Anda di halaman 1dari 15

LOMPAT JAUH

INFORMASI

Prinsip dasar LOMPAT JAUH adalah : Meraih kecepatan awalan yang setinggi –
tingginya sambil tetap mampu melakukan tolakan yang kuat keatas dengan satu kaki
untuk meraih ketingian saat melayang yang memadai sehingga dapat menghasilkan
jarak lompatan.

Kondisi fisik dan tehnik yang memadai perlu dimiliki oleh seorang pelompat yang baik.
Pengaruh kondisi pisik atau terlihat pada kecepatan pelompat ketika melakukan awalan
dan kekuatan dan tolakan pada lompat jauh.
Sedangkan keserasian gerak awalan dan tolakan sempat bergantung pada
kemampuan tehniknya.
Apabila kecepatan lari awalan dan tolakan yang baik maka hasil lompatannya pun akan
baik pula.

AWALAN I

Awalan dilakukan dengan berlari yang kian lama kian mendekati kecepatan maksimal
namun masih tetap terkendali untuk melakukan tolakan tujuannya adalah meraih
kecepatan maksimal yang terkendali untuk melakukan tolakan yang sekuat-kuatnya.

Frekwensi dan panjang langkah lari awalan makin meningkat sampai persiapan
melakukan tolakkan. Sementara itu badan melompat semakin tegak. Pada tiga lima
langkah terakir pelompat mempersiapkan diri untuk mengalihkan kecepatan gerak
horizontal kepada kecepatan gerak vertikal dengan tanpa mengurangi kecepatan lari.

Pelompat dianjurkan melakukan tolakan pada saat mencapai kecepatan maksimal


untuk mendapatkan tenaga tolakan yang sebesar – besarnya.

_______________________________________________________ 1
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Untuk itu untuk jarak lari awalan yang digunakan oleh setiap pelompat berbeda – beda
tergantung pada kemampuan untuk mencapai kecepatan maksimalnya. Mereka yang
lebih cepat mencapai kecepatan maksimalnya. Akan memerlukan jarak awalan yang
lebih pendek. Ketimang mereka yang lamban mencapai kecepatan maksimalnya
kebanyakan dari para pelompat menggunakan jarak awalan sejauh 45 meter.

TOLAKAN II

Tolakan dilakukan sebagai tahap pengalihan telapak kaki tolak untuk lepas landas.
Tujuannya adalah menghasilkan tolakan sekuat – kuatnya agar dapat menggangkat titik
berat badan setinggi – tingginya.
Seluruh telapak tangan kaki bergulir ke depn kaki tolak sedikit dibengkokkan dan
disusul oleh gerakan kaki ayun lengan diayun tinggi kedepn berlawanan dengan gerak
kaki badan bagian depan dijaga atas dijaga tegak membentuk sudut hampir 90 derajat
dengan pandangan kedepan.

_______________________________________________________ 2
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
MELAYANG DI UDARA III

Sasaran pokok dari tehnik melayang diudara adalah :


- Memelihara keseimbangan badan saat melayang.
- Mengusahakan tahanan udara sekecil mungkin.
- Mengusakan melayang diudara selama mungkin dan
-
- Menyiapkan letak kaki dalam posisi yang menguntungkan pada wakti mendarat.

Yaitu dengan cara menjulurkan kaki lemas kedepan sehubungan dengan sasaran
pokok tehnik melayang diudara maka selanjutnya sering disebut sebagai gaya dalam
melakukan lompat jauh.

GAYA LOMPAT JAUH

- Gaya Langkah / Jongkok (Float Style )


- Merupakan gaya lompat yang dianjurkan diberikan pada pemula termasuk siswa di
sekolah.
- Gaya Menggantung ( Hang Style )
- Karna anggota tubuh bagian bawah mengandung dibawah badan. Kedua lutut
bembentuk sudut siku – siku dan kedua lengan berada di atas kepala sehingga
posisi tersebut sedang menggantung.
- Gaya Jalan Diudara ( Walking In The Air )
- Merupakan gaya yang sekarang paling populer dari pada kedua gaya sebelumnya.
Gaya inim lebih menjanjikan tinggal landas yang efisien dan kesempatan
mempersiapkan pendapatan yang lebih awal.

_______________________________________________________ 3
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
MENDARAT

Mendarat harus dilakukan dengan cara yang tidak menjadi penyebab terjadinya
pendaratan yang merugikan. Untuk itu sewaktu kaki menyentuh pasir kepala
ditundukkan dan lengan diayunkan kedepan membawa pinggang kedepan mendekati
titik berat badan melawati titik pendaratan di pasir sehingga tidak melakukan
pendaratan yang dapat merugikan pelompat.
Pada saat mendarat kedua tungkai menjuluk kedepan dengan rilex tidak tegang
sehingga siap menekuk pada saat yang tepat.

DESKRIPSI JUDUL

Modul belajar lompat jauh ini merupakan merupakan modul praktek Olah Raga untuk
Atletik untuk nomor lompat jauh. Modul ini termasuk dalam lingkup bidang praktek Olah
Raga yang kedudukannya sebagai salah satu kopetensi yang harus dimiliki dari
beberapa kopetensi Olah Raga lainnya dengan menguasai modul ini diharapkan siswa
dapat mempelajari lompat jauh secara mandiri serta mampu melakukan tehnik lompat
jauh dengan baik dan hasil hasil lompatan yang maksimal sesuai dengan kondisi power
dan kekuatan yang dimilikinya.

_______________________________________________________ 4
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
PRASYARAT

Untuk memperaktekkan modul ini siswa harus me3lakukan pemanasan umum terlebih
dahulu . Oleh karena itu siswa harus mampu melakukan pemanasan umum secara
mandiri terlebih dahulu.

TUJUAN

Tjuan Akhir
Setelah mempelajari modul ini siswa dapat :
- Melakukan praktek berlatih persiapan khusus belajar tekhnis lompat jauh
- Melakukan tekhnik lompat jauh dengan baik.
- Memperoleh hasil lompatan yang maksimal.
- Mencuapkan perilku kompetitip Fair Play dalam berlatih dan berlomba.

TUJUAN ANTARA

- Siswa memahami cara melakukan latihan persiapan untuk berlatih tehnik lompat
jauh.
- Siswa memahami cara melakukan tehnik lompat jauh.
- Siswa memahami cara berlatih tehnik lompat jauh.
- Siswa memahami perilaku kompetitif Fair Play dalam berlatih dan perlombaan
lompat jauh.

_______________________________________________________ 5
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
LEMBAR KERJA I

Alat dan Perlengkapan :


- Bak Lompat Jauh
- Bendera kecil sebagai tanda

Keselamatan Berlatih :
- Gunakan pakaian olah raga
- Baca dan pahami bentuk – bentuk latihan yang akan dilakukan.
- Lakukan pemanasan untuk terlebih dahulu.

PRAKTEK PERSIAPAN BERLATIH TEHNIK LOMPAT JUH

Setelah melakukan pemasaran berikut siswa melakukan latihan yang bersifat husus
lompat jauh namun bersifat umum untuk semua gaya sasaran yang ingin dicapai adalah
sebagai berikut :
- Mengembangkan kemampuan melakukan tolakan dengan satu kaki setelah lari
cepat.
- Mengembangkan kemampuan menjaga keseimbangan badan pad saat melayang
mempersiapkan diri untuk melakukan pendekatan yang menguntungkan.
- Mengembangkan kemampuan memperkirakan frekwensi dan panjang langkah pada
masing msing langkah awalan.
Bentuk latihan ntuk mencapai sasaran tersebut adalah :
- Latihan lari spirit untuk mengembangkan kecepatan lari.
- Lari cepat pada tangga.
- Lompat pantul dengan sikap badan seperti pada waktu menoleh.
- Lompat pantul melalui beberapa rintangan.
- Lompat Kijang.
- Lompat melalui beberapa rintangan rendah tetapi lebar.
- Lompat melewati beberapa rintangan yang lebih dengan satu sampai dengan tiga
langkah diantaranya.
- Lompat dari tumpuan yang lebih tinggi melalui sebuah rintangan.

_______________________________________________________ 6
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
- Lompat keatas dengan satu kaki setelah lari cepat dengan tidak mengurangi
kecepatan lainnya ketika akan melompat.
- Lompat keatas dengan satu kaki dari sebuah tanda.
Perlu di inpormasikn bahwa bentuk latihan tersebut merupakan beberapa dari sekian
banyk bentuk latihan persiapan husus lompat jauh. Serta masih memungkinkan untuk
dikembangkan. Latihan lompat misalnya bisa dilakukan dengan satu kaki maupun dua
kaki. Demikian juga rintangan yang dilompati dapat berupa rintangan rendah, tinggi,
rendah maupun yang lebar disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang ada.

LEMBAR EVALUASI

1. SELF ASSESSMEN

Lakukan kembali bentuk latihan 5 sampai dengan 10 di atas. Lalu jawab pertanyaan ini
:
- Apakah anda sudah merasa nyaman melakukan lari cepat dan langsung melakukan
tolakan dengan satu kaki pada bentuk latihan No. 9,10 di atas
- Apakah tubuh anda sudah merasa stabil/seimbang pada sat melayang
mempersiapkan diri untuk melakukan pendaratan pada bentuk latihan No.5,8 diatas.
- Apakah anda sudah merasa mampu memperkirakan frekwensi dan panjang langkah
dalam menempuh jarak pada bentuk latihan No.7,10.

2. O B S E R V A S I

Lakukan kembali bentuk latihan 5 sampai dengan 10 diatas lalu minta guru / teman
untuk mengobservasinya d engan cara menjawab beberapa pertanyaan
sebagai berikut :
- Bagaimana gerak koordinasi kombinasi lari cepat dan tolakan dengan satu kaki
pada saat melakukan bentuk latihan No. 9,10.
- Bagaimna keseimbangan tubuh pelompat pada saat melakukan layangan dalam
bentuk latihan No. 5.8.

_______________________________________________________ 7
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
- Bagaimana kecepatan frekwensi dan panjang langkah pelompat sudah bagus
sesuai dengan jarak tempuh yang harus dilaluoi pada bentuk latihan No. 7,10.

LEMBAR KERJA II

Alat dan Perlengkapan


- Ban lompat jauh.
- Bendera kecil sebagai tanda.

Keselamatan Berlatih
- Gunakan pakaian olah raga
- Baca dan pahami bentuk – bentuk latihan yang akan dilakukan.
- Lakukn pemanasan umum terlebih dahulu.

Praktek Latihan Tehnik Lompat Jauh

Setelah melakukan persiapan husus berikutnya siswa melakukan latihan tehnik lompat
jauh. Setiap gaya dalam lompat jauh mempunyai tehnik awalan dan tolakan yang sama
sehingga apabila sudah mempelajari tehnik awalan dan tolakan dalam sati gaya maka
tidak perlu mengubah tehnik tersebut saat mempelajari gaya yang lainnya. Sasarannya
yang ingin dicapai adalah Sebagai berikut :
- Mengembangkan kemampuan melakukan gerak menolak dan lepas landas .
- Mengembangkan kemampuan nmelakukan gerak melayang dan mendarat
- Mengembangkan kemampuan melakukan irama lari awalan.
- Mengembangkan kemampuan memperkirakan jarak awalan.
- Mengembangkan kemampuan melakukan koordinasi tehnis gerak lompat jauh
secara menyeluruh.

Bentuk latihan tehnik lompat jauh untuk meraih sasaran tersebut diatas adalah sbb :

_______________________________________________________ 8
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Aktivitas latihan gerak menolak.
Tujuan : Mengembangkan kemampuan melakukan gerak menolak dan lepas
landas.
Deskripsi : Lakukan gerakan menolak dan mendarat dengan awalan 3 sampai
dengan 5 langkah agar betul – betul dapat kosentrasi pada gerakan
menolak dan lepas landas. Maka tidak perlu membatasi daerah
tolakan Selebar papan tolak. Demikian juga agar betul – betul dapat
kosentrasi pada gerakan pada gerakan menolak keatas depan
dengan maksimal sebuah box-matran. Lianct melintang dapat
diletakkan didepan tempat menolak.
Penekanan Latihan ini diberikan terhadapgerak menolak dan lepas landas
sebagaimana yang diharapkan pada tehniknya. Lakukan latihan ini secara berulang –
ulang hingga dikuasai.

Aktivitas Gaya Melayang dan Gaya Langkah


Tujuan : Mengembangkan kemampuan melkukan gerak menolak dan lepas
landas dan melayang gaya langkah.
Diskripsi : Lakukan aktivitas I seperti diatas . Tetapi awalannya bervariasi
secara sistimatis ( dari tanpa awalan. Awalan pendek sampai
awalan ) Tempat menolak dipertinggi dan pendaratan diperendah
sehingga saat melayang diudara akan lebih lama.
Lakukan gerakan ini melayang diudara pada awalanyadengan tehnik
gayamelangkah.Apabila sudah dapat melompat sejauh 6 mter dengan gaya langkah
pada bak lompat jauh yang sebenarnya.

Aktivitas Lain Awalan


Tujuan : Mengembangkan kemampuan melakukan irama lari awalan.
Deskripsi : Lakukan tolakan dengan mengunakan lari awalan 10 – 11 langkah
gunakan tanda 3 – 5 langkah terakhir sebagai tanda terjadinya
perubahan irama lain awalan lompat jauh.
Lakukan latihan ini secara berulang – ulang hingga irama lari awalanuntuk lompat jauh
ini kuasai.

_______________________________________________________ 9
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Aktivitas Kecepatan Menolak
Tujuan : Mengembangkan kemampuan kecepatan menolak pada papan tolak.
Diskripsi : Lakukan lari awalan 6 – 10 langkah. Lakukan tolakan dari tempat
menolak yang lebih lebar dari pada seharusnya. ( kira – kira 60
cm ) dan lakukan mendarat.
Sebagai patokan untuk menentukan langkah lari dapat menggunakan rumaus – rumus
dua langkah jalan = satu langkah lari .
Yang perlu diperhatikan dalam latihan ini adaah kecepatan melakukan tolakan dengan
melakukan tolakan dengan gerakan yang benar tanpa mengurangai maupun irama
lari.
Awalannya ubahlah ukuran papan tolakan sedikit demi sedikit hingga sama dengan
ukuran papan tolakan yang seharusnya.

Aktivitas Memperkirakan Jarak Awalan


Tujuan : Mengembangkan kemampuan memperkirakan jarak awalan.
Diskripsi : Lakukan tolakan lompatan dari jarak lari awalan yang berbeda –
beda tetapi jarak langkah sama.
Misalnya 10 langkah lari awalan dicobakan pada jarak awalan 6,8, 10 meter.
Selanjutnya lakukan tolakan lompatan tetapi dari jauh lari awalan yang sama namun
jumlah langkah yang berbeda – beda.

Misalnya 10 meter jarak awalan dicobakan dengan menggunakan 6,8,10 langkah lari
awalan. Lakukan latihan ini secara berulang – ulang hingga mampu memperkirakan
jarak lari awalan dengan cepat dan tepat menolak pada papan tolak.

Aktivitas Gerak Lompat Jauh


Tujuan : Mengembangkan kemampuan melakukan koordinasi tehnik gerak
lompat jauh secara utuh.
Deskripsi : Lakukan keseluruhan tehnis gerak lompat jauh secara berulang –
ulang hingga menjadi satu gerakan lompat jauh yang utuh.
Bagi pemula agar kuasai terlebih dahulu gaya langkahdengan baik sebelum mempelajri
gaya yang lainnya.

_______________________________________________________ 10
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Apabila sudah dapat melompat sejauh 6 meter dengan gaya langkah , pelajari gaya
yang lainnya.
Perlu di tekankan lagi bahwa bentuk , ragam, variasi dan ukuran latihan tehnik lompat
jauh yang sesuai sesuai dengan acuan tersebut tidak terbatas. Oleh karena itu mungkin
saja bentuk dan ragam aktivitas belajarnya berbeda – beda atau sama yang penting
sasarannya dari masing – masing aktivitas belajar tersebut adalah sama.

Lembar Evaluasi
Lakukan lompat jauh pada bak lompat yang sebenarnya. Lalu jawab beberapa
pertanyaan berikut ini.

• Irama lari awalan apakah anda sudah merasa nyaman melakukan irama lari awalan
dalam melakukan lompat jauh.
• Ketepatan menolak apakah anda sudah merasa nyaman melakukan tolakan dengan
tepat pada saat melakukan tolakan dalam lompat jauh ?
• Kejelasan gaya yang ditampilkan Apakah anda sudah merasa nyaman
menampilkan gaya pada saat melayang dalam lompat jauh ?
• Kecepatan Apakah anda sudah menampilkan kecepatan lari maximal pada saat
sebelum melakukan tolakan dalam lompat jauh ?
• Power Apakah anda sudah menampilkan power maximal pada saat melakukan
tolakan dalam lompat jauh ?
• Kelincahan Apakah anda sudah menampilkan kelincaaahan maximal pada saat
melakukan tolakan dalam lompat jauh secara keseluruhan ?

Observasi

Untuk mengetahui konsistensi hasil penilaian lakukanlah penilaian diatas dengan minta
bantuan guru atau teman untuk mengobservasikannya. Dengan menjawab pertanyaan
yang diajukan diatas.

Format penilaian

_______________________________________________________ 11
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
No Komponen Yang Dinilai Hasil Penilaian
1. Koordinasi Gerak
- Irama Lari Awalan
- Kecepatan Menolak
- Kejelasan gaya yang
ditampilkan

2. Optimalisasi Pengerakan Kondisi Fisik


- Kecepatan
- Power
- Kelincahan

3. - Jarak hasil lompatan

Tindak Lanjut

Lakukanlah latihan pada aspek yang belum dikuasai hingga dikuasai dengan baik dan
tercermin dalam keseluruhan denah lompat jauh yang ditampilkannya . Anda dikatakan
lulus manakala minimal masing – masing aspek memperoleh pernyataan cukup.

_______________________________________________________ 12
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Beberapa Peraturan Lompat Jauh

Peraturan Perlombaan :

1. Bila jumlah peserta lebih dari delapan pelompat dan kemudian delapan pelompat
diberikan 3x kesempatan melompat terbaik diberi kesempatan tambahan lagi.
Kepada pelompat yang memiliki hasil itu diberikan kesempatan melompat 3x lagi.
Bila jumlah peserta lompat jauh ini hanya 8 orang / kurang.
Setiap peserta diberi kesempatan melompat 6x.
2. Seorang pelompat dikatakan gagal apabila :
a. Menyentuh tanah dibelakang garis batas tumpuan dengan bagian tubuh
pelompat manapun baik sewaktu membuat ancang-ancang lompat maupun
waktu lari kencang tanpa membuat tolakan.
b. Menolak dari luar ujung balok tumpuan baik sebelum ataupun sesudah garis
perpanjangan garis tumpuan
c. Pada waktu mendarat menyentuh tanah diluar Zona pendaratan / bak lompat
sebelum melakukan pendaratan yang benar pada bak / zona pendaratan.
d. Sesudah melompat dengan sempurna pelompat berjalan baik melalui bak
lompat.
e. Mendarat dengan melakukan suatu gerakan salto.
Kecuali yang tersebut ayat 2b di atas. Seorang pelompat apabila menolak ditanah
sebelum balok tumpuan , tidak dinyatakan sebagai melakukan lompatan yang gagal.
3. Semua lompatan harus diukur dari tempat bekas pendaratan di bak lompat ke balok
tumpuan yang dekat dengan bak lompat.

Jalur Lari Awalan

Panjang jalur awalan minimal 40 m. Bila mungkin panjang jalur lari awalan ini 45 m.
Lebar jalur lari awalan 1,22 m dan maximal 1,25 m. Jalur lari awalan ini dibatasi oleh
garis putih selebar 5 cm. Disebelah kanan dan kirinya.

_______________________________________________________ 13
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Balok Tumpuan

1. Balok tumpuan harus ditanam ditanah, bagian atasnya rata dengan permukaan
tanah. Jalur Lari awalan maupun zona / tempat pendekatan . Dibelakang garis
tumpuan di pasang papan palstikan atau bahan lain yang sesua. Yang berfungsi
sebagai pencatat injakan kali pelompat yang salah dan membekas dipapan plastisin
dimaksud.
2. Tanah antara balok tumpuan dengan sisi terjauh dari tempat pendekatan minimal 10
m.
3. Balok tumpuan ditanah tidak kurang dari satu meter dari tepi dekat tempat
pendekatan.
4. Balok tumpuan berbentuk segi empat tersebut dari kayu atau bahan lain yang
sesuai dengan ukuran sebagai berikut :
Panjang 1,21 - 1,22 m
Lebar 1,98 - 2,02 dm
Tebal 1.00 dm.

Cara pengukuran hasil lompatan

• Semua lompatan harus diukur dari sisi bekas jejak pelompat yang lebih dekat
dengan bak pasir. Pita pengukur harus tegak lurus dengan balok tumpuan sehingga
membentuk sudut 90 derajat antara tumpuan dan pita pengukur
• Nol pita ukur dipasang dipasir, bak lompat dan hasil lompatan dibaca pada pita yang
ditarik tegak lurus dengan balok tumpuan, tepat disis balok tumpuan yang dekat
dengan bak pasir.

_______________________________________________________ 14
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram
Latihan Kompetensi

Selalu perlu latihan persiapan dan latihan tehnik,tempat juga perlu latihan kompetensi.
Latihan kopetensi sangat berguna untuk mendapatkan nilai – nilai kompetitif. Yaitu
terbiasa kompetisi dengan berbagai konsekuensinya misalnya : tidak merasa kecewa
secara berlebihanmanakala kalah juga tidak sombong menyepelekan lawan. Manakala
menang dalam pertandingan. Akan tetapi akan selalu terus menggunakan akal
pikirannya dengan jernih serta terus berlatih untuk meningkatkan dan meraih puncak
prestasinya.

Selain dilakukan melalui perlombaan lompat jauh yang bersifat utuh. Latihan kompetisi
sebaiknya juga dilakukan pada berbagai bentuk latihan persiapan dan latuhan tehnik.
Beberapa acuan yang harus dipertimbangkan antara lain adalah sebagai berikut :
• Usahan agar merasakan kompetisi pada semua level kemampuan sehingga pernah
merasakan kalah dan menang.
• Sadarkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian intergal dari
perlombaan dan pasti akan dialami oleh setiap orang.
• Sadarkan bahwa kemenangan harus pula diikuti fair play. Oleh karena itu jangan
sekali – kali mengabaikan tehnik yang sedang dipelajari. Peraturan dan bertindak
curang untuk memenangkan kompetisi.
• Makin banyak dan makin seimbang pengalaman kompetisi diperoleh makin baiklah
pembelajaran penanaman nilai kompetitif ini.

Siswa menghalalkan berbagai cara untuk memenangkan kompetisi mi misalnya


mengabaikan tehnik pengaturan dan bertindak licik untuk memenangkan kompetisi.

------------------- ******** -----------------------

_______________________________________________________ 15
Modul Penjaskes Utk kelas 1 SMKN 1 Mataram

Anda mungkin juga menyukai