) Jakarta sehingga dapat mengalirkan
air
3
6 Sosialisasi dan bantuan PNPM mandiri dalam rangka rehabilitasi dan
NO URAIAN PROGRAM
1 Review sinkronisasi kebijakan dan peraturan perundang-
undangan yang terkait dengan tata ruang
2 Penyusunan RPP tentang perubahan peruntukan kawasan
hutan
3 Perubahan PERPRES No.67 tahun 2005 tentang Kerjasama
Pemerintah dan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur

4 Perluasan modal lembaga pembiayaan infrastruktur


5 Penetapan skema co-financing bagi program pembangunan
antara pemerintah pusat dan daerah (penciptaan ownership
di daerah) serta pemerintah dan swasta/BUMN (public private
partnership)
6 Peningkatan tingkat hunian rusunawa yang sudah/sedang
dibangun dari sekitar 40% menjadi 80% dan melakukan kaji
ulang menyeluruh atas kebijakan pembangunan dan
penghunian rusunawa dan rusunami 4
NO URAIAN PROGRAM
8 Dimulainya perbaikan sarana dan prasarana pelabuhan
perikanan dengan mengutamakan penyediaan sarana air
bersih dan pabrik es oleh pemerintah serta pembenahan
sistem rantai dingin mulai dari penyortiran di laut sampai
dengan di tempat pemasarannya
9 Penyusunan cetak biru transportasi multimoda sesuai
dengan cetak biru sistem logistik nasional
10 Penyusunan konsep dasar jaringan transpotasi angkutan
laut dan rencana pembangunan pelabuhan.
11 Penyusunan pedoman teknis tentang keselamatan
transportasi

5
PENCAPAIAN PROGRAM 100 HARI
(PROGRAM FISIK)

6
6
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H 75 KETERANG
AN
Peningkatan kesehatan lingkungan Telah terlaksana PU Penanggung
berupa pembangunan sarana air minum pemberdayaan air minum Jawab Program
di 1.379 lokasi/ kawasan bagi masyarakat di 1026 lokasi/kawasan dan
berpenghasilan rendah dan pembangunan sanitasi di 61 lokasi; serta
sanitasi masyarakat di 61 lokasi pelaksanaan fisik air
minum di 1379
lokasi/kawasan dan
sanitasi di 58 lokasi

Peningkatan kapasitas jalan lintas di Telah ditingkatkan jalan PU Penanggung


Sumatera dan Sulawesi sepanjang 695 362 km di Sumatera dan Jawab Program
km; sebagai bagian dari pembangunan 327 km di Sulawesi
jalan lintas Sumatera, Jawa, Bali, Nusa
Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan, Sulawesi dan Papua
sepanjang 19.370 km dalam 5 tahun
Penyelesaian struktur penampang basah Pembebasan dan galian PU Penanggung
prasarana pengendalian banjir, banjir saluran sudah selesai Jawab Program
kanal timur (BKT) Jakarta sehingga dapat sepanjang 1.310 m
7
mengalirkan air
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H75 KETERANGAN
Peningkatan tingkat Sudah terhuni PU Sebagai
hunian rusunawa yang sebanyak 8.506 unit Instansi Terkait
sudah/sedang dibangun (89,5 TB) rusunawa
dari sekitar 40% menjadi
80% dan melakukan kaji
ulang menyeluruh atas
kebijakan pembangunan
dan penghunian
rusunawa dan rusunami

Peningkatan layanan Penetapan lokasi dan PU Sebagai


transportasi bagi indentifikasi kebutuhanInstansi Terkait
masyarakat di daerah infrastruktur pada 96
tertinggal, terdepan, lokasi serta program
terluar dan pasca konflik peningkatan
infrastruktur
permukiman pada 60 8
lokas
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H 75 KETERANGA
N
Dimulainya perbaikan sarana dan Perencanaan teknis rinci PU sebagai
prasarana pelabuhan perikanan di 20 lokasi dan outline instansi
dengan mengutamakan plan di 33 lokasi terkait
penyediaan sarana air bersih dan
pabrik es oleh pemerintah serta
pembenahan sistem rantai dingin
mulai dari penyortiran di laut
sampai dengan di tempat
pemasarannya

9
PENCAPAIAN PROGRAM 100 HARI
(NON FISIK)

10
10
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H 75 KETERANGAN
Penyelesaian audit teknis Audit Teknis selesai di PU sebagai
untuk pengembalian dan 3357 DI, 109 penanggung
pemastian fungsi embung, Bendungan, dan 534 jawab program
waduk, bendung dan embung/ bendung
bendungan, serta jaringan
irigasi secara holistik dan
terintegrasi
Pembentukan tim Rancangan Keppres PU sebagai
penyiapan prasarana sudah diparaf oleh penanggung
penghubung Jawa-SumateraMenko dan Sekkab, jawab program
yang bertugas melakukan sudah di Meja Presiden
studi kelayakan

11
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H 75 KETERANGA
N
Review sinkronisasi kebijakan Telah dibahas konsep RPP PU sebagai
dan peraturan perundang- Penyelenggaraan instansi terkait
undangan yang terkait dengan Penataan Ruang pada
tata ruang tanggal 23 Desember
2009. Proses harmonisasi
di DepKumham
Penyusunan RPP tentang Follow Up Penyusunan RPP PU sebagai
perubahan peruntukan melalui rapat di Menko, 29 instansi terkait
kawasan hutan desember 2009

Perubahan PERPRES Pembahasan Perpres di PU sebagai


No.67 Tahun 2005 tentang Menko, 23 Desember 2009 instansi terkait
Kerjasama Pemerintah dan
Badan Usaha dalam
Penyediaan Infrastruktur
Perluasan modal lembaga Surat Menteri PU sedang PU sebagai
pembiayaan infrastruktur diproses tanpa draft instansi terkait
12
URAIAN PROGRAM PENCAPAIAN H 75 KETERANGAN

Penetapan skema co-financing Dukungan berupa PU sebagai


bagi program pembangunan masukan untuk Perpres 67instansi terkait
antara Pemerintah Pusat dan selesai dan telah
Daerah (penciptaan ownership diserahkan ke Bappenas
di daerah) serta pemerintah dan
swasta/BUMN (public private
partnership)
Penyusunan cetak biru Pembuatan draft matrik PU sebagai
transportasi multimoda sesuai program pengembangan instansi terkait
dengan cetak biru sistem infrastruktur transportasi
logistik nasional untuk 5 pelabuhan udara
Penyusunan konsep dasar Telah dikirim Surat Dirjen PU sebagai
jaringan transpotasi angkutan Bina Marga Nomor: UM- instansi terkait
laut dan rencana pembangunan 0103-Db/944-951 ke
pelabuhan. Pemda dalam
memberikan dukungan
infrastruktur pada
13
pelabuhan perintis
LAMPIRAN FOTO-FOTO
PENCAPAIAN PROGRAM 100 HARI

14
14
Pembangunan sarana air minum di
1.379 lokasi/kawasan bagi
masyarakat berpenghasilan rendah,
diantaranya :
1.SPAM IKK Ciambar, Kab. Sukabumi
2.SPAM IKK Mangunreja, Kab.
Tasikmalaya
3.SPAM IKK Cisayong, Kab.
Tasikmalaya
4.SPAM IKK Arahan Cantigi, Kab.
Indramayu
5.Desa Rawan Air Pinangraja, Kab.
Majalengka
6.SPAM IKK Jatipuro, Kab.
Karanganyar
SPAM IKK Ciambar, Kab. 7.SPAM IKK Tawangsari, Kab. 15
Sukabumi Sukoharjo
PAMSIMAS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Lokasi: Kel. Alak, Kota Kupang Lokasi: Kel. Lasiana, Kota Kupang

Lokasi: Kel. Baunase, Kota Kupang Lokasi: Kel. Tuak Daun Merah, Kota Kupang
SPAM KAWASAN KUMUH/ NELAYAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Lokasi: Desa Langara, Kab. Konawe


Lokasi: Desa Langara, Kab. Konawe
Kapasitas: 10 l/det
Kapasitas: 10 l/det

Lokasi: Desa Langara, Kab. Konawe Lokasi: Desa Langara, Kab. Konawe
Kapasitas: 10 l/det Kapasitas: 10 l/det
SPAM PERBATASAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Lokasi: Kel. Suak Medong, Kab. Sintang Lokasi: Kel. Suak Medong, Kab. Sintang
Kapasitas: 3 l/dtk
Kapasitas: 3 l/dtk

Lokasi: Kel. Suak Medong, Kab. Sintang Lokasi: Kel. Senaning, Kab. Sintang
Kapasitas: 3 l/dtk
Kapasitas: 3 l/dtk
SANIMAS PROVINSI JAWA TENGAH

Lokasi: Kp. Sokanandi, Kec. Banjarnegara, Kab. Lokasi: Desa Pucung Rejo, Kec. Muntilan, Kab.
Banjanegara Magelang

Lokasi: Kel. Danukusuman, Kec. Serengan, Kota Lokasi: Kel. Bandengan, Kec. Pekalongan Utara,
Surakarta Kota Pekalongan
SANIMAS PROVINSI JAWA TIMUR

Lokasi: Dusun Krajan Kulon, Kec. Sukodono, Kab. Lokasi: Pondok Pesantren Al-Arghob, Kel.
Lumajang Karanganyar, Kec. Gading Rejo, Kota Pasuruan

Lokasi:Kel. Bendo Gerit, Kec. Sanan Wetan, Kota Lokasi: Kampung Pulo Kulon, Kec. Prajurit Kulon,
Blitar Kota Mojokerto
Peningkatan tingkat hunian
rusunawa yang sudah/sedang
dibangun dari sekitar 40%
menjadi 80%. Rusunawa yang
sudah dibangun dan siap
diresmikan antara lain:
• Rusunawa Kota Bandung
(Cingised)
Rusunawa Cingised-Kota • Rusunawa UNPAD, Kab.
Bandung
Sumedang
• Rusunawa Krapyak, Kota
Pekalongan
• Rusunawa Kab. Cilacap
• Rusunawa Kel. Semanggi, Kota
Surakarta
• Rusunawa Kab. Jepara
• Rusunawa Kab. Semarang
21
Rusunawa Krapyak - Kota
PROGRAM RUSUNAWA PROVINSI D.I. YOGYAKARTA

Lokasi: Jl. Ring Road Selatan, Panggungharjo, Kec. Lokasi: Jl. Ring Road Selatan, Panggungharjo, Kec.
Sewon, Bantul Sewon, Bantul

Lokasi: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Lokasi: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta


PROGRAM RUSUNAWA PROVINSI JAWA TENGAH

Lokasi: Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta


Lokasi: Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Kota
Surakarta

Lokasi: Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta Lokasi: Kel. Semanggi, Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta
Suasana Tempat Parkir

Telah terlihat beragam aktifitas di Lorong Rusunawa

24
Tampak depan Suasana Tempat Parkir

Aktifitas di kantin asrama Telah tumbuh jasa pelayanan warnet

25
Suasana tampak samping Hunian terlihat telah cukup padat

26
Gerbang Rusunawa

Hunian terlihat telah tumbuh

27
PNPM PROVINSI SUMATERA BARAT

Kegiatan Pengerasan Jalan


Kegiatan Pengerasan Jalan
Lokasi:Desa Sungai Sapih, Kota Padang
Lokasi:Desa Sungai Sapih, Kota Padang

Kegiatan Pengerasan dan Pengecoran Jalan Kegiatan Temporary Shelter


Lokasi: Desa Koto Marapak, Kab.Pariaman Lokasi: Ds. Balai Nareh, Kec. Pariaman Utara, Kota Pariaman
PENINGKATAN JALAN LINTAS SUMATERA

Jalan Lintas
Jalan Lintas Barat Tengah
Panjang: 2.452,44 Panjang: 2.371,71
km km

Jalan Lintas
Timur
Panjang: 2.553
km

 Telah selesai peningkatan kapasitas sebagian jalan


lintas Sumatera sekitar 362 km atau 7,8 % dari
total panjang jalan lintas Sumatera yang
diprogramkan peningkatan kapasitasnya dalam 5
tahun ke depan
 Jalan lintas yang telah selesai ditangani antara lain :
ruas jalan lintas barat (Tapan – Lunang), Jalan
Lintas Timur (Sei Lilin – Betung, Sp Tuan - Merlung –
Bts Riau, Ma Tembesi – Sarolangun, Ruas Mendalo –
29
Sp. Tuan – Bts. Tanjab – Merlung – Provinsi Jambi,
Fly over Amplas,
Sumut

PENINGKATAN JALAN LINTAS SUMATERA

Jembatan Batanghari,
Jambi

Ruas Jalan Tapan -


Lunang

Matambesi -
Sarolangun

30
PENINGKATAN JALAN LINTAS SULAWESI

 Telah selesai peningkatan


Jalan Lintas Barat
kapasitas sebagian jalan lintas Panjang: 3.147,91
Sulawesi sekitar 327 km atau km
7,25 % dari total panjang jalan
lintas Sulawesi yang
diprogramkan peningkatan
kapasitasnya dalam 5 tahun ke Jalan Lintas
depan Tengah
Panjang: 1.853,56
 Jalan lintas yang telah selesai km
ditangani antara lain : jalan
lintas barat (Atinggola –
Olinggula, Topoyo - Karossa Cs,
Barru – Pare-pare), Fly Over Urip
Sumoharjo, Jembatan Talumulo
Jalan Lintas
Timur
Panjang:
2.175,74 km

31
PENINGKATAN JALAN LINTAS SULAWESI

Atinggola – Tolinggula

Topoyo - Karossa

Jembatan Talumoyo II,


Gorontalo

Pare-pare – Baru

32
PROGRESS PELAKSANAAN
Pembangunan Kanal Timur

Berikut daftar lahan yang masih dalam tahap


penyelesaian pekerjaan saluran
NO LAHAN PANJANG STA KELURAHA STATUS
N
1. YAYASAN 150 M’ BKT 255- PONDOK LEBAR SALURAN YANG
BUMYHAMCA 256 KELAPA SEDANG DIKERJAKAN
(BUDIANTO BARU MENCAPAI
HALIM) PROGRES SELEBAR 15 M
DARI RENCANA DESAIN
50 M
2 H. ABDUL MANAF 100 M’ BKT 214 PONDOK KOPI LEBAR SALURAN YANG
SEDANG DIKERJAKAN
BARU MENCAPAI
PROGRES SELEBAR 15 M
DARI RENCANA DESAIN
70 M
3 TRESNA HIDAYAT 150 M’ BKT 122- UJUNG LEBAR SALURAN YANG
123 MENTENG SEDANG DIKERJAKAN
BARU MENCAPAI
PROGRES SELEBAR 15 M
DARI RENCANA DESAIN
70 M
4 RAJ KUMAR SINGH 150 M’ BKT 120- UJUNG LEBAR SALURAN YANG
122 MENTENG SEDANG DIKERJAKAN 33
BARU MENCAPAI
PROGRESS PELAKSANAAN

Foto-foto lahan UTARA


yang masih dalam
proses
penyelesaian
penggalian saluran,

JAK ARTA
UTARA
antara lain :
1.Bumyhamca
2.H. Abdul Manaf
3.Tresna Hidayat
4.Raj Kumar Singh

4
3

M T
UR
TI AR
K
JA
2

A
1

34
HASIL AUDIT REKOMENDASI
BAIK  perlu dilakukan penanganan
berupa OP rutin, pengujian alat
instrumentasi, penghijauan dan
sosialisasi RTD dan peningkatan
SDM petugas OP
RUSAK RINGAN  Perlu dilakukan penanganan
berupa perbaikan ringan,
disamping penghijauan, Sosialisasi
RTD, dan peningkatan SDM
petugas OP.
RUSAK SEDANG  Perlu dilakukan penanganan
berupa perbaikan konstruksi,
disamping penghijauan, Sosialisasi
RTD, dan peningkatan SDM
petugas OP.
RUSAK BERAT  Tiga waduk yang rusak berat
adalah waduk Tempuran, Cipancuh
dan Telogo Pasir, yang ketiganya
berada di P.Jawa.
 Perlu segera dilakukan
penanganan berupa percepatan
perbaikan konstruksi, disamping
penghijauan, Sosialisasi RTD,35dan
peningkatan SDM petugas OP.
HASIL REKOMENDASI
AUDIT
BAIK  Secara umum termasuk yang kondisinya baik,
perlu dilakukan penanganan berupa OP rutin,
pengujian alat instrumentasi, penghijauan dan
sosialisasi RTD dan peningkatan SDM petugas
OP.
RUSAK RINGAN  Embung yang rusak ringan terdistribusi
sebagai berikut: 61 buah di P.Jawa; 12 buah
di P. Sumatera; 3 buah di P. Kalimantan ;22
buah di NTT dan 2 buah di P. Sulawesi
 Perlu perbaikan ringan, disamping
penghijauan, Sosialisasi RTD, dan peningkatan
SDM petugas OP.

RUSAK  Embung yang rusak sedang terdistribusi


SEDANG sebagai berikut: 16 buah di P.Jawa; 24 buah
di P. Sumatera; 1 buah di P. Kalimantan ;30
buah di NTT ; 3 buah di P. Sulawesi
 Perlu segera dilakukan penanganan perbaikan
konstruksi, disamping penghijauan, Sosialisasi
RTD, dan peningkatan SDM petugas OP.

36
KINERJA DI STRATEGISNASIONAL
Total: 43bh

5%

30%
Baik

Kurang dan perlu


65%
perhatian
J elek dan perlu
perhatian

HASIL AUDIT REKOMENDASI


KINERJA DI BAIK Perlu peningkatan sarana penunjang untuk:DI Mrican Kiri , DI Lodoyo, DI
Baru
KINERJA KURANG BAIK  Perlu peningkatan prasarana untuk: DI Jeuram, DI Klambu, DI Pemali
DAN MEMERLUKAN Bawah (Notog), DI Glapan, DI Sedadi,DI Sungai Ular, DI Pacal, DI Sistem
PERHATIAN Irig.Madiun,DI Baro Raya, DI Jambo Aye Langkahan,DI Kalaena, DI Delta
Brantas, DI Siman, DI Bedadung, DI Bissua, DI Jatiluhur
 Perlu Peningkatan sarana penunjang untuk: DI Klambu,DI Jambo Aye
Langkahan, DI Baro Raya, DI Jeuram, DI Jurang Sate Hulu, DI Jurang Sate
Hilir, DI Kampili, DI Siman, DI Delta Brantas
 Perlu Peningkatan P3A untuk: DI Baro Raya, DI Jeuram, DI Rentang, DI
Jatiluhur, DI Batang Anai, DI Wadaslintang, DI Kelingi Tugu Mulyo, DI
Klambu, DI Jambo Aye Langkahan
 Perlu Peningkatan Organisasi Personalia untuk: DI Glapan, DI Serayu, DI
Jeuram, DIRentang, DI Kampili, DI Kelingi Tugu Mulyo, DI Jurang Sate
Hulu, DI Kalaena, DI Bissua, DI Lamasi, DI Sadang

KINERJA TIDAK BAIK 37


Kondisi Prasarana Irigasi Kewenangan Pemerintah

10.4%
Total luas daerah irigasi yang
42.4%
Rusakberat menjadi kewenangan pemerintah
Rusaksedang
pusat adalah 2,478,325 Ha
32.9% Rusakringan
Baik

14.3%

HASIL AUDIT REKOMENDASI


KONDISI BAIK Perlu pelaksanaan OP rutin yang memadai
(1.050.607 ha , atau 42,4%)
KONDISI RUSAK RINGAN Perlu perbaikan ringan
(355.107 ha, atau 14,3%)
KONDISI RUSAK SEDANG Perlu rehabilitasi
(816.343 ha, atau 32,9%)
KONDISI RUSAK BERAT Perlu rehabilitasi berat
( 266.065 ha, atau 10,4%)

38
Kondisi Prasarana Irigasi Kewenangan Provinsi
609.164 ha
Total luas daerah irigasi yang
107,053 menjadi kewenangan
Baik pemerintah provinsi yang
RusakRingan telah teraudit adalah
324,994 RusakSedang 609.164 Ha
134,199
RusakBerat

42,918

HASIL AUDIT REKOMENDASI


KONDISI BAIK Perlu pelaksanaan OP rutin yang memadai
(324. 994 ha , atau 53.4%
KONDISI RUSAK RINGAN Perlu perbaikan ringan
(42.918 ha, atau 7.0%)
KONDISI RUSAK SEDANG Perlu rehabilitasi
(134.199 ha, atau 32,9%)
KONDISI RUSAK BERAT Perlu rehabilitasi berat
(107.053 ha, atau 17.6%)

39
Kondisi Prasarana Irigasi Kewenangan Kabupaten
642.415 ha

107,053 Total luas daerah irigasi


Baik
yang menjadi kewenangan
pemerintah provinsi yang
Rusakringan
telah teraudit adalah
324,994 Rusaksedang
134,199 642.415 Ha
Rusakberat

42,918

HASIL AUDIT REKOMENDASI


KONDISI BAIK Perlu pelaksanaan OP rutin yang memadai
(392.846 ha , atau 61.2%)
KONDISI RUSAK RINGAN Perlu perbaikan ringan
(80.318 ha, atau 12.5%)
KONDISI RUSAK SEDANG Perlu rehabilitasi
(129.885 ha, atau 20.2%)
KONDISI RUSAK BERAT Perlu rehabilitasi berat
(39.366 ha, atau 6.1%)

40